PILIHAN REDAKSI

Ekspor CPO kembali Dibuka, Andre Rosiade: Solusi Menyelamatkan Petani

BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membuka kembali ekspor sawit mentah (CPO) dan minyak goreng mulai Senin ...

Advertorial

Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-144, Sumbar Luncurkan Core Value ASN BerAKHLAK
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-144, Jum'at 20 Mei 2022, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meluncurkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHKAK dan employer branding "ASN Bangga Melayani Bangsa" yang dihadiri seluruh Bupati dan Walikota secara luring maupun daring di Kompleks Gubernuran, Padang, Jum'at (20/5).

ASN BerAKHLAK merupakan akronim dari "Aparatur Sipil Negara Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif" sebagai fondasi baru bagi aparatur sipil negara. Digagas oleh Kemenpan-RB bekerjasama dengan Kemendagri, penerapan cores value ini bertujuan untuk mewujudkan ASN yang professional dan berbudaya melayani.

Diluncurkan secara resmi di lingkup pemerintahan Sumatera Barat oleh Gubernur, Buya Mahyeldi mengatakan disamping akronim dari Kemenpan-RB, berakhkak juga memiliki makna yang merepresentasikan hubungan antara makhluk dengan Khalik. "Nilai-nilai dasar berakhkak, sebagaimana didefinisikan oleh Kemenpan-RB akan terbentuk ketika kita bekerja dengan baik untuk sang Khalik, Allah SWT," ujar Buya Mahyeldi.

Buya menjelaskan, dalam pembukaan Undang-undang Dasar juga dibunyikan, bahwasanya kemerdekaan adalah berkat rahmat Allah yang Maha kuasa, yang kemudian diformulasikan dalam Pancasila pada Sila pertama, yaitu ketuhanan yang maha esa. "Demikian juga dengan pasal-pasal yang terdapat dalam UUD, oleh sebab itu berakhkak yang dimaksud akan betul-betul terimplementasi secara baik jika hubungan kita dengan sang Khalik terjaga dengan baik," lanjut Buya.

Lebih lanjut Ia berharap, dengan diluncurkannya cores value ASN BerAKHLAK di Provinsi Sumatera Barat, ASN betul-betul dapat melayani bangsa dengan akuntabel, bisa dipertanggungjawabkan dan bisa pula dipertanggunggugatkan. "Insyaallaah dengan internalisasi nilai-nilai ini ASN akan menjadi lebih baik dan bangga melayani bangsa. Harapan kita tentu saja ASN BerAKHLAK tidak hanya sekedar menjadi jargon, tetapi mampu mendobrak stigma-stigma negatif. ASN tidak boleh lambat apalagi memperlambat," katanya lagi.

Sementara itu, hadir selaku narasumber, motivator Ary Ginanjar Agustian optimis dengan penerapan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dengan catatan seluruh aparatur sipil negara menginternalisasi cores value dengan baik. "Seandainya ASN Ber-AKHLAK disambut oleh seluruh rakyat Indonesia, saya optimistis, Indonesia Emas 2045 akan menjadi kenyataan," tutur founder ESQ itu.

Bagi Ary, core value ASN adalah akal moral untuk membangun Indonesia agar bisa lebih maju. Ary menambahkan nilai Berorientasi Pelayanan bisa menjadi kompas bagi ASN, sedangkan AKHLAK merupakan jangkarnya. Dengan menerapkan nilai dasar ini, ASN juga dapat menjadi role model keselarasan visi dan misi bangsa.

Senada dengan Buya Mahyeldi, Ber-AKHLAK menurut Ary, tidak boleh sekadar menjadi jargon saja. ASN harus bisa mendobrak stigma negatif. Ketika ASN terbiasa memberikan pelayanan yang baik dan sesuai prosedur, praktik korupsi dapat dihindari. Ia berharap, Ber-AKHLAK juga dapat ditanamkan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Turut hadir pula dalam kegiatan peluncuran tersebut, Deputi bidang Sumber Daya Manusia Kemenpan-RB, Alex Denni selaku narasumber, serta Sekretaris Jenderal Kemendagri, Suhajar Diantoro secara daring. (MC Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Pemprov Sumbar Rencanakan Penataan Kembali Flyover Bandara Internasional Minangkabau
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Keberadaan Flyover selepas Bandara Internasional Minangkabau (BIM) merupakan salah satu pintu gerbang yang memberikan impresi awal bagi pengunjung yang masuk ke Sumatera Barat, terutama bagi pengunjung yang datang melalui jalur penerbangan. 

Baru saja mendarat di bandara, umumnya pengunjung akan melewati flyover yang berada di Kec. Batang Anai, Kab Padang Pariaman tersebut. Sayangnya kondisi flyover saat ini tampak terciderai oleh persoalan sampah yang dibuang sembarangan di sekitar flyover, serta baliho-baliho yang tidak tertata dengan rapi, sehingga memberikan kesan yang kurang baik.

Menanggapi situasi demikian, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Siti Aisyah mengungkapkan rencana Pemprov Sumbar untuk melakukan penataan kembali kawasan flyover agar lebih bersih, tertata, serta memberikan kesan yang lebih menarik saat memasuki wilayah Sumbar. "Ketika keluar dari BIM, itu lah wajah awal Sumbar, first impression kita, terutama bagi orang yang datang melalui jalur penerbangan," ungkap Wagub, Jum'at (20/5).

Melihat kondisi saat ini, Wagub menyampaikan perlunya perhatian khusus, terutama dari Pemerintah Kab. Padang Pariaman, "Penataan ini tentu butuh kolaborasi, dari pemerintah provinsi, Pemkab. Padang Pariaman, Angkasa Pura juga stakeholder terkait lainnya," kata Wagub melanjutkan.

Selain itu, dalam rangka penataan, Ia juga mengarahkan agar ke depan dana CSR dari pihak Angkasa Pura, maupun perusahaan lainnya yang berhubungan dengan penerbangan serta berada disekitar flyover Bandara itu diarahkan untuk penataan kawasan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmang turut menyampaikan dukungannya atas rencana penataan tersebut. Dengan ditata lebih bersih dan apik tentu akan menjadi nilai tambah bagi Kab. Padang Pariaman.

Sementara untuk permasalahan sampah yang menjadi perhatian pemerintah provinsi saat ini, Wabup menegaskan bahwa pembuangan sampah di sekitar flyover adalah illegal, dan berkomitmen untuk melakukan penertiban. "Pembuangan Sampah di Flyover itu jelas illegal, dan akan kita tertibkan, bila perlu akan diberikan punishment," tegas Wabup Padang Pariaman itu.

Meski masih dalam tahap penjajakan, diketahui nantinya rencana perubahan wajah flyover yang sudah mendapat sambutan positif berbagai pihak tersebut, akan ditindaklanjuti dengan penandatangan perjanjian kerjasama antara Dinas Lingkungan Hidup Prov. Sumbar, Pemkab. Padang Pariaman, Angkasa Pura II, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumbar sebagai bentuk komitmen terhadap rencana penataan. (MC Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Gubernur Ingatkan Tiga Cita-cita Dr. Soetomo
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-114 tahun 2022, di halaman Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Senin (20/5/2022).

Dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang dibacakan oleh Gubernur Buya Mahyeldi, menyampaikan tiga cita-cita kebangkitan nasional yang dipegang erat oleh organisasi pergerakan nasional, yang didirikan oleh Dr. Sutomo dan para mahasiswa, yaitu Budi Utomo. "Tiga cita-cita yang dipegang erat demi kebangkitan nasional tersebut, yakni  memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia," tuturnya. 

Gubernur juga mengajak untuk memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya  dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini, saya mengajak semua stakeholder pemerintah provinsi untuk secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat sinergi dan kerjasama dengan pemerintah pusat melalui gotong royong," ungkapnya. 

Ia menyebutkan, semangat peringatan Harkitnas menjadi tonggak guna menyamakan gerak langkah memperkuat merajut kebersamaan dan memperkuat gotong royong untuk bersama-sama memajukan negeri. "Pesan dari Harkitnas pada hari ini ialah, bagaimana  sinergi dan kolaborasi kerjasama dan kesatuan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah harus terbangun lebih kuat, hal tersebut mesti  dirawat, karena di dalamnya ada nilai-nilai etika pemerintahan, kemudian peraturan yang ada harus kita taati," imbuhnya.

Hari Kebangkitan Nasional ke-114 yang dibarengi dengan launching  Core Values ASN BerAKHLAK dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa ini, Gubernur berharap dengan adanya launching ASN berAKHLAK tersebut, para ASN bisa lebih baik memberikan layanan prima kepada masyarakat. "Semoga dengan diluncurkannya program ASN BerAKHLAK, para ASN di lingkup sumbar dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan di Sumbar, oleh sebab itu ASN berakhlak ini mudah-mudahan menjadi bagian yg memotivasi kita untuk memberikan yang  terbaik bagi masyarakat Sumbar di masa-masa yang akan datang," harapnya.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan ziarah makam pahlawan nasional bertempat di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa,  Lolong Belanti, Padang Utara. Upacara ziarah tersebut  dipimpin oleh Sekertaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Hansastri, bersama unsur Forkopimda. (Via/MMC) 

#Diskominfotik Sumbar

Gubernur Mahyeldi Buka Bimbingan Teknis Calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji
Jumat, Mei 20, 2022

On Jumat, Mei 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Jelang keberangkatan pertama jemaah haji embarkasi Sumatera Barat pada 4 Juni mendatang, Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi membuka bimbingan teknis bagi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang baru saja dilantik di Aula Asrama Haji Padang, Kamis (19/5).

Dalam pembukaan bimtek yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama Kantor Wilayah Sumatera Barat tersebut, Buya berpesan agar petugas nantinya dapat melayani jemaah haji secara optimal, serta dapat memastikan seluruh rangkaian ibadah haji terjaga dengan baik.

"Amanat tugas yang diemban PPIH begitu mulia, membantu jemaah menyempurnakan rukun Islam, oleh sebab itu harus dilaksanakan secara excellent," pesan Buya Mahyeldi.

Menurut Buya, berangkat haji merupakan ibadah yang ditunggu-tunggu oleh banyak umat Muslim. Bahkan tidak sedikit yang menunggu bertahun-tahun agar bisa berhaji, sehingga sangat disayangkan jika ibadah yang dilakukan nantinya tidak maksimal.

"Disinilah peran PPIH, melalui Bimtek ini diharapkan PPIH mampu memberikan pelayanan terbaik agar nilai-nilai ibadah dapat dioptimalkan oleh para jemaah. Jangan sampai lebih banyak thawaf di luar Masjid dari pada di dalam Masjid," katanya lagi.

Menyampaikan hal senada, Kakanwil Kemenag Sumbar, Helmi, menyebutkan Bimtek terintegrasi yang diikuti petugas PPIH sangat penting, karena berkaitan dengan seluruh penugasan dalam pelayanan Haji kelak. Melalui Bimtek tersebut Ia berharap peserta hendaknya dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, agar jemaah terbimbing dan mendapat kemudahan selama pelaksanaan ibadah, baik selama di tanah suci, maupun sekembalinya ke tanah air nanti.

"Peserta merupakan orang-orang pilihan yang telah lolos seleksi melalui uji kompetensi CAT dan wawancara Kementrian Agama dari tingkat daerah hingga pusat. Ditambah telah mengikuti pembekalan, peserta tentu akan bertugas secara berintegritas, profesional, inovatif, bertanggung jawab," pungkas Helmi.

Sementara itu diketahui dari laporan panitia pelaksana, Bimtek akan dilaksanakan selama enam hari hingga 24 Mei mendatang dan diikuti oleh 42 orang peserta yang terdiri dari 30 petugas PPIH Sumatera Barat dan 12 petugas PPIH asal Provinsi Bengkulu. (MC Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Embarkasi Haji Sumbar Terbangkan 2840 Jemaah Mulai 4 Juni
Kamis, Mei 19, 2022

On Kamis, Mei 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Embarkasi Haji Sumatera Barat siap memberangkatkan sebanyak 2890 calon jemaah haji mulai 4 Juni mendatang. Keberangkatan jemaah nantinya dibagi dalam tujuh kelompok penerbangan, dimana lima kloter diikuti 2093 orang berasal dari Sumbar, sementara dua kloter lainnya menerbangkan 747 jemaah asal Bengkulu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Kementrian Agama Wilayah Sumatera Barat, Helmi pada pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sumbar Tahun 2022, di Asrama Embarkasi Haji Padang, Kamis (19/5).

Turut dilantik selaku pengarah PPIH Sumbar,  Gubernur, Buya Mahyeldi mengatakan setelah dua tahun absen dari penyelenggaraan ibadah haji akibat pandemi Covid-19, PPIH tentu bertekad untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah Haji pada tahun 2022 M/ 1443 H ini. "Alhamdulillah, dengan dilantiknya PPIH dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang sudah merindukan berangkat haji," kata Gubernur.

"Kepada seluruh petugas penyelenggara yang dilantik, kami harapkan dapat memberikan pelayanan terbaik, membantu para jemaah agar menjadi Haji yang mabrur," lanjutnya lagi.

Sementara itu hadir melantik PPIH, Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu, Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementrian Agama, Jaja Jailani MM menerangkan, masa operasional ibadah haji 2022 M/ 1443 H gelombang pertama berlangsung pada tanggal 4 hingga 18 Juni mendatang, lalu dilanjutkan gelombang kedua dimulai tanggal 19 sampai dengan 3 Juli.

Sementara setelah Wukuf di Padang Arafah yang jatuh pada tanggal 8 Juli, pemulangan jemaah gelombang pertama dari Jeddah akan berlangsung tanggal 15 sampai 29 Juli dan pemulangan gelombang kedua dari Kota Madinah dimulai tanggal 30 Juli hingga  13 Agustus nanti. "Secara keseluruhan nanti operasional akan  menerbangkan 92825 jemaah, dibagi ke dalam 241 kloter dari 13 Embarkasi," terang Jaja.

Lebih lanjut Jaja menjelaskan pada Haji Tahun ini akan diterapkan zonasi berdasarakan asal embarkasi untuk memudahkan mengarahkan jemaah. Selain itu khusus pada embarkasi DKI Jakarta, pihaknya juga telah menerapkan fast track imigrasi bagi calon jemaah haji. "Mudah-mudahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah, tahun depan di Embarkasi Sumatera Barat fast track imigrasi juga bisa kita terapkan," pungkasnya. (Mc Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Sumbar Terima Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional Tahun 2022
Rabu, Mei 18, 2022

On Rabu, Mei 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, meraih penghargaan Anugerah Kearsipan Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (Kemenpan RB) di Ballroom Hotel Pangeran, Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (18/5/2022). 

Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L), gubernur, bupati dan walikota seluruh Indonesia tersebut, Provinsi Sumbar mendapat penghargaan peringkat keempat kategori Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional, Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) Tahun 2022.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Imam Gunawan, kepada Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumbar, Novrial.

Gubernur menyampaikan  terima kasih kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan beserta seluruh jajaran yang sudah bekerja keras pada tahun ini, sehingga Sumbar mendapat penghargaan keempat nasional, ia menyebut hal ini juga akan menjadi motivasi bagi sumbar untuk bersinergi dalam mewujudkan pengelolaan kearsipan yang handal demi kemajuan bangsa dan negara.

“Mudah-mudahan kedepan hal ini bisa kita tingkatkan lagi, dengan adanya anugerah ini, bisa menjadi motivasi untuk kita semua dalam melakukan evaluasi guna mengetahui kekurangan kita. Oleh sebab itu kita buat langkah-langkah kedepan yang lebih baik, diantaranya adalah menghadirkan arsip tematik,” imbuhnya.

Gubernur menyebut, Sumatera Barat mempunyai berbagai peristiwa sejarah yang perlu diarsipkan secara lengkap, yaitu tentang sejarah Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI), peristiwa PDRI mempunyai nilai historis dalam penentu kemajuan serta keberlangsungan Pemerintah Daerah Republik Indonesia.

“Maka peristiwa ini perlu diarsipkan. Saat ini sudah dibangun Monumen Museum Bela Negara di Kabupaten Limapuluh Kota, maka dari itu perlu pengarsipan seluruh peristiwa dan dokumen yang terkait dengan PDRI, harus terdokumentasi secara baik, sehingga peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bagi generasi yang akan datang,” katanya.

Ia berharap Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, bisa melakukan langkah-langkah strategis kedepan, sehingga kearsipan di Sumatera Barat bisa lebih baik dan mudah diakses oleh masyarakat melalui berbagai cara.

“Semoga kedepan Sumbar akan memberikan prestasi-prestasi yang lebih baik lagi dalam rangka untuk memberikan kontribusi yang terbaik untuk NKRI yang kita cintai ini,” tuturnya.

Selain Sumatera Barat, beberapa pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota juga menerima Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional, Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) Tahun 2022. Diantaranya Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang menempati posisi pertama, selanjutnya disusul oleh Pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kabupaten Badung. (Via/MMC)

#Diskominfotik Sumbar

Siang ini, Sumatera Barat Terima Penghargaan Anugerah Kearsipan 2022
Rabu, Mei 18, 2022

On Rabu, Mei 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Bertepatan dengan puncak peringatan Hari Kearsipan ke-51, Provinsi Sumatera Barat, terpilih sebagai salah satu penerima Anugerah Kearsipan Tahun 2022 oleh Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Tjahjo Kumolo, untuk kategori Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional Tahun 2022.

Anugerah kearsipan nantinya akan disampaikan secara langsung oleh Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala ANRI, Imam Gunarto, di Ballroom Hotel Pangeran, Provinsi Riau, Rabu (18/5/2022) siang.

Penghargaan ini diberikan kepada Provinsi Sumatera Barat, yang telah dinilai berkontribusi besar dalam rangka melakukan pelaksanaan koordinasi simpul jaringan kepada pemerintah pusat dalam hal  pengelolaan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan membentuk Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JKIN).

Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Imam Gunarto, melalui  undangannya menyebut terdapat empat kategori anugerah yang akan diberikan kepada Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, dan  BUMN, yakni kategori Penghargaan Memori Kreatif Bangsa, Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2022, Penghargaaan Komitmen Bidang Kearsipan kepada Pimpinan Daerah di Lingkungan Provinsi Riau, dan Penghargaan Nilai Pengawasan Kearsipan Tahun 2021.

Menurut Imam, pemberian anugerah Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional ini penting dalam upaya peningkatan pengelolaan SIKN dan JIKN sebagai upaya pembinaan terhadap Simpul Jaringan. (Via/MMC)

#Diskominfotik Sumbar.

Jadi Saksi Pelantikan DPW PPNI Sumbar, Gubernur Himbau Perawat Jalin Sinergitas dengan Pemerintah
Selasa, Mei 17, 2022

On Selasa, Mei 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, memberikan apresiasi atas dilantiknya Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan tujuh anggota Majelis Kehormatan Etik Keperawatan (MKEK) Pengurus Persatuan Perawat Nasional (PPNI), Provinsi Sumatera Barat Periode 2022 - 2027 di Auditorium Gubernuran, pada selasa (17/5/2022).

Gubernur mengatakan PPNI selama ini telah menjadi mitra utama Pemprov Sumbar dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga dan penanganan COVID-19 di Sumbar. Ia berharap para pengurus yang telah dilantik dapat bekerja lebih keras, karena SDM perawat sangat terbatas. "Saya ucapkan selamat kepada perawat yang telah dilantik sebagai pengurus. Semoga saat bertugas mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap kecepatan layanan  kesehatan dan peningkatan kompetensi," tuturnya.

Gubernur juga berharap, para pengurus yang telah dilantik dapat menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dengan lebih maksimal. Ia mengatakan Provinsi Sumatera Barat pada tahun ini sangat concern di bidang kesehatan. "Perlunya sinergitas, kerjasama dan saling bergandengan tangan, antar pemerintah provinsi dan para perawat. Mengingat pelayanan kesehatan kita saat pandemi, tidak maksimal. Oleh sebab itu kita harus meningkatkan kualitas dan kompetensi kita dalam melayani masyarakat, yang  hal ini berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat di sumbar," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum  Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah, mengatakan perlunya pemberian sertifikasi uji kompetensi kepada para perawat, agar mereka dapat dapat bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan keperawatan, serta dapat meningkatkan kompetensinya. "Apalagi saat ini tenaga kesehatan diharuskan menjalani uji kompetensi agar dapat Surat Tanda Registrasi (STR)," imbuhnya. 

Pemberian STR itu katanya, bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kesehatan untuk melindungi masyarakat. “Oleh sebab itu, bagi tenaga kesehatan yang sertifikat kompetensinya telah habis masa berlakunya dapat diperpanjang dengan mencukupi 25 SKP (Satuan kredit profesi), salah satunya dengan ikut pelatihan, workhshop dan kegiatan ilmiah lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan sebagai satu-satunya organisasi profesi di lingkungan keperawatan, PPNI memegang peranan yang sangat penting dalam mewujudkan keperawatan sebagai suatu profesi yang mandiri, diakui oleh pemerintah dan organisasi profesi lainnya sekaligus bisa mendapat penghargaan dari masyarakat  dengan profesi yang dilakukan.

Disamping itu, Ketua DPW PPNI Provinsi Sumbar, Meta Seprinal, mengungkapkan pihaknya siap membantu pemerintah provinsi sumbar dalam hal peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, serta program-program kesehatan lainnya. "Kami PPNI Provinsi Sumbar siap membantu pemerintah. Saya yakin dan percaya para pengurus yang telah dilantik mempunyai integritas dan kompetensi sehingga dapat berkontribusi dalam memajukan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di sumatera barat," tegasnya. 

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan, Lila Yanwar, Ketua DPW PPNI lingkup sumbar, Direktur Rumah Sakit se-Sumbar, . (Via/MMC) 

#Dinas Kominfotik Sumbar.

Sumbar Perkuat Kerjasama Bilateral RI dengan Kerajaan Hashemite Yordania
Selasa, Mei 17, 2022

On Selasa, Mei 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam rangka evaluasi dan percepatan Kerjasama Bilateral Kerajaan Hashemite Yordania dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Indonesia Jordania Business Counci (IJBC) selaku lembaga yang memfasilitasi kerjasama tersebut mengundang Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi dan Wakil Gubernur, Audy Joinaldy pada pertemuan bersama Duta Besar Yordania untuk Indonesia, H.E. Mr. Abdallah Abu Romman, serta Royal Commision Yordania H.E. Mr. Walid Almasri dan H.E, Mr. Sami Dawud, Senin (16/5).

Pada pertemuan yang berlangsung selama lebih kurang dua jam tersebut, kedua belah pihak membahas potensi kerjasama yang sebelumnya sudah ditandatangani, dimana Pihak Kedutaan Yordania mengharapkan dilakukan percepatan sesuai kebutuhan, utamanya dalam import bahan-bahan kebutuhan dasar pertanian seperti beras, sayur-sayuran dan produk pertanian lainnya.

Selain itu, Pihak Kedubes Yordania juga menginginkan adanya kerjasama di sektor pendidikan. Duta Besar menyinggung banyaknya kampus-kampus di Sumatera Barat yang mendukung para pelajar Yordania untuk belajar di Indonesia, "Begitu juga sebaliknya, Pemerintah Yordania pun memiliki banyak peluang beasiswa untuk pelajar Sumatera Barat untuk belajar di Yordania," ujar Dubes melalui penerjemah.

Sebagai negara yang sangat bergantung dengan import, peluang kerjasama dalam bidang perdagangan dengan Yordania sangat besar. Sebagai contoh, untuk komoditi kopi, rempah, dan bumbu-bumbu masakan, dan lain sebagainya, saat ini Yordania sangat bergantung kepada India. Kedutaan pun mengakui konsumsi dalam negaranya terhadap komoditas tersebut mengalami peningkatan.

Tidak kalah pentingnya, menjawab potensi pemenuhan kebutuhan hasil pertanian Yordania itu, Wakil Gubernur juga menyampaikan bahwa Sumatera Barat sudah melakukan ekspor kopi ke Jepang, sebagai referensi bagi pihak Yordania.

Selain di sektor perdagangan, tidak kalah pentingnya pertemuan itu juga membahas peluang kerjasama energi terbarukan. Sumatera Barat dengan potensi Geo Thermal dan tenaga matahari yang dimiliki, diharapkan dapat mendorong Yordania untuk berinvestasi guna memanfaatkan peluang tersebut. Diketahui sebelumnya  berbagai negara yang telah menyampaikan ketertarikan dan menawarkan investasi pada peluang tersebut, tidak menutup kemungkinan pula bagi Pemerintah Kerajaan Yordania untuk ikut serta.

Pada kesempatan yang sama, Buya Mahyeldi menyampaikan harapan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Visit West Sumatra Beautiful 2023. Beliau berharap, di samping perdagangan dan energi, Kedubes Yordania juga dapat memberikan dukungan dan kerjasama di bidang pariwisata. Bandara Internasional Minangkabau dapat menerima para wisatawan dari Yordania untuk menikmati keindahan alam Sumatera Barat. "Alhamdulillah, Kedutaan Yordania menyambut baik hal tersebut dan berencana melakukan field trip dengan mengajak Duta Besar Kerajaan Arab Saudi mengunjungi potensi pariwisata Sumatera Barat," ungkap Buya Mahyeldi.

Pada pertemuan tersebut Gubernur, Buya Mahyeldi beserta Wagub, Audy Joinaldy di dampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu, Adib Alfikri, Kepala Dinas ESDM, Herry Martinus dan Kepala Badan Penghubung, Aschari Cahyaditama. Pertemuan ditutup dengan makan siang bersama yang tampak hangat dan hikmat dengan dipimpin doa langsung oleh Buya Mahyeldi. (MC Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Bangkitkan Semangat Membangun Nagari, Wagub Kembangkan Potensi Entrepreneurship di Kalangan Mahasiswa
Selasa, Mei 17, 2022

On Selasa, Mei 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Besarnya jumlah lulusan sarjana di Indonesia yang mencapai angka 3 juta orang setiap tahunnya, menjadi perhatian bagi Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy. Oleh karena itu, untuk memberikan motivasi guna mengembangkan potensi generasi milenial yang besar itu, serta mendorong terbukanya peluang-peluang bisnis baru terutama di era 4.0, Wagub Audy hadir selaku keynote speaker dalam acara yang bertema “Membangun Karakter Enterprenurship Generasi Milienal” di Aula pertemuan Hotel Crystal Lotus Yogyakarta, Minggu (15/5).

Pada acara yang dihadiri mahasiswa perantau asal Sumbar di Kota Pelajar itu, Wagub mengatakan diantara lima negara utama ASEAN, Indonesia merupakan negara dengan persentase penduduk wirausaha terkecil. Jumlah itu hanya 3,47 persen dari total 271 juta penduduk indonesia. sementara di sisi lain kuota kebutuhan pegawai di pemerintahan (PNS) hanya 700.000.

Menurut Wagub, hal ini tentu menjadi tantangan bagi pemerintah, membuka kesempatan wirausaha yang mampu menyerap tenaga kerja. Mengingat bahkan pada tahun 2021, Indonesia menjadi penyumbang sarjana terbanyak di dunia.

“Maka dari itu dengan situasi demikian, kita mengajak para generesai milenial agar dapat meluangkan waktu untuk belajar bagaimana meciptakan lapangan kerja lewat pemanfaatan teknologi yang semakin berkembang. Teknologi yang dimiliki peralatan yang kita gunakan di era 4.0 ini juga banyak memudahkan dan menciptakan peluang bisnis," ungkap Wagub.

Di hadapan para mahasiswa Ia menyampaikan, dengan terbukanya potensi peluang usaha untuk generasi milenial di era 4.0 tersebut, maka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat juga akan meningkat.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Sumbar, Aschari menerangkan pertemuan Wagub dengan para mahasiswa perantau tersebut merupakan bagian dari program kerja pemerintah daerah. "Banyak aset pemerintah daerah yang berada di luar provinsi butuh pengawasan maupun pengembangan fasilitas sarana dan Prasarana," terang Aschari.

"Diantaranya yang selama ini dikelola oleh Badan penghubung Provinsi Sumatera Barat adalah asrama-asrama mahasiswa yang berada di Bogor, Bandung,  dan Yogyakarta. Tidak hanya pengawasan aset fisik, namun pembinaan penghuni asrama juga menjadi salah satu target, agar mahasiswa dapat terangkul dalam satu wadah di perantauan,” tambahnya.

Selepas acara tersebut, Wagub juga menyempatkan untuk meninjau Asrama Mahasiswa Merapi Singgalang, berdiskusi serta mendengarkan aspiriasi penghuni asrama yang berjumlah 27 mahasiswa dan Asrama Putri Bundo Kanduang yang dihuni 25 mahasiswi asal Sumatera Barat sebagai bentuk kepedulian atas kenyamanan dan kemajuan penghuni asrama. (MC Prov Sumbar)

#Diskominfotik Sumbar