PILIHAN REDAKSI

Yolla Yuliana, Bidadari Voli Indonesia yang Bikin 3 Pria Terlena

BENTENGSUMBAR.COM - Ada tiga pria tampan yang pernah terlena oleh kecantikan bidadari voli Indonesia, Yolla Yuliana. Yolla Yuli...

Advertorial

Rapat Paripurna, Wako Padang Hendri Septa Tanggapi 4 Ranperda Inisiatif DPRD Padang
Senin, Februari 14, 2022

On Senin, Februari 14, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan tanggapannya secara resmi tentang 4 (empat) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif Komisi-Komisi DPRD Kota Padang. 

Keempat Ranperda tersebut diantaranya meliputi Ranperda Penyelenggaraan Kearsipan, Ranperda Pemberdayaan Usaha Mikro serta Ranperda Pembangunan Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan Ranperda tentang Masjid Paripurna.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang kami menyambut baik empat Ranperda Inisiatif Komisi-Komisi DPRD Kota Padang ini," ujar Wako dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang membahas agenda terkait di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD setempat, Senin (14/2/2022).

"Semoga semua Ranperda ini dapat dibahas dan disempurnakan secara mendalam oleh semua unsur dan ditetapkan menjadi Perda sesuai waktu yang ditentukan. Insya Allah bermanfaat bagi masyarakat dan untuk kemajuan Kota Padang tentunya," harapnya.

Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Padang Arnedi Yarmen itu pun diikuti para pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang dan stakeholder terkait lainnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen menuturkan, Rapat Paripurna kali ini adalah tindak lanjut dari empat Ranperda terkait yang disampaikan oleh Komisi I, II, III dan IV DPRD Kota Padang pada Sidang Paripurna di 7 Februari 2022 lalu.

"Alhamdulillah hari ini telah ditanggapi secara resmi oleh bapak Wali Kota Padang. Semoga ke depan dapat kita bahas bersama dalam rapat komisi bersama jajaran Pemko dan stakeholder terkait," katanya.

"Kita tentu berharap dalam waktu yang tidak begitu lama empat Ranperda tersebut bisa ditetapkan menjadi Perda," ucap Arnedi Yarmen.

Ia juga menambahkan, sejatinya empat Ranperda inisiatif tersebut merupakan Ranperda yang sangat strategis dan merupakan dukungan DPRD Kota Padang kepada Pemko Padang dalam menjalankan tugas pemerintahan, peningkatan perekonomian, keagamaan dan tugas lainnya.

"Tujuan akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dan agar Ranperda ini lebih aplikatif dan dapat diterapkan di tengah-tengah masyarakat, perlu harmonisasi dan sinkronisasi dengan Peraturan Perundang-undangan terkait," ujarnya.

"Sehingga Ranperda yang akan disepakati nantinya tidak berimplikasi hukum di kemudian hari," jelasnya. (*)

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Inisiatif
Senin, Februari 07, 2022

On Senin, Februari 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar rapat paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif DPRD Kota Padang tahun 2022, bertempat di ruang sidang utama gedung DPRD setempat, Senin (7/2/2022).

Rapat paripurna dipimpin wakil ketua Arnedi Yarmen didampingi unsur pimpinan lainnya Ilham Maulana, Sekretaris dewan Hendrizal Azhar dan Pj Sekda Fitriati, M.SSi, MSi.

Penyampaian Ranperda Inisiatif DPRD Kota Padang disampaikan oleh anggota DPRD Kota Padang Zulhardi Z Latif dari fraksi Golkar PDI Perjuangan.

Ada 4 Ranperda Inisiatif DPRD Kota Padang Tahun 2022 yang disampaikan dalam paripurna yakni, Ranperda tentang Kearsipan, Ranperda tentang Pemberdayaan Usaha Mikro, Ranperda Pembangunan Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah, dan Ranperda Masjid Paripurna Kota Padang.

Disampaikannya, yang melatar belakangi perlunya diusulkan Ranperda tentang Kearsipan adalah melalui studi awal terutama melalui Desk Study dengan menelusuri berbagai kepustakaan, literatur terkait dengan kearsipan untuk bagaimana meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan yang prima melalui kebijakan kearsipan, norma dan standar, prosedur dan kriteria kearsipan yang ideal untuk terwujudnya pengelolaan arsip yang baik dalam mewujudkan good governance, serta bagaiman sistem pertanggungjawaban pengelolaan arsip yang tepat terukur untuk menjamin kearsipan yang baik.

Selanjutnya dasar hukum yang dipakai, telah disesuaikan dengan Peraturan yang lebih tinggi sehingga tidak bertentangan antara satu peraturan dengan peraturan yang lainnya.

Kemudian yang melatar belakangi perlunya diusulkan Ranperda tentang Pemberdayaan Usaha Mikro adalah Sistem Ekonomi Kerakyatan yaitu suatu sistem perekonomian yang berlandaskan pada ekonomi kerakyatan sebagai kekuatannya. 

Ekonomi rakyat sendiri merupakan kegiatan ekonomi yang dikerjakan oleh rakyat dengan pengelolaan berbagai sumber daya ekonomi secara swadaya, tergantung pada apa saja yang dapat mereka usahakan dan kuasai. 

Tujuan ekonomi kerakyatan tersebut pada dasarnya adalah untuk membantu rakyat miskin dalam memenuhi derajat kebutuhan dasar melalui pembangunan ekonomi berskala kecil dan menengah.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, telah disahkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, selanjutnya disebut Undang-Undang UMKM. 

Sementara yang melatar belakangi perlunya diusulkan Ranperda tentang Pembangunan Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah adalah Pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Padang telah berlangsung dalam beberapa kurun waktu 11 tahun yang lalu pasca terjadinya bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, longsor maupun bencana banjir rob pantai.

Untuk upaya pembangunan perumahan bertujuan berupa pembangunan rumah susun, baik yang dikelola langsung oleh Pemerintah maupuin Swasta. 

Namun kenyataan selama ini dinilai belum optimal dimanfaatkan oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah. 

Sementara untuk Ranperda Mesjid Paripurna Kota Padang, masjid paripurna adalah masjid yang manajemen, pengembangan sumber daya, dan tata kelola dilakukan oleh pemerintah kota padang atau masjid yang didirikan masyarakat kemudian dihibahkan dan atau dilakukan perjanjian kerjasama dengan pemerintah kota padang. 

Masjid paripurna memiliki peran dan fungsi dan kewenangan sebagai motor penggerak dalam kegiatan kemasjidan dan sarana pendukung sebagai sebahagian dari optimalisasi aset negara dan asset masyarakat yang harus mendapat perlindungan hukum.

Selanjutnya juga Dasar Hukum yang dipakai, telah disesuaikan dengan Peraturan yang lebih tinggi sehingga tidak bertentangan antara satu peraturan dengan peraturan yang lainnya. 

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen menyampaikan apa yang telah disampaikan dalam paripurna tentang penyampaian 4 Ranperda Inisiatif DPRD Kota Padang 
selanjutnya dapat dibahas dan diproses sesuai dengan mekanisme dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (***)

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Kota Padang Tutup Masa Sidang III 2021 Dan Buka Masa Sidang I 2022
Kamis, Desember 30, 2021

On Kamis, Desember 30, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna penutupan masa sidang III tahun anggaran 2021 dan pembukaan masa sidang I tahun anggaran 2022, Kamis malam, 30 Desember 2021.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani didampingi Wakil Ketua Arnedi Yarmen dan Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar serta dihadiri segenap anggota DPRD Kota Padang.

Dalam rapat paripurna tersebut beberapa agenda yang dilakukan. Pertama Penyerahan Hasil Laporan Kunjungan Kerja Komisi-Komisi DPRD Kota Padang Pada Masa Sidang III Tahun 2021 Kepada Ketua DPRD Kota Padang. 

Selain itu dilakukan Penyerahan Laporan Hasil Reses Masa Sidang III DPRD Kota Padang Tahun 2021 Kepada Wali Kota Padang.

Kedua, melewakan perubahan nama-nama susunan Fraksi Partai Golkar dan PDIP Perjuangan.

Perubahan itu adalah Ketua Fraksi Wismar Panjaitan dan Sekretaris Jumadi dengan anggota Zulhardi, Miswar Jambak, dan Iswanto Kwara.

Ketiga, Penutupan Masa Sidang III DPRD Kota Padang Tahun 2020 dan Pembukaan Masa Sidang I tahun 2022. Selanjutnya, melewakan jadwal kedewanan Masa Sidang I Tahun 2022.

"Kita perlu menyusun dan mengatur agenda kedewanan yang bisa mengakomodir kegiatan-kegiatan penting yang harus dilaksanakan meskipun di tengah pandemi covid-19 saat ini," imbau Syafrial.

Ketua DPRD Padang juga menginginkan senantiasa terciptanya sinergitas antara DPRD bersama pemko dan seluruh stakeholder berjalan baik sebagaimana mestinya.

"Dengan sinergi dan harmonisasi itulah kita dapat melaksanakan kegiatan dan upaya menyelesaikan beberapa permasalahan di kota yang kita cintai ini," pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa yang diwakili Asisten Didi Ariyasi pada kesempatan itu mengapresiasi dukungan DPRD Kota Padang selama ini kepada Pemerintah Kota Padang.

"Kami dari pemerintah Kota Padang mengapresiasi kerjasama yang terjalin dengan DPRD Kota Padang. Kami berharap, keharmonisan hubungan antara Pemko dan DPRD Kota Padang tetap berlanjut demi kesejahteraan warga kota," ungkapnya.

Sebelumnya, DPRD Kota Padang telah menyepakati terbentuknya susuanan komisi-komisi DPRD Kota Padang yang baru, yaitu susunan Komisi dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kota Padang.

"Kami minta kepada Sekretaris DPRD untuk membacakan susunan komisi yang baru," kata Syafrial Kani.

Berikut susunannya:

Komisi I 
Ketua: Jonedi Hendri
Wakil: Jufri
Sekretaris: Budi S

Komisi II
Ketua: Jumadi
Wakil: Rustam Efendi
Sekretaris: Edmon

Komisi III
Ketua: Boby Rustam
Wakil Ketua: Rafdi
Sekretaris Iswanto Kwara

Komisi IV
Ketua Komisi: Mastilizal Aye
Wakil Ketua: Zulhardi Z Latif
Sekretaris: Yandri

Bapemperda
Ketua: Irawati
Wakil Wismar Panjaitan
Sekretaris: Hendrizal Azhar

Badan Kehormatan
Ketua: Muhidi
Wakil Ketua: Muzni Zen

Laporan: Zamri Yahya

Rekomendasi Hotel untuk Staycation di Bali
Rabu, Desember 29, 2021

On Rabu, Desember 29, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang tepat untuk Anda kunjungi akhir tahun ini. Keindahan Bali sudah dikenal oleh banyak orang, baik oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Bahkan, Bali disebut-sebut sebagai salah satu surga dunia karena memiliki keindahan alam yang luar biasa serta sangat populer dikalangan para peselancar, karena ombak lautnya yang fenomenal. Selain keindahan alam, Bali juga menyuguhkan banyak makanan dengan cita rasa yang lezat. Makanan lokal maupun internasional bisa dengan mudah Anda temui di Bali.

Banyaknya destinasi wisata yang ada di Bali tentunya mengharuskan Anda untuk berlibur cukup lama. Selama di Bali, Anda tidak perlu khawatir mengenai penginapan karena ada banyak sekali penginapan yang bisa anda pilih mulai dari wisma, hotel, resort hingga villa. Anda bisa mencari hotel murah di Bali & villa murah di Bali dengan mudah melalui Traveloka Lifestyle SuperApp. Berikut adalah beberapa rekomendasi penginapan yang ada di Bali untuk membantu Anda menentukan akomodasi Anda selama di Bali.

The Stones Hotel

The Stones Hotel terletak di Jalan Raya Pantai Kuta Banjar Legian Kelod. Untuk menginap di hotel ini, Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp 528.868 per malamnya untuk tipe kamar deluxe room king bed atau twin beds. Selain tipe kamar deluxe dengan king atau twin beds, The Stones Hotel juga menawarkan tipe kamar lainnya seperti deluxe pool view, premium plunge pool, deluxe corner, junior suite, deluxe suite, pool suite & autograph suite.

Fasilitas yang ditawarkan oleh hotel ini juga sudah sangat mumpuni seperti TV, AC, shower, kulkas mini, mesin pembuat teh & kopi serta pengering rambut. Untuk mengisi waktu luang dan bersantai Anda selama menginap disini, Anda bisa memanfaatkan fasilitas umum seperti spa, restoran, kolam renang serta layanan pijat yang sudah disediakan oleh hotel.

The Kuta Beach Heritage

Jika Anda ingin menginap di daerah Kuta, maka The Kuta Beach Heritage adalah pilihan penginapan yang tepat. Penginapan ini terletak di Jalan Pantai Kuta dan menawarkan akses yang mudah ke pusat perbelanjaan Beach Walk serta Pasar Seni Kuta. Anda bisa menginap di The Kuta Heritage dengan membayar mulai dari Rp 500.000 per malam untuk tipe kamar classic heritage dan sudah termasuk sarapan gratis. Selain kamar classic heritage, The Kuta Beach Heritage memiliki tipe kamar lainnya seperti classic heritage king & twin, superior heritage king & twin, deluxe heritage king, deluxe heritage king with plunge pool dan executive heritage king dan twin.

Sini Vie Villa

Villa ini terletak di Jalan Dewi Saraswati dan sangat dekat dengan supermarket sehingga Anda tidak perlu khawatir atau kebingungan saat menginap di villa ini. Sini Vie Villa sudah dilengkapi dengan fasilitas kolam renang dan bathtub. Sayangnya, jika Anda ingin menginap di Villa ini, Anda harus melakukan pemesanan sesegera mungkin karena villa ini hanya memiliki 1 kamar dengan king bed yang bisa diinapi oleh 2 orang. Untuk harganya, Anda akan dikenakan biaya Rp 945.000 per malam. Tempat wisata terdekat dari villa ini adalah pantai Double Six yang bisa Anda kunjungi dengan menggunakan sepeda motor.

Bali Dyana Villas

Satu lagi villa yang dekat dengan pantai Double Six adalah Bali Dyana Villas. Villa ini terletak di gang bunga kecil seminyak dan sudah memiliki fasilitas yang sangat lengkap seperti kolam renang pribadi, bathtub, free koran pagi, dapur, Televisi, AC. mesin pembuat kopi dan teh, DVD player dan masih banyak lagi. Untuk bisa menginap di sini, Anda harus membayar mulai dari Rp 850.000 per malamnya.

Itulah beberapa rekomendasi hotel & villa yang ada di Bali yang cocok untuk Anda jadikan akomodasi menginap selama berlibur di Bali. Jangan lupa untuk melakukan pemesanan hotel & villa melalui Traveloka. Anda cukup mengetik destinasi yang Anda tuju kemudian Traveloka akan menampilkan hasil pencarian Anda dengan cepat dan lengkap. Traveloka juga akan menampilkan informasi mengenai hotel atau villa yang akan Anda pilih, mulai dari informasi tentang harga, fasilitas, hingga review dari pengunjung sebelumnya semua bisa Anda lihat. Review dari para pelanggan tersebut tentunya akan membantu Anda dalam menentukan hotel atau villa yang akan Anda inapi. Informasi tentang fasilitas hotel atau villa juga sangat penting apakah penginapan tersebut memiliki fasilitas seperti akses internet, pusat kebugaran, spa dan masih banyak lagi.

Soal harga Anda tidak perlu khawatir karena Traveloka seringkali memberikan promo bagi para penggunanya. Promo-promo tersebut bisa Anda dapatkan jika menggunakan aplikasi Traveloka dan mengikuti akun media sosial Traveloka. Proses pembayaran pun aman dan mudah karena ada banyak metode pembayaran di Traveloka mulai dari bayar di minimarket hingga metode paylater. Dengan metode pembayaran paylater, Anda bisa menginap dan berlibur dengan tenang dan bayar kemudian nanti. (ads)

Pentingnya Menjaga Kebersihan Wajah
Rabu, Desember 22, 2021

On Rabu, Desember 22, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Rahasia kulit yang sehat dan bercahaya adalah rutinitas membersihkan wajah yang benar. Begitu banyak faktor yang dapat menurunkan kesehatan kulit Anda, salah satunya polusi udara. Di akhir hari, banyak kotoran yang akan tertumpuk dan menyebabkan jerawat muncul.

Tidak hanya itu, semakin banyak produk kecantikan atau kosmetik yang digunakan bisa membuat Anda lupa akan hal yang paling dasar dalam perawatan kulit ini. Membersihkan wajah dengan lap basah atau sekedar memercikkan air untuk diusap dengan tisu tidak akan mengangkat sel-sel kotor yang menempel pada kulit.

Lalu, bagaimana cara mengetahui produk pembersih wajah yang cocok? Anda direkomendasikan untuk berinvestasi dalam membeli produk pembersih wajah yang baik dan tepat. Sebab, kulit tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri terhadap iritasi atau infeksi dari penggunaan produk yang salah.

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih pembersih wajah, seperti jenis kulit, masalah kulit, dan efek alergi apa yang akan ditemukan dalam bahan-bahan yang terkandung. Untuk Anda yang sering menggunakan riasan, fokus untuk mencari produk yang bisa mengangkat seluruh riasan wajah Anda. Jika kulit wajah Anda termasuk kategori yang sensitif, Anda disarankan untuk mencari pembersih wajah tidak yang mengandung bahan sintetis.

Untuk mengetahui apa saja keuntungan dalam rutin membersihkan wajah, simak beberapa poin berikut ini.

Keuntungan membersihan wajah dengan rajin

Menghilangkan kotoran

Satu manfaat utama dalam membersihkan wajah adalah untuk menghilangkan kotoran, sel kulit mati, virus, dan minyak yang ada pada kulit wajah. Dengan rutin mencuci wajah setiap hari, Anda akan menghilangkan lapisan kotoran yang dapat menghambat oksigen untuk terserap dan mencegah munculnya jerawat yang tidak diinginkan.

Melembabkan wajah

Menggunakan produk pembersih wajah secara teratur dapat membantu kulit untuk bisa mempertahankan tingkat kelembaban yang sesuai. Kulit yang kurang lembab akan terlihat kasar, memiliki keriput, dan garis-garis halus.

Sebaliknya, pembersih wajah yang tepat dapat membantu mengatur kadar kulit untuk menyerap kandungan-kandungan baik agar wajah Anda terlihat mulus dan cerah.

Menjadi awet muda

Dengan banyaknya kadar polusi yang melakukan kontak langsung dengan kulit, wajah Anda akan terus menua. Terlebih lagi dari polusi dan racun di udara yang kerap ditemukan saat Anda keluar rumah. Oleh karena itu, membersihkan wajah saat pulang beraktivitas adalah salah satu jalan terbaik untuk membuang seluruh kotoran yang tidak diinginkan. Alhasil, proses penuaan akan menjadi semakin lambat dan kulit akan tetap terlihat cerah tanpa adanya kerutan yang bermunculan terus-menerus.

Kapan saja harus mencuci wajah?

Tidak cukup hanya menggunakan pembersih wajah yang cocok untuk kulit Anda. Penting juga untuk bisa mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk membersihkan kulit wajah dengan efektif. Sekali pencucian berkisar sekitar 45 detik sampai 1 menit untuk memastikan seluruh kotoran terangkat dari kulit wajah Anda. Jadi, tidak usah terburu-buru dan pastikan seluruh area wajah sudah dibersihkan dengan baik.

Meluangkan sedikit waktu untuk menghapus riasan secara menyeluruh dan mencuci muka dengan bersih akan memastikan kulit Anda tidak terkontaminasi dari kotoran-kotoran yang tidak terangkat. Namun, banyak  juga yang bertanya seberapa sering seharusnya seseorang mencuci wajah dalam satu hari. 

Sekali di pagi hari

Di pagi hari, membersihkan wajah akan membantu proses pengelupasan alami yang terjadi saat Anda tertidur di malam sebelumnya. Dengan mencuci wajah saat bangun tidur, Anda dapat menghilangkan racun, sel kulit mati, dan juga minyak yang berlebih yang menumpuk di malam hari.

Menggunakan pembersih yang segar untuk memulai hari akan membantu menyeimbangkan nutrisi pada kulit wajah. Sebab kandungan aktif yang ada dalam produk pembersih akan meresap dan membantu menyegarkan wajah di pagi hari.

Sekali di malam hari

Saat malam, membersihkan wajah menjadi langkah yang esensial untuk menghapus riasan dan segala jenis kotoran yang menempel pada kulit wajah Anda sepanjang hari. Selain itu, kulit wajah membutuhkan permukaan yang bersih untuk bisa melakukan regenerasi yang benar.

Oleh karena itu, membersihkan wajah akan membuka jalur agar oksigen dapat terserap ke dalam kulit dan meningkatkan tampilan wajah. Anda bisa menggunakan produk pembersih wajah yang dirancang khusus untuk dipakai saat malam hari. (*)

TP PKK Nagari Aia Gadang Pasbar Meriahkan Peringatan Hari Ibu dengan Bermacam Perlombaan
Rabu, Desember 22, 2021

On Rabu, Desember 22, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua TP PKK Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) meriahkan peringatan dan perayaan Nasional Hari Ibu Tahun 2021 di halaman Kantor Wali Nagari, Selasa, 21 Desember 2021 dengan berbagai macam perlombaan.

Ada sekitar lima macam lomba yang di adakan panitia, lomba tersebut juga di ikuti oleh puluhan ibu dan emak-emak di Nagari Aia Gadang.

Ketua TP. PKK Nagari Aia Gadang, Kasihandri Jamaris mengatakan, kegiatan lomba tersebut  digelar dalam rangka memperingati momentum Hari Ibu Nasional yang diperingati pada tanggal 22 Desember di setiap tahunnya. 

Hari ibu yang dimaksud tersebut, merupakan peringatan atau perayaan terhadap peran seorang ibu dalam lingkungan keluarga maupun di lingkungan sosial masyarakat.

"Terima kasih atas kehadiran para tamu undangan dan partisipasi ibu-ibu dan para kader PKK Nagari dalam acara ini. Semoga melalui acara ini, kita dapat lebih menghargai jasa dan perjuangan seorang ibu demi kebahagiaan keluarga," ujarnya.

Wali Nagari AIA Gadang, Jamaris saat memberikan hadiah kepada pemenang lomba.
Wali Nagari AIA Gadang Jamaris Ketika Menyerahkan Hadiah Kepada Pemenang Lomba.
Ia mengatkan, untuk menyemarakkan peringati hari ibu tersebut, panitia telah menyiapkan lima perlombaan dan sebagai penghargaan kepada kaum ibu. Lima lomba yang di adakan tersebut adalah, Lomba baju kurung, Musana Muslim Moderen, Mars PPK, Qesidah dan Senam.

"Jadikanlah lomba ini sebagai ajang silaturrahmi, saling berbagi, saling menghargai dan saling mendukung dalam memajukan dan menjalankan 10 Program PKK," harapnya.

Sementara itu, Wali Nagari Aia Gadang, Jamaris dalam sambutannya saat membuka acara lomba mengucapan terimakasih kepada tim penggerak PKK telah mengangkat acara tersebut.

Menurutnya, hari ibu adalah hari kebangkitan perempuan indonesia dan merupakan sebagai momentum untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan kaum perempuan tidak dapat dipisahkan dari kebangkitan dan perjuangan bangsa.

Ketua TP PKK Kabupaten bersama staf Nagari AIA Gadang.
Ketua TP PKK Kabupaten bersama staf Nagari AIA Gadang.
Perjuangan itu tak lain tak bukan agar perempuan bebas dari segala bentuk penindasan dan tindak kekerasan menuju kesetaraan dan keadilan dalam segala aspek kehidupan.

"Peringatan hari ibu dilakukan sekali setahun ini perlu di wujudkan dalam berbagai kegiatan seperti kegiatan perlombaan ini, sebagai kelanjutan perjuangan kaum perempuan," ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan lomba tersebut juga dapat lebih mempererat hubungan dan tali silaturahmi antar peserta. 

Ia meminta semua peserta dapat menganggap kegiatan lomba hanyalah hiburan, dan jangan jadikan perlombaan sebagai ajang permusuhan. 

Peserta Lomba Gambus
Peserta Lomba Gambus
"Dalam lomba itu, Kalah dan menang adalah hal yang biasa, mencari kemenangan bukanlah menjadi tujuan utama, yang penting bagaimana kita tetap selalu bersatu untuk menjadi lebih bsik kedepannya," tutupnya mengakhiri.

Di Samping itu, Ketua TP. PKK Kabupaten Pasbar, Titi Hamsuardi mengatakan, peringatan hari ibu oleh bangsa Indonesia tidak hanya untuk menghargai jasa-jasa perempuan sebagai ibu, namun jasa perempuan secara menyeluruh baik sebagai ibu dan istri, warga negara, sebagai abdi tuhan yang Maha Esa serta sebagai pejuang kemerdekaan Indonesia.

"Peringatan Hari Ibu mengingatkan seluruh rakyat Indonesia terutama generasi muda, semangat membulatkan tekad melanjutkan perjuangan nasional agar terwujud masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945" ungkapnya.

Dalam acara tersebut, Sekretaris Nagari AIA Gadang, Eka Saputra, staf Nagari, Babinkamtimas, Babinsa, Bamus Nagari, Kepala Jorong, Bundo Kanduang dan Tamu Undangan Lainnya.

Laporan: Ridho Pratama

Wali Kota Riza Falepi Menangis Di Kantor DPRD Payakumbuh
Sabtu, Desember 18, 2021

On Sabtu, Desember 18, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Begitu kuatnya ikatan spiritual Riza Falepi dengan kota yang dipimpinnya saat ini, membuat Anak Nagari Koto Nan Godang itu menagis terharu saat menyampaikan pidato wali kota pada rapat Paripurna Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 51 Kota Payakumbuh di Kantor DPRD, Jumat (17/12).

Bagaimana takkan terharu, pidato kali ini merupakan pidato terakhir Riza Falepi sebagai seorang wali kota dalam rapat paripurna ulang tahun kota, untuk tahun besok tak ada lagi pidato dari Riza karena masa jabatannya tinggal 9 bulan lagi.

Riza yang sudah dua periode memimpin Kota Randang  terkenang masa awal dilantik dengan Wakilnya Suwandel Muchtar pada 2012 dan bersama Erwin Yunaz pada 2017. Tak terasa, Riza sudah mengemban amanat 9 tahun lebih sebagai wali kota, dan memasuki tahun ke 10.

Politikus PKS itu menyampaikan akhirnya telah sampai pada titik untuk berfikir kedepan tentang apa yang membuat kota ini menjadi lebih baik dan berkembang, baik secara materinya maupun spiritualnya.

"Kalau kita lihat kilas balik, kita sudah banyak membangun, tapi jangan lupa dengan sumber inspirasi dan pikiran kita, yakni kekuatan spiritual. Bagaimana kita meloncat ke tahapan berikutnya, melalui kekuatan spiritual ini, kita jauh lebih besar dan produktif," kata Riza.

Dalam pidato tersebut Riza menyampaikan beberapa poin penting. Kota Payakumbuh menginjak usia 51 tahun pada 17 Desember 2021, usia yang sudah matang, usia dimana sudah sewajarnya kita menempatkan diri sejajar dengan kota-kota lain yang lebih dahulu maju. 

Riza menyebut sejak awal sepenuhnya menyadari bahwa untuk mewujudkan Kota Payakumbuh menjadi center of excellence bukanlah hal yang mudah, Payakumbuh hanyalah kota kecil, tidak memiliki sumber daya alam andalan seperti minyak dan tambang, serta Payakumbuh bukanlah ibukota provinsi.

"Oleh karena itu untuk bisa berdiri sejajar dengan kota-kota maju lainnya tentu kita harus mengerahkan effort yang lebih besar, akselerasi yang lebih cepat dan kesungguhan yang lebih kuat," kata Riza.

Dijelaskannya dengan kondisi seperti ini Pemerintah Daerah harus cermat membelanjakan anggaran, perencanaan harus disusun dengan baik sehingga belanja daerah lebih efektif dan efisien. Semua program kegiatan harus dipastikan mempunyai output dan outcome yang menunjang pencapaian sasaran strategis kota. Kemudian harus dipastikan juga bahwa pemerintah sebagai fungsi pelayanan harus betul-betul hadir sebagai pelayan terbaik bagi masyarakat. 


Makna HUT Kota Ke 51 Bagi Riza Falepi


Perayaan HUT Kota Payakumbuh yang ke 51 hari ini juga menjadi sangat bermakna bagi Riza secara pribadi, karena hari ini menjadi momen terakhir baginya untuk menyampaikan pidato peringatan hari ulang tahun kota sebagai Wali Kota Payakumbuh, karena pada September tahun 2022 Riza akan menyelesaikan amanah sebagai Wali Kota Payakumbuh periode 2017-2022.

"Tanpa terasa, hampir 10 tahun sudah kami mengemban amanah sebagai wali kota, dan sebagai pelayan masyarakat Kota Payakumbuh. Waktu begitu cepat berlalu, rasanya seperti baru kemarin, peristiwa 10 tahun yang lalu masih terbayang jelas bagaimana awalnya beberapa tokoh dari berbagai komponen masyarakat meminta saya untuk mau maju sebagai calon walikota ketika itu," kata Riza.

Dijelaskannya, tidak pernah sebelumnya bermimpi atau bercita-cita menjadi seorang wali kota. Dan tidak mudah baginya untuk meyakinkan dirinya sendiri untuk mau menerima permintaan masyarakat untuk maju sebagai calon walikota. 

"Pada saat itu saya juga sedang diamanahi sebagai anggota DPD RI mewakili masyarakat Luhak Nan Bunsu di lembaga tertinggi negara; MPR RI yang harus saya tinggalkan jika maju sebagai calon wali kota. Saya melihat begitu besar harapan masyarakat yang menginginkan kemajuan bagi Kota Payakumbuh," kata Riza.

Jabatan Riza saat itu sebagai anggota parlemen memungkinkan untuk berkontribusi untuk kemajuan Kota Payakumbuh, akan tetapi posisi Wali Kota Payakumbuh yang akan diperjuangkan bersama memiliki nilai yang sangat strategis karena wali kota adalah pemegang kewenangan pengambilan keputusan untuk setiap kebijakan daerah.

"Setelah melalui perenungan yang dalam, meminta restu dari ibu, dan meminta petunjuk kepada Allah yang maha kuasa, serta melihat dukungan dari masyarakat yang  kian hari semakin meluas, sehingga menjadi pertimbangan partai untuk menugaskan saya maju menjadi calon wali kota, akhirnya saya memantapkan hati untuk mau menerima panggilan tanah kelahiran. Tekad pun dibulatkan, ’azzam pun dikuatkan, dan niat pun diluruskan, jika allah ta’ala taqdirkan terpilih menjadi wali kota, saya akan berikan pengabdian terbaik untuk kota payakumbuh yang saya cintai sepenuh jiwa," kata Riza.

Qadarullah kemudian membawa amanah tersebut ke pundak Riza Falepi bersama Suwandel Muchtar, mereka dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Payakumbuh periode 2012-2017 pada bulan September 2012.

"Sejak saat itu, tak ada hari tanpa memikirkan Payakumbuh, tak ada waktu untuk bersantai, bahkan waktu untuk keluarga pun menjadi terbatas. Kami berusaha bersungguh-sungguh menghadirkan pemerintahan yang semakin hari semakin baik tata kelolanya dan semakin baik dalam melayani masyarakatnya. Kesungguhan ini jualah yang mungkin menjadi pertimbangan bagi sebagian besar masyarakat untuk kembali memberikan kepercayaan kepada saya menjadi Wali Kota Payakumbuh periode 2017-2022 bersama Wakil Wali Kota Erwin Yunaz," ungkap Riza.

Bagi Riza, jabatan ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan bukan hanya kepada seluruh masyarakat Kota Payakumbuh yang telah memberikan kepercayaannya kepadanya, tetapi juga akan dipertanggungjawabkan juga kelak di akhirat kepada Rabb pemilik kekuasaan. 

"Pada kesempatan ini kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan semua pihak terhadap pelaksanaan program-program kerja kami dalam dua periode ini. Apapun yang telah dicapai oleh Kota Payakumbuh dalam 2 periode ini mustahil akan terwujud tanpa adanya dukungan dari semua pihak," kata Riza.

Wali Kota Riza Falepi Menangis Di Kantor DPRD Payakumbuh


Tak Ada Gesekan Dengan Legislatif


Riza juga berterima kasih dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan pimpinan dan anggota DPRD Kota Payakumbuh baik periode 2012-2017 maupun periode 2017-2022. Walaupun dalam perhelatan demokrasi pada pilkada 2012 dan 2017 terdapat perbedaan haluan politik, akan tetapi hakikatnya mereka mempunyai tujuan dan kepentingan yang sama yaitu ikut berkontribusi bagi kemajuan Kota Payakumbuh dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. 

"Kami merasakan betul selama 2 periode ini jalannya roda pemerintahan diwarnai hubungan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif. Hampir semua program kerja kami didukung oleh DPRD, dalam bentuk dukungan legislasi kebijakan, dukungan penganggaran, serta ikut mengawasi proses pelaksanaan pembangunan. Sepanjang ingatan kami tidak pernah terjadi gesekan yang berarti antara eksekutif dan legislatif selama dua periode ini," kata Riza.

Dek lai iduk baro di paran
Indak ado boluk rinuak pun lomak dipalai
Dek lai sa makosuk sa tujuan
Indak ado kusuk nan indak salosai

Saciok bak ayam, sadonciang bak bosi, 
Duduak samo randah,tagak samo tinggi

Demikianlah gambaran hubungan harmonis antara eksekutif dengan legislatif di kota payakumbuh. Mudah-mudahan keharmonisan dalam menjalankan roda pemerintahan ini akan terus meningkat  dimasa yang akan datang," tambahnya.

Wali Kota Riza Falepi Menangis Di Kantor DPRD Payakumbuh


Apresiasi Kepada Masyarakat Yang Berperan Aktif Mendukung Pembangunan


Selanjutnya, Riza juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan seluruh masyarakat Kota Payakumbuh. Yang turut berperan aktif dalam proses pembangunan kota kita ini. Mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan. 

"Salah satu yang sangat berkesan bagi saya adalah dukungan masyarakat terhadap program-program strategis kami, masyarakat mau melepas hak atas aset berharga berupa tanah pribadi, tanah keluarga dan tanah kaum mereka untuk keperluan pembangunan kota," kata Riza.

Dalam hal ini, Riza mengucapkan ribuan terima kasih kepada para niniak mamak pangulu kaum yang secara persuasif telah memberikan pencerahan kepada kaum dan anak kemenakannnya, sehingga mereka bersedia melepaskan tanah mereka untuk program strategis pembangunan kota.

Dijelaskannya mulai dari pembebasan lahan untuk pelebaran jalan sudirman yang sekarang sudah lebar dan representatif sebagai jalan utama kota, pembebasan lahan padang kaduduak yang sudah menjelma menjadi pusat pertumbuhan baru di Kecamatan Payakumbuh Utara.

"Pembebasan lahan sepanjang bantaran Sungai Batang Agam mulai dari Kelurahan Balai Panjang sampai ke Kelurahan Kubu Gadang yang sekarang sudah menjadi wajah baru kota dengan konsep river front city, termasuk juga di dalamnya tanah lokasi untuk stadion sepak bola dan gelanggang olah raga tertutup di Kelurahan Tanjung Pauh, dan yang terakhir adalah pembebasan lahan untuk Masjid Agung di sawah kareh Kelurahan Pakan Sinayan," kata Riza.

Wali Kota Riza Falepi Menangis Di Kantor DPRD Payakumbuh


Sisa Waktu 9 Bulan


Masih ada waktu sembilan bulan kedepan bagi Riza Falepi untuk menuntaskan pekerjaan dan menggenapkan amanah sebagai wali kota payakumbuh. Ada beberapa hal yang menjadi fokus Riza dengan waktu yang tersisa adalah saat ini melalui Dinas PUPR sedang menyiapkan naskah akademis Ranperda Tentang Pengelolaan Kawasan Strategis Batang Agam dan juga Ranperda Tentang Rencana Tata Bangunan Dan Lingkungan (RTBL) Kawasan Batang Agam. 

"Kita menginginkan pengembangan kawasan batang agam harus dilakukan secara terencana sesuai dengan konsep pembangunan kota moderen dan memperhatikan prinsip sustainable yang ramah lingkungan. Untuk itu kami memohon dukungan penuh dari DPRD Kota Payakumbuh untuk bersama-sama kita mengawal dan menuntaskan perda ini, karena perda ini juga akan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi Kota Payakumbuh kedepan, melalui perda ini kawasan sungai Batang Agam akan menjadi urat nadi pertumbuhan, menjadi paru-paru kota dan menjadi sumber air bersih bagi warga kota. Dengan perda ini juga kita meminimalisir resiko dampak pembangunan terhadap lingkungan dan sosial," kata Riza.

Terkait dengan janji politik Riza yang kemungkinan tidak akan sepenuhnya tertunaikan sempurna sampai akhir masa jabatan September 2022 yang akan datang, yaitu pembangunan Masjid Agung Kota Payakumbuh dan Stadion Sepak Bola Berstandar Nasional. Keduanya sudah menjadi satu kesatuan utuh dalam Ranperda Tentang Rencana Tata Bangunan Dan Lingkungan (RTBL) Kawasan Batang Agam.

"Jadi peruntukan dan fungsi ruangnya sudah dikunci di dalam perda tersebut, sehingga siapapun kepala daerah setelah ini mempunyai dasar hukum yang kuat untuk melanjutkan pembangunannya," kata Riza.

Ditambahkan Riza, untuk lokasi Masjid Agung seluas 5 hektar sudah tuntas dibebaskan lahannya. Kawasan Masjid Agung ini direncanakan menjadi konektor antara kawasan Water Front City Batang Agam dengan kawasan Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah.

"Alhamdulillah pada hari Rabu tanggal 8 Desember yang lalu, Atase Agama Kedubes Arab Saudi sudah datang langsung melihat lokasi tersebut. Semoga cita-cita kita bersama untuk memiliki Masjid Agung yang representatif di Kota Payakumbuh dapat terwujud segera. Terkait proses wakaf Raja Salman untuk pembangunan Masjid Agung ini kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Buya Mahyeldi Ansharullah yang telah merekomendasikan dan mengarahkan wakaf Kerajaan Arab Saudi ini ke Kota Payakumbuh," kata Riza.

Jika ini terwujud nantinya, kata Riza, maka ini menjadi anugerah dan keberkahan yang tak terhingga bagi seluruh masyarakat Kota Payakumbuh, karena bila membangun masjid agung dengan APBD, mungkin butuh waktu 10 tahun untuk menuntaskan proyek ini secara keseluruhan dan akan membebani anggaran belanja pembangunan yang begitu besar sehingga Pemerintah Kota Payakumbuh harus “mengencangkan ikat pinggang” untuk belanja prioritas yang lain.

Untuk stadion sepak bola di Tanjung Pauh tahun ini Riza sudah menyelesaikan bagian lapangan rumputnya, untuk tribun penonton perlu dilanjutkan oleh Pj. wali kota atau wali kota berikutnya.

"Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kota Payakumbuh atas ketidaksempurnaan penunaian janji ini. Dalam kondisi keuangan daerah yang minim terlebih dampak pandemi Covid-19 telah menyebabkan dalam  dua tahun ini dana transfer daerah terus menurun sedangkan prioritas pemulihan sosial dan ekonomi serta penanganan dampak kesehatan akibat Covid-19 lebih menjadi fokus bersama baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," tukuknya.

Fokus berikutnya Riza dalam 9 bulan kedepan adalah dalam beberapa waktu ini Riza sudah mulai membangun komunikasi dengan pemilik modal untuk membangun industri dan risetnya di Kota Payakumbuh, komunikasi ini juga melibatkan unsur perguruan tinggi di sumatera barat. Hal ini adalah dalam rangka menyonsong era “high speed connectifity” yaitu terkoneksinya tol Padang- Pekanbaru dengan tol Trans Sumatera yang menempatkan Payakumbuh berada di antara dua pelabuhan eksport import internasional di Pulau Sumatera yaitu Pelabuhan Teluk Bayur sebagai hub ke arah Timur Tengah dan Eropa, serta pelabuhan Dumai sebagai hub ke arah Asia Pasifik dan Amerika.

"Kita siapkan payakumbuh sebagai daerah industri berbasis bio teknologi dan agro industri, karena Payakumbuh dikelilingi oleh daerah penghasil komoditi perkebunan dengan produksi cukup besar seperti sawit, gambir, kulit manis, pinang dan lain-lain yang produktifitasnya masih memungkinkan untuk ditingkatkan dan kebutuhan dunia akan derivatif produk dari komoditi ini terus meningkat. Industri berbasis bio teknologi dan agro industri inilah yang akan kita kembangkan kedepan," kata Riza.

Wali Kota Riza Falepi Menangis Di Kantor DPRD Payakumbuh


Menbangun Ekonomi Dari Wakaf Produktif


Saat ini Riza sedang menyiapkan sebuah road map untuk pertumbuhan ekonomi Kota Payakumbuh kedepan. Menyongsong era industri 5.0 berbasis big data, membutuhkan sebuah leverage/daya ungkit yang besar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi guna menciptakan kesejahteraan masyarakat.

"Melalui pengalaman saya di bisnis sektor keuangan dan mempelajari strategi moderen dan klasik dalam menghimpun dana publik sebagai modal pembangunan, mulai dari cara-cara lama dengan strategi berhutang, kemudian dengan strategi yang mutakhir melalui Sovereign Wealth Funds (Swf), lalu kita coba komparasikan dengan konsep pemberdayaan ekonomi ummat dalam ajaran islam, saya justru menemukan sebuah jawaban melalui konsep syari’at yaitu wakaf produktif," kata Riza.

Melalui penghimpunan wakaf produktif yang masif, menurut Riza, dengan pengelolaan yang profesional, jujur, dan amanah maka Payakumbuh akan mampu melakukan ekspansi bisnis skala nasional bahkan internasional dengan berbasis sumber daya lokal.

"Tantangannya untuk menjalankan konsep ini adalah modal trust atau kepercayaan masyarakat, modal kohesi sosial atau rasa kebersamaan, dan jiwa filantropi atau semangat untuk berkontribusi. Konsep ini hanya akan berjalan dengan baik melalui kerjasama sinergis setiap elemen masyarakat dibawah komando seorang pemimpin yang mempunyai kriteria seperti yang digambarkan dalam al-qur’an surah yusuf ayat 55 yaitu ; ‘‘hafiizhun ‘aliim” pemimpin yang mampu dan amanah," kata Riza.

Untuk itu, Riza menghimbau masyarakat agar pada pilkada berikutnya pilihlah pemimpin yang baik yaitu pemimpin yang mampu dan amanah bukan sebaliknya. Karena segala kebaikan bermula dari pemimpin yang baik bersama masayarakat yang baik.

Satu hal yang menggembirakan dan membuat Riza optimis adalah meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) di saat pandemi. Berdasarkan laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2020 yang telah diaudit BPK RI terkait kinerja keuangan daerah, walaupun dana perimbangan yang diterima mengalami penurunan akibat kondisi keuangan negara yang juga dalam kondisi defisit, akan tetapi Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru mengalami kenaikan dan mencatatkan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah Kota Payakumbuh yaitu sebesar 115,96 milyar rupiah, naik sebesar 11,43% dari PAD tahun sebelumnya sebesar 104,07 milyar rupiah.

"Kenaikan ini justru terjadi disaat pandemi dimana beberapa pos pendapatan justru berkurang karena kita melakukan kebijakan relaksasi sebagai bagian dari penanganan dampak ekonomi terhadap masyarakat dan pelaku ekonomi. Kebijakan relaksasi kita berlakukan terhadap pembayaran retribusi pasar dan pembayaran air minum bagi masyarakat kurang mampu," kata Riza.

Ditambahkannya, salah satu sumber pendapatan daerah yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah dari pos penerimaan  BPHTB (Biaya Peralihan Hak Atas Tanah Dan Bangunan). Ini adalah pertanda baik karena ini menunjukkan Kota Payakumbuh sudah mulai dilirik menjadi kota tujuan investasi. Capaian ini juga sejalan dengan data realisasi investasi tahun 2020 yang berskala menengah dan besar berjumlah sebanyak 30 investor dengan nilai investasi sebesar 130 milyar rupiah.

"Secara kasat mata kondisi dilapangan pun juga dapat kita lihat bermunculan usaha dan bisnis-bisnis baru baik dengan brand lokal maupun nasional. Ini menjadi bukti keberhasilan kita membangun iklim investasi yang kondusif dengan menghadirkan pelayanan publik yang prima serta birokrasi yang bersih dan profesional, ditunjang dengan keterbukaan informasi tata guna lahan melalui perangkat Perda RTRW, RDRT, RTBL dan Perda Bangunan Gedung yang dapat diakses dengan mudah," kata Riza.

Menurutnya lagi, hal inilah yang menjadi legal aspek serta menjadi jaminan kepastian dan keamanan investasi. Inilah yang kemudian mengahantarkan Kota Payakumbuh berhak menerima penghargaan pelayanan investasi terbaik nasional tahun ini.

"Masuknya investasi ke Kota Payakumbuh akan semakin memperluas kesempatan kerja, memperbesar kapasitas produksi, dan pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi," kata Riza.

Rancak ukianyo rumah adat
Rangkiang baririang nan di halaman
Indak jamannyo kini pat gu lipat
Maurus izin harus transparan
Tacelak kini namo nagari
Nagari banamo balai kaliki
Kini jamannyo teknologi
Maurus izin cukuik sahari

Wali Kota Riza Falepi Menangis Di Kantor DPRD Payakumbuh


Pendapatan Perkapita Kota Payakumbuh Terus Naik


PDRB perkapita Kota Payakumbuh dalam sembilan tahun terakhir terus naik. PDRB per kapita berdasarkan harga berlaku (ADHB) naik dari angka 27,06 juta rupiah pada tahun 2012 sempat tumbuh menjadi 50,67 juta rupiah pada tahun 2019, dan tahun 2020 saat pandemi mengalami penurunan sedikit menjadi 49,28 juta rupiah.

Angka pengangguran dalam sembilan tahun terakhir juga mengalami penurunan yang signifikan dari angka 7,42% pada tahun 2012 sempat turun ke level terendah tahun 2017 diangka 3,45% dan tahun 2020 akibat pandemi naik lagi pada angka 6,68%. 

Angka kemiskinan juga mengalami penurunan secara konsisten dalam 9 tahun. Kita mampu menurunkan angka kemiskinan di Kota Payakumbuh sebesar 3,35% yaitu dari angka 9,00% pada tahun 2012 menjadi 5,65% pada tahun 2020.

Indeks gini rasio Kota Payakumbuh juga konsiten turun selama lima tahun terakhir dari angka 0,340 pada tahun 2015 menjadi 0,280 pada tahun 2019 dan pada saat pandemi kembali naik menjadi 0,325. 

Dari sisi pembangunan sumber daya manusia yang diukur melalui indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dalam sembilan tahun terakhir IPM Kota Payakumbuh naik sebesar 3,01 poin dari angka 75,89 pada tahun 2012 menjadi 78,90 pada tahun 2020. Dari 19 kabupaten kota di Provinsi Sumatera Barat IPM Kota Payakumbuh masih berada di peringkat ketiga setelah Kota Padang dan Kota Bukittinggi. 

"Dari angka-angka tersebut diatas menunjukkan bahwa indikator makro Kota Payakumbuh mengalami  perkembangan  cukup menggembirakan, artinya apa yang sudah dilakukan, dan kolaborasi lintas stakeholders yang dibangun sudah berada pada treck dan jalur yang benar," kata Riza.

Terakhir, kata Riza, atas pencapaian ini semuanya dikembalikan kepada Allah SWT, semua yang diraih bukanlah karena hebat akan tetapi karena allah telah memudahkan urusan kita. 

"Untuk itu marilah kita selalu mohon pertolongan serta  kekuatan kepada-nya, karena tantangan kita kedepan jauh lebih berat, masih banyak permasalahan yang harus dituntaskan, masih banyak bagian-bagian yang harus diperbaiki untuk Payakumbuh yang lebih maju," pungkasnya.

Rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Hamdi Agus didampingi Wakil Ketua DPRD Wulan Denura dan Armen Faindal. Turut hadir Wali Kota Riza Falepi, Gubernur Sumbar diwakili Sekdaprov Benni Warlis, Ketua DPRD Provinsi Sumbar Supardi dan Wakil Ketua DPRD Irsyad Syafar, serta tampak anggota DPRD Kota Payakumbuh, Sekwan Yon Refli, Kepala OPD, dan tokoh masyarakat. 

Laporan: Hermiko

#HUT51KotaPayakumbuh
#PemkoPayakumbuh
#DPRDPayakumbuh
#DiskominfoPayakumbuh

Rapat Paripurna, Akhirnya DPRD Kota Padang Setujui RPJMD 2019-2024, Wako Hendri Septa Terharu
Selasa, Desember 07, 2021

On Selasa, Desember 07, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Setelah melalui pembahasan yang panjang dan melelahkan, akhirnya DPRD Kota Padang menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Atas Perda Nomor 6 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang tahun 2019-2024, untuk disahkan menjadi Perda melalui Rapat Paripurna yang digelar pada Senin malam, 6 Desember 2021.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Padang dengan diikuti Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar, Wakil Ketua I Arnedi Yarmen Wakil Ketua II Amril Amin, dan seluruh anggota DPRD Kota Padang. Juga hadir unsur Forkopimda, sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang dan stakeholder lainnya.

Ketua DPRD Padang dalam kesempatan itu mengatakan sebelum pengesahan ini telah dilakukan rapat internal Pansus, rapat kerja dengan OPD, kunjungan kerja, rapat internal menyusun laporan dan rapat pimpinan dengan OPD.

Rapat Paripurna, Akhirnya DPRD Kota Padang Setujui RPJMD 2019-2024, Wako Hendri Septa Terharu
Sekwan Hendrizal Azhar Membacakan Keputusan DPRD Kota Padang.
Melalui penyampaian pandangan umum enam fraksi yang ada di DPRD Kota Padang, pada umumnya dapat menyetujui Ranperda RPJMD 2019-2024 tersebut untuk disahkan menjadi Perda.

Rata-rata masing-masing fraksi menyoroti penanganan pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi akibat pandemi covid 19, program unggulan Wako dan Wawako yang belum terealisasi sebagaimana diharapkan, dan persoalan lainnya.

Bahkan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui juru bicaranya Refdi menyoroti maraknya kasus asusila di Kota Padang. Ia menyebut, maraknya kasus asusila sebagai bukti rapuhnya peran keluarga, ulama dan tokoh adat.

Wako Terharu dan Berikan Apresiasi


Rapat Paripurna, Akhirnya DPRD Kota Padang Setujui RPJMD 2019-2024, Wako Hendri Septa Terharu
Tanggapan Wali Kota Padang Hendri Septa. 
Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa mengaku terharu dan menyambut baik serta mengapresiasi, atas persetujuan DPRD Kota Padang terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Atas Perda Nomor 6 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang tahun 2019-2024. 

Hendri Septa menyampaikan, berbagai dinamika dalam proses pembahasan telah dilalui dengan semangat demokrasi, sinergi dan menjunjung nilai-nilai kebersamaan. Sehingga substansi dokumen RPJMD yang diajukan, telah mengalami penajaman dan penyempurnaan atas masukan dan saran yang diberikan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Padang.

“Untuk itu, kami sangat mengapresiasi kepedulian dan dukungan yang diberikan oleh anggota dewan yang terhormat selama pembahasan. Terutama dalam rangka perumusan arah kebijakan umum, program jangka menengah daerah dan indikasi rencana program pembangunan daerah yang disertai kebutuhan pendanaan," tambahnya.

Rapat Paripurna, Akhirnya DPRD Kota Padang Setujui RPJMD 2019-2024, Wako Hendri Septa Terharu
Juru Bicara FPKS Rafdi Membacakan Pandangan Fraksinya. 
Lebih lanjut dijelaskannya, adapun dalam perubahan RPJMD Kota Padang 2019-2024 telah mengakomodir beberapa hal. Diantaranya mulai dari penerapan standar pelayanan minimal sesuai amanah Peraturan Pemerintah No. 02 Tahun 2018 hingga program pembangunan yang mendukung terwujudnya visi misi kepala daerah dan penerapan program unggulan kepala daerah. 

Kemudian itu juga target tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) dan perencanaan terintegrasi untuk mewujudkan visi misi kepala daerah, dan telah sinkronisasi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Sumatera Barat Tahun 2021-2026.

"Dengan telah disetujuinya Ranperda hari ini, maka diinstruksikan kepada seluruh pimpinan OPD untuk melakukan beberapa hal. Pertama, melakukan penuntasan penyusunan rencana strategis perangkat daerah sesuai urusan dan kewenangan masing-masing dengan berpedoman kepada RPJMD Kota Padang tahun 2019-2024," tuturnya.

Rapat Paripurna, Akhirnya DPRD Kota Padang Setujui RPJMD 2019-2024, Wako Hendri Septa Terharu
Juru Bicara Fraksi Golkar-PDIP Wismar Panjaitan Membacakan Pandangan Fraksi.
Kedua, katanya, meminta pihak Bappeda Kota Padang agar segera menyampaikan Ranperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2019 kepada Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) untuk dievaluasi selambat-lambatnya 8 (Delapan) Desember 2021 ini. 

"Ketiga yakni, kami mengajak pimpinan dan anggota DPRD beserta seluruh komponen masyarakat Kota Padang untuk bersama-sama mendukung perencanaan yang telah kita sepakati untuk dilaksanakan. Untuk itu mari kita kawal dan kita evaluasi prosesnya demi memberikan yang terbaik bagi kemajuan Kota Padang ke depan," tukasnya.

Selanjutnya kata wako lagi, ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan segenap komponen masyarakat di Kota Padang, baik perhatian secara langsung dalam proses penyusunan dan pembahasan Ranperda RPJMD Kota Padang. 

Rapat Paripurna, Akhirnya DPRD Kota Padang Setujui RPJMD 2019-2024, Wako Hendri Septa Terharu
Penandatanganan Berita Acara Rapat Paripurna oleh Ketua DPRD dan Wako Hendri Septa. 
"Kami juga telah berupaya menerima sumbang saran dan pemikiran secara langsung dan tidak langsung dari berbagai komponen masyarakat. Semuanya untuk dijadikan sebagai arah kebijakan pembangunan daerah 3 (tiga) tahun ke depan," pungkas wako mengakhiri. 

Sementara itu, pembacaan putusan rapat paripurna dilakukan oleh Sekwan Hendrizal Azhar dan diakhiri dengan penandatanganan berita acara rapat paripurna oleh Ketua DPRD dan Wali Kota Hendri Septa disaksikan oleh semua peserta Rapat Paripurna. (*)

DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap RPJMD
Selasa, November 30, 2021

On Selasa, November 30, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2019-2024 pada Senin, 29 November 2021.

Rapat paripurna itu dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Padang didampingi Wakil Ketua Arnedi Yarmen dan Ilham Maulana serta Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar.

Rapat paripurna itu dihadiri oleh Wali Kota Padang Hendri Septa. Para Kepala OPD di lingkungan Pemko Padang juga mengikuti kegiatan ini baik secara langsung maupun virtual disertai unsur forkopimda dan stakeholder terkait lainnya.

Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan terima kasih kepada fraksi-fraksi DPRD Kota Padang yang telah menyampaikan pandangan umumnya terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) Kota Padang tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang No 6 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2019-2024.

"Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Padang kita sangat berterima kasih dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada fraksi-fraksi DPRD Kota Padang yang telah menyampaikan pandangan umumnya untuk kesempurnaan Ranperda Kota Padang tentang Perubahan Atas Perda Kota Padang No 6 Tahun 2019 tentang RPJMD Kota Padang 2019-2024. Insya Allah, masukan, harapan dan saran dari bapak ibu dewan dari masing-masing fraksi kali ini akaj kita sikapi dan tindaklanjuti dengan semaksimal mungkin tentunya,' imbuh Hendri Septa.

Orang nomor satu di Kota Padang itu menyebutkan, dalam pelaksanaan RPJMD Kota Padang 2019-2024 yang telah dilaksanakan dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan APBD tahun anggaran (TA) 2019, 2020 dan 2021, telah mengalami beberapa hal yang mendasari perubahan terhadap RPJMD Kota Padang.

“Antara lain, hal itu dikarenakan seiring terbitnya beberapa peraturan baru dari Pemerintah Pusat, kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap pencapaian target-target indikator kinerja pembangunan Kota Padang, serta target pendapatan daerah baik dari pendapatan transfer maupun dari pendapatan asli daerah (PAD),” terang Walikota.

Selain itu sambungnya, hal ini juga guna melakukan penyesuaian terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 serta RPJMD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2021-2026.

“Perubahan RPJMD Kota Padang 2019-2024 ini menjadi tonggak penting bagi kita Pemko Padang dalam mengarungi tiga tahun ke depan menjelang akhir periode RPJMD 2019-2024. Untuk itu tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, program pembangunan dan pagu indikatif kerangka pendanaan serta indikator kinerja yang kita susun ini, merupakan upaya dalam menjaga kesinambungan pembangunan dan sistematis yang dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah," tambahnya memaparkan.

“Begitu juga kepada seluruh komponen daerah dengan memanfaatkan berbagai sumber data yang tersedia secara optimal, efisien, efektif dan akuntabel,” sambungnya.

Lebih lanjut ditambahkannya, tujuan akhir Ranperda Kota Padang tentang Perubahan Atas Perda Kota Padang No 6 Tahun 2019 tentang RPJMD 2019-2024 adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Padang secara berkelanjutan sekaligus mewujudkan visi dan misi serta 11 program unggulan (progul) Kota Padang.

“Kita berharap gambaran umum pokok-pokok perubahan pada RPJMD Kota Padang 2019-2024 ini dapat dibahas dan disempurnakan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku. Semoga untuk penyempurnaannya dapat dibahas bersama DPRD Kota Padang melalui rapat-rapat dewan selanjutnya,” pungkas Wako Padang itu bersemangat.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani mengatakan, usai melaksanakan paripurna perubahan RPJMD Kota Padang ini, DPRD Kota Padang akan terus melakukan pembahasan bersama OPD-OPD terkait.

”Kita di DPRD telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) bersama kawan-kawan anggota dewan dan segera manjadwalkan agenda rapat selanjutnya hingga Ranperda ini bisa ditetapkan menjadi Perda ke depan,” pungkasnya. (*)

Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Retribusi Jasa Umum
Selasa, November 16, 2021

On Selasa, November 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Padang tentang Retribusi Jasa Umum untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda) melalui Rapat Paripurna yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang Hendri Septa.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Padang dengan didampingi Wakil Ketua, Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar dan diikuti semua Anggota DPRD Kota Padang.

Pada kesempatan itu juga hadir Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Arfian beserta para Asisten dan semua Kepala OPD di lingkungan Pemko Padang baik secara langsung maupun virtual.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita menyambut baik dan mengapresiasi DPRD Kota Padang yang telah menyetujui Ranperda Retribusi Jasa Umum untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda) hari ini," ungkap wali kota saat Rapat Paripurna tentang Penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kota Padang tentang Ranperda dimaksud di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD setempat, Senin, 15 November 2021.

Orang nomor satu itu menyebut, Perda Retribusi Jasa Umum ini dihadirkan untuk menyesuaikan perubahan aturan terbaru dari Pemerintah Provinsi atau Pusat.

"Kita berharap melalui Perda ini bagaimana nilai atau besaran retribusi jasa umum itu betul-betul pas untuk pendapatan asli daerah (PAD) Kota Padang. Selain itu memang seyogyanya sudah kita lakukan pembenahan. Karena retribusi jasa umum yang lama mungkin tidak sesuai lagi kondisinya dengan yang sekarang. Maka itu perlu kita sesuaikan dengan menghadirkan Perda yang baru di sahkan ini," cetusnya.

Lebih lanjut Hendri Septa menambahkan pihak ke depan akan mensosialisasikan poin-poin di dalam Perda tersebut. 

"Kita akan mensosialisasikan secara masiv kepada masyarakat agar bisa memahami perubahan retribusi jasa umum ini. Diantaranya yakni retribusi parkir bagi kendaraan umum, retribusi pemakaman dan beberapa lagi lainnnya," pungkas wako mengakhiri.

Ranperda Perubahan Atas Perda Tentang RPJMD 2019-2024 

Rapat Paripurna pada Senin, 15 November 2021 tersebut, Wali Kota Padang Hendri Septa juga menyampaikan secara resmi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Padang tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah (Perda) No 6 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2019-2024.

"Dalam pelaksanaan RPJMD Kota Padang 2019-2024 yang telah dilaksanakan dalam RKPD dan APBD tahun anggaran 2019, 2020 dan 2021, mengalami beberapa hal yang mendasari perubahan terhadap RPJMD tersebut," terangnya.

Antara lain hal itu dikarenakan jelas wako, seiring terbitnya beberapa peraturan baru dari Pemerintah Pusat, kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap pencapaian target-target indikator kinerja pembangunan Kota Padang, serta target pendapatan daerah baik dari pendapatan transfer maupun dari pendapatan asli daerah (PAD).

"Selain itu juga guna melakukan penyesuaian terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2021-2026," sebut wako.

Perubahan RPJMD Kota Padang 2019-2024 ini kata wali kota, tentu menjadi tonggak penting Pemko Padang dalam mengarungi tiga tahun menjelang akhir periode RPJMD 2019-2024.

"Oleh karena itu tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, program pembangunan dan pagu indikatif kerangka pendanaan serta indikator kinerja yang kita susun ini merupakan upaya dalam menjaga kesinambungan pembangunan dan sistematis yang dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah."

"Begitu juga kepada seluruh komponen daerah dengan memanfaatkan berbagai sumber data yang tersedia secara optimal, efisien, efektif dan akuntabel. Tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Padang secara berkelanjutan sekaligus mewujudkan visi dan misi serta program unggulan (progul) Kota Padang," tambah wako.

"Kita berharap gambaran umum pokok-pokok perubahan pada RPJMD Kota Padang 2019-2024 ini dapat dibahas dan diproses sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku. Semoga untuk penyempurnaannya dapat dibahas bersama DPRD Kota Padang melalui rapat-rapat dewan selanjutnya," pungkas Hendri Septa menyampaikan. (*)