Advertorial

Daerah

Gubernur Sumbar Buka Peradi Goes To School Seri ke-7 di SMKN 7 Padang
Sabtu, November 19, 2022

On Sabtu, November 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Buya Mahyeldi mengapresiasi kegiatan sosial kemasyarakatan bertajuk "Peradi Goes to School" yang ditaja Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cabang Padang. 

Melalui kunjungan ke sekolah-sekolah, Peradi ingin mengenalkan profesi advokat sekaligus memberikan penyuluhan hukum kepada para siswa. 

"Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyampaikan terimakasih kepada Peradi Cabang Padang yang telah melaksanakan kegiatan Peradi Goes to School. Semoga generasi muda Sumbar akan semakin melek dan sadar hukum," kata gubernur dalam sambutannya saat membuka Peradi Goes to School, di Aula SMKN 7 Padang, Jumat (18/11/2022).

Kepada peserta yang merupakan siswa dari SMKN 4, SMKN 7 dan SMKN 8 tersebut, gubernur juga berpesan agar mengikuti kegiatan yang telah dimulai sejak awal Oktober lalu itu dengan baik, agar memperoleh wawasan tentang hukum di negara Indonesia. 

"Kegiatan ini sangat penting karena negara kita adalah negara hukum. Setiap keputusan harus dilandaskan pada hukum dan aturan yang ada sampai peraturan terendah," pungkas gubernur.

Sebelumnya, Ketua DPC Peradi Padang Miko Kamal, SH, LL.M, PhD yang sekaligus menjadi narasumber menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kontribusi positif Peradi kepada masyarakat. 

Dalam kesempatan itu, Miko menyampaikan pemahaman hukum tentang banyak hal, diantaranya mulai dari yang terkecil seperti hukum membuang sampah, hukum bullying, hingga tentang tawuran dan hukum lalu lintas.

Peradi Goes to School ini merupakan seri ke-7. Kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan sejak awal Oktober lalu, dimulai dari SMAN 1 Padang, dan diikuti beberapa sekolah lain, seperti SMAN 2 Padang dan SMA Dr. Abdullah Ahmad PGAI Padang.(doa/MMC)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Jadi Keynote Speaker Rapat Koordinasi Pengawas Koperasi, Gubernur Sumbar Instruksikan RAT Dua Kali Setahun
Jumat, November 18, 2022

On Jumat, November 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk berkoorperasi atau bekerjasama, dan berkolaborasi antara satu sama lain. Hadirnya kooperasi terinspirasi dari kerja jamaah. Amal jama'i  dalam bahasa arabnya. 

Hal tersebut disampaikan Buya Mahyeldi saat menjadi Keynote Speaker dalam Rapat Koordinasi Satgas Pengawas Koperasi di Hotel Santika, Kamis (17/11/2022). "Ketika dahulu Bung Hatta dipilih sebagai bapak koperasi, sejak itulah kooperasi di Sumatera Barat diharapkan akan terus berhasil", ujar buya Mahyeldi.

Berdasarkan data yang ada, di tahun 2021 terdapat 4.048 unit Koperasi di Sumatera Barat, 2.067 unit diantaranya tidak aktif. Kemudian dilakukan Pemeriksaan Kesehatan khusus usaha simpan pinjam Koperasi. Hasilnya dari  519 unit koperasi, terdapat 114 unit Koperasi kategori sehat, 343 koperasi cukup sehat, 32 unit dalam pengawasan dan tidak ada dalam pengawasan khusus. Sedangkan Pemeriksaan Koperasi melalui Pembiayaan APBD di tahun 2022 sebanyak 228 unit koperasi, dengan pembiayaan APBD Provinsi 68 unit koperasi dan APBN (Dekonsentrasi) yang bekerjasama dengan Kab/Kota sebanyak 160 unit Koperasi.

Pemeriksaan Kesehatan Koperasi melalui pembiayaan APBD Provinsi dengan target 63 unit telah terlaksana 68 unit (108 persen) yang keanggotaannya lintas kab/kota di Sumatera Barat. Hasilnya terdapat 19 unit koperasi sehat, 46 unit koperasi cukup sehat, dalam pengawasan 2 unit, sedangkan dalam pengawasan khusus tidak ada. Gubernur berharap, Badan Satgas Pengawas Koperasi  mampu melakukan pengawasan terhadap setiap pengurus unit koperasi. Karena itulah tujuan dari tim pengawas tersebut dibentuk.

Kemudian, Gubernur menginstruksikan agar dilaksanakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) sebagai bentuk evaluasi, setidaknya dua kali dalam setahun untuk memantau kinerja lembaga agar lebih baik lagi. Gubernur berharap ada inovasi baru yang akan memberantas kemiskinan di Wilayah Sumbar. "Saya harapkan, yang hadir pada rakor hari ini bisa lihat bagaimana kerja industri-industri kita di Sumatera Barat. Karena itu, saya wajibkan dinas koperasi wajib bina 5 UMKM, membantu bagaimana agar produknya bisa terpakai", ujar gubernur.

Selain itu, kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Nazwir mengatakan bahwa tujuan acara tersebut diadakan  untuk penyamaan persepsi mengenai OJK, memahami tentang pemberantasan investasi bodong, penyusunan sistem simpan pinjam, serta pelaksanaan investasi syari'ah yang akan dibahas langsung oleh narasumber yang berkafaah, diantaranya gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi, tim dari Polda, narasumber dari UIN, dan Tim OJK. Jumlah peserta yang hadir pada rakor tersebut adalah 58 orang.

Gubernur pun tidak henti-hentinya mengajak untuk  bersama-sama dalam mendorong dan memotivasi masyarakat agar tergabung di dalam koperasi. "Mari kita buat  Bung Hatta kembali tersenyum melihat keberhasilan koperasi-koperasi yang ada dan terus berkembang. Sebab, pemerintah akan selalu menyokong dan mendukung penuh kegiatan koperasi," tutup Gubernur. (Via/Ssy/MMC)

#Diskominfotik Sumbar.

Event Budaya Terbesar di Sumbar, Festival Pesona Minangkabau Kembali Digelar
Kamis, November 17, 2022

On Kamis, November 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ribuan wisatawan memadati Istano Basa Pagaruyuang pada pembukaan Festival Budaya Minangkabau V yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Datar pada 17 hingga 20 November mendatang. Menjadi bagian dari Kalender Event Nasional (KEN), Festival Pesona Minangkabau 2022 ini mendapat apresiasi dari Joshua Puji Mulia, Staf Ahli Kreatif dan Inovasi Kemenparekraf RI.

Ia mengatakan, Ranah Minangkabau memiliki potensi luar biasa yang sudah banyak dikenal. Melalui berbagai gelaran seperti Festival Pesona Minangkabau ini, Joshua mendorong media maupun influencer untuk turut serta memviralkan daya tarik kepariwisataan Sumbar ke seluruh dunia. "Banyak potensi di Sumatera Barat ini, untuk itu dunia harus tahu. Salah satu caranya dengan membuat festival untuk menceritakan budaya Minangkabau ini," kata beliau.

Hal serupa juga disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy. Khususnya di Tanah Datar, terdapat banyak sekali event mulai dari tingkat nagari yang membantu geliat perekonomian masyarakat. 

Sebagai contoh kata Wagub, dengan adanya program unggulan Tanah Datar Satu Nagari Satu Event, nilai perputaran uang sepanjang tahun 2022  melalui 14 event yang dihelat diperkirakan mencapai lebih dari 11 Miliar rupiah.

Ia menjelaskan, sebagai sektor yang sedang bertumbuh di Sumatera Barat, perpaduan Pariwisata dengan sektor unggulan Sumbar, yakni pertanian menjadi salah satu hal yang menjadi keunggulan Tanah Datar. "Ini adalah sebuah inovasi yang saya rasa patut dicontoh kabupaten lain. Karena ini berdampak langsung ke masyarakat karena melibatkan UMKM pangan maupun non pangan," ujar Wagub.

Sementara itu Bupati Tanah Datar, Eka Putra menyebutkan Festival Pesona Minangkabau tersebut, merupakan event budaya Minangkabau terbesar di Sumatera Barat. Didukung sebanyak 600 orang penari, Festival Pesona Minangkabau akan menampilkan kekayaan seni pertunjukan, pawai budaya dari 18 kontingen, silek galombang, gandang tambua tansa, fashion show, randai, pameran stand, maupun kuliner dan UMKM di masing-masing nagari, dan banyak lainnya. "Progul pariwisata satu nagari satu event memicu aktifnya sanggar-sangar seni budaya, olahraga dan UMKM Nagari, serta meningkatkan kunjungan wisata ke Tanah Datar," jelasnya.

Sebagai Nagari Tuo di Minangkabau, menurut Eka Putra hal tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Tanah Datar terhadap kelestarian budaya Minangkabau.(MC Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Nadiem Makarim buka POMNAS XVII, Gubernur Sumbar: Gairahkan Semangat Olahraga Mahasiswa
Kamis, November 17, 2022

On Kamis, November 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) ke-XVII Tahun 2022 di Sumatera Barat (Sumbar) dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis (17/11/2022).

Nadiem Makarim mengapresiasi acara POMNAS ke XVII yang dapat menghadirkan lebih dari dua ribu atlet, dari 408 Perguruan Tinggi seluruh Indonesia yang akan memperebutkan 588 medali. Mas Menteri Nadiem juga berpesan kepada mahasiswa yang bertanding untuk mempunyai rasa keberanian dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas. 

“Prestasi yang sesungguhnya bukan dinilai dari medali yang adik-adik dapatkan, melainkan adalah melawan rasa takut adik-adik dengan keberanian untuk tampil dipanggung nasional. Serta menerima kekalahan tapi tetap maju untuk berkompetisi itulah yang dinamakan keberanian,” pesan Nadiem Makarim yang dihadiahi dengan gemuruh tepuk tangan para atlet.

Pekan olahraga yang digelar di tiga kampus di Kota Padang, pada 17-26 November 2022 tersebut mempertandingkan 14 cabang olahraga yang diikuti mahasiswa se-tanah air. Pembukaan POMNAS tersebut ditandai dengan pemukulan Gendang oleh Nadiem, bersama dengan Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi, dan para rektor.

Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, mengapresiasi semangat lebih dari ribuan peserta dari seluruh Indonesia yang mengikuti ajang POMNAS ini, ia juga turut memuji para penampilan dari seluruh kontingen.

Gubernur berharap dengan ditunjuknya Sumbar sebagai tuan rumah POMNAS, dapat menghadirkan atlet yang berkualitas. “Semoga dengan adanya POMNAS  ini akan menggairahkan semangat berolahraga mahasiswa dan dapat  berkontribusi untuk kemajuan di indonesia,” ucap gubernur.

Gubernur juga mengaku turut berbahagia dengan adanya kegiatan POMNAS ini karena akan melahirkan atlet yang luar biasa dan berkualitas nantinya, dan diharapkan mahasiswa lain di Sumbar turut berprestasi di bidang olahraga. “Dengan adanya POMNAS di Sumbar dapat mendedikasi siswa-siswi lain yang ada di sumbar untuk berprestasi diseluruh bidang olahraga, dan menjadi kemajuan dibidang olahraga di sumbar,” harap Gubernur. (Via/MMC).

#Diskominfotik Sumbar.

Gubernur Sumbar Serahkan Sertifikat dan Plakat Kepada 16 Siswa/i SMP dan SMA Pemenang Lomba Tahun Toleransi 2022
Kamis, November 17, 2022

On Kamis, November 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sebanyak 16 siswa-siswi SMP dan SMA di Sumatera Barat, pemenang dalam perlombaan Tahun Toleransi 2022 yang digagas oleh Staf Khusus Presiden Ayu Kartika Dewi. Diketahui ide tersebut digagasnya ketika ia berkunjung ke Provinsi Aceh, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Barat di penghujung tahun 2021 untuk mengumpulkan ide dan masukan dari kepala daerah hingga anak muda yang berkecimpung di topik keberagaman dan perdamaian.

Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, menyerahkan sertifikat dan plakat dari Stafsus yang merupakan founder merancang.id kepada 16 siswa/i SMP dan SMA di Ruang Rapat Istana Gubernuran, Kamis (17/11/2022). Keenam belas siswa dan siswi tersebut antara lain kategori Kompetisi Esai Tingkat SMP; Juara 1 Deandra Azzahra, Juara 2 Ratu Aliya Arifva, dan Juara 3 Fadilah Kunbarani, dari SMPN 1 Padang. 

Sedangkan Kompetisi Esai Tingkat SMA; Juara 1 Antonio Jherin Ovelta dari SMA Don Bosco, Juara 2 M. Zikri Hakim SMAN 1 Pariaman, Juara 3 Cutria llahi Wienata dari SMAN 2 Sutera Pesisir Selatan. Kemudian Edisi Kompetisi Ide Program untuk tingkat SMP diraih oleh SMP Frater Padang dan tingkat SMA diraih oleh SMAN 1 Solok Selatan.

Gubernur Buya Mahyeldi mengapresiasi prestasi adik-adik Siswa/i SMP dan SMA tersebut, ia berpesan prestasi tersebut merupakan bagian dari upaya adik-adik untuk menjadi orang yang hebat. 

“Apalagi Indonesia di tahun 2045 nanti akan dipersiapkan menjadi negara empat besar di dunia, di tahun tersebut yang memimpin bangsa ini adalah adik-adik semua. Diharapkan adik-adik dapat menjadi pemimpin yang menjunjung tinggi rasa toleransi,” tutur gubernur.

Gubernur juga menyampaikan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang mempunyai rasa toleransi yang paling kuat. Hal tersebut ditandai dengan beragam adat, suku, budaya, dan bahasa yang dimiliki indonesia.

“Negara yang paling sukses melaksanakan toleransi adalah Indonesia, hal tersebut ditandai dengan tiga belas ribu pulau di Indonesia yang dipisahkan oleh laut, serta adat, budaya, dan bahasa yang berbeda tapi kita tetap bisa menjaga keutuhan bangsa sampai saat ini,” ungkap gubernur.

Gubernur juga berpesan jika adik-adik menjadi pemimpin nantinya harus bersikap adil dan beradab, karena hal tersebut merupakan bagian dari nilai-nilai Pancasila. (Via/MMC)

#Diskominfotik Sumbar

Dihadiri Gubernur Sumbar, Tabligh Akbar Buya Yahya Ajak Jamaah Untuk Menata Hati
Rabu, November 16, 2022

On Rabu, November 16, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ribuan jamaah baik lingkup ASN dan Non ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun masyarakat tampak hadir memadati Masjid Ra­ya Sumbar dalam rangka Tabligh Akbar bersama Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah di Cirebon, Yahya Zainul Ma'arif atau yang lebih akrab di sapa Buya Yahya, Selasa (15/11/2022) malam.

Tabligh akbar ini merupakan safari dakwah yang dilakukan Buya Yahya Albahjah di tiga titik daerah di Sumatera Barat, yakni di Masjid Raya Sumbar, Masjid Al Hidayah Sijunjung, dan Masjid Istiqlal Muaro Sijunjung.

Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi pernah mengatakan pada acara tabligh akbar sebelumnya, bahwa acara seperti ini memang cocok untuk dilaksanakan di Mesjid Raya Sumbar. Masyarakat akan mudah mencari tempat dan ramai mengikuti.

Kedekatan dan jalinan silaturahmi antara gubernur dan Buya Yahya juga sangat terlihat. Bahkan sepanjang acara tabligh akbar, dan saat berceramah, Buya Yahya mengajak gubernur turut mendampinginya. Pada kesempatan tabligh akbar tersebut, Buya Yahya dalam tausiahnya menyampaikan, satu diantara ilmu yang paling penting untuk kehidupan manusia yaitu, ilmu mengenai menata hati diri sendiri. "Maka saat ini ilmu yang penting kita hadirkan yaitu ilmu menata hati. Karena kita sering dihadapkan dengan permasalahan hati yang menimbulkan permusuhan atau dengki," kata Buya Yahya.

"Nabi rindu pada hamba-hambanya yang penuh cinta, maka hidup dengan penuh cinta dapat membangun dunia ini untuk melestarikan semesta dengan sebaik-baiknya bukan dengan kebencian, dendam, dan hasut," lanjut Buya.

Kemudian ia melanjutkan, jika ingin membangun dan menata hati perlu ada dasarnya, yaitu dasar iman kepada Allah serta menyadari bahwa kita adalah umat Nabi Muhammad SAW. "Untuk menghadirkan rasa kasih sayang di hati manusia, yaitu dengan merenungkan bahwasanya di padang mahsyar nanti manusia yang hidup  dengan cinta, tanpa benci dan dendam itu berkumpul di suatu tempat mendapatkan perlindungan oleh Allah SWT. Oleh sebab itu kita perlu fokus mendoakan seseorang (yang telah mendzolimi kita) dengan doa kebaikan," tutur buya. 

Ia berharap dan mendoakan para jemaah yang hadir semoga tetap menjadi orang yang rendah hati dan penuh cinta. "Semoga pulang dari acara ini, kita semua senantiasa menghilangkan sifat kesombongan", Tutur Buya Yahya. (via/ssy/MMC)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Kembangkan Pemasaran Produk Unggulan, Diskop & UKM Sumbar GelarTemu Bisnis Kerajinan Sumbar
Rabu, November 16, 2022

On Rabu, November 16, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam rangka mempromosikan produk unggulan Sumatera Barat (Sumbar) di dalam maupun di luar daerah, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Koperasi dan UKM, menggelar Temu bisnis kerajinan unggulan Sumbar dengan pengusaha atau buyer di Karibia Boutique Hotel, Kota Medan, Selasa (15/11/2022).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Barat, Nazwir dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tahunan tersebut merupakan upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan pemasaran produk-produk unggulan Sumbar. "Diantaranya komoditi unggulan di bidang industri tenun/ kerajinan dan produk makanan/kuliner. Industri tenun/kerajinan di Sumbar telah berkembang secara turun temurun. Desain yang unik dan kualitas produk yang sangat baik banyak diminati oleh buyer. Dalam pengolahannya menjadi suatu produk menggunakan seni yang tinggi dan menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM)," kata Nazwir.

Wakil Ketua Dekranasda Sumbar, Ny Fitria Amalia Audy, dalam presentasinya menyebut Dekranasda Provinsi Sumbar bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM dan stakeholder terkait telah melakukan banyak pembinaan secara terpadu terhadap pelaku UMKM di kabupaten dan kota di Sumbar sebagai bentuk kolaborasi dalam memajukan industri kerajinan di Sumatera Barat.

Progress dari pembinaan tersebut, menurut Fitria yang akrab disapa Bu Amel, itu sudah sangat baik sehingga sekarang ini telah berkembang kawasan sentra produksi kerajinan unggulan di beberapa nagari/desa di Sumatera Barat sebagai pusat tenun, songket, sulaman, bordir dan kerajinan lainnya dengan mutu yang sangat baik. "Pembinaan melalui pelatihan-pelatihan juga telah dilakukan seperti pelatihan Achievment Motivation Training (AMT), peningkatan teknik bertenun, pengembangan motif dan tata warna, dan verifikasi produk berupa busana harian dan fashion," ujar Bu Amel.

Finalisasi dari pembinaan tersebut ditindaklanjuti dengan menjalin kerjasama antara perancang daerah dengan perancang Nasional, terverifikasinya produk tenun, sulaman/ bordir, pagelaran fashion show produk tenun serta mengupayakan peluang pasar yang lebih luas untuk UMKM tersebut, bukan hanya dalam negeri bahkan ke luar negeri. Melalui temu bisnis ini Bu Amel berharap terjalin silaturahmi dan kerjasama kemitraan antara Sumbar dan Sumut yang punya hubungan budaya dan adat yang hampir sama, sehingga dapat memajukan UMKM di masing masing propinsi. 

Ibu Gubernur Sumatera Utara Ibu Nawal Edi Rahmayadi selaku ketua Dekranasda Sumatera Utara dalam paparannya menyatakan apresiasinya terhadap Sumatera Barat terutama dibidang tenunan, sulaman, bordir apalagi di bidang kuliner Sumatera Barat terbaik dan sulit untuk disaingi. Di Sumatera Utara sangat susah sekali dalam komoditi bahan baku  seperti benang dan kain untuk tenunan dan sulaman sehingga biaya pembuatan produk tersebut menjadi lebih mahal. Ditambah pula kurang minat generasi muda untuk bidang tenunan dan sulaman. 

Dalam Temu Bisnis ini dilakukan penantatangan MoU antara buyer dengan pelaku UMKM Sumbar, yang disaksikan langsung oleh Wakil Ketua Dekranasda Sumatera Barat dan Kadis Koperasi dan UKM Sumatera Barat dan Kadis Koperasi dan UKM Sumatera Utara. Hadir pula dalam acara temu bisnis tersebut Ketua Kadin Sumatera Utara Futsal Verial Mutiara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM provinsi Sumatera utara diwakili oleh david pemberdayaan UKM ibu Retno Indrayeni, dan Ikatan Organisasi Minang di Medan serta para buyer yang sangat antusias dengan acara ini. (Af/Ria.phb)

#Diskominfotiksumbar

Dongkrak Pariwisata Daerah, Wagub Luncurkan Gerakan Sumbar Bersih
Rabu, November 16, 2022

On Rabu, November 16, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meluncurkan Gerakan Sumbar Bersih (GSB) 2022 di Padang, Selasa (15/11/22). Selain untuk menjaga kebersihan dan lingkungan hidup secara umum, gerakan ini juga dimaksudkan guna mendongkrak sektor pariwisata Sumbar, khususnya menjelang Visit Beautiful West Sumatera (VBWS) 2023.

Disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy pelayanan dan kebersihan adalah hal yang mutlak harus dimiliki agar wisatawan merasa nyaman saat berkunjung. Oleh karena itu ia mengatakan seluruh elemen pemerintahan hingga tingkat terbawah dan kelompok masyarakat harus ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan. "Sulit merealisasikan target pengelolaan ini jika kita masih menunggu sampah itu sampai di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) baru dikelola. Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga," kata Wagub.

Menurut Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, capaian pengelolaan sampah saat ini baru berkisar 61,11 persen yang terbagi atas penanganan 47, 27 persen dan pengurangan 13, 84 persen. Sementara hingga 2026 nanti pengelolaan sampah ditargetkan sudah harus mencapai angka 100 persen.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Siti Aisyah menyebutkan, saat ini anggaran yang dialokasikan oleh kabupaten dan kota untuk pengelolaan sampah masih sangat minim. Oleh karena itu, menurutnya perlu dilakukan terobosan agar pengelolaan sampah-sampah sudah mulai dilakukan dari level terendah. Seperti dengan melakukan segregasi sampah organik, anorganik dan sampah B3 dimulai dari rumah. 

Jika pemilahan sampah tersebut sudah berjalan maksimal, maka selanjutnya dapat ditingkatkan dengan pelaksanaan program sampah jadi uang. Artinya sampah organik bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik, bisa digunakan untuk makanan maggot yang memiliki nilai ekonomis. Kemudian, sampah anorganik juga bisa dimanfaatkan untuk membuat ecobrick (bata dari sampah) atau paving blok plastik dengan menggunakan teknologi yang sederhana.

Sementara untuk limbah B3, Siti Aisyah mengatakan Sumbar sudah memiliki tempat pemprosesan tersendiri yang diperoleh dari bantuan pemerintah pusat. "Dengan langkah ini, bisa diharapkan pengelolaan sampah di Sumbar bisa mencapai 100 persen pada 2025," ujarnya.

Meski begitu, ia mengaku tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sampah bukan hal yang mudah. Hal ini karena pengelolaan sampah dari rumah berkaitan dengan perubahan pola pikir dan kebiasaan masyarakat. (MC Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Sumatera Barat Siap Sukseskan Sensus Pertanian 2023
Selasa, November 15, 2022

On Selasa, November 15, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Jelang pelaksanaan Sensus Pertanian (ST2023) pada Mei 2023 nanti, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar menggelar Rapat Koordinasi Daerah di Padang, Selasa (15/11/22). Rakorda ini turut melibatkan pemerintah dari tingkat provinsi hingga kelurahan dan nagari, serta TNI-POLRI guna mensukseskan penyelenggaraan Sensus nanti.

ST2023 nantinya akan mendata seluruh pelaku usaha pertanian, baik perorangan, kelompok, maupun perusahaan pertanian berbadan hukum. Adapun pendataan sensus yang dilakukan meliputi tujuh cakupan, yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan jasa pertanian yang ada di Sumatera Barat.

Membuka Rakorda Sensus Pertanian tersebut, Wagub Sumbar Audy Joinaldy menyampaikan dukungan pemerintah provinsi terhadap pelaksanaan ST2023. Hal ini mengingat data pertanian inilah yang nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam penentuan kebijakan daerah, guna menjawab isu-isu strategis tentang kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani, khususnya di Sumatera Barat. "Data sangat penting dalam pengambilan kebijakan. Jadi ini harus didukung oleh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota juga TNI-Polri. Apapun nanti yang BPS perlukan insyaallah kami akan bantu, kita akan follow up selalu untuk suksesnya Sensus Pertanian," ujar Wagub.

Sebagai provinsi dengan 22 persen PDRB dari sektor pertanian, Sumatera Barat sudah semestinya mengembangkan pertanian yang kuat. Untuk mewujudkan hal tersebut kata Wagub, tentu harus didukung program dan kebijakan yang pas, dan untuk mendukung program serta kebijakan pas itu, salah satu yang paling dibutuhkan adalah data-data yang akurat. "Sumbar barangkali salah satu provinsi dengan alokasi APBD terbesar di bidang pertanian. Jadi memang visi misi dan program unggulan kita rata-rata kesitu, sesuai dengan tema Rakorda ini, Mencatat Pertanian untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Menuju Sumatera Barat Madani," kata Wagub.

Pada kesempatan itu, Wagub Audy juga menyinggung Program Nagari Statistik yang dicanangkan Pemprov Sumbar dan BPS sebagai percontohan bagi program Desa Cinta Statistik Nasional pada 2021 lalu. Menurutnya dengan adanya Nagari Statistik, pemerintah dapat mengumpulkan data dari bawah secara akurat sebagai salah satu landasan kebijakan. "Data yang baik itu bottom up, jadi nagari statistik itu harus di copy paste ke nagari-nagari lain untuk mengumpulkan data bottom up," lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala BPS Sumbar, Herum Fajarwati menuturkan, pada ST2023 akan dilakukan perluasan cakupan unit statistik dan penggunaan moda pengumpulan data. Dengan tujuan agar Indikator yang dihasilkan dari sensus tersebut nantinya dapat mencakup antara lain indikator SDGs pertanian, petani gurem, petani milenial, urbanfarming, dan petani skala kecil sesuai standar Food and Agriculture Organisation (FAO), sehingga mampu memberikan gambaran komprehensif pertanian hingga wilayah terkecil. "Oleh karena itu, perlu dukungan kolaboratif seluruh stakeholder, terutama jajaran pemerintah daerah dan asosiasi pertanian dalam rangka persiapan ST2023 ini," kata Herum.

Diketahui ST2023 merupakan sensus pertanian ke tujuh yang diselenggarakan setiap 10 tahun sekali sejak 1963. Usai pembukaan oleh Wakil Gubernur dan Kepala BPS Sumbar, Rakorda dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Direktur Statistik Peternakan, Perikanan dan Kehutanan BPS RI Ihsaniruijal, Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Yozawardi, serta akademisi Fakultas Pertanian UNAND, DNA Kontak Tani Nelayan Andalan (KNTA) Sumbar. (MC Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Gubernur Sumbar: Mari Selamatkan Danau Singkarak
Selasa, November 15, 2022

On Selasa, November 15, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Keberadaan bagan atau jaring angkat menggunakan jala rapat yang beroperasi di Danau Singkarak, jumlahnya kembali meningkat. Kondisi ini dikhawatirkan akan mengancam kelestarian ikan bilih sebagai ikan endemik di danau yang termasuk dalam daftar 14 danau prioritas nasional untuk diselamatkan itu.

Kondisi ini juga dikhawatirkan akan mengancam pendapatan masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan tradisional karena tangkapannya semakin merosot. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi operasional pengawasan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan di Danau Singkarak tahun 2022, yang digelar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Aula DKP Sumbar, Senin (14/11).

Kepala DKP Sumbar Desniarti, menyebut perkembangan jumlah bagan di Danau Singkarak pada tahun 2019 sebelum ada penertiban berjumlah 503 unit. Setelah ada penertiban di tahun 2020 jumlahnya berkurang menjadi 291 unit. Namun dalam dua tahun belakangan ini, jumlahnya meningkat menjadi 322 unit tahun 2021, dan data hingga September 2022 tercatat ada 392 unit bagan dengan 50 orang pemilik. "Bagan memang tidak dibolehkan karena  merusak habitat ikan bilih. Karena jalanya rapat, ikan ukuran yang sangat kecil pun terangkat, tapi kemudian hanya mati dan dibuang. Penertiban sebelumnya hanya melalui pemutusan jaring. Tapi mungkin perlu penindakan berupa sanksi pidana agar ada efek jera," kata Desniarti.

Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi mendukung upaya penertiban karena menyangkut hajat hidup ratusan nelayan tradisional yang mengantungkan mata pencaharian pada ikan bilih. Oleh sebab itu Gubernur juga minta agar dilakukan Identifikasi pemilik bagan yang 50 orang tersebut, apakah warga lokal, atau investor yang dikelola warga lokal. "Prinsipnya jelas, Perpres dan Pergub. Kuncinya pada identifikasi. Dan, siapkan program lain sebagai solusi. Karena itu data penting. Matangkan datanya. Siapa pemilik atau siapa saja penerima manfaatnya. Sehingga langkah aksi kedepan sudah bisa diperhitungkan dan betul-betul maksimal hasilnya," ujar gubernur.

Gubernur Mahyeldi juga meminta agar Wali Nagari Salingka Danau Singkarak juga menyiapkan aturan nagari seperti yang dimiliki oleh Nagari Sumpu, yang melarang keramba jaring apung dan bagan. "Pengalaman di Nagari Sumpu perlu jadi pelajaran bagi nagari lain. Ada perwali pelarangan bagan, sehingga bisa menjaga kelestarikan populasi ikan endemik," kata gubernur.

Selain penertiban, gubernur juga menyebut komitmen masyarakat juga penting guna kelancaran alternatif solusi yang nantinya diberikan kepada para nelayan. Oleh sebab itu, gubernur berharap dukungan dari semua pihak terkait. Lebih lanjut, gubernur juga berharap agar sedimen danau yang semakin tinggi juga menjadi perhatian bersama. Karena itu gubernur meminta agar dilakukan upaya serius untuk meminimalisir pembuangan sampah ke Batang lembang yang bermuara ke Danau Singkarak.

Hadir dalam rapat koordinasi operasional pengawasan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan di Danau Singkarak, itu diantaranya Forkopimda Provinsi Sumbar, Forkopimda Kabupaten Solok dan Tanah Datar, pengawas dinas kelautan serta penggiat lingkungan.(doa/vyu/MMC)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Gubernur Sumbar Pimpin Upacara Peringatan HKN ke-58, Instruksikan Pemerataan Layanan Kesehatan Hingga ke Jorong
Selasa, November 15, 2022

On Selasa, November 15, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan yang merata di Sumatera Barat (Sumbar), Dinas Kesehatan diinstruksikan untuk mengoptimalkan seluruh potensi tenaga kesehatan yang ada, bersama seluruh elemen masyarakat sehingga pelayanan kesehatan merata hingga ke nagari dan jorong di Sumbar.

Instruksi itu disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi dalam amanatnya saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 di Lapangan Imam Bonjol, Padang, Senin (14/11/2022). "Pemerataan layanan kesehatan ini intruksi Presiden RI dan Menteri Kesehatan RI dalam rangka mempersiapkan generasi berkualitas pada saat Indonesia Emas 2045 nanti. Maka kita di Sumatera Barat harus pastikan ini sampai tingkat nagari dan jorong," kata gubernur.

Selain potensi tenaga kesehatan, potensi lainnya lanjut gubernur adalah perguruan tinggi. Diantaranya seperti pengerahan mahasiswa KKN ke nagari dan jorong. Termasuk potensi rumah sakit melalui pembinaan serta potensi rantau.

Selain itu, gubernur menghimbau agar tenaga kesehatan diharapkan juga bisa bertahan di tingkat nagari, dan tidak pindah ke kota. Sebab tenaga kesehatan sangat diharapkan kehadirannya di pelosok. "Mari bertekad, azamkan dalam setiap diri, seluruh jajaran Pemprov Sumbar untuk memberikan yang terbaik dari Sumbar ini bagi NKRI," tegas gubernur, disambut kata 'siap' serempak oleh peserta upacara.

Dalam upacara peringatan HKN ke-58 dengan tema "Bangkit lndonesiaku, Sehat Negeriku" itu gubernur juga membacakan amanat Menteri Kesehatan RI.

Dalam amanatnya, Menkes berharap semua insan kesehatan agar terus mendorong terbangunnya gerakan masyarakat hidup bersih & sehat, di antaranya melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktifitas fisik setiap hari, dan mencucitangan dengan sabun. Selanjutnya terus mengembangkan diri dan organisasi dalam kompetensi dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Usai upacara, gubernur menyerahkan penghargaan kepada insan kesehatan  berprestasi di daerah dan nasional.(doa/vyu/MMC)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Minangkabau Fashion Festival dan Minang Photo Raun Sukses Digelar, Gubernur Sumbar: Angkat Marwah Kearifan Lokal Minangkabau
Selasa, November 15, 2022

On Selasa, November 15, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar dengan Dekranasda Sumbar dan kabupaten dan kota sehingga dapat menghadirkan kreasi baru dari kerajinan tekstil asli Sumbar berupa tenun dan batik siap pakai hasil karya para desainer dalam gelaran Minangkabau Fashion Festival. Puncak kegiatan Minangkabau Fashion Festival yang sekaligus dipadukan dengan kontes fotografi Minang Photo Raun tersebut, dibuka langsung oleh Gubernur Mahyeldi, bertempat di Jl. Batang Arau, tepatnya dibawah Jembatan Siti Nurbaya, Padang, Minggu (13/11/2022) malam.

Dalam sambutannya gubernur mengatakan kegiatan Minangkabau Fashion Festival sangat besar artinya dalam upaya mengangkat nilai-nilai kearifal lokal Sumbar, khususnya kerajinan tekstil. "Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami menyambut positif acara ini. Memang kegiatan seperti inilah yang kita harapkan karena akan mengangkat potensi-potensi kearifan lokal yang dimiliki Sumbar," ujar gubernur.

Ditambahkan gubernur, potensi kerajinan tekstil Sumbar yang sudah lama dikenal harus diangkat kembali. Karena itu gubernur juga mengapresiasi keikutsertaan Sumbar dalam berbagai pameran dan festival di tanah air maupun di luar negeri dengan menampilkan berbagai kerajinan tenun khas Sumbar. Selain itu, kegiatan serupa juga dikatakan gubernur, sangat tepat dalam mendukung program Visit Beautiful West Sumatera 2023 mendatang. Karena itu gubernur juga minta agar disiapkan juga desain baju dari bahan tenun maupun batik khas Minangkabau untuk pria dan wanita.

Dalam acara yang juga dihadiri Kapolda Sumbar Irjen Pol. Suharyono serta perwakilan Forkopimda Sumbar tersebut ditampilkan masing-masing fashion karya terbaik desainer muda Sumbar untuk kategori tenun dan kategori batik. Dari fashion yang ditampilkan tersebut, dipilih masing-masing 5 desain terbaik dan penghargaan diberikan langsung oleh gubernur dan Kapolda Sumbar untuk masing-masing pemenang.

Ketua Dekranasda Sumbar, Ny Harneli Mahyeldi atau akrab disapa Umi Harneli juga mengapresiasi berbagai karya desainer yang terpilih sebagai nominasi dan terpilih menjadi yang terbaik. Umi berharap kedepan masih banyak lagi muncul kreasi yang akan semakin mengangkat potensi kerajinan tekstil Sumbar. "Kerajinan Sumbar selalu mendapat tanggapan positif di berbagai pameran seperti di Inacraft yang lalu. Karena itulah potensi ini harus kita kembangkan terus. Kalau bukan kita yang memakai hasil kerajinan daerah kita, siapa lagi?" Kata Umi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Luhur Budianda menjelaskan tujuan utama digelarnya dua kegiatan tersebut adalah dalam rangka mengenalkan kembali potensi kerajinan khas tekstile Sumbar yang sudah terkenal namun sempat surut akibat pandemi Covid-19. "Melalui kegiatan ini kita juga ingin menumbuhkan minat dan kreatifitas para pengrajin dan desainer di Sumbar. Serta memperkuat jejaring dengan para pegiat fotografer dari Sumbar, Riau dan Jambi," jelas Budianda.

Turut hadir dalam acara ini sejumlah pejabat di lingkup Pemprov Sumbar, pimpinan BUMN dan BUMD, serta mantan Ketua Dekranasda Sumbar dan pusat, Ny.Vita Gamawan Fauzi.(doa/MMC)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Sumatera Barat Eratkan Silaturahim dan Tunjukan Eksistensi pada Muktamar Muhammadiyah ke 48
Selasa, November 15, 2022

On Selasa, November 15, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Memajukan Indonesia Mencerahkan Semesta' menjadi tema dalam Tabligh akbar Semarak Muktamar Muhammadiyah Aisyiah ke 48, Minggu (13/11/22). Tabligh Akbar ini sekaligus melepas 7 peserta utusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiah (PDA) Kota Padang dan 200 Penggembira menuju Muktamar Muhammdiyah ke-48 di Solo pada 18-20 November 2022 mendatang.

Selain jemaah Muhammdiyah, Tabligh Akbar di Komplek pendidikan Kampus 2 SMK Muhammadiyah 1 Lubuk Begalung tersebut juga turut dihadiri Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, Walikota Kota Padang Hendri Septa, serta Kabiro Kesra Sumbar, Irsyad.

Melepas utusan Muhammadiyah dan Aisyiah Sumatera Barat, Wakil Gubernur Audy Joinaldy mengatakan, Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo di Solo nanti, tentu akan menjadi perhatian mayoritas umat muslim tanah air, mengingat Muhammadiyah merupakan Organisasi Islam yang memiliki Amal Usaha terbesar di negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. 

Ia berpesan agar peserta dan penggembira menjadikan ajang ini sebagai momentum mempererat silaturahim dan mengenalkan potensi yang ada di Sumatera Barat kepada peserta lainnya dari seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat baik dalam mempererat silaturrahim di antara ummat. Selain itu, saya berpesan untuk para penggembira dan peserta yang berangkat, selamat pulang pergi ke tujuan dan kenalkan keindahan Sumatera Barat agar saudara kita tau dan bisa berkunjung untuk mencicipi nasi padang langsung di Sumatera Barat,” Ucap Wagub Audy.

Sementara itu, menurut informasi dari Panitia Pelaksana, pada Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 nanti, selain diikuti ribuan peserta dari PPM/PPA, PWM/PWA, PDM/PDA dan PCIM/PCIA Luar Negeri, juga akan dihadiri setidaknya satu juta penggembira dari berbagai pelosok negeri. (MC Prov Sumbar)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Prihatin Kasus Penumonia Anak, Gubernur Sumbar: Terapkan Pola Hidup Sehat Dalam Keluarga
Minggu, November 13, 2022

On Minggu, November 13, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Keluarga memiliki peran besar dalam kesehatan anak sebagai generasi penerus bangsa yang harus mendapat perlindungan dan hak kesehatannya. Orangtua di rumah harus menjadi teladan utama anak dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Selain memberikan ASI ekslusif, menuntaskan imunisasi yang telah diberikan gratis oleh pemerintah hingga memperhatikan nutrisi anak.

Demikian disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi saat memberikan sambutan pada kegiatan Silaturahim dan Temu Ramah Insan Kesehatan Sumbar, dengan tema 'Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku' di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Sumbar, Jl. Perintis Kemerdekaan, Padang, Minggu (13/11/2022) pagi. Kegiatan yang dihadiri oleh insan kesehatan dari instansi terkait, rumah sakit pusat dan daerah serta perguruan tinggi ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 dan juga diperingati sebagai Hari Penumonia Sedunia.

Kasus Penumonia ini mendapat sorotan khusus dari gubernur. Mengingat Pneumonia merupakan penyebab kematian pertama pada bayi dan balita di Indonesia. Untuk itu, peringatan HKN ini menurut gubernur juga sebagai momentum untuk kembali mengingatkan upaya pencegahan dan menghindari penumonia pada anak. "Pe-eR kita untuk kesehatan ini sangat banyak. Salah satunya Penumonia yang telah renggut nyawa 2,5 juta jiwa di tahun 2019, dan setiap tahun terus meningkat. Angka ini lebih besar dari covid. Setiap menit 2 anak meninggal di dunia. Ini kerja berat. Karena itu kita harus berikan perhatian pada kesehatan anak. Anak adalah calon pemimpin bangsa. Biasakan pola hidup sehat di rumah tangga. Jangan lagi merokok di depan anak atau di rumah," kata gubernur.

Selain dari sisi partisipasi masyarakat secara langsung, lanjut gubernur, dalam penanggulangan kematian penumonia pada anak serta berbagai penyakit lainnya, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Kesehatan terus meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan pada balita. 

Yang terbaru menurut gubernur adalah dicanangkannya Puskesmas Prima di setiap nagari dan desa di Sumbar. Melalui Puskesmas Prima terintegrasi akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di nagari akan mempercepat penurunan stunting hingga deteksi dini penumonia dan penyakit lainnya. "Kesehatan faktor penting. Tak mungkin akan menghadirkan bangsa yang berkualitas jika tak serius mengurus kesehatan. Karena itu butuh dukungan banyak pihak, terutama dukungan anggaran dari legislatif dan termasuk juga optimalisasi dana desa bisa digunakan untuk peningkatan kesehatan anak-anak di nagari," harap Buya Mahyeldi.

Oleh sebab itu, gubernur instruksikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Sumbar untuk terus secara berkesinambungan menggiatkan Germas. Tidak hanya seremonial semata namun harus aplikatif dalam keseharian. Khususnya melalui potensi 123 ribu lebih tenaga kesehatan Sumbar. Masing-masing nakes diminta menyampaikan pesan germas pada satu orang setiap harinya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, dr. Lila Yanwar, salah satu tujuan kegiatan silaturahmi dan temu ramah insan kesehatan ini dalam rangka konsolidasi mengingat banyaknya berbagai persoalan kesehatan, khususnya dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan publik. "Kegiatan ini dalam rangka Hari Kesehatan Nasional Ke 58. Lebih dari itu, banyak pe-er kesehatan di nasional hingga daerah. Butuh dukungan banyak pihak. Karena itu kami terus menghimbai, walau pandemi sudah lewat, tapi tetaplah menerapkan pola hidup sehat," sebut Lila. (doa/MMC)

#Dinas Kominfotik Sumbar

Resmi Ditutup MenpanRB, Sumbar Juara Umum MTQ VI Korpri Nasional 2022
Minggu, November 13, 2022

On Minggu, November 13, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (MenpanRB), Abdullah Azwar Anas resmi menutup secara langsung kegiatan MTQ IV Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) 2022, di Masjid Raya Sumbar, Padang, Sabtu (12/11) malam. Provinsi Sumbar tampil sebagai juara umum ivent dua tahunan tersebut, dengan nilai 109. Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi bersama Wagub Audy Joinaldy menerima piala bergilir yang diserahkan langsung oleh MenpanRB.

Berdasarkan keputusan dewan hakim yang dibacakan Ketua Dewan Hakim MTQ Korpri ke VI, Muhammad Darwis Hude, Sumbar menjadi juara umum setelah berhasil menempatkan utusannya menjadi jawara pada Cabang Tartil Putra, Tilawah Putra, Hifzil Juz 30 Putra, Hifzil Surah Al-Baqarah Putra, Hifzil Surah Ali Imran dan An-Nisa Putri, Khat golongan Digital Putra dan Penulisan Artikel Al-Quran Putri.

Dalam sambutannya, MenpanRB Azwar Anas mengucapkan selamat kepada Pemprov Sumbar yang telah sukses melaksanakan MTQ ke-VI Korpri Tingkat Nasional 2022 dengan jumlah peserta terbanyak dan berjalan dengan lancar hingga akhir, sekaligus menjadi juara umum. "Selamat kepada Gubernur yang sukses menjadi tuan rumah dan juara umum MTQ ke-VI Korpri. MTQ di Sumbar ini tidak hanya pelaksanaan MTQ semata, tapi juga ziarah dan napak tilas ke founding father yang banyak berasal dari Sumbar," kata Anas.

Anas berharap, melalui pelaksanaan MTQ VI Korpri akan membawa keberkahan dan dapat mengokohkan semangat core value ASN BerAKHLAK. Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua Umum Korpri Zudan Arif Fakhruloh kepada masyarakat dan Pemprov Sumbar yang telah sukses melaksanakan MTQ ke-VI Korpri Tingkat Nasional Tahun 2022. "Semangat MTQ bukan semata acara saja, tapi ada nilai membumikan Al-Quran yang akan membuahkan peningkatan integritas dalam bekerja sebagai pelayan masyarakat," kata Zudan.

Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Dewan Korpri
Pusat serta panitia penyelenggara acara yang sudah mengemas acara dengan sangat baik. Gubernur tidak hanya berterimakasih kepada pihak pelaksana, namun juga menyampaikan rasa bangga kepada kafilah-kafilah terbaik yang telah mampu bersaing hingga akhir kegiatan. "Kami ucapkan selamat kepada para Pemenang MTQ KORPRI Tingkat Nasional yang ke-6, kami berharap Saudara dapat terus menginspirasi dan mensyiarkan Al-Qur’an yang mulia ini. Kepada peserta yang lain tidak perlu berkecil hati, karena Saudara semua insyaa Allah menjadi hamba yang mulia dengan Al-Qur’an" ungkap gubernur.

Senada dengan gubernur, sebelumnya, Sekdaprov Sumbar, Hansastri selaku Ketua Panitia juga menyampaikan apresiasi pada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya MTQ ke-VI Korpri nasional. "Terimakasih pada semua pihak yang telah bekerja keras, bekerjasama dan memberi dukungan atas semua hal. Minta maaf jika ada pelayanan dari panitia yang kurang berkenan," pungkas Hasastri.

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut sejumlah pejabat diantaranya Sekjen Kemenag RI, Prof. Dr. H. Nizar Ali, dan Kapolda Sumbar Irjen Pol. Suharyono.(doa/san/MMC)

#Dinas Kominfotik Sumbar