Advertorial

Daerah

Gubernur Sumbar Resmikan 28 BLUD SMK Negeri Se Sumbar
Rabu, September 28, 2022

On Rabu, September 28, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sebanyak 28 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Sumatera Barat (Sumbar) resmi menjadi Badan Layanan umum Daerah (BLUD) yang diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan siswa SMK untuk memasuki dunia kerja.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar mengumumkan peresmian 28 BLUD SMK yang ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumatera Barat kepada 5 Kepala Sekolah SMK perwakilan di sumbar.

"Untuk memberikan yang terbaik untuk anak bangsa ini harus kita bimbing dan dorong SMK se sumbar untuk lebih maju dan berdaya. Dengan adanya BLUD di 28 SMK ini, OPD lain harus turut andil, jangan hanya Dinas Pendidikan saja," ujar gubernur saat membuka acara Launching BLUD di Aula Kantor Gubernur, Rabu (28/9/2022)

"Misalnya produk batik yang dihasilkan SMKN 8 Padang,  dinas pariwisata bisa ikut bantu untuk promosinya. Kita  pegawai di OPD wajib memakai dan membeli produk batik hasil karya siswa siswi  SMK," lanjutnya. 

Gubernur berharap dengan menerapkan sistem BLUD diharapkan SMK bisa lebih fleksibel dalam pengelolaan keuangannya.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah.

"Pengembangan Teaching Factory (TEFA) selama ini mengalami kendala di SMK dalam pengelolaan keuangan untuk mengatasi kendala tersebut agar pengelolaan TEFA berjalan lancar di SMK maka perlu dibentuk BLUD sebagai payung hukum dalam pengelolaan keuangan di SMK," papar gubernur. 

Di kesempatan tersebut gubernur juga mengunjungi beberapa stand-stand pameran UMKM yang ada di Aula Kantor Gubernur. Ada salah satu stand yang menarik perhatian Gubernur, yaitu stand SMK 2 Payakumbuh yang menciptakan alat pemotongan sapi.

Gubernur mengapresiasi alat pemotongan sapi tersebut menurutnya alat tersebut sangat bermanfaat untuk memudahkan proses pemotongan hewan qurban nantinya, pihaknya juga akan memfasilitasi masjid-masjid untuk memiliki alat pemotong sapi tersebut. 

"Alat potong sapi ini merupakan suatu inovasi yang luar biasa, selain memudahkan proses penyembelihan dengan alat ini hewan qurban yang akan dipotong tidak stress dan mengamuk," ucap gubernur. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Barlius, mengatakan tujuan kegiatan launching BLUD ini untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan  siswa dalam menciptakan berbagai macam karya yang memiliki nilai jual dan mampu bersaing di pasar kerja, mengembangkan bakat potensi dan kreatifitas siswa, serta penguatan kelembagaan SMK.

Dengan BLUD juga membuat pelayanan di SMK Negeri menjadi efektif dan efisien karena pihak sekolah bebas berinovasi dan penerapan BLUD di SMK di dukung dengan adanya penerapan Teaching Factory (TEFA). (Via/MMC) 

#Diskominfotik Sumbar.

Semarakan Hari Jadi Sumatera Barat ke 77
Rabu, September 28, 2022

On Rabu, September 28, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sukseskan rangkaian kegiatan Hari Jadi Sumbar ke 77, setelah perayaan hari jadi Sumatera Barat yang telah 2 tahun tidak diselenggarakan, inisiasi baru diperlukan untuk menyemarakan kembali hari jadi Sumbar tahun ini. Guna mematangkan gelaran perayaan itu, Dinas Pariwisata Sumbar mengadakan rapat untuk mempersiapkan rangakain kegiatan dalam acara HUT Sumbar tersebut.

Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Luhur Budianda, Kepala Dinas Perhubungan Heri Nofiardi, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Mefrizon, Kepala Dinas Kominfotik yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Diskominfotik Widya Prima Hata dan beberapa OPD lainnya di Aula Kantor Dinas Pariwisata pada Selasa (27/09/22).

Ditegaskan oleh Kepala Dinas Pariwisata Luhur Budianda, dalam menyemarakan kegiatan ini perlu sinergitas dan koordinasi berbagai pihak, agar perayaan yang telah hiatus tersebut bisa kembali digelar. Dimulai dari penyelenggaraan event-event, konektivitas angkutan moda darat, udara maupun laut, begitu juga dengan protokol kesehatan sebagai antisipasi di masa transisi pasca Covid-19.

“Dalam perayaan kali ini kita harus tunjukan integritas kita dalam pelayanan, ditambah lagi nanti kita akan re-opening penerbangan Padang-Kuala Lumpur. Ini juga untuk menyambut Visit Beautiful West Sumatera 2023 yang akan menunjukan kapabilitas dari destinasi wisata Sumatera Barat. Ini peran penting kita semua dalam mendongkrak potensi Sumatera Barat sendiri,” ucap Budi.

Terkait pemviralan Hari Jadi Sumbar ke-77 ini, hal serupa juga diserukan oleh Kepala Dinas Kominfotik Sumbar melalui Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Widya Prima Hatta. Ia menekankan perayaan tersebut harus dioptimalkan untuk mengangkat exposure kepariwisataan Sumatera Barat.

“Momen yang kita tunggu-tunggu ini harus kita sukseskan bersama. Kita siap memviralkan gaungnya tidak hanya di Sumatera Barat, tapi mungkin juga dalam skala nasional, maupun internasional. Mengingat kita juga akan re-opening penerbangan internasional dalam 3 hari ini, kita optimalkan penggunaan media untuk menghimbau akan adanya event kali ini," Kata Widya. (MC Prov. Sumbar)

#Dinas Kominfotik Prov. Sumatera Barat

Ke-68 di Indonesia, MenPANRB Resmikan Mal Pelayanan Publik Kota Sawahlunto
Selasa, September 27, 2022

On Selasa, September 27, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Didampingi Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, dan Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Abdullah Azwar Anas meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) ke-5 di Sumatera Barat dan ke-68 di Indonesia, di Kota Sawahlunto, Senin (26/9/2022).

Keberadaan MPP tersebut sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dimana masyarakat dapat mengakses 134 jenis layanan pada satu tempat.

MenPANRB menyebut kehadiran MPP Kota Sawahlunto merupakan salah satu wujud implementasi reformasi birokrasi, dengan meningkatan kualitas layanan dan mengintegrasikan layanan dalam satu atap.

"MPP adalah bagian dari reformasi birokrasi yang mudah, murah, yang tidak lagi ruwet, rumit dan mempersulit," kata Menteri Anas.

Menteri yang pernah menjabat Bupati Banyuwangi dua periode itu meminta kepada gubernur untuk terus mendorong kabupaten dan kota yang belum ada MPP untuk segera merealisasikannya.

"MPP tidak harus gedung besar dan mewah, yang penting sistemnya. Dulu di Banyuwangi, kami memulainya dengan bangunan ruko ditengah pasar. Jadi kalau kita tidak merubah cara melayani rakyat, masih model yang lama, kita akan ketinggalan. Inovasi atau mati," tegas penyuka bubur kampiun dan ayam pop, ini.

Senada dengan menteri, Gubernur Mahyeldi sangat menyambut baik kehadiran MPP Kota Sawahlunto. Gubernur berharap kehadiran MPP yang berlokasi di gedung yang dulunya sebagai gedung songket itu, akan mendorong investasi dan pada akhirnya meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Sawahlunto. 

"MPP merupakan bentuk upaya pemerintah menciptakan iklim investasi yang kondusif. Kedepan semoga akan ada MPP di 14 kabupaten kota lainnya di Sumbar," harap gubernur.

Meski baru diresmikan, namun MPP Kota Sawahlunto telah beroperasi sejak beberapa waktu lalu. Hingga saat ini,menurut Wali Kota Deri Asta, perizinan dan pelayanan administrasi lainnya yang telah dilayani di MPP mencapai 1.500 lebih layanan.

Wali Kota Deri Asta menyambut baik kehadiran MenPANRB di Sawahlunto.

"Dengan kehadiran orang pertama penggagas MPP di Indonesia menambah semangat kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Sawahlunto," ucap Deri Asta.

Peresmian MPP ditandai dengan penyerahan cenderamata dari batubara, hasil tambang Sawahlunto, Songket Silungkang, dan pemukulan gendang secara serentak, oleh MenPANRB, Gubernur, Deputi bidang pelayanan publik KemenPANRB, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita.

Usai peresmian, rombongan meninjau gerai-gerai pelayanan yang ada di MPP Kota Sawahlunto.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Asisten Deputi Standardisasi Pelayanan Publik dan Pelayanan Inklusif Kementerian PANRB Noviana Andrina, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatra Barat, anggota DPRD Kota Sawahlunto, serta segenap tamu undangan lainnya.(doa/MMC)

#Dinas Kominfotik Sumbar

106 Pemerintahan Nagari Baru Telah Resmi Hadir di Sumbar
Selasa, September 27, 2022

On Selasa, September 27, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Jhon Wempi Watipo, secara resmi menyerahkan kode wilayah administrasi pemerintahan desa kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang berasal dari hasil pengusulan penataan (pemekaran) nagari pada 3 pemerintahan kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.

Penyerahan kode ini diterima oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwaliki Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Doni Rahmat Samulo, S.STP, M.Si, yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (26/9/2022).

“Alhamdulillah pada hari ini kami atas nama Gubernur menerima 47 kode wilayah administrasi pemerintahan nagari yang diserahkan langsung oleh Bapak Wakil Menteri Dalam Negeri,” ucap Doni.

Sebanyak 47 kode pemerintahan nagari itu berasal dari pengusulan penataan dari 3 kabupaten yaitu 25 kode untuk Pemkab. Pasaman, 10 kode untuk Pemkab. Agam, dan 12 Kode untuk Pemkab. Pasaman Barat.

Sumbar merupakan provinsi penerima kode nagari terbanyak dari 119 kode nagari baru se-Indonesia yang diserahkan oleh Wamendagri hari ini.

Selama kurun waktu tahun 2022, Provinsi Sumatera Barat telah menerima total 106 kode wilayah desa/nagari baru, dimana sebelumnya pada tanggal 11 Agustus 2022 telah diserahkan juga sebanyak 59 kode nagari untuk Pemkab. Pasaman Barat. Keseluruhan nagari/desa yang ada di Provinsi Sumatera Barat saat ini telah menjadi 1.035 nagari yang tersebar di 12 kabupaten dan 2 kota.

Lebih lanjut, Doni menegaskan dengan penambahan pemerintahan nagari baru ini, akan membuka ribuan lapangan pekerjaan baru dan mendongkrak perekonomian Sumbar.

"Dari 106 Nagari baru, jika saja per nagari itu akan diserap 15 orang untuk jadi wali nagari dan perangkatnya, maka akan ada 1.590 orang yang mendapatkan lapangan kerja. Diperkirakan masing-masing nagari akan mendapatkan Rp800 juta dana desa dari pusat, maka ada Rp84,8 miliar dana pusat akan masuk ke Sumbar melalui nagari baru," ungkap Doni.

Selain itu, diharapkan dapat lebih mendekatkan pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat, mempercepat, serta lebih meratakan pembangunan daerah sampai ke daerah-daerah terdepan, yaitu nagari.

Diharapkan  juga dengan hadirnya nagari baru ini, para pemuda dan pemudi di Sumatera Barat yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk dapat bergabung dan berperan aktif secara langsung dalam pemerintahan nagari yang baru diresmikan, apakah dalam posisi sebagai wali nagari, ataupun perangkat nagari nantinya.

Sementara itu, Pemerintah Pusat meminta kepada Pemprov. Sumbar dan Pemkab. yang mengusulkan penataan pemerintahan nagari, agar berkomitmen untuk dapat menjaga kesatuan masyarakat adat yang telah ada, jangan sampai pemekaran nagari kontra produktif dengan tatanan sosial kemasyarakatan.

Lebih lanjut, Kabiro Pemerintahan Doni Rahmat menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengucapkan terima kasih yang tiada hingga kepada Bapak Menteri Dalam Negeri, Bapak/ibu Anggota DPR RI yang ikut proaktif mendorong percepatan, seluruh unsur Tim Penataan Desa Tingkat Pusat, Tim Penataan Nagari/Desa Prov. Sumbar, dan Tim Penataan Nagari kab. Pasaman, Kab. Agam dan Kab. Pasaman Barat, yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan seluruh proses penataan nagari ini dari awal sampai dengan penyerahan kode wilayah,” sebutnya.

Pelaksanaan penyerahan kode wilayah ini juga turut dihadiri oleh Bupati Agam, Bupati Pasaman Barat dan Sekdakab. Agam, serta perwakilan tim penataan nagari dari masing-masing kabupaten.(BP/doa/MMC)

#Dinas Kominfotik Sumbar

MenPan RB Abdullah Azwar Anas Puji Pemprov Sumbar Soal Penerapan SPBE
Selasa, September 27, 2022

On Selasa, September 27, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan RB) Abdullah Azwar Anas, memuji atas kinerja Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam penerapan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dengan tingkat kematangan baik. 

Apresiasi itu disampaikan Pak Anas -sapaan akrab menteri- saat memberikan pengarahan kepada bupati dan walikota se-Sumatera Barat, di Auditorium Gubernuran Sumbar, Senin (26/9/2022).

Menurut Pak Anas, nilai indeks SPBE Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021 adalah 2.69 dengan predikat baik sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1503 Tahun 2021 Tentang hasil evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik pada Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah.

"Indeks SPBE sudah Baik. Harus ditingkatkan terus karena digitalisasi itu tidak terbendung lagi. Sehingga kedepan Sumbar juga bisa jadi provinsi percontohan SPBE di Sumatera," kata MenPanRB.

Lebih lanjut dalam pemaparannya, menteri Anas juga menyampaikan Tiga Fokus Reformasi Birokrasi Tematik saat ini, yakni reformasi birokrasi pengentasan kemiskinan, reformasi birokrasi investasi pertumbuhan ekonomi inklusif serta reformasi birokrasi administrasi pemerintahan.

Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Sumbar sebagai daerah tujuan pertama pasca dilantiknya Pak Anas yang mantan Bupati Banyuwangi 2 periode itu sebagai MenPanRB.

"Sumbar merupakan provinsi pertama yang dikunjungi pak menteri sejak dilantik. Ini tentu memberi semangat dan motivasi bagi kami. Semoga reformasi birokrasi kita di Sumbar bisa menjadi lebih baik lagi," kata gubernur.

Komitmen reformasi birokrasi Pemprov Sumbar menurut gubernur sudah diwujudkan sejak awal dengan menjadi daerah pertama di Indonesia yang memiliki peraturan daerah (Perda) tentang SPBE, yakni Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 20 Tahun 2018 tentang SPBE.

Ditambahkan gubernur, implementasi Reformasi Birokrasi pada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat saat ini terus dioptimalkan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat. Optimalisasi tersebut meliputi manajemen perubahan, deregulasi kebijakan, penguatan organisasi,  penguatan akuntabilitas kinerja,  penguatan ketatalaksanaan, manajemen SDM, pengawasan dan penguatan pelayanan publik.

Implementasi reformasi Birokrasi di Sumbar, lanjut gubernur sudah berlangsung selama 3 periode. Dimulai dengan menetapkan Pergub Sumbar Nomor 24 Tahun 2011 Tentang “Pedoman Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Pemprov Sumbar tahun 2011-2015. Lalu dilanjutkan road map reformasi birokrasi tahun 2016-2021, dan terakhir ditetapkan Peraturan Gubernur Nomor 27 Tahun 2022 tentang road map reformasi birokrasi Tahun 2022-2026.

"Terkait reformasi birokrasi, Pemprov Sumbar menempatkannya pada Misi ke 7 kepala daerah. Tujuan dan sasaran yang ditetapkan untuk mencapai misi ke 7 ini mengacu pada PermenPAN 25 tahun 2020. Tiga periode Reformasi Birokrasi mengarah pada perbaikan yang sama yaitu menuju birokrasi yang bersih akuntabel. Birokrasi yang efektif efisien dan pelayanan masyarakat yang prima," lanjut gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Sumbar, Jasman Rizal, ditempat terpisah mengungkapkan, untuk penilaian Evaluasi SPBE tahun 2022, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik melalui kegiatan pada tahun anggaran 2022 telah melaksanakan beberapa perbaikan, diantaranya pada domain yang masih memiliki nilai kurang yaitu Domain Manajemen SPBE.

Optimalisasi lain yang dilakukan adalah aspek penerapan manajemen SPBE dengan membangun Portal Satu Data Sumatera Barat. Selain itu juga mendorong OPD terkait untuk terbentuknya Pergub Satu Data Sumbar serta membangun sistem informasi untuk manajemen aset TIK.

Sedangkan untuk tata kelola SPBE, Diskominfotik membangun sistem penghubung layanan instansi pemerintah. Untuk aspek Audit TIK melakukan ISO 27001 untuk menghasilkan standarisasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) pada ruang server dan perangkat Infrastruktur lainnya di Diskominfotik.

Termasuk juga membuat regulasi untuk pelaksanaan audit aplikasi SPBE. Mengoptimalkan implementasi Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Persandian untuk Pengamanan Informasi, dan membuat regulasi untuk pelaksanaan audit keamanan SPBE.

"Hasil evaluasi SPBE tahun 2021, dijadikan pedoman oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam penyelenggaraan SPBE yang terpadu sehingga dapat menghasilkan layanan SPBE yang berkualitas, terintegrasi, berkisinambungan dan mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi bagi aparatur sipil negara serta bermanafaat bagi pelaku usaha dan masyarakat luas," pungkas Jasman.(doa/MMC)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Rang Solok Baralek Gadang 2022 Berakhir, Gubernur Mahyeldi: Tahun Depan Harus Lebih Meriah Lagi
Minggu, September 25, 2022

On Minggu, September 25, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Event kebanggaan masyarakat Kota Solok 'Rang Solok Baralek Gadang' (RSBG) yang telah berlangsung sejak Kamis (22/9/2022) lalu, resmi ditutup oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Buya Mahyeldi, di Hamparan Sawah Solok, Kota Solok, Minggu (25/9/2022) siang.

Perhelatan yang telah menjadi salah satu alek unggulan dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022, itu diyakini Ketua Panitia Jefrizal berhasil mendatangkan pengunjung sedikitnya 20 ribu orang dengan putaran uang miliaran rupiah.

Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya sebelum menutup RSBG berharap, acara yang sama tahun depan bisa lebih meriah dengan putaran ekonomi yang lebih besar pula.

"Kalau tahun ini putaran uangnya Rp5 miliar, tahun depan harus bisa Rp50 miliar," harap gubernur.

Kuncinya, tambah orang nomor satu di Sumbar tersebut adalah keharmonisan dan kekompakkan antara seluruh unsur pimpinan di Kota Solok. 

"Jika para pemimpin di Kota Solok kompak, dan sinergi, maka yakinlah akan menghadirkan banyak kebaikan bagi masyarakat Kota Solok," lanjut gubernur.

Apalagi mulai 1 Oktober mendatang, tambah Buya Mahyeldi, penerbangan internasional akan kembali dibuka dari Bandara Internasional Minangkabau ke Kuala Lumpur, Malaysia. Sehingga daerah dihimbau mempersiapkan diri membenahi destinasi wisata masing-masing karena akan banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia yang sudah rindu ingin ke Sumbar.

"Ini momen bagi kita meningkatkan kunjungan wisata ke Sumbar," pungkas gubernur.

Sebelumnya, Walikota Solok Zul Elfian Umar menyebut, selama empat hari perhelatan RSBG, tidak hanya masyarakat lokal yang hadir ke Solok, melainkan juga para perantau, baik yang rantauan Sumbar, nasional hingga internasional, diantaranya dari Swedia dan Singapura.

Sesuai dengan harapan gubernur, Zul Elfian juga mengatakan akan terus menjalin keharmonisan, kekompakan dan sinergitas dengan berbagai unsur pimpinan dan lapisan masyarakat.

"Kekuatan Kota Solok tidak ada yang lain selain kebersamaan. Insyaallah kami akan selalu berupaya menjalin kekuatan itu dan menghadirkan kebaikan bagi masyarakat Kota Solok," kata wali kota.

Seperti diberitakan sebelumnya, beragam kegiatan seni tradisi, permainan anak nagari, bazar hingga festival layang-layang internasional ditampilkan untuk menghibur masyarakat, maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Solok selama RSBG berlangsung.

Turut hadir dalam penutupan RSBG, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dwi Marhen Yono, sejumlah bupati dan walikota di Sumbar, diantaranya Wali Kota Padang Panjang, Pj. Wali Kota Payakumbuh, Bupati Pasaman dan Bupati Tanah Datar. Tampak hadir juga Ketua TP.PKK Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi.

Acara penutupan RSBG diawali dengan pawai budaya, kemudian diringi dengan tarian Massal Baralek Gadang, dan diakhiri dengan makan bajamba.(doa/MMC)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Resmikan UPTD Pelabuhan Perikanan, Wagub Audy Jemput Aspirasi Nelayan Air Bangis
Minggu, September 25, 2022

On Minggu, September 25, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy meresmikan Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pelabuhan Perikanan Wilayah II Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Air Bangis, Pasaman Barat, Sabtu (24/9/22). 

Kedatangan Wagub disambut antusias  nelayan setempat yang ingin menyampaikan aspirasi. Puluhan kelompok nelayan hadir untuk menyuarakan keluh kesah melaut pada Wagub Audy.

Dikatakan Wagub, nelayan di TPI Aia Bangih Pasaman Barat ini merupakan penyumbang 45 persen dari hasil produksi Ikan di Sumbar. Dengan garis pantai sepanjang 142 Km, potensi Perikanan Pasaman Barat yang luar biasa tidak perlu diragukan.

Oleh karena itu Wagub menyampaikan sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap potensi di Pasaman Barat, menjelang akhir tahun 2022 ini masih banyak bantuan yang akan diberikan guna meningkatkan kemampuan produksi maupun hilirisasi sektor perikanan Pasaman Barat.

"Masih banyak bantuan yang akan kita berikan, mulai dari mesin tempel 15 dan 4 PK, longtail, gill net, trammel net, dan bantuan lainnya. Selain itu ke depan juga akan kita perkuat hilirisasi untuk meningkatkan nilai produk perikanan," kata Wagub.

Terkait illegal fishing yang juga banyak dikeluhkan oleh nelayan setempat, Wagub menuturkan saat ini Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tengah menggodok Peraturan Gubernur yang mengatur perlindungan dan pemberdayaan Ikan oleh nelayan.

"Kita harus melindungi nelayan-nelayan kita di Sumbar agar tidak dirugikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ketika menangkap Ikan," sambung Wagub.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi menyampaikan ungkapan terimakasih atas perhatian pemerintah provinsi terhadap nelayan Aia Bangih. Ia berpesan pada nelayan untuk tetap menjaga laut Pasaman Barat.

"Kalau dikelola dengan baik, dipastikan nelayan akan mendapat manfaat sebesar-besarnya," tuturnya.

Adapun keluhan nelayan lainnya mengenai adanya pendangkalan sungai yang menjadi tempat bersandar kapal nelayan serta kurangnya kuota distribusi BBM bagi nelayan Aia Bangih, Wagub mengatakan akan segera melakukan pendataan dan komunikasi dengan stakeholder terkait. (MC Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Gubernur Sumbar: Di Agam Tidak Ada Lagi Nagari Tertinggal
Minggu, September 25, 2022

On Minggu, September 25, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, membuka secara resmi Musyawarah Besar II (MUBES II) Tahun 2022 M / 1444 H, Kerukunan Keluarga Agam (KKA) Kota Padang, yang diadakan di Hotel Kryad Bumi Minang, Sabtu (24/9/2022).

Kegiatan yang dihadiri oleh  Ketua Umum Kerukunan Keluarga Agam (KKA) Kota Padang, Guspardi Gaus, Komisaris Bank Nagari, Benni Warlis, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar Barlius, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Jetson, MT, Asisten serta Anggota Kerukunan Agam (KKA) lainnya.

Di kesempatan tersebut, Gubernur mengajak seluruh anggota KKA Kota Padang untuk bersinergi dan berkolaborasi untuk kampung halaman. Ia menyebut hal tersebut sesuai dengan tagline acara ini yaitu "Melalui Musyawarah Besar II Kerukunan Keluarga Agam MUBES II KKA Padang Kita Perkokoh Persatuan Persaudaraan Semua Warga Agam di Kota Padang".

"Hubungan ranah dan rantau KKA Kota Padang ini saya akui begitu kuat, apalagi hubungan masyarakat antar nagari, tingkat hubungan emosionalnya begitu kuat," imbuh gubernur. 

Gubernur juga menceritakan kekompakkan orang Minangkabau terhadap ranah dan rantaunya, salah satunya adalah pembangunan masjid Nurul Iman di Nagari Pagadih, para perantau Sumbar dari luar negeri seperti Malaysia turut ikut membantu pembangunan masjid tersebut.

Gubernur turut mengapresiasi kemajuan dan kemandirian nagari di Kabupaten Agam meningkat drastis, yang diukur dari Indeks Desa Membangun (IDM) secara nasional pada 2022. 

"Alhamdulillah di Agam tidak ada nagari tertinggal, kabarnya 20 nagari sekarang sudah berstatus mandiri, hal ini sangat potensial untuk mengembangkan pariwisata di Agam," ujar gubernur. 

Disamping itu, menurut gubernur terdapat kawasan Danau Maninjau yang potensial sebagai pusat wisata. Lebih lanjut terkait ditetapkannya Danau Maninjau sebagai danau prioritas, pihaknya akan mengambil langkah tegas yakni menarik sebagian besar keramba jaring apung (KJA) dari danau Maninjau. Saat ini jumlah KJA di sana mencapai 23 ribu lebih, meningkat jika dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar 17 ribu-an.

Ketua umum kerukunan keluarga agam (KKA) Guspardi Gaus, mengatakan acara ini bertujuan mempererat hubungan silaturahim, dan dapat membangun kampung halamannya untuk lebih maju, karena ia melihat para perantau yang berada di Kabupaten Agam banyak yang sudah sukses dan dipercaya mampu untuk membangun kampung halaman khususnya Agam agar lebih maju. (Via/MMC) 

#Diskominfotik Sumbar

"Solok Bersolek" Meriahkan Pameran Kerajinan Nusantara
Sabtu, September 24, 2022

On Sabtu, September 24, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ibu Wakil Gubernur Sumatera Barat, Ny. Fitria Amalia Audy, menghadiri acara Fashion Show yang bertajuk "Solok Bersolek" yang berlokasi di Hall A Balai Sidang Jakarta Convention Center, Jumat (23/9/2022).

Acara yang didukung oleh Rumah Batik Minang, Dekranasda Kabupaten Solok, Ambun Suri Dekranasda Kota Bukittinggi, dan Rumah Kebaya tersebut, berhasil memukau ratusan penonton yang hadir.  

Ditambah dengan 20 busana menawan rancangan Musa Widyatmodjo, yang diperagakan oleh 10 orang Ibu-ibu dari Indo Jalito Peduli.

Ny. Fitria Amalia atau yang akrab disapa Ibu Amel, ini berharap kegiatan ini semakin memperkenalkan produk kerajinan Kabupaten Solok agar mendapatkan pemasaran yang lebih baik ke depannya.

"Fashion Show Solok Bersolek ini sangat bagus sekali dalam rangka mempromosikan produk kerajinan Sumbar, khususnya Solok. Apalagi dengan sentuhan desainer ternama, akan meningkatkan kualitas produk sehingga bisa bersaing di nasional maupun internasional," ujarnya

Kegiatan yang menjadi bagian dari Pameran Kerajinan Nusantara, tersebut juga turut dihadiri oleh Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla, Ibu Panglima TNI Ny. Hetty Perkasa, Ibu Menteri Investasi Ny. Sriani Bahlil, Ibu Menteri Komunikasi dan Informatika Ny. Maria Ana Plate.

Tampak hadir juga Ketua Dekranasda Kota Bukittinggi Ny. Fiona Erman, Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Hj. Emiko Epyardi Asda, Ketua Dekranasda Kabupaten Pasaman Ny. Susi Benny Utama, Ny. Vita Gamawan Fauzi, Pendiri dan Pembina Batik Minang Solok Liza Mustafa, serta Ketua Umum Indo Jalito Peduli Astri Asgani.

Acara tersebut diakhiri dengan Penyerahan Bouquet Bunga kepada Desainer - Bapak Musa Widyatmodjo dan Ibu Weni, Ketua Umum Indo Jalito Peduli Astri Asgani, Pendiri dan Pembina Batik Minang Solok - Ibu Liza Mustafa yang diserahkan oleh Ibu Wakil Gubernur Sumatera Barat dan Para Tamu VIP yang hadir beserta bingkisan yang diserahkan kepada Ibu-ibu Indo Jalito Peduli yang melakukan Peragaan Busana, sebagai bentuk apresiasi atas terselenggaranya Kegiatan tersebut dengan sukses dan meriah. ( Ef/Ria-Phb)

#Diskominfotiksumbar

Hari Tanpa Bayangan, Wagub Audy Rayakan Titik Kulminasi Matahari di Pasaman Equator Festival
Sabtu, September 24, 2022

On Sabtu, September 24, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy menghadiri perayaan titik kulminasi Matahari yang menjadi puncak penyelenggaraan Pasaman Equator Festival 2022 di Museum Imam Bonjol, Pasaman, Jum'at (23/9/2022).

Festival yang sudah dimulai sejak Selasa, (20/9/2022) ini dimeriahkan wisata edukasi, pentas seni, dan bazar UMKM hingga Sabtu (24/9/2022). Puncaknya pada Kamis siang, Matahari menyentuh titik kulminasi, dimana bayangan akan berada tegak lurus sehingga seolah-olah tanpa bayangan.

Wagub Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan keunikan geografis Pasaman yang dilalui garis Khatulistiwa atau Equator ini, merupakan potensi daya tarik bagi Pasaman sebagai daerah tujuan wisata baru.

"Sebagai daerah yang memiliki daya tarik pariwisata yang unik ini, sudah semestinya kepariwisataan menjadi hal yang penting di Pasaman. Oleh sebab itu, diperlukan pengembangan kepariwisataan yang berkelanjutan serta branding yang 
baik," kata Wagub.

Lebih lanjut Wagub mengatakan, melalui upaya promosi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, ia optimis Pasaman bisa bersaing dengan daerah 
lainnya baik di tingkat provinsi, nasional maupun mancanegara.

Masih dalam rangka mendukung pemulihan pariwisata, Wagub juga menyampaikan pada tanggal 1 Oktober 2022 nanti, entry point Bandara Internasional Minangkabau (BIM) akan dibuka kembali dengan rute penerbangan pertama Kuala Lumpur – Padang dan Padang – Kuala Lumpur.

"Hal tentu merupakan langkah awal yang baik dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat," ujar Wagub.

Sementara itu, mendampingi Wagub Audy, Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS mengatakan Perayaan Titik 
Kulminasi Matahari ini mampu meningkatkan daya tarik 
kepariwisataan Kabupaten Pasaman. dan ke depan ia menuturkan akan 
semakin banyak iven-iven berkualitas yang diselenggarakan di tanah kelahiran Tuanku Imam Bonjol itu.

"Festival kulminasi matahari yang dirayakan dua kali dalam setahun ini sudah absen selama pandemi. Setelah hadir kembali festival ini akan menjadi momen pemulihan ekonomi bagi Pasaman terutama dalam sektor pariwisata," pungkasnya. (MC Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar