Setya Novanto Menang Praperadilan, KPK Sebut Hakim Kurang Cermat, Begini Rekam Jejak Cepi Iskandar

Kasus Novanto sendiri adalah gugatan praperadilan kedua yang ditangani Cepi Iskandar.

Setya Novanto Menang Praperadilan, KPK Sebut Hakim Kurang Cermat, Begini Rekam Jejak Cepi Iskandar
BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi, Setiadi, menilai putusan hakim tunggal praperadilan, Cepi Iskandar, dalam memutuskan permohonan praperadilan yang diajukan oleh Setya Novanto, kurang cermat.

Setiadi mengatakan, sebagai biro hukum, KPK menghormati putusan hakim praperadilan yang memenangkan Setya Novanto.

Tapi, ia menilai ada sejumlah dalil-dalil untuk membuktikan jawaban KPK atas permohonan Setya Novanto dan beberapa bukti dari KPK dijadikan dasar oleh hakim dalam putusannya.

"Menurut kami, mungkin tidak cermat dalam mengambil kesimpulan atau putusan," kata Setiadi usai sidang di PN Jakarta Selatan, Jumat, 29 September 2017.

Setiadi mengatakan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan konsolidasi atas putusan itu.

"Untuk berikutnya, kami akan mempelajari meneliti kembali isi dari putusan hakim tunggal tersebut, untuk evaluasi dan konsolidasi bersama tim penyidik, JPU serta pimpinan, untuk langkah-langkah berikutnya," ujarnya.

Rekam Jejak Cepi

Dari laman Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi berpangkat Pembina Utama Madya Golongan IV. Sementara jabatan hakimnya adalah Hakim Madya Utama. 

Sebelum bertugas di Jakarta Selatan, Cepi pernah bertugas di Pengadilan Negeri Depok dan menjadi Wakil Ketua Pengadilan di sana. 

Lalu Cepi bergeser ke Pengadilan Negeri Bandung sebelum akhirnya bertugas di  Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Lampung pada 2011-2013. Pada 2013-2015, Cepi Iskandar menjadi Ketua Pengadilan Negeri Purwakarta.

Cepi setidaknya beberapa kali menangani perkara korupsi saat bertugas di Bandung, Cepi menangani perkara dugaan korupsi proyek pengadaan buku dinas pendidikan Provinsi Jawa Barat dengan terdakwa Joko Sulistyo.  Hakim Cepi yang menjadi Ketua Majelis menyatakan Djoko sebagai pimpinan proyek pengadaan buku, telah melakukan proyek sesuai prosedur. Majelis Hakim juga menilai tidak ada pengelembungan dana dalam proyek itu.

Di Tanjung Karang, Lampung, Cepi Iskandar juga menangani kasus korupsi pengadaan alat customer information system (CIS) dengan terdakwa Hariadi Sadono. Hariadi adalah mantan Direktur PT PLN (Persero) wilayah Lampung. Cepi adalah Ketua Majelis Hakim saat memutuskan Hariadi pada tahun 2011 itu, bersalah dan menjatuhkan vonis 4 tahun penjara dan uang pengganti sebesar Rp 137.380.120.

Kasus Novanto sendiri adalah gugatan praperadilan kedua yang ditangani Cepi. Sebelum mengarap Setya Novanto, Cepi  menangani perkara praperadilan penetapan tersangka CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo melawan Bareskrim Polri.

Hary Tanoe menggugat Bareskrim Polri atas penetapan tersangka kasus dugaan ancaman melalui SMS pada Jaksa Yulianto. Dalam perkara ini, Cepi menolak praperadilan Hary Tanoe.

Di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar menyidangkan 5-10 kasus per hari. Kasus yang ditangani lebih banyak perkara kriminal yang tak melibatkan tokoh besar, seperti pencurian, penipuan, pembunuhan, dan perceraian.

(by/viva/tempo)

COMMENTS

BLOGGER

$hide=page$show=post

Loading...

$show=post

Maklumat:

Wartawan Portal Berita BentengSumbar.com namanya tercantum di Box Redaksi dan dalam bertugas dilengkapi Id.Card. Redaksi menerima kiriman tulisan atau artikel dari pembaca yang dikirim via e-mail: bentengsumbar@gmail.com. Tulisan yang dikirim akan kami edit sesuai kebijakan redaksi.

Ttd. Redaksi
Nama

Afrika Agama Amerika Asia-Pasifik Australia Budaya dan Sastra Catatan BY Celebrity Ekonomi Eropa Hukrim Kesehatan Lifestyle Nagari Nusantara Olahraga Opini Pariwara Pariwisata Parlementaria Pembangunan Pendidikan Pertahanan Pertanian Politik Radikalisme Ranah Bingkuang Ranah Minang Timur Tengah Warta Warta Dunia Warta Emzalmi-Desri
false
ltr
item
BentengSumbar.com: Setya Novanto Menang Praperadilan, KPK Sebut Hakim Kurang Cermat, Begini Rekam Jejak Cepi Iskandar
Setya Novanto Menang Praperadilan, KPK Sebut Hakim Kurang Cermat, Begini Rekam Jejak Cepi Iskandar
Kasus Novanto sendiri adalah gugatan praperadilan kedua yang ditangani Cepi Iskandar.
https://3.bp.blogspot.com/-FXTEikX0wsc/Wc56Q2TXWZI/AAAAAAAAwG8/pKObXxmNR7MjJdsaJWuoUzbt3AfFBoZmQCLcBGAs/s640/Cepi%2BIskandar.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-FXTEikX0wsc/Wc56Q2TXWZI/AAAAAAAAwG8/pKObXxmNR7MjJdsaJWuoUzbt3AfFBoZmQCLcBGAs/s72-c/Cepi%2BIskandar.jpg
BentengSumbar.com
http://www.bentengsumbar.com/2017/09/setya-novanto-menang-praperadilan-kpk.html
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/2017/09/setya-novanto-menang-praperadilan-kpk.html
true
153895970414697633
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember just now 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy