Opini

PARLEMEN

Sports

Padang

Plt Wako Hendri Septa Apresiasi Arisan Kaum Rang Caniago Pulau Gurun Laweh
Senin, November 09, 2020

On Senin, November 09, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Plt Wali Kota Padang Hendri Septa menghadiri kegiatan Arisan Keluarga Kaum Rang Suku Chaniago Pulau, Kelurahan Gurun Laweh Nan XX, Kecamatan Lubuak Bagaluang, Minggu siang, 8 November 2020.

Kegiatan yang dilangsungkan di Musala Darul Khairiyah tersebut juga dihadiri para ninik mamak, bundo kanduang dan keluarga besar Kaum Rang Chaniago Pulau Gurun Laweh Nan XX.

Kehadiran putra daerah Nagari Nan XX itu pun sontak disambut antusias warga kaum suku Chaniago Pulau tersebut.

Mengawali penyampaiannya Plt Wako Hendri menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang tentu mengapresiasi dan menyambut baik adanya aktifitas perkumpulan masyarakat yang positif, seperti dilakukan keluarga kaum suku Chaniago Pulau Gurun Laweh tersebut.

"Atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah kota, kami menyambut baik adanya kegiatan arisan ini apalagi digelar setiap bulan. Semoga banyak manfaat dan hal positif kita dapatkan di samping terutama menjaga tali silaturrahim sesama kaum suku rang Chaniago Pulau," imbuh Hendri yang juga bersuku Chaniago tersebut.

Hendri juga menyebutkan, sebagaimana diketahui, merajut tali silaturrahim di dalam ajaran Islam sejatinya memiliki dua manfaat, yakni dapat melapangkan usia pun menambah rezeki.

"Kita tentu berharap, setiap kaum persukuan di Kota Padang saling bersatu padu melakukan aktifitas positif, salah satunya seperti melalui kegiatan silaturrahim seperti arisan bulanan ini," ujarnya.

"Apabila kita saling bersatu untuk kebaikan maka insya Allah kita akan menemukan kemudahan-kemudahan di dalam kesulitan. Mari kita senantiasa bersatu, jaga persatuan dan kesatuan serta terus melakukan aktifitas positif," tukuk Plt Wako Padang mengakhiri.

(David)

Takut Terpapar Covid-19, Isolasi Diri di Pulau Sirandah
Minggu, November 08, 2020

On Minggu, November 08, 2020

BENTENGSUMBAR.COM – Corona virus disease 19 (Covid-19) telah mewabah ke seluruh dunia. Di Kota Padang, puluhan orang rata-rata terkonfirmasi positif setiap harinya. Kewaspadaan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak terus diperketat.

Agar tak terpapar virus tersebut, pengelola Pulau Sirandah di Kota Padang bahkan menawarkan paket isolasi diri. 

Paket isolasi diri ditawarkan bagi keluarga yang juga ingin menikmati liburan di pulau.

“Bagi yang ingin isolasi ke pulau dan terjauh dari virus corona, kita ajak liburan ke Pulau Sirandah,” kata Manajemen Pengelola Pulau Sirandah, Winda Varesa, Sabtu, 7 November 2020.

Paket isolasi yang ditawarkan bagi keluarga cukup menarik. 

Selain menikmati suasana pulau, pengelola pulau ini juga menyiapkan sejumlah wahana. 

Seperti banana boat, water boom, snorkeling, dan lainnya.

“Satu keluarga tidak akan kita gabungkan dengan keluarga lain saat penjemputan,” ungkapnya.

Bagi keluarga yang ingin isolasi, pihak manajemen akan menjemput keluarga dengan kapal boat pesiar di Muaro.

Paket keluarga ditawarkan dengan harga relatif terjangkau, yakni Rp3 juta per lima orang (satu keluarga). 

Paket ini mencakup biaya menginap di satu cottage selama dua hari.

“Kalau di hotel tentu membosankan. Di Pulau Sirandah seluruh anggota keluarga dapat berolahraga seperti berenang, jogging track, berjemur, dan sebagainya,” jelas Winda.

Selain menyediakan wahana bermain untuk keluarga, Pulau Sirandah juga menyiapkan kebutuhan lainnya bagi tamu yang datang. 

Sebanyak 20 cottage dapat menampung 20 keluarga. 

Di sini juga terdapat minimarket, kafe, entertainment, depot minuman galon, dan lainnya.

“Kita juga menyiapkan paket mingguan dengan harga mulai dari Rp15 juta perkeluarga selama tujuh hari,” terangnya.

Jarak tempuh dari Muaro ke Pulau Sirandah dengan menggunakan kapal boat yakni 35 menit. 

Winda mengatakan, pihaknya tak menutup kemungkinan untuk bekerjasama dengan Pemko Padang dalam hal isolasi mandiri bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

(Charlie Ch. Legi)

Padang Rencanakan Bangun Rumah Sakit di Lubeg
Minggu, November 08, 2020

On Minggu, November 08, 2020

BENTENGSUMBAR.COM – Pandemi Covid-19 membuat pemerintah mesti menambah infrastruktur serta SDM. Begitu halnya Kota Padang yang akan menambah rumah sakit untuk melayani kesehatan masyarakat.

“Kita berencana membangun rumah sakit di kawasan Lubuk Begalung (Lubeg),” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani, Sabtu, 7 November 2020.

Rencana pembangunan itu tertuang di dalam Sistem Kesehatan Daerah (SKD) yang kini tengah disusun oleh Dinas Kesehatan Kota Padang. 

SKD ini diperkirakan rampung bulan ini dan akan dipresentasikan pada Desember depan.

“Semua itu tertampung di dalam SKD. Rencana pembangunan rumah sakit ini dalam lima tahun ke depan,” ujar Feri Mulyani.

Dipilihnya daerah Lubuk Begalung sebagai lokasi rumah sakit baru bukan tanpa alasan. 

Rumah sakit di Lubuk Begalung nantinya akan mengakomodir kebutuhan warga daerah lain yang akan berobat.

“Lubuk Begalung cukup dekat dengan daerah tetangga, seperti Solok serta Pesisir Selatan,” ujar Kadiskes.

Dibangunnya rumah sakit baru di Lubeg akan mengurai kunjungan pasien ke rumah sakit lain yang telah ada.

Apalagi saat ini rumah sakit pemerintah maupun swasta di Padang lebih banyak terpusat di daerah perkotaan.

(Charlie Ch. Legi)

Padang Zona Orange, Bukan Berarti Protokol Kesehatan Dilonggarkan
Minggu, November 08, 2020

On Minggu, November 08, 2020

BENTENGSUMBAR.COM – Kota Padang sudah keluar dari zona merah penyebaran Covid-19. Saat ini Padang berada di zona orange. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menyebut, meski sudah berada di zona orange bukan berarti protokol kesehatan (Prokes) dilonggarkan.

“Kita mesti tetap waspada dengan penyebaran Covid-19,” ujarnya, Sabtu, 7 November 2020.

Kadiskes tetap mengimbau warga Padang untuk tetap melaksanakan Prokes dengan baik. 

Seperti mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun.

“Berada di zona hijau pun kita nanti, semuanya harus tetap mematuhi Prokes, karena kita di masa pandemi,” sebutnya.

Kadiskes menyebut saat ini terjadi peningkatan angka kesembuhan. Angka kesembuhan hampir mencapai 90 persen.

“Kita berharap warga tetap disiplin agar tidak terjadi penambahan jumlah positif yang cukup signifikan,” harapnya.

(Charlie Ch. Legi)

Angka Kesembuhan Covid-19 Capai 83,7 Persen, Plt Wako Hendri Septa Ingatkan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
Minggu, November 08, 2020

On Minggu, November 08, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Plt Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, persentase pasien sembuh yang terpapar Covid-19 di Kota Padang kini telah mencapai angka 83,7 persen atau sebanyak 7.575 orang. 

"Alhamdulillah, per 7 November 2020 angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Padang 83,7 persen," ungkap Plt Wali Kota Padang saat dihubungi via telpon, Sabtu, 7 November 2020.

Hendri mengatakan, jumlah kasus positif Covid-19 sampai hari ini sebanyak 9.052 orang dengan rincian, sembuh sebanyak 7.575 orang (83,7 persen), 1.324 masih dalam perawatan dan 153 orang dinyatakan meninggal dunia.   

"Hari ini terjadi penambahan kasus sembuh 332 orang. Jadi total tersisa kasus positif Covid-19 di Kota Padang sebanyak 1.324 orang. Kita akan upayakan sampai zero kasus," kata orang nomor satu di Kota Padang itu dengan penuh semangat. 

Menurutnya, capaian ini berkat kerjasama dari semua pihak, antara lain TNI-Polri, tenaga kesehatan, rumah sakit rujukan, relawan dan tingkat kepatuhan masyarakat Kota Padang dalam menerapkan protokol kesehatan. 

"Meskipun persentase kesembuhan kita cukup tinggi, namun kepada warga Kota Padang saya mengimbau agar tetap patuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan," pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Fery Mulyani mengatakan, pada hari ini terjadi penambahan kasus positif baru Covid-19 di Kota Padang sebanyak 96 orang dan kasus meninggal sebanyak 7 orang, sehingga total jumlah kasus meninggal sebanyak 153 orang.

"6 kelurahan sudah bebas dari kasus Covid-19, yakni Bungus Timur, Air Manis, Bukit Gado-Gado, Lambung Bukit, Baringin dan Koto Pulai," sebutnya.

Ditambahkannya, untuk informasi kasus covid 19 di Kota Padang dan penyebaran kasus di setiap kelurahan dan kecamatan, bisa di akses di padang.go.id dan corona.padang.go.id. 

(Mul/Ulil)

DLH Padang Sayangkan Aksi Vandalisme
Kamis, November 05, 2020

On Kamis, November 05, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang sangat menyayangkan aksi vandalisme yang merusak fasilitas publik.

Pasalnya, aksi yang dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab tersebut merusak keindahan dan membuat lingkungan menjadi kotor.

“Ya, kita lihat sekitar 2 minggu lalu ada tulisan yang sangat tidak etis di halte Khatib Sulaiman. Dan kita sangat menyayangkan aksi coret-coret itu, karena merusak fasilitas publik,” kata Kepala DLH Padang Mairizon, Rabu, 4 November 2020.   

Menyikapi hal ini, pihak DLH berkoordinasi dengan Dishub untuk memberitahu adanya coretan-coretan yang tidak etis tersebut. 

Dan untuk perbaikannya dilakukan oleh Dinas PUPR.

Mairizon mengingatkan masyarakat bahwasanya, apapun yang dilakukan itu semuanya ada resiko, baik masyarakat yang melakukan, maupun bagi pemerintah daerah sendiri.

“Kita melakukan kerusakan pasti ada biaya yang harus dikeluarkan. Biayanya tentu bersumber dari masyarakat itu sendiri, melalui pajak yang dibayarkan kepada pemerintah daerah,” tuturnya.

Mairizon menyebut,  jika memang ada ketidakpuasaan maka janganlah melakukan kerusakan, tetapi lakukan sesuai dengan aturan. 

(Charlie)

Warga Diminta Disiplin Kelola Limbah B3 Medis
Kamis, November 05, 2020

On Kamis, November 05, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang meminta masyarakat agar disiplin dalam mengelola limbah infeksius medis (limbah B3). 

Tujuannya agar dampak yang ditimbulkan dari limbah yang dihasilkan oleh pandemi Covid-19 ini tidak melebar ke mana-mana.

“Jadi sebaik apapun penanganan medis tapi pada saat pengelolaan limbahnya tidak baik maka bisa mengakibatkan penyebaran virus korona akan tidak terkendali,” kata Kepala DLH Padang Mairizon, Rabu, 4 November 2020.

Untuk itu, Mairizon berharap kepada masyarakat agar disiplin dalam hal mengelola limbah medis miliknya. 

“Apabila selama ini masker yang dipakai oleh masyarakat dianggap bukan limbah medis, tapi dengan kondisi saat ini pandemi Covid-19, maka masker itu kita kategorikan sebagai limbah B3,” tutur Mairizon.

Oleh karena itu, maka penanganannya dilakukan sesuai prosedur pengelolaan limbah B3. 

“Jadi masker yang kita pakai itu janganlah dibuang di TPS tapi dikumpulkan dan nantinya akan kami lakukan pembakaran,” imbaunya. 

(Charlie)

Pelantikan Pejabat Pemko Padang Tunggu Izin Mendagri, Imral Fauzi Lulus Seleksi Terbuka Jabatan Kadis Pertanahan
Kamis, November 05, 2020

On Kamis, November 05, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pejabat yang lolos seleksi terbuka jabatan Kepala Dinas Pertanahan dan Kepala DP3AP2KB mesti bersabar menunggu untuk dilantik.  Pasalnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) belum memberi izin untuk itu.  

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Suardi Junir mengatakan berdasarkan surat terakhir Mendagri, pelantikan pejabat Pemko Padang haruslah menunggu pelantikan Gubernur Sumbar terpilih. Hal ini sesuai aturan bagi wali kota yang ikut maju pada pilkada 2020. 

"Surat terakhir Mendagri, pelantikan pejabat Pemko Padang baru bisa dilakukan setelah pelantikan Gubernur Sumbar terpilih, sebab pak Wali Kota juga ikut mencalonkan diri," ujarnya, kemaren. 

Kata dia, andai saja wali kota tidak ikut pemilihan gubernur, maka bisa saja dilakukan pelantikan. Terlebih saat ini Padang tidak termasuk kota yang melaksanakan pilkada.

"Karena (wali kota) ikut maka kita ikuti aturan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Dirjen Otda Mendagri," ujarnya.  

Sementara itu, BKPSDM Kota Padang telah mengumumkan tiga nama yang lulus seleksi terbuka jabatan untuk Kepala Dinas Pertanahan. Nama berdasarkan abjad yakni, Desmon Danus (kini Sekretaris Dinas PUPR Kota Padang), Imral Fauzi (Kabag Fasilitas Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Padang), serta Raju Minropa (Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Padang).  

"Nama ini sudah kita serahkan kepada KASN Padang," kata Suardi.  

Suardi mengatakan setelah keluar rekomendasi dari KASN, kepala daerah atau Wali Kota Padang akan memilih satu dari tiga nama yang lulus ini.

"Kepala daerah memilih satu di antara tiga nama ini, kemudian kita minta rekomendasi Gubernur Sumbar dan Mendagri," ujarnya.

(Charlie)

Terminal di Padang Rampung Desember
Kamis, November 05, 2020

On Kamis, November 05, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Terminal Tipe A yang berada di Anak Air, Padang, bakal segera rampung dan dioperasikan. 

Kepala Dinas Perhubungan Padang Dian Fakri mengatakan sesuai rencana awal, terminal tipe A Anak Air ini rampung pengerjaannya pada Desember 2020.

"Akhir Desember selesai, dalam perencanaannya pada Januari 2021 sudah bisa digunakan," kata Dian Fakri, kemaren.

Pengoperasian dan pengelolaan terminal tipe A ini dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat, Kementerian Perhubungan RI.

"Kalau terminal tipe A semua dari kementerian,  dan kita (Dinas Perhubungan) hanya mendukung," ujarnya.

Menurutnya, Dinas Perhubungan Padang nanti membantu mengarahkan semua kendaraan angkutan menyinggahi terminal tersebut. 

(Charlie)

BPBD Padang Gelar Pelatihan Jitu Pasna Pandemi Covid-19
Rabu, November 04, 2020

On Rabu, November 04, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan Pelatihan Jitu Pasna (Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana) Pandemi Covid-19. 

Kegiatan yang dilangsungkan di salah satu hotel di Padang selama dua hari, Rabu dan Kamis (4-5/2020) itu, diikuti sebanyak 35 orang peserta terdiri dari perwakilan OPD terkait di lingkup Pemko Padang. Selain itu juga para Kepala Saksi (Kasi) Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kecamatan se-Kota Padang dan personil BPBD Kota Padang.

Plt Wali Kota Padang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Endrizal sewaktu membuka kegiatan menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang sangat menyambut baik digelarnya kegiatan pelatihan Jitu Pasna pandemi Covid-19 tersebut.

"Semoga banyak manfaat dan tujuan dihasilkan melalui kegiatan ini. Terutama bagaimana membangkitkan semua sektor yang sempat terganggu akibat pandemi Covid-19," harapnya.

Barlius memaparkan, pandemi Covid-19 yang mulai mewabah sejak awal 2020 memang telah memukul berbagai sektor perekonomian dan sosial di beberapa negara di dunia termasuk Indonesia. Dimana sektor pariwisata dan manufaktur merupakan sektor-sektor bisnis yang paling terdampak. 

Akibatnya, timbul berbagai permasalahan sosial mulai dari pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk sementara waktu, hingga sampai meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak selama pandemi.

"Tak hanya dari segi kesehatan, wabah Covid-19 juga berdampak peda sektor lainnya seperti sektor sosial dan ekonomi. Seperti adanya pernyataan dipaparkan dalam salah satu video yang diunggah di kanal youtube oleh Nas Das Official yang berjudul "Be Careful of The Next 2 Years". Yaitu pernyataan yang mengungkapkan Covid-19 tak hilang di muka bumi dalam waktu 2 tahun. Dan kita harus siaga dan dapat mengambil sikap dalam menanggulanginya," ujar Endrizal dalam kegiatan yang tetap mengacu protokol Covid-19 itu.

Endrizal juga menyebut, sejatinya dalam penanganan bencana wabah Covid-19 serta dampaknya di Kota Padang, Pemko Padang sudah membuat beberapa regulasi. 

Semua sektor diperhatikan, di samping melakukan penanganan terhadap Covid-19 kepentingan dan keberlanjutan kehidupan masyarakay jauh lebih diperhatikan. 

"Jadi, sejalan dengan alur komponen Jitu Pasna, ada beberapa komponen yang harus dikaji dengan mendalam dan komprehensif. Yakni kerugian, kehilangan akses, gangguan fungsi dan peningkatan risiko untuk menghasilkan kajian dampak bencana. Baik di bidang ekonomi dan fisikal, sosial budaya dan politik serta pembangunan manusia dan kualitas lingkungan."

"Selanjutnya akan dilakukan pengkajian kebutuhan pemulihan meliputi penyediaan bantuan, pemulihan proses/fungsi dan pengurangan risiko yang akan menghasilkan penyusunan rencana aksi rehabilitasi rekonstruksi pasca bencana," papar mantan Kadis Perdagangan tersebut.

Sementara itu Kepala BPBD Kota Padang Barlius menyebutkan, pada 2020 ini kegiatan Jitu Pasna difokuskan pada pelatihan pengkajian kebutuhan pasca bencana non alam yakni pandemi Covid-19. 

Sasaran utamanya adalah bagaimana normalisasi berjalan secara wajar di berbagai aspek pemerintahan dan kehidupan masyarakat seperti pada kondisi sebelum terjadinya bencana. 

"Selain itu juga terkait dalam upaya menumbuh kembangkan kegiatan ekonomi, sosial dan budaya serta tegaknya hukum dan ketertiban. Begitu juga membangkitkan peran serta masyarakat dan seluruh elemen dalam segala aspek kehidupan. Kita tentu berharap para peserta yang mengikuti pelatihan Jitu Pasna ini mengikuti kegiatan dengan baik dan mengimplementasikan ilmu dan materi dari para narasumber," tukasnya didampingi Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Syaiful Bahri.

(David)

Gelar Latihan Kesamaptaan, Sat Pol PP Padang Tingkatkan Profesionalitas Kinerja
Selasa, November 03, 2020

On Selasa, November 03, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam rangka meningkatkan kompetensi pembinaan fisik, mental, etika dan disipilin dalam bertugas, ratusan personil Satuan Polisi Pamung Praja (Satpol-PP) Kota Padang mengikuti pelatihan kesamaptaan. 

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Plt Wali Kota Padang Hendri Septa di Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti, Selasa, 3 November 2020. 

Plt Wako Hendri Sept mengatakan, pelatihan kesamaptaan ini sangat tepat dilakukan karena bertujuan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) personil Satpol PP Kota Padang. Sehingga sikap dan perilaku Satpol PP dapat menjadi contoh bagi masyarakat. 

"Dan yang lebih penting melalui pelatihan ini adalah sebagai ajang penentuan evaluasi bagi masing-masing personil. Apakah layak atau tidak layak kedepannya bertugas sebagai pasukan penegak Perda di Kota Padang. Bagi personil  yang statusnya kontrak apakah bisa diperpanjang untuk tahun berikutnya atau tidak," ujarnya.

Hendri menambahkan, sebagaimana diketahui, Kota Padang termasuk salah satu kota yang luas dan kompleks, baik dari segi jumlah penduduk maupun secara sosial kultural. Pun saat sekarang tugas Sat Pol PP memiliki yang jauh lebih berat, disamping menunaikan tugas pokok dan fungsi ditambah lagi dengan penanganan Covid-19. 

"Sebagai garda terdepan dalam melayani dan menjaga ketertiban di Kota Padang. Personil Satpol-PP Kota Padang harus memiliki fisik dan mental yang kuat. Oleh karena itu, pelatihan ini penting bagi kita para anggota Satpol PP untuk dapat bekerja profesional dan lebih baik lagi ke depan," imbuh Plt Wako menambahkan.

Orang nomor satu di Kota Padang itu lebih lanjut menekankan agar para personil Satpol PP dapat mengikuti pelatihan kesamaptaan secara serius. 

"Banyak hal positif akan didapatkan baik memperoleh wawasan, penguatan fisik, mental dan dapat menjadi leadership di Satpol-PP," tekannya menyemangati.

Sementara itu di saat yang sama Kepala Satpol PP Kota Padang Alfiadi juga mengatakan, pelatihan ini diikuti oleh seluruh personil Satpol-PP kota Padang yang dimulai dari hari ini, 3 sampai dengan 8 November 2020. 

"Pelatihan digelar selama seminggu dengan dibagi dalam dua gelombang. Yakni, gelombang pertama selama 3 hari pelaksanaan dan gelombang ke dua tiga hari," ungkapnya. 

Ia sangat berharap melalui pelatihan ini terbentuklah karakter anggotanya yang lebih disiplin, bermental tangguh dan memiliki SDM yang bagus tentunya," harap Alfiadi bersemangat.

Laporan: Mulyadi

VTM Diperkirakan Tercukupi Hingga Akhir Tahun
Minggu, November 01, 2020

On Minggu, November 01, 2020

BENTENGSUMBAR.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid menyebut bahwa alat Viral Transport Medium (VTM) diperkirakan dapat tercukupi hingga akhir tahun ini. 

Alat VTM sebagai media untuk menyimpan spesimen pasien berupa lendir hidung dan tenggorokan yang akan diuji swab di laboratorium itu kini masih terus digunakan.

“Iya, kita perkirakan dapat tercukupi hingga akhir tahun,” jelas Kadiskes, Minggu, 1 November 2020.

Dikatakan Kadiskes, Pemerintah Kota Padang mendapat bantuan alat VTM. Alat ini digunakan untuk mengetahui kasus positif Covid-19 di Kota Padang.

Apalagi, saat ini peningkatan jumlah kasus virus tersebut masih terbilang tinggi.

“Alhamdulillah kita juga mendapat bantuan VTM,” terangnya.

Pemko Padang mendapat bantuan sebanyak 5000 VTM dari Laboratorium Kedokteran Universitas Andalas. 

Selain itu, sebanyak 5000 VTM juga didapat dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.

“Ada sekitar 10.000 VTM dan diperkirakan dapat mencukupi hingga akhir tahun ini,” sebut Feri Mulyani Hamid.

Kadiskes berharap seluruh warga Padang untuk dapat disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Seperti mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak. 

Kedisiplinan warga akan dapat membantu memutus penyebaran virus corona serta meminimalisir penggunaan alat VTM, karena berkurangnya warga yang terpapar Covid-19.

“Tetap mengenakan masker, dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” ajaknya.

Seperti diketahui, VTM adalah alat untuk menyimpan spesimen atau sampel dahak hasil tes swab seseorang sebelum diperiksa di laboratorium dengan metode polymerase chain reaction (PCR). 

VTM merupakan alat penting dalam tahapan pemeriksaan virus corona. Ketiadaan VTM akan membuat pemeriksaan swab menjadi terkendala.

(Charlie Ch. Legi)

Bukit Nobita Bakal Jadi Ikon Baru Pariwisata
Sabtu, Oktober 31, 2020

On Sabtu, Oktober 31, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Kota Padang kaya akan potensi pariwisata. Seiring berjalannya waktu, potensi wisata yang ada itu satu per satu mulai tergali dan menjadi daya tarik bagi wisatawan. 

Salah satunya potensi wisata Bukit Nobita yang terletak di kawasan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang. 

Kini objek wisata yang menawarkan keindahan alam ini ramai dikunjungi wisatawan.

"Bukit Nobita menawarkan keindahan alam yang sangat luar biasa. Dari atas Bukit Nobita kita bisa melihat pemandangan alam yang sangat indah," kata Plt Wali Kota Padang Hendri Septa, Jumat, 30 Oktober 2020.

Terlebih di atas Bukit Nobita sudah dibangun sejumlah fasilitas seperti replika kapal besar dan juga kolam renang. 

Replika kapal besar ini bisa menjadi ikon dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke sini.

Plt Wali Kota juga mengapresiasi keberanian masyarakat Kampung Jua dalam menggarap dan mengembangkan potensi wisata Bukit Nobita ini.

"Kota Padang punya wisata alam yang sangat banyak, namun belum semuanya tergarap. Kita bersyukur dengan keberanian warga disini, wisata alam Bukit Nobita menjelma menjadi salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan," tutur Hendri Septa.

Hendri Septa optimis dengan pembenahan-pembenahan yang akan dilakukan di kawasan ini, objek wisata Bukit Nobita akan menjadi ikon wisata baru di Kota padang.

Untuk itu, Pemko Padang melalui dinas terkait akan membenahi infrastruktur seperti jalan, karena akses jalan menuju Bukit Nobita masih jalan setapak. 

"Mudah-mudahan akses jalannya bisa segera diperbaiki sehingga akan memberi kenyamanan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Bukit Nobita," tutur Hendri Septa.

Sekali lagi, kata Hendri Septa, Pemko Padang akan mendukung penuh pengembangan objek wisata Bukit Nobita ini, sehingga Kota Padang bisa menjadi tempat tujuan bagi wisatawan tidak saja dari dalam Kota Padang tapi juga dari luar Kota Padang. 

(Charlie)

Tak Isi DRH, CPNS Dianggap Mengundurkan Diri
Sabtu, Oktober 31, 2020

On Sabtu, Oktober 31, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Suardi mengatakan peserta yang dinyatakan lulus dalam seleksi CPNS di lingkungan Pemko Padang tahun 2019, agar mengisi daftar riwayat hidup (DRH). 

Selain itu, kata Suardi, menyampaikan kelengkapan dokumen secara elektronik melalui akun masing-masing peserta pada alamat https://sscn.bkn.go.id.

"Pengisian DRH ini dimulai dari tanggal 6 November hingga 15 November 2020," kata Suardi, Jumat, 30 Oktober 2020.

Bagi pelamar yang tidak melakukan pengisian DRH serta penyampaian berkas usul pengangkatan CPNS sampai tanggal yang telah ditetapkan, tanpa pemberitahuan kepada tim CPNS Pemko Padang, maka dianggap mengundurkan diri sebagai CPNS Pemko Padang tahun 2019.

"Dan bila di kemudian hari diketahui terdapat keterangan pelamar yang tidak sesuai atau tidak benar dan menyalahi ketentuan, maka Tim Pengadaan CPNS Pemko Padang tahun 2019 dapat menggugurkan kelulusan yang bersangkutan,” jelas Suardi. 

Suardi melanjutkan, bagi peserta yang terkendala dalam pengisian DRH bisa mendatangi Bidang Pengadaan dan Informasi ASN BKPSDM Kota Padang, dengan membawa dokumen asli.

Sebelumnya, sebanyak 356 pelamar CPNS tahun 2019 di lingkungan Pemko Padang dinyatakan lulus dalam seleksi CPNS tahun 2019.

Pengumuman kelulusan itu diumumkan pada Jumat, 30 Oktober 2020 di website bkd.padang.go.id.

Dari 374 formasi yang dibuka, sebanyak 356 orang dinyatakan lulus dan 18 formasi tidak terisi. 

(Charlie)

Masa Sanggah CPNS Pemko Padang Tiga Hari Setelah Pengumuman, 18 Formasi Tak Terisi
Sabtu, Oktober 31, 2020

On Sabtu, Oktober 31, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Bagi peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemko Padang tidak lulus seleksi masih bisa melakukan sanggah.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi ASN Kota Padang Romy Elpa Segas mengatakan peserta bisa menyampaikan sanggahan apa saja melalui website ditentukan.

"Bagi peserta yang tidak lulus seleksi bisa melakukan sanggah di website sscn.bkn.go.id," kata Romy Elpa Segas, Jumat, 30 Oktober 2020.

Menurutnya, masa sanggah ini dilakukan paling lama tiga hari setelah pengumuman hasil seleksi resmi dikeluarkan.

"Yang bersangkutan bisa menyampaikan apa saja yang ingin disanggahnya melalui sistem terhitung 3 hari setelah pengumuman," ujarnya.

Kata dia, masa jawab sanggah sampai tanggal 4 November atau tergantung hasil sanggahnya.

"Dengan sanggah masih ada kemungkinan untuk lulus, namun tergantung hasil sanggahannya juga," pungkasnya. 

18 Formasi Tak Terisi

Sebanyak 18 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemko Padang yang dibuka tahun 2019 tidak terisi.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi ASN Kota Padang Romy Elpa Segas mengatakan 18 formasi ini tidak terisi alias kosong karena peserta tidak lulus seleksi.

"Kosong ini tidak ada yg memenuhi syarat pendaftaran yang ditentukan Pemko Padang," kata Romy Elpa Segas.

Dari 374 formasi yang dibuka Pemko Padang, peserta yang diterima 356, kosong 18 formasi.

Kata dia, 18 formasi kosong ini diantaranya satuan polisi pamong praja 9 formasi, asisten apoteker 1 formasi. Kemudian, pengawas lalu lintas angkutan darat 5 formasi, guru prakarya 2 formasi dan pengantar kerja 18 formasi.

Romy Elpa Segas mengatakan terdapat 51 formasi yang bisa diisi dengan memindahkan dari formasi lainnya.

"Bisa diisi dari kualifikasi sama, misal guru penjaskes SD 1 Lubuk Buaya mengisi di SD 1 Balai Gadang," ujarnya.

Menurutnya, 51 formasi ini diantaranya, operator sistem informasi 1 orang, guru kelas 41 orang, guru agama Islam 2 orang.

Lalu arsiparis terampil 5 orang, pengawas angkutan dan terminal 1 orang, analis taman 1 orang. 

(Charlie)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *