Headline

Opini

SOROT

Sports

News

Warga Negara Asing Mulai Tinggalkan Indonesia
Jumat, Juli 30, 2021

On Jumat, Juli 30, 2021

Warga Negara Asing Mulai Tinggalkan Indonesia
BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Australia menggandeng Maskapai Qantas untuk memulangkan warganya yang berada di Indonesia. Hal ini disebabkan lonjakan kasus Covid-19 telah memicu ketakutan warga negara asing di Indonesia.


Hal itu, seperti dilaporkan The Sydney Morning Herald pada Rabu (28/7) yang dikutip RMOL.ID. Laporan tersebut, menyebutkan,  sekitar 780 warga Australia telah mendaftarkan diri untuk meninggalkan Indonesia. Sebanyak 350 di antaranya termasuk kategori rentan.


Sebelumnya, warga negara  Jepang, Arab Saudi, Taiwan, Korsel, Vietnam sudah meninggalkan Indonesia.  Mereka sebagian besar beralasan lonjakan kasus Covid-19 dan terbatasnya pelayanan kesehatan.


Penyewaan pesawat dilakukan oleh pemerintah Australia lantaran minimnya jadwal penerbangan komersial oleh Garuda Indonesia dan pembatasan ketat di negeri kangguru itu sendiri.


Akibat terdampak pandemi, Garuda Indonesia telah membabat jadwal penerbangan rute Jakarta-Sydney. Sejauh ini, pemesanan tiket penerbangan rute tersebut hingga akhir tahun sudah penuh dengan harga melambung mencapai lebih 12 ribu dolar AS. 


Di sisi lain, ekspatriat Australia juga tidak bisa mengambil opsi penerbangan melalui negara lain, seperti Singapura yang

sudah melarang masuk penumpang dari Indonesia. 


"Warga Australia yang ingin kembali terpaksa mempertimbangkan penerbangan sewaan yang mahal dan bahkan operasi ekstrem untuk pulang menggunakan kapal," demikian tulis laporan tersebut. 


Tingginya risiko pulang menggunakan kapal pada

akhirnya membuat pemerintah Australia mencari opsi dengan memfasilitasi repatriasi menggunakan Qantas. 


"Kami bekerja sama dengan Qantas dalam opsi penerbangan komersial yang difasilitasi bagi warga Australia yang rentan

yang berangkat dari Indonesia," ujar jurubicara Departemen Luar Negeri Australia. 


Laporan: Reko Suroko

Ingin Nagari Maju dan Sejahtera? Jadikan Bumnag Sebagai Lokomotif Ekonomi!
Jumat, Juli 30, 2021

On Jumat, Juli 30, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Untuk menciptakan nagari atau desa yang sejahtera, kuat secara ekonomi, bebas dari pengangguran dan memiliki Pendapatan Asli Nagari (PAN), maka salah satu upaya nyata yang bisa dilakukan adalah mendorong Bumnag (Badan Usaha Milik Nagari) atau Bumdes sebagai lokomotif perekonomian di nagari atau desa.

Hal itu terungkap dalam sosialisasi PP No.11 tahun 2021 dan Permendes No. 3 tahun 2021 tentang badan hukum dan optimalisasi Bumnag/Bumdes, yang diselenggarakan BPNKB Tanah Datar, Rabu, 28 Juli 2021, di Aula Kantor Bupati di Kawasan Pagaruyung. Sosialisasi ini dibuka Bupati Tanah Datar Eka Putra menampilkan nara sumber Kadis PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM dan Korprov TA Dana Desa Soegito, S.Kom.

Menurut Syafrizal Ucok, legalitas Bumnag yang selama ini dipertanyakan, sekarang sudah jelas pasca disahkan UU no 11/2021 tentang Cipta Kerja pada Pasal 117 yang menegaskan bahwa Bumnag/Bumdes adalah badan hukum yang didirikan oleh nagari/desa guna mengelola usaha, memanfaatkan aset dan mengembangkan investasi untuk kesejahteraan masyarakat nagari/desa. Karena itu, Bumnag harus segera menindaklanjuti dengan melakukan pendaftaran badan hukum Bumnag atau Bumdes sesuai dengan panduan dari PP No.11/2021.

Kejelasan badan hukum ini tentunya makin melempangkan jalan bagi Bumnag untuk mewujudkan ketahanan ekonomi di nagari. Caranya adalah dengan penguatan modal yang berasal dari Dana Desa, memilih pengelola yang handal dan konsentrasi pada bidang usaha yang sesuai dengan potensi nagari. 

"Dalam perjalanannya, Bumnag akan dibantu pemerintah berupa insentif dan kemudahan perpajakan serta retribusi sesuai peraturan perundangan," kata Syafrizal Ucok.

Sudah banyak Bumnag yang berhasil dan mampu jadi penggerak ekonomi dan menghasilkan pendapatan asli nagari di Sumbar, seperti di Dharmasraya, Padang Pariaman, Sijunjung, Pasaman, Sawahlunto dan Tanah Datar. Kalau di Pulau Jawa Bumdes yang berhasil lebih banyak lagi. 

"Bumnag adalah penggerak ekonomi untuk ketahanan ekonomi nagari dan bisa dijadikan sebagai pelapis Dana Desa, makanya Bumnag harus dibesarkan," ujar Syafrizal Ucok, yang didampingi Kabid UEM dan Kawasan Pedesaan Dinas PMD Sumbar Desrianto Boy, S.Pd.,M.Si.

Oleh karena itu, Kadis PMD Sumbar ini mengharapkan agar Camat dan Wali Nagari memberikan pembinaan yang maksimal terhadap Bumnag dan Bumdes. Sehingga tujuan Bumnag dan Bumdes yaitu meningkatkan pendapatan asli nagari, memberi kesempatan berusaha kepada masyarakat, melayani kebutuhan masyarakat dan mengurangi kemiskinan dapat terwujud dengan segera.

Hingga awal 2021, dari 928 nagari dan desa di Sumbar, sudah terbentuk 858 Bumnag atau Bumdes dengan klasifikasi 41 maju, 327 berkembang, 349 tumbuh dan 141 berklasifikasi rintisan. 

"Bumnag yang sudah maju itu seperti Bumnag Nagari Koto Besar Dharmasraya dan Bumnag Nagari Pakandangan Padang Pariaman," kata Syafrizal Ucok, yang pernah menjadi Wakil Bupati Pesisir Selatan (2005-2010). 

Informasi penting lainnya yang disampaikan Kadis PMD Sumbar Syafrizal Ucok dalam sosialisasi ini adalah adanya perintah dari Pasal 73 dari PP No.21/2021 yaitu tentang dana eks program PNPM yang saat ini dikelola oleh UPK, untuk selanjutnya akan dikelola oleh Bumnag Bersama atau Bumdes Bersama. UPK diberikan waktu selambatnya dua tahun untuk bertransformasi menjadi Bumnag Bersama. Dana eks PNPM itu jumlahnya di Sumbar mencapai Rp420 miliar.

Sosialisasi PP No.11/2021 di Tanah Datar ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari Camat dan Wali Nagari. "Saat ini di Kabupaten Tanah Datar sudah berdiri 75 Bumnag dengan penyertaan modal dari Dana Desa mencapai Rp12 miliar, dan kami terus memacu untuk memajukan semua Bumnag ini," kata Kadis PMN Tanah Datar Drs. Nofendril yang didampingi Kabid UEM Dra. Poppy Azis. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Serbuan Vaksinasi II Kodam I/BB Bersama Walubi
Jumat, Juli 30, 2021

On Jumat, Juli 30, 2021

Serbuan Vaksinasi II Kodam I/BB Bersama Walubi
BENTENGSUMBAR.COM - Komando Daerah Militer I Bukit Barisan  melalui Kodim 0201/Medan terus menggenjot antusias warga untuk menerima vaksin dosis kedua, sehingga terwujud percepatan penanganan Covid-19 dan pembentukan Herd Immunity di masyarakat.


Hal ini disampaikan Kepala Penerangan Kodam I/BB, Letkol Inf Donald Erickson Silitonga dari Media Center Kodam I/BB  Medan, Rabu  28 Juli 2021.


"Salah satu upaya Kodam I/BB untuk terus mendorong antusias warga adalah dengan menggandeng pihak swasta. Seperti yang dilakukan Kodim 0201/Medan dengan Walubi Sumut," jelas Kapendam.


Dalam pelaksanaan Serbuan Vaksinasi TNI dosis kedua ini, Kodim 0201/Medan bersama Walubi Sumut telah dilaksanakan selama sepekan. Yakni dari Rabu, 21 Juni 2021 hingga Rabu, 28 Juni 2021 bertempat di Kantor Walubi Sumut, Jln Mahoni, Medan Timur.


"Ada beberapa kendala yang dihadapi dalam menggenjot vaksinasi II, diantaranya ketidak hadiran warga meski telah dihubungi, dan ada kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk menerima vaksin dosis kedua," pungkas Letkol Silitonga.


Kegiatan vaksinasi ini berlangsung aman dan lancar dengan penerapan Protokol Kesehatan secara ketat.


(Vajatu)

Pangdam I/BB Meyakini Latihan Yang Konsisten dan Persisten Adalah Kunci Utama
Jumat, Juli 30, 2021

On Jumat, Juli 30, 2021

Pangdam I/BB Meyakini Latihan Yang Konsisten dan Persisten Adalah Kunci Utama
BENTENGSUMBAR.COM - Panglima Komando Daerah Militer I Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayor Jenderal TNI Hassanudin, S.I.P., M.M. Selaku Komandan Satgas menutup Latihan Pratugas Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Maluku dan Maluku Utara Yonarhanud 11/WBY TA 2021 di lapangan bola PT Lonsum Desa Batu Ginging, Kec.Bangun Purba, Deliserdang, Rabu, 28 Juli 2021.


Dalam sambutannya, Pangdam I/BB menyakini bahwa kalian adalah prajurit yang dipilih dan terbaik dari Kodam I Bukit Barisan, berharap mampu melaksanakan tugas ini dengan memiliki karakter seorang prajurit yang mempunyai kemauan yang kuat, tekad yang besar serta kegigihan yang tinggi dalam mewujudkan target yang telah ditetapkan.


“Kesuksesan dan keberhasilan tidak akan mungkin dapat tercapai bila kita tidak mampu untuk selalu "konsisten dan persisten". tegas Pangdam


Selaku pimpinan, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada Danrindam beserta segenap pelatih dan pendukung yang terlibat dalam Pelaksanaan latihan pratugas yang berjalan baik dan lancar.


Diakhir Pengarahan Pangdam I/BB menyampaikan agar selalu patuhi himbauan pemerintah maupun komando atas dengan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) 5M, guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, jaga kesehatan serta siapkan diri sampai waktu berangkat penugasan tiba.

 

Turut hadir dalam acara tersebut ,Danrem 022/PT, Para PJU Kodam I/ BB dan Dandim 0204/Deli serdang.


(Vajatu)

Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers
Jumat, Juli 30, 2021

On Jumat, Juli 30, 2021

BENTENGSUMBAR.COM -  Konstituen Dewan Pers  perlu mempunyai keterwakilan di Dewan Pers (DP) agar setiap asosiasi  konstituen memiliki akses informasi dan kebijakan dalam mengantisipasi berbagai persoalan masyarakat pers yang semakin komplek. 

Dengan demikian, diharapkan setiap asosiasi konstituen memiliki kesempatan untuk terus berkembang bersama.

Itulah gagasan yang muncul dari peserta rapat pleno Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), yang menaungi sekitar 1.300 media siber di seluruh Indonesia. 

Rapat pleno itu sendiri barlangsung Rabu sore (28/7/2021) via online yang diikuti oleh para ketua pengurus SMSI daerah dan pengurus lainnya yang tersebar di 34 provinsi. 

Rapat dihadiri juga Pengurus harian SMSI Pusat  antara lain, Bendahara Iwan Jamaluddin, Ketua Bidang Pendataan dan Verifikasi SMSI Wilson Bernardus Lumi, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Dr Retno Intani ZA, M.Sc, Ketua Bidang Luar Negeri Aat Surya Safaat, Wasekjen Heru. 

Sidang pleno yang dipimpin oleh Ketua Umum SMSI Firdaus memutuskan SMSI akan mengirimkan calonnya untuk turut mengisi posisi anggota DP untuk periode yang akan datang. 

Sistem penjaringan pencalonannya telah ditetapkan, semua peserta pleno mengusulkan empat nama. Nanti nama yang diusulkan, akan disaring kemudian diajukan menjadi calon anggota DP.

“Dan, calon dari SMSI yang nanti terpilih yang merupakan utusan SMSI tersebut, tidak boleh hanya bekerja untuk SMSI, tapi harus memperhatikan semuanya, semua kelompok, dan semua konstituen DP, demi kemajuan dan kemerdekaan pers,” kata Firdaus yang didampingi Anggota  Penasihat SMSI Ervik Ary Susanto, dan Ketua Bidang Hukum, Arbitrase, dan Legislasi Hendra J. Kede. 

Pada kesempatan tersebut, disepakati untuk memberikan kesempatan kepada seluruh jajaran pengurus SMSI, dan Ketua Umum tidak diusulkan menjadi calon.

"Agar adil, hanya pengurus yang kita usulkan dan Ketua Umum SMSI tidak perlu diusulkan untuk menjadi anghota dewan pers," ujar Firdaus

SMSI Usul Anggota DP 15 atau 3 Orang

Sidang pleno SMSI yang juga membahas perkembangan pelaksanaan program Komisi Penanggulangan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang mendapat kritik keras dari kalangan pengusaha siber anggota SMSI, menyepakati rencana usulan anggota DP berjumlah 15 orang. 

Usulan jumlah anggota itu sebenarnya telah disepakati oleh pengurus Pusat dan diusulkan oleh Ketua Umum SMSI Firdaus dalam rapat  online yang diselenggarakan DP yang dihadiri para konstituen DP 16 Juli 2021. 

Firdaus mengusulkan perlunya menambah anggota DP dari 9 orang seperti yang berlaku belakangan ini, menjadi 15 orang. 

Jika disepakati anggota DP hanya tiga orang, maka utusan konstituen dapat dibentuk Deputi DP, yang membawahi menggerakkan Pokja.

Senada dengan Firdaus, Wilson Bernardus Lumi, Ketua Bidang Pendataan dan Verifikasi SMSI Pusat juga berpendapat, dua pilihan yakni lima belas atau tiga orang anggota DP tersebut, supaya urusan-urusan seperti pendataan dan verifikasi yang selama ini menunggu kehadiran anggota DP, dapat segera diselesaikan. 

“Ini penting. Di daerah masih banyak perusahaan pers yang belum didata,” kata Lumi menguatkan usulan para ketua SMSI  daerah.

“Kita perlu perubahan komposisi anggota DP untuk menuntaskan banyak pekerjaan di berbagai daerah, terutama verifikasi media. Mau bertambah menjadi 15 atau dirombak cukup tiga anggota saja, supaya efisien dengan mengubah perangkat yang memadai, mungkin saja,” kata Firdaus yang juga didampingi Ketua Bidang Organisasi SMSI Pusat Cahyonoadi Raharyo Sukoco. 

Pada kesempatan yang sama, M. Nasir selaku sekretaris Jenderal SMSI juga mengatakan, rencana usulan jumlah anggota DP itu telah mempertimbangkan beban tugas DP seiring pertambahan jumlah media massa yang sekarang meningkat di seluruh Indonesia.

Nasir juga berharap, dalam kondisi sulit di masa pandemi Covid-19 seperti ini, DP mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi terkini. 

“Bisa menggerakkan seluruh potensi konstituen dengan pola mengakomodasi untuk bergerak bersama,” kata Nasir.

Rapat pleno yang dimoderatori oleh Wakil Sekjen SMSI Yono Hartono, memberi kesempatan seluruh peserta pleno untuk menyampaikan masukan dan usulan berbagai hal, terutama terkait pengembangan perusahaan media siber. 

Laporan: Zulnadi

WHO Umumkan Varus Corona Varian Delta Plus, Yuk Kenali
Kamis, Juli 29, 2021

On Kamis, Juli 29, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Organiasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan penemuan jenis Virus terbaru. Yaitu Virus corona varian delta plus dari virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. 

Menurut WHO, Varian ini sudah menyebar di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Corona varian delta plus ini dikenal juga dengan B.1.617.2.1 atau AY.1.

Salah satu perbedaan virus corona varian delta plus dengan varian delta biasa terletak pada kemunculan mutasi tambahan, K417N. Kemunculan mutasi ini berefek pada protein lonjakan virus yang memungkinkan virus untuk menginfeksi sel-sel sehat.

Demikian Reuter mengutip pernyatan dari WHO, belum lama ini. Menurut WHO, saat ini varian delta plus belum menjadi varian yang umum. Kendati demikian, masyarakat harus tetap waspada pada risiko penularannya.

Sementara itu ahli virologi Louisiana State University, Jeremy Kamil menyatakan varian delta plus tak berbeda jauh dengan varian delta yang lebih dulu menyebar. Terkait gejala, sejauh ini belum ada studi yang secara spesifik membahas corona varian delta plus.

CNN mengabarkan (Rabu, 28/07/2021) bahwa, peneliti masih terus mengkaji efektivitas vaksin terhadap corona varian delta plus. Studi pada varian delta sebelumnya, vaksin terbukti bisa membantu meringankan kondisi Covid-19.

Dikutip dari Medical News Today, vaksin Pfizer dan AstraZeneca sangat efektif mencegah varian delta. Vaksin Pfizer memiliki efektivitas 96 persen dan AstraZeneca 92 persen setelah dosis kedua.

Orang-orang yang belum divaksin juga lebih rentan terkena virus corona varian delta. 

Laporan: Reko Suroko

Dandim Medan Lepas Relawan Lions Club Indonesia Dalam Kegiatan Penyemprotan Eco Enzym
Kamis, Juli 29, 2021

On Kamis, Juli 29, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Komandan Kodim  0201/ BS Kolonel inf Agus Setiandar mewakili Pangdam I/BB melepaskan relawan Lions Club Indonesia District 307 A2, untuk menyemprotkan larutan Eco Enzym yang bergerak di seputaran Gedung Lions Hospital Jl. T. Amir Hamzah No 99S Medan, Selasa, 27 Juli 2021.

Dalam Sambutan Gubernur District Lions Club Diji Karun Wirianto mengucapkan  Terima kasih kepada Dandim 0201/Medan yang sudah dapat hadir dalam kegiatan pelepasan tim relawan dalam kegiatan penyemprotan Eco Enzym.

Dikatakan Diji Karun Wirianto bahwa kegiatan penyemprotan ini akan kita laksanakan dalam rangka mendukung pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dandim menyampaikan bahwa Bapak Pangdam sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena eco enzyme ini adalah zat yang sangat bagus, ramah lingkungan dan sangat berguna bagi kelestarian alam kita, karena dari proses pembuatannya saja sudah berguna untuk mengurangi dan memanfaatkan sampah-sampah organik, proses kimia atau fermentasinya yang berguna untuk memperbaiki lapisan ozone bumi kita yang menipis akibat pemanasan global.

Tidak hanya itu, eco enzyme ini mempunyai banyak manfaat, selain bisa menjadi pupuk organik, penjernih udara (air furifier), penjernih air (water furifier), katalis dalam proses pembusukan sampah yang tidak menimbulkan bau, obat kumur, desinfektan organik, bahkan banyak yang sudah mengembangkan menjadi obat-obatan, sebutnya.

Pangdam juga sangat mensupport aktifitas eco enzyme ini, beliau akan mendukung aktifitas pengembangan eco enzyme di wilayah Kodam I/BB, kehadiran kami disini adalah bukti nyata dukungan beliau terhadap komunitas eco enzyme.

Menurut Dandim bahwa cairan Eco Enzyme ini juga sudah kita aplikasikan untuk mendukung kegiatan isolasi lingkungan yang menjadi zona merah Covid-19, yaitu di Kecamatan Medan Tuntungan dan Medan Johor, sehingga zona merah ini dapat kita atasi sesuai batas waktu yang diharapkan.

"Semoga kedepan kita dapat meningkatkan kerjasama untuk membumikan eco enzyme ini. Saya membayangkan bagaimana baiknya lingkungan hidup kita apabila setiap Kepala Keluarga (KK) mau membuat eco enzyme untuk digunakan sendiri dan membantu orang lain," pungkas Dandim"

Kegiatan pelepasan tim relawan penyemprotan Eco Enzym selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan lancar dengan Protokol Kesehatan yang ketat.

Turut hadir, Ketua Yayasan Budaya Hijau Indonesia, Batara, Pasiops Kodim 0201/Medan, Mayor Inf Marlon Lasari Marbun dan 15 org Babinsa.

(Vajatu)

Pangdam I/BB Buktikan Komitmen untuk Mengungkap Kasus Secara Terang Benderang
Rabu, Juli 28, 2021

On Rabu, Juli 28, 2021

Pangdam I/BB Buktikan Komitmen untuk Mengungkap Kasus Secara Terang Benderang
BENTENGSUMBAR.COM - Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, didampingi Danpomdam I/BB, Kolonel Cpm Anggiat Napitupulu, SH, MSc, dan Kapendam I/BB, Letkol Inf Donald Erickson Silitonga menggelar press conference keterlibatan anggota TNI AD Praka AS terkait penganiayaan berencana menggunakan Senpi yang mengakibatkan meninggalnya wartawan bernama Marasalem Harahap alias Marsal, Selasa, 27 Juli 2021.


“Press conference ini untuk menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil Kodam I/BB melalui Pomdam I/BB terkait penganiayaan berencana yang diduga dilakukan oleh Praka AS terhadap korban Marsal yang berprofesi sebagai wartawan,” ucap Pangdam.


Menurut Pangdam, bahwa telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI di Jalan Tutwuri Huta VII, Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, beberapa waktu lalu.


“Setelah mendapat info kejadian tersebut Pomdam I/ BB  bergerak cepat dengan melakukan langkah-langkah serta mendatangi tempat kejadian perkara dan mengamankan saksi-saksi sejumlah 15 orang,” jelas Pangdam.


Dari hasil olah TKP, keterangan para saksi, bukti rekaman CCTV dan lain-lain, pelaku diduga oknum anggota TNI AD atas nama Praka AS dan masih dikembangkan kemungkinan masih ada tersangka lain, maka langkah hukum penyelesaian perkaranya adalah untuk oknum anggota TNI AD sudah ditahan di Pomdam I/BB guna  diproses pemeriksaan dan pengusutan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan TNI. Sedangkan yang diduga pelaku sipil diproses sesuai aturan hukum oleh Polres Simalungun.


Hasil pengembangan  penyidikan mengarah kepada penetapan tersangka terhadap 3 (tiga) prajurit lainnya dengan inisial DE, PMP dan LS, adapun keterlibatan mereka sebagai penyedia dan penjual senjata api ilegal. Terhadap ketiga  tersangka baru tersebut telah dilakukan penangkapan, penggeledahan, pemeriksaan dan penahanan oleh penyidik.  


"Saya pastikan tidak ada intervensi dalam penanganan kasus ini, kita proses hukum sesuai ketentuan undang-undang serta prosedur yang berlaku. Kodam I/BB telah membuktikan komitmen untuk mengungkap kasus ini secara terang benderang. Dan saya akan menindak tegas setiap oknum prajurit yang terlibat dalam kasus ini," tegas Pangdam.


"Dalam assessment persesuaian alat bukti, penyidik melihat faktor Mens Rea (sikap batin/niatan) dalam diri tersangka adalah untuk memberi pelajaran, bukan membunuh meskipun kenyataan korban mati. Karenanya, penyidik telah mempelajari hasil uji balistik dan perkenaan di paha kiri korban. Actus Reus (perbuatan pidana) diarahkan ke titik yang tidak mematikan, namun ternyata mengenai arteri, sehingga korban kehabisan darah," papar Pangdam.


Kegiatan berlangsung tetap mengutamakan Protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat.


Turut hadir : Asintel, Aspers Kasdam I/ BB, Kakumdam I/BB, Danden inteldam I/BB, para Media cetak, online dan elektronik serta undangan lainnya.


(vajatu)

Media Siber Daerah Rame-Rame Tolak "Berkah Presiden Jokowi" KPCPEN Kominfo
Selasa, Juli 27, 2021

On Selasa, Juli 27, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Dugaan ketidak-adilan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dalam penyaluran bantuan melalui program Diseminasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), mengundang reaksi keras dari para pengusaha media siber di berbagai daerah. 

Para pengusaha media siber yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menolak penyaluran KPCPEN yang disebut “berkah Presiden Jokowi”, karena mereka nilai pelaksanaannya tidak adil, diskriminatif, dan merendahkan martabat media siber. 

Direktur Radar Mandalika dan Radarmandalika.id HM Syukur dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin, 26 Juli 2021 mengatakan, Kementerian Kominfo, sebagai etalase komunikasi Republik Indonesia, semestinya sangat tahu, peran media. 

"Kami yakin, bahwa kebijakan presiden terhadap kerjasama dengan media di program KPCPEN tidak akan mungkin diskriminatif, sehingga ada kesenjangan seperti bumi dan langit. Jika sampai media rame-rame nenolak berkah presiden yang disodorkan Kementerian Kominfo, berarti ada yang salah dalam menjaga kepercayaan publik kepada pemerintahan Bapak Jokowi," ujar Syukur.

Penanggung Jawab Papuatimes, Hans juga mengecam cara-cara diskriminasi yang dipraktikkan dalam pelaksanaan program KCPPEN. 

"Kami sudah terbiasa dengan diskriminasi oleh pemerintah pusat, tetapi kami di Papua tidak pernah bayangkan, hal ini terjadi terhadap media. Kementerian Kominfo seharusnya membangun citra positif negeri ini," ujar Hans.

Hans menolak kerjasama KPCPEN dari Kementerian Kominfo karena ini bukan membangun ekonomi nasional, tetapi terkesan pelecehan terhadap media. 

“Kami tidak yakin program Bapak Jokowi diskriminatif dan seburuk seperti ini. Jika program Bapak Jokowi kepada media seperti ini, kami dari Papua lebih baik menolak dan tidak menerima program ini,” tandas Hans.

Ketua SMSI Sulawesi Selatan, Rasid sebelumnya mengatakan kegiatan Diseminasi KPCPEN merupakan kebijakan yang meminta semua kementerian agar mengalihkan anggaran belanja iklan mereka, terutama iklan layanan masyarakat, kepada media-media lokal.

"Hanya saja, pelaksanaan di lapangan serasa mencederai rasa keadilan dan bahkan terkesan menindas media-media daerah anggota kami. Nilai kontrak yang diberikan mulai 6 juta, 5 juta, 4 juta bahkan ada yang 3 juta rupiah/kontrak," kata Rasid.

Rasid menyebutkan dengan frekuaensi konten 12-25 kali pemuatan/kontrak, didapat nilai sebesar lebih kurang Rp100 ribu/konten. Padahal dengan alokasi anggaran yang luar biasa besar, seharusnya media-media daerah bisa memperoleh kompensasi antara Rp. 1 juta hingga Rp. 1,5 juta/artikel konten. 

"Ibarat langit dan bumi jika kita bandingkan dengan nilai yang diperoleh media-media lain di Jakarta. Bahkan harga sekantong Bansos (bantuan sosial) untuk fakir miskin pun bernilai lebih besar dari yang diperoleh media-media daerah anggota kami," sebutnya.

Senada dengan pimpinan perusahaan media siber lainnya, Direktur Saibumi.com Donny Irawan salah satu media di Lampung menolak berkah Jokowi ini dan mempertanyakan penanganan KPCPEN di Kementerian Kominfo ini.

"Saya enggak ngerti, Kementerian Kominfo merupakan etalase komunikasi Republik Indonesia. Jika pola komunikasi yang dibangun Kementerian Kominfo seperti ini, sepertinya ada yang enggak beres" ujar Donny.

"Apa benar kebijakan presiden dalam pelaksanaan KPCPEN dengan media ada diskriminasi bagai bumi dan langit" ungkap Donny.

Menurut dia, Kemkominfo sebagai ujung tombak dari pemerintah saat ini, tidak boleh seenaknya melepas anggaran ke Agency dengan sangat liberal. 

Ketua  SMSI Jawa Barat Andy menyayangkan terhadap kebijakan Kementerian Kominfo tersebut.  “Ini keterlaluan. Saya sayangkan hal ini terjadi, semestinya bijaksanalah. Muncul pertanyaan kami di daerah, jika masyarakat persnya saja dibuat begini, bagaimana masyarakat yang buta huruf dan buta informasi?” Kata Andy. 

Pertanyaan lainnya, tambah Andy, muncul masalah seperti di Kominfo ini karena konsep presiden yang tidak komprehensif atau pelaksana KPCPEN oleh Menteri Kominfo yang tidak cakap atau memang orang-orang di kominfo yang bermasalah?
 
"Bayangkan. Anggaran 1,6 miliar yang sudah sangat kecil diperuntukkan bagi enam puluh anggota SMSI di daerah dan dibagi dengan nilai tiga juta rupiah sampai dengan Rp 12 juta per media. Dan,  tiga juta rupiah itu untuk 20 kali tayang artikel dan 5 kali naik banner. Sisanya kemana? Ini Agencynya yang salah hitung, atau cash backnya yang terlalu besar?" tandas Andy.

Gugus Suryaman pengusaha pers siber dari Sultra juga menyampaikan kekecewaannya. "Kami diwajibkan menyerahkan Analytics tools (google analytics) dan CMS. Emangnya kominfo tidak ngerti, bahwa CMS itu jantung media kami. Alih-alih membantu media di masa pandemi, ini justru terkesan ‘menyandra’ media kami,” ujar Gugus.

Penjab Waspada Aceh Aldin berpendapat, Diseminasi KPCPEN di Kemkominfo patut diapresiasi sebagai wujud pelaksanaan pemberian insentif untuk media di tengah ancaman penutupan perusahaan pers dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri media akibat pandemi. 

“Hanya saja, pelaksanaan di lapangan serasa mencederai rasa keadilan dan bahkan terkesan menindas media-media daerah,. Ini jelas merusak citra Bapak Jokowi” ujar Ketua SMSI Aceh ini.

Mestinya Punya Strategi dan Terukur

Pengamat Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi, Medrial Alamsyah menilai Indonesia bisa mengalami krisis kemanusiaan, jika pemerintah dalam hal KPCPEN serius mengatasi dua krisis yang sedang berlangsung, yaitu krisis kesehatan dan krisis ekonomi.
 
“Adanya protes media daerah dalam kegiatan diseminasi bukan saja menunjukkan tidak ada sense of crisis di tingkat pelaksana tim KPCPEN, tetapi juga lebih dari itu, terindikasi masih adanya  pelaksana yang melakukan kejahatan rutin birokrasi seperti korupsi dan manipulasi,” ujar Medrial Alamsyah.
 
Selanjutnya Medrial juga mengatakan seharusnya tim KPCPEN mengerjakan semua aspek dan detail dari pekerjaan dengan serius, punya strategi yang jelas dan terukur.

Menanggapi reaksi para pengusaha pers siber dari berbagai daerah mengenai pelaksanaan KPCPEN di Kementerian Kominfo, Sekretaris Jenderal SMSI Pusat M Nasir mengatakan, pihak Kementerian Kominfo sebaiknya menelusuri di mana letak ketidak-adilan itu terjadi. 

“Saya kira semua ini bisa ditelusuri oleh Kemkominfo, sehingga bisa diluruskan kembali.  Semua harus jujur dalam mengemban amanah, dan tidak diskriminatif,” kata Nasir.  

Menurut Nasir,  sampai Senin petang, 26 Juli 2021, surat resmi sudah dikirim ke Kementerian Kominfo mengenai masalah ini, namun hingga Senin petang, 26 Juli 2021 belum ada penjelasan dari Kementerian Kominfo. 

"Hingga kini surat yang dilayangkan SMSI belum ada penjelasan dari Kementerian Kominfo. Untuk menelusuri permasalah yang disampaikan SMSI, Ketua Umum SMSI Firdaus sudah minta konfirmasi kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, namun   hingga kini belum ada jawaban" tutur Nasir. 

Laporan: Zulnadi

Kodam I/BB Bersama Poldasu Gelar Serbuan Vaksinasi TNI-Polri di Kabupaten Samosir
Selasa, Juli 27, 2021

On Selasa, Juli 27, 2021

Kodam I/BB Bersama Poldasu Gelar Serbuan Vaksinasi TNI-Polri di Kabupaten Samosir
BENTENGSUMBAR.COM - Pangururan - Kodam I/Bukit Barisan bersama Polda Sumut menggelar Serbuan Vaksinasi TNI-Polri di Kabupaten Samosir selama dua hari, Senin (26/7/2021) hingga Selasa (27/7/2021).


Dalam kegiatan yang mengangkat tema "Wujudkan Masyarakat yang Sehat dan Produktif dengan Vaksinasi", Kodam I/BB bersama Poldasu menjalin kerja sama dengan Mariana Foundation serta PT Parna Group.


Selain di Markas Koramil 03/Pangururan jajaran Kodim 0210/Tapanuli Utara, kegiatan vaksinasi ini juga digelar di Puskesmas Simarmata, Puskesmas Ambarita, Puskesmas Lontung dan Puskesmas Tuktuk dengan menurunkan tenaga vaksinator dari Dinkes Pemkab Samosir yang dipimpin Kapuskes Buhit, dr. Efi Sitanggang, serta dibantu tim kesehatan TNI-Polri.


Aster Kasdam I/BB, Kolonel Inf Susanto Manurung yang meninjau kegiatan bersama Wakil Bupati Toba Samosir, Drs Martua Sitanggang, MM, mengapresiasi antusias warga untuk vaksinasi dosis pertama ini.


"Sesuai tema acara, maka tujuan kegiatan ini adalah menjadikan masyarakat semakin sehat dan tetap produktif, sehingga membantu percepatan pemulihan perekonomian wilayah," ucap Aster Kasdam I/BB.


Kegiatan berlangsung aman dan lancar dengan penerapan Protokol Kesehatan secara ketat.


Turut hadir di acara, Dandim 0210/TU, Letkol Czi Roni Agus Widodo,SSos,MHan, Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon, SH, MH,. Sekdakab Samosir, Drs Jabiat Sagala, beserta unsur Kodim 0210/TU dan unsur Polres Samosir serta tamu undangan lainnya.


(vajatu)

Kodam I/BB: Vaksinasi, Prokes Ketat, dan Testing Masif Turunkan Penularan COVID-19
Selasa, Juli 27, 2021

On Selasa, Juli 27, 2021

Kodam I/BB: Vaksinasi, Prokes Ketat, dan Testing Masif Turunkan Penularan COVID-19
BENTENGSUMBAR.COM - Dalam rangka usaha memutus mata rantai dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kota Medan, Komando Daerah Militer I Bukit Barisan, melalui Kodim 0201/BS Kota Medan kembali menggelar Serbuan Vaksinasi di Lapangan Benteng Medan.


Hal ini disampaikan Kepala Penerangan Kodam I/BB Letkol Inf Donald Erickson Silitonga dari Media Center Kodam I/BB, Senin, 26 Juli 2021.


Menurut Kapendam bahwa pelaksanaan serbuan vaksinasi ini terus digalakkan  berkoordinasi dan bekerjasama  dengan instansi terkait lainnya.


"Tidak hanya berlangsung di wilayah kota Medan saja , namun juga kegiatan ini sudah berlangsung diseluruh wilayah jajaran Kodam I/ BB lainnya," ujar Kapendam.


Kegiatan Vaksinasi tersebut juga merupakan  sebuah bentuk segala upaya dan dukungan Kodam I/ BB beserta jajaran dalam  percepatan penanganan Covid-19  terhadap program pemerintah sehingga segera tercipta kekebalan massal.


Sementara itu, Dandim 0201/BS Kolonel Inf Agus Setiandar, menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat untuk melaksanakan  vaksinasi tersebut masih sangat tinggi.


"Sehingga perlu dukungan Dinas kesehatan Provinsi Sumut dan Kota Medan agar program percepatan Vaksinasi kepada warga kota Medan dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman," katanya.


(Vajatu)

Kodam I/BB Percepat Penanganan Prajurit Dengan Isolasi Terpusat
Minggu, Juli 25, 2021

On Minggu, Juli 25, 2021

Kodam I/BB Percepat Penanganan Prajurit Dengan Isolasi Terpusat
BENTENGSUMBAR.COM - Tim Kesehatan Isolasi Terpusat (Isoter) Kodam I/Bukit Barisan menerapkan prosedur ketat bagi kesembuhan Prajurit dan PNS terkonfirmasi Covid-19 yang kini menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) di Barak Transito Ajendam I/BB.


Demikian dijelaskan Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Letkol Inf Donald Erickson Silitonga usai meninjau kegiatan isoman di Barak Transito Ajendam I/BB, Sabtu, 24 Juli 2021.


Dikatakan Kapendam, penanganan pasien oleh tim kesehatan meliputi; pemeriksaan keadaan umum pasien, pengukuran tekanan darah, olah raga (senam dan tenis meja), berjemur dipagi hari, pembersihan diri (hygiene sanitasi), pemberian; makanan, minuman, vitamin, madu dan ekstrapuding, serta pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).


"Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 Wib hingga diakhiri dengan pemeriksaan PCR yang bila hasilnya negatif, maka pasien boleh ke luar dari Isoter untuk kembali dan berkumpul dengan keluarganya masing-masing," jelas Letkol Silitonga.


 Isoter ini sangat dibutuhkan karena merebaknya varian delta yang lebih menular dan terbatasnya fasilitas isoman.


Dengan disiapkannya lokasi Isoter Kodam I/BB ini, maka pasien Covid-19 yang melakukan Isoman akan lebih disiplin, sehingga tidak berinteraksi langsung dengan lingkungannya yang memicu terjadinya penularan.


Di samping menyiapkan lokasi Isoter, Letkol Silitonga juga menerangkan bahwa Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, telah memperintahkan seluruh Komandan Satuan Jajaran untuk melakukan optimalisasi tracing kontak erat, sehingga bisa mengantisipasi keterlambatan penemuan kasus positif dan mencegah penularan yang lebih luas di satuan.


(vajatu)

Kodam I/BB Siapkan Tempat Isoter Bagi Prajurit dan PNS
Sabtu, Juli 24, 2021

On Sabtu, Juli 24, 2021

Kodam I/BB Siapkan Tempat Isoter Bagi Prajurit dan PNS
BENTENGSUMBAR.COM - Kodam I/Bukit Barisan menyiapkan tempat Isolasi Terpusat (Isoter) bagi Prajurit dan PNS berlokasi di Barak Transito Ajendam I/BB.


Pengadaan sarana ini untuk lebih memudahkan pengawasan dan proses penyembuhan bagi Prajurit maupun PNS yang terkonfirmasi Covid-19 dalam melakukan isolasi mandiri (isoman).


Hal ini disampaikan Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Letkol Inf Donald Erickson Silitonga dari Media Center Pendam I/BB di Medan, Jumat, 23 Juli 2021.


Dijelaskan Kapendam, di lokasi isoter Kodam I/BB ini telah disiapkan 40 bed, tenaga kesehatan (nakes) dan obat-obatan, selain itu dilokasi ini para pasien secara teratur dan terarah melakukan kegiatan seperti senam dan olahraga ringan untuk meningkatkan imun.


"Sampai kini baru terisi 28 bed dan mereka yang di dalamnya memiliki gejala ringan sampai sedang sesuai hasil diagnosa dari RS Tk II Putri Hijau Medan," jelas Letkol Silitonga.  


Dengan disiapkannya lokasi isoter ini diharapkan semua Prajurit dan PNS yang terpapar Covid-19 segera pulih dan sehat sehingga tidak menularkan virus kepada orang lain dan segera dapat berkumpul kembali dengan keluarganya.


(Vajatu)

Kebakaran Sering Terjadi di Kota Padang, Ketua DPD LPM Irwan Basir Bilang Begini
Jumat, Juli 23, 2021

On Jumat, Juli 23, 2021

Kebakaran Sering Terjadi di Kota Padang, Ketua DPD LPM Irwan Basir Bilang Begini
BENTENGSUMBAR.COM - Seringnya musibah kebakaran yang menimpa warga Kota Padang beberapa minggu terakhir ini, membuat prihatin ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Datuk Rajo Alam, SH, MM, seperti kebakaran di Seberang Padang, Ketaping, Kelurahan Anduring, Belimbing dan Kelurahan Dadok Tunggul Hitam yang hanya berselang beberapa hari terjadi dua musibah kebakaran.


Irwan Basir mengatakan, masyarakat diharapkan selalu waspada bahaya kebakaran. Seiring dengan masuknya musim kemarau, bencana kebaran cukup sering melanda Kota Padang. Apatah lagi, belakangan ini bahaya kebakaran cukup sering terjadi. Penyebabnya pada umumnya, konsleting listrik. Kondisi itu ditambah dengan cuaca lebih banyak terik. Untuk itu, hendaknya masyarakat juga memperhatikan instalasi listrik yang sudah daluarsa.


“Kita seringkali mendengar, penyebab kebakaran adalah konsleting listrik. Hendaknya ini menjadi perhatian kita bersama,”harapnya di sela-sela menyerahkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran, berupa 6 dus Me Instan, 6 dus Air Mineral, 9 karung beras dan uang tunai di Jalan Dakota Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis, 22 Juli 2021 Siang.


Irwan Basir berharap ada sosialisasi pada warga dari rukun warga dan rukun tetangga (RT/RW) agar memperhatikan kondisi instalasi listrik.


“Kita berharap pada warga, supaya jaringan listrik yang sudah kadaluarsa dapat dideteksi, hal kecil yang perlu diperhatikan,” pintanya.


Menurutnya, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam adalah salah satu daerah padat penduduk di Kota Padang. Diperlukan pemberitahuan dan pemahaman bagi warga pentingnya waspada bahaya kebakaran.


“Bencana kebakaran ini dekat sekali dengan kehidupan kita. Tiap sebentar kita mendengarnya. Padahal dampaknya sangat buruk. Korban kebakaran akan langsung menjadi warga tidak mampu. Karena semua kekayaan materil yang dimiliki akan langsung habis hangus,” ulasnya.


Khusus bantuan dari LPM Kota Padang, katanya adalah bentuk perhatian organisasi semata. Tidak ada tujuan apa-apa.


“Ini hanya bentuk keprihatinan kami dari DPD LPM. Bukan nilainya, tapi perhatian dan kebersamaan. Mudah-mudahan kepedulian kita ini dapat memancing yang lain ikut membantu,”paparnya.


Meski begitu, Irwan Basir berharap korban juga tetap mengambil hikmah dari bencana tersebut. ” Mari kita tawakal dengan kejadian ini. Instropeksi diri,” ujarnya.


Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh warganya dan menjadi amal ibadah bagi Ketua dan Pengurus DPD LPM Kota Padang. 


Terakhir, dia berharap semoga nantinya juga ada donatur donatur yang akan datang membantu warganya yang ditimpa musibah kebakaran, ujarnya Irwan Basir yang akrab disapa Datuk IB.


Sementara itu, Lurah Dadok Tunggul Hitam Engky Espito, mengucapkan terimakasih atas bantuan tersebut. Dengan bantuan tersebut hendaknya dapat meringankan beban korban kebakaran.


“Terimakasih pada Pengurus DPD LPM Kota Padang ikut peduli. Langsung turun ke lapangan saat ini,”ujarnya.


Engky juga mengakui, persoalan instalasi listrik tersebut adalah masalah klasik pemicu kebakaran. Setuju dengan Irwan Basir, Engky mengimbau agar warga jangan mengabaikan intalasi listrik yang sudah daluarsa.


“Musibah adalah kekehendak yang diatas. Mengatisipasi adalah ikhtiar kita, untuk itu marilah bagi instalasi listrik yang kurang baik segera diganti. Agar terhindar dari musibah ini,”pungkas.


Sumantri, (berusia 56 tahun) salah seorang korban kebaran sangat bersyukur dengan bantuan tersebut. Karena dengan bantuan itu dirinya bisa bertahan hidup. Apalagi dirinya saat ini harus hidup menumpang dengan saudaranya.


“Kalau saya, semuanya habis, tidak ada yang bisa diselamatkan. Terimakasih atas bantuan ini,”katanya.


Sebelumnya, kebakaran menghanguskan empat petak rumah di Jalan Dakota, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Selasa (20/7/2021) sekira pukul 09.30 WIB.


Rumah petak tersebut ditempati oleh tiga kepala keluarga. Mereka yakni, Sumantri, Swasta. Suharli, 60 tukang jahit dan Zulhaini penjual minyak eceran.


Laporan: Dedi Prima

Pangdam I/BB Ucapkan Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Madina serta Labusel
Jumat, Juli 23, 2021

On Jumat, Juli 23, 2021

Pangdam I/BB Ucapkan Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Madina serta Labusel
BENTENGSUMBAR.COM - Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, memberi ucapan selamat atas pelantikan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) serta Labuhanbatu Selatan (Labusel) masa bakti 2021-2024. 


Hal ini disampaikan Pangdam saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepada Muhammad Jafar Sukhairi dan Atika Azmi Utammi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madina, serta kepada Edimin dan Ahmad Padli Tanjung sebagai Bupati dan Wakil Bupati Labusel di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut di Medan, Kamis, 22 Juli 2021. 


Pelantikan dua kepala daerah hasil Pilkada Tahun 2020 itu dipimpin langsung Gubsu Edy Rahmayadi. 


Gubsu berpesan kepada kepala daerah yang dilantik agar amanah dalam menjalankan roda pemerintahan, sehingga bisa memaksimalkan pembangunan wilayah untuk kesejahteraan rakyat. 


Rangkaian prosesi pelantikan berlangsung dengan penerapan Protokol Kesehatan secara ketat. 


Tampak hadir di acara, antara lain Kapoldasu, Ketua DPRD Sumut, Kabindasu, Kejatisu, unsur Forkopimda Sumut lainnya, Wakil Gubsu, dan sejumlah pimpinan OPD Pemprovsu.


(Vajatu)