PILIHAN REDAKSI

Ilmuwan Kaget Saat Nabi Muhammad Ungkap Sendi Manusia Berjumlah 360

BENTENGSUMBAR.COM - Pengetahun Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang mengungkap jumlah sendi manusia sebanyak 360...

Advertorial

DPRD Padang Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2021, Terjadi Penurunan Pendapatan
Selasa, Agustus 17, 2021

On Selasa, Agustus 17, 2021

DPRD Padang Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2021, Terjadi Penurunan Pendapatan
BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang memberikan persetujuan atas Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2021.


Hal itu terangkum dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang beragendakan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kota Padang tentang KUPA-PPAS Perubahan APBD Padang TA 2021 di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD setempat, Senin, 16 Agustus 2021.


Wali Kota Padang Hendri Septa yang hadir saat itu dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para anggota dewan. Terutama semua fraksi yang telah menyepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD Kota Padang TA 2021 tersebut.


DPRD Padang Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2021, Terjadi Penurunan Pendapatan

Seperti diketahui, rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Syafrial Kani itu, diikuti para Wakil Ketua DPRD Padang, Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar dan seluruh anggota DPRD Padang. Juga hadir unsur Forkopimda, Plh Sekda Edi Hasymi beserta pimpinan OPD terkait di lingkup Pemko Padang baik secara langsung maupun virtual.


Wako Hendri pun saat itu menyampaikan, atas nama Pemko Padang bersyukur penetapan KUPA dan PPAS Perubahan APBD TA 2021 telah disepakati sesuai jadwal, meski telah melewati proses yang cukup panjang. Sebagaimana hal itu diawali penyampaian KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2021 secara resmi oleh dirinya pada 7 Agustus 2020 lalu.


"Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan antara Panitia Khusus (Pansus) DPRD dengan SKPD pada 9-10 Agustus 2021. Begitu juga dilanjutkan pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)," sebutnya.


DPRD Padang Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2021, Terjadi Penurunan Pendapatan

Orang nomor satu di Kota Padang itu melanjutkan, pada PPAS Perubahan APBD TA 2021 pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp2,526 triliun. Jika dibandingkan dengan pendapatan APBD TA 2021 sebesar Rp2,626 triliun, pendapatan ini mengalami sedikit penurunan sebesar Rp99,806 miliar atau turun sebesar 3,80 persen.


"Pendapatan ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dialokasikan sebesar Rp59,914 miliar turun sebesar Rp217,10 miliar dari APBD tahun 2021 yang semula ditargetkan sebesar Rp217,10 miliar dari APBD 2020 yang semula ditargetkan sebesar Rp889,902 miliar."


"Sementara pendapatan transfer dialokasikan sebesar Rp1,574 triliun mengalami penurunan sebesar Rp39,892 miliar atau turun sebesar 2,47 persen dibandingkan APBD 2021. Dimana untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah dialokasikan sebesar Rp122,346 miliar,” ungkapnya.


DPRD Padang Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2021, Terjadi Penurunan Pendapatan

Lebih lanjut disampaikan wako, adapun mengenai penerimaan pembiayaan daerah ditetapkan sebesar Rp44,824 miliar. Jika dibandingkan dengan APBD TA 2021 sebesar Rp50 miliar, maka terjadi penurunan sebesar Rp5,175 miliar atau minus 10,35 persen yang bersumber dari sisa lebih anggaran tahun lalu sesuai hasil audit BPK RI.


"Berdasarkan perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) penekanan perubahan belanja daerah diarahkan kepada penuntasan target-target pembangunan, lalu mendukung percepatan pencapaian pelaksanaaan 9 program prioritas pembangunan Kota Padang. Begitu juga fokus pada pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 serta pemulihan dampak ekonomi dan sosial akibat Covid-19 tersebut," lanjut wako.


DPRD Padang Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2021, Terjadi Penurunan Pendapatan

Terakhir Wako Hendri Septa juga menyadari untuk proses nota kesepakatan KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2021 tersebut dibutuhkan kerja ekstra keras untuk memahami draft yang disusun serta cukup menyita waktu dan pikiran dalam pembahasannya yang disebabkan keterbatasan kemampuan keuangan saat ini. 


"Perubahan KUA-PPAS Perubahan APBD TA 2021 ini merupakan pagu indikatif yang masih akan dibahas lagi antara Pemko Padang bersama DPRD Padang. Untuk itu, dalam mempercepat prosesnya kami sangat berharap dukungan dan kerjasama baik  pimpinan dan anggota dewan sehingga perubahan APBD tahun 2021 ini dapat ditetapkan dalam waktu yang ditentukan," pungkas wali kota milenial itu mengakhiri penyampaiannya.


(*)

Harga dan Spesifikasi Samsung Fold 3
Sabtu, Agustus 14, 2021

On Sabtu, Agustus 14, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Siapa yang tidak kenal dengan merk smartphone Samsung, siapapun yang mengenalnya pasti menyukainya karena smartphone merk ini memiliki beragam varian mulai dari harga yang murah hingga yang mahal sekalipun.

Kini, Samsung menghadirkan Samsung Galaxy Fold 3 yang uniknya, smartphone ini dilengkapi dengan stylus. Sebenarnya pena stylus sudah pernah hadir di ponsel Samsungs eri Note.

Dari bocoran tersebut sepertinya akan terungkap bahwa smartphone Samsung akan meluncurkan dua ponsel lipat terbarunya yaitu Samsung Galaxy Fold 3 dan Samsung Galaxy Flip 3 pada Agustus 2021. 

Peluncuran tersebut diluncurkan pada acara Galaxy Unpacked 2021 pada Agustus 2021 lalu. Meski demikian, Samsung ini sendiri belum memberikan pengumuman resmi terkait dengan kapan smartphone ini akan diluncurkan.

Spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold 3

Smartphone Samsung Galaxy Z Fold 3 hadir dengan nomor model ponsel SM-F926U. Dalam hal ini juga disebutkan bahwa ponsel tersebut akan dilengkapi dengan stylus pen dan dukungan dari ultra wide band.

Ultra Wide Band ini sendiri merupakan protokol komunikasi nirkabel dengan jarak dekat yang dapat digunakan untuk mentransfer data dengan perangkat Ultra Wide Band tersebut dengan kecepatan yang lebih tinggi namun lebih irit daya baterainya.

Selain itu, smartphone ini juga dapat mendukung berbagai pita frekuensi jaringan 5G. Tidak hanya itu saja, ponsel ini juga didukung pengisi daya nirkabel 9 watt, dimana baterai perangkat ini terdiri dari dua baterai yaitu 2.060 mAh dan 2.125 mAh, sehingga jika digabungkan maka total kapasitas baterai tersebut mencapai 4.275 mAh.

Untuk pengisi daya yang lebih cepat sebesar 25 watt ini memungkinkan Samsung dapat menyertakan pengisi daya nirkabel sebesar 25 watt dalam kemasan produknya. Dan yang paling ditunggu konsumen adalah ponsel ini menyediakan ponsel tiga kamera di bagian belakangnya yaITU 12 MP + 12 MP serta 16 MP.

Ponsel ini kemungkinan akan dilengkapi kamera bawah layar yaitu Under Display Camera dengan resolusi 16 MP. Namun, Under Display Camera ini tidak jadi disematkan dalam Samsung Galaxy Fold 3 karena minimnya pasokan akibat kelangkaan chipnya. Meski demikian, dibagian sampulnya terdapat kamera lain sebesar 12 MP.


Harga Samsung fold 3 sekitar Rp. 24.300.000 (dua puluh empat juta tiga ratus ribu rupiah). Sebenarnya harga ini lebih murah 20% (dua puluh persen) dibandingkan dengan Samsung Galaxy Fold 2.

Namun, ada bocoran mengenai ponsel ini yang sempat beredar di internet dimana adanya dukungan pen stylus pada smartphone ini.

Meski demikian, untuk kejelasan harga dan spesifikasi ponsel Samsung Galaxy Z Fold 3 dan Samsung Galaxy Z Flip 3 ini tetap harus menunggu pengumuman resmi dari pabrik ponselnya langsung yaitu di Korea Selatan.

Review Samsung Galaxy Z Fold 3

Samsung Galaxy Z Fold 3 disebut-sebut memiliki tenaga snapdragon 888 dengan kamera bawah layarnya. Menariknya, Samsung Galaxy Z Fold 3 dilengkapi dengan pen stylus yang memudahkan penggunanya dalam menggunakan ponsel ini.

Samsung Fold 3 ini memiliki 7,6 inchi dengan kamera bawah layar. Kamera bawah layar ini dapat digunakan untuk swafoto 4 MP, sedangkan kamera layar luarnya dengan 10 MP. Samsung Galaxy Z Fold 3 ini memiliki tiga kamera belakang dengan resolusi tinggi sehingga kualitas foto yang dihasilkan juga luar biasa bagusnya.

(Ads)

DPRD Kota Padang Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2022
Senin, Agustus 09, 2021

On Senin, Agustus 09, 2021

DPRD Kota Padang Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2022
BENTENGSUMBAR.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2022 melalui Rapat Paripurna beragendakan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi Terhadap KUA-PPA TA 2021, bertempat di ruang sidang utama Gedung Bundar Sawahan, Sabtu, 7 Agustus 2021.


Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Padang Syafrial Kani, didampingi Wakil Ketua Arnedi Yarmen dan Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar.


DPRD Kota Padang Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2022
Juru Bicara Fraksi Golkar-PDIP Wismar Panjaitan Menyerahkan Pandangan Farksi ke Pimpinan Sidang.

Rapat paripurna tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang Hendri Septa dan diikuti unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang serta stakeholder terkait lainnya baik secara langsung maupun virtual.


Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani mengatakan, penyusunan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2022 ini telah mengalami proses yang diawali penyampaian secara resmi oleh Wali Kota Padang Mahyeldi pada 5 Juli 2021 lalu.


DPRD Kota Padang Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2022
Juru Bicara Fraksi Gerindra Budi Syahrial Menyerahkan Pandangan Farksi ke Pimpinan Sidang.

"Pembahasannya pun sempat alot, namun alhamdulillah hari ini dapat kita sepakati bersama," ungkapnya.


Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, Pemerintah Kota Padang dan DPRD Kota Padang telah menyelesaikan suatu tugas penting dalam tahap proses penyusunan APBD tahun 2022 yaitu penetapan kesepakatan KUA dan PPAS APBD tahun 2022.


DPRD Kota Padang Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2022
Juru Bicara Fraksi Persatuan Berkarya Nasdem Zalmadi Menyerahkan Pandangan Farksi ke Pimpinan Sidang.

“Untuk itu, atas nama Pemerintah Kota Padang kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pimpinan dan anggota DPRD yang terhormat, yang telah bekerja keras dan secara maraton membahas KUA dan PPAS APBD TA 2022," kata Wako Hendri Septa pada kesempatan itu,


Orang nomor satu di Kota Padang itu menambahkan, sebagaimana diketahui, KUA adalah dokumen yang memuat kebijakan bidang pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah serta asumsi yang mendasarinya untuk periode 1 tahun. Kebijakan umum memuat kondisi ekonomi makro daerah, asumsi-asumsi dasar dalam penyusunan RAPBD dan kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah dan strategi pencapaianya.


DPRD Kota Padang Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2022
Juru Bicara Fraksi Demokrat Muchlis, SE, SH, MHkn., Menyerahkan Pandangan Farksi ke Pimpinan Sidang.

"PPAS adalah rancangan program prioritas dan patokan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk setiap program sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (RKA-SKPD) sebelum disepakati dengan DPRD," katanya.


Lebih lanjut dijelaskannya, pada tahun 2022 pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2,595 triliun. Jika dibandingkan penerimaan tahun 2021 sebesar Rp2,626 triliun, pendapatan ini mengalami penurunan sebesar Rp30,972 miliar atau turun sebesar 1,18 persen.


DPRD Kota Padang Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2022
Juru Bicara Fraksi PKS Jakfar, SHI., Menyerahkan Pandangan Farksi ke Pimpinan Sidang.

"Rencana pendapatan ini bersumber dari pendapatan asli daerah sebesar Rp989,90 miliar, pendapatan transfer sebesar  Rp1,473 triliun dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp132,09 miliar," katanya.


Berdasarkan kebijakan dan ketentuan di atas, kata wako, tahun 2022 pada KUA-PPAS di tetapkan anggaran belanja sebesar Rp2,686 triliun. Jumlah anggaran tersebut dialokasikan untuk belanja operasi sebesar Rp2,212 triliun, belanja modal sebesar Rp463,820 miliar, serta belanja tidak terduga sebesar Rp10,929 miliar.


DPRD Kota Padang Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2022
Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar Menyerahkan Hasil Keputusan DPRD Kota Padang kepada Pimpinan Sidang.

"Belanja daerah yang dialokasikan, penggunaannya diarahkan untuk mendukung beberapa kegiatan dalam rangka mengatasi berbagai permasalahan aktual yang dihadapi. Alokasi anggaran tersebut didistribusikan ke dalam urusan wajib dan pilihan yang dilaksanakan pada masing-masing SKPD," katanya.


Hendri Septa pun menyebut KUA-PPAS merupakan pagu yang masih akan dibahas lagi antara Pemko Padang dan DPRD Kota Padang dalam penyusunan APBD 2022.


DPRD Kota Padang Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2022
Ketua DPRD Kota Padang Syahrial Kani, SH., Menandatangani Dokumen KUA-PPAS 2022.

"Untuk itu dalam mempercepat prosesnya kami berharap dukungan dan kerja sama dari anggota dewan, sehingga APBD Kota Padang TA 2022 dapat dapat ditetapkan dalam waktu yang tidak begitu lama dan tepat waktu, sebagaimana diatur dalam Permendagri No.64 Tahun 2020," katanya.


Usai mendengarkan penyampaian pendapat akhir disertai persetujuan dari sebanyak enam fraksi di DPRD Kota Padang, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepakatan Perda No 12 tahun 2021 tentang Persetujuan Ranperda KUA-PPAS TA 2022 menjadi Perda KUA-PPAS TA 2022.


(*)

DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun
Minggu, Agustus 08, 2021

On Minggu, Agustus 08, 2021

DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun
BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang menggelar Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Kota Padang ke-352 tahun, Sabtu, 7 Agustus 2021, bertempat di ruang Sidang Utama Gendung Bundar Sawahan. 


Rapat paripurna itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani, didampingi Wakil Ketua Arnedi Yarmen, Amril Amin, Ilham Maulana dan Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar. 


DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun

"Tepat 7 Agustus 2021 ini, Kota Padang telah genap memasuki usia yang ke-352 tahun. Usia ini tentunya cukup matang bagi sebuah daerah. Sama seperti satu tahun sebelumnya, untuk peringatan sekaligus perayaan hari jadi bagi Ibukota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu masih digelar di tengah pandemi Covid-19," ungkap Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani ketika memimpin Rapat Paripurna Istimewa. 


Apalagi, jelasnya, kota yang berpenduduk hampir 1 Juta jiwa tersebut saat ini tengah menjalankan pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 (Darurat) demi pengendalian Covid-19. Meski demikian, DPRD Kota Padang tetap menggelar Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Kota Padang ke-352 tahun dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.


DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun

Rapat Paripurna tersebut selain dihadiri Wali Kota Padang Hendri Septa beserta unsur Forkopimda dan seluruh Anggota DPRD Padang juga dihadiri langsung Gubernur Sumbar Mahyeldi dan para undangan lainnya.


Selain itu juga diikuti kepala OPD di lingkup Pemko Padang, Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Genny Hendri Septa serta Camat dan lurah se-Kota Padang dan unsur terkait lainnya baik secara langsung maupun virtual. Tak hanya itu, juga dihadirkan 10 orang tokoh masyarakat penerima penghargaan pin emas dalam rangka Hari Jadi Kota Padang ke-352 tahun 2021.


DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun

Gubernur Sumbar menyampaikan atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengucapkan selamat Hari Jadi bagi Kota Padang yang ke-352 tahun.


"Meski dalam keadaan apapun, Kota Padang harus terus bergerak dan bangkit. Terutama dalam mengendalikan pandemi Covid-19 yang mewabah hampir dua tahun ini. Banyak yang harus kita lakukan ke depan, semoga dengan semangat kebersamaan Kota Padang bisa makin sukses dan keluar dari pandemi ini dalam waktu dekat. Ketika kota atau kabupaten sukses maka provinsi juga akan ikut sukses," ujar gubernur.


DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun

Sementara itu Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan atas nama pemerintah kota dan masyarakat Kota Padang, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak dan seluruh masyarakat Kota Padang yang telah ikut bersama-sama mendukung kemajuan pembangunan di Kota Padang sejauh ini.


"Alhamdulillah, hari ini tepat sudah 352 tahun usia Kota Padang. Semua kemajuan dan berbagai prestasi pembangunan telah berhasil diraih Kota Padang sampai saat ini. Ini semua adalah berkat kebersamaan dan sinergi yang luar biasa dari semua pihak terutama warga Kota Padang," ucap Hendri sembari meminta hadirin menyaksikan video capaian kemajuan Kota Padang saat ini berdurasi 3 menit. 


DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun

Wako menyebutkan, adapun yang menjadi perhatian serius bagi Kota Padang saat ini adalah menyikapi pandemi Covid-19 yang masih melanda. Berbagai upaya terus dilakukan termasuk merefocusing anggaran pemko untuk dialihkan ke penanganan virus membahayakan tersebut.


"Kita bersyukur Covid-19 yang menjadi momok bagi warga Kota Padang terus kita tekan. Baik melalui penanganan-penanganan yang dilakukan dan upaya mengatasi dampaknya secara sosial ekonomi. Alhamdulillah, tingkat kesembuhan warga yang terkena positif Covid-19 di kota ini pun termasuk yang cukup tinggi di Indonesia," imbuhnya.


DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun

Itu semua lanjut Wako Hendri, dikarenakan begitu tingginya kepedulian seluruh pihak baik unsur Forkopimda, DPRD, BUMN/BUMD dan pihak swasta serta seluruh elemen masyarakat dan lainnya. 


"Maka itu, melalui momentum HUT Kota Padang ke-352 tahun 2021 ini, mari sama-sama kita maknai dengan mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial. Meski di tengah pandemi, kita harus terusb berupaya mewujudkan visi Kota Padang yakni "Mewujudkan Masyarakat Kota Padang Yang Madani Berbasis Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata Unggul Serta Berdaya Saing," pungkas orang nomor satu di Kota Padang tersebut sembari berharap pandemi segera berakhir.


DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun

Sementara itu Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani mengaku mengapresiasi atas pencapaian dan prestasi pembangunan yang ada di Kota Padang.


“Kami patut apresiasi Pemko Padang dalam mewujudkan visi-misi dan program unggulan (progul) Pemko Padang sejauh ini. Meski di tengah pandemi pembangunan tetap jalan. Ini menunjukkan kegiatan pemerintahan di Kota Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Hendri Septa berjalan dengan optimal. Semoga prestasi ini tetap optimal,” katanya.


DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun

Selain itu mewakili DPRD Kota Padang, Syafrial berharap momen peringatan HUT Kota Padang tahun ini jangan hanya menjadi kegiatan rutin tahunan saja.


"Namun bagaimana hendaknya sama-sama menjadi ajang evaluasi untuk peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Padang yang berdaya saing ke depan. Terutama bagaimana bangkit dari pandemi Covid-19," harap Ketua DPRD Padang itu.


DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun

Sementara itu mewakili tokoh masyarakat Kota Padang, Japeri Jarab dalam sambutannya mengatakan, atas nama warga Kota Padang menyambut baik dan menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah, DPRD dan seluruh aparatur pemerintah dan elemen masyarakat kota padang.


"Alhamdulillah, cukup banyak pembangunan di Kota Padang berbagai bidang sejauh ini. Ini patut kita syukuri dan dukung bersama ke depan. Semoga melalui momentum HUT Kota Padang ke-352 ini, kita semua bisa saling bersemangat dan bersinergi membangun kota yang kita cintai ini," cetus mantan Kakan Kemenag Kota Padang itu. 


DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun

Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang ke-352 tahun 2021 ini, sebanyak 10 (sepuluh) orang tokoh masyarakat di Kota Padang menerima penghargaan.


Adapun nama-nama dari 10 tokoh yang menerima penghargaan itu diantaranya adalah Fauzi Bahar (mantan Wali Kota Padang 2004-2014). Penghargaan yang ia terima ialah di bidang Kemasyarakatan.


DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-352 Tahun

Selanjutnya ada Japeri Jarab meraih penghargaan di bidang Keagamaan, disusul Erianto di bidang Penggerak UMKM dan Edy Utama di bidang Kebudayaan. Selanjutnya Syamsul Bahri untuk bidang Sosial dan Wanda Leksmana menerima penghargaan di bidang Pemerhati Pemenuhan Hak-Hak Anak. 


Selain itu juga ada Yaldi Chaniago meraih penghargaan di bidang Kepemudaan. Lalu Andreas Sofiandi bidang Kemanusiaan serta Syaifuddin Islami bidang Lingkungan Hidup serta Fauziah Zainin untuk bidang Pendidikan.


(*)

Resmikan Gedung Kantor Wali Nagari Simalanggang, Bupati Limapuluh Kota Imbau Masyarakat Taat Prokes Covid 19
Rabu, Agustus 04, 2021

On Rabu, Agustus 04, 2021

Resmikan Gedung Kantor Wali Nagari Simalanggang, Bupati Limapuluh Kota Himbau Masyarakat Taat Prokes Covid 19
BENTENGSUMBAR.COM - Sebagai upaya dalam peningkatan pelayanan pada masyarakat, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo melakukan peresmian gedung baru kantor Wali Nagari Simalanggang pada Selasa, 3 Agustus 2021 di Nagari Simalanggang kecamatan Payakumbuh.


Dalam sambutannya, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas diselesaikannya pembangunan gedung kantor Wali Nagari Simalanggang, serta menghimbau untuk menjadikan momentum ini sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan masyarakat.


Resmikan Gedung Kantor Wali Nagari Simalanggang, Bupati Limapuluh Kota Imbau Masyarakat Taat Prokes Covid 19

"Selain bertujuan meningkatkan pelayanan publik di Nagari, pembangunan ini akan memberikan imej yang baik, bahwa sarana dan prasarana pemerintahan nagari dalam memberikan pelayanan administrasi publik di Kabupaten Limapuluh Kota sudah baik," ujar Bupati.


Bupati Limapuluh Kota juga menegaskan bahwa arah pembangunan nagari harus selaras dengan visi misi Kabupaten Limapuluh Kota, salah satunya mendorong potensi nagari sebagai poros pembangunan daerah.


Resmikan Gedung Kantor Wali Nagari Simalanggang, Bupati Limapuluh Kota Imbau Masyarakat Taat Prokes Covid 19

Maka dari itu Nagari dituntut kreatif dengan melakukan berbagai inovasi untuk memaksimalkan berbagai potensi yang ada di nagari, serta melakukan pemberdayaan pada masyarakat sehingga lebih mandiri tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah.


"Semoga kedepan bangunan baru ini akan memperbaharui semangat kerja aparatur Nagari untuk lebih maksimal dalam melaksanakan pelayanan pada masyarakat. Mari perkuat sinergi dalam melaksanakan kegiatan pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota," ulasnya.


Resmikan Gedung Kantor Wali Nagari Simalanggang, Bupati Limapuluh Kota Imbau Masyarakat Taat Prokes Covid 19

Pada kesempatan tersebut, Bupati Limapuluh Kota yang juga mantan anggota DPRD provinsi itu menghimbau agar seluruh penyelenggara pemerintah dan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap virus Covid 19 yang telah meluluh lantakan sendi sendi kehidupan secara Global termasuk di Kabupaten Limapuluh Kota.


"Mari tingkatkan kewaspadaan, disiplin diri dalam menerapkan protokop kesehatan. Virus Covid 19 itu nyata dan telah merenggut jutaan nyawa," Himbau Bupati Safaruddin.


Sementara itu, Wali Nagari Simalanggang, Ahmad dalam laporannya menuturkan perencanaan pembangunan Gedung Kantor Wali Nagari Simalanggang ini dilakukan pada tahun 2017, dan di tahun 2019 sampai 2021 dilaksanakan pembangunannya dengan menggunakan Dana Alokasi Umum Nagari (DAUN).


Resmikan Gedung Kantor Wali Nagari Simalanggang, Bupati Limapuluh Kota Imbau Masyarakat Taat Prokes Covid 19

"Alhamdulillah, peresmian gedung kantor wali nagari Simalanggang ini telah diresmikan oleh pak Bupati. Mudah mudahan dengan berdirinya gedung ini, segala urusan masyarakat akan semakin terlayani dengan baik," harap Ahmad.


Selain Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, hadir pada kesempatan itu, Camat Payakumbuh, Joni Anto, Kapolsek Payakumbuh, Waki Nagari Simalanggang, Ahmad, Danramil, Kepala OPD terkait, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.  


(ADV)


#lipsusdiskominfokabupatenlimapuluhkota

Wako Resmikan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni Bantuan Perumda Air Minum Kota Padang di Kampung Koto
Minggu, Agustus 01, 2021

On Minggu, Agustus 01, 2021

Wako Hendri Septa Resmikan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni Bantuan Perumda AM di Kampung Koto
BENTENGSUMBAR.COM -  Wali Kota Padang Hendri Septa meresmikan sebuah rumah hasil bedah rumah bantuan dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda-AM) Kota Padang yang terletak di lingkungan sumber Air BUMD tersebut di Kampung Koto, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Jumat, 30 Juli 2021.


Wali Kota Padang pun memberikan apresiasi kepada Perumda AM Kota Padang yang telah bersedia membuatkan rumah permanen untuk Almiwandri (42) seorang buruh bersama sang istri Elvia Destuti dan dua orang anak mereka.


Wako Resmikan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni Bantuan Perumda Air Minum Kota Padang di Kampung Koto

“Alhamdulillah, kita mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Perumda AM yang berkenan membangun sebuah rumah layak huni bagi Almiwandri dan keluarga. Semoga apa yang telah dilakukan ini dibalasi pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT," imbuh wali kota dalam sambutannya saat peresmian rumah bedah tersebut.


Hendri Septa mengharapkan bantuan bedah rumah untuk masyarakat yang tidak berkecukupan disekitar intake Perumda AM ini dapat disyukuri dan dijaga dengan baik. Sebagaimana pembangunan atas rumah yang dibedah ini diselesaikan dalam waktu kurang lebih satu bulan. Bedah rumah ini terhimpun dari zakat karyawan/karyawati Perumda AM Kota Padang yang telah dikumpulkan dan sebagiannya telah disalurkan ke badan amil zakat Kota Padang.


Wako Resmikan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni Bantuan Perumda Air Minum Kota Padang di Kampung Koto

"Kita juga berharap hal serupa dapat dilakukan BUMD/BUMN atau pihak instansi lainnya. Sehingga akan banyak lagi warga Padang yang sebelumnya tinggal di rumah tak layak huni dapat tinggal di rumah yang layak huni hasil bantuan bedah rumah," harap wali kota muda tersebut.


Tak lupa, Wako mendoakan semoga keluarga besar Perumda AM Kota Padang selalu diberikan kesehatan dan kemurahan rezki untuk selalu tergerak membantu masyarakat yang membutuhkan selanjutnya.


Wako Resmikan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni Bantuan Perumda Air Minum Kota Padang di Kampung Koto

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Padang yang selalu berkenan memberikan dukungan di setiap kegiatan Perumda AM Kota Padang. Tak lupa Dirut berpesan kepada Bapak Almiwandri dan keluarga sebagai penerima bantuan Bedah Rumah untuk mensyukuri dan memanfaatkan rumah tersebut, terutama merawatnya dengan baik.


"Insya Allah, kita Perumda AM Kota Padang berkomitmen untuk terus berupaya membantu pemerintah dalam memberikan perhatian kepada masyarakat salah satunya dengan bantuan bedah rumah. Hal ini juga sebagai bentuk empati kita di masa pandemi Covid-19 yang masih mewabah," pungkas Hendra Pebrizal.


Wako Resmikan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni Bantuan Perumda Air Minum Kota Padang di Kampung Koto

Turut hadir mendampingi Wali Kota Padang di saat itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Edi Hasymi serta Kabag Prokopim Amrizal Rengganis.


(*)

Tinjau Pertashop di Sikabu Padang Pariaman, Bupati Merasa Senang
Jumat, Juli 23, 2021

On Jumat, Juli 23, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Bupati Padangpariaman Suhatri Bur SE MM, tampak begitu sumringah ketika meninjau Pertashop di Sikabu Lubuk Alung, karena kebutuhan BBM masyarakat bisa dijangkau lebih mudah, sehingga tidak perlu jauh-jauh untuk bisa mengisi kenderaan.

Dalam kunjungan ke Pertashop milik CV Pagaruyung Alam Sati, Bupati berkeinginan semua daerah Padang Pariaman yang jauh dari SPBU bisa memiliki Pertashop, untuk memudahkan warga-nya mendapatkan BBM dengan standard harga normal.

"Saya berkeinginan para usahawan lain bersama Pertamina bisa membuat Pertashop di daerah lainnya yang jauh dari SPBU, sehingga warga bisa mendapatkan BBM dengan harga normal dan mudah dijangkau," tutur Suhatri Bur yang kerap dipanggil Aciak itu.

Ditambahkannya, pihak Pemkab Padang Pariaman akan siap mendukung hal-hal psitif seperti pembangunan Pertashop, selagi masih bermanfaat besar bagi masyarakatnya, sehingga  ada kegembiraan dalam melakukan aktifitas berkenderaan, karena mudah mendapatkan BBM meskipun jauh dari jalan utama.

"Kita akan dukung bagi pengusaha dan masyarakat lainnya dalam menjalankan kegiatan usaha, termasuk usaha Pertashop untuk kepentingan masyarakat lainnya," tambah Suhatri.

Sekaitan dengan adanya Pertashop di Sikabu, Afrizal warga setempat mengatakan, amat gembira karena bisa mendapatkan harga sesuai dengan harga SPBU.

"Bila perlu dibangun lagi Pertashop di daerah Pasia Laweh, karena harganya sama dengan SPBU, pertashop berbeda harganya  dengan pertamini," tutur Afrizal.

Ditambahkannya, selain harganya sama dengan SPBU, Pertashop pemasarannya langsung sampai pada masyarakat pengguna, dan akan jauh tepat sasaran.

"Pertashop ini bukan Pertamini pak, harganya gak mahal sama dengan SPBU, kalau Pertamini itu sama dengan ketengan, beda dengan harga SPBU, jadi gak apa+apa banyak Pertashop ini," tambah Afrizal berapi-api.

Pertashop merupakan salah satu program Pertamina untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat, sehingga BBM harga normal bisa dengan mudah didapatkan masyarakat yang jauh dari SPBU.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Idul Adha 1442 H, 42 Ekor Sapi dan 30 Ekor Kambing ibagikan Perumda Air Minum Kota Padang ke Warga Kota
Jumat, Juli 16, 2021

On Jumat, Juli 16, 2021

Idul Adha 1442 H, 42 Ekor Sapi dan 30 Ekor Kambing ibagikan Perumda Air Minum Kota Padang ke Warga Kota
BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang Hendri Septa mengaku takjub kepada karyawan dan karyawati Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang yang telah mendonasikan gajinya untuk membeli hewan kurban pada hari Raya Idul 1442 H, sehingga terkumpul sebanyak 42 ekor sapi dan 30 ekor kambing.


Hal itu dikatakan Wali Kota Padang Hendri Septa usai melakukan penyerahan hewan kurban tersebut di halaman Kantor Perumda Air Minum Kota Padang, Jumat, 16 Juli 2021. 


Idul Adha 1442 H, 42 Ekor Sapi dan 30 Ekor Kambing ibagikan Perumda Air Minum Kota Padang ke Warga Kota

"Atas nama Pemerintah Kota Padang kami memberikan apresiasi kepada karyawan-karyawati Perumda Air Minum Kota Padang yang telah melaksanakan kurban pada tahun ini. Hendaknya hal seperti ini dapat ditiru oleh perusahaan lainnya di Kota Padang," ucap Wako Hendri.  


Wako Hendri Septa mengatakan, beberapa waktu lalu Pemerintah Kota Padang telah mengeluarkan imbauan kepada BUMD dan BUMN yang ada di Kota Padang untuk menyalurkan hewan kurbannya di lingkungan kantor masing-masing.

 

Idul Adha 1442 H, 42 Ekor Sapi dan 30 Ekor Kambing ibagikan Perumda Air Minum Kota Padang ke Warga Kota

"Alhamdulillah imbauan tersebut pada hari ini telah dilaksanakan langsung oleh Perumda Air Minum Kota Padang dengan memberikan hewan kurban kepada masyarakat Kota Padang. Untuk kita sangat apreasiasi sekali," pungkas Wako.   


Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal mengaku bersyukur karena semangat karyawan-karyawati Perumda Air Minum Kota Padang untuk berkurban pada tahun ini cukup tinggi, bahkan lebih tinggi pada tahun sebelumnya.


Idul Adha 1442 H, 42 Ekor Sapi dan 30 Ekor Kambing ibagikan Perumda Air Minum Kota Padang ke Warga Kota

"Pada tahun lalu 38 ekor sapi dan 22 ekor kambing. Sementara pada tahun ini 42 ekor sapi dan 30 ekor kambing. Alhamdulillah terjadi peningkatan," sebut Hendra. 


Dirut Perumda Air Minum Kota Padang itu mengungkapkan, bahwa hewan kurban tersebut nantinya akan disalurkan pada sejumlah titik di Kota Padang, terutama di sumber air Perumda Air Minum Kota Padang, seluruh pengolahan air dan di lingkungan kantor. "Kita berharap dengan adanya hewan kurban ini dapat membantu masjid dan musala yang ada di daerah sumber air kita," pungkasnya.


Idul Adha 1442 H, 42 Ekor Sapi dan 30 Ekor Kambing ibagikan Perumda Air Minum Kota Padang ke Warga Kota

Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul, Kabag Prokompim Amrizal Rengganis, Dewan Pengawas dan stakeholder lainnya. 


(*)

Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Wako Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2022
Selasa, Juli 06, 2021

On Selasa, Juli 06, 2021

Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Wako Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2022
BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan penyampaian Wali Kota Padang tentang Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2022, Senin, 5 Juli 2021.


Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Padang Syafrial Kani didampingi para Wakil Ketua dan Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar. Selain itu juga diikuti unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan OPD  terkait di lingkup Pemko Padang serta stakeholder terkait baik secara langsung maupun virtual.


Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Wako Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2022

Wako Hendri pun menyampaikan pokok-pokok arah KUA-PPAS APBD Kota Padang TA 2022. Dijelaskannya, penyusunan KUA tahun 2022 tersebut merupakan suatu dokumen perencanaan sistem anggaran yang penyusunannya mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022. 


Di samping itu sekaligus merupakan tahap awal proses penyusunan APBD Kota Padang TA 2022, dimana nanti akan diteruskan dengan pembahasan PPAS 2022.


“KUA dan PPAS yang kita sampaikan pada kesempatan ini adalah dalam rangka efektivitas proses pembahasannya. Hal ini sesuai dengan PP No.12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, serta Permendagri No.90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah. Selanjutnya mengacu Permendagri No.77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah," jelas wako.


Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Wako Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2022

Lebih lanjut Hendri menyebutkan, bahwa KUA PPAS tahun 2022 yang telah disusun tersebut, sejatinya merupakan upaya dalam menjaga kesinambungan pembangunan dan sistematis yang dilaksanakan oleh masing-masing SKPD maupun seluruh komponen daerah dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia secara optimal, efisien, efektif dan akuntabel.


“Tujuan akhir dari semuanya yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Padang secara berkelanjutan. Sebagaimana penyusunan KUA dan PPAS ini mengacu kepada RKPD Kota Padang tahun 2022. Begitu juga berpedoman kepada RPJMD Teknokratik Kota Padang 2019-2024 dengan visi Kota Padang “Mewujudkan Masyarakat Kota Padang yang Madani Berbasis Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata Unggul Serta Berdaya Saing”. Visi itu pun dijabarkan ke dalam 7 misi,” sambungnya.


Lebih lanjut sebut dia, bertolak dari visi dan misi tersebut maka tema RKPD Tahun 2022 yaitu "Pemulihan Ekonomi Daerah Melalui Optimalisasi Sumber Daya Lokal dan Pengembangan Potensi Wisata". Hal ini dijabarkan ke dalam sembilan prioritas pembangunan Kota Padang.


Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Wako Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2022

Selain itu, pada 2022 pembangunan lebih difokuskan pada upaya penanggulangan dampak ekonomi dan percepatan pencapaian target program unggulan (progul) yang tertunda disebabkan adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 pada 2020 dan 2021 yang melanda Kota Padang.


"Kita berharap, semua SKPD akan terus berupaya meningkatkan kinerja, efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program pembangunan. Sehingga potensi dan target di bidang pendapatan meningkat dan dapat direalisasikan guna mencapai berbagai target pembangunan di 2022 mendatang," ulas wali kota milenial tersebut.


Lebih jauh ditambahkannya lagi, memperhatikan arah pembangunan nasional, provinsi dan Kota Padang tahun 2022, maka Pemko Padang menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2022 mengarah pada angka 3,14 persen dengan laju inflasi sebesar 0,15 persen. 


Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Wako Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2022

"Dengan demikian ada harapan pengangguran terbuka menjadi 13,30 persen dari angkatan kerja. Kemudian jumlah tingkat kemiskinan berkisar di bawah angka 4,43 persen disertai indeks pembangunan manusia menjadi 82,60 persen," tukas dia.


Hendri juga menyebutkan pada 2022 pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2,585 triliun. Dibandingkan dengan penerimaan di 2021 lalu sebesar Rp2,626 triliun, pendapatan ini mengalami penurunan sebesar Rp40,72 miliar atau 1,55 persen.


Rencana pendapatan itu pun bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp989,902 miliar, pendapatan transfer 1,473 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp122,346 miliar.

 

"Alhamdulillah, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pada 2022 nanti akan dilaksanakan pembangunan tahun kedua Kantor DPRD Kota Padang di Aie Pacah. Pembangunannya secara 'multy years' selama tiga tahun dengan total anggaran lebih kurang Rp150 miliar."


Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Wako Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2022

"Pembangunan secara multi years ini dilakukan karena terbatasnya kemampuan keuangan daerah. Oleh karena itu perlu dukungan semua pihak demi kelancarannya. Salah satunya melalui perubahan nota kesepakatan bersama antara Pemko Padang dan DPRD Padang pada rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi teehadap KUA-PPAS 2022 nantinya. Semoga dapat dibahas dan diproses sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku," pungkas wako mengakhiri penyampaiannya.


Sementara itu Ketua DPRD Padang menyatakan DPRD akan segera membahas rancangan KUA dan PPAS tersebut secepatnya.


“Setelah ini kita akan langsung membentuk panitia khusus (Pansus) pembahasan KUA PPAS tersebut,” katanya.


(*)

DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Menjadi Perda
Senin, Juni 21, 2021

On Senin, Juni 21, 2021

DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Menjadi Perda
BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang akhirnya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2020 untuk dijadikan sebagai Perda Nomor 10 Tahun 2021, melalui Rapat Paripurna Dewan yang digelar pada Senin, 21 Juni 2021. 


Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Padang Syafrial Kani itu pun diikuti para Wakil Ketua DPRD Padang bersama Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar dan anggota DPRD Padang. Selain itu juga hadir unsur Forkopimda Kota Padang, stakeholder dan pimpinan OPD terkait baik langsung maupun virtual.


Persetujuan Ranperda tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Wali Kota Padang dan Ketua DPRD Kota Padang yang didahului pembacaan konsep keputusan dewan dan penyampaian akhir fraksi-fraksi DPRD.


DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Menjadi Perda

Ketua DPRD Padang Syafrial Kani mengatakan, meski semua Fraksi di DPRD Padang menyetujui Ranperda dimaksud, namun sejumlah fraksi memberikan catatan dan saran terhadap sejumlah OPD di lingkungan Pemko, terutama OPD yang menghasilkan pendapatan di bawah target PAD yang ditetapkan. 


"Kita minta Pemko Padang menindaklanjuti semua catatan yang diberikan agar pelaksanaan APBD Kota Padang terus berjalan optimal dan sesuai harapan. Ini semua adalah demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan warga Kota Padang," harapnya.


Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD Kota Padang atas disetujuinya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2020 untuk dijadikan sebagai Perda Nomor 10 Tahun 2021.


DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Menjadi Perda

Hendri mengatakan, meski Ranperda tersebut telah disetujui, ia akan tetap menekankan kepada seluruh OPD untuk menindaklanjuti catatan, saran dan masukan yang disampaikan masing-masing fraksi DPRD.


"Kepada semua pimpinan OPD terkait agar menyikapi masukan dan saran yang disampaikan 6 fraksi pada kesempatan ini. Kita tentu berharap, pelaksanaan APBD Kota Padang senantiasa dilaksanakan dengan baik dan sesuai aturan. Ini semua demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kota Padang yang kita cintai," tekannya.


Lebih lanjut pemimpin milenial itu memaparkan, terkait laporan keuangan sejatinya merupakan bentuk pertanggungjawaban dan akuntabilitas dari pemerintah daerah kepada masyarakat. 


DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Menjadi Perda

"Dalam laporan pertanggungjawaban yang kami sampaikan pada Ranperda ini memberikan gambaran realisasi keuangan dari kegiatan Pemko Padang selama tahun 2020 serta posisi keuangan per 31 Desember 2020," cetusnya.


Diantara isi laporan itu ungkapnya, yaitu terdiri dari laporan realisasi anggaran, neraca, laporan operasional dan laporan perubahan ekuitas. Selanjutnya laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. 


"Laporan tersebut telah diaudit oleh BPK RI Perwakilan Sumbar. Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, BPK telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Pemko Padang di tahun anggaran 2020, yang merupakan penilaian tertinggi yang diberikan BPK RI atas laporan keuangan pemerintah," jelas Wako.


DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Menjadi Perda

"Alhamdulillah tahun ini yang kedelapan kalinya Pemko Padang menerima opini  WTP, dimana tujuh kali diraih secara berturut-turut. Hal ini merupakan prestasi kita yang didukung penuh oleh DPRD Padang dalam melakukan pengelolaan keuangan daerah," terang wako lagi.


Lebih lanjut wako juga membeberkan beberapa hal yang telah dan terus dilakukan Pemko Padang dalam meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang valid, akuntabel dan transparan. 


Diantaranya penyajian laporan keuangan secara wajar dan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Kemudian, menerapkan sistem pengendalian intern yang memadai dan meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan administrasi keuangan daerah.


DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Menjadi Perda

"Selanjutnya melakukan peningkatan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang mengatur seluruh pelaksanaan administrasi keuangan daerah oleh semua SKPD. Begitu juga seiring meningkatnya komitmen semua elemen pendukung pelaksanaan administrasi keuangan daerah," imbuhnya.


Di akhir sambutan, Wako memaparkan sekaitan realisasi APBD Kota Padang TA 2020 yang terdiri dari total pendapatan dengan target sebesar Rp2,38 triliun dan telah direalisasikan sebesar Rp2,17 triliun atau 90,92 persen. 


"Dari PAD Kota Padang TA 2020 ditargetkan sebesar Rp 664,27 miliar dengan realisasinya yaitu sebesar Rp 499,89 miliar atau 75,26 persen. Untuk penerimaannya terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan derah yang dipisahkan serta PAD yang sah," pungkas wako mengakhiri.


(*)