PILIHAN REDAKSI

Ali Imron Pernah Minta Izin Ngebom Rumah Amien Rais, Denny Siregar: Harusnya Waktu Itu Jangan Ditangkap Dulu

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara mengenai pengakuan pelaku Bom Bali 1. Pasalnya, Ali Imron d...

Iklan Bank Nagari

Pemprov Sumbar

BMT Jati Kota Padang Dapat Kucuran Dana 1 Miliar Dari LPDB KUMKM
Minggu, Oktober 24, 2021

On Minggu, Oktober 24, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pandemi covid 19 memberikan sesuatu tantangan dan hikmah besar dalam membangkitkan kembali ekonomi bangsa. Dan saat ini pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak pandemi covid 19 yang dilakukan oleh koperasi antara lain membantu masyarakat/anggota mendapatkan modal usaha untuk kembali bangkit dan memulai usaha.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan dan Menengah (UMK) Provinsi Sumatera Barat yang diwakali Kabid Pemberdayaan Koperasi Dina Febriyanti, SE,MSi, disela-sela kegiatan hari ini, Minggu, 24 Oktober 2021.

Dina katakan, dengan adanya tambahan modal pinjaman dari LPDB KUMKM utk KSPPS Jati diharapkan dapat dimanfaatkan utk usaha-usaha produktif anggota yang bergerak di aektor riil agar mampu mempertahankan dan mengembangkan usaha.

"Bagi anggota koperasi yg menggunakan modal dari Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUMKM) untuk modal usaha agar disiplin dalam pengembaliannya," ajaknya.

Dina juga berharap dengan adanya tambahan permodalan dari LPDB KUMKM, Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS ) Jati bisa meningkatkan pelayanan  dan mensejahterakan  anggota dan koperasinya sendiri.

Sementara itu staf keperesidenan RI Aji Airlangga di KSPPS BMT Jati, sampaikan agenda pemerintah dalam hal membangkitkan gairah ekonomi masyarakat saat ini, pertama meningkatkan pendapat, kedua mengurangi pembiayaan dan ketiga melakukan pembangunan wilayah.

"Saya salut dengan pengembangan yang dilakukan BMT Jati Kota Padang yang semakin maju. Namun kita mestu sadar bahwa keuangan syariah bertujuan pada 4 hal, keuangan komersial, keuangan sosial, indutri halal dan kesejahteraan komunitas," ungkapnya.

Aji juga sampaikan, ada pekerjaan rumah "PR" bagi BMT untuk berkembang lebih baik dan survave dengan yang lainnya. Pertama pada aspek keberkembangan keuangan bisa tumbuh secara organik oleh pengurus yang profesional. (Zardi)

#Biro Adpim Setdaprov Sumbar

Gubernur Mahyeldi: Mahasiswa STAI-YDI Miliki Modal untuk Wujudkan Sumbar Madani
Sabtu, Oktober 23, 2021

On Sabtu, Oktober 23, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Mahasiswa yang berasal dari Perguruan Tinggi Keagamaan memiliki modal keilmuan untuk membantu mewujudkan Sumatera Barat yang madani sesuai visi dan misi yang diusung Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar.

"Kita ingin mewujudkan Sumbar yang madani. Madani dalam artian modern, maju dan berpengetahuan. Mahasiswa dengan latar ilmu keagamaan dibutuhkan perannya untuk mewujudkan hal tersebut," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi di Lubuk Sikaping.

Gubernur mengatakan hal itu saat memberikan Kuliah Umum dalam rangka pembukaan secara resmi perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022 yang mengusung tema "Peran Serta Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta dalam mewujudkan Sumatera Barat Madani" di Kampus STAI-YDI Lubuk Sikaping, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Peran itu tidak harus dengan menjadi aparatur negara tetapi bisa juga dengan mengamalkan ilmu di sektor swasta karena salah satu ciri daerah yang maju dan madani adalah memiliki banyak enterpreneur dan pengusaha yang mampu menggerakkan sektor ekonomi. "Mahasiswa yang memiliki pemahaman dan ilmu keagamaan yang matang juga diharapkan bisa menjadi para pemimpin bangsa yang jujur adil dan memberikan kebaikan untuk semua," ujarnya.

Ia menyebut generasi muda Sumbar mewarisi genetik dari tokoh dan pahlawan bangsa yang berasal dari Ranah Minang. "Genetik dari ratusan tokoh dan pahlawan bangsa itu mengalir dalam darah generasi muda kita sekarang. Tinggal bagaimana kita membangkitkan kembali kejayaan itu dengan kerja keras dalam menuntut ilmu," ujarnya.

Bupati Pasaman, Benny Utama menyebut pihaknya mendukung upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia generasi muda, siswa dan mahasiswa dari daerah itu.

Ia menyebut sektor pendidikan menjadi salah satu fokus dan prioritas pembangunan di daerah itu melalui program Pasaman Cerdas.

Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) di Pasaman masih relatif rendah dibanding daerah lain. Rata-rata tingkat pendidikan masyarakat Pasaman baru delapan tahun atau setara kelas 2 SMP. "Karena itu program Pasaman Cerdas menjadi prioritas ke depan," ujarnya. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Pramuka Diminta Fokus Sukseskan Vaksinasi dan Lawan Hoaks
Sabtu, Oktober 23, 2021

On Sabtu, Oktober 23, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pramuka di Sumatera Barat diminta aktif untuk mensukseskan vaksinasi dan melawan hoaks dalam kerangka penanganan pandemi COVID-19 di daerah itu agar capaian masyarakat tervaksin terus bisa ditingkatkan.

"Tidak perlu membuat program dan kegiatan yang lain dulu, fokus pada vaksinasi dan melawan hoaks terkait vaksin agar makin banyak masyarakat yang mau divaksin," kata Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy saat menghadiri Giat Prestasi Daerah sekaligus menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-60 Kwartir Daerah 03 Gerakan Pramuka Sumbar di Camping Ground Kandih Kota Sawahluto, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Ia mengatakan saat ini penambahan masyarakat yang divaksin di Sumbar sudah mencapai 10 ribu per hari dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dan pihak terkait. Namun masih ada daerah yang capaian vaksinasinya rendah, di bawah dua digit yaitu Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Agam dan Pasaman Barat.

"Gerakan Pramuka pada daerah ini harus berperan dan bekerja keras untuk bisa mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk ikut vaksin sehingga Sumbar juga tidak sampai malu di tingkat nasional.

Salah satu program yang ia minta untuk segera dilaksanakan adalah Gebyar Vaksin Pramuka di seluruh daerah di Sumbar sebagai upaya konkret dari Gerakan Pramuka dalam penanganan pandemi. Selain itu kabar hoaks seputar vaksin juga masih banyak beredar di tengah masyarakat. Pramuka diharapkan bisa membantu menangkal kabar tidak benar itu agar tidak mempengaruhi masyarakat.

Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta menyebut peran Gerakan Pramuka di daerah itu dalam penanganan pandemi COVID-19 sangat terasa sejak awal virus merebak di Sumbar.

Satgas Penanganan COVID-19 Pramuka yang dibentuk tidak hanya sekadar membagikan masker pada masyarakat tetapi juga memproduksi hand sanitizer dan face shield sendiri untuk dibagikan pada masyarakat. Peran itu berlanjut dengan upaya mensukseskan vaksinasi di Sawahlunto bahkan dalam minggu ini melaksanakan Gebyar Vaksinasi Pramuka untuk semua anggota dan masyarakat sekitar.

Ketua Harian Kwarda 03 Sumbar Yulius mengatakan dalam kondisi pandemi COVID-19 dan dampaknya terasa di berbagai bidang, slogan Pramuka Berbakti Tanpa Henti benar-benar diuji. Pramuka tidak hanya sekadar menjalankan tugas kepramukaan tetapi juga harus bisa berperan dalam penanganan COVID-19. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Gubernur Sumbar Ajak Masyarakat Dukung Koperasi Pola Syariah
Sabtu, Oktober 23, 2021

On Sabtu, Oktober 23, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Sejalan dengan filosofi masyarakat Sumatera Barat "Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah" tersebut, penerapan ekonomi syariah merupakan kebutuhan masayarakat dalam kehidupan perekonomian yang bertujuan untuk memberikan keadilan dan kesejahteraan perekonomian kepada masyarakat sesuai dengan ajaran dan syariat kesejahteraan Islam.  

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat membuka Workshop Peningkatan Peran Usaha Simpan Pinjam Koperasi Pola Syariah dan Penyerahan Komputer, Printer dan UPS di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Sabtu, 23 Oktober 2021.

"Sebetulnya tujuan Sistem Ekonomi Syariah untuk mencari kebahagiaan, bukan semata-mata hanya untuk memperoleh keuntungan saja, tetapi mencari keberkahan kehidupan di dunia dan akhirat," sebutnya.

Selain itu, Gubernur Mahyeldi menjelaskan sistem ekonomi syariah sesuai ajaran agama, agar tidak terjadinya kekacauan dan kerusuhan perasaan tidak adil dalam perekonomian dan penyebar kebaikan untuk masyarakat.

"Kita juga provinsi pertama yang ditunjuk sebagai pelaksana program wakaf uang dan Bank Nagari juga ditetapkan oleh Kementerian Agama sebagai lembaga keuangan untuk pengelolaan wakaf," lanjutnya.

Dalam sambutannya Gubernur Mahyeldi mengatakan, sesuai dengan yang diinginkan Presiden RI Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia pusat ekonomi keuangan syariah.

"Artinya dengan begitu, kita di Provinsi Sumbar yang memang harus menjadi provinsi pilot project yang penerapan keuangan dan ekonomi syariah di Indonesia sesuai apa yang ditargetkan dari Bapak Presiden," kata Mahyeldi.

Acara workshop yang bertema "Pemberdayaan Koperasi Syariah Dalam Peningkatan Ekonomi Produktif Umat" dihadiri oleh Bupati Agam, Bupati Limapuluh Kota, Walikota Solok, Walikota Bukittinggi, Wakil Walikota Padang Panjang, Kepala Dinas Koperasi UKM Sumbar, kepala Dinas yang menerima bantuan dan pengurus/pengelola koperasi. (nov)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Gubernur Sumbar Minta Orang Tua Jangan Tinggalkan Generasi Yang Lemah
Jumat, Oktober 22, 2021

On Jumat, Oktober 22, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Buya H. Mahyeldi Asharullah menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Taqwa Muhammadiyah Sitalang Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Jum'at (22/10/2021).

Pada kesempatan itu Gubernur Sumbar mengingatkan para orangtua agar jangan sampai meninggalkan generasi keturunan dalam keadaan lemah. Hal ini sesuai dengan pesan Allah dalam Al Quran dalam Surat an-Nisa (9). 

"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka.Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar."

Buya Mahyeldi mengatakan bahwa ayat ini adalah peringatan terhadap kalangan orang tua untuk menunaikan tanggungjawab kepada anaknya. Orang tua adalah pilar dan penanggung jawab utama pendidikan anak. Keluarga adalah al-Madrasah al-Uula (sekolah pertama dan utama). Orang tua khususnya Ibu adalah Guru Utama dalam mendidik anak dalam keluarga.

Adapun "Lemah" yang dimaksud Buya adalah  Lemah Akidah, Lemah Ibadah, Lemah Ilmu dan Lemah Ekonomi. Hal ini yang akan membuat umat Islam mudah jatuh dan hilang keyakinannya terhadap Allah SWT. 

"Untuk itu, orang tua harus bisa berikan pendidikan agama, keyakinan dan bekerja keras menyiapkan jalan penghidupan yang layak," ujarnya.

Terkait keempat lemah itu, Buya Mahyeldi menjelaskan, Lemah Akidah yaitu keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan, tidak ada Tuhan selain Dia. Dan keyakinan inilah yang tidak boleh lemah pada generasi muda.

"Apabila lemah mereka melakukan perbuatan syirik. Karena syirik itu adalah lawan daripada akidah Islam yang tauhid. Perbuat syirik merupakan dosa besar, jangan sampai kita masuk ke dalamnya," katanya. (nov)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Gubernur Resmikan Gedung SDIT Al-Fatihah Agam
Jumat, Oktober 22, 2021

On Jumat, Oktober 22, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meresmikan gedung SDIT Al-Fatihah Yayasan Waqaf Ummul Qur'an Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Jum'at (22/10/2021).

"Pendidikan yang berkarakter adalah salah satu modal bagi kemajuan bangsa dan negara karena itu munculnya sekolah yang berkualitas dan memiliki keunggulan di bidang keagamaan diharapkan bisa berkontribusi untuk hal ini," katanya.

Memberikan pendidikan yang baik adalah kewajiban dari pemerintah, namun peran serta dari semua pihak termasuk masyarakat juga sangat dibutuhkan karena keterbatasan anggaran.

"Sekolah swasta memiliki kelebihan dalam hal anggaran ini karena tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tapi juga dari donasi dan dukungan dari orang tua siswa,"katanya.

Ke depan ia mendorong agar sekolah itu bisa meningkatkan kualitas dan meneruskan pembangunan ke jenjang yang lebih tinggi. 

Ketua Komisi II DPRD Agam Rizki Abdillah Fadhal, S.TP mengatakan pendidikan adalah tanggung jawab bersama, karena itu pemerintah daerah bersama masyarakat dan wali murid harus bahu membahu untuk meningkatkan kualitas sekolah sehingga menghasilkan lulusan yang baik.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Drs. Isra, M,Pd mengatakan pihaknya tidak membeda-bedakan pembinaan terhadap sekolah negeri dan swasta. 

Saat ini ada 437 SD negeri dan swasta di Agam. SD IT memiliki keunggulan di bidang pembelajaran agama karena itu bisa bersaing bahkan lebih baik dari sekolah negeri. "Mudah-mudahan siswa sekolah ini nanti juga bisa mengharumkan nama daerah dalam lomba-lomba tingkat provinsi, nasional dan internasional," katanya. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Gubernur Sumbar Sambut Baik Audit Pendahuluan dari BPK Perwakilan Sumbar
Jumat, Oktober 22, 2021

On Jumat, Oktober 22, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyambut baik dimulainya audit pendahuluan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumbar terhadap Kepatuhan atas Belanja Daerah Sumbar Tahun 2021.

Tahapan Audit tersebut diawali dari pelaporan bahwa akan dimulainya proses audit oleh Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan kepada Gubernur Sumbar di ruang VVIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat, (22/10/2021) yang dihadari oleh 13 orang Tim dan dipimpin lansung oleh Kepala Perwakilan BPK Sumbar Yusnadewi, SE, M.Si, Ak, CA, CSFA serta juga dihadiri kepala SKPD terkait lingkup Pemprov. Sumbar.

Gubernur Mahyeldi mengatakan kepatuhan dalam pelaksanaan anggaran merupakan suatu keharusan untuk dilakukan oleh penyelenggara negara, sehingga pengelolaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan.

"Kita menyambut baik seluruh proses pemeriksaan yang akan dilakukan oleh BPK-RI Perwakilan Provinsi Sumbar terhadap Laporan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021," kata Mahyeldi.

Gubernur pun meminta kepada seluruh jajarannya agar bisa kooperatif dalam memberikan semua data untuk mendukung proses pemeriksaan tersebut, kita berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, serta sekaligus mendorong peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan di Sumbar.

"Ini sebagai wujud nyata komitmen kami untuk menyelenggarakan administrasi pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel," ucapnya.

Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemprov Sumbar telah beberapa kali melakukan refocusing dan realokasi anggaran, dalam rangka penanganan pandemi COVID-19 yang sudah menjadi masalah global.

"Selain itu, kita juga sedang fokus pada pemulihan ekonomi daerah terutama pemberdayaan ekonomi UMKM dan industri rumah tangga dan menjaga stabilitas sosial masyarakat secara menyeluruh," sebutnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur menghimbau kepala OPD dilingkup Pemprov Sumbar agar bisa menjadikan proses ini untuk berdiskusi, berkonsultasi terkait dengan penatausahaan keuangan negara dalam rangka mewujudkan good and clean governance. (nov)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Nagari Menjadi Basis Satu Data Indonesia di Sumbar
Jumat, Oktober 22, 2021

On Jumat, Oktober 22, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Nagari atau desa menjadi basis penyediaan data di Sumatera Barat untuk mewujudkan Satu Data Indonesia (SDI) sesuai Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019.

"Data ini harus bottom up. Dari bawah. Maka nagari atau desa akan menjadi basis data di Sumbar yang akan disinkronkan dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mewujudkan Satu Data Indonesia," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat membuka Rapat Koordinasi Satu Data Indonesia (SDI) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021 dan launching Aplikasi Bidadari di Auditorium Gubernur, Jumat, 22 Oktober 2021.

Ia menyebut selama ini banyak kendala dalam melaksanakan program dan kegiatan pemerintah karena data yang berbeda-beda antar instansi. Bahkan dikhawatirkan banyak program yang digagas menjadi tidak tepat sasaran.

Apalagi program yang berkaitan dengan bantuan seperti jaring pengamanan sosial. Tanpa data yang valid, potensi salah sasaran akan tetap selalu ada. "Di sinilah terlihat pentingnya Satu Data Indonesia (SDI) ini.  Tercipta data yang mudah diakses yang menggunakan prinsip satu standar data, metadata, interperabilitas, kode referensi sehingga bisa menjadi acuan dalam tata kelola dan pelaksanaan evaluasi di setiap daerah," katanya.

Dalam upaya perwujudkan SDI tingkat Nagari itu dibuat inovasi "Bidadari" (Bingkai Informasi Desa dan Nagari di Ujung Jari) yang di launching dalam kegiatan yang sama. Melalui aplikasi itu semua data terkait desa atau nagari, fasilitas, jumlah KK dan data lain bisa diakses oleh seluruh pengambil kebijakan.

Staf Ahli Bapenas Oktrialdy yang hadir secara virtual mengatakan dengan adanya SDI tidak lagi diperlukan MoU dalam melakukan perjanjian daerah. Karena itu menjadi tugas semua untuk menyamakan satu data Indonesia. 

Ia menyebut sudah ada 2700 pusat data di pusat dan daerah. Ini akan menjadi cikal bakal pengelolaan dan big data pemerintah yang akan bermanfaat dalam pembentukan kebijakan pemerintah. Ke depan dengan SDI, kebijakan yang dibuat bisa tepat sasaran langsung apda individu yang bersangkutan.

Kepala BPS RI Margo Yuwono menyebut berdasarkan pidato Presiden Joko Widodo, dalam mengambil keputusan, pemerintah harus terus merujuk kepada data, serta pada ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Sumbar Canangkan Pariwisata Bersih Sambut Wisatawan Usai Pandemi
Jumat, Oktober 22, 2021

On Jumat, Oktober 22, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Provinsi Sumatera Barat mencanangkan pariwisata bersih untuk destinasi unggulan untuk persiapan menyambut menggeliatnya kembali sektor tersebut usai pandemi COVID-19.

"Bagi wisatawan yang penting dari sebuah destinasi wisata adalah kebersihan dan pelayanan. Kita akui Sumbar masih kurang dalam 2 hal tersebut karena itu kita mulai mencanangkan pariwisata Sumbar bersih," kata Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy saat membuka rapat koordinasi pariwisata kabupaten kota se-Sumbar di Mifan Water Park And Resort, Kamis, 21 Oktober 2021.

Ia menilai dengan menghadirkan dua unsur terpenting itu pada destinasi unggulan Sumbar ke depan sektor pariwisata akan mampu menjadi salah satu penyumbang terbesar untuk pendapatan daerah.

"Saat ini pariwisata baru peringkat enam atau tujuh dalam memberikan pemasukan untuk daerah. Ke depan dengan pembenahan yang baik, diharapkan pendapatan dari sektor ini bertambah besar," ujarnya.

Bersamaan dengan pencanangan itu 19 destinasi unggulan Sumbar juga mulai melaksanakan program bersih untuk tiga hal yaitu mushalla, objek wisata dan rumah makan.

"Mudah-mudahan ini benar-benar bisa menjadi sebuah gerakan bersama sehingga pariwisata Sumbar bisa berkembang menyaingi provinsi lain," katanya.

Audy menyebut saat ini adalah momentum yang pas karena sektor pariwisata nasional mulai menggeliat. Bali sudah mulai dibuka untuk wisatawan, juga Lombok. 

Sementara Wakil Wali Kota Padang Panjang Asrul mengatakan pihaknya mendukung penuh gerakan pariwisata Sumbar bersih tersebut karena diyakini bisa mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. (budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Wagub Sampaikan Nota Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi terkait RAPBD 2022
Kamis, Oktober 21, 2021

On Kamis, Oktober 21, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy menyampaikan Nota Jawaban Gubernur Sumatera Barat
atas pandangan Umum Fraksi DPRD
Provinsi Sumatera Barat Terhadap
rancangan Peraturan Daerah Tentang
Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 di ruang sidang utama DPRD Sumbar, Kamis (21/10/2021).

"Kita memberikan jawaban atas semua pertanyaan dari tujuh fraksi di DPRD Sumbar sesuai fakta dan kondisi ril. Jawaban secara tertulis juga sudah disampaikan pada semua anggota," katanya usai rapat.

Ia menyebut pertanyaan fraksi diantaranya berkenanaan dengan capaian vaksinasi dan upaya Pemprov Sumbar untuk meningkatkan capaiannya, terkait ekonomi dan angka pengangguran yang meningkat, stunting, pengelolaan dan pemanfaatan BUMD, pendapatan daerah, kenaikan belanja pegawai, pelaksanaan PON Papua dan persoalan lain.

Terkait vaksinasi disebutkan hingga pertengahan Oktober 2021 capaian vaksinasi I masih pada angka 26,71 persen sedangkan vaksinasi tahap II baru 13,49 persen. Hal itu terjadi karena beberapa faktor diantaranya susahnya mendatangkan masyarakat sasaran pada tempat vaksinasi dan persoalan recording data dalam dashboard KPCPEN.

Solusi yang diambil diantaranya pertemuan dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat vaksinasi, rapat koordinasi dengan semua bupati/wali kota serta peninjauan langsung ke lapangan.

Sementara itu program 100 ribu enterpreneur, alokasi APBD 10 persen untuk pertanian, meningkatkan akses permodalan bagi UMKM dan meningkatkan keterampilan UMKM diharapkan bisa menjawab persoalan peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran di Sumbar.

Pemprov Sumbar juga telah mengambil sejumlah langkah konkret untuk mengatasi tingginya angka stunting di daerah itu diantaranya dengan intervensi spesifik dengan pendekatan siklus hidup (1000 hari pertama kehidupan+remaja).

"Kita juga mengambil sejumlah kebijakan untuk meningkatkan pendapatan dan penerimaan daerah diantaranya dengan mengoptimalkan pengelolaan aset daerah," ujar Wagub. (*)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Sumbar Upayakan Sejuta Tenaga Kerja Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Kamis, Oktober 21, 2021

On Kamis, Oktober 21, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengupayakan satu juta tenaga kerja dari 2,76 juta angkatan kerja di daerah itu sesuai data BPS per Februari 2021 bisa terlindungi BPJS Ketenagakerjaan pada akhir 2021.

"Data kita saat ini dari jumlah tenaga kerja aktif periode Agustus 2021 yang terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 507.764 dari 10.098 badan usaha/pemberi kerja atau coverage sharenya baru mencapai 18,32 persen. Kita upayakan jumlahnya bisa mencapai satu juta tenaga kerja," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy.

Ia mengatakan itu saat menghadiri penyerahan Piala Dan Hadiah Pemenang Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Paritrana Award) Tahun 2020 di Auditorium Gubernuran Kamis (21/10/2021).

Menurutnya coverage share Sumbar masih jauh di bawah nasional yang sudah mencapai 33,28 perseb dari jumlah pekerja secara Nasional menurut BPS sebanyak 89,4 juta orang dan yang terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 29,7 juta orang pekerja.

"Kondisi ini tentu merupakan tanggungjawab kita bersama agar pencapaian target universal coverage sebagaimana mandat Negara kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah ditetapkan  sebesar 80 persen pada tahun 2021 dapat tercapai, oleh sebab itu  sangat dibutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat maupun Daerah, Pengusaha, Serikat Pekerja/Serikat Buruh, dan seluruh komponen masyarakat baik dalam bentuk pembuatan regulasi, penerapan law enforcement, dan lain-lain," ujarnya.

Upaya yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam rangka optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Barat dan mensukseskan Gerakan “Sumatera Barat menuju 1 Juta Peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan” serta menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, telah diterbitkan Instruksi Gubernur Nomor : 5/INST-2021 tentang Peningkatan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Barat

Diharapkan dengan terbitnya Instruksi Gubenur  Nomor : 5/INST-2021 tentang Peningkatan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Barat dapat menjadi pedoman dan ditindaklanjuti oleh seluruh stakeholder Jaminan Sosial dalam upaya percepatan Universal Coverage Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Barat.

"Upaya ini perlu disinergikan dan diharmonisasikan oleh seluruh SKPD terkait sesuai fungsi, tugas, kewenangan dan tanggung jawab masing masing dalam rangka memberikan perlindungan menyeluruh dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

PERWOSI Diharapkan Dukung Atlet Wanita Raih Prestasi Lebih Tinggi
Kamis, Oktober 21, 2021

On Kamis, Oktober 21, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kepengurusan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Sumbar masa bhakti 2021-2025 yang baru terbentuk diharapkan bisa memberikan dukungan pada atlet wanita di daerah itu untuk bisa menggapai prestasi yang lebih baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Sumbar memiliki cukup banyak atlet wanita yang bertalenta dibuktikan dari raihan medali dalam PON XX Papua. Diharapkan dengan terbentuknya kepengurusan PERWOSI 2021-2025 dukungan bagi atlet wanita untuk meraih prestasi lebih tinggi akan semakin kuat," kata Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy saat menghadiri Pelantikan Pengurus Provinsi PERWOSI Sumbar di Aula Kantor Gubernur, Kamis, 21 Oktober 2021.

Ia menyebut untuk menggapai prestasi banyak proses latihan dan kerja keras yang harus dilalui atlet karena itu dibutuhkan dukungan nyata agar atlet bisa fokus dalam berlatih.

"Tidak hanya olahraga prestasi, PERWOSI diharapkan juga berperan dalam olahraga rekreasi dan olahraga pendidikan," ujarnya.

Selain memberikan dukungan untuk prestasi atlet, PERWOSI juga diharapkan mampu mencari dan memberikan pendampingan bagi bibit-bibit atlet wanita dari seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

"Bibit-bibit atlet ini memang berada di kabupaten dan kota, karena itu perlu adanya upaya untuk mendekteksi potensi tersebut untuk dididik dan dibina guna meraih prestasi tertinggi dan mengharumkan nama daerah," ujarnya.

Wagub juga mengingatkan agar PERWOSI Sumbar saat menyiapkan program dan kegiatan untuk selalu berkoordinasi dengan KONI dan pemerintah daerah.

"Bersama-sama kita bisa menciptakan masa keemasan dunia olahraga di Sumbar," ujarnya. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Pemprov Sumbar Minta PKBTS ikut Berkontribusi Majukan Sumbar
Kamis, Oktober 21, 2021

On Kamis, Oktober 21, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Provinsi (pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) mendukung dan mendorong aktifitas pendidikan dan kegiatan perguruan Taman Siswa Padang yang telah memberikan kontribusi akan kemajuan pembangunan di daerah selama ini. 

Hal ini disampaikan Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar Hansastri ketika acara pengukuhan Kepengurusan Keluarga Besar Taman Siswa (PKBTS) di Kampus Hijau Padang, Kamis, 20 Oktober 2021.

Lebih lanjut Sekdaprov Hansastri menyampaikan, kita berharap pengurus PKBTS yang baru dilantik segera action  bersinergi dan berkalaborasi dengan kegiatan, program pembangunan Sumbar dalam berbagai hal, termasuk dalam mendorong pendidikan Taman Siswa terus berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. 

"Bicara Taman Siswa maka kita akan kembali mengingat tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara yang hari lahirnya dijadikan hari Pendidikan Nasional. Ajaran Ki Hajar Dewantara patut kita anut sebagai kepribadian sebagai anak bangsa penerus untuk kejayaan Indonesia," ungkapnya. 

Hansastri juga mengatakan saat ini pemerintahan Sumatera Barat Mahyeldi- Audy Joinaldy dengan visi Terwujudnya Sumatera Barat yang Madani, sejahtera dan unggul. Dengan 7 misi dan 4 program unggulan bagaimana memajukan dan mewujudkan kesejahteraan dalam pembangunan Sumatera Barat. 

" Sumatera Barat saat ini fokus pada pembangunan sektor pertanian secara umum. Ada 57 persen penduduk Sumbar yang hidup di sektor pertanian ini. Menurut data BPS ada 23 persen PDRB Sumbar diberikan di sektor pertanian dan 10 persen alokasi dana khusus pada sektor pertanian dalam APBD Sumbar setiap tahunnya," ujarnya. 

Ketua Umum PKBTS Ki Dr. Drh H.M Munawaroh .MM dalam kesempatan itu menyampaikan, hari ini bahagia karena tambah saudara yang hadir disini karena Tamansiswa luarbiasa.

"Kelebihan Taman Siswa dengan perguruan lain, karena Taman Siswa terhubung satu sama lain di Indonesia dan tidak membedakan daerah semua bersaudara dimana siswa Taman Siswa itu berada," ungkapnya. (Zardi)

#Biro Adpim Setdaprov Sumbar

Gubernur Sumbar Dukung Penuh Chatib Sulaiman Jadi Pahlawan Nasional
Rabu, Oktober 20, 2021

On Rabu, Oktober 20, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mendukung penuh upaya memperjuangkan Chatib Sulaiman sebagai Pahlawan Nasional karena perannya dalam masa perjuangan sangat besar hingga tewas dalam peristiwa PDRI tahun 1949.

"Chatib Sulaiman adalah tokoh pejuang asal sumpur Tanah Datar Sumatera Barat yang lahir pada 1906 dan meninggal dalam peristiwa Situjuah untuk mempertahankan kedaulatan Indonesia pada 15 Januari 1949. Beliau sangat pantas dijadikan Pahlawan Nasional," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menerima audiensi IMA chapter Sumbar di Padang, Rabu.

Chatib Sulaiman terlibat dalam perjuangan PDRI yang berlangsung dari tanggal 22 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949 di bawah pimpinan Syafruddin Prawiranegara.

Pada tanggal 14 Januari 1949, Chatib Sulaiman sebagai Ketua Markas Pertahanan Rakyat Daerah memimpin suatu rapat di Lurah Kincia, Situjuh Batua, Kabupaten Lima puluh Kota. Rapat diikuti Bupati Militer dan beberapa pimpinan pejuang lainnya serta puluhan orang pasukan pengawal. Hasil rapat memutuskan Kota Payakumbuh yang sedang dikuasai Belanda harus diserang dari segala arah lalu mendudukinya untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa perjuangan rakyat Indonesia masih tetap ada. Hal ini dilakukan untuk melawan opini yang dibentuk Belanda bahwa Indonesia telah mereka kuasai sepenuhnya.

Keberadaan mereka akhirnya diketahui Belanda. Pada subuh hari tanggal 15 Januari 1949 saat para pejuang akan melaksanakan shalat subuh, mereka diberondong tembakan oleh Belanda. Chatib Sulaiman dan beberapa pimpinan perjuangan beserta puluhan orang lainnya tewas seketika. "Sebagai penghargaan terhadap beliau sekarang namanya diabadikan sebagai nama jalan di Sumatera Barat. Kita juga berharap beliau bisa ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional," kata Mahyeldi.

Dukungan juga datang dari Presiden Indonesia Marketing chapter Padang Dharmawi. Menurut Chatib Sulaiman sangat pantas untuk dianugrahi gelar pahlawan nasional.

"Saat ini banyak yang kenal dengan nama jalan Chatib Sulaiman tapi mungkin tidak banyak yang kenal dengan kisah perjuangannya yang bisa menjadi teladan bagi generasi muda. Dengan ditetapkannya sebagai pahlawan nasional maka generasi muda akan kembali menggali sejarahnya," katanya. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Gubernur: Konsolidasi Umat Solusi Selamatkan Bangsa di Masa Pandemi
Rabu, Oktober 20, 2021

On Rabu, Oktober 20, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Konsolidasi dan menjaga persatuan umat adalah solusi untuk menyelamatkan bangsa yang mengalami banyak kesulitan, beban dan kendala di masa pandemi COVID-19.

"Kita harus tetap merapatkan shaf menjaga persatuan agar bisa keluar dari krisis yang disebabkan oleh pandemi COVID-19," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat peringatan maulid Nabi Muhammad saw bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar di Padang Rabu, 20 Oktober 2021.

Gubernur mengatakan pandemi telah membuat krisis di bidang ekonomi, pendidikan hingga budaya yang harus dicarikan solusinya agar bangsa dan negara tetap solid ke depan.

Sumbar memiliki potensi dari ranah atau kampung halaman juga dari rantau yang jika dikapitalisasi akan bisa memberikan jalan keluar bagi banyak kendala yang dihadapi akibat pandemi. "Kemarin saya baru kembali dari batu basa Kabupaten Tanah Datar untuk meletakkan batu pertama pendirian masjid dengan anggaran diperkirakan Rp21 miliar. Pembangunan itu dimungkinkan karena dukungan dari ranah dan rantau. Inilah potensi kita di Sumatera Barat yang harus dimaksimalkan," ujarnya.

Selain itu potensi masyarakat Minang yang falsafah hidupnya adalah adat basandi syarak-syarak basandi kitabullah adalah wakaf uang. Melalui wakaf banyak persoalan sosial budaya dan pendidikan yang bisa diselesaikan sehingga pemerintah akan terbantu dalam menjalankan program pembangunan di daerah.

Namun masyarakat dan umat tidak akan mau mewakafkan uangnya jika pemerintah tidak bisa memberikan keamanan dan kenyamanan dalam kerangka persatuan Indonesia. "Inilah tugas kita di pemerintahan termasuk juga kanwil Kementerian Agama untuk bisa memberikan keamanan dan kenyamanan serta mendorong konsolidasi umat sehingga potensi yang ada bisa dimanfaatkan," ujarnya.

Gubernur meminta kanwil Kemenag Sumbar mengambil peran tersebut bahu-membahu dengan pemerintah daerah.

Ikut dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad saw itu Kepala Kamwil Kemenag Sumbar DR. Helmi M.Ag dan jajaran Kemenag Sumbar. (Budi)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR