PILIHAN REDAKSI

Guntur Romli Sebut Alquran Tidak Melarang Nikah Beda Agama, Ketua KNPI: Tidak Paham Agama, Sepertinya Perlu Dirukiyah

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama tidak sependapat dengan pernyataan politikus PS...

Advertorial

Pemkab Padang Pariaman Gelar Rakor TPID
Selasa, Juni 21, 2022

On Selasa, Juni 21, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflansi Daerah (TPID) tahun 2022. Rakor yang diprakarsai Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah (Setda) ini, dibuka Wakil Bupati Padang Pariaman Drs. Rahmang, MM.  di ruang rapat Setda, Kantor Bupati Padang Pariaman di Paritmalintang, Senin (20/06).

Hadir sebagai peserta Rakor Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Padang Pariaman Zaki Ali Wardana, Badan Pusat Statistik (BPS) diwakili Koordinator Fungsi Penanggungjawab Seksi Statistik Distribusi Dedi Arman, S.ST dan Kepala Perangkat Daerah terkait, beserta Kabag di lingkungan Sekretariat Daerah.

Dalam arahannya Wabup Rahmang menyampaikan Rapat Koordinasi prinsipnya adalah upaya saling melengkapi, saling memberi informasi dan mencari solusi dalam setiap permasalahan yang jadi pembahasan. Menurutnya, secara ucapan Rakor ini mudah, namun kadang sulit dalam implementasinya.

“Dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab perangkat daerah, kita harus membangun prinsip kekeluargaan lebih awal setelah itu baru didukung dengan regulasi yang ada. Karena prinsip kekeluargaan itulah yang akan membangun komitmen bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rahmang menyebut, terkait pengendalian dan peningkatan inflansi di daerah, ada pada tugas dan fungsi seluruh perangkat daerah. Katanya, jika segala sesuatu dilaksanakan sesuai aturan dan regulasi yang telah dibuat, akan terjadi keseimbangan dan dapat dikendalikan.

“Terkait inflansi di daerah, jika pelaksanaannya sesuai aturan dan prosedur insya Allah akan bisa dikendalikan,” sebut Rahmang didampingi Asisten II Bidang Pembangunan dan Keuangan Zainil.

Rahmang juga berpesan kepada TPID yang hadir agar mengikuti Rakor dengan baik. Semoga rapat ini berjalan lancar dan memberi manfaat secara pribadi dan secara kelembagaan di instansi perangkat daerah dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing dalam memberi kenyamanan kepada masyarakat.

“Secara teknis tentu akan ada pembahasan, semoga berjalan lancar dan dapat memberi manfaat baik secara pribadi maupun bagi perangkat daerah yg masing-masing,” pungkasnya.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Mulyadi melaporkan, salah satu bentuk penilaian yang akan dilaporkan ke pusat bahwa Padang Pariaman telah melakukan rapat koordinasi ditingkat Kabupaten. Rakor ini akan ditindaklanjuti dengan rapat berikutnya yang akan menghadirkan kepala daerah.

“Setelah ini akan ditindaklanjuti dengan High Level Meeting, maka kami berharap juga ada rapat koordinasi di level OPD anggota TPID masing-masing,” ungkapnya.

Dia juga melaporkan bahwa OPD teknis terkait telah melakukan pemantau terkait harga pasar sesuai tupoksi masing-masing perangkat daerah. Hal ini dilakukan dalam upaya mendapatkan informasi dan data, juga sebagai salah satu bentuk upaya pemda dalam pengendalian inflasi.

“Pemantauan harga dilapangan harus lebih dimaksimalkan, bahkan kita sangat dituntut untuk selalu berkoordinasi dengan daerah lain dalam upaya mencari peluang dan membantu pemasarannya, agar kesembangan dapat dikendalikan,” kata Kabag yang akrab di sapa Muniang ini.

Mengingat seluruh kegiatan TPID, termasuk rakor dan high level meeting harus dilaporkan secara periodik. Makanya berharap kerjasama seluruh OPD terkait, serta dukungan seluruh perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

“Semua kegiatan TPID menjadi bagian dari penilaian secara berjenjang, makanya Bagian Perekonomian sebagai titik koordinasi berharap dukungan lintas perangkat daerah, agar inflasi lebih mudah dikendalikan,” katanya berharap.

Sebagai pembuka diskusi, Asisten II Zainil menyampaikan bahwa masyarakat juga bisa ambil bagian dalam mengatasi inflasi Seperti tidak berlebihan dalam membeli sembako. Menurutnya jangan panik jika terjadi lonjakan harga, atasi inflasi dengan mengontrol keuangan secara baik.

“Inflasi terkendali itu, keseimbangan antara produsen dan konsumen,” jelasnya singkat. (R/AT)

Pemko Pariaman Gelar Wokshop Penguatan Implementasi SAKIP dan Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi
Senin, Juni 20, 2022

On Senin, Juni 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Untuk penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi pada Pemerintah Kota Pariaman tahun 2022, Pemerintah Kota Pariaman melaksanakan worshop  bertempat aula Balaikota Pariaman, Senin (20/6).

Workshop  dibuka  Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin,  diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari Kepala OPD, Kabag, Kaban, Camat, Pejabat Eselon III dan Kasubag Program di masing-masing instansi yang ada di pemko Pariaman.

"Melalui penguatan SAKIP, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan, sehingga pelaksanaan pemerintahan, dapat berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan," ujarnya.

Mardison Mahyuddin mengatakan agar setiap uang yang dibelanjakan, harus dapat dipertanggung jawabkan, dan setiap ASN harus mampu menjadi pelayan bagi masyarakat, sehingga reformasi birokrasi yang kita inginkan, dapat terwujud di Kota Pariaman, ucapnya.

"Kami harap dengan adanya Workshop Penguatan Implementasi SAKIP yang dilakukan hari ini, semoga dapat diikuti sungguh-sungguh oleh ASN yang hadir dengan baik, sehingga transfer knowledge yang disampaikan, dapat dipahami bersama untuk bisa diimplemantasikan nantinya, sehingga nilai yg SAKIP Kota Pariaman dapat meningkat," ungkapnya.

Lebih lanjut, Mardison Mahyuddin menuturkan di tahun 2021 kemaren, nilai SAKIP Kota Pariaman berada di Peringkat B, dimana semenjak tahun 2016 sampai 2020, Nilai SAKIP Kota Pariaman selalu berada di Peringkat CC, sehingga diperlukan percepatan agar nilai SAKIP Kota Pariaman dapat meningkat menjadi peringkat A bahkan AA, ulasnya.

"Evalausi SAKIP menggambarkan kemampuan instansi pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang berorientasi pada hasil dan mengelola perbaikan terhadap delapan area perubahan dilevel instansi mapun level unit dibawahnya, meningkatkan kualitas implementasi kebijakan masing-masing area perubahan, sehingga tercipta birokrasi berdaya saing yang mampu menjalankan semua program pemerintah secara efektif dan efisien," tutupnya.

Berdasarkan predikat hasil evaluasi SAKIP RB, dikelompokan menjadi tujuh peringkat yakni peringkat pertama (AA) adalah sangat memuaskan, peringkat kedua (A) adalah memuaskan, peringkat ketiga (BB) adalah sangat baik, peringkat keempat (B) adalah baik, peringkat kelima (CC)  adalah cukup baik, peringkat keenam (C) adalah kurang, dan peringkat ketujuh (D) adalah masih sangat kurang.

Workshop  ini menghadirkan narasumber dari Jakarta, yaitu Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB), Akhmad Hasmy, dan jajaran Kemen PAN RB, dan digelar selama 3  hari,  20 sampai 22 Juni 2022 mendatang. (J/AT)

268 Santri MDTA di Kecamatan Pariaman Tengah Diwisuda
Senin, Juni 20, 2022

On Senin, Juni 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM -  Sebanyak 268 santri (santriwan/santriwati) dari 19 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman tahun pelajaran 2021/2022 mengikuti wisuda bertempat di Gedung STIT Syekh Burhanuddin Pariaman, Desa Kampung Baru, Minggu (19/6/2022).

Wisuda dipimpin  Walikota Pariaman diwakili Asisten II, Elfis Candra didampingi Kabag Perekonomian dan Kesra, Syamsuardi. Turut hadir, Kemenag Kota Pariaman, Ketua FKDT Kota Pariaman, Camat Pariaman Tengah, Muspika Pariaman Tengah, para Guru MDTA se-Kecamatan Tengah beserta santriwan-santriwati yang akan diwisuda.

Elfis Candra berharap agar para santri terus memperdalam ilmu agama paska wisuda.

"Saya berharap kepada para santriwan dan santriwati Kecamatan Pariaman Tengah yang telah menyelesaikan MDTA-nya dan akan diwisuda hari ini hendaknya tetap selalu mengamalkan ilmunya, dan terus selalu membaca Al qur’an di kehidupan sehari-hari. Yang terpenting, adalah tumbuhnnya kesadaran dan semangat untuk mempelajari kandungan Al-qur’an, karena hakekat dari kegiatan ini adalah, bagaimana kita mampu membangkitkan kembali, generasi qur’ani di Kecamatan Pariaman Tengah ini khususnya, dan Kota Pariaman pada umumnya," ujarnya.

Atas nama pemerintah daerah, Elfis menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada seluruh guru MDTA yang ada di Kecamatan Pariaman Tengah, semoga amal ibadah yang telah bapak ibu lakukan,  pengabdiannya selama ini, untuk mencerdaskan anak-anak kita dari buta, tulis Al Qur’an, mendapat pahala yang setimpal dari Allah SWT.

"Pemerintah Kota Pariaman juga telah memberikan insentif kepada para guru MDTA, MDTW, dan MDTU, tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas para guru. Oleh karena itu, peran guru sangat diharapkan dalam membina santri agar memiliki pengalaman, pengetahuan, keterampilan beribadah, sifat dan perilaku terpuji yang berguna bagi pengembangan pribadinya ," tukasnya.

Elfis mengapresiasi keberhasilan guru MDTA, MDTW dan MDTU Kota Pariaman yang telah membawa harum nama Kota Pariaman pada MTQ Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Elfis juga berharap anak-anak dan generasi muda sebagai generasi penerus perjuangan bangsa untuk terus semangat membaca dan mempelajari Al-Qur’an, sehingga Al-Qur’an benar-benar dijadikan pedoman hidup dalam menghadapi derasnya pengaruh globalisasi dewasa ini.

Ia juga berpesan agar orangtua harus mampu memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak, terutama pendidikan budi pekerti dan akhlak serta pendidikan agama, sehingga nantinya mereka akan tumbuh dan berkembang sebagai generasi yang tangguh dan teguh imannya.

"Kebedaraan Madrasah Diniyah Takmiliyah adalah menjadi penting dalam rangka mendukung program unggulan Pemko Pariaman dibawah kepemimpinan Genius-Mardison yaitu Pengembangan Pendidikan Agama Non Formal. Artinya anak kita tidak hanya disekolahkan di lingkungan formal saja (SD/MI, SMP/Mts dan SMA/SMK/MA dan yang sederajat), mereka juga perlu memperluas dan memperdalam pendidikan Islam, sebagai muslim yang beriman, bertaqwa, beramal saleh dan berakhlakul karimah ," tutupnya. (win/AT)

HUT  Bhayangkara, Polres Pariaman Adakan  Fun Bike dan Jalan Santai
Minggu, Juni 19, 2022

On Minggu, Juni 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-76 tingkat Kota Pariaman, Walikota Pariaman Genius Umar melepas peserta fun bike dan jalan santai yang dilaksanakan Polres Pariaman, bertempat di Halaman Polres Pariaman, Minggu (19/6).

Kegiatan olahraga bersama (fun bike dan jalan santai)  mendapat apresiasi yang cukup besar dari seluruh pihak, baik Kodim 0308 Pariaman, OPD dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman, DPRD, komunitas sepada di Kota Pariaman dan masyarakat pada umumnya. 

“Olahraga bersama ini merupakan kegiatan yang sangat bagus dilaksanakan memeriahkan HUT Bhayangkara ke-76 di Kota Pariaman. Dengan rute yang mengelilingi Kota Pariaman, secara tidak langsung semua peserta akan menikmati keindahan Kota Pariaman sambil berolahraga, “ ungkap Walikota Genius Umar usai melepas peserta.

Bersepeda merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan dan memiliki banyak keuntungan untuk kesehatan, terlebih jika melakukannya pada pagi hari. Tidak hanya bersepeda, jalan santa dipagi hari juga menjadi kegiatan yang dapat meningkatkan imunitas seseorang.

“Banyak manfaat yang kita dapatkan dengan melakukan olahraga sepeda dan jalan santai. Antara lain mengontrol berat badan, meningkatkan stamina, mengurangi stress dan masih banyak manfaat lainnya. Kita mendapatkan kesehatan, Polres Pariaman juga menyediakan banyak hadiah menarik pada kegiatan ini,"ujarnya.

Kapolres Pariaman AKBP Abdul Aziz usai melaksanakan fun bike mengatakan  kegiatan ini terbuka untuk umum dan dilaksanakan memeriahkan HUT Bhayangkara ke-76.

“Banyak kegiatan yang kita laksanakan memeriahkan HUT Bhayangkara ke-76 tingkat Kota Pariaman. Hari ini  fun bike dan jalan santai dengan bertabur hadiah. Masih ada kegiatan lain seperti pertandingan Bulutangkis dan Domino Piala Kapolres Pariaman tingkat OPD dan Forkopimda Kota Pariaman, “ ujarnya.

Olahraga pagi hari akan meningkatkan kadar endorfin tubuh, yaitu hormon yang membantu merasa nyaman dan menciptakan perasaan senang yang alami. Tidak hanaya itu, olahraga dipagi hari juga akan meningkatkan sirkulasi, sehingga memberi energi. Suasana hati akan membaik dan tingkat energi yang lebih tinggi sering kali akan bertahan selama beberapa jam setelah berolahraga.

“Pertandingan Bulutangkis dan Domino Piala Kapolres Pariaman, kita telah menentukan jadwalnya. Bulutangkis dilaksanakan 20 - 22 Juni 2022 di Hall prioritas Kampung Jawa Kota Pariaman pada pukul 16.00 WIB s/d selesai. Sementara untuk Domino dilaksanakan 27 dan 28 Juni 2022 di Aula Polres Pariaman mulai pukul 2O.OO Wb s/d selesai, “ tambahnya.

“Dengan adanya beberapa kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke-76 tingkat Kota Pariaman, hendaknya akan lebih tercipta kerja sama yang baik antara Polres Pariaman dengan stake holder lainnya, “ tutupnya.(dewi/AT)

Asman Aloe Vera Kelurahan Padang Tinggi Piliang Diferifikasi Tim Asman Toga Provinsi
Minggu, Juni 19, 2022

On Minggu, Juni 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Tim penilai lomba Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) dan Akupresur tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022 melakukan penilaian dan verifikasi lapangan ke Kelompok Asman Aloe Vera Kelurahan Padang Tinggi Piliang Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis(16/6).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Payakumbuh yang dalam hal ini diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik Herlina, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Yuniri Yunirman, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Junaidi, Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri, Lurah Se Kecmaatan Payakumbuh Barat serta niniak mamak,bundo kanduang, tokoh masyarakat Kelurahan Padang Tinggi Piliang.

Dalam sambutannya,Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik Herlina mengatakan dengan adanya Asman Toga ini, Khususnya Asman Aloe Vera yang ada di Kelurahan Padang Tinggi Piliang masyarakat terbantu dengan adanya obat yang ditanam mandiri di pekarangan rumah.

"Dengan adanya Asman Toga masyarakat tidak ketergantungan dengan obat-obatan kimia dan juga tumbuhan obat ini juga bisa digunakan menjadi pengobatan akupuntur yang bisa membantu masyarakat dengan pertolongan pertama," ujar Herlina

Ditambahkan Herlina, Selain dijadikan tanaman obat, Kelompok Asman Aloe Vera dapat memanfaatkan tumbuhan tersebut menjadi olahan makanan lezat yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

"Melalui Kelompok Asman Aloe Vera, Tumbuhan Aloe Vera Tidak hanya dijadikan tanaman obat tetapi juga dapat diolah menjadi makanan yang lezat dan memiliki nilai jual. Contohnya saja seperti puding aloe vera, nuget aloe vera, jus aloe vera keripik daun kelor dan keripik sirih dan ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar khususnya kelurahan Padang Tinggi Piliang," terangnya. 

Diakhir sambutannya, Herlina Berharap dengan adanya berbagai inovasi yang dihadirkan oleh Asman Aloe Vera Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Tim Penilai lomba Asman Toga Tingkat Provinsi dapat memberikan nilai terbaik kepada kelompok Asman Aloe Vera sehingga nantiknya Asman Aloe Vera menjadi yang terbaik di Tingkat Provinsi Sumatera Barat bahkan sampai ke Tingkat Nasional. 

"Kami dari Pemerintah Kota Payakumbuh berharap dengan adanya berbagai inovasi yang dihadirkan oleh Asman Aloe Vera Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Tim Penilai lomba Asman Toga Tingkat Provinsi Sumatera Barat dapat memberikan nilai terbaik kepada kelompok Asman Aloe Vera sehingga dapat menjadi yang terbaik di Tingkat Provinsi Sumatera Barat bahkan sampai ke Tingkat Nasional," pungkas Herlina. 

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Yuniri Yunirman mengatakan pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujudnya peningkatan derajad kesehatan masyarakat melalui toga dan menguatkan peran akupresur.

"Dengan dibentukya kelompok Asman Aloe Vera diharapkan dapat meningkatkan derajad kesehatan masyarakat dengan memanfaatkan tanaman obat disekitar kita," ujar Yuniri

Ditambahkan, Pihaknya sangat berterina kasih kepada OPD terkait yang telah mendukung adanya Asman Aloe Vera khusunya kepada Puskesmas Parit Rantang, Payolansek dan Ibuh yang telah memberikan pembinaan dan informasi kepada kelompok Asman Aloe Vera. 

"Untuk kegiatan ini kami sangat berterima kasih kepada Puskesmas parit rantang, payolansek dan Ibuh yang telah memberikan pembinaan kepada kelompok Asman Aloe Vera. Serta kami berharap kepada Tim Penilai dari Provinsi dapat memberikan penilaian yang terbaik kepada Asman Aloe Vera sehingga nantinya menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Sumatera Barat," pungkas Yuniri. 

Dikesempatan yang sama, Ketua Tim Penilai Asman Toga Provinsi Sumatera Barat dr. Viona Liza mengatakan kedatangan tim verifikasi dalam rangka untuk memenuhi tugas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk melakukan penilaian Asman Toga dan Akupresur. 

"Penilaian ada beberapa kategori mulai dari keluarga binaan, kader, PKK kelurahan dan kecamatan, serta Dinas kesehatan," katanya

Dijelaskan Viona, Asman Toga dan Akupresur ini dikembangkan dari masyarakat sendiri, karena sudah lama dan sudah cukup dikenal dimasyakarat dan pihaknya hadir untuk memberikan motivasi.

"Penilaian ini untuk membangkitkan semangat di masyarakat maupun pihak terkait agar bisa lebih memanfaatkan Toga dan Akupresur, sebab inti dari penilaian ini adalah benar-benar untuk mengetahui pemanfaatan Toga dan Akupresur," ujar Viona

"Dari hasil penilaian nantinya akan diketahui apakah Toga dan Akupresur sudah dimanfaatkan atau tidak, disamping kesehatan tradisional ini perlu disosialisasikan dan dikembangkan di masyarakat karena sangat penting," pungkasnya. (Hermiko)

Pemko Payakumbuh Percepat Penayangan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Minggu, Juni 19, 2022

On Minggu, Juni 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pemko Payakumbuh percepat penayangan katalok lokal dalam penerapan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Kota Payakumbuh.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pengendalian Bangunan (PBJ-Dalbang) Kota Payakumbuh Maizon Satria menjelaskan, berdasarkan surat Mendagri nomor 5 tahun 2022, mendorong pemerintah daerah untuk segera menerapkan P3DN.

"Minimal 40 persen belanja barang dan jasa pemerintah itu harus produk dalam negeri (PDN). Itu ternasuk juga memberdayakan produk UMK dalam rangka penyerapan PDN," kata Kabag. PBJ-Dalbang Maizon Satria kepada media di Balai Kota, Jumat (17/06).

Dia juga mendorong agar produk-produk yang dibutuhkan setiap tahunnya oleh penyedia lokal untuk segera dimasukkan kedalam katalog. Sehingga kedepannya proses belanja langsung bisa melalui katalog lokal.

"Diharapkan dengan itu transaksi belanja dan peningkatan P3DN bisa tercapai di Payakumbuh," terangnya.

Maizon mengatakan, akan selalu melakukan monitoring dan memberikan pendampingan terhadap tahapan-tahapan progres dari penggunaan PDN dimasing-masing OPD. Sehingga nantinya belanja langsung untuk kebutuhan rutin akan diwajibkan melalui katalog lokal.

"Maka dari itu, harapan kita Juli atau Agustus nanti progres P3DN di Payakumbuh setidaknya sudah mencapai 90 persen. Karena sampai saat ini itu berdasarkan data dalam RUP kita itu baru 48 persen," terangnya.

"Dan Oktober nanti Presiden Jokowi akan melakukan evaluasi terhadap masing-masing daerah, lembaga dan kementerian terkait ketaatan penggunaan P3DN tersebut," tukuknya.

Kabag Dalbang juga menyebut, saat ini di Payakumbuh sudah ada 10 etalase yang disediakan di katalaog lokal. Dan 10 etalase tersebut bisa dimanfaatkan oleh UMK lokal.

"Karena saat ini baru satu etalase yang sudah tayang. Makannya kita mendorong setiap OPD agar segera memfasilitasi penyedianya untuk segera masuk kedalam katalog lokal," pungkasnya. (Hermiko)

Kunker Bupati Safaruddin, Menimba Ilmu di Bogor Cetak Tahfiz Al Qur’an
Minggu, Juni 19, 2022

On Minggu, Juni 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Menimba ilmu memang tak ada batasnya. Hal itu juga diisyaratkan sebuah istilah yang masyhur "Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina".  

Bobot pentingnya pengetahuan ini seperti menginspirasi Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo.

Terutama pada kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Bogor. Ilmu apa yang dicari oleh Bupati Safaruddin?

"Kita ingin menggali lebih dalam cara Kabupaten Bogor dengan program Tahfidz untuk mencetak 1.000 penghafal Al Qur'an," beber Bupati Safaruddin. 

Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat berdasarkan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan 2018-2023 mencanangkan Program Pembinaan 1.000 Tahfidz dan Pemberian Bantuan untuk 1.000 Marbot masjid se Kabupaten Bogor. 

Marbot di Sumatera Barat lebih dikenal dengan Gharin, mereka yang bertugas mengurus rutinitas masjid terutama pada aspek K-3 masjid. 

Konon Program Pembinaan 1.000 Tahfidz diluncurkan sebagai wujud apresiasi dan penghargaan kepada penghafal al Qur'an di Kabupaten Bogor, sekaligus merupakan ikhtiar untuk menciptakan Kabupaten Bogor Berkeadaban. 

Kabupaten Limapuluh Kota punya program penghafal Al Qur'an  yang beririsan dengan Kabupaten Bogor. Program pendirian satu rumah Tahfidz untuk satu Nagari.  

Program ini juga terintegrasi pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Limapuluh Kota 2021-2026. 

Artinya, dalam sampai tahun 2026, di masing-masing Nagari berdiri satu rumah Tahfidz melalui dukungan program pemerintah.   

Program yang beranjak dari keprihatinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Safaruddin Datuk Bandaro dan Rizki Kurniawan Nakasri, atau lebih dikenal dengan pasangan SAFARI.

Keprihatinan terhadap semakin berkurangnya penghafal Al Qur'an atau terdapatnya pun buta aksara Al Qur'an di masyarakat. 

Program ini mendapat respon masyarakat. Dukungan itu diwujudkan berupa usulan, kesedia menyediakan lahan, bahkan ada yang lebih dulu mendirikan rumah Tahfidz secara swadaya. 

Itu terlihat pada Maret 2022 lalu saat Bupati Limapuluh Kota bersama Ustadz Prof.Dr Abdul Somad, Lc, MA,  kondang disebut UAS usai salat Subuh di Mesjid Raya Dangung Dangung mencanangkan pendirian Pondok Tahfidz al-Fattah di Kecamatan Guguak. 

Lahan tempat berdirinya pondok Tahfidz Al Fattah merupakan waqaf dari H. Herman Chan, S.H, M.SP, yang juga Ketua Yayasan Pondok Tahfidz Al Fattah.

"Kita ingin melahirkan generasi bangsa dengan berbagai profesi dengan latar belakang penghafal Al Qur'an," begitu ulas Herman Chan di depan ustadz UAS. 

Tak ayal program satu nagari satu rumah Tahfidz dan swadaya masyarakat menuai pujian ustadz UAS.

Saat pencanangan Pondok Tahfidz Al Fattah, Guguak, ustadz UAS berkata, "Kita bersyukur program Rumah Tahfidz ada pasa visi dan misi Limapuluh Kota. Kita mengimbau kepada dunsanak di perantauan, masyarakat Limapuluh Kota di seluruh Indonesia, mari bantu kampung halaman, waqaf kan tanah, buat sekolah Tahfidz Al Qur'an mudah-mudahan ada keberkahan dan  mengalir pahalanya."

Lantas bagaimana dengan Kabupaten Bogor? Sama halnya dengan Limapuluh Kota, daerah ini ternyata telah mengukuhkan gerakan penghafal 1.000 hafidz dalam RPJMD Kabupaten Bogor 2018-2023. Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2021 tentang Program Pembinaan Tahfidz Al-qur’an. 

Peraturan Bupati ini mengedepankan asas objektif, transparan dan akuntabel, serta dilaksanakan dengan sinergitas antar segenap komponen pemangku kepentingan program hafidz Al Qur'an.  

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin saat Audiensi dengan Bupati Safaruddin di Kantor Bupati Kabupaten Bogor, di Cibinong (13/06/2022). 

Audiensi dalam kerangka kunjungan kerja Bupati Limapuluh Kota ke Kabupaten Bogor disambut hangat Sekdakab Bogor Burhanuddin. 

Pemkab Bogor mengapresiasi Program Satu Nagari satu Rumah Tahfidz Kabupaten Limapuluh Kota. Audiensi ini dihadiri oleh Ketua TP-PKK Limapuluh Kota Nevi Safaruddin, dan Kepala Bagian Kesra Setdakab Limapuluh Kota Usman serta Sekretaris MUI Kabupaten Bogor Irvan Awaludin.
Menyambut uraian Bupati Safaruddin tentang perencanaan Rumah Tahfiz, Sekdakab Bogor mengungkapkan kekagumannya. 

"Kami mendukung penuh Program Rumah Tahfidz Kabupaten Lima Puluh Kota untuk bersinergi dengan Kabupaten Bogor. Semoga tujuan mulia mencetak para hafidz/hafidzah yang kelak menjadi pemimpin yang adil, memakmurkan agama dan menyejahterakan umat dapat sama-sama kita capai,” ungkap Burhanudin sebagaimana diceritakan Bupati Safaruddin ke Tim Kominfo.

Lebih lanjut Bupati Safaruddin menggambarkan Kabupaten Bogor memang menelorkan beberapa landasan kebijakan untuk mendukung program 1.000 penghafal al Qur'an. 

"Ini yang akan kita adopsi secepatnya di  Program Rumah Tahfidz  pemberlakukan kurikulum keagamaan serta kontrol dan pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan Rumah Tahfidz," ujar Bupati Safaruddin.

Untuk itu, pekerjaan rumah Limapuluh Kota selanjutnya, tambah Bupati Safaruddin, adalah mempercepat lahirnya kebijakan daerah terkait pembinaan, kontrol dan pengawasan terhadap Program Rumah Tahfidz.

Pada intinya, kata Bupati Safaruddin,"Program Kabupaten Bogor mewujudkan 1.000 orang penghafal Al-Quran tentunya dapat dijadikan acuan demi mensukseskan upaya Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dalam mewujudkan satu Nagari satu rumah Tahfiz."  

Keterangan Bupati Safaruddin diapresiasi Sekdakab Bogor, Lebih lanjut mengungkapkan pihaknya mendukung penuh Program Rumah Tahfidz Kabupaten Lima Puluh Kota.

"Kabupaten Bogor membuka diri untuk kerja sama dengan Limapuluh Kota, program tahfiz Al Qur’an,” kata Burhanudin. (Dikky)

Rumelia, Srikandi di Selatan Limapuluh Kota
Minggu, Juni 19, 2022

On Minggu, Juni 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Banyak emansipasi wanita bukanlah untuk persamaan derajat emansipasi adalah pembuktian diri yang seimbang antara raga yang tangguh, namun hati senantiasa patuh. Emansipasi ada penerimaan. 

"Penerimaan diri bahwa setiap tempat ada empu yang dikodratkan dan dipantaskan."  

Kutipan kata-kata  bijak R.A Kartini, dinukil dari buku Celoteh R.A. Kartini: 232 Ujaran Bijak Sang Pejuang Emansipasi, karya Ahmad Nurcholish, terasa terhubung dengan sosok Rumelia, SS.TP, M.Si. 

Wanita kelahiran Payakumbuh 45 tahun lalu, persisnya 3 Mei 1977, bakal mencatat tanggal 09 Juni 2022, salah satu hari terpenting dalam hidupnya dan R.A Kartini di sisi lain.

Hari itu, di bawah tatapan mata Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin, Asisten Pemerintahan Herman Azmar, Kepala DPMN/D Endra Amzar, Forkompinca Lareh Sago Halabantokoh dan pemuka masyarakat Kecamatan Lareh Sago Halaban, Rumelia dikukuhkan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo sebagai Camat Lareh Sago Halaban. 

Tak ayal melalui pengukuhan itu,  ia kini menjadi satu-satunya perempuan  ber-benggo Camat diantara 13 camat se- Kabupaten Limapuluh Kota.

Pengangkatan Rumelia selaku Camat Lareh Sago Halaban oleh Bupati Safaruddin sudah pasti melalui pengkajian yang matang.  

Semua hal administratif, kapasitas dan kapabilitas, tentu telah dipertimbangkan.  

Tak heran, keputusan Bupati Safaruddin memberi peluang kepada perempuan untuk mengelola teritorial menuai pujian dari warga Limapuluh Kota.

Tentu basisnya tetap saja rekam jejak. Untuk figur Rumelia, kisi-kisi bekal pendidikan dan rentang karir di pemerintahan yang bakal menjawabnya.   

Ia telah digembleng di 'sekolah pamong'  selama empat tahun.   Rumelia tercatat sebagai alumnus Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri, Jatinagor,  Jawa Barat 1999.

Tak berpuas diri dengan bekal 'sekolah pamong-nya', ia pun lantas  menggondol ijazah S2 dari Program Magister Perencanaan Wilayah Pedesaan Universitas Andalas.

Bagaimana dengan karir? Yang mengesankan empat kali  Rumelia pernah menjadi orang nomor dua di sejumlah kantor camat di Kabupaten Limapuluh Kota.   

Empat kali jabatan sekretaris kecamatan dilakoninya antara tahun 2013 sampai dengan tahun 2022, diantaranya dua kali di Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lareh Sago Halaban dan Akabiluru. 

Itu artinya wilayah dan warga Lareh Sago Halaban bukanlah hal yang asing bagi Rumelia. Dengan pendidikan dan catatan karir, yang lebih dari cukup untuk menjadi seorang camat, justru tak membuat sosok tenang  ini jumawa. 

Ia dengan rendah hati kepada Tim Kominfo berucap," Saya tetap tak menyangka diamanahkan Pak Bupati menjadi camat, ini jabatan yang tidak ringan, tapi akan saya jalani dengan sebaik-baiknya." 

Ya, seperti terngiang kembali ucapan R.A Kartini, serta harapannya terhadap perempuan lebih se abad lalu.

".........Emansipasi ada penerimaan. Penerimaan diri bahwa setiap tempat ada empu yang dikodratkan dan dipantaskan.....". 

Rumelia adalah empu yang pantas untuk menjabat Camat Lareh Sago Halaban. Bukankah juga  kata perempuan disusun atas kata dasar empu bermakna tuan, kepala atau orang mahir/berkuasa.

Bagaimana pentingnya sosok Camat dan pemerintahan kecamatan agaknya bisa disimak dari arahan Bupati Safaruddin saat mengukuhkan sejawat Rumelia, Wiko Putra, seminggu sebelumnya selaku pejabat baru Camat Kapur IX. 

Dijelaskan oleh Bupati Safaruddin, kedudukan pemerintahan kecamatan sangat strategis. 

Penjabat Camat menyelenggarakan sebagian kewenangan Bupati selaku Kepala Daerah. 

Terutama menyelenggarakan pemerintahan dan pengembangan wilayah kecamatan. 

Untuk suksesnya tugas camat, pesan Bupati Safaruddin," Camat  harus mengenali tugas-tugasnya dan inovatif dalam menyiapkan sistem untuk pelayanan masyarakat."

Pesan-pesan yang mesti diterjemahkan Rumelia untuk Kecamatan Lareh Sago Halaban, wilayah di Selatan Limapuluh Kota terdiri delapan Nagari dan 50 Jorong  dengan luas wilayah  394,85 Km2 dan pada tahun 2020 dihuni oleh 38.524 jiwa. 

Wilayah ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang terus berkembang, kepariwisataan dan pertambangan. 

Dari segi koordinasi pemerintahan, teranyar hasil Pemilihan Wali Nagari Serentak 25 Mei lalu, mengisyaratkan Rumellia mesti segera menjalin komunikasi dengan delapan wali nagari terpilih, dimana enam diantaranya muka baru selaku wali nagari terpilih.

Tantangan dalam bertugas tidak sedikit juga beragam. Dikaitkan dengan perannya selaku Ibu dari lima orang anak, populasi perempuan sebanyak 19.217 jiwa di Lareh Sago Halaban, tentu tak luput dari perhatiannya. Seperti persoalan gizi, stunting, termasuk kesehatan ibu dan anak.

Naga-naganya tangan dingin Rumelia, selaku Srikandi di wilayah Selatan Limapuluh Kota untuk memberdayakan potensi wilayah dan penyelenggaraan pemerintahan akan ditunggu oleh masyarakat Lareh Sago Halaban.

Bagaimana Rumelia menjalani semua itu? Pengalaman adalah guru terbaik. Pengalaman hampir satu dekade berkiprah di pemerintahan kecamatan jadi modal berharga baginya  untuk mengembangkan potensi sosial, ekonomi, wilayah dan kemasyarakatan di Kecamatan Sago Halaban. 

Di sisi lain, dia juga bakal meneruskan program-program yang telah berjalan dengan baik dari  Drs. Efli Zein, selaku pejabat camat sebelumnya. 

“Program yang telah berjalan akan dilanjutkan, sementara program yang terkendala akan diupayakan terlaksana”, ujar Rumelia. 

Sadar bahwa Camat bukanlah pemain tunggal, Rumelia pun menggarisbawahi," Kesuksesan seseorang dalam masa tugasnya tidak lepas dari dukungan dan kerjasama dengan berbagai pihak.”  

Dia berjanji akan mengerti mengedepankan komunikasi dan kordinasi yang baik dengan berbagai unsur di Lareh Sago Halaban. 

Lalu apa artinya, jabatan, kodratnya selaku perempuan dan perannya sebagai istri dan ibu bagi lima anaknya?  

Untuk berkiprah di masyarakat, soal gender menurutnya bukan sebuah kendala. 

"Perempuan mesti percaya diri dengan kemampuannya. Galilah potensi yang ada pada diri kita masing-masing. Tetaplah berkarya dengan tidak melupakan tanggung jawab sebagai istri dan ibu bagi anak-anak kita, “ ujar Rumellia, yang juga istri dari Yon Agusra, S.Sos, M.Si, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Limapuluh Kota. 

Akhirnya, sudah pada tempatnya diucapkan," Selamat Bertugas Srikandi. (Dikky)

Tertarik Sagasaja, Wakil Bupati Temanggung Temui Wako Pariaman
Minggu, Juni 19, 2022

On Minggu, Juni 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Bupati Temanggung Provinsi Jawa Tengah, Heri Ibnu Wibowo menemui Walikota Pariaman, Genius Umar di rumah dinasnya, Sabtu sore (18/6).

Heri Ibnu Wibowo Lulusan Akademi Pemerintah Dalam Negeri (APDN) ini, ingin mengetahui  Program unggulan Kota Pariaman Satu Keluarga Satu Sarjana (Sagasaja).

"Kami sudah banyak mendengar tentang program dan inovasi yang dilakukan oleh Kota Pariaman, dibawah kepemimpinan Pak Genius Umar. Banyak mendapatkan prestasi dan penghargaan dari pemerintah pusat. Salah satunya yang menarik minat kami adalah program Sagasaja," ujarnya.

Putra kelahiran asli Temanggung, 16 Nopember 1969 lalu ini mengatakan bahwa dirinya sangat tertarik dengan program Sagasaja di Kota Pariaman ini, sehingga ingin mendengar langsung dari Walikota Pariaman bagaimana kiat dan pelaksanaan program ini agar dapat sukses.

"Dari diskusi dengan Pak Genius, beliau ini memang Genius sesuai dengan namanya. Kami banyak mendapat masukan dan pandangan bagaimana melaksanakan program ini, untuk juga dapat kami bawa di Kabupaten Temanggung," tukasnya.

Heri Ibnu Wibowo juga memuji akan keindahan dari destinasi wisata yang ada di Kota Pariaman, bagaimana menyulap kawasan pantai dan pulau di Kota Pariaman ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang datang, sehingga memberdayakan masyarakatnya sebagai pelaku wisata, yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka, ungkapnya mengakhiri.

Sementara itu, Walikota Pariaman, Genius Umar, menyambut baik kunjungan Wakil Bupati Temanggung ini di Kota Pariaman terkait program Sagasaja  sekaligus silaturahmi sesama lulusan sekolah kepamongan APDN/STPDN.

"Dalam upaya meningkatkan pengembangan program unggulan Sagasaja Kota Pariaman, kita memerlukan dukungan semua pihak, dimana sejak tahun 2018 program ini kita cetuskan, kita telah menguliahkan 182 orang anak kurang mampu pada perguruan tinggi vokasi yang telah bekerjasama dengan kita. Bahkan generasi pertamanya, sudah ada 19 orang yang wisuda di Tahun 2022 ini," terangnya.

Genius juga mengatakan bahwa Kota Pariaman sangat konsen di bidang pendidikan, mulai dari Wajar (Waji Belajar) 12 tahun, dimana kita memberikan pendidikan gratis dari SD, SMP sampai SMA/SMK, sampai program SAGA SAJA, dengan harapan, mereka yang telah lulus nantinya, dapat mengangkat derajat keluarganya lepas dari kemiskinan.

"Kami berharap, dengan kunjungan kerja  Wakil Bupati Temanggung ke Kota Pariaman ini, dapat merajut tali silaturahmi dan sharing informasi antar dua daerah, baik Kabupaten Temanggung yang jauh-jauh datang dari Provinsi Jawa Tengah, dengan kami disini, Kota Pariaman di Kota Pesisir Provinsi Sumatera Barat," tutupnya. (J/AT)

DPD RI Salurkan Bantuan KKP di Kota Pariaman
Minggu, Juni 19, 2022

On Minggu, Juni 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM – Anggota DPD RI Komite II yang diketuai  Yorrys Raweyai menyalurkan bantuan dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kepada kelompok pembudidaya yang ada di Kota Pariaman.

Bantuan tersebut berupa, Bioflok Lele sebanyak satu paket senilai Rp.167.800.000,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Cincau, bantuan Bioflok Nila sebanyak satu paket senilai Rp.197.000.000,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Tusamon, bantuan 40.000 ekor benih dan 4 paket Calin Ikan lele senilai Rp.12.925.600,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Family.

Bantuan 4 paket calon induk ikan lele senilai Rp.1.605.600,- kepada Unit Pembenihan Rakyat Safira, bantuan 2.500 ekor benih nila dan 5.000 ekor benih gurami senilai Rp.3.560.000,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Air Tawar, dan bantuan paket mesin pakan tenggelam dan bahan baku senilai Rp.100.000.000,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Jaya Mandiri.

Yorrys Raweyai menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Pariaman yang telah melakukan Pola Integrated Farming atau Pertanian Terpadu di Desa Batang Tajongkek, Sabtu (18/6).

Yorrys katakan  kunjungan ini adalah wujud dari kepedulian Komite II DPD RI secara keseluruhan, sebagai representasi dari daerah untuk Indonesia, untuk mewujudkan program-program pemerintah daerah dalam rangka pengabdian mereka kepada bangsa dan negara, khususnya bagi daerah.

“Kegiatan  ini adalah salah satu wujud konkrit dari KKP terhadap Desa Batang Tajongkek, yang mana desa ini sudah menerapkan pola integrated farming, sesuai dengan apa yang telah diprogramkan oleh pemerintah Kota Pariaman”, sebut Yorrys.

Yorrys berharap bantuan yang diberikan oleh KKP ini bisa bermanfaat untuk seluruh kelompok pembudidaya yang ada di Kota Pariaman. Bisa juga dicontoh oleh kabupaten/kota lainnya.

“Apresiasi untuk pemerintah Kota Pariaman yang telah berusaha mensejahterakan masyarakatnya dengan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini semakin berkembang ke depannya, begitu juga dengan program-program lainnya”, tegas Yorrys Raweyai.

Walikota Pariaman Genius Umar dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Yorrys Raweyai beserta rombongan, yang  mau berkunjung ke Desa Batang Tajongkek, sekaligus meresmikan dan menebar benih ikan di lokasi Wisata Edukasi Kolam Pancing Desa Batang Tajongkek, Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman.

“Kita patut bersyukur dengan adanya kunjungan ini. Hal ini membuktikan bahwa DPD itu merupakan jembatan (bridging) antara pusat dengan daerah. DPD dapat melihat secara langsung bagaimana dengan integrated farming yang telah diterapkan di Kota Pariaman, ujar Genius Umar.

Genius Umar menjelaskan kepada rombongan,  Desa Batang Tajongkek ini sudah mengembangkan budi daya ikar air tawar yang merupakan hasil pembinaan dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman.

Hal tersebut dibuktikan dengan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) penambahan kolam ikan Desa Batang Tajongkek guna menunjang sektor ketahanan pangan dan hewan.

Kegiatan PKTD Desa Batang Tajongkek, dianggarkan dari dana desa dan dilakukan secara swakelola oleh masyarakat Desa Batang Tajongkek, untuk mendorong sektor budi daya perikanan dan air tawar, guna meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di desa.

“Dengan Pola Integrated Farming yang sedang diusung oleh Pemerintah Kota Pariaman termasuk integrasi dengan sektor perikanan, dapat berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, apalagi tekhnologi yang diterapkan sederhana sehingga mudah diimplementasikan oleh masyarakat”, ungkap Genius Umar. (chi/AT)

PMII Padang Dilantik, Diminta Rawat Peradaban ABS- SBK
Sabtu, Juni 18, 2022

On Sabtu, Juni 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Padang resmi dilantik Pengurus Besar PMII di aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kemenag Kota Padang , Sabtu (18/6/ 2022 ).

Pelantikan  mengusung tema tranformasi pergerakan PMII Kota Padang merawat peradaban adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS-SBK).

Ketua PC PMII Kota Padang  terpilih  Khairul Arif, S.Pd sesuai dengan Surat Keputusan Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Nomor 185.PB-XX.01.152.A-1.03.2022 Tentang Susunan Pengurus Cabang  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia  Kota Padang  masa khidmat 2021-2022.

Ketua Pelaksana Pelantikan PC PMII Kota Padang Jeri Azhari  
minta  kader PMII Kota Padang hendaknya banyak membaca dan diskusi agar memiliki pengetahuan yang luas.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Padang  Hendri Yazid,S.Pd. I , M.M  mengucapkan selamat kepada pengurus yang dilantik.

Hendri Yazid berharap dengan dilantiknya pengurus cabang PMII Kota Padang semoga  menjadi ujung tombak penerus bangsa, yang berlandaskan ahlussunah wal jama'ah.

Wakil Sekretaris Jendral  Bidang Penataan Aparatur dan Organisasi PB PMII Ruzi Setiawan mengatakan dengan adanya pelantikan tersebut mampu menjadikan PMII lebih maju  serta dapat dirasakan manfaatnya sesuai dengan tema yang disusung yaitu falsafah orang Minang adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah khususnya untuk masyarakat Kota Padang. 

Ketua PC PMII Kota Padang Khairul Arif juga menyampaikan potensi dzikir, fikir,dan amal sholeh ditingkatkan dan memperluas jaringan kaderisasi. Sehingga kita sebagai kader mampu melakukan pergerakan secara mandiri.

Acara dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan berupa karya dari salah seorang kader PMII Kota Padang, dan dilanjutkan penampilan shalawat dulang yang juga ditampilkan oleh kader PMII. (AT)

Bupati Padang Pariaman Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas bagi Aparatur Nagari dan Lembaga Nagari
Sabtu, Juni 18, 2022

On Sabtu, Juni 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam rangka penguatan kelembagaan yang ada di Nagari, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas bagi Aparatur Nagari dan Lembaga Nagari se Kecamatan Padang Sago dan Nagari Toboh Ketek Kecamatan Anam Lingkuang bertempat di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, pada Jum'at (17/6) malam.

Hadir  Camat Padang Sago Zarmiati, Camat Anam Lingkuang Jonriswan, Kabag Prokopim Setdakab. Anesa Satria dan Ketua Forum Wali Nagari Padang Sago beserta perangkat Nagari dan anggota Kelembagaan Nagari yang ikut sebagai peserta Bimbingan Teknis.

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menyampaikan saat membuka Bimtek, sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh forum Wali Nagari Kecamatan Padang Sago. Karena telah memikirkan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ada di jajaran pemerintahan dan kelembagaan yang ada di Nagari.

"Diharapkan peserta Bimtek dapat mengikuti semua materi dan memahami untuk bisa diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas selaku aparatur nagari dan lembaga nagari. Sehingga kegiatan yang dilaksanakan dengan biaya mahal ini, tidak terbuang sia-sia tetapi bisa dinikmati oleh masyarakat melalui layanan yang diberikan," ujar Suhatri Bur.

Suhatri Bur mengatakan, sebagai aparatur Pemerintah Nagari jangan mengharapkan pendapatan lebih. Karena tugas dan fungsi yang dilakukan adalah pekerjaan sosial kemasyarakatan, walaupun ada menerima honor tapi masih dibawah rata-rata.

"Agar aparatur Nagari memiliki kompetensi, perlu dilakukan peningkatan kapasitas dan penguatan kelembagaan. Selanjutnya aparatur nagari mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan di Nagari," jelas Suhatri Bur yang juga Ketua LPM Padang Pariaman.

Ketua Pelaksana Maswar menyebutkan  Bimtek  berlangsung selama tiga hari, diikuti peserta sebanyak 170 orang yang berasal dari 6 nagari di Kecamatan Padang Sago dan 1 nagari di Kecamatan Anam Lingkuang. 

"Para peserta Bimtek terdiri dari Perangkat Nagari dan wali korong, anggota Badan Permusyawatan (Bamus) Nagari, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kader PKK dan Karang Taruna di Nagari. Masing-masing Nagari mengirim 20 - 30 orang peserta," ujar Ketua Forum Wali Nagari Kecamatan Padang Sago itu.

Bertindak sebagai ygNarasumber pada Bimtek yang diselenggarakan selama tiga hari (17-19 Juni 2022) itu, Hendri Satria Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, M. Fadhly Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Hendra Aswara Inspektur Kabupaten Padang Pariaman, Dewi dari DPMD Provinsi Sumatera Barat dan Mak Katik yang akan memaparkan tentang adat istiadat salingka Nagari. (R/AT)

Meriahkan HUT ke-20 Kota Pariaman, Berbagai Kegiatan Digelar
Sabtu, Juni 18, 2022

On Sabtu, Juni 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kota Pariaman pada  2 Juli 2022 mendatang, Pemerintah Kota Pariaman menghadirkan berbagai kegiatan. Kegiatan bakal berlangsung  1 hingga 3 Juli 2022.

Demikian disampaikan  Asisten II Elfis Candra saat memimpin Rapat Persiapan HUT Kota Pariaman di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Jumat (17/6).

“HUT ke-20 Kota Pariaman pada 2 Juli 2022, Pemko Pariaman mengadakan beberapa kegiatan. Dimulai  1 Juli 2022 dengan  jalan santai dan kerja bakti yang diikuti  ASN dilingkungan Pemko Pariaman, Forkopimda dan masyarakat. Start dari Balaikota Pariaman dan finish di Pantai Gandoriah. Jalan santai ini juga bertabur door price,” ujarnya.

“Selain itu, pada malam harinya dilanjutkan dengan panggung hiburan rakyat  berlokasi di Lapangan Merdeka Kota Pariaman yang diisi dengan penampilan kesenian daerah dan penampilan artis lokal Minang”, imbuhnya.

Elfis Chandra juga menjelaskan pada  2 Juli 2022 merupakan puncak HUT Kota Pariaman ke-20 yang ditandai dengan sidang paripurna di DPRD dan dilanjutkan makan bajamba. Pada sidang paripurna tersebut akan menghadirkan tokoh nasional Azman Abnur, "orang Pariaman" yang pernah menjabat Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi periode 2016-2018.

“Sedangkan pada  3 Juli 2022, tabligh akbar yang digelar di GOR Rawang Pariaman yang menghadirkan penceramah kondang Ustad Abdul Somad (UAS) di Kota Pariaman. Selain itu diagendakan UAS juga akan mewisuda hafidz quran 30 juz,” terangnya.

Elfis juga menyebutkan bahwa diperkirakan ribuan jamaah akan memenuhi GOR Rawang tersebut, kedatangan UAS ke Pariaman ini akan menjadi magnet tidak hanya masyarakat Kota Pariaman namun dari seluruh wilayah Sumbar bahkan luar Sumbar mendengarkan tausiyah dari ulama kondang ini.

“Semoga rangkaian kegiatan HUT Kota Pariaman berjalan dengan lancar dan aman,”  tutupnya. (rika/AT)

Wako Pariaman Buka Kejuaraan Sepak Bola Piala Walikota U40
Sabtu, Juni 18, 2022

On Sabtu, Juni 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Walikota Pariaman Genius Umar membuka kejuaraan sepak bola piala Walikota Pariaman U40 yang bertempat di lapangan sepak bola Persikatim, Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jum’at (17/6).

Genius Umar mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menggelar kejuaraan ini.

Kota Pariaman mempunyai visi sebagai kota tujuan wisata dan industri kreatif berbasis lingkungan, adat dan agama. Kegiatan ini adalah salah satu program yang bisa dilaksanakan secara berkelanjutan ke tingkat yang lebih besar lagi, sehingga di tahun depan bisa ditingkatkan sampai tingkat nasional. Ini akan menjadi ajang yang sekaligus event sport tourism yang dapat meramaikan kota pariaman sebagai mana yang diinginkan.

“Kejuaran ini merupakan upaya kita bersama dalam meningkatkan kualitas dunia olah raga, khususnya kualitas atlet-atlet sepak bola U40 yang ada di wilayah Kota Pariaman. Dengan tercipta dan terjaganya intensitas pertandingan maupun kejuaraan, maka mutu dunia olah raga bisa ditingkatkan secara bertahap, “ ungkapnya.

“Kita yakin keikutsertaan seluruh pemain ini tidak saja akan semakin meningkatkan prestige event ini, namun juga akan bisa memacu prestasi para pemain lokal. Diharapkan melalui ivent ini akan bermunculan atlit-atlit sepakbola baik dari kota pariaman, maupun dari sumatera barat yang berkecimpung baik di tingkat provinsi bahkan sampai tingkat nasional nantinya, dan ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita bersama, “ tutupnya.

Panitia pelaksana kejuaraan sepakbola piala Walikota Pariaman U40 Juprinaldi mengatakan  kegiatan ini  bertujuan untuk menciptakan generasi muda jauh dari narkoba dan penyakit masyarakat serta meningkatkan keterampilan dibidang olahraga khususnya sepakbola dan sekaligus untuk mempererat silaturahmi antarapecinta sepak bola se Sumatera Barat.

Kejuaraan sepak bola piala Walikota Pariaman U40 diikuti  12 tim se Sumatera Barat, antara lain berasal dari dari Payakumbuh, Padang, Pasaman, Padang Panjang, Pariaman dan Tanah Datar.

“Kejuaraan ini akan berlangsung selama 20 hari. Kita berharap dengan waktu tersebut, akan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar sehingga dapak positif dari kejuaraan ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Sikapak Timur Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman, “ tutupnya.(dewi/AT)

Wakili Padang Pariaman, Bupati Berharap Nagari Padang Toboh Ulakan Bisa Wakili Sumbar di Tingkat Regional
Jumat, Juni 17, 2022

On Jumat, Juni 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM – Penilaian lomba nagari tahap II  tahun 2022 Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Padang Pariaman menyambut kedatangan tim penilai lomba Nagari Tingkat Provinsi Sumbar di Nagari Padang Toboh Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Jumat (17/06).

Nagari Padang Toboh Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih merupakan satu-satunya perwakilan Nagari di Kabupaten Padang Pariaman yang telah lulus seleksi untuk mewakili Kabupaten Padang Pariaman dalam perlombaan Nagari tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2022. Sebelumnya, Nagari Padang Toboh Ulakan telah melewati perlombaan tingkat Nagari dan Kacamatan.

“Dalam penyelenggaraan lomba Nagari dilaksanakan secara berjenjang dengan melakukan evaluasi, mulai dari tingkat Nagari hingga lomba tingkat Kecamatan, tingkat Kabupaten dan tingkat Propinsi. Semuanya  dilakukan melalui 3 tahapan penilaian,” ujarnya.

Suhatri Bur yang akrab disapa Aciak ini menguraikan, berdasarkan hasil rekapitulasi penilaian sebelumnya, Nagari Padang Toboh Ulakan memperoleh peringkat satu, kemudian dilanjutkan  Nagari III Koto Aur Malintang dan Nagari Kudu Gantiang Barat. 

Dari tiga nagari tersebut, Suhatri Bur menilai inovasi yang dilahirkan  Nagari Padang Toboh Ulakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat pasca covid 19 dalam hal ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi masyarakat nagari.

“Dari 3 tiga nagari terbaik tersebut, dilihat dari inovasi yang dimiliki, Nagari Padang Toboh Ulakan memiliki inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat pasca pandemi covid-19, dan tentunya sesuai dengan prioritas penggunaan anggaran tahun 2022,” ungkapnya.

Aciak mengaku, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sangat mengapresiasi kegiatan yang  dilakukan  Nagari Padang Toboh Ulakan. 

Karena program yang disusun secara nyata telah membantu terwujudnya Visi pembangunan yang telah ditetapkan, yaitu Padang Pariaman Berjaya.

“Harapan kami dan seluruh lapisan masyarakat, semoga Nagari Padang Toboh Ulakan termasuk Nagari yang berprestasi untuk tingkat Provinsi Sumatera Barat dan dikirim ke tingkat Nasional,” harapnya.

Tim Penilai yang dipimpin  Kadis PMD Sumbar yang diwakili  Kabid Pemerintahan Nagari Desrianto Boy mengucapkan selamat dan apresiasi pada Nagari Padang Toboh Ulakan atas keberhasilannya dalam mewakili Nagari di Kabupaten Padang Pariaman.

“Artinya, Nagari ini telah berhasil melewati dua tingkatan penilaian, pertama tingkat kecamatan, kemudian tingkat Kabupaten. Kini saatnya diadakan penilaian tingkat Provinsi,” ujarnya.

Karena lomba dilaksanakan pasca Covid-19 yang menyebabkan runtuhnya sendi-sendi ekonomi masyarakat, maka dalam pelaksanaan lomba nagari 2022 ini, menitik beratkan pada bagaimana langkah-langkah yang diambil oleh pemangku kebijakan dalam menangani nagari  nagari pasca covid 19.

“Maka nantinya kita berharap, adanya inovasi-inovasi yang dilahirkan oleh Pemerintah Nagari serta mewujudkan nagari bersih dan tangguh,” tutupnya.

Acara penilaian dilanjutkan dengan pembacaan ekspos Nagari Padang Toboh Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakih oleh Wali Nagari Padang Toboh Ulakan Bakhri. 

Di samping itu, penilaian juga turut dihadiri  Ketua DPRD Padang Pariaman, Ketua TP-PKK Padang Pariaman Yusrita Suhatri Bur, Forkopimda Padang Pariaman, Kepala OPD/Bagian/Badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Kepala Bank Nagari Cabang Lubuk Alung, Forkopimca, Camat, Wali Nagari dan tokoh masyarakat setempat. (IKP/AT).