Headline

Opini

PADANG

Sports

Daerah

Irwan Basir: Mereka adalah Saudara Kita dan Kewajiban Kita Membantu
Minggu, September 19, 2021

On Minggu, September 19, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH,. MM menyalurkan bantuan kepada Yeni Asma yang menderita kelumpuhan dan sakit kanker payudara. Bantuan berupa satu buah kursi roda, sembako dan uang tunai.

"Sungguh besar cobaan yang dialami oleh Yeni Asma, seorang ibu rumah tangga ini. Sudah tahun dia hanya bisa beberapa tahun ini dia hanya bisa berbaring di atas tempat dan tidak bisa berjalan. Kanker payudara yang menyerangnya, bukan saja telah menghilangkan satu payudaranya, tapi juga membuat warga RT.01/RW.02 di Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur ini menderita kelumpuhan," katanya.

Saat Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Datuk Rajo Alam bersama rombongan datang membezuknya pada Minggu, 19 September 2021, ibu dua anak ini lagi terbaring di tempat tidur yang sudah lusuh. 

Ketua DPD LPM Kota Padang Ini sangat terenyuh melihat kondisi rumah tempat tinggal Yeni ini. Sungguh tidak layak sekali apalagi dalam kondisi sakit seperti sekarang ini.

"Kita sangat prihatin sekali dengan keadaan ibu Yeni. Bukan sakit kanker payudara saja yang dideritanya tapi juga kelumpuhan. Apalagi tempat tinggal yang tidak memadai bagi seorang yang sedang sakit," ungkap Irwan Basir.

"Atas nama Ketua DPD LPM Kota Padang beserta pengurus, kami datang untuk memberikan bantuan sebuah kursi roda, agar nanti dapat dimanfaatkan untuk kesembuhan ibu Yeni," tambah Irwan Basir lagi.

Lebih lanjut dikatakan, kondisi yang dialami oleh Yeni dan keluarga ini, hanyalah satu dari permasalah sosial dari banyak permasalahan yang ada. "Dan ini merupakan tugas kita  bersama membantu meringankan beban mereka yang mengalami keadaan seperti ini," tukuknya.

"Saya mengimbau dan mengajak bagi saudara saudara kita yang punya rezeki lebih untuk mari bersama sama membantu meringankan penderitaan mereka. Mereka adalah saudara kita, dan kewajiban bagi kita membantu mereka, seperti firman Allah, Innamal mukminnu na ikhwa. Sesungguhnya orang mukmin itu bersaudara. Sebagai saudara sesama muslim,  mari bersama sama kita bantu mengurangi beban mereka," ajak ketuĂ  DPD LPM Kota Padang ini.

Irwan Basir yang didampingi oleh Sekretaris DPD LPM Akhiruddin, Wakil Ketua Afma Sasma Tampan, Wakil Sekretaris Martias Sarjanny, humas LPM Padang Dedi Prima dan Nofrianto Noa,  juga menyerahkan bantuan sembako berupa beras, mie instan, air mineral dan uang tunai. Bantuan tersebut diterima oleh suami ibu Yeni Afrizal.

Untuk memperbaiki atap rumah keluarga ini, Irwan Basir juga membantu 1 kodi seng yang akan diantarkan nanti oleh salah seorang pengurus LPM Kota Padang. Beliau berharap agar para tetangga dan masyarakat sekitar dapat bersama sama memasangkan atap itu nantinya.

Sementara itu, Ketua Rw 02 Andalas Ariadi Adnan menyampaikan sangat berterima kasih sekali atas kedatangan ketua DPD LPM Kota Padang menyambangi untuk melihat kondisi salah seorang warganya dan memberikan bantuan.

"Kami selaku ketua Rw 02 Andalas sangat mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Irwan Basir. Mudah-mudahan bantuan kursi roda dan bantuan lainnya dari beliau ini dapat dimanfaatkan oleh warga kami yang memang sangat membutuhkan ini," ucap ketua Rw 06 tersebut.

Ketua Rw 02 ini juga berjanji membantu 20 zak semen untuk membantu perbaikan rumah ibu Yeni. Nanti beliau bersama-sama masyarakat yang akan memasangkan seng bantuan ketua DPD LPM Kota Padang tersebut, pungkasnya. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Sinergi Dimasa Pandemi, Alumni SMA 1 Bukittinggi Adakan Bhakti Sosial Vaksin Covid-19  Gratis di SMA 1 Padang
Minggu, September 19, 2021

On Minggu, September 19, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan percepatan pembentukan herd immunity bagi masyarakat di Sumatera Barat, maka ikatan Alumni SMA 1 Bukittinggi bekerjasama dengan OJK Sumbar akan melaksanakan Vaksin Covid-19 Gratis untuk masyrakat dan pelajar.

Ketua Pelaksana Silaturahmi Lintas Angkatan (SLA) SMA 1 Bukitinggi, Yofialdi mengatakan bahwa ini adalah bentuk kepedulian Kita untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumbar. Dan, kegiatan Vaksin Covid-19 Gratis ini akan diadakan di SMA 1 Padang pada Senin 20 September 2021 mulai dari pukul 08.30 s/d Selesai.

“Ini merupakan salah satu rangkaian program kegiatan Silaturahmi Lintas Angkatan (SLA) SMA 1 Bukitinggi, dan target Vaksin Covid-19 Gratis ini adalah anak usia diatas 12 tahun dengan jumlah sekitar 1800 dosis vaksin dan tidak tertutup juga untuk masyarakat umum yang mau ikut vaksin,” ujar Yofialdi selaku Ketua Pelakasana SLA 21.

Lebiah lanjut Ia menegaskan bahwa dengan disuntik vaksin Covid-19, kami berharap dapat segera terbentuk herd immunity bagi masyarakat dan pelajar sehingga proses belajar mengajar secara tatap muka bisa dilaksanakan dengan normal kembali.

“Untuk kegiatan ini, Kita mengimbau para peserta Vaksin Covid-19 Gratis di SMA 1 Padang ini untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, yaitu dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan,” imbau Yofi

Bagi masyarakat yang ingin ikut, maka silahkan bawa KTP atau Fotocopy KK atau untuk registrasi silahkan isi link berikut :    https://docs.google.com/forms/d/1vNnKOCPE3CbbdhadoURZp_iAYD-x2i1m5W6ozDB744Y/edit?usp=sharing.

“Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dan kerjasama berbagai pihak, baik pihak pemerintah maupum pihak swasta. Kami, ucapakan terima kasih kepada Ikatan Alumni SMA 1 Bukittinggi, SMA 1 Padang, Dinas Kesehatan Kota Padang, PT Hayati Pratama Mandiri, OJK Provinsi Sumbar, Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumbar yang telah penduli dan mendukung terlaksananya acara Vaksin Covid-19 Gartis untuk pelajar dan masyarakat,” pungkas Yofiladi.

Sementara itu Indraia Putra Januar selaku Ketua Umum Alumni SMA 1 Bukittinggi mengatakan bahwa  Silaturahmi Lintas Angkatan (SLA) merupakan agenda tahunan yang digagas Pengurus Alumni SMA 1 Bukittinggi (IASMA 1 Landbouw Bukittinggi) untuk mempersatukan seluruh alumni dalam sebuah perhelatan lintas angkatan dari yang baru lulus tahun 2021 sampai dengan yang senior lulusan pertama pada tahun 1959. 

Melalui kegiatan SLA ini, Ia mengatakan para alumni dapat merefleksikan dan mengintrospeksi kembali apa yang menjadi cita-cita dan idealisme saat jadi pelajar, tumpuan harapan pribadi, orang tua dan bangsa dan aktualisasinya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

‘Kami berharap SLA ini akan menjadi momentum terciptanya sinergi dari berbagai bidang kehidupan yang berkontribusi dalam membangun peradaban bangsa, sinergi sesama alumni, almamater, dan masyarakat. Selayaknya kata pepatah minang “Nan Jauah Samakin Dakek, Nan dakek Samakin Arek”. Begitulah spirit kami sebagai pengurus dan panitia dalam menyelenggarakan acara ini. Semakin eratnya tali silaturahmi yang kita miliki, maka akan menjadikan kerjasama kita semakin kuat kedepannya. Acara ini diharapkan menjadi momentum awal bagi kita semua untuk menunjukkan bahwa IASMA 1 Bukittinggi adalah suatu komunitas yang positif dan mampu memberikan manfaat bagi alumni, almamater dan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Kabupaten Rokan Hilir Datangi Pemko Payakumbuh Untuk Bertukar Informasi SAKIP Masing-Masing Daerah
Minggu, September 19, 2021

On Minggu, September 19, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Tak salah memang, Kota Payakumbuh yang memiliki banyak prestasi baik di kancah Nasional maupun Internasional serta memiliki beragam inovasi ini menjadi incaran bagi daerah lain untuk belajar ataupun bertukar informasi terkait SAKIP, Perda, Inovasi daerah dan lain sebagainya.

Sebelumnya Kabupaten Kepahiang yang datang berkunjung terkait pengembangan inovasi, dan hari ini Jumat (17/09) Kabupaten Rokan Hilir yang datang berkunjung bertukar Informasi terkait SAKIP dimasing-masing daerah.

Rombongan tersebut disambut langsung oleh Asisten I Setdako Payakumbuh Amriul didampingi Kepala Bappeda Yasrizal dan Kepala BKPSDM Ifon Satria mengucapkan selamat datang dan berharap semoga hasil sharing informasi ini bisa membawa berkah untuk kedua daerah.

"Selamat datang di Kota Payakumbuh, mudah mudahan merasa betah dan nyaman di Payakumbuh dan kami akan memberikan informasi seluas-luasnya tentang perjalanan SAKIP yang telah dicapai Kota Payakumbuh," kata Asisten I Amriul di Ruang Ngalau Indah Balai Kota Payakumbuh.

Lebih lanjut Amriul menyampaikan saat ini Pemko Payakumbuh telah memperoleh nilai SAKIP BB selama empat tahun berturut turut dan untuk tahun ini ditargetkan memperoleh nilai A.

Asisten I juga menyebut saat ini Kota Payakumbuh dalam penilai Inovasi Governmen Award (IGA) berada pada peringkat dua nasional kategori kota sebagai kota sangat inovatif.

"Ini semua tak lepas dari peran dan kerja keras semua OPD yang telah melahirkan beragam inovasi yang sangat inovatif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir Muhammad Job Kurniawan mengucapkan terimakasih atas sambutan pemko Payakumbuh yang telah bersedia bertukar informasi, mudah mudahan ini bisa menambah pengetahuan dalam penyusunan SAKIP.

"Kami melihat Payakumbuh sudah meraih nilai SAKIP BB makanya kami datang kesini melihat bagaimana pengelolaan SAKIP ini. Sedang kami sudah dua tahun ini baru meraih nilai B," kata Sekda 

"Tidak salah memang kami datang ke Payakumbuh ini untuk bertukar informasi dan belajar mengenai SAKIP dan pengembangan inovasi, banyak ilmu yang kami dapat disini semoga bisa secepatnya kami kembangkan di daerah kami," tukuknya.

Sekda menyebut untuk menggenjot nilai SAKIPnya Pemkab. Rokan Hilir mebawa Tim SAKIP dari daerah tersebut sebanyak 28 OPD agar nilainya bisa terdongkrak ke tingkat yang lebih baik lagi.

Selain itu, dengan melihat banyaknya inovasi Kota Payakumbuh yang sangat inovatif, Sekda Rokan Hilir juga meminta Bappeda Kota Payakumbuh menjadi narasumber di daerahnya untuk berbagi bagaimana supaya pengembangan inovasi di daerahnya lebih optimal lagi.

"Kita sangat tertarik sekali dengan inovasi-inovasi di Payakumbuh ini, kami harapkan Bappeda Payakumbuh bersedia mendampingi kami dalam pengelolaan inovasi didaerah kami," pungkasnya. 

Laporan: Hermiko

Peringati World Cleanup Day, Pemko Payakumbuh Lakukan Aksi Bersih-Bersih Sungai
Minggu, September 19, 2021

On Minggu, September 19, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam rangka memperingati hari bersih-bersih sedunia (Word Cleanup Day) yang dilaksanakan mulai 12-24 September 2021, Pemerintah Kota Payakumbuh bersama dengan komunitas sungai mengadakan aksi bersih-bersih sungai yang dilaksanakan di sepanjang sungai batang agam, Jumat, 17 September 2021. 

Peringatan World Cleanup Day di Kota Payakumbuh dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Erwin Yunaz didampingi Asisten II Elzadaswarman, Asisten III Amriul Datuak Karayiang, dan seluruh Kepala OPD. 

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Komunitas Sungai menjadi bagian dari kegiatan dunia World Cleanup Day 2021 dan hadir bersama-sama dalam kegiatan bersih-bersih yang berfokus di aliran sungai batang agam yang saat ini sudah menjadi lokasi wisata.

"Dengan gerakan kita hari ini semoga menjadi contoh kepada masyarakat bahwa pentingnya kebersihan karena sampah bukan masalah kecil lagi," ujar Erwin.

Lanjut Erwin, Sesuai dengan tema" Ayo Pilah Sampah dari Rumah Jadilah Relawan Pilah Sampah (Cleanup) bersatu untuk indonesia bersih", Kegiatan bersih-bersih kali ini juga dapat membangun gerakan masyarakat dalam mewujudkan Kota Payakumbuh Bersih. 

"Bangun gerakan masyarakat dalam mewujudkan bersih melalui gotong royong bersih lingkungan, bersih kampung, bersih sungai, pelatihan pemilahan sampah, pengomposan dan penerapan daur ulang," ujarnya

Ditambahkan Erwin, Masyarakat juga dapat membuat produk kerajinan berbasis pemanfaatan sampah. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan yang mempertimbangkan faktor ventilasi udara, durasi pertemuan dan jarak interaksi untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19 dalam beraktivitas.

"Kegiatan World Cleanup Day di Indonesia telah sukses dilaksanakan sejak 2018. Momentum ini, sangat mendorong peningkatan kepedulian dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dan Nantinya kegiatan bersih-bersih sampah akan kita jadikan agenda rutin dengan menghimbau seluruh OPD untuk penerapannya. Dan untuk para pedagang di Kota Payakumbuh, Pemerintah juga akan memberikan himbauan agar dapat membersihkan sampah dagangannya masing-masing jika selesai berdagang demi menjaga kebersihan Kota Payakumbuh," pumgkasnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh Devitra mengatakan
dalam kegiatan Word Cleanup Day kali ini Pemerintah Kota Payakumbuh khususnya Dinas Lingkungan Hidup melakukan pembinaan pengelolaan sampah dan turun langsung bersama komunitas sungai dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah sehingga sampah yang memiliki nilai ekonomis dapat dimanfaatkan bang sampah yang ada di kelurahan sehingga itu dapat dijual. 

"Sampai hari ini, sampah yang dihasilkan oleh kota payakumbuh sebanyak 78 Ton per hari. Dengan banyaknya sampah yang dihasilkan, diharapkan masyarakat dapat memilah dan mengolah kembali sampah yang dapat bernilai ekonomis sehingga bukan sekedar bersih yang dapat diperoleh melainkan ada nilai ekonomis yang dapat diterima masyarakat dari pengelolaan sampah," pungkasnya.

Laporan: Hermiko

Masuk 3 Besar, Inilah Kelurahan Yang Bersaing Menjadi Terbaik Di Kota Payakumbuh
Jumat, September 17, 2021

On Jumat, September 17, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kelurahan Nunang Duya Bangun Kecamatan Payakumbuh Barat, Kelurahan Payobasuang dari Kecamatan Payakumbuh Timur, dan Kelurahan Sungai Durian Kecamatan Lamposi Tigo Nagori sukses keluar sebagai nominator 3 besar dalam lomba Penilaian Kelurahan Berprestasi yang digelar Pemerintah Kota Payakumbuh.

Pada Selasa, 14 September 2021 telah keluar hasil penolaian dan ada 3 nominator berdasarkan hasil penilaian tahap 1 Ekspose dan Wawancara pada tanggal 09 September 2021 lalu, dan hasil kesepakatan Tim Penilai pada rapat tangal 14 September 2021.

Ketiga kelurahan ini memang memiliki lurah yang muda dan energik. Lurah NDB Ari Ashadi, Lurah Payobasuang Ade Vianora, dan Lurah Sungai Durian Allan Permana seperti tak lesu dan tetap bersemangat dalam memberikan pelayanan mereka kepada masyarakat, memang harusnya begitu sebagai pejabat pemerintahan.

Lurah harus aktif mengajak seluruh warga untuk membuat daya kejut yang besar untuk menghasilkan gelombang yang besar pula. Daya kejutnya adalah dengan senantiasa tanamkan rasa cinta dan bangga kepada kelurahan mereka.

Banyak indikator yang dinilai disini termasuk peran serta aktif masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah, termasuk juga adanya inovasi-inovasi dalam menjawab setiap persoalan-persoalan yang ada di kelurahan.

Menurut Asisten I Setdako Dafrul Pasi saat diwawancara media, Kamis (16/9), menerangkan kalau nominasi 3 besar ini berdasarkan abjad, belum berdasarkan nilai.

"Selamat kepada kelurahan yang berhasil menjadi 3 besar, selanjutnya kami dari tim penilai akan melanjutkan dengan penilaian lapangan dengan jadwal yang telah ditentukan," kata Dafrul didampingi Kabag Pemerintahan Setdako Aplimadanar.

Diterangkannya, pada Rabu 22 September 2021 dilakukan penilaian kepada Kelurahan Nunang Daya Bangun, hari selanjutnya langsung pada dua kelurahan, yakni Payobasuang, dan Sungai Durian.

"Untuk penilaian lapangan ini, pihak kelurahan diminta agar dapat membagi masyarakat ke dalam 3 kelompok yaitu Bidang Pemerintahan, Bidang Kewilayahan, dan Bidang Kemasyarakatan dengan jumlah maksimal 5 orang per kelompok dari unsur-unsur terkait," kata Dafrul.

Ditambahkan mantan Kadis LH itu, kalau penilaian lapangan dilakukan dengan sederhana tanpa seremonial. Tim Penilai langsung menilai pada kelompok bidang masing-masing serta menerapkan protokol kesehatan

"Diharapkan dengan kunjungan lapangan ini tim penilai dapat melihat dan menggali lebih dalam lagi, sekaligus membuktikan kondisi lapangan dari ekpose yang telah disampaikan sebelumnya. Dengan demikian memang yang keluar sebagai yang terbaik dari Kota Payakumbuh diharapkan juga menjadi yang terbaik di tingkat provinsi nantinya," pungkas Dafrul. 

Laporan: Hermiko

Pagi Terima Nota Pengantar Gubernur, Sore Fraksi-fraksi Sampaikan Pandangan Umum
Jumat, September 17, 2021

On Jumat, September 17, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Setelah pagi melalui rapat paripurna, DPRD Sumbar menerima nota pengantar terhadap perubahan APBD dari gubernur, sore Jumat, 17 September 2021, 7 fraksi menyampaikan pandangan umum terhadap nota pengantar tersebut.

Dalam Nota ranperda APBD-P 2021, masih sama dengan KUPA-PPAS perubahan dan telah disepakati antara pemerintah dengan DPRD Sumbar, dimana terdapat difisit anggaran sekitar Rp.28 Milyar.

"Sesuai dengan tahapan pembahasan terhadap nota pengantar yang disampaikan gubernur tersebut, maka fraksi-fraksi memberikan pandangan umum terkait proyeksi anggaran pendapatan, belanja, pembiayaan dan program prioritas yang diusulkan dalam perubahan APBD 2021," ulas ketua DPRD Sumbar Supardi, ketika memimpin rapat paripurna.

Ditambahkannya, pandangan umum fraksi-fraksi untuk menambah pengayaan dan penyempurnaan terhadap ranperda APBD-P, baik terhadap optimalisasi pendapatan daerah maupun efektivitas dan efesiensi belanja daerah, serta optimalisasi penggunaan anggaran untuk mewujudkan sasaran yang telah ditetapkan.

"Semua fraksi telah meyiapkan pandangan umum, dengan mencermati berbagai hal, sehingga akan menambah pengayaan dan objektifitas penggunaan anggaran," tambah Supardi.

Ditegaskan Supardi pula, diharapkan agar Gubernur atau pemerintah daerah bisa menyiapkan jawaban atau pandangan terkait pandangan umum fraksi-fraksi, terhadap ranperda APBD-P 2021.

"Sesuai agenda yang sudah ditetapkan dalam Bamus, Inshaa Allah kita akan mendengar jawaban gubernur atau pemerintah daerah pada 20 September 2021 mendatang," jelas Supardi lagi.

Rapat paripurna yang hanya berlangsung sekitar 1 jam tersebut berlangsung dengan baik, dihadiri wakil gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Forkom Pinda, OPD, Ormas, OKP dan stakeholder lainnya, dengan tetap memperhatikan prokes, seperti sidang-sidang sebelumnya.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Ketua DPRD Sumbar Dukung Siswa Sumbar Ikut Parlemen Remaja
Jumat, September 17, 2021

On Jumat, September 17, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar), Supardi dukung siswa-siswi SMA/SMK di Sumbar ikut program parlemen remaja yang diselenggarakan DPR RI. 

Program ini dinilai Supardi sangat bagus untuk memasyarakatkan fungsi lembaga parlemen di Indonesia. Termasuk itu apa saja kerja dan fungsi kedewanan dalam pemerintahan dan bagaimana proses demokrasi berjalan di lembaga tersebut. 

"Program yang memperkenalkan dengan efektif kegiatan kedewanan di DPR RI ini sangat mendukung kesiapan para pemuda pemudi sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan estafet pembangunan dan pemerintahan di Indonesia," ujar Supardi, Kamis, 16 September 2021.

Program parlemen remaja yang diselenggarakan DPR RI pada tahun ini diikuti oleh empat orang siswa-siswi asal Sumbar  yang lolos seleksi untuk mengikuti program ini. Di Indonesia, total ada sebanyak 5400 siswa yang mendaftar, dan lolos sebanyak 131 orang untuk seluruh Indonesia.

Keempat siswa yang ikut program parlemen remaja dari Sumbar tersebut, yakni Aldi Rahmat (SMAN 1 Pasaman), Aisyah Zharfania Qinthara (SMAN 3 Padang), Nindi Janetri Jafri (SMAN 3 Painan) dan Qurratul Hilma (MAN 2 Payakumbuh).

Selama lima hari para siswa siswi ini menjadi seakan anggota dewan sesungguhnya di DPR RI. Mereka mengikuti pembelajaran tentang apa saja tugas, hak dan kewajiban para wakil rakyat. Mereka juga ikut serta dalam beberapa rapat dengar pendaoat dan juga mengukuti kunjungan kerja secara virtual. 

Pada siswa-siswi yang mengikuti program parlemen ini, Supardi menekankan tentang pentingnya untuk mencari ilmu pengetahuan sebanyak mungkin. Baik itu ilmu pengetahuan yang terkait dengan mata pelajaran di sekolah formal, maupun ilmu pengetahuan yang belum tercakup pada jenjang sekolah menengah atas/sederajat namun tak kalah penting sebagai bekal untuk memahami jalannya negara. 

"Pemahaman tentang jalannya roda pemerintahan dan juga perpolitikan itu juga penting bagi para pemuda/pemudi. Ini akan menjadi bekal yang sangat baik bagi mereka," ujarnya.

Bukan hanya memberikan dukungan moril saja, untuk pelaksanaan parlemen remaja di tahun 2021 ini, Supardi juga memberikan dukungan fasilitas. Dikarenkan pandemi, progam parlemen remaja terpaksa dilaksanakan virtual. Dengan keadaan ini para siswa/siswi perwakilan Sumbar mengikutinya di Kota Padang. Supardi memberikan fasilitas penginapan di rumah dinas ketua DPRD, memberikan akomodasi lengkap dengan konsumsi dan juga alat pendukung lainnya, seperti laptop dan ruangan yang kondusif untuk mengikuti pelatihan tersebut secara virtual.

"Dukungan ini tak seberapa tapi saya harap tak mengecilkan semangat siswa siswi kita mengikuti program parlemen remaja ini  dan menambah ilmu pengetahuan mereka. Apalagi dikarenakan pandemi mereka mengikuti program secara virtual, padahal biasanya program ini diikuti dengan keberadaan langsung siswa siswi ke gedung DPR RI serta ikut pula dan kunjungan kerja," ujarnya. 

Aldi dari SMAN 1 Pasaman mengatakan memang mereka sedikit kecewa program tersebut dilaksanakan secara virtual tahun ini. Namun, dirinya tetap bersyukur bisa mengikuti progam ini karena mereka jadi memahami apa saja kerja para anggota DPR RI dan bagaimana sistem kerja tersebut dilaksanakan. 

"Ternyata kewajibannya sangat banyak dan juga berat," ujarnya.

Aldi mengatakan keiikutsertaannya pada program parlemen remaja ini bukan didasari cita-cita untuk menjadi anggota dewan. Namun untuk mencari ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya selagi muda. 

Aldi melihat pengumuman program ini di media sosial. Dirinya pun kemudian ikut mendaftar dan menyerahkan persyaratan yang telah ditentukan, yakni seperti esai dan video sesuai dengan tema yakni 'Remaja di era kebebasan informasi : siaran berkualitas, masyarakat cerdas'.  

"Saya merasa bersyukur ikut lolos dan mendapatkan pengalaman seperti ini," ujarnya

Siswa lainnya, Nindy  dan Hilma juga mengatakan mengatakan hal yang sama. Dengan mengikuti program ini mereka bukan hanya mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan tentang DPR RI, kewajiban anggota dewan dan juga perpolitikan saja. Namun juga menambah pertemanan yang nantinya bisa bermanfaat untuk saling bertukar informasi. 

"Kami yang lolos dari Sumbar empat orang ini saja awalnya tak saling kenal. Sekarang sudah jadi teman. Selain itu ada lebih dari 100 teman baru dari berbagai daerah di Indonesia yang juga ikut program ini," ujar Nindy

Selain itu, Hilma juga berterima kasih pada Ketua DPRD Sumbar, Supardi yang telah memberikan bantuan fasilitas dan akomodasi untuk mereka. Apalagi mereka sebagian besar berasal dari luar Kota Padang dan membutuhkan tempat menginap dan tempat untuk mengikuti program tersebut secara virtual. 

Hilma bercerita awalnya mereka bingung mau mencari bantuan kemana. Namun untungnya anak dari ketua DPRD Sumbar juga bersekolah di Payakumbuh. 

"Dialah yang menjembati kami dan akhirnya kami mendapatkan bantuan dari Ketua DPRD Sumbar seperti ini. Kami sangat berterima kasih," ujarnya. 

Sementara itu, Aisyah menambahkan dirinya berharap untuk tahun-tahun mendatang sosialisasi tentang parlemen remaja ini bisa lebih gencar dilakukan organisasi perangkat daerah (opd) terkait di Sumbar. Termasuk pula lebih banyak dukungan dari pemerintah. 

"Kami sangat berterima kasih dibantu Ketua DPRD Sumbar. Tapi alangkah baiknya untuk tahun-tahun mendatang, adik-adik kami dari Sumbar yang akan ikut program ini lebih mendapat perhatian dari gubernur dan juga dinas terkait," ujar Aisyah. 

Dia menceritakan di daerah lain, para siswa siswi yang ikut parlemen remaja sangat didukung oleh gubernur. Dukungan hanya berupa fasilitas, uang saku namun juga diberikan program pertemuan tentang kegiatan kepala daerah. 

"Semoga tahun depan lebih banyak bapak/ibuk kita yang juga mendukung siswa siswi Sumbar dalam mengikuti program ini. Seperti dukungan yamg diberikan Ketua DPRD ini," ujarnya.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Wagub Audy Bagikan Mesin Tempel dan Tinjau Balai Pasie Katapiang
Kamis, September 16, 2021

On Kamis, September 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wagub Sumbar Audy Joinaldy serahkan mesin tempel 15 PK kepada 53 kelompok nelayan Pasie Katapiang Batang Anai Padang Pariaman, Kamis 16 September 2021.

"Nelayan bagian dari program unggulan saya dan Pak Mahyeldi dalam menjalankan amanah masyarakat menjadi Gubernurndna Wakil Gubernue Sumbar," ujar Audy Joinaldy disaksikan Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur. 

Menurut Bro Wagub biasa Audy Joinaldy disapa banyak kalangan di Sumbar sangat berterima kasih kepada Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas yang pasang badan untuk terealisasinya aspirasi rakyat di Pasie Katapiang. 

"Terima kasih Cak Nurnas yang berikan pokok-pokok pikiran menjadi penguatan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sunbar dalan bentuk bantuan mesin tempel 15 PK kepada nelayan," ujar Audy. 

Audy terkenal sebagai pemimpin milenial ini juga menyapa Walinagari Kataping Alwis Jaya yang pakai kaca mata hitam di acara penyerahan mesin tempel. 

"Pak wali kacamatanya keren tuh, nanti boleh saya pinjam ya pak wali," ujar Audy membuat warga yang hadir. 

Audy usai menyerahkan mesin tempel lalu meninjau Balai (pasar) Pasie Katapiang. 

"Bersih pasarnya, ini Pasar buatan pak wali atau gimana nih Cak Nurnas," ujar Audy. 

HM Nurnas mengatakan pasar ini spontan masyarakat karena di pandemi pasar lebih bagus di areal terbuka. 

"Tanahnya juga tanah publik, spontan pedagang dan pembeli mau ke balai ini, sehingga balai ini setiap hari, menjual segala macam seperti pasar sekali," ujar HM Nurnas.

 Audy terlihat menikmati Balai Pasie Katapiang dan berdialog dengan pedagang ikan dan pedagang sayur serta cabe. 

"Bagus balainya, bersih pasarnya, apalagi  terjadi karena spontan pembeli dan pedagang, masa pandemi ini memang harus dihadapi dengan kreatifitas kita semua," ujar Audy. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Mimpi Nelayan Pasie Katapiang Bermesin Tempel Akhirnya Terujud, 'Tarimo Kasih Pak Haji Nurnas'
Kamis, September 16, 2021

On Kamis, September 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas kembali meujudkan aspirasi masyarakat diwakilnya. Kali ini lewat pokok-pokok pikirinnya mesin tempel 15 PK diserahkan ke 53 kelompok nelayan sepanjang pasie katapiang. 

Hebat lagi, penyerahan program sarana tangkap Dinas Kelautan da Perikanan Provinsi Sumbar diserahkan langsung oleh Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Kamis 17 September 2021.

HM Nurnas sambut Wakil Gubernur Audy Jounaldy di tanah kelahirannya Nagari Katapiang  Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman.

"Sejak katapiang ini ada, baru Bro Wagub Audy sebagai wakil gubernur yang menginjakan kaki di pantai pasia katapiang nan masih perawan. Pantai ini adalah tempat baranang dan balari ambo ko mah bro Wagub, Terima kasih atas hadir di tanah kelahiran ambo ko," ujar HM Nurnas. 

Ketua Kelompok Nelayan Katapiang Jaya Helmi mengatakan nelayan sepanjang pesisir katapiang untuk ketiga kalinya mendapatkan bantuan dari Pemprov Sumbar. 

"Bantuan mesin tempel untuk nelayan ini tidak akan mudah kami dapat tanpa ada pak HM Nurnas. Mesin Tempel ini bagi kami adalah bantuan  tak terhingga dan tak ternilai oleh nelayan di sini," ujar Helmi. 

Adalah anak nagari Katapiang HM Nurnas, Anggota DPRD Sumbar yang tak lelah berbuat memperjuangkan dan memenuhi aspirasi bagi nelayan mesin tempel sesuatu yang keinginan di awang-awang. 

"Terima kasih Pak HM. Murnas dan Pemprov Sumbar serta Pemkab Padang Pariaman yang basipokok basamo (kolaborasi) membuat kami nelayan bisa melaut ke laut luas," ujar Helmi

53 mesin tempel 15 PK senilai Rp 1,5 Miliar adalah buah dari pokok-pokok. pikiran anggota DPRD Sumbar HM Nurnas menjadi program di DKP Sumbar program sarana tangkap

Program DKP tentang darana tangkap untuk 2021 totalnya 224 unit. Di Pariaman 60 unit untuk Padang Pariaman, 53 unit dari pokok-pokok pikiran (Pokir) HM Nurnas. 

"Ini sudah ketiga kalinya Pak HM Nurnas mempercayakan Pokir ke DKP Sumbar," ujar ketua panitia dari DKP Sumbar. 

Kelebihan mesin 15 PK ini bisa meningkatkan pendapatan nelayan per hari antara Rp 200-250 ribu dan akan lebih banyak lagi kalau musim ikan di laut. 

"Gunakan sesuai peruntukan dan jangan diperjualbelika, " ujar HM Nurnas.

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan niat HM Nurnas pasti berbalas. 

"Baralek pak atau cak Nurnas di 2024, Insya Allah pasti datang warga mengahdiri dan memilih cak baliak mah (kembali)," ujar Suhatri Bur. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Pemko Payakumbuh bersama ANRI sosialisasikan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi
Rabu, September 15, 2021

On Rabu, September 15, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Guna mewujudkan efisiensi penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan pengelolaan kearsipan terpadu yang bersihat government to governmen yang dimanfaatkan instansi pusat dan daerah, Pemko Payakumbuh bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sosialisasikan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) kepada pengelola kearsipan dimasing masing OPD.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Asisten I Dafrul Pasi di Aula Ngalau Indah, Selasa, 14 September 2021.

"Kita harapkan dengan pemanfaatan aplikasi Srikandi ini kesadaran tertib arsip bagi aparatur pemerintah lebih meningkat lagi," kata Asisten I Dafrul Pasi.

Dafrul mengatakan, di era digitalisasi ini arsip mulai mengalami transformasi dari arsip konvensional menjadi arsip elektronik. Karena begitu banyaknya fungsi arsip ini seperti sebagai alat bukti yang sah, sebagai bukti pertanggungjawaban serta menjamin keselamatan aset nasional.

"Maka dari itu kami ucapkan terimakasih kepada ANRI yang telah memberikan ilmu. Dan kepada peserta ikutilah kegiatan ini dengan serius semoga pengelolaan arsip semakin baik," ujarnya.

Dikesempatan itu juga Direktur Kearsipan Daerah 2 Amieka Hasraf mengatakan di tahun 2023 mendatang diharapkan semua sistem dari pemerintah dan pemerintah daerah sudah terkoneksi.

"Makanya sekarang kita berikan pendampingan kepada pengelola arsip dimasing masing dinas untuk meggunakan aplikasi Srikandi ini," ucapnya.

Untuk saat ini dia menyebut baru Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah yang sudah mengimplementasikan dan datanya sudah terkoneksi ke pemerintah pusat.

"Semoga setelah bimtek ini Kota Payakumbuh bisa segera menyusul," harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Prima Yanuarita mengatakan dengan adanya bimtek ini diharapkan pengelola arsip di OPD memahami dan siap untuk mengimplementasikan Srikandi.

"Karena Srikandi ini merupakan amanat dari Peraturan Presiden No. 95 th 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Mudah mudahan segera berjalan, dan Kota Payakumbuh dapat melaksanakannya secara live," katanya.

"Semoga Payakumbuh menjadi kabupaten/kota kedua di Indonesia dalam pelaksanaannya, dan dapat mewujudkan efisiensi penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan pengelolaan kearsipan terpadu dan diharapkan kesadaran tertib arsip bagi aparatur pemerintah lebih baik," pungkasnya. 

Laporan: Hermiko

Alhamdulillah, Padang Berhasil Keluar dari PPKM Level IV
Rabu, September 15, 2021

On Rabu, September 15, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Padang berhasil keluar dari Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV. Hal ini berdasarkan evaluasi PPKM seminggu terakhir yang disampaikan Kemenko Perekonomian Airlangga Hartarto, pada Senin, 13 September 2021 kemarin.

Menanggapi itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Barlius mengakui memang ada sinyal dari Kemenko Perekonomian bahwa PPKM Padang turun level.

"Kemarin memang diumumkan oleh Menko Perekonomian bahwa Padang mengarah turun level, artinya kinerja pengendalian Covid-19 kita berhasil," kata Barlius, Selasa, 14 September 2021.

Barlius mengatakan secara aturan, Pemko Padang masih menerapkan PPKM level IV sampai 20 September 2021 sesuai arahan Kemendagri.

"InsyaAllah tanggal 20 September 2021 nanti kita dengarkan arahan dan instruksi Mendagri, setelah itu barulah kita terapkan aturan PPKM level III di Padang," ungkapnya.

Jelang berakhirnya PPKM level IV tersebut, Pemko Padang menyiapkan berbagai pelonggaran aturan sesuai dengan level PPKM nantinya.

"Saat PPKM level IV Padang turun, maka pembelajaran tatap muka akan dibolehkan lagi dengan tetap dibatasi jumlahnya," ungkapnya.

Meskipun sudah ada sinyal turun level, Barlius mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Charlie)

Pemko Padang Ingin Seluruh Nelayan "Berdasi"
Rabu, September 15, 2021

On Rabu, September 15, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kehidupan nelayan dan rezekinya tidak lah seluas lautan lepas. Karena itu, Pemerintah Kota Padang ingin memberdayakan para nelayan yang ada. Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang ingin nantinya nelayan kecil "berdasi" alias hidup sejahtera. 

Hal ini terungkap saat diseminasi informasi di ruang Media Center Diskominfo Padang di Balaikota, Selasa, 14 September 2021.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Guswardi menyebut, agar nelayan kecil sejahtera, saat ini dilakukan pembinaan kepada kelompok nelayan kecil. 

"Kita melakukan pembinaan terhadap kelompok nelayan kecil KUB Tuna Mandiri," jelas Guswardi didampingi moderator, Charlie Ch. Legi. 

Menurut Kadis Guswardi, para nelayan kecil itu sebelumnya hanya mampu menangkap ikan dengan menggunakan kapal Tonda berkapasitas di bawah 15 GT. Kapal tersebut kemudian dimodifikasi menjadi kapal penangkap tuna. 

"Alhamdulillah, hasil tangkapan nelayan menjadi bertambah. Selama 10 hari melaut, nelayan tersebut mampu mendapatkan hingga 2 ton tuna segar," tutur Guswardi. 

Tuna segar itu kemudian dijual dengan harga relatif tinggi. Satu ekor tuna beratnya dapat mencapai 50 kilogram. Harga jual perkilogram sekitar Rp70 ribu. 

Guswadi mengatakan, saat ini terdapat 10 kapal penangkap ikan tuna dan akan ditambah terus dengan target sebanyak 50 kapal. Diharapkan nantinya para nelayan kecil dapat sejahtera.(Charlie Ch. Legi)

Kata Bakri Bakar, Pessel Siap Dimekarkan, Tapi Terbentur Moratorium Pemerintah Pusat
Selasa, September 14, 2021

On Selasa, September 14, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Anggota Komisi I DPRD Sumbar, Bakri Bakar meminta seluruh unsur terkait untuk membantu menyukseskan rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kabupaten Pesisir Selatan, yaitu Renah Indo Jati.

Dia membeberkan, memang untuk sekarang kendalanya hanya terbentur moratorium pemerintah pusat, sedangkan secara fasilitas umum dan administrasi telah lengkap untuk menjadi kabupaten baru.

“Dalam setiap pertemuan pemerintah provinsi hingga pusat saya terus menyuarakan akan pentingnya kebutuhan pemekaran Renah Indojati, dengan adanya koordinasi antar pemerintahan bukan tidak mungkin presiden membuka moratorium yang merupakan kewenangannya,” ujarnya, Selasa, 14 September 2021.

Diketahui, secara geografis, Renah Indojati terletak di daerah selatan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yang memiliki garis pantai sepanjang 245 Km, dengan jumlah Kecamatan 15 dan 182 Nagari, dengan pusat ibu kota Painan.

Karena kabupaten itu yang memanjang dari arah Utara ke Selatan, kondisi ini menyulitkan masyarakat setempat untuk mengurus persoalan administrasi yang bersifat kecil, seperti akta kependudukan atau pun KTP.

Mereka harus menempuh jarak ratusan kilo meter, untuk menuju ibu kota kabupaten yaitu Painan.

“Pessel merupakan Kabupaten yang terbesar dan terpadat penduduknya, untuk itu pemekaran akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah itu, ” katanya.

Dia mengatakan, pada pemerintahan Bupati Hendra Joni telah dibangun beberapa fasilitas umum seperti pasar hingga rumah sakit di daerah itu, jika pemekaran berhasil dilakukan maka Renah Indo Jati telah siap secara infrastruktur.

Secara persyaratan wilayah Indojati memiliki enam kecamatan, sedangkan minimal untuk menjadi DOB dibutuhkan lima kecamatan.

“Secara keseluruhan tidak ada kendala, hanya moratorium saja,” katanya.

Seluruh unsur pemerintahan kabupaten (Pemkab) yang terdiri dari pemkab dan dprd kabupaten telah merekomendasikan ke dprd provinsi bahkan gubernur, diharapkan seluruhnya disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri, sehingga bisa dipertimbangkan presiden untuk mengeluarkan aturan pemekaran wilayah.

Renah Indojati memiliki potensi berbagai sektor salah satunya adalah pertanian. Hasil sawit yang melimpah mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Baru-Baru ini, pihaknya juga menyampaikan kebutuhan akan pemekaran Indojati kepada Anggota DPD RI Muslim M Yatim saat kunjungan kerja ke DPRD Sumbar, sejak tahun 2003 yang lalu pembentukan pemakaran DOB Ranah Indojati memang telah masuk ke pusat, dan hal tersebut tinggal diarahkan saja DPD RI atau DPR RI.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, Muslim M Yatim akan melakukan tinjauan lapangan bersama Anggota DPD RI asal Pessel Alirman Sori, dokumen pemekaran daerah pada pemerintah pusat telah menumpuk, sebagi perwakilan Sumbar pihaknya akan memperjuangkan rencana pemekaran DOB Indo Jati.

“Kita akan agendakan untuk bertemu masyarakat Renah Indojati, semoga dengan hasil diskusi dengan melibatkan pejabat setempat bisa diakomodir oleh presiden,” katanya. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Mars Sumetera Barat dan 2 Ranperda di Paripurnakan
Selasa, September 14, 2021

On Selasa, September 14, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Sumatera Barat melakukan sidang Paripurna 2 Ranperda dan  mendengar jawaban gubernur terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terhadap mars Sumatera Barat.

Adapun 2 ranperda tersebut yakni Pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan Nagari, juga penyelenggaran pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Paripurna DPRD Sumbar tersebut dihadiri wakil Gubernur Audy Joinaldy, juga kepala-kepala OPD di lingkungan provinsi Sumatera Barat, OKP, ormas, juga Forkom Pinda, serta lembaga lainnya di Sumatera Barat.

Pada kesempatan tersebut ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan, ranperda tentang penyelenggaraan  urusan pemerintah bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan wujud dari pemenuhan hak konstitusional perempuan dan anak mendapatkan penghidupan yang layak.

Sedangkan ranperda pemberdayaan masyarakat dan pemerintah nagari, memiliki sasaran menjadikan nagari sebagai basis pembangunan.

"Pada prinsipnya kedua ranperda tersebut telah dirampungkan pembahasannya pada tahap pembicaraan tingkat 1 oleh komisi I dan V, yang merupakan komisi terkait akan tetapi belum dapat dilanjutkan pada tahap penetapan karena menunggu hasil fasilitasi dari Kemendagri," ulas Supardi, Selasa, 14 September 2021.

Ditambahkan Supardi, dengan keluarnya hasil fasilatisi Kemendagri terhadap 2 ranperda tersebut, sebagaimana termuat dalam surat Dirjen Otda nomor: 188.34/5148/OTDA, tertanggal 5 Agustus 2021, dan nomor: 188.34/5148/OTDA, tertanggal 6 Agustus 2021, maka dilanjutkan pembicaraan pada tahap 2 yakni pengambilan keputusan dalam rapat paripurna.

"Adanya pengambilan keputusan saat ini, karena telah disempurnakan oleh DPRD bersama pemerintah daerah, sehubungan dengan hal tersebut, komisi I dan V sebagai komisi terkait bersama OPD mitra kerja, melakukan penyempurnaan sesuai dengan hasil fasilitasi Kemendagri," tambah Supardi lagi.

Sekaitan dengan mars Sumatera Barat, Supardi mengatakan, dalam pandangan umum fraksi-fraksi banyak memberikan pertanyaan dan masukan, termasuk sejauh mana bisa memberikan daya dorong dan menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap daerahnya, untuk itu perlu masukan berbagai lapisan masyarakat agar dapat diterima baik.

"Setelah mendengan jawaban gubernur terhadap mars Sumatera Barat, menurut hemat kami telah terjawab, jika nanti masih ada kekurangan dari jawaban gubernur, nanti akan kita dalami dalam proses pembahasan yang dilakukan bersama-sama antara DPRD dan pemerintah daerah," ulas Supardi.

Usai penerapan 2 ranperda menjadi perda, dan mendengar jawaban gubernur tentang mars Sumatera Barat, ketua DPRD Sumbar sebagai pimpinan sidang, meminta pada komisi V agar segera merencanakan agenda pembahasan sesuai dengan jadwal badan musyawarah.

Sekaitan dengan penetapan ranperda menjadi perda, khususnya pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan nagari, sekretaris fraksi Demokrat yang juga sekretaris komisi 1 DPRD Sumbar H.M. Nurnas mengatakan, agar perda tersebut segera disosialisasikan dan dijalankan dengan sebaik-baiknya, sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita minta OPD terkait dan pemerintah provinsi Sumbar bisa menjalankannya dengan sepenuh hati, sehingga terasa manfaatnya bagi masyarakat banyak," tegas Nurnas.

Paripurna DPRD Sumbar berjalan sejuk, dengan tetap mempergunakan prokes, dengan tetap menjaga jarak, memakai masker, melewati Ray semprot, serta pembatasan yang hadir.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Riza Falepi Dampingi Gubernur Tinjau Rencana Pengembangan TPA Regional
Senin, September 13, 2021

On Senin, September 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mendampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Payakumbuh yang berlokasi di Kecamatan Payakumbuh Selatan, Senin, 13 September 2021.

Turut mendampingi Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, Bupati Agam Andri Warman, Kepala Balai PPW Wilayah Sumbar, General Manager PLN Wilayah 3, beserta Pimpinan OPD terkait.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berencana melakukan perluasan TPA regional Payakumbuh mengingat volume sampah yang masuk terus meningkat, bahkan mencapai 220 ton sampah per hari dengan rata-rata kenaikan 6% setiap tahunnya. Untuk itu Pemprov Sumbar berupaya melakukan pengembangan wilayah TPA setidaknya seluas 2,7 hektar untuk digunakan 5 hingga 7 tahun ke depan.

Urgensi pengembangan cell landfiill Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Payakumbuh yang menampung sampah dari Payakumbuh, Limapuluh Kota, Bukittinggi, dan Agam itu sangat tinggi, saat ini kondisi TPA sudah over capacity, hampir 200%, ketinggian sampah sudah sampai 30 meter dari idealnya hanya 15 meter.

Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Mahyeldi tengah mempersiapkan eksekusi perluasan cell landfill baru guna memenuhi kebutuhan penampungan dan pengolahan sampah. Hal ini telah dibahas dalam dalam rapat pembahasan kondisi TPA regional Payakumbuh dan upaya penanganan yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Minggu (12/9) kemarin.

Gubernur Mahyeldi menyampaikan langkah cepat yang harus diambil oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten kota untuk menghindari kelongsoran sampah. Diantaranya opsi yang dimiliki pemerintah daerah adalah perluasan cell landfill, serta memperbaiki maupun menambah membran sementara untuk TPA yang berlokasi di Kelurahan Padang Karambia, Kota Payakumbuh ini.

"Untuk itu, penting adanya sinergitas antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pemerintah provinsi, serta kabupaten/kota dalam menyikapi persoalan ini," kata Mahyeldi.

Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi mengatakan urusan sampah adalah hal yang paling vital, tidak bisa main-main, kalau dibiarkan maka nanti akan muncul masalah berkelanjutan. Meski kewenangan TPA Regional ini berada di tangan Pemprov Sumbar, tetapi lokasinya berada di wilayah administrasi Pemko Payakumbuh, serta manfaatnya dibagi untuk 4 kabupaten/kota.

Dijelaskan Riza, pengembangan TPA ini, untuk tahap pertama adalah meminta anggaran ke pusat, karena dibutuhkan dana untuk membikin cell landfiill baru, karena yang lama sudah penuh, maka perlu diselesaikan secepatnya.

"Kedepan kita perlu mencarikan solusi agar bagaimana TPA untuk jangka panjangnya, tentu harus dicari juga tempat yang representatif dan memadai, kalau bisa kata Riza seenggaknya 50 tahun. Rencana sementara ya disiapkan di sini dahulu, dan ini menjadi konsentrasi kita bersama dengan Pemprov Sumbar," tukuk Riza.

Dijelaskan Riza lebih lanjut, bahkan untuk lahan pengembangan TPA juga sudah disediakan oleh pemko. Bila perlu, dikatakannya Pemko siap kapanpun untuk membeli lahan warga, bila ada lahannya yang ingin dibebaskan di sekitar TPA.

"Kan mereka terdampak, kalau bisa sekaligus saja dibebaslahankan, daripada tanahnya tidak termanfaatkan," kata Riza.

Riza juga menghimbau masyarakat agar dapat melakukan pemisahan dan pengolahan kepada sampah organik untuk meningkatkan efektivitas penampungan sampah di TPA. Dengan demikian sampah organik pun dapat diolah untuk dijadikan pupuk dan sampah plastik bisa diolah menjadi berdaya guna.

"Ke depan kita upayakan pengendalian dan pengolahan sampah organik yang lebih ramah lingkungan supaya bisa menjadi pupuk. Masyarakat juga jangan suka membuang sampah sembarangan, apalagi ke saluran drainase, bila itu dilakukan maka akan berakibat tersumbat aliran air saat hujan dan memicu banjir, kita juga yang bakal kerugian," pungkasnya. 

Laporan: Hermiko