PILIHAN REDAKSI

Ekspor CPO kembali Dibuka, Andre Rosiade: Solusi Menyelamatkan Petani

BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membuka kembali ekspor sawit mentah (CPO) dan minyak goreng mulai Senin ...

Advertorial

Indonesia Dicap Banyak Utang, Rustam: Orang-orang Suka Berbohong, Nyebar Hoax
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Banyak kalangan yang menuding negara Indonesia memiliki banyak utang di luar negeri.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik dan Ekonomi Rustam Ibrahim melayangkan komentarnya di akun Twitter pribadinya @RustamIbrahim pada Kamis (19/5/22) mengaku dirinya heran dengan orang yang berbohong dan selalu membesar- besarkan utang pemerintah Indonesia.

Pasalnya, menurut data survey dari Visual Capitalist, Indonesia bukan termasuk negara yang memiliki banyak utang dari 120 negara di dunia.

“ Saya heran juga dengan orang-orang yang suka berbohong atau membesar-besarkan utang pemerintah Indonesia. Bahkan dari 120 negara dunia yang banyak utangnya pada tahun 2021, dibanding kekayaan dimiliki, negara Indonesia malah tidak termasuk,” tulis Pengamat Politik Rustam Ibrahim, di akun Twitter pribadi, Kamis (19/5/2022).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa fakta dan angka selalu bisa melawan hoax atau ucapan bohong. 

Sebagian orang mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) gagal dan ekonomi Indonesia ambruk. 

Akan tetapi, hasil survey membuktikan lebih dari 75 persen rakyat puas dengan hasil kinerja Jokowi.

“ Fakta dan angka selalu bisa lawan hoax dan ucapan bohong. Kata mereka Jokowi gagal dan ekonomi ambruk. Kata survey lebih 75 persen rakyat puas kinerja Jokowi. Ekonomi tumbuh, kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan pendapatan turun, devisa catat rekok tertinggi, inflasi rendah. Apalagi mau didustakan,” tegasnya.

Sekadar informasi, sebelumnya inflasi Indonesia diperkirakan pada tahun 2022 akan meningkat diatas 5-6 persen, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mana tingkat inflasi per April 2022 telah mencapai 3,47 persen secara tahunan yang mana berpengaruh dan mengalami kenaikan 0,95 persen.

Berkaca pada hal itu, Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mengatakan saat ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat program perlindungan sosial.

Dalam pernyataan tertulis, pada Rabu (18/5/2022), Heri Gunawan memaparkan sebelumnya DPR dan pemerintah telah menyepakati untuk menetapkan inflasi pada tahun 2022 pada rentang 2-4 persen. 

Jika angka inflasi melebihi yang ditetapkan, maka perlu penguatan daya beli masyarakat dan menjamin ketersediaan barang.

Sumber: Akurat

Geram Ditodong, Petani Tembak Mati Begal, Kini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Seorang petani, DN (32), menyerahkan diri ke kantor polisi usai menembak mati UT (22), orang yang melakukan begal terhadapnya. 

Pelaku terancam dipidana penjara selama 15 tahun karena dinilai merencanakan pembunuhan.

Penembakan berawal dari aksi korban yang melakukan aksi begal bersama istrinya, YN (18), tak jauh dari kebunnya di Kecamatan Muara Lakitan, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Kamis (19/5) pagi. Korban sebelumnya memaksa istrinya turut beraksi dengan ancaman penganiayaan.

Alhasil, pasangan suami istri itu beraksi, korban menyuruh istrinya bersembunyi di semak-semak. Lalu melintas dua sepeda motor dan korban menghadangnya.

Korban dan pengendara motor sempat adu mulut. Tak lama kemudian, terdengar suara tembakan sebanyak lima kali secara berturut-turut.

Saksi YN melihat dua orang menggendong suaminya ke hutan lalu melarikan diri. 

YN pulang meminta bantuan dan kemudian mayat suaminya ditemukan di hutan dengan luka tembak di dada.

Kasatreskrim Polres Musi Rawas AKP Dedy Rahmat Hidayat mengatakan, tersangka DN menyerahkan diri ke kantor polisi beberapa jam usai kejadian. 

Tersangka mengakui orang yang menembak korban sampai tewas.

"Tersangka menembak mati korban menggunakan senjata api laras panjang jenis kecepek," ungkap Dedy, dilansir dari Merdeka.com.

Dari pengakuan tersangka, dia sengaja mendatangi TKP dengan maksud menemui korban. 

Dua hari sebelumnya, tersangka dibegal korban dan kehilangan ponsel, alat pancing, dan rokok. 

Ketika itu korban menodongkan senjata api terhadapnya yang belakangan diketahui hanya senjata mainan.

Tersangka juga kesal teman sekampungnya turut menjadi korban begal. 

Dia beranggapan, pelaku yang melakukan begal terhadapnya dan temannya adalah orang yang sama.

"Tersangka sengaja menemui korban untuk membalas dendam karena dibegal korban," ujarnya.

Penyidik menilai tersangka dan korban sama-sama melakukan tinda pidana.

Tersangka DN dianggap bukan bermaksud pembelaan, tetapi sengaja mempersiapkan diri mencari korban. Sementara korban DN melakukan aksi begal.

"Tersangka bukan untuk membela diri tapi sengaja melakukan perbuatan pidana, dia ingin membalas dendam atas aksi korban," kata dia.

Atas aksi penembakan itu, tersangka DN dikenakan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 340 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. 

Barang bukti diamankan sepucuk senpi kecepek milik tersangka, pistol mainan milik korban, dan sebilah pisau milik korban. (*)

IDI Buka Pintu untuk Dokter Terawan Jika Ingin Bergabung Kembali
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) membuka pimtu kepada Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk kembali menjadi anggota IDI. 

Bahkan pihak IDI mengeklaim telah berkomunikasi langsung dengan Terawan.

"Kemarin ketemu beliau, pun saya sudah menyampaikan juga seperti itu. Artinya kami pun tetap, apa namanya, beliau tetap bersama lagi dengan kita," ucap Ketua Umum Pengurus Besar IDI dr Moh Adib Khumaidi, SpOT dalam konferensi pers Hari Bakti Dokter Indonesia 114 secara daring, Kamis (19/5/2022).

Lebih lanjut, Adib menekankan bahwa IDI dengan senang hati menerima Terawan jika ingin kembali menjadi anggota. 

Nantinya, Terawan harus mejalani proses keanggotaan.

"Tentunya nanti ada administrasi, ya seperti halnya yang lainnya juga," lanjutnya.

Terkait dengan polemik yang terjadi, Adib menyebut seluruh anggota IDI perlu diperingatkan jika didapati melanggar kode etik. Hal itu harus dilihat sebagai suatu nasihat antaranggota.

"Artinya IDI ini adalah rumah besar seluruh dokter di Indonesia. Di dalam satu rumah itu kita seperti keluarga. Kalau ada hal-hal yang itu memang itu salah, pasti kita akan saling untuk kemudian memberikan koordinasi. Memberikan sebuah peringatan-peringatan," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Majelis Kehormatan Etik Kedokteran IDI (MKEK IDI) memutuskan untuk memberhentikan mantan Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Terawan Agus Putranto , SpRad(K) sebagai anggota IDI. Keputusan itu dibacakan dalam Muktamar ke-31 IDI di Banda Aceh, Jumat 25 Maret 2022.

Berikut hasil keputusan rapat sidang khusus MKEK:

Pertama, meneruskan hasil keputusan rapat sidang khusus MKEK yang memutuskan pemberhentian permanen secara permanen kepada Prof Dr dr Terawan Agus Putranto, SpRad(K) sebagai anggota IDI.

Kedua, pemberhentian tersebut dilaksanakan oleh PB IDI selambat-lambatnya 28 hari kerja.

Ketiga, Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Sumber: Okezone

Natalius Pigai: Saya Tidak Melihat Singapura Phobia Islam, Presidennya Muslimah Melayu
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS) beserta keluarga dan rombongan oleh otoritas Singapura tidak serta-merta diartikan sebagai cerminan Islamophobia.

"Saya tidak melihat Singapura itu phobia Islam (Islamophobia), tapi mereka punya otoritas untuk itu (menolak kedatangan UAS)," kata mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/5).

Pigai berpandangan, tudingan Islamophobia terhadap Singapura kurang tepat. 

Singapura saat ini dipimpin oleh Presiden Halimah Yacob yang berlatar belakang agama Islam. Apalagi, sang presiden juga berdarah Minang.

"Ibu Hj Halimah Yacob wanita Melayu dari Tumasek Kerajaan Riau Lingga. Presiden Singapura adalah kepala negara dan berwenang menjalankan sistem eksekutif. Seorang muslimah memimpin Negara Kristen. Ini soal akal sehat dan bukan soal agama," lanjut Pigai.

Soal penolakan kedatangan UAS, aktivis asal Papua ini justru lebih cenderung mengkritisi sikap pemerintah Indonesia yang tidak terlihat proaktif dalam bersikap.

Pemerintah Indonesia, kata dia, terkesan kurang peduli dengan apa yang dialami UAS beserta rombongan hingga dipulangkan oleh Imigrasi Singapura.

"Beliau (UAS) itu tokoh Indonesia. Meskipun kontroversial, negara tidak lantas mengabaikan tokoh besar bagi umat muslim Tanah Air seperti UAS. Pertanyaannya, jika UAS saja negara tidak acuh, bagaimana dengan jutaan rakyat yang mengadu nasib dan bepergian?" kritik Pigai.

Sumber: RMOL.ID

Jokowi Buka Keran Ekspor CPO dan Turunannya, Petani Sawit: Terima Kasih Pak Presiden
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kembali ekspor CPO dan turunannya mulai Senin pekan depan (23/5/2022).

Keputusan ini disambut bahagia oleh Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS).

"Terima kasih kepada Bapak Presiden yang sudah membuka kembali larangan ekspor minyak sawit," kata Sekretaris Jenderal SPKS Mansuetus Darto kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (19/5/2022).

Darto menyampaikan, SPKS sangat mengapresiasi pernyataan Presiden Jokowi atas pencabutan larangan ekspor bahan baku minyak goreng ini.

Dia bilang, dengan keputusan tersebut, roda ekonomi petani sawit menjadi kembali lebih baik.

"Sebagaimana yang dijelaskan oleh beliau (Jokowi), kami memang mendukung kebijakan beliau dan telah memaklumi kebijakan itu," ujarnya.

Darto pun berharap, ada konsistensi dari kementerian terkait seperti Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan dan Kementerian Pertanian untuk mengubah tata kelola sawit Indonesia serta memperbaiki tata kelola BPDP-KS yang selama ini hanya berpihak kepada golongan orang tertentu.

"Ini juga menjadi poin kami saat bertemu Bapak Presiden di Istana Negara Jakarta pada tanggal 23 Maret 2022 untuk pembenahan regulasi dan BPDP-KS," ucapnya.

"Sekali lagi, terima kasih Bapak Presiden," imbuh Darto.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan, berdasarkan hasil pemantauan dan laporan di lapangan yang dia terima, pasokan minyak goreng terus bertambah, maka diputuskan ekspor CPO beserta turunannya sudah tidak lagi dilarang mulai Senin pekan depan.

"Kebutuhan nasional untuk minyak goreng curah adalah sebesar 194.000 ton per bulannya dan pada Maret 2022 sebelum pelarangan ekspor, pasokan kita hanya mencapai 64.500 ton," ujar Jokowi di Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Namun, setelah dilakukan pelarangan ekspor di April, pasokan minyak goreng mencapai 211.000 ton per bulan. Ini melebihi kebutuhan nasional bulanan.

"Terdapat penurunan harga rata-rata minyak goreng secara nasional, pada April sebelum pelarangan ekspor, harga rata-rata nasional migor curah Rp19.800, dan setelah pelarangan ekspor, harga rata-rata turun menjadi Rp17.200 hingga Rp17.600," tuturnya.

Penurunan harga tersebut merupakan usaha bersama, baik dari pemerintah, BUMN, dan swasta. 

Meski ada beberapa daerah yang harga migor masih tinggi, dia meyakini dalam beberapa waktu ke depan, harga minyak goreng akan turun.

Sumber: iNews

Gebuki Bajing Loncat hingga Tewas, Sopir Truk Asal Medan Labuhan Divonis 5 Tahun Bui
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dedi Iskandar Alias Iskandar, sopir dump truk divonis pidana penjara selama 5 tahun di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (19/5/2022).

Warga Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan itu, dinyatakan bersalah melakukan penganiayaan terhadap Roni Alvarizi hingga meninggal dunia.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Dedi Iskandar Alias Iskandar dengan pidana penjara selama 5 Tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam masa tahanan sementara, dan dengan perintah agar terdakwa tetap berada dalam tahanan," kata Hakim Ketua Oloan Silalahi.

Majelis Hakim menilai bahwa terdakwa telah memenuhi unsur bersalah melakukan tindak pidana melakukan penganiayaan yang mengakibatkan mati sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 351 ayat ( 3 ) KUHP.

"Adapun hal yang memberatkan perbuatan terdakwa mengakibatkan korban meninggal dunia, semntara hal meringankan terdakwa belum pernah dihukum dan bersikap sopan di persidangan," ujar hakim.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Franciskawati Nainggolan, yang sebelumnya menuntut Dedi dengan pidana penjara selama 6 tahun.

JPU dalam dakwaannya menguraikan adapun perkara ini bermula pada 19 Oktober 2021 lalu sekira pukul 15.00 WIB, saat terdakwa yang merupakan supir dump truk warna orange datang ke gudang Bahari di Jalan K. L. Yos Sudarso Cingwan untuk memuat pakan ternak (BKK).

Kurang lebih 30 menit kemudian, terdakwa selesai memuat pakan ternak tersebut. Lalu sekira pukul 15.45 WIB terdakwa membawa dump truk keluar dari gudang dan memarkirkan truk tersebut di tepi jalan K. L. Yos Sudarso Km 14,5 dengan kondisi bak truk yang berisi pakan ternak ditutupi terpal plastik.

"Kemudian terdakwa pergi mencari mandornya untuk meminta uang jalan. Sekira 10 menit kemudian, terdakwa kembali ke tempat truknya diparkirkan dan sekira pukul 16.00 WIB dari jarak kurang lebih 5 meter, terdakwa melihat ada gerakan yang mencurigakan dari bawah terpal plastik dump truknya," ujar jaksa

Kemudian, terdakwa mengambil 1 batang kayu dengan panjang kurang lebih 1 meter yang terletak di tanah, lalu terdakwa naik ke atas bak dump truknya dan berdiri diatas pakan ternak yang ditutupi terpal plastik.

Terdakwa yang melihat ada gerakan dibawah terpal plastik semakin curiga sebab seperti ada orang yang sedang bekerja, lalu terdakwa memukul terpal plastik yang bergerak tersebut sebanyak 6 kali menggunakan kayu yang dipegangnya dan terdakwa melihat seseorang berusaha turun dan lompat dari dalam bak truknya.

"Selanjutnya terdakwa memeriksa bak truk dengan cara memijak-mijak pakan ternak yang ditutupi terpal plastik dan terdakwa kembali melihat ada yang bergerak-gerak dibawah terpal plastik tersebut. Selanjutnya terdakwa memukul bagian terpal plastik yang bergerak-gerak tersebut menggunakan kayu yang dipegangnya dengan tangan kanannya sebanyak 4 kali," urai jaksa.

Saat tidak ada lagi gerakan dari bawah terpal plastik tersebut, terdakwa turun dari atas bak dump truk tersebut lalu mengikat tali pengikat terpal yang telah terlepas ikatannya kemudian terdakwa mendatangi teman-temannya sesama supir yang sedang parkir di pinggir jalan tersebut lalu terdakwa bercerita kepada temannya yang bernama Enjoy bahwa ia baru saja memukuli orang yang mengambil pakan ternak dari dalam bak truknya.

Lalu seseorang bertanya kepada terdakwa siapa yang telah dipukulinya namun terdakwa tidak mengetahui.
Lalu terdakwa naik ke atas truknya membuka tali pengikat terpal plastik untuk melihat orang yang telah dipukulinya, dan saat yang bersamaan saksi Ilham naik ke atas bak truk lalu membuka terpal plastik yang menutupi bak truk dan setelah terpal dibuka.

Saksi Ilham melihat korban Roni Alvarizi sudah dalam keadaan pingsan. Selanjutnya terdakwa dan Ilham membawa korban turun untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Delima untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

"Bahwa berdasarkan visum Et repertum tanggal 02 November 2021 dokter umum pada Rumah Sakit Umum Delima Medan yang menerangkan korban Rony Alfarizzi telah meninggal dunia pada tanggal 19 Oktober 2021 pada pukul 18.20 WIB dengan diagnosa Head Injury," pungkas jaksa.

Sebut Polisi Di Bali Korupsi Dan Habiskan Uang Turis, Miss Estonia 2022 Kini Dicari Polisi
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Viral di Tiktok Aksi Miss Global Estonia 2022 Valeria Vasilieva yang menyebut polisi di Bali korupsi dan hamburkan uang turis berbuntut panjang, kini Polda Bali mencari keberadaan Valeria.

"Kita masih mencari keberadaannya," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi, Kamis (19/5/2022).

Valeria, kata Kombes Pol Syamsi, kemungkinan besar masih di Bali.

Pencarian masih dilakukan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus.

Jika sudah ketemu, dia akan dibawa ke Polda Bali untuk dimintai klarifikasi.

Meskipun Valeria sudah minta maaf, Syamsi menegaskan klarifikasi tetap diperlukan. 

"Kan dia menyampaikan bahwa polisi korupsi. Meskipun dia minta maaf masih tetap diminta keterangan," tegasnya.

Syamsi belum bisa memastikan proses hukum atas pernyataan Valeria. 

"Kita tidak bisa mengada-ada dulu secara fakta kita panggil dia betul apa tidak. Di situlah bisa diambil keputusan apa memang yang bersangkutan cukup meminta maaf atau diambil tindakan hukum yah tergantung dari prosesnya nantinya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Miss Global Estonia 2022 Valeria Vasilieva menyebut polisi di Bali korup dan siap menghabiskan uang turis yang datang ke Bali.

Valeria mengatakan itu di video TikTok lewat akun pribadinya @lerusi_k. "Kalau kalian ingin liburan ke Bali, siap-siaplah.

Karena polisi akan menghentikanmu di mana-mana untuk memeriksa dokumen yang kamu punya sampai kamu memberikan semua uangmu pada polisi korupsi ini," sebutnya.

Valeria diduga kesal setelah punya pengalaman ditilang polisi saat berlibur di Bali. Dia diketahui tinggal di daerah Canggu, Kuta Utara, Badung.

Sumber: iNews

Modus Minta Dibuatkan Kopi Lalu Diantar ke Kamar, Pengasuh Ponpes Cabuli Santriwati 9 Kali
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Polres Magelang menetapkan SA (30), seorang pengasuh Pondok Pesantren (ponpes) di Kecamatan Tempuran, Magelang, sebagai tersangka dugaan pencabulan terhadap seorang santriwati di bawah umur. 

SA diduga sudah melakukan tindak pidana pencabulan sebanyak 9 kali dalam kurun waktu 3 bulan, Agustus sampai Oktober 2021, lalu.

“Korban adalah santriwati, warga Magelang masih SMP usianya 15 Tahun,” jelas Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, melalui keterangan tertulis yang diterima Kamis, 19 Mei.

Sajarod mengungkapkan, kasus tersebut terbongkar atas laporan pihak keluarga korban pada Bulan Februari 2022. 

Kemudian setelah dilakukan penyelidikan dan mengambil keterangan bebeberapa saksi, kepolisian menetapkan SA sebagai tersangka pada Bulan April 2022.

“Kasus ini terungkap berdasarkan laporan dari pihak korban dan beberapa saksi yang telah kita mintai keterangan. Dan tersangka adalah SA warga Kecamatan Tempuran, adalah pengasuh dari Pondok Pesantren dimana korban menimpa ilmu,” jelas Sajarod.

Berdasarkan informasi dari Polda Jateng, kronologis kejadian pencabulan itu berawal ketika pelaku menyuruh korban untuk membuatkan kopi dan diantar ke kamar pelaku, di Pondok Pesantren wilayah Kecamatan Tempuran. 

Saat itu pelaku berbuat tidak senonoh terhadap korban dengan meraba bagian alat vital korban.

“Saat kejadian, tidak terjadi pengancaman terhadap korban yang dilakukan oleh tersangka,” terangnya.

Kemudian, perbuatan tersebut dilakukan kembali oleh tersangka dengan modus yang sama, korban diminta membuatkan kopi atau the, kemudian disuruh mengantar ke kamar tersangka.

“Hasil dari pemeriksaan kami, hal ini telah dilakukan berulang kali modus yang sama, yakni tersangka selalu meminta korban membuatkan kopi dan menyuruh mengantar ke kamar tersangka. Disitulah perbuatan tersangka terulang lagi hingga 9 kali,” jelas Sajarod.

Dari hasil visum, akibat perbuatan tersangka terhadap diri korban tidak ditemukan tanda-tanda kehamilan.

“Hasil dari visum et repertum korban tidak hamil,” katanya.

Adapun beberapa barang bukti yang berhasil diamankan oleh Polisi diantaranya, pakaian korban, handphone milik tersangka dan korban, percakapan WA milik tersangka dan korban.

Lebi lanjut, SA yang sudah berkeluarga ini mengaku sudah menjadi pengasuh di Pondok Pesantren selama 12 tahun. Dia juga mengakui perbuatannya sebanyak 9 kali.

“Saya sudah bekerja selama 12 tahun. Saya melakukan (pencabulan) terhadap korban sebanyak 9 kali, dan saya menyesal,” akunya.

Pelaku dijerat dengan tindak pidana pencabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 82 UURI No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Perppu No.1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UURI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Sumber: VOI

PA 212 Ancam Demo Usai UAS Ditolak Singapura, Polisi: Kita Amankan Kedubes
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Buntut dari penolakan Singapura terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS), Persaudaraan Alumni (PA) 212 mengancam akan melakukan demo di depan Gedung Kedutaan Besar (Kedubes) Singapura.

Mengantisipasi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan menyebut pihaknya akan melakukan penjagaan di sekitar gedung kedubes secara rutin.

"Ya kita rutin aja setiap kedubes ada pengamanan dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit), ada setiap hari ada pengamanannya," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (19/5/2022).

Kendati demikian, Zulpan mengungkap pihaknya belum menerima laporan terkait pelaksanaan demo tersebut.

"Belum tau kita, belum ada pemberitahuan unjuk rasa itu," ucapnya.

Zulpan juga menegaskan agar masyarakat dapat menyampaikan pemberitahuan kepada polisi sebelum melakukan aksi.

"Setiap masyarakat yang akan unjuk rasa menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan amanat UU No 19 tahun 1998 ya, untuk memberitahukan kepada kepolisian untuk menyampaiakn pemberitahuan lebih dulu. Kami belum terima pemberitahuan itu, kalaupun ada kita akan berikan pengamanan," pungkasnya.

Sumber: Okezone

Ustaz Abdul Somad Ditolak Singapura, Sandiaga Uno: UAS Penggerak Ekonomi
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Terkait Ustaz Abdul Somad (UAS) yang mengaku dideportasi dari Singapura, begini komentar Menteri Pariwisata dan Ekonomi (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Ia mengaku langsung mengumpulkan informasi saat mendegar hal tersebut.

“Saya konfirmasi ke pihak KBRI di Singapura. Dari laporan Pak Dubes, ada beberapa informasi yang sedang didapatkan oleh Imigrasi Singapura,” kata Sandiaga, Selasa (17/5).

Eks Wagub DKI Jakarta itu meminta publik tidak berprasangka terlebih dahulu dan memastikan informasi yang benar secara menyeluruh.

Ustaz Abdul Somad merupakan ulama besar yang sangat dihormati masyarakat Indonesia, dan turut menjadi penggerak ekonomi kreatif yang kerap membantu mempromosikan destinasi wisata berbasis religi.

Sandiaga juga mengaku akan mengecek informasi dugaan Ustaz Abdul Somad yang dideportasi ke Kemenlu maupun pejabat terkait di Singapura.

Dia berharap, tidak ada yang tercederai dalam kasus ini.

Pasalnya, Indonesia dengan Singapura merupakan negara bersahabat.

“Saya baru saja kembali dari sana dan jumlah wisatawan Singapura sekarang menduduki nomor dua tertinggi di Indonesia," kata mantan calon wakil presiden itu.

Melalui akun media sosialnya, Ustaz Abdul Somad menulis dan membenarkan dirinya telah dideportasi oleh Imigrasi Singapura.

Ustaz Abdul Somad juga mengutarakan perlakuan yang diterimanya dari petugas Imigrasi Singapura dengan ditempatkan di sebuah ruangan berukuran 1x2 meter yang dinilai mirip liang lahad. 

Sumber: JPNN.com