Opini

PARLEMEN

Sports

Padang

Iklan KPU Sumbar
Pandemi Covid-19, Masyarakat Ogah Sumbangkan Darah, Stok Darah Menipis
Rabu, November 25, 2020

On Rabu, November 25, 2020

Pandemi Covid-19, Masyarakat Ogah Sumbangkan Darah, Stok Darah Menipis
BENTENGSUMBAR.COM - Pandemi Covid 19 yang terjadi menyebabkan penurunan animo masyarakat untuk mendonorkan darahnya.


Akibatnya, stok darah di PMI menjadi menipis. Hal itu diakui Ketua  Forum Komunikasu Dermawan Darah Sumbar, Asrul mengatakan, terjadi pengurangan pendonor selama pandemi. 


Sementara di sisi lain kebutuhan akan darah terus meningkat. 


Ia berharap ke depan, masyarakat kembali tergugah untuk melakukan donor demi menyelamatkan nyawa banyak orang. 


"Kita berharap masyarakat kembali ramai mendonor. Sekarang sepi.Baru dinas perdagangan  ini yang baru menghimpun masa untuk mendonor darah," katanya saat hadir dalam acara donor darah yang digelar Dinas Perdagangan Kota Padang, Rabu, 25 November 2020 di kantor Dinas Perdagangan Padang. 


Aksi donor ini cukup ramai. Pesertanya 400 orang lebih yang berasal dari petugas dinas perdagangan. 


Kemudian ada penambahan dari anggota  Sat Pol PP dan petugas Dinas Lingkungan Hidup. 


Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andre Algamar didampingi sekretaris Afriadi Masbiran mengatakan donor darah ini dilakukan dalam rangka memeriahkan Hut Korpri. 


Tujunnya adalah untuk menggugah kepedulian masyarakat untuk kembali berdonor. 


Karena pada masa pandemi ini masyarakat yang mau berdonor cuma sedikit.


Ke depanmya, kata Afriadi, Dinas Perdagangan di bawah kepemimpinan Andre Algamar, akan menjadikan iven donor darah ini sebagai agenda rutin seai tiga bulan. 


"Ini yang mau kita budayakab," tandas Afriadi Masbiran. 


(ogah)

Sumbar Juara Umum MTQ Nasional ke-28, Plt Wako Hendri Septa Ikut Bangga dan Bersyukur
Sabtu, November 21, 2020

On Sabtu, November 21, 2020

Sumbar Juara Umum MTQ Nasional ke-28, Plt Wako Hendri Septa Ikut Bangga dan Bersyukur
BENTENGSUMBAR.COM - Plt Wali Kota Padang Hendri Septa, mengaku ikut bersyukur dan bangga atas suksesnya Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meraih juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-28 tahun 2020.


Adapun posisi kedua diraih oleh Provinsi DKI Jakarta dan juara ketiga Provinsi Jawa Timur. Hasil itu diumumkan Ketua Dewan Hakim MTQ Nasional 2020 Roem Rawie dalam kegiatan penutupan yang dilangsungkan di pelataran parkir Masjid Raya Sumbar, Jumat malam, 20 November 2020.


"Alhamdulillah, kita di jajaran Pemerintah Kota Padang tentu ikut bersyukur dan bangga atas torehan prestasi ini. Karena tidak saja dinilai sukses menjadi tuan rumah, Sumbar juga mampu menyabet gelar juara umum pada MTQ Nasional ke-28 ini," ungkap Hendri Septa sewaktu ditemui usai kegiatan penutupan.


Terlihat hadir di kesempatan itu, selain Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Dirjen Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Muhammad Agus Salim, Dirjen Penerangan Agama Islam Juraidi dan Dirjen BiMas Islam sekaligus Ketua LPTQ Pusat Kamarudin Amin serta beberapa gubernur, bupati/walikota dan para kafilah dari berbagai daerah se-Indonesia. Juga hadir perwakilan Kedutaan Besar Negara Arab Saudi.


Plt Wali Kota Padang itu melanjutkan, prestasi ini merupakan prestasi yang luar biasa. Menurutnya, para qori dan qori'ah asal provinsi yang dikenal dengan filosofi Adat Basandi Syara'-Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) itu, telah berjuang keras sejauh ini patut menerima hasil yang lebih.


"Alhamdulillah, doa kita semua telah dikabulkan oleh Allah SWT hari ini. Untuk itu, atas nama Pemerintah Kota Padang sekali lagi kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada qori dan qori'ah Sumbar yang juga beberapa diantaranya berasal dari Kota Padang yang mampu membuat rekor indah dan harum nama Sumbar di kancah nasional. Semoga ke depan mampu menjaga prestasi ini," tuturnya.


Lomba keagamaan yang berlangsung selama 12-20 November 2020 dengan diikuti kafilah dari 32 provinsi se-Indonesia itu, resmi ditutup Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin secara virtual.


Penutupan MTQ Nasional ke-28 berlangsung lancar dan meriah. Hadirin pun terlihat antusias menyaksikan serangkaian prosesi kegiatan penutupan, namun tetap mengacu pada protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.


Dalam amanat sembari menutup MTQ Nasional ke-28, Wapres Ma'ruf Amin menyampaikan beberapa hal. Diantaranya ia berharap, melalui pergelaran MTQ akan terus melahirkan generasi emas yang terikat dengan Al-Qur'an demi kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia hingga masa-masa mendatang.


“Melalui MTQ semoga akan terus lahir generasi-generasi emas yang hatinya terikat dengan Al-Qur'an, tetapi juga memiliki semangat untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta terus berinovasi untuk kemaslahatan umat dan bangsa,” kata mantan Ketua MUI itu.


Wapres menjelaskan, sejatinya MTQ merupakan salah satu momen umat Islam merefleksikan Al-Qur'an dengan membaca dan memahaminya sesuai standar yang disusun para ulama. Begitu juga MTQ mempunyai nilai strategis dalam rangka mendorong umat Islam untuk lebih memahami isi Al-Qur'an.


Terakhir, Wapres memberikan ucapan selamat kepada para pemenang dan seluruh kafilah dari 32 provinsi se-Indonesia yang telah mengikuti MTQ Nasional ke-28 di Sumbar.


"Selamat buat Sumbar yang sukses menjadi tuan rumah dan juga keluar sebagai juara umum pada MTQ Nasional ke-28 ini. Perlu kita ketahui, di samping mendapatkan prestasi pada ajang ini, namun yang paling penting adalah bagaimana kita di negara ini senantiasa membumikan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ujar Wapres.


Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya mengatakan, gelar juara umum di ajang MTQ Nasional ini merupakan pertama kalinya yang diraih oleh Sumbar. Hal tersebut tentu menjadi kebanggaan terbesar bagi masyarakat Sumbar.


"Prestasi ini adalah kado terindah bagi publik Sumatera Barat. Untuk itu kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para kafilah dan semua pihak yang mendukung baik dalam segi penyelenggaraan, maupun dalam setiap perlombaan. Semoga kerjasama dan sinergi yang terbangun dengan baik ini dapat terjaga sampai kapanpun," harap Gubernur Irwan.


Pada MTQ kali ini diketahui, Sumbar diperkuat 54 orang kafilah. Setelah mengikuti perlombaan dan berjuang di babak penyisihan, sebanyak 23 orang kafilah Sumbar berhasil lolos ke babak final.


(David)

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Padang Terus Meningkat
Jumat, November 20, 2020

On Jumat, November 20, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Perkembangan penanganan virus Corona di Kota Padang mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Terutama jika dilihat dari angka kesembuhan pasien Covid-19. 

Plt Wali Kota Padang Hendri Septa menyebut, pada hari Rabu 18 November 2020 terdapat 133 orang kasus sembuh baru. 

Total kasus sembuh di Kota Padang hingga saat ini sebanyak 8.859 orang atau sekitar 88,9 persen, dari jumlah total kasus positif 9.964 orang.

Persentase kesembuhan ini lebih tinggi dari rata-rata kasus sembuh nasional sebesar 84,0 persen.

Plt Wako mengungkapkan, bahwa capaian angka kesembuhan pasien Covid-19 tidak lepas dari dukungan berbagai pihak diantaranya, unsur Forkopimda Kota Padang, rumah sakit rujukan, Puskesmas, Camat, Lurah, RT/RW, relawan dan partisipasi aktif masyarakat.

"Kita juga terus melakukan sosialisasi kepada pihak kecamatan dan kelurahan agar terus meningkatkan pengawasan terhadap protokol kesehatan dilapangan. kita juga instens berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan untuk melihat trend perkembangan Covid-19 setiap harinya, sehingga perkembangan dari virus Corona dapat selalu kita pantau," ungkap Hendri.

Lebih jauh dijelaskan, meski jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kota Padang terus bertambah setiap harinya, diharapkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. 

"Ingat, bahwa Pandemi belum berakhir untuk itu dihimbau kepada masyarakat agar tetap waspada. Patuhi protokol kesehatan, Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan (3M)," ajak Plt Wako.

Ditambahkannya, untuk informasi kasus covid 19 di Kota Padang dan penyebaran kasus di setiap kelurahan dan kecamatan, bisa di akses di padang.go.id dan corona.padang.go.id.

(Mul/Ulil)

Pemko Padang Terima Kunker Pemko Tangsel
Rabu, November 18, 2020

On Rabu, November 18, 2020

Pemko Padang Terima Kunker Pemko Tangsel
BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Padang tak henti-hentinya dikunjungi berbagai unsur pemerintahan daerah di negeri ini. Kali ini Selasa, 17 November 2020, rombongan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang menyambangi pusat pemerintahan di ranah bingkuang tersebut dalam rangka melakukan kunjungan kerja (kunker).


Plt. Wali Kota Padang diwakili Asisten Administrasi Umum, Didi Aryadi beserta sejumlah kepala perangkat daerah terkait menyambut rombongan yang berjumlah 25 orang itu dengan diskusi bersama di Ruang Abu Bakar Ja'ar Balaikota Padang.


Asisten III menyampaikan, atas nama Pemko Padang menyambut baik kedatangan rombongan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Didi pada kesempatan itu menjelaskan seputar kondisi geografis Kota Padang, visi dan misi serta program unggulan (progul) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang.


“Semoga diskusi kali ini memuaskan bagi bapak/ibu semua sesuai maksud dan tujuan dari studi banding ke Pemko Padang,” ucap Didi yang didampingi Kabag Kesra Amriman. 


Sementara itu, Asisten Adminitrasi Umum dan Kesra Tangerang Selatan, Teddy Meiyadi selaku pimpinan rombongan mengakui memang banyak hal yang perlu dipelajari di Pemko Padang. Diantaranya sesuai sasaran kunker mengenai optimalisasi program kegiatan kesejahteraan sosial dan masyarakat, perubahan nomenklatur dan unit kerja berdasarkan Permendagri 56 tahun 2019, serta klasifikasi dan kodefikasi perencanaan pembangunan dan keuangan daerah berdasarkan Permendagri 90 tahun 2019. 


"Alhamdulillah dari tiga hal yang menjadi poin dalam kunjungan kami telah dijelaskan secara detil oleh Pemerintah Kota Padang dan akan kami jadikan sebagai acuan sehingga nantinya bisa ditindaklanjuti dan diterapkan Pemko Tangsel ke depan," sebutnya. 


Lebih jauh dikatakannya, bahwa Kota Padang dan Kota Tangerang Selatan memiliki kesamaan visi dan misi. Yakni terletak pada kalimat 'berdaya saing'. Kota Tangerang Selatan mengusung visi "Terwujudnya Tangsel Kota Cerdas, Berkualitas, dan Berdaya Saing Berbasis Teknologi dan Inovasi", sedangkan visi Kota Padang, "Mewujudkan Padang Sebagai Kota yang Madani Berbasis Pendidikan, Perdagangan, dan Pariwisata Unggul serta Berdaya Saing".


"Semoga dengan adanya kesamaan dari visi kedua kota ini akan memperkuat hubungan kerja sama antara Kota Padang dan Kota Tangerang Selatan ke depan," pungkasnya.


Pertemuan tersebut diakhiri dengan pertukaran cendera mata berupa plakat oleh Pemerintah Kota Padang dan Tangerang Selatan, serta penyerahan oleh-oleh dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. 


(Mul)

Kabag Protokol Amrizal Rengganis Bersama Jajaran Takziah ke Rumah Duka Tafrizal Chaniago
Rabu, November 18, 2020

On Rabu, November 18, 2020

Kabag Protokol Amrizal Rengganis Bersama Jajaran Takziah ke Rumah Duka Tafrizal Chaniago
BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Padang Amrizal Rengganis bersama jajaran takziah ke Rumah Duka Almarhum Tafrizal, di Perumnas Belimbing Blok E, Selasa, 17 November 2020.


Amrizal bersama rombongan sampai dirumah duka sekitar pukul 09.30 Wib dan disambut oleh Istri Almarhum bersama keluarga. 


Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran, sepatah kata dari Kabag Protokol, dan ditutup dengan doa bersama. 


Seperti diketahui, Kasubbag Dokumentasi dan Publikasi Bagian Protokol dan Komunikasi itu meninggal pada Jumat 13 November 2020 karena sakit jantung yang dideritanya.


Kabag Protokol mengatakan, secara pribadi dirinya tidak bisa hadir melayat pada saat meninggalnya Almarhum karena sedang berada diluar daerah menjalani tugas. 


Ia mengungkapkan pada saat itu seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah dilingkungan Pemko Padang melakukan Rapat Staf Bulanan diluar daerah termasuk dirinya.


"Atas nama pimpinan dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekdako Padang turut berdukacita atas meninggalnya pak Taf. Beliau adalah sosok yang menyenangkan, pekerja keras, tidak neko-neko dan dikenal dekat dengan insan pers di Kota Padang," ujarnya.


"Kami merasa kehilangan atas kepergian Pak Taf secara mendadak ini. Semoga jasa, kebaikan dan kinerja almarhum selama ini menjadi amal ibadah yang akan membawanya ke-Surga. Dan kami juga telah memaafkan kesalahan Pak Taf selama bergaul dengan kami," imbuhnya.


Sementara itu, Ismed selaku ahlul bait mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekdako Padang bersama jajaran. 


"Selaku ahlul bait sekaligus mewakili keluarga kami menyampaikan bahwa jika ada kesalahan almarhum semasa hidupnya baik yang disengaja maupun tidak sengaja agar dimaafkan. Dan jika ada hutang piutang silakan sampaikan kepada kami. Insha Allah akan kami lunasi," sebutnya.


(Mul)

Ikuti Penilaian KAN Berprestasi Tingkat Sumbar 2020, KAN Teluk Kabung Optimis Jadi yang Terbaik
Rabu, November 18, 2020

On Rabu, November 18, 2020

Ikuti Penilaian KAN Berprestasi Tingkat Sumbar 2020, KAN Teluk Kabung Optimis Jadi yang Terbaik
BENTENGSUMBAR.COM - Plt Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang menyambut baik dinilainya Kerapatan Adat Nagari (KAN) Teluk Kabung, Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab) dalam ajang Penilaian KAN Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020.


Sebagaimana diketahui, KAN Teluk Kabung sendiri ditunjuk mewakili Kota Padang pada ajang penilaian tersebut berdasarkan SK Wali Kota Padang. Hal itu dikarenakan KAN tersebut merupakan KAN yang memiliki kelembagaan yang bagus dan eksis sejauh ini di Kota Bingkuang. 


Penunjukan ini dikarenakan pada tahun 2020 ini di tingkat Kota Padang tidak menggelar ajang penilaian KAN berprestasi, dikarenakan pandemi Covid-19. Namun demikian, untuk penilaian tingkat Sumbar tetap dilaksanakan namun wajib mengacu (protokol kesehatan-red) di masa pandemi.


Senin, 16 November 2020, KAN Teluk Kabung resmi dinilai oleh Tim Penilai KAN Terbaik Provinsi Sumbar yang diketuai Dr. Yulizar Yunus, M.Si Dt Rajo Bagindo. Penilaian pun dipusatkan di Kantor KAN Teluk Kabung. 


Setiba di lokasi, ketua dan rombongan tim penilai pun disambut dengan suka cita dari Ketua KAN Teluk Kabung Dasril Dt Putiah

beserta pengurus. Juga hadir para penghulu, ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, tokoh adat, tokoh pemuda serta elemen terkait lainnya.


"Alhamdulillah, atas nama Pemko Padang kami tentu bersyukur dan bangga atas terselenggaranya kegiatan penilaian tersebut. Sebagaimana diketahui, penilaian KAN berprestasi ini merupakan suatu kegiatan yang penting untuk dilakukan, agar peranan organisasi KAN dapat diintegrasikan dan dibudayakan dalam sistem pelayanan bagi masyarakat di masa kini hingga masa mendatang," ungkap Hendri Septa dalam sambutannya.


Selain itu kata Hendri, adapun manfaat penilaian tersebut yaitu juga dapat memacu setiap kerapatan adat nagari untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan. Sehingga dengan demikian, diharapkan terbinanya kerapatan adat nagari dengan sistem pelayanan, mutu dan kinerja yang baik. 


Lebih jauh menurut Plt Wali Kota Padang itu, penilaian KAN berprestasi ini penting dilakukan sebagai salah satu upaya dalam pembinaan dan pengembangan lembaga KAN tersebut. Dengan demikian, diharapkan dapat mendorong para pengurus KAN untuk berbenah dalam mengurus organisasinya. Sehingga eksistensi KAN senantiasa dirasakan masyarakat nagari dalam mengaktualisasikan nilai-nilai di nagari sebagai salah satu manifestasi filosofi Adat Basandi Syara'-Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK). 


"Untuk itu, sekali lagi kami mengucapkan selamat dan sukses kepada KAN Teluk Kabung yang mewakili Kota Padang pada ajang penilaian KAN berprestasi tingkat Sumbar 2020 kali ini. Semoga KAN Teluk Kabung menjadi yang terbaik pada ajang ini. Selain itu kita juga berharap, dengan adanya penilaian ini keberadaan lembaga-lembaga adat yang ada di Kota Padang semakin baik dan maju lagi di masa mendatang. Sehingga KAN Kota Padang menjadi yang terbaik dari KAN kabupaten/kota se-Sumatera Barat," pungkasnya menyemangati.


Senada dengan itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Amriman menyampaikan rasa syukurnya KAN Teluk Kabung termasuk dari 5 (lima) KAN se-Sumbar yang dinilai pada ajang Penilaian KAN Berprestadi Tingkat Sumbar 2020. 


"Alhamdulillah kelima KAN tersebut dinilai pada hari ini. Untuk hasil penilaian diperkirakan akhir tahun ini," sebutnya.


Sementara itu Camat Bungtekab M. Latif menjelaskan, terkait KAN Teluk Kabung sejatinya merupakan KAN bersejarah dan sejauh ini berarti penting bagi perkembangan adat di Kanagarian Teluk Kabung. 


"Jadi dalam ajang penilaian ini kita di KAN Teluk Kabung menampilkan kearifan lokal yang artinya memiliki adat salingka nagari. Maksudnya adat dan budaya yang dimiliki ditampilkan sesuai kriteria penilaian," paparnya.


Dijelaskan, ada beberapa hal yang dinilai pada ajang tersebut berdasarkan eksistensi lembaga KAN dalam memahami beberapa permasalahan konkrit. Diantaranya adalah terkait aspek kelembagaan yang meliputi dari SDM yang memadai, sarana-prasarana kantor dan status Kantor KAN itu sendiri.


"Selanjutnya yang dinilai yaitu aspek penyelenggaraan adat, yaitu bagaimana peran KAN dalam pengembangan dan pelestarian nilai adat dan budaya bagi kehidupan masyarakat. Kemudian aspek kompetensi yang meliputi aturan-aturan berorganisasi serta aspek kerjasama antar lembaga," urainya.


(David)

Pemko Padang Isi Jabatan Pranata Humas, Dijabat Ulil Amri
Senin, November 16, 2020

On Senin, November 16, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Padang diwakili Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul melantik pejabat fungsional dilingkungan Pemerintah Kota Padang. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di aula Abu Bakar Ja'ar Balaikota Padang, Aie Pacah, Senin, 16 November 2020. 

Pejabat yang dilantik sebanyak tiga orang yakni, Sandra Imelda Hanafiah diangkat sebagai Pejabat Fungsional Analisis Kebijakan Madya, Ulil Amri Abdi diangkat sebagai pejabat Pranata Humas Pratama di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan dan Rama Andria sebagai pejabat Penerjamah Pertama di Bagian Kerjasama Setda Kota Padang.

Saksi dalam pelantikan tersebut, Kabag Umum Budi Kurniawan dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis. Juga hadir menyaksikan, Asisten Administrasi Umum Didi Aryadi, Sekerataris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar dan beberapa Kepala OPD dilingkungan Pemko Padang.

Sekda Amasrul dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dilaksanakan hari ini telah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2015 Pasal 13. 

"Dalam undang-undang tersebut dinyatakan bahwa jabatan ASN terdiri atas Jabatan Administrasi, Jabatan Fungsional dan Jabatan Pimpinan Tinggi. Ketiga jenis jabatan tersebut dapat diduduki oleh ASN sesuai kompetensi yang dimilikinya dan ketiga jabatan ini memiliki jenjangan karir masing-masing," jelasnya. 

Lebih lanjut dikatakan, untuk tugas jabatan fungsional analis tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 45 Tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Analis Kebijakan dan Angka Kreditnya.  

"Secara umum, analis kebijakan adalah jabatan fungsional tertentu yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melaksanakan kajian dan analisis kebijakan pada instansi pusat maupun daerah," terangnya. 

Sekda menambahkan, analis kebijakan adalah jabatan yang cukup prestisius. Sebab, seorang analis kebijakan selalu dilibatkan dalam pengambilan keputusan yang penting. Jabatan ini dinilai krusial untuk ada di suatu instansi pemerintah.

"Yang dilihat masyarakat dari pemerintah adalah kebijakan yang dibuatnya. Oleh sebab itu baik buruk suatu pemerintah ditentukan oleh kebijakan yang diambil. Maka itu seorang analisis diperlukan oleh pemerintah jika hendak membuat suatu kebijakan krusial yang menyangkut hajat hidup orang banyak," ungkapnya. 

Sementara untuk pejabat Fungsional Pranata Humas Pertama dan Penerjemah Ahli Pertama. Sekda Amasrul mengatakan, bahwa jabatan Pranata Humas merupakan formasi jabatan yang satu-satunya yang baru di isi di Pemerintah Kota Padang.

"Karena jabatan Pranata Humas Pertama baru perdana diisi dilingkungan Pemko Padang maka diharapkan agar memperhatikan tugas dan fungsinya sebagaimana yang telah diatur dalam perundang-undangan. Jangan sampai akibat tidak paham tugas dan fungsi mengakibatkan kerugian bagi pejabatnya. Seperti tidak bisa naik pangkat, tidak memperoleh tunjangan sesuai dengan kelas jabatan dan lain-lain," ulasnya.

Selanjutnya, Amasrul berharap agar pejabat terlantik dapat bekerja maksimal dan profesional sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, sehingga dapat mendukung pembangunan di Kota Kota Padang.

Sementara itu, Pejabat Pranata Humas Pertama Kota Padang yang baru dilantik, Ulil Amri Abdi mengatakan, jabatan fungsional Pranata Humas memiliki tugas melakukan kegiatan pelayanan informasi dan kehumasan, meliputi perencanaan, pelayanan informasi dan kehumasan, hubungan eksternal dan internal, audit komunikasi kehumasan serta pengembangan pelayanan informasi dan kehumasan.

"Saat ini Pemerintah Pusat sedang melakukan percepatan penyederhanaan birokrasi dengan pengurangan jumlah jabatan strutural eselon IV dan III serta transformasi jabatan ASN dari jabatan struktural ke jabatan fungsional, baik di lingkungan kementerian, lembaga. Sebentar lagi akan diberlakukan di pemerintah daerah," jelasnya.

"Proses inpassing atau penyesuaian ke jabatan fungsional yang dibuka pemerintah saat ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Mengingat, peraturan pengangkatan jabatan fungsional melalui proses inpassing belum diketahui sampai kapan berlaku," imbuh alumni Magister Ilmu Komunikasi Unand tersebut. 

(Mul)

Kota Padang di Bawah Kepemimpinan Mahyeldi-Hendri Septa Makin Tacelak, Jalan Ampang - Kalawi Tidak Macet Lagi
Senin, November 16, 2020

On Senin, November 16, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pembangunan Kota Padang terus menggeliat di berbagai sektor di bawah kepemimpinan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa.

Kedua pemimpin yang dicintai warga Kota Padang ini bertekad mempercantik kota yang dijuluki Ranah Bingkuang ini. 

Disamping membangun taman-taman dan trotoar jalan, keduanya berusaha mengurai kemacetan, sehingga Kota Padang tercinta tak sembraut lagi.

Misalnya saja, sejak beberapa waktu belakangan, di jalur Ampang - Kalawi kerap terjadi macet. 

Penyempitan jalan menjadi salah satu faktor penyebab. Praktis sejak pekan lalu tidak terjadi lagi macet di jalur evakuasi tsunami tersebut. 

Pengaspalan telah dilakukan persis di titik penyempitan jalan Ampang - Kalawi. Pengaspalan yang dilakukan Dinas PUPR Kota Padang telah membuat lega para pengguna jalan. 

"Alhamdulillah tidak macet lagi di sini," kata Riko, seorang pengguna jalan, Minggu, 15 November 2020. 

Biasanya jalur Ampang - Kalawi selalu langganan macet. Apalagi di Simpang Kalawi merupakan titik putar balik (U-Turn). Macet kerap terjadi pada waktu sore hari, saat jam pulang kantor. 

"Sekarang sudah lapang, biasanya di sini bergendincit kalau sore, untuk bisa sampai ke Bypass memakan waktu lama," tutur Mulyadi, pengendara lain. 

Kepala Dinas PUPR Yenni Yuliza saat dikonfirmasi menyebut, pengaspalan dilakukan pada 5 November lalu. Panjang jalur yang diaspal tidak sampai 100 meter. 

"Tidak sampai 100 meter, tapi berpengaruh besar bagi kelancaran arus lalulintas di sini," katanya, Minggu, 15 November 2020. 

Kadis PUPR mengimbau warga untuk ke depannya sama-sama menjaga dan merawat jalur yang telah diaspal. Tidak saja di kawasan Ampang - Kalawi, tetapi di tempat lain yang jalurnya sudah ditingkatkan dengan pengaspalan.

"Mari kita jaga agar tahan lama, sehingga tidak lagi cepat berlobang dan rusak," imbaunya.

Editor: Zamri Yahya
Laporan: Charlie Ch. Legi

Jenazah Tafrizal Dilepas Oleh Irwan Basir Datuk Rajo Alam
Sabtu, November 14, 2020

On Sabtu, November 14, 2020


BENTENGSUMBAR.COM - Prosesi pelepasan jenazah almarhum Tafrizal ke peristirahatan terakhir di rumah duka Jalan Apel Blok E Perumnas Belimbing berlangsung khidmat dan haru.

Jenazah dilepas oleh Ketua Majelis Pertimbangan Adat Kantor Kerapatan Adat (MPA-KAN) Pauh IX Irwan Basir Datuk Rajo Alam didampingi oleh Richardi Akbar dari Pemerintahan Kota Padang.

Pelepasan dihadiri oleh segenap masyarakat dan wartawan dari berbagai media yang ada di Kota Padang.

Richardi Akbar yang mewakili Pemko Padang menyampaikan permintaan maaf karena tidak semua pimmpinan  yang bisa hadir ke rumah duka.

"Dalam waktu bersamaan, kebetulan semuanya rapat di Bukittinggi," kata Richard.

Sementara itu, Irwan Basir Datuk Rajo Alam mengatakan, Tafrizal adalah sosok yang mudah bergaul dan memahami pentingnya kearifan lokal.

Almarhum dikenal dekat dengan semua kalangan, terutama di kalangan wartawan yang ada di daerah ini.

"Setiap yang bernyawa pasti akan menghadap Allah SWT. Tentu kita yang tinggal menyelenggarakan jenazah almarhum, itu tanggungjawab kita sebagai yang tinggal sesama muslim," kata Irwan Basir.

Irwan Basir mengatakan, bagi keluarga yang ditinggalkan, jangan diratapi kepergian almarhum.

"Lepas dengan hati yang ikhlas dan sabar. Dan tugas anak adalah mendoakan almarhum, karena doa anak yang saleh tak akan putus-putusnya," ungkapnya.

(by)

Penyaluran BLT Sukses, Padang Berikan Penghargaan
Jumat, November 13, 2020

On Jumat, November 13, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Penyaluran bantuan sosial (bansos) atau BLT kepada warga yang terdampak Covid-19 berjalan sukses dan lancar.

Hal itu tidak terlepas dari kontribusi dan kerjasama yang baik dari semua pihak dalam menyukseskan penyaluran bansos tersebut.

Atas kerjasama yang baik itu, Pemerintah Kota Padang memberikan piagam penghargaan kepada mereka saat peringatan Hari Pahlawan yang dilangsungkan di Aula Bagindo Aziz Chan, Selasa, 10 November 2020.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Afriadi mengatakan piagam penghargaan itu diberikan kepada Kajari, Kapolres, Dandim, Babinsa, Babinkamtibmas, Koramil, dan Kapolsek.

Selain itu, juga diberikan kepada camat se-Kota Padang atas kerjasama dalam menyukseskan penyaluran BLT untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Penghargaan ini kita berikan kepada Kajari karena beliau turun ke lapangan mengawasi masyarakat yang menerima bansos," katanya. 

"Begitu juga Kapolres, Dandim dan lainnya ikut bersama-sama mendampingi kita di lapangan,” tutur Afriadi. 

(June/Charlie)

Waspada Fenomena "La Nina", Pemko Padang Gelar Apel Parade Peralatan Kebencanaan
Jumat, November 13, 2020

On Jumat, November 13, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Fenomena Alam "La Nina" diprediksi bakal berlangsung pada medio Oktober 2020 hingga Maret 2021 di Indonesia. Hal itu berdasarkan pengamatan dan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG). Sementara puncaknya terjadi pada Desember 2020 hingga Februari 2021.

BMKG sendiri menyatakan bahwa akan adanya fenomena alam yang merupakan fenomena iklim global yang ditandai dengan adanya anomali suhu muka air laut di Samudera Pasifik tengah ekuator.

Demikian hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Apel Parade Peralatan Kebencanaan Kota Padang Dalam Menghadapi Bencana. Kegiatan yang dilangsungkan di pelataran parkir Kantor Balai Kota Padang, Kamis, 12 November 2020, ini dipimpin Plt Wali Kota Padang diwakili Sekda Amasrul.

Sekda menjelaskan, seperti diketahui, pada Fenomena La Nina nanti di lokasi tersebut, muka air laut akan lebih dingin dari biasanya. Dampak dari fenomena itu bakal terasa di Indonesia termasuk Provinsi Sumatera Barat dan Kota Padang yang suhu muka air lautnya cenderung hangat atau rata-rata di atas 26-28 derajat Celcius.

"Artinya, terjadi Gap perbedaan yang nyata antara suhu muka air laut di Samudera Pasifik tengah ekuator dengan suhu muka air laut di Indonesia. Sehingga akibatnya, terjadilah perbedaan tekanan udara yang menyebabkan terjadinya aliran masa udara basah dari Samudera Pasifik menuju ke Kepulauan Indonesia. Sehingga diperkirakan akan terjadi pertambahan akumulasi curah hujan bulanan dan musiman yang meningkat sampai 20-40 persen diatas normal," papar Amasrul menjelaskan.

Menyikapi Fenomena La Nina ini, Sekda Amasrul mengatakan, Pemko Padang harus siap menanggulaninya. Diharapkan koordinasi yang intens antara OPD terkait dalam penanggulangan bencana, sehingga dapat diminimalisir dampak yang terjadi akibat fenomena tersebut.

"Maka dari itu, berdasarkan catatan dari BMKG ini, kami Pemko Padang mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan. Kami juga berharap, melalui apel parade peralatan kebencanaan yang digelar hari ini menjadi bahagian dari upaya kita untuk memperkuat koordinasi untuk penanggulangan berbagai bencana di Kota Padang. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan baik dan sesuai harapan," sambut Amasrul.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Padang Barlius di waktu yang sama menyebutkan, kegiatan apel parade kebencanaan ini juga sebagai wahana untuk menyegarkan kembali pengetahuan kebencanaan dan mempertajam pemetaan kawasan bencana. 

"Kita harap seluruh tim dan relawan harus senantiasa siaga, tidak boleh lalai apalagi mengabaikan sistem koordinasi yang telah dibangun dibangun. Maka itu, sebagai upaya untuk melatih diri dan meningkatkan SDM aparat penanggulangan bencana harus terus dilakukan. Disertai harus dilengkapi dengan peralatan yang memadai," harapnya.

Disebutkannya, pada apel parade peralatan kebencanaan kali ini diikuti peserta yang terdiri dari puluhan personil dari BPBD Kota Padang, BPBD Provinsi Sumatera Barat, Basarnas, Damkar Kota Padang, Dinas Sosial Kota Padang dan Dinas Kesehatan Kota Padang. Kemudian dari TRC Semen Padang, Rumah Zakat, Forum KSB, PMI serta beberapa relawan kebencanaan binaan Pemko Padang. 

Turut hadir, Kepala Kantor Basarnas Kota Padang Asnedi serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis serta lainnya. 

(Mul)

Angka Kesembuhan Covid-19 di Padang Capai 85 Persen Plt Wako: Pandemi Belum Berakhir, Kita Harus Tingkatkan Penanganan
Selasa, November 10, 2020

On Selasa, November 10, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Plt Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan bahwa bahwa dua hari belakangan kasus sembuh Covid-19 di Padang menunjukan penurunan signifikan.

Sementara angka kasus sembuh positif Covid-19 juga mengalami peningkatan diatas 80 persen.

Demikian dikatakan Plt Wali Kota Padang Hendri Septa sewaktu memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi rapat evaluasi pelaksanaan kongsi Covid-19 di Kota Padang yang diikuti Kecamatan Pauh, Padang Barat dan Padang Utara di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Selasa (10/11/2020).

Seperti diketahui, rapat evaluasi pelaksanaan kongsi Covid-19 tersebut diikuti seluruh kongsi Covid-19 se-kecamatan se-Kota Padang. Kegiatan ini diikuti kongsi Covid-19 yang dibagi 4 kecamatan per harinya. 

Total peserta sebanyak 208 kongsi Covid-19 dengan 2 kongsi percontohan per kelurahan berjumlah 323 peserta. Juga ikut mendampingi 11 camat dan 104 lurah se-Kota Padang.

Acara ini pun dipandu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasymi, Kepala DKK Feri Mulyani, Kepala BPBD Barlius, Kepala DLH Mairizon, Kabag Tata Pemerintahan Rachmadeny, Kabag Hukum Yopi Krislova serta Kabag Prokopim Amrizal Rengganis dan lainnya.

"Alhamdulillah, sudah dua hari yang lalu kita sudah berhasil menyembuhkan pasien Covid-19 di Kota Padang mencapai 83,5 persen," kata Hendri Septa bersyukur.

Menurut Plt Wako, sampai hari ini per Selasa (10/11/2020) sudah 85 persen kasus sembuh yang ada di Padang.

"Hal ini tentu menjadi prestasi yang perlu disampaikan kepada masyarakat, dan termasuk bahagian kinerja semua pihak salah satunya kongsi Covid-19," ungkapnya.

Lebih lanjut Hendri Septa mengimbau kepada warga Kota Padang yang mengalami gejala-gejala Covid-19 agar segera menjalani tes swab, tidak perlu takut.

"Jika positif, maka akan dirawat ataupun isolasi mandiri atau karantina. Kalau ada yang merasakan gelaja Covid-19 kita jangan takut, namun harus diperiksakan. Ini demi kita semua biar jelas dan virus ini dapat kita tekan secara maksimal. Perlu kita pahami, bahwa bagi warga yang terkena virus ini bukanlah aib yang perlu ditutup-tutupi, namun harus diobati.

Ia menambahkan lagi, meskipun Padang sudah zona orange, bisa saja nanti akan kembali menjadi zona merah. Dimana kemarin 74 orang positif, hari ini turun hanya 40 kasus Covid-19 positif tambahan.

"Walaupun sudah banyak sembuh, tetap diingatkan untuk tetap patuhi protokol kesehatan, karena pandemi belum selesai. Kalau sudah selesai dan ada pernyataan resmi dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Jokowi barulah sudahi protokol kesehatannya, kalau belum jangan," pungkasnya mengakhiri.

(David)

Raih Opini WTP di 2019 dan 5 Tahun Berturut-turut, Pemko Padang Diganjar Penghargaan dari Menteri Keuangan
Selasa, November 10, 2020

On Selasa, November 10, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Berkat predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang diperoleh tahun 2019 disertai capaian Opini WTP yang mampu diraih 5 (lima) tahun berturut turut, menyebabkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang kali ini diganjar penghargaan dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati.

Penghargaan tersebut diterima Plt Wali Kota Padang Hendri Septa dari Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat Heru Pudyo Nugroho di Ruang Kerja Wali Kota Padang, Selasa, 10 November 2020.

Plt Wako Hendri Septa usai menerima penghargaan menyampaikan, atas nama Pemko Padang tentu mengucapkan terima kasih banyak Kementerian Keuangan dalam hal ini melalui Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat yang telah memberikan penghargaan bergengsi kepada Pemko Padang.

"Penghargaan ini kita dapatkan berdasarkan hasil pantauan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat terkait keberhasilan Pemko Padang memperoleh Opini WTP lima tahun berturut-turut dan juga WTP atas LKPD 2019. Alhamdulillah pada kali ini kita diberikan apresiasi melalui pemberian penghargaan tidak saja berupa piagam namun juga plakat pada," ungkap Hendri.

Hendri pun juga menyatakan Pemko Padang senantiasa kptimis mewujudkan harapan Kementerian Keuangan dan Ditjen Perbendaharaan Sumbar untuk mempertahankan Opini WTP di tahun-tahun selanjutnya. 

"Kita diharapkan bisa mempertahankan Opini WTP ini dengan sebaik-baiknya. Tentu ini menjadi tantangan bagi kita di jajaran Pemko Padang untuk mempertahankan predikat baik ini agar jangan sampai berubah status ke depan," imbuhnya didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasymi dan Kabag Prokopim Amrizal Rengganis dikesempatan itu.

Selanjutnya Plt Wali Kota Padang tersebut juga memesankan kepada seluruh jajaran di masing-masing OPD di lingkup Pemko Padang untuk selalu bekerja sesuai aturan dan menjaga marwah Pemko Padang yang dinilai sangat baik sejauh ini. Ia pun mengucapkan apresiasi atas kinerja semua OPD di lingkup Pemko Padang yang tetap menyajikan LKPD sesuai aturan dan sebaik-baiknya. 

"Insya Allah, tiap tahun kita bertekad untuk mempertahankan Opini WTP ini," tukasnya bersemangat.

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sumbar  Heru Pudyo Nugroho juga mengatakan, capaian penghargaan ini tidaklah mudah untuk diraih sebuah pemerintah daerah. Sebagaimana diketahui predikat Opini WTP atas LKPD yang diperoleh Pemko Padang berdasarkan 4 hal. 

Ia memaparkan, pertama yaitu kepatuhan terhadap perundang-undangan yang ada, lalu kedua kecukupan pengungkapan laporan keuangan sehingga tidak ada transaksi yang disembunyikan. Kemudian yang ketiga memiliki kesesuaian dengan stansar akuntasi pemerintah dan keempat adanya sistem pengendalian internal yang efektif.

"Jadi empat hal inilah yang menjadi kunci. Kalau empat hal ini sudah dicapai berarti Opini WTP bisa diraih. Kita berharap prestasi yang diraih Pemko Padang ini bukan menjadi akhir, namun awal proses peningkatan secara berkelanjutan dari tata kelola keuangan di lingkup Pemko Padang,"sebut Heru didampingi Kepala KPPN Padang Tisari Yona Geumila dan lainnya.

(David)

Melalui Momentum Hari Pahlawan, Pemko Padang Bertekad Tuntaskan Penanganan Covid-19
Selasa, November 10, 2020

On Selasa, November 10, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Melalui momentum peringatan Hari Pahlawan di tahun 2020, Pemko Padang memaknainya dengan semangat mengusung tekad untuk berjuang tuntaskan penanganan Covid-19 di Kota Padang.

Hal itu disampaikan Plt Wali Kota Padang Hendri Septa sewaktu memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan tingkat Kota Padang tahun 2020 di Gedung Bagindo Aziz Chan, Selasa pagi, 10 November 2020.

Upacara tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Padang Syafrial Kani, unsur Forkopimda Padang serta sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang dan stakeholder terkait lainnya. Kegiatan ini juga diikuti sejumlah pihak dan seluruh ASN Pemko Padang secara virtual di instansi masing-masing.

Dalam sambutannya Plt Wako Hendri Septa membacakan amanat Menteri Sosial Juliari P Batubara. Sebagaimana diketahui secara nasional, setiap 10 November merupakan hari yang selalu dikenang sepanjang masa untuk menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan NKRI.

"Apa yang telah dilakukan para pahlawan terdahulu kiranya dapat menginsipirasi dan memotivasi kita semua saat ini untuk meneruskan perjuangan mereka. Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa. Seperti kemiskinan, berbagai bentuk bencana alam, bahaya narkoba, paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi Covid-19 yang saat ini melanda dunia termasuk bangsa Indonesia," ujar Hendri Septa.

Lebih lanjut Hendri berharap agar semangat kepahlawanan di tengah masyarakat khususnya generasi muda terus menyala. Sehingga menjadi motor penggerak dalam upaya mengisi kemerdekaan dan mewujudkan cita-cita pendiri bangsa.

"Yakinlah, apabila setiap anak bangsa Indonesia tertanam semangat dan nilai-nilai kepahlawanan tersebut, maka insya Allah kita akan dapat menyelesaikan berbagai masalah bangsa saat ini dan masa mendatang. Mari tunjukkan kontribusi kita kepada bangsa dan negara ini dengan menjadi pahlawan masa kini. Yaitu tentunya yang memiliki empati untuk menolong sesama, mengisi pembangunan dan mendukung setiap kemajuan," tukuknya.

Lebih lanjut Hendri mengajak seluruh masyarakat Kota Padang untuk saling bersama-sama menuntaskan penanganan Covid-19 yang masih mewabah. Hal itu dimulai dengan semangat dari dalam diri sendiri seperti melaksanakan tatanan hidup baru produktif, namun tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. 

"Di samping itu, mari kita juga saling bermohon kepada Allah Swt semoga wabah pandemi ini segera berakhir. Mari kita manfaatkan momentum Hari Pahlawan ini sebagai pelecut semangat untuk saling berjuang menyelesaikan permasalahan yang ada khususnya terhadap percepatan penanganan Covid-19 di kota yang kita cintai ini," pungkasnya menyemangati.

Dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2020 tingkat Kota Padang tersebut, Pemko Padang juga menyerahkan piagam penghargaan dari Wali Kota Padang kepada beberapa pihak penerima.

Diantaranya diterima Dandim 0312 Padang, Kapolresta Padang, Kajari Padang, Babinsa/Babhinkamtibmas se-Kota Padang. Penghargaan ini diserahkan sebagai wujud terima kasih atas kerjasama dalam penyelenggaraan pembagian dan pengawasan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat Kota Padang yang terdampak Covid-19. 

(David)

Terkait SE Wako, Pemko Padang dan AJP Sepakati Pemberlakuan Larangan Pesta Perkawinan Selama 2 Minggu
Selasa, November 10, 2020

On Selasa, November 10, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Padang, Senin, 9 November 2020, menggelar pertemuan bersama Asosiasi Jasa Pesta (AJP) Kota Padang guna membicarakan tindak lanjut Surat Edaran Walikota Padang tentang Larangan Pesta Perkawinan yang mulai diterapkan terhitung 9 November 2020.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Padang Hendri Septa beserta jajaran, terlihat duduk bersama berdiskusi dengan para perwakilan pelaku usaha jasa pesta perkawinan di Kota Padang tersebut di Ruang Abu Bakar Ja'ar, Balai Kota Padang. Kedua belah pihak pun saling membahas titik terang terkait surat edaran dimaksud. 

Seperti terlihat, diskusi dari kedua belah berjalan cukup alot. Dimana dari pihak AJP Kota Padang menyampaikan permohonan kepada pemko agar meninjau kembali surat edaran walikota yang telah dikeluarkan. 

Hal itu mengingat, kebijakan ini dapat berpengaruh terhadap pendapatan ekonomi bagi mereka. Sementara, pihak Pemko Padang dalam kesempatan itu menyampaikan Surat Edaran Wali Kota Padang nomor 870.743/BPBD-pdg/x/2020 tentang larangan pesta perkawinan dan batasan bagi pelaku usaha tersebut tetap diberlakukan hingga selama dua pekan ke depan.

"Alhamdulillah, hari ini kita berkumpul bersama keluarga besar AJP Kota Padang. Dimana kita menyepakati pemberlakuan larangan pesta pernikahan di Kota Padang selama 2 (dua) minggu ke depan mulai tanggal 9 sampai 22 November 2020. Insya Allah, setelah itu akan kita evaluasi, semoga tanggal 23 November 2020 nanti surat edaran ini bisa kita cabut," jelas Hendri didampingi sejumlah kepala OPD terkait di lingkup Pemko Padang pada kesempatan itu.

Hendri pun berharap penuh adanya kesepakatan dan kerjasama yang baik dari AJP Kota Padang terkait langkah dan upaya yang tengah dilakukan. Sebagaimana untuk ini Pemko Padang bersama AJP Kota Padang telah memiliki kata sepakat yang telah ditandangani dan dideklarasikan secara bersama-sama.

"Ada 9 poin yang dituangkan di dalam komitmen dan kesepakatan bersama yang kita deklarasikan hari ini. Insya Allah semoga kita bersama-sama membantu Pemko Padang dalam upaya menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Kota Padang. Khususnya pada pelaksanaan pesta perkawinan agar senantiasa menerapkan (protokol kesehatan-red). Kita juga berharap masyarakat Kota Padang juga ikut mendukung upaya ini demi menurunkan dan mengendalikan penyebaran Covid-19 di Padang ke depan," ujarnya.

Lebih lanjut diakui Hendri, sejatinya Pemko Padang sudah memikirkan semua hal yang terkait dalam upaya pengendalian Covid-19 di Kota Padang.

"Kami tentu memberikan apresiasi setinggi-tingginya dengan adanya kesabaran dari keluarga besar asosiasi jasa pesta di Kota Padang terkait hal ini. Insya Allah, kita akan memperbaiki sistem yang sudah kita bahas, yaitu bagaimana proses pelaksanaan pesta perkawinan di Kota Padang ke depan bisa berjalan secara baik dan sesuai protokol kesehatan," lanjutnya.

Menurut Plt Wako itu lagi, dengan memperbaiki sistem pelaksanaan pesta perkawinan ke depan diharapkan terdapatnya semacam aturan yang disepakati bersama nantinya. Sehingga aturan tersebut juga dipatuhi oleh semua warga Kota Padang. 

"Kita sangat yakin, dengan komitmen bersama baik dari para pelaku usaha dan seluruh warga Kota Padang dalam mengawal jalannya setiap pesta perkawinan di Kota Padang, maka insya Allah kasus penyebaran Covid-19 dapat kita tekan secara baik dari hari ke hari."

"Sekarang ini kita masih melihat masyarakat masih belum bisa membantu kami mengurangi penyebaran Covid-19 seperti masih banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan baik di tempat pesta pernikahan dan lainnya. Maka itu, semoga melalui kebijakan-kebijakan yang kita buat diharapkan dapat disikapi masyarakat secara baik. Semuanya demi kita juga dan untuk melindungi warga Kota Padang. Mudah-mudahan setelah dua minggu ke depan kita akan betul-betul melaksanakan konsep yang dibuat di setiap pesta pernikahan yang dilakukan," pungkas Plt Wako menegaskan.

(David/Ady)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *