PILIHAN REDAKSI

Ustaz Abdul Somad Ditolak Singapura, Sandiaga Uno: UAS Penggerak Ekonomi

BENTENGSUMBAR.COM - Terkait Ustaz Abdul Somad (UAS) yang mengaku dideportasi dari Singapura, begini komentar Menteri Pariwisata...

Advertorial

Upayakan Herd Immunity, Forkopimda Sumbar Lombakan Vaksinasi Sumdarsin
Sabtu, Januari 08, 2022

On Sabtu, Januari 08, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Jelang akhir tahun 2021 lalu antusiasme masyarakat Sumatera Barat dalam mengikuti vaksinasi Covid-19 mengalami peningkatan. Tidak berhenti disana, animo publik terhadap vaksinasi di tahun ini pun masih terus meningkat. 

Data Kementrian Kesehatan mencatat hingga 8 Januari pukul 12.00 WIB, 68.85% dari total 4.408.509 warga sasaran setidaknya telah memperoleh vaksin dosis pertama. Hal ini tidak terlepas dari semakin gencarnya Forkompimda Sumbar dalam menghimbau masyarakat mengikuti vaksinasi. 

Berangkat dari sana pula Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Teddy Minahasa, bersama Gubernur Buya Mahyeldi, serta jajaran Forkopimda Sumbar, menginisiasi perlombaan vaksinasi antar instansi dalam gelaran Gebyar Sumdarsin kedua 8 hingga 22 Januari mendatang. 

Hadir membuka gelaran Gebyar Sumdarsin di lapangan Mapolda Sumbar, Sabtu (08/01/2021), Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, menyampaikan apresiasi atas inisiasi dan gagasan Forkopimda Provinsi mewujudkan herd immunity di Sumatera Barat. 

"Kita apresiasi ide-ide luar biasa Forkopimda dalam menghadirkan kesadaran masyarakat menuju herd immunity," ujar Buya Mahyeldi. 

Menurut Buya Mahyeldi, herd immunity akan menjadi jaminan untuk kesehatan masyarakat terhindar dari sebaran Covid-19. Ia juga menyampaikan dukungan dan berharap Lomba Sumdarsin ini dapat berjalan secara maksimal. 

"Pemerintah Provinsi mendukung penuh kegiatan ini, kita menargetkan setiap instansi yang mengikuti lomba dapat mengajak hingga 15.000 peserta untuk divaksin selama 15 Hari gelaran Sumdarsin," lanjutnya. 

Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa mengatakan dengan perlombaan ini, instansi plat merah akan menjadi pelopor bagi masyarakat untuk sadar vaksin.

"Secara umum target kita mencapai herd immunity secepat mungkin, secara khusus kita ingin instansi pemerintah dapat menjadi pioneer di hadapan publik dalam membangun kesadaran akan pentingnya vaksinasi", jelas jenderal bintang dua ini. 

Lebih lanjut Teddy menjelaskan perlombaan akan diikuti 10 Instansi di tingkat Provinsi, dan 95 instansi di tingkat Kabupaten Kota dengan total hadiah tiga unit mobil untuk instansi peraih juara pertama, kedua, dan ketiga, serta uang tunai bagi juara harapan. Total hadiah mencapai Rp. 750.000.000,-. (*) 

#Dinas Kominfotik Sumbar

Gubernur Mahyeldi Pimpin Rakor Feeder Tol Jalan Tol Trans Sumatera Dharmasraya
Jumat, Januari 07, 2022

On Jumat, Januari 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, menyambut baik berbagai upaya dan komunikasi yang dilakukan Bupati Dharmasraya beserta jajaran sehingga feeder Tol Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang melalui Kabupaten Dharmasraya, Kuansing dan Indragiri Hulu, disetujui oleh pemerintah pusat.

Apresiasi tersebut disampaikan gubernur saat memimpin rapat koordinasi membahas langkah-langkah strategis percepatan realisasi feeder Tol JTTS bersama Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan beserta OPD terkait dari Kabupaten Dharmasraya dan Pemprov Sumbar, si Rumah Dinas Bupati Dharmasraya, Jumat (7/1/2022) sore.

"Kami sangat menyambut baik upaya yang telah dilakukan oleh Bupati beserta jajaran yang intens berkomunikasi dengan pusat dan kepala daerah tetangga, sehingga bisa fedeer Tol JTTS ini dapat disetujui. Ini satu hal yang patut kita syukuri. Maka, kami wajib membantu, sebab ini sejalan dengan rencana pembangunan akses ke Solok Selatan dan juga Pesisir Selatan," kata Buya Mahyeldi.

Hadir dalam rapat tersebut Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi, Kepala Balitbang Reti Wafda, serta pejabat dari Dinas Bina Marga Cipta Karya & Tata Ruang serta Dinas Perkimtan.

Dalam rakor tersebut terungkap bahwa salah satu upaya percepatan realisasi feeder Tol JSST adalah perubahan RTRW daerah maupun provinsi.  Medi Iswandi menyebut dalam rangka percepatan, pihaknya telah membentuk tim percepatan RTRW.

"Kita sudah bentuk tim percepatan RTRW. Kita sepakat ingin menyelesaikan ini dipertengahan tahun dan berharap seiring itu, daerah juga menyelesaikan RTRW nya," ungkap Medi.

Medi menambahkan, dalam pertemuan Bappeda 3.provinsi, beberapa waktu lalu, kehadiran feeder Tol JTTS juga dibahas dan disambut baik karena berpotensi menghubungkan dua pelabuhan di Sumatera, yakni timur dan barat yang membawa logistik hasil tambang dengan pasar lokal dan internasional. Sehingga Tol ini sangat potensial menunjang perekonomian daerah.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan tampak antusias dan optimis bahwa Tol sepanjang 139 KM yang memang sudah menjadi impiannya ini bisa segera terwujud.

"Ini memang impian kita bersama, permintaan kita supaya daerah Sumatera bagian tengah ini bisa merasakan pembangunan dan tidak tertinggal dengan daerah lain. Alhandulillah lobi kita ke Kemenko Marves dan KemenPUPR sudah disetujui. Tahun ini proses RTRW, dan Riau juga. Saya berharap RTRW provinsi juga bisa tuntas dan tahun 2023 bisa ground breaking," harap Sutan Riska.

Seperti diberitakan sebelumnya, feeder Tol JTTS sepanjang 139 KM ini melewati 3 daerah, yakni Dharmasraya seoanjang 22,17 KM (simpang Abai Siat - batas Kuansing), lalu di Kuansing 51,73 KM dan Indragiri Hulu sepanjang 65,39 KM. (doa/MMC)

#Diskominfotik Sumbar

18 Tahun Dharmasraya, Gubernur Mahyeldi: Pusat Ekonomi Baru Sumatera Bagian Tengah
Jumat, Januari 07, 2022

On Jumat, Januari 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Derap pembangunan di Kabupaten Dharmasraya yang terus menggeliat saat ini akan menjadikan daerah dibawah kepemimpinan Sutan Riska Tuanku Kerajaan, tersebut menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera bagian tengah.

Demikian disampaikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Buya Mahyeldi, dalam sambutannya saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Dharmasraya tentang Hari Jadi ke-18 Tahun, Jumat (7/1/2022).

Beberapa proyek pembangunan skala besar yang sedang berlangsung di Dharmasraya saat ini menurut gubernur adalah pembangunan Islamic Center, Rumah Gadang terbesar yang pernah ada.  Ditambah lagi dengan telah disetujuinya feeder tol Trans Sumatera Dharmasraya - Kuansing - Rengat, yang akan membuka akses di Sumatera bagian tengah.

Fasilitas pendidikan dan kesehatan di Dharmasraya, menurut gubernur juga lengkap. Bahkan masyarakat rela menyumbangkan lahannya untuk pengembangan kampus 3 Universitas Andalas.

"Ini suatu bukti kepiawaian bupati membangun sinergitas. Sesuai dengan konsep pembangunan Sumbar yang kolaboratif.  Karena itu, kami mewakili Pemerintah Provinsi Sumbar mengucapkan selamat hari jadi, semoga Dharmasraya menjadi daerah lebih maju dan mandiri," ungkap Buya Mahyeldi.

Gubernur juga mengajak masyarakat kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi dan Riau ini untuk turut mendukung niat baik bupati memajukan Dharmasraya. Gubernur juga mengingatkan bupati agar mengoptimalkan potensi rantau dan menciptakan berbagai program inovatif.

Sementara itu, Ketua DPRD Dharmasraya Parianto, yang memimpin langsung Rapat Paripurna menyebut Dharmasraya saat ini telah semakin maju dibawah kepemimpinan Sutan Riska.

Bupati Sutan Rizka Tuanku Kerajaan dalam pidatonya menyampaikan apresiasi dan ungkapan terimakasih pada semua tokoh masyarakat para pendahulu yang telah berkontribusi besar dalam mewujudkan lahirnya Kabupaten Hasil pemekaran dari Sawahlunto Sijunjung melalui UU No.38 Tahun 2003, Tentang Pembentukkan Kabupaten Dharmasraya, Pasaman Barat, dan Solok Selatan.

Turut hadir dalam rapat paripurna para kepala daerah dan ketua dari daerah tetangga, diantaranya dari Kabupaten Sarolagun, Indragiri Hulu, Batanghari, Kota Jambi, Kerinci, Merangin dan Kota Pekanbaru. (doa/MMC)

#Diskominfotik Sumbar

Peringati HUT ke-18 Kabupaten Solok Selatan, Wagub Sumbar Harapkan Kemajuan dan Kesejahteraan Bagi Masyarakat
Jumat, Januari 07, 2022

On Jumat, Januari 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Jumat (7/1/2022), Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, menghadiri Rapat Paripurna Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Solok Selatan.

Menyampaikan sambutan di hadapan peserta rapat paripurna yang dihadiri oleh Forkopimda, anggota DPRD dan tokoh masyarakat Solok Selatan, Audy menyampaikan harapan akan keberhasilan Kabupaten Solok Selatan dalam mengelola potensi yang dimiliki untuk kesejahteraan masyarakat. 

Hadir mengenakan pakaian adat, tidak lupa Audy menyampaikan selamat ulang tahun ke-18 Kabupaten Solok Selatan mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. 

"Atas nama pribadi dan mewakili Pemprov Sumbar, saya ucapkan selamat ulang tahun yang ke-18 kepada Kabupaten Solok Selatan. Semoga dengan pertambahan usia ini, Solok Selatan semakin maju dan sejahtera," ujarnya. 

Lebih lanjut disampaikan Audy, bahwa Kabupaten Solok Selatan merupakan implementasi nyata dari otonomi daerah. Oleh karena itu Audy meminta  agar Kabupaten Solok Selatan bisa menjelma menjadi kabupaten yang maju dengan mengandalkan potensi yang dimiliki, terutama potensi kepariwisataan yang sudah berkembang beberapa tahun ke belakang. 

"Solok Selatan ini sudah menjelma menjadi daya tarik wisata tersendiri di Sumbar, dengan keberadaan 1000 Rumah Gadang. Bahkan sampai dapat rekor MURI. Hal ini tentu bisa lebih dioptimalkan lagi dalam menarik kunjungan wisatawan. Sekaligus bisa dimanfaatkan sebagai sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat Solok Selatan," tukasnya lagi.

Selanjutnya Audy juga mengharapkan agar program yang dilaksanakan oleh Kabupaten Solok Selatan dapat sinkron dengan program yang digagas oleh Pemprov Sumbar, agar memberikan dampak yang lebih maksimal. 

Salah satu yang mendapatkan highlight dari wakil gubernur millenial ini  program World Halal Tourism, yang membutuhkan beberapa tahapan lagi untuk dapat berjalan dengan sempurna.

Terakhir Audy juga menyorot beberapa pekerjaan rumah yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, antara lain penurunan laju pertumbuhan ekonomi, peningkatan presentase penduduk miskin, peningkatan gini ratio, dan peningkatan jumlah pengangguran terbuka.

"Beberapa hal yang menjadi PR ini sedikit banyaknya memang cukup dipengaruhi kondisi pandemi yang kita hadapi. Namun semoga dengan berangsur pulihnya kita dari situasi pandemi, perekonomian akan bisa kembali normal dan memberikan domino efek yang positif bagi kesejahteraan masyarakat dan keterbukaan lapangan pekerjaan," tutup Audy.

#Diskominfotik Sumbar

Pemprov Sumbar dan Jambi Sepakati Enam Bidang Perjanjian Kerjasama
Kamis, Januari 06, 2022

On Kamis, Januari 06, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Setelah Riau dan Bengkulu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus menjalin sinergitas dan memperkuat kerjasama dengan provinsi-provinsi tetangga. Kali ini, kerjasama dibina dengan Negeri Sepucuk Djambe, Sembilan Lurah, Provinsi Jambi.

Nota kesepahaman antar kedua provinsi ini ditandantangani langsung oleh kedua gubernur masing-masing daerah dalam rangkaian Rapat Paripurna HUT Provinsi Jambi ke-65 Tahun, di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Kamis (6/1/2022).

Momentum ini sangat penting dan bersejarah sebab selain Sumbar, pada saat yang sama juga dilakukan hal serupa antara Gubernur Jambi dengan empat provinsi lainnya, yakni Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Bangka Belitung dan Sumatera Selatan.

Peristiwa itu bahkan disaksikan langsung oleh Dubes RI untuk Rumania dan Malcedonia, Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kejagung RI, Konsulat Turki untuk Wilayah Sumatra, beserta ratusan undangan rapat paripurna.

Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi dan Gubernur Jambi Al Haris sama-sama meyambut baik kerjasama dalam rangka untuk saling menguatkan peran Sumatera dan meningkatkan kontribusinya untuk kemajuan Indonesia.

"Kerjasama ini yang merupakan wujud keseriusan kita dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan. Kerjasama ini penting dan sudah kami rasakan manfaatnya pada saat kasus covid meningkat. Berangkat dari pengalaman itulah, kita ingin memperkuat kerjasama," ungkap Buya Mahyeldi.

Kesepakatan bersama (MoU) itu juga langsung ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 6 (enam) bidang, yaitu bidang Pariwisata, pertanian, perkebunan, pangan, trantibum linmas wilayah perbatasan serta bidang kebencanaan.

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumbar, Doni Rahmat Samulo mengatakan kerjasama yang dibangun bermanfaat untuk meningkatan kapasitas daerah dalam penggunaan sumberdaya secara lebih optimal dan pengembangan ekonomi lokal, dalam rangka menekan angka kemiskinan dan mengurangi disparitas wilayah. 

"Kerjasama ini juga akan bermanfaat intuk mengatasi keterbatasan anggaran dan SDM daerah, meningkatkan efektivitas penyelenggaraan fungsi pemerintah, meningkatkan pemasukan bagi kas daerah, serta meningkatkan pemerataan hasil pembanqunan," kata Doni.

Hadir dalam penandatanganan perjanjian kerjasama dengan OPD Pemprov Jambi, Kepala Bappeda Medi Iswandi, Kalaksa BPBD Jumaidi, Kadis Pariwisata Novrial, Kadis Kominforik Jasman Rizal, Kasatpol PP dan Damkar Irwan, dan Kabiro Adpim Hefdi.(doa/MMC)

#Diskominfotik Sumbar

Hadiri Batagak Panghulu, Wagub Audy Ajak Tungku Tigo Sajarangan Perkuat Sinergi
Rabu, Januari 05, 2022

On Rabu, Januari 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Gubernur SumbarvAudy Joinaldy menghadiri Upacara Batagak Pangulu Andiko Ampek Koto Kinali, Dt. Sutan Bando Rajo di Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu, 5 Januari 2022.

"Pincanglah biduak rang Tiku, badayuang sambia manungkuik, Basilang kayu dalam tungku, baitu api mangkonyo iduik.
 Bulek aia dek pambuluah. Bulek kato dek mufakat. Bulek samo digolongkan. Pipih samo dilayangkan," ungkap Audy mengutip pepatah Minang.

Pada kesempatan berjumpa dengan tokoh-tokoh adat maupun alim ulama dan cadiak pandai tersebut, Audy mengajak para datuak untuk semakin bersinergi membangun daerah.

Menurutnya sinergitas tungku tigo sajarangan ditambah bundo kanduang dan generasi muda merupakan kunci dalam menggali potensi di nagari.

"Saya yakin setiap Nagari memiliki potensi masing-masing yang bisa dikembangkan kedepan, tinggal bagaimana kita secara bersama-sama mengolah dan memanfaatkan menjadi nilai 
tambah untuk kemajuan Nagari", ujar Audy.

Ia menjelaskan, datuak mempunyai tanggung jawab yang besar. Datuak wajib hukumnya mengetahui dan mengerti serta memahami nilai-nilai adat. Layaknya ulama yang juga harus paham akan nilai-nilai agama.

"Maka dari itu, momentum malewakan panghulu pada hari ini kita maknai 
secara mendalam bagaimana peran penting seorang panghulu yang diberi gelar Datuak. Sebagaimana kita ketahui Datuak merupakan gelar adat tertinggi di Minangkabau," lanjutnya.

Terakhir Audy juga mengajak agar  penghulu terus meningkatkan pendidikannya dan ilmu  pengetahuannya dalam bidang kepemimpinan dan hukum adat, terutama sekali yang berkaitan tentang sako dan pusako sebagai Hal penting yang dirasa dewasa ini. Mengingat sako dan pusako terkadang tak terelakan menjadi akar konflik di masyarakat.

Menyikapi kondisi demikian, menurut Audy para tokoh masyarakat dituntut untuk kembali menyelami pengetahuan terkait hal tersebut.

"Semua fenomena itu tentu tidak akan terus menerus terjadi jika seluruh unsur lembaga-lembaga adat mulai dari Pemerintahan Nagari, KAN, LKAAM Kabupaten/Kota serta para pemangku adat kembali bertegas-tegas menyikapi perubahan sosial yang terjadi dengan menegakkan nilai-nilai adat. Karena itu semua komponen harus bersinergi dengan memegang teguh filosofi “Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah," tutup Audy kembali menegaskan.(MC Prov Sumbar)

#Diskominfotik Sumbar

Tiba di Jambi, Gubernur Disambut Kalungan Selendang Batik dan Sarapan Mie Celor
Rabu, Januari 05, 2022

On Rabu, Januari 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi, Rabu (5/1/2021) pagi tiba di Jambi, dalam rangka kunjungan kerja dan perjanjian kerjasama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kedua provinsi tetangga.

Kedatangan gubernur beserta rombongan disambut Sekda Provinsi Jambi Sudirman, Kadis Kehutanan Ahmad Bestari, dan Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto.

Gubernur disambut jajaran pejabat Provinsi Jambi dan Ketua DPRD Provinsi Jambi, di VVIP Room Bandara Sultan Thaha, Kota Jambi. 

Buya dikalungi selendang batik khas Melayu Jambi warna merah hati dan dilanjutkan dengan ramah tamah sambil menikmati sarapan mie celor dan mpek mpek jambi.

Buya Mahyeldi tampak menikmati sarapan mie kaya rempah berkuah santan bercampur telur khas negeri pusako betuah itu. Ia juga menyicip mpek-mpek dan sambil berseloroh menyebut baru tau kalau di Jambi juga ada makanan tersebut, sama seperti di Palembang.

"Mienya enak, dan rupanya mpek mpek juga ada di Jambi, saya kira cuma ada di Palembang," ujarnya.

Gubernur juga mengapresiasi kemajuan pembangunan si Jambi saat ini. Menurutnya perkembangan Jambi sangat jauh berbeda jika dibandingkan saat ia pernah ke Jambi dahulu.

Adapun Kedatangan gubernur ke Jambi juga dalam rangka MoU dengan Gubernur Jambi sekaligus pertemuan dengan gubernur se-Sumatera.

Sebelumnya Gubernur Mahyeldi juga telah melakukan MoU dan Perjanjian kerjasama dengan Gubernur Riau dan Gubernur Bengkulu.

Selain itu, gubernur juga mengagendakan mengikuti Sidang Paripurna dalam rangka HUT Pemprov Jambi serta agenda pertemuan dengan perantau Minang di Jambi.(doa/MMC)

#Diskominfotik Sumbar

Desa Wisata Apar akan Menjadi Salah Satu Destinasi Wisata Terbaik di Sumbar
Selasa, Januari 04, 2022

On Selasa, Januari 04, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, melaksanakan agenda kunjungan kerja, Selasa (04/01/2022) ke Desa Apar Pariaman. Desa yang baru saja menjadi juara III  kategori Desa Digital pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021 lalu, merupakan desa wisata pertama yang dikunjungi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno.

Pada peninjauan kali ini, Audy Joinaldy didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar dan disambut oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Pariaman, Marhen.

Desa Wisata Apar yang baru dimulai satu tahun lalu berhasil menjadi primadona baru dalam dunia kepariwisataan Sumatera Barat. Disampaikan oleh Marhen, prioritas pembangunan Desa Wisata Apar dimulai dari penjaringan SDM yang berusia muda untuk membentuk Pokdarwis (kelompok sadar wisata), dan baru dilanjutkan dengan pembangunan sarana dan prasarana.

"Kita memang sengaja membentuk karakter SDM nya terlebih dahulu. Karena SDM ini nanti yang akan menjalankan dan mengelola desa wisata ini. Ini kita lakukan agar apapun jenis pembangunan atau program kegiatan yang akan dilakukan nanti di sini bisa berjalan baik," jelasnya.

Sementara itu Audy Joinaldy cukup terkesan dengan perkembangan Desa Wisata Apar, dan meminta agar semua potensi yang dimiliki dimanfaatkan dengan maksimal. 

Sambil meninjau jogging track Desa Wisata Apar yang dikelilingi hutan mangrove, Audy meminta agar Desa Wisata Apar bisa terus berbenah dan meningkatkan atraksi yang dimiliki, untuk meningkatkan pengunjung sekaligus memberikan sumber income baru bagi masyarakat sekitar.

"Ditambah lagi atraksi dan kegiatan yang bisa dilakukan di Desa Wisata Apar ini. Supaya nanti juga bisa mengenerate income bagi masyarakat yang berkatifitas di sini. Manfaatkan semua potensi yang ada. Dengan begitu Desa Apar ini nanti bisa berkembang dengan pesat," ujar Wakil Gubernur Milenial ini. 

Terakhir, Audy juga menekankan kepada pengurus Pokdarwis Desa Apar untuk terus mengasah kreatifitas, agar Desa Wisata Apar tetap bisa mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik di Sumatera Barat. 

"Kreatifitas itu limitless, jadi para generasi muda Desa Apar yang tergabung dalam Pokdarwis ini harus bisa berkreasi dan berinovasi secara terus menerus. Dan jangan lupa, tularkan juga kreatifitas itu ke lingkungan. Insya Allah Desa Wisata Apar ini akan menjadi salah satu destinasi wisata yang mampu memberikan best vacation experience di Sumatera Barat," tutup Wakil Gubernur yang baru saja meraih gelar Doktor ini. (*)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Lantik 16 Pejabat Tinggi Pratama Pemprov Sumbar, Ini Pesan Khusus Gubernur Untuk Direktur Rumah Sakit
Senin, Januari 03, 2022

On Senin, Januari 03, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dituntut harus mampu memahami tugasnya sebagai pelayan bagi masyarakat dan bukan sebaliknya. Selain itu juga harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak pada semua level dalam rangka optimalisasi pencapaian program unggulan pemerintah daerah.

Demikian ditegaskan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Buya Mahyeldi, saat melantik dan mengambil sumpah 16 orang pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar, di Auditorium Gubernuran, Senin (3/1/2022).

Menurut gubernur, promosi maupun rotasi jabatan yang dilakukan adalah dalam rangka meningkatkan pelayanan publik, agar lebih baik untuk tercapainya program dan kegiatan prioritas pemerintah daerah.

"Pahami bahwa jabatan itu merupakan amanah. Kita hadir untuk masyarakat, apalagi di zaman susah sekarang ini. masyarakat menantikan kehadiran kita. Apalagi yang mengisi jabatan struktural, Ini harus jadi perhatian dan pedoman, kita harus menjadi contoh bagi kabupaten dan kota," tegas gubernur.

Gubernur juga minta kepada pejabat dapat berkontribusi maksimal dalam pembangunan Sumbar. Melaksanakan tugas tidak hanya untuk mencapai target minimal, tapi lebih dari itu. Dan gubernur juga akan melakukan evaluasi pada enam bulan setelah dilantik.

"Selama 6 bulan pertama akan dievaluasi. kita tak mau lambat, melambat-lambat, dan menghambat. kita ingin cepat karena tuntutan masyarakat harus cepat. Bagi 
yang tidak mencapai sesuai target dapat diberi sanksi. kalau kepala OPD tidak jelas langkah-langkahnya, berarti tidak prospek. Pahami betul visi misi dan jangan sampai ada yang tidak tau dengan program unggulan," sambung gubernur.

Khusus untuk direktur rumah sakit, gubernur berpesan agar melakukan pembenahan serta perubahan paradigma sikap dan mental dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Perlu langkah kongkrit peningkatan kualitas pelayanan. dibenahi betul, hospitalitynya betul-betul baik. Kenapa orang banyak memilih berobat keluar negeri? karena pelayanan yang ekselen, karena itu perlu ini dibenahi," ucapnya.

Ke 16 jabatan tersebut terdiri atas 4 jabatan promosi, 9 jabatan rotasi dan 3 jabatan diperpanjang. Berdasarkan Keputusan Gubernur Sumbar Nomor 821/6516/BKD-2021, tanggal 23 Desember 2021, keempat pejabat yang dilantik adalah Drg. Busril, sebagai Direktur RSUD Dr. Achmad Muchtar Bukittinggi, dr. Elvi Fitraneti, sebagai Direktur RSUD Mohammad Natsir Kota Solok, dr. Mutiara Islam, sebagai Direktur RSUD Pariaman dan dr. Aklima, sebagai Direktur RSJ Prof.Dr. HB. Saanin.

Selanjutnya 9 jabatan berdasarkan SK Gubernur Sumbar Nomor 821/6843/BKD-2021 Tanggal 31 Desember 2021, adalah Fathol Bari sebagai Kepala Dinas SDA dan Bina Kontruksi, Gemala Ranti sebagai Kadis P3AP2KB, Jumaidi sebagai Kalaksa BPBD, Rifda Suriani sebagai Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan.

Kemudian Erasukma Munaf sebagai Kadis Bina Marga Cipta Karya dan tata Ruang, Syaifullah sebagai Kadis Kebudayaan, Irsad sebagai Kabiro Kesra, Rosail Akhyari Pardomuan sebagai Kabiro Pengadaan Barang dan Jasa, dan Doni Rahmat Samulo sebgai Kabiro Pemerintahan dan Otonomi Daerah.

Terakhir, 3 jabatan yang diperpanjang berdasarkan SK Gubernur Sumbar Nomor 821/6844/BKD-2021, adalah Reti Wafda sebagai Kepala Badan Litbang, Herry Martinus sebagai Kadis Energi dan SUmber Daya Mineral, serta Raflis sebagai Sekretaris DPRD Sumbar.(doa/MMC)

#Diskominfotik Sumbar

Ini Amanat Gubernur Sumbar Saat Pimpin Apel Perdana di Tahun 2022, ASN Pemprov Harap Simak Baik-Baik!
Senin, Januari 03, 2022

On Senin, Januari 03, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi instruksikan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) agar bisa bekerja cepat, melayani sesuai aturan dan memiliki inisiatif tanpa harus menunggu perintah. Instruksi itu disampaikan langsung oleh Buya Mahyeldi saat memimpin Apel pagi yang diikuti pejabat struktural dan fungsional di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Senin (03/01/2022).

Selama hampir satu jam memberikan arahan, gubernur juga menyampaikan pentingnya melakukan evaluasi terhadap kinerja ASN dilingkungan Pemprov Sumbar. Apalagi dengan adanya momentum memasuki awal tahun, evaluasi memang hal yang mesti dilakukan.

"Dengan pergantian tahun ini, kita harus evaluasi terhadap apa yang sudah kita kerjakan. Kita harus menjadi pelayan bagi masyarakat, bukan sebaliknya. Saya tidak mau ASN provinsi ini lambat, saya tidak mau orangnya berlambat-lambat, saya juga tidak mau ASN provinsi ini orangnya menghambat dan memperlambat," tegas gubernur.

Buya kemudian mengajak agar ASN Pemprov Sumbar untuk meninggalkan hal-hal yang tidak benar dan melakukan hal-hal baik, dengan menjadi pelayan masyarakat sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ia juga menegaskan untuk tidak melayani siapapun oknum yang berurusan dengan membawa nama gubernur.

"Pada hari ini saya sampaikan melalui semuanya, kepada para kepala OPD, tidak ada satupun orang yang berurusan dengan bapak ibu yang membawa nama saya, kalau ada ndak usah dilayani. Tidak ada satupun orang yang saya tugaskan untuk mengurus proyek-proyek. Ikuti saja aturan yang ada dan laksanakan dengan profesional," tegas Buya.

Ditambahkan bahwa dimasa sekarang ini, yang menjadi ukuran kinerja adalah outcome, bukan hanya sekedar output. Buya ingin kehadiran ASN di tengah masyarakat dapat memberikan solusi atas masalah-masalah yang ada di masyarakat. Artinya, tidak hanya meneyelesaikan pekerjaan dari sisi administrasi, tapi juga bisa memberi solusi.

Selain itu, dalam arahan apel perdana tersebut, gubernur juga mengintruksikan kepada Sekretaris Daerah untuk membuat surat edaran pelaksanaan "absen subuh" bagi ASN di lingkungan Pemprov Sumbar. Dalam edaran itu akan diinstruksikan bagi seluruh ASN Pemprov Sumbar yang beragama Islam, wajib melapor pada pimpinannya masing-masing setiap usai shalat subuh.

Menurut gubernur edaran tersebut merupakan salah satu kebijakan gubernur sebagai upaya dalam rangka meningkatkan kedisplinan dan produktifitas para ASN, dengan memulai membiasakan bangun di waktu Subuh. 

Selain absen subuh, mulai tanggal 9 Januari mendatang, juga akan memulai kembali kajian bulanan ASN Pemprov yang diganti harinya menjadi hari minggu pagi, bersamaan dengan program Subuh Mubarokah di Masjid Raya Sumbar.

Kajian bulanan tersebut akan dilaksanakan sekali dalam sebulan di minggu pertama dengan ceramah-ceramah khusus dengan ustad yang ahli dibidangnya masing-masing dan sekaligus diperdalam lagi dengan sesi tanya jawab.(doa/mg/MMC)

Gubernur Mahyeldi Instruksikan Optimalisasi Fasilitas dan Layanan Masjid Raya Sumbar
Minggu, Januari 02, 2022

On Minggu, Januari 02, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pasca terpilihnya Masjid Raya Sumatera Barat sebagai satu dari tujuh masjid di dunia yang memenangkan penghargaan Abdullatif Al Fozan Award atau AFAMA, Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi mengintruksikan kepada OPD terkait agar meningkatkan pelayanan dan fasilitas yang ada di masjid kebanggaan Sumbar tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, Buya Mahyeldi menginginkan agar keberadaan Masjid unik tanpa kubah tersebut menjadi acuan nasional dan dunia. Sehingga fasilitas dan pelayanan di Masjid Raya Sumbar tidak kalah dengan hotel bintang lima. Terutama untuk kebersihan toilet, tempat berwudhu dan pelayanan kepada jamaah.

"Dengan masuknya Masjid Raya Sumbar dalam 7 masjid terbaik di dunia, maka akan jadi objek pembicaraan dan kunjungan. Diharapkan fasilitas dan kebersihan masjid serta sarana pendukung lainnya disiapkan sebaik mungkin. Pelayanan harus bintang 5, jangan sampai kalah dengan hotel-hotel berbintang ternama," kata Buya Mahyeldi, saat mengikuti acara Subuh Mubarokah, di Masjid Raya Sumbar, Minggu (2/1/2021).

Gubernur juga minta agar di Masjid Raya Sumbar disiapkan satu ruangan khusus sebagai tempat bagi pengunjung mendapatkan segala informasi tentang masjid yang peletakan batu pertamanya dilakukan pada 21 Desember 2007 oleh Gubernur Sumatera Barat waktu itu, Gamawan Fauzi.

"Dilengkapi seluruh dokumentasinya secara detail. Mulai dari perencanaannya dan bila perlu bisa ditampilkan secara empat dimensi dimana pengunjung dikenalkan dengan masjid raya seolah-olah ia berada di lokasi dan melihat langsung setiap sisi masjid," lanjut gubernur.

"Setiap detail dan desain bangunan harus ada ceritanya, ada maknanya. Jadi penghargaan ini tantangan bagi kita. Sebab banyak yang akan datang, mungkin saja presiden amerika atau orang muslim dari berbagai belahan dunia lainnya. Masjid Raya Sumbar akan menjadi objek wisata religius," sambungnya.

Perhatian pada para pedagang disekitar masjid juga tak dilupakan. Gubernur minta agar disiapkan dan ditata tempat berjualan yang representatif di Masjid Raya Sumbar. Termasuk penataan taman dan lampu sehingga pengunjung merasa nyaman.

"Jadi apa yang sudah susah payah dibangun oleh gubernur sebelumnya harus kita lanjutkan. Beliau-beliau para gubernur sudah meletakkan dasar, dan patut kita  apresiasi. Sekarang kewajiban kita untuk mengoptimalkan dan menjadikannya lebih baik," tegas Buya.

Menanggapi arahan gubernur tersebut, Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Syaifullah mengatakan akan segera menindaklanjutinya dan berkoordinasi dengan beberapa OPD terkait. 

Menurut Syaifullah, sebelumnya beberapa perbaikan fasilitas telah mulai dilakukan diantaranya toilet dan lift menara Masjid Raya Sumbar. (doa/MMC)

#Diskominfotik Sumbar

Subuh Pertama di 2022, Gubernur Sumbar Berikan Ceramah di Mesjid Raya Koto Baru Solok Selatan
Sabtu, Januari 01, 2022

On Sabtu, Januari 01, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Mengawali hari pertama di tahun 2022, Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi menyambangi Mesjid Raya Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan, (1/1/2022). 

Selain melaksanakan subuh berjemaah, Buya Mahyeldi juga memberikan ceramah singkat bagi jemaah yang hadir.

Di hadapan jemaah Subuh, Buya Mahyeldi menyampaikan pentingnya mengawali tahun 2022 ini dengan memohon ampunan kepada Allah SWT, sehingga dapat memulai kehidupan yang lebih baik ke depannya.

"Penting bagi kita menyambut tahun yang baru dengan melakukan muhasabah diri. Menghitung-hitung kesalahan yang sudah kita perbuat di tahun sebelumnya. Dan penting juga bagi kita untuk mengakui kesalahan itu di hadapan Allah SWT, untuk memohon ampunanNya, sehingga kita bisa memulai tahun 2022 ini dengan lebih banyak kebaikan ke depannya," ujar Gubernur yang turut didampingi beberapa pejabat Pemprov Sumbar.

Pada kunjungan kerja ke Kabupaten Solok Selatan ini, selain bersilaturrahmi dengan Bupati Solok Selatan, Forkopimda dan Camat se-Kabupaten Solok Selatan, gubernur juga direncanakan membuka kegiatan Dewan Kerajinan Daerah Solok Selatan.

Kunjungan kerja gubernur di kabupaten termuda Sumatera Barat ini akan ditutup dengan olahraga bersama Gubernur Sumbar dan Forkopimda Kabupaten Solok Selatan.

#Dinas Kominfotik Sumbar

Gubernur Lantik 414 Pejabat Fungsional Jajaran Pemprov Sumbar
Sabtu, Januari 01, 2022

On Sabtu, Januari 01, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumbar Mahyeldi melantik dan pengambilan sumpah jabatan 414 pejabat administrasi ke dalam jabatan fungsional melalui penyetaraan lingkup pemerintah provinsi Sumbar di halaman kantor gubernur, Jumat.

"Instruksi Presiden pada pidato pelantikan sidang paripurna DPR RI tahun 2019 menghendaki perubahan konkret dalam reformasi birokrasi yaitu penyederhanaan birokrasi pada instansi perintah cukup dengan dua level dan diganti dengan jabatan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan yang menekankan kompetensi sehingga proses kerja birokrasi lebih cepat dan dinamis dalam pengambilan keputusan," katanya di Padang, Jumat (31/12/2021).

Tindak lanjut dari instruksi itu diterbitkan Peraturan Menpan RB Nomor 17 tahun 2021 tentang Penyetaraan Jabatan Admisnisteasi ke dalam Jabatan Fungsional.

Untuk mematuhi hal tersebut, Pemprov Sumbar telah melakukan serangkaian kegiatan dimulai dengan penyederhanaan struktur organisasi, mengaanalisa jabatan fungsional untuk disederhanakan, usulan dan rekomendasi persetujuan sebagai dasar pelantikan.

"Rekomendasi keluar sore, maka malam ini dilantik sebelum jam 00," katanya.

Menpan meyakinkan PNS yang terkena penyederhanaan tidak khawatir dalam karir dan pendapatan. Disebutkan tidak ada pengurangan penghasilan. Pejabat fungsional juga tetap memiliki peluang untuk promosi untuk jabatan struktural.

Pejabat fungsional tidak perlu cemas dengan nilai jabatan. Tunjangan dan nilai jabatan ditentukan dengan kompleksitas dan beban pekerjaan dan kompetensi setiap jenjang jabatan. Tetap mendapatkan kepastian pengembangan kompetensi sesuai UU ASN.

"Koordinasi intergrasi sinkronisasi harus diperhatikan agar kinerja pejabat fungsional menyatu dalam kesatuan yang utuh dalam OPD," ujarnya.

Ia berharap pejabat yang baru dilantik bisa bekerja sebaik-baiknya untuk kemajuan daerah. (Budi)

Gubernur Respon Baik EO Evential Planners Laksanakan Kegiatan Atraksi dan Fasilitasi Para Pengunjung Pulau Sirandah
Jumat, Desember 31, 2021

On Jumat, Desember 31, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi merespon baik kegiatan dan atraksi di Pulau Sirandah yang digelar EO dari Evential Planners untuk menghibur pengunjung yang ingin berwisata ke pulau tersebut.

"Kita juga apresiasi karena EO sudah berperan aktif dalam peduli lingkungan yang ada di sekitar pulau sirandah seperti bersih - bersih pantai, penanaman pohon pelindung, atraksi olahraga air, dan eksplorasi pantai serta live music performance serta juga melayani masyarakat umum yang belum sempat divaksin,"katanya saat berkunjung ke pulau Sirandah Island, Jum'at (31/12/2021). 

Ia mengatakan untuk meningkatkan kemajuan pariwisata memang diperlukan kolaborasi antara semua pihak. Pariwisata menurutnya juga merupakan bagian dari visi dari pemerintah provinsi. 

Gubernur Mahyeldi mengatakan wisata ini merupakan kebutuhan masyarakat. Saat ini, pemerintah dan swasta tengah menyiapkan formula - formula untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata. 

"Semoga formula yang kita siapkan dapat terlaksana dengan baik sehingga sektor pariwisata sumbar bangkit kembali," ujarnya.

Selanjutnya ia mengajak kepada para pengunjung protokol kesehatan (Prokes) agar tetap dijaga dan harus menjadi perhatian bersama.

"Kita melihat pulau ini juga ada tempat vaksin. vaksinasi tidak hanya untuk peserta atau pengunjung pulau tetapi juga tersedia bagi yang belum sempat divaksin, ini merupakan hal yang positif terlaksana cukup baik," ujarnya.

Ke depan Mahyeldi mengharapkan karena wisata pulau ini adalah wisata melewati laut. Ia menekankan kepada pemilik kapal ketika membawa penumpang pastikan mereka punya safety laut atau pelampung untuk pengaman.

"Supaya nanti jangan sampai ada yang tidak memakai safety. Karena ketika terjadi yang tidak kita harapkan maka dampaknya panjang dan serius. Kewaspadaan kedisiplinan dengan hati-hati harus menjadi hal yang utama," ujar Mahyeldi.

Selanjut menurut Mahyeldi wisata di Sumbar ini merupakan wisata keluarga membawa anak-anak berlibur. Para pengelola wisata harus dapat menjadikan tempat wisata yang nyaman untuk keluarga dan anak-anak.

"Sehingga harus menjadi perhatian kita semua agar destinasi-destinasi wisata dapat berkembang dan ramah keluarga, ketika yang datang kesini merasa nyaman maka itulah yang meransang keinginannya untuk berkunjung kembali," jelasnya.

Sementara itu, Manajemen Sirandah Rahdian Zuhdi fahrorozi menyebutkan kegiatan tersebut sudah diawali dengan vaksinasi di Sungai Pisang sejak 29 hingga pada hari ini 31 Desember 2021.

"Kegiatan positif itu kita lakukan mengangkat tema Sirandah Breakthrough yang artinya (terobosan). Terobosan dimaksud untuk menggeliatkan kembali pariwisata yang selama pandemi Covid-19 tertidur," ujar Rahdian.

Lebih lanjut menurut Direktur Event Organizer (EO) Evential Planners Ayu Wulandari wisata pulau perlu dihidupkan lagi setelah beberapa tahun lesu karena terdampak pandemi Covid-19. Apalagi Sumbar punya keindahan laut yang luar biasa dan bisa mengangkat ekonomi masyarakat.

"Kita harus bangkit dengan promosi dan menggelar kegiatan, sehingga pengunjung datang. Kami dari EO siap memfasilitasi para pengunjung yang ingin berwisata ke Pulau Sirandah dan destinasi lainya di Sumbar," tuturnya.

Turut hadir mendampingi Gubernur Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Perwakilan Dinas Pariwisata, serta rombongan lainnya. (Budi)

Sumbar Ekspor 62,7 Ton Produk Pertanian Senilai Rp166,1 Miliar
Jumat, Desember 31, 2021

On Jumat, Desember 31, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Sumatera Barat mengekspor 62,7 ton produk pertanian senilai Rp166,1 miliar pada Gebyar Ekspor Tutup tahun 2021 secara daring serentak di 34 pintu ekspor Indonesia.

"Ekspor dari Sumbar kali ini dilakukan Gudang PT. Bumi Sarimas Indonesia, Kabupaten Padang Pariaman Sumbar. Namun secara umum sektor pertanian Sumbar memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam ekspor nasional," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat pelepasan ekspor secara daring di Padang Pariaman, Jum'at (31/12/2021).

Ia mengatakan nilai ekspor produk pertanian dari Sumbar meningkat signifikan pada 2021 dibandingkan 2020, mencapai 42 persen. Ini sejalan juga dengan fakta bahwa ekspor produk pertanian menjadi penyumbang kontribusi terbesar di Indonesia.

Apalagi produk pertanian adalah produk yang tidak terpengaruh COVID-19 sehingga pengembangan produksi masih bisa dilakukan dan sangat menguntungkan kepada petani.

"Ini juga menjadi bukti bahwa langkah yang kita ambil di Sumbar untuk menjadikan pertanian sebagai sektor unggulan sudah tepat. Hal itu didukung pula dengan fakta bahwa 57 persen masyarakat bergerak di sektor pertanian," katanya.

Untuk komoditas beras, Mahyeldi mengatakan Sumbar sudah swasembada bahkan bisa menyumbang kontribusi 6 persen untuk Indonesia. 

Khusus untuk beras, peluang diekspor sangat terbuka terutama ke negara timur tengah. Karakter beras Sumbar yang pera cocok dengan ciri kuliner mereka.

"Tinggal bagaimana kita meningkatkan produksi dan mengarahkannya pada beras organik," katanya.

Mahyeldi mengatakan pada 2021-2026, Sumbar mengambil  langkah luar biasa dengan mengalokasikan 10 persen APBD untuk pertanian. Maka 2022 ekspor pertanian harus meningkat.

"Tidak ada gunanya anggaran meningkat kalau ekspor hanya segitu-segitu saja," tegasnya.

Sumbar menurutnya juga memiliki produk pertanian lain yang bisa dikembangkan seperti sawit, kelapa, gambir dan produk lain.

Pelepasan ekspor secara daring serentak di 34 pintu ekspor Indonesia, dalam rangka Gebyar Ekspor Tutup tahun 2021 secara daring itu ikut dihadiri Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Kepala Balai Pertanian klas I Padang, Iswan Haryanto. 

Kegiatan ini mengambil tema "Sinergi Pengawalan Untuk Mewujudkan Pertanian Yang Berkelanjutan Dan Mendunia".

Pada Gebyar Ekspor Tutup tahun 2021 itu total dilepas 1,36 juta ton senilai Rp 14, 43 triliun serentak di 34 pintu ekspor Indonesia. (Budi)