Advertorial

Daerah

Diakhir Masa Jabatan, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Sampaikan Salam Perpisahan
Rabu, September 21, 2022

On Rabu, September 21, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - "Dimana ada pertemuan, disitu juga ada perpisahan, namun bapisah bukannyo bacarai" Itulah kata yang diucapkan oleh Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi saat menghadiri acara perpisahan yang digelar oleh TP-PKK Kota Payakumbuh di Aula Ngalau Indah Lantai III Kantor Wali Kota Payakumbuh, Selasa(20/9/2022).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Camat dan Lurah Se Kota Payakumbuh, serta seluruh Anggota TP-PKK Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi menyampaikan biasanya TP-PKK Kota Payakumbuh berkumpul rutin dalam acara rapat bulanan, namun kali ini adalah acara perpisahan sekaligus silaturahmi Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh dan Wakil Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh bersama seluruh anggota diakhir masa jabatan.

“Karena sebentar lagi kami dan ibuk Wakil Ketua TP-PKK akan mengakhiri masa jabatan artinya kita akan berpisah setelah sekian lama kita bersama,” kata Henny. 

Henny menyampaikan rasa terima kasih kepada ibu-ibu TP PKK yang telah bekerja sama dalam membangun Kota Payakumbuh dan berprestasi menggerakkan masyarakat untuk pelaksanaan 10 program pokok PKK di Kota Payakumbuh. 

“Bapisah bukannyo bacarai, InsyaAllah kita dapat bertemu kembali pada acara yang berbeda dan silaturahmi tetap berjalan, tentunya dengan status yang berbeda pula,” ucap Henny.

Bagi Henny, TP PKK adalah kebanggaan, banyak prestasi yang telah di raih oleh TP-PKK Kota Payakumbuh baik itu di daerah sampai pada tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kekompakan PKK dan seluruh pihak terkait harus terus untuk membangun sinergi yang baik. Apalagi saat ini Dekranasda dan PKK kabupaten kota memiliki inovasi dan kreativitas masing-masing.

“Kami mengharapkan kader PKK tetap bersemangat dan selalu berinovasi demi memajukan daerah masing-masing. Mari kita sukseskan 10 program pokok PKK demi menuju keluarga sejahtera dan bahagia. Pembangun infrastruktur memang penting, tetapi lebih penting membangun manusianya,” ucap Henny dengan yakin.

“Tidak terasa bahwa waktu berjalan dengan sangat cepat, sudah sepuluh tahun, saya bersama suami, Bapak Riza Falepi, seayun selangkah dalam pengabdian di Kota Payakumbuh. Ada banyak pengalaman berharga yang saya terima selama ini. Yang jelas, saya berterima kasih atas segala macam dukungan kerjasama, buah pikiran dan waktu yang diberikan selama ini,” ujarnya

Dilanjutkannya, ia berharap dan mendoakan agar Kota Payakumbuh selalu menjadi terbaik dalam segala aktivitas di masa yang akan mendatang, Kota Payakumbuh ini dapat berkembang dengan lebih pesat lagi dan menjadi lebih berprestasi.

Henny juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua pihak yang ikut membantu untuk meningkatkan TP PKK Payakumbuh. 

“Alhamdulillah, selama 10 tahun saya menjadi Ketua TP PKK , sudah beberapa inovasi dan prestasi kita torehkan. Seperti halnya menghidupkan Dasawisma, Jambore PKK secara rutin tiap tahun dan beberapa penghargaan lomba kegiatan Gerakan PKK dan penilaian PKK KB Kesehatan,” urai Henny

“Saya berharap bahwa prestasi PKK Kota Payakumbuh yang selama ini telah kita raih di dapat tetap dipertahankan, malah hendaknya lebih baik lagi dilanjutkan oleh pemimpin yang baru,” tutup Henny. 

Senada, Wakil Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Ny. Machdalena Erwin Yunaz mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota TP-PKK kota Payakumbuh dan pihak terkait yang telah membantu dan selalu mensuport setiap kegiatan TP-PKK. 

"Dalam 5 tahun saya mengemban amanah bersama suami bapak Erwin Yunaz, Alhamdulillah sudah bnyak yg kita lakukan, semoga apa yg kita lakukan ini mendapat berkah dan rahmat dari allah," ujar Machdalena

Ditambahkannya, Dengan berakhirnya masa jabatan kami bersama buk henny menjadi Ketua dan Wakil ketua TP-PKK  Kota Payakumbuh, semoga Kedepannya TP-PKK Kota Payakumbuh menjadi lebih baik lagi terutama dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK.

"Semoga kedepannya TP-PKK Kota Payakumbuh menjadi lebih baik lagi dengan berbagai inovasi yang dilahirkan oleh kepemimpinan yang baru dan ibuk-ibuk semua menjadi lebih baik dalam melaksanakan 10. program pokok PKK. Saya atas nama pribadi dan suami Erwin Yunaz meminta maaf yang sebesar-besarnynya kepada ibuk dan bapak semua," pungkas Machdalena.

Selain acara perpisahan dan silaturahmi, juga dilaksanakan kegiatan pelantikan Ketua TP-PKK Kecamatan Payakumbuh Timur Ny. Suci Nepi Dan Ketua TP-PKK Lamposi Tigo Nagori Ny.Tania Dicky Engla. (Hermiko)

Muhammad Ikhsan, Wakili Kota Payakumbuh Di Ajang Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia Tahun 2022
Rabu, September 21, 2022

On Rabu, September 21, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Muhammad Ikhsan (23) Pemuda asal Kelurahan Tiakar Kecamatan Payakumbuh Timur berhasil mewakili Kota Payakumbuh pada ajang Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia Tahun 2022  yang akan dilaksanakan di Gorontalo pada tanggal 6 sampai 10 Oktober 2022 mendatang.

Pemuda Pelopor Kota Payakumbuh ini akan mewakili Kota Payakumbuh  melalui bidang Kepeloporan Inovasi Teknologi. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh Nofriwandi saat dihubungi media, Selasa(20/9/2022).

"Alhamdulillah salah seorang pemuda asal Payakumbuh yaitu Muhammad Ikhsan akan mewakili Kota Payakumbuh pada pemilihan Pemuda Pelopor tingkat Nasional Tahun 2022 yang mana selanjutnya akan mengikuti tahap penjurian tingkat Nasional Pada tanggal 3 sampai 6 Oktober 2022 di Hotel Ciputra Jakarta," ujar Nofriwandi

Ditambahkannya, Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia Tahun 2022 ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pemuda Indonesia yang kreatif, inovatif ,  mandiri, berdaya saing serta memiliki jiwa kepemimpinan dengan menghadirkan peserta dari Dispora Provinsi seluruh Indonesia, Komunitas pemuda Kreatif, Alumni Program Pemuda dan instansi kepemudaan lainnya di Indonesia. 

"Hal ini patut kita banggakan karena dari 3 orang yang terpilih mewakili Provinsi Sumatera Barat, salah satunya adalah Muhammad Ikhsan Pemuda asal Kota Payakumbuh," ucapnya.

“Mari sama-sama kita doakan semoga ananda Ihsan sukses dalam pemilihan pemuda pelopor di tingkat nasional nantinya sehingga dapat mengharumkan nama Sumatera Barat dan Payakumbuh pastinya. Selamat berjuang dan semoga sukses,” pungkasnya. (Hermiko)

Tingkatkan Sinergi dan Koordinasi, Strategi Sawahlunto Berkomitmen Menurunkan Stunting
Selasa, September 20, 2022

On Selasa, September 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan titik kunci penanganan stunting adalah perpaduan dari sinergi dan koordinasi seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) dengan dukungan dari masyarakat.

"Oleh karena itu di Sawahlunto kita terus bergerak dalam memaksimalkan peran serta dari setiap OPD, lembaga/instansi terkait dan dari masyarakat sendiri. Karena sekali lagi, menangani stunting bukan hanya urusan Dinas Kesehatan, ini hal yang butuh kita semua turun tangan," kata Wali Kota  Deri Asta ketika membuka Rembuk Stunting dan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kota Sawahlunto, di Sawahlunto, Selasa 20 September 2022.

Wali Kota Deri Asta menyebut bahwa di Sawahlunto untuk TPPS itu telah dibentuk sampai ke tingkat Kecamatan, dengan tujuan supaya lebih optimal strategi yang dijalankan, karena kalau sudah sampai di Kecamatan artinya sudah di tingkat pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Kemudian Wali Kota Deri Asta menjelaskan beberapa strategi yang dilaksanakan Pemkot Sawahlunto dalam menurunkan stunting adalah ; peningkatan kualitas persiapan berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi, perbaikan pola asuh, peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dan peningkatan akses air minum serta sanitasi.

"Itu strategi dari Pemkot, tentu bisa dijalankan hanya kalau ada sinergi dengan lembaga/instansi lain dan dukungan masyarakat. Ini butuh peran serta bersama, jadi akan sangat bagus ada sinergi dan dukungan dari kalangan tokoh masyarakat adat dan agama, jadi tolong TPPS rangkul mereka," kata Wali Kota Deri Asta.

Menurut Wali Kota Deri Asta, penanganan stunting ini merupakan bagian dari salah satu misi Pemkot Sawahlunto tentang peningkatan pelayanan kesehatan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), karena itu artinya sudah masuk dalam program prioritas Pemko. 

"Kita menghimbau semua pihak untuk berpihak dan berkomitmen kepada penanganan stunting ini, sebab merupakan tanggung jawab kita bersama kepada generasi penerus," kata Wali Kota Deri Asta.

Wali Kota Deri Asta juga mempunyai pesan kepada jajaran pemerintahan desa dan kelurahan agar dapat mendukung percepatan penurunan stunting dengan memaksimalkan pos-pos gizi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk-KB) Yasril mengatakan angka stunting Kota Sawahlunto pada 2021 yakni sebesar 21,1 persen.

"Angka itu sudah berhasil kita turunkan dari tahun 2019 yang mencapai 23 persen," kata Yasril.

Ke depan, Yasril menyebut pihaknya akan lebih memaksimalkan upaya deteksi dini yang salah satunya dilakukan melalui peran dari Tim Pendamping Keluarga (TPK).

"TPK ini terdiri dari unsur PKK, kader KB dan tenaga kesehatan, nah mereka itu bertugas mendampingi keluarga yang ada ibu hamil atau anak usia dibawah lima tahun (balita). TPK menjadi salah satu langkah strategis dari langkah pencegahan sampai penyembuhan dari stunting," kata Yasril. (Chi)

Wako Pariaman Pimpin Goro di Taman Tugu Padati
Selasa, September 20, 2022

On Selasa, September 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sebagai kota tujuan wisata, kita harus menciptakan daerah yang bersih dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan yang datang, salah satunya fungsi taman yang kita bangun, harus dalam keadaan bersih dan indah. Seperti Taman Tugu Padati, dibersihkan secara bersama dan ditata kembali dengan baik, sehingga fungsinya kembali menjadi tempat untuk orang berswafoto di lokasi ini.

Hal ini disampaikan Wali Kota Pariaman, Genius Umar, ketika memimpin Goro (gotong royong) bersama di Taman Tugu Padati, yang berada di simpang 4 Jati, Kecamatan Pariaman Tengah, Selasa pagi (20/9).

“Sebagai Kota tujuan wisata, tentu kita terus berbenah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, karena itu, hari ini saya memerintahakan beberapa OPD yang dekat dengan lokasi Taman Tugu Padati ini, untuk bergoro bersama, dan juga menaman beberapa tanaman untuk lebih rindang,” ujarnya.

Genius menuturkan, mereka yang bergoro petugas ASN dan Non ASN dari Perkim LH, DP3, Dinas Dispora, dan Dinas Perhubungan, serta ADC pimpinan, dan diikuti juga oleh Sekda, Yota Balad, Asisten II, Elvis Candra, dan beberapa Kepala OPD.

“Taman Tugu Padati, merupakan salah satu ikon Kota Pariaman, untuk itu harus selalu bersihkan dan dijaga dengan baik, apalagi lokasinya berada ditempat yang strategis dan tempat keramaian dan arus transportasi antar daerah,” tukasnya.

Lebih lanjut Genius mangatakan Padati atau ada juga yang menyebut dengan pedati,  adalah alat transportasi darat zaman dahulu di Minangkababu, padati berfungsi sebagai pembawa barang dari darek kerantau pesisir barat atau sebaliknya, ucapnya.

“Dahulu sebelum kendaraan dengan penggerak mesin baik dengan tenaga uap maupun diesel sampai berbagai bahan bakar seperti sekarang, pedati menjadi andalan sarana transportasi. Terutama untuk mengangkut barang, baik dalam Nagari bahkan sampai antar kota atau daerah,” jelasnya.

“Padati pada umumnya ditarik oleh kerbau dan biasanya digunakan buat mengangkut hasil bumi ke pasar atau pelabuhan kapal di pesisir pantai Ranah Minang. Karena sejarahnya yang unik ini, kiranya kita tetap merawat Taman Tugu Padati ini, dan saya juga menghimbau, kepada kita bersama, untuk menjaga taman-taman lainya yang ada di Kota Pariaman ini, agar tetap bersih dan indah,” tutupnya. (J/at)

Buka Rakor REGSOSEK, Wabup Padang Pariaman Harapkan Hasil Data Berkualitas
Selasa, September 20, 2022

On Selasa, September 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Padang Pariaman, adakan rapat koordinasi pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) satu data perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, di Hotel Minang Jaya, Lubuk Alung, pada Selasa (20/09//22).

Regsosek merupakan pendataan seluruh penduduk yang mencakup profil dan kondisi sosial ekonomi yang sangat beragam mulai dari kondisi demografi, perumahan, keadan disabilitas, kepemilikan aset, hingga informasi geospasial.

Wakil Bupati  Padang Pariaman, Rahmang dalam sambutannya menyebutkan pelaksanaan Regsosek ini merupakan upaya pemerintah dalam membuat satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan pada 15 Oktober sampai dengan 14 November 2022 mendatang.

“Partisipasi aktif masyarakat dan seluruh jajaran Pemerintah daerah serta pihak terkait , di harapkan untuk turut mendukung dan ikut berkontribusi demi tercapainya data sosial dan ekonomi yang berkualitas di Padang Pariaman,” terangnya.

Menurut Rahmang, pendataan Regsosek ini sangat penting karena sesuai dengan strategi percepatan pengentasan kemiskinan di mana pada tahun 2024 diharapkan kemiskinan esktrim di Indonesia dan Padang Pariaman dapat tertuntaskan.

”Pemerintah merasakan bahwa pelaksanaan perlindungan sosial perlu upaya perbaikan data sosial ekonomi yang mencakup seluruh penduduk, diperlukan ekosistem pendataan perlindungan sosial yang terintegrasi secara menyeluruh sehingga bantuan sosial betul-betul tepat sasaran,” jelasnya.

Rahmang memberikan apresiasi kepada BPS Padang Pariaman sebagai instansi terpecaya dalam memotret indikator pembangunan yang valid, akurat dan berkualitas menuju terciptanya satu data Kabupaten Padang Pariaman.

“Diharapkan, Pelaksanaan Regsosek ini di Kabupaten padang Pariaman dapat terlaksana sengan sebaik-baiknya dan menghasilkan data yang berkualitas,” harapnya mengakhiri.

Rakor yang mengangkat tema ” Mencatat untuk membangun Negeri : Satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat ini diikuti oleh Staf ahli, Asisten, Forkopimda, Camat se-Kabupaten Padang Pariaman dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan menghadirkan Narasumber dari Kepala Badan (Kaban) Bapelitbangda Azwarman dan Kepala BPS Padang Pariaman Joni Suryadi. (Kominfo/at)

Dilepas Sekda, Tim UKS Kabupaten Padang Pariaman Lakukan Pembinaan Dan Penilaian
Selasa, September 20, 2022

On Selasa, September 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis, melepas Tim Penilai dan Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Kabupaten Padang Pariaman, bertempat di ruang rapat Sekretariat Daerah (Setda), Senin (19/09).

Tim UKS, dilepas untuk melaksanakan tugasnya dalam memberi penilaian sekaligus melakukan pembinaan ke satuan pendidikan di tiap tingkatan se Kabupaten Padang Pariaman. Di bawah koordinasi Bagian Kesra, dibagi kepada empat tim yang bertugas selama empat hari kedepan, 19-22 September 2022.

Sekda Rudy Rilis mengucapkan selamat bertugas dan menjalankan fungsi sebagai penilai. Dalam penilaian untuk objektif dan memberi penilaian sesuai standar yang telah ditetapkan. Agar tidak ada yang merasa dirugikan dan peserta yang dinilai betul-betul mendapat apa yang didapatkan.

“Berikan penilaian sesuai standar yang ada, dan itu harus objektif karena kita ingin yang terbaik nantinya memang betul-betul yang sesuai kriteria dan memenuhi standar penilaian,” ujarnya.

Rudy didampingi Kabag Kesra Syamsirman juga menganjurkan kepada tim penilai, disamping memberikan penilaian juga harus melakukan pembinaan. Tim juga harus menyampaikan kelemahan-kelemahan yang menjadi temuan dan memberi masukan, saran untuk perbaikan.

“Agar sekolah yang di nilai juga mampu berbenah, sehingga kondisi sekolah yang bersangkutan kondisinya bisa lebih baik kesehatannya dibandingkan dengan kondisi sebelum dikunjungi tim kabupaten,” katanya berharap.

Setelah dilepas Sekda, empat tim UKS Kabupaten Padang Pariaman langsung mengunjungi sekolah-sekolah yang masuk dalam pembinaan tahun ini.

Adapun masing-masing tim mendapat tugas di empat kecamatan, yaitu: Tim I bertugas melakukan pembinaan ke TK, SD, SMP, dan SMA di Kecamatan Batang Anai, Kayu Tanam, Nan Sabaris, dan IV Koto Amal, serta Kecamatan Enam Lingkung.

Tim II bertugas di Kecamatan Lubuk Alung, Patamuan, Ulakan, dan Sungai Geringging. Sedangkan Tim III bertugas di Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Padang Sago, V Koto Timur dan Batang Gasan. Dan Tim IV bertugas untuk Kecamatan Sintoga, Sungai Limau, VII Koto, dan Kampung Dalam.(r/at)

5.616 KPM Terima BLT BBM Dari APBN, Kadis Sosial Payakumbuh: Calon Penerima BLT dari APBD Sedang Diverval
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sebanyak 5.431 dari 5.616 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Payakumbuh telah menerima alokasi bantuan lansung tunai (BLT) akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu. Sebanyak 185 KPM belum menjemput BLT BBM nya.

Demikian disampaikan Kepala PT. Pos Cabang Payakumbuh, Titik Pelita saat dihubungi beberapa waktu lalu. Dikatakan, BLT BBM yang telah dicairkan tersebut berasal dari bantuan sosial yang ada di Kementerian Sosial RI. 

"Sesuai dengan data yang kami peroleh dari Kementerian Sosial, di Kota Payakumbuh terdapat 5.616 KPM yang berhak menerima BLT dari dana APBN. Sebanyak 5.431 KPM telah mengambil BLT nya ke kantor kami, sisanya belum mengambil," ujar Titik Pelita. 

Dikatakan, pihaknya akan menyisir kembali KPM yang belum mengambil haknya.

"Berdasarkan laporan petugas kita dilapangan, sebagian KPM yang belum mengambil karena tidak sedang berada ditempat, atau sudah pindah, kami sedang cek," ujar Titik sembari mengatakan kemungkinan akan ada tambahan data KPM penerima bantuan dari dana APBN. 

Sementara, Kepala Dinas Sosial Kota Payakumbuh, Irwan Suwandi menyatakan sumber dana bantuan BLT BBM yang disalurkan PT. Pos murni dana APBN, sementara bantuan sosial dari dana APBD sedang digodok.

"Sesuai arahan Bapak Presiden yang termaktub dalam peraturan menteri keuangan, daerah diminta mengalokasikan 2 persen Dana Transfer Umum (DTU) yang ada di APBD untuk digunakan pada program bantuan bagi masyarakat akibat kenaikan harga BBM," ujar Irwan saat dihubungi via telpon, Sabtu (17/09/2022).

Dikatakan, pihaknya tengah memverifikasi dan validasi (Verval) data warga miskin dan kurang mampu di Kota Payakumbuh yang ada dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) untuk diprioritaskan mendapat bantuan sosial. 

"Kita sedang lakukan verifikasi dan validasi data kesejahteran sosial warga kita yang sudah ada dalam Sistim Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation yang dikelola Kementerian Sosial. Data ini kita sandingkan dengan data penerima bantuan BLT dari APBN agar tak ada penerima ganda dengan bantuan APBD," ujar Kadis Irwan Suwandi. 

Ditambahkan, pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk proses verifikasi dan validasi. 

"Kita akan libatkan rekan-rekan di kecamatan dan kelurahan. Kebetulan juga saat ini di kelurahan-kelurahan tengah berlangsung musyawarah kelurahan guna memverifikasi DTKS secara periodik. Mudah-mudahan dapat bisa sekalian sehingga data calon penerima bantuan dapat lebih akurat," pungkas Irwan. (Hermiko)

Kado Terakhir Riza Falepi Di Akhir Masa Jabatan, Pacuan Kuda Berlangsung Meriah
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pelaksanaan pacuan kuda Payakumbuh Open Race Wali Kota Cup 2022 berlangsung meriah dan disaksikan oleh ribuan pasang mata masyarakat dari berbagai daerah di Gelanggang Pacuan Kuda Kubu Gadang, Minggu (18/9).

Ada 10 race dengan melibatkan kurang lebih 50 ekor kuda dalam iven yang berlangsung sehari itu, tampak unsur Forkopimda, para pecandu olahraga berkuda, pemilik kuda, serta pengurus PORDASI dari berbagai daerah ikut menyaksikan jalannya pacuan kuda tersebut.

Bahkan, puluhan lapak UMKM ikut unjuk gigi dalam memenuhi selera kuliner tamu-tamu yang datang.

Wali Kota Riza Falepi menyampaikan apresiasi kepada PORDASI, panitia dan donatur yang sukses menggelar iven ini, bahkan tanpa adanya APBD seperti pelaksanaan pada Februari lalu. Ditambah, antusias warga menonton luar biasa, panitia menggratiskan untuk umum.

"Terina kasih kepada Ketua PORDASI Paulo Rossi dan jajaran serta Ketua Panitia Elzadaswarman dan jajaran yang sukses menggelarnya, ini adalah surprise bagi kami, mereka mengelolanya dengan baik," ujar Riza saat diwawancara media.

Riza yang beberapa hari lagi berakhir masa jabatannya itu mengajak kepada seluruh unsur untuk menjaga Payakumbuh dengan baik, khususnya dari sisi olah raga bagaimana kedepannya lebih baik lagi.

"Kepada warga Payakumbuh, semoga menikmati iven ini. Karena ini menjadi kebahagiaan dan kepuasan tersendiri bagi kami mengingat akan segera habis masa jabatan sebagai wali kota," kata Riza.

Sementara itu, Ketua PORDASI Sumbar Deri Asta menyampaikan apresiasi kepada wali kota Riza Falepi yang mendukung pelaksanaan iven ini. Alek nagari terus difasilitasi dan terlaksana dengan baik. Serta kepada penitia dan Pordasi Kota Payakumbuh yang menggelar iven yang sama untuk kedua kalinya pada tahun ini.

"Kami juga selalu menghimbau kepada Pordasi di setiap daerah untuk memperbaiki fasilitas, skala pacuan, dan lain-lainnya. Pengurus yang lalu telah melakukan perbaikan dengan evaluasi," tukuknya.

Senada, Anggota DPRD Kota Payakumbuh Mustafa yang ikut menyaksikan iven tersebut menyampaikan salut kepada panitia pelaksana yang mampu membuat iven pacuan kuda dengan tanpa anggaran dari pemerintah daerah, bahkan lebih meriah lagi dari pelaksanaan pada Februari lalu.

"Kita sama-sama tahu, pada Februari lalu penonton dibatasi dan disaksikan melalui live di Denai TV, saat itu animo cukup tinggi. Pelaksanaan hari ini masyarakat berbondong-bondong datang dan untuk pengamanan kita disupport oleh TNI dan POLRI, masyarakatpun kooperatif, kita harapkan zero accident," ulasnya.

Mustafa menambahkan, guna mendukung kemajuan alek nagari dan olahraga berkuda di Kota Payakumbuh, pigaknya selaku badan anggaran di DPRD akan mengawal dan memperjuangkan anggaran untuk iven-ivan pacuan kuda kedepannya.

"Iven ini tak hanya mengobati candu masyarakat dengan tontonan pacuan kuda saja, tapi ada pelaku UMKM yang bergeliat dengannbanyaknya pengunjung yang datang dari berbagai daerah," pungkasnya.

Dari sisi Ketua Panitia Pelaksana Elzadaswarman alias Om Zet menyampaikan pacu kuda merupakan olahraga budaya semua kalangan masyarakat yang peminatnya tinggi. Kuda berpacu dan pacu kuda adalah dua hal, yanf pertama adalah hobi pacu kuda dan bagaimana penungkatan ekonomi dari peternakan kuda.

"Kita mendapat informasi dari tuo-tuo bakudo yang menyampaikan untuk peternakan kuda lebih menguntungkan dari beternak sapi. Sekarang iven ini memang tak ada anggaran dari Pemda, tentu dengan tingginya animo masyarakat akan kita fasilitasi kembali di tahun-tahun berikutnya," ujarnya didampingi Sekretaris Umum Dasril.

Om Zet juga menambahkan kalau iven pacuan kuda ini sebagai kado terakhir bagi wali kota dua periode, Riza Falepi yang akan habis masa jabatannya pada 22 September mendatang. (Hermiko)

PWNU Sumbar: Masih Banyak Belum Pahami Nilai-Nilai Yang Diajarkan NU
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Penguatan nilai-nilai Nahdlatul Ulama dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesaturan Republik Indonesia (NKRI) semakin penting dilakukan dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat global. Apalagi semakin beratnya tantangan yang dihadapi baik datang dari luar negara Indonesia, maupun dari dalam negeri sendiri.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat Armaidi Tanjung menjelang penutupan Bimbingan Teknis Nilai-Nilai Nahdlatul Ulama Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI, Minggu (18/9/2022) malam di Asrama Haji Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman.

Penutupan dihadiri Wakil Bendahara Umum PBNU Azwandi Rahman, dan Ketua PCNU Padang Pariaman Dr. Zainal Tuanku Mudo. Tampil sebagai narasumber dari PBNU Amir Maruf, Hudallah Ridwan dan Mahmudi.

Dikatakan Armaidi Tanjung, kegiatan ini sangat penting dilakukan bagi pengurus, kader maupun simpatisan yang selama ini masih banyak yang belum memahami nilai-nilai yang dikandung dan diajarkan Nahdlatul Ulama (NU). 

“Masih banyak masyarakat  yang hanya memahami NU dari sisi tradisi beragama semata atau isu-isu yang muncul seketika. Padahal NU juga sejak awal berdiri sudah berpikir dan bertindak tentang kebangsaan serta negara Indonesia,” kata Armaidi Tanjung.

Dari pesan dan kesan peserta yang mengikuti kegiatan ini, tergambar bagaimana pandangannya terhadap NU selama ini keliru. Setelah mengikuti acara, mereka ternyata sangat puas atas penyampaian materi dari narasumber. 

“Ternyata pemahaman keagamaan NU memiliki sanad sampai kepada Rasulullah Saw. melalui mata rantai ulama yang sudah diakui keilmuan dan silsilah gurunya,” kata Armaidi Tanjung.

Ketua PCNU Padang Pariaman Zainal Tuanku Mudo menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini di Padang Pariaman. Sehingga dapat meningkatkan pemahaman keagamaan NU yang benar sesuai dengan apa yang dicita-citakan pendiri NU yakni Hadratussyekh Hasyim Asy’ari. 

Ulama pendiri NU ini berhasil memadukan ke-Islaman dan nasionalisme sehingga mencintai tanah air adalah kewajiban untuk mempertahankannya dari serangan musuh yang ingin merusak keutuhan NKRI. 

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (16-18/9/2022) diikuti 95 peserta yang berasal dari Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, Kota Bukittinggi, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Padang Panjang. (*)

Anggota DPR RI Minta Pariaman Berlari Masuk Kalender Tahunan Kemenpora
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kota Pariaman sangat cocok untuk dijadikan event sport tourism. Salah satunya dengan Pariaman Berlari dengan pemandangan alam yang indah, pepohonan yang sejuk serta kulinernya yang lezat. 

"Karena itu, kami berharap kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, agar untuk tahun-tahun selanjutnya, Pariaman Berlari dapat masuk kalender tahunan event dari Kemenpora."

Hal ini disampaikan Anggota DPR RI, John Kenedy Azis, ketika menghadiri Pariaman Berlari, dimana pesertanya Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldi dan Wali Kota Bogor, yang juga Ketua Umum APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia), Bima Arya, serta komunitas lari yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bertempat di Pantai Kata, Desa Taluak, Kecamatan Pariaman Selatan, Minggu (18/9).

“Sebagai putra daerah Pariaman, saya terus mempromosikan Pariaman dimanapun saya berada. Seperti beberapa waktu yang lalu saya keluar negeri, saya bangga memakai baju Pariaman.Ini juga sebagai promosi, sehingga orang bertanya dimana itu Pariaman. Saya jelaskan Kota Pariaman itu kota kecil yang indah di pesisir Sumatera Barat,” ujarnya.

Karena itu, John Kenedy Azis yang akrab disapa JKA ini juga mengapresiasi upaya Kota Pariaman yang selalu membuat event yang banyak mendatangkan wisatawan. Untuk itu event-event tersebut juga harus diback up oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian yang ada.

“Kota Pariaman mempunyai berbagai kalender event setiap tahunya. Tetapi sangat sedikit yang masuk dalam kelender tahunan di kementerian. Karena itu, dengan kedatangan Plt Sesmenpora (Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga), Jonni Mardizal, di Pariaman Berlari ini, saya berharap agar untuk tahun depan, dapat dimasukan sebagai kalender tahunan Kemenpora,” tukasnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI ini juga mengungkapkan, dengan masuknya Pariaman Berlari menjadi kalender tahunan Kemenpora, maka seluruh kegiatan akan diback up penuh oleh pihak Kementerian, sehingga dapat mempromosikan daerah dan meramaikan Kota Pariaman, ucapnya.

“Saya sebagai wakil rakyat di pusat, akan selalu membantu kemajuan Kota Pariaman, apalagi sejak ditangan Pak Genius Umar, Wali Kota Pariaman yang penuh inovasi dan terobosan. Kota Pariaman saat ini menjelma menjadi salah satu kota destinasi wisata yang ada di indonesia,” tutupnya.

Plt Sesmenpora, Jonni Mardizal, mengatakan akan menyampaikan usulan ini kepada bapak Menteri Pemuda dan Olahraga untuk dibicarakan lebih lanjut.

“Kita mempunyai tim ahli nantinya yang akan menilai dan memutuskan apakah Pariaman  Berlari ini, dapat kita masukan menjadi kalender tahunan acara di Kemenpora. Hal itu tergantung keputusan dari tim ahli tersebut yang akan disampaikan kepada pak Menteri,” ulasnya mengkahiri.

Pada kesempatan ini, JKA juga memberikan doorprice uang Rp. 500 ribu rupiah, kepada 7 (tujuh) orang peserta yang datang dari daerah lain yang khusus mengikuti ajang Pariaman Berlari. Ada yang berasal dari NTB, Medan, Bali, Pekanbaru, dan Indragiri Hulu. (J/at)

Kota Pariaman Ikuti Program CIPSS dari Lund University Swedia
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Setelah selesai mengikuti Pariaman Berlari di Pantai Kata, Wali Kota Pariaman Genius Umar menerima tamu Dosen Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (FE Unand), Doctor Ma’ruf, bertempat di rumah dinas walikota pariaman, Minggu  (18/9).

Doctor Ma’ruf merupakan peraih gelar Doctor of Business Administration (DBA), dari Maastricht School of Management, Belanda, untuk menindaklanjuti hasil kajian Kota Pariaman, yang diterima oleh Lund University Swedia, terkait Co-design for Sustainable, Resilient and Inclusive Public Spaces and Services (CIPSS) 2022–2023.

“CIPSS merupakan Program yang berfokus pada peningkatan kapasitas pejabat kota, untuk merancang bersama ruang publik yang inklusif, lingkungan dan layanan. Program ini bertujuan untuk berkontribusi dalam meningkatkan penyediaan layanan dengan fokus pada lingkungan publik fisik dan digital,” ujarnya.

Genius mengatakan bahwa program ini diberikan  Universitas Lund dan sedang dilakukan dengan dukungan keuangan dari Institut Swedia, dalam kerangka kerja dari Program Inovasi Sektor Publik.

“Untuk di indonesia, hanya Kota Jakarta dan Kota Pariaman yang mendapatkan program CIPPS. Capaian ini tentunya memberikan kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kota Pariaman, dalam membuat ruang publik yang inklusif, nyaman dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dan penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut Genius menambahkan  Kota Pariaman saat ini berfokus pada proses untuk desain layanan publik yang inklusif. Kami secara khusus berfokus pada ketersediaan penyediaan layanan yang digunakan oleh kelompok rentan, lanjut usia, perempuan dan penyandang disabilitas, ucapnya.

“CIPSS ini akan berlangsung secara daring dan luring, mulai dari September 2022 sampai Mei 2023. Kegiatan pertamanya kita akan mengikuti zoom meeting pada Jum’at 23 September mendatang, dan  10 Oktober akan ada kunjungan langsung dari tim Lund University Swedia ke Kota Pariaman,” tutupnya.

Genius Umar  didampingi Praktisi Pariwisata yang juga lulusan S3 dari Universitas Udayana Bali, Firman Syakri Pribadi, yang akrab disapa Adjo Fe dan  Konsultan Designer, Yofan Syarif, yang menjadi Tim dari Kota Pariaman dalam program CIPSS ini. (J/at)

Di Paingan Sungai Limau Ada Guci dari Kartu Remi
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pada abad ke-7 dan 8, pedagang asal Tiongkok datang dan membawa barang perniagaan arak dengan wadah ‘Guci’ ke Kalimantan. Suku dayak terpikat karena kualitas dan bentuk guci yang bagus. Selanjutnya, Posisi guci pun menjadi sakral dan menggeser peran tempayan gerabah.

Guci adalah karya seni yang di buat oleh orang-orang jaman dahulu yang biasanya digunakan untuk menyimpan air dan juga untuk hiasan. 

Kegunaan guci sendiri untuk hiasan dapat disesuaikan fungsinya seperti tempat payung, hiasan di rak lemari atau di meja ruang tamu. 

Aksen guci dapat memberikan kesan pada sudut ruangan, sehingga memberikan aura yang kosong menjadi padat berisi dan cantik.
Nah! 

Guci yang kita bahas kali ini adalah Guci yang terbuat dari bahan daur ulang (sampah) yang diolah menjadi benda yang bernilai ekonomi. 

Dan dapat memberikan penghasilan tambahan bagi ibu-ibu rumah tangga warga di Paingan, Nagari Guguak Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Dalam rangka meningkatkan kapasitas serta kemampuan SDM yang ada, maka Kelompok Sadar Wisata – Pokdarwis Paingan mengadakan Pelatihan membuat Guci dari kartu remi/ kartu ceki/ kartu koa pada hari Sabtu (17/09) di sekretariat Pokdarwis Paingan mulai pukul 09.00 – 10.00 WIB. Bahan dasar membuat guci tersebut berlimpah di desa ini.

Pelatihan membuat guci ini diselenggarakan dalam waktu 2 minggu sekali ke depannya sejak hari Sabtu (17/09) sampai peserta pandai. Pelatihan ini TANPA dipungut bayaran alias GRATIS. Sebagai mentor adalah H. Ali Akbar – Ketua Pokdarwis Paingan. 

Sebelum acara dimulai, peserta dipersilakan memetik Bunga Telang yang ada di Kebun IdeOrganik. 

IDe Dewi sebagai Founder Kebun IDeOrganik dalam kesempatan ini juga membagikan benih Bunga Telang, biji Bunga Matahari, juga membagikan Bunga Telang yang sudah dikeringkan (setelah dijemur). Tak ketinggalan menyuguhkan minuman teh Bunga Telang sebagai minuman sehat kepada peserta.

Peserta yang mengikuti pelatihan membuat guci adalah Siskia Ramayulis dan Aulia Safitri. 

Dibuat oleh: H. Ali Akbar

Sawahlunto Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional Jaringan  Kota Pusaka Indonesia (JKPI)
Minggu, September 18, 2022

On Minggu, September 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menyelenggarakan seminar pengelolaan kota pusaka di Kota Sawahlunto. 

Ketua Presidium JKPI yang juga Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, di Sawahlunto, Sabtu 17 September 2022 menyebut seminar itu mengambil tema ''Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di Era Pasca Pandemi COVID-19 Bagi Kota Pusaka'.

"Hari ini kita melaksanakan seminar kota pusaka di kota tua yang sangat istimewa dan telah mendapat pengakuan UNESCO sebagai kota warisan dunia atau world heritage yaitu Kota Sawahlunto. Seminar ini telah menjadi wadah kita saling berbagi inpirasi dan referensi dalam mengelola kota pusaka," kata Wali Kota Bima Arya.

Wali Kota Bima Arya mengatakan mengelola kota pusaka pasti memberikan keuntungan atau dampak ekonomi, namun tidak dalam waktu yang singkat karena ada tahapan atau proses yang harus dijalani.

"Salah satu unsur yang paling kuat dalam menjaga kota pusaka adalah karakter. Nah, menumbuhkan dan mengembangkan karakter ini butuh kesabaran, karena itu keuntungan yang bisa kita ambil dari menjaga kota pusaka ini butuh sekian tahun dulu, istilahnya ditanam dulu nanti baru bisa dipanen buahnya," kata Wali Kota Bima Arya.

Bima Arya mencontohkan pada keberhasilan pengakuan kota warisan dunia yang diperoleh Kota Sawahlunto dari UNESCO itu telah dimulai sejak bertahun-tahun lalu sejak masa kepemimpinan Wali Kota Amran Nur dan baru berhasil diberikan UNESCO di tahun 2019 pada masa kepemimpinan Wali Kota Deri Asta.

"Artinya ada masa cukup panjang yang harus dilalui Sawahlunto, kita apresiasi kesabaran dan ketekunan pemerintah kota bersama masyarakatnya dalam menempuh masa itu. Kemudian ketika pengakuan itu didapat dari UNESCO langsung berdampak, terpantau sudah mulai datang hampir ratusan wisatawan mancanegara, namun pada 2020 terhenti karena datangnya pandemi COVID-19," kata Wali Kota Bogor Bima Arya.

Direktur Eksekutif JKPI Asfarinal merinci seminar itu diselenggarakan dengan lima orang pembicara yaitu Ketua Presidium JKPI/Wali Kota Bogor Bima Arya Sugianto, Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Staff Ahli Menteri PUPR Dadang Rukmana, Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf Wawan Gunawan dan Manager George Town Heritage Malaysia Mohammad Hijas Sahari.

"Untuk peserta yakni para delegasi dari kota/kabupaten anggota JKPI khususnya di wilayah Sumatera. Kemudian juga dari sejumlah lembaga/instansi terkait kota tua dan cagar budaya," kata Asfarinal.

Sementara Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan Kota Sawahlunto bersyukur dan bangga dipercaya menjalankan amanah untuk menjadi tuan rumah dari seminar tersebut.

"Perlu kami sampaikan, Kota Sawahlunto memiliki peran besar dan strategis dari lahirnya JKPI ini. Sejarahnya, dahulu kongres pertama JKPI itu dilaksanakan di Sawahlunto, dengan ketua saat itu yakni Wali Kota Sawahlunto bapak Amran Nur bersama Wali Kota Solo bapak Jokowi," ujar Wali Kota Deri Asta mengungkapkan.

Menjadi tuan rumah seminar ini menurut Wali Kota Deri Asta menjadi momen Sawahlunto untuk membantu anggota JKPI meningkatkan sinergi dan koordinasi.

"Pengalaman kami di Sawahlunto, memang salah satu kunci dalam mengelola kota pusaka ini adalah sinergi baik di dalam kota maupun keluar kota. Karena itu kami senang sekali bisa membantu teman-teman anggota JKPI dalam menjalin sinergi karena kami tahu nanti akan sangat besar manfaatnya," kata Wali Kota Deri Asta. (Chi)

Wali Kota Bogor Bima Arya Puji Kota Sawahlunto Dalam Menjaga dan Mengelola Kota Pusaka
Sabtu, September 17, 2022

On Sabtu, September 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yaitu Wali Kota Bogor Bima Arya Sugianto memuji pengelolaan kota tua/heritage di Kota Sawahlunto. 

"Kota Sawahlunto ini kota tua istimewa, kaya dengan sejarah dan budaya, sampai diakui UNESCO menjadi kota warisan dunia. Senang sekali kami hari ini bisa datang langsung ke Sawahlunto dan mengunjungi kawasan cagar budaya kota tua di kota ini," kata Wali Kota Bogor Bima Arya, di Sawahlunto, Sabtu 17 September 2022.

Menurut Wali Kota Bima Arya, bukan pekerjaan yang gampang untuk menjaga dan mengelola kota tua atau kota pusaka, namun Kota Sawahlunto telah berhasil melakukan hal tersebut.

"Bukan pekerjaan mudah, ditambah dengan masa yang dilalui cukup panjang yang artinya harus ada kesabaran. Pemerintah Kota dan masyarakat Sawahlunto telah membuktikan bisa bahu membahu menjalani itu, kita harus mengapresiasinya," kata Wali Kota Bima Arya.

Karena itu, Wali Kota Bima Arya mengatakan sangat bagus bagi kabupaten/kota lainnya anggota JKPI untuk mengambil referensi dari Sawahlunto bagaimana menjaga dan mengelola kota pusaka.

"Jadi kita perlu belajar dari Kota Sawahlunto ini. Belajar dan berkolaborasi, karena tentunya Sawahlunto juga tidak sempurna di semua bidang maka nanti di sana kita bisa saling mendukung," kata Wali Kota Bima Arya.

Wali Kota Bima Arya kemudian menyampaikan ketika dulu dirinya bersama Wali Kota Sawahlunto Deri Asta dan pengurus JKPI lainnya  diterima Presiden Jokowi di Istana, nama Kota Sawahlunto disebut-sebut sampai lebih tiga kali oleh Presiden.

"Jadi rupanya Presiden Jokowi sangat terkesan dengan Sawahlunto ini. Kata Presiden waktu itu kalau untuk menjaga kota pusaka coba lihat di Sawahlunto," ujar Wali Kota Bima Arya.

Menanggapi pujian dari Wali Kota Bogor Bima Arya itu, Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan terima kasih dan meminta Wali Kota Bima Arya tidak segan mengkritik jika melihat ada yang tidak baik dari Kota Sawahlunto.

"Pujian pak Bima Arya menggembirakan bagi kami. Namun kami juga membuka diri untuk dikritik/diberikan saran terhadap pengelolaan kota pusaka ini, jadi nanti silahkan pak Bima Arya juga menyampaikan saran-sarannya bagi Sawahlunto," kata Wali Kota Deri Asta.

Ketua Presidium JKPI yang merupakan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto datang ke Sawahlunto mengikuti seminar nasional JKPI dengan tema  ''Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di Era Pasca Pandemi COVID-19 Bagi Kota Pusaka'. (Chi)

Gerakan Tanam Cabe Dan Tanaman Cepat Panen Digalakan Pemko Payakumbuh Guna Pengendalian Inflasi
Sabtu, September 17, 2022

On Sabtu, September 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Payakumbuh menggalakan gerakan tanam cabe dan tanam tanaman pangan cepat panen di kelompok masyarakat dalam rangka pengendalian inflasi di KWT Karya Bunda di Lingkungan Taruko, Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, Jumat (16/9).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten II Elzadaswarman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Edvidel Arda, Anggota DPRD Mustafa, Camat Joni Parlin, Kabag Perekonomian Arif Siswandi, lurah, dan tamu undangan.

Ketua KWT Karya Bunda Yasmita dalam sambutannya mengatakan KWT Ini berdiri tahun 2018 dengan jumlah anggotanya 30 orang aktif. Baru baru ini mereka mendapat bantuan Rp.55 juta yang dipergunakan untuk membenahi rumah bibit KWT.

"Juga ada bantuan untuk tahap pengembangan sebesar Rp.15 juta yang dalam perjalanannya dipergunakan membuat rumah bibit, kelengkapan demplot, pekarangan anggota, dan pasca panen. Hasil panen bisa dikonsumsi anggota, hasil demplot dijual, bahkan menantu saya membawanya dijual ke Batam," ujarnya.

Dari sisi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Edvidel Arda menyampaikan kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut strategi pengendalian inflasi, dengan melaunching penanaman cabe dan tanaman pangan cepat panen ini di tingkat KWT dan Dasawisma, bahkan kegiatan ini sudah lama dilakukan sebagai tupoksi Dinas Ketapang.

"Kita memberikan bantuan bibit dan pupuk, termasuk sarana pangan lainnya bagi 5 dasawisma yang direkomendasikan oleh TP-PKK Kota Payakumbuh, yang terbaik pada 2021," kata Edvidel.

Edvidel menambahkan, bantuan bagi KWT sudah diberikan kepada 11 KWT, terdiri dari 7 KWT pengembangan dan 4 KWT penumbuhan dengan anggotanya masing-masing 30 orang. Mereka wajib membuat rumah bibit di kelurahan masing-masing dan memproduksi sebanyak 10.000 bibit yang akan didistribusikan kepada 30 anggota dan tetangga di lingkungannya.

"Setiap anggota wajib menanam di 75 polibag. Ada bibit cabe, seledri, selada, tomat, bawang, dan bawang prei. Manfaatnya sangat dirasakan KWT, menjaga ketersedian pangan di masing-masing keluarga, serta mempermudah akses pangan. Kalau ditanam sayuran, maka aman pangannya karena yang dipakai untuk pupuk adalah kompos, tanpa adanya pestisida," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Rida Ananda dalam arahannya mengatakan inflasi akibat kenaikan harga BBM cukup tinggi sekitar 7 persen, saat ini pemerintah bergerak bersama masyarakat mulai dari ASN di dinas, camat, hingga sekolah bagaimana tenaman pangan cepat panen ditanam di pekarangan rumah-rumah.

"Di sisi lain, peran KWT kan biasanya untuk kelompok saja. Diharapkan KWT berperan bantu masyarakat di sekitarnya punya tanaman sendiri, industri sendiri, tidak meminta keluar," katanya.

Sekda juga menyampaikan atas nama Pemko Payakumbuh mengapresiasi KWT yang ikut membantu pelaksanaan program pemerintah. Pihaknya TPAD bersama banggar di DPRD akan membahas untuk jalan mengendalikan inflasi, menyiapkan rencana kerja di anggaran perubahan.

"Yang jelas dengan kegiatan hari ini, solusi untuk kenaiakan harga BBM adalah bagaimana kita tak perlu mencari keluar tanaman untuk memenuhi kebutuhan pangan. Mari bekerja membangun pertanian di Kota Payakumbuh, meski kita berada di wilayah kota, tapi lahan masih banyak dan bisa dimanfaatkan," pungkasnya. (Hermiko)