PILIHAN REDAKSI

Guntur Romli Sebut Alquran Tidak Melarang Nikah Beda Agama, Ketua KNPI: Tidak Paham Agama, Sepertinya Perlu Dirukiyah

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama tidak sependapat dengan pernyataan politikus PS...

Advertorial

Kader Pelopor dan Pelapor Berperan Penting Mewujudkan Padang Kota Layak Anak
Selasa, Juni 28, 2022

On Selasa, Juni 28, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dinas P3AP2KB (Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kota Padang mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas Tenaga Pendidik PAUD Holistik Integrasi sebagai Kader 2P (Pelapor dan Pelapor) yang memiliki keterampilan dan pengasuhan anak, yang berlangsung selama dua hari, 28-29 Juni 2022 di HW Hotel Padang.

Kepala Dinas P3AP2KB yang diwakili Kabid Pemenuhan Hak Anak (PHA) W. Teinike Yulvera, SS.,MM. dalam sambutan pembukaan mengatakan, kondisi terkini banyak persoalan yang menjerat anak seperti kasus kekerasan, perkawinan anak, pekerja anak dan lain sebagainya. Ini dikarenakan antara lain oleh penerapan pola pengasuhan yang negatif dalam keluarga.

Apalagi dalam masa pandemi Covid-19 yang hampir dua tahun lamanya, dimana seluruh sendi kehidupan ekonomi terpuruk. Banyak orangtua kehilangan sumber mata pencaharian. Banyak anak-anak yang harus kehilangan orangtua karena terpapar Covid-19, sehingga memerlukan pengasuhan alternatif.

“Disinilah pentingnya peran Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) sebagai tempat yang memberikan yang memberikan layanan pendampingan berupa edukasi, informasi, konseling, konsultasi dan sosialisasi bagi keluarga yang mengalami masalah demi meningkatkan kualitas pengasuhan dalam keluarga,” kata Kabid PHA W. Teinike Yulvera lagi.

Intervensi Puspaga diharapkan dapat merubah kondisi keluarga yang negatif menjadi positif dan lebih baik. “Puspaga yang berhasil adalah yang dapat mencegah anak tidak terjerat kedalam permasalahan di sekitarnya. Mencegah lebih baik,” ujarnya lagi.

Dalam kenyataannya, kata Teinike Yulvera, Puspaga sebagai perpanjangan tangan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri mendampingi dan melindungi anak. Karena keterbatasan jangkauan itulah Puspaga harus mampu mencetak Kader 2P (Pelopor dan Pelapor) sekaligus agen perubahan dalam pemenuhan hak anak.

“Keberadaan Kader 2P sangat penting dalam mewujudkan 24 indikator Kota Layak Anak, yang antara lain adalah mencegah perkawinan anak, mencegah stunting, pencegahan pekerja anak, dan pemenuhan hak sipil,” kata W. Teinike Yulvera sembari mengharapkan Kader 2P yang mengikuti pelatihan ini benar-benar dapat melaksanakan perannya di masing-masing PAUD yang dikelolanya nanti.

Menurut Ketua Panitia yang disampaikan Kasi Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan Yulswasmi, S.Sos, kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas Tenaga Pendidik PAUD Holistik Integrasi sebagai Kader 2P (Pelapor dan Pelapor) yang memiliki keterampilan dan pengasuhan anak ini diikuti oleh 44 orang yang merupakan perwakilan dari guru-guru PAUD dari 11 kecamatan di Kota Padang.

Hadir dalam pembukaan pelatihan ini Penilik PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Rahmah, S.Pd. Sebagai nara sumber dalam pelatihan ini adalah dari Dinas P3AP2KB Kota Padang, Psikolog Puspaga Basamo Kota Padang, Dinas Kesehatan Kota Padang, Dinas Sosial Kota Padang/Peksos dan Lembaga Swadaya Masyarakat Ruang Anak Dunia (Ruandu Foundation ) Kota Padang.

Diharapkan para peserta pelatihan ini meningkat wawasannya dalam melakukan pendekatan yang tepat dalam mengedukasi orang tua siswa terkait pengasuhan. 

Kemudian meningkat pula keterampilan (soft skill) guru PAUD HI dalam membantu pencapaian kualitas keluarga, demi terwujudnya Padang sebagai Kota Layak Anak dan memfasilitasi pemenuhan hak anak. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Pimpin Apel Gabungan, Berikut Arahan Sekda Padang Andree Algamar!
Senin, Juni 27, 2022

On Senin, Juni 27, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Andree Algamar memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Balai Kota Padang Aie Pacah, Senin (27/6/2022) pagi.

Beberapa arahan pun disampaikan Sekda muda tersebut. Diantaranya yakni disamping terus meningkatkan kinerja dan prestasi, ASN harus disiplin dengan menjadi contoh dan panutan di tengah masyarakat.

"Kualitas dan integritas kita sebagai seorang ASN harus terjaga dan tidak bisa ditawar-tawar. Kita harus menjaga marwah Pemko Padang. Wajib disiplin, datang dan pulang kerja harus tepat waktu," ujarnya.

Selanjutnya Sekda Andree juga menekankan kepada setiap ASN harus bisa menjaga 'attitude' sehingga pelayanan yang diberikan senantiasa prima.

"Disamping itu, kita harus menjaga performa/penampilan. Kita harus memakai seragam dan atribut itu secara benar. Jangan sampai sewaktu masyarakat berurusan, mereka tidak tahu nama kita dikarenakan tidak adanya papan nama yang dipasang. Begitu juga logo KORPRI, pin anti sogok harus kita pasang sebagai identitas selaku ASN," ucap Sekda.

Lebih jauh Sekda juga mengimbau ASN Pemko Padang saat ini harus bisa melakukan penghematan anggaran mengingat kondisi keuangan daerah yang terbatas. 

Tak hanya itu, kebersihan dan keindahan lingkungan kantor juga wajib diperhatikan.

"Selamat bekerja dan berjuang untuk kita semua. Jadikanlah kerja keras kita sebagai ibadah yang akan membawa kita sukses dunia dan akhirat," pungkas Sekda.

Dalam apel gabungan tersebut juga diikuti para asisten, staf ahli dan sejumlah pimpinan OPD yang berkantor di lingkungan Perkantoran Balai Kota Padang Aie Pacah. (*)

#Prokompim Pdg

Dengar Teriakan Perempuan dari Dalam Rumah, Warga Pisang Pauh Amankan Sepasang Mahasiswa, Ngakunya Nikah Siri
Senin, Juni 27, 2022

On Senin, Juni 27, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Mendengar teriakan minta tolong, warga  RT 04/RW 04 Kelurahan Pisang Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, terpaksa mengamankan pasangan laki-laki dan perempuan dari sebuah rumah dikawasan tersebut. 

Diketahui, pasangan laki-laki berinisial MZ(22) warga Solok, masih berstatus mahasiswa universitas swasta, sedangkan teman perempuannya berinisial MM (23), warga payakumbuh, juga mengaku berstatus mahasiswi disalah satu Universitas Negeri di Kota Padang. 

Dijelaskan Ketua RT, Maizaldi, pasangan ini mengaku telah melakukan pernikahan secara siri pada bulan Februari yang lalu.

"Namun pada Minggu, (26/6/2022) malam, sekira pukul 19.00 WIB, kami bersama warga lainnya terkejut mendengar perempuan ini meminta tolong dari rumah tersebut," ujarnya.

"Tentu kami bersama warga lain, setelah mendengar suara perempuan minta tolong, kami melihat ke rumah tersebut, untuk mengetahui apa yang terjadi. Kami mendapati mereka sedang bertengkar," lanjutnya.

Penyebab pertengkaran, jelas Ketua RT, karena si perempuan ingin keluar rumah  tapi dilarang laki-laki yang mengaku suaminya ini.

"Makanya ia meminta tolong agar bisa keluar rumah, untuk proses lebih lanjut pasangan ini kita serahkan Ke Satpol PP," ungkap Ketua RT. 

Selanjutnya, pasangan ini dijemput oleh petugas yang kemudian dibawa ke Mako Satpol PP Padang. Kepada petugas mereka mengakui kalau sudah menikah siri, namun sayang surat tersebut telah dibakar ketika terjadi pertengkaran. 

"Kita sangat berterimakasih kepada masyarakat yang telah ikut serta menjaga lingkungan, dari hal hal yang dapat terganggunya ketertiban di wilayah masing-masing," ucap Mursalim. 

Kepada mereka yang telah diamankan ini, selanjutnya  diserahkan ke PPNS, untuk diproses lebih lanjut serta untuk memastikan kebenarannya Satpol PP memanggil pihak keluarga  supaya orang tua mereka mengetahui apa yang terjadi pada anak-anaknya. 

"Pasangan ini masih diproses oleh PPNS, pihak keluarganya juga kita panggil. Jika nanti memang terbukti mereka berstatus suami istri, maka akan kita lakukan pembinaan secara kekeluargaan," jelas Mursalim. (*)

Lepas Alumni SMEA 1 Padang Tour Wisata, Ini Pesan Menyentuh Irwan Basir Datuk Rajo Alam
Minggu, Juni 26, 2022

On Minggu, Juni 26, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPD LPM Kota Padang yang juga Ketua Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) Daerah Kota Padang Irwan Basir Dt  Rajo Alam, SH MM., mengatakan sejatinya temu kangen para alumni adalah ajang menyambung kembali tali silaturahmi pertemanan yang sudah lama terpisah oleh waktu dan jarak.

Dengan adanya petemuan kembali sesama alumni maka mereka yang dulu merasa satu nasib sewaktu masih di bangku sekolah dapat mengembalikan memori persaudaraan tersebut setelah sekian lama tidak berjumpa.

"Pada intinya temu kangen alumni adalah untuk merekat kembali hubungan persahabatan sesama alumni. Status masing-masing alumni yang sekarang dengan yang dulu tentu berbeda. Jadi jangan sampai kegiatan temu kangen alumni ini dapat merusak hubungan berkeluarga yang sudah terbina, tapi hendaknya lebih menjadi lebih akrab," kata Irwan Basir saat melepas Alumni SMEA Negeri 1 Padang Angkatan 91Jurusan Perkantoran yang melaksanakan acara temu kangen  dengan melakukan Tour Wisata pada Minggu, 26/6/2022.

Lebih lanjut dikatakan, Alumni hendaknya dalam setiap kegiatan pertemuan mempunyai program yang jelas baik untuk kemajuan almamater maupun untuk anggota alumni sendiri.

Banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan oleh alumni. Bisa seperti kegiatan amal, membantu anggota alumni yang kehidupan ekonominya perlu dibantu.

"Saya harapkan para alumni itu dalam kegiatannya ada program-program yang jelas dan bukan hanya sekedar melepas kangen saja. Tapi, hendaknya ada kegiatan yang sifatnya bermanfaat bagi almamater atau alumni itu sendiri. Misalnya, melakukan kegiatan amal, atau membantu anggota alumni yang kesusahan. Karena tidak semua dari alumni itu yang ekonominya cukup baik, tapi ada yang bernasib kurang baik. Nah, mereka yang mampu dapat membantu temannya yang kurang mampu. Dengan demikian baru terasa kalau organisasi alumni memang bermanfaat sekali adanya," ujar Irwan Basir yang juga ketua Umum Alumni SMP Negeri 10 Padang ini.

Terakhir Irwan Basir mengucapkan selamat melakukan perjalanan wisata dan selamat bergembira sesama. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat mempererat hubungan silaturahmi para alumni yang dulunya agak renggang oleh kesibukan, jarak dan waktu. Semoga perjalanan tour wisata ini berjalan lancar dan selamat kembali ketengah keluarga.

Sementara itu, ketua rombongan Lisuarni mengatakan, tour wisata ini dalam rangka temu kangen alumni SMEA Negeri 1 Padang yang memang sudah lama tidak bertemu. Hal ini karena kesibukan dari masing-masing kawan alumni.

"Acara ini sudah lama direncanakan. Namun karena kesibukan dari kawan-kawan maka baru hari ini bisa terlaksana. Dan ini bertepatan dengan libur anak sekolah. Mudah-mudahan kegiatan temu kangen ini dapat mempererat kembali persahabatan dari kawan-kawan seangkatan dulu," ucap Lisuarni di akhir penyampaiannya. (*)

Sekdako Padang Andree Algamar Hadiri Sertijab Ketua Pengadilan Negeri Padang
Sabtu, Juni 25, 2022

On Sabtu, Juni 25, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Andree Algamar mewakili Wali Kota Padang menghadiri dan menyaksikan secara langsung prosesi Sidang Luar Biasa terkait Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Pengadilan Negeri Padang Kelas I A Padang yang dipimpin Ketua Pengadilan Tinggi Padang Dr. H. Amril, S.H., M.Hum di Kantor Pengadilan Negeri Padang, Jumat (24/6/2022) pagi.

Seperti diketahui, pejabat lama Ketua Pengadilan Negeri Padang Ibu Yuzaida, SH.MM sekarang resmi berpindah tugas sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Pekanbaru.

Sementara posisi jabatannya kini digantikan pejabat baru yaitunya Bapak Syafrizal, SH yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jambi.

Atas nama  Pemerintah Kota (Pemko) Padang Sekdako Padang Andree Algamar menyampaikan terima kasih kepada Ketua Pengadilan Negeri Padang Ibu Yuzaida yang telah memimpin jajarannya dalam bersinergi dengan Pemko Padang sejauh ini.

Diantaranya jelasnya, mulai tentang Sistem Kerjasama Pelayanan Peradilan Cepat dan Biaya Ringan Online atau yang dikenal dengan 'Si Jempol.' Kemudian teranyar dilaunchingnya Pelayanan Mal Publik Pengadilan Negeri Padang Kelas I A di Lantai 4 Blok 3 Pasar Raya Padang, Kamis 23 Juni lalu.

"Alhamdulillah cukup bnyak kerjasama dan sinergi yang terjalin antara Pemko dan Pengadilan Negeri Padang. Semoga di bawah kepemimpin Bapak Syafrizal hal-hal baik yang telah dilakukan selama ini terus berlanjut dan lebih meningkat lagi," imbuh Sekda sewaktu ditemui usai sertijab.

Sementara itu Sekda Kota Padang juga tak lupa mengungkapkan doa kepada Ibu Yuzaida yang kini naik level menjadi Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Pekanbaru. 

"Prestasi ini adalah kerja keras beliau selama memimpin Pengadilan Negeri Padang Kelas I A sejauh ini. Beliau adalah orang yang baik," ucap Sekda muda tersebut. (*)

Sekda Andree Algamar Hadiri Peresmian Pusdiklat GRHA Samatha Giri Padang
Sabtu, Juni 25, 2022

On Sabtu, Juni 25, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar menghadiri peresmian Gedung Pusdiklat GRHA Samatha Giri Padang, yang berlokasi di Jalan Batang Arau, Kamis (23/6/2022).

Dalam sambutannya, Andree Algamar berharap kehadiran gedung baru Pusdiklat GRHA Samatha Giri dapat menambah semangat kerohanian Umat Budha dan warna baru bagi Kota Padang. 

"Kota Padang adalah kota yang toleran. Masyarakat yang tinggal di sini terdiri dari berbagai suku dan etnis namun tidak ada terjadi permasalahan. Kerunan umat beragama seperti ini harus kita rawat demi terjaganya persatuan dan kesatuan di Kota Padang," ujar Sekda.

Sementara itu, Ketua Pusdiklat GRHA Samatha Giri Padang Lim Hap Kian mengatakan, gedung ini dibangun sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan di bidang pelatihan seni dan budaya yang dapat digunakan masyarakat umum.

"Kami mengupayakan sebuah tempat pelatihan seni dan budaya dan pendidikan pelatihan spritual yang representatif dan nyaman bagi generasi muda mempelajari berbagai kearifan lokal, sehingga nantinya diharapkan akan terwujud generasi yang berbudi yang berguna bagi agama, bangsa dan negara," ujarnya.

Gedung Pusdiklat GRHA Samatha Giri Padang ini diresmikan oleh Gubernur Sumatera Barat diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Syaifullah. (*)

Personil Satpol PP Diserang PKL Pantai Padang Pakai Senjata Tajam
Jumat, Juni 24, 2022

On Jumat, Juni 24, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Personil Satpol PP Padang diserang PKL menggunakan senjata tajam. Personil berusaha menghindar dan jaga keselamatan dari kejaran seorang oknum pedagang Pantai Padang, Jumat (24/6/22). 

Kasat Pol PP, Mursalim, menjelaskan, sesuai Perda nomor 11 tahun 2005, tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, tidak dibenarkan untuk menempati trotoar dan badan jalan sebagai tempat berjualan, padahal PKL yang berada di kawasan cimpago tersebut telah direlokasi oleh Pemerintah dan dibangunkan Lapau Panjang, tentu tidak dibenarkan lagi PKL berjualan disepanjang bibir Pantai Padang.

Mursalim menambahkan, bahwa pihaknya sudah dua bulan berupaya memberikan kenyamanan, kepada warga kota dan pengunjung khusus di Pantai Padang agar tertata rapi dan bersih. 

"Mereka tidak terima dan masih ngotot untuk berjualan padahal setiap hari sudah diingatkan agar tidak berjualan di pinggir pantai," tambah Mursalim.

Tindakan Persuasif secara Humanis terus dilakukan oleh petugas di lapangan, namun, salah seorang oknum PKL ini, malahan menyerang petugas, dengan sebilah parang  hingga ke ke mobil petugas.

Terkait hal ini, Kasat Pol PP Padang menerangkan untuk menghindari serangan dari oknum PKL, petugas dilapangan berusaha mengambil senjata tajam yang ada ditangan PKL tersebut.

"Tidak diserang dengan sajam saja, anggota dilapangan juga dilempar menggunakan kayu, batu, kursi serta kelapa milik PKL, dan ada juga oknum PKL yang mencekik petugas dari belakang, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan, petugaspun mencoba mengamankan oknum PKL yang mencekik anggota tersebut dan diduga oknum tersebut sebagai provokatornya," katanya.

Terkait ada laporan masyarakat yang melaporkan Pihak kepolisian Padang Barat, Kasat Pol PP pun mengatakan, silahkan karena memang Satpol PP tidak melakukan kegiatan tindakan kekerasan, malahan pasukan kita yang dapat tindakan kekerasan dan penyerangan. (*)

Parak Laweh Pulau Aia Nan XX Resmi Dinilai Tim Penilai Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi, Ini Harapan Sekdako Andree Algamar
Jumat, Juni 24, 2022

On Jumat, Juni 24, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia (Palapa) Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) dinilai Tim Penilai Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (23/6/2022) pagi.

Kehadiran rombongan Tim Penilai yang dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sumbar Amasrul selaku Penanggung Jawab Tim Penilai itu pun disambut antusias Wali Kota Padang yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Andree Algamar bersama Wakil Ketua TP PKK Kota Padang Ny. Putri Sari Ivany.

Selain disambut Lurah Palapa Nan XX Vebrinanda dan Ketua TP-PKK Kelurahan Palapa Nan XX Ny. Yelmi, juga hadir dalam kesempatan itu Kabag Tata Pemerintahan Setda Kota Padang Imral Fauzi, Camat Lubeg Heriza Syafani, serta unsur DP3AP2KB Kota Padang dan elemen masyarakat di kelurahan setempat.

Mengawali penyampaiannya Amasrul terlebih dahulu mengapresiasi Kelurahan Palapa Nan XX karena telah berhasil melewati dua tahap penilaian yaitu saat lomba tingkat kecamatan dan tingkat kota.

“Ini sudah sebuah nilai plus bagi tim penilai. Selain itu, pada penilaian tahap pertama bidang administrasi, kelurahan ini juga telah masuk dalam empat besar yang dilaksanakan pada 1-4 Juni lalu,” katanya.

Amasrul juga menyebut khusus hari ini akan dilaksanakan penilaian tahap kedua dan ketiga. Tahap kedua berupa ekspose lurah dan tahap ketiga klarifikasi lapangan.

"Penilaian kelurahan berprestasi ini sejatinya adalah bertujuan untuk mengevaluasi, menilai dan mendorong semua kelurahan di Sumbar untuk mengoptimalkan potensi daerah yang ada. Jadi ini tujuan sebenarnya," jelasnya.

Dalam pelaksanaan lomba ini sebutnya lagi, tim menitikberatkan kepada data profil kelurahan, dokomen yang ada dan yang paling penting inovasi yang dilakukan kelurahan bersama masyarakat dalam menyikapi setiap kegiatan pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

"Pada klarifikasi lapangan penilaian dibagi atas tujuh kelompok. Di antaranya terkait aktifitas pemerintahan, kewilayahan, kelembagaan, kesehatan, PKK, ekonomi dan masyarakat, serta pendidikan," tukasnya.

Sementara itu Sekda Kota Padang Andree Algamar menyampaikan terima kasih atas nama Pemerintah Kota Padang kepada Tim Penilai Kelurahan Berpretasi Tingkat Provinsi Sumbar 2022 yang melakukan penilaian bagi Kelurahan Palapa Nan XX.

Sebagaimana penilaian ini menurutnya, merupakan sebuah ajang untuk memotivasi kelurahan untuk lebih baik lagi ke depannya.

“Kita tentu berharap Kelurahan Palapa Nan XX selaku wakil Kota Kota Padang dalam ajang penilaian ini menjadi yang terbaik dan berhak mewakili Sumbar ke tingkat nasional. Saya rasa kita semua baik dari Pemerintah Kelurahan Palapa Nan XX dan didukung oleh Pemerintahan Kecamatan Lubeg sudah mempersiapkan semua indikator penilaian dengan baik."

"Begitu juga dengan adanya dukungan dari OPD dan stakeholder terkait serta elemen masyarakat di kelurahan setempat membuat kita sangat optimis. Insya Allah semoga terwujud apa yang kita harapkan," imbuh Sekda muda tersebut bersemangat.(*)

Beroperasi Lewati Batas Tayang, Dua Pemandu Karaoke Diamankan Satpol PP Kota Padang, Pengelola Cafa Karoke Dipanggil
Jumat, Juni 24, 2022

On Jumat, Juni 24, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Cafe karaoke beroperasi melewati batas tayang, dua orang pemandu karaoke diamankan Satpol PP Padang. 

Pengawasan ketertiban operasional Cafe Karaokean dilakukan oleh Satpol PP pada Kamis (23/6) dini hari. 

Dalam pengawasan masih ditemukan sejumlah cafe karaoke, yang melakukan aktifitas melewati batas operasional, sehingga petugas melakukan pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan tersebut, dua orang perempuan terpaksa diamankan. 

Mereka diamankan petugas lantaran tidak bisa memperlihatkan kartu identitas atau KTP. 

Sementara itu, kedua perempuan yang diamankan ini, diproses oleh PPNS sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. 

Terkait hal ini, Kasat Pol PP Padang, Mursalim menjelaskan, Satpol PP perlu melakukan pengawasan kepada kegiatan hiburan malam, agar tidak ada kegiatan yang mengganggu ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

"Jangan sampai kegiatan mereka menimbulkan Keresahan, serta terganggunya ketertiban umum di tengah-tengah masyarakat, untuk itu kita akan terus lakukan pengawasan," jelas Mursalim.

Terpaksa sejumlah kafe yang melanggar sipemilik usaha dipanggil PPNS seperti pelaku usaha Damarus, Start night  Denai, yang beralamat di Jalan Kampung Nias, dan cafe Duo Limo jalan Nipah.

"Kepada sipemilik usaha hiburan juga diberikan panggilan serta peringatan, kita lakukan pemanggilan terkait pelanggaran yang dilakukan," ungkap Mursalim

Mursalim mengimbau kepada pelaku usaha hiburan malam,agar tetap mematuhi ketentuan yang ada, jangan sampai kegiatannya dapat menimbulkan pelanggaran serta bertentangan dengan aturan yang ada di Kota Padang. (*)

Menyalahi Izin yang Dimiliki, Satpol PP Kota Padang Sita Sound Sistem Kafe "SP"
Kamis, Juni 23, 2022

On Kamis, Juni 23, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, sita satu unit sound sistem salah satu kafe yang beralamat dijalan Pulau Air, Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan pada Rabu (22/6/2022) malam.

Kafe tersebut kedapatan mengelar kegiatan keramaian mengunakan Disc Jockey (DJ), sehingga menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat setempat.

Selain itu pelaku usaha juga telah melanggar aturan yang tidak sesuai izin. 

"Kafe SP ini telah menyalahi aturan dari izin yang dimiliki, diketahui mereka ini hanya memiliki izin coffe shop bukan  kegiatan DJ," ungkap Syafnion

Dengan tegas Syafnion, Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundang Undangan Daerah (P3D), Satpol PP Padang mengingatkan pemilik usaha agar mematuhi aturan sesuai izin.

Dirinya juga mengingatkan pemilik usaha, agar tidak membuat kegiatan yang bisa menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat, serta mengajak pemilik usaha untuk ikut menjaga Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di sekitar lokasi tempat usaha.

"Kegiatan mereka ini telah meresahkan masyarakat sekitar, maka terpaksa mixer dan Sound sistem diamankan ke Mako Satpol PP Padang sebagai barang bukti," jelas Syafnion.

"Silahkan berusaha jangan sampai mengganggu ketertiban dan keluar dari izin yang dimiliki, jangan sampai masyarakat sekitar jadi terganggu karena aktifitas dari tempat usaha yang kita miliki," katanya.

"Jika besok masih ada pelanggaran, tentu akan dilakukan penyitaan alat - alat musiknya," terang Syafnion. (*)