Headline

Opini

SOROT

Sports

Daerah

Santuni Anak Yatim Piatu, Camat Desfitawarni Ajak Warga Dukung KT OTS TDS
Selasa, Mei 11, 2021

On Selasa, Mei 11, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Camat Payakumbuh Utara, Desfitawarni, S. STP pada Senin, 10 Mei 2021, ikut andil dalam penyerahan santunan anak yatim piatu yang dilaksanakan Karang Taruna Ompang Tanah Sirah Tigo Dusun Sepakat. Penyerahan santunan jelang hari hari Raya Idul Fitri ini kepada 39 anak yatim piatu tersebut dipusatkan di halaman kantor Lurah OTS. 

Kesempatan itu, Camat Desfitawarni dalam sambutannya sempat meneteskan air matanya. 

"Anandaku semua, ananda jangan ragu. Atas qadarulllah, ananda sudah tidak memiliki ayah atau ibu. Atau keduanya. Namun kami semua adalah orangtua ananda semua. Kalau kami melalaikan dan mengabaikan ananda, maka kami tergolong umat yang mendustakan agama," kata Desfitawarni awali sambutannya. 

Walau perencanaan program menyantuni anak yatim piatu ini baru digagas beberapa hari dalam bulan Ramadhan 1442H, namun berkat kegigihan anggota KT OTS TDS, pemuda sudah memperlihatkan bukti nyatanya. Bahwa pemuda punya andil dalam membantu kelangsungan masa depan mereka. 

"Hari ini, arsy dan isinya menyaksikan program amal yang dilaksanakan KT OTS TDS. Kami mengajak semua warga OTS serta donatur dimana saja berada, untuk mendukung program ini. Insya Allah dukungan warga dan donatur akan membawa berkah dunia akhirat bagi kita semua. Terkhusus bagi anak-anak kita ini. Merekalah yang kelak akan jadi penerus kegiatan ini," imbuh Desfitawarni. 

Diakhir Ramadhan 1442H,  Camat Desfitawarni sampaikan salam maaf kepada warganya. 

"Kecamatan Payakumbuh Utara berpenduduk sekitar 32ribu jiwa di 9 kelurahan yang ada secara administratif. Dengan disatukannya beberapa kelurahan lama menjadi 9 kelurahan saat ini, Kita berharap mindset warganya juga bersatu dalam kebaikan guna membangun kampung kita yang identik dengan kenagarian Koto Nan Godang. Kito sanagori, mari bersatu membangun nagori ko. Kepada Lurah OTS kami ingatkan, mari pertahankan budaya lokal ini, agar tidak punah," ulasnya.

Terakhir kami doakan agar pemuda yang tergabung dalam KT OTS TDS sehat selalu dan mampu menjalankan program penyantunan anak yatim piatu 2 kali setahun. Semoga program ini akan tumbuh besar, sehingga lahir sebuah yayasan sosial. Insya Allah ini bisa kalau digerakkan pemuda yang mencintai nagorinya. Hari ini, KT OTS TDS mampu menyantuni 39 anak yatim piatu serta mengajak mereka berbuka puasa bersama, insya allah ini akan jadi nilai positif yang mesti dicontoh karang taruna lain di kelurahan lain. Insya allah membawa berkah," pungkasnya.

Tak lupa, Camat Desfitawarni mendoakan orangtua yang hadir kiranya sabar dalam mendidik dan membina anak yatim piatu. 

Sebelumnya, Ketua panitia kegiatan Beni Erliansyah melaporkan bahwa selama 10 hari penggalangan dana donasi terkumpul dana sekitar Rp23juta yang awalnya diperuntukkan untuk 44 anak yatim piatu. Dalam perjalanan penggalangan donasi ternyata ada beberapa dari mereka ternyata sudah tamat SLTA. Akhirnya, berdasarkan rembug, disepakati santunan akan diserahkan untuk anak yang masih sekolah. 

"Alhamdulillah, dan insya allah donasi ini bisa meringankan adik-adikku semua. Dan insya allah kegiatan ini akan kita lanjutkan, untuk penyerahan santunan di awal masuk sekolah, nantinya. Mohon doa dan dukungan," lapor Erli. 

Sementara Ketua KT OTS TDS, Hendra Putra selaku penanggung jawab kegiatan merasa bahagia, karena dana santunan bisa tersalurkan kepada semua anak yatim piatu di OTS jelang lebaran. 

Apresiasi senada juga disampaikan Ketua LPM kelurahan OTS, Khaidir. Dirinya berharap agar pemuda selalu kompak dalam ikut serta membantu pemerintah dalam mengatasi kesenjangan sosial. 

"Siapa yang ingin masuk surga bersamaku (Nabi Muhammad SAW), santuni dan sayangilah anak yatim. Hadis ini harus jadi cambuk bagi kita, betapa program ini sangat baik. Untuk itu mari kita jaga kekompakkan. Bersama kita santuni mereka," pungkas Khaidir diamini Lurah OTS, Majri. 

Kegiatan sore itu ditutup dengan buka puasa bersama anak yatim piatu yang dipusatkan di aula kantor Lurah OTS. 

Laporan: Hermiko

Satgas Covid-19 Lakukan Monitoring ke Posko PPKM Mikro
Selasa, Mei 11, 2021

On Selasa, Mei 11, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19 di Payakumbuh, Tim Satgas Covid-19 yang tergabung kedalam tujuh kelompok melakukan monitoring ke Posko PPKM mikro di tingkat kelurahan, Selasa, 11 Mei 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Rida Ananda yang tergabung dalam kelompok satu bersama Kalaksa BPBD, Kadis Pertanian, Kabag Hukum Setdako Payakumbuh, Kabid Humas dan Camat Payakumbuh Utara melakukan monitoring ke Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo dan Kapalo Koto Dibalai. 

"Hari ini kita bersama tim ingin memantau dan melihat kesiapan seluruh kelurahan dalam penanganan Covid-19 di Payakumbuh," kata Sekda Rida Ananda kepada media di Kelurahan Kapalo Koto Dibalai.

"Alhamdulillah di kelurahan yang kita kunjungi hari ini berjalan dengan baik, dimana lurah, babinkantibmas serta masyarakatnya terlibat langsung dalam penanganan covid ini," tukuknya.

Sekda menyebut, di Kelurahan Kapalo Koto Dibalai ini lurah dan babinkantibmasnya sangat aktif dalam penangan covid, mereka selalu mengantarkan pabukoan dan sahur bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19.

"Terimakasih kepada pak babinkamtibmas Afrin yang telah berperan aktif dalam pencegahan penularan covid-19 bersama lurahnya Candra yang telah menyediakan pabukoan dan sahur bagi masyarakat kita yang positif covid-19, ini patut kita apresiasi karena terkadang memberikan bantuan dengan uang pribadi mereka," ucapnya.

"Semoga ini semua menjadi ladang amal bagi kita semua," harap Sekda.

Tak hanya itu, lurah juga aktif mencarikan donasi untuk masyarakat yang kurang mampu, seperti mendatangi pelaku usaha yang ada disekitar kelurahan tersebut untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang kurang mampu yang ada di Kelurahan Kapalo Koto Dibalai.

"Waktu kita monitoring tadi kebetulan di kelurahan sedang ada membagian bantuan untuk masyarakat yang kurang mampu sari Yarsi Ibnu Sina, ini patut dicontoh oleh kelurahan lainnya," ujarnya.

Kemudian Sekda Rida menjelaskan posko PPKM mimro tersebut akan dilaksanakan sampai tanggal 31/05 mendatang, dan Sekda meminta peran aktif dari lurah untuk terus memberikan edukasi terkait Covid-19 tersebut kepada masyarakat serta terus memantau perkembangan dan keluar masuk perantau di wilayahnya.

"Jangan lupa untuk terus berkoordinasi dengan babinkantibmas, babinsa, puskesmas dan tim satgas Covid-19 Kota Payakumbuh mengenai perkembangan dan masalah yang di hadapi di kelurahan masing-masing," pungkasnya. 

Diakhir kunjungan Sekda Rida Ananda juga memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu yang kebetulan datang ke Kantor Lurah Kapalo Koto Dibalai. 

Laporan: Hermiko

Covid-19 Sudah 2 Kali Lebaran, Ini Kata Henny Riza Falepi
Senin, Mei 10, 2021

On Senin, Mei 10, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Dr. Henny Yusnita mengaku prihatin dengan kondisi sekarang, terutama beberapa pekan terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang cukup drastis, dan korban meninggalpun dalam sebulan ini ada sekitar 5 orang.

"Di luar yang lain-lain yang suspek tapi tidak terdata karena keburu meninggal. Ini peningkatan yang sangat signifikan, dibanding sebelumnya," kata Henny kepada media, Senin, 9 Mei 2021.

Di sisi lain, istri Wali Kota Riza Falepi itu juga menyampaikan masyarakat saat ini dilihat sudah sangat abai, tidak menerapkan 5M, seolah pandemi ini sudah selesai. Apalagi menjelang Idul Fitri ini pasar dan toko penuh tanpa penerapan prokes.

"Hal lain yang kita khawatirkan dan tidak terbayangkan, jika terjadi lonjakan kasus yang cukup tinggi hingga menyebabkan fasilitas kesehatan kita jebol alias tak mampu lagi menampung pasien. Dan tanda-tanda ke arah itu sudah mulai kelihatan, RS sudah mulai overcapacity," ungkap Henny.

Bahkan, kata Henny, yang paling dikhawatirkan selama ini terutama para lansia, yang berisiko fatal. "Menurut data, memang kebanyakan korban yang meninggal sejauh ini adalah lansia," ungkapnya.

Update status terakhir, Payakumbuh berada di status zona oranye, dari 19 kota/kabupaten di Sumbar, hanya 4 yang zona kuning seperti Kota Solok, Pariaman, Kabupaten Dharmasraya, dan Mentawai.

"Oleh karena itu, saya menghimbau kepada ibu-ibu untuk lebih waspada terhadap bahaya Covid-19 ini. Banyak hal yang bisa kita lakukan. Yang paling utama tentu mengawasi keluarga sendiri, untuk lebih mematuhi prokes dan menghindari tempat-tempat keramaian," terang Henny.

Selanjutnya, Henny menyampaikan setiap orang juga harus lebih sensitif terhadap gejala Covid-19. Jika ada anggota keluarga yang demam sudah lebih dari 3 hari, segera bawa ke puskesmas atau rumah sakit. 

"Jangan takut diswab, karna seandainya positif justru kita telah berperan aktif menjaga orang lain dari penularan, terutama lansia. Jangan sampai karna keegoisan kita, atau denial karena takut divonis Covid-19 kita justru membiarkan orang lain tertular dan menularkan lagi," paparnya.

Henny juga menegaskan agar jangan ada lagi yang masih menganggap Covid-19 itu hoax, setelah sekian banyak korban berjatuhan. 

"Mari kita sama-sama meyakinkan keluarga, tetangga, dan teman untuk mau diswab jika ada indikasi/potensi tertular," ujarnya.

Henny mengajak semua masyarakat yang berusia di atas 18 untuk divaksin. Meskipun vaksin tidak menjamin tidak tertular Covid-19 paling tidak bisa mengurangi dampaknya. 

"Intinya, dalam menghadapi pandemi ini, perlu partisipasi aktif seluruh masyarakat. Tanpa adanya dukungan masyarakat, entah berapa lama lagi kita akan berada dalam kondisi pandemi ini, yang bukannya semakin berkurang malah terjadi peningkatan," pungkasnya.

Terkait dengan salat Idul Fitri, Henny juga mengajak masyarakat untuk mematuhi himbauan pemerintah.

 "Tentu saja kita sedih tidak bisa merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita seperti biasanya,  melaksanakan salat ied, open house, dan lain-lain. Tapi kesehatan saat ini harus menjadi prioritas," ungkapnya. 

Laporan: Hermiko

Payakumbuh dan 14 Daerah Lain di Sumbar Tak Gelar Salat Idul Fitri 1442 H di Masjid dan Lapangan
Senin, Mei 10, 2021

On Senin, Mei 10, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kota Payakumbuh dan bersama 14 Kota/Kabupaten lainnya di Sumatera Barat terpaksa untuk tidak menggelar salat idul fitri di masjid dan lapangan. Karena berdasarkan indikator kesehatan masyarakat kabupaten/kota tanggal 08 Mei 2021 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, statusnya berada di zona oranye. Sementara itu hanya Kota Pariaman, Solok, serta Kabupaten Mentawai dan Dharmasraya yang berada di zona kuning.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 07 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M disaat Pandemi Covid, menjelaskan bahwa Shalat idul Fitri 1 Syawal 1442 H di daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid 19  tergolong tinggi (Zona Merah dan Zona Oranye) agar dilakukan dirumah masing-masing. 

Sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 08/Ed/GSB-2021, dan pertimbangan karena Kota Payakumbuh masih berada pada zona oranye, untuk melindungi masyarakat dari penyebaran klaster baru covid-19. untuk itu Wali Kota Riza Falepi selaku ketua Satgas Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran nomor 59/SE/COVID-19/PYK/2021 tanggal 9 Mei 2021 Tentang Pembatasan Kerumunan Menjelang Dan Setelah Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M Serta Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 Di Kota Payakumbuh.

Didalam Surat Edaran ketua satgas covid-19 Kota Payakumbuh di atas diatur bahwa pelaksanaan shalat idul fitri 1 Syawal 1442 H di Kota Payakumbuh dilaksanakan dirumah masing-masing, dan tidak dilaksanakan dilapangan terbuka, masjid dan mushalla.

Wali Kota Riza Falepi kepada media, Senin (10/5) menghimbau agar masyarakat mematuhi peraturan dimaksud dan memaklumi hal ini, Karena memang kondisi Covid-19 yang belum membaik.

"Padahal sebenarnya kita di Pemko telah menyiapkan rencana salat ied di halaman balai kota dengan menghadirkan penceramah Eka Putra Wirman Rektor UIN Imam Bonjol Padang dan imam salat Ihsan Nuzula qori internasional. Tapi apa boleh buat, karena ada aturan yang mengaturnya, terpaksa kita membatalkannya." ungkap Riza Falepi.

Selain pelaksanan idul Fitri, Surat Edaran tersebut juga mengatur antara lain :

1. Menghimbau agar masyarakat selalu menerapkan Protokol Kesehatan 3 M untuk mencegah penularan Covid-19 di kehidupan sehari-hari antara lain memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan menjaga jarak.

2. Untuk mini market, restoran, rumah makan, warung, cafe, sektor esensial (bidang kesehatan, pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, logistik, perhotelan, industri strategis, industri objek vital) dibuka melayani pengunjung 50% dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan menyediakan beberapa akses pintu masuk dan keluar.

3. Pengelola gedung, Store/ Toko perlengkapan menyambut tradisi lebaran membatasi pengunjung 50% dari dari kapasitas ruangan dengan memperhatikan aturan pengunjung yang tidak memakai masker tidak diperbolehkan memasuki gedung/ toko dan Pengelola menyediakan handsanitizer, tempat cuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh serta menghitung dan membatasi jumlah pengunjung.

4. Objek Wisata ditutup selama Kota Payakumbuh masih dalam kategori/kriteria Zona Oranye.

5. Tempat Ibadah (Masjid/ Mushalla/ Gereja/ Wihara) boleh di buka dengan kapasitas maksimal 50 % dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

6. Malam Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 M dilaksanakan di Masjid dan Mushalla dengan ketentuan dilaksanakan secara terbatas maksimal 50 % dari kapasitas Masjid dan Mushalla, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan secara ketat.

7. Kegiatan Takbir Keliling ditiadakan untuk mengantisipasi kerumunan masa. Kegiatan Takbiran dapat disiarkan secara Virtual dari Masjid dan Mushalla sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di Masjid dan Mushalla. 

Laporan: Hermiko

Ikesma Peduli,  Alumni Salurkan Bantuan 500 Sembako  Untuk Masyarakat Kurang Mampu dan Anak Yatim
Minggu, Mei 09, 2021

On Minggu, Mei 09, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz Hadir dalam kegiatan IKESMA Peduli menyantuni Anak Yatim, Fakir Miskin, Duafa dan Keluarga IKESMA terkena Dampak Ekonomi akibat Covid-19, Sabtu, 8 Mei 2021.

Wawako di dampingi oleh anggota DPRD Mustafa, Ketua IKESMA payakumbuh Arianto Zein, Kepala Sekolah SMA N 1 Payakumbuh Erwin Satriadi, Ketua KONI Kota Payakumbuh Yusra Maiza dan juga Hadir Keluarga Besar IKESMA kota Payakumbuh.

Sebanyak 500 paket sembako disalurkan oleh alumni sekolah SMA n1 Payakymbuh (IKESMA). Kegiatan berlangsung dilingkungan sekolah sesuai protokol kesehatan,Sabtu 8 Mei 2021.

Ketua IKESMA Erianto dalam sambutannya menyampaikan, Alhamdulillah tahun ini kita bisa kembali mengadakan kegiatan sosial berbagi kepada yang membutuhka.  Tahun kemaren kita menyalurkan sebanyak kurang lebih 300 paket tahun ini bisa lebih, yakni sebanyak 500 paket. 

Erianto katakan dana ini bersumber dari sumbangan dari alumni SMA N1 Payakumbuh dan beberapa donatur lainnya. Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin tiap tahunnya,  Insyaaloh tahun depan kita akan upayakan sebanyak 1000 paket. 

Selain target bisa 1000 paket Erianto jelaskan IKESMA juga mengupayakan randang payakumbuh bisa keluar jadi rekor muri nantiknya. 

Kepala sekolah Erwin Satriadi dihadapan Wawako dan alumni sekolah sampaikan, dirinya sambut baik kegiatan yang diadakan oleh alumni.  Kepala Sekolah berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan dan ditingkatkan hendaknya. 

Wakil Walikota Payakumbuh  Erwin Yunaz dalam sambutannya  menyampaikan, dirinya apresiasi  kegiatan yang diadakan oleh IKESMA.  Selaku dipemerintahan kita sambut  baik kegiatan ini,  pemerintah tidak bisa sendiri dalam hal membantu warganya.  

Kita butuh dukungan dari berbagai pihak, salah satunya  IKESMA ini,  Wawako berharap hal yang sama juga dilakukan oleh lembaga lainnya,  untuk bisa berbagi.

Terkait  daerah kita saat ini di zona orange,  Wawako samapaikan Pemerintah Kota tidak mengadakan sholat id dilapangan.  Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus penyebaran covid 19. 

Laporan: Hermiko

Wali Kota Riza Falepi Minta Kepatuhan Prokes Pasar Dipertahankan dan Ditingkatkan
Minggu, Mei 09, 2021

On Minggu, Mei 09, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Tingkat kepatuhan protokol kesehatan dan ketertiban pasar Payakumbuh dinilai sudah cukup tinggi. Wali Kota Riza Falepi meminta agar hal ini dipertahankan dan terus ditingkatkan sampai nanti hari saat membludaknya pengunjung pada H-1 Lebaran Idul Fitri.

"Tingkat kepatuhan cukup tinggi, kita hanya menemukan beberapa orang saja yang tak mematuhi protokol kesehatan, itu pun langsung kita tegur bersama petugas di pasar, pertahanakan," kata Wali Kota Riza Falepi saat melaksanakan monitoring bersama OPD terkait, Minggu, 9 Mei 2021.

Wali kota Riza Falepi yang didampingi Kadis Koperasi dan UKM Dahler, Kasatpol PP Devitra, Kadishub Nofriwandi, Kabid Pasar Arnel, Kabid Ops dan Keselamatan Lalin B. Nasution, serta Kasi Ops Andi Malaway sengaja turun ke lapangan untuk memastikan bagaimana prokes berjalan dan sejauh mana tingkat kepatuhan masyarakat.

"Update Covid-19 terakhir untuk Kota Payakumbuh berada di Zona Orange. Untuk itu kami terus menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Kita menyadari kondisi Covid-19 saat ini meningkat. Ini sudah menjadi hal biasa grafiknya naik menjelang lebaran dan tahun baru berdasarkan pengalaman tahun lalu," ungkapnya.

Wali kota dua periode itu juga menjelaskan yang paling penting adalah Covid-19 jangan sampai tak terkendali, karena rumah sakit tak bisa mampu menampung penderita Covid-19 bila banyak yang positif.

"Kalau penyebarannya terkendali dan landai, serta tracing ratenya tinggi, maka kita bisa memetakan kondisi sehingga lebih mudah kita mengambil kebijakan," tukuknya.

Hal lain, tambah Riza, tak hanya wali kota saja yang bertanggung jawab dengan Covid-19 ini, namun semua orang. 

"Jaga jangan sampai kita yang menyebarkan Covid-19 kepada orang lain. Terutama yang sembarangan tak pakai masker. Kita hanya bisa mengendalikan Covid-19, menghindarinya ini yang susah. Kalau angka kasus naiknya jadi belasan masih wajar, tetapi kalau sudah jadi ratusan, ini yang bahaya," tukuknya.

Sementara itu, Dahler Kepala Dinas Koperasi dan UKM menjelaskan selain menugaskan trantib untuk menjaga area masuk pasar, ada petugas yang mobile dengan membawa pengeras suara menghimbau pengunjung pasar agar memakai masker.

"Kita berkolaborasi dengan kawan-kawan Satpol PP untuk melakukan penindakan kepada pengunjung yang tidak disiplin prokes, serta Dishub dan Lantas Polres untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di area pasar," terang Dahler. 

Laporan: Hermiko

Revisi UU KPK Disahkan, Wakil Ketua DPRD Padang: Niat DPR Bagus
Selasa, September 17, 2019

On Selasa, September 17, 2019

Revisi UU KPK Disahkan, Wakil Ketua DPRD Padang: Niat DPR Bagus
BENTENGSUMBAR.COM - Sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Amril Amin mendukung revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disahkan. 

"Negara kita kan negara hukum. Jadi ada beberapa poin yang harus diperbaiki. Sebab, KPK terlalu ngambang, menjadi superbody, memiliki sebuah kekuatan yang tidak berlandaskan hukum," ungkapnya kepada BentengSumbar.com, Selasam 17 September 2019. 

Menurut Amril Amin, niat dari DPR RI untuk merevisi UU KPK sebenarnya bagus, karena bertujuan untuk menertibkan. 

"Sebetulnya, niat DPR bagus. Untuk menertibkan. Sedangkan wujudnya KPK itu hanya pencegahan. Kalau hanya terjadi OTT-OTT, berarti irama pencegahan tidak jalan di KPK. Sistem ini yang dicoba untuk dirobah DPR. 

Ia menyebut kelemahan UU KPK yang lama. Jika orang sudah ditetapkan tersangka, maka nama orang sudah hancur, sedangkan orang itu tidak juga terhukum. 

"Ini yang mau dirubah oleh DPR, supaya kejelasan hukum itu ada. Saya contohkan masalah PT Pelindo II, RJ Lino. Itu sudah 1,5 tahun dia tersangka, tidak juga menjadi terhukum. Berarti tidak ada kepastian hukum," ungkapnya.

Ia berharap, KPK legowo menerima revisi UU KPK tersebut. "KPK harus legowo menerima masukan dari DPR, karena DPR adalah lembaga pembuat Undang-undang di negeri ini. Sedangkan presiden saja menyetujui revisi untuk memperbaiki mana yang lemah," pungkasnya.

(by)

Pelantikan Ketua DPRD Kota Padang Selasa Pagi
Senin, September 16, 2019

On Senin, September 16, 2019

Pelantikan Ketua DPRD Kota Padang Selasa Pagi
BENTENGSUMBAR.COM - Penantian panjang warga kota Padang soal kapan ketua dan pimpinan defenitif DPRD Kota Padang dilantik akhirnya terjawab. 

Pasalnya, surat keputusan Gubernur Provinsi Sumatera Barat terkait pengangkatan ketua dan pimpinan defenitif DPRD Kota Padang sudah masuk ke sekretariat DPRD Kota Padang pada Senin, 16 September 2019.

Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani mengatakan, pelantikan pimpinan defenitif DPRD Kota Padang akan dilakukan pada Selasa, 17 September 2019. 

"Insya Allah besok, pukul 09.00 WIB dilakukan pelantikan. Surat-surat secara administrasi sudah selesai, sudah masuk tadi ke sekretariat dewan," ungkap Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani sumbringah. 

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Kota Padang, Syahrul Daulay mengatakan, pelantikan pimpinan defenitif DPRD Kota Padang menunggu SK dari Gubernur Sumbar. 

"Kami menunggu SK dari Gubernur Sumbar. Tapi semua persiapan sudah kita lakukan," cakapnya, Senin, 16 September 2019.

(by)

Dasman Harapkan Pemko Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Peserta Penas KTNA ke-XVI
Jumat, September 13, 2019

On Jumat, September 13, 2019

Dasman Harapkan Pemko Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Peserta Penas KTNA ke-XVI
BENTENGSUMBAR. COM - Sebagai anggota DPRD Kota Padang, Dasman mengharapkan kegitan penas KTNA ke-XVI pada Juni 2020 mendatang di Kota Padang dapat memberikan kontribusi bagi Kota Padang. 

Selain itu, ia mengharapkan kegiatan tersebut akan memberikan kesan tersendiri bagi para peserta, dimana nama baik melalui pelayanan yang di berikan selama kegiatan akan menjadi kesan yang baik bagi peserta untuk disampaikan ketika mereka kembali ke daerah masing-masing.

Untuk itu, katanya lagi, terkait penginapan peserta penas, Pemerintah Kota Padang diharapkan dapat mengkoordinasikan dengan pemilik rumah agar betul-betul layak sebagai rumah hunian peserta penas tersebut.

"Karena ini adalah tamu kita secara nasional, tentu harapanya, kita sebagai Pemerintah Kota Padang, bukan untuk sekali itu saja mereka datang. Bukan dihari penas itu saja, makanya kita usahakan memberikan pelayanan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada mereka," cakapnya, Kamis, 12 September 2019. 

"Sehingga nanti usai kegiatan Penas tersebut dan saat mereka kembali ke daerah masing-masing akan membawa sebuah kesan dan pesan yang bagus tentang Kota Padang," sambungnya. 

(by/baim)

Zulhardi: Penas KTNA ke-XVI Harus Berdampak Pada PAD
Jumat, September 13, 2019

On Jumat, September 13, 2019

Zulhardi: Penas KTNA ke-XVI Harus Berdampak Pada PAD
BENTENGSUMBAR.COM - Anggota DPRD Kota Padang, Zulhardi Z Latif dukung pelaksanaan penyelenggaran Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-XVI pada Juni 2020 mendatang di Kota Padang.

Namun begitu ia berharap, dengan menjadi tuan rumah tentu ada umpan balik yang berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang. Karena Padang adalah kota perdagangan, pendidikan dan pariwisata, tentu harapan kita itu.

“Dengan tujuan agar mereka dapat kembali lagi ke Kota Padang dalam bentuk lain, mungkin dalam kunjungan wisata dangan keluarga atau kunjungan wisata dengan kelompok - kelompok lainnya,” kata Zulhardi, Kamis, 12 September 2019.

Dikatakannya, dengan menghadirkan stekholder, baik ditingkat nasional maupun kabupaten/kota seluruh Indonesia, tentu diharapkan tamu- tamu yang dari luar daerah tidak kecewa. Supaya tamu tamu tidak kecewa, tentu kegiatan tersebut dipersiapkan dengan matang.

"Yang pertama itu tentang pesiapan penginapan, konon katanya mereka yang datang lebih dari 70 ribu orang yang akan hadir dikota Padang yang di inapkan di rumah masyarakat. Tentu harapan kita juga pada pemerintah kota Padang untuk mentrecing seluruh pemilik pemilik rumah yang dihuni peserta penas ini," ungkapnya.

"Kita berharap supaya pemilik rumah memberikan pelayanan yang mengesankan bagi peserta agar mereka mengingat selalu keramahan, kesejukan masyarakat Kota Padang dalam melayani mereka. Jadi yang menginap dirumah masyarakat tidak muncul kekecewaan tetapi harapan kita akan menjadi kesan tersendiri bagi mereka,” ujarnya. 

(by/baim)

Soal Perda KTR, Ini Kata Jupri
Jumat, September 13, 2019

On Jumat, September 13, 2019

Soal Perda KTR, Ini Kata Jupri
BENTENGSUMBAR.COM - Sebagai anggota DPRD Kota Padang, Jupri meminta Pemko Padang mengkaji kembali tentang peruntukan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang akan diberlakukan. Menurutnya, kawasan itu hanya sebatas spase tertentu, bukan seluruh kawasan.  

Jupri mengatakan, dengan belum disahkanya Perda KTR tersebut, Pemko Padang tentu harus berhati-hati dalam memberikan imbauan kepada masyarakat. Jangan sampai terjadi persoalan di tengah-tengah masyarakat.

"Pemko terlalu gegabah dengan menerbitkan stiker yang dipasang pada ruang publik. Sementara perda tersebut masih dalam pembahasan di DPRD Padang," katanya, Kamis, 12 September 2019.

Jupri menilai, seharusnya pemko mengkaji kembali  tentang peruntukan perda KTR ini. Karena yang namanya kawasan, tentu hanya daerah tertentu saja, bukan seluruh kawasan yang ada. 

"Kota Padang itu luas dan tidak bisa dipaksakan, namun untuk kawasan tertentu. Disamping itu pemberlakuan kawasan KTR harus memberikan ruang bagi yang merokok. Seperti di rumah sakit, perkantoran, ruang pelayanan anak, rumah ibadah harus diberi ruang khusus," ujarnya.

Jupri membandingkan, kenapa Perda KTR diberlakukan di Kota Padang Panjang dilakukan. Karena ruang lingkup di Kota Padang Panjang tidak seluas Kota Padang. 

(by/arman)

Wako Mahyeldi Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2020 dan RPJMD Kota Padang 2019-2024
Kamis, September 12, 2019

On Kamis, September 12, 2019

Wako Mahyeldi Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2020 dan RPJMD Kota Padang 2019-2024
BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang Mahyeldi menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2020 dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Padang tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang tahun 2019-2024 ke DPRD Kota Padang, Kamis, 12 September 2019.

"Terkait penyampaian Nota Keuangan RAPBD TA 2020 ini, dimaksudkan untuk memenuhi ketentuan formal sebagaimana yang dituangkan dalam peraturan perundang-undangan. Selain itu juga untuk menyampaikan pokok-pokok kebijakan serta rencana kerja anggara yang akan dilaksanakan pada TA 2020," sebut wako dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Padang, Arnedi Yarmen. 

Dikatakan Wako, RAPBD yang disampaikan telah melalui beberapa tahapan proses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu penyusunan kebijakan umum APBD TA 2020 dan penyusunan prioritas dan plafon anggaran sementara APBD TA 2020 yang telah disepakati bersama pada 19 Juli 2019 lalu. Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, maka melalui rapat paripurna tersebut, disampaikan RAPBD TA 2020 yang akan dibahas bersama pada rapat paripurna selanjutnya.

Dikatakannya, tahun 2020 ini merupakan tahun pertama kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang periode 2019-2024. Berdasarkan Rancangan RPJMD Kota Padang 2019-2024, visi Kota Padang yaitu "Mewujudkan Masyarakat Kota Padang yang Madani Berbasis Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata Unggul, Serta Berdaya Saing". "Kemudian dilaksanakan melalui 7 misi dan diwujudkan melalui 9 prioritas pembangunan Kota Padang dengan tema pembangunan tahun 2020 yaitu "Penyediaan Infrastruktur Kota dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Berkualitas"," urainya.

Terkait pedapatan daerah pada APBD TA 2020 diperkirakan sebesar Rp 2,57 triliun. Jika dibandingkan dengan APBD 2019 mengalami penurunan sebesar Rp 109,27 miliar atau turun sekitar 4,08 persen. "Dengan berbagai perkembangan di atas, maka pada RAPBD TA 2020 rencana belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 2,62 triliun. Jika dibandingkan dengan APBD TA 2019 sebesar Rp 2,72 triliun mengalami penurunan sebesar Rp 98,27 miliar atau turun 3,60 persen. Sementara jumlah belanja tidak langsung pada RAPBD TA 2020 dianggarkan sebesar Rp 1,27 triliun mengalami kenaikan sebesar Rp 16,34 miliar atau 1,70 persen dibanding APBD 2019 sebesar Rp 1,25 triliun. Sedangkan belanja langsung pada RAPBD TA 2020 dianggarkan sebesar Rp 1,53 triliun, jika dibandingkan dengan APBD 2019 sebesar Rp 1,46 triliun mengalami penurunan sebesar Rp 114,62 miliar atau turun 8,15 persen," cetusnya.

(by)

Wako Mahyeldi Ajak Anggota DPRD Padang Doakan BJ Habibie
Kamis, September 12, 2019

On Kamis, September 12, 2019

Wako Mahyeldi Ajak Anggota DPRD Padang Doakan BJ Habibie
BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang, H Mahyeldi Ansharullah mengajak anggota DPRD Kota Padang untuk mendoakan Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng, Presiden Republik Indonesia ke-3 yang meninggal dunia pada Rabu, 11 September 2019 dan dimakamkan pada Kamism 12 September 2019.

Ajakan itu disampaikan Wako Mahyeldi sebelum mengakhiri pidatonya pada rapat paripurna DPRD Padang yang membahas entang penyampaian secara resmi Wali Kota Padang terkait Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2020 dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Padang tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang tahun 2019-2024, Kamis, 12 September 2019.

"Saya mengajak kita semua untuk mendoakan Pak Habibie yang meninggal kemaren dan dimakamkan pada hari ini. Saya pun sudah mengimbau warga kota untuk melakukan salat ghaib," ajak Wako Mahyeldi.

Wako Mahyeldi langsung memimpin doa bersama tersebut. 

"Mari kita hadiahkan alfatihah buat Pak Habibie. Semoga Pak Habibie meninggal dalam keadaan husnul khotimah," ujarnya.

Ajakan Wako Mahyeldi tersebut diikuti oleh seluruh anggota DPRD Kota Padang yang hadir pada rapat paripurna tersebut.

(by)

Soal Surat DPP Gerindra, DPRD Padang: Mekanisme Sudah Dilalui
Kamis, September 12, 2019

On Kamis, September 12, 2019

Soal Surat DPP Gerindra, DPRD Padang: Mekanisme Sudah Dilalui
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Padang, Arnedi Yarmen menegaskan, mekanisme surat DPP Partai Gerindra terkait penunjukan Syafrial Kani sebagai Ketua DPRD Kota Padang dan Mastilizal Aye selaku Ketua Fraksi Partai Gerindra, sudah sesuai dengan mekanisme yang ada di DPRD Kota Padang. 

Hal itu disampaikan Arnedi Yarmen usai rapat paripurna internal DPRD Kota Padang dengan agenda mendengarkan Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padang Nomor 20 tahun 2019 tentang Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Masa Jabatan tahun 2019-2024, Kamis, 12 September 2019. 

Menurut Arnedi Yarmen, aksi interupsi dan meninggalkan ruangan sidang yang dilakukan Budi Syahrial dan beberapa orang anggota DPRD Kota Padang dari Partai Gerindra yang mempertanyakan mekanisme surat tersebut sampai ke Sekretariat DPRD Kota Padang merupakan hal yang biasa.  

"Kan kawan-kawan anggota DPRD menyatakan sikap secara konstitusi dibolehkan. Kita tidak ingin ikut campur internal Gerindra. Namun, secara proses administrasi sudah kita lewati. Bagaimana fraksi di dalam, kita tidak sampai ke sana," pungkasnya.

Arnedi Yarmen mengatakan, surat penunjukan Ketua DPRD Kota Padang dari Partai Gerindra merupakan jawaban dari surat Sekretariat DPRD Kota Padang. 

"Kami melaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD. Artinya, mekanisme sudah kita lalui, tidak ada masalah," ujarnya.

(by)

Pelantikan Ketua DPRD Kota Padang Dilaksanakan Besok
Kamis, September 12, 2019

On Kamis, September 12, 2019

Pelantikan Ketua DPRD Kota Padang Dilaksanakan Besok
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Padang, Arnedi Yarmen menegaskan, pelaksanaan pelantikan Ketua dan unsur pimpinan DPRD Kota Padang akan dilaksanakan besok, Jumat, 13 September 2019. 

"Insya Allah, pentikan dilaksanakan besok, abis Jumat. Setelah dilewakan secara internal, maka proses berikutnya adalah pengajuan ke Gubernur Sumatera Barat untuk di-SK-kan. Insya Allah, besok pagi tuntas dan setelah jumatan dilakukan pelantikan," ungkapnya kepada wartawan, Kamis, 12 September 2019.

Interupsi

Pada rapat paripurna internal pembacaan surat keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padang Nomor 20 tahun 2019 tentang Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Masa Jabatan tahun 2019-2024, sempat terjadi interupsi dari anggota DPRD dari Partai Gerindra, Budi Syahrial.

Ia mempertanyakan mekanisme surat DPP Partai Gerindra ke Sekretariat DPRD Kota Padang. Pasalnya, dirinya dan anggota DPRD dari Partai Gerindra lainnya tidak diberitahu soal surat DPP tersebut.

Menanggapi hal itu, Arnedi Yarmen selaku pimpinan rapat meminta sekretariat dewan untuk memperlihatkan copian surat tersebut kepada Budi Syahrial. "Yang aslinya ada sama kami. Silahkan sekretariat memperlihatkan copiannya kepada saudara Budi Syahrial," ungkapnya.

(by)