Opini

PARLEMEN

Sports

Advertorial

Bahas Strategi Pokok-pokok Pikiran Anggota Dewan, DPRD Kota Padang Gelar Semiloka di Batusangkar
Rabu, Januari 27, 2021

On Rabu, Januari 27, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang melaksanakan Semiloka DPRD Kota Padang tahun anggaran 2021 yang berlangsung dari tanggal 26-30 Januari 2021 bertempat di Hotel Emersia, Batusangkar.

Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani berharap, pelaksanaan semiloka tersebut dapat diikuti dengan baik oleh seluruh anggota dewan, sehingga masing-masing anggota dewan memahami regulasi terkait pokir, tepat sasaran, dan aman sesuai program strategis pembangunan daerah.

"Tentu kami berharap, semiloka ini memberikan pencerdasan dan pemahaman yang baik bagi anggota dewan dalam pengusulan pokok-pokok pikiran," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Arnedi Yarnen mengatakan, acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada anggota dewan tentang sistim SIPD.

"Kita sangat butuh pembekalan ini, karena kita bisa menyalurkan aspirasi masyarkat secara tepat. Oleh karena itu butuh pembekalan," jelasnya.

Sekretaris daerah Kota Padang Amasrul dalam kesempatan tersebut menjelaskan, kegiatan ini bertujuan dalam menjaring aspriasi masyarakat dalam metode  Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

"Jadi anggota dewan ini bisa mengetahui dokumen yang akan disiapkan anggota DPRD bisa jelas SKPD yang menindak lanjutinya," ucapnya.

Semiloka yang menghadirkan akademisi dari Politeknik Negeri Padang Afridian Wirahadi Ahmad dan akademisi dari Fakultas Hukum Unand DR. hengki Andora, SH.LLM.

Afridian Wirahadi Ahmad dalam kesempatan tersebut menjelaskan, penyampaian pokir DPRD disampaikan secara tertulis kepada walikota melalui Bappeda Kota sebelum diadakan Musrembang.

"Penyampaian pokir DPRD harus dilengkapi dengan dokumen yang juga memuat latar belakang, landasan hukum, maksud tujuan, ruang lingkup, kondisi umum dan permasalahan, program dan kegiatan yang diusulkan, serta perangkat daerah atau unit kerja pelaksana," jelasnya.

Kemudian disampaikan dalam satu dokumen yang memuat seluruh usulan pokok-pokok pikiran pimpinanndan anggota DPRD.

Afridian Wirahadi Ahmad menjelaskan, pokok-pokok pikiran DPRD disampaikan setelah melewati batas waktu dan akan dijadikan bahan masukan pada penyusunan perubahan RKPD dasar perubahan APBD tahun berjalan, atau penyusunan RKPD tahun berikutnya.

"Pokok-pokok pikiran DPRD yang diusulkan harus mengacu kepada program prioritas pembangunan daerah dengan program dan kegiatan sebagaimana tercantum dalam RPJMD," jelasnya.

Afridian Wirahadi Ahmad menekankan, pokok-pokok pikiran DPRD yang di usulkan harus mengacu kepada program prioritas pembangunan daerah.

"Yang jelas, acuan pokok-pokok pikiran ditetapkan demfan keputusan Walikota," jelasnya.

Hengki Andora dari fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand) menjelaskan, pokir DPRD memuat pandangan dan pertimbangan DPRD mengenai arah prioritas pembangunan serta rumusan usulan kebutuhan program yang bersumber dari pikiran DPRD sebagai masukan dalam perumusan kegiatan berdasarkan prioritas.

"Kewajiban anggota DPRD menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala, sesuai Pasal 161 huruf i dan huruf j UU No.23 tahun 2014. Oleh karena itu, fungsi DPRD diwujudkan dalam bentuk menjaring aspirasi masyarakat," ucapnya.

Pada sesi diskusi, masing-masing anggota dewan mengajukan pertanyaan kepada narasumber, Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul, Asisten I Setdako Padang Didi Ariadi, Kepala DPKA Kota Padang Budi Payan.

Pertanyaan yang diajukan seputar teknis pengajuan pokir dan besaran jumlah pokir per item yang dapat diberikan kepada masyarakat, rumah ibadah dan lainnya.

(*)

Launching Gerakan Nasional Wakaf Uang di Istana Negara, Wako H.Mahyeldi Tamu Istimewa Diundang Presiden Jokowi
Senin, Januari 25, 2021

On Senin, Januari 25, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menghadiri launching Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin, 25 Januari 2021. 
 
Dalam kesempatan itu Wali Kota Padang Mahyeldi diundang selaku ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat didampingi Sekretaris MUI Padang Mulyadi Muslim, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Endrizal, Kabag Protokol Amrizal Rengganis, pengurus MES Sumbar Dr.Sobri, Dr.Ahmad Wira dan Rifka Abadi dari Bank Nagari.


Menurut Mahyeldi, GNWU ini bertujuan  untuk menggelorakan semangat masyarakat untuk berwakaf uang, sebagai salah satu potensi yang bisa dikembangkan untuk pemberdayaan umat. 

Mahyeldi, selaku Ketua MES Sumbar menyambut positif diluncurkannya GNWU. 

Menurutnya, hal ini bisa membangkitkan animo masyarakat untuk berwakaf uang, dalam rangka mempercepat pembangunan yang bernilai dunia akhirat. 

"Selama ini kita hanya mengenal aset wakaf identik dengan 4M, masjid, mushala, madrasah, dan maqbarah (kuburan). Tapi sebetulnya ada juga aset wakaf usaha produktif, yang jika dikelola secara profesional pasti akan punya nilai tambah yang tinggi," ungkap Mahyeldi usai menghadiri acara launching GNWU ole Presiden RI di Istana Negara.

Mahyeldi bertekad dan yakin gerakan ini dapat dikampanyekan secara masif di Sumatera Barat, yang masyarakatnya dikenal agamais dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

"Untuk itu sumbar perlu sinergi para nazhir perseorangan, lembaga dan yayasan menjadi satu konsorsium, sehingga bisa saling mengisi dalam mengelola aset wakaf," pungkasnya.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo mengatakan, salah satu pengembangan lembaga keuangan syariah yang dikelola berdasarkan sistem wakaf cukup besar baik benda bergerak maupun tidak.

"Potensi wakaf Tanah Air cukup besar, dengan potensi aset wakaf per tahun mencapai Rp2.000 triliun, dan potensi wakaf uang bisa menembus hingga Rp188 triliun," jelasnya sebagaimana dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden.

Wali Kota Mahyeldi merupakan satu-satunya Kepala Daerah yang diundang oleh Presiden RI untuk menghadiri kegiatan tersebut, dimana Kota Padang dijadikan sebagai pionir GNWU.

Setelah menghadiri acara launching wakaf uang di Istana Negara,Wali Kota Padang H.Mahyeldi merapatkan barisan dengan pengurus MES Sumbar dengan mengadakan pertemuan dengan jajaran Direksi Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Pusat di ruang kerjanya. 

(Am/BT)

Sidak Prokes Covid-19 di Sekolah, Hendri Septa: Alhamdulillah, Kita Laksanakan Pengawasan Ketat
Senin, Januari 18, 2021

On Senin, Januari 18, 2021

Sidak Prokes Covid-19 di Sekolah, Hendri Septa: Alhamdulillah, Kita Laksanakan Pengawasan Ketat
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah di Kota Padang, Senin, 18 Januari 2021.


Sekolah yang dikunjungi Wawako yakni, SMPN 2 Padang, SDN 06 Simpang Haru, SDN 13 Simpang Haru, SDN 16 Simpang Haru, dan SDN 34 Simpang Haru.


Sidak Prokes Covid-19 di Sekolah, Hendri Septa: Alhamdulillah, Kita Laksanakan Pengawasan Ketat
Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa Berdialog dengan Kepala Sekolah dan Majelis Guru.



Dalam sidaknya, Wawako Hendri meninjau langsung penerapan protokol kesehatan Covid-19 di sekolah tersebut, seperti protokol kesehatan di gerbang sekolah, pekarangan sekolah, ruang kelas, sekaligus melihat langsung bagaimana siswa meninggalkan sekolah. 


"Hari ini saya sidak ke sekolah secara diam-diam. Saya ingin melihat langsung proses pembelajaran tatap muka selama pandemi Covid-19. Alhamdulillah, secara keseluruhan saya lihat berjalan lancar. Protokol kesehatan dijalankan dengan sangat ketat," ujar Wawako. 


Sidak Prokes Covid-19 di Sekolah, Hendri Septa: Alhamdulillah, Kita Laksanakan Pengawasan Ketat
Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa Berdialog dengan Siswa.



Orang nomor dua di ibukota provinsi Sumatera Barat itu mengimbau kepala sekolah dan tenaga pendidik agar selalu mengawasi anak-anak supaya menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan benar.


"Kita optimis jika protokol kesehatan Covid-19 diterapkan secara baik dan benar maka sekolah tatap muka akan sukses dan berhasil, sehingga nantinya sekolah-sekolah di Kota Padang dapat menjadi role model bagi daerah-daerah lain di Indonesia.Kita akan selalu setiap saat menjaga anak anak kita disekolah dengan melakukan pengawasan yang ketat," tegas Hendri Septa

 

Sidak Prokes Covid-19 di Sekolah, Hendri Septa: Alhamdulillah, Kita Laksanakan Pengawasan Ketat
Wakil Wali Kota Hendri Septa Menyemangati Siswa.



Sementara itu Kepala Sekolah SMPN 2 Padang Witra Dewi sewaktu diskusi dengan Wawako Padang menyampaikan, bahwa protokol kesehatan berjalan ketat setiap harinya. Siswa diwajibkan memakai masker, di kelas tersedia handsanitizer, kemudian di perkarangan sekolah ada wastafel. 


Siswa juga membawa bekal/makanan dari rumah, Kemudian ketika jam pembelajaran berakhir siswa langsung di jemput oleh orang tuanya sehingga tidak terjadi kerumunan.


Sidak Prokes Covid-19 di Sekolah, Hendri Septa: Alhamdulillah, Kita Laksanakan Pengawasan Ketat
Wakil Wali Kota Hendri Septa Mendengarkan Aspirasi Siswa. 


 

Seperti diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, pembelajaran tatap muka boleh kembali dilakukan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Kota Padang sudah memulai sejak 4 Januari 2021 lalu atau yang kini memasuki Minggu ketiga pelaksanaannya.


Sidak Prokes Covid-19 di Sekolah, Hendri Septa: Alhamdulillah, Kita Laksanakan Pengawasan Ketat
Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa Memberikan Arahan Kepada Kepala Sekolah.



(Mul/BT)

HUT ke-46, Perumda Air Minum Kota Padang Hadirkan Air Minum dalam Kemasan
Kamis, Desember 31, 2020

On Kamis, Desember 31, 2020

HUT ke-46, Perumda Air Minum Kota Padang Hadirkan Air Minum dalam Kemasan
BENTENGSUMBAR.COM - Meskipun ditengah  masa pandemi Covid-19, Perumda Air Minum Kota Padang tetap menyelenggarakan hari jadinya ke-46 tahun. Pelaksanaan kali ini sangat sederhana, namun sayarat makna dan khidmat, disamping itu diadakan dengan menerapkan aturan protokol kesehatan Covid-19. Acara diadakan di halaman pelantaran Parkir Kantor Pusat Sawahan, Rabu, 30 Desember 2020. 


HUT ke-46 tahun, Perumda Air Minum Kota Padang dengan tema " Menjadikan Perumda Air Minum Kota Padang Lebih Baik/Terbaik" lebih maju, berkembang dan inovatif. Selama tahun 2020, pelayanan sudah baik dan bagus, namun lebih ditingkatkan agar jauh lebih baik lagi di segala sektor.


Dalam sambutannya, Dirut Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, S. Sos, MM., mengatakan, bukti kerjas keras dan kerjasama yang apik, sehinga ganjaran penghargaan demi penghargaan mampu dicapai bersama di tingkat nasional pada tahun 2020 ini


"Alhamdulillah, tiada nikmat yang dapat dipungkiri yang begitu banyak telah Allah SWT anugerahkan kepada Perumda Air Minum Kota Padang dalam usia 46 Tahun ini," pungkasnya.


" Alhamdullah pada HUT ke-46 ini, Perumda Air Minum Kota Padang, mendapatkan pinjaman lunak dari Bank Nagari untuk pembangunan IPA, yang penandatanganan MoU nya disaksikan langsung oleh Walikota Padang H. Mahyeldi," ujar Dirut dengan wajah berseri-seri.


Hendra Pebrizal mengatakan, pada HUT ke-46 tahun ini, dilakukan launching air minum dalam kemasan produksi Perumda Air Minun Kota Padang, sekaligus penandatanganan prasastinya. 


"Itu artinya, pertanda dimulainya produksi air minum dalam kemasan (AMDK) ini. Bahkan, kepada seluruh tamu yang hadirpun, disuguhkan langsung AMDK  berlabel Perumda Air Minum Kota Padang," ulas Pria mudah senyum ini lagi.


Masih kata Dirut, pihaknya akan tetap berkomitmen memberikan yang terbaik bagi pelanggan, dukungan dari semua pihak sangatlah diharapkan, demi masyarakat Kota Padang agar dapat menikmati Air Bersih dari Perumda Air Minum Kota Padang.


Pesan Wali Kota Padang

HUT ke-46, Perumda Air Minum Kota Padang Hadirkan Air Minum dalam Kemasan

Upacara Peringatan HUT ke-46 Perumda Air Minum Kota Padang, Walikota Padang H. Mahyeldi, SP sekaligus pemilik perumda bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara pada pagi yang cerah ini. Kegiatan HUT berlangsung sederhana namun penuh khidmat, dengan prokes yang tentunya harus tetap dijalankan.


Dalam kesempatan ini juga, Walikota Padang langsung melakukan penarikan undian Gebyar Pelanggan dengan hadiah 3 Unit Sepeda Motor, diperuntukkan bagi pelanggan yang membayar tagihan tepat waktu setiap bulannya.


"Terimakasih kepada semua Stake Holder, Relasi dan Masyarakat Kota Padang sebagai pelanggan setia, yang telah ikut membesarkan dan mengantarkan Perumda Air Minun Kota Padang hingga  usia 46 Tahun ini," kata Mahyeldi. 


Mahyeldi berharap, Perumda Air Minum Kota Padang dapat menjadi batu loncatan bagi keluarga besar Perumda ini agar terus melangkah maju ke depan dan menjadikan perusahan tempat mencari nafkah, sebagai pengabdian yang tulus.


“Hal ini membuktikan bahwa, Perumda Air Minum terus upgrade dalam perkembangan teknologi,” ungkap Mahyeldi pada acara HUT ke 46 PERUMDA Air Minum Kota Padang.


Mahyeldi mengatakan, Perumda Air Minum akan besar dan maju apabila seluruh unsur kompak, solid, loyal, komitmen serta profesional. Kuncinya tentu ada pada diri kita masing-masing.


Untuk itulah, dirinya berharap moment hari jadi Perumda Air Minum Kota Padang ke 46 merupakan moment untuk evaluasi, sudah seberapa persen perusahaan melayani masyarakat serta sudah seberapa baik pelayanan terhadap pelanggan, serta menekan kebocoran dan pengaduan terhadap pelangan.


“Jika Perumda Air Minum Kota Padang sudah mampu mengevaluasi, berarti sudah peduli pada perusahan, dan peduli kepada masyarakat Kota Padang. Oleh sebab itu mari kita pinggirkan pikiran yang dapat menghambat kemajuan perusahan dan bersama berpikir untuk memajukan perusahan ini lebih baik serta menjadi yang terbaik,” tutupnya.


HUT ke-46, Perumda Air Minum Kota Padang Hadirkan Air Minum dalam Kemasan


Acara dihadiri oleh Dewan Pengawas, Direksi Perumda, unsur Forkopimda Kota Padang, Kepala Dinas, Kepala Badan, Direktur BUMN, BUMD, serta pegawai yang ada di Kantor Pusat, dan juga Ibu-ibu DW Perumda AM Kota Padang. 


(*)

Sukses Capai Target, Perumda Air Minum Padang Diganjar Tiga Penghargaan Bergengsi Sekaligus
Kamis, Desember 24, 2020

On Kamis, Desember 24, 2020

Sukses Capai Target, Perumda Air Minum Padang Diganjar Tiga Penghargaan Bergengsi Sekaligus

BENTENGSUMBAR.COM - Usaha tak pernah mengkhianati hasil. Kira - kira seperti itulah ungkapan yang tepat untuk sebuah Badan Usaha Milik Daerah di Kota Padang, Sumatera Barat tersebut. 


Dengan penuh rasa tanggung jawab dan bersungguh - sungguh melayani masyarakat dalam mensuplai air minum, Perumda Air Minum Kota Padang mendapatkan 3 (tiga) penghargaan bergengsi tingkat nasional sekaligus pada, Selasa, 22 Desember 2020 di Raffles Hotel Jakarta.


Ketiga penghargaan yang diterima Perumda Air Minum Kota Padang itu diantaranya adalah 1. Top Digital Implementation 2020 on Infrastruktur Sektor (Perumda AM Kota Padang), 2. Top Leader in Digital Implementation 2020 (Hendra Pebrizal-Direktur Utama), dan 3. Top CIO on Digital Implementation 2020 (Andri Satria-Direktur Teknik).


Pada acara penyerahan penghargaan tersebut, sejumlah tokoh penting di tanah air turut hadir, mulai dari Kementrian, Petinggi Daerah, Instansi Pemerintah, hingga Pengusaha Sukses. Tak terkecuali hadir pula dalam acara tersebut adalah Dirut, Dirtek, Dewas dan Tim dari Perumda Air Minum Kota Padang.


Acara ini bertujuan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada korporasi, instansi pemerintah, dan lembaga/badan yang dinilai berhasil menerapkan dan memanfaatkan Teknologi Informasi/Solusi Digital, untuk meningkatkan kinerja, daya saing bisnis serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.


Sukses Capai Target, Perumda Air Minum Padang Diganjar Tiga Penghargaan Bergengsi Sekaligus



Dirut Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal pada malam itu mengatakan, seiring dengan Pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia, termasuk di Tanah Air, dan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal), maka dituntut bagi pelaku bisnis, instansi pemerintah dan lainnya untuk dapat memanfaatkan dan mengembangkan TI atau Solusi Digital, untuk mendukung daya saing bisnis, meningkatkan layanan publik dan pembangunan perekonomian nasional ke depannya.


"Beberapa transformasi teknologi yang telah dikembangkan oleh Perumda Air Minum Kota Padang, diantaranya adalah Aplikasi MBR, DDOP, STK Online, Dashboard HMI IPA ZAMP, CIS, dan Smart Grid Water System. Akselerasi teknologi ini sangat membantu perkembangan Perumda Air Minum Kota Padang dalam pelayanan, kinerja, dan pencapaian target perusahaan," pungkas Hendra Pebrizal.


Hendra Pebrizal juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak dan tentunya pelanggan setia Perumda Air Minum Kota Padang yang telah ikut membangun dan membesarkan Perumda Air Minum Kota Padang ini dalam memberikan pelayanan air minum kepada masyarakat Kota Padang.


(*)

Sepanjang Tahun 2020, DPRD Kota Payakumbuh Sudah Sahkan 9 Perda
Sabtu, Desember 12, 2020

On Sabtu, Desember 12, 2020

Sepanjang Tahun 2020, DPRD Kota Payakumbuh Sudah Sahkan 9 Perda
BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Payakumbuh periode 2019-2024 telah membahas dan mengesahkan sebanyak 9 Peraturan Daerah (Perda) sampai 1 September 2020. 


Perda tersebut merupakan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan oleh anggota DPRD Payakumbuh periode sebelumnya.


Ketua Bapemperda DPRD Ahmad Ridha saat dihubungi media via telpon, Kamis, 3 Desember 2020 mengatakan, 9 Perda yang sudah disahkan tersebut adalah :


Sepanjang Tahun 2020, DPRD Kota Payakumbuh Sudah Sahkan 9 Perda
Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus Ketika Memimpin Rapat Paripurna Pengesahan Ranperda Menjadi Perda.



1. Perda Perumda Tirta Sago.

2. Perda Pernyertaan Modal Pemerintah Daerah ke Perumda Tirta Sago.

3. Perda Pertangungjawaban APBD 2019.

4. Perda Pendirian Perusahaan Perseroan. Daerah Payakumbuh Sejahtera Bersama.

5. Perda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Payakumbuh Tahun 2010-2030

6. Perda Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

7. Perda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah.

8. Perda tentang Pengelolaan Cadangan Pangan.

9. Perda tentang APBD Tahun Anggaran 2020.


"Kita berharap dengan telah ditetapkannya Perda -Perda ini, dapat memberikan kemajuan kepada pembangunan Kota Payakumbuh kedepannya," kata Ahmad Ridha, politikus partai Nasdem.


Lebih jauh, Ahmad Ridha menyampaikan DPRD juga telah melakukan evaluasi kepada Perda yang telah disahkan sejak 2008. Sudah diajukan Bapemperda ke DPRD agar membentuk panitia khusus (Pansus).


Sepanjang Tahun 2020, DPRD Kota Payakumbuh Sudah Sahkan 9 Perda
Suasana Rapat Pembahasan di DPRD Kota Payakumbuh.



"Kemarin baru di inventarisir, nanti lebih lanjut dibahas di Lembaga DPRD untuk lebih detail," katanya.


Ahmad Ridha juga berharap agar Perda inisiatif DPRD yang telah disahkan, untuk dapat ditindaklanjuti lewat Perwako oleh eksekutif atau wali kota agar lebih rinci dan berimbas kepada kebijakan anggaran untuk tahun kedepan.


Sepanjang Tahun 2020, DPRD Kota Payakumbuh Sudah Sahkan 9 Perda



Susunan Keanggotaan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Payakumbuh:


Ketua: Ahmad Ridha dari Fraksi Nasdem Perjuangan.

Wakil Ketua: Alhudri Dt. Rangkayo Mulie dari Fraksi PPP

Anggota:

- Heri Iswandi Dt. Rajo Muntiko Alam dari Fraksi PKS

- Mawi Etek Arianto dari Fraksi Gerindra

- Fahlevi Mazni dari Fraksi Demokrat

- Maharnis Zul dari Fraksi Golkar

- Mesrawati dari Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional.


Laporan: Hermiko 


#Lipsussekwandprdkotapayakumbuh


Sepanjang Tahun 2020, DPRD Kota Payakumbuh Sudah Sahkan 9 Perda


Menuju Pemulihan Ekonomi, DPRD Kota Padang Sahkan APBD Tahun 2021 Sebesar Rp2,6 Triliun
Selasa, Desember 01, 2020

On Selasa, Desember 01, 2020

Kota Padang Menuju Pemulihan Ekonomi, DPRD Sahkan APBD Tahun 2021 Sebesar Rp2,6 Triliun
BENTENGSUMBAR.COM - Pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 harus segera dilakukan. Untuk itu, Pemerintah Kota Padang dan DPRD Kota Padang sepakat menyetujui dan mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2021 sebesar Rp.2,663 triliun.


Rinciannya terdiri dari pendapatan daerah Rp 2,613 triliun, belanja daerah Rp2,636 triliun dan pembiayaan daerah sebanyak Rp23 miliar.


Hal itu dipastikan usai dilakukannya penandatanganan Ranperda terkait untuk menjadi Perda oleh Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani diikuti Plt Wali Kota Padang Hendri Septa beserta Wakil Ketua DPRD Arnedi Yarmen dan Amril Amin.


Kota Padang Menuju Pemulihan Ekonomi, DPRD Sahkan APBD Tahun 2021 Sebesar Rp2,6 Triliun
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kota Padang yang Dipimpin Ketua DPRD Syahrial Kani. 

Pengesahan itu pun didahului Rapat Paripurna terkait Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi tentang APBD Kota Padang TA 2021 di Ruang Sidang Utama DPRD setempat, Senin, 30 November 2020. 


Rapat paripurna ini juga diikuti unsur Forkopimda dan stakeholder terkait di Kota Padang. Selain itu juga kepala OPD serta camat se-Kota Padang melalui virtual.


Ketua DPRD Kota Padang Syahrial Kani mengatakan, meski berjalan sedikit alot, namun pengesahan tetap dilakukan sesuai tata tertib paripurna. 


Kota Padang Menuju Pemulihan Ekonomi, DPRD Sahkan APBD Tahun 2021 Sebesar Rp2,6 Triliun
Rapat Paripurna Juga Diikuti Secara Virtual Oleh OPD di Lingkungan Kota Padang. 

"Dari enam fraksi di DPRD Kota Padang, satu fraksi yakni Demokrat menyatakan tidak menyetujui. Ini biasa dalam dinamika demokrasi," ungkapnya. 


Syahrial Kani berharap, disahkannya APBD tahun 2021 tersebut menjadi momentum bagi Kota Padang untuk bangkit menuju pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.


"Dampak pandemi ini sangat dirasakan sekali, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Kita berharap, dengan disahkannya APBD 2021 ini, pemulihan ekonomi Kota Padang dapat segera dilakukan," cakapnya.


Kota Padang Menuju Pemulihan Ekonomi, DPRD Sahkan APBD Tahun 2021 Sebesar Rp2,6 Triliun
Pimpinan Banggar Zulhardi Zakaria Latif Menyerahkan Dokumen Pembahasan Banggar Terkait APBD 2021. 

Plt Wali Kota Hendri Septa dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang tentu bersyukur dan berterima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang yang telah mendukung dalam penetapan APBD Kota Padang TA 2021 sehingga sesuai dengan waktu yang ditentukan.


"Alhamdulillah, harmonisasi dan sinergi ini ke depan akan terus kita pelihara, sehingga sasaran pembangunan di Kota Padang dapat kita capai dengan baik," ungkapnya.


Hendri Septa pun menekankan, kepada seluruh Kepala OPD di lingkup Pemko Padang agar dapat memperhatikan dan menindaklanjuti saran-saran dan masukan yang telah diberikan seluruh anggota fraksi sebagaimana yang disampaikan pada paripurna dewan terkait penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi kali ini.


Kota Padang Menuju Pemulihan Ekonomi, DPRD Sahkan APBD Tahun 2021 Sebesar Rp2,6 Triliun
Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar Membacakan Keputusan DPRD Kota Padang yang Mensahkan APBD 2021.

"Masukan dan saran yang diberikan masing-masing fraksi tentu menjadi catatan penting bagi kita untuk membangun Kota Padang seutuhnya di 2021 mendatang. Meski belum bisa dipastikan pandemi Covid-19 ini kapan berakhirnya, semoga kita tetap bekerja dengan maksimal," tuturnya.


Lebih lanjut disampaikan Plt Wali Kota Padang itu, berbicara prioritas pembangunan Kota Padang di 2021 nanti pihaknya akan tetap menjalankan program pembangunan sesuai visi dan misi Kota Padang terutama di sektor pendidikan, perdagangan dan pariwisata. 


Kota Padang Menuju Pemulihan Ekonomi, DPRD Sahkan APBD Tahun 2021 Sebesar Rp2,6 Triliun
Anggota DPRD Kota Padang Ketika Mengikuti Rapat Paripurna Pengesahan APBD 2021. 

"Ketiga sektor ini harus kita giatkan nanti di samping sektor penting lainnya salah satunya UMKM yang terganggu sejauh ini akibat pandemi. Kita berharap, pemko dan DPRD serta seluruh komponen masyarakat senantiasa saling bahu-membahu ke depan. Insya Allah kita optimis tahun 2021 nanti adalah tahun gemilang buat kita," pungkas Hendri Septa bersemangat.


(*)

Wali Kota Riza Falepi: Pembangunan di Payakumbuh Tak Terhenti oleh Pandemi
Sabtu, November 14, 2020

On Sabtu, November 14, 2020

Wali Kota Riza Falepi: Pembangunan di Payakumbuh Tak Terhenti oleh Pandemi
BENTENGSUMBAR.COM - Pasangan Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi bersama Wakil Wali Kota Erwin Yunaz bertekad untuk terus menuntaskan pembangunan infrastruktur berbagai bidang setiap tahunnya, baik proyek pembangunan yang dibiayai dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh, APBD Provinsi Sumatra Barat, maupun dana dari pemerintah pusat. 


Semuanya untuk menggenjot kesejahteraan masyarakat di Kota Randang itu.


Pandemi Covid-19 sekalipun tak membuat Riza yang Lulusan S2 Institut Teknologi Bandung (ITB) itu berhenti memberikan pelayanan terbaik bagi warga di kota yang genap berumur 50 tahun pada tahun ini. 


Pembangunan infrastruktur seperti pemeliharaan jalan, jembatan, air minum, pembangunan saluran irigasi, embung, gedung olah raga, sanitasi, objek wisata baru di kawasan Batang Agam dan lainnya tetap gencar dilaksanakan.

 

Pembangunan Gedung Perkantoran di Lingkungan Padang Kaduduak


Wali Kota Riza Falepi: Pembangunan di Payakumbuh Tak Terhenti oleh Pandemi

Dengan piawai, Riza berangsur-angsur mengubah wajah lingkungan itu dengan membangun kantor bersama Dinas Pendidikan, BPBD, serta Satpol PP dan Damkar. Pembangunan gedung tiga perangkat daerah di jajaran Pemko Payakumbuh, hampir rampung dikerjakan.


Riza Falepi yang sudah menjabat dua priode itu, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh, Muslim, Kamis, 5 November 2020 lalu, mengatakan pembangunan gedung perkantoran sudah berhasil merampungkan pekerjaan 90 persen yang dibangun mulai 18 Februari 2020 lalu di lokasi arah ke kantor Camat Payakumbuh Utara dan menelan biaya sebesar Rp 6,8 miliar lebih.


Menurut Riza, rencana Pemko Payakumbuh kedepannya pada kawasan Padang Kaduduak ini sebagai kawasan perkantoran selain pasar. 


Sehingga pasar akan lebih ramai pengunjung, utamanya dari kalangan pegawai. Selain itu, bakal mampu menumbuhkan sentra ekonomi baru khususnya di Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara.


Drainase, Jalan, dan Irigasi


Wali Kota Riza Falepi: Pembangunan di Payakumbuh Tak Terhenti oleh Pandemi

Tahun 2020 ini saja, Pemko Payakumbuh memiliki 37 paket proyek drainase yang dilengkapi dengan trotoar tahun 2020 ini tersebar pada lima kecamatan. Proyek drainase tersebut dibiayai melalui dana APBD Kota Payakumbuh, sebesar Rp. 7 Miliar lebih.


Dikatakan, pada awal November ini rata-rata volume pekerjaan proyek pembangunan drainase, sudah mencapai lebih 90 persen rampung. 


Kalau tidak ada aral melintang, diperkirakan seluruh paket proyek pembangunan drainase tahun 2020, diharapkan secepatnya rampung akhir november nanti.


Sementara itu, jalan yang ada di Payakumbuh sejak Riza menjabat pada 2012 lalu, bisa dikatakan tidak ada lagi yang rusak, meski ada mengalami kerusakan sedikit, itu tidak rusak parah.


Pembangunan Irigasi untuk mensupport pertanian di Kota Payakumbuh juga tak luput dari perhatian Riza, ada sebanyak 20 paket irigasi yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) ditambah 10 paket dari Dana Alokasi Khusus (DAK). 


Irigasi itu rata-rata memiliki panjang 125 hingga 200 meter, Riza begitu memperhatikan setiap aspek untuk memfasilitasi kesejahteraan warganya.


Lapangan Olahraga Terbuka


Wali Kota Riza Falepi: Pembangunan di Payakumbuh Tak Terhenti oleh Pandemi

Di kawasan Padang kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara ada lapangan olahraga terbuka megah yang bakal selesai dibangun, hanya menunggu hitungan hari saja lagi untuk rampung dikerjakan dengan biaya sebesar Rp.  4,5 miliar, berasal dari dana APBD Payakumbuh 2020 diatas tanah seluas 1,5 Hektar.


Ada lapangan futsal dengan rumput sintetis berstandar FIFA, lapangan Voli dan Basket yang berstandar SNI. Ditambah sarana batu refleksi, fitnes outdoor, dan jogging trek dengan beberapa spot yang dapat memanjakan para pecinta swa foto. 


Rencananya Lapangan Olahraga Terbuka ini akan diresmikan dalam memeriahkan rangkaian kegiatan hari ulang tahun emas Kota Payakumbuh ke 50 tahun bulan Desember mendatang.


"Kita ingin kecamatan lain juga memiliki lapangan olahraga terbuka. Kalau warga mau, ini tergantung dari bagaimana ketersediaan lahan dan alokasi anggaran Pemko nanti," kata Riza.


Riza menerangkan keberadaan lapangan olahraga terbuka ini dapat memberikan 'multiplier effect' bagi daerah maupun masyarakat. 


Akan ada aktifitas orang datang kesini untuk berolahraga dan secara langsung dampaknya terjadi peningkatan perekonomian bagi warga sekitar.


"Mudah-mudahan ke depan, prestasi olahraga Payakumbuh kian mengkilap seiring dengan pertambahan prasarana dan sarana olahraga seperti ini. Insya Allah, dari Payakumbuh akan lahir atlet nasional yang mampu mendulang emas. Semua pihak harus menjaga aset bersama ini agar jangan oleh dirusak oleh tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab," sebut Riza.


Mesjid Agung Dibangun Multi Year Terintegrasi Dengan Kawasan Batang Agam dan Ngalau Indah


Wali Kota Riza Falepi: Pembangunan di Payakumbuh Tak Terhenti oleh Pandemi

Penandatanganan Nota Kesepakatan Antara Wali Kota dengan DPRD Kota Payakumbuh dalam Rapat Paripurna, beberapa waktu lalu menjadi tahap awal untuk mendukung terlaksananya pembangunan masjid yang menjadi impian besar masyarakat Kota Randang ini secara multi year (tahun jamak), mulai tahun 2021 hingga 2022.


Riza Falepi menyampaikan pembangunan Masjid Agung nantinya akan menjadi ikon baru Kota Payakumbuh dapat dimanfaatkan oleh masyarakat tidak hanya sebagai tempat ibadah, namun juga mampu menjadi tempat aktifitas sosial masyarakat, sarana pendidikan adat, hingga objek wisata yang dapat bersaing dengan ikon sejenis.


“Identik dengan falsafah Minangkabau, adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah,” kata Riza.


Riza bercerita, awalnya kawasan yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan Masjid Agung ini sedikit lama dan banyak pilihan, namun akhirnya ditemukanlah lokasi yang tepat di Sawah Kariang di Kelurahan Pakan Sinayan, Payakumbuh Barat dengan luas 4,9 hektar.


Kemudian, lanjut Riza, areal Masjid Agung ini akan terintergrasi dengan dua kawasan lainnya yaitu Batang Agam sebagai objek wisata air teranyar dan kawasan wisata Ngalau Indah.


“Kita berharap secara teknis ini bisa kita kejar, saya belum yakin bisa selesai selama saya jadi wali kota, namun setidaknya ini bisa dilanjutkan dan diselesaikan wali kota berikutnya, tapi konsep-konsep dasarnya sudah kita siapkan,” pungkas Riza. 


(Hermiko) 


#lipsusprotokolerpemkopyk

Terima Bantuan DID dan Pokir Anggota Dewan, Pedagang Diharapkan Patuhi Protokol Kesehatan dalam Berjualan
Rabu, November 11, 2020

On Rabu, November 11, 2020

Terima Bantuan DID dan Pokir Anggota Dewan, Pedagang Diharapkan Patuhi Protokol Kesehatan dalam Berjualan
BENTENGSUMBAR.COM - Dinas Perdagangan Kota Padang telah menyerahkan bantuan Dana Insentif Daerah (DID) dan Bantuan Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Padang atas nama Yuhilda Darwis.


"Alhamdulillah, kami telah melakukan penyerahan bantuan kepada pelaku usaha dan pedagang yang dananya bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) dan Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Padang atas nama bu Yuhilda Darwis," ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Sutan Andre Algamar Datuk Sangguno Dirajo kepada BentengSumbar.com, Rabu, 11 November 2020.


Dikatakan Andre Algamar, bantuan dana DID berupa tenda berjumlah 74  tenda.


"Bantuan itu kami serahkan ke Pedagang Permindo pada tanggal 6 Oktober 2020," ungkap mantan Ketua DPD KNPI Kota Padang ini.


Terima Bantuan DID dan Pokir Anggota Dewan, Pedagang Diharapkan Patuhi Protokol Kesehatan dalam Berjualan
Pengarahan kepada pedagang.

Disamping itu, bantuan dana DID tersebut berupa gerobak sebanyak 33 unit gerobak mie, bakso dan lontong untuk pedagang informal, yaitu koperasi pedagang bakso dan pedagang lontong.


"Bantuan gerobak ini kami serahkan pada tanggal 23 Oktober 2020 kemaren," tukuk mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang ini.


Selain bantuan gerobak dari dana DID, jelas Andre Algamar, diserahkan juga bantuan gerobak lontong dan sate sejumlah 25 unit.


"Bantuan ini kami serahkan kepada Pedagang Informal Kelompok Saiyo Sakato Kuranji pada tanggal 5 November 2020. Dananya bersumber dari Pokok Pikiran Anggota DPRD Kota Padang atas nama Yuhilda Darwis," cakap Andre lagi.


Terima Bantuan DID dan Pokir Anggota Dewan, Pedagang Diharapkan Patuhi Protokol Kesehatan dalam Berjualan
Penyerahan bantuan DID secara simbolis kepada pedagang. 

Andre Algamar berharap, bantuan tersebut bermanfaat bagi para pedagang, sehingga dapat menjalankan usahanya di tengah Covid-19 melanda Kota Padang.


"Tentu kita berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi penerimanya. Apatah lagi, saat ini kita dilanda pandemi Covid-19," cakap mantan Camat Lubuk Kilangan ini.


Tak lupa Andre Algamar mengimbau para pedagang untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan penanganan Covid-19 dalam berjualan dan melayani pembeli.


"Ini penting, karena kita tidak ingin virus corona itu menyebar melalui para pedagang," katanya.


Terima Bantuan DID dan Pokir Anggota Dewan, Pedagang Diharapkan Patuhi Protokol Kesehatan dalam Berjualan
Penyerahan bantuan gerobak kepada pedagang informal. 

Untuk itu, kata Andre Algamar, dalam berjualan, para pedagang mesti tetap memakai masker, menjaga jarak dengan pembeli dan sering-sering cuci tangan dengans sabun.


"Butuh kerjasama kita semua untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, termasuk para pedagang. Mari kita putus mata rantai Covid-19 secara bersama-sama, sehingga kita dapat beraktivitas dengan normal kembali," ajak Andre Algamar. 


Apatah lagi saat ini, kata Andre, Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sudah diberlakukan di Sumatera Barat, di mana Kota Padang adalah Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat. 


Terima Bantuan DID dan Pokir Anggota Dewan, Pedagang Diharapkan Patuhi Protokol Kesehatan dalam Berjualan
Penyerahan bantuan dana Pokir Anggota Dewan.

"Dalam Perda itu, ada sanksi yang diatur bagi pelanggar protokol kesehatan. Ini yang harus kita sadari bersama. Pemko sendiri bersama DPRD Kota Padang juga sedang membahas Perda AKB Kota Padang," tukuknya.


(by)

Dampak Covid-19, Dinas Perdagangan Padang Hanya Targetkan 50 Persen Penerimaan Retribusi Tahun Ini
Selasa, November 10, 2020

On Selasa, November 10, 2020

Dampak Covid-19, Dinas Perdagangan Padang Hanya Targetkan 50 Persen Penerimaan Retribusi Tahun Ini
BENTENGSUMBAR.COM - Dinas Perdagangan Kota Padang hanya menargetkan penerimaan retribusi sebesar 50 persen dari target Rp8 miliar hingga akhir tahun mendatang.


"Saat ini pencapaian kami masih pada angka 46 persen dari target sebesar Rp8 miliar untuk penerimaan retribusi pasar ," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andre Algamar, Senin 9 November 2020.


Dampak Covid-19, Dinas Perdagangan Padang Hanya Targetkan 50 Persen Penerimaan Retribusi Tahun Ini

"Kami memiliki banyak kendala untuk target penerimaan retribusi tahun ini. 


Makanya kami tidak menargetkan 100 persen sampai akhir tahun," katanya.


Menurutnya, permasalahan terbesar penerimaan retribusi tahun ini adalah pandemi Covid-19 yang sempat menghantam Pasar Raya Padang yang menjadi lumbung retribusi .


Dampak Covid-19, Dinas Perdagangan Padang Hanya Targetkan 50 Persen Penerimaan Retribusi Tahun Ini

" Pasar Raya Padang yang sempat menjadi klaster membuat pendapatan jauh dari target. Ditambah lagi target yang cukup tinggi," lanjutnya.


Dengan menargetkan 50 persen, menurutnya akan tercapai dalam waktu yang tersisa hanya dua bulan. 


Pada tahun 2021 mendatang, pihaknya akan mengurangi target retribusi dibanding tahun 2020 ini.


(*)

Dinas Perdagangan Tertibkan PKL di Pasar Raya
Minggu, November 08, 2020

On Minggu, November 08, 2020

Dinas Perdagangan Tertibkan PKL di Pasar Raya

BENTENGSUMBAR.COM - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Padang menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitaran bundaran Air Mancur Pasar Raya Padang.


Penertiban ini dilakukan karena PKL melanggar aturan berjualan yang telah ditetapkan Pemko Padang. 


Selain itu keberadaan PKL tersebut juga membuat kawasan Pasar Raya semrawut.


Dinas Perdagangan Tertibkan PKL di Pasar Raya

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar mengatakan penertiban PKL di sekitar Air Mancur Pasar Raya sudah dilakukan sejak tiga hari yang lalu.


“Kami bersama Satpol PP dan Tim SK4 Kota Padang menertibkan PKL yang membandel dan melanggar aturan yang ditetapkan Pemko Padang,” ujar Andree, Jumat, 6 November 2020.


Dinas Perdagangan Tertibkan PKL di Pasar Raya

Dalam penertiban tersebut ada belasan lapak PKL yang ditertibkan. 


Tak hanya itu, petugas juga membawa lapak PKL yang melanggar aturan tersebut.


Dinas Perdagangan Tertibkan PKL di Pasar Raya

Andree berharap kepada PKL yang berjualan di kawasan Pasar Raya Padang agar selalu tertib dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.


Sehingga suasana di Pasar Raya tidak semrawut dan lalu lintas bisa berjalan lancar. 


(*)