Penangkapan 11 Pangeran ‘Hanyalah Permulaan’ Gerakan Antikorupsi Arab Saudi

Pangeran Alwaleed bersama istri, putri Ameera. Ia tercatat sebagai salah seorang pengusaha paling kaya di dunia dan termasuk pangeran yang ditangkap.

Penangkapan 11 Pangeran ‘Hanyalah Permulaan’ Gerakan Antikorupsi Arab Saudi
BENTENGSUMBAR. COM - Gerakan antikorupsi di Arab Saudi tidak berakhir dengan penangkapan 11 pangeran, empat menteri, dan puluhan mantan menteri.

Jaksa Agung, Sheikh Saud Al Mojeb, mengatakan penahanan tersebut "hanyalah awal dari proses penting untuk memberantas korupsi di manapun itu berada."

Al-Mojeb mengatakan proses penyelidikan dugaan korupsi telah mencapai "tahap satu".

"Bukti-bukti dalam jumlah banyak telah dihimpun dan interogasi terperinci sudah dilangsungkan," sebut Al-Mojeb dalam pernyataan resmi.

"Sampai dengan saat ini, semua tersangka bakal mendapat akses penuh kepada pendampingan hukum dan persidangan akan digelar dalam waktu yang tepat dan terbuka bagi semua yang berkepentingan," sambungnya.

Figur Penting

Komisi antikorupsi Arab Saudi yang baru dibentuk dan dikepalai putra mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman, telah menahan 11 pangeran, empat menteri, dan puluhan mantan menteri.

Di antara yang ditahan terdapat Pangeran Alwaleed bin Talal, pengusaha yang mempunyai saham di berbagai perusahaan raksasa seperti Twitter dan Apple. Forbes menaksir kekayaan bersih Pangeran Alwaleed mencapai US$17 miliar atau sekitar Rp230 triliun.

Lalu ada Adel Fakieh, menteri ekonomi; Ibrahim al-Assaf, mantan menteri keuangan yang juga duduk sebagai anggota dewan perusahaan minyak, Saudi Aramco; serta Bakr bin Laden, bos perusahaan konstruksi Saudi Binladin, dan saudara laki-laki Osama bin Laden.

Laporan penangkapan itu disambut baik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

"Saya punya kepercayaan besar pada Raja Salman dan putra mahkota Arab Saudi, mereka tahu benar apa yang mereka lakukan," tulis Trump dalam cuitannya.

"Beberapa di antara mereka telah 'memerah' negara mereka selama bertahun-tahun!" sambung Trump.

Helikopter Jatuh

Penyelidikan terhadap sejumlah individu tersebut mengemuka pada saat aparat Arab Saudi menggelar investigasi terkait peristiwa jatuhnya helikopter dekat perbatasan Arab Saudi-Yaman.

Salah seorang korban adalah Pangeran Mansour bin Muqrin, wakil gubernur Provinsi Asir. Dia menumpang helikopter dalam rangka pemantauan kawasan yang dia pimpin. Sejauh ini, penyebab helikopter jatuh belum diketahui.

Pangeran Mansour adalah anak kandung Pangeran Muqrin bin Abdulaziz, mantan kepala badan intelijen sekaligus putra mahkota Arab Saudi. Status itu dicabut tatkala Raja Salman naik takhta pada 2015 lalu.

Perubahan Besar

Rangkaian peristiwa terkini di Arab Saudi sukar ditebak arahnya. Negara terkaya di kawasan Timur Tengah itu tengah mengalami perubahan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang 85 tahun sejarahnya sebagai negara merdeka.

Fakta bahwa ada sejumlah anggota keluarga kerajaan ditahan dan dipermalukan di depan umum tidak pernah terpikirkan tiga tahun lalu.

Namun, faktanya inilah yang terjadi di Arab Saudi—negara yang kini dikelola pemerintahan baru. Putra mahkota Pangeran Mohammed Bin Salman, pemimpin badan antikorupsi yang baru dibentuk, tampaknya berkeras untuk menghadapi semua tantangan demi memodernisasi negara sekaligus memberangus oposisi, baik yang sekuler maupun yang relijius.

Dia populer di kalangan kaum muda Saudi, namun pengritiknya berpendapat bahwa dia memainkan taruhan tinggi dan bakal menghadapi serangan balik yang berbahaya.

(ibnu/bbc.com)

COMMENTS

BLOGGER

$hide=page$show=post

Loading...

$show=post

Maklumat:

Wartawan Portal Berita BentengSumbar.com namanya tercantum di Box Redaksi dan dalam bertugas dilengkapi Id.Card. Redaksi menerima kiriman tulisan atau artikel dari pembaca yang dikirim via e-mail: bentengsumbar@gmail.com. Tulisan yang dikirim akan kami edit sesuai kebijakan redaksi.

Ttd. Redaksi
Nama

Afrika Agama Amerika Asia-Pasifik Australia Budaya dan Sastra Catatan BY Celebrity Ekonomi Eropa Hukrim Kesehatan Lifestyle Nagari Nusantara Olahraga Opini Pariwara Pariwisata Parlementaria Pembangunan Pendidikan Pertahanan Pertanian Politik Radikalisme Ranah Bingkuang Ranah Minang Timur Tengah Warta Warta Dunia Warta Emzalmi-Desri
false
ltr
item
BentengSumbar.com: Penangkapan 11 Pangeran ‘Hanyalah Permulaan’ Gerakan Antikorupsi Arab Saudi
Penangkapan 11 Pangeran ‘Hanyalah Permulaan’ Gerakan Antikorupsi Arab Saudi
Pangeran Alwaleed bersama istri, putri Ameera. Ia tercatat sebagai salah seorang pengusaha paling kaya di dunia dan termasuk pangeran yang ditangkap.
https://2.bp.blogspot.com/-jezdOweGA6I/WgEthi5slXI/AAAAAAAAI-k/HfrUyNBZsh8g5dhn61xHuBOALM9hCRofgCLcBGAs/s640/Pengeran%2Bal%2Bwaleed.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-jezdOweGA6I/WgEthi5slXI/AAAAAAAAI-k/HfrUyNBZsh8g5dhn61xHuBOALM9hCRofgCLcBGAs/s72-c/Pengeran%2Bal%2Bwaleed.jpg
BentengSumbar.com
http://www.bentengsumbar.com/2017/11/penangkapan-11-pangeran-hanyalah.html
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/2017/11/penangkapan-11-pangeran-hanyalah.html
true
153895970414697633
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember just now 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy