Lifestyle

PADANG

SUMBAR

Antisipasi Penyebaran Covid 19, Tim 7 Payakumbuh Bubarkan Aktifitas Keramaian
Senin, April 06, 2020

On Senin, April 06, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), Tim Gabungan TNI-Polri dan Satpol PP Payakumbuh (Tim 7) melaksanakan patroli pada Sabtu, 4 April 2020  malam, dan berhasil membubarkan sebanyak 51 titik tempat warga berkumpul-kumpul.

Dimulai dari apel bersama Tim 7 yang di bagi menjadi 3 Tim, Tim 1 melaksanakan patroli ke Kecamatan Payakumbuh Barat dan Selatan, Tim 2 ke Payakumbuh Utara dan Latina, sedangkan Tim 3 ke Payakumbuh Timur.

Tim 1 yang di Ketuai Kasatpol PP Devitra didampingi Kasi Penyidik PPNS, Anggota Satpol PP dan dari TNI-Polri dengan daerah penertiban sebanyak 18 titik. Seperti Warung Kopi, Kedai Domino, dan tempat kerumunan.

Sementara Tim 2 Diketuai Sekretaris Satpol- PP Erizon didampingi Kabid Penegak Perda Syafrizal, Anggota Satpol PP, serta unsur TNI-Polri dengan daerah penertiban 13 titik diantaranya Warung Kopi, Lapau Koa dan Domino, Kolam Pancing Ikan, serta kafe dan warung makan.

Sedangkan Tim 3 diketuai Kabid Tibum Joni Parlin Bersama anggota SatPol PP dan didampingi dari TNI-Polri, 20 titik diamankan dari aktifitas keramaian dan kumpul-kumpul warga.

Kasatpol PP Devitra mengatakan dalam menegakkan aturan di masa tanggap darurat Covid-19 ini, petugas terlebih dahulu mererapakan pola rasa kekeluargaan, dimana saat pembubaran kerumunan warga yang ada di warung dan tempat keramaian lainnya, masyarakat menerima dengan senang hati dan membubarkan diri dari aktifitas mereka.

"Alhamdulilah warga yang ada di warung membubarkan diri dengan kesadaran diri, apalagi mereka sudah tau akan dampak Virus Covid-19, ini sesuai dengan Maklumat Kapolri dan himbauan Walikota Payakumbuh," kata Devitra.

Devitra juga menghimbau kepada orang tua agar lebih memperhatikan dan tegas kepada anak-anak mereka agar tidak dibiarkan berkeliaran di luar rumah, siang atau malam hari selama masa tanggap darurat Covid-19 diberlakukan.

"Kita berharap warga lebih kooperatif lagi bersama pemerintah dalam menghadapi Covid-19, semoga wabah ini cepat berlalu dan kita semua dilindungi Allah SWT dari bahaya," harap Devitra. 

(Hermiko)

Launching Layanan Jemput Sampah ODP Covid-19, Erwin Yunaz: Jangan Sembrono, Perhatikan SOP!
Minggu, April 05, 2020

On Minggu, April 05, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Wali Kota Erwin Yunaz melaunching pelayanan sampah orang dalam pengawasan (ODP) Covid-19 di Posko Tanggap Darurat Covid-19 Pusat Kota Payakumbuh, Jumat, 3 April 2020.

Turut mendampingi Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten II Elzadaswarman, Asisten III Amriul Dt. Karayiang, Wakapolres Ari Nugroho, Danramil 01/Pyk Kapten Joni Forta, Kalaksa BPBD Yufnani Away, Kadis Kesehatan Bakhrizal, Kadis LH Dafrul Pasi, dan unsur lainnya.

Pelayanan ini dilauching berdasarkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 2 Tahun 2020 dan tindak lanjut Edaran Gubernur Sumbar Tahun 2020 tentang pengolahan limbah infeksius dan sampah rumah tangga dari ODP Covid-19.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh Dafrul Pasi memaparkan dinas sudah menunjuk petugas dan 6 becak motor yang sudah dimodifikasi untuk melayani sampah ODP di Payakumbuh, tersebar di 5 kecamatan.

"Sampah infeksius dari ODP seperti contohnya tisu atau serbet yang mereka pakai tidak boleh dicampur dengan limbah orang lain, dan penjemputan sampah ini dilakukan tenaga khusus yang dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) penanganan standar limbah infeksius," terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Bakhrizal memaparkan petugas penjemput sampah harus mandi terlabih dahulu sebelum bertugas ke lapangan, agar tidak ada virus ataupun zat infeksius lainnya terbawa saat memakai APD, dan APD harus dipakai dari rumah, bukan di lokasi pengambilan sampah ODP.

"Jangan ragu mengambil sampah rumah tangga dan limbah ODP karena tubuh kita sudah dilapisi dengan APD, kalau sarung tangan robek maka segera diganti, harus hati-hati, sesaampai di rumah, petugas harus segera membuka pakaian pelindung di halaman rumah. Untuk yang pertamakali bertugas nanti akan kami bantu didampingi oleh petugas puskesmas," ujar Bakhrizal.

Wakil Wali Kota Erwin Yunaz menyebut level pengawasan kepada Covid-19 harus sampai selesai, termasuk sampah dari orang dalam pengawasan sekalipun, sampai saat ini Payakumbuh menjadi yang terdepan dalam penanganan Covid-19.

"Semangat ini lah yang akan kita pegang teguh bagaimana meyakinkan masyarakat kalau yang kita hadapi ini serius dan bukan main-main, mungkin sebagian warga menganggap sepele masalah Covid-19, namun sejatinya kalau tidak kita tindak lanjuti maka akan menjadi bencana," kata Erwin Yunaz.

Erwin juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan, dirinya juga memberi apresaisi kepada petugas yang bertugas.

"Jangan sembrono dan harus memperhatikan SOP nya, petugas kita ini mendapat jaminan khusus dari Pemko karena mereka bekerja penuh resiko, semoga wabah ini cepat berlalu, jangan mada karena masalah covid-19 ini masalah serius," pesan Wawako Erwin.

(HM/rel)

Covid-19 di Payakumbuh Masih Zero, Gubernur Irwan: Jangan Sampai Lengah
Jumat, April 03, 2020

On Jumat, April 03, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyerahkan bantuan 100 set Alat Pelindung Diri (APD), 200 liter disinfektan, dan 10.000 butir telur dari Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) dan Asosiasi Obat Hewan Indonesia (Asohi) Daerah Sumbar untuk Kota Payakumbuh. 

Bantuan itu diterima langsung oleh Wali Kota Riza Falepi dan Wakil Wali Kota Erwin Yunaz di Aula Peternakan, Jumat, 3 April 2020.

Kedatangan Gubernur Irwan Prayitno ke Payakumbuh juga untuk mengecek lokasi tempat karantina atau tempat isolasi bagi ODP Covid-19 seperti di Gedung Peternakan dan BLK di Payakumbuh yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumbar.

Irwan menyebut Pemprov Sumbar sudah menjalankan strategi pengendalian wabah Covid-19, dimana dari luar provinsi telah melakukan pengetatan di 9 perbatasan wilayah darat. 

Di dalam provinsi pun sudah keluar larangan kegiatan keramaian atau pembatasan aktifitas warga di luar rumah, dan ini juga sudah dilaksanakan oleh setiap pemko/pemkab secara keseluruhan.

Bahkan, Gubernur dua Periode itu menyebut untuk pasien yang positif Covid-19 dari hulu dan hilir dikendalikan, orang yang tidak ada gejala di cek, Orang Dalam Pengawasan (ODP) positif pun disiapkan tempat karantina bagi mereka.

"Untuk karantina Covid-19 ringan disediakan lokasi karantinanya, kalau Covid-19 sedang disediakan di rumah sakit daerah, kalau kasus Covid-19 berat, penanganannya ada di RSUP M. Djamil Padang dan RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi," kata Irwan Prayitno.

Diterangkannya, saat ini di Sumbar ada 9 lokasi karantina, terdiri dari 6 untuk ODP dan 3 untuk Covid-19 ringan. Sementara untuk karantina mandiri kota/kabupaten ada 8 yang mengusulkan dan akan ada lagi tambahannya nanti.

"Rumah sakit di Sumatera Barat dapat menampung 600 pasien positif Covid-19 berat, estimasi kita puncak kasus berada di bulan Juni, sekarang yang positif di Sumbar baru belasan," ujarnya.

Untuk penanganan Covid-19, Pemprov telah menyiapkan anggaran sebesar 300 Miliar untuk tahap awal, untuk dari pengamat sosial tahap awal 150 Miliar, akan kita tambahkan lagi agar SKPD mengondisikan anggaran bagi penanganan Covid-19.

"Yang dikarantina, untuk perawat dan dokter digratiskan bagi pasien karena ditanggung pemerintah, mereka hanya tinggal membawa bajunya saja," ujarnya.

Kendati di Payakumbuh saat ini masih belum ditemukan adanya angka kasus Positif Covid-19, Gubernur mewanti-wanti agar jangan melonggarkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus berbahaya ini.

"Zero positif Covid-19 bukan berarti tidak ada virusnya, karena dari hasil pemeriksaan laboratoriumlah bisa kita tahu apakah seseorang terbebas dari Covid-19 atau tidak," katanya.

"Orang-orang yang kita jumpai saat ini bisa jadi positif, atau bahkan membawa virus tersebut, sedangkan kita tidak tahu simptom atau gejalanya yang mungkin timbul, misalnya dia tidak sakit dan tidak demam, namun bisa menularkan, jadi kita tetap harus waspada dan jangan sampai lengah," kata Gubernur.

Dengan nada yang sama, Wali Kota Riza Falepi selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 mengajak seluruh anggota timnya bekerja lebih keras lagi guna menjaga jangan sampai penyebaran Covid-19 masuk ke Payakumbuh. Wali Kota juga menegaskan agar peningkatan kewaspadaan dilakukan di Payakumbuh selama 14 hari kedepan, terkhusus kepada warga yang baru saja datang dari luar daerah, mereka harus mematuhi protokol berdiam diri di rumah dan melakukan karantina secara mandiri.

"Seluruh pihak harus bekerja keras menjaga sosial distancing dan physical distancing, terkhusus kepada warga kami, mohon agar himbauan dan instruksi dari pemerintah dipatuhi, ini demi keselamatan kita bersama," kata Riza Falepi. 

(HM/rel)

Program Bintang Lima Camat Payakumbuh Utara, Bakal Bantu Sembako Warga Miskin Selama Dampak Covid-19
Jumat, April 03, 2020

On Jumat, April 03, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Wabah Novel Coronavirus (Covid-19) tak hanya mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan, akibat pembatasan aktifitas warga, beberapa keluarga mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan mereka.

Menghadapi dampak sosial kemasyarakatan ini, Camat Payakumbuh Utara Desfitawarni bersama DPC LPM Payakumbuh Utara menggerakkan program donasi unggulan yang bernama Bintang Lima, dimana program ini menyentuh ke seluruh kelurahan se kecamatan setempat.

"Saat ini dari data yang telah kita rangkum, ada sebanyak 53 KK yang butuh bantuan sembako, kita sedang menggalang donasinya, insyaallah hari senin besok akan dibagikan," kata Desfitawarni kepada media, Jumat, 3 April 2020.

Adapun bantuan yang diberikan oleh camat dan lurah bagi warga miskinnya tersebut adalah paket senilai Rp. 200.000 berisi bahan pokok seperti beras, minyak, dan telur.

Camat Desfitawarni menyebut penggalangan bantuan ini sifatnya swadaya, artinya segala bentuk bantuan baik berupa uang ataupun kebutuhan pokok dapat diserahkan oleh warga yang berkecukupan maupun oleh perantau ke posko kecamatan dan kelurahan.

"Saat ini, kebersamaan adalah kunci penting dalam menghadapi wabah Covid-19 ini, disaat pemerintah memiliki keterbatasan, disanalah peran masyarakat menunjukkan kepedulian sosialnya," pungkas camat yang akrab disapa Defi itu. 

(HM/rel)

Pemko Payakumbuh Siapkan Anggaran dan Logistik Selama Pandemi Covid-19
Kamis, April 02, 2020

On Kamis, April 02, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam mengahadapi pandemi Virus Corona (Covid-19) Pemerintah Kota Payakumbuh telah melakukan refokusing dan relokasi anggaran di kegiatan SKPD yang tidak mungkin dilaksanakan akibat dampak Covid-19 ini.

"Artinya, beberapa kegiatan ditunda dan diarahkan ke penanganan Covid-19," kata Sekretaris Daerah Rida Ananda saat diwawancara di Balai Kota, Kamis, 2 April 2020.

Sekda Rida juga menyebut untuk kepala OPD, perjalanan dinasnya dipotong. Saat ini Pemko ke DPRD menyampaikan hasil penjabaran dalam bentuk Perwako. Mekanismenya di perubahan anggaran akan dilaporkan.

"Jumlahnya mungkin bisajadi lebih dari 7,5 Miliar, karena wabah Covid-19 ini ada dampak sosial masyarakatnya, apalagi kepada masyarakat miskin," kata Sekda.

Sekda menyebut bulan ini akan diberikan beras kepada masyarakat miskin yang diluar jatah sembako dari PKH, itu ada sekitar 15% dari 44.000 orang.

"Ada 6000an warga yang mendapat bantuan beras, kita sudah mengetahui bagaimana warga kita pendapatan berjualannya berkurang akibat Covid-19, maka perkiraan kita diberikan 9kg perorang untuk kehidupannya selama sebulan," kata Sekda.

Ditambahkannya sekarang stok beras sebanyak 100 Ton berada di bulog, dan ada 23 Ton cadangan pangan Kota Payakumbuh selama beberapa bulan.

"Saat ini kebutuhan warga kita sedang dihitung oleh dinas sosial, kita hanya memberikan kepada warga miskin yang kita sebutkan diatas, ada sebanyak 6000an lah," kata Sekda.

Selain menyiapkan beras dan cadangan pangan, Pemko juga menyiapkan penggalangan sumbangan makanan siap saji bagi siapapun yang bertugas menangani Covid-19 di Payakumbuh.

"Nanti akan ada edaran wali kota untuk penggalangan sumbangan dari ASN, warga, perantau, dan donatur lainnya, bahkan gaji sekda juga kita sisihkan untuk penanganan Covid-19, sumbangan ini tidak mengikat dan sifatnya sukarela, selama ini sudah ada bantuan ke Posko Covid-19 dari warga dan donatur, kita sangat apresiasi sekali," kata Sekda Rida Ananda. 

(HM/rel)

Wako Payakumbuh Rapat Video Coference dengan Gubernur Sumbar Terkait Penanganan Cepat Covid-19
Kamis, April 02, 2020

On Kamis, April 02, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Walikota Riza Falepi bersama Forkopimda, Sekda, Asisten dan beberapa  Kepala OPD  Menggelar Rapat Vicon dengan Gubernur Sumbar, terkait penanganan cepat dan deteksi dini terhadap ODP (Orang Dalam Pantuan), terhadap Penyebaran Covid 19 di Daerah masing-masing di Lt.2  Aula Randang Kantor Walikota Payakumbuh Ex.Lapangan Poliko, Kamis, 2 April 2020.

Dalam rapat vicon yang sedang berlansung  tersebut, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, menginstruksikan kepada Bupati/Walikota, tadinya yg diperiksa hanya Pasien Dalam Pantauan (PDP), sampelnya dikirim ke Padang tapi sekarang sudah boleh ODP diperiksa juga.

"Mohon kepada pihak dinkes dan aparat serta petugas kesehatan di puskesmas dan RSUD, untuk menyiapkan segala sesuatu agar ODP juga diperiksa, sehingga pendatang dari luar  tidak perlu 14 hari diisolasi kalau lebih cepat ketahuan negatifnya, cukup isolasi sampai ketahuan saja statusnya," jelas gubernur.

Selanjutnya gubernur juga menyampaikan kepala Bupati/Walikota agar lebih proaktif untuk mendeteksi dini mereka (warga) yang telah berstatus ODP tersebut, karena mereka sangat berpeluang untuk menyebarkan Virus Corona (Covid 19) ini ke mana-mana. 

Untuk itu, gubernur menginstruksikan agar ODP tersebut segera di evakuasi ke RSUD di daerah masing-masing.

Untuk mengetahui tentang update terbaru tentang penanganan Covid 19 ini, Provinsi Sumatra Barat telah membuka website:https://corona.sumbarprov.go.id/web. disitu dapat diketahui semua tentang perkembangan Covid 19  di Sumatra Barat. pungkas gubernur.

(HM/rel)

Kembali, Warga Bantu Petugas Posko Covid-19 yang Bertugas Malam dengan Camilan
Kamis, April 02, 2020

On Kamis, April 02, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Menjadi garda terdepan, petugas Posko Tanggap Darurat Covid-19 di Pusat Kota Payakumbuh yang terdiri dari Polri, TNI, Petugas Kesehatan, BPBD, dan Satpol PP serta relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB) kembali mendapatkan bantuan moril dari masyarakat Payakumbuh.

Petugas tersebut 24 jam bekerja demi menjaga warga Payakumbuh dari infeksi Virus Corona yang setiap waktu mengancam, tentu mereka harus selalu siaga dan berada dalam kondisi prima.

Malam itu, Rabu,  1 April 2020 ada warga namanya ibu Suci datang bersama keluarga ke Posko Covid-19 dengan membawa bingkisan plastik berisi camilan dan kopi bagi petugas, kedatangan warga tersebut disambut hangat oleh Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh yang saat itu berada di Posko bersama Kabid Penegak Perda Syafrizal serta petugas lain dari Polres Kota, BPBD, Puskesmas, dan Koramil 01/Pyk.

"Kami ingin juga membantu pemerintah memerangi Covid-19 sebaga warga mungkin cuma ini yang bisa kami lakukan, kami juga mengikuti himbauan pemerintah untuk tidak banyak beraktifitas di luar," kata Suci.

Suci menyebut sebagai warga tentu ada rasa khawatir melihat bagaimana perjuangan petugas yang setiap hari berkontak dengan orang dar luar daerah datang ke posko untuk melaporkan kedatangan dirinya, tentu resiko tertular Covid-19 bisa saja terjadi.

"Kami warga sangat berharap wabah ini berakhir secepatnya, kami berdo'a semoga bapak dan ibu petugas diberikan perlindungan oleh Allah," ujar Suci sembari berbincang dengan petugas.

Kapolres Kota Payakumbuh AKBP Dony Setiawan mengapresiasi bantuan moril dari warga tersebut, Kapolres Dony mengatakan apapun bantuan dari warga manapun diterima dengan tangan terbuka, karena untuk berperang melawan Covid-19 ini dibutuhkan kebersamaan dan rasa kooperatif.

"Terimakasih kepada masyarakat atas dukungannya, ini menjadi tambahan energi tersendiri bagi petugas kita di lapangan," kata Kapolres.

Senada, Kasatpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Devitra menyampaikan bantuan dari warga adalah sumber daya yang tak dapat dinilai dengan uang, bantuan tersebut selayaknya menjadi amal bagi masyarakat.

"Sikap saling peduli satu sama lain ini akan kita kenang suatu saat nanti kala wabag Covid-19 ini berakhir, bagaimana seluruh unsur bahu-membahu saling support dalam keterbatasan kita menghadapi pandemi ini," pungkas Devitra. 

(HM/rel)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *