Headline

Opini

SOROT

Sports

Pemprov Sumbar

Wagub Audy Joinaldy: Stok Vaksin di Sumbar Kosong
Minggu, Juli 25, 2021

On Minggu, Juli 25, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy menyatakan bahwa dari total Vaksin yang diterima dari pemerintah pusat bisa dikatakan sudah 100 persen terealisasi atau terpakai. "Kita masih menunggu tambahan vaksin dari pusat, sebab saat ini stok kita kosong atau nol," kata Audy usai melakukan kunjungi RSUD dr. M. Zein Painan Kab. Pesisir Selatan, Sabtu, 24 Juli 2021.

Artinya dari total vaksin yang ada di Sumbar semuanya sudah terpakai. Audy mengatakan sebanyak 30.600 dosis pemerintah provinsi masih menunggu pengiriman vaksin dari pusat. "Kita berharap vaksin bisa segera tiba dan langsung kita distribusikan ke daerah yang membutuhkan. Namun sampai sekarang belum sampai," ungkapnya.

Wagub Audy mengatakan yang perlu dicatat masyarakat Sumbar sangat tingginya antusiasme warga dalam menerima vaksin Covid-19. Terbukti saat kita melakukan kunjungan dibeberapa daerah vaksinasi massa selalu ramai dikunjungi masyarakat. "Alhamdulillah kita lihat antusias masyarakat beberapa daerah di Sumbar rela antri untuk di vaksin, termasuk para lansia mau bergiliran untuk bisa vaksin," ujarnya.

Jadi stigma masyarakat Minangkabau tidak mau di vaksin itu tidak benar. Dengan sosialisasi mengajak masyarakat Sumbar bekerja sangat baik. Termasuk kerjasama dengan TNI dan Polri yang selalu mendukung dan membantu percepatan vaksinasi. "Jadi kalau dihitung fair dari yang diterima dan disuntikkan itu satu persen, jangan dihitung dengan jumlah penduduk Sumbar, tapi berapa yang kita pakai, makanya capaian 100 persen," sebutnya.

Selain itu, Wagub Sumbar menyampaikan, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang mengaku mulai kewalahan dengan semakin banyaknya pasien Covid-19 yang dinyatakan dalam keadaan sedang hingga berat.

Menanggapi hal tersebut, Audy Joinaldy berharap juga Pemkab Pesisir Selatan bisa  melakukan kesiapan dalam menghadapi lonjakan kembali kasus Covid-19 di Sumbar, dengan memanfaatkan Rusunawa Painan sebagai tempat isolasi bagi pasien positif Corona di daerah itu.

"Kalau isolasi mandiri, itu tidak menjamin, masih ada kemungkinan para pasien kontak dengan masyarakat lain, makanya kita manfaatkan Rusunawa. Setidaknya untuk pasien sedang dan ringan," ucap Audy.

Pada kesempatan itu, dia juga mengajak masyarakat yang belum melakukan vaksinasi untuk mendatangi sentra vaksin Covid-19 terdekat, karena vaksin merupakan upaya Sumbar dalam memutus penyebaran Covid-19. (nov)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Mendekatkan Generasi Muda pada Alquran adalah Implentasi ABS SBK
Minggu, Juli 25, 2021

On Minggu, Juli 25, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Mendekatkan generasi muda kepada Alquran adalah sebuah kewajiban bagi masyarakat Minangkabau sebagai implementasi dari falsafah Adat basandi Syara', Syara' basandi Kitabullah.

"Masyarakat Sumbar adalah masyarakat yang religius, yang kesehariannya mengamalkan nilai-nilai Alquran. Karena itu sudah menjadi kewajiban untuk mendekatkan generasi mudanya kepada Alquran," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat menghadiri prosesi wisuda MTsN 2 Agam tahun pelajaran 2021/2022 angkatan 1 dengan kategori 2 Juz dan 3 Juz di Agam, Sabtu, 24 Juli 2021.

Menurutnya hafalan Alquran juga bisa membantu generasi muda Sumbar untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri terutama ke Timur Tengah. "Biasanya kalau hafalannya bagus, bahasa arabnya bagus maka akan lebih mudah diterima untuk melanjutkan pendidikan di Timur Tengah," katanya.

Ia mendorong agar siswa yang telah menhafap dia dan tiga juz Alquran untuk meningkatkan hafalannya ke depan.

Dalam kesempatan itu Gubernur Sumbar Mahyeldi juga mengalungkan bintang emas kepada wisuda-wisudawati berkategori tahfiz hafalan Qur'an sebanyak 3 juz.

Dua orang diantaranya dengan kategori 3 juz adalah M. Zhafran Syafiq anak dari Sonjius pasangan dari ibu Rusda kemudian Syafiq Dzakiyatul Fitri anak dari Agus Salim pasangan dari Santi Marlina. Acara yang dilakukan bertepatan dengan 14 Dzulhijjah 1442 H itu diikuti wisuda sebanyak 42 orang terdiri dari 31 orang perempuan dan 11 orang laki-laki.

Bupati Agam Andri Warman meyakini siswa-siswa yang mencintai Alquran akan menjadi pondasi terbaik untuk pembangunan mental dan spiritual masyarakat. "Mereka inilah nanti yang akan menjadi pemimpin bangsa,"ini katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Kabupaten Agam, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Camat Kecamatan Kamang Magek dan jajaran Pengurus Komite MTsN 2 Agam, Alumni PGA dan MTsN 2 Agam serta Wali Santri Wisudawan Tahfiz. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Gubernur Apresiasi Warga Agam Kirimkan 500 kg Rendang untuk Perantau Terkena PPKM di Jabodetabek
Minggu, Juli 25, 2021

On Minggu, Juli 25, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Warga Galuang, Sungai Pua, Agam Sumatera Barat dan PMI Kota Bukittinggi mengirimkan 500 kilogram rendang untuk para perantau di Jabodetabek yang terkena kebijakan PPKM.

"Ini merupakan bentuk kepedulian warga Galuang dan PMI Kota Bukittinggi untuk masyarakat Minang di perantauan yang terkena PPKM. Ini patut diapresiasi," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat meninjau Posko Pembuatan Rendang oleh Masyarakat Galuang, Sungai Pua dan PMI kota Bukittinggi, Sabtu, 24 Juli 2021.

Ia mengatakan apa yang dilakukan oleh masyarakat Galuang tersebut adalah bentuk dari hubungan erat antara masyarakat di ranah atau kpung halaman dengan masyarakat yang ada di rantau.

"Seperti inilah sebenarnya semangat orang Minangkabau. Kalau di rantau sedang ada kelebihan rezeki, dikirimkan ke kampung sebaliknya kalau di rantau sedang ada masalah, orang di ranah yang membantu perantau," katanya.

Ia berharap keedulian antara ranah dan rantau itu terus dipelihara karena kearifan lokal itu merupakan sebuah kekayaan yang bisa menjadi pondasi untuk kemajuan Sumatera Barat.

Ia berharap masyarakat Galuang di Jabodetabek yang sedang terkena pembatasan karena PPKM bisa terbantu dengan kepedulian masyarakat di kampung halaman.

Sementara itu Bupati Agam Andri Warman mengatakan saat ini rendang yang telah selesai dibuat tersebut sedang dalam proses pengepakan dan akan segera dikirimkan ke Jabodetabek.

Ia menyebut kepedulian masyarakat itu bisa menjadi contoh bagi Nagari lain di Sumatera Barat untuk membantu para perantau nya yang sedang kesulitan karena aktivitas dibatasi oleh kebijakan PPKM. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Sumbar Minta Tambahan 800 Ribu Vaksin Antisipasi COVID-19
Minggu, Juli 25, 2021

On Minggu, Juli 25, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat mahyeldi meminta dukungan tambahan 800 ribu dosis vaksin kepada pemerintah pusat dalam rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual, Sabtu. "Sumbar sudah mengusulkan tambahan vaksin sebanyak 800 ribu dosis. Sekarang sudah dipenuhi 30,7 ribu dosis. Kami berharap dukungan untuk sisa kebutuhan vaksin di Sumbar," katanya saat menghadiri rapat terkait penerapan level 4 di luar Jawa dan Bali diikuti secara virtual di Istana Bung Hatta Kota Bukittinggi, Sabtu, 24 Juli 2021.

Gubernur mengatakan antusiasme masyarakat untuk divaksin sudah meningkat signifikan sementara ketersediaan vaksin sudah menipis bahkan sebelumnya sempat kosong. "Karena itu dibutuhkan dukungan dari pemerintah pusat untuk menambah ketersediaan vaksin di Sumbar agar health immunity bisa tercapai," katanya.

Terkait Kota Padang yang masih masuk dalam daerah penerapan PPKM level 4, Mahyeldi mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk memperbaiki indikator cakupan penanganan COVID-19 agar daerahbitu segera bisa diturunkan level asesmentnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menambah jumlah konversi tempat tidur di Rumah Sakit untuk kebutuhan pasien COVID-19 sehingga persentase keterisian tempat tidur pasien atau BOR bisa diturunkan. Selain rumah sakit dan Pemprov Sumbar juga sudah melakukan tambahan tempat isolasi mandiri bagi pasien dengan gejala ringan, di antaranya di asrama haji Padang. "Ke depan kita akan terus mengupayakan perbaikan indikator penanganan COVID-19 di daerah Sumatera Barat," ujarnya.

Sementara itu distribusi bantuan sosial yang berasal dari Kementerian Sosial dan Bulog juga mulai dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kesempatan itu mengatakan ada 45 daerah pada 21 provinsi yang akan dilanjutkan penerapan PPKM level 4 pada 26 Juli sampai 8 Agustus 2021. Daerah itu diantaranya Kota Bengkulu di Bengkulu, Kota Jambi di Jambi, Kalimantan Barat (Kota Pontianak), di Kalimantan Selatan Kota Banjarbaru dan Banjarmasin kemudian juga beberapa kota di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Di Bangka Belitung Kota Bangka Barat Belitung dan Belitung Timur, Kepulauan Riau naik di Batam dan Tanjungpinang, di Provinsi Lampung Kota Bandar Lampung. Pekanbaru di Riau, Padang di Sumbar, Lubuk Linggau, Musi Banyuasin, Musi Rawas di Sumatera Selatan dan beberapa daerah lainnya.

Aturan pada penerapan PPKM level 4 masih relatif sama dengan sebelumnya yaitu sektor non esensial "work from home" 100 persen, belajar secara daring, untuk industri bisa bekerja 50 persen. Restoran  dan cafe seluruhnya hanya melayani "take away", mal tutup 100 persen kecuali untuk apotek dan toko obat. Beribadah di rumah, kegiatan sosial budaya juga masih dilarang. Sedikit perbedaan untuk penerapan kali ini pedagang kaki lima dan PKL diberikan keringanan untuk bisa buka dengan penerapan protokol kesehatan dan waktu yang dibatasi. Pasar tradisional juga boleh buka dengan beberapa pembatasan-pembatasan.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah mengupayakan memanfaatkan APBN untuk membantu masyarakat terdampak. Ia juga mendorong pemerintah daerah agar secepatnya mencairkan alokasi anggaran penanganan COVID-19 melalui bantuan sosial dan program pendorong perekonomian. Ia menyebut puluhan juta masyarakat dibantu melalui APBN dalam beberapa skema diantaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos, Bantuan Sosial Dana Desa, Subsidi listrik bagi rumah tangga 450 dan 900  VA, subsidi kuota belajar hingga bantuan beras Bulog. Ia berharap berbagai bantuan berasal dari APBN itu bisa membuat masyarakat merasakan bahwa pemerintah hadir untuk meringankan beban saat pemberlakukan PPKM.

Rakor tersebut diikuti oleh di Menteri Keuangan, Menkes, perwakilan Mendagri, Perwakilan Kapolri, Panglima dan Kejaksaan Agung, dan para seluruh Gubernur serta Bupati, Walikota. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDA PROV. SUMBAR

Selamatkan Bangsa! Gubernur Mahyeldi Ajak Umat Islam Kompak
Sabtu, Juli 24, 2021

On Sabtu, Juli 24, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat mahyeldi menilai kekompakan umat bisa menjadi kunci untuk menyelamatkan bangsa dari situasi krisis seperti yang terjadi pada masa pandemi COVID-19. "Jika umat kompak maka akan terhimpun sumber daya dan potensi luar biasa yang bisa membantu bangsa dalam situasi krisis seperti yang terjadi saat ini akibat pandemi COVID-19," katanya saat meresmikan Masjid Jami' Nagari Batupalano, Kabupaten Agam, Sabtu, 24 Juli 2021.

Ia mengatakan saat ini pemerintah memiliki program wakaf uang yang tujuannya adalah untuk menghimpun potensi umat demi membantu bangsa dan negara. Menurutnya program itu merupakan bukti bahwa negara mengakui potensi umat Islam yang ada di Indonesia. Oleh karena itu kekompakan umat sangat diperlukan untuk bisa mewujudkannya.

Ia menilai pembangunan Masjid Jami' menunjukkan bahwa masyarakat Nagari Batu Palano sudah mampu memupuk kekompakan dan kerjasama yang baik antar warga yang berada di kampung dan di perantauan.

Ia meminta agar kekompakan yang telah terbangun dengan baik itu tetap dipertahankan demi kemajuan Nagari, Kabupaten Agam Sumatera Barat bahkan Indonesia. Ke depan masjid yang telah terbangun itu harus benar-benar bisa dijadikan wadah untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat, termasuk juga generasi muda karena merekalah yang nanti akan menjadi pemimpin bangsa.

Pemprov Sumbar juga telah menyiapkan beberapa strategi untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia generasi muda di antaranya dengan menjalin kerjasama dengan beberapa negara di Timur Tengah dan Eropa yang bisa menjadi tujuan melanjutkan pendidikan generasi muda Sumbar ke depan. "Kita sudah membentuk tim khusus untuk menjalin kerjasama dengan beberapa negara tersebut. Kerjasama itu akan menjadi dasar untuk mengirimkan generasi muda Sumbar melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi di luar negeri.

Sementara itu Bupati Agam Andri Warman berharap agar masjid megah yang telah terbangun tersebut benar-benar bisa menyatukan masyarakat dan dimanfaatkan untuk kepentingan keagamaan.

Wali Nagari Batupalano Erman mengatakan pembangunan masjid Jami itu telah dimulai sejak tahun 2000-an hingga saat ini. Dalam pembangunannya masyarakat melepaskan "jubah" organisasi kemasyarakatan atau ormas keagamaan dan secara bersama-sama mengumpulkan potensi untuk menyelesaikan pembangunan.

Ia mengatakan setelah Masjid Jami didirikan maka ada dua masjid di Nagari tersebut. Ke depan masjid lama akan dijadikan sebagai Islamic Center Nagari Batu Palano. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Serahkan Alsintan, Wagub Sumbar Optimis Pessel Capai swasembada pangan
Sabtu, Juli 24, 2021

On Sabtu, Juli 24, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Peningkatan sarana dan prasarana pertanian seperti penyediaan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dan optimalisasi lahan, merupakan bagian upaya strategis dalam meningkatkan indeks pertanaman melalui optimalisasi lahan dan penerapan mekanisasi peningkatan jumlah Alsintan sehingga menjadi lebih efisien dalam menekan biaya produksi dan meningkatkan nilai tukar usaha pertanian.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy saat menyerahkan bantuan dari dana Pokir anggota DPRD Provinsi Sumbar Imral Adenansi, SH., MH. Alat Mesin Pertanian (Alsintan) sebanyak 71 unit dengan rincian, TR 2 Rotary sebanyak 2 unit, Hidrotille unit, Cultivator 11 unit, TR 2 Quick Impala 3 unit, dan Handspray 50 unit dengan total pagu dana Rp. 497.500.000,-.  

Alsintan tersebut diserahkan kepada kelompok tani yang tersebar di Kabupaten Pesisir Selatan di Kantor Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab Pesisir Selatan, Sabtu, 24 Juli 2021. 

Hadir dalam penyerahan bantuan Alsintan anggota DPD RI Alirman Sori, anggota DPRD Sumbar Imral Adenansi, Bupati Pesisir Selatan Rudi Hariyansyah, Kadis Pertanian Sumbar Syafrizal (Jejeng), Kadis PMPTSP Sumbar Maswar Dedi, Kepala PMD Sumbar Syafrizal (Ucok), Kadis TPHP Pesisir Selatan Nuzirwan dan kelompok tani yang akan menerima bantuan Alsintan.

"Kita mengajak para petani di Kabupaten Pesisir Selatan lebih optimis mencapai swasembada pangan, khususnya swasembada beras. Apalagi perhatian pemerintah sangat besar kepada para petani di Pessel," kata Audy.

Selain itu Audy berpesan agar Alsintan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan dapat meningkatkan produksi hasil pertanian sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Pesisir Selatan lebih kuat.

"Kepada Kelompok Tani di harapkan dapat merawat Alsintan tersebut agar dapat beroperasi dengan baik dan dapat berkoordinasi dengan penyuluh setempat jika ada kendala di lapangan," ungkapnya. 

Ia juga menjelaskan, bahwa Provinsi Sumatera Barat merupakan provinsi agraris dengan penduduk 5,3 juta dan sebesar 52,84% atau jiwa2,8 juta jiwa bekerja disektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi PDRB 22,38%  dan merupakan penyumbang PDRB terbesar.  

Salah satu faktor penting untuk meningkatkan Indeks Pertanaman dan produksi adalah dengan optimalisasi pemakaian alsintan, pemerintah telah memberikan berbagai macam bantuan Alsintan.

Di Kabupaten Pesisir Selatan untuk tahun 2021 ini bantuan alsintan dari dana APBD Provinsi yang akan disalurkan kepada kelompok tani membuka kembali 99 unit dengan total pagu dana RP.  964.000.000,- dengan jenis : TR2, Cultivator, Handspray, mesin potong rumput dan hydrotiller.  

"Dengan bantuan alsintan ini diharapkan kelompok tani dapat memanfaatkan semaksimal mungkin dalam usaha budidayanya sehingga dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya, meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) serta produksi yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan petani," harapnya.

Wagub Sumbar juga menyampaikan, bahwa pemerintah provinsi menyediakan bengkel keliling untuk perawatan dan perbaikan Alsintan di kelompok tani dengan prosedur kunjungan kunjungan keliling kepada dinas pertanian kabupaten untuk ke provinsi.  

Selanjutnya juga terdapat Brigade Alsintan yaitu suatu tim gerak cepat mengoptimalkan pemanfaatan Alsintan untuk pengolahan tanah, penyiangan, pemupukan dan panen guna meningkatkan produksi melalui peningkatan indeks pertanaman (IP) dengan tanam, peminjaman alsintan pada lahan minimal 25 Ha, dimana biaya mobilisasi alsintan dan perawatan  oleh dinas provinsi sedangkan BBM dan operator ditanggung oleh kelompoktani peminjam.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pesisir Selatan Rudi Hariyansyah mengatakan bantuan Alsintan ini sangat mendukung percepatan pembangunan pertanian di daerahnya. 

"Penyerahan Alsintan ini merupakan kali ketiga kami terima sejak kami dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan. Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah provinsi dan DPRD Sumbar yang telah memberi oerhatian khusus di bidang pertanian di Pessel," ujar Rudi. 

Rudi Hariyansyah berpesan kepada para kelompok tani yang menerima bantuan, agar dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan untuk mempercepat dan memudahkan sekaligus meningkatkan produksi hasil pertanian di Kabupaten Pessel.

"Bantuan yang diberikan ini dijaga dan semoga produksi pertanian di Pessel semakin meningkat," tuturnya.

Sementara itu Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Pessel, Nurzirwan mengatakan, bantuan hand tractor sangat bermanfaat untuk peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Pesisir Selatan.

"Untuk bisa mendapatkan bantuan mesin pertanian, salah satu syarat yang mesti dipenuhi adalah wadah baik berupa kelompok tani, maupun gabungan kelompok tani dan lainnya,” jelasnya.

Menurut Kadis Nuzirwan, banyak keuntungan yang didapat dengan menggunakan mesin pertanian, mulai dari mempersingkat waktu bertani, penghematan biaya hingga peningkatan hasil produksi.

"Semoga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk masyarakat khususnya kelompok tani. Ke depan masih banyak bantuan yang kita upayakan untuk masyarakat, khususnya Pesisir Selatan," tukasnya.

Ia juga menghimbau kepada Gapoktan yang menerima bantuan, agar menjaga dan merawat bantuan yang diterima agar dapat difungsikan dengan waktu yang cukup. (nov)

#Biro Adpim Setdaprov Sumbar

Hadiri Maulid Nabi, Gubernur Mahyeldi Edukasi Masyarakat Pencegahan Covid-19
Sabtu, Juli 24, 2021

On Sabtu, Juli 24, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar di Pondok Pesantren Daarul Ulum 3 Surau Tangah, Kampung Paneh, Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat, 23 Juli 2021.

Kehadiran Gubernur Sumbar disambut Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur  berserta pimpinan Ponpes Daarul Ulum dan warga Kampung Paneh yang penuh antusias menunggu kehadirannya.

Peringatan Maulid Nabi itu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19, semua yang hadir harus dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan thermogun, memakai masker dan telah divaksin minimal satu kali. 

Mahyeldi yang akrab di panggil "Buya" itu mengucap rasa syukur dan terima kasih karena bisa datang dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW sehingga dirinya dapat berkumpul dan bersilaturahmi bersama umat Islam. "Sebelumnya kita bisa merayakan bersama dengan masyarakat luas. Tapi karena ada pandemi Covid-19, kita harus laksanakan dengan terbatas," kata Mahyeldi.

Gubernur Sumbar berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW bisa menjadi wadah dalam mengingat akan Allah SWT. "Saya berharap acara ini dapat menjadikan tempat kita bersyalawat dan berdo'a kepada Allah, agar pandemi Covid-19 bisa berakhir," ucapnya.

Selain itu, Mahyeldi seperti biasa mengedukasi masyarakat terkait dengan cara menyikapi dan mencegah penyebaran Covid-19 kepada masyarakat yang hadir pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. "Kita hidup perlu berhati-hati ditengah pandemi Covid-19, saya tidak ingin aktifitas ekonomi terhenti akibat Covid-19 terus bertambah, oleh sebab itu pemerintah mengatur tentang prokes dalam beraktifitas agar perekonomian tetap dapat berjalan," ungkap Gubernur.

Sementara itu ditempat yang sama Bupati Padang Pariaman, memberikan apresiasi kepada panitia Ponpes yang telah menyelenggarakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. “Alhamdullilah, jamaah yang hadir mematuhi prokes. Luar biasa pengaturan panitia patut kita puji," ujarnya.

Bupati, menghimbau kepada masyarakat Padang Pariaman, sebaiknya merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan dengan hura-hura tetapi dengan melakukan tabligh akbar, berzikir dan berdoa seperti perilaku Nabi. "Mari kita merefleksi diri apa yang sudah kita lakukan sebelumnya dan kedepannya, kita ketahui wilayah Padang Pariaman masih ada kasus Covid-19. Untuk itu ayo kita jaga bersama, agar Covid-19 tidak lagi menyerang masyarakat," harapnya. (nov)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

RSUD Achmad Darwis Tambah Ruang Operasi Khusus COVID-19
Sabtu, Juli 24, 2021

On Sabtu, Juli 24, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - RSUD Achmad Darwis, Limapuluh Kota menambah satu ruang operasi khusus untuk menangani persalinan pasien yang terpapar COVID-19 sebagai antisipasi jika tidak bisa merujuk ke rumah sakit di Padang.

"Kita apresiasi persiapan RSUD Achmad Darwis untuk mengantisipasi pasien COVID-19, termasuk untuk pasien positif yang akan melahirkan," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat meninjau kesiapan RSUD Achmad Darwis di Suliki, Limapuluh Kota, Jumat.

Menurutnya lonjakan kasus COVID-19 di Sumatera Barat harus diantisipasi dengan baik, salah satunya dengan kesiapan Rumah Sakit, tidak saja yang menjadi rujukan di Kota Bukittinggi dan Padang tetapi juga RS di daerah.

Kesiapan itu di antaranya ketersediaan tempat tidur untuk pasien COVID-19, peralatan serta tenaga kesehatan sehingga jika terjadi lonjakan kasus di daerah penanganan bisa dilakukan secepatnya.

Ia juga menyoroti tentang ketersediaan oksigen di Rumah Sakit karena sempat terjadi kelangkaan. Hal itu sedapatnya tidak boleh terjadi lagi karena itu perlu dilakukan pemetaan kebutuhan yang jelas.

Dari hasil kunjungan tersebut didapati persentase keterisian tempat tidur (BOR) pasien COVID-19 di RSUD Achmad Darwis sudah mencapai 70 persen. Namun untuk jaga-jaga rumah sakit sudah menyiapkan lima tempat tidur cadangan.

Sementara itu Kepala Bidang Penunjang RSUD Achmad Darwis Dina Juliana mengatakan ada beberapa kasus pasien COVID-19 yang akan melahirkan tetapi tidak sempat untuk dirujuk ke Padang karena itu terpaksa dilakukan persalinan di RSUD Achmad Darwis.

Hingga saat ini pihaknya telah menangani empat pasien positif yang akan melahirkan. Dengan tingginya kasus, maka ditambah satu ruang operasi khusus pasien COVID-19. Ruang operasi tersebut tengah dipersiapkan karena butuh peralatan penunjang untuk langkah pengamanan bagi tenaga kesehatan agar tidak ikut terpapar oleh COVID-19. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Ada Mobil Swab Keliling Gratis di Dinkes Sumbar
Sabtu, Juli 24, 2021

On Sabtu, Juli 24, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Saat ini ada mobil Swab Keliling Dinas Kesehatan Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Barat melakukan tes usap atau swab antigen dan PCR (polymerase chain reaction) untuk traking kontak erat positif covid dikabupaten dan kota.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi, SKM, MKM disela-sela kesibukan kegiatannya, Jumat, 23 Juli 2021.

Ary katakan UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memiliki mobil operasional swab keliling dalam  penanggulangan Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat. 

"Lounching mobil Swab Keliling di lakukan pada tanggal 24 Mei 2021 di halaman kantor Gubernur Sumatera Barat oleh Gubernur Mahyeldi dan unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Barat," ujarnya.

Ary juga sampaikan, mobil unit ini dapat melakukan Swab gratis pemeriksaan PCR direncanakan mencakup 18 Kab/Kota wilayah Provinsi Sumatera Barat, untuk melakukan traciking kasus Covid-19. 

"Kegiatan ini sudah dilakukan di Kota Sawahlunto pada tanggal 7 Juli 2021 pada saat kegiatan HUT Bhayangkara bersamaan dengan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Kegiatan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto Bidang Yankes . Pada kegiatan yang dilaksanakan di Sawahlunto dilakukan pengambilan sampel sebanyak 23 orang," katanya

Ia juga katakan pada tanggal 23 Juli 2021 di Kota Solok mobil unit swab keliling ini juga telah melakukan kegiatan serupa. 

Selanjutnya kegiatan Mobil Swab Keliling baru hanya satu unit maka kegiatan akan dilakukan pada  kabupaten /kota lainnya disesuaikan dengan event-event yang ada di Dinas Kesehatan Kab/Kota. (Zardi)

#Biro Adpim Setdaprov Sumbar

Wali Nagari Diminta Maksimalkan 4 Fungsi Posko Penanganan COVID-19
Jumat, Juli 23, 2021

On Jumat, Juli 23, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy meminta kepada Wali Nagari, Lurah dan Kepala Desa di provinsi itu untuk memaksimalkan 4 fungsi posko penanganan COVID-19 di daerahnya masing-masing. "Empat fungsi itu masing-masing fungsi pencegahan, penanganan, pembinaan dan fungsi pendukung," katanya saat melaksanakan zoom meeting dengan Wali Nagari se-Sumatera Barat dalam rangka kebijakan PPKM mikro darurat untuk penanganan Covid-19 tingkat Nagari/Desi dan kelurahan, di Ruang Rapat Kantor Bupati Sijunjung, Kamis, 22 Juli 2021.

Ia menerangkan fungsi pencegahan erat kaitannya dengan sosialisasi bahaya covid-19, sosialisasi tentang pelaksanaan PPKM hingga memberikan fasilitasi pengadaan masker handsanitizer dan mendorong masyarakat agar taat protokol kesehatan. Fungsi penanganan adalah bermuara pada penyediaan fasilitas-fasilitas untuk penanganan COVID-19 seperti ruang isolasi mandiri bagi warga di Nagari.

Kemudian fungsi pembinaan diantaranya memberikan pemahaman bahwa pelanggar protokol kesehatan bisa dikenai sanksi denda, kerja sosial, bahkan pidana sesuai dengan Peraturan Daerah yang ada.

Sedangkan fungsi pendukung adalah penyediaan data tentang masyarakat yang terpapar covid serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam hal penanganan penyebaran virus tersebut.

Intinya kata wakil gubernur adalah penanganan di hulu yaitu itu pada masyarakatnya yang harus taat kepada protokol kesehatan agar penyebaran virus bisa dikendalikan. "Di hilir sudah kita upayakan seperti penambahan tempat tidur untuk pasien COVID-19, penyediaan oksigen hingga sanksi. Sekarang kita harus memperketat di hulunya yaitu masyarakat agar didorong  untuk terus taat pada protokol kesehatan," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar Wali Nagari Lurah dan kepala desa untuk waspada jika terjadi lonjakan kematian yang tidak biasa di daerah masing-masing. Kondisi itu bisa jadi indikasi bahwa penyebaran COVID-19 sedang meningkat di daerah itu tetapi pasien tidak dibawa ke rumah sakit dan hanya dirawat di rumah sendiri.

Kondisi seperti itu menurutnya terjadi di Jawa dan Bali. Banyak yang meninggal di rumah saat isolasi secara mandiri. Sedapat-dapatnya hal itu tidak terjadi di Sumatera Barat, karena itu perlu deteksi dini di tingkat nagari/desa atau kelurahan.

Dalam kegiatan itu Wakil Gubernur didampingi oleh Bupati Sijunjung, Wakil Bupati Sijunjung, Kepala Dinas PMD Provinsi Sumbar, serta diikuti oleh Walinagari Se Sumbar di tempat masing-masing. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR