Opini

PARLEMEN

Sports

Pemprov Sumbar

Wagub Sumbar Dorong Percepatan UGGp Geopark Ranah Minang Konsep Pariwisata Dunia
Rabu, Mei 19, 2021

On Rabu, Mei 19, 2021

Wagub Sumbar Dorong Percepatan UGGp Geopark Ranah Minang Konsep Pariwisata Dunia
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy sangat mendukung dan mendorong Percepatan UNESCO Global Geoparks (UGGp) Geopark Ranah Minang "Patahan Besar Sumatera Danau Tektonik Singkarak" untuk ikon pariwisata Sumatera Barat.


Konsep geopark pada awalnya bertujuan untuk mengkonservasi warisan bumi dan alamnya serta mengkonservasi warisan budaya, kultur serta identitas masyarakat lokal serta flora dan fauna. Saat ini tengah diupayakan menjadi kawasan warisan geologi dunia atau UNESCO Global Geopark. 


Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy di ruang kerjanya, Selasa, 18 Mei 2021, saat menerima Dr. Osronita, M.Pd, kepala Puslitbang Geopark Dan Lingkungan Hidup Universitas Tamansiswa Padang yang juga Ahli Geopark Sumbar.

 

Kawasan Geopark Ranah Minang ditetapkan sebagai warisan geologi dunia oleh UNESCO merupakan target utama. Dengan demikian, pengembangan kawasan geopark akan berpeluang mendapat kucuran dana dari organisasi dunia, menjadi pendorong bagi seluruh sektor pembangunan yang ada di Provinsi Sumatera Barat.


"Kita upayakan segera, Geopark Ranah Minang merupakan aset bagi pengembangan pariwisata di Provinsi Sumatera Barat. Kita akan bentuk Badan Pengelola yang Independen dan Profesinal di bidang Geopark/kebumian," kata Wagub Sumbar


Sumatera Barat memiliki dengan 3 Geopark Nasional (Geopark Silokek,Geopark Sianok-Maninjau dan Geopark Sawahlunto) dan yang rencana akan diusulkan tahun ini menjadi Geopark Nasional.


Wagub Audy Joinaldy menyebutkan, bahwa Sumatera Barat juga mengusulkan 1 UGGp dengan Tema Patahan Besar Sumatera Danau

Tektonik Singkarak. Yang temanya sama dengan usulan Geopark Palu-Koro. 


Sesar Palu-Koro juga punya potensi besar untuk dijadikan sebagai UNESCO Global Geopark Provinsi Sulawesi Tengah dengan Tema yang sama ini akan menjadi Pesaing bagi Usulan Geopark Ranah Minang Dengan Tema yg sama Sesar/Patahan Sumatera. Untuk itu perlu percepatan penyiapan dokumen dan kelembagaan (Badan Pengelola Indenpenden) serta regulasi penerapan standar geopark.


"Sebagai contoh beberapa Geopark UNESCO lainnya akan mengajukan Badan Pengelola Bersifat Independen. Baru bisa diajukan, seperti Geopark Batur Bali, Geopark Gunung Sewu dan sebagainya," ucapnya.


Geopark Ranah Minang sesuai Standar UNESCO untuk dapat menjadi UGGp Harus memiliki keunikan nilai terkemuka secara internasional Outstanding Universal Value. Setelah Geopark Kaldera Toba dan Geopark Belitong yang saat ini disusul oleh Geopark Maros.


Dalam pertemuan itu Audy menjelaskan di setiap daerah geopark memiliki keunikan tersendiri, seperti Geopark Kaldera Toba Dengan Keunikan dan Unsur terkemuka secara Universal (outstanding universal value) sebagai Kaldera Gunung Api Tektovulkanik dengan pulau besar ditengahnya Samosir. Termasuk salah satu danau terbesar didunia.


Kemudian Geopark Belitong dengan keunikan empat potensi warisan geologi bernilai tinggi, diantaranya geomorfologi batuan granit. Geopark Belitong, merupakan geopark nasional Indonesia ke-6 yang masuk ke dalam daftar UNESCO Global Geoparks. 


Sebelumnya, Indonesia telah berhasil mendaftarkan Kaldera Toba, Batur, Ciletuh, Gunung Sewu, dan Rinjani. Menyusul Maros-pangkep, dan Ijen kemudian Geopark Singkarak yang juga sedang mempersiapkan untuk diusulkan.


"Kita harus gerak cepat agar kita ndak keduluan dengan daerah lain, karena ini merupakan peluang Geopark Global UNESCO dalam persaingan Nasional," ujarnya.


Untuk itu perlu konsep pengembangan Geopark Ranah Minang butuh dukungan dari Kabupaten dan Kota yang mengacu pada pengembangan kawasan dengan infrastruktur pendukung sesuai standar Geopark, agar bisa menjadi desitinasi pariwisata berkelas dunia.


"Kita butuh dukungan dalam insfrastruktur dan masukan dari semua daerah serta pihak yang terkait guna percepatan," sebut Audy.


Menurut Audy Joinaldy, Geopark Ranah Minang punya keindahan alam yang eksotik yang merupakan warisan geologi dan budaya merupakan salah satu yang terlengkap di Indonesia.


"Kita memiliki geopark dengan keunikan  geoheritage (keunikan geologi), bioheritage (keunikan hayati) hingga cultural heritage (keunikan budaya)," ujarnya.


Menurut Audy Joinaldy, tekad Pemprov Sumbar untuk mendorong percepatan ke Geopark Global UNESCO harus disertai dukungan semua pihak.


"Hal ini untuk memajukan Geopark Ranah Minang sebagai salah satu anggota jaringan taman bumi dunia, UNESCO atau Geopark Global Network/GGN Unesco," ungkapnya.


Untuk penataan kawasan Geopark Ranah Minang Wagub Sumbar katakan perlunya pembangunan infrastruktur kawasan strategis, seperti adanya hotel yang nyaman, Rest Area dan penunjang lainnya.


"Untuk itu, pariwisata Sumbar dapat diangkat dengan mengedepankan Natural dan alami. Kita juga butuh investasi untuk pengelolaan geopark. Selain itu kita juga perlu pendampingan untuk merubah perilaku masyarakat agar masyarakat lebih welcome terhadap pendatang dan investor," harap Audy.


Sementara itu, Dr. Osronita, M.Pd, kepala Puslitbang Geopark Dan Lingkungan Hidup Universitas Tamansiswa Padang yang juga Ahli Geopark Sumbar menjelaskan pengelolaan Geopark Ranah Minang perlu dilakukan secara profesional, sehingga badan pengelola dijalankan secara idenpenden bertugas penuh sehingga bisa fokus, serius dan bertanggung jawab penuh dalam pengembangan geopark.


Hal ini sesuai dengan hasil pertemuan pembahasan Kongres Nasional Ke 2 Jaringan Geopark Indonesia yang diselenggarakan di Jogjakarta tanggal 23-24 Maret 2021. 


Hasil pembahasan kongres bagaimana pengembangan geopark Sumatera Barat harus konsisten menerapkan dan mengupayakan konservasi perlindungan warisan bumi dengan melibatkan masyarakat lokal kemudian peningkatan peluang usaha masyarakat lokal melalui pemberdayaan masyarakat dan edukasi. 


"Kita akan melibatkan masyarakat setempat dalam pengelolaan secara idenpenden yang serius, fokus dan bertanggung jawab terhadap pengembangan Geopark Ranah Minang," ucap Osronita.


Selain itu, Osronita juga memberikan gambaran dan menyiapkan dokumen rencana manajemen pengembangan potensi sumber daya wisata Geopark Ranah Minang yang memiliki daya saing tinggi dalam mendukung pengembangan kebijakan nasional.


Dengan Badan Pengelola yang independen berpeluang besar mendapatkan fasilitas bantuan CSR perusahaan, BUMN dan NGO dari luar negeri sebagaimana disampaikan oleh Asisten Deputi Kementerian BUMN pada saat kongres tersebut, sehingga pembiayaan pengembangan Geopark tidak bergantung pada APBD.


Osronita menambahkan pengembangan destinasi wisata alam yang dikemas dalam Geopark atau geowisata merupakan wujud dari pengelolaan aspek geodiversity, biodiversity, dan cultural diversity dalam konsep geopark. 


Kegiatan pariwisata di kawasan geopark menentukan kualitas sumber daya alam dan budaya yang beranekaragam untuk dapat terus dinikmati wisatawan yang perlu dijaga keasliannya.


"Potensi Geopark Ranah Minang harus menjadi kesatuan pembangunan kepariwisataan berbasis konservasi, edukasi dan peningkatan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat,” tuturnya. 


(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

Menko Marves: Revitalisasi Danau Maninjau Butuh Biaya Rp237 Milyar
Rabu, Mei 19, 2021

On Rabu, Mei 19, 2021

Menko Marves: Revitalisasi Danau Maninjau Butuh Biaya Rp237 Milyar
BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan program penyelamatan Danau Maninjau di Kabupaten Agam, Sumatera Barat menelan biaya hingga Rp 237 Miliar. Angka sebesar itu  dibutuhkan untuk proyek pengerukan sedimen sisa pakan dan kotoran ikan yang selama berpuluh-puluh tahun mengendap di dasar danau. Penyebabnya karena banyaknya Keramba Jaring Apung (KJA) yang belum tertata sesuai dengan daya dukung dan daya tampung danau, sehingga terjadi penurunan kualitas sumber air danau, hingga berstatus hipertropik (cemar berat)


Hal ini disampaikan oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam Rapat Koordinasi Tata Kelola Danau Maninjau Sebagai Destinasi Pariwisata melalui virtual bersama Gubernur Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy yang juga dihadiri oleh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sumbar di ruang rapat Kantor Gubernur, Selasa, 18 Mei 2021. Menko Marves mengatakan, pada 2019 Danau maninjau telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Berdasarkan data LIPI, terdapat 22.078 unit KJA yang beroperasi di Danau Maninjau. Jumlah tersebut melebihi 3,5 kali lipat daya tampung. "Peraturan Daerah Kabupaten Agam No. 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Kelestarian Danau Maninjau membatasi jumlah KJA hingga 6.000 unit, itu pun tidak bisa menjamin kelestarian Danau Maninjau," ungkapnya.


Aktivitas budidaya KJA menyumbang 91 persen beban pencemaran di Danau Maninjau. Limbah tersebut meningkatkan kandungan nitrat dan fosfor di dalam udara sehingga status trofik air Danau Maninjau pada 2019 adalah hipertrofik (tinggi akan unsur organik). Berdasarkan hasil penelitian LIPI pada 2017, 95 -97 persen dari total volume danau kandungan oksigen sangat rendah . Oleh karena itu, hanya 3-5 persen luasan volume Danau Maninjau yang bisa menjadi tempat kehidupan biota. Lanjut Menko Marves kembali menjelaskan, bahwa volume sedimen yang harus disedot adalah sebesar 2.745.000 m3. Penyedotan sedimentasi akan dilakukan dengan menggunakan alat Drag Flow Pump.  Kapasitas Drag Flow Pump yang akan digunakan sebesar 1.000 m3 / jam selama 2.745 jam. "Semua itu membutuhkan biaya penyedotan sedimentasi sebesar 2.745.000 m3 adalah sebesar Rp 237 Miliar dengan waktu operasi selama 65 minggu. Biaya tersebut termasuk biaya penggunaan alat," jelasnya.


Kemudian Luhut Binsar Pandjaitan berharap bisa menciptakan kawasan Danau Maninjau menjadi destinasi pariwisata berkelanjutan dan berkualitas melalui revitalisasi kawasan Danau Maninjau dan juga dimanfaatkan sebagai lokasi sumber air PLTA .   


Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan revitalisasi kawasan Danau Maninjau sangat penting, karena sudah masuk dalam kawasan strategis pariwisata nasional. Menurutnya potensi wisata di kawasan Danau Maninjau sangat besar, baik di sisi alam, kuliner, budaya dan sejarahnya. Bahkan kawasan ini juga kampungnya tokoh-tokoh besar seperti Buya Hamka dan banyak lainnya. "Insya Allah, adanya objek wisata Geopark Danau Maninjau, masyarakat kita akan bisa merasakan manfaatnya. Kemudian kita bisa jadikan sebagai kawasan wisata religi. Apalagi Maninjau tempat kelahiran Buya Hamka. Yang nanti bisa ramai dikunjungi oleh wisatawan dari Malaysia," sebut Mahyeldi. 


Daya tarik wisata alam, dan lokasi terbaik para layang di Sumbar. Oleh karena itu potensi yang dimiliki Danau Maninjau dan Singkarak ini memang sangat berpengaruh penting bagi Sumatera Barat. "Sesuai apa yang dikatakan Menko Marves, kami berharap bagaimana tahapan dan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Pak Menteri dan di bawah koordinasi Pak Menko kita siap untuk memberikan dukungan," terangnya.


Gubernur Sumbar mengatakan, secara historis, geografis dan yuridis Danau Maninjau memiliki peluang yang kuat untuk diangkat jadi daerah tujuan wisata berskala nasional. Bahkan jauh sebelum pandemi Covid-19 Danau Maninjau juga jadi kawasan kunjungan wisata berskala internasional. "Tidak hanya itu, Danau Maninjau juga telah ditetapkan secara nasional sebagai Geopark Ngarai Sianok-Maninjau yang sudah masuk Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG)," ujarnya


“Ini suatu paket komplit yang bisa diusung menjadi wisata unggulan. Belum lagi ada wacana pembangunan kereta gantung oleh Bupati sehingga potensinya jadi semakin besar,” imbuhnya.


Mengarahkan potensi dan masyarakat yang ada di danau Maninjau bersama dengan Bupati Agam. Kemudian sekaitan dengan alih usaha maka pemprov Sumbar juga akan berkoordinasi dengan Bupati Agam untuk mencari alternatif alternatif. "Insya Allah kami akan menugaskan beberapa SKPD terkait untuk mencari jalan alternatif. Melalui Dinas Kehutanan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan juga dinas terkait lainnya," kata Mahyeldi.


Selanjutnya Gubernur Mahyeldi berharap dapat dukungan dari Menko Marves dan menunggu kebijakan dan langkah-langkah yang akan disepakati oleh Kemenko Marves.


(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

Hingga Hari Terakhir Petugas Penjagaan Posko Arus Mudik Sungai Rumbai Terus Bekerja
Senin, Mei 17, 2021

On Senin, Mei 17, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Petugas penjagaan arus mudik di Posko Sungai Rumbai Kabupaten Dhamasraya hingga saat terakhir terus melakukan penjagaan perbatasan. Ada 10 kenderaan roda 4 dan 20 kenderaan roda 2 disuruh putar balik.

Hal ini disampaikan Ketua Tim A Sekretaris Daerah (Sekda) Benni Warlis disela-sela kunjungan ke Posko Penjagaan Arus Mudik di Sungai Rumbai Kabupaten Dhamasraya, Minggu, 16 Mei 2021.

Hadir dalam rombongan tersebut Kasatpol pp dan damkar Dedy Diantolani dan Kadis pertanian Ir. Syafrizal dan Kasi  Satpol PP Prov, Komadan Piket Lantas Sungai Rumbai Aiptu Antonius H.

Benni Warlis juga sampaikan sejak posko penyekat penjagaan arus mudik di gelar sejak tanggal 6 -16 Mei 2021dilakukan tindakkan putar balik bagi kenderaan yang masuk ke Sumbar.

"Ada 200 unit kendaraan bermotor dan 100 kendaraan roda 4. Hingga hari terakhir petugas tetap menjalan tugas sesuai Standar Operasional Pelaksanaan (SOP) yang ditetapkan. Semua berjalan baik sehingga arus mudik ke Sumbar dapat ditekan keberadaannya," ujarnya.

PJ. Sekdaprov juga sampaikan terima kasih atas dedikasi kawan-kawan petugas yang di Pos, walaupun dalam suasana lebaran masih setia bertugas dalam rangka mengurangi arus mudik demi tidak menyebarnya wabah virus corona. "Terima kasih kepada setiap petugas yang menjalan tugas dengan baik. Dan diharapkan petugas selalu menjaga kesehatan dan selalu menjalankan protokol kesehatan dalam melaksanakan tugas," harap Benni.

Benni Warlis juga katakan, pengawasan perjalanan orang di posko Sungai Rumbai, kab dharmasraya sesuai dengan sk gubernur no.332-323-2021 tentang pembentukan tim terpadu pengawasan perjalanan orang ke wilayah sumatera barat dalam rangka pelaksanaan peniadaan mudik hari raya idul fitri tahun 1442 H dan upaya pengendalian Corona virus disease 2019( covid-19) tanggal 5 mei 2021. "Para petugas melaksanakan tugas sesuai dengan SOP, kondisi sampai tanggal 16 mei 2021 aman dan terkendali para pengemudi yang ingin mudik di perintahkan putar balik lagi, pada hari minggu tanggal 16 mei 2021," ungkapnya.

Posko Sungai Rumbai yg terletak  di Sungai Rumbai  Kab. Dharmasraya, Koordinator Posko Iptu  Antonius Kanit Lantas Sungai Rumbai dengan  jumlah Personil, Polri 3 org, Kesehatan 3 org, Brimob 3 org, Dishub 3 org dan Satpol PP Prov. 2 org 

(Humas Sumbar)

Sidak Pasca Lebaran, Wagub Audy Joinaldy: ASN Sumbar Tidak Ada Yang Bolos
Senin, Mei 17, 2021

On Senin, Mei 17, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Hari pertama masuk kerja, Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy melakukan inspeksi mendadak (sidak) usai libur lebaran 2021. Sidak dilakukan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar.

Seperti di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kehutanan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Audy Joinaldy mengatakan, sidak ini dilakukan guna mengetahui ada tidaknya, pegawai yang terlambat dan bolos, Senin, 17 Mei 2021.

Wagub Sumbar Audy Joinaldy mengatakan setelah cuti bersama para ASN diharapkan sudah hadir kembali pada hari pertama masuk kerja untuk memberikan pelayan publik khususnya pada unit-unit pelayanan kepada masyarakat. "Kita harapkan ASN pasca cuti bersama, pada hari pertama semuanya masuk kerja. Itu penting agar mereka menyadari pentingnya disiplin kerja," kata Audy.

Oleh karena itu untuk mengetahui berapa pegawai yang tidak masuk kerja, Wagub Sumbar bersama Asisten III Setda Sumbar, Drs. Nasir Ahmad, M.Si, Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan Dan SDM Muhammad Yani, SH, dan Staf Ahli Bidang Hukum, Politik Dan Pemerintahan, Enifita Djinis, SH.

Wagub Sumbar menegaskan akan memberikan sanksi kepada para ASN yang absen tanpa alasan jelas di hari pertama kerja usai libur lebaran. Apabila hari pertama masuk kerja ada ASN yang tidak masuk tanpa keterangan, maka sanksi akan menunggu sesuai ketentuan. "Tentunya untuk memastikan kedisiplinan pegawai, akan dicek lagi melalui hasil absensi para pegawai. Tentu jika ada yang melanggar, akan diproses seusai dengan aturan PP nomor 53," tukasnya.

Dijelaskannya, disiplin kerja bagi pegawai bukan menjadi paksaan, melainkan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan. Karena setiap pegawai memiliki ikatan dengan aturan yang telah ditentukan dalam perundang-undangan. "Alhamdulillah, dari pantauan kami belum ada laporan pegawai yang terlambat masuk dan bolos kerja. Hanya ada pegawai yang cuti hamil," ujarnya.

Wagub Sumbar senang seluruh ASN tidak ada yang mangkir pada hari pertama masuk kerja, karena sebelumnya sudah dibuatkan surat edaran agar ASN tidak menambah cuti bersama pasca lebaran serta dapat mematuhi peraturan dan ketentuan yang ada.

Tidak hanya untuk sidak saja, kehadirannya bersama tim keliling ke beberapa kantor OPD juga untuk memberikan semangat serta motivasi kepada para ASN agar setelah lama libur bisa kembali bersemangat melaksanakan tugas dan kewajibannya melayani masyarakat.

(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

Gubernur Mahyeldi Lepas Jenazah Nurhayati, Dimakamkan Koto Nan Ampek Payakumbuh
Jumat, Mei 14, 2021

On Jumat, Mei 14, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kabar duka menyelimuti keluarga besan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi di saat momentum Idul Fitri 1442 Hijriah. Nurhayati, Kepala SMAN 3 Payakumbuh yang merupakan Istri dari Agustion Kadis Pendidikan Kota Payakumbuh pada Kamis, 12 Mei 2021  sekitar pukul 23.05 WIB

Dra. Nurhayati meninggal dunia di Rumah Sakit pada usia 55 tahun, setelah dirawat di RS M Djamil Padang, merupakan mertua putra keempat dari Mahyeldi yaitu Muhammad Taufiqur Rahman pasangan Rahmah Agustina.

Mahyeldi mengaku mendapat kabar Nurhayati mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 23.30 WIB dari Rumah Sakit M Djamil Padang. Ia bersama keluarga langsung menuju rumah sakit dan ikut mengantarkan jenazah ke rumah duka di Kota Payakumbuh dan di kuburkan di pemakaman Koto Nan Ampek.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Dra. Nurhayati. 

"Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah buk Nurhayati. Beliau meninggalkan kita tepat pada 1 Syawal 1442 Hijriah atau Idul Fitri 1442 H/Lebaran 2021 Kamis (13/5/2021) setelah menjalani Ramadan. Semoga ini pertanda positif bagi almarhumah, Insya Allah beliau husnul khotimah, Aamiin YRA," kata Mahyeldi saat melepas Almarhumah, Payakumbuh, Jumat, 14 Mei 2021.

Mahyeldi mengatakan, meninggalnya seseorang merupakan janji Allah SWT, sesuai firmannya ‘Kullu Nafsin Dzaiqatul Maut’ yang artinya ‘Setiap yang bernyawa akan mengalami kematian’. "Atas nama pemerintah provinsi Sumatera Barat dan keluarga besar, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian buk Nurhayati. Almarhumah merupakan sosok seorang guru sejati, sebagai pembimbing dan mengarakan generasi muda menjadi lebih baik dalam menjalankan kehidupan," kata Mahyeldi.

Baginya, Almarhum Nurhayati merupakan sosok seorang pendidik, riwayat pekerjaan beliau dari kepala SMAN 3 Payakumbuh betul-betul matang. Keteladannya yang baik adalah contoh yang baik yang berhubungan dengan sikap, perilaku, tutur kata, mental, maupun yang terkait dengan akhlak yang moral yang patut dijadikan contoh bagi siswa.

Ia menambahkan, mewakili keluarga menyampaikan kepada masyarakat yang hadir pada kesempatan tersebut untuk memaafkan segala kesalahan-kesalahan almarhumah lakukan selama hidup. "Semoga almarhumah ditempatkan di tempat yang paling indah bersama orang-orang beriman, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dalam menerima cobaan ini," tuturnya.

(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

Disambut Gubernur dan Wagub Sumbar, Mensos Risma Kunjungi Korban Longsor Tambang di Solsel
Kamis, Mei 13, 2021

On Kamis, Mei 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy menyambut langsung kedatangan Mensos Tri Rismaharini di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu, 12 Mei 2021.

Kedatangan mantan Walikota Surabaya ke Sumbar dengan beberapa kegiatan. Diantaranya meninjau Balai Diklat Kemensos dan melihat langsung lokasi bencana longsor serta menyerahkan bantuan korban longsor tambang ilegal di Abai, Solok Selatan. "Iya benar, ibu Risma datang ke Sumbar untuk menyerahkan bantuan korban longsor tambang ilegal di Abai Solok Selatan," ucap Mahyeldi.

Santunan dalam bentuk dana dan sembako tersebut diserahkan Menteri Sosial Risma diserahkan langsung kepada korban longsor Solok Selatan berupa Rp. 120 juta bagi 8 orang korban meninggal dunia dengan masing masing senilai Rp. 15 juta dan untuk korban luka luka Rp. 45 juta untuk 9 orang masing masing memperoleh Rp. 5 juta.

Sebelumnya, sejumlah penambang emas di kawasan Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan tertimbun saat melakukan aktivitas pertambangan. Peristiwa ini diketahui terjadi pada Senin, 10 Mei 2021.

Tim SAR gabungan akhirnya telah menemukan korban terakhir kejadian longsor tambang emas ilegal Selasa, 11 Mei 2021 malam. Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Jadi total korban penambang meninggal dunia sebanyak delapan orang dan dan sembilan orang luka-luka. Proses evakuasi dan pencarian berlangsung selama kurang lebih 12 jam.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar mengucapkan atas musibah yang menimpa keluarga dan masyarakat Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari dan sekitarnya. "Atas nama pribadi dan pemprov Sumbar menyampaikan rasa duka dan belasungkawa atas musibah longsor penambang emas di Abai," ujarnya.

Menurut informasi, adapun kedelapan korban meninggal dunia tersebut adalah Yasril, Buyung, Yuniadi, Ijal, Siat, Pakde, dan Catno. Satu korban lain bernama Siman, hingga kini masih belum ditemukan.

Proses pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan, termasuk Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Kementerian Sosial (Kemensos) hingga saat ini. Sementara itu, bagi sembilan korban luka-luka dari bencana tanah longsor tersebut antara lain Epi, Derri, Tomi, Sito, Eka, Fajrul, Abit, Mitro, dan Nova.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengharapkan dalam kunjungan Mensos tersebut semoga ke depan koordinasi dan sinergisitas Pemprov Sumbar dengan Kemensos bisa terjalin dengan baik untuk muwujudkan misi sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

Wagub Audy Joinaldy Serahkan Bantuan RTLH di Pesisir Selatan
Rabu, Mei 12, 2021

On Rabu, Mei 12, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Sambil berlari lari Samsul (60) menyambut kedatangan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy. Betapa gembiranya Samsul terlihat dari rona wajahnya orang nomor dua di Sumbar hadir di depan rumahnya.

Samsul bersama istrinya Imel (41) yang baru pulang dari pekerjaanya sebagai buruh tani, kaget dikabarkan oleh anaknya Feri (9) bahwa ada tamu rombongan dari Pemrov Sumbar. "Silahkan masuk pak Wagub, digubuk kami. Maaf masih kotor, ndak tahu kalau Wagub dan rombongan akan datang," ucap Samsul.

Sembari mengucapkan salam, Wagub Audy Joinaldy masuk ke dalam rumah dan melihat kondisi rumah Samsul yang memang tidak layak huni itu yang berada di Dusun Ranah Panjang Nagari Koto Marapak Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa, 11 Mei 2021. "Assalamualaikum.. Sudah berapa lama pak Samsul tinggal di rumah ini," tanya Audy.

Perasaan malu, Samsul menerangkan bahwa ia sudah tinggal sekitar tahun 1980 an bersama istri pertamanya yang sudah meninggal dunia. "Dulunya rumah ini tidak memiliki dinding hanya ditutup dengan bambu. Karena sudah termakan usia bambu itu saya ganti dengan papan simpiran. Sekarangpun papannya pun sudah lapuk karena dimakan rayap," terang Samsul.

Selanjutnya, Wagub Audy sekilas berdialog ringan dengan keluarga Samsul. Bahkan Audy pun membrikan pertanyaan matematikan kepada Feri. "Coba Feri jawab pertanyaan ini, kalau betul nanti om kasih hadiah. 7+4 berapa?" tutur Audy.

Dengan suara lantang Feri pun menjawab 11, dan ia pun mendapat hadiah sebesar Rp.100   ribu. Lanjut Audy berikan dua pertanyaan lagi, sehingga Feri mendapatkan Rp. 300 ribu.  

Selanjutnya, Audy Joinaldy menjelaskan kedatangannya bersama rombongan akan memberikan bantuan senilai 25 juta rupiah, untuk memperbaiki rumahnya Samsul memiliki tiga orang anak. Audy berharap dengan kondisi rumah yang sudah rapuh ini, rumah tidak layak huni (RTLH) dapat segera diperbaiki bersama warga sekitarnya. Bantuan tersebut berasal dari Baznas Sumbar itu untuk membeli bahan bangunan dan untuk pekerjaan nanti diawasi oleh Walinagari Koto Marapak. "Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini bisa meningkatkan kualitas rumah, lebih permanen dan layak huni. Alhamdulillah, sudah lama ingin sekali memperbaiki rumah ini, karena tidak memiliki biaya terpaksa kami tunda. Terima kasih pak Wagub," ungkap Samsul.

Audy pun menjelaskan, bahwa program ini dibiayai oleh Baznas Sumbar, ia hanya menyalurkan saja. Dan program ini akan terus ditingkatkan karena melalui program bedah rumah semakin merekat nilai-nilai kegotongroyongan di masyarakat. Esensi paling penting dari program ini adalah semakin kokohnya nilai-nilai kepedulian seluruh komponen masyarakat terhadap realita sosial.

(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

Wagub Audy Joinaldy Akhiri Safari Ramadan di Kab Pesisir Selatan
Rabu, Mei 12, 2021

On Rabu, Mei 12, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy sampai dipenghujung Ramadan 1442 H/2021, tetap melakukan Safari Ramadan di Kabupaten Kota se Sumbar. Kali ini Tim Safari Ramadan (TSR) yang dipimpin Audy Joinaldy merupakan suatu wahana membangun komunikasi rakyat dan pemerintah.

Kali ini kegiatan safari dilakukan di Kabupaten Pesisir Selatan tepatnya di Masjid Raya Istiqamah Koto Pandan Inderapura Timur, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa, 11 Mei 2021.

Wagub Audy mengatakan, inti dari Safari Ramadan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Sumbar adalah untuk silaturahim dengan masyarakat, sekaligus syi'ar Islam di bulan suci Ramadan.

"Dengan sering bersilaturahim berarti pemimpin telah membangun hubungan kekeluargaan dan saling memiliki dengan rakyat. Sehingga program-program pembangunan apapun itu mendapat dukungan masyarakat," sebutnya. 

Dalam sambutannya Audy mengajak seluruh warga Koto Pandan Inderapura Timur terus menjaga persatuan, keberagaman serta memelihara kondisi kamtibnas diwilayah setempat, terlebih lagi tahun ini merupakan cobaan yang diberikan oleh Allah SWT, yaitu pandemi Covid-19 yang melanda dunia. "Kita harus meningkatkan kewaspadaan masyarakat di tingkat Desa/Kelurahan terhadap penyebaran Covid-19. Sehingga perlu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat," ucapnya.

Selain itu Wagub Sumbar juga menyampaikan terkait normalisasi sungai yang mengaliri aliran pertanian masyarakat, pihaknya akan membicarakan dan membahas lebih lanjut hingga ke tingkat pusat.

Audy menjelaskan, tujuan normalisasi sungai yaitu bertujuan untuk meniadakan banjir, dan irigasi perairan sawah. "Kita akan usahakan agar Kabupaten Pesisir Selatan bisa memasukkan program program agar masuk ke dalam RPJMD Provinsi, dan kami minta ini disegerakan," imbuhnya.

Kunjungan safari Ramadan wakil gubernur diakhiri dengan penyerahan bantuan dana sebesar Rp20 juta dari Baznas provinsi Sumbar untuk pembangunan masjid dan beberapa kain sarung kepada pengurus Masjid Raya Istiqamah Koto Pandan Inderapura Timur.

(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

Penghujung Ramadan Wagub Audy Joinaldy Buka Bersama Petugas Posko Arus Mudik
Rabu, Mei 12, 2021

On Rabu, Mei 12, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Di penghujung Ramadan Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy berbuka bersama dengan 41 personil Posko Penyekatan Arus Mudik Lebaran 1442 Hijriah / 2021 di Nagari Sungai Sirah Kecamatan Silaut Pesisir Selatan, Selasa, 11 Mei 2021. 

Wagub Sumbar sengaja menyempatkan diri untuk meninjau Posko Penyekatan Arus Mudik tersebut untuk memberi semangat yang dijaga oleh petugas personil Satpol PP, Kepolisian, TNI, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait serta di backup personil Brimob Polda Sumbar. "Alhamdulillah, rasanya nikmat bisa berbuka bersama. Walaupun hanya segelas teh jahe, nikmatnya terasa kebersamaan dengan bapak bapak semua," ucap Audy.

Audy Joinaldy terus berupaya untuk menekan penyebaran Corona virus Disease 2019 (Covid-19), diantaranya dengan melakukan pemeriksaan terhadap orang yang masuk di batas Provinsi Sumbar dengan provinsi Bengkulu. Wagub Sumbar Audy Joinaldy menyatakan bahwa proteksi ketat di wilayah perbatasan menjadi salah satu upaya untuk memutus penyebaran Covid-19. Semua kendaraan yang melintas wajib berhenti untuk diperiksa, penumpang dan supirnya, termasuk masyarakat yang melintas batas provinsi tersebut, wajib dicek kesehatannya oleh aparat gabungan. "Tim personil yang ditempatkan di wilayah perbatasan membedakan sesuai dengan kategori yang dialami pengunjung, dengan tujuan memastikan para pendatang tidak terkontaminasi dengan Virus Corona," kata Audy.

Audy meminta para petugas tegas menjalan kebijakan pencegahan dan pengawasan Covid-19. Setiap ada kendaraan yang nekat pulang kampung. "Dengan adanya posko ini diharapkan dapat mencegah penularan Covid-19 melalui pemudik yang pulang kampung," ujarnya.

Dirinya mengapresiasi petugas dan Wagub Sumbar langsung menyampaikan rasa terima kasihnya kepada petugas yang ada di posko yang siap bertugas siaga jika kemungkinan buruk terjadi. Kemudian Wagub Audy meninjau langsung kelengkapan Posko Perbatasan mulai protokol kesehatan, masker, thermogun, seperti bilik anti septik dan ruangan pendataan. "Tentu hal ini dilakukan memperkuat perbatasan melawan penyebaran pandemi global Covid-19," ungkapnya.

Selain itu, gubernur berpesan kepada petugas di lapangan agar menjaga kesehatan dengan baik, dan pergunakan alat-alat sesuai dengan kebutuhan, terutama bagi petugas pemeriksaan bagi warga yang baru datang. Pada kesempatan itu Kasatpol PP Sumbar Dedy Diantolani ikut memberi semangat bagi petugas, agar jangan sampai lengah. Setiap kendaraan harus dihentikan untuk lakukan pemeriksaan kesehatan. Dedy mengimbau masyarakat Silaut untuk bersama membantu pemerintah dengan cara tidak keluar rumah. "Saya mengimbau masyarakat agar tetap dirumah saja, kalau tidak ada kepentingan lebih baik di rumah saja, hindari berkumpul, itu sudah termasuk membantu pemerintah," sebutnya.

Lanjut Dedy menjelaskan mulai dari tanggal 10 April kemaren telah dilakukan putar balik sebanyak 7 (tujuh) kendaraan yang ingin coba masuk ke Sumbar. "Ketegasan petugas yang ada di Posko ini telah dibuktikan dengan memerintahkan tujuh kendaaran untuk putar balik ke daerah asalnya. Saya ucapkan terima kasih, kita harus tegas dalam hal memberantas masuknya Covid-19 di Sumbar. Kita tetap melaksanakan penyekatan, ya seperti tadi (sore), kita sudah memutarbalikan empat kendaraan," tukas Dedy.

Pengendara ini diputarbalikan karena tidak bisa menunjukan surat-surat. Surat yang dimaksud ini merupakan surat negatif Covid-19 atau keterangan dinas yang diperbolehkan secara aturan. Pengendara yang diminta putar balik diantaranya berasal Provinsi tetangga, seperti Bengkulu dan Jambi. Pada kesempatan itu, Wagub Sumbar yang didampingi Kasatpol PP Sumbar Dedy Diantolani, Kepala Dinas Perhubungan Heri Nofiardi, Kepala Kepala DPMPTSP Sumbar Maswar Dedi dan Kepala Dinas Pertanian Syafrizal, memberikan makanan dan minuman berupa paket untuk petugas diperbatasan.

(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

M Yani Harapkan Dukungan Masyarakat Padang Pariaman Untuk Pembangunan Jalan Tol
Selasa, Mei 11, 2021

On Selasa, Mei 11, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Tim Safari Ramadan Provinsi Sumatera Barat 1442 Hijriah / tahun 2021 yang dipimpin Sekretaris Daerah berakhir hari ini di Masjid Raya lubuk Pandan, Nagari Lubuk Pandan Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman, Minggu, 9 Mei 2021. Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM, Muhammad Yani, SH., MM mewakili Sekda Pemprov Sumbar sebagai Ketua Tim Safari Ramadan menyampaikan program Safari Ramadan selain bersilaturahmi dengan masyarakat juga merupakan salah satu momen penting perjalanan kariernya, menempa dan mengabdikan diri ke masyarakat sebagai ASN di Sumbar.

Selain itu, Muhammad Yani menyampaikan, pesan gubernur ucapan terima kasih pada seluruh elemen masyarakat telah bersama-sama menyukseskan Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur Serentak 2020. Karena dari awal tahapan hingga pemilihan pada Rabu 9 Desember lalu, berjalan aman, sehat dan kondusif. "Kita semua telah menerima hasil pemilihan kepala daerah. Karena semua proses dilalui secara demokratis. Mari kita satukan langkah untuk melanjutkan pembangunan daerah ke depan," kata M. Yani.

Disamping itu M. Yani lebih jauh mengatakan saat ini positivity rate di Sumatera Barat cenderung semakin tinggi. Minggu 9 mei saja angka positivity rate sebesar 8,80 persen. Tingginya positivity rate menggambarkan tingginya penularan Covid-19 di masyarakat. Pelaksanaan protokol yang lemah terhadap kegiatan masyarakat berisiko dan mengkhawatirkan. Masyarakat harus disiplin mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dalam setiap kegiatan. Sumbar harus mengantisipasi sebaik-baiknya. 

Masyarakat diharapkan melaksanakan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Patuhi semua ketentuan yang tercantum dalam perda tersebut. "Mari kita jadikan Protokol Kesehatan sebagai gaya hidup. Saat ini Sumatera Barat berada pada posisi zona orange kalau sudah masuk zona merah maka akan banyak pembatasan kehidupan masyarakat seperti ibadah harus dirumah dan pembatasan sekolah bagi anak-anak kita," ucapnya.

Lebih lanjut M. Yani menginggatkan masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap pembangunan jalan tol yang melintasi kabupaten padang pariaman khususnya kecamatan 2x11=6 lingkung. 

Saat ini ada sebanyak 87 ganti rugi tanah dan sudah selesai sebanya 73 dan masih tersisa 14 lagi masih dalam proses. Pembangunan jalan tol sesi Padang-Sicincin sudah dilaksanakan selama tiga tahun. Namun, progresnya baru mencapai 37,98 persen dari total panjang 36,6 kilometer
M. Yani berharap pembangunan jalan tol bisa selesai secepatnya khususnya Padang-Sicincin. "Kita meminta dukungan seluruh masyarakat baik di ranah dan rantau agar persoalan pembangunan jalan tol dapat diurai satu persatu demi terwujudnya infrastruktur yang kita butuhkan ini. Kita berharap pengerjaan jalan tol ini tuntas di tahun 2022," ungkapnya.

Tim Safari Ramadhan Pemprov ini terdiri Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, M. Yani, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Wardarusmen, Kepala Biro Organisasi, Ahmad Zakri, Kadis Perindag Sumbar diwakili Yudhi, Biro Pemerintahan diwakili Arnel Efita, Eko Faisal dari Sespri Sekda, Novriyanti dan Indah dari Biro Binsos. Tim ini membawa penceramah Ustad Drs. H. Syafwan Diran.

Pada kesempatan itu, M. Yani menyerahkan bantuan berupa uang sebesar 20 juta rupiah dari Pemprov Sumbar untuk pembangunan masjid kepada pengurus masjid. 

(Biro Humas Setdaprov Sumbar)

Gubernur Mahyeldi Ajak Ustadz Derry Sulaiman Safari Ramadan Bersama
Senin, Mei 10, 2021

On Senin, Mei 10, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah melakukan Safari Ramadhan di Kabupaten Solok dengan melakukan buka bersama di rumah dinas Bupati Solok, Minggu (9/5/2021). Dilanjutkan dengan sholat tarawih berjamaah di Masjid Istiqomah Nagari Sungai Janiah Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Kali ini beda dari yang sebelumnya Gubernur Sumbar Mahyeldi membawa Ustadz Derry Guswan Sulaiman yang namanya sudah tak asing lagi di industri musik underground. Sekarang sudah menjadi Ustadz yang aktif berdakwah di berbagai tempat. Derry Sulaiman bahkan pernah berdakwah di tempat-tempat ekstrem seperti diskotik dan club malam yang ada di Bali. Hadir dalam rombongan tim safari tersebut diantaranya Kepala Dinas PUPR Sumbar Ir. Fathol Bari, M.Sc.Eng, Kepala Dinas Pertanian Ir. Syafrizal, Kepala Dinas Sosial Sumbar, Jumaidi, S.Pd, M .Pd,  Kepala Biro Bina Mental dan Kesra H. Syaifullah, MM, Kepala Biro Umum Setda Sumbar Rosail Akhyari Padomuan, SSTP. M.Si dan pejabat lainnya dari Kabupaten Solok.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi mengatakan, di bulan Ramadan, Allah memberikan kesempatan bagi hambanya yang melaksanakan sholat Tarawih sebulan penuh dengan mengisi di bulan ramadan kali ini dengan sebaik-baiknya. Sesuai sabda Rasulullah SAW: "Man qoma romadhona imanan wahtisaban ghofiro lahu ma taqoddama min dzambihi". Artinya, Barangsiapa melakukan Shalat Tarawih dengan rasa iman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lewat. Gubernur menyampaikan dalam membangun daerah harus saling peduli dan tolong-menolong menjadi salah satu ciri khas dalam budaya Islam. Hal ini lantaran Allah secara langsung mengamanatkannya dalam dalil Al-qur'an kepada seluruh umat manusia. Misalnya, dalam Surat Al-Maidah ayat 2, Allah SWT berfirman:

 وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

”Dan tolong-menolong lah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan. Dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwa lah kamu kepada Allah, sesungguhnya siksa Allah sangat berat."

"Termasuk juga dalam hal pembangunan di Sumbar ini, kita harus bekerjasama saling ataubsalung bersinergi  membantu untuk kemajuan daerah seperti Kabupaten Solok ini," kata Mahyeldi.

Hal tersebut dilakukan agar provinsi dapat memanfaatkan potensi yang ada di daerahnya secara maksimal. Sebab, menurut dia, tak ada satu daerah pun yang dapat mengatasi masalah dalam memenuhi kebutuhan daerahnya secara independen tanpa saling kerjasama. "Kerja sama yang komprehensif dan sinergis sangat penting dalam mengembangkan potensi suatu daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat wilayah terkait," sebutnya.

Kerja sama daerah merupakan usaha bersama yang dilakukan daerah dengan daerah lain dalam rangka penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah untuk kesejahteraan masyarakat dan percepatan peningkatan ekonomi masyakat. "Insya Allah, kita bangun Kabupaten Solok ini untuk meningkatkan ekonomi masyakarat dan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT," ujarnya.

Budaya gotong-royong dan turut serta mengulurkan bantuan dalam Islam diterapkan di banyak lini. Tak terkecuali dalam unsur aspek ekonomi syariah. Di mana kepedulian dalam perkara perekonomian juga ditonjolkan dengan berhati-hati dalam mengambil langkah ekonomi agar tak merugikan atau menzhalimi ekosistem dan masyarakatnya. Program-program pembangunan yang telah ditetapkan dan sedang dilaksanakan Pemprov Sumbar bersama kabupaten dan kota memerlukan dukungan penuh masyarakat. "Alhamdulillah, program yang ada di Kabupaten Solok masuk di dalam visi dan misi Provinsi Sumbar," tuturnya.

Sementara itu sambutan dari Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu, menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan Gubernur Sumbar dalam kegiatan Safari Ramadan di Kabupaten Solok. Jon Firman mengungkapkan bahwa berkat kerjasama Pemprov dan Pemda Solok yang bersinergi, pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Solok dapat dilakukan dengan baik. "Pada pandemi Covid-19 ini kita prioritaskan sektor pertanian, peternakan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat," ucapnya.

Selain itu dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Solok, terus berupaya menggali potensi yang ada di setiap daerah untuk mengembangkan sektor pariwisata. "Semoga usaha yang dilakukan untuk menggerakkan potensi daerah ini dapat dukungan dari Pemprov Sumbar," tuturnya.

Selanjutnya, Ustadz Derry Sulaiman
mengawali ceramahnya mengatakan bahwa ia bukanlah seorang ustadz maupun ulama, namun lebih tepat disebut sebagai dai. "Saya hanya berdakwah, karena tugas melaksanakan dakwah adalah kewajiban setiap muslim," ujar Derry.

Ia menceritakan kisahnya bagaimana hijrahnya dari seorang pencinta musik heavy metal hingga dirinya mendapat hidayah dari Allah untuk menempuh jalan kehidupan yang benar. "Saya bersyukur bisa menyadari, nikmat maksiat itu ibarat hanya setetes air jika dibandingkan dengan nikmatnya amal saleh yang seluas samudera," tukasnya.

Dalam perjalanan hijrahnya pula, pria asli Solok, Sumatera Barat, ini mengubah cita-citanya dari mengejar dunia semata menjadi masuk surga sebagai tujuan akhir hidupnya. Idolanya dari Metalica hingga Sepultura, ia ganti dengan Rasululullah Muhammad SAW. Lalu Ustadz Derry mengajak para jemaah untuk bersama-sama menyanyikan lagu "Dunia Sementara Akhirat Selamanya" 
yang sering dimainkan disetiap pertunjukan sebagai penyanyi. 

Orang Kaya ..Mati
Orang Miskin ..Mati
Raja-Raja ..Mati
Rakyat Biasa ..Mati
Semua Pergi Menghadap Ilahi
Dunia Yang Dicari
Tak Ada Yang Berarti
Takkan Dibawa Mati
 
"Allah Maha Kuasa, makhluk tak sedikit pun berkuasa. Hidup sementara, akhirat selamanya," kata Ustadz Derry.

Ia pun mengajak hadirin untuk selalu menghadirkan Allah dalam setiap lisannya. "Allah ada sebelum kata ‘ada’ itu ada, dan Allah akan tetap ada walaupun kata ‘ada’ itu sudah tidak ada lagi," tambahnya lagi.

Pada kesempatan itu, pemerintah Provinsi Sumbar menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Istiqomah senilai Rp.20 juta yang diserahkan oleh Kepala Dinas PUPR Sumbar Fathol Bari kepada pengurus masjid dan dilanjutkan penyerahan bantuan dari Bank Nagari Cabang Solok sebesar Rp. 5 juta.

(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

Gubernur Mahyeldi Minta KONI Dongkrak Prestasi Olahraga Sumbar
Minggu, Mei 09, 2021

On Minggu, Mei 09, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah membuka Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar tahun 2021 di Hotel Pangeran Beach, Minggu, 9 Mei 2021. Di awal sambutan Gubernur Sumbar mengatakan KONI memiliki tugas yang sangat berat, yaitu merencanakan, mengkoordinasikan dan melaksanakan pembinaan serta peningkatan prestasi atlet,  untuk mewujudkan prestasi keolahragaan nasional menuju prestasi internasional.

Orang nomor satu di Sumbar itu inginkan KONI Sumbar berupaya keras untuk mendongkrak prestasi olahraga Sumbar baik di PON 2021 dan PON 2024. "Melalui Musorprovlub ini kita bisa membentuk kerja sama guna melahirkan atlet-atlet yang  diharapkan memajukan olahraga di Sumbar ke depannya," kata Gubernur Mahyeldi.
 
Lanjut, Gubernur Mahyeldi mengharapkan agar olahraga Sumbar ke depannya akan lebih berbicara dalam peningkatan prestasi mulai dari tingkat nasional maupun internasional. "Kita berharap agar pengurus KONI yang ada di Kabupaten/Kota dan insan olahraga lainnya bisa memberikan masukan kepada pengurus KONI pusat, agar nantinya olahraga Sumbar makin maju, mengusulkan alokasi anggaran melalui APBD maupun APBN untuk meningkatkan pembangunan SDM dan prestasi melalui olahraga," ungkapnya.  

Tak kalah penting, Mahyeldi berpesan, perhatikan tata kelola organisasi, tata kelola pembinaan/pengembangan prestasi olahraga, serta bagaimana tata kelola keuangan yang baik. "Jika itu semua berjalan dengan baik, saya yakin organisasi KONI akan berhasil memajukan olahraga Sumbar," sebut Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan penghargaan dan terima kasih pengurus KONI pusat, yang hadir memberikan kontribusi untuk Sumbar, untuk membantu pelaksanaan pemilihan ketua umum periode 2021-2025. "Selamat melakukan musyawarah dalam pemilihan ketua umum KONI Sumbar masa bakti 2021 sampai 2025. Usai pelantikan Ketua KONI yang baru segera lakukan konsolidasi," ucapnya.

Ia mengatakan melalui olahraga bisa menjadikan orang sebagai saudara meskipun asal dan kebudayaan mereka berbeda-beda. Yang paling penting adalah bagaimana membangun olahraga di Sumbar untuk menjadi lebih baik. Diakuinya, telah banyak prestasi olahraga yang sudah diraih Sumbar. Baik di kancah nasional maupun internasional. Gubernur berharap ini dipertahankan, atau bahkan lebih ditingkatkan, termasuk dalam ajang PON XX tahun 2021 di Papua nanti. Menurutnya, ketua KONI yang terpilih harus mengerti olahraga, mengerti kebutuhan dan kemauan atlet, agar bisa fokus untuk berprestasi.

Sementara itu mewakili KONI Pusat, Ketua Caretaker KONI Sumbar Mayjen (Purn) Andrie T.U. Soetarno dalam Musorprovlub ini, ia berharap pemilihan Ketua Umum Koni Sumatera Barat masa bakti 2021-2025 dapat berjalan dengan demokratis dan sportif. "Siapa pun yang menang, harus merangkul semua kelompok yang mendukung pembinaan olahraga prestasi Sumatera Barat dan yang belum menang harus dapat menerima dengan bijak dan mendukung yang bertujuan pada prestasi Sumbar," sambutnya.

Bicara olahraga, sama dengan bicara tentang Merah Putih, oleh karenanya semua harus bersatu padu untuk mengantar patriot olahraga meraih membanggakan Indonesia. Terlebih 146 hari lagi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX tahun 2021 di Papua akan diselenggarakan. Andrie berharap Ketua Umum Koni Sumbar yang terpilih nanti dapat segera menyiapkan para atlet yang akan bertarung dalam kegiatan tersebut. Memperhati dan merencanakan program pembinaan olahraga, termasuk program Pemprov yang sudah cukup lama terhenti. Seluruh masyarakat olahraga prestasi Sumatera Barat harus bersatu padu mempersiapkan kontingen sebaik-baiknya pada perhelatan akbar nanti. "Saya yakin dengan tekad yang besar dan niat yang tulus pada Sumatera Barat, pasca Musorprovlub ini masyarakat olahraga prestasi Sumatera Barat dapat menghadapi tantangan untuk persiapkan PON XX tahun 2021. Mari kita sukseskan PON XX tahun 2021 di tanah Papua, PON kali ini harus sukses prestasi dan penyelenggaraan," imbuhnya. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar Drs. Bustavidia, MM mengucapkan selamat menjalani Musorprovlub KONI Sumatera Barat. "Mari kita semua saling mendukung untuk kemajuan olahraga Indonesia dengan terus olahraga, kita memotivasi masyarakat luas bahwa pandemi Covid-19 tidak dapat membuat bangsa Indonesia menyerah dengan keadaan, kita tetap bisa berkarya dengan patuhi protokol kesehatan," sebutnya dengan semangat.  

(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

Gubernur Mahyeldi Berikan Semangat 186 Atlet PON Papua, Targetkan 16 Medali Emas
Minggu, Mei 09, 2021

On Minggu, Mei 09, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah minta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat (Sumbar) fokus dan terus memperkuat pembinaan altet di semua cabang olahraga. Karena selain akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX 2021 Papua. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Sumbar saat melakukan peninjauan untuk memberi semangat kepada para atlet dan melihat sejauh mana persiapan para atlet untuk mengikuti PON ke-XX di Papua di gedung GOR H. Agus Salim Sabtu, 8 Mei 2021.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk melihat dari dekat persiapan dan memastikan para atlet dalam kondisi yang terbaik menjelang PON di Papua. Gubernur berikan dorongan semangat sekaligus memotivasi para atlet Sumbar yang akan berlaga. "Saya optimis semua cabang olahraga (Cabor) akan bisa memberikan yang terbaik bagi kontingen Sumbar nanti. Kita targetkan minimal 16 mendali emas dan maksimalnya sebanyak banyaknya mendali emas," sebut Mahyeldi. 

Selain itu, Gubernur Mahyeldi meminta atlet bisa benar-benar berjuang demi Sumbar, agar kerja keras dan hasil latihan bisa setimpal dengan hasil jerih payah, yakni mendapatkan medali dan bisa meraih target. Provinsi Sumbar secara secara umum menargetkan bisa masuk dalam 10 besar PON 2021, dengan target khusus lainnya masuk dalam 10 besar. "Saya yakin dan percaya para atlet akan bekerja sekeras mungkin menjaga dan memberi kehormatan untuk Provinsi Sumbar. Saya berharap target-target yang disusun bisa tercapai bahkan bisa melebihi target," pungkasnya

Gubernur Mahyeldi bakal berikan bonus kepada atlet berprestasi di ajang PON ke-XX di Papua. Sementara untuk jumlahnya akan diserahkan oleh anggaran dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar. "Terus semangat belatih supaya apa yang diharapkan bisa terwujud. Berikan Sumbar yang terbaik," ucap Mahyeldi semangat dihadapan para atlet Sumbar yang akan berjuang di PON 2021.

Senada dengan Ketua Caretaker KONI Sumbar Mayjen (Purn) Andrie T.U. Soetarno yang menyatakan pemberian bonus kepada atlet berprestasi, sebagai apresiasi atas dedikasi mereka telah berjuang membela nama daerah. Walaupun ada juga atlet yang meraih emas, perak dan perunggu Porwil ada yang tidak lolos PON. "Bonus ini sebagai motivasi bagi atlet, sebagai paubek jariah bagi mereka yang sudah berjuang untuk daerah. Perjuangan masih panjang, bagi atlet yang lolos PON mari persiapkan diri dengan serius, agar prestasi semakin menjulang tinggi dengan meraih medali di PON," ujar Andrie.

Untuk membangun kebersamaan sesama atlet dan pelatih PON XX Sumbar tahun 2021, dilakukan pertemuan setiap hari dalam latihan, sehingga terjalinnya hubungan silahturahmi yang kuat untuk tujuan tercapainya sasaran prestasi emas pada PON XX / 2021 yang akan datang di Papua. Ia menyampaikan, kegiatan Pelatprov Sumbar PON XX / 2021 ini diikuti oleh 186 orang dan 73 orang. Pelatih yang lolos untuk dapat mengikuti PON XX tahun 2021 di Papua. Selain itu para atlet harus divaksinasi terlebih dahulu, karena vaksinasi merupakan kewajiban utama oleh PB PON Papua untuk seluruh peserta PON XX / 2021 di Papua, maka seluruh atlet, pelatih dan pelaksana Pelatprov PON Sumbar wajib melakukan vaksinasi. "Untuk vaksinasi tahap pertama telah kami lakukan dan akan melakukan kembali tahap kedua pada pertengahan Mei ini," tukasnya.

Andrie berharap para atlet tetap disiplin protokol Covid selama latihan persiapan menuju Papua. Karena situasi pandemi di Sumbar masih membahayakan keselamatan warga termasuk para atlet. "Saya inginkan para atlet kita tetap sehat, ikuti disiplin protokol kesehatan, karena kesehatan dan keselamatan jiwa lebih dari segalanya. Agar terciptanya tekad yang kuat di dalam kebersamaan atlet- atlet mengharumkan dan mengangkat harkat dan martabat Sumbar yang dicintai pada PON XX tahun 2021 di Papua," harapnya.  

Sementara itu, Ketua Pelatprov Sumbar PON XX /2021 Togi Tobing, B.Ac dalam sambutannya merasa bangga atas kehadiran Gubernur Sumbar di tengah - tengah atlet Sumbar yang sedang mempersiapkan diri menghadapi PON XX /2021 di Papua. "Tentunya ini menjadi spirit dan motivasi yang besar bagi atlet-atlet dan pelatih PON XX Sumbar serta tekad untuk meraih prestasi 16 emas serta peringkat 10 (sepuluh) besar pada PON XX tahun 2021 di Papua," kata Togi Tobing.

Togi melaporkan pelaksanaan program prestasi Pelatprov Sumbar tahun 2021 menuju PON XX tahun 2021 di Papua telah dilakukan latihan bersama selama lima bulan dari bulan Januari sampai Mei 2021. "Sementara di bulan Ramadan ini, kita lakukan latihan bersama setiap hari Sabtu sore jam 16.30 WIB sampai 18.00 WIB.  sedangkan kegiatan latihan bersama diluar bulan Ramadan dilakukan setiap hari Sabtu pagi jam 07.30 WIB sampai 09.00 WIB," jelasnya. 

Selain itu, seluruh atlet dan pelatih PON telah melakukan medical chek up (cek kesehatan). Dalam kesempatan itu ia juga berharap Pemprov Sumbar dapat merumuskan kebijakan terkait anggaran KONI. Tentunya, tetap mengawasi pelaksanaan kegiatan dan juga menyediakan subsidi yang memadai untuk KONI Sumbar dalam memajukan olahraga.

(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

Larangan Mudik Lebaran, Satpol PP Sumbar Jaga Ketat Perbatasan
Minggu, Mei 09, 2021

On Minggu, Mei 09, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran Idul Fitri 2021. Larangan tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor : 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah. 

Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dedy Diantolani, S.Sos. MM memastikan pihaknya mengawasi ketat masyarakat yang tetap nekat mudik, dengan melakukan penyekatan 9 (sembilan) Posko pembatasan yang berada di 7 (tujuh) Kabupaten se Sumbar dan 1 (satu) Posko Bandara Internasional Minangkabau.

"Kita akan melakukan pengawasan super ketat di sembilan posko perbatasan darat yang berada di tujuh Kabupaten se Sumbar serta satu Bandara. Itu adalah titik mobilisasi utama yang harus kita lakukan penyekatan," kata Dedy di Istana Gubernuran, Sabtu, 8 Mei 2021.

Larangan mudik diberlakukan pada 6-17 Mei 2021. Hal ini dilakukan pemerintah untuk mencegah peningkatan Covid-19. Mengingat kasus terkonfirmasi positif di beberapa daerah sampai saat ini masih cukup tinggi.

Dedy menyebut, penyekatan diprioritaskan pada perbatasan antar provinsi, agar tidak ada masyarakat yang mudik dari Provinsi lain. Begitu juga sebaliknya. Jika ditemukan masyarakat nekat mudik akan dilakukan perintah putar balik kecuali bagi orang-orang yang dikecualikan sesuai Permenhub No.13 Tahun 2021 .

"Satpol PP Sumbar ditunjuk sebagai koordinator yang dibantu Dinas Perhubungan sebagai pengawasan orang masuk dan bekerjasama dengan pihak Kepolisian, TNI, Dinas Kesehatan serta pihak-pihak terkait lainnya di setiap perbatasan," ucapnya.

Ia menjelaskan, setiap posko akan diawasi oleh Satpol PP, Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan, setiap instansi sebanyak dua orang personil yang bergantian setiap shifnya. Selain itu pihak Polda Sumbar juga menerjunkan beberapa personil Brimob di sejumlah titik membantu membackup.

Tak hanya penyekatan, Dedy Diantolani memastikan pihaknya akan memantau jalur tikus yang membawa pemudik. Apabila kedapatan masuk Sumbar, maka akan diberikan sanksi, disuruh putar balik. 

(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)

Gubernur Mahyeldi Harapkan Paskibraka yang Terpilih Bisa Menjaga Nama Baik Sumbar
Minggu, Mei 09, 2021

On Minggu, Mei 09, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Sebanyak 6 (enam) peserta dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat se Sumatera Barat, terima calon dan pelatih seleksi persiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Gubernuran, Sabtu, 8 Mei 2021. Hadir dalam pertemuan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar Drs. Bustavidia, MM, dan empat pelatih yaitu Kapten Laut (KH) Fendra Marta, E. S.Pd, Hendri, S. Sos, Lithos dan Herlina.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, khususnya tim seleksi daerah, yang telah mampu melakukan seleksi secara transparan dan objektif. Mulai dari seleksi dari 100 peserta sekarang sudah mengerucut hingga 6 peserta. "Segala upaya dan kerja keras dari ananda semua harus diiringi ibadah dan do'a, agar semua harapan kita bisa tercapai, sedangkan disiplin merupakan kunci menjalani hidup untuk meraih sukses. Untuk itu tanamkan rasa disiplin pada diri ananda, agar prestasi dapat diraih,’' kata Gubernur Mahyeldi.

Selain itu Gubernur Sumbar menyampaikan, apabila kesungguhan dalam latihan berhasil diraih prestasi lain akan mengikuti. Seperti dalam melanjutkan pendidikan, perguruan favorit akan bisa diduduki. "Jika bersungguh sungguh dalam latihan, kalian pasti akan mendapatkan prestasi yang memuaskan. Karena Allah sudah menjanjikan, siapa umatnya yang bersungguh sungguh dialah yang akan dapat meraih prestasi,” ujar Mahyeldi.

Adapun daftar nama-nama peserta nominasi calon Paskibarka Nasional tahun 2021 adalah Bayu Tirta SMA Islam RJ Payakumbuh, M. Bimantara Widyanto SMA N 2 Payakumbuh, Aditya Aprilio Maulana SMAN 2 Painan Kab. Pesisir Selatan, Indriani Aprilla SMAN 5 Bukittinggi, Flora Fifcia Tanjung SMAN 1 XI Tarusan Kab. Pesisir Selatan dan yang terakhir Dara Najla Afifah SMAN 1 Padang Pariaman Kab. Padang Pariaman.

Mahyeldi juga meminta kepada keenam peserta utusan Sumbar untuk menjaga nama baik Ranah Minang, berlatih dengan serius dan jaga kesehatan sampai Upacara 17 Agustus di Istana Negara selesai dilaksanakan. Selain itu, Gubernur Mahyeldi menyampaikan kepada keenam calon Paskibarka Nasional itu untuk tanamkan rasa pejuang, karena di Sumbar ini telah banyak dilahirkan Pahlawan kemerdekaan. "Untuk itu perlu menanamkan jiwa patriotisme dan rasa nasionalisme kepada setiap calon Paskibraka, sebagai wujud untuk meneladani semangat para pahlawan terdahulu, dan sikap membela bangsa dan negara," sebutnya.

Selanjutnya Ia pun menyampaikan selamat bertugas untuk para Paskibraka dan pelatih Sumbar. "Siapa pun nanti yang terpilih untuk bertugas di Istana Merdeka, saya pesan jaga terus nama baik Sumbar dan selamat menunaikan tugas negara," ucap Mahyeldi.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar Drs. Bustavidia, MM menyampaikan dalam proses seleksi pihaknya tak ingin main-main dalam menentukan pemuda-pemuda terbaik, termasuk menolak adanya titipan dari orang tertentu. "Kita ingin mendapatkan calon terbaik yang memang layak untuk menjadi Capas di tingkat Nasional maupun tingkat Provinsi, yang berkualitas dan memang pantas yang lolos demi nama baik Sumbar," kata Kadispora Sumbar.

Kadispora Sumbar berharap utusan Paskibraka Sumbar bisa meraih posisi strategis dalam Upacara HUT RI ke 76 tahun 2021 ini, yakni di posisi pembawa baki pada upacara penaikan maupun penurunan bendera pusaka.

(BIRO HUMAS SETDA SUMBAR)