Headline

Opini

SOROT

Sports

Daerah

Masa Jabatan Direksi Jamkrida, DPRD Sumbar Gelar Hearing dengan Stakeholder
Jumat, Juli 30, 2021

On Jumat, Juli 30, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Sehubungan telah berakhirnya masa jabatan Direksi PT. Jamkrida Sumbar periode tahun 2017 -2021 tertanggal 9 Juli 2021, komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumbar, selaku Komisi yang membidangi masalah Badan Usaha Milik (BUMD), melakukan Hearing dengan steakholder, Asisten II Biro Perekonomian Setda Provinsi Sumbar, Biro Hukum dan dan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumbar.

Dalam rapat tersebut, Ketua komisi III. H. Afrizal SH, MH bersama anggota, H Ali Tanjung, Ismunanndi Syofian, Syafril Huda, Dody Delfi, Rinaldi, Albert Hendra Lukman dan Aida. mereka mengatakan, Segera melakukan percepatan perekrutan calon direksi PT Jamkrida.D

Dalam hal ini, DPRD Sumbar  memberikan waktu tambahan perpanjangan 2 bulan, sesuai PP. no.54 tahun 2017, artinya memberi amanah  6 bulan lagi.

" Maka DPRD Sumbar minta waktu 4 bulan saja dalam rangka rekrut percalonan direksi PT Jamkrida, yang terdiri dari tiga orang. Satu utama dan 2 orang direktur," tegas Afrizal, Kamis 29Juli 2021 di Ruang Khusus II

Lebih lanjut Afrizal menjelaskan, dengan waktu yang tersisa dua bulan ini,dia berharap pemerintah provinsi dapat menuntaskan pekerjaan ini secepatnya, dalam rangka rekrut calon direksi PT Jamkrida untuk masa bakti 4 tahun kedepan.

"Sementara untuk panitia pansel kita berikan alokasi waktu 2 minggu untuk keluar SK, dan 2 minggu kesempatan untuk melakukan kegiatan, 2 minggu lagi untuk tambahan alokasi waktu untuk mengumumkan di media cetak dan elektronik," tegas Afrizal lagi.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Unit Pemberantasan Pungli Kota Payakumbuh Gelar Sosialisasi Bagi ASN dan Rekanan
Kamis, Juli 29, 2021

On Kamis, Juli 29, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Kota Payakumbuh mengadakan sosialisasi pencegahan pungli dan gratifikasi dalam pengadaan barang dan jasa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)  serta bagi penyedia/rekanan yang bekerjasama dengan Instansi di Pemerintah Kota Payakumbuh yang digelar di Aula Ngalau Indah lantai 3 Kantor Wali Kota Payakumbuh, Rabu, 28 Juli 2021. 

Pelaksanaan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten II Elzadaswarman, Asisten III Amriul Datuak Karayiang, Waka Polres Payakumbuh Kompol Jerry Syahrim serta menghadirkan narasumber berkompeten dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh dan Kabag  Dalbang Maizon Satria.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sangat penting diikuti ASN dan Pihak-pihak terkait yang sangat rentan agar tidak terjerat dalam tindak pidana korupsi, Pungutan liar maupun gratifikasi.

"Banyak pengadaan maupun pembangunan yang bila tidak dilaksanakan dengan baik dan penuh amanah berpotensi terjadi Pungutan liar dan gratifikasi," ujarnya

Rida menjelaskan sebagai salah satu upaya pencegahan, dilakukan dengan menjalin kerja sama antar instansi terkait dengan penguatan Saber Pungli di lintas sektoral dan Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Payakumbuh yang siap mengawal proses pembangunan untuk kepentingan umum.

"Melalui pengawasan dan transparansi pengelolaan anggaran, diharapkan tipikor, Pungli dan gratifikasi bisa dicegah. Kemudian, penyerapan anggaran dapat terlaksana maksimal," Pungkas Rida.

Wakapolres Payakumbuh Jerry Syahrim yang juga merupakan Ketua UPP Saber Pungli Kota Payakumbuh mengatakan banyak area yang berpotensi pungli pada pemerintah daerah seperti perizinan, hibah dan bansos, kepegawaian, pendidikan, pelayanan publik, serta pengadaan barang dan jasa.

 “Tentu harus ada upaya pencegahan yakni dengan pembinaan seperti membangun budaya anti pungli di aparatur maupun pengusaha. Kemudian meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dalam gerakan nasional pemberantasan pungli,” terangnya

Diungkapkan Jerry strategi preventif atau pencegahan pungli yakni dengan melakukan pemetaan rawan pungli, mengoptimalkan fungsi satuan pengawasan internal, dan mengoptimalkan sistem pelayanan publik yang prima berbasis teknologi dan informasi.

“Untuk strategi penegakan hukum juga harus ditekankan yakni dengan menjatuhkan sanksi administratif sampai dengan pemberhentian tidak hormat terhadap oknum aparat, penyelenggara negara atau pegawai negeri, dan masyarakat yang terlibat dalam pemungutan liar sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Pungli dan Gratifikasi menimbulkan kerugian di masyarakat sedangkan korupsi menimbulkan kerugian negara. Hal ini tentu harus kita cegah bersama, mari berantas Pungli dan Gratifikasi," tegas Jerry. 

Laporan: Hermiko

Pemko Payakumbuh Terus Dorong Usaha Mikro Naik Kelas, 40 Pelaku Usaha Diberi Pelatihan
Kamis, Juli 29, 2021

On Kamis, Juli 29, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Koperasi dan UKM mendorong usaha mikro menjadi usaha kecil dengan memberikan pembekalan kepada 40 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) se Kota Payakumbuh selama 4 hari di Aula SMKN 2 Payakumbuh 26 hingga 29 Juli 2021.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dahler, Senin, 26 Juli 2021 mengatakan, pelatihan peningkatan sumber daya manusia bagi pelaku usaha ini digelar dalam rangka menguatkan usaha mereka dan mendorong agar pelaku usaha mikro bisa naik kelas menjadi pelaku usaha kecil.

"Kita berharap mereka bisa terus memasarkan produknya secara online di tengah pandemi Covid-19. Sumber daya manusia merupakan salah satu elemen paling penting, agar sebuah bidang usaha atau bisnis dapat berjalan dengan baik. Tanpa adanya elemen tersebut atau kualitasnya yang kurang baik, usaha akan sulit untuk berjalan dan beroperasi dengan semestinya, meski sumber daya yang lain telah terpenuhi,” imbuh Dahler didampingi Kabid Koperasi M. Faisal.

"Peserta juga kita berikan sertifikat pelatihan setelah mengikuti kegiatan ini," tambahnya.

Narasumber dan motivator yang dihadirkan adalah dari Pasa Minang, Tangkelek, dan Indosinergi Utama yang tentunya telah memiliki jam terbang di dunia usaha. Disini peserta diajarkan kiat pemasaran, pengemasan produk, pemberdayaan SDM dunia usaha, hingga strategi pengembangan bisnis.

Menurut salahsatu peserta pelatihan, pemilik Sanjay Oviga, Vina Kurnia menyampaikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh, dengan adanya kegiatan ini dirinya menjadi termotivasi dan juga menambah wawasan. Sehingga, dari ilmu yang didapatkan ini, diharapkan bisa diaplikasikan kepada usaha yang digelutinya untuk terus bisa maju dan kuat.

"Kami belajar tentang kiat pemasaran dan bagaimana untuk lebih kreatif lagi kedepan, apalagi ada diskusi bersama narasumber, kami juga bisa menggali banyak tentang pengemasan dan mengiklankan produk," ungkap pemilik usaha di Kelurahan Tanjung Pauh yang memproduksi makanan olahan dari singkong, kentang, dan talas bermacam variasi itu. 

Laporan: Hermiko

KKN-PPM Melayu Serumpun 2021 Digelar di Padang Pariaman
Rabu, Juli 28, 2021

On Rabu, Juli 28, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Sebanyak 167 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Islam se-Sumatera, mengikuti Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Melayu Serumpun di Kabupaten Padang Pariaman. KKN-PPM ini akan berlangsung selama satu bulan.

Penyerahan mahasiswa KKN-PPM Melayu Serumpun ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Rektor III UIN Imam Bonjol Padang DR. H. Ikhwan, M.Ag kepada Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE.MM. Ikut menyaksikan penyerahan mahasiswa KKN PPM Melayu Serumpun ini Kadis PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM di Aula Kantor Bupati Padang Pariaman, Selasa, 27 Juli 2021.

Lima belas perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) Se-Sumatera ikut dalam KKN-PPM Melayu Serumpun ini, yaitu UIN Ar-Raniry (Aceh), UIN Sultan Syarif Kasim (Pekanbaru), UIN Sultan Taha (Jambi), UIN Sumut (Medan), UIN Imam Bonjol (Padang), UIN Raden Fatah (Palembang), UIN Raden Intan (Bandar Lampung), UIN Fatmawati (Bengkulu), IAIN Bukittinggi, IAIN Curup (Bengkulu), IAIN Kerinci (Jambi), IAIN Metro (Lampung), IAIN Padang Sidempuan (Tapsel) dan IAIN Zawiyah Cot Langsa (Aceh).

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan, ajang KKN adalah kesempatan mahasiswa mengabdikan diri ke masyarakat dan menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi. Tidak kalah pentingnya, KKN juga merupakan arena untuk belajar tentang bermasyarakat yang sesungguhnya.

"Kepada seluruh peserta KKN-PPM Melayu Serumpun ini saya harapkan dapat menimba pengalaman yang banyak di masyarakat, melakukan motivasi dan inovasi dalam waktu yang singkat ini," kata Suhatri Bur.

Diingatkan Bupati Suhatri Bur, agar mahasiswa dari berbagai provinsi ini bisa menyesuaikan diri di tengah masyarakat. Jangan muncul ego atau sikap sombong mentang-mentang memiliki intelektual yang tinggi. "Pandai-pandailah membawakan diri, apalagi sesama orang Melayu tentu memiliki rasa persaudaraan dan kesantunan yang tinggi," kata Suhatri Bur lagi.

Harapan yang sama disampaikan oleh Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Syafrizal Ucok kepada mahasiswa peserta KKN-PPM Melayu Serumpun ini. Kiranya selama menjalani KKN-PPM, mahasiswa dapat membantu masyarakat menanggulangi pandemi Covid-19 yang sekarang grafiknya masih tinggi.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan mahasiswa KKN-PPM Melayu Serumpun ini adalah mendorong dan mengajak masyarakat di nagari-nagari untuk melakukan vaksinasi. Karena vaksin adalah ikhtiar untuk bisa terhindar dari serangan virus Covid-19.

"Saya tantang para peserta KKN-PPM Melayu Serumpun ini melaksanakan kegiatan vaksinasi massal di Padang Pariaman, nanti saya undang Gubernur atau Wakil Gubernur menghadiri acara vaksinasi itu bersama Bupati Padang Pariaman," kata Syafrizal Ucok.

167 mahasiswa yang mengikuti KKN-PPM ini akan ditempatkan di rumah-rumah masyarakat di 13 nagari dalam dua kecamatan yaitu Kecamatan Enam Lingkung dan Kecamatan Ulakan Tapakis. Berbagai kegiatan pengabdian akan dilakukan mahasiswa selama KKN-PPM, sekaligus juga mempelajari kekayaan budaya yang ada di nagari.

KKN-PPM Melayu Serumpun ini digagas oleh PTKIN se Sumatera, yang juga melibatkan warga Melayu di Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. KKN-PPM Melayu Serumpun ini pertama kali dilaksanakan tahun 2019 lalu yang dipusatkan di Muaro Bungo Provinsi Jambi. Tahun 2020 batal dilaksanakan karena pandemi dan tahun 2021 ini dilaksanakan di Kabupaten Padang Pariaman dengan protokol kesehatan yang ketat. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Wako Deri Asta Temui Balai Teknik Perkeretaapian dan PT. KAI Divre II Sumbar, Ini yang Dibahas
Rabu, Juli 28, 2021

On Rabu, Juli 28, 2021

Wako Deri Asta Temui Balai Teknik Perkeretaapian dan PT. KAI Divre II Sumbar, Ini yang Dibahas
BENTENGSUMBAR.COM - Pemko Sawahlunto terus meningkatkan koordinasi dengan Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumatera Barat dan PT. Kereta Api Indonesia (PTKAI) Divisi Regional II Sumatera Barat. Koordinasi dengan kedua instansi tersebut untuk revitalisasi jalur rel kereta dan 'menghidupkan' kembali kereta api di Sawahlunto. 


Yang terbaru, upaya nyata dari koordinasi itu, Walikota Sawahlunto Deri Asta didampingi Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto Dr.dr. Ambun Kadri bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mendatangi Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumatera Barat dan PT. Kereta Api Indonesia (PTKAI) Divisi Regional II Sumatera Barat di Padang, pada Senin 26 Juli 2021 kemaren. 


Di Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumatera Barat, Walikota Deri Asta dan jajaran diterima langsung oleh Kepala Balai, Suranto. Dalam pertemuan, dibahas mengenai revitalisasi jalur rel yang karena keterbatasan anggaran membutuhkan inovasi dan kolaborasi. 


Kepala Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumatera Barat, Suranto, mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan dari Pemko Sawahlunto dalam merevitalisasi jalur rel tersebut. Untuk pekerjaan teknis yang besar seperti perbaikan rel itu akan dikerjakan Balai Teknik Perkeretaapian, sementara untuk pekerjaan pendukung seperti pembersihan areal sekitar jalur rel akan dikerjakan oleh OPD terkait di Sawahlunto. 


"Dalam masa pandemi sekarang itu anggaran kita mengalami beberapa kali refocusing, sehingga anggaran itu banyak berkurang dari rencana awalnya. Ini menyebabkan kita harus bisa mensiasati hal tersebut agar pekerjaan revitalisasi ini bisa tetap kita lakukan. Kita yakin, Pemko Sawahlunto siap mendukung, sehingga revitalisasi jalur rel kereta ini segera kita mulai sesuai tahapan dan regulasi yang berlaku," ujar Suranto. 


Kemudian, dalam pertemuan dengan PT. Kereta Api Indonesia (PTKAI) Divisi Regional II Sumatera Barat, yang diterima langsung oleh Kepala Divre II, Kuncoro, dibicarakan mengenai 'menghidupkan' kembali kereta api dengan lokomotif uap E 1060 yang populer dikenal sebagai MAK ITAM. 


Kepala Divre II, Kuncoro, mengatakan bahwa PT. KAI telah melakukan perbaikan terhadap lokomotif uap E 1060 MAK ITAM tersebut sehingga siap untuk dioperasikan kembali. Selain itu, PT. KAI juga bersedia meminjamkan kereta diesel seri BB 3037804 untuk digunakan sebagai kereta wisata di Sawahlunto. 


"Kita mendukung dihidupkannya kereta di Sawahlunto, itu akan sangat strategis meningkatkan daya tarik pariwisata. Tim teknisi kita melaporkan MAK ITAM siap dioperasikan kembali. Kemudian kita juga menambah kereta api di Sawahlunto dengan meminjamkan kereta diesel seri BB 3037804," ujar Kuncoro. 


Atas sambutan dan bantuan dari Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumatera Barat dan PT. Kereta Api Indonesia (PTKAI) Divisi Regional II Sumatera Barat, Walikota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan terimakasih dan apresiasi. 


"Kami sangat berterimakasih pada Balai Teknik Perkeretapian Sumbar dan PT. KAI Divre II Sumbar yang telah membantu dalam revitalisasi jalur rel dan menghidupkan kereta api di Sawahlunto. Kami memang sejak dulu terus meminta ini, Sawahlunto sangat membutuhkan kereta api. Pariwisata kita sebagai kota heritage itu kereta api lokomotif uap E 1060 MAK ITAM itu telah menjadi ikon yang sangat dikenal dan dinanti - nanti masyarakat, tidak hanya domestik namun juga mancanegara," ujar Walikota Deri Asta. 


Terkait berkurangnya anggaran Balai Teknik Perkeretapian dalam merevitalisasi jalur rel dikarenakan refocusing anggaran di masa pandemi ini, dikatakan Walikota Sawahlunto Deri Asta bukanlah hal yang menghambat pekerjaan revitalisasi. Jika pun jadinya ada keterbatasan, maka pekerjaan dilanjutkan dengan kolaborasi bersama Balai Teknik Perkeretapian dengan Pemko Sawahlunto. 


"Kami bisa memaklumi, memang di masa pandemi sekarang, itu hampir semua anggaran mengalami pengalihan untuk anggaran pandemi. Termasuk anggaran untuk revitalisasi jalur ini, sehingga jadi berkurang dan terbatas. Tapi kita komitmen tetap lanjutkan pekerjaan ini, kalau ada kendala keterbatasan, kita hadapi bersama dengan gotong royong," ujar Walikota Deri Asta. 


Laporan: Novrianto Ucoxs

Gubernur Kukuhkan TPAKD dan Launching Pembiayaan Melawan Rentenir
Rabu, Juli 28, 2021

On Rabu, Juli 28, 2021

Gubernur Kukuhkan TPAKD dan Launching Pembiayaan Melawan Rentenir
BENTENGSUMBAR.COM - Setelah dilakukan pertemuan dan sosialisasi sebelumnya pada bulan Maret 2021, yang digagas OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Provinsi Sumatra Barat bersama seluruh kabupaten/kota Provinsi Sumatra Barat yang bertujuan untuk menyusun serta percepatan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) kabupaten/kota di Sumatra Barat. Dan setelah dilangsungkan pertemuan tersebut, maka OJK bersama Pemerintah Provinsi Sumatra Barat laksanakan rapat pengukuhan Tim TPAKD kabupaten/kota se-Provinsi Sumatra Barat yang berlangsung secara virtual via zoom, Senin (26/7).


Bersamaan dengan pengukuhan tim TPAKD itu juga sekaligus dilangsungkan launching kredit/pembiayaan melawan rentenir yang digagas oleh Bank Pembangunan Daeyah (BPD) Provinsi Sumatra Barat. Kegiatan yang dihelat di aula kantor Gubernur Provinsi Sumatra Barat tersebut diikuti oleh seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Sumatra Barat secara virtual dari kantor masing-masing. Dalam kesempatan itu, rapat pengukuhan dan launching turut dihadiri oleh Gubernur Provinsi Sumatra Barat Mahyeldi, kepala BPD Provinsi Sumatra Barat Muhamad Irsad, kepala BI Perwakilan Sumatra Barat Wahyu Purnama, kepala kantor OJK Regional 5 Sumatra bagian utara Yusup Ansori, dan pejabat dilingkungan pemerintah Provinsi Sumatra Barat.


Hadir dari aula pertemuan Randang lantai II kantor walikota Payakumbuh, pemerintah kota Payakumbuh Walikota yang diwakili oleh Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Elzadaswarman, didampingi Asisten III bidang administrasi umum Amriul Dt. Karayiang, bersama kepala dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Yunida Fatwa, sekretaris dinas Koperasi dan UKM Ibrahim, dan kepala bagian perekonomian Setdako Payakumbuh Arif Siswandi.


Saat rapat dimulai, kepala Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Sumatra Barat Muhamad Irsad mengatakan bahwa kehadiran TPAKD mempunyai tujuan antara lain untuk mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat melalui berbagai inovasi dan terobosan baru guna mendukung perekonomian daerah. Sekaligus mendorong pengoptimalan potensi sumber dana untuk mengembangkan UMKM dan pembiayaan pembangunan sektor prioritas. 


Selain itu juga, untuk mendorong adanya aliansi strategis dan peran serta Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan, menggali potensi ekonomi daerah, mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah, dan membiayai pembangunan sektor prioritas, serta mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia”, ungkap Irsad.


Kepala Bank BPD Sumatra Barat itu juga menyampaikan jika dalam launching kredit/pembiayaan melawan rentenir turut diluncurkan program pinjaman marandang (melawan rentenir daerah Minang) yang akan berguna bagi seluruh warga untuk lebih meningkatkan ekonomi mereka.


Dilanjutkan sambutan yang disampaikan oleh kepala kantor OJK Provinsi Sumatra Barat Yusri turut mengatakan jika TPAKD nantinya akan memiliki tugas untuk melakukan koordinasi di antara SOPD serta stakeholders terkait guna menjamin perluasan akses keuangan di daerah.


Kegiatan ini juga bertujuan menyusun program khusus ekonomi mikro untuk para pedagang Kaki 5 atau rombong. Mulai dari memberikan legalitas untuk pendataan, pelatihan–pelatihan agar bisa lebih memahami perbankan serta membantu / menjamin mendapatkan KUR (Kredit Usaha Rakyat).


Yusri berharap dengan telah dikukuhkannya TPAKD di setiap kabupaten/kota di Sumatra Barat maka akan dapat menjadi percepatan dalam peningkatan dan pertumbuhan ekonomi di daerah masing-masing terutama di provinsi Sumatra Barat.


Menurut kepala OJK Provinsi Sumatra Barat itu, dengan pengukuhan TPAKD ini akan mampu dan bisa menjadi akselerasi dalam peningkatan ekonomi di daerah masing-masing, serta dengan juga di launchingnya kredit/pelayanan melawan rentenir ini maka sektor perbankan tentu sudah sangat siap kedepannya dalam indikasi likuiditas keuangan, dan dengan ini juga perbankan sudah sangat siap dalam memberikan pembiayaan dalam peningkatan ekonomi bagi warga Sumatra Barat”, tutur Yusri.


Kemudian, dilanjutkan oleh Gubernur Provinsi Sumatra Barat Mahyeldi dalam sambutannya memaparkan, percepatan akses keuangan daerah di Provinsi Sumatra Barat merupakan salah satu bagian dari program inklusi keuangan nasional yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sesuai yang diamanatkan oleh Menteri Dalam Negeri melalui radiogram nomor T-900/634 tanggal 19 Februari 2016.


Program percepatan akses keuangan daerah, yang merupakan forum koordinasi antar instansi  dan stakeholders dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, diharapkan mampu mendorong  ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat. Terutama untuk memasarkan serta menyediakan produk layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan UMKM. 


Terlebih, menurut Mahyeldi, ketersediaan akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan merupakan hak dasar bagi seluruh masyarakat dan menjadi penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.


Sementara itu, Walikota Payakumbuh yang diwakili Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Elzadaswarman, serta Asisten III bidang Administrasi Umum Amriul bersama jajaran, berharap tim yang telah dikukuhkan dapat memberikan manfaat khususnya dalam pengelolaan keuangan dan ekonomi daerah.


‘’Sejumlah program yang telah direncanakan harus secepatnya direalisasikan, sehingga tujuan terbentuknya tim yang telah dikukuhkan pun tidak terkesan seremonial belaka,” pinta Asisten II yang akrab disapa om Zed tersebut.


Om Zed turut berharap dengan pengukuhan TPAKD dapat mendorong peningkatan kualitas transaksi keuangan yang lebih cepat dan mencegah kebocoran anggaran atau belanja. Sehingga transparansi dan integrasi ekonomi dan keuangan digital dapat terwujud lebih cepat," terangnya.


Diakhir acara berlangsung, Bank Nagari setelah lakukan launching kredit/pembiayaan melawan rentenir, maka diberikan pinjaman Marandang bagi pelaku UMKM di provinsi Sumatra Barat senilai Rp. 10.000.000,- untuk peningkatan usaha dan keuangan pelaku usaha yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi. 


Laporan: Hermiko

Pendaftaran Mahasiswa Baru PSDKU UNP Sawahlunto Diperpanjang
Rabu, Juli 28, 2021

On Rabu, Juli 28, 2021

Pendaftaran Mahasiswa Baru PSDKU UNP Sawahlunto Diperpanjang
BENTENGSUMBAR.COM - Program Studi Di luar Kampus Utama Universitas Negeri Padang (PSDKU UNP) Sawahlunto saat ini memperpanjang  pendaftaran untuk mahasiswa baru tahun ajaran 2021/2022, khusus untuk mahasiswa baru yang berasal dari Kota Sawahlunto. 


Para mahasiswa baru yang ingin mendaftar tersebut dipersilahkan mendaftar secara offline langsung ke kantor Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto. 


Hal itu menjadi salah satu informasi yang dibahas dalam rapat koordinasi perkembangan pendidikan Kota Sawahlunto, bersama Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti dan Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Dr.dr. Ambun Kadri dan Kepala SMA/SMK/MAN se - Kota Sawahlunto dengan pimpinan cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Wilayah V yang diwakili oleh Kasi SMA, Elvanis Rozalinda, pada Selasa 27 Juli 2021 tadi di Balaikota. 


Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti mengajak anak - anak Sawahlunto yang sudah tamat dari SMA/SMK/MAN dan belum melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi untuk mendaftar ke PSDKU UNP. Kuota yang disediakan yakni 70 orang/jurusan saat ini masih tersedia. 


"PSDKU UNP Sawahlunto itu sekarang membuka 2 jurusan, teknik pertambangan dan teknik otomotif alat berat. Kedua jurusan ini dengan jenjang pendidikan Diploma III (D III)," kata Wakil Walikota Zohirin Sayuti. 


Kemudian, tamatan yang bisa mendaftar pada PSDKU UNP Sawahlunto ini yakni mulai tamatan tahun 2019. 


Wakil Walikota Zohirin Sayuti dalam kesempatan tersebut menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan untuk pada tahun 2022 dianggarkan beasiswa untuk mahasiswa Sawahlunto di PSDKU UNP. Beasiswa ini berupa gratis uang semester. 


"Tahun 2022 kami mulai memberikan beasiswa gratis uang semester kepada mahasiswa Sawahlunto di PSDKU UNP ini. Untuk awal ini yakni pada 2022 mungkin kita alokasikan untuk 10 orang dulu, nanti tahun selanjutnya kita tambah lagi," sebut Wakil Walikota Zohirin Sayuti. 


Laporan: Novrianto Ucoxs

Pemko Payakumbuh Apresiasi Kegiatan Rehab Rumah dari Alumni SMEA Negeri Payakumbuh Milenial
Rabu, Juli 28, 2021

On Rabu, Juli 28, 2021

Pemko Payakumbuh Apresiasi Kegiatan Rehab Rumah dari Alumni SMEA Negeri Payakumbuh Milenial
BENTENGSUMBAR.COM - Atas dasar solidaritas dan kemanusiaan, Ikatan Alumni SMEA Negeri Payakumbuh (Snepa) laksanakan kegiatan bedah/rehab rumah bagi salah seorang alumni mereka yang kurang mampu yang berdomisili di kelurahan Padang Data Tanah Mati, kecamatan Payakumbuh Barat.


Turut hadir langsung dalam kesempatan bedah rumah dari Alumni Snepa itu wakil walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, camat Payakumbuh Barat Junaidi, lurah Padang Data Tanah Mati Eko Yuliadi, Babhinkamtibmas T. Viandra, kepala sekolah SMKN 1 Payakumbuh Yunita Rosanti, serta para ikatan alumni Snepa lintas angkatan, Selasa, 27 Juli 2021.


Diawal menyampaikan sambutannya, wakil walikota Erwin Yunaz ucapkan Trima kasih kepada ikatan alumni Snepa Milenial Payakumbuh yang telah turut serta memberikan kontribusi langsung dalam membantu pemerintah.


“Bedah rumah yang telah dilakukan oleh Snepa ini merupakan salah satu program dari agenda pemerintah juga, serta tentu kegiatan seperti ini kedepannya dapat hendaknya dilakukan dengan berkolaborasi bersama Pemko Payakumbuh,” ungkap Erwin dengan semangat.


Menurut Wawako itu, kegiatan bedah rumah yang dilakukan ikatan alumni Snepa Milenial merupakan sebuah kegiatan yang penuh dengan kreativitas, dan kreativitas seperti ini tentu ujungnya akan dapat meningkatkan taraf ekonomi.


“Ditengah situasi seperti ini, kita harus bergerak secara bersama sehingga gerakan yang dilakukan ini dapat membantu meringankan dan mengatasi kesulitan yang dialami oleh warga lainnya,” ujar orang nomor dua di kota Payakumbuh itu.


Dengan dilangsungkan kegiatan bedah rumah oleh ikatan Alumni Snepa, Erwin Yunaz berharap dapat menjadi motivasi bagi ikatan serta kelompok lainnya dalam saling membantu sesama.


“Semoga dengan diawali oleh Snepa ini, akan diikuti juga nantinya kegiatan-kegiatan yang positif seperti ini oleh alumni serta kelompok lainnya. Dan apa yang dilakukan Snepa saat ini merupakan sebuah energi positif yang akan membawa ikatan alumni atau kelompok lainnya untuk turut mengikuti jejak ikatan alumni Snepa ini,” tutur Erwin.


Sementara itu, ketua ikatan Alumni Snepa Milenial Muhandi mengatakan bahwa dasar kegiatan bedah rumah ini berlangsung untuk menumbuh kembangkan rasa kepedulian serta untuk meningkatkan silaturahim dan mempererat tali persaudaraan terhadap sesama alumni lintas angkatan SMEA Negeri Payakumbuh.


Muhandi turut menyampaikan jika ikatan alumni Snepa lintas angkatan kedepan akan melakukan kegiatan rutin dalam program bantuan rehab rumah bagi alumni Snepa Milenial yang membutuhkan.


Adapun sumber dana untuk kegiatan rehab rumah tersebut merupakan dana yang dikumpulkan secara patungan oleh para ikatan alumni Snepa Milenial lintas angkatan.


“Selama lebih kurang 2 bulan telah dikumpulkan dana bantuan dari para ikatan alumni Snepa maka terkumpullah dana sebanyak 18.000.000 rupiah. Dan untuk bantuan rehab rumah ini kita komit untuk memberikan bantuan sebanyak 15.000.000 rupiah/rumah nya. Serta untuk kelebihan dana yang terkumpul akan dilanjutkan untuk program bantuan lanjutan bagi ikatan alumni lain yang membutuhkan, sehingga nanti seluruh ikatan alumni Snepa tidak ada yang memiliki rumah tidak layak huni”, harap Andi Torang sapaan akrab ketua Alumni Snepa Milenial itu.


Setelah disampaikan laporan kegiatan oleh ketua Alumni Snepa Milenial Muhandi, Kepala Sekolah SMKN 1 Payakumbuh Yunita Rosanti juga tidak lupa untuk mengucapkan Terima Kasih kepada ikatan alumni Snepa lintas angkatan yang telah turut aktif dalam membantu para alumni lainnya.


“Alhamdulilah, saya bangga hadir sebagai perwakilan dari sekolah saat ini, dan juga saya sangat bersyukur dengan masih solid nya para ikatan alumni di SMK 1 ini yang dulu dikenal dengan SMEA Negeri Payakumbuh," ungkap Yunita.


Sebagai kepala sekolah SMKN 1 Payakumbuh tempat asal para alumni Snepa Milenial tersebut, Yunita ingin kedepan para ikatan alumni Snepa lintas angkatan dapat semakin dan lebih solid lagi dalam kebersamaan bagi seluruh alumni.


Dan sebelum acara selesai, dilakukan seremoni pembongkaran rumah Meilidar yang akan di rehab oleh wakil walikota Erwin Yunaz. 


Laporan: Hermiko

Walau Pandemi, Wakil Ketua DPRD Pasbar Gelar Reses Ketiga di Simpang Tiga Bedeng
Senin, Juli 26, 2021

On Senin, Juli 26, 2021

Walau Pandemi, Wakil Ketua DPRD Pasbar Gelar Reses Ketiga di Simpang Tiga Bedeng
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Endra Yama Putra kembali melakukan reses ketiga di Simpang Tiga Bedeng, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Sabtu, 23 Juli 2021 malam hari. 


Dalam acara reses tersebut, Politikus dari Partai Demokrat ini meminta maaf kepada masyarakat, karena belum bisa berbuat banyak selam pandemi covid-19 melanda. 


Menurut Endra sapaannya, pandemi covid-19 sangat berdampak kepada program ekonomi, pembangunan, pendidikan, kesehatan, sosial, olah raga dan infrastruktur di Kabupaten Pasbar. Hal itu dikarenakan, akibat pemotongan anggaran atau recofusing anggaran APBD Kabupaten Pasbar 2021 untuk penanganan covid-19.


Oleh karena itu, Endra mengaku, selama pandemi ini, dirinya juga belum belum bisa berbuat banyak untuk merealisasikan semua aspirasi masyarakat yang sudah diterima. Namun disisi lain, Endra berjanji akan tetap memperjuangkan semua keluhan dan harapan masyarakat dengan melihat skala prioritas pembangunan yang akan dilakukan Pekab Pasbar.


"Sebelumnya, saya sangat meminta maaf kepada masyarakat, karena semenjak pandemi yang terjadi kurang lebih dua tahun terakhir ini, saya belum bisa berbuat banyak untuk memperjuangkan harapan masyarakat, namun Saya dan teman-teman DPRD lainnya akan terus berusaha untuk perjuangkan harapan masyarakat tersebut di Gedung Mahoni Padang Tujuh (Gedung DPRD Pasbar), hingga nantinya harapan masyarakat tersebut dapat terwujud," ujar Endra kepada BentengSumbar.com , Minggu, 25 Juli 2021.


Lanjut Endra, kegiatan reses ini juga merupakan kewajiban bagi anggota DPRD yang dilakukan setiap empat  bulan sekali. Seluruh anggota DPRD turun ke tengah masyarakat untuk bertemu konstituen, menjaring informasi, menghimpun semua keluhan dan harapan masyarakat untuk kemudian nantinya disalurkan dan diperjuangkan untuk kepentingan masyarakat.


"Melalui reses tersebut, kita mengajak masyarakat berdiskusi dan menyampaikan aspirasinya, selanjutnya aspirasi tersebut akan kita bahas dan diperjuangkan di DPRD, dan selanjutnya akan menjadi program pembangunan di Pemerintahan Daerah," terang Endra.


Disamping itu, Endra Yama Putra juga berharap, semua masyarakat Pasbar dapat mendukung semua program pemerintah terkait penanggulangan covid-19. Salah satunya adalah dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjaga pola hidup besih dan sehat selama pandemi.


"Tetap patuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Semoga pandemi covid-19 cepat berakhir, dan kita bisa kembali hidup normal seperti biasanya," pungkas Endra mengakhiri.


(Rido)

Apresiasi Sembako JPS, Rezka: Pemda Harus Taktis Atasi Pandemi
Senin, Juli 26, 2021

On Senin, Juli 26, 2021

Apresiasi Sembako JPS, Rezka: Pemda Harus Taktis Atasi Pandemi
BENTENGSUMBAR.COM - Anggota DPR RI Rezka Oktoberia mengapresiasi upaya yang dilakukan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Sumbar menggalang donasi bagi warga tak mampu dan pelaku usaha kecil yang terdampak PPKM Darurat di Kota Padang.


Penggalangan donasi "serbuan" JPS bersama mitra dan tokoh Sumbar yang disampaikan ke penerima dalam bentuk paket sembako itu, dinilai Rezka sangat tepat. 


Apalagi saat ini penularan Covid-19 masih tinggi dan pemerintah telah memutuskan memperpanjang PPKM. 


"Hari ini, saya dapat laporan di Sumbar saja, 700 lebih yang positif terinfeksi. Dan, PPKM diperpanjang oleh pemerintah untuk pengendalian pandemi. Jadi, terobosan JPS ini sangat tepat dan ditunggu warga yang terdampak PPKM, terutama saudara-saudara kita yang terkendala usahanya dan pekerjaannya karena penerapan aturan PPKM," ungkap Rezka.


Rezka menyebutkan dirinya minta maaf tak bisa hadir langsung tapi mengirimkan perwakilan dirinya pada pelepasan Sembako JPS bersama mitra dan tokoh yang dilakukan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto di Mapolda Sumbar, Minggu, 25 Juli 2021.


"Saya mohon mohon maaf dan izin, tidak bisa hadir langsung. Salam sama teman-teman media, Bang Toni (Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto) serta tokoh lainnya yang hadir ya. Insyaallah pada tahap II nanti saya bisa hadir," ungkap Rezka yang juga salah seorang donatur sembako dalam aksi sosial Bhakti JPS untuk Negeri.


Perkuat Koordinasi


Dalam penanganan Covid-19 di Sumbar, Rezka berterima kasih kepada para tenaga medis yang tanpa lelah terus berada di garda terdepan. Selanjutnya, forkopimda dan sejumlah pemda yang dari laporan yang dia terima selalu aktif melakukan vaksinasi, sosialisasi protokol kesehatan serta menyalurkan bantuan bagi warga.


Ia berharap koordinasi pemda dengan forkompinda terus diperkuat lagi. Harus lebih fokus dan terintegrasi dalam penanganan pandemi ini. Terutama dalam mempersiapkan tempat-tempat penanganan pasien yang darurat maupun pasien isolasi mandiri serta penyaluran bantuan sosial ke warga terdampak PPKM, dengan penyaluran yang tepat sasaran.


"Kemarin saya dengar ada rumah sakit yang sempat kekurangan oksigen dan ada alat penanganan Covid-19 yang rusak. Untuk itu, perlu langkah taktis dan terkoordinasi dengan baik pemda bersama manajemen rumah sakit dan dokter sehingga bisa cepat menekan angka penularan dan kematian, serta bagaimana alat penanganan covid ini bisa ada, solusi dan kolaborasi" ujarnya.


Jika ada kendala yang perlu langkah cepat dan taktis ke pusat, dia minta agar segera informasikan ke wakil rakyat di DPR dan DPD, DPRD atau langsung ke kementerian dan lembaga terkait. 


"Penyelamatan warga atau masyarakat adalah nomor satu, apalagi yang berkaitan dengan nyawa masyarakat. Semua fokus kita harus ke sana dulu. Hindari dulu lah kegiatan-kegiatan yang tidak ada kaitan dengan penanganan pandemi Covid-19, utamakan keselamatan masyarakat," ingat Rezka.


Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait harus diarahkan bekerja taktis dan cepat merespons situasi di lapangan. 


"Jika kepala OPD tidak responsif, diganti saja karena situasi saat ini emergency. Tinggal laporkan ke Mendagri. Tiap OPD terkait mesti tanya tiap hari, apa yang dibutuhkan rumah sakit, tenaga medis serta di tempat-tempat isolasi. Dengar juga masukan dari pakar epidemiologi dan dokter. Ingat, 700 lebih orang terinfeksi, itu bukan angka yang sedikit. Di hulu, juga teruskan sosialisasi bersinergi dengan teman-teman media. Sediakan juga kontak 24 jam untuk warga yang butuh informasi dan bantuan penanganan Covid-19," jelas Rezka.


Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto mengungkapkan kasus Covid-19 di Sumbar masih tinggi dan butuh penanganan ekstra dari semua pihak.


Berdasarkan laporan harian yang diterimanya, masih banyak masyarakat yang terpapar Covid-19.


"Setiap hari saya mendapatkan laporan dari labor pemeriksaan swab, angka kasus aktifnya naik terus," ujar Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto saat melepas 1.000 Paket Sembako JPS Bhakti untuk Negeri bersama Mitra dan Tokoh Sumbar, di Mapolda Sumbar, Minggu (25/7/2021).


Kondisi tersebut diperparah oleh banyaknya masyarakat yang tidak mematuhi prokes. Hal itu terungkap dari giat penegakan prokes yang dilakukan polres-polres di wilayah Polda Sumbar.  


"Ini perlu perhatian kita bersama untuk sama-sama terus mengingatkan masyarakat agar patuh protokol kesehatan. Polri dan TNI bersama Pemprov dan DPRD Sumbar terus berupaya mengajak masyarakat patuh prokes," kata Irjen Pol Toni Harmanto.


Pada kesempatan ini, Kapolda juga mengapresiasi upaya yang dilakukan JPS bersama mitra dan tokoh dalam membantu masyarakat yang terdampak PPKM Darurat.


Hal ini, menurutnya sejalan dengan upaya pemerintah yang memperhatikan penanganan warga terdampak pandemi dan PPKM.


"Ini menjadi atensi saya, begitu tahu JPS kumpulkan donasi sembako untuk masyarakat tidak mampu dan pelaku usaha kecil yang terdampak. Saya berharap giat ini jangan berhenti di sini. Saya mengajak juga tokoh Sumbar lain ikut aksi Bhakti Untuk Negeri JPS ini. Karena yang terdampak pandemi ini sanak saudara kita juga," ujar jenderal polisi berbintang dua bergelar Tuanku Rajo Sinaro Basa.


Koordinator JPS Heri Sugiarto mengucapkan terima kasih kepada mitra dan tokoh masyarakat yang telah membantu paket sembako warga terdampak PPKM Darurat.


Untuk tahap awal ini, kata Heri, didistribusikan langsung sebanyak 600 paket sembako di Kota Padang dan sisanya pekan depan bersama dengan donasi lanjutan dari para donatur lainnya.


"Alhamdulillah dalam waktu seminggu 1.000 paket sembako terkumpul dari mitra dan tokoh Sumbar. Termasuk dari Pak Kapolda, Pak Guspardi, Pak Nurnas, Bu Rezka Oktoberia, Bu Emma Yohanna, Bu Nevi Irwan Prayitno, Pak Mulyadi dan Uda Donny Oskaria serta pengusaha dan mitra lainnya yang peduli dan antusias berdonasi Sembako JPS Bhakti Untuk Negeri ini," ujar Heri.


Koordinator Penyaluran Donasi, Novrianto mengatakan, untuk tahap pertama, sembako disalurkan langsung kepada warga yang berhak di Kototangah, Padang Selatan, Padang Timur, Lubuk Kilangan, Kuranji dan Nanggalo.


"Untuk pembagian tahap II direncanakan Minggu depan dilepas dari DPRD Sumbar," ujar wartawan senior JPS itu.


Laporan: Novrianto Ucoxs

Baru Berdiri, BSPD RW 06 Taratak Paneh Mulai Menggeliat
Minggu, Juli 25, 2021

On Minggu, Juli 25, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Meski baru berusia tiga pekan sejak dilaunching, 1 Juli 2021, namun Bank Sampah Panca Daya (BSPD) 11 RW 06 Taratak Paneh kel. Korong Gadang kec. Kuranji kota Padang, terus menggeliat.

Diinisiasi pendiriannya oleh Ketua RW 06 Taratak Paneh, Eko Muhardi, disebutkan kepada media ini, disela penimbangan sampah terpilah nasabahnya, Minggu (25/7), bahwa BS PD 11 berdiri diawali dari kegelisahan dirinya terhadap banyaknya sampah berserakan di bandar yang terkadang menyebabkan terjadinya banjir dan bau tak sedap.

"Kalo dah turun hujan. Duh, sampah pada hanyut bersama air bandar dan terkadang tersangkut yang menyebabkan terjadinya banjir dan bau tak sedap," ucapanya bernada sedih. 

Mengatasinya, urai mantan Sekretaris Gerindra kota Padang ini, ia mengajak pemuda dan tokoh masyarakat setempat mencarikan solusinya. 

"Alhamdulillah, Bank Sampah pun disepakati didirikan sebagai salah satu upaya strategis menyelesaikan persoalan sampah ini," katanya.

Ibarat gayung bersambut. Keinginan ini pun mendapatkan dukungan dari aparatur pemerintah kelurahan Korong Gadang dan Camat Kuranji serta Ketua Bank Sampah kota Padang, Dewi Mina.

Tak lama berproses, SK jajaran Direksi Bank Sampah Panca Daya 11 RW 06 Taratak Paneh pun disyahkan, 1 Juli 2021.

Mengawali kegiatanya, sambung Eko, sosialisasi ke warga pun dilakukan dan  mendapatkan respon amat positif. 

Dus, sekarang baru terdata sekitar 27 nasabah telah menjadi anggota BS PD 11. 

"In shaa allah calon nasabah baru sudah pada ngantri nih," jelasnya sambil menambahkan, bahwa BS PD 11 juga mendapatkan support dari mitra kerjanya, Pegadaian," ungkapnya.

Menurut mantan pengurus KNPI Sumbar ini lagi,  bulan Agustus besok BS PD berencana membuat kelompok penerima pelatihan berbahan sampah terpilah seperti kerajinan anyaman.

"Kemudian nasabahnya juga akan diajak membuat maggot sebagai pakan bernilai ekonomis bagus," tutupnya.

(Rel)

Wahyu Iramana Putra: Anggota Dewan Sebatas Mengusulkan Pokir, Eksekusi Eksekutif
Minggu, Juli 25, 2021

On Minggu, Juli 25, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra angkat bicara soal kasus yang menimpa Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Ilham Maulana.

Menurut Wahyu, sesuai dengan tupoksinya, anggota dewan hanya mengusulkan pokok-pokok pikiran (Pokir). Sedangkan proses pencairan anggaran Pokir itu, djlakukan oleh eksekutif.

"Misalnya bantuan sosial, anggota dewan hanya mengusulkan melalui pokir anggaran dan siapa penerimanya, by name by addres," katanya.

Nanti, jelas Wahyu, setelah anggaran disahkan, maka para penerima berurusan dengan dinas teknis terkait untuk melengkapi persyaratan, misalnya nomor rekening, KTP, KK dan lain sebagainya.

"Setelah persyaratan dilengkapi, maka dana bantuan sosial itu langsung dicairkan melalui rekening penerima, tidak ada lagi urusannya dengan anggota dewan," ungkapnya.

Wahyu mengaku heran juga dengan tuduhan yang dialamatkan ke Ilham Maulani. Sebab, sesuai mekanisme, mestinya Ilham Maulana tidak bersinggungan lagi dengan dana pokir yang dicairkan ke rekening penerima. 

"Dananya kan langsung masuk ke rekening penerima, jadi tidak ada urusan dengan Ilham lagi. Dan saya pun tidak yakin ada perjanjian Ilham dengan penerima. Itu bunuh diri namanya," tukuk Wahyu.

Mestinya, kata Wahyu, yang diperiksa adalah dinas teknis yang mencairkan bantuan sosial itu. Karena penerima berurusan langsung dengan mereka.

Dan harusnya, ungkap Wahyu, aliran dana pokir itu melalui pemeriksaaan BPK RI. Kalau nanti ada temuan, dilakukan perbaikan.

"Namun tentu kita tetap menghormati proses hukum yang menganut praduga tak bersalah," jelasnya.

(by)

Demi Kenyamanan Warga, Goro Digelar di Kantor Wali Nagari Lingkuang Aua
Minggu, Juli 25, 2021

On Minggu, Juli 25, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas gelar kerja bakti bersama di sekitaran Kantor Wali Nagari Lingkuang Aua, Bundaran Simpang Empat dan Lampu Merah Pasaman Baru, Sabtu, 24 Juli 2021. 

Bakti sosial berupa membersihkan areal kantor Wali Nagari dan memperbaiki jalan rusak tersebut dilakukan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi masyarakat. Adapun perbaikan jalan tersebut dilakukan dengan cara tambal sulam menggunakan material pasir yang di campur semen, untuk menutup lobang yang ada di seputaran Simpang Tiga Lampu merah Pasaman Baru, arah Kantor Bupati Pasbar.

Pj. Wali Nagari Lingkuang Aua, Adrial kepada BentengSumbar.com , Minggu, 25 Juli 2021 mengatakan, selain membudayakan semangat gotong royong yang sudah secara turun temurun, kegiatan bersih-bersih dan perbaikan jalan berlobang tersebut merupakan wujud kepedulian  pemerintah nagari terhadap masyarakat dan para pengendara.

"Dengan adanya perbaikan jalan secara gotong-royong ini diharapkan dapat bermamfaat, sehingga dapat memperlancar arus lalulintas dan masyarakat yang melintasi jalan ini tidak khawatir jatuh dan aman di lalui," ujarnya.

Adrial menambahkan, kondisi jalan yang tidak rata dan berlubang sangat berbahaya bagi warga yang melintas dengan kendaraan, apalagi pada saat malam yang gelap dan minim penerangan. 

"Dengan adanya gotong royong ini, diharapkan dapat meningkatkan dan mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Nagari dan Pemerintah Daerah dengan TNI/Polri, serta dengan lingkungan dan kondisi kantor yang aman dan nyaman diharapkan mampu menghasilkan ide dan gagasan positif untuk kemajuan nagari kedepan," harap Adrial.

Sementara itu, Babinsa dari Koramil 02 Simpang Empat, Serka Sanda bersama Sertu Defrizal mengatakan, gotong royong yang dilakukan tersebut merupakan salah satu bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta sebagai sarana untuk menjalin keharmonisan antara TNI bersama aparatur pemerintahan setempat dan warga masyarakat.

"Dengan diadakannya gotong royong perbaikan jalan seperti ini, diharapkan mampu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan yang melintas di seputaran Bundaran Simpang Empat dan  Lampu merah Pasaman Baru," Ucapnya.

Ditambahkan, sebagai aparat komando kewilayahan yang paling terdepan, Babinsa harus menjalin sinergitas dan silaturahmi yang baik dengan perangkat nagari. sehingga dapat menjalin komunikasi dalam mendukung tugas yang di amanahkan.

"Kita akan selalu mendukung dan siap bekerjasama dengan siapa saja, termasuk perangkat nagari yang berada diwilayah binaan. Karena itu sudah menjadi tugas wajib seorang Babinsa dilapangan," pungkasnya mengakhiri.

(Rido)

Warga Isoman Diberi Bansos Oleh Kapolres Solok Kota
Sabtu, Juli 24, 2021

On Sabtu, Juli 24, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Sinergi dalam menangani pandemi Covid-19 yang melanda negeri Kapolres Solok Kota bersama Dandim 0309 Solok dan PJU (Pejabat Utama) Polres Solok Kota memberikan bantuan sosial ke sejumlah warga yang menjalani Isolasi Mandiri di kelurahanSinapa Piliang Kota Solok, kemaren.

Pemberian bantuan tersebut selalu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Bantuan sosial berupa sembako diberikan secara langsung ke rumah warga yang menjalani Isoman untuk membantu agar kebutuhan pokok sehari-hari mereka tetap tercukupi. 

Dalam keterangan Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi SIK mengatakan, pemberian bantuan sosial ini untuk memberikan dukungan penuh terhadap warga yang saat ini menjalani Isoman.

“Kegiatan ini sesuai instruksi dari Pemerintah Pusat, supaya ada sinergi dalam menangani pandemi. Ini diberikan kepada mereka yang positif Covid-19, yang membutuhkan bantuan untuk keseharian mereka," katanya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat yang isolasi mandiri melaporkan perkembangan kesehatannya dan Tim Satgas Covid serta Bhabinkantibmas melakukan pengecekan secara  berkala kondisi kesehatan warga yang tengah isolasi mandiri dirumahnya.

Kapolres Ferry Suwandi SIK  juga mengharapkan, warga Isoman tetap berpikir positif, tidak perlu panik dalam masa penyembuhan.

"Supaya proses penyembuhan lebih cepat dan juga tidak boleh kemana mana untuk mengurangi penyebaran covid 19,"tutupnya. 

( BO )

Walau Pandemi, Anggota DPRD Pasbar Wasman Tetap Laksanakan Reses
Sabtu, Juli 24, 2021

On Sabtu, Juli 24, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pandemi Covid-19 tak menghalangi anggota DPRD Dapil II Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Wasman melakukan reses ke dua di Kantor Wali Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo, Jum'at, 23 Juli 2021. 

Reses yang dimulai dari tanggal 21 hingga akhir Juli 2021 nanti, bertujuan untuk menggali, menerima dan menyampaikan aspirasi masyarakat hingga akhirnya akan dibahas di DPRD. 

"Kita menampung semua aspirasi dan keluhan masyarakat, yang nantinya akan dijadikan pokok pikiran anggota DPRD dan disampaikan ke pemerintah daerah untuk agenda pembangunan Kabupaten Pasbar selanjutnya," ujar Anggota DPRD Pasbar dari Fraksi PPP tersebut.

Wasman menambahkan, adapun bentuk aspirasi masyarakat yang ia diterima adalah seperti, saran, masukan, maupun pengaduan dari masyarakat. Setelah itu, aspirasi masyarakat tersebut akan disampaikan dalam laporan kegiatan reses yang selanjutnya diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Pasbar untuk ditindak lanjuti.

"Hasil reses ini akan menentukan gerak pembangunan yang dibutuhkan masyarakat, baik itu pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ataupun pembangunan lainnya," terang Wasman.

Menurut Wasman masa reses adalah masa kegiatan DPRD di luar kegiatan masa sidang di luar gedung, di mana masa yang dilakukan sebanyak 3 kali dalam setahun atau 14 kali reses dalam periode 5 tahun masa jabatan DPRD. Reses ini juga merupakan jalinan komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala dan langsung turun ke tengah masyarakat. 

"Ini merupakan kewajiban kami dari anggota DPRD, menggali dan menampung aspirasi masyarakat dengan cara jemput bola," kata Wasman.

Wasman berharap, melalui reses ini, semua aspirasi masyarakat dapat tertampung, sehingga semua pembangunan tepat sasaran dan segera dapat direalisasikan kepada masyarakat, serta masyarakat juga dapat segera merasakan manfaat dari pembangunan tersebut.

"Semoga semua aspirasi masyarakat ini dapat segera terwujud dan masyarakat dapat segera merasakan manfaatny," pungkas Wasman mengakhiri.

(Rido)