Ahli Psikologi: Basuki Dengan Mudah Dijegal Isu Agama, di Daerah Lain Tidak

Basuki Tjahja Purnama, Calon Gubernur DKI Jakarta yang Diterpa Isu SARA untuk Menjegalnya.

Ahli Psikologi: Basuki Dengan Mudah Dijegal Isu Agama, di Daerah Lain Tidak
BENTENGSUMBAR.COM - Ahli psikologi sosial Risa Permana Deli menyatakan isu agama dipakai untuk menjegal Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kembali maju dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017. Padahal di wilayah lain isu agama tak digunakan untuk menjegal para calon. 

Pernyataan ini disampaikan Risa saat menjadi saksi ahli dalam kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Ahok. 

"Partai politik bergerak membelakangi iklim tersebut. Sehingga pencalonan Pak Basuki dengan mudah dijegal hal agama, di daerah lain tidak," kata Risa di ruang persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Maret 2017.

Risa menerangkan soal itu saat menjawab pertanyaan salah satu kuasa hukum Ahok tentang partai politik yang berlatar Islam mendukung calon nonmuslim di daerah lain pada Pilkada serentak 2017. 

Risa mengatakan setiap partai politik harus memahami setiap kondisi wilayah dari setiap pasangan calon yang mereka usung, termasuk soal kondisi masyarakatnya dan kepercayaannya. 

Direktur Pusat Kajian Representasi Sosial dan Laboratorium Psikologi Sosial Eropa itu mengungkapkan, gaya Ahok yang meledak-ledak dan apa adanya memang sulit diterima masyarakat Indonesia pada umumnya.

Dia menyebut Ahok memang mengingkari pola kekuasaan dan penguasa yang terbangun di Indonesia.

Risa tak sepakat bila Ahok dituduh menodai agama Islam, sebagaimana yang didakwa Jaksa Penuntut Umum. Risa sudah melihat latar belakang Ahok, mulai dari di Belitung Timur sampai memimpin DKI Jakarta.

Ahok diketahui dianggap menodai agama Islam lantaran menyitir Surat Al Maidah ayat 51 saat kunjungan kerja di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada akhir September 2016 lalu.

"Saya membaca track record Pak Basuki. Lalu saya sampai pada kesimpulan, Bagaimana mungkin hal yang begitu luas, dipersempit hanya dalam satu kalimat (ucapan Surat Al Maidah ayat 51), untuk kemudian dituduhkan sebagai penodaan agama," jelasnya. 

Risa menganggap, Ahok mengucapkan Surat Al Maidah ayat 51 lantaran memiliki pengalaman suram saat maju pada Pilkada Belitung Timur. Sehingga, lanjut Risa, tak heran bila Ahok membawa-bawa Surat Al Maidah ayat 51 menjelang Pilkada DKI 2017 untuk bertahan diri. 

"Satu-satunya yang dikenal (Ahok) saat terpojok selama pencalonan, dari masa di Belitung Timur, ya surat Al Maidah. Itu adalah mekanisme untuk bertahan yang normal dalam setiap individu," kata dia. 

Sikap masyarakat pulau Seribu 

Risa mengatakan, saat mendengar pidato Ahok yang membawa-bawa Surat Al Maidah ayat 51, masyarakat di Pulau Pramuka, tak mengganggapnya sebagai persoalan. Menurutnya, dari melihat gestur, tanggapan dan respon masyarakat di sana, tampak menerima ucapan Ahok itu. 

"Masyarakat pulau seribu tidak pernah mempermasalahkan omongan Pak Basuki. Bahkan saat pidato disampaikan, mereka bertepuk tangan," tutur Risa. 

Risa menyebut, setiap masyarakat -baik itu di Kepulauan Seribu- memiliki nalar yang terbangun dari aktifitasnya sehari-hari. Seperti sebuah rumah, masyarakat di satu daerah dengan daerah lainnya mempunyai struktur yang berbeda-beda. 

"Kita bisa melihat ada sistem dari masyarakat (Pulau Pramuka), bahwa apa yang dikatakan dalam pidatonya (Ahok) itu diterima dalam rumah mereka," katanya. 

Seperti diketahui, sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Ahok ini masuk pada sidang ke-16. Ada tujuh ahli yang dihadirkan pada sidang Ahok hari ini. 

Sampai berita ini dimuat, baru dua ahli yang didengarkan keterangannya, mengingat satu ahli hanya dibacakan BAP-nya. Saat ini ahli agama, Hamka Haq tengah diminta keterangannya. (bs/cnnindonesia)

COMMENTS

BLOGGER

$hide=page$show=post

Loading...

$show=post

Maklumat:

Wartawan Portal Berita BentengSumbar.com namanya tercantum di Box Redaksi dan dalam bertugas dilengkapi Id.Card. Redaksi menerima kiriman tulisan atau artikel dari pembaca yang dikirim via e-mail: bentengsumbar@gmail.com. Tulisan yang dikirim akan kami edit sesuai kebijakan redaksi.

Ttd. Redaksi
Nama

Afrika Agama Amerika Asia-Pasifik Australia Budaya dan Sastra Catatan BY Celebrity Ekonomi Eropa Hukrim Kesehatan Lifestyle Nagari Nusantara Olahraga Opini Pariwara Pariwisata Parlementaria Pembangunan Pendidikan Pertahanan Pertanian Politik Radikalisme Ranah Bingkuang Ranah Minang Timur Tengah Warta Warta Dunia Warta Emzalmi-Desri
false
ltr
item
BentengSumbar.com: Ahli Psikologi: Basuki Dengan Mudah Dijegal Isu Agama, di Daerah Lain Tidak
Ahli Psikologi: Basuki Dengan Mudah Dijegal Isu Agama, di Daerah Lain Tidak
Basuki Tjahja Purnama, Calon Gubernur DKI Jakarta yang Diterpa Isu SARA untuk Menjegalnya.
https://3.bp.blogspot.com/-dir1b9dn5Qs/WNu2onv87JI/AAAAAAAAo-Y/FsFDQhm-uCsAbovZ4ClkMADOvux7T7s-ACLcB/s640/Ahok%2Bberpeci.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-dir1b9dn5Qs/WNu2onv87JI/AAAAAAAAo-Y/FsFDQhm-uCsAbovZ4ClkMADOvux7T7s-ACLcB/s72-c/Ahok%2Bberpeci.jpg
BentengSumbar.com
http://www.bentengsumbar.com/2017/03/ahli-psikologi-basuki-dengan-mudah.html
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/2017/03/ahli-psikologi-basuki-dengan-mudah.html
true
153895970414697633
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember just now 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy