Opini

PARLEMEN

Sports

Advertorial

IKLAN DI ATAS FEED
Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Pemko Ajukan Tiga Ranperda Inisiatif
Senin, Oktober 05, 2020

On Senin, Oktober 05, 2020

Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Pemko Ajukan Tiga Ranperda Inisiatif
BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Wali Kota Padang terkait tiga rancangan peraturan daerah (Ranperda), bertempat di ruang sidang utama Gedung Bundar Sawahan, Senin, 5 Oktober 2020. 

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani didampingi oleh Wakil Ketua Amril Amin, Ilham Maulana dan Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar.

Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani mengatakan tiga ranperda ini, yakni Ranperda Adaptasi Kebiasaan Baru. 

Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Pemko Ajukan Tiga Ranperda Inisiatif

Kemudian Ranperda Pengendalian Penyakit Rabies, serta Ranperda fasilitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan, peredaran gelap narkotika dan perkursor narkotika.

"Ketiga Ranperda ini inisiatif Pemko Padang yang akan dibahas oleh DPRD," kata Syafrial Kani.


Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Pemko Ajukan Tiga Ranperda Inisiatif

Pembahasan ranpeda ini tindak lanjut untuk memenuhi maksud surat PLT Wali Kota Padang tentang penyampaian tiga ranperda Pemko Padang.

"Sesuai aturannya, nanti pembahasannya akan dibentuk panitia khusus atau pansus untuk ketiga ranperda tersebut," kata Syafrial Kani.

Sementara itu, Plt Wali Kota Padang Hendri Septa melalui Asiten1 bidang Pemerintahan Pemko Padang Edhi Hasmi mengatakan Ranperda ini menyakut persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Perda adaptasi kebiasaan baru ini, sebab saat ini dalam masa pandemi covid-19. Ini sudah di Pemerintah Provinsi (Pemprov) sehingga menyesuaikan saja," kata Edhi Hasmi.

Ia mengatakan, mengatakan Ranperda AKB yang diajukan Pemko Padang mengandung muatan lokal. Muatan lokal ini seperti aturan kongsi Covid-19.


Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Pemko Ajukan Tiga Ranperda Inisiatif

Menurutnya, secara umum aturan pada Ranperda AKB Padang sama dengan Perda AKB Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Namun aturan pembentukan kongsi Covid-19 hingga tingkat RT/RW di setiap kelurahan tidak diatur dalam Perda AKB Provinsi Sumbar.

"Sebenarnya, ada penambahan poin tertentu muatan lokalnya yang tidak ada di Perda Provinsi, seperti kongsi Covid-19. Itu tidak ada diatur di Perda provinsi," katanya. 

Menurutnya, tujuan Perda AKB Provinsi Sumbar dibuat boleh digunakan oleh pemerintah kabupaten/kota yang belum punya Perda AKB.

Namun Pemko Padang sebelum adanya Perda AKB sudah terlebih dahulu menyusun aturan protokol kesehatan tersebut.


Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Pemko Ajukan Tiga Ranperda Inisiatif

Aturan ini sudah ada dalam Perwako no 49 tahun 2020 tentang pola hidup baru.

Untuk menyempurnakan aturan tersebu, diajukan menjadi Perda yang tetap mengacu pada Perda AKB Provinsi Sumbar.

"Sebetulnya, kita yang lebih dulu menyusun. Tapi kita menunggu dulu Pemprov buat untuk menyesuaikan Perda yang kita buat ini dengan Perda Provinsi. Agar tidak bertentangan," ujarnya. 

Sementara itu, Ranperda pengendalian rabies tujuannya untuk mengatur pengawasan dan pengendalian penyakit rabies di tengah masyarakat.

"Kemudian pengendalian narkotik, semoga ranperda yang diberikan ini akan bisa menjadi solusi yang baik untuk mengatasi persoalan ini," kata Edhi Hasmi.

(***)

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Hari Jadi Sumbar ke-75, Ini Pesan Penting Gubernur Irwan Prayitno
Jumat, Oktober 02, 2020

On Jumat, Oktober 02, 2020

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Hari Jadi Sumbar ke-75, Ini Pesan Penting Gubernur Irwan Prayitno
BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda Hari Jadi Sumbar ke-75. Rapat digelar di ruang rapat utama Gedung DPRD Sumbar, Kamis, 1 Oktober 2020. 

Ketua DPRD Sumbar Supardi saat membuka rapat paripurna mengatakan hari jadi Sumbar sudah ditetapkan lewat Perda Sumbar Nomor 4 Tahun 2019. Hari jadi ditetapkan pada tanggal 1 Oktober 1945, sehingga hari ini merupakan hari jadi Sumbar yang ke 75 tahun.

“Masih banyak masyarakat Sumbar yang belum tahu hari jadi Sumbar, oleh sebab itu semua pemangku kepentingan daerah, kami mengimbau untuk mensosialisasikan dan memasyarakatkan hari jadi Sumbar kepada seluruh masyarakat,” katanya.

Supardi mengakui meski sudah ditetapkan, tetapi belum ada nuansa yang istimewa karena belum banyak masyarakat yang terlibat termasuk pemerintah daerah kabupaten dan kota di Sumbar. Diharapkan pada tahun selanjutnya dapat terasa lebih istimewa lagi perayaan di tengah masyarakat. “Sehingga nantinya akan ada kebanggaan dan kebahagiaan masyarakat Sumbar dengan peringatan hari jadi tersebut,” katanya.

Dijelaskannya, Sumbar merupakan provinsi terakhir yang menetapkan hari jadi di Indonesia. Hal itu dilakukan dari banyaknya masukan dan aspirasi kepada DPRD Sumbar. Proses dilakukan dengan melihat sejarah perjalanan Provinsi Sumbar baik kedudukan sebagai administratif maupun sebagai masyarakat yang identik dengan Minangkabau.


Rapat Paripurna Istimewa DPRD Hari Jadi Sumbar ke-75, Ini Pesan Penting Gubernur Irwan Prayitno
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Hari Jadi Sumbar ke-75.

Penetapan hari jadi Sumbar dilakukan dari titik tolak Rapat KNID-SB yang memutuskan untuk membentuk kembali Keresidenan Sumatra Barat sekaligus pengambilalihan kekuasaan keresidenan dari tentara pendudukan jepang oleh pemuda-pemudi yang dimotori oleh M syafei, Dr M Djamil dan Rasuna Said.

“Jadi kami tegaskan lagi bahwa 1 Oktober 1945 adalah hari jadi Sumbar sebagai satu kesatuan wilayah administratif, beda halnya dengan Sumbar sebagai satu kesatuan masyarakat adat dan budaya yang identik dengan Minangkabau, keberadaanya telah jauh sebelum proklamasi kemerdekaan RI,” katanya.

Rapat Paripurna tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno, Mantan Gubernur Sumbar sekaligus Mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Tokoh Masyarakat Sumbar Sejarawan Minangkabau dari UNP, Yulizal Yunus, Sekda Prov Sumbar, Alwis, juga beberapa unsur dari Forkopimda Sumbar, Pengadilan Tinggi Provinsi Sumbar, Tokoh Masyarakat Sumbar, beserta Bupati dan Walikota diikuti secara Virtual di ruang kerja masing-masing.

Pesan Peting Gubernur Irwan Prayitno


Rapat Paripurna Istimewa DPRD Hari Jadi Sumbar ke-75, Ini Pesan Penting Gubernur Irwan Prayitno
Gubernur Irwan Prayitno dan Mantan Gubernur Sumbar yang juga Mantan Mendagri Gamawan Fauzi. 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno meminta kepada semua pemaku kepentingan daerah agar dapat mensosialisasikan dan memasyarakatkan hari jadi Provinsi Sumatera Barat kepada seluruh elemen masyarakat. "Sehingga timbul rasa memiliki dan rasa kebanggaan terhadap Provinsi Sumatera Barat yang kita cintai dan dibanggakan," ujar Gubernur Irwan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengucapkan selamat atas terwujudnya Sumbar sebagai provinsi yang telah memperingati hari jadi pada setiap 1 Oktober dan perayaan ini sudah 2 (dua) kali dirayakan.

"Mari kita wujudkan mandani sejahtera. Ulang tahun tetap kita rayakan walaupun dalam situasi pandemi Covid-19. Dan perayaan ulang tahun ini sudah 2 (dua) kali dirayakan. Mudah-mudahan dapat memberikan motivasi dan momentum semangat dan pemikiran bagi masyrakat Sumbar agar menjadi lebih baik lagi kedepan," ucapnya.

Gubernur juga menyebutkan bahwa perayaan ini, menjadikan suatu makna dalam arti yang baik bagi kita semuanya dan menjadikan amal disepanjang masa. " Peringatan Hari Jadi ini sudah dilahirkan merupakan pekerjaan yang tak sia-sia dan tidaklah berupa seremonial belaka," ujarnya.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Hari Jadi Sumbar ke-75, Ini Pesan Penting Gubernur Irwan Prayitno
Foto bersama usai menyerahkan penghargaan kepada tokoh masyarakat. 

Lebih lanjut Irwan Prayitno menjelaskan bahwa Sumatera Barat merupakan satu kesatuan daerah yang disebut daerah otonomi memiliki tujuan mensejahterakan masyarakat Sumbar sesuai dengan kondisi dan potensi yang ada didaerah. "Untuk itu, peringatan hari ini dapat menjadikan sejarah yang menjadikan tolak ukur dapat dipelajari, menggambarkan bagaimana sebetulnya sebuah daerah, karakter bisa membangun dan mengembangkan," ulasnya.

Irwan Prayitno mengukapkan, sejarah telah membuktikan Sumbar tampil dengan karakteristik yang dimiliki. Gubernur Irwan mengajak semua stakeholder dan elemen masyarakat untuk memajukan Sumbar dengan potensi yang ada. Seperti potensi parawisata, budaya, kuliner, dan juga potensi Sumberdaya manunsia (SDM). 

"Semua ini menjadikan Sumbar maju dengan cirinya dan karakrer sendiri. Tidak perlu ikut daerah lain yang punya cirinnya. Kita ingin Sumbar maju seiring dengan kemajuan Indonesia. Dengan memperkuat sumber daya yang ada dan potensi yang ada kita optimalkan. Sesuai dengan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang masih ada dalam kehidupan masyarakat Sumbar, dan sampai sejauh mana pula filosofi ABS-SBK tersebut, dapat menyesuaikan dengan perkembangan yang ada," katanya.

"Untuk menjadikan kehidupan masyarakat Sumbar aman tentram dan harmonis serta beriman dan bertakwa mengamalkan nilai nilai budaya dan keagamaan dalam mengamalkan nilai-nilai positif yang teraplikasi dalam kehidupan sehari-hari," harap Irwan.

Sementara itu, mantan Mendagri Gamawan Fauzi juga mengatakan hari ini merupakan peringatan Ke-75 Provinsi Sumatera Barat. Dan suatu yang baru sebagai kedua kalinya di lakukan perayaannya.

"Mungkin setelah ini akan lebih besar lagi kegiatan ini diadakan, agar mampu menjadi pendorong kebangkitan semangat membangun masyarakat Sumbar untuk lebih maju dan produktif. Dan diharapan pada gubernur berikutnya yang mau memaknai memomentumkan hari jadi ini sebagai gairah baru dalam kemajuan pembangunan Sumbar yang mensejahterakan masyarakatnya," harap Gamawan Fauzi. 

(adv/hms-sumbar)

Curah Hujan Tinggi, Pemko Padang Turunkan TRC PUPR
Jumat, September 25, 2020

On Jumat, September 25, 2020

Curah Hujan Tinggi,Pemko Padang Turunkan TRC PUPR
BENTENGSUMBAR.COM - Akibat curah Hujan tinggi yang merupakan fenomena alam dengan intensitas 230 mm yang terjadi sejak siang hingga sore Rabu, 23 September 2020 kemaren, menyebabkan sejumlah daerah di Kota Padang mengalami kebanjiran.

Tercatat, pada kawasan daerah hulu atau Timur Kota Padang terdapat genangan air dengan ketinggian diantaranya, Rawang Jondul mencapai ± 40 cm, Pisang  ± 55 cm, Belimbing ± 45 cm, Villa Bukit Gading, Kuranji dan Teluk Kabung  ± 50 cm, Pasar Baru ± 30 cm, Kuranji, ± 50 cm, Simpang Haru dan Lubuk Begalung ± 30 cm, jalan Soetomo dan Kelurahan Andalas ± 20 cm.

Sementara untuk kawasan Hilir (Pusat Kota) Hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada pukul 13.30 hingga 15.30 WIB. Kondisi genangan dapat dikendalikan hal ini dipengaruhi oleh pasang laut yang berada pada titik terendah.


Curah Hujan Tinggi,Pemko Padang Turunkan TRC PUPR
Foto: Kepala Dinas PUPR Kota Padang Yenni Yuliza Memberikan Arahan Kepada TRC PUPR.
Pada malam hari hujan kembali mengguyur Kota Padang dengan intensitas hujan sedang hingga tinggi, dan terdapat beberapa titik genangan dan banjir di beberapa lokasi hulu. Pada kondisi ini pasang laut tertinggi terjadi pada pukul 22.11 Wib, namun hujan berhenti sebelum pasang laut tertinggi terjadi sehingga air yang sempat menggenangi permukiman warga dapat terkendali dalam waktu cepat. 

Kepala Dinas PUPR Kota Padang Yenni Yuliza mengatakan, untuk mengendalikan banjir tersebut pihaknya telah menurunkan TRC (Tim Reaksi Cepat) kelokasi guna memastikan saluran inlet drainase pada kondisi yang baik agar tidak tersumbat.

"Kemudian membuat jaringan drainase yang komprehensif antara drainase primer dan sekunder dan tersier, membersihkan drainase, membangun kolam penampung sementara dikawasan Hulu dan melakukan pengadaan pompa air dengan kapasitas yang besar yang diletakkan di muara drainase," jelasnya.


Curah Hujan Tinggi,Pemko Padang Turunkan TRC PUPR

Terpisah, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, dalam mengendalikan banjir atau genangan air, sejauh ini Pemko Padang telah melakukan beberapa upaya-upaya khususnya dalam tiga tahun terakhir atau semenjak tahun 2018.

"Pertama adalah melakukan pembangunan drainase, yaitu lebih kurang sepanjang 6 km di tahun 2018 dan 2019. Sementara pada tahun 2020 adalah 3 km. Kemudian yang kedua yaitu merehabilitasi drainase. Dimana pada tahun 2018 dan 2019 lalu lebih kurang melakukannya sepanjang 10 km dan tahun 2020 ini 7 km," ungkapnya.

Adapun upaya yang ketiga adalah melakukan pengerukan sedimen. Di tahun 2018 melakukannya sampai 34 km, 48 km tahun 2019 dan tahun 2020 per Juli yakni 36 km. Sementara target penanganan pengerukan sedimen di tahun 2020 ini adalah sepanjang 50 km.


Curah Hujan Tinggi,Pemko Padang Turunkan TRC PUPR

"Jadi inilah upaya yang kita lakukan selama kurun tiga tahun terakhir dengan 3 kegiatan yang dilakukan," ungkapnya lagi.

Lebih lanjut Wawako menambahkan, adapun terjadinya beberapa titik banjir dan genangan air sejauh ini menurutnya juga dikarenakan adanya faktor pengaruh naiknya air laut. Sebagaimana ketinggian kenaikan muka air laut secara gelombang per tahunnya adalah 3,3 mm.

"Begitu juga penyebab selanjutnya adalah masih adanya sampah yang masih dibuang masyarakat ke selokan atau sungai. Untuk itu kita perlu menjaga kebersihan disamping itu terus melakukan upaya-upaya untuk meminimalisir terjadinya banjir di Kota Padang," ujarnya. 

(Muliadi)

Peduli Terhadap Covid-19,  Wako Mahyeldi Anugerahi Penghargaan Kepada 64 Badan Usaha, Organisasi Sosial dan Pemangku Kepentingan
Rabu, September 23, 2020

On Rabu, September 23, 2020

Peduli Terhadap Covid-19,  Wako Mahyeldi Anugerahi Penghargaan Kepada 64 Badan Usaha, Organisasi Sosial dan Pemangku Kepentingan
BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Padang menganugerahi penghargaan dalam bentuk piagam kepada BUMN/BUMD, Pihak Swasta/Organisasi Sosial/Perorangan dan Para Pemangku kepentingan lainnya yang aktif dan bekerjasama dalam membantu penangan Covid-19 beserta dampak sosial ekonominya di Kota Padang.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Wali Kota Padang Mahyeldi dalam acara yang bertajuk, "Malam Apresiasi Atas Partisipasi Aktif Penanganan Dampak Covid-19," di Ballroom Hotel Grand Zuri, Senin malam, 22 September 2020.

Mengawali sambutannya terlebih dahulu Wali Kota Padang Mahyeldi mengajak seluruh tamu undangan membacakan doa surat Al-Fatihah buat warga Kota Padang yang meninggal akibat serangan Covid-19.

"Di Kota Padang telah meninggal sebanyak 52 orang dan Sumatera Barat 95 orang. Mari sama-sama kita bacakan Ummul Quran Alfitahah. Semoga amal ibadah almarhum-almarhumah diterima Allah SWT, segala kesalahan yang ia perbuat diampuni oleh Allah SWT dan mati dalam keadaan syahid hendaknya," ucap orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu diamini seluruh tamu undangan yang hadir. 

Mahyeldi melanjutkan, atas nama Pemerintah Kota Padang tentunya mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang telah membantu menangani wabah pandemi Covid-19 di Kota Padang.


Peduli Terhadap Covid-19,  Wako Mahyeldi Anugerahi Penghargaan Kepada 64 Badan Usaha, Organisasi Sosial dan Pemangku Kepentingan
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah memberikan arahan. 

Semenjak mulai adanya warga Kota Padang yang terinfeksi virus corona pemko bertekad memenuhi sarana dan prasarana rumah sakit di Kota Padang. Namun ketika itu anggaran belum jelas, ditambah dengan adanya hambatan struktural.

"Saat itu kita ibarat orang kehausan, sementara untuk mendapatkan air satu tetes itu sangat susah. Namun berkat bantuan dan dukungan dari BUMN/BUMD diantaranya yang telah membantu dan meringankan beban kerja pemerintah, sehingga kita dapat mengatasinya waktu itu," ujar Mahyeldi.

Mahyeldi menambahkan, Pandemi Covid-19 telah menyebabkan sebanyak 145 Kepala Keluarga (KK) di Kota Padang terdampak sosial ekonominya. Untuk mengatasi itu Pemerintah Kota Padang telah melakukan berbagai upaya diantaranya melakukannya refocusinge anggaran. Namu hal itu tidak tercover sepenuhnya.

"Oleh sebab itu, dibutuhkan bantuan dari seluruh pihak di Kota Padang. Alhamdulillah kita telah dibantu oleh lembaga zakat di Kota Padang. Yang perlu menjadi perhatian kita kedepan adalah bagaimana membangkitkan kembali UMKM yang juga merupakan salah satu yang terdampak paling parah di kota Padang," jelasya.

Peduli Terhadap Covid-19,  Wako Mahyeldi Anugerahi Penghargaan Kepada 64 Badan Usaha, Organisasi Sosial dan Pemangku Kepentingan
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah foto bersama dengan Kepala OPD dan Penerima Penghargaan. 

Selanjutnya, ia juga mengajak seluruh pimpinan BUMN/BUMD dan pihak-pihak terkait lainnya agar terus bersama-sama mengatasi dan menangani wabah pandemi covid-19 di Kota Padang.

"Kita tidak akan tau kapan berakhirnya wabah pandemi Covid-19. Mari terus kita tingkatkan sinergitas untuk bersama-sama menghadapi Covid-19. Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih atas dukungan dan partisipasi aktif seluruh BUMN/BUMD dan pihak terkaitnya," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Kota Padang Swesti Fanloni mengatakan, penghargaan Award CSR ini diberikan kepada 64 badan usaha, komunitas dan perorangan atau pemangku kepentingan.

"Kalau kita ikuti pemberitaan sangat banyak  sekali bantuan yang telah diberikan namun yang tercatat sebanyak 64 buah. Sesungguhnya kegiatan kita ini juga bentuk apresiasi kepada mereka yang telah memberikan bantuan tersebut," ujar Swesti yang juga koordinator dalam menggalang bantuan tersebut bersama Kepala DPMPTSP Corri Saidan.

Peduli Terhadap Covid-19,  Wako Mahyeldi Anugerahi Penghargaan Kepada 64 Badan Usaha, Organisasi Sosial dan Pemangku Kepentingan
Wali Kota Padang Mahyeldi Anhsraullah dan Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa Pada Kegiatan Anugerahi Penghargaan Kepada 64 Badan Usaha, Organisasi Sosial dan Pemangku Kepentingan. 

Ia menambahkan, ke depan Pemerintah Kota Padang akan fokus untuk menggalang dana untuk bantuan masker. Hal ini dilakukan untuk mendukung dan menggalakkan gerakan sejuta masker yang telah dicanangkan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. 

"Kita akan terus menggalang donasi, namun kali ini yang kita fokuskan kepada masker. Hal ini dilakukan juga untuk mendukung  terlaksananya Perwako No.49 Tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tentang Adaptasi Kebiasan Baru," jelasnya. 

Turut hadir dikesempatan itu Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, Sekretaris Daerah Amasrul, Asisten I Edi Hasymi, Asisten II Endrizal, Asisten III Didi Aryadi, Gubernur BI Wahyu Purnama P dan Kabag Prokopim Amrizal Rengganis, pimpinan OPD dan tamu kehormatan lainnya.

Adapun yang menerima penghargaan tersebut diantaranya, PT Pertamina, PT Incasi Raya, PT Semen Padang, PT Kunango Jantan, Umat Budha di Kota Padang, Bank Indonesia, Korpri Kota Padang, Hotel Grand Zuri, PT Menara Agung, Masyarakat Ekonomi Syariah, Group WA Top 100 dan lainnya. 

(adv/prokompim-pdg)

Silaturahmi dengan PT. Agri Sumba Mas, Wako H. Mahyeldi Janji  Berikan Rasa Aman Berinvestasi di Padang
Selasa, September 15, 2020

On Selasa, September 15, 2020

Dalam Silaturahmi dengan PT.Agri Sumba Mas, Wako H.Mahyeldi Janji  Berikan Rasa Aman Berinvestasi di Padang
BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang H.Mahyeldi melakukan kunjungan lapangan ke pabrik PT. Agri SUMBA MAS yang berada di Jln By Pass Teluk Bayur, Kelurahan Batung Tabah, Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa, 15 September 2020.

PT. Agri Sumba Mas merupakan salah satu produsen Pupuk NPK terbesar di Kota Padang. Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Mahyeldi disambut langsung oleh Plant Manager PT. Agri Sumba Mas Irwansyah Amri dan jajaran lainnya.

Wali Kota Mahyeldi mengatakan, kunjungan kali ini dilakukan untuk memastikan iklim investasi sektor perdagangan di Kota Padang berjalan lancar, aman dan terkendali pada masa pandemi Covid-19 ini.   

"Pada masa pandemi Covid-19, seluruh lini terutama sektor perdagangan hampir terdampak. Jadi kita ingin mengetahui sekaligus memastikan proses produksi di pabrik di Kota Padang tetap berjalan, salah satunya di PT. Agri Sumba Mas ini. Dan Alhamdulillah berjalan dengan sangat lancar," ujar Wako.


Dalam Silaturahmi dengan PT.Agri Sumba Mas, Wako H.Mahyeldi Janji  Berikan Rasa Aman Berinvestasi di Padang

Selanjutnya Wako pun berharap, PT.Agri Sumba Mas agar selalu menjaga konsistensi dan nilai produk yang dihasilkan, sehingga bisa meningkatkan daya saing sekaligus daya jual di tanah air. 

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami akan selalu mensupport untuk kemajuan PT. Agri Sumba Mas kedepannya, sekaligus memastikan rasa aman berinvestasi di Kota Padang. Karena ini sejalan dengan visi Kota Padang untuk menjadikan Padang sebagai Kota perdagangan yang unggul dan berdaya saing," imbuh Wako Mahyeldi mengakhiri.

Sementara itu, Plant Manager PT. Agri Sumba Mas Irwansyah Amri mengaku bersyukur dan menyambut hangat kedatangan orang nomor satu di ibu kota Provinsi Sumatera Barat itu. 

Silaturahmi dengan PT. Agri Sumba Mas, Wako H.Mahyeldi Janji  Berikan Rasa Aman Berinvestasi di Padang

Ia mengungkapkan, semenjak berdiri pada tahun 2008 lalu baru wali kota Mahyeldi kepala daerah yang mengunjungi PT. Agri Sumba Mas.

"Jadi kami sangat merasa bangga dengan kehadiran bapak wali kota hari ini, semoga silaturahmi dan pertemuan kita kali ini akan membawa hal yang positif untuk kemajuan Kota Padang dan PT. Agri Sumba Mas ke depan," jelasnya. 

Irwansyah menambahkan, PT. Agri Sumba Mas merupakan produsen Pupuk NPK yang menghasilkan produk-produk pupuk berbasis riset sehingga mampu menghasilkan produk dengan formula khusus untuk wilayah tertentu, sesuai dengan sifat tanah, kebutuhan tanaman, rekomendasi para ahli dan permintaan konsumen. 

Silaturahmi dengan PT. Agri Sumba Mas, Wako H. Mahyeldi Janji  Berikan Rasa Aman Berinvestasi di Padang

"Untuk saat sekarang PT. Agri Sumba Mas telah mampu memproduksi pupuk NPK Coumpound dengan kapasitas mencapai 180.000 meter ton pertahun. Pupuk ini didistribusikan untuk wilayah Jambi dan Riau," jelasnya. 

Pada kesempatan itu, ia pun berharap bahwa tidak ada lagi pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat dan Kota Padang. Kebijakan tersebut satu sisi sangat positif untuk memutus mata rantai Covid-19, namun di sisi lain juga sangat berdampak bagi perdagangan.

Hadir mendampingi wali kota, Kepala DPMPTSP Corri Saidan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mairizon, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis, Camat Lubuk Begalung Wilman Muctar, dan beberapa pimpinan OPD dilingkup Pemko Padang.

(***)

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Keuangan RAPBD TA 2021
Selasa, September 08, 2020

On Selasa, September 08, 2020

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Keuangan RAPBD TA 2021
BENTENGSUMBAR.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar rapat paripurna pada Selasa, 8 September 2020. Ada beberapa agenda dalam rapat paripurna tersebut, salah satunnya adalah Penyampaian Nota Pengantar Keuangan RAPBD TA 2021 oleh Wali Kota Padang. 

Rapat yang digelar secara langsung dan juga melalui virtual tersebut, dipimpin Ketua DPRD Syafrial Kani didampingi Wakil Ketua Arnedi Yarmen, Ilham Maulana, Amril Amin dan Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar serta dihadiri segenap anggota DPRD Kota Padang. 

Selain itu, juga hadir Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa dan unsur Forkopimda, stakeholder terkait dan para pimpinan OPD terkait di lingkup Pemko Padang.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2021.

Hendri menyebut, penyampaian nota keuangan APBD 2021 ini selain dimaksudkan untuk memenuhi ketentuan formal sebagaimana yang dituangkan dalam peraturan perundang-undangan, juga dimaksudkan untuk menyampaikan pokok-pokok kebijakan serta rencana kerja anggaran yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2021.


DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Keuangan RAPBD TA 2021
Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa Menyampaikan Nota Pengantar Keuangan RAPBD TA 2021. 

"RAPBD yang kami sampaikan ini sebelumnya telah melalui beberapa tahapan proses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Yaitu penyusunan kebijakan umum APBD tahun 2021 dan penyusunan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) APBD 2021 yang telah kita sepakati bersama 30 Juli 2020 yang lalu. Sebagai tindak lanjutnya kali ini kami sampaikan RAPBD 2021 yang insya Allah akan kita bahas bersama pada rapat-rapat dewan selanjutnya," sebutnya.

Ia menjelaskan, dari RAPBD Kota Padang TA 2021, maka pendapatan daerah pada APBD TA 2021 diperkirakan yakni sebesar Rp2,55 Triliun. Jika dibandingkan dengan APBD tahun 2020 mengalami penurunan sebesar Rp130,55 Miliar atau turun sekitar 5,11 persen.

"Secara rinci pendapatan daerah tersebut terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2021 yang direncanakan sebesar 870,40 Miliar. PAD tersebut bersumber dari pendapatan pajak daerah sebesar Rp649,99 Miliar, retribusi daerah Rp85,40 Miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp20 Miliar serta lain-lain PAD yang sah sebanyak Rp115 Miliar," urainya.

Selanjutnya kata Wawako, sumber pendapatan daerah lainnya yaitu dari pendapatan transfer pada APBD 2021 yang ditargetkan sebesar Rp1,56 Triliun. Kemudian lain-lain pendapatan daerah yang sah pada APBD 2021 ditargetkan sebesar Rp116,34 Miliar. 

"Jadi, pada APBD 2021 ini, belanja daerah dilakukan untuk menyesuaikan rencana penerimaan daerah baik yang bersumber dari PAD, pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Selain itu pengalokasian belanja lebih ditekankan kepada upaya menyelaraskan kebijakan Pemerintah Pusat, Provinsi dan upaya mewujudkan visi dan misi sesuai RPJMD 2019-2024. Di samping itu juga mempertimbangkan pemenuhan belanja untuk membiayai kebutuhan konkruen daerah baik urusan wajib, maupun urusan pilihan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat," terang Hendri.

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Keuangan RAPBD TA 2021
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kota Padang yang Juga Diikuti Secara Virtual. 

Lebih lanjut disampaikannya, dengan berbagai  perkembangan dan situasi, maka pada RAPBD 2021 untuk rencana belanja daerah dianggarkan sebesar Rp2,58 Triliun. Jika dibandingkan dengan APBD tahun 2020 sebesar Rp2,74 Triliun mengalami penurunan sebesar Rp162,39 Miliar atau turun 6,29 persen.

Alokasi anggaran ini, sebut Hendri, tentunya digunakan untuk pelaksanaan program dan kegiatan yang terkait dengan prioritas pembangunan serta untuk mewujudkan visi dan misi Kota Padang sebagaimana yang telah ditargetkan dalam RPJMD tahun 2019-2024. Kemudian sekaligus disinkronisasikan dengan prioritas pembangunan nasional dan prioritas pembangunan Provinsi Sumatera Barat.

"Termasuk selain itu juga fokus pada kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19 serta pemulihan dampak sosial ekonomi bagi warga Kota Padang. Kita tentu berharap, pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) ini beserta nota keuangan RAPBD 2021 dapat kita jadikan prioritas demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Padang ke depan. Atas nama Pemerintah Kota Padang kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD yang kami banggakan," pungkas Wawako mengakhiri penyampaiannya.

Sementara Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani mengatakan, dengan telah disampaikannya Ranperda tentang RAPBD 2021 beserta Nota Keuangannya, maka Ranperda dimaksud akan dilakukan pendalaman oleh alat kelengkapan Dewan. Diantaranya konsultasi Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) SKPD dan sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). 

"Insya Allah pendalaman Ranperda akan kita bahas bersama, dan dapat diselesaikan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan," sebutnya sembari menutup rapat paripurna.

(by/davip)

Atasi Penularan Covid-19, Kongsi Covid Lebih Dimaksimalkan
Jumat, September 04, 2020

On Jumat, September 04, 2020

Atasi Penularan Covid-19, Kongsi Covid Lebih Dimaksimalkan
BENTENGSUMBAR.COM - Meski telah masuki era Pola Hidup Baru (New Normal) dimasa pandemi Covid-19, namun perkembangan jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Padang terus mengalami peningkatan. 

Dari data Dinas Kesehatan Kota Padang pada Rabu, 2 September 2020 pukul 10.00 WIB, telah tercatat kasus positif di Kota Padang berjumlah sebanyak 1.266 orang. Sembuh 887 orang dan meninggal 37 orang. 

Hal itu mengemuka dalam rapat evaluasi yang digelar Pemerintah Kota Padang bersama unsur Forkopimda yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu, 2 September 2020.


Atasi Penularan Covid-19, Kongsi Covid Lebih Dimaksimalkan
Wali Kota Padang H. Mahyeldi saat memimpin rapat tersebut mengatakan pihaknya akan lebih memaksimalkan semua upaya guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 agar tidak semakin mewabah di Kota Padang. 

Termasuk memaksimalkan fungsi Kongsi Covid-19 yang ada dan sudah terbentuk disetiap kelurahan di Kota Padang.

"Kita sekarang sudah memiliki Kongsi Covid-19 di setiap kelurahan yang berbasiskan RT/RW. Kita harus memaksimalkannya dengan sebaiknya-sebaiknya," ujar Mahyeldi. 


Atasi Penularan Covid-19, Kongsi Covid Lebih Dimaksimalkan
"Untuk itu kami juga sangat berharap dukungan dari unsur Forkopimda Kota Padang dan stakeholder terkait lainnya bagaimana kedepan Kongsi Covid-19 ini dapat berjalan," terang Mahyeldi. 

Mahyeldi menambahkan, sejatinya dalam menghadapi kehidupan di tengah pandemi Covid-19 Pemerintah Kota Padang sudah mengeluarkan aturan berupa Peraturan Wali Kota (Perwako) No.49 Tahun 2020 tentang Pola Hidup Baru Dalam Masa Pandemi Covid-19. 

Perwako ini terus disosialisasikan kepada seluruh warga Kota Padang baik pelaku usaha dan seluruh elemen terkait.


Atasi Penularan Covid-19, Kongsi Covid Lebih Dimaksimalkan
"Kita ketahui, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat saat ini juga tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang New Normal atau Tatanan Kehidupan Baru. Mudah-mudahan Perda ini cepat disahkan, sehingga dapat menjadi landasan hukum bagi pemerintah daerah di Sumbar dalam penegakkan sanksi terhadap yang melanggar protokol Covid-19," tukas Mahyeldi. 

Selanjutnya, orang nomor satu di Kota Padang itu mengimbau kepada seluruh warga Kota Padang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak dan menjaga imun tubuh.

"Mari sama-sama menjaga diri kita, semoga upaya-upaya yang kita lakukan ini akan dapat melindungi diri kita dari virus Covid-19," pungkasnya mengakhiri. 

(***)

Capaian Kinerja Berbuah Penghargaan, Perumda Air Minum Kota Padang Pemenang Top BUMD Awards 2020
Sabtu, Agustus 29, 2020

On Sabtu, Agustus 29, 2020

Capaian Kinerja Berbuah Penghargaan, Perumda Air Minum Kota Padang Pemenang Top BUMD Awards 2020
BENTENGSUMBAR.COM - Menjadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi pionir dalam memajukan perekonomian dan pembangunan daerah merupakan tantangan berat bagi setiap CEO atau Pimpinan BUMD. 

Apalagi di era otonomi daerah, tuntutan terhadap setiap BUMD  tidak hanya menjadi perpanjangan pemerintah daerah dalam memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat, tapi juga harus mampu memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah.

Di sisi lain, BUMD tidak lagi serta merta bisa seenaknya mendapatkan bantuan langsung pemerintah daerah dalam hal operasional. Maka dalam kondisi demikian, Kepala Daerah sangat berperan dalam memajukan BUMD.

Hal tersebut disampaikan pakar otonomi daerah Prof DR Djohermansyah Djohan, MA, selaku Ketua Dewan Juri Top BUMD Award 2020, pada acara penyerahan BUMD Award 2020, yang digelar Majalah Top bussiness bekerja sama denganpenghargaan TOP Pembina BUMD 2020, TOP BUMD Awards 2020.


Capaian Kinerja Berbuah Penghargaan, Perumda Air Minum Kota Padang Pemenang Top BUMD Awards 2020
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh majalah Top Business (yang diterbitkan PT Madani Solusi Internasional) bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan beberapa Lembaga, Asosiasi dan Konsultan Bisnis, seperti SGL Management, PPM Manajemen, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate dan Solusi Kinerja Bisnis, Kamis, 27 Agustus 2020 kemaren, di Ballroom Hotel Sulthan Jakarta.

Acara yg dibuka dengan Keynote Speaker secara virtual Bapak Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dan Ketua MPR, Bambang Susatyo.

Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin menyampaikan, bahwa ribuan BUMD di Indonesia, masih banyak yg menjadi beban pemerintah. 

Namun demikian, katanya, semakin hari, sebagian BUMD menunjukkan peningkatan kinerja cukup signifikan, khususnya dalam hal percepatan cakupan layanan usaha ke masyarakat. 


Capaian Kinerja Berbuah Penghargaan, Perumda Air Minum Kota Padang Pemenang Top BUMD Awards 2020
Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa Menyampaikan Rasa Bangganya Kepada Jajaran Direksi Perumda Air Minum Kota Padang. 

"Kinerja keuangan yg semakin baik dan tidak merugi, serta sudah mampu untuk mengembangan diri dalam bisnis terencana, berkelanjutan dalam jangka panjang," ujarnya.

Hal itu yang menjadi capaian Perumda Air Minum Kota Padang. Setidaknya beberapa tahun terakhir, perusahaan daerah yang dipimpin oleh Hendra Pebrizal tersebut menunjukkan kinerja yang bagus dengan capaian yang layak diapresiasi.

Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang, Hedra Pebrizal pada kesempatan itu mengatakan, dengan beralih status PDAM menjadi Perusahaan Umum sejak awal 2020, kinerja keuangan terus membaik.

Sejak 5 tahun terakhir, katanya, Perumda Air Minum Kota Padang tidak lagi merugi. Bahkan mampu memberikan kontribusi ke Pemko Padang. 

"Cakupan layanan terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan pelanggan baru per tahun di atas 5000 sambungan dan total pelanggan sudah mencapai 125.000 sambungan rumah, dengan pelanggan aktif saat ini 109.000 sambungan rumah. Dan audit oleh BPKP, dengan kinerja Baik dan Sehat," katanya.


Capaian Kinerja Berbuah Penghargaan, Perumda Air Minum Kota Padang Pemenang Top BUMD Awards 2020
Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa Menjemput Langsung Penghargaan Tersebut. 

Penghargaan Top BUMD 2020 diraih oleh Perumda Air Minum Kota Padang untuk kategori Pembina BUMD yakni Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan CEO BUMD, untuk Dirut Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal.

Penyerahan penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Juri, Prof DR Djohermansyah Djohan kepada Walikota Padang diwakili Wakil Walikota Padang, Hendri Septa, dan Dirut Perumda Air Minum, Hendra Pebrizal.

Keberhasilan Perumda Air Minum Kota Padang mendapat penghargaan di TOP BUMD 2020 Predikat bintang Empat/Sangat Baik, tidak lepas dari peran, kontribusi dan dukungan Kepala Pemerintahan dalam hal ini Walikota Padang dalam mendukung peningkatan kinerja Perumda Air Minum Kota Padang.


Capaian Kinerja Berbuah Penghargaan, Perumda Air Minum Kota Padang Pemenang Top BUMD Awards 2020
Dalam Mengelola Perumda Air Minum Kota Padang, Direktur Utama Hendra Pebrizal Selalu Mengikuti Arahan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah. 

Prof Djohermansyah menyatakan, dari ribuan BUMD yang ikut dipantau, mulai dari BUMD air minum, BUMD Perbankan, BUMD aneka usaha, terjaring 200 BUMD, yang dilanjutkan dengan asesment para CEO dan dokumen kinerja hasil audit, terutama terkait dengn keuangan, manajemen sdm, pemasaran, dan visi terkait dengan bisnis berkelanjutan dalam jangka panjang untuk kemajuan daerah dan perekonomian nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Padang, Hendri Septa didampingi Kabag Prokopim Amrizal Rengganis, dari Perumda Air Minum, Dirut Hendra Pebrizal, Direktur Umum Afrizal Kuning, Manajer Area Pelayanan Pusat, Alfitra, Asmen Humas Noviardi Zein.

(Adv)

Berselang Dua Hari, Wali Kota Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional
Sabtu, Agustus 29, 2020

On Sabtu, Agustus 29, 2020

Berselang Dua Hari, Wali Kota Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional
BENTENGSUMBAR.COM - Berkat kepiawaiannya memimpin Kota Padang hingga dua periode sampai sejauh ini, Wali Kota Padang Mahyeldi terus dihadiahi penghargaan bergengsi di tingkat nasional.

Kali ini, orang nomor satu di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat itu dinobatkan penghargaan kategori "Kinerja Walikota Terbaik Pemimpin Pembawa Perubahan" dari Indonesia Award Magazine (IAM).

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Gumilar Ekalaya kepada Wali Kota Padang yang diwakili Wakil Wali Kota Hendri Septa di Hotel Aston Priority Simatupang, Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2020.

"Alhamdulillah, berselang dua hari Pak Wali Kota kita Buya Mahyeldi kembali menerima penghargaan nasional. Kali ini dalam Award Ceremony 2020," ujar Hendri Septa usai menerima penghargaan.


Berselang Dua Hari, Wali Kota Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional
Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa dan Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setdako Padang Amrizal Rengganis Menjemput Langsung Penghargaan Itu. 

Wawako melanjutkan, penghargaan ini merupakan apresiasi bagi kepala daerah yang telah memberikan kinerja dengan kepemimpinan terbaik dalam membangun kota di berbagai bidang. 

Penghargaan ini jelasnya, juga merupakan bukti untuk kepala daerah yang berprestasi dalam melahirkan inovasi dan dinilai berani melakukan terobosan-terobosan baru dalam membangun kota. 

Mulai dari penataan infrastruktur, pengembangan sumber daya hingga pelayanan kepada masyarakat.


Berselang Dua Hari, Wali Kota Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional
Wawako Hendri Septa Memberikan Kata Sambutan Pada Ajang Bergensi Tingkat Nasional Tersebut. 

"Mewakili Pak Wali dan atas nama Pemko Padang, kita mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terutama warga Kota Padang yang telah memberikan dukungan sehingga penghargaan ini dapat kita raih. Penghargaan ini tentunya akan menjadi motivasi untuk membangun Kota Padang menjadi lebih baik lagi ke depan," tukuknya mengakhiri.

Berselang Dua Hari, Wali Kota Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional
Wawako Hendri Septa dan Rombongan Foto Bersama Usai Menerima Penghargaan.

Hadir mendampingi Wakil Wali Kota Padang dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Endrizal, Asisten Administrasi Umum Didi Aryadi,  Direktur Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal, Kepala Bappeda Medi Iswandi, Kepala Dinas Koperasi Syuhandra dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Guswardi. Selanjutnya Kabag Umum Budi Kurniawan, Kabag Perekonomian dan SDA Swesti Fanloni serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis.

(Ady/Rengga)

Mantap! Wako Mahyeldi Menerima Penghargaan Pembina Top BUMD 2020
Jumat, Agustus 28, 2020

On Jumat, Agustus 28, 2020

Mantap! Wako Mahyeldi Menerima Penghargaan Pembina Top BUMD 2020
BENTENGSUMBAR.COM - Menjadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi pionir dalam memajukan perekonomian dan pembangunan daerah, merupakan tantangan berat bagi setiap CEO atau Pimpinan BUMD. 

Apalagi di era otonomi daerah, tuntutan terhadap setiap BUMD  tidak hanya menjadi perpanjangan pemerintah daerah dalam memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat, tapi juga harus mampu memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah.

Di sisi lain, BUMD tidak lagi serta merta bisa seenaknya mendapatkan bantuan langsung pemerintah daerah dalam hal operasional. Maka dalam kondisi demikian, Kepala Daerah sangat berperan dalam memajukan BUMD.

Hal tersebut disampaikan pakar otonomi daerah Prof DR Djohermansyah Djohan, MA, selaku Ketua Dewan Juri Top BUMD Award 2020, pada acara penyerahan BUMD Award 2020, yang digelar Majalah Top bussiness bekerja sama denganpenghargaan TOP Pembina BUMD 2020, TOP BUMD Awards 2020, yang diselenggarakan oleh majalah Top Business (yang diterbitkan PT Madani Solusi Internasional) bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan beberapa Lembaga, Asosiasi dan Konsultan Bisnis, seperti SGL Management, PPM Manajemen, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate dan Solusi Kinerja Bisnis, Kamis, 27 Agustus 2020, di Ballroom Hotel Sulthan Jakarta.


Mantap! Wako Mahyeldi Menerima Penghargaan Pembina Top BUMD 2020
Penghargaan Tersebut Dijemput Langsung Oleh Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa dan Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal. 

Acara yg dibuka dengan Keynote Speaker secara virtual Bapak Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dan Ketua MPR, Bambang Susatyo, disampaikan bahwa, ribuan BUMD di Indonesia, masih banyak yg menjadi beban pemerintah, namun demikian semakin hari, sebagian BUMD menunjukkan peningkatan kinerja cukup signifikan, khususnya dalam hal percepatan cakupan layanan usaha ke masyarakat, kinerja keuangan yg semakin baik dan tidak merugi, serta sudah mampu untuk mengembangan diri dalam bisnis terencana, berkelanjutan dalam jangka panjang.

Hal itu yang menjadi capaian Perumda Air Minum Kota Padang, setidaknya beberapa tahun terakhir. Dengan beralih status menjadi Perusahaan Umum sejak awal 2020, kinerja keuangan terus membaik, 5 tahun terakhir tidak lagi merugi, mampu memberikan kontribusi ke Pemko Padang, cakupan layanan terus meningkat dengan rata2 pertumbuhan pelanggan baru per tahun di atas 5000 sambungan dan total pelanggan sudah mencapai 125.000 sambungan rumah, dengan pelanggan aktif saat ini 109.000 sambungan rumah. Dan audit oleh BPKP, dengan kinerja Baik dan Sehat.

Penghargaan Top BUMD 2020 diraih oleh Perumda Air Minum Kota Padang untuk kategori Pembina BUMD yakni Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan CEO BUMD, untuk Dirut Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal.


Mantap! Wako Mahyeldi Menerima Penghargaan Pembina Top BUMD 2020
Wawako Hendri Septa Ketika Menerima Penghargaan Pembina Top BUMD 2020.

Penyerahan penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Juri, Prof DR Djohermansyah Djohan kepada Walikota Padang diwakili Wakil Walikota Padang, Hendri Septa, dan Dirut Perumda Air Minum, Hendra Pebrizal.

Keberhasilan Perumda Air Minum Kota Padang mendapat penghargaan di TOP BUMD 2020 Predikat bintang Empat/Sangat Baik, tidak lepas dari peran, kontribusi dan dukungan Kepala Pemerintahan dalam hal ini Walikota Padang dalam mendukung peningkatan kinerja Perumda Air Minum Kota Padang.


Mantap! Wako Mahyeldi Menerima Penghargaan Pembina Top BUMD 2020
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal Ketika Menerima Peghargaan Top BUMD 2020.

Prof Djohermansyah menyatakan, dari ribuan BUMD yang ikut dipantau, mulai dari BUMD air minum, BUMD Perbankan, BUMD aneka usaha, terjaring 200 BUMD, yang dilanjutkan dengan asesment para CEO dan dokumen kinerja hasil audit, terutama terkait dengn keuangan, manajemen sdm, pemasaran, dan visi terkait dengan bisnis berkelanjutan dalam jangka panjang untuk kemajuan daerah dan perekonomian nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Padang, Hendri Septa didampingi Kabag Prokopim Amrizal Rengganis, dari Perumda Air Minum, Dirut Hendra Pebrizal, Direktur Umum Afrizal Kuning, Manajer Area Pelayanan Pusat, Alfitra, Asmen Humas Noviardi Zein.

(Ady/Rengga)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *