Lifestyle

PADANG

SUMBAR

DPRD Kota Padang Pantau 4 Posko Covid-19 dan Awasi Bantuan Sembako Bagi Warga Terdampak
Rabu, April 01, 2020

On Rabu, April 01, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani bersama rombongan melakukan kunjungan ke 4 posko proteksi Covid-19, Jumat, 27 Maret 2018. Pada kesempatan itu, rombongan didampingi Sekretaris DPRD Kota Padang, Hendrizal Azhar.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani menyerahkan bantuan makanan dan minuman penunjang kesehatan para petugas di Posko Covid-19.

Kunjungan dimulai dari posko Indarung dan Bungus Teluk Kabung, Jalan Adinegoro, dan terakhir di Jalan By Pass Padang.

Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani mengatakan, Pemko Padang akan melengkapi sarana dan prasana, termasuk pengaturan shift bagi petugas, sehingga mereka dapat bekerja lebih maksimal.

DPRD Kota Padang sendiri, katanya, berdasarkan hasil rapat Bamus, untuk kunker (kunjungan kerja-red) ke luar provinsi, rapat-rapat di hotel dan di kantor juga dibatalkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Meski demikian, jelasnya, untuk anggota dewan yang akan melakukan kegiatan kemasyarakatan masih diperbolehkan.

"Terhitung hari Senin, 23 Maret 2020, Bamus telah memutuskan dan sudah disepakati hasil rapat tersebut. Kecuali anggota dewan yang mau melakukan kegiatan kemasyarakatan seperti penyemprotan maupun membagikan masker," ungkapnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Kota Padang Arnedi Yarmen mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, seluruh anggota DPRD Kota Padang menunda aktifitas kedewanan hingga akhir Maret 2020.

Dikatakannya, keputusan tersebut diambil setelah dilakukan rapat dan diputuskan tiadakan aktifitas kedewanan.

"Sampai akhir Maret tidak ada rapat di kantor dan aktifitas dewan, untuk nanti berikutnya akan kita sikapi sesuai kondisi yang ada," kata Arnedi Yarmen.

Awasi Bantuan Sembako

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Ilham Maulana mengatakan, DPRD Kota Padang memutuskan untuk membatalkan rencana pembelian Mobil Dinas (Mobnas) pimpinan dewan. 

Pasalnya, dana pembeli mobnas itu akan dihibahkan kepada Pemko Padang untuk membeli kebutuhan pokok warga yang terdampak Covid-19 berupa sembako dan kebutuhan lainnya.

Dia mengatakan dana pembelian Mobnas empat pimpinan dewan mencapai Rp3,4 M dan keempat pimpinan sepakat menunda beli kendaraan dinas. 

"Mobil dinas yang ada sekarang masih sangat layak. Kita telah melakukan rapat dan kesimpulannya Mobnas batal dibeli," ujar Ilham Maulana usai melakukan rapat pimpinan dan rapat Badan Musyawarah (Bamus) Rabu, 1 April 2020.

Selain pembatalan pembelian Mobnas, juga dilakukan efesiensi dan pemangkasan beberapa kegiatan seperti perjalanan dinas dan bimbingan teknis (Bimtek) yang nilainya mencapai Rp4 miliar.

Dia mengatakan, dari dana tersebut, akan dibelikan kebutuhan pokok, yang nantinya akan diserahkan pada OPD terkait dan mekanisme pembagiannya melalui kecamatan masing-masing.

"Yang jelas koordinasi kita terkait hal ini akan terus dilakukan, agar sembako yang akan diterima warga tepat sasaran dan persoalan baru tak muncul setelah itu," ucap Ketua DPC Demokrat Padang ini.

Terkait kriteria dari penerima sembako itu, Ilham meminta Pemko turun langsung ke lapangan dan koordinasi dengan Lurah, RW, RT siapa yang berhak menerima bantuan tersebut.

"Jangan warga yang berkecukupan diberi juga. Ini tak sesuai namanya," ucap Koordinator Komisi II DPRD Padang ini.

Ia mengatakan, pihaknya akan mengawasi di lapangan bersama tim tentang pendistribusian sembako ke masyarakat.

"Kita inginkan sembako yang akan diterima warga dapat meringankan bebannya akibat imbas Covid-19 yang terjadi," paparnya.

(by)

Pelaksanaan MTQ ke-39 Kuranji Sukses, M Fikar: Terimakasih Atas Dukungannya
Minggu, Maret 22, 2020

On Minggu, Maret 22, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran ke - 39 tingkat Kecamatan Kuranji ditutup secara resmi oleh Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Masjid Raya Balai Baru Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji, Jumat malam, 20 Maret 2020.

Pada kesempatan itu, Wako Mahyeldi memberikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada seluruh jajaran panita pelaksana, terutama kepada ketua panitia yang telah bekerja keras demi suksesnya rangkaian kegiatan MTQ ke-39 tingkat Kecamatan Kuranji.

"Semoga ini lebih ditingkatkan lagi untuk masa-masa yang akan datang," ungkap orang nomor di Kota Padang itu. 

Mahyeldi berpesan, lomba MTQ ini hendaknya dimaknai sebagai ajang untuk kembali menggairahkan dan membudayakan semangat baca Quran ditengah-tengah masyarakat. Selain itu, juga dimaknai untuk menggairahkan dan menumbuhkembangkan potensi-potensi anak nagari.

"Maka oleh sebab itu, saya menginginkan kafilah yang bertanding dalam lomba ini betul-betul anak nagari Kuranji. Jika kedapatan mendatangkan dari luar Kuranji, saya akan bertindak tegas. Kepada Ketua LPTQ periksa hal ini," tegas Mahyeldi.  

Sementara itu, Ketua Panitia Muhammad Fikar Datuk Rajo Magek mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan MTQ ini mulai 18-21 Maret 2020, sehingga dapat berjalan dengan lancar. 

"Atas nama panitia, kami mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan lomba ini," sebutnya.

M Fikar Dt. Rajo Magek mengaku puas atas suksesnya pelaksanaan MTQ Kuranji, 18-20 Maret 2020.

"Semua ini tak terlepas dari dukungan semua pihak, termasuk kawan-kawan media yang telah ikut berpartisipasi memberitakan kegiatan MTQ ini dari awal sampai akhir. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih," ungkapnya.

Ia mengakui, tanpa dukungan awak media, belum tentu semarak MTQ Kecamatan Kuranji ini sampai keluar dan diketahui masyarakat luas. Melalui pemberitaan insan pers lah sehingga gema MTQ ke-39 tingkat Kecamatan Kuranji ini jadi begitu luar biasa.

"Makanya, dalam sambutan tadi, saya sampaikan kepada bapak walikota dan hadirin semuanya bahwa kegiatan MTQ Kecamatan Kuranji ini diliput 30 media, baik media online, cetak dan elektronik. Karena saya tahu, pengaruh media ini sangat besar dalam menggebyarkan sebuah acara. Alhamdulillah, hasilnya cukup positif. Buktinya, bapak walikota pun bersedia hadir walaupun di acara penutupan," ucap Ketua BMPN Pauh IX tersebut dengan nada puas.

Ketua MPA KAN Pauh IX Kuranji, Irwan Basir mengapresiasi keberhasilan lomba MTQ ini, terutama panitia mampu mengakodomodir menghadirkan semua elemen yang mewakili tokoh-tokoh masyarakat. 

"Ini adalah sebuah contoh, bagaimana MTQ ini menghadirkan sebuah pentas perubahan perilaku kepedulian masyarakat terhadap Alquran. Buktinya, hadir bersama kita, generasi muda, tokoh adat, tokoh agama, pejabat pemerintah. Semoga hal positif ini dapat menciptakan iklim yang sehat ditengah-tengah masyarakat," sebutnya. 

(by/mul/noa)

HUT Bank Nagari ke-58, Perkuat Layanan Digital Banking, Konversi ke Bank Nagari Syariah
Jumat, Maret 13, 2020

On Jumat, Maret 13, 2020

HUT Bank Nagari ke-58, Perkuat Layanan Digital Banking, Konversi ke Bank Nagari Syariah
BENTENGSUMBAR.COM - Di hari jadinya yang ke-58, pada Kamis (12/3), Bank Nagari mencatatkan sejumlah perubahan yang sangat berarti untuk masa depannya. 

Terutama perkembangan yang sangat terkait dengan dunia digital. Hal itu tercermin dari pidato Plt Direktur Utama Bank Nagari Syafrizal, saat upacara peringatan HUT ke-58 Bank Nagari di halaman di halaman kantor pusat Bank Nagari Jalan Pemuda No 21 Padang, pagi kemarin.

Menurut Syafrizal, ekosistem ekonomi digital menjadi tantangan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank Nagari saat ini. Pasalnya, tidak mudah untuk bisa menyediakan produk-produk yang sedemikian signifikan perubahannya.  

"Perusahaan yang hanya mengandalkan cara-cara konvesional bakal tergilas oleh perusahaan yang telah menerapkan terknologi informasi dalam operasional bisnisnya. Apalagi tren perubahan menuju era digital banking sedang terjadi seiring meningkatnya pengguna smartphone dan jaringan internet," kata Syafrizal.

Menghadapi kondisi demikian, sebut Syafrizal, salah satu strategi signifikan yang sedang dan terus dikembangkan Bank Nagari ke depan senantiasa memperkuat kemampuan dan kehandalan daya dukung teknologi. 

"Fase pengembangan produk dan daya dukung teknologi yang lazim dimiliki bank masa kini telah berhasil dibangun dan dimiliki Bank Nagari sejak beberapa tahun terakhir ini," sebutnya.

Bahkan, sebut Syafrizal, core banking system Bank Nagari telah beroperasi 7 x 24 jam serta didukung dengan produk dan fitur digital. Seperti Nagari Mobile Banking, Nagari Cash Management, Nagari Auto Debet, Nagari SMS Banking & Notifikasi, Nagari Virtual Account.

Acara jalan sehat dalam rangka HUT Bank Nagari ke-58 dengan Tema "Berbakti demi generasi" yang dilepas oleh Gubernur Provinsi Sumatera Barat Irwan Prayitno (14/3/2020). 

Kemudian, Nagari Portal Payment, Nagari Auto Debet, Nagari Kartu Debit GPN, Nagari EDC, Nagari Money. Nagari Laku Pandai, Nagari SP2D Online, Nagari E-Retribusi, Nagari Samsat Online dan lainnya.

"Saat perayaan hut ke-58, kami akan meluncurkan produk terbaru Nagari Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS ini merupakan standar QR Code untuk pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking," paparnya.

Tak kalah hebatnya, tegas Syafrizal, teknologi digital yang dibangun karya Bank Nagari sendiri. 

"Ini suatu kelebihan yang dimiliki Bank Nagari. Dan, tak dimiliki BPD lainnya di Indonesia," ungkapnya.

Plt Direktur Keuangan M Irsyad lebih jauh menegaskan komitmen ekonomi digital yang dibangun Bank Nagari. 

"Kami juga tengah menjajaki kartu debit Bank Nagari bisa terakses di Arab Saudi. Sehingga para nasabah Bank Nagari yang menjalani umrah atau haji hanya cukup membawa kartu debit Bank Nagari," ucapnya.

Konversi ke Bank Nagari Syariah

Khusus Konversi Bank Nagari menjadi Bank Umum Syariah, Syafrizal meyakini bahwa pemegang saham sebagai pemilik Bank ini sudah mempertimbangkan secara matang. Bahwa kesepakatan dan keputusan yang diambil adalah hal yang terbaik untuk masyarakat Sumbar dan untuk Bank Nagari.

"Karakteristik sistem perbankan syariah adalah memberikan alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan bagi masyarakat dan bank. Serta menonjolkan aspek keadilan dalam bertransaksi, investasi yang beretika, mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan dalam berproduksi, dan menghindari kegiatan spekulatif dalam bertransaksi keuangan," tuturnya.

Menurut dia, Bank Syariah juga diminati oleh saudara-saudara kita dari agama selain Islam. “asalnya, mereka melihat suatu pilihan sistim yang baik dan lebih beragam dibanding bank konvensional. 

“Untuk itu mari kita optimis dan memberikan pelayanan yang lebih baik agar Bank Nagari akan tetap berkembang baik meskipun konversi menjadi Bank Syariah," ajaknya.


HUT Bank Nagari ke-58, Perkuat Layanan Digital Banking, Konversi ke Bank Nagari Syariah

Untuk diketahui, kinerja dan indikator rasio keuangan utama Bank Nagari sampai tahun 2019. Aset mencapai Rp 24,5 triliun, tumbuh 5,08% dari tahun 2018. Pinjaman yang disalurkan mencapai Rp 18,9 triliun, tumbuh 7,71% dari tahun 2018.

Dana masyarakat yang dihimpun mencapai Rp 19,5 triliun, tumbuh 7,14% dari tahun 2018.  Laba Bersih tercapai Rp 383 miliar (an-audit), tumbuh 10,37% dari tahun 2018. Jumlah nasabah tabungan meningkat pesat dan saat ini mencapai lebih dari 1.700.000 rekening.

CAR 20,43%, LDR 97,19%, NIM 6,73%, NPL 3,08%, ROA 2,08% dan ROE 14,29%. Secara umum rasio keuangan ini membaik dari tahun 2018. Tingkat Kesehatan Bank (TKB) dapat dipertahankan berada pada Peringkat Komposit 2 atau Sehat.

Bank Nagari juga tetap mempertahankan posisi sebagai market leader di perbankan Sumbar dengan penguasaan pasar. Yakni, market share aset 35,52%,  market share penyaluran pinjaman 32,18% dan market share dana masyarakat 46,56%.

Menanggapi konversi Bank Nagari ke Syariah tersebut, salah seorang Dirut Bank Nagari di era 90-an, Suharman menyebutkan, hal itu harus disikapi dengan sangat hati-hati, sehingga akan berjalan dengan lancar. 

“Para pensiunan juga harus mempersiapkan diri  dan punya pemikiran yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan. Misalnya dengan mendirikan klinik bersama yang pada akhirnya diharap berkembang jadi rumah sakit,” urai Suharman.

Pada hari ulang tahun tersebut, Bank Nagari juga memberikan penghargaan pada pegawai dengan masa kerja 15 tahun, 25 tahun dan 30 tahun serta Kantor Cabang yang mendapatkan penghargaan atas kinerja tahun 2019.

Acara peringatan ulang tahun ini diakhiri dengan pemotongan kue ulang tahun bersama yang dihadiri para direksi, komisaris, pemimpin cabang, pensiunan, Isbanda, serta mitra Bank Nagari. 

(***)

Respon Pengaduan Warga Soal Perluasan Pelabuhan Teluk Bayur, Komisi II DPRD Kota Padang Kunker ke PT Pelindo II di Jakarta
Selasa, Maret 10, 2020

On Selasa, Maret 10, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang merespon dengan cepat pengaduan warga terkait ganti rugi tanah dan bangunan yang berada di areal perluasan pelabuhan Teluk Bayur dengan mengunjungi kantor pusat Pelindo II yang terletak di Jl. Pasoso No.1 Tanjung Priok Jakarta Utara, Jakarta 14310, Minggu kemaren.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang yang menjadi koordinator Komisi II, Ilham Maulana mengatakan, DPRD Kota Padang telah menerima pengaduan warga terkait perluasan areal pelabuhan Teluk Bayur. 

"Masyarakat baru melapor ke DPRD soal kejadian, PT Pelindo melakukan pengukuran dan pembayaran ke masyarakat untuk tahap I. Tapi sayangnya, setelah dilakukan pembayaran, tidak dilakukan pembangunan, sehingga tempat itu menjadi sarang binatang buas, seperti ular dan lain sebagainya," cakapnya.

Kemudian, ungkap Ilham lagi, dilakukan pembayaran tahap kedua, terjadi benturan dengan masyarakat. Ada 19 unit rumah tak mau terjma, karena ada beberapa ketentuan yang diminta tidak diindahkan oleh pihak Pelindo.

Kemudian lagi, urainya, ada tahap selanjutnya yang sedang dirancang PT Pelindo, sehingga masuklah surat dari masyarakat yang mewakili keluarga Nias yang tinggal di daerah itu ke DPRD Kota Padang. Masyarakat meminta DPRD Kota Padang untuk memediasi dan menyampaikan pendapat.

"Merespon persoalan ini, maka Komisi II DPRD Kota Padang melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat PT Pelindo II di Jakarta," ungkap Ilham Maulana, Senin, 2 Maret 2020.

Lantas, apa hasil dari Kunjungan Kerja tersebut? 

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Yandri Hanafi kepada BentengSumbar.com, Senin malam, 9 Maret 2020, mengungkap hasil dari kunjungan kerja tersebut. Menurutnya, ada beberapa kesepakatan di Pelindo Jakarta.

Kesepakatan tersebut, kata Yandri lagi, adalah mendukung rencana pengembangan pelabuhan Teluk Bayur, menghargai kebijakan yang diambil oleh Pelindo Cabang Teluk Bayur terkait ganti rugi terhadap warga.

"Dalam rangka merespon aspirasi warga sebagai solusi dari dampak sosial ekonomi dari akibat pembebasan lahan, maka Pelindo akan menggunakan program CSR, diawali dengan pendataan ulang warga yang terkena pembebasan lahan," ungkapnya.

Terkait ukuran ganti rugi, Yandri menjelaskan, sudah ada mekanisme dan kajian lembaga yang berwenang.  

"Alhamdulillah PT Pelindo II merespon usulan kita terkait solusi dari dampak sosial ekonomi pembebasan lahan dengan menggunakan program CSR yang diawali dengan pendataan ulang warga yang terkena pembebasan lahan," cakapnya.

Terkait ukuran apa dan berapa bantusn CSR yang akan digelontorkan, jelas politisi PAN ini,  tergantung hasil pendataan ulang kondisi keluarga yang terkait.

"Kita akan tunggu info selanjutnya dari Pelindo Teluk Bayur sebagai realisasi dari kesepakatan itu," ungkapnya.

Kunjungan kerja tersebut diikuti oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Yandri Hanafi, Wakil Ketua Komisi II Muharlion, Sekretaris Boby Rustam dan anggota Miswar Jambak, Muzni Zen, Dasman, Irawati Maureksa, Edmon Salwa,  Meilasa Waruwu, Muzni Zen, dan Surya Jufri Bitel.

Rombongan juga mengikutsertakan pihak PT Pelindo Cabang Teluk Bayur, Asisten II Pemko Padang Edy Hasmy, Kepala Dinas PUPr Yeni Yuliza, Camat Padang Selatan Teddy Antonius, Lurah Teluk Bayur dan Sekretariat DPRD Kota Padang.

(by)

H Mahyeldi dan Anies Baswedan Terima Penghargaan Grand Ikadi Award 2020
Minggu, Maret 08, 2020

On Minggu, Maret 08, 2020


BENTENGSUMBAR.COM - Berkat perjalanan panjang serta konsisten dalam menjalankan safari dakwah, Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah akhirnya diganjar sebuah penghargaan. 

Wali kota yang kerap disapa Buya dan tengah menjabat untuk periode kedua itu dinobatkan sebagai pemenang Grand IKADI Award 2020 kategori "The Most Favorite City Goverment Figures Caring for Dakwah".  

Penghargaan yang diberikan IKADI Pusat kepada Wali Kota Padang itu, setara dengan penghargaan yang diterima oleh Aa Gym dan Mamah Dede, Gubernur DKI Jakarta  Anies Baswedan, Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, yang diserahkan malam penganugerahaan itu.

Perhargaan yang sangat bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Bidang Kajian dan Riset Ikadi Pusat Samson Rahman, bertempat di Hotel Grand Cempaka Jakarta, Sabtu malam, 7 Maret 2020. 

Turut mendampingi Wali kota, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis, Kabag Umum Budi Payan, Kabag Kesra Amriman, Kasubag Bina Spritual Kesra Zulhasfi Lubis dan Sespri Wali kota Hanafi. 

Dalam sambutan usai menerima penghargaan, Wako Mahyeldi menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-sebasarnya atas penghargaan yang diberikan oleh Ikatan Dai Indonesia (IKADI) itu.

"Alhamdullillah, ini suatu kehormatan bagi saya yang telah dianugerahi penghargaan yang sangat luar biasa. Insha Allah kedepan kita komitmen untuk terus berdakwah dan menyampaikan syiar -syar islam kepada umat," ucapnya.  

Wali kota yang selalu menekankan pentingnya pendidikan bagi generasi muda dalam setiap penyampaian dakwahnya itu mengungkapkan,  berdakwah sudah menjadi kebiasaan dirinya sejak lama, jauh sebelum menjadi menjabat sebagai wali kota. Baginya berdakwah merupakan panggilan dari Allah Swt yang wajib dilakukan setiap umat hingga ajal menjemput. 

"Bagi saya, yang ada hanya alumni fakultas dakwah, tetapi alumni dakwah tidak akan pernah berdakwah. Karena kewajiban berdakwah itu sampai akhir hayat," ujarnya sembari disambut tepuk tangan yang meriah  dari tamu undangan.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Ahmad Satori Ismail mengatakan, penghargaan IKADI Award 2020 yang diberikan kepada kepala daerah, tokoh-tokoh dakwah dan lembaga yang peduli terhadap perkembangan dakwah.

"Melalui penghargaan yang diberikan ini, tentunya kami berharap kepada para pejabat, tokoh-tokoh dakwah maupun para pemimpin lembaga agar tetap istiqamah dalam berdakwah. Sehingga dakwah kedepan akan lebih berkembang untuk  kemajuan umat," ujaranya.

(Ads)

Perubahan Nomenklatur di Pemko Padang, Sejumlah Pejabat Kembali Dikukuhkan
Senin, Februari 24, 2020

On Senin, Februari 24, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Seiring adanya perubahan nomenklatur di tubuh birokrasi Pemerintah Kota Padang, menyebabkan sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkup pemerintah kota setempat kembali dilantik dan dikukuhkan sesuai Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) terbaru.

Pelantikan dan pengukuhan itu dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, di Ruang Serbaguna Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Senin, 24 Februari 2020.

Seperti diketahui, perubahan ini dilakukan berdasarkan perhitungan beban kerja pada masing-masing OPD. Ada OPD yang mengalami perampingan jabatan struktural dan ada juga yang mengalami penambahan jabatan struktural. 

Pelantikan dan pengukuhan itu dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa
Pelantikan dan pengukuhan itu dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa.
Sehingga perubahan tersebut tentunya membuat jabatan struktural terkait perlu dikukuhkan agar dapat berjalan dan beraktivitas melayani masyarakat sesuai dengan struktur yang baru.

Beberapa OPD dan jabatan yang mengalami perubahan nomenklatur tersebut diantaranya adalah di lingkup Sekretariat Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapatan 
Daerah (Bapenda), Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan. Total keseluruhan pejabat yang dilantik dikesempatan itu yakni sebanyak 72 orang.

Untuk di lingkup Sekretariat Daerah yaitu terjadi perubahan untuk jabatan Asisten Pemerintahan yang kini menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dengan masih dijabat oleh Edi Hasymi. 

Kabag Umum Budi Payan Salam Kompak Dengan Wawako Hendri Septa.
Kabag Umum Budi Payan Salam Kompak Dengan Wawako Hendri Septa.
Selanjutnya jabatan Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan kini berubah menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan dengan tetap dijabat Hermen Peri. Kemudian jabatan Asisten Administrasi yang kini berubah menjadi Asisten Administrasi Umum dengan tetap dijabat oleh Didi Aryadi.

Sementara untuk tingkat Kepala Bagian (Kabag) juga terjadi 
perubahan. Dimana jabatan Kabag Pemerintahan sekarang menjadi 
Kabag Tata Pemerintahan yang masih ditempati oleh Rachmadeny Dewi Putri. Selanjutnya Kabag Perekonomian sekarang berubah menjadi Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam yang tetap ditempati Swesti Fanloni. 

Setelah itu Kabag Pembangunan kini berobah menjadi Kabag 
Administrasi Pembangunan dan Perencanaan yang ditempati 
Hermansyah. Kemudian Kabag Humas kini berubah menjadi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan yang dipimpin oleh Amrizal Rengganis.

Kabag Kesra Amriman M Salam Kompak Dengan Wawako Hendri Septa.
Sementara itu, untuk jabatan Kabag Hukum, Kabag Kerjasama, Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kabag Pengadaan Barang/Jasa (PBJ), Kabag Umum dan Kabag Organisasi tidak mengalami perubahan pada nomenklatur baru tersebut.

Sementara beberapa jabatan Sub Bagian di masing-masing Bagian tersebut juga ada  yang mengalami perubahan. Begitu juga untuk jabatan Kepala Bidang (Kabid), Sub Bidang (Subbid) dan Kepala Seksi (Kasi) di sejumlah OPD yang mengalami perubahan nomenklatur di atas.

Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa usai pelantikan kepada wartawan mengatakan, pelantikan dan pengukuhan kali ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 56 Tahun 2019 tentang Pedoman dan Nomenklatur Unit Sekretariat Provinsi dan Kabupaten/Kota. 

Amrizal Rengganis Foto Bersama Para Kasubag dan Staf.
"Alhamdulillah, hari ini kita telah menyaksikan bersama-sama pengukuhan jabatan bagi pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Tentu, yang kita harapkan adalah meskipun itu cuma merubah nomenklatur, namun sangat diharapkan ini menjadi langkah awal atau titik nol bagi yang dilantik untuk lebih bersemangat lagi melakukan pengabdian dan mengejar target kinerja dengan bekerja sungguh-sungguh. Karena selaku ASN kita bekerja harus melayani dengan hati," ujar wawako.

Selanjutnya Hendri pun juga menekankan kepada setiap pejabat atau pun ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang harus superior dengan berupaya mempersebahkan kinerja di atas rata-rata.  

"Semoga dengan itu Pemko Padang bisa memberikan bukti dari janji-janjinya kepada masyarakat, karena seluruh pejabat dan ASN-nya dapat bekerja dan melayani publik/ masyarakat secara baik dan prima sesuai Undang-undang dan aturan yang mengatur," harap wakil wali kota muda itu mengakhiri.

(***)

Ciptakan Kuranji Nyaman Bersih Maksiat dan Narkoba, Tokoh Masyarakat Kuranji - Forkopincam Lahirkan Kesepakatan Bersama
Minggu, Februari 23, 2020

On Minggu, Februari 23, 2020

Ciptakan Kuranji Nyaman Bersih Maksiat dan Narkoba, Tokoh Masyarakat Kuranji - Forkopincam Lahirkan Kesepakatan Bersama
BENTENGSUMBAR.COM - Seganap komponen masyarakat dan Forum Komunikasi Kecamatan (Forkopincan) Kuranji bertekad menciptakan Kuranji yang nyaman, bersih dari maksiat dan narkoba.

Tekad itu dituangkan dalam bentuk surat pernyataan bersama yang dibacakan oleh mantan Ketua PK KNPI Kuranji Zul Akmal Naro pada saat pelaksanaan Mubes Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang, Sumatera Barat, Ahad, 23 Februari 2020.

Hadir pada kesempatan itu, Camat Kuranji Eka Putra Bukhari, Kabag Humas Setdako Padang Amrizal Rengganis, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX Suardi Datuk Rajo Bujang, Ketua MPA KAN Pauh IX Irwan Basir Datuk Rajo Alam, Ketua BMPN Pauh IX M Fikar Datuk Rajo Alam, tokoh masyarakat dan lurah se Kecamatan Kuranji.

"Kami berterimakasih kepada ninik mamak dan anak nagari, bahwa inisiasi yang kami lontarkan disambut baik dengan inisiatif bersama-sama, acara ini terkaksana dengan kesepakatan yang ada," ungkap Camat Eka Putra Bukhari.

Eka mengatakan, butir-butir yang dilahirkan pada surat pernyataan bersama tersebut akan disosialisasikan kepada masyarakat dengan mengadakan roadshow ke ke tapian-tapian atau kelurahan yang ada di Kecamatan Kuranji.

"Kami berharap-harap, pernyataan bersama ini tidak hanya sekedar menjadi pajangan. Kita akan sosialisasikan agar terlaksana dengan baik ke depannya," cakapnya.

Tak lupa, Camat Eka Putra Bukhari menyampaikan selamat atas terpilihnya Evi Yandri sebagai Ketua FKAN Pauh IX secara aklamasi pada Mubes FKAN Pauh IX.

Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX, Suardi Datuk Rajo Bujang menegaskan, lahirnya kesepakatan dan pernyataan bersama tersebut merupakan tekad ninik mamak dan anak nagari serta Forkompincam dalam mewujudkan Kecamatan Kuranji sebagai daerah yang nyaman, bersih dari maksiat dan narkoba.

"Ini yang disebut Saciok Bak Ayam, Sadanciang Bak Basi berdasarkan adat yang berlaku di Pauh IX untuk mewujudkan yang terbaik bagi daerah kita," ungkapnya.

Sementara itu, Irwan Basir Datuk Rajo Alam mengatakan, lahirnya pernyataan bersama tersebut adalah bentuk kebersamaan pada Mubes FKAN Pauh IX. Tujuannya adalah membantu pemerintah kecamatan, pemerintah Kota Padang dan pemerintah provinsi Sumatera Barat dalam mengatasi penyakit masyarakat dan bahaya narkoba.

Ia mengatakan, peryataan bersama tersebut berjumlah sembilan butir, sesuai dengan jumlah tapian dan kelurahan yang ada di Pauh IX. Kesembilan butir kesepakatan itu merangkum bagaimana mengatasi permasalahan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Ketua BMPN Pauh IX M Fikar Datuk Rajo Magek mengatakan, lahirnya butir-butir kesepakatan yang tertuang dalam surat pernyataan bersama tersebut tak terlepas dari keinginan untuk membangun nagari yang berkarakter dan berkemajuan.

"Ini menandakan keinginan bersama untuk memajukan nagari dengan menyokong program pemerintah dalam mengatasi permasalahan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat," cakapnya.

Kepala Bagian Humas Setdako Padang Amrizal Rengganis mengapresiasi pelaksanaan Mubes FKAN Pauh IX dan lahirnya butir-butir kesepakatan yang tertuang dalam surat pernyataan bersama tersebut.

"Ini langkah maju yang layak kita apresiasi. Dimana tokoh masyarakat dan Forkompincam telah melahirkan kesepakatan dalam bentuk pernyataan sikap bersama sebagai upaya mendukung program Pemko Padang menciptakan Kota Padang yang bebas maksiat," tegasnya.

Ia pun menyampaikan atas nama pemerintah Kota Padang mengucapkan selamat atas terpilihnya Evi Yandri Rajo Budiman sebagai Ketua FKAN Pauh IX periode 2020-2024.

Isi dari pernyataan bersama tersebut adalah:

1. Memberantas segala bentuk penyakit masyarakat, peredaran narkoba, perilaku sex menyimpang (LGBT), minuman keras dan judi di wilayah Kecamatan Kuranji sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Memberantas dan menindak tegas serta memberikan pembinaan dan pendekatan persuasif perkembangan aliran-aliran kelompok yang tidak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di lingkungan kearifan lokal.
3. Memberantas perilaku kejahatan seperti tawuran remaja dan begal yang sangat meresahkan masyarakat di wilayah hukum Kecamatan Kuranji serta melaksanakan pembinaan secara bernagari yang ada di Pauh IX.


4. Menertibkan izin keramaian kepada masyarakat seperti pesta perkawinan yang memakai fasilitas umum (jalan) harus mendapat persetujuan dari pihak pemerintah kelurahan dan aparat keamanan (Polsek Kuranji) berlandaskan prinsip kearifan lokal di Kecamatan Kuranji.
5.  Pemakaian hiburan musik seperti orgen tunggal baik untuk pesta perkawinan atau acara pemuda, tidak boleh lebih dari pukul 01.00 WIB malam dan harus mendapatkan izin atau rekomendasi dari pihak keamanan Polsek Kuranji sesuai dengan ketentuan hukum.
6. Berupaya menertibkan rumah-rumah kost dari para penyewa dengan tujuan untuk menghindari penyalahgunaan rumah-rumah kost untuk perbuatan maksiat atau perbuatan melanggar hukum lainnya dan budaya penguatan lokal Pauh IX.
7. Setiap kegiatan pengumpulan masa yang banyak dari sekelompok masyarakat harus mendapatkan izin dan rekomendasi dari pihak keamanan atau Polsek Kuranji.
8. Berupaya mengaplikasikan norma-norma hukum agama, hukum adat (khususnya adat salingka nagari Pauh IX) dalam tatanan kehidupan bermasyarakat di wilayah Kecamatan Kuranji dan mendukung program pemerintah.
9. Bersama menegakkan peraturan daerah Kota Padang dalam rangka memberikan kenyamanan, ketentraman dan ketertiban bagi seluruh masyarakat di Kecamatan Kuranji.

(by)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *