PILIHAN REDAKSI

Ilmuwan Kaget Saat Nabi Muhammad Ungkap Sendi Manusia Berjumlah 360

BENTENGSUMBAR.COM - Pengetahun Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang mengungkap jumlah sendi manusia sebanyak 360...

Advertorial

Menlu China Usai Bertemu Luhut: Beijing Akan Sekuat Tenaga Dukung RI
Selasa, Desember 07, 2021

On Selasa, Desember 07, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan bertemu Menteri Luar Negeri China di Kabupaten Anji, Provinsi Zhejiang, Minggu (5/12).

Pemerintah Indonesia menyampaikan terima kasih yang tulus kepada pemerintah China yang telah memberikan dukungan vaksinasi, obat-obatan, dan peralatan penanggulangan pandemi COVID-19 kepada Indonesia, demikian Luhut dikutip media penyiaran resmi China, Senin (6/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut, dia menyatakan bahwa Indonesia tetap memegang teguh prinsip "Satu China".

Indonesia bersama dengan China, lanjut Menteri, bertekad mempercepat terealisasinya proyek-proyek dalam kerangka kerja sama Prakarsa Sabuk Jalan (BRI) dan secara aktif mendorong inisiatif pembangunan global.

Sementara itu Wang Yi mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden China Xi Jinping dan Presiden Indonesia Joko Widodo hubungan kedua negara mengalami peningkatan secara signifikan.

Kedua belah pihak, lanjut anggota Dewan Pemerintahan China atau setingkat menteri koordinator itu, telah berhasil mengimplementasikan mekanisme kerja sama tingkat tinggi terkait dengan politik, ekonomi, kemasyarakatan, dan kemaritiman.

"China akan sekuat tenaga mendukung Indonesia dalam menyelenggarakan KTT G20 pada tahun depan," kata Wang. (Pantau)

Dr Li-Meng Yan Tahu Rencana Militer China Akan Gunakan Aerosol untuk Ganggu Persediaan Pangan Dunia
Senin, Desember 06, 2021

On Senin, Desember 06, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Selain membocorkan asal usul virus corona, ahli virus Dr Li-Meng Yan mengungkap proyek mengerikan lainnya di China.
Berdasar buku teks militer yang terbit tahun 2014, Dr Li-Meng Yan menuturkan China menggunakan aerosol dan serangga untuk menyebarkan virus.

"Virus itu digunakan China untuk menyerang ternak dan pertanian untuk menghapus persediaan makanan," kata Dr Yan kepada The Sun Online.

Dia mengklaim pandemi Covid adalah serangan Partai Komunis China di dunia sebagai bagian dari rencananya untuk mencapai dominasi global pada tahun 2035.

"China adalah teroris. Tidak akan pernah mengakui asal usul Covid, tetapi kita tidak boleh menunggu," ujar Dr. Yan.

“Meninggalkan lebih banyak waktu akan memungkinkan China untuk mengembangkan lebih banyak senjata biologis. Kita perlu menyadari sifat pemerintah China sekarang,” ucapnya.

Meskipun diancam berulang kali, Dr Yan telah bersumpah untuk melanjutkan perjuangannya untuk memberi tahu dunia tentang program senjata biologis China.

Dia memperingatkan wabah Covid adalah "baru permulaan". Ada beberapa proyek lainnya yang sangat rahasia.

"Covid hampir berhasil tetapi saya mengungkapkan strategi mereka, jadi orang sekarang mengumpulkan bukti," katanya.

"Pemerintah China telah menikmati pandemi Covid dan sekarang sedang mengerjakan rencana lima tahun ke depan," ujar Dr Yan.

Meskipun Dr Yan telah dikritik oleh beberapa orang, dia mengatakan dia telah berbicara dengan FBI "berkali-kali" dan mengklaim para pejabat intelijen percaya bahwa dia "sangat kredibel".

Dr Yan bersikeras dia tidak menerima "bantuan khusus" dari anggota parlemen AS setibanya di negara itu - tetapi beberapa negara bagian menawarkan pengawalan polisi ketika dia berkunjung.

Terlepas dari ancaman berulang, Dr Yan mengatakan dia akan melanjutkan perjuangannya untuk memberi tahu dunia tentang program senjata biologis China - dan asal mula pandemi. (zonapriangan)

Yana Orfeeva, Selingkuhan Pangeran Arab dengan Uang Jajan Rp57 Juta Per Hari
Sabtu, Desember 04, 2021

On Sabtu, Desember 04, 2021

Yana Orfeeva, Selingkuhan Pangeran Arab dengan Uang Jajan Rp57 Juta Per Hari

BENTENGSUMBAR.COM - Hidup dalam beragam kemewahan mungkin menjadi impian banyak orang. Kemewahan itu juga diinginkan seorang model asal Ukraina, Yana Orfeeva.

Wanita 22 tahun ini menghebohkan publik setelah mengakui dirinya merupakan kekasih simpanan seorang pangeran dari Arab Saudi. 

Melansir berbagai sumber, Yana Orfeeva memang selalu menjaga kecantikan dan kebugaran tubuhnya dengan olahraga rutin.

Menurut teman-temannya, Yana Orfeeva merupakan gadis yang berparas baik dan cantik, serta sedikit manja. 

Hal inilah yang disebut-sebut membuat pangeran Arab Saudi yang tidak diketahui namanya ini bertekuk lutut.

Melansir dailystar.co.uk, Orfeeva telah tinggal bersama sang pangeran selama dua tahun. 

Yana Orfeeva, Selingkuhan Pangeran Arab dengan Uang Jajan Rp57 Juta Per Hari

Tak ayal, ia turut menikmati hidup mewah diselimuti kekayaan yang ditawarkan pangeran tersebut.

Tidak hanya kesempatan menikmati berbagai fasilitas kelas atas, Orfeeva juga diketahui mengantongi USD30.000 atau Rp540 juta setiap pekan. 

Artinya, dia mendapat suntikan dana kira-kira Rp57 juta setiap harinya.

The Sun mengklaim jumlah uang yang didapat Yana Orfeeva secara rutin ini menjadikannya sebagai salah satu kekasih pangeran dengan bayaran tertinggi.

Selain bayaran rutin yang diterimanya, sang pangeran juga dikabarkan memberinya bayaran tunai senilai Rp1,8 miliar. (Sindonews)

Uskup Agung Diduga Berhubungan Intim dengan Wanita Mengundurkan Diri
Sabtu, Desember 04, 2021

On Sabtu, Desember 04, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Paus Fransiskus telah menerima pengunduran diri Michel Aupetit dari jabatan Uskup Agung Paris menyusul laporan bahwa Aupetit memiliki "hubungan intim" dengan seorang wanita.

Langkah itu diumumkan dalam sebuah pernyataan dari Vatikanpada Kamis (2/12) setelah majalah Prancis Le Point mengumumkan hubungan itu pada 22 November lalu.

Aupetit juga merilis pernyataan setelah Vatikan mengumumkan keputusannya.

"Saya, tentu saja, sangat terganggu dengan serangan yang saya alami," bunyi pernyataan itu.

"Saya meminta pengampunan dari mereka yang mungkin telah saya sakiti dan saya meyakinkan Anda semua persahabatan saya yang mendalam dan doa saya, yang akan selalu menjadi milik Anda,” lanjutnya.

Dalam pernyataan yang sama mengumumkan pengunduran diri Aupetit, Vatikan menunjuk Mons. Georges Pontier sebagai penggantinya.

Menurut Le Point, dugaan hubungan itu terungkap karena email cinta yang dikirim Aupetit ke sekretarisnya secara tidak sengaja pada 2012, ketika dia menjadi Vikaris Jenderal Paris. Aupetit tidak dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Meskipun mengakui dalam artikel Le Point bahwa perilakunya "terhadapnya mungkin ambigu, menyiratkan adanya hubungan intim dan hubungan seksual di antara mereka, namun Aupetit dengan tegas menyangkal bahwa ada sesuatu yang benar-benar terjadi antara dia dan wanita yang bersangkutan.

"Mereka yang mengenal saya saat itu, dan yang berbagi kehidupan sehari-hari saya, pasti bisa bersaksi bahwa saya tidak mempertahankan kehidupan ganda seperti yang disarankan artikel itu," katanya dalam sebuah wawancara dengan Radio Notre Dame pada 27 November lalu.

"Saya menyadari, seperti yang telah saya katakan, bahwa saya salah mengatur situasi dengan seseorang yang datang kepada saya dalam banyak kesempatan. Saya menceritakan kesalahan ini kepada pembimbing spiritual saya dan otoritas gerejawi diberitahu,” lanjutnya.

Pengunduran diri Aupetit terjadi pada saat citra publik Gereja Katolik Prancis telah dirusak oleh rilis laporan yang memberatkan pada Oktober yang mengatakan bahwa anggota klerus Katolik di Prancis melakukan pelecehan seksual terhadap sekitar 216.000 anak di bawah umur selama tujuh dekade terakhir.

Jumlah anak di bawah umur yang dilecehkan meningkat menjadi sekitar 330.000 ketika termasuk korban orang-orang yang bukan pendeta tetapi memiliki hubungan lain dengan Gereja, seperti sekolah Katolik dan program pemuda.

Gereja Katolik Prancis telah menyarankan bahwa mereka akan menjual properti gereja untuk membiayai kompensasi kepada korban pelecehan seksual. (Okezone)

China Minta Indonesia Setop Pengeboran Minyak di Natuna, Guru Besar UI Minta Pemerintah Lakukan Ini
Jumat, Desember 03, 2021

On Jumat, Desember 03, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana meminta Pemerintah Indonesia untuk tak perlu menanggapi protes China yang meminta agar aktivitas pengeboran minyak di Laut Natuna Utara dihentikan.

Hikmahanto menyarankan pemerintah melalui Badan Keamanan Laut untuk melakukan pengamanan agar pengeboran minyak di Laut Natuna Utara tetap berjalan aman.

Menurut dia, Indonesia memiliki beberapa alasan untuk tak perlu menanggapi China.

Pertama, Indonesia tak pernah mengakui klaim China terhadap wilayah historisnya atau yang dikenal sebagai Nine Dash Line.

"Sementara China melakukan protes terhadap Indonesia atas dasar klaim sembilan garis putus ini," kata Hikmahanto kepada Era.id pada Kamis (2/12/2021).

Kedua, dengan mengabaikan protes China berarti Indonesia terus dan tetap konsisten tidak mengakui klaim China atas nine dash line.

Terakhir, jelas dia, adalah tepat bagi Indonesia untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam di dasar laut tanpa menghiraukan protes China.

"Hal ini karena Indonesia melaksanakan hak berdaulat atas Landas Kontinen Indonesia di Natuna Utara sesuai ketentuan Konvensi Hukum Laut PBB," pungkas dia.

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan mengungkapkan Pemerintah Indonesia diminta oleh China untuk menghentikan segala aktivitas pengeboran di lepas pantai di seluruh Laut Natuna Utara yang berbatasan dengan Laut China Selatan.

Farhan yang merupakan politisi partai Nasdem itu menyatakan permintaan China itu disampaikan melalui surat Komunike Diplomatic pada Agustus dan September 2021 lalu.

Menurut China, kata Farhan, pengeboran yang dilakukan Indonesia tersebut melanggar prinsip Nine Dash Line yang merupakan wilayah historis China.

Meski surat tersebut tidak bernada ancaman, namun menurut Farhan, Indonesia harus menanggapinya dengan serius lantaran baru kali pertama China mengirimkan komunike diplomatic dan klaimnya di wilayah Laut Natuna Utara.

Farhan menyatakan pemerintah Indonesia telah tegas menolak hal itu karena berpedoman terhadap prinsip hukum internasional yakni UNCLOS 1982.

"Kami di Komisi 1 tidak diperlihatkan suratnya, namun kami membahasnya secara resmi dan mendukung sikap Pemerintah RI yang dalam hal ini diwakili oleh Kemenlu RI," jelas Farhan melalui pesan singkat pada Era.id pada Rabu (1/12/2021).

Indonesia, jelas Farhan, tetap menjamin pelaksanaan pengeboran lepas pantai yang akan dikawal oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI.

"Sebagai wujud kehadiran Negara dalam memberikan rasa aman kepada Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum (perusahaan pengeboran) Republik Indonesia," tambah dia.

"Surat tersebut tidak pernah diperlihatkan maupun disebarkan, bahkan di Komisi 1 DPR, karena komunike Diplomatik adalah komunikasi tertutup antara cabang pemerintahan diplomatik antara dua negara," pungkas dia. (Era)

Timur Tengah Bikin Gempar Dunia, Ulama Dihukum Mati di Arab Saudi
Jumat, Desember 03, 2021

On Jumat, Desember 03, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Ulama tiba-tiba dihukum mati di Arab Saudi. Kecaman datang bertubi-tubi. Timur Tengah langsung bikin gempar dunia.

Arab Saudi telah mengeksekusi ulama Syiah Sheikh Nimr al-Nimr. Dia termasuk di antara 47 orang yang dihukum mati karena dituduh terlibat kejahatan terorisme.

Kecaman menghujani Arab Saudi dari gerakan politik Syiah di seluruh wilayah Timur Tengah.

Dewan Syiah Lebanon menyebut eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr sebagai kesalahan besar.

Sementara kelompok Hizbullah Lebanon menyebutnya sebagai pembunuhan.

Sheikh Nimr al-Nimr mendapat hukuman mati pada Oktober 2015.

Sheikh Nimr merupakan ulama yang vocal menyuarakan kaum minoritas Syiah di Arab Saudi yang merasa didiskriminasi dan dipinggirkan.

Pada saat itu, di Arab Saudi terjadi aksi protes menentang pemerintah di Provinsi Timur yang didiami kalangan Syiah pada 2011.

Kerajaan Arab Saudi menangkap ratusan anggota Syiah yang diperkirakan berjumlah sekitar 15% dari populasi.

Sheikh Nimr ditangkap pada 2012 atas tuduhan menghasut sektarianisme untuk peran utamanya.

Dia juga mengancam akan memimpin Provinsi Timur yang kaya minyak untuk memisahkan diri jika kerajaan Arab Saudi tidak mengubah kebijakannya terhadap minoritas Syiah.

Iran sebagai saingan Arab Saudi mengatakan, mengeksekusi Nimr sangat merugikan Arab Saudi.

Pemerintah Iran juga telah memperingatkan Arab Saudi bahwa pihak Arab Saudi akan membayar mahal untuk eksekusi tersebut. (GenPI)

Paksa Masuk Masjid Ibrahimi, Presiden Israel Dikutuk Arab Saudi
Selasa, November 30, 2021

On Selasa, November 30, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Masjid Ibrahimi di Kota Hebron, Tepi Barat mendapatkan kecaman dari Arab Saudi.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada Senin (29/11) mengeluarkan pernyataan kutukan terhadap Herzog.

"Tindakan itu merupakan pelanggaran mencolok terhadap kesucian masjid," ujar kementerian seperti dilaporkan Saudi Press Agency.

Kementerian menyebut Herzog telah menunjukkan tindakan bermusuhan dan memprovokasi perasaan umat Islam di seluruh dunia. 

Akibatnya, pendudukan Israel menanggung konsekuensi dari tindakannya.

Pada Minggu (28/11), Herzog memaksa masuk ke masjid untuk mengambil bagian dalam upacara penyalaan lilin yang diadakan sebagai bagian dari Hanukkah.

Setelah pembantaian tahun 1994 terhadap 29 jamaah Palestina di dalam masjid oleh pemukim ekstremis Yahudi Baruch Goldstein, otoritas Israel membagi kompleks masjid antara jamaah Muslim dan Yahudi.

Hebron adalah rumah bagi sekitar 160 ribu Muslim Palestina dan sekitar 800 pemukim Yahudi. 

Yang terakhir tinggal di serangkaian kantong khusus Yahudi yang dijaga ketat oleh pasukan Israel. (RMOL)

China Sita Bandara dan Aset Lainnya, Setelah Pemerintah Uganda Gagal Membayar Utang
Senin, November 29, 2021

On Senin, November 29, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Karena kegagalan pemerintah Uganda untuk membayar kembali pinjaman, China melalui Bank Ekspor-Impor China, dan dikenal sebagai Bank Exim, telah mengambil alih Bandara Internasional Entebbe Uganda dan aset lainnya.

Sekitar enam tahun lalu, pada 2015, Uganda meminjam 207 juta dolar AS dari Bank Ekspor-Impor China (EXIM) dengan bunga dua persen saat pencairan. Pemerintah kemudian melampirkan satu-satunya bandara internasional yang mereka miliki untuk persyaratan.

Dana tersebut dimaksudkan untuk memperluas Bandara Entebbe. Pinjaman sendiri memiliki jangka waktu 20 tahun, termasuk masa tenggang tujuh tahun.

Tetapi, laporan menyebut pemerintah Uganda melepaskan klausul kekebalan internasional untuk mengamankan pinjaman. Setelah itu pemberi pinjaman, yaitu China, dapat merebut kembali kepemilikan Bandara Internasional Entebbe tanpa arbitrase internasional.

Pinjaman tersebut memiliki jangka waktu jatuh tempo 20 tahun termasuk masa tenggang tujuh tahun, tetapi sekarang tampaknya transaksi yang ditandatangani dengan pemberi pinjaman China secara praktis berarti Uganda “menyerahkan” bandara internasionalnya yang paling menonjol dan satu-satunya.

Otoritas Penerbangan Sipil Uganda (UCAA) mengungkapkan beberapa ketentuan dalam Perjanjian Pembiayaan dengan China yang mengekspos Bandara Internasional Entebbe dan aset Uganda lainnya untuk dilampirkan dan diambil alih oleh pemberi pinjaman China setelah negosiasi di Beijing.

Uganda, bagaimanapun, berusaha untuk menegosiasikan kembali kesepakatan itu tetapi kunjungan terakhir dan permohonan untuk mengubah persyaratan asli dengan otoritas China ditolak.

Menurut Daily Monitor, pemerintah Uganda melepaskan kekebalan internasional dalam perjanjian yang ditandatangani untuk mengamankan pinjaman, mengekspos Bandara Internasional Entebbe untuk mengambil alih tanpa perlindungan internasional.

Dalam keputusasaan, Uganda pada Maret 2021 mengirim delegasi ke Beijing berharap untuk merundingkan kembali klausul beracun dari kesepakatan itu, tetapi para pejabat itu kembali dengan tangan kosong karena China tidak akan membiarkan persyaratan kesepakatan asli bervariasi.

Pekan lalu, Menteri Keuangan Uganda, Matia Kasaija, meminta maaf kepada parlemen atas “kesalahan penanganan pinjaman $207 juta” dari China Exim Bank untuk memperluas Bandara Internasional Entebbe.

Kemajuan pekerjaan bandara yang dibangun pada tahun 1972 ini telah mencapai 75,2 persen, dengan dua landasan pacu telah mencapai penyelesaian keseluruhan 100 persen.
Bandara Internasional Entebbe adalah satu-satunya bandara internasional Uganda dan menangani lebih dari 1,9 juta penumpang per tahun.

Perebutannya oleh China akan sangat merusak warisan Museveni yang berusia 77 tahun, yang berkuasa di belakang pemberontakan bersenjata pada 1986, dan memaparkannya pada kekalahan pemilu. (zonapriangan)

Kerusuhan Anti-China Meledak, Warga Menjarah dan Membakar Toko di Kawasan Chinatown, Tentara Turun Tangan
Jumat, November 26, 2021

On Jumat, November 26, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kerusuhan anti-China meledak di Kepulauan Solomon, ditandai dengan penjarahan pada kawasan Chinatown.

Bahkan toko-toko yang ada di Chinatown tidak hanya dijarah, tapi juga sebagian dibakar massa.

Video dan foto tentang pembakaran Distrik Chinatown di ibu kota Honiara beredar di media sosial, lapor rt.com.

Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasseh Sogavare mengumumkan penguncian 36 jam menyusul protes besar-besaran di ibu kota Honiara.

Pemerintah setempat pun memberlakukan jam malam untuk meredakan aksi kemarahan warga.

Warga selain menggelar demo anti-China, juga menuntut Manasseh Sogavare mundur. 

Pengunjuk rasa menyerbu gedung parlemen dan membakar gedung di sebelahnya.

Untuk menjaga stabilitas, Canberra mengirim polisi, tentara dan staf diplomatik ke Kepulauan Solomon, memadamkan demonstrasi kekerasan atas hubungan kabupaten itu dengan China. (zonapriangan)

El Salvador Berencana Bangun Kota Bitcoin Pertama di Dunia
Senin, November 22, 2021

On Senin, November 22, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - El Salvador berencana untuk membangun Kota Bitcoin pertama di dunia.

Dilansir dari BBC, Senin, 22 November 2021, kota ini akan dibangun di bagian tenggara wilayah La Union.

Presiden El Salvador Nayib Bukele mengatakan, kota tersebut akan menggunakan energi panas bumi dari gunung Conchagua untuk mendukung penambangan bitcoin.

Pada even promosi bitcoin tersebut, Bukele mengatakan, rencana pembangunan kota bitcoin pertama tersebut bakal meliputi beragam aspek.

"Mulai dari perumahan, wilayah perdagangan, jasa, museum, hiburan, bar, restoran, bandara, kereta, segalanya dan akan dikhususkan untuk bitcoin," ujar Bukele.

Untuk diketahui, El Salvador baru-baru ini mengadposi bitcoin sebagai alat transaksi yang sah. Negara Amerika Latin itu pun menjadi negara pertama di dunia yang melegalkan bitcoin sebagai alat transaksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Langkah tersebut menimbulkan protes besar-besaran dari penduduk setempat karena muncul kekhawatiran bitcoin bakal menimbulkan ketidakstabilan dan inflasi di negara tersebut.

Bukele pun menjelaskan, tidak akan ada pajak yang dipungut di Kota Bitcoin selain pajak pertambahan nilai (PPN).

Ia mengatakan, separuh dari pendapatan tersebut akan digunakan untuk membangun kota, sementara sisanya akan digunakan untuk perawatan jalan di kota.

Namun demikian, Bukele tak mengungkapan kapan proses konstruksi dan target pembangunan Kota Bitcoin tersebut bisa dirampungkan. 

Namun ia mengatakan, secara keseluruhan, pembangunan infrastruktur publik di kota tersebut bakal membutuhkan sektiar 300.000 bitcoin.

Saat ini, bitcoin diperdagangkan di sekitar 60.000 dollar AS per keping.
Untuk diketahui, proses penambangan bitcoin dan mata uang kripto lain dilakukan dengan menggunakan komputer canggih untuk menyelesaikan permasalahan matematika rumit. 

Biaya yang digelontorkan untuk menambang bitcoin cukup besar, serta prosesnya rumit dan memakan energi yang sangat besar.

Pemerintah El Salvador memperkenalkan bitcoin sebagai alat transaksi yang sah per September lalu. Penggunaan bitcoin sebagai alat transaksi dilakukan bersisian dengan dollar AS.

Kala itu, pemerintah merilis sebuah aplikasi dompet digital dan memberikan bitcoin senilai 30 dollar AS kepada penduduk setempat. Lebih dari 200 ATM bitcoin pun disediakan pemerintah di seluruh wilayah negara tersebut. (Kompas)

Bongkar Kehidupan Gemerlap Pangeran Arab, 150 Wanita Cantik Diterbangkan untuk Pesta di Pulau Pribadi
Senin, November 22, 2021

On Senin, November 22, 2021

BENTENGSUMBAR.COM – Penampilan luar memang tidak bisa menjadi ukuran untuk menilai karakter seseorang. Seorang pangeran Arab yang banyak orang pikir alim dan religius ternyata dekat dengan kehidupan gemerlap dan glamor.

Sekitar 150 wanita cantik, diterbangkan dari Brasil, Rusia, dan tempat lain, diangkut ke pulau pribadi di Maladewa untuk berpesta hanya dengan "beberapa lusin" pria dari Timur Tengah.

Tuan rumahnya adalah Mohammed bin Salman, putra mahkota Saudi berusia 29 tahun dan menteri pertahanan negara itu.

Tempat pestanyanya berada di Velaa, sebuah pulau pribadi di Maladewa “dirancang untuk menjadi salah satu tujuan paling mewah dan mahal di dunia.” Mohammed bin Salman menyewa seluruh pulau untuk ia dan para tamunya.

Pulau itu berisi sekitar empat lusin vila pribadi, banyak yang dibangun di atas panggung yang menghadap ke perairan biru Samudra Hindia. Vila-vila itu memiliki dek pribadi dan kolam renang.

Masing-masing tamu undangan datang dengan pelayannya sendiri. Bahkan ada mesin salju sehingga pengunjung bisa bermain-main di badai salju buatan di pantai tropis.

“Itu adalah liburan yang cocok untuk seorang pangeran,” tulis Bradley Hope dan Justin Scheck dalam buku mereka “Blood and Oil: Mohammed bin Salman’s Ruthless Quest for Global Power”.

Menurut buku tadi, biaya untuk menyelenggarakan pesta bisa mencapai $50 juta atau setara Rp713 miliar. Masing-masing dari dari 300 staf resor bahkan akan mendapatkan bonus Rp71 juta selain tip tunai yang berlimpah. Padahal para pekerja yang sama biasanya hanya memperoleh Rp14-15 juta per bulan.

Sebagai informasi, uang itu dihabiskan dengan baik, karena sang pangeran dan krunya begitu menginginkan privasi. Sangat takut media memberitakannya.

“Mohammed tahu bahwa anak-anak muda Arab Saudi bosan dengan pengeluaran cabul selama beberapa dekade oleh keluarga yang berkuasa dan frustrasi dengan akun online tentang rumah mewah pangeran, menghabiskan uang di Harrods, dan mobil sport berpacu di jalan-jalan Mayfair [London],” tulis sang penulis “Blood and Oil: Mohammed bin Salman’s Ruthless Quest for Global Power”.

Untuk menjaga kerahasiaan, para staf tidak diperbolehkan membawa smartphone di pulau itu. Mereka hanya bisa menghadirkan “candy bar” ala Nokia 3310 untuk keperluan komunikasi. Dua karyawan bahkan ada yang dipecat karena melanggar aturan.

“Hanya setelah pengujian selesai dan para wanita telah menetap di vila mereka, pesawat amfibi yang membawa Mohammed bin Salman dan teman-temannya tiba,” tulis penulis, dua wartawan Wall Street Journal yang menghabiskan bertahun-tahun menyelidiki raja.

Bintang Tamu yang Diundang Pangeran

Untuk hiburan, sang pangeran rela menyewa nama-nama besar dari seluruh dunia, termasuk Pitbull, rapper Korea “Gangnam Style” Psy dan DJ Afrojack. Jennifer Lopez dan Shakira juga tampil.

Para pria tidur hampir sepanjang hari. Tapi saat matahari terbenam, mereka muncul, siap berpesta.

DJ dan band dimainkan di lantai dansa yang menghadap ke kolam renang, sementara aksi kecil lainnya dimainkan di panggung yang tersebar di seluruh pulau.

Suatu malam, sang pangeran menjadi sangat bersemangat selama pertunjukan Afrojack. Ia bahkan naik ke atas panggung.

“Para pria dan model bersorak ketika Mohammed mengambil alih meja DJ dan mulai memainkan rekaman pilihannya sementara Afrojack menyelinap pergi sambil bergumam, mengutuki sang pangeran dengan keras ketika dia berada di luar jangkauan pendengaran sang pangeran,” kata buku itu.

Dan pesta-pesta biasanya berlangsung sampai subuh. Penampilan luar bisa saja religius, dalam seseorang siapa yang tahu. (djawanews)

Arab Saudi Beri Ulama Syiah Lebanon Kewarganegaraan
Rabu, November 17, 2021

On Rabu, November 17, 2021

BENTENGSUMBAR.COM – Pemerintah Arab Saudi baru-baru ini memberikan kewarganegaran kepada sejumlah ekspatriat dan tokoh asing di bawah surat keputusan baru yang dikeluarkan pekan lalu.

Di antara mereka yang diberikan kewarganegaraan itu adalah seorang ulama Syiah terkemuka asal Lebanon yang juga Sekretaris Jenderal Dewan Islam Arab di Lebanon , Mohammed al-Husseini. Keputusan Arab Saudi itu disambut baik oleh al-Husseini sendiri.

"Memberikan kami kewarganegaraan Arab Saudi melalui perintah yang murah hati adalah kehormatan besar dan kebanggaan besar yang mewujudkan makna paling indah dari pengabdian, kesetiaan, dan kepemilikan," kata al-Husseini seperti dikutip oleh RT Arabic, dilansir di Al Arabiya, Selasa, 16 November 2021.

Al-Husseini mengatakan bahwa Arab Saudi maju dengan langkah besar dalam pembangunan yang beradab, berdasarkan Visi 2030 di bawah Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. Hal itu mencakup pasokan berkelanjutan dari energi ilmiah dan intelektual, yang sejalan dengan keinginan Kerajaan untuk menegakkan kondisi kemanusiaan.

Ulama Syiah Lebanon ini mengunggah cuitan di Twitter pada Senin, yang isinya menjanjikan kesetiaannya kepada Arab Saudi dan kepemimpinannya.

"Saya berjanji kepada Tuhan Yang Maha-Esa bahwa saya akan bekerja keras, jujur dan setia untuk melayani negara besar saya, Kerajaan Arab Saudi. Saya berhutang dengan cinta, kesetiaan, pembelaan, ketaatan dan kesetiaan kepada pemimpin bangsa, Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz, dan Yang Mulia, Putra Mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman, semoga Tuhan Yang Maha-Esa mendukung mereka," demikian cuitan al-Husseini.

Cendekiawan Syiah Lebanon ini dianggap sebagai salah satu tokoh agama moderat di Lebanon yang sering menyerukan moderasi dan menekankan perlunya tidak mempolitisasi Syiah Lebanon dan menghubungkan mereka dengan partai politik.

Sebanyak 27 ulama muslim, dokter terkemuka dan akademisi Islam, menurut sebuah laporan di surat kabar Asharq Al-Awsat, telah menerima penghargaan berupa kewarganegaraan oleh Kerajaan Arab Saudi. Perintah ini dikeluarkan oleh Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman.

Dilansir dari Saudi Gazette, Senin (15/11), pemberian kewarganegaraan itu sebagai pengakuan atas jasa dan kontribusi luar biasa mereka di semua lapisan masyarakat, utama melalui dedikasi selama puluhan tahun dan upaya tanpa henti yang membuat mereka memenuhi syarat untuk mencapai status terhormat dalam masyarakat Arab Saudi. (Republika)

WHO Keluarkan Peringatan ke Suluruh Dunia, Mohon Jangan Sepelekan
Minggu, November 14, 2021

On Minggu, November 14, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus menanggapi kasus Covid-19 yang mengalami lonjakan besar-besaran di Eropa.

Eropa sekali lagi menjadi pusat pandemi virus corona, sebuah perkembangan yang dipicu oleh melambatnya tingkat vaksinasi, menyebarkan informasi yang salah, dan melonggarkan pembatasan.

Eropa juga kini tercatat hampir dua juta kasus Covid-19 pekan lalu.

Pada saat yang sama, benua itu melaporkan hampir 27.000 kematian yang menjadi angka dengan mewakili lebih dari setengah kematian terkait Covid di dunia pekan lalu

"Paling banyak dalam satu minggu di wilayah itu sejak pandemi dimulai," ujar Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam keterangannya dalam jumpa pers seperti dilansir dari BBC, Jumat, 12 November 2021.

Di samping itu, banyak negara yang terus berupaya untuk mengendalikan penularan Covid-19 dengan memberlakukan kembali pembatasan atau meluncurkan lebih banyak vaksin dan booster.

Semakin banyak negara telah meluncurkan dosis booster untuk populasi mereka yang sudah divaksinasi, meskipun ada seruan berulang dari WHO untuk moratorium booster hingga akhir tahun agar bisa diberikan ke negara-negara miskin.

"Ini bukan hanya tentang berapa banyak orang yang divaksinasi. Ini tentang siapa yang divaksinasi. Tidak masuk akal untuk memberikan booster kepada orang dewasa yang sehat, atau memvaksinasi anak-anak, ketika petugas kesehatan, orang tua dan kelompok berisiko tinggi lainnya di seluruh dunia masih menunggu dosis pertama mereka," imbuhnya.

Di sisi lain, Austria menjadi salah satu negara Eropa Tengah yang paling sedikit divaksinasi, bukti vaksinasi atau pemulihan baru-baru ini dari virus diperlukan untuk memasuki acara dengan 25 orang atau lebih, hotel, penata rambut, dan banyak tempat makan dan hiburan.

Sementara, Italia bulan lalu mulai memberlakukan mandat vaksin pada tenaga kerja publik dan swastanya.

"Ini adalah pengingat lain, seperti yang telah kami katakan berulang kali, bahwa vaksin tidak menggantikan kebutuhan untuk tindakan pencegahan Covid-19 lainnya. Vaksin mengurangi risiko rawat inap, penyakit parah, dan kematian. Tetapi mereka tidak sepenuhnya mencegah penularan virus corona," tuturnya. (GenPI)

Hassan Al-Maliki, Cendekiawan Arab Saudi yang Bakal Dieksekusi karena Miliki Buku Terlarang
Minggu, November 14, 2021

On Minggu, November 14, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Hassan Farhan Al-Maliki, seorang cendekiawan Islam yang dipenjara di Arab Saudi atas berbagai tuduhan termasuk melakukan wawancara dengan media Barat dan memiliki buku yang dilarang oleh kerajaan, akan segera dieksekusi mati.

Parlemen Inggris menekan pemerintahnya untuk mendesak Riyadh menghentikan eksekusi tersebut.
Al-Maliki telah berada di balik jeruji besi sejak 2017. 

Ayah dari sembilan anak, yang menyerukan masyarakat Arab Saudi yang pluralistik dan reformasi politik, saat ini sedang diadili di pengadilan Pidana Khusus Arab Saudi dalam kasus yang sidangnya telah ditunda 12 kali.

Pandangan Al-Maliki telah digambarkan sebagai Quranist, moderat, toleran, dan salah satu penentang ideologi takfirisme.

Kelompok hak asasi manusia (HAM) Inggris, Reprieve, mengatakan dia ditahan tanpa diberi akses komunikasi dan di sel isolasi selama tiga bulan.

Setidaknya, 16 anggota parlemen dan rekan-rekan mereka menandatangani surat yang menuntut Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mendesak Arab Saudi untuk memastikan bahwa jaksa penuntut umum negara itu membatalkan dakwaan dan al-Maliki tidak dieksekusi karena tuduhan-tuduhan itu, termasuk tuduhan kepemilikan buku terlarang di perpustakaannya.

“Kami sangat prihatin bahwa seorang intelektual publik Saudi menghadapi kemungkinan eksekusi untuk kejahatan pemikiran. Eksekusi Hassan akan menandai langkah mundur besar dalam lintasan positif reformasi Arab Saudi,” bunyi surat yang ditandatangani oleh belasan anggota parlemen tersebut.

“Oleh karena itu, kami meminta Anda membuat pernyataan mendesak kepada rekan Anda di Arab Saudi untuk memastikan bahwa tuduhan terhadap Hassan dibatalkan, dan bahwa seorang sarjana dan sejarawan Saudi tidak dieksekusi karena isi perpustakaannya," lanjut surat tersebut, seperti dikutip dari The Independent, Sabtu, 13 November 2021.

Langkah para anggota parlemen itu muncul ketika Reprieve menyeruka pihak berwenang Arab Saudi untuk bertindak atas janji-janji reformasi dan mengakhiri hukuman mati untuk semua pelanggaran yang tidak mematikan, serta bagi mereka yang dihukum karena kejahatan yang dilakukan ketika mereka masih remaja.

Arab Saudi telah berulang kali membantah ada tahanan politik di balik jeruji besi dan menggembar-gemborkan dorongannya untuk reformasi peradilan, termasuk dekrit untuk menghentikan eksekusi anak di bawah umur.

The Independent menghubungi Kedutaan Arab Saudi di London untuk memberikan komentar tetapi belum menerima jawaban. Anggota parlemen Konservatif Alastair Carmichael mengatakan bahwa mengancam Al-Maliki dengan hukuman mati karena menggunakan kebebasan berpikir "adalah sebuah kebiadaban".

“Jika Arab Saudi ingin dianggap serius sebagai negara yang sedang melakukan reformasi maka setidaknya harus mundur dari hukuman kejam untuk tindakan hati nurani,” katanya kepada The Independent.

“Jika pemerintah Inggris ingin dianggap serius sebagai suara untuk HAM di seluruh dunia, maka para menteri harus mengangkat kasus Hassan ke tingkat tertinggi dengan rezim Saudi.”

Anggota parlemen dari Partai Buruh Andy Slaughter, yang juga menandatangani surat itu, mengatakan kepada The Independent bahwa perlakuan terhadap Al-Maliki sama sekali tidak sesuai dengan reformasi yang dianut oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

“Pemerintah Inggris harus membela kebebasan berekspresi dan membuat pernyataan mendesak untuk memastikan bahwa tuduhan palsu ini dibatalkan," katanya.

Jeed Basyouni, dari Reprieve, menggambarkan kesenjangan yang konsisten antara apa yang dikatakan otoritas Saudi dan apa yang mereka lakukan terkait dengan hukuman mati.

“Sementara [Putra Mahkota] Mohammed bin Salman berperan sebagai seorang reformis, Hassan menghadapi hukuman mati karena menyarankan reformasi serupa," kata Basyouni.

Sejak menjadi penguasa de facto, Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) telah menggembar-gemborkan banyak reformasi yang bertujuan untuk meningkatkan catatan HAM kerajaan, yang telah berulang kali dicap sebagai salah satu algojo top di dunia.

Di antara reformasi itu adalah pengumuman bulan April oleh Komisi Hak Asasi Manusia (HRC) Kerajaan yang mengutip dekrit Kerajaan bahwa Kerajaan akan mengakhiri hukuman mati bagi pelanggar remaja.

Baru-baru ini, Kerajaan Arab Saudi membebaskan Ali al-Nimr, yang sempat menghadapi kemungkinan eksekusi mati karena menghadiri protes pro-demokrasi ketika dia berusia 17 tahun. Pembebasan terjadi setelah kelompok HAM mengatakan dia disiksa untuk memberikan pengakuan palsu.

Namun Reprieve mengatakan dekrit kerajaan bulan Maret tidak pernah secara resmi terwujud dan mereka mengetahui setidaknya sembilan pelanggar remaja lainnya yang tetap berisiko dijatuhi hukuman mati.

Mereka juga mengetahui satu pelaku kriminal anak lainnya yang sedang dihukum mati sekarang, Abdullah al-Howaiti yang berusia 14 tahun ketika dia dihukum atas tuduhan pembunuhan dan perampokan bersenjata, dalam proses sidang yang oleh Human Rights Watch disebut “sangat tidak adil”.

Ini mengikuti eksekusi bulan Juni terhadap Mustafa al-Darwish yang dijatuhi hukuman mati atas tuduhan terorisme setelah ditangkap atas pelanggaran terkait protes ketika dia berusia 17 tahun.

“Untuk setiap berita baik, seperti pembebasan Ali al-Nimr, ada kemarahan seperti eksekusi Mustafa al-Darwish atau Abdullah al-Howaiti yang dijatuhi hukuman mati,” lanjut Basyouni.

Basyouni mengatakan ada gumaman bahwa Arab Saudi berencana untuk mengakhiri hukuman mati untuk pelanggaran yang tidak mematikan, sebuah perubahan yang akan mengurangi separuh jumlah eksekusi setiap tahun.

“Tetapi sampai ini secara resmi ditulis ke dalam hukum Kerajaan, sejumlah bandar narkoba, pekerja migran yang rentan, dan tahanan politik tetap berisiko dieksekusi,” katanya. (Sindonews)

Pesatnya Islam di China dan 10 Etnis Pemeluk Islam
Minggu, November 07, 2021

On Minggu, November 07, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Ada banyak teori hingga perbedaan pendapat di kalangan para sejarawan terkait masuknya Islam ke nusantara.

Namun, dalam buku berjudul “Islam in China: Mengenal Islam di Negeri Luluhur” dijelaskan bahwa Islam masuk ke Nusantara sebenarnya melalui orang-orang Tiongkok pada abad ke-15 dan 16 Masehi, yang dipimpin oleh seorang muslim dari Suku Hui, Laksamana Cheng Ho (1371-1433).

Setelah berlabuh di nusantara, Cheng Ho bersama anak buahnya kemudian menikahi perempuan-perempuan Jawa.

Mereka pun mewariskan berbagai tradisi campuran China Islam dan Jawa, yang pada saat itu masih kental dengan pengaruh agama Hindu dna Buddha.

Setelah itu, baru kemudian Islam disebarkan secara luas oleh para wali songo, yang beberapa di antara mereka juga merupakan keturunan China.

Sejarawan Prod Slamet Muljana bahkan menyebut bahwa Sunan Ampel sebenarnya ernama asli Bong Swi Hoo.

Banyak bukti yang mengungkap tentang eratnya hubungan Islam Nusantara dengan Islam di China.

Bahkan, KH Abdurrahaman Wahid (Gus Dur) semasa hidupnya kerap menyatakan bahwa dirinya memiliki darah Tinghoa dari jalur Tan Kim Han.

Dengan berbagai fakta sejarah tersebut, buku ini pun menganggap China sebagai leluhur. Karena itu, tidak selayaknya masyarakat Indonesia Phobia terhadap etnis Tionghoa.

Karena, sikap phobia tersebut sama halnya dengan mengingkari asal-muasal keberislaman masyarakat nusantara.

Buku yang ditulis Mi Shoujiang dan You Jia ini memuat tentang sejarah dan perkembangan Islam di China, pergolakan sejarah dan perkembangan Islam di China, serta pergolakan sejarah dan kondisi sosial masyarakat muslim di China. 

Buku ini semakin menarik dibaca karena ditulis langsung oleh penulis asal China tersebut.

Menurut penulis, Islam diperkenalkan ke China pada pertengahan abad ke-7 Masehi. Setelah disebar dan dikembangkan selama 1300 tahun, Islam telah mencapai lebih dari 20 juta pengikut di China. 

Kemudian, Islam pun mendapatkan banyak sebutan, di antaranya Islam disebut dengan “Hui Jiao” (Agama orang Hui).

Setelah China Baru didirikan pada 1949, pemerintah kemudian mengeluarkan sebuah pernyataan yang melarang untuk menggunakan istilah “Hui Jiao” untuk Islam, cukup panggil Islam saja. Sejak itulah Islam sering digunakan di daratan China.

Penulis mengungkapkan, di antara 56 kelompok etnis di China, ada 10 etnis yang menjadikan Islam sebagai agama nasional mereka, yaitu etnis Hui, etnis Uighur, etnis Kazak, etnis Dongxiang, etnis Khalkha, etnis Sala, etnis Tajik, etnis Uzbek, etnis Bao’an, dan etnis Tatar. Ada juga sejumlah kecil muslim di antara etnis Mongol, etnis Tibet, etnis Bais, dan juga etnis Dais.

Sumber : Harian Republika