Advertorial

Daerah

Petik Hikmah Musibah Gempa 2009, Pemko Padang Gelar Muhasabah, Simak Pesan Penting Sekdako Andree Algamar
Sabtu, Oktober 01, 2022

On Sabtu, Oktober 01, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Padang menggelar wirid gabungan dalam rangka mengambil hikmah dan muhasabah terjadinya bencana gempa 30 September 2009 di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (30/9/2022).

Hadir di kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar mewakili Wali Kota Padang, Ketua MUI Kota Padang Japeri Jarab, Ketua Masjid Agung Nurul Iman Salmadanis, Al Ustadz Ristawardi Dt. Marajo, pimpinan OPD Pemko Padang dan ASN di lingkup Pemko Padang.

"Tiga belas tahun berlalu, musibah gempa kala itu membuat kita semakin menyadari bahwa Allah Maha Kuasa. Berkuasa atas segala sesuatu, tak terkecuali menurunkan musibah dan memberikan nikmat terhadap semua makhluk," tutur Sekda Andree.

Ia menambahkan, sebagai insan yang religius dan percaya terhadap kekuasaan Allah, patutlah segala musibah disikapi dengan kesabaran serta selalu berbaik sangka bahwa di balik musibah tersebut pasti ada hikmah yang dapat dipetik.

"Untuk itu, mari kita senantiasa berserah diri kepada Allah SWT, sebab bencana tidak dapat diprediksi kapan datangnya, yang dapat kita lakukan adalah meningkatkan kewaspadaan akan terjadinya bencana dan mitigasi bencana," lanjut Sekda.

"Hari ini kita juga akan menggelar apel dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana dan me-launching Tsunami Ready Community," imbuhnya.

"Semoga Allah selalu melindungi dan meridhoi setiap langkah kita dalam membangun kota ini," pungkas Sekda yang dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada 21 orang anak yatim di sekitar Masjid Nurul Iman. (Zal/Prokopim Pdg)

APBD-P 2022 Disahkan, Ini Harapan Ketua DPRD Kota Padang
Jumat, September 30, 2022

On Jumat, September 30, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang mensahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2022 melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Jumat, 30 September 2022.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Padang Syafrial Kani, didampingi Wakil Ketua DPRD Amril Amin, Arnedi Yarmen dan Ilham Maulana serta Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar dan para Anggota DPRD Padang. 

Kegiatan ini juga diikuti unsur Forkopimda, kepala OPD dan stakeholder terkait baik secara langsung maupun virtual.

Sebelum disahkan, terlebih dahulu masing-masing fraksi yang ada di DPRD Kota Padang menyampaikan pandangan akhir fraksi.

Setelah sebanyak 6 (enam) fraksi DPRD Kota Padang melalui juru bicaranya menyetujui, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD-P TA 2022 tersebut menjadi Perda No.15 Tahun 2022 tentang Persetujuan APBD-P TA 2022.

Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani menyebut persetujuan APBD-P Kota Padang TA 2022 ini telah melalui sejumlah proses yang dilakukan Badang Anggaran (Banggar) DPRD Kota Padang bersama TAPD Kota Kota Padang.

"Alhamdulillah, Ranperda APBD-P TA 2022 telah kita sepakati menjadi Perda hari ini. Kita tentu berharap, APBD-P betul-betul digunakan sebaik mungkin demi kemajuan pembangunan Kota Padang dan kesejahteraan masyarakat yang kita cintai ini," harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Padang atas telah disepakatinya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2022.

“Alhamdulillah, hari ini APBD-P Kota Padang 2022 telah kita sepakati bersama sesuai ketentuan dan waktu yang telah ditentukan," katanya.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami tentu mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya," ucap Hendri Septa.

Selanjutnya apresiasi juga diutarakan Wako bagi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemko Padang dan stakeholder terkait yang telah menyelesaikan proses penyusunan Perda APBD-P TA 2022 ini.

Menurutnya, berdasarkan perubahan KUA-PPAS tahun 2022 yang telah disepakati, bahwa APBD-P Kota Padang tahun 2022 tetap diarahkan untuk percepatan capaian 11 program unggulan (progul), visi dan misi serta mewujudkan 9 (sembilan) program prioritas pembangunan Pemko Padang.

“Di samping itu kita juga masih tetap fokus dalam membangkitkan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19 yang lebih dua tahun mewabah disertai berbagai kebutuhan masyarakat lainnya," jelasnya.

Terakhir Hendri Septa juga menekankan kepada seluruh SKPD di lingkup Pemko Padang untuk segera memperhatikan dan menindaklanjuti saran-saran dan masukan yang telah diberikan fraksi-fraksi di DPRD Padang. (adv)

#DPRDkotapadang
#Humasdprdpadang
#pemkopadang

Presiden Jokowi Usai Pengarahan Pengendalian Inflasi: Apa Kabanya Padang? Apa Ada Rendang?
Kamis, September 29, 2022

On Kamis, September 29, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Usai menghadiri acara di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/9/2022), ketika berpapasan dengan deretan tempat duduk Kepala Daerah yang hadir dalam kegiatan tersebut, Presiden RI Joko Widodo sempat menyapa dan bercanda dengan Wali Kota Padang Hendri Septa.

“Apa kabanyo Padang? Apa ada rendang Padang?” gurau Presiden Jokowi kepada Hendri Septa.

“Siap, Pak Presiden, enak dan enak sekali," reflek Wako Hendri Septa menimpali candaan Presiden Jokowi. Lalu keduanya saling tertawa ringan.

Setelah itu, Presiden berlalu meninggalkan kegiatan di JCC yang juga dihadiri oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, para menteri, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Listyo  Sigit, para kepala daerah se-Indonesia dan undangan lainnya.

Diketahui kehadiran Wako Hendri Septa di JCC adalah dalam rangka mendengarkan pengarahan Presiden RI mengenai pengendalian inflasi di daerah, tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia dan pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Arahan dari Bapak Presiden hari ini tentunya sangat penting bagi kita sebagai dasar dan pertimbangan perumusan kebijakan selanjutnya di daerah, terutama mengenai pengendalian inflasi,” tutur Wako Hendri.

“Sebab masyarakat kita baru saja bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19, dan sekarang harus berhadapan dengan inflasi yang membuat harga berbagai kebutuhan pokok melonjak. Semoga keadaan ini dapat segera teratasi, sehingga masyarakat kita bisa kembali memiliki daya beli,” pungkas Wako. (Adv)

#Prokompimpadang

Wako Hendri Septa Sambut Baik Kawasan Metropolitan PALAPA
Selasa, September 27, 2022

On Selasa, September 27, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang Hendri Septa menyambut positif rencana pembuatan Kawasan Metropolitan Palapa (Padang-Lubuk Alung-Pariaman) sebagai upaya kolaborasi bersama dalam rangka memajukan ketiga daerah kedepannya.

Hal itu disampaikannya di dalam rapat bersama sekaligus melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) terkait Strategi dan Kerjasama Untuk Percepatan Kawasan Metropolitan PALAPA bersama Wali Kota Pariaman Genius Umar dan Bupati Padang Pariaman yang diwakili Kabag Pemerintahan Wirson di Balai Kota Pariaman, Selasa (27/92/2022).

Juga hadir mendampingi masing-masing kepala daerah diantaranya para Asisten serta sejumlah kepala OPD terkait di lingkup pemko dan pemkab setempat.

"Sebenarnya rencana program ini sudah lama dicetuskan oleh para kepala daerah terdahulu. Dan hari ini kita mengupayakannya lagi untuk betul-betul bisa diwujudkan nantinya. Apalagi hal ini juga sesuai dengan program Pemerintah Pusat yang tertuang di dalam PP No.13 Tahun 2017 mengenai rencana tata ruang wilayah nasional (RTRWN)," ungkap Wali Kota milenial tersebut.

Menurut Hendri Septa, kerjasama ini memiliki arti penting sebagai langkah bersama mewujudkan kawasan metropolitan Palapa yang telah mendapat support dari Pemerintah Pusat dan juga Pemerintah Provinsi Sumbar.

Untuk lebih mengkonkritkan upaya ini Wako Padang itu mengaku siap bersama Wali Kota Pariaman dan Bupati Padang Pariaman menyiapkan rancangan bersama hingga menindaklanjutinya ke Pemerintah Pusat ke depan.

"Alhamdulillah, ternyata juga sudah ada Perda Provinsi Sumbar No.13 Tahun 2012 tentang RTRW Provinsi Sumbar. Semoga saja kita bersama-sama dapat merealisasikan rencana program Kawasan Metropolitan Palapa tersebut dengan baik. Karena ini bahagian untuk menguatkan Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman sebagai daerah yang metropolitan dan memajukan perekonomian masyarakat," ujarnya bersemangat.

Sementara itu menurut Wali Kota Pariaman Genius Umar, kerjasama mewujudkan Kawasan Metropolitan Palapa ini menggunakan prinsip kolaborasi, yaitu berkolaborasi untuk membangun suatu daerah yang mempunyai wilayah satu hamparan yang sama serta untuk meningkatkan pembangunan ekonomi daerah.

“Secara geografis ketiga daerah ini berdekatan antara satu dengan yang lainnya. Dari segi infra-struktur ketiga daerah ini sudah memiliki Bandara Internasional (BIM) di Padang Pariaman, Pelabuhan Laut berstandar internasional (Teluk Bayur) di Kota Padang, dan kawasan wisata laut dan pantai di Kota Pariaman," ujarnya.

“Kalau kita gabungkan ketiga daerah ini menjadi kawasan metropolitan atau gabungan dari beberapa kota/kabupaten, maka skala ekonominya akan lebih besar dan itu akan lebih efisien dan lebih menguntungkan bagi masing-masing daerah."

"Dengan pengembangan kawasan metropolitan Palapa ini, infrastruktur bisa kita standarkan seperti infrastruktur air bersih, sampah, sanitasi, transportasi jalan, perhubungan, semuanya harus standar," jelas Genius.

Lebih lanjut Genius juga berharap, nantinya Pemerintah Pusat bisa menghubungkan tiga daerah tadi, dan hal ini juga sudah sesuai dengan RTRW Nasional No. 2013 Tahun 2017.

Ia menjelaskan, untuk rencana ini pihaknya dan Pemko Padang dan Pemkab Padang Pariaman sudah sepakat merealisasikannya dalam sepekan atau dua pekan ke depan.

"Semoga rancangannya segera siap dan setelah itu kita akan hadapkan ke Bappenas dan Kementerian terkait. Upaya ini adalah untuk memberikan dampak positif seperti menyebabkan skala ekonomi yang lebih besar, kemajuan pembangunan perkotaan, pembangunan infrastruktur jalan pinggir pantai dari Padang ke Pariaman dan sektor penting lainnya," tandasnya. (Prokopim Pdg)

Ny. Vanny Andree Algamar Tinjau DWP Unit Perumda AM dan Disperta Padang
Senin, September 26, 2022

On Senin, September 26, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam sepekan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang Ny. Vanny Andree Algamar beserta pengurus melakukan kunjungan lapangan ke DWP unit Perumda Air Minum Kota Padang, Jumat (16/9/2022) dan DWP unit Dinas Pertanian Kota Padang pada Rabu (21/9/2022).

Dalam kunjungannya, Ny. Vanny Andree Algamar memberikan arahan dan motivasi agar DWP unit yang berada di setiap instansi di lingkup Pemko Padang dapat memunculkan berbagai inovasi yang mendukung peran DWP.

"Alhamdulillah kami dapat turun langsung ke DWP unit Perumda AM dan Disperta Padang untuk memberikan arahan, memotivasi dan juga sharing beberapa materi bermanfaat bersama narasumber dan para anggota," tutur Ny.Vanny Andree Algamar. 

"Seperti di DWP unit Disperta kami memberikan sosialisasi pencegahan kanker serviks dengan narasumber dr. Feri Mulyani Hamid, M.Biomed," imbuhnya. 

"Kami juga sempat mengunjungi lokasi agrowisata di Sungai Lareh, berkunjung ke kebun anggur yang ada disana, sambil menikmati pemandangan indah dari atas bukit," lanjutnya lagi dengan antusias.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ny. Anna Hendra Pebrizal selaku Ketua DWP unit Perumda AM Padang dan Ny. Ida Syahrial selaku Ketua DWP unit Disperta Padang, beserta seluruh pengurus dan anggota yang telah menerima kehadiran kami di DWP instansi masing-masing. Insyaallah kunjungan ini akan terus kami lanjutkan ke DWP unit lainnya di lingkungan Pemko Padang," ucapnya lagi. 

Terakhir Ny. Vanny Andree Algamar berharap DWP Kota Padang sebagai wadah persatuan istri-istri Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dapat membina anggota, memperkukuh rasa persatuan dan kesatuan, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai pihak, serta meningkatkan kepedulian sosial dan melakukan pembinaan mental/spiritual anggota agar menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian serta berbudi pekerti luhur. (Prokopim Pdg)

Raih Opini WTP Berturut-turut, Pemko Padang Sabet Penghargaan dari Kemenkeu
Kamis, September 22, 2022

On Kamis, September 22, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Berkat raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diterima dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI secara berturut-turut sejak 2017 hingga 2021, Pemerintah Kota (Pemko) Padang kali ini sukses menyabet penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

Penghargaan itu pun diterima secara virtual oleh Wali Kota Padang yang diwakili Sekda Andree Algamar dari Menteri Keuangan Sri Mulyani di dalam acara Puncak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 yang berlangsung di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Seperti diketahui, selain Pemerintah Kota Padang, penghargaan atas prestasi di dalam laporan keuangan itu, juga diterima bagi entitas tingkat Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah se-Indonesia yang terbagi kepada beberapa kategori.

Diantaranya terdiri dari kategori penerima opini WTP untuk laporan keuangan tahun 2021, kemudian penerima opini WTP 5 kali berturut-turut untuk laporan keuangan tahun 2017-2021, penerima opini WTP 10 kali berturut-turut untuk laporan keuangan tahun 2012-2021 serta penerima opini WTP 15 kali berturut-turut untuk tahun 2007-2021.

Menkeu Sri Mulyani dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, selain memberikan apresiasi atas raihan opini WTP, melalui Rakernas tersebut diharapkan semakin meningkatkan akuntabilitas pelaporan keuangan dan memperkuat akuntabilitas kinerja pada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Selain itu juga menjaga komitmen serta kesamaan langkah dalam percepatan pemulihan dan kebangkitan ekonomi nasional.

"Selamat kepada seluruh Kementerian Lembaga dan Pemerintah Daerah yang terus berkomitmen menggunakan APBN dan APBD secara bertanggung jawab dengan segala tantangan yang ada. Pada Rakerna ini kita mengangkat tema yakni “Mengawal Akuntabilitas Keuangan dan Kinerja untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”," ucap Menteri didampingi Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Hadianto.

Sementara itu, Sekda Kota Padang Andree Algamar yang menyaksikan pemberian penghargaan dari Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga atas pencapaian tersebut.

"Alhamdulillah, semoga penghargaan ini semakin melecut semangat seluruh OPD di jajaran Pemko Padang untuk dapat mempertahankan opini WTP dengan tetap menjaga akuntabilitas dan kinerja sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ucapnya.

Sekda Andree mengungkapkan Pemko Padang telah mendapatkan opini WTP dari BPK RI Perwakilan Sumbar sebanyak delapan kali yang diterima secara berturut-turut.

Diantaranya paparnya, yaitu untuk LKPD 2014, LKPD 2015, LKPD 2016, LKPD 2017, LKPD 2018, LKPD 2019, LKPD 2020 dan teranyar LKPD 2021.

"Capaian dan konsistensi ini berkat kerja keras semua pihak, OPD terkait sekaligus pembinaan yang dilakukan oleh Bapak Wali Kota Padang," tukasnya.

Dalam kesempatan itu hadir bersama Sekda Kota Padang diantaranya Kepala Inspektorat Kota Padang Syuhandra, Kepala BPKAD Raju Minropa serta lainnya.(Dv/Prokopim Pdg)

Dalam Audiensi Wako Hendri Septa, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto Siap Fasilitasi Bantuan Tanggap Darurat
Selasa, September 13, 2022

On Selasa, September 13, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang Hendri Septa melakukan audiensi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Suharyanto, di Aula Pertemuan BNPB Jakarta, Selasa (13/9/2022). 

Dalam pertemuan tersebut, Wako Hendri Septa menyampaikan beberapa persoalan bencana yang sering terjadi di Kota Padang dan meminta bantuan kepada kepala BNPB agar bisa memberikan bantuan untuk penanganan bencana tersebut.

Wako Hendri Septa menyebut bencana yang sering terjadi di Kota Padang diantaranya, pohon tumbang, orang hanyut/tenggelam, banjir, longsor, abrasi pantai, angin puting beliung dan kekeringan. Selain itu juga ada bencana gempa bumi dan tsunami Kota Padang berhadapan dengan Megathrust yang terletak di Mentawai.

"Melalui pertemuan ini, kita Pemerintah Kota Padang mengajukan permohonan dan bantuan kepada BNPB diantaranya, pembangunan selter, pembangunan Gudang Logistik, anggaran untuk penanganan abrasi pantai Sungai Pisang dan Pasia Jambak, serta anggaran logistik kebencaan untuk tahun 2023," ucap Wako Hendri Septa.

"Kita berharap melalui permohonan ini nantinya akan dapat membantu Pemerintah Kota Padang dalam mengatasi bencana yang terjadi di Kota Padang," ucap Wako Hendri Septa didampingi Kepala Dinas PUPR Tri Hardyanto, Kalak BPBD Endrizal, Kabag Prokopim Amrizal Rengganis dan Kabid Kedaruratan dan Logistik Basril.

Sementara itu, Kepala BNPB Mayjen TNI Suharyanto mengatakan akan menindaklanjuti apa-apa yang telah disampaikan oleh Wali Kota Padang terkait. Ia pun berpesan, agar Pemerintah Kota Padang agar terus meningkatkan kewasapadaan karena kita tidak tahu kapan becana akan terjadi. 

"Kita siap memfasilitasi dan menindaklanjuti permohonan yang disampaikan oleh bapak Wali Kota Padang tersebut. Seperti hal bantuan anggaran untuk tanggap darurat, shalter, bangunan gudang dan kantor BPBD Padang dan abrasi khusus di Sungai Pisang dan Pasir Jambak Koto Tangah serta peralatan lainnya yang di butuhkan oleh BPBD Padang," ucapnya. (Adv)

#Prokompimpadang

FGLPG Kota Padang Keluarkan Pernyataan Sikap, Berikut Isinya!
Jumat, September 09, 2022

On Jumat, September 09, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Forum Guru Lulus Passing Grade (FGLPG) Kota Padang mengeluarkan Surat Pernyataan Sikap menyikapi persoalan yang santer terjadi dewasa ini.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu, FGLPG Kota Padang sempat menggelar aksi damai dengan mendatangi DPRD Kota Padang dan Wali Kota Padang.

Hal itu ditengarai karena sebanyak 1.226 orang guru honorer di Kota Padang tidak bisa diangkat sebagai PPPK tahun 2021 diduga dikarenakan terjadinya mis komunikasi dari unsur terkait. 

Bak gayung bersambut, Wali Kota Padang Hendri Septa dan jajaran beberapa waktu lalu sudah menerima aspirasi FGLPG Kota Padang tersebut. Sebagaimana harapannya adalah agar mereka diangkat sebagai PPPK tahun 2023 bersama tenaga kesehatan (nakes). 

Saat itu, Wako Hendri juga memenuhi permintaan FGLPG Kota Padang untuk dapat membayarkan gaji guru honorer yang biasanya dibayar tiga bulan sekali, kini dibayar per bulan.

Surat Pernyataan Sikap yang ditandatangani Ketua FGLPG Kota Padang Imran, S.Pd.I dan Sekretaris Afridon Candra, S.Pd itu berisikan 5 (lima) poin.

Poin pertama menyatakan sudah ada kesepakatan yang baik antara FGLPG Kota Padang dengan Wali Kota Padang. 

Kedua, dengan adanya kesepakatan tersebut, maka FGLPG akan tetap menjalankan tugas dan kewajiban mereka sebagai guru. Untuk itu, FGLPG juga akan menjaga sikap dan tindakan sesuai tupoksi keprofesian guru.

Ketiga, FGLPG tetap solid dan terus mendukung upaya dan proses yang dilakukan oleh Pemko Padang untuk memperjuangkan nasib FGLPG, sehingga bisa diangkat menjadi guru PPPK Kota Padang. 

Selanjutnya keempat, FGLPG tidak akan melakukan hal-hal yang akan merugikan institusi dan pribadi, sehingga akan mengganggu proses pengusulan guru lulus passing grade menjadi guru PPPK Kota Padang.

Terakhir kelima,  jika ada kelompok atau golongan yang mengatasnamakan FGLPG Kota Padang, maka bisa dipastikan bahwa itu bukanlah pernyataan sikap dari FGLPG. (Prokopim Pdg)

Wako Hendri Septa Launching Gerakan Menanam Cabai
Senin, September 05, 2022

On Senin, September 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Guna mengendalikan laju inflasi di Kota Padang khususnya yang disebabkan dari lonjakan harga komoditi cabai, Pemerintah Kota Padang membuat langkah cepat dengan menghadirkan "Gerakan Menanam Cabai" bagi warga Kota Padang.

Gerakan tersebut dicanangkan Wali Kota Padang Hendri Septa secara resmi di kawasan pertanian Kelompok Wanita Tani (KWT) Rose Melati, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Senin (5/9/2022).

"Gerakan menanam cabai ini adalah bentuk upaya kita bersama di Kota Padang dalam meredam laju inflasi yang cukup tinggi akhir-akhir ini. Dan salah satu penyebabnya adalah dari komoditi cabai yang harganya jauh melambung tinggi dibanding harga normal. Per 1 September yang lalu harga cabai mencapai Rp78.000 per kg dan sehari setelahnya melonjak naik menjadi Rp85.000 per kg. Jadi hal ini perlu kita kendalikan demi warga kota yang kita cintai," ungkap Wali Kota.

Selanjutnya Wako Hendri menjelaskan, upaya gerakan menanam cabai ini juga sebagai bentuk tanggapan dan tindak lanjut dari Pemko Padang atas arahan Mendagri yang baru-baru ini meminta seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk dapat mengendalikan inflasi di daerah masing-masing.

"Padang termasuk kota yang mengalami inflasi cukup tinggi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Begitu juga Sumbar tercatat sebagai provinsi yang menempati urutan kelima tertinggi inflasi di Indonesia," jelas Wali Kota.

Terkait hal itu, Wako berharap gerakan menanam cabai dapat dilakukan oleh seluruh warga di Kota Padang di lahan pekarangan rumah masing-masing.

"Untuk sekarang kita punya sebanyak 15.000 bibit cabai yang akan diberikan kepada masyarakat minimal sepuluh bibit untuk satu rumah di Kota Padang. Kita berharap, masyarakat bisa menanam cabai di pekarangan rumahnya masing-masing," sebutnya

Dalam pencanangan gerakan menanam cabai itu juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar Wahyu Purnama, Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat Effendi serta unsur Forkopimda, Kepala OPD terkait dan Camat se-Kota Padang. (Adv)

#Prokompimkotapadang

DPRD Kota Padang Sahkan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2022, Pemko Sampaikan Apresiasi, Ini Kata Sekdako Andree Algamar
Jumat, September 02, 2022

On Jumat, September 02, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menyetujui dan menyepakati Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2022.

Pengesahan dilakukan pada rapat paripurna DPRD Kota Padang beragendakan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi DPRD Kota Padang tentang KUPA-PPAS Perubahan APBD Padang TA 2022 di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kota Padang, Senin (31/8/2022).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Syafrial Kani itu diikuti para Wakil Ketua dan anggota DPRD Kota Padang.

Pada kesempatan itu Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani mengungkapkan, sebelum APBD-P 2022 disahkan diawali dengan proses penyampaian KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2022 secara resmi pada 5 Agustus 2022 lalu oleh Wali Kota Padang.

"Setelah itu pembahasan antara Komisi DPRD dengan SKPD pada 15 dan 18 Agustus 2022 serta dilanjutkan pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Padang sehari setelahnya," beber Syafrial Kani.

Sementara itu, Pemerintah Kota Padang menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Padang yang telah memberikan persetujuan atas Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2022.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Andree Algamar saat mewakili Wali Kota Padang dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang beragendakan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi DPRD Kota Padang tentang KUPA-PPAS Perubahan APBD Padang TA 2022 di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kota Padang, Senin (31/8/2022).

"Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Padang, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pimpinan dan anggota dewan yang terhormat. Terkhusus bagi semua fraksi yang telah menyepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD Kota Padang TA 2022 tersebut," ungkapnya.

Dijelaskan Sekda, pada PPAS Perubahan APBD TA 2022 pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp2,36 triliun. Jika dibandingkan dengan pendapatan APBD TA 2022 sebesar Rp2,64 triliun, pendapatan ini mengalami sedikit penurunan yakni sebesar Rp281,38 miliar atau turun sebesar 10,65 persen.

"Pendapatan ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dialokasikan sebesar Rp719,72 miliar turun sebesar Rp270,18 miliar dari APBD tahun 2022 yang semula ditargetkan sebesar Rp989,9 miliar."

Sekda Kota Padang menambahkan bahwa pihak Pemko Padang menyadari untuk memproses nota kesepakatan KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2022 tersebut dibutuhkan kerja ekstra keras untuk memahami draft yang disusun serta cukup menyita waktu dan pikiran dalam pembahasannya yang disebabkan keterbatasan kemampuan keuangan saat ini. 

"Perubahan KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2022 ini merupakan pagu indikatif yang masih akan dibahas lagi antara Pemko Padang bersama DPRD Padang dalam penyusunan perubahan APBD 2022. Untuk itu, dalam mempercepat prosesnya kami sangat berharap dukungan dan kerja sama dari pimpinan dan anggota dewan sehingga perubahan APBD tahun 2022 dapat dibahas untuk ditetapkan sesuai waktu yang ditentukan," pungkas Sekda.

Rapat paripurna itu juga hadiri unsur Forkopimda Kota Padang, Asisten beserta pimpinan OPD terkait dan Camat se-Kota Padang baik secara langsung maupun virtual. (Adv)

Ketika Perwakilan FGLPG  Bertemu Hendri Septa, Imron: Alhamdulilah, Terima Kasih Pak Wali Kota
Kamis, September 01, 2022

On Kamis, September 01, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang Hendri Septa menerima audiensi guru honorer yang tergabung dalam Forum Guru Lulus Passing Grade (FGLPG), yang beberapa waktu lalu melancarkan aksi damai di Gedung DPRD Kota Padang.

Wako menerima FGLP di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (1/9/2022), didampingi Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Juga hadir dikesempatan itu, Anggota DPRD Kota Padang Faisal Nasir.

Sebagaimana diketahui, FGLP menggelar aksi damai sebab sebanyak 1.226 tenaga honorer guru yang telah menjalani tes PPPK dan dinyatakan lolos dari ambang batas, agar masuk ke dalam aplikasi e-formasi.

Menanggapi hal tersebut, Wako Hendri Septa mengungkapkan permohonan maaf atas miskomunikasi yang telah terjadi. 

"Atas nama Pemko Padang kami mohon maaf atas informasi yang simpang siur, yang pada akhirnya membuat bapak/ibu harus menggelar aksi di Kantor DPRD Padang. Bagaimanapun kelanjutan status kepegawaian Bapkk/ibu tetap kami perjuangkan krn menyangkut masa depan Bpk ibu sekeluarga," ucap Wako dengan nada haru.

"Insyaallah kami akan menindaklanjuti ke KemePAN-RB untuk memprioritaskan FGLPG dapat mengikuti seleksi P3K di tahun 2023," pungkas Wako Hendri Septa.

Di kesempatan itu, Wako juga memenuhi permintaan FG untuk dapat membayarkan Gaji Guru Honorer Yang biasanya dibayar 3 bulan sekali, kini dibayar perbulan.

Sementara itu, Koordinator Aksi Damai Forum Guru Lulus Passing Grade (FGLPG) Kota Padang Imron berharap ke depannya, dengan adanya kejadian ini dapat dapat dijadikan iktibar dan pelajaran agar lebih baik ke depannya demi untuk kemajuan Kota Padang ini.

"Alhamdulillah pada hari ini kami dapat beraudiensi dengan Wali Kota Padang, Bapak Hendri Septa. Sekarang duduk permasalahan sudah jelas. Inilah yang kita harapkan dari Pemerintah Kota Padang. Dalam pertemuan ini kami telah saling memaafkan dengan Pemerintah Kota Padang terhadap aksi yang telah dilakukan kemarin," ucapnya.

"Alhamdulillah kami sepakat dengan Bapak Walikota, untuk mengawal dan menunggu pengangkatan 1.226 tenaga honor untuk diangkat sebagai guru P3k pada tahun 2023," sebut Imran.

"Atas nama FGLPG kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang yang telah menerima audiensi kami di Rumah Dinas. Kami juga ucapkan terimakasih kepada bapak Wali Kota Padang, yang telah memperjuangkan nasib kami para guru Honorer di Kota Padang sejauh ini," pungkasnya. (adv)

#Prokompimpadang