Opini

Lifestyle

Sports

Banjir dan Longsor Mengancam, Ini Imbauan BPBD Pasbar
Selasa, Juli 14, 2020

On Selasa, Juli 14, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Edi Busti mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan selalu waspada terhadap ancaman banjir dan tanah longsor. 

Pasalnya, akhir-akhir ini wilayah di sekitar Kabupaten Pasaman Barat terjadi cuaca ekstrim. 

Imbauan itu juga mengingat tingginya potensi bencana bila telah memasuki musim penghujan, terutama untuk daerah di sepanjang aliran sungai dan daerah-daerah rawan longsor.

"Akhir-akhir ini, cuaca semakin tidak menentu di Kabupaten Pasaman Barat, terlebih curah hujan dengan intesitas tinggi sangat beresiko terjadinya musibah bencana alam, untuk itu kami meminta kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan hati-hati," kata Edi Busti saat dikonfirmasi awak media dirungannya, Senin, 13 Juli 2020.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar untuk segera melapor kepada petugas jika  terjadi bencana, agar pihaknya dapat segera melakukan penanganan dan memberikan bantuan.

"kami dari BNPB dan BPBD Pasaman Barat, selalu siap dan siaga membantu serta menolong masyarakat ketika terjadi bencana," ujarnya.

"Semoga kedepannya, kita selalu berhati-hati dan waspada akan terjadinya bencana, dan semoga kita dijauhkan dari bencana alam," imbuhnya.

(Rido)

PBM di Pasbar Dilakukan Secara Tatap Muka
Selasa, Juli 14, 2020

On Selasa, Juli 14, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Memasuki tahun ajaran baru 2020-2021, Sejumlah (Sekolah Menengah Pertama) SMP sederajat di Kabupaten Pasaman Barat memulai Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka, Senin, 13 Juli 2020. Proses PBM ini dilakukan dengan mematuhi protokol Covid-19.

Sebelum memasuki sekolah, seluruh siswa dan guru wajib menggunakan masker, mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh.

Jika sudah memenuhi syarat dan standar protokol covid-19 tersebut, yang bersangkutan diperbolehkan untuk memasuki pekarangan sekolah.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pasaman Pulmen Evida mengatakan, hari pertama PBM tatap muka ini hanya diikuti oleh siswa baru atau siswa kelas satu saja.

Untuk Menghindari kerumunan siswa, panitia dan guru menunggu di depan gerbang dan mengarahkan para siswa ke kelas masing-masing dan saat berada di kelas, sekolah sudah memberikan jarak antar siswa dengan kuota maksimal 16 orang di masing-masing kelas.

"Panitia kita sudah siap, dari depan hingga ke kelas dan sudah memiliki protab tersendiri," ujarnya.

Pulmen Evida menambahkan, sebelumnya sekolah sudah menyediakan tempat cuci tangan di setiap kelas dan memberikan pemahaman kepada guru. 

Selama PBM, siswa hanya berada di lokal dan saat jam istirahat tidak diberikan waktu ke luar ruangan.

Bahkan, sekolah meminta anak mambawa bekal sendiri karena kantin di tutup.

"Jam pelajaran juga di perpendek, agar siswa bisa pulang lebih awal dan tidak memberikan efek jenuh pada siswa," ujarnya.

Sementara itu, untuk siswa kelas dua dan tiga akan belajar secara bergantian setiap harinya. Saat berada di rumah, siswa belajar secara daring dan luring atau tugas dari guru masing masing. 

Metode belajar secara bergantian ini diharapkan mampu mengisi waktu siswa.

"Hari ini kelas satu masuk, besok kelas dua, Rabu kelas tiga, nanti siswa akan bergantian masuk agar mereka bisa saling mengisi dan tidak mengumpulkan banyak siswa di satu hari yang sama," terangnya.

"Kami akan membiasakan diri, pakai makser dan mencuci tangan harus diterapkan," imbuhnya.

(Rido)

Novermal Yuska Masuk Jajaran Pengurus Pusat JMSI
Selasa, Juli 14, 2020

On Selasa, Juli 14, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Susunan Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) periode 2020-2025 resmi diumumkan oleh Ketua Umumnya, Teguh Santosa pada acara Pengumuman Pengurus Pusat JMSI dan Penyerahan Piagam Pengahargaan Rekor MURI yang digelar secara virtual, Senin, 13 Juli 2020. 

Susunan pengurus yang diumumkan CEO RMOL.ID itu terdiri dari, Ketua Dewan Pembina dijabat oleh Gita Wirjawan, dan Ketua Dewan Pakar, Agung Darmajaya. 

Teguh Santosa sebagai Ketua Umum dibantu Wakil Ketua, Rahiman Dani (JMSI Bengkulu), Sekretaris Jenderal, Mahmud Marhaba (JMSI Jakarta), Bendahara Umum, Dede Zaki Mubarok (JMSI Banten), dan sembilan ketua bidang.

Dari JMSI Sumatera Barat, Novermal Yuska (Pemilik Jurnalsumbar.com) dipercaya jadi Ketua Bidang Hukum dan Advokasi. Sekretaris dijabat oleh Deswerd Zougira, S.H. (JMSI Sulut), dan Anggota terdiri dari Ahmad Hardi Firman, S.H. (JMSI Kalbar), Eko Haridani Sembiring, S.H., Erwin Kurniawan, S.H., M.H., Lana Teresa Siahaan, S.H., dan Ode Zulkarnain Sahji Tihurua, S.H, M.Si..

Berikut selengkapnya susunan Pengurus Pusat Jaringan Serikat Media Siber Indonesia (JMSI) Periode 2020 -2025

Dewan Pembina:
Gita Wirjawan (Ketua)
Dahlan Iskan
Djan Faridz
Humprey Djemat
Irawati Hermawan
Mursyid Sonsang
Prita Kemal Gani
Sultan Bachtiar Najamudin

Dewan Pakar:
Agung Darmajaya (Ketua)
Andi Syafrani
Arief Gunawan
Hendri Satrio
Ismet Rauf
Joko Intarto
Marah Sakti Siregar
Putut Prabantoro
Syahrial Nasution
Trubus Rahadiansyah

Ketua Umum : Teguh Santosa (JMSI Jakarta)
Wakil Ketua Umum : Rahiman Dani (JMSI Bengkulu)

Sekretaris Jenderal : Mahmud Marhaba (JMSI Jakarta)

Bendahara : Dede Zaki Mubarok (JMSI Banten)

Bidang I 
Organisasi dan Keanggotaan
Ketua : Jimmy Senduk (JMSI Sulut)
Sekretaris : Bambang Irawan Syahputra (JMSI Riau)

Bidang II 
Pendidikan, Pelatihan dan Literasi 
Ketua : Ramon Damora (JMSI Kepri)
Sekretaris : Ariful Hakim (JMSI Jakarta)

Bidang III 
Pengembangan Potensi Daerah
Ketua : Nizwar Affandi (JMSI Jakarta)
Sekretaris : Rijal Maulana Malik (JMSI Banten)

Bidang IV 
Pengembangan ICT
Ketua : Zulfikar Rachman (JMSI Jakarta)
Sekretaris : Aris Ariyadi (JMSI Jakarta)

Bidang V 
Kerjasama Antar Lembaga
Ketua : Jayanto Arus Adi (JMSI Jateng)
Sekretaris 1 : Yayan Sopyani Alhadi (JMSI Jakarta)
Sekretaris 2 : Lutfil Hakim (JMSI Jatim)

Bidang VI 
Hubungan Luar Negeri 
Ketua : Erin Riana (JMSI Jakarta)
Sekretaris : Rifa Berliana Arifin (JMSI Jakarta)

Bidang VII 
Hukum dan Advokasi 
Ketua : Novermal Yuska, S.H. (JMSI Sumbar)
Sekretaris : Deswerd Zougira, S.H. (JMSI Sulut)
Anggota : 
Ahmad Hardi Firman, S.H. (JMSI Kalbar)
Eko Haridani Sembiring, S.H.
Erwin Kurniawan, S.H., M.H.
Lana Teresa Siahaan, S.H.
Ode Zulkarnain Sahji Tihurua, S.H, M.Si.

Bidang VIII 
Penelitian dan Pengembangan
Ketua : Rudi Hidayat (JMSI NTB)
Sekretaris : Sigit Setiyono (JMSI Jakarta)

Bidang IX 
Kesekretariatan, Pendataan Anggota, dan Verifikasi
Ketua : Ari Rahman (JMSI Kalbar)
Sekretaris : Agus Widyanto (JMSI Jateng)

Harus Didukung Kerja-Kerja Intelektual 

Keraguan akan masa depan dunia pers di Indonesia seolah tengah menghantui banyak perusahaan dan pelaku bisnis media di dalam negeri, khusunya media siber.

Pasalnya, siapapun orang sekarang ini bisa membuat kanal informasinya dengan mandiri, dan dengan beragam konten yang lebih menarik ketimbang portal media online nasional. 

Hal ini menjadi sebuah tantangan berat yang bagi Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tegus Santosa yang harus didukung melalui kerja-kerja intelektual.

Sebab menurutnya, ada dua bidang yang yang harus mulai dikerjakan secara serius oleh media siber atau media online di Indonesia. Pertama, memperbaiki kualitas produknya dan juga mematangkan cara bisnis bermedianya. 

"Kedua bidang ini tentu harus didukung oleh kerja-kerja intelektual juga," ujar Teguh Santosa. 

(rlis)

Sila ke-4 vs Pemilihan Langsung, Ini Kata Alirman Sori
Senin, Juli 13, 2020

On Senin, Juli 13, 2020

Sila ke-4 vs Pemilihan Langsung, Ini Kata Alirman Sori
BENTENGSUMBAR.COM - Anggota DPD RI periode 2019-2024 dari daerah pemilihan Sumbar, Alirman Sori menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI  bersama PWI Sumbar di Aula Badan Pemberdayaan Masyarakat Setdaprov Sumbar, Senin, 13 Juli 2020.

Pada sesi dialog, Pemimpin Redaksi BentengSumbar.com yang juga Sekretaris LTN NU Sumbar, Zamri Yahya, SHI diberi kesempatan melontarkan pertanyaan. Ia menyampaikan, kondisi yang terjadi terhadap bangsa ini sekarang karena Pancasila tidak lagi dilaksanakan sebagai pedoman kehidupan berbangsa bernegara. 

"Contohnya saja sila ke-4, "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan". Mestinya, pemilihan presiden, dan kepala daerah dilaksanakan dilaksanakan dengan sistem perwakilan. Akibat pemilihan langsung, menimbulkan kekacauan dan berdampak negatif kepada kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya. 

Merespon hal tersebut, Alirman Sori mengatakan, tak bisa membatasi masyarakat untuk memberikan penilaian terhadap kondisi bangsa saat ini.

"Jika ada yang menilai bangsa ini dalam kondisi karut marut, semua kita tentu merasakan kondisi karut marut itu," ungkap Alirman Sori.

Ia mengatakan, untuk pemilihan preiden dan wakil presiden, memang dipilih secara langsung. Tapi untuk kepala daerah, frasa yang dipakai dalam UU adalah dipilih secara demokratis.

"Kalau presiden dan wakil presiden, iya dipilih secara langsung dalam sebuah pemilu. Kepala daerah, frasa yang dipakai dalam UU adalah dipilih secara demokratis," terang Alirman yang dimasa mudanya juga berkecimpung sebagai jurnalis itu.

Alirman mencontohkan Pasal 6 ayat 1 UUD 1945 yang menyebutkan, "Calon presiden dan calon wakil presiden harus seorang warga negara Indonesia sejak kelahirannya dan tidak pernah menerima kewarganegaraan lain karena kehendaknya sendiri, tidak pernah mengkhianati negara, serta mampu secara rohani dan jasmani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Presiden dan Wakil Presiden."

Materi sosialisasi tentang Pancasila sebagai dasar negara. Kemudian, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tinggal Ika.

Sosialisasi yang dimoderatori Ketua PWI Sumbar, Heranof itu, diikuti wartawan media cetak, elektronik dan siber di Sumbar.

Alirman kemudian mencontohkan karut marut itu dengan Pasal 33 Ayat 4 UUD NRI 1945. Menurutnya, keberadaan pasal ini telah menyebabkan kapitalisme menggerogoti sistem perekonomian khas Indonesia.

Pasal 33 Ayat 4 itu berbunyi, perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

Untuk itu, Alirman mengajak seluruh elemen di Sumbar, sebagai bagian dari anak bangsa, untuk terus menjaga nilai nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Selain itu, Alirman juga mengingatkan pentingnya penulisan yang benar tentang UUD.

"Jika menyebut atau menuliskan UUD 1945 maka hal itu belum termasuk perubahannya. Penulisannya yang tepat sesuai hasil perubahan yang keempat, adalah UUD NRI 1945," katanya mengingatkan.

"Jika seluruh aturan di Indonesia dilaksanakan secara linear, maka bangsa ini akan sejahtera," tambahnya. 

(by/kyo)

Rilis Dua Lagu Sekaligus Karya Chossypratama, Atthahirah Gadis Sumsel Siap Melejit
Senin, Juli 13, 2020

On Senin, Juli 13, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Kesuksesan Atthahirah di ajang The Voice Kids Indonesia season 3 GTV 2018 jadi pembuka jalan baginya untuk semakin meraih kesuksesan. Keindahan vokal gadis berusia 15 tahun asal Sumatera Selatan ini mendapat kepercayaan untuk menyanyikan lagu karya Chossypratama, Musisi Nasional yang telah melejitkan banyak penyanyi ternama di Tanahair.

Tidak tanggung-tanggung, Atthahirah menyanyikan dua lagu sekaligus dari karya Chossypratama yang berjudul 'Kamu', dan 'Mencintai', video liriknya dirilis pada 8 Juli 2020 di kanal YouTube Chossy Pratama Production.

"Produksi kedua lagu yang baru saya rilis ini, take vokalnya di Palembang. Untuk musik, mixing mastering di proMidi Chossy Pratama Production - Jakarta. Soalnya saya di Palembang, sementara itu om Chossy dan Tim berada di Jakarta," ujar Atthahirah, melalui akun Whatsapp-nya pada Senin, 13 Juli 2020.

"Uniknya, video lirik kedua lagu saya dikerjakan pada 5 kota yang berbeda, take video di Palembang,  pake handphone jadul, produsernya om Chossy di Jakarta, director-nya 13NDRL dirumahsaja.live juga di Jakarta, editor-nya Rizky Aristyo di Bogor, colorist VFX-nya dikerjakan bang Ivan Daniel Parlindungan Hasibuan di Jogja, untuk artworknya yang bikin kak Tixxy di Bekasi,” kata Atthahirah.

Seperti dikatakan oleh Atthahirah, lagu Kamu bergenre pop, dan lagu Mencintai bergenre pop religi, saat ini sudah tersedia pada digital music store. Untuk official music video kedua lagu tersebut direncanakan akan dirilis pada akhir Agustus 2020.
Atthahirah juga mengatakan, "Sebagai generasimuda Sumatera Selatan, saya juga ingin ikut mengenalkan potensi yang dimiliki daerah saya pada masyarakat luas. Rencananya lokasi shooting videoklip akan dilakukan secara full di Sumatera Selatan, yang memiliki kearifan lokal, budaya, tradisi, dan keindahan alam yang menarik untuk dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara." 

"Saya sich pengennya bisa gandeng teman-teman di Sumatera Selatan untuk support videoklip saya," kata Atthahirah, yang baru saja diterima bersekolah di MAN 2 Palembang.

Lebih lanjut Atthahirah mengatakan, "Kemajuan dunia digital saat ini sangat mempermudah musisi untuk bisa berkarya dimana saja. Saat ini saya lagi mempersiapkan single ke tiga saya yang berjudul Allahuakbar."

Video lirik lagu Mencintai dari Atthahirah, ada di link berikut ini;
https://youtu.be/XC-JxDYPkOg

(Muhammad Fadhli)

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian KUA-PPAS APBD Padang TA 2021
Senin, Juli 13, 2020

On Senin, Juli 13, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2021, Senin, 13 Juli 2020.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani, SH., didampingi para Wakil Ketua dan Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar.

Hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Padang H Mahyeldi Ansharullah, Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul, Forkopimda dan segenap Kepala OPD di lingkungan Pemko Padang.

Dalam Rapat Paripurna tersebut, Wako Mahyeldi menyampaikan, penyusunan KUA tahun 2021 merupakan suatu dokumen perencanaan sistem anggaran yang penyusunannya mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021. 

Di samping itu sekaligus merupakan tahap awal proses penyusunan APBD Kota Padang TA 2021, dan nanti akan diteruskan dengan pembahasan PPAS 2021.

“KUA dan PPAS yang kami sampaikan pada kesempatan ini adalah dalam rangka efektivitas proses pembahasannya. Dan hal ini sesuai dengan Permendagri No.33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun 2021,” jelasnya dalam rapat paripuna yang dilangsungkan di Ruang Sidang Utama DPRD Padang tersebut.

Lebih lanjut Wako menyampaikan bahwa KUA PPAS tahun 2021 yang telah disusun tersebut, sejatinya merupakan upaya dalam menjaga kesinambungan pembangunan dan sistematis yang dilaksanakan oleh masing-masing SKPD maupun seluruh komponen daerah dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia secara optimal, efisien, efektif dan akuntabel.

“Semuanya dengan tujuan akhir yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Sebagaimana penyusunan KUA dan PPAS ini mengacu kepada RKPD Kota Padang tahun 2020. Selain itu berpedoman kepada RPJMD Teknokratik Kota Padang 2019-2024 dengan visi Kota Padang “Mewujudkan Masyarakat Kota Padang yang Madani Berbasis Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata Unggul Serta Berdaya Saing”. Visi tersebut dijabarkan ke dalam 7 misi,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Padang Syafrial Kani ketika ditemui BentengSumbar.com usai Rapat Paripurna mengatakan, menyatakan DPRD akan segera membahas KUA PPAS tersebut secepatnya.

"Kita akan langsung membentuk Pansus pembahasan KUA PPAS tersebut,” katanya.

Bahkan, kata Syafrial Kani, DPRD Kota Padang langsung menggelar rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk mencocokan jadwal pembahasan.

"Insya Allah, untuk pembahasan, sesuai dengan aturan tidak ada masalah. Tadi sudah sepakati jadwalnya di Bamus, sudah saya tandatangani, mulai dari penyampaian, pembahasan dan terakhir diparipurnakan," jelasnya.

Dikatakan Syafrial Kani, KUA-PPAS merupakan plafon sementara, sehingga jika ada kegiatan baru, sepanjang ada programnya, bisa dimasukan kemudian.

(***)

Pelantikan Pengurus FKAN Pauh IX, Irwan Basir Datuk Rajo Alam: Jangan Ada Dusta Diantara Kita
Senin, Juli 13, 2020

On Senin, Juli 13, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Ssbagai Ketua Majelis Pertimbangan Adat Kerapatan Adat Nagari (MPA-KAN) Pauh IX Kecamatan Kuranji, Irwan Basir Datuk Rajo Alam, SH, MM., menghadiri dan memberikan kata sambutan pada acara pengukuhan pengurus Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX, Ahad malam, 12 Juli 2020.

Pada kesempatan itu, Irwan Basir memuji Camat Kuranji Eka Putra Buhari yang selalu mensuport dan menghadiri segala bentuk kegiatan yanh diselenggarakan anak nagari Pauh IX.

"Jangan ada dusta di antara kita, hanya Pak Eka Putra Buhari yang selalu hadir memberikan bimbingan dan motivasi untuk kepentingan - kepentingan membangun nagari ini," ujarnya.

Pasalnya, kata Irwan Basir, camat-camat sebelumnya tak pernah hadir dalam kegiatan anak nagari. Namun, kekecewaan itu terobati dengan camat yang sekarang.

"Tapi dengan adanya Pak Eka Putra Buhari sebagai Camat Kuranji merakyat di kalangan masyarakat dan sekarang telah dibuktikan, bahwasanya Camat Kuranji hadir di tengah masyarakat," ujarnya.

Apatah lagi, kata Irwan Basir, disaat pandemi Covid-19, Camat Kuranji Eka Putra Buhari dan Kapolsek Kuranji selalu mensuport segala bentuk kegiatan anak nagari.

Irwan Basir pun mengapresiasi Badan Musyawarah Pembangunan Nagari (BMPN) Pauh IX yang kini dipimpin M Fikar Datuk Rajo Magek. 

Sejak dipimpin M Fikar, kata Irwan Basir, BMPN kembali menunjukan aktifitas dan kegiatannya. Bahkan, BMPN mengantarkan Kuranji sebagai juara I "Kampung Tangeh Rumah Gadang" untuk tingkat Kota Padang.

"Capaian ini layak kita apresiasi. BMPN mampu mengantarkan Kuranji ke jenjang prestasi, juara I lagi," ujarnya.

Selain itu, Irwan Basir berharap, pengurus FKAN yang baru, dapat merangkul semua elemen yang ada, tanpa ada sekat-sekat yang memisahkan.

"Maka oleh sebab itu, nahkoda kebersamaan dan lembaga sosial yang luar biasa ini, mari kita jadikan lalu lintas pemikiran, program dan jangan jadikan perkotak-kotaan," pungkasnya.

Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa dan dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani.

Hadir pada kesempatan itu, anggota DPRD Kota Padang Zulhardi Zakaria Latif, Mastilizal Aye, Camat Kuranji Eka Putra Buhari Ketua DPD KNPI Kota Padang Megri Fernando, Ketua Karang Taruna Kota Padang Yaldi Chaniago, Ketua PPM Kota Padang Yudha Putra, Ketua BMPN Pauh IX M. Fikar Datuk Rajo Magek, Ketua KAN Pauh IX Suardi Datuk Rajo Bujang dan Ketua KAN Pauh V M. Nazid.

(by/rlis)

Piagam Jakarta Bentuk Toleransi Pendiri Bangsa
Senin, Juli 13, 2020

On Senin, Juli 13, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Anggota DPP RI DR. H. Alirman Sori, SH, MH., mengatakan, Piagam Jakarta merupakan bukti pendiri bangsa Indonesia sudah mempraktekan sikap toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal itu disampaikannya dalam sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung Perwakilan DPD RI Sumbar, Senin, 13 Juli 2020.

"Kalau bicara Bhineka Tunggal Ika, kita tentu bicara toleransi," ungkap Alirman Sori.

Dikatakannya, tak sulit mencari bukti, pendiri bangsa bangsa ini telah mempraktekan toleransi, ketika dikaitkan dengan Piagam Jakarta.

"Piagam Jakarta bentuk toleransi pendiri bangsa ini, karena tak ada dalam Pancasila terkait kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluknya," ujarnya.

Dikatakan Alirman Sori, tak boleh mengatakan, "Saya Pancasila". Pasalnya, Pancasila tak boleh dipersonalisasi. 

"Karena Pancasila itu milik kita bersama," ujarnya.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut diikuti segenap pimpinan redaksi dan awak media se Sumbar.

(by)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *