Pabrik Beras PT IBU Digerebek Satgas Pangan, Jo Tjong Seng: Kami Tidak Melakukan Satu Pelanggaran

PT IBU dituding menjual beras subsidi (varietas IR 64) seharga beras premium dan membohongi masyarakat dengan mencantumkan label premium dalam kemasan.

Pabrik Beras PT IBU Digerebek Satgas Pangan, Jo Tjong Seng: Kami Tidak Melakukan Satu Pelanggaran
BENTENGSUMBAR.COM - Pabrik beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU) digerebek Satgas Pangan. PT IBU diduga memalsukan kandungan karbohidrat dalam kemasan. PT IBU dituding menjual beras subsidi (varietas IR 64) seharga beras premium dan membohongi masyarakat dengan mencantumkan label premium dalam kemasan. 

Menanggapi hal tersebut, juru bicara PT IBU Jo Tjong Seng alias Asen membantah bahwa PT IBU tidak melakukan pelanggaran yang dituduhkan.

"Hari ini kami jelaskan, kami tidak melakukan satu pelanggaran. Dan pabrik kami bukan disegel atau disita tapi stok kami yang diperiksa yang diberi police line," katanya dalam jumpa pers di Hotel Century Park Senayan, Jakarta, Sabtu, 22 Juli 2017.

Mengenai dugaan pemalsuan kualitas beras, ia mengatakan bahwa beras yang diproduksi oleh anak usaha PT Tiga Pilar Sejahtera tersebut telah sesuai dengan kualitas Standar Nasional Indonesia (SNI) yang ditetapkan berdasarkan fisiknya.

"PT IBU menjual beras premium dengan mutu sesuai SNI. SNI mengatur deskripsi mutu berdasarkan parameter fisik, tidak ada kaitannya dengan varietas. Tentu ada persyaratan-persyaratan yang kita berikan atas gabah atau beras yang kami beli. Tentu mengacu kepada hasil akhir mengikuti deskripsi mutu," ungkapnya.

"Jadi IR 64 itu bisa jadi beras medium dan bisa menjadi beras premium. Mutu SNI diatur berdasarkan parameter fisik bukan varietas," jelas dia.

Mutu yang bagus ini disebutnya sebagai penyebab harga beras PT IBU bisa dijual dengan harga tinggi. 

"PT IBU ini memberikan pilihan kepada konsumen untuk melakukan pembelian beras. Pilihan yang kami berikan sesuai dengan deskripsi mutu yang ada. Apakah harga jual kami lebih mahal atau tidak, itu semua ditentukan oleh outlet di mana konsumen itu membeli. Yang kami tawarkan adalah pilihan beras dengan deskripsi mutu yang jelas. Tentu ada nilai tambahnya. Sehingga mahal atau tidaknya tergantung konsumen menilai bagaimana deskripsi mutu ini," ucapnya. 

Soal hasil analisa laboratorium yang berbeda antara PT IBU dengan Satgas, menurutnya adalah hal yang umum terjadi. 

"Kami menggunakan lab independen yang terakreditasi. Itulah sebabnya mengapa kami katakan hasil analisa dari otoritas berwenang masih berjalan dengan analisa yang kami lakukan dengan hasil di laboratorium yang terakreditasi," tukas dia.

Kemudian menjawab tudingan soal monopoli pasar, Asen menyatakan perbuatan PT IBU tidak bisa dikategorikan perbuatan monopoli. Pasalnya, jika kapasitas produksi PT IBU saat ini dibandingkan dengan total konsumsi beras nasional hanya sekitar 0,1%.

"Kapasitas produksi IBU yang berjalan saat ini 4 ribu ton per bulan. Jika kapasitas ini dibandingkan dengan total konsumsi beras nasional saat ini (3 juta ton per bulan), silakan teman-teman menilai sendiri apakah itu dikatakan oligopoli, monopoli atau apapun itu," katanya.

Hal tersebut pun mencerminkan bahwa kemampuan pasar IBU hanya mencakup 5% dari nasional. Sehingga PT IBU tak bisa menguasai pasar. 

"Kapasitas pengering yang beroperasi di IBU adalah 200 hingga 400 ton per hari. Jika dibandingkan dengan potensi panen yang ada di Bekasi sampai Subang, itu kalau dihitung kasarannya, kurang dari 5% potensi panen yang ada. Jadi dengan kapasitas yang ada di kami sekarang, itu tidak mencerminkan unsur monopoli itu sendiri karena kami kekuatan kami ada di bawah 5%," pungkasnya.

(by/detik)

COMMENTS

BLOGGER

$show=post

Maklumat:

Wartawan Portal Berita BentengSumbar.com namanya tercantum di Box Redaksi dan dalam bertugas dilengkapi Id.Card. Redaksi menerima kiriman tulisan atau artikel dari pembaca yang dikirim via e-mail: bentengsumbar@gmail.com. Tulisan yang dikirim akan kami edit sesuai kebijakan redaksi.

Ttd. Redaksi
Nama

Catatan BY Dunia Emzalmi-Desri Headline Hukrim Lifestyle Nusantara Opini Padang Pariwara Parlementaria Politik Ranah Minang Seleb Sport
false
ltr
item
BentengSumbar.com: Pabrik Beras PT IBU Digerebek Satgas Pangan, Jo Tjong Seng: Kami Tidak Melakukan Satu Pelanggaran
Pabrik Beras PT IBU Digerebek Satgas Pangan, Jo Tjong Seng: Kami Tidak Melakukan Satu Pelanggaran
PT IBU dituding menjual beras subsidi (varietas IR 64) seharga beras premium dan membohongi masyarakat dengan mencantumkan label premium dalam kemasan.
https://2.bp.blogspot.com/-gRrKVkRvq-Q/WXQuxcF78MI/AAAAAAAAtJc/PVFo3vil0WAwPOBO201g3SIBsrkwEQDJgCLcBGAs/s640/PT%2BIBU.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-gRrKVkRvq-Q/WXQuxcF78MI/AAAAAAAAtJc/PVFo3vil0WAwPOBO201g3SIBsrkwEQDJgCLcBGAs/s72-c/PT%2BIBU.jpg
BentengSumbar.com
http://www.bentengsumbar.com/2017/07/pabrik-beras-pt-ibu-digerebek-satgas.html
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/2017/07/pabrik-beras-pt-ibu-digerebek-satgas.html
true
153895970414697633
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy