Pemko Padang "Haramkan" Iklan Rokok, Wako Mahyeldi: Kita Tak Ingin Meninggalkan Generasi yang Lemah

Pembongkaran iklan rokok yang sudah kadaluarsa izinnya dilakukan langsung oleh Walikota Mahyeldi dan Kepala Bapenda Adib Alfikri serta Kepala Inspektorat Andri Yulika.

Pemko Padang "Haramkan" Iklan Rokok, Wako Mahyeldi: Kita Tak Ingin Meninggalkan Generasi yang Lemah
BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Padang melakukan proteksi generasi muda dari bahaya rokok. Langkah tersebut diambil dengan tujuan agar tidak ada generasi muda di kota ini yang lemah gara-gara kecanduan menghisap rokok. 

Bahkan, Pemko Padang siap kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD berkisar Rp3 miliar hingga Rp4 miliar per tahun dari iklan/reklame rokok. Pasalnya, Pemko Padang berkomitmen bebas iklan rokok mulai 2018.

Karena itu, sejak saat ini sejumlah produk rokok yang izinnya telah berakhir, tidak akan diperpanjang dan segera diturunkan. Diantaranya, reklame rokok yang berada di Jalan Hamka dekat jembatan Basko Mall dan reklame rokok yang terpasang di dekat jembatan Siteba.

“Izin pemasangan reklame rokok tersebut tidak diperpanjang, jadi harus diturunkan,” ujar Walikota Padang, Mahyeldi disela-sela penurunan reklame rokok Class Mild dan Djarum Super, Rabu, 14 Juni 2017.

Menurut walikota, keputusan tidak lagi menerima reklame rokok bukan hal baru. Hal tersebut sudah menjadi agenda Pemko Padang sejak 2014. Pertimbangannya adalah karena lebih banyak dampak negatifnya daripada positifnya bagi generasi muda.

Apalagi belum lama ini, pihaknya didatangi siswa SMP dari 30 sekolah di Kota Padang yang merasa resah dengan iklan rokok. Sebab, iklan/reklame tersebut utamanya menyasar perokok pemula, yaitu pelajar SMP.

“Kita tidak ingin meninggalkan generasi yang lemah. Ini sesuai dengan perintah Allah SWT dalam al Quran. Untuk itu, kita bertekad menciptakan generasi muda yang sehat dan kreatif, mereka yang bebas rokok dan juga narkoba,” katanya.

Soal kehilangan PAD, lanjut Mahyeldi yang didampingi Kepala Bapenda Padang, Adib Alfikri, pihaknya tak terlalu risau, karena diyakini tidak mempengaruhi PAD. Selain itu, masih banyak sumber pendapatan lainnya, seperti hadirnya rumah sakit, hotel dan restoran.

“Iklan/reklame dari produk elektronik juga potensial mendatangkan PAD, seperti produk Samsung, Oppo dan lainnya,” tambah Adib Alfikri.

Adib mengatakan, iklan rokok menyasar generasi muda sebagai perokok pemula. Makanya, Bapenda Kota Padang dengan tegas melarang iklan rokok di Kota Padang. Langkah ini diambil, agar generasi muda tidak kecanduan menghisap rokok.

"Target iklan rokok itu generasi muda kita, bukan orang dewasa atau orang tua yang sudah lama merokok. Pelarangan iklan rokok ini salah satu langkah memproteksi generasi muda kita," jelasnya.

Sementara iklan rokok yang masih terpajang di sejumlah titik di Kota Padang, hanya menunggu waktu. Per 31 Desember 2017, semua reklame/iklan rokok sudah tidak ada lagi di Kota Padang. Pemko juga akan membersihkan iklan rokok yang ada di kedai dan warung-warung, seperti iklan rokok pada papan nama took.

“Targetnya, 31 Desember 2017, Kota Padang sudah bersih dari iklan rokok, termasuk iklan rokok yang menempel di kedai dan warung atau yang menjadi papan nama took,” tambah Kabid Pengawasan, Budi Payan. 

(by)

COMMENTS

BLOGGER

$hide=page$show=post

Loading...

$show=post

Maklumat:

Wartawan Portal Berita BentengSumbar.com namanya tercantum di Box Redaksi dan dalam bertugas dilengkapi Id.Card. Redaksi menerima kiriman tulisan atau artikel dari pembaca yang dikirim via e-mail: bentengsumbar@gmail.com. Tulisan yang dikirim akan kami edit sesuai kebijakan redaksi.

Ttd. Redaksi
Nama

Afrika Agama Amerika Asia-Pasifik Australia Budaya dan Sastra Catatan BY Celebrity Ekonomi Eropa Hukrim Kesehatan Lifestyle Nagari Nusantara Olahraga Opini Pariwara Pariwisata Parlementaria Pembangunan Pendidikan Pertahanan Pertanian Politik Radikalisme Ranah Bingkuang Ranah Minang Timur Tengah Warta Warta Dunia Warta Emzalmi-Desri
false
ltr
item
BentengSumbar.com: Pemko Padang "Haramkan" Iklan Rokok, Wako Mahyeldi: Kita Tak Ingin Meninggalkan Generasi yang Lemah
Pemko Padang "Haramkan" Iklan Rokok, Wako Mahyeldi: Kita Tak Ingin Meninggalkan Generasi yang Lemah
Pembongkaran iklan rokok yang sudah kadaluarsa izinnya dilakukan langsung oleh Walikota Mahyeldi dan Kepala Bapenda Adib Alfikri serta Kepala Inspektorat Andri Yulika.
https://3.bp.blogspot.com/-Z6PBUOxkSrk/WUF0JRN9M-I/AAAAAAAAGEo/prn9Fd9t4TAxbC-s_oWgBe_gEEG9N8TqACLcBGAs/s640/Iklan%2Brokok.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-Z6PBUOxkSrk/WUF0JRN9M-I/AAAAAAAAGEo/prn9Fd9t4TAxbC-s_oWgBe_gEEG9N8TqACLcBGAs/s72-c/Iklan%2Brokok.jpg
BentengSumbar.com
http://www.bentengsumbar.com/2017/06/pemko-padang-haramkan-iklan-rokok-wako.html
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/2017/06/pemko-padang-haramkan-iklan-rokok-wako.html
true
153895970414697633
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember just now 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy