Advertorial

Daerah

Pj. Wali Kota Rida Ananda Buka Secara Resmi Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri
Jumat, November 18, 2022

On Jumat, November 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dinas Tenaga Kerja Dan Perindustrian Kota Payakumbuh gelar Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Tahun 2022 di Aula Ngalau Indah Lantai 3 Balai Kota Payakumbuh, Jumat (18/11).

Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda didampingi Kadis Nakerperin, Yunida Fatwa dengan menghadirkan narasumber Bayu Ariadi Kepala BP3MI Provinsi Sumatera Barat.

Dalam sambutannya Pj Wali Kota menyampaikan, Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan MoU BP2MI dengan Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh tentang Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, maka dalam rangka meningkatkan pelayanan penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia, sebagai tindak lanjut dari MoU dimaksud.

"Pekerja migran Indonesia adalah setiap warga negara Indonesia yang akan, sedang atau telah melakukan pekerjaan dengan menerima upah diluar wilayah Indonesia, dulu dikenal dengan Tenaga Kerja Indonesia," terang Rida. 

Lebih lanjut Rida menerangkan, Migrasi tenaga kerja yang aman adalah sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan yang berlaku, karena semua ketentuan telah memenuhi unsur atau instruksi pelindungan.

"Tantangan bekerja ke Luar Negeri ada Stigma yang masih dianggap sebagai pekerja kasar, Padahal pekerja yang dikirim adalah pekerja terampil dan melalui jalur resmi serta mendapatkan perlindungan dari pemerintah dan masih Kurangnya Kompetensi, Kecakapan, Budaya dan Etos Kerja serta Bahasa asing dianggap sebagai keterampilan yang penting guna memasuki pasar kerja, "tukuknya. 

Pj. Wali Kota menghimbau kepada masyarakat yang ingin bekerja ke Luar Negeri agar mengikuti prosedur serta skema Penempatan yang telah diatur.

"Waspada modus calo, informasi yang valid dapat diperoleh pada sosialisasi sehingga tidak menjadi korban sindikat pemberangkatan Ilegal Pekerja Migran Indonesia, dan tak kalah penting lagi pekerja harus memiliki Knowledge, Skill dan Attitude," pungkasnya. 

Kabid Tenaga Kerja Gesmalindra dalam laporannya menyampaikan, Program Penempatan Tenaga Kerja Tahun Anggaran 2022, khususnya tentang Peluang Kerja ke Luar Negeri, agar  bekerja dengan aman dan tidak bergantung pada Negara tertentu saja.

"Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada Masyarakat umumnya kepada pencari kerja luar negeri khususnya tentang Peluang Kerjadan Prosedur yang benar untuk bekerja ke Luar Negeri, agar nantinya bisa bekerja dengan aman dan tidak bergantung pada Negara tertentu saja," ujarnya.

Sosialisasi ini menghadirkan peserta dari Camat Se Kota Payakumbuh, seluruh TPPKK Kecamatan, Lurahan se Kota Payakumbuh, Kepala SLTA Se Kota Payakumbuh, Organisasi Profesi dan seluruh Organisasi Kepemudaan Se Kota Payakumbuh.(Hermiko)

Birokrasi Dirubah, Rida Ananda Harapkan ASN Memahami Permenpan Nomor 7 Tahun 2022
Jumat, November 18, 2022

On Jumat, November 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sosialisasi Permenpan Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Sistem Kerja Pada Instansi Pemerintah Untuk Penyederhanaan Birokrasi di Aula Balai Induk Benih (BIB) Tuah Sakato, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Jumat (18/11). 

Kegiatan yang menghadirkan narasumber Mas Pungky Hendrawijaya dan Yoga Indra Kemala dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI ini diikuti oleh 186 perwakilan dari masing-masing perangkat daerah se Kota Payakumbuh.

Wali Kota Rida Ananda yang membuka kegiatan itu mengatakan perubahan adalah salah satu indikator mengikuti dinamisasi suatu organisasi, salah satunya adalah penyempurnaan regulasi, dalam hal ini adalah sosialisasi PenMenpan RB nomor 6 dan 7 tahun 2022. 

"Kami berharap dengan sosialisasi yang dipaparkan oleh narasumber, peserta diharapkan mendapat pemahaman terkait perubahan peraturan tersebut diatas," ujarnya. 

Rida menambahkan, perlu diberikan pemahaman kepada tenaga di lingkungan Pemko Payakumbuh tentang Penmenpan RB Nomor 6 dan 7 Tahun 2022. 

Memperkenalkan sistem kerja pada instansi pemerintah pasca penyederhanaan birokrasi.

Memperkenalkan pengelolaan kinerja aparatur negara yang efektif dan efisien. 

"Output kegiatan ini diharapkan peserta mendapatkan pemahaman tentang pengelolaan kinerja ASN dan sistem kerja di instansi pemerintah sebagaimana sesuai dengan Menpan RB nomor 6 dan 7 tahun 2022."

Narasumber Mas Pungky memaparkan leraturan tersebut mengatur terkait dengan pengaturan sistem kerja pasca penyegaran birokrasi. 

Dimana, dalam sistem itu lebih mengutamakan Jabatan Fungsional (JF) di dalam pelaksanaan tugas.

"Sebelumnya, JF berperan sebagai techno structure, tetapi ketika dilakukan penyegaran birokrasi berubah menjadi operating core atau ujung tombak pelaksanaan kegiatan. Hanya memang disitu perlu penyederhanaan terlebih dahulu, yakni pengurangan struktur menjadi dua level. Disisi lain, juga dilakukan penyetaraan jabatan atau pengalihan jabatan dari jabatan administrasi ke jabatan fungsional. Hal ini memang bukan langkah yang mudah, karena ASN di Pemerintah Kota Payakumbuh sudah terbiasa dengan sistem kerja struktural seperti mendisposisikan secara berjenjang sampai kepada pelaksana fungsional," ucap Mas Pungky. 

Menurutnya, dengan sistem kerja baru ini, mereka dipaksa untuk melakukan sistem kerja yang agile, moveable, flexible, dan mengutamakan peran dari Jabatan Fungsional tersebut. 

"Sehingga perlu prakondisi, dimana istilah JaFung yang dulunya diartikan sebagai jarang berfungsi namun saat ini menjadi jelas fungsinya, jabatan favorite, jabatan final, jelas fulusnya, jabatan fast track dan sebagainya. Namun, perlu penguatan-penguatan kaitannya dengan budaya kerja yang ada dan didukung dengan teknologi. Maka, dulu harus dengan dispo tertulis, tetapi dengan sistem kerja ini dispo bisa saja dilakukan secara langsung melalui WhatsApps, SMS, telepon langsung ke yang bersangkutan, tidak harus berjenjang. Harapannya ini akan lebih mempercepat proses pengambilan keputusan, pelayanan, maupun pelaksanaan operasional di lapangan," tegasnya. 

Kendati demikian, Mas Pungky menilai, memang masih banyak hal yang masih perlu dicarikan solusi, misalnya pola karir JF yang tidak terbiasa. 

Dimana, sebelumnya mereka naik pangkat setiap 4 tahun sekali, tetapi dengan sistem kerja baru ini, mereka harus mengumpulkan angka kredit.

"Kalau sekarang mereka harus mengumpulkan angka kredit yang butuh effort luar biasa. Namun, Saya yakin kebijakan ini bisa dilakukan dengan baik di lingkup Pemerintah Kota Payakumbuh," tuturnya.

Sementara itu, Kabag Organisasi David Bachri mengatakan kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk tindaklanjut dari penyederhanaan birokrasi yang sudah dilaksanakan di jajaran ASN Pemerintah Kota Payakumbuh. 

David memaparkan, ada tiga tahapan dalam penyederhanaan birokrasi yaitu penyerahan struktur organisasi, penyetaraan jabatan admistrasi yang sudah dilaksanakan pada akhir tahun 2021, dan saat ini penyesuaian sistem kerjanya. 

"Hari kita mendapat arahan dari perwakilan Kemenpan-RB untuk kebijakan Permenpan-RB Nomor Nomor 7 Tahun 2022 tentang Sistem Kerja Instansi Pemerintah dalam rangka Penyederhanaan Birokrasi. Setelah permenpan tersebut diterbitkan, Pemerintah Kota Payakumbuh harus sudah menerapkan sistem kerja yang baru sesuai penyetaraan birokrasi," katanya. 

Lanjutnya, di awal tahun 2023, akan ada kegiatan pendampingan dari Kemenpan-RB terkait dengan Bimtek Sistem Kerja yang disesuaikan dengan kondisi di Pemko Payakumbuh. 

Selama ini, penyederhanaan birokrasi di Kota Payakumbuh sudah berjalan baik melalui pembinaan-pembinaan ASN JF di masing-masing OPD. 

Namun, belum adanya sistem kerja yang jelas, sehingga mereka yang menduduki JF masih terkesan Jabatan Struktural. 

"Dengan sistem kerja baru ini mereka sudah jelas akan menjalani tugasnya sebagai pejabat fungsional. Penugasannya seperti apa,  harus ada SK penugasannya, kompensasinya, banyak perubahan yang nanti menjadikan JF ini sebagai jabatan yang favorite," pungkasnya. (Hermiko)

2 Minggu Pasokan BBM Bermasalah ke Siberut, Kini 7 Desa di Sana Direndam Bajir
Jumat, November 18, 2022

On Jumat, November 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Hujan deras beberapa hari belakangan tidak hanya menggenangkan air di darat Sumatera Barat, Siberut Mentawai justru infonaya lebih parah lagi diterjang banjir. 

Ada tujuh desa di Siberut Mentawai direndam bajir, warga korban banjir Siberut makin nestapa karena pasokan BBM ke Siberut sudah 2 minggu terkendala. 

"Ya ada tujuh desa terendam. banjir di Pulau Siberut, kondisi warga sangat nestapa sekali, apalagi tak bisa dipasok logistik dan evakuasi korban banjir di sana," ujar tokoh muda Siberut Abelius Sagaileppak, Jumat 18/11-2022 soren. 

Tujuh desa terendam. banjir kata Abelius atau Kristinus Andre Satako yaitu: Muntei, Salappa, Magosi, Sirisurak, Samoilalak, Sagulubbeg dan sekitarnya.

Kristinus tak bisa berbuat banyak bantu warga di tujuh desa karena BBM kosong di Siberut. 

"Gimana mau bantu warga pak, sudah dua minggu ini Siberut terkendala pasokan BBM. Pasalnya transportir BBM tak mampu memasok BBM ke Siberut," ujar Kristinus Andre Satako. 

Ketua Ikatan Wartawan  Online (IWO) Sumbar Khadafi Azwar mendesak pihak terkait segera membantu warga di tujuuh desa di Pulau Siberut yang diterjang bencana banjir. 

"Tidak ada alasan BBM kosong atau terkendalah, pemerintah harus hadir di Siberut bantu warga, evakuasi warga korban banjir, ingat nyawa rakyat adalah hukum tertinggi," ujar Khadafi Azwar. 

Sampai berita ini tayangkan belum ada berita atau informasi resmi soal tindakan dari pemerintah baik Mentawai maupun Sumbar respon banjir di Siberut.

Khadafi dan warga korban banjir pun meminta Pertamina dan Pemprov lebih memperhatikan kebutuhan BBM bagi masyarakat di sana. 

"Karena hanya dua minggu saja terhenti BBM pun kosong. Jika terjadi keadaan darurat seprti banjir gimana penanganannya, pasti Pemkab setempat kesulitan dalam mengevakuasi warga korban banjir," ujar Khadafi Azwar. (*)

Gelar Pelatihan Wisata, Sekdako Pariaman Ingin Desa Juga Garap Dewa
Kamis, November 17, 2022

On Kamis, November 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kota Pariaman menjadi tuan rumah pelaksanaan pelatihan Desa Wisata dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI belalui bidang Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bersama Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Pekanbaru.

Pelatihan dilaksanakan selama lima hari,  17-21 November 2022 di Balairung rumah dinas Wako Pariaman, yang dibuka  Sekdako Pariaman Yota Balad. 

Jumlah peserta 40 orang, yang berasal dari desa/kelurahan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta kepala desa dengan melibatkan pemandu wisata dari Balai pelatihan dan dinas pariwisata.

Yota Balad dalam sambutannya mengatakan, pelatihan Desa Wisata (Deswita) sangat bermanfaat bagi Kota Pariaman dan mempunyai arti penting bagi saudara-saudara peserta yang mengikutinya.

“Untuk itu, Pemko Pariaman mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Pekanbaru karena telah memilih Kota Pariaman sebagai program pelatihan ini dalam meningkatkan kapasitas daerah wisata Kota Pariaman sebagai daerah wisata dan tujuan wisata daerah, nasional dan internasional,” jelas Yota.

Paling penting, sambung Yota, hal ini nantinya mampu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dan daerah Kota Pariaman, dan menciptakan potensi-potensi lokasi wisata baru di Kota Pariaman.

“Sekarang kita pelatihan Desa Wisata, yang disingkat Dewi/Deswita, nanti kita harapkan juga lahir lagi Dewa yang artinya Desa Wahana,” imbuh Yota.

Terkhusus kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di Kota Pariaman agar bisa juga mengembangkan kawasan wisata dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada, demi memperkuat ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif yang berbasis lokal.

“Semoga nantinya para peserta mampu mengembangkan lagi objek-objek wisata yang ada di desa/kelurahan masing-masing, dan mengembangkan dalam tujuan peningkatan ekonomi,” tutupnya mengakhiri.(Fad/at)

Terapkan Konsep  Library Tourisme, Perpustakaan Daerah Berstandar Nasional Dibangun di Pariaman
Kamis, November 17, 2022

On Kamis, November 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Pariaman Genius Umar akan membangun gedung perpustakaan daerah representatif yang  memenuhi standar perpustakaan nasional dan terakreditasi.

Hal ini disampaikan pada acara finalisasi rencana kegiatan DAK Bidang Pendidikan Sub Bidang Perpustakaan tahun anggaran 2023, di Hotel Holiday Inn, Jakarta (17/11/2022).

Menurut Genius, perpustakaan daerah yang dibangun menerapkan konsep library tourisme, dimana ada ruang studio 3 dimensi, cafe literasi, ruang pertemuan berkapasitas 100 orang, ruangan taman baca anak-anak, ruang baca disabilitas dan pustaka digital

"Pengunjung pustaka daerah tidak hanya warga Kota Pariaman tapi dari daerah lain melalui kerjasama dengan  lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta," ungkapnya.

Kerjasama pemanfaatan perpustakaan ini menurut Genius beberapa perguruan tinggi telah  mengajukan MOU untuk pemanfaatan perpustakaan daerah sebagai perpustakaani kedua bagi lembaga pendidikan tersebut, seperti Universitas Sumatera Barat (UNISBAR), Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) Piala Sakti dan akan menyusul beberapa  perguruan Tinggi lainya.

"Dengan berdirinya perpustakaan daerah berdampak terhadap penurunan kemiskinan ekstrim dan  pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Pariaman," tuturnya lagi.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional, Deni Kurnia, menyebutkan bahwa terdapat 94 daerah propinsi dan kab/Kota penerima DAK Perpustakaan.

Konsep Library Tourism menurutnya senada dengan arahan Kepala Perpustakaan Nasional agar perpustakaan yang dibangun berstandar Nasional dan  dapat memberdayakan masyarakat, memberikan pelayanan prima dan bernilai ekonomi.

" Perpustakaan tempat  pelatihan life skill, masyarakat dapat nilai dari keterampilan yang dimiliki. Perlu sinergitas antar lembaga dan daerah agar program ini berhasil," ungkapnya.

Untuk Kota Pariaman, mendapatkan dana pusat (DAK) bidang pendidikan sub bidang  Perpustakaan  sebesar Rp 10, 2 milyar yang digunakan untuk pembangunan perpustakaan bertaraf Nasional. (r/at)

Pemkab Padang Pariaman Bakal Adopsi Smart City Korea Selatan
Kamis, November 17, 2022

On Kamis, November 17, 2022

BENTENTSUMBAR.COM - Upaya Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mematangkan konsep smart city terus berlanjut. Bupati Padang Pariaman dan sejumlah kepala daerah peserta Studi Banding Implementasi Kota Cerdas mengunjungi Kota Seoul. Kunjungan tersebut diprakasai oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Di ibu kota Korea Selatan tersebut, orang nomor satu di Padang Pariaman ini juga banyak menggali inovasi terkait smart city. Mulai dari penerapan CCTV, 3D sebuah kota, dan lain sebagainya.

“Kota kita juga harus punya CCTV canggih. Di sini CCTV sudah diaplikasikan untuk banyak hal,”  kata Suhatri Bur yang akrab disapa Aciak ini, dalam relis Kominfo Padang Pariaman, Kamis (17/11).

Dalam kunjungannya ke Kota Seoul tersebut, Aciak dan rombongan disuguhi tampilan Kota Seoul dalam bentuk 3D. Seperti layaknya tampilan satelit google maps. Namun, mereka mengambil gambar sendiri. 

Artinya, bukan mengambil dari google. Tampilan gambar lebih baik dan bisa diputar maupun dilihat dari sudut manapun.

‘’Kita mungkin juga perlu yang seperti itu. Jadi seolah-olah kita berdiri di tengah kota. Ini bisa disuguhkan untuk wisatawan. Misalnya bingung mau kemana, bisa melihat di layar 3D dulu,’’ ungkapnya.

Terkait penerapan CCTV, Kabupaten Padang Pariaman, lanjut Suhatri Bur, memang sudah memiliki sejumlah CCTV namun dalam jumlah yang masih terbatas. Kemampuannya juga perlu di-update.

Suhatri Bur memang getol menjadikan Kabupaten Padang Pariaman sebagai kota cerdas. Khususnya di Sumatera Barat, Padang Pariaman merupakan pintu gerbang untuk menuju ibukota dan daerah-daerah sekitar, baik dari transportasi udara maupun darat.

Kabupaten Padang Pariaman memiliki letak wilayah yang strategis. Sehingga tak heran, jika Padang Pariaman dijuliki dengan “Window Display of West Sumatera”. Karenanya, Suhatri Bur semakin termotivasi untuk terus berbenah.

“Kabupaten kita smart city, tapi jangan nanggung. Makanya kita terus belajar, terima kasih sekali kepada Kementerian Kominfo yang telah memberikan undangan spesial ini,’’ tukuknya.

Pasca kunjungan tersebut, Suhatri Bur langsung memberi arahan kepada Kadis Kominfo Padang Pariaman Zahirman untuk menyiapkan rencana anggaran penyediaan CCTV dan fasilitas pendukung lainnya pada APBD Tahun 2023 guna dapat mengimplementasikan teknologi smart city di Kabupaten Padang Pariaman dengan segera.

“Kita sudah menyaksikan secara lansung implementasi smart city di Kota Seoul, untuk itu agar Dinas Kominfo dapat menyiapkan rencana dan pengganggaran pengadaan CCTV serta Infrastruktur lainnya. Minimal terdapat 10 titik area publik yang sudah dapat dipantau melalui CCTV, ” pungkasnya. (at)

Pj. Wali Kota Payakumbuh Serahkan Bantuan Stimulan rehab RTLH
Kamis, November 17, 2022

On Kamis, November 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pj. Wali Kota Payakumbuh menyerahkan bantuan stimulan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) untuk 10 rumah yang tersebar di lima kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh. 

Pj. Wako Rida Ananda mengatakan, Pemko Payakumbuh terus bekerja dan berusaha membahagiakan masyarakat dengan menghadirkan rumah yang layak untuk ditinggali. 

"Ini tentu menjadi tantangan yang berat bagi pemerintah. Dari basis data perumahan di Kota Payakumbuh yang berjumlah 34.967 unit, masih tersisa 3.094 unit lagi dalam kondisi tidak layak huni," kata Pj. Wako Rida Ananda saat menyerahkan bantuan stimulan RTLH di Balai Panjang, Kamis (17/11).

Rida menyebut, pihaknya (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman - red) terus menjalin kerjasama dengan berbagai stakeholder yang dapat berkontribusi untuk pembiayaan Rehab RTLH guna penurunan angka RTLH di kota Payakumbuh melalui APBN, APBD Provinsi CSR dan filantropi.

"Di penghujung tahun anggaran 2022 ini, kita bekerjasama dengan Baznaz Kota Payakumbuh untuk penyaluran bantuan RTLH sebanyak 10 unit," ujarnya. 

Untuk besar bantauan stimulan untuk satu unitnya, dia menyebut, per rumahnya diberikan sebesar 22,5 juta rupiah. Dimana 4 juta rupian digunakan untuk bantuan upah pekerja, dan penyalurannya dilakukan sebanyak 2 tahap.

"Saya berharap, ini pekerjaan yang sangat mulia, menyangkut hidup masyarakat dan warga kota Payakumbuh. Bekerjalan dengan serius dan hati-hati, tolong dikawal. Agar terwujud rumah layak huni dengan harapan RTLH di Payakumbuh terus menurun," harapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Marta Minanda mengungkapkan, pemberian bantuan ini supaya dapat membantu warga masyarakat agar lebih sehat dan sejahtera. 

“Ini untuk membantu masyarakat kita yang berkategori prasejahtera agar dapat hidup lebih sehat dan sejahtera. Serta meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan tujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial,” katanya.

"Untuk 10 rumah yang akan direhab ini pekerjaannya direncanakan akan selesai dalam 40 hari kalender. Agar masyarakat kita bisa secepatnya menempati rumah yang lebih layak," tukuknya. 

Adapun 10 orang yang menerima bantuan RTLH adalah sebagai berikut: Hesri Yulinda Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Gion Susilo Kelurahan Parambahan, Isrianto Kototuk Limo Kampuang, Yusra Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Sumarni Kelurahan Koto Tangah, Indra Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Evi Guslaini Kelurahan Sicincin, Zamri Kelurahan Balai Panjang, Irano Eka Putra Kelurahan Balai Panjang dan Mizan Kelurahan Padang Karambia. (Hermiko)

Sering Terharu Dengan Kesulitan Warganya, Wako Rida Ananda Serahkan Bantuan Modal Usaha Buat Muhardi
Kamis, November 17, 2022

On Kamis, November 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Rida Ananda menyambangi kediaman Muhardi dan Jasmawarni, warga RT01/RW03 Kelurahan Tanjuang Godang Sungai Pinago, Kamis (17/11).

Warga kurang mampu itu dikunjungi Rida bersama Ketua TP-PKK Elfriza Zaharman, pengurus Badan Amil Zakat Nasional, camat, dan lurah untuk menyerahkan bantuan modal usaha sebesar 3 juta rupiah.

"Terima kasih banyak pak wali, alah membantu keluarga kami, modal usaho ko yo paralu bana pak," kata Muhardi haru. 

Sementara itu, Rida Ananda mengaku sering berlinang air mata pasca turun ke lapangan mengentaskan stunting dan ekonomi ekstrem, Rida memang mudah tersentuh, ada banyak kepahitan masyarakat yang disaksikannya langsung. 

Hal inilah yang membuat Rida termotivasi mencari solusi dan upaya bagaimana cepat mengentaskannya.

"Kami ingin bergerak cepat mengentaskan semuanya, bantuan dari manapun yang datang untuk warga kami yang membutuhkan tentu sangat kami hargai, bantuan dari Baznas saat ini contohnya," ujarnya. 

"Semoga bermanfaat bagi Muhardi dan keluarga untuk berusaha," kata Rida didampingi Lurah Eko Yuliadi. 

Terpisah, Camat Ul Fakhri kepada media menyebut penyerahan bantuan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Basunting FKL Payakumbuh Barat pada hari Jum'at tanggal 11 November 2022 lalu, dalam rangka penurunan angka kemiskinan ekstrem. (Hermiko)

Kejati Sumbar Resmikan Rumah Restorative Justice di Padang Pariaman
Kamis, November 17, 2022

On Kamis, November 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Rumah Restorative Justice merupakan suatu bentuk sinergi Pemerintah Nagari, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Kejaksaan Negeri Pariaman dalam mewujudkan ketentraman dan kedamaian masyarakat di Nagari di Seluruh Kabupaten Padang Pariaman.

Hal tersebut diungkapkan  Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur saat menerima kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat beserta rombongan di Hall IKK Parit Malintang sebelum bertolak ke lokasi peresmian Rumah Restorative Justice di Nagari Pakandangan Kecamatan Enam Lingkung,  Rabu  (16/11).

“Dengan didirikannya Rumah Restorative Justice di Padang Pariaman, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan hukum di daerahnya masing-masing, yakni diselesaikan secara musyawarah, mufakat, dan mengutamakan perdamaian dari setiap penyelesaian perkara ringan di masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suhatri Bur menegaskan keberadaan Rumah Restorative Justice ini dapat memfasilitasi dan memberikan peluang bagi masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan hukum dengan perkara ringan, sehingga bisa kembali dipulihkan ke keadaan semula.

“Dengan adanya Rumah Restorative Justice ini, diharapkan Camat, Wali Nagari dan jajarannya, serta tokoh masyarakat dapat mengambil peran dalam langkah-langkah inisiatif untuk berkomunikasi dengan kejaksaan bila di kemudian hari terjadi permasalahan hukum kategori ringan pada masyarakat Padang Pariaman,” tuturnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Yusron menyebutkan, tidak semua perkara pidana harus diteruskan melalui proses hukum. Program Restorative Justice yang dilaksanakan oleh Kejaksaan RI diseluruh Indonesia menunjukan bahwa persoalan hukum tertentu dapat diselesaikan melalui perdamaian, tentunya dengan memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh peraturan Jaksa Agung.

"Rumah Restorative Justice di Nagari Pakandangan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya mengingat kegiatan ini sangat positif untuk masyarakat luas,” ungkapnya.

Selain itu, proses penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorative yakni untuk memulihkan kedamaian dan harmoni di tengah masyarakat. 

Sehingga Jaksa sebagai penegak hukum harus lebih mengutamakan perdamaian dan pemulihan pada keadaan semula.

Disamping itu, acara yang berlangsung selama sehari   turut dihadiri   Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Rudy Repenaldi Rilis, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Pimpinam Bank Nagari Cabang Lubuk Alung, serta Camat dan Wali Nagari terkait. (r/at)

TP PKK Kota Pariaman Gelar Bimtek Pembinaan Administrasi Bagi Pengurus TP PKK dan Ketua Kelompok Dasawisma
Rabu, November 16, 2022

On Rabu, November 16, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Tim Penggerak  Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pariaman, gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka Pembinaan Administrasi PKK Bagi Pengurus TP PKK dan Ketua Kelompok Dasawisma se Kota Pariaman, di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (16/11).

“Tujuan Bimtek Pembinaan Administrasi PKK Bagi Pengurus TP PKK dan Ketua Kelompok Dasawisma se Kota Pariaman ini, yaitu terinformasikan kebijakan kelembagaan program dan administrasi PKK secara operasional, serta untuk tertib administrasi PKK bagi sekretariat, mulai dari tingkat Kota, Kecamatan sampai desa dan kelurahan yang ada di Kota Pariaman,” ujar Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny. Lucyanel Genius, ketika memberikan sambutan pada Bimtek ini.

Istri walikota Pariaman yang telah menyelesaikan gelar S3 di UNP ini mengatakan, Bimtek ini merupakan salah satu upaya yang ditempuh TP PKK Kota Pariaman, dalam rangka meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan peran serta PKK dalam mendukung kinerja PKK.

“Selain itu, kegiatan bimtek ini untuk memantapkan kelembagaan PKK dan pengelolaan gerakan PKK serta meningkatkan administrasi PKK, apalagi Kota Pariaman belum pernah menang dalam lomba kategori Sekretariat, di tingkat Provinsi Sumbar, sedangkan untuk Pokja lainya, kita dapat menjadi Juara Pertama, tentunya ini menjadi PR bagi kami di TP PKK Kota Pariaman,” tukasnya.

Selanjutnya Ny. Lucyanel Genius berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengurus PKK, mulai dari tingkat Kota, Kecamatan, sampai Desa dan Kelurahan dalam hal pemahaman seputar sekretariatan dan bagaimana mengimplementasikan ilmu yang didapat nantinya.

“Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan, untuk utusan PKK Kota Pariaman dalam lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat, diwakili  adalah Desa Bungo Tanjung, yang telah kita nilai sangat baik dan menjadi yang terbaik di tingkat Kota Pariaman,” tutupnya.

Kegiatan Bimtek  dilaksanakan pada tanggal 14 dan 16 November. Pada tanggal 14 November, bertempat di Balairung rumah dinas walikota untuk Kecamatan Pariaman Tengah dan Pariaman Selatan, dan hari ini di Aula Balaikota untuk Kecamatan Pariaman Timur dan Pariaman Utara.

Narasumber dalam Bimtek PKK di Kota Pariaman ini adalah Sekretaris TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Siti Zakiah, yang memberikan materi tentang Kelembagaan TP PKK dan Kelompok Dasawisma.

Hadir juga Wakil Ketua II TP PKK Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, Sekretaris TP PKK Kota Pariaman, Ny. Darmi, Ketua TP PKK Kecamatan Pariaman Timur dan Pariaman Utara, Ketua TP PKK dan Ketua Kelompok Dasawisma Desa se Kecamatan Pariaman Timur dan Pariaman Utara. (J/at)

Rumah RJ Desa Bungo Tanjung Kota Pariaman Diresmikan
Rabu, November 16, 2022

On Rabu, November 16, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Rumah Restorative Justice (RJ) Desa Bungo Tanjung Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman diresmikan  Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Barat, Yusron di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Rabu (16/11).

Peresmian tersebut terpaksa dilaksanakan di Balairung, sedianya di Desa Bungo Tanjung karena kondisi cuaca hujan dan badai sehingga tidak mengizinkan untuk peresmian secara langsung di sana.

Sebelumnya rumah RJ pertama berada di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah sudah diresmikan  Wali Kota Pariaman, Genius Umar pada bulan Mei lalu.

Genius Umar yang hadir diacara tersebut mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan kerjasama Pemerintah Kota Pariaman dengan kejaksaan terhadap program-program Kajari Pariaman dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dalam menyelesaikan masalah-masalah mereka.

“Keberadaan rumah RJ ini, diharapkan bisa membantu masyarakat menyelesaikan persoalan-persoalan sosial dan hukum di tengah masyarakat, agar tidak sampai diproses hukum ke pengadilan, karena tidak semua persoalah hukum harus dibawa ke pengadilan, jika bisa diselesaikan di rumah RJ secara musyawarah dan mufakat dengan melibatkan tokoh agama, toko adat, tokoh masyarakat, yang tentunya juga oleh pihak dari korban maupun pelaku”, ujar Genius.

“Mudah-mudahan dengan adanya Rumah RJ ini bisa menjadi satu harapan bagi masyarakat dalam memperoleh keadilan dalam menyelesaikan perkara melalui penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorative oleh Kejaksaan”, pungkas Genius.

Sementara itu, Yusron menyatakan, pendirian Rumah RJ merupakan salah satu tujuan dari pembangunan hukum di Indonesia yang berkaitan dengan implementasi restorative justice.

Tujuan restorative justice itu sendiri adalah penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku atau korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pada pembalasan oleh korban.

“Dengan adanya Rumah RJ di Kota Pariaman tindakan pidana dan perdata yang ada ditengah-tengah masyarakat bisa diselesaikan dengan baik. Mudah-mudahan ke depannya kerjasama dan kolaborasi pemerintah daerah dengan kejaksaan yang sudah terjalin dengan baik, bisa lebih ditingkatkan lagi kedepannya”, tegas Yusron. (chi/at)

Babak Baru Limapuluh Kota-Riau,Gubernur Syamsuar dan Bupati Safaruddin Teken Kerja Sama
Rabu, November 16, 2022

On Rabu, November 16, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Babak baru hubungan Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bergulir. 

Itu ditandai dengan penandatangan Naskah Kerja Sama kedua daerah oleh Gubenur Riau Syamsuar dan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo di Pendopo Rumah Dinas Gubri Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Selasa malam  (15/11/2022). 

Untuk tahap awal, implementasi kerja sama berupa adopsi aplikasi Sistem Informasi Jabatan Provinsi Riau (SI-JABPRI) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau oleh Pemkab Limapuluh Kota untuk terwujudnya digitalisasi penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) pada jabatan struktural, pelaksana maupun fungsional.

“Kerja sama ini dasarnya PP Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah, tujuannya untuk percepatan pemenuhan pelayanan publik dan reformasi birokrasi, terlebih PP ini juga mendorong saling kerja sama daerah-daerah yang berbatasan langsung, seperti halnya Limapuluh Kota dengan Riau,” ujar Bupati Safaruddin dalam sambutannya sebelum penandatangan naskah kerja sama bersama Gubernur Syamsuar.

Setidaknya naskah kerja sama berlaku selama lima tahun ke depan meliputi 38 item dengan bidang kerja sama  antara lain, pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, perdagangan, pariwisata, penelitian dan pengembangan, kepegawaian, komunikasi dan informatika, dan 30 item lainnya. 

Selain dengan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, di tempat yang sama Pemprov Riau juga menekan Naskah Kerja Sama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. 

Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Bupati Sanggau Paulus Hadi, sebagaimana Bupati Safaruddin juga hadir langsung meneken naskah kerja sama untuk bersama Gubri Syamsuar.

Hadir saat penandatangan kerja sama Wakil Gubernur Riau Edy Afrizal Natar Nasution sejumlah Anggota DPRD Provinsi Riau. 

Turut mendampingi Bupati Safaruddin pada kesempatan itu, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Herman Azmar, Asisten III Administrasi Umum A. Zuhdi Perama Putra, Kepala BKPSDM Adrian Wahyudi, Kepala Diskominfo Eki H. Purnama dan sejumlah Kepala Bagian di Setda Limapuluh Kota antara lain, Kabag Organisasi & RB Deki Yusman, Kabag Pemerintahan Wiradinanta, dan Kabag Prokompim Roni M. Nur. 

Kerja sama dengan Pemprov Riau, kata Bupati Safaruddin, merupakan upaya percepatan pencapaian misi daerah terutama misi meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui reformasi publik seutuhnya. 

Terlebih pemakaian SI-JABPRI, tambah Bupati Safaruddin, karena berbasis digital dapat mengefisienkan pelaksanaan manajemen ASN lainnya, seperti tahap pengadaan pegawai, pangkat dan jabatan, pengembangan karir, pola karir, promosi, mutasi, penilaian kinerja, penggajian, tunjangan. 

“Setelah penandatangan ini, saya minta agar perangkat daerah teknis, segera mengimplementasikan SI-JABPRI dengan langkah-langkah yang lebih rinci,” ucap Bupati Safaruddin.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengungkapkan pihaknya terbuka untuk melakukan kerja sama dengan daerah-daerah yang berdekatan dengan Provinsi Riau. 

Dia mengatakan, Pemerintah  Kabupaten/Kota di Riau, sebelumnya juga sudah melakukan hal sejenis untuk mempercepat implementasi sendi-sendi reformasi birokrasi. 

Di sisi lain, Gubri menjelaskan, yang menjadi latar belakang pembuatan aplikasi SI-JABPRI ini terkait arahan Presiden RI Joko Widodo yang mendorong Pemda untuk mewujudkan organisasi pemerintah tepat fungsi, tepat proses dan tepat ukuran. 

Selain itu pembuatan aplikasi ini, ungkapnya, berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi(Permenpan RB) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK).

”Jadi silakan bagi daerah-daerah untuk mereplikasikan SI-JABPRI, mudah-mudahan terwujud manajemen kepegawaian yang efisien,” ujar Gubri Syamsuar. 

Dia berharap aplikasi item-item kerja sama itu nantinya  bisa meningkatkan kinerja Pemda yang mengikat kerja sama dengan Pemprov Riau. 

Di sisi lain, Gubri Syamsuar dengan penandatangan kerja sama dengan ketiga daerah terbuka peluang lebih luas untuk mengintegrasikan potensi sumber daya masing-masing daerah. (Diki)

Selain Ajak 3 Program 3 Ini, Wako Rida Ananda Paparkan Rencana Pasar Kuliner Dan Hidupkan Halte Angkutan Umum Di Hadapan Pimpinan BUMN, BUMD, Dan Perbankan
Rabu, November 16, 2022

On Rabu, November 16, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda memimpin rapat penanganan dampak inflasi, stunting, kemiskinan ekstrem, dan kelancaran transportasi antara Pemerintah Kota Payakumbuh bersama pimpinan badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), serta perbankan yang dilaksanakan di pendopo rumah dinas wali kota, Selasa (15/11) malam. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Sekda Dafrul Pasi, Asisten II Setdako Elzadaswarman, Kepala Dinas Perhubungan Devitra, Kepala Dinas Koperasi dan UKM M. Faizal, Kepala Satpol PP dan Damkar Dony Prayuda, Kepala Dinas P3AP2KB AH Agustion, Kepala Dinas Kesehatan Wawan Sofianto, Kepala Dinas PUPR Muslim, Kepala Dinas Kominfo Junaidi, camat, Kepala Bank Nagari Cabang Payakumbuh Oktra Firdaus, Direktur Utama Pamtigo Khairul Ikhwan, serta pimpinan BUMN, BUMD, dan perbankan lainnya. 

Dalam sambutannya, Wako Rida Ananda dalam sambutannya memperkenalkan satu persatu jajarannya kepada para tamu, gunanya supaya saling kenal bila sewaktu-waktu ada berurusan antara BUMN, BUMD, dan perbankan dengan jajarannya nanti. 

Rida juga menyampaikan 3 program yang menjadi concernnya dari pemerintah pusat adalah bagaiamana keberhasilan dan upaya menangani stunting, ekonomi ekstrem, dan pengendalian inflasi. Rida menyebut butuh sinergi antara pemerintah bersama badan usaha. 

"Adanya pertemuan kita malam ini semoga menjadi wadah, wahana berbagi ide dan menghasilkan langkah kedepan dalam menyukseskan program yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo," kata Rida. 

Rida juga memaparkan, terkait dengan pengentasan stunting menuju zero, butuh penanganan komprehensif kepada 497 orang anak. 

Pihaknya sudah menjalankan program menjadi orang tua asuh bersama pimpinan OPD terkait. 

"Kita akan terus menekan angka stunting, karena berdasarkan data resiko stunting bisa terjadi pada 10055 anak di Kota Payakumbuh," kata Rida.

Kenapa Rida mengajak BUMN, BUMD, dan perbankan untuk penanganan stunting? Pihaknya mengajak pimpinan lembaga tersebut bersama teman-teman di kantor dan tetangga mereka ikut membantu berbagi sedekah untuk masyarakat sekitar.

"Kami menangis saat melihat ke lapangan, sang ibu lumpuh karena jatuh, suaminya ODGJ, dan anaknya stunting. Kami akan berupaya mencari cara bagaimana ini bisa ditangani," kata Rida. 

Terkait dengan inflasi, Rida mengharapkan terkendalinya harga bahan pangan agar petani tidak rugi dan masyarakat konsumen tidak kemahalan. 

Keterlibatan BUMN, BUMD, dan Perbankan bisa ikut memberikan kontribusi dengan programnya untuk petani. 

Di sisi lain, kata Rida, kemiskinan ekstrem, posisi Payakumbuh cukup tinggi, masih banyak masyarakat butuh perhatian, apalagi yang kategori Sadikin (Sakit menjadi miskin). 

"Target Presiden RI, pada 2024 kita harus menghapus kemiskinan ekstrem," tukuknya. 

Dalam pertemuan itu, Rida juga menayangkan video rancangan pembangunan pasar kuliner dan halte Kota Payakumbuh di hadapan pimpinan BUMN, BUMD, dan perbankan. 

Rida menyampaikan keinginan dari masyarakat bagaimana kota ini menjadi indah dan nyaman dikunjungi.

"Tugu adipura sekarang sudah dibuat terang benderang, ada lampunya. Awalnya waktu itu saya bekendara dengan motor, kemudan saya lihat ada kumpulan fotografer, mereka mengambil spot foto di tugu adipura ke arah kanopi," cakapnya.

"Katanya kurang terang, maka saya telpon Kadis PUPR agar bagaimana Tugu Adipura diberikan lampu agar cerah dan menarik," ujarnya.

"Insyaallah pada 2023 nanti Simpang Benteng hingga ke Simpang Telkom juga bakal dibuat terang benderang," kata Rida. 

Terkait dengan mempersiapkan kanopi untuk pasar kuliner malam, rencananya nanti akses jalan di waktu sore hari ditutup dan di tengah jalan khusus disediakan venue berjualan dan pertunjukan hiburan musik. 

"Insan seni ambil bagian bersama pelaku UMKM, kolaborasi apik untuk menarik minat pengunjung kota kita," jelasnya. 

Terakhir, Rida juga menyampaikan rencana mengaktifkan alat transportasi dalam kota, angkot/oplet/sago yang saat ini sedang diproses bersama Polres, menghidupkan gairah transportasi umum di Kota Payakumbuh. 

"Kami sering menerima keluhan dari orang tua anak yang usia SMP, anak-anaknya membawa motor ke sekolah, ini beresiko tinggi," ungkapnya.

"Minimal nanti kita sudah punya ada alat transportasi untuk siswa sekolah dan masyarakat umum," tukuknya.

"Pemda berupaya memberikan fasilitas terbaik untuk masyarakat," kata Rida.

"Halte-halte kita juga sudah sangat memprihatinkan kondisinya, maka kami butuh juga nanti keterlibatan BUMN, BUMD, dan perbankan untuk membantu kota ini cantik dan indah, melalui program CSR," terangnya. 

"Jujur saja APBD kota ini cuma 700 miliar, separuh sudah habis untuk gaji pegawai, jadi sangat kurang sekali untuk membangun," kata Rida.

Sementara itu, Tri Suseno selaku Pimpinan BRI Payakumbuh menyampaikan pihaknya siap bersinergi dengan Pemko Payakumbuh untuk peningkatan perekonomian masyarakat Payakumbuh. 

Tahun ini BRI ada program Desa Brilian, fungsinya meningkatkan perekonomian di desa memanfaatkan ekosistem, tim BRI akan minta usulan ke kantor pusat bagaimana menjadikan Payakumbuh punya desa brilian, dalam hal ini kelurahan, keuntungannya bersama program kerja. 

"Kami juga telah ada program BRI menanam di kabupaten dengan menyediakan bibit unggul terserfitikasi dan gratis untuk masyarakat," ujarnya.

"Sementara itu, untuk di kota bisa program pemberdayaan di konsultasi pengembangan bisnis dan packaging produk UMKM, sehingga bisa diterima di pasar umum," katanya. 

Rencana pemko terkait pasar, Tri Suseno menyebut pihaknya sudah bergerak sejak bulan lalu, sudah mulai jalan di Pasar Payakumbuh dan Pasar Ibuh, bagaimana menyongsong digitalitasi pasar, sehingga masyarakat berbelanja sebisa mungkin cashless dengan disediakan platform pembayaran via barcode/QRIS.

"Hadirnya perbankan, meningkatkan edukasi kepada masyarakat untuk menjalankan anjuran dari Bank Indonesia, transaksi tanpa uang fisik," katanya.

"Terkait dengan pembenahan kepada halte, kami bisa disalurkan lewat CSR tahun 2023 dari Bank BRI," ungkapnya.

Senada, baik dari Kepala Bank Nagari Cabang Payakumbuh Oktra Firdaus dan Kepala Bank Mandiri Chelsea, Kepala Bank BNI Surya Rezeki menyampaikan sangat mensupport rencana yang dipaparkan oleh Pj. Wali Kota Rida Ananda, pihaknya siap menyukseskan program dan rencana yang dipaparkan Rida, feedback dari hal tersebut tentu meningkatnya transaksi keuangan di Kota Payakumbuh serta peluang investasi lainnya. (Hermiko)

Wako Rida Ananda Apresiasi Semangat Nagari Koto Nan Ampek Batogak Panghulu
Rabu, November 16, 2022

On Rabu, November 16, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Selaku Pucuak Undang Alek Batagak Panghulu Nagari Koto Man Ompek, Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda sangat mengapresiasi antusias masyarakat dalam menyelenggarakan iven demi ivennya. 

Begitu pula dengan Pemerintah Kota Payakumbuh yang bahagia bisa membantu anggaran kegiatan ini melalui dana hibah di Dinas Pariwisata Pemuda Olah Raga. 

"Luar biasa semangat warga Koto Nan Ompek Kecamatan Payakumbuh Barat yang selama 2 bulan mempersiapkan, ivennya meriah dan semarak," kata Rida di saat menonton pertunjukan Randai, Selasa (15/11) malam. 

Rida yang tampak didampingi Ketua TP PKK Elfriza Zaharman dan Plt. Sekdako Dafrul Pasi, Kadiskominfo Junaidi dan Camat Ul Fakhri itu menambahkan, di Kota Payakumbuh telah memiliki payung hukum yakni Peraturan Daerah (PERDA) Kota Payakumbuh Nomor 25 Tahun 2016 tentang Pelestarian Dan Pengembangan Adat Di Nagari. 

"Kita berharap dengan adanya Perda, adat dan budaya terus dapat dilestarikan di Kota Payakumbuh, estafet itu diturunkan kepada generasi muda sehingga identitas budaya mereka sebagai orang Minang terus melekat di sendi-sendi kehidupan," ujarnya. 

Rida juga mengucapkan selamat kepada 26 niniak mamak dari Suku Sambilan 4/4, Limo Nan Tujuah, Ompek Niniak, dan Bodi Caniago yang dipuntiang pada puncak alek yang dilaksanakan pada Rabu (16/11) pagi nanti. 

"Semoga pelaksanaannya sukses, peran niniak mamak sangat penting bagi kami sebagai penyelenggara pemerintahan," pungkasnya. (Hermiko)

Hadiri Pelantikan Pengurus IPHI Kota Payakumbuh, Pj. Wako Rida Ananda Diamanahkan Sebagai Ketua Dewan Pembina
Rabu, November 16, 2022

On Rabu, November 16, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Payakumbuh Masa Bakti 2022-2027 yang digelar di Kompleks IPHI, Rabu (16/11).

Pelantikan Ketua IPHI Kota Payakumbuh Masrul Malik dan pengurus lainnya itu langsung oleh Ketua IPHI Sumatera Barat yang juga Gubernur Mahyeldi Ansarullah, sementara itu Wali Kota Rida Ananda juga diamanahkan sebagai Ketua Dewan Pembina organisasi di tingkat kota tersebut. 

Mahyeldi menyampaikan IPHI diharapkan bisa berkontribusi maksimal untuk kepentingan umat sehingga perlu dukungan dari semua pihak, baik dari internal di provinsi, kabupaten dan kota hingga Pengurus Pusat IPHI. 

Mahyeldi mengajak seluruh anggota dan pengurus IPHI nanti untuk menjalin kekompakan, kebersamaan, sinergi dan kolaborasi hingga bisa merumuskan program yang bisa meningkatkan kualitas umat, memberdayakan perekonomian syariah dan membina generasi muda.

Menurutnya program IPHI harus sejalan dengan salah satu cita-cita Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia pusat ekonomi syariah global. 

Ia mengatakan Sumbar memiliki potensi besar untuk pengembangan perekonomian syariah itu. 

Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur dalam RPJMD 2021-2026 juga sangat selaras dengan cita-cita tersebut. 

"Kita juga menginginkan untuk mencetak 100 ribu enterpreneur baru guna menunjang pengembangan perekonomian daerah. IPHI bisa ikut berperan dalam hal ini," kata Mahyeldi.

Sementara itu, Wali Kota Rida Ananda mengatakan harapan senada, Rida mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus IPHI Kota Payakumbuh yang baru dan ucapan terima kasih atas dedikasi pengurus yang lama. 

"Selama ini sinergi antara pemda dan IPHI sudah bagus, apalagi IPHI dengan adanya berbagai acara amal akan menjadi ladang ibadah dan kemajuan bagi IPHI Kota Payakumbuh Alhamdulillah kita masih bisa bekerja dan memperbanyak amal kita disini. Insyaallah IPHI akan berkembang dengan segala usaha dan menjadi ibadah untuk kita semua,” ujar Rida.

Terlebih, dukungan Pemko buat perkembangan IPHI saat sekarang ini mulai dari Bantuan DAK pembangunan Kelas TK dan SD-IT IPHI sampai kepada pembangunan kantor IPHI.

“Alhamdulillah pada tahun lalu, Pemko bisa support untuk membangun kelas dan sarana prasarana lainnya. Dan kedepannya kami berharap Sekolah yang berada di bawah naungan IPHI dapat menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya dan dapat mencetak lulusan terbaik yang akan menjadi penerus bangsa,” pungkas Rida. (Hermiko)