PILIHAN REDAKSI

Ekspor CPO kembali Dibuka, Andre Rosiade: Solusi Menyelamatkan Petani

BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membuka kembali ekspor sawit mentah (CPO) dan minyak goreng mulai Senin ...

Advertorial

Diskusi dengan Menteri ATR/Kepala BPN, Wako Pariaman Dapat 10.000 PTSL
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Walikota Pariaman Genius Umar berkunjung dan berdiskusi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, Syofyan A Djalil, di Gedung Kementerian ATR/BPN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/5).

Kunjungan Walikota Pariaman ini, juga didampingi  Asisten I, Yaminurizal, Kepala Bappeda, Fadli, Kadis PUPRP (Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan), Asrizal, Kadis Perkim LH (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup), Feri Andri dan Kadis Perindagkop (Perindustrian Perdagangan Koperasi) dan UKM, Alyendra, beserta beberapa Eselon III di Pemerintah Kota Pariaman.

"Kami mendiskusikan 2 topik dengan Menteri ATR/Kepala BPN, yakni topik pertama tentang PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang memberikan manfaat terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, dimana kalau sebelumnya pembuatan sertifikat tanah rakyat relatif lama, namun dengan adanya PTSL ini, bisa lebih cepat, asalkan semua unsur pengurusan lengkap dipenuhi, dan tentunya, hal ini sangat menguntungkan bagi masyarakat," ujarnya.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Kementerian ATR/BPN yang telah mengalokasikan anggaran untuk penerbitan sertifikat tanah program PTSL di Kota Pariaman, baik pada tahun lalu maupun ditahun 2022 ini, ucapnya.

"Untuk tahun lalu kita mendapatkan bantuan dari kementerian ATR/BPN sebanyak 1.000 PTSL, dan sudah selesai 100 persen, serta ditahun 2022 ini, kita mendapatkan bantuan 10.000 PTSL, sehingga nantinya, semua tanah yang ada di Kota Pariaman telah terdata dan mempunyai sertifikat," jelasnya.

Genius Umar juga mengatakan untuk topik Kedua, adalah tentang RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kota Pariaman, dimana Kota Pariaman saat ini sedang merevisi RTRW daerahnya, dimana memerlukan rekomendasi dari pihak Kementrian ATR/BPN, ulasnya.

"Pemko Pariaman perlu percepatan dalam RTRW, terutama untuk penyusunan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang), RIPARDA (Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah) dan peluang investasi kota Pariaman, dan dari diskusi dengan Pak Menteri, Alhamdullilah segera titik temu dan solusi ditemukan dan segera akan dibuatkan rekomendasi RTRW Kota Pariaman ini," ucapnya. (AT)

Limapuluh Kota Terbitkan Aturan Untuk Cegah PMK
Kamis, Mei 19, 2022

On Kamis, Mei 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Limapuluh Kota Ir. Eki Hari Purnama, M.Si mengatakan dalam hal mengantisipasi penyebarluasan Penyakit Kuku dan Mulut (Foot dan Mouth Disease) ke Kabupaten Limapuluh Kota, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menerbitkan dua kebijakan dalam menyikapi Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 559/ED/GSB-2022 tanggal 12 Mei 2022 tentang Pengendalian dan Penanggulangan Terhadap Ancaman masuk dan Menyebarnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke wilayah  Sumatera Barat. 

Kedua kebijakan yang ditandatangani oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo per-tanggal 13 Mei 2022 antara lain, pertama, Surat Perintah: 524.5/1219/Disnakkeswan/V/2022 tentang Pengendalian dan Penanggulangan Terhadap Ancaman Masuk dan Menyebarnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)/ Foot dan Mouth Disease ke dalam Wilayah Kabupaten Limapuluh Kota, sedangkan kedua, Surat Perintah Nomor  : 524.5/1220/Disnakkeswan/V/2022 tentang  Penutupan Sementara Pasar Ternak Limbanang. 

Kebijakan pengendalian dan penanggulangan PMK menyusul merebaknya PMK di sejumlah wilayah di daerah lain, terlebih dengan ditemukannya kasus PMK di Pasar Ternak, Palangka Kabupaten Sijunjung, beberapa waktu lalu. 

Kebijakan pengendalian di tingkat peredaran ternak serta di wilayah-wilayah yang menjadi basis peternakan, yang terstruktur ini mengingat sifat penyebaran penyakit PMK yang cepat dan mematikan sehingga beresiko menimbulkan kerugian yang besar bagi peternak.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Kadiskominfo, kebijakan pengendalian dan penanggulangan PMK di Kabupaten Limapuluh Kota pada dasarnya mengharapkan kepada Camat, Wali Nagari, petugas kesehatan hewan, pedagang ternak, dan peternak dan masyarakat luas untuk mewaspadai dan bekerja sama mewaspadai  kemungkinan akan berkembangnya penyakit kuku dan mulut yang menyerang ternak berkuku belah seperti sapi, kambing, domba, dan kerbau. 

Serta himbauan kepada peternak dan masyarakat untuk melaporkan segera dugaan ternak terserang PMK dengan gejala demam, air ludah berlebihan, lepuh/lesi pada rongga mulut dan kuku kepada pusat kesehatan hewan terdekat atau ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. 

Termasuk himbauan kepada pengurus mesjid/ panitia pemotongan tentang tata cara pengadaan hewan  qurban 1443 H. 

" Pembelian  hewan qurban hendaknya dari daerah bebas PMK dengan persyaratan memiliki Surat Keterangan Asal ternak dan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah yang berwenang," ujar Kadiskominfo mengutip Surat Edaran Bupati.

Untuk penutupan sementara operasional Pasar Ternak Limbanang adalah bentuk pengendalian dan Penanggulangan dengan melakukan pelarangan terhadap pemasukan/ perdagangan/ jual beli ternak ruminansia (sapi, kerbau, kambing, dan domba) serta produk dari wilayah yang sedang ada kasus atau dugaan PMK.

Kabupaten Limapuluh Kota termasuk wilayah sentra ternak di Sumatera Barat, data BPS Limapuluh Kota  menunjukkan pada tahun 2021 total populasi ternak tercatat 78.442 ekor, tersebar pada ternak kambing 23.379 ekor, sapi 45.071 ekor dan kerbau 9.992 ekor. (Dikky)

Belajar Ke Kota Payakumbuh, Pemkab Kerinci Berencana Bangun MPP
Kamis, Mei 19, 2022

On Kamis, Mei 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ingin wujudkan pelayanan prima seperti Kota Payakumbuh, Pemerintah Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi melakukan studi tiru ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh di lantai 1 Kantor Wali Kota Payakumbuh, Kamis (19/5).

Wali Kota Riza Falepi yang diwakili oleh Staf Ahli Wali Kota Elvi Jaya didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Payakumbuh Harmayunis dan jajaran menyambut kedatangan tamu dari Pemkab Kerinci yang dipimpin oleh Asisten II Setdakab Yanizar bersama Asisten III Darifus, serta OPD terkait seperti Bappeda, DPMPTSP, Capil, Bagian Organisasi, dan Diskominfo.

Kedatangan tamu dari Kerinci yang diinisiasi oleh Bagian Organisasi yang dikepalai oleh Marnus itu dari keterangan Asisten II Setdakab Kerinci Yanizar saat diwawancara media menyampaikan setiap tahun ada penilaian pelayanan publik dari pemerintah pusat, Kabupaten Kerinci pada 2021 masih maraih kategori C.

"Kami sudah melihat Kota Payakumbuh mendapat nilai A dari pemerintah pusat, makanya kami melakukan studi tiru untuk melihat bagaimana komitmen pemda sehingga meraih penilaian tertinggi ini, untuk tahap awal kami membawa 6 OPD," ujarnya.

Lebih lanjut, Yanizar menambahkan, pihaknya sudah mendapat informasi di awal terkait bagaimana memulai membangun MPP dari DPMPTSP Kota Payakumbuh. Menurutnya, dari mendengar dan melihat materi paparan Kepala DPMPTSP Kota Payakumbuh, memang wajar Kota Payakumbuh dapat nilai A.

"Hasil ini akan langsung kami laporkan kepada Bupati Adirozal, mudah-mudahan Kabupaten Kerinci segera bisa memberikan pelayanan publik seperti di kota randang ini. Karena menghadirkan pelayanan terpusat dan lengkap dalam 1 pintu, serta melayani dan terkontrol sesuai dengan Misi Bupati Nomor 5 yakni Menciptakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Bersih Dan Transparan Serta Berorientasi Pada Pelayanan Publik," ungkapnya.

Yanizar juga mengkui saat ini kelemahan pelayanan publik di Kerinci adalah pelayan masih di kantor OPD masing-masing, sementara di Kota Payakumbuh dalam 1 atap bisa menghadirkan instansi vertikal seperti Polri, Kejakaaan, Samsat, Bamk Nahari, BPJS, BPN, Taspen, bahkan bisa membuat Passport.

"Nanti kami akan bawa juga DPRD kesini, sehingga legislatif turut mendukung kebijakan bupati untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami harus mengakui pelayanan publik Kota Payakumbuh yang dibangun dengan begitu baik," tukuknya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Payakumbuh mengatakan sebenarnya untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bukan tentang bagaimana membuat MPP menjadi hebat, tetapi kepatuhan untuk mengikuti regulasi, amanat pemerintah pusat, dukungan pengusaha, serta komitmen pelayanan yang diberikan pemda.

"Di Kota Payakumbuh, Wali Kota Riza Falepi mendelegasikan urusan perizinan kepada saya, sementara itu sebelum izin dikeluarkan kami harus menerima surat rekomendasi dari dinas sesuai dengan teknisnya, sehingga tidak ada kongkalingkong urusan perizinan, transparansi dan koordinasi sangat diperlukan," pungkas kadis yang akrab disapa dengan panggilan Inyiak itu. (Hermiko)

Investasi dan Perizinan Semakin Muudah, Sultan Restoran, Cafe dan Resort Hadir di Payakumbuh
Kamis, Mei 19, 2022

On Kamis, Mei 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sultan Restoran, Cafe dan Resort kini hadir di Payakumbuh sebagai salah satu pilihan terbaik untuk menikmati berbagai hidangan lezat khas Ranah Minang.dan sudah louncing hari jumat 13 mei 2022 yang dibuka secara resmi oleh Setdako Payakumbuh Rida Ananda.

Selain restoran, ada juga cafe, tempat penginapan serta berbagai wahana menarik yang dapat menantang adrenalin dan memanjakan para pengunjung yang datang kesana.

Berlokasi didekat pintu masuk Panorama Ngalau Indah dan tepat didepan rencana pembangunan Masjid Agung Kota Payakumbuh, tentu ini akan menjadi lokasi strategis bagi para wisatawan atau pengendara yang datang berkunjung ke Payakumbuh untuk mampir.

Pengelola Sultan Restoran, Cafe dan Resort Suroyo mengatakan, berinvestasi di Payakumbuh cukup menjanjikan. Apalagi daerah ini merupakan jalur perlintasan penghubung Sumbar-Riau. Serta daerah yang kulinernya hidup 24 jam.

"Selain itu, bapak Wali Kota juga mendukung kami untuk berusaha dan berinvestasi disini. Beliau juga mengatakan Payakumbuh sangat terbuka untuk para investor serta Pak Riza juga menjamin kemudahan dalam pengurusan perizinan," kata Pengelola Sultan restoran, cafe dan resort Suroyo kepada Kabid Humas Kominfo beserta awak medianya di Restoran Sultan Payakumbuh, Selasa (17/05/22).

Ketika ditanya, mengapa memilih Payakumbuh untuk berinvestasi, beliau menjawab "Kita pilih Payakumbuh itu karena Pemerintah Daerahnya menyambut kami dengan baik. Ditambah lagi di Payakumbuh ini saat pengurusan perizinannya mudah dan cepat. Tapi dengan syarat, persyaratannya harus lengkap. Tidak berbelit-belit, cukup datang saja ke Mal Pelayanan Publik di Kantor Balai Kota," ucapnya.

Ditambahkanya, "Selain itu, sebentar lagi sama-sama kita ketahui jalan tol penghubung Sumbar-Riau akan selesai di bangun. Jadi tidak tertutup kemungkinan Sultan Restoran, Cafe dan Resort akan menjadi salah satu destinasi kunjungan terbaik yang ada di Payakumbuh ini," tukuknya.

Selanjutnya, Suroyo menyebut untuk memanjakan pengunjungnya dia akan menghadirkan keunikan tertentu di restoran, cafe dan resot yang dikelolanya dengan menggunakan konsep berbahan dasar bambu. 

"Ya ini supaya beda dengan yang lainnya. Selain menyediakan makanan yang enak tentu tempatnya juga harus kita bikin semenarik mungkin. Salah satunya dengan menggunakan bambu ini. Apalagi saya dengar-dengar di Payakumbuh ini juga ada festival botuangnya (bambu- red). Tentu secara tidak langsung kami ikut mempromosikan kegiatan pariwisata disini," ucapnya.

Di jelaskan, "Untuk saat ini kita baru ada restoran dan meeting room, dan sebentar lagi di Sultan ini akan ada juga cafe, resort serta wahana permainan yang bisa dinikmati oleh para pengunjung kita nantinya. Karena saat ini sedang dalam proses pembangunan dan hampir rampung." bebernya.

Suroyo juga mengatakan akan menjalin kerjasama dengan masyarakat sekitar untuk  bersama-sama membersarkan Sultan Restoran. Ibaratnya kata bersinergi dengan lingkungan sekitar dan kearifan lokal.

"Kita ingin masyarakat sekitar juga ikut merasakan keuntungan yang kita dapat. Ibaratnya simbiosis mutualisme gitu lah, saling menguntungkan," ucapnya.

"Dan kita juga merekrut karyawan yang berasal dari Kota Payakumbuh juga. Kalau ada job pekerjaan sesuai yang dibutuhkan bisa langsung datang ke Sultan restoran. Nanti akan kita carikan kualifikasi yang cocok untuk para pelamar," pungkasnya.Semoga kedepannya restoran Sultan cafe resto bisa maju berkembang di Kota Payakumbuh. (Hermiko)

Temui Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Wako Pariaman Pastikan Bantuan APBN Untuk Kota Pariaman
Kamis, Mei 19, 2022

On Kamis, Mei 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Temui Dirjen (Direktur Jenderal) Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan, Walikota Pariaman Genius Umar pastikan bantuan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) untuk Kota Pariaman, bertempat di Gedung Kemenderian Perdagangan RI, Jakarta Pusat, Rabu malam (18/5).

"Malam ini, kami berdiskusi dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan RI, bapak Oke Nurwan tentang banyak hal, mulai dari kebijakan tentang kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat, Pembangunan Pasar Basah, dan banyak hal lain lainya," ujarnya ketika bersama rombongan berkunjung ke Jakarta menemui beberapa Kementerian terkait dengan bantuan APBN untuk Kota Pariaman.

Rombongan dari Pemerintah Kota Pariaman yang dipimpin Genius Umar ini juga didampingi  Asisten I, Yaminurizal, Kadis PUPRP (Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan), Asrizal, dan Kadis Perindagkop (Perindustrian Perdagangan Koperasi) dan UKM, Alyendra. 

"Kami juga menyampaikan tentang perkembangan dari Pasar Pariaman dan Pasar Kuraitaji yang telah menjadi daya ungkit ekonomi bagi warga Kota Pariaman dan sekitarnya, karena itu kita menginginkan penambahan pasar basah sebagai bagian nantinya untuk pedagang ikan, daging, sayur dan buah," tukasnya.

Lebih lanjut Genius Umar mengatakan, tanggapan dari Dirjen Perdagangan Dalam Negeri sangat baik, dan bahkan ia akan memberi rekomendasi terkait pembangunan Pasar Basah Kota Pariaman ini, kepada Kementerian PUPR nantinya sebagai pelaksana pekerjaan, ulasnya. (AT)

Wujudkan SDI, Kabupaten Limapuluhkota Gelar Workshop Metadata Statistik Sektoral
Kamis, Mei 19, 2022

On Kamis, Mei 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Untuk mendukung pembangunan nasional serta mewujudkan dan mengembangkan Sistem Statistik Nasional (SSN) yang andal,efektif dan efisien, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Limapuluh Kota mengadakan workshop penyusunan metadata statistik sektoral, yang dilaksankan pada Rabu, (18/ Mei/2022) di Aula Diskominfo Kabupaten Limapuluh Kota. 

Dalam sambutannya serta membuka secara resmi kegiatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Limapuluh Kota, Ir. Eki Hari Purnama, M.Si mengatakan bahwa sesuai dengan amanat Perpres 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI), data yang dihasilkan oleh produsen data harus memiliki metadata. 

"Metadata adalah informasi terstruktur yang mendeskripsikan satu informasi dan menjadikannya mudah ditemukan, digunakan atau dikelola, serta bertujan untuk memudahkan pengelolaan data dan informasi, menghindari duplikasi data serta memberikan penyajian data yang akurat," tukasnya 

Dengan memiliki meta data, Ir. Eki Hari Purmana, M.Si menjelaskan, akan mempermudah mengetahui kecenderungan atau trend yang akan terjadi pada masa yang akan datang, menentukan prioritas, serta untuk memperkirakan antisipasi terhadap resiko dan hambatan yang akan dihadapi. 

"Artinya, dengan memiliki metadata, proses pengambilan keputusan dan kebijakan dapat dilakukan dengan tepat," imbuhnya.

Dengan dibukanya workshop penyusunan metadata statistik sektoral tahun 2022 bagi pengolah data yang terdiri dari 42 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten Limapuluh Kota , Kadis Kominfo Ir. Eki Hari Purmana, M.Si berharap workshop ini akan dapat meningkatkan kapasitas SDM dalam mengembangkan dan menerapkan Satu Data Indonesia.

Sementara itu, koordinasi Fungsi IPDS (Integrasi Pengolahan Diseminasi Statistik), Badan Pusat Statistik Kabupaten Limapuluh Kota, Vivin Dwiana Putri, S.St menerangkan bahwa tugas dan fungsi terkait metadata dalam rangka Satu Data Indonesia sesuai peraturan presiden No 39 Tahun 2019, meliputi pembina data tingkat pusat, wali data, serta produsen data.

"Sebagai produsen data dalam menyusun metadata statistik, tujuan kita bermuara untuk melahirkan data yang berkualitas," ulasnya. (Dikky)

Sekda Rida Ananda Tinjau Peternakan, Ajak Peternak Berhati-hati Jaga Hewan Ternak Dari Bahaya PMK
Kamis, Mei 19, 2022

On Kamis, Mei 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda Sekda meninjau ke beberapa lokasi usaha peternakan yang ada di Kota Payakumbuh, sehubungan dengan beberapa hari lalu sudah ada ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak di Provinsi Sumatera Barat.

Ternyata sudah ada empat ekor sapi yang positif PMK di Kota Payakumbuh, sapi tersebut berada di Kelurahan Balai Jariang, Kecamatan Payakumbuh Timur. Kepastian terkait adanya 4 sapi terjangkit virus PMK tersebut berdasarkan dari hasil uji labor Balai Veteriner Bukittinggi yang diterima Pemko Payakumbuh tadi pagi, Selasa (17/5).

Sekda yang turun bersama Asisten II Elzadaswarman, Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra, Unsur Forkopimda, beberapa dokter hewan dan penyuluh datang mengecek kondisi sapi yang ada di beberapa lokasi peternakan itu menyampaikan ajakan kepada peternak untuk berhati-hati bersama-sama mencegah penularan PMK pada hewan ternak.

"Kami harapkan peternak menjaga kebersihan kandang dan tidak melakukan kontak dengan sapi-sapi dari luar daerah ataupun peternakan yang sapinya terkontaminasi positif virus PMK, karena virus ini mudah sekali ditularkan, bisa melalui udara ataupun dibawa oleh manusia. Untuk sapi yang ditemukan terpapar virus PMK, sudah kami sampaikan kepada dinas agar melakukan isolasi terhadap sapi tersebut," jelas Sekda.

Sementara itu, Kadis Pertanian Depi Sastra mengatkaan tindak lanjut pencegahan dari penyebaran virus PMK ini adalah dengan melakukan pembersihan kepada kandang sapi dan penyemprotan disinfektan, serta pemberian obat dan vitamin kepada sapi.

"Penularan PMK ini hampir mirip dengan Covid-19, untuk peternak lain kami himbau untuk memberikan penguatan imun pada ternaknya agar tidak terpapar PMK," kata Depi.

Depi juga menerangkan baru ada 1 kasus yang ditemukan di Kota Payakumbuh, jumlahnya 4 ekor sapi dan memang berasal dari 2 sapi yang dibeli dari Pasar Palangki, Sijunjung.

"Untuk saat ini kita membatasi dulu perdagangan ternak antar daerah dengan menutup Pasar Ternak Kota Payakumbuh hingga pembertahuan selanjutnya," pungkasnya. (Hermiko)

Tak Kenal Lelah, Damkar Payakumbuh Berjibaku Dengan 5 Kejadian Kebakaran Dan 2 Hewan Berbahaya
Kamis, Mei 19, 2022

On Kamis, Mei 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kesigapan Pemadam Kota Payakumbuh memang sangat luar biasa. Dalam satu hari ini saja, ada 5 pemadaman yang dilakukan dan api berhasil dipadamkan sebelum menjadi petaka, warga yang mendengar sirine berkali-kali sempat kaget dengan banyaknya kasus kebakaran hari Selasa (17/5) ini.

Menurut keterangan dari Kabid Damkar Budi Kurniawan kepada media, Selasa (17/5) malam, pada umumnya pemadaman yang dilakukan kali ini bukanlah kebakaran pada aset seperti rumah atau gedung, melainkan karena pembakaran oleh masyarakat yang tidak diawasi.

"Kita melakukan pemadaman api di 3 titik di Kota Payakumbuh dan 2 di Kabupaten Limapuluh Kota," kata Budi.

Pada pukul 2.55 WIB dini hari, ada tumpukan sampah yang terbakar di Pasar Ibuh Blok Timur, dimana api sempat menjalar ke kios pasar, beruntung warga cepat melapor dan dengan kecekatan Damkar, api berhasil dipadamkan.

Kemudian pada pukul 09.14 WIB, Damkar Kota Payakumbuh melakukan pemadaman di tempat pembakaran sampah yang ada di gudang barang bekas di Kelurahan Parik Muko Aie, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori.

Lalu pukul 13.17 WIB memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Balai Jariang Kenagarian Aia Tabik, Kecamatan Payakumbuh Timur, lahan yang terbakar berada di area perkuburan.

Pada pukul 14.27 WIB hingga 17.00 WIB, Damkar Kota Payakumbuh memberikan bantuan pemadaman ke daerah tetangga di Kabupaten Limapuluh Kota. Kebakaran terjadi di dua titik, yakni di Jorong Gurun Nagari Gurun dan Jorong Balai Tinggi di Kecamatan Harau.

"Kita memadamkan api bersama Damkar Limapuluh Kota, yang pertama di lahan di belakang mesjid yang berada di kawasan perkantoran dekat Kantor Bupati dan DPRD Limapuluh kota, kemudian kebakaran yang kedua terjadi pada bukit, Alhamdulillah api berhasil dijinakkan dan tidak merambah ke tempat lain," kata Budi.

Tak cukup sampai disana saja, pada pukul 18.10 WIB Damkar Kota Payakumbuh langsung bergegas ke rumah warga yang menelpon ke nomor quick response Pemadam Kebakaran 0752-92913 kalau ada 1 ekor ular jenis king koros yang masuk ke rumahnya, tanpa kenal lelah petugas Damkar menunaikan tugasnya dengan baik.

Terakhir, pada pukul 21.00 WIB Damkar Kota Payakumbuh juga membasmi sarang tawon di dua lokasi, di Kantor Bappeda Kota Payakumbuh dan di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori.

Budi yang sudah dua tahun dipercaya Wali Kota Riza Falepi untuk memimpin Bidang Damkar itu juga menghimbau kepada masyarakat agar waspada api karena musibah bisa kapan saja terjadi. Apalagi saat ini cuaca sedang panas, belum ada hujan jadi lebih baik jangan bakar sampah, apalagi dekat bangunan atau lahan.

"Kalau pun ada kegiatan pembakaran harus diawasi, demi keselamatan orang banyak," pungkas mantan Lurah Payolansek yang inovatif itu (Hermiko)

Mie Aceh Razali yang Legendaris di Aceh, Kini Hadir di Kota Pariaman
Rabu, Mei 18, 2022

On Rabu, Mei 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM  - Bagi warga Kota Pariaman, tidak perlu jauh-jauh lagi ke Aceh untuk menikmati Mie Aceh yang legendaris. 

Saat ini sudah dibuka Warung Ana Mie Aceh Razali yang terletak di depan pencucian Mobil Rambo, Kelurahan Taratak, Kecamatan Pariaman Tengah.

Tidak tanggung-tanggung, Walikota Pariaman Genius Umar, menghadiri Grand Opening Warung Ana Mie Aceh Razali ini, beserta pejabat lainya, seperti Kapolres Pariaman, AKBP Abdul Aziz, Kajari Pariaman, Azman Tanjung, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Yota Balad, dan beberapa Kepala OPD yang hadir, Rabu (18/5).

"Hari ini kita menghadiri Grand Opening Warung Ana Mie Aceh Razali, salah satu kuliner yang tersohor dari Provinsi Aceh. Dengan kehadiran Kuliner Mie Aceh Razali ini, akan menghadirkan kuliner yang beragam yang ada di Kota Pariaman," ujarnya.

Genius juga mengatakan, dengan kehadiran Mie Aceh Razali ini, menunjukkan minat pengusaha kuliner bahkan investor, untuk membuat usaha dan berinvestasi di Kota Pariaman.

Karena saat ini Kota Pariaman telah berkembang menjadi daerah tujuan wisata, ulasnya.

"Kedepan kita akan menjadikan kawasan di Taratak sampai Kampung Baru sebagai kawasan pusat kuliner siang sampai malam, karena itu kami mengundang untuk pengusaha kuliner dan investor untuk dapat berinvestasi ke Kota Pariaman," tutupnya.

Warung Ana Mie Aceh Razali, merupakan salah satu warung mie Aceh tersohor yang menjadi langganan pejabat, mulai menteri hingga Presiden RI, tak terkecuali Presiden Joko Widodo, juga  pernah menjajal Mie Aceh Razali ini. (AT)

Inspektorat Padang Pariaman Dapat Tambahan 4 Tenaga Auditor dan 1 Verikator Keuangan
Rabu, Mei 18, 2022

On Rabu, Mei 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman mendapat tambahan auditor sebanyak empat orang dan satu orang verifikator keuangan. 

Penambahan jumlah auditor atau tenaga audit formasi CPNS tahun 2021 ini, tentunya akan lebih meningkatkan kinerja dalam pembinaan dan pengawasan daerah.

Inspektur Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara mengakui tenaga audit yang ada saat ini menjadi sebanyak 32 orang yang akan menjalani tugas pemeriksaan kinerja dan keuangan pada semua perangkat daerah, kecamatan dan nagari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah menambah formasi tenaga auditor sebanyak empat orang. Ini sebagai bukti komitmen pimpinan daerah dalam mengawasi akuntabilitas dan transparansi keuangan daerah,” ujar Hendra Aswara di Kantor Inspektorat, Rabu (18/5). 

Adapun objek pemeriksaaan, kata Hendra, terdiri dari 103 Nagari, 27 SKPD, 17 kecamatan, 25 unit BLUD Puskesmas, 1 RSUD, UPT Tingkat kecamatan, serta SD dan SMP.

Kemudian Inspektorat juga melakukan tugas mandatory oleh Pemerintah Pusat sebagai tindak lanjut. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. 

Selanjutnya melakukan Pembinaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan mendorong peningkatan efektivitas manajemen risiko (risk management), pengendalian (control) dan tata kelola (governance) organisasi sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

“Jajaran Inspektorat hadir untuk mewujudkan good dan clean governance sehingga pemerintahan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Alumni STPDN Angkatan XI itu. (AT)