Opini

PARLEMEN

Sports

Padang

Buka Turnamen Bumi Minang Cup II, Wako Mahyeldi Harapkan Ini
Sabtu, Januari 16, 2021

On Sabtu, Januari 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang yang juga Gubernur Sumatera Barat terpilih, H.Mahyeldi Ansharullah membuka Turnamen Tenis Meja Bumi Minang Cup II Tingkat Sumatera Barat di Komplek Bumi Minang III Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu, 16 Januari 2021.

Mahyeldi menyambut baik diadakannya turnamen tenis meja tersebut, yang diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan melahirkan atlet-atlet tenis meja terbaik di Sumbar. 

"Olahraga tenis meja perlu digalakkan, disamping untuk kesehatan masyarakat, juga untuk pembinaan atlet," ujar Wako.

Wako Mahyeldi berharap, turnamen tersebut dapat melahirkan atlet berkualitas di Kota Padang.

"Semoga dengan digelarnya turnamen ini dapat melahirkan atlet-atlet tenis meja yang berkualitas," imbuh Wako.

Tak hanya itu, kata Wako, tenis meja juga dapat dijadikan pilihan olahraga yang dapat dilakukan dalam upaya meningkatkan kebugaran dan kesehatan di tengah pandemi. 

"Apalagi dilakukan di luar ruangan dan disinari matahari," ujarnya lagi.

Dikatakannya, generasi muda harus rajin berolah raga, agar fisik dan mental menjadi kuat dan tidak mudah terserang Covid-19.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov  Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumatera Barat Yuherdi mengatakan, pada Februari 2021 akan digelar event olahraga tenis meja di Kota Padang. 

"Event tersebut akan diselenggarakan oleh Pengcab kota Padang yang baru dilantik dua minggu, digelar dari tingkat usia muda hingga senior," ungkap Yuherdi.

Ia menambahkan, atlet tenis meja sangat langka dan terbatas jumlahnya. Sebab itu, Ia mengharapkan turnamen dapat digelar rutin setiap tahun, sebagai upaya pembinaan atlet. 

(Zal/BT)

Wali Kota Padang Mahyeldi Batal Disuntik Vaksin Covid-19, Lalu Sampaikan Ini...
Jumat, Januari 15, 2021

On Jumat, Januari 15, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang Buya Mahyeldi Ansharullah batal disuntik vaksin Covid-19 hari ini, Jumat, 15 Januari 2021. Menurut rencana,  Wako Mahyeldi dijadwalkan untuk menjadi orang pertama di Kota Padang yang melakukan vaksinasi Covid-19 tersebut. 

Namun setelah melewati alur proses vaksinasi yakni pemeriksaan kesehatan saat itu, menyatakan bahwa tekanan darahnya saat itu sedang cukup tinggi. 

"Sehingga dengan itu, sesuai aturan vaksinasi maka tidak diperbolehkan melakukan vaksinasi pada hari ini. Mudah-mudahan insya Allah, mengingat waktu untuk vaksinasi tahap pertama masih panjang sampai Maret nanti semoga bisa saya lakukan dalam beberapa waktu ke depan," sebutnya.

Pemberlakukan penyuntikan vaksin Covid-19 di Kota Padang dimulai Jumat pagi, 15 Januari 202 dengan dilaunching secara resmi oleh Wali Kota Padang Mahyeldi di Puskesmas Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat. 

Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Hendri Septa, unsur Forkopimda Kota Padang, MUI Kota Padang, FKUB, camat, kepala SKPD dan sejumlah elemen terkait di Kota Padang.

Upaya ini merupakan sebagai salah satu upaya konkrit dalam mencegah dan memutus rantai penularan virus tersebut.

Vaksinasi Covid-19 dilakukan setelah keluarnya surat izin edar dari BPOM  tentang Persetujuan Penggunaan Darurat Vaksin keluaran sinovac life sciences co.ltd Beijing, China dan PT. Bio Farma. Begitu juga diperkuat dengan adanya fatwa MUI No.2 Tahun 2021 yang menyatakan hukum tentang produk vaksin Covid-19 tersebut adalah suci dan halal.

Wali Kota Padang Mahyeldi menyampaikan, vaksinasi ini penting agar masyarakat terlindungi dan terhindar dari penularan penyakit Covid-19.

"Terutama sekali bagaimana vaksinasi ini memberikan kesehatan dan keselamatan bagi kita khususnya semua warga di Kota Padang, yang akhirnya ikut membantu proses percepatan bangkitnya perekonomian masyarakat. Besar harapan kami agar seluruh masyarakat yang menjadi sasaran vaksinasi segera mendapatkannya dan mau melakukannya. Karena semuanya gratis tidak memakan biaya. Ini demi kita dan orang lain serta bangsa yang kita cintai ini," imbuh wako dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menyebutkan, terkait vaksinasi Covid-19 ini akan dilakukan di 72 fasilitas layanan kesehatan. Yakni puskesmas, klinik-klinik yang telah atau belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan beberapa rumah sakit di wilayah Kota Padang dengan sasaran maksimal sebanyak 592.168 orang dengan usia rata-rata 18-59 tahun.

Dijelaskannya, adapun untuk alur pelaksanaan proses vaksinasi yaitu melalui 5 tahapan. Pertama peserta vaksinasi harus melalui meja satu dengan melakukan registrasi. Selanjutnya ke meja dua untuk pemeriksaan kesehatan dan meja tiga baru penyuntikan vaksin Covid-19. Setelah itu ke meja empat untuk pengentrian data secara elektronik dan meja lima yakni observasi di ruangan observasi .

"Kita perlu mengetahui, masyarakat harus tetap diberikan edukasi. Meskipun vaksinasi Covid-19 ini penting, namun protokol kesehatan harus senantiasa dilakukan dengan ketat dimana saja kita berada. Yaitunya menggunakan masker kemana bepergian, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak aman," jelasnya.

"Kita tentu berharap, semoga penggunaan vaksin Covid-19 ini berjalan dengan lancar. Karena pelaksanaannya akan dipantau sepenuhnya oleh kita di Dinas Kesehatan Kota Padang dan juga instansi terkait lainnya," harap Feri Mulyani menambahkan.

Lebih lanjut Feri Mulyani menerangkan, untuk tahap awal vaksinasi di Kota Padang penerima vaksin yaitu kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 9.128. Kemudian ditambah sepuluh orang tokoh saat launching penggunaan vaksin. Sebagaimana para penerima vaksin kepada nakes itu terdiri dari dokter, perawat, bidan, pegawai administrasi, keamanan di lingkungan rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

"Nakes yang telah mendaftar akan mendapatkan dua dosis vaksin. Sehingga jumlah vaksin yang dibutuhkan Padang pada tahap pertama ini sebanyak 18.276 dosis. Vaksin itu untuk orang yang belum pernah terpapar Covid-19. Bagi yang sudah pernah terpapar tidak divaksin lagi. Baik itu untuk petugas kesehatan maupun masyarakat umum," ungkapnya mengakhiri.

Seperti dari data yang dirilis dari Dinas Kesehatan Kota Padang, terkait jumlah kasus Covid-19 di Kota Padang sampai saat ini per tanggal 14 Januari 2021 telah mendapati sebanyak 12.933 orang total warga Kota Padang yang telah terpapar positif Covid-19. Sementara sembuh sebanyak 12.306 orang atau 95.15 persen serta angka kematian 2.04 persen atau sebanyak 264 orang.

(David/Ady)

Sorot Kinerja UPT Parkir Dishub, Ini Kata Sekretaris Komisi II DPRD Kota Padang
Kamis, Januari 14, 2021

On Kamis, Januari 14, 2021

Sorot Kinerja UPT Parkir Dishub, Ini Kata Sekretaris Komisi II DPRD Kota Padang
BENTENGSUMBAR.COM - Sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Kota Padang, Boby Rustam menilai, kinerja dan kerja UPT Parkir Dinas Perhubungan sama sekali tidak ada kemajuan dalam memberikan kontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang.


"Kerja mereka sangat jelek, kinerja yang sama sekali tidak ada kemajuannya. Selaku fraksi Gerindra saya sangat tidak respek terhadap cara kerja dan kinerja UPT Parkir ini," kata Boby usai rapat kerja dengan beberapa UPT Didinas Perhubungan Kota Padang, Selasa, 12 Januari 2021.


Selaku Sekretaris Komisi II DPRD Kota Padang, Boby meminta segera dilakukan pembenahan. 


"Kapan perlu kepala UPT-nya diganti," tegas anggota dewan dari daerah pemilihan Padang IV ini.


Boby menilai alasan mereka alasan klasik, tidak masuk akal. 


"Masa ada yang bayar parkir 1 hari itu Rp7 ribu pertitik parkir," ungkapnya sambil geleng kepala.


Dikatakannya, kenyataan dari survei yang ia lakukan secara pribadi, banyak kejanggalan dan keanehan keanehan dilapngan yang ditemukan tidak sama dari pelaporan dari Upt Parkir saat rapat.


"Saya turun kelapangan, mengorbankan waktu saya untuk bertemu dengan para pelaku parkir. Nah, dari perbandingan dilapangan inilah saya nilai, apa yang dilaporkan oleh UPTD Parkir ini tidak sesuai kenyataan," pungkasnya Boby Rustam. 


(By/Arman)

Tinjau Lokasi Kecelakaan Bus Trans Padang di Anak Aie, Ini Kata Wawako Hendri Septa
Rabu, Januari 13, 2021

On Rabu, Januari 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Telah terjadi kecelakaan antara Bus Trans Padang dan Kereta Api Bandara Minangkabau Ekspres di perlintasan rel kereta api Simpang Anak Aia, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, sekitar pukul 11.30 Wib, Rabu, 13 Januari 2021. 
  
Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa langsung turun kelapangan begitu mendengar informasi kejadian tersebut.

"Berdasarkan informasi yang kita terima dari Dinas Perhubungan dan Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) selaku pengelola Trans Padang tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, sopir dan kondektur dilaporkan mengalami luka ringan, dan juga tidak ada penumpang dalam bus tersebut," ungkap Wawako.

Wawako menambahkan sampai saat ini Dishub masih melakukan evakuasi terhadap Bus Trans Padang tersebut.

"Kita sedang lakukan evaluasi agar posisi Bus yang saat ini terjepit  diantara kereta api dan sebuah pohon besar tidak menimbulkan kerusakan lain serta bahaya bagi pengguna jalan," imbuh Wawako.

Wawako mengingatkan agar pengguna jalan untuk selalu berhati-hati terutama di perlintasan kereta api agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. 

Pada kesempatan itu, Wawako Hendri Septa didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri. 

(Mul/Ady/BT)

Banjir di Solok, Wako Mahyeldi Turun Beri Bantuan
Rabu, Januari 13, 2021

On Rabu, Januari 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang H.Mahyeldi meninjau bencana banjir di Kabupaten Solok dan Kota Solok. Setelelah meninjau, Mahyeldi menyerahkan bantuan berupa Sembako untuk korban bencana alam tersebut, Rabu, 13 Januari 2021.

Mahyeldi mengatakan, bantuan dari Pemerintah Kota Padang adalah bentuk kepedulian untuk masyarakat di dua daerah yang terdampak akibat banjir sejak Senin, 11 Januari 2021 lalu.

"Tak hanya berupa bantuan, tenaga sukarelapun juga kita turunkan untuk membantu warga yang terdampak akibat bencana alam ini," tutur Mahyeldi.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Armen melaporkan, tiga lokasi yang terkena bencana banjir. Di Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukik Sundi, Nagari Kinari dan Nagari Talang Babungo, Kecamatan Giliran Gumanti. 

Selanjutnya Kepala Pelaksana BPBD Kota Solok Ikhlas, di hadapan Walikota Padang Mahyeldi menjelaskan, banjir terparah yang terjadi di empat kelurahan, yaitu Kampai Tabu Karambia, IX Korong, dan Penginapan Piliang di Kecamatan Lubuk Sikarah serta Koto Panjang di Kecamatan Tanjung Harapan. Ketinggian banjir mencapai sekitar 2 meter.

Wali Kota Padang Mahyeldi ketika meninjau bencana banjir di Kota Solok dan Kabupaten Solok di dampingi Kepala Dinas Sosial Afriadi, dan kepala BPBD Kota Padang Barlius. 

(Zal)

Lepas Mahasiswa KKN UNP,  Ini Pesan Penting Wawako Hendri Septa
Rabu, Januari 13, 2021

On Rabu, Januari 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Periode Januari - Februari 2021 secara virtual di ruang kerjanya di Balaikota Padang Aie Pacah, Rabu, 13 Januari 2021.

Dikatakan Wawako Hendri, semangat untuk mengabdi kepada masyarakat jangan sampai terhalang, meskipun kita masih berada di tengah pandemi.

"Situasi pandemi seringkali membuat kita khawatir dan waspada terhadap penularan virus, namun jangan sampai menghalangi semangat adik-adik mahasiswa untuk mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat," tutur Wawako.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan selamat menjalankan KKN. Inilah saatnya adik-adik menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan. Semoga adik-adik dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan menggapai apa yang dicita-citakan," ujar Hendri lagi.

"Jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada, agar terhindar dari penularan Covid-19," pungkas Wawako mengingatkan.

Sementara itu, Rektor UNP Prof.Ganefri mengatakan, mahasiswa KKN UNP kali ini diharapkan dapat menjadi duta perubahan perilaku masyarakat di lokasi KKN, sebagai akibat dari pandemi Covid-19.

"Kami berharap mahasiswa dapat mengedukasi masyarakat di lokasi KKN untuk tetap beraktivitas seperti biasa,
sehingga perekonomian dapat terus berjalan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," tutur Ganefri.

Disampaikan Ganefri, KKN tersebut akan berlangsung pada 13 Januari - 13 Februari 2021, dengan jumlah peserta lebih kurang 4500 mahasiswa. Lokasi KKN tersebar di 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat dan beberapa mahasiswa juga ditempatkan di luar provinsi Sumatera Barat. 

(BT/CAM/WD)

Usung 9 Agenda Prioritas Pembangunan, Wako Mahyeldi: Saatnya Kota Padang Bangkit di 2021
Rabu, Januari 13, 2021

On Rabu, Januari 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Walaupun masih tengah berkutat dalam upaya penanganan Covid-19, Pemko Padang ternyata sudah menyiapkan langkah-langkah atau program jitu bagi kebaikan masyarakat di Kota Padang. 

Setidaknya ada 9 agenda program pembangunan yang kita prioritaskan di tahun 2021. Insya Allah kita di Kota Padang menyatakan optimis untuk bangkit atau keluar dari bencana non alam tersebut.

Demikian disampaikan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah kepada wartawan dalam kegiatan diseminasi informasi bersama Diskominfo Padang di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu, 13 Januari 2021.

Mahyeldi menyebutkan, sejak Covid-19 mulai merebak khususnya di Kota Padang tepatnya sejak pertengahan Maret 2020 lalu, cukup banyak agenda pemerintahan dan pembangunan di Kota Padang yang menjadi tertunda.

"Maka dari itu, pada tahun 2021 ini harus kita jadikan momentum untuk bangkit kembali. Oleh karenanya kepada unsur pemerintah dan masyarakat mari kita saling bersinergi. Semoga pemulihan dari segala sektor pembangunan yang tertunda selama 2020 dapat kita selesaikan di tahun ini. Tentunya dengan program-program yang telah disusun," imbuh Wako Mahyeldi yang dalam kesempatan itu didampingi Kadiskominfo Rudy Rinaldi dan Sekretaris Bappeda Alfian.

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Padang itu menjelaskan tentang 9 agenda prioritas pembangunan Kota Padang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021. Kesembilan agenda tersebut sekaligus menjawab dampak yang diakibatkan dari pandemi Covid-19. 

"Tujuannya tentu, bagaimana kita mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial untuk mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata sesuai dengan visi misi Kota Padang 2019-2024. RKPD 2021 tersebut mencakup sembilan agenda prioritas daerah yang kita selaraskan dengan agenda prioritas pembangunan baik di provinsi dan pusat,” paparnyam

Mahyeldi memaparkan, sembilan agenda tersebut yakni meningkatkan kualitas pendidikan dan derajat kesehatan masyarakat. Kemudian peningkatan dan penataan infrastruktur/sarana prasarana perkotaan serta transportasi kota berbasis ramah lingkungan, peningkatan penataan ruang dan pembangunan kawasan permukiman yang ramah lingkungan.

Selanjutnya, pembangunan ekonomi inklusif berbasis ekonomi kerakyatan dan pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan sarana prasarana perdagangan dan penguatan kemitraan dalam perdagangan. Kemudian pengembangan industri pariwisata berbasis potensi sumber daya dan kemitraan.

"Selain itu juga optimalisasi mitigasi bencana berbasis komunitas cerdas bencana, peningkatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan iklim investasi serta kemudahan berusaha. Penyelarasan rencana pembangunan antara kota, provinsi dan pusat harus dilakukan karena sebagai negara kesatuan. Sembilan RKPD tersebut tentunya juga selaras dengan program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang 2019-2024 sebanyak 11 progul,” paparnya.

Lebih jauh ditambahkan, Pemko Padang kata wako, sudah merancang dan mengagendakan sejumlah kegiatan pembangunan dan program lainnya yang mendukung kesejahteraan masyarakat saat ini. Semuanya pun  tetap dengan mengetatkan protokol Covid-19. 

"Kita tentu berharap kegiatan belajar tatap muka bagi peserta didik yang sudah kita mulai dapat berjalan dengan sebaik-baiknya. Begitu juga untuk kegiatan lainnya. Insya Allah,  mari kita sama-sama berdoa dna berusaha semoga Kota Padang akan bangkit di 2021 ini," pungkas wako mengakhiri.

Laporan: David

Percantik Taman Kota, Pemko Padang Tanam 1.800 Bibit Pohon Buah
Rabu, Januari 13, 2021

On Rabu, Januari 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang lakukan penanaman bibit tanaman buah disejumlah titik taman kota di Kota Padang. Penanaman secara simbolis dilakukan Wali Kota Padang H.Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa di taman Kantor Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu, 13 Januari 2021. 

Wali Kota Mahyeldi dalam sambutan dan arahannya mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang menyambut baik dan mengapresiasi apa yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang ini.

Menurutnya, apa yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup ini merupakan terobosan yang sangat bagus. Ia mengatakan selama ini di kota-kota besar taman selalu identik dengan tanaman bunga yang berwarna warni namun kali ini dipadukan dengan tanaman buah.

"Kita harapkan dengan adanya terobosan ini akan mempercantik taman-taman kota yang ada di Kota Padang. Sehingga menambah keindahan Kota Padang ke depan," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, konsep taman kota dengan menggabungkan antara taman bunga dengan tanaman buah memiliki dua fungsi, secara ekologis dan ekonomis. "Secara ekologis dapat menurunkan suhu, kawasan taman kota menjadi teduh dan tanaman buah tersebut bisa menjadi resapan air, sedangkan secara ekonomis buahnya memiliki nilai jual," sebut Mahyeldi.

Orang nomor satu di Kota Padang itu berharap, bibit tanaman buah yang ditanam ini perawatannya tidak hanya menjadi tanggung jawab DLH, tetapi semua lapisan masyarakat. "Kita harapkan juga masyarakat dapat menjaganya, sehingga masyarakat dapat menikmati hasilnya secara bersama-sama," pungkas Wako.        

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Mairizon menyebutkan, jumlah pohon yang ditanam kali ini sebanyak 1.800 batang, yang merupakan bantuan dari Balai Pembibitan Kuantan Solok dan Bukititinggi, terdiri dari Jambu Bol, Mangga, Alpukat, Jambu Air, Rambutan, Jengkol, Petai, Matoa dan Kelapa Thailand.

"Lokasi penanaman di 19 titik tanaman kota diantaranya, RTH Imam Bonjol, Taman Nanggalo, Taman Siti Nurbaya, Taman Ganting, Taman Tan Malaka, Taman Masjid Raya, Taman Juanda, Taman Digital, Taman Diponegoro dan Taman Sisingamangaraja," kata Mairizon.

Mairizon menambahkan, selain penanaman bibit pohon, pada kesempatan ini juga serahkan bantuan Sembako berupa beras kepada 130 orang petugas Kebersihan Kecamatan Kelurahan (PK3). Bantuan tersebut bersumber dari donatur. "Bantuan ini kita tujukan kepada PK3 yang memiliki tanggung jawab lebih dalam keluarga," sebutnya.

Turut hadir, Kepala Bagian Umum Budi Kurniawan, Kabid IKPSP Dinas Kominfo Marwansyah dan Kasubbag Protokol Suzi Helda.

Laporan: Mulyadi

Wali Kota Mahyeldi Hadiri Rakernas Pembangunan Pertanian 2021
Selasa, Januari 12, 2021

On Selasa, Januari 12, 2021

Wali Kota Mahyeldi Hadiri Rakernas Pembangunan Pertanian 2021
BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang H.Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2021, secara virtual dari Gedung Putih Rumah Dinas, Senin, 11 Januari 2021.


Rapat tersebut dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta. 


Turut mendampingi Presiden di Istana Negara antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, serta Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.


Hadir juga Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang terhubung secara virtual, sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Pertanian serta para Kepala Dinas Pertanian lingkup kabupaten dan kota. 


Jumlah peserta yang hadir sekitar 1.300 orang secara tatap muka maupun daring.


Rakernas dilaksanakan untuk membahas program kerja Kementerian Pertanian tahun 2021, dengan mengusung tema “Memperkuat Peran Sektor Pertanian dalam Menopang Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi COVID-19”. 


(Mul)

Salah Seorang Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 berasal dari Sungai Sapih Kuranji Kota Padang
Minggu, Januari 10, 2021

On Minggu, Januari 10, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Salah seorang penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Jakarta-Pontianak atas nama Angga Fernanda Afriyon, diketahui berasal dan tinggal di Kota Padang, Sumbar.

“Angga salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Keponakan saya itu bekerja di Kalimantan,” kata tante korban Betri Yanti (41), Sabtu malam.

Ia mengatakan Angga adalah putra kedua dari kakaknya Oyon (50) yang tinggal di Sungai Sapiah, Kuranji, Padang.

“Angga di Kalimantan bekerja di bidang pelayaran. Angga merupakan lulusan sekolah SMK Pelayaran di Padang,” ujarnya.

Betri menceritakan kalau dirinya mengetahui kabar duka itu setelah melihat berita, kemudian ada salah seorang kerabat yang menelepon karena melihat nama Angga di daftar nama penumpang.

“Kemudian saya pastikan ke kakak (bapak Angga), beliau membenarkan bahwa penumpang itu memang Angga mereka,” katanya.

Diketahui sebelumnya pesawat Sriwijaya bernomor SJ182 dikabarkan mengalami hilang kontak setelah empat menit meninggalkan landasan Bandara Soekarno Hatta.

Pesawat mengalami kehilangan kontak saat melakukan penerbangan dengan ketinggian lebih dari 10.000 kaki dalam waktu kurang dari satu menit. 

Source: padek.co

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *