Opini

PARLEMEN

Sports

Pemprov

Ingatkan Pengurus MUI yang Baru, Haedar Nashir Kutip Qs As-Shaff: 2-3
Minggu, November 29, 2020

On Minggu, November 29, 2020

Ingatkan Pengurus MUI yang Baru, Haedar Nashir Kutip Qs As-Shaff: 2-3
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir memberikan ucapan selamat atas pembentukan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang baru, ia berharap MUI ke depan dapat terus menjalankan amanat.


"Selamat atas kepengurusan MUI hasil Munas. Semoga dapat menjalankan amanat dengan baik disertai uswah hasanah meneladani Nabi akhir zaman," kata Haedar Nashir di akun Twitter @HaedarNs, Sabtu, 28 November 2020.


Haedar Nashir mengatakan bahwa MUI harus menjadi penjaga akhlak dan nilai-nilai luhur Islam yang wasathiyah.


"Dan menebar rahmatan lil-'alamin sebagaimana selama ini menjadi tag-line MUI, yang meniscayakan bagaimana mempraktikannya di dunia nyata," kata dia.


Menurutnya, jabatan di MUI amanat sangat berat karena itu posisi keumatan yang membawa mandat kerisalahan Nabi yang pertanggungjawabannya bukan hanya kepada umat tetapi kepada Allah Yang Maha Penghisab.


"Sungguh sangat berat posisi jabatan di MUI dan ormas keagamaan, bila tidak ditunaikan akan menjadi musibah bagi yang mendudukinya karena membawa nama Islam dan Ulama," katanya.


Jika MUI menjadi pembawa misi Islam, kata dia, MUI harus berusaha bagaimana keislaman itu dipraktikkan di tubuh MUI dan di lingkungan umat Islam secara nyata, bukan sekadar norma ajaran.


"Apalagi dengan membawa nama Ulama. Ulama itu bukan simbol dan jabatan tetapi amanah keilmuan, uswah hasanah, dan peran sebagai warasatul anbiya. Nabi itu uswah hasanah dari A sampai Z, tentu harus menjadi rujukan utama perilaku siapapun yang mengaku ulama," ujarnya.


Jangan sampai ulama menyalahi uswah hasanah Nabi dan sungguh berat menjadi pewaris Nabi, yang harus disandang dengan pertanggungjawaban dunia dan akhirat.


Karena itu, menurutnya pengurus MUI yang baru dituntut kiprahnya sebagai suluh kebenaran dan kebaikan. Dalam berbagai hal penting, seperti pertama, membawa misi kebenaran berdasarkan Agama Islam dalam berbagai pemikiran dan tindakan.


"Suarakan kebenaran secara bayani, burhani, dan irfani yang mendalam dan melintasi layaknya ar-Rasihuna fil-'llmi," tuturnya.


Ia juga berharap ulama MUI menjadi pemandu kebenaran, serta tidak menyalahi kebenaran Islami demi hal-hal pragmatis.


"Kebenaran bukan hanya disuarakan, tetapi dipraktikkan dalam kehidupan nyata dalam tindakan jujur, amanah, adil, dan baik. Sebaliknya tidak dusta, hianat, zalim, dan buruk perangai seperti gemar mengejar jabatan yang tidak ditunaikan dengan terpercaya," katanya.


Kedua, membimbing umat dengan ilmu dan uswah hasanah ke arah keadaban atau al-akhlaq al-karimah. Agar umat halus budi, baik tutur kata, mulia tindakannya sesuai ajaran Islam tentang menyempurnakan akhlak mulia.


"Ulama juga membimbing dan memberi teladan agar umat tidak buruk kata dan perbuatan, intoleran, membikin onar dan kegaduhan, serta perilaku tidak terpuji lainnya. Perilaku uswah hasanah tidak mudah, karena beragama kebih berat pada formalisme dan simbolisme," kata dia.


Ketiga, membimbing umat dan warga bangsa agar beragama yang wasathiyah dan rahmatan lil-'alamin sebagaimana menjadi tema utama MUI. Ia berpesan, ajari dan beri contoh umat agar beragama yang tengahan, damai, tasamuh, dan inklusif dengan tetap memegang prinsip.


"Agar umat tidak ekstrem, intoleran, ekslusif, dan egois dalam beragama. Agama juga harus terwujud dalam perilaku nyata yang utama, bukan hanya kekayaan dalil dan retorika," ujarnya.


Keempat, mendidik umat dan warga bangsa selain taat beragama juga berperan dalam berbangsa dan bernegara secara benar dan baik. Juga membela NKRI dan persatuan nasional, serta menjauhi sikap melawan hukum dan dasar falsafah negara yang sah.


"Sekaligus memandu warga jangan hedonis dan pragmatis dalam berbangsa dan bernegara seperti korupsi, merusak alam, mementingkan diri sendiri, dan menghalalkan segala cara," katanya.


Selain itu, para ulama MUI juga niscaya memberi teladan dengan menjauhkan diri dari partisan politik serta mencampuradukkan MUI dengan kepentingan politik.


"Berilah umat dan bangsa uswah hasanah yang nyata dan konsisten. Ulama MUI dituntut keteladanannya, ketika saat ini ada kecenderungan peluruhan antara kata dan tindakan dalam beragama," kata dia.


"Perilaku inkonsisten itu dibenci Allah dalam Al-Quran: “Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS As-Shaff: 2-3)," sambungnya.


(v)

Infografis: Visi Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat
Selasa, November 24, 2020

On Selasa, November 24, 2020

Infografis: Visi Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat

BENTENGSUMBAR.COM - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 tinggal menghitung hari. 


Berbagai upaya terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat dalam meningkatkan partisipasi pemilih.


Salah satunya mensosialisasikan visi misi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat.


Berikut infografis visi misi Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat:


Paslon Nomor Urut 1: Ir. H. Mulyadi dan Drs. H. Ali Mukhni

Infografis: Visi Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat


Paslon Nomor Urut 2: Drs. H. Nasrul Abit dan DR. Ir. H. Indra Catri, M.T

Infografis: Visi Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat


Paslon Nomor Urut 3: Irjen Pol (P) Drs. H. Fakhrizal, M. Hum dan Dr. H. Genius Umar, S. Sos, M. Si

Infografis: Visi Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat


Paslon Nomor Urut 4: H. Mahyeldi, SP dan Ir. Audy Joenaldy, S. Pt, MM, IPM, ASEAN Eng

Infografis: Visi Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat


Infografis: SOP Protokol Kesehatan di Tempat Acara Penutupan MTQ Nasional ke XXVIII
Kamis, November 19, 2020

On Kamis, November 19, 2020

SOP Protokol Kesehatan di Tempat Acara Penutupan MTQ Nasional ke XXVIII
BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Agama Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi menegaskan, MTQ Nasional ke XXVIII yang digelar di Sumatera Barat harus tetap menerapkan Protokol Kesehatan. 


Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat selaku tuan rumah telah pula menyusun Standar Operasional Pelaksanaan (SOP) Protokol Kesehatan selama penyelenggaraan MTQ MTQ Nasional ke XXVIII, termasuk pada saat penutupan.


Infografis: SOP Protokol Kesehatan di Tempat Acara Penutupan MTQ Nasional ke XXVIII

SOP Protokol Kesehatan Pelaksanaan Kegiatan MTQ Nasional ke XXVIII di Tempat Acara Penutupan


1. Tamu undangan MTQ merupakan perwakilan dari masing – masing provinsi yang diundang menghadiri acara penutupan MTQ


2. Semua tamu undangan wajib mencuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh dan pemeriksaan keluhan terkait COVID-19 seperti batuk dan influenza


3. Tamu dengan suhu > 37,5 C dan keluhan batuk influenza tidak dibenarkan memasuki area penutupan


4. Didalam area penutupan MTQ menyediakan hand sanitizer


5. Di area penutupan MTQ tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan jarak tempat duduk minimal 1,5 meter


6. Diarea pentupan MTQ menggunakan masker bedah


7. Untuk kegiatan acara penutupan menggunakan standing mic dan sarung mic diganti perorang


8. Diarea penutupan MTQ memasang banner mengenai :


a. Cara mencuci tangan yang baik


b. Etika batuk dan bersin yang benar


(*)

Infografis MTQN ke-XXVIII: Pesan Penting Presiden Jokowi
Rabu, November 18, 2020

On Rabu, November 18, 2020

Infografis MTQN ke-XXVIII: Pesan Penting Presiden Jokowi

BENTENGSUMBAR.COM - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXVIII dibuka secara virtual oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi dari Istana Negara pada Sabtu, 14 November 2020.


Berikut pesan penting Presiden Jokowi:


1. Ajang MTQ tidak hanya untuk berlombaan baca tulis Alquran, tapi lebih kepada mengedukasi umat untuk lebih mencintai dan membumikan Alquran. 


2. Presiden Berharap melalui MTQ, umat Islam semakin menjadi warga yang humanis dan terbuka.


3. MTQ sebagai salah satu bentuk untuk membuktikan kecintaan umat Islam kepada kitab suci Alquran. 


4. MTQ sebagai bentuk dakwah sempurnakan akhlak umat Islam. 


5. Tak hanya akan memperkuat jati diri tapi juga memperokokoh semangat ukhuwah Islamiah, Ukhuwah dan wathaniayah sesuai ajaran Rasulullah SAW.


6. Jokowi mengingatkan bahwa MTQ di masa pandemi. 


7. Ia berharap dengan semangat kekompakan dan dengan ridho Allah, Indonesia dapat keluar dari masa sulit akibat pandemi.


(*)

Infografis MTQN ke-XXVIII: Sumbar Bertekad Memberikan Pelayanan Terbaik
Rabu, November 18, 2020

On Rabu, November 18, 2020

Infografis MTQN ke-XXVIII: Sumbar Bertekad Memberikan Pelayanan Terbaik
BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Prof. DR. H. Irwan Prayitno mengatakan, MTQN kali ini merupakan MTQN yang kedua bagi Provinsi Sumbar selaku tuan rumah, setelah terakhir dilaksanakan pada 37 tahun yang silam, tepatnya pada tahun 1983.


“Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik demi suksesnya penyelenggaraan MTQN. Hari ini pembukaan disetting secara luar biasa, dengan pendekatan adat Minang yang berfilosofi Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dan tentu dengan pendekatan Islam,” ujarnya dalam laporannya selaku Ketua Umum Panitia MTQN ke-XXVIII, Sabtu, 14 November 2020.


Berkaitan dengan Pandemi Covid-19, Gubernur Irwan menyampaikan permohonan maaf atas kekurangnyamanan seluruh kafilah MTQN terhadap penerapan protokol kesehatan secara ketat.


“Kami mohon maaf membuat tidak nyaman para peserta, kami melakukan pengetatan untuk berbagai kegiatan agar kita tetap sehat,” terangnya.


Pada MTQN yang mengusung tema Mewujudkan SDM Unggul, Profesional dan Qur’ani Untuk Indonesia Maju ini Gubernur Irwan juga mengajak semua pihak bisa merefleksikan zikir dan tafakur untuk membangun akhlak dan peradaban.


“Kepada seluruh peserta  tentu kita harapkan agar berlomba secara sehat, dan InsyaAllah akan menjadi yang terbaik, selamat berlomba para kafilah, berikanlah yang terbaik,” pungkas Gubernur Irwan Prayitno.


Penyelenggaraan MTQN ke-XXVIII diikuti oleh 1.476 orang peserta dari 32 provinsi, dengan jumlah kafilah sebanyak 2.086 orang.


Turut hadir sejumlah pejabat teras Kementerian Agama RI, Kanwil Kemenag Sumbar, unsur Forkopimda Sumbar, jajaran Pemprov Sumbar, bupati wali kota se-Sumbar dan sejumlah tokoh masyarakat. 


(by)

Infografis MTQ ke-XXVIII: Komitmen Menteri Agama RI Terapkan Protokol Kesehatan
Rabu, November 18, 2020

On Rabu, November 18, 2020

Infografis MTQ ke-XXVIII: Komitmen Menteri Agama RI Terapkan Protokol Kesehatan
BENTENGSUMBAR.COM - Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-XXVIII sungguh merupakan MTQ yang membutuhkan kesungguhan dalam proses perencanaan dan pelaksanaannya, karena berlangsung ditengah Wabah Covid-19 yang melanda seluruh dunia.


Hal ini disampaikan Menteri Agama RI, Fachrul Razi pada Pembukaan MTQN ke-XXVIII yang berlangsung di Stadion Utama Sumbar, Nagari Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu malam, 14 November 2020.


“Komitmen dan kedisiplinan untuk menerapkan standar protokol kesehatan secara ketat disemua lini, semoga menjadi ikhtiar maksimal yang akan membawa sukses penyelenggaraan MTQN kali ini,” ungkapnya.


Dikatakan Menteri Fachrul Razi, MTQ adalah perhelatan yang sudah melekat dihati masyarakat Indonesia.


“MTQ diselenggarakan secara sistematis, rutin dan berjenjang setiap tahunnya mulai dari tingkat desa sampai tingkat nasional,” ucapnya.


Bahkan pemenang MTQN nantinya akan direkomendasikan untuk mengikuti ajang MTQ Internasional setiap tahunnya.


Disamping itu Menag juga menyoroti perkembangan pondok-pondok tahfiz pada berbagai daerah dalam beberapa tahun terakhir.


“Semua perkembangn itu diharapkan memberi efek positif terhadap kualitas kehidupan beragama,” harapnya.


“Meskipun dilaksanakan dalam kondisi penuh keprihatinan dan kewaspadaan, semoga tidak akan menghilangkan substansi dan nilai syiar dari pelaksanaan MTQN ini,” tutupnya.


(by)

Infografis MTQ Nasional ke-28: Souvenir dan Kuliner di Kota Padang
Selasa, November 17, 2020

On Selasa, November 17, 2020

Infografis MTQ Nasional ke-28: Souvenir dan Kuliner di Kota Padang

BENTENGSUMBAR.COM - Indonesia merupakan Negara yang kaya akan beragam kuliner. Terlebih lagi, di setiap kota atau suku pasti mempunyai makanan khas yang sudah menjadi turun-menurun. 


Bagi kafilah Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-XXVIII yang ingin mencicipi kuliner di Kota Padang, jangan khawatir.


Infografis MTQ Nasional ke-28: Souvenir dan Kuliner di Kota Padang

Kota Padang merupakan kota yang paling sering dikunjungi karena budayanya seperti malin kundang atau rumah gadang. Selain itu, kota Padang juga sangat terkenal dengan kuliner khasnya.


Seperti yang kita ketahui kota Padang sangatlah identik dengan rendang. Bahkan, makanan yang satu ini telah menjadi favorit saat berkunjung ke rumah makan Padang. 


Infografis MTQ Nasional ke-28: Souvenir dan Kuliner di Kota Padang

Dan ternyata, rendang bukanlah salah satu makanan khas Padang. Masih bayak beragam kuliner lainnya yang harus Anda cicipi saat berkunjung ke kota ini.


Apalagi, banyaknya kuliner khas di Padang hadir di berbagai sudut-sudut kota. Sambil menemani liburanmu lebih berkesan, tak ada salahnya mencicipi makanan khas kota Padang.


(*)

Infografis MTQ Nasional ke-XXVIII: Objek Wisata Pantai dan Pulau di Kota Padang, Sumatera Barat
Senin, November 16, 2020

On Senin, November 16, 2020

Infografis MTQ Nasional ke-XXVIII: Objek Wisata Pantai dan Pulau di Kota Padang, Sumatera Barat

BENTENGSUMBAR.COM - Bagi kafilah Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-XXVIII yang ingin berkunjung ke objek wisata yang ada di Kota Padang, Sumatera Barat, banyak tempat-tempat yang bagus di daerah ini.


Berikut tempat-tempat objek wisata pantai dan pulau di Kota Padang:


1. Pantai Aia Manih di Padang Selatan.


2. Pantai Muaro Lasak di Padang Barat.


3. Pantai Padang di Padang Barat.


4. Kawasan Cimpago di Padang Barat.


5. Pasie Sabalah Koto Tangah.


6. Pasie Kandang Koto Tangah.


Infografis MTQ Nasional ke-XXVIII: Objek Wisata Pantai dan Pulau di Kota Padang, Sumatera Barat

7. Pasie Jambak Koto Tangah.


8. Pantai Nirwana Lubuak Bagaluang.


9. Pantai Barameh Lubuk Bagaluang.


10. Pantai Karang Tirta Lubuak Bagaluang.


11. Sungai Pisang Bungus Teluk Kabung.


12. Pantai Carlos Bungus Teluk Kabung.


Infografis MTQ Nasional ke-XXVIII: Objek Wisata Pantai dan Pulau di Kota Padang, Sumatera Barat

13. Pantai Sako Bungus Teluk Kabung.


14. Pasa Laban Bungus Teluk Kabung.


15. Pantai Bungus di Bungus Teluk Kabung.


16. Pondok Carolina Bungus Teluk Kabung.


17. Bintagus Bungus Teluk Kabung.


18. Kasiak Bungus Teluk Kabung.


Infografis MTQ Nasional ke-XXVIII: Objek Wisata Pantai dan Pulau di Kota Padang, Sumatera Barat

19. Pulau Pasumpahan Bungus Teluk Kabung.


20. Pulau Setan Bungus Teluk Kabung.


21. Pulau Setan Ketek Bungus Teluk Kabung.


22. Pulau Sikuai Bungus Teluk Kabung.


23. Pulau Sinyaru Bungus Teluk Kabung.


24. Pulau Sirojong Bungus Teluk Kabung.


Infografis MTQ Nasional ke-XXVIII: Objek Wisata Pantai dan Pulau di Kota Padang, Sumatera Barat

25. Pulau Ular Bungus Teluk Kabung.


26. Pulau Swarna Dwipa Bungus Teluk Kabung.


27. Pulau Bindalang Bungus Teluk Kabung.


28. Pulau Pandan Bungus Teluk Kabung.


29. Pasie Gadang Bungus Teluk Kabung.


30. Pulau Pisang Gadang Padang Selatan.


Infografis MTQ Nasional ke-XXVIII: Objek Wisata Pantai dan Pulau di Kota Padang, Sumatera Barat

31. Pulau Pisang Ketek Padang Selatan.


32. Pulau Aie Padang Selatan.


33. Sawo Padang Selatan.


(by)

Infografis MTQ Nasional XXVIII: Daftar Rumah Sakit Rujukan di Kota Padang
Minggu, November 15, 2020

On Minggu, November 15, 2020

Infografis MTQ Nasional XXVIII: Daftar Rumah Sakit Rujukan di Kota Padang
BENTENGSUMBAR.COM - Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-XXVIII dilaksanakan di tengan pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Sumatera Barat sebagai tuan rumah.


Namun tak usah khawatir, disamping MTQ Nasional ke-XXVIII menarapan protokol kesehatan yang ketat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah pula menyiapkan beberapa rumah sakit rujukan.


Berikut rumah sakit rujukan di Kota Padang:


1. RSUP M Djamil Padang, Jalan Perintis Kemerdekaan Sawahan Timur Kecamatan Padang Timur.


2. RSU Unand Padang, Jalan Universitas Andalas Limau Manis Kecamatan Pauh.


3. RSUD Rasidin Padang, Jalan Air Paku Gunung Sarik Kecamatan Kuranji.


4. RS Polri Bayangkara, Jalan Jati No. 1 Jati Baru Kecamatan Padang Timur.


5. RSU Ibnu Sina Padang, Jalan Singgalang Gunung Panggilun Alai Parak Kopi Kecamatan Padang Utara.


6. RSU Yos Sudarso, Jalan Situjuh No. 1 Jati Baru Kecamatan Padang Timur.


7. RSU Citra BMC Padang, Jalan Khatib Sulaiman Lolong Balanti Padang Utara.


8. RSU Hermina Padang, Jalan Khatib Sulaiman Lolong Balanti Padang Utara.


9. RSU Aisyiyah Padang, Jalan Agus Salim No. 6 Sawahan Kecamatan Padang Timur. 


10. RSU Selaguri, Jalan Jenderal A Yani No. 26 Padang Pasir Kecamatan Padang Barat.


11. RSU Naili DBS, Jalan Ratulangi No. 24 Kp Jao Kecamatan Padang Barat. 


12. RST Reksodiwiryo, Jalan Dr. Wahidin No. 1 Ganting Parak Gadang Kecamatan Padang Timur.


(by)

Infografis: Aplikasi Info MTQ Nasional XVIII
Minggu, November 15, 2020

On Minggu, November 15, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Selamat Datang di Kota Padang Sumatera Barat para kafilah dari seluruh Indonesia.

Aplikasi Info MTQ Sumbar dibuat untuk mendukung pelaksanaan MTQ Nasional XXVIII. 

Fitur-fitur pada Aplikasi ini diperuntukan untuk seluruh kafilah dan masyarakat.

Dunsanak bisa menyaksikan Acara Pembukaan serta acara pada seluruh Venue melalui Aplikasi Info MTQ Sumbar pada menu Live Streaming.

Aplikasi Ini bisa Dunsanak Download di Playstore dengan Keyword INFO MTQ SUMBAR.

Mari sama-sama Kita Sukseskan dan Saksikan MTQ Nasional XXVIII.

Credit : @kominfosumbar
#MTQNasionalXXVIII
#MTQN28

Infografis: Nama-nama Hotel dan Penginapan Kafilah MTQ Nasional XXVIII
Sabtu, November 14, 2020

On Sabtu, November 14, 2020

Infografis: Nama-nama Hotel dan Penginapan Kafilah MTQ Nasional XXVIII
BENTENGSUMBAR.COM - Beberapa hotel di Kota Padang ketiban rezeki pada pelaksanaan MTQ Nasional ke XXVIII ini.


Hotel-hotel tersebut menjadi tempat penginapan para kafilah MTQ Nasional ke-XXVIII.


Berikut daftar hotel yang menjadi tempat penginapan para Kafilah MTQ Nasional ke XXVIII:


1. Basko Hotel, Jalan Prof DR Hamka No. 2A Air Tawar Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Sumatera Barat.


2. Mercure, Jalan Purus IV No.8 Purus Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Sumatera Barat.


3. Pangeran Beach, Jalan Ir. H. Juanda No.79 Flamboyan Baru Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Sumatera Barat.


4. Hotel Bumi Minang, Jalan Bundo Kanduang No. 20-28 Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Sumatera Barat.


5. Grand Inna Muara, Jalan Gereja No. 34 Belakang Tangsi Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Sumatera Barat.


6. Grand Zuri, Jalan Thamrin No. 27 Alang Laweh Kecamatan Padang Selatan Kota Padang.


7. Rocky Plaza Hotel, Jalan Permindo No. 40 Kp Jao Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Sumatera Barat.


8. The Axana, Jalan Bundo Kanduang No.14-26 Kp Pd, Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Sumatera Barat.


9. Ibis Hotel, Jalan Taman Siswa No. 1A Alai Parak Kopi Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Sumatera Barat.


10. Pangeran City, Jalan Dobi No.3-5 Kp Pd Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Sumatera Barat.


11. Hotel Whiz, Jalan Khatib Sulaiman No. 48A Ulak Karang Selatan Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Sumatera Barat.


12. Fave Hotel, Jalan Belakang Olo No. 46 Olo Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Sumatera Barat.


13. Rangkayo Basa, Jalan Hang Tuah No. 211 Belakang Tangsi Kecamatan Padang Barat Kota Padang.


14. HW, Jalan Hayam Wuruk No. 16 Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Sumatera Barat.


15. Daima, Jalan Jenderal Sudirman No. 17 Kp Jao Kecamatan Padang Barat.


16. Amaris, Jalan Jenderal Sudieman No. 19 Jati Baru Kecamatan Padang Timur Kota Padang.


17. Hotel Padang, Jalan Bagindo Aziz Chan Sawahan Kecamatan Padang Timur Kota Padang.


(by)

Infografis: Pembukaan dan Penutupan MTQ Nasional XXVIII
Sabtu, November 14, 2020

On Sabtu, November 14, 2020

Infografis: Pembukaan dan Penutupan MTQ Nasional XXVIII

BENTENGSUMBAR.COM - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional ke-XXVIII 2020 di Sumatra Barat yang dilaksanakan pada 12-21 November 2020.


Pembukaan digelar pada 14 November 2020 di Main Stadium Nagari Sikabu Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman.


Jarak tempuh kurang lebih 30 KM dari Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang. 


Sementara itu, penutupan bakal digelar pada 20 November 2020.


Lokasi penutupan mengambil tempat di Masjid Raya Sumatera Barat, jalan Khatib Sulaiman Kota Padang.


Baik pembukaan dan penutupan tetap berpedoman pada protokol kesehatan penanganan Covid-19.


Semua undangan dan kafilah wajib memakai masker, memeriksa suhu badan, mencuci tangan dan menjaga jarak.


Di Sumatera Barat sendiri sudah ada Perda AKB yang mengatur soal pelaksanaan protokol kesehatan tersebut.


(by)

Infografis: Protokol Covid-19 Saat MTQ Nasional ke-28
Kamis, November 12, 2020

On Kamis, November 12, 2020

Infografis: Protokol Covid-19 Saat MTQ Nasional ke-28

BENTENGSUMBAR.COM - Pelaksanaan MTQ Nasional ke-28 di Padang Sumbar tetap mematuhi protokol Covid-19, sehingga pelaksanaanya tidak menjadi kluster baru.


Berikut protokol covid-19 saat MTQ Nasional ke-28:


1. Setiap kafilah harus melakukan test SWAB di provinsi masing-masing dan hasilnya dikeluarkan maksimal 2 hari sebelum keberangkatan. Kalau negatif baru boleh berangkat.


2. Kafilah MTQ  diterima di terminal baru terpisah dari penumpang umum, sehingga memungkinkan untuk physical distancing.


3. Untuk penerapan protokol kesehatan, disemua titik/lokasi (kendaraan, BIM, hotel, lokasi pembukaan, venue perlombaan) sudah dipersiapkan berupa aturan/ ketentuan yang ketat sesuai protokol kesehatan yang diawasi oleh Kepolisian, Satpol PP dan TNI. 


4. Jika ada anggota rombongan kafilah belum melaksanakan SWAB didaerahnya, maka panitia sudah menyiapkan fasilitas SWAB di BIM (terminal kedatangan yang baru) 


5. Semua panitia dan peserta yang terlibat dalam MTQ wajib di SWAB.


6. Untuk kegiatan MTQ dì masing-masing Venue telah diatur waktu dan cara agar tidak terjadi kerumunan serta mengikuti protokol Covid.


(*)

Infografis: Tema dan Sub Tema MTQ Tingkat Nasional ke-XXVIII Tahun 2020
Selasa, November 10, 2020

On Selasa, November 10, 2020

Infografis: Tema dan Sub Tema MTQ Tingkat Nasional ke-XXVIII Tahun 2020
BENTENGSUMBAR. COM - Dalam hitungan hari, Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Nasional ke-XXVIII tahun 2020 bakal digelar di Sumatera Barat.


MTQ Nasional ke-XXVIII tahun 2020 mengambil tema "Dengan MTQ Nasional Kita Wujudkan SDM yang Unggul, Profesional dan Qur'ani Menuju Indonesia Maju.


Dengan Sub Tema:


1. MTQ Nasional Sebagai Inspirasi dalam Mewujudkan Masyarakat Indonesia Maju dan Relegius.


2. MTQ Nasional Sebagai Sarana Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa.


3. MTQ Nasional Sebagai Sarana Pemberdaya dan Peningkatan Sumber Daya Manusia yang Unggul.


4. MTQ Nasional Memperkokoh Kehidupan Umat Beragama yang Mengedepankan Kejujuran dan Toleran.


5. MTQ Nasional Sebagai Inspirasi Dalam Mewujudkan Masyarakat Indonesia Maju dan Regelius.


6. MTQ Nasional Sebagai Momentum Dalam Mengisi Pembangunan Bangsa yang Beragama dan Menciptakan Generasi Qur'ani.


7. MTQ Nasional Membentuk Karakter Bangsa yang Beragama Untuk  Menuju Indonesia Maju yang Berperadaban.


8. MTQ Nasional Mempererat Kebhinekaan, Kebangsaan dan Pemersatu Umat.

Infografis: Gubernur Irwan Prayitno Melepas Kafilah Sumbar yang Akan Berlaga di MTQ Nasional ke -28 Tahun 2020
Senin, November 09, 2020

On Senin, November 09, 2020

Infografis: Gubernur Irwan Prayitno Melepas Kafila Sumbar yang Akan Berlaga di MTQ Nasional ke -28 Tahun 2020
BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Irwan Prayitno secara melepas resmi 54 kafilah yang mewakili Sumatra Barat (Sumbar) dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-29, Senin, 9 November 2020, bertempat di Hotel Pangeran City. 


Pelepasan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar KH. Hendri. 


Pelepasan ditandai dengan penyerahan petaka ke pimpinan kafilah.


Sebagai tuan rumah, Sumbar mempersiapkan dengan matang qoria dan qoriah yang bakal berlaga.


Sebanyak 54 putra-putri terbaik Sumbar dipersiapkan untuk berlaga.


Qori dan qoriah atau kafilah sudah dipilih dan ditetapkan LPTQ.


Para pelatih sudah mendampingi, mengasah, dan mengasuh kafilah Sumbar.


Semua kafilah adalah pilihan yang terbaik yang berasal dari Sumbar atau luar Sumbar yang memiliki darah asal Sumbar.


Sumbar mengikuti semua cabang perlombaan berdasarkan penetapan Panitia MTQ Nasional.


Para kafilah diharapkan bisa memberikan yang terbaik untuk nama Sumbar.


Kafilah bangkit untuk bisa menjadi yang terbaik.


(by)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *