Satgas Pangan Pastikan PT IBU dan PT SAKTI Gunakan Beras Subsidi untuk Produk Premium Mereka

mantan Menteri Pertanian era SBY yang juga kader PKS, Anton Apriyantono yang disebut-sebut merupakan Komisaris Utama PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), induk perusahaan PT Indo Beras Unggul (IBU).

Satgas Pangan Pastikan PT IBU dan PT SAKTI Gunakan Beras Subsidi untuk Produk Premium Mereka
BENTENGSUMBAR.COM -  Satgas Pangan menegaskan beras premium produksi PT Indo Beras Unggul dan PT Sukses Abadi Karya Inti merupakan beras medium subsidi pemerintah.

Sebelumnya, mantan Menteri Pertanian era SBY yang juga kader PKS, Anton Apriyantono yang disebut-sebut merupakan Komisaris Utama PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), induk perusahaan PT Indo Beras Unggul (IBU), membantah tuduhan yang menyebut negara dirugikan terkait kasus ini.

Kepala Satgas Pangan sekaligus Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan, dua anak perusahaan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk tersebut membeli dan mengolah beras medium varietas unggul baru (VUB) IR64 dari petani yang penanaman padinya disubsidi puluhan triliunan rupiah per tahun oleh pemerintah.

"Yang dimaksud subsidi adalah mendapat subsidi benih dan pupuk," ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 24 Juli 2017.

Subsidi input dari pemerintah kepada petani berupa subsidi pupuk dan benih. Setidaknya pemerintah menggelontorkan sekitar Rp 31,2 triliun untuk subsidi pupuk dan Rp 1,3 triliun untuk subsidi benih.

Selain itu, Setyo menambahkan, pemerintah juga memberikan bantuan triliunan rupiah untuk sarana dan prasarana petani.
PT IBU dan PT SAKTI menggunakan gabah atau beras petani yang mendapat subsidi input tersebut, sehingga negara berpotensi merugi triliunan rupiah.

Di sisi lain, dua perusahaan produsen beras itu meraup keuntungan 200 persen. Sebab, mereka mengolah beras medium hasil input subsidi pemerintah ke petani menjadi beras premium.

Keuntungan yang mereka dapat dengan menjual beras olahan medium menjadi premium ke konsumen dengan harga lebih dua kali lipat dari harga yang ditentukan pemerintah. Sementara kadar gizi di label kemasan beras berbeda dengan kadar gizi yang sebenarnya.

"Pemerintah mengeluarkan Rp30 triliun lebih per tahun untuk (subsidi pupuk) petani. Beras ini mengalir dari hulu (petani), lalu tengah (penggiling/produsen beras) dan ke hilir (masyarakat). Kalau di hulu disubsidi, diharapkan semuanya menikmati. Mulai yang huli di petani, yang tengah mendapatkan keuntungan yang wajar dan adil sehingga semua bisa bisa tersenyum dan yang konsumen juga membeli pada harga terjangkau. Ini kan tidak," imbuh dia.

Setyo menambahkan, subsidi input kepada petani ini berbeda dengan subsidi beras sejahtera untuk rumah tangga prasejahtera sekitar Rp 19,8 triliun melalui BULOG.

Bantahan Anton Apriyantono

Anton mengatakan, apa yang dituduhkan kepada perusahaannya itu fitnah besar.

"Itu fitnah besar. Jelas tidak benar. Apa definisi mengoplos? Kami kan menjual merek dengan kualitas tertentu, bukan varietas tertentu," kata Anton, sebagaimana dilansir Liputan6.com.

Varietas IR 64, ujar Anton, merupakan varietas lama yang sudah digantikan dengan varietas yang lebih baru yaitu Ciherang. Kemudian diganti lagi dengan Inpari.

"Jadi di lapangan, IR 64 itu sudah tidak banyak lagi. Selain itu, tidak ada yang namanya beras IR 64 yang disubsidi, ini sebuah kebohongan publik yang luar biasa," ujar Anton.

Dia menambahkan, "yang ada adalah beras raskin. Subsidi bukan pada berasnya, tapi pada pembeliannya, beras raskin tidak dijual bebas, hanya untuk konsumen miskin."

Menurut Anton yang mengaku bergabung dengan PT TPS 3 atau 4 tahun lalu, di dunia perdagangan beras dikenal namanya beras medium dan beras premium, SNI untuk kualitas beras juga ada.

"Yang diproduksi TPS sudah sesuai SNI untuk kualitas atas," jelas dia.

Anton juga membantah tuduhan yang menyebut negara dirugikan terkait kasus ini.

"Kalau dibilang negara dirugikan, dirugikan di mananya? Apalagi sampai bilang ratusan triliun, lha wong omzet beras TPS saja hanya 4 triliun per tahun, lagi-lagi pejabat negara melakukan kebohongan publik," ucap Anton, seraya menyebut tuduhan menjual di atas HET itu tidak bijak.

(by/tribunnews/liputan6)

COMMENTS

BLOGGER

$show=post

Maklumat:

Wartawan Portal Berita BentengSumbar.com namanya tercantum di Box Redaksi dan dalam bertugas dilengkapi Id.Card. Redaksi menerima kiriman tulisan atau artikel dari pembaca yang dikirim via e-mail: bentengsumbar@gmail.com. Tulisan yang dikirim akan kami edit sesuai kebijakan redaksi.

Ttd. Redaksi
Nama

Afrika Agama Amerika Asia-Pasifik Australia Budaya dan Sastra Catatan BY Celebrity Ekonomi Eropa Hukrim Kesehatan Lifestyle Nagari Nusantara Olahraga Opini Pariwara Pariwisata Parlementaria Pembangunan Pendidikan Pertahanan Pertanian Politik Ranah Bingkuang Ranah Minang Timur Tengah Warta Warta Dunia Warta Emzalmi-Desri
false
ltr
item
BentengSumbar.com: Satgas Pangan Pastikan PT IBU dan PT SAKTI Gunakan Beras Subsidi untuk Produk Premium Mereka
Satgas Pangan Pastikan PT IBU dan PT SAKTI Gunakan Beras Subsidi untuk Produk Premium Mereka
mantan Menteri Pertanian era SBY yang juga kader PKS, Anton Apriyantono yang disebut-sebut merupakan Komisaris Utama PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), induk perusahaan PT Indo Beras Unggul (IBU).
https://3.bp.blogspot.com/-sFjcYrqGpSw/WXZfFLhQbQI/AAAAAAAAtQA/mMdIC9mp2lAA9DIR1XOHxCmofVT57AcRgCLcBGAs/s640/anton.png
https://3.bp.blogspot.com/-sFjcYrqGpSw/WXZfFLhQbQI/AAAAAAAAtQA/mMdIC9mp2lAA9DIR1XOHxCmofVT57AcRgCLcBGAs/s72-c/anton.png
BentengSumbar.com
http://www.bentengsumbar.com/2017/07/satgas-pangan-pastikan-pt-ibu-dan-pt.html
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/2017/07/satgas-pangan-pastikan-pt-ibu-dan-pt.html
true
153895970414697633
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember just now 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy