Advertorial

Daerah

NasDem Heran Jet Pribadi Dipersoalkan: Anies Naik Unta Saja Bagusnya
Selasa, Desember 06, 2022

On Selasa, Desember 06, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali mengaku heran dengan sejumlah pihak yang mempersoalkan penggunaan jet pribadi oleh Anies Baswedan saat safari politik ke sejumlah daerah.

Ali mengklaim penggunaan jet pribadi tersebut tak menggunakan uang negara. 

Ia pun berkelakar bahwa Anies lebih bagus menaiki unta untuk turun ke daerah.

"Kenapa harus ditanggapi kan? Masalahnya apa? Memang Anies menggunakan APBN, memang Anies pejabat negara? " kata Ali saat dihubungi, Senin (5/12).

"Ya, Anies naik unta saja bagusnya kalau ke mana-mana. Karena Anies tidak bisa pakai jet pribadi jadi dia cocoknya pakai unta saja bagus," ujarnya menambahkan.

Ali mengakui NasDem memberikan fasilitas jet pribadi kepada Anies dalam melakukan safari politik dan bertemu relawan di beberapa daerah Sumatera.

Namun, kata Ali, pemberian fasilitas tersebut wajar lantaran Anies calon presiden NasDem. 

Jet pribadi dipilih karena mempertimbangkan efektifitas waktu perjalanan.

"Partai NasDem memfasilitasi perjalanan tersebut karena itu dalam konsekuensi pencalonan Anies oleh Partai NasDem. Jadi apa yang salah ya?" ujarnya.

Anies terus melakukan safari politik ke sejumlah daerah usai dideklarasikan sebagai capres NasDem awal Oktober lalu.

Mantan Menteri Pendidikan itu telah bertemu dengan sejumlah relawan yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta.

Pekan lalu, Anies melawat ke Sumatera, seperti Aceh dan Padang, Sumatera Barat. 

Ia pun mendapat sambutan meriah ketika berkunjung ke Tanah Rencong.

PKB Hembuskan Isu 'Langkah Serius' Jokowi, PAN Yakin Jokowi Netral
Selasa, Desember 06, 2022

On Selasa, Desember 06, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Berhembus isu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan melakukan langkah serius jika tak ada bakal calon presiden yang memiliki elektabilitas 30 persen. 

PAN yakin bahwa Jokowi akan bersikap netral pada pagelaran Pilpres 2024.

"Soal pilpres 2024, saya meyakini bahwa Pak Jokowi sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan akan bertindak netral kepada seluruh konstestan peserta pemilu legislatif dan pasangan calon presiden atau wakil presiden di pemilu 2024," kata Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi, saat dihubungi, Senin (5/12/2022).

Menurut Viva Yoga, sudah menjadi tugas dari Presiden untuk menyelenggarakan pemilu dengan langsung, umum, bebas, dan rahasia (luber), jujur dan adil (jurdil), aman tertib, lancar berkualitas, dan berintegritas.

"Tentunya Pak Jokowi menginginkan agar sarana kedaulatan rakyat melalui pemilu dapat melahirkan pemimpin yang memiliki legitimasi konstitusional serta menjadikan proses berdemokrasi semakin baik, membawa manfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat," katanya.

Melihat hal-hal tersebut, Viva Yoga yakin Jokowi tak peduli soal elektabilitas. 

Bagi Viva Yoga, Jokowi akan mengayomi seluruh paslon yang akan bertanding, karena secara konstitusi Jokowi tak diizinkan maju untuk periode ketiga.

PKB Hembuskan Isu 'Langkah Serius' Jokowi, PAN Yakin Jokowi Netral
Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi.

"Jadi, nantinya jika elektabilitas paslon di pilpres mau 30 persen atau berapapun, asumsi saya, sikap Pak Presiden Jokowi kemungkinan akan berkata, 'Ya EGP, emang gue pikirin hehehe..'" ucapnya.

"Karena Presiden Jokowi akan mengayomi seluruh paslon yang akan berkontestasi demi menjaga ketertiban nasional dan peningkatan demokrasi di Indonesia," katanya.

Untuk diketahui, kabar Jokowi akan mengambil langkah serius diungkap Ketua DPP PKB Faisol Riza lewat sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya @faisol8418. 

Dia menyatakan keyakinannya jika Jokowi akan mengambil langkah serius.

Langkah serius itu kata Faisol akan dilakukan setelah Jokowi melihat tidak ada capres yang elektabilitasnya mencapai angka stabil.

"Akan ada langkah sangat serius dari Pak Jokowi setelah melihat semua capres tidak ada yang stabil di angka survei 30%. Percayalah," demikian pernyataan Faisol tersebut.

Sumber: detikcom

"Alhamdulillah Mas Anies Mendarat di Kampung Saya Menggunakan Private Jet. Tentu Ini Bukan Milik Oligarki, Ini Pemberian Allah SWT"
Selasa, Desember 06, 2022

On Selasa, Desember 06, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Agenda safari politik calon presiden (capres) Partai NasDem Anies Baswedan keliling Indonesia masih terus berlanjut. 

Saat ini ia terpantau mengelilingi Pulau Sumatera, mulai dari Aceh hingga Pekanbaru.

Safari politik Anies ke Sumatera ini rupanya disorot pendiri Cyrus Network Hasan Nasbi. 

Di akun Twitter miliknya, @datuakrajoangek, Hasan menyoroti gaya Anies yang menumpang pesawat jet pribadi.

Ia lalu membagikan video kedatangan Anies saat tiba di bandara Minang Kabau, Sabtu lalu.

Dalam video itu, Anies terlihat tampil dengan kemeja lengan panjang yang dibalut rompi warna biru. 

Ia turun dari pesawat jet seperti jenis embraer kecil bercorak biru dongker. 

Di belakang Anies, sejumlah petinggi NasDem mengikuti antara lain Waketum Ahmad Ali.

Turun dari pesawat, Anies lalu naik mobil travel jenis Hiace.

Hasan lalu mengomentari video itu dengan nada miring sambil menyindir pendukung Anies yang selalu bicara anti oligarki.

"Alhamdulillah Mas Anies mendarat di Kampung saya menggunakan Private Jet. Tentu ini bukan milik Oligarki, ini pemberian Allah SWT," tulis @datuakrajoangek.

Menurut Hasan, pesawat yang ditumpangi Anies ini adalah tipe yang paling besar dan mewah buat private jet.

"Gak banyak orang yang punya itu, kecuali pengusaha minyak atau pengusaha batu bara yang superbesar," cuitnya.

"Malam ini yang anti oligarki lagi pada salat istikharah. Bimbang sangat. Mau tetap berjuang melawan oligarki atau berdamai saja selama oligarkinya berada di pihak kita. Atau pura-pura ga mau tau aja. Semoga Allah kasih petunjuk," ujarnya.

Gaya Anies naik pesawat jet pribadi ini memang baru pertama kali terlihat di publik.

Bulan lalu, saat berkunjung ke Medan, Sumatra Utara, Anies datang dengan menumpang pesawat komersil kelas ekonomi. 

Gaya Anies saat itu menuai pro-kontra. Ada yang memuji, ada juga yang menyebutnya sebagai pencitraan.


Milik Surya Paloh yang Pernah Digunakan Jokowi

Ketua DPP NasDem, Willy Aditya santai saja menanggapi berbagai narasi miring saat Anies melakukan safari politik. Yang jelas, kata dia, antusiasme publik terhadap Anies luar biasa.

Hal itu terlihat saat Anies menyapa semua sektor dan level mulai dari ibu-ibu, generasi milenial, tokoh agama, dan masyarakat.

"Ini sebuah proses ketok pintu membuka ruang dialog seluas-luasnya," kata Willy, saat dikontak Rakyat Merdeka, tadi malam.

Soal isu miring, Willy menanggapinya dengan santai. Kata dia, kalau mau bilang ada banyak teror dan intimidasi.

Namun, kata dia, Ketum NasDem Surya Paloh berpesan kepada kader agar memperluas ruang hati. 

"Pohon semakin tinggi tentu angin semakin kencang," tegasnya.

Menurut dia, isu-isu miring itu hanya dihembuskan oleh orang yang panikan karena melihat elektabilitas Anies terus menanjak. 

"Jadi, kami merespons dengan senyum lebar dan hati terbuka," ujarnya.

Soal pesawat jet pribadi, Willy mengatakan, bukan kali ini saja NasDem memperlakukan capresnya dengan totalitas. Kata dia, saat kampanye Jokowi di 2019 pun begitu. 

Bahkan NasDem menyablon khusus pesawat jet pribadi dengan tulisan Jokowi for Indonesia.

"Ini bukan hal yang baru. Pak Surya totalitas dalam perjuangannya," ujar Willy.

Kata dia, pesawat jet yang ditumpangi Anies itu adalah milik Pak Surya Paloh. 

Pesawat ini pula yang dulu digunakan Jokowi saat kampanye keliling Indonesia pada 2019. 

Saat itu, pesawat jet disablon dengan tulisan NasDem for Jokowi 2019.

"Sebentar lagi pesawat untuk Pak Anies akan disablonkan juga," kata Willy.

Anggota Komisi XI DPR mengaku, tujuan menumpang pesawat jet pribadi ini untuk mobilitas, bukan soal kemewahan. Kata dia, ini hal biasa. 

Bagi NasDem keperluan mobilitas ini tak harus seperti pepatah Jawa, yaitu sugeh macak kere alias kaya tapi pura-pura miskin.

"Ini kan presiden dengan 17 ribu pulau dengan penduduk 270 juta. Tentu pride itu penting," ujarnya.

Kata Willy, setelah safari ini Anies akan pulang ke Jakarta.

Seminggu kemudian Anies akan melakukan safari rute kedua yaitu ke wilayah Indonesia bagian timur.

Mengenal Gustika Fardani Jusuf, Cucu Bung Hatta yang Menggugat Jokowi soal Pj Kepala Daerah
Selasa, Desember 06, 2022

On Selasa, Desember 06, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Nama Gustika Fardani Jusuf, cucu Bung Hatta, baru-baru ini mendapat sorotan publik lantaran turut menggugat Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. 

Gugatan Gustika bersama sejumlah koalisi warga sipil lainnya terkait pengangkatan Pj kepala daerah. 

Profil Gustika Fardani Jusuf 


Gustika lahir pada 19 Januari 1994 dari pasangan Halida Nuriah Hatta dan Gary Rachman Jusuf. 

Ibu Gustika, Halida, merupakan anak ketiga dari Mohammad Hatta dan Rahmi Hatta. 

Seperti diketahui, Bung Hatta dikenal sebagai pahlawan dan wakil presiden pertama Indonesia.

Pada 2015, Gustika berkuliah di King’s College London dengan minat studi perang. 

Sebelumnya, dia juga sempat bersekolah di Institut D’etudes Politiques de Lyon di Prancis selama satu tahun. 

Perempuan 28 tahun itu pernah mengambil short course di Universitas Oxford serta Sotheby’s Institute of Art. 

Perempuan yang mahir tiga bahasa asing itu juga kerap aktif mengikuti organisasi dan forum internasional. 

Misalnya pada 2012, ia pernah bergabung dengan United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Doha Qatar, Youth Delegate for COP 18/CMP 8. 

Setahun berselang, Gustika menjadi salah satu perwakilan Youth Forum di UNESCO, Delegation of Indonesia at the 37th General Conference sebagai intern. 

Dirinya juga pernah menjadi delegasi untuk forum pemuda Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang membahas tentang perempuan. 

Ia juga sempat magang untuk misi Indonesia dalam PBB.

Saat Gustika Gugat Jokowi 


Kini Gustika dikenal publik sebagai sosok perempuan yang aktif menyuarakan berbagai kampanye terkait isu yang sedang hangat di Indonesia.

Sebagai contoh pada 2020 lalu, dia sempat mengkritik keputusan Kementerian Komunikasi dan Informasi mengenai penanganan hoaks Covid-19. 

Terbaru, cucu Bung Hatta ini ramai diperbincangkan publik lantaran ikut tergabung dalam koalisi warga sipil menggugat Presiden Jokowi ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada Senin, 28 November 2022. 

Gustika bersama para penggugat lain menilai, tindak bertindaknya (omission) Jokowi sebagai tergugat pertama untuk menerbitkan peraturan pelaksana pengangkatan Pj kepala daerah merupakan perbuatan melawan hukum oleh pejabat pemerintahan. 

Para penggugat meminta majelis hakim PTUN Jakarta memerintahkan Presiden “melakukan serangkaian tindakan pemerintahan” untuk menerbitkan peraturan pelaksana itu. 

Sumber: Tempo.co

Anies Naik "Private Jet" ke Sumbar, Nasdem: Kita Enggak Maksud Mewah-mewahan...
Senin, Desember 05, 2022

On Senin, Desember 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ramai video di media sosial eks Gubernur DKI Jakarta yang juga capres dari Partai Nasdem Anies Baswedan naik pesawat jet pribadi ke Sumatera Barat (Sumbar) dalam rangka safari politik.

Dalam video itu, tampak Anies turun dari pesawat dengan disambut sejumlah orang. Tampak pula Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali menemani Anies keluar dari pesawat jet.

Ahmad Ali pun memberi penjelasan mengenai alasan Anies naik jet pribadi ke Sumatera Barat. Menurutnya, hal itu dilakukan demi efisiensi waktu.

"Memang enggak bisa ya Anies naik private jet? Kita enggak maksud bermewah-mewahan. Tapi karena efektivitas waktu," ujar Ali saat dihubungi, Senin (5/12/2022).

Ali menjelaskan, Anies sebelum ke Sumatera Barat melaksanakan safari politik di Aceh.

Saat mau terbang dari Aceh, ia mengklaim, tidak ada pesawat komersil yang terbang langsung dari Aceh ke Padang, Sumatera Barat. 

Pesawat komersil saat itu hanya menyediakan penerbangan yang membuat Anies harus kembali ke Jakarta dulu untuk pergi ke Padang.

"Kondisi itu tentunya membuat situasi perjalanan sampai pada titik berikutnya itu tidak bisa jadi on time," tuturnya.

Maka dari itu, kata Ali, Partai Nasdem pun memfasilitasi Anies dengan menyewa pesawat jet pribadi untuk terbang langsung dari Aceh ke Padang.

Dia menyebut sudah menjadi konsekuensi Partai Nasdem dengan men-capres-kan Anies.

"Ini hal bukan baru. Ketika 2014 juga kami fasilitasi Pak Jokowi. Karena ini tanggung jawab kami dalam pencalonan. Ketika seseorang dicalonkan, maka ada konsekuensi yang harus dipikul di situ," kata Ali.

Ali kembali menekankan bahwa pesawat jet itu merupakan sewaan. Dia mengatakan Anies tidak punya private jet.

Sementara itu, kata Ali, antusiasme masyarakat terhadap Anies di Aceh dan Padang sangat tinggi.

Dia mengatakan jangan sampai hanya karena terbentur jadwal penerbangan, Anies tidak jadi datang ke Sumatera Barat.

"Kalau kemudian itu tergeser hanya karena penerbangan, tentu tidak menguntungkan buat Partai Nasdem, Pak Anies sendiri," imbuhnya.

Sumber: Kompas.com

PDIP Untung Besar Kalau Anies Baswedan Jadi Capres 2024, Ini Alasannya
Senin, Desember 05, 2022

On Senin, Desember 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kehadiran dan partisipasi Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2024 dinilai bisa membawa keuntungan bagi PDIP. Hal ini diungkap oleh politikus senior Panda Nababan.

"Dialektika politik itu tolong perhatikan. Sebenarnya Indonesia ini tidak cukup satu Anies, ada dua tiga Anies lagi untuk jadi kreatif gitu," kata Panda di kanal YouTube Total Politik seperti dilihat, Minggu (4/12/2022).

Dengan adanya dialektika politik ini, kata Panda Nababan, maka PDIP sangat diuntungkan dengan figur calon presiden yang diusung oleh Partai NasDem.

"Terus terang aja buat PDI Perjuangan sangat diuntungkan dengan Anies ini. Kenapa? Oh rupanya yang akan kita hadapi ini begini, oh rupanya punya reputasi begini," jelas Panda.

Wartawan senior ini juga kembali flashback ke tahun 2019. 

Saat itu ia mengungkapkan kalau pendukung Jokowi sudah mulai berkurang militansinya alias memble.

"Ingat dulu waktu menjelang 2019, itukan pendukung-pendukung Jokowi sudah mulai memble," ujar Panda.

Sekonyong-konyong, lawan politik mengusung gerakan 'ganti presiden' yang membuat dialektika politik kembali hidup.

PDIP Untung Besar Kalau Anies Baswedan Jadi Capres 2024, Ini Alasannya
Politikus senior PDIP, Panda Nababan.

"Tiba-tiba ada gerakan tagar ganti presiden, ratusan miliar itu untung PDI gak perlu kampanye, kirim uang ke tim Semarang, Jawa Tengah membantu supaya (menaikkan dukungan). Hidup dengan tagar itu, dialektikanya ada," ungkapnya.

"Sama itu waktu PDI punya bendera dibikin sama persamaan dengan PKI kita bilang lebih banyak lagi bendera PKI ini, kalau perlu kita bayar, makin Paten DPC konsolidasinya lebih semangat," sambungnya.

Panda juga membeberkan kedekatan Jusuf Kalla dengan Anies Baswedan. 

Dirinya membenarkan kalau Anies dan Sudirman Said semasa jadi menteri, lebih banyak berada di kantor Jusif Kalla atau JK.

"Aku datang sendiri ke tempat JK, aku kan sering ke tempat JK, ada Anies," ucapnya.

Tapi, Panda menjelaskan, kedekatan Anies dan JK bukan menjadi faktor utama diberhentikannya Anies sebagai Menteri Pendidikan.

"Gak sampai ngomong begitulah (Presiden Jokowi), kelasnya gak gitu," pungkasnya.

Bakal Rombak Menteri, Andika Perkasa Bisa Ditarik Masuk Kabinet, Pengamat: Jokowi Marah ke Nasdem, Sebal Karena...
Senin, Desember 05, 2022

On Senin, Desember 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komaruddin menilai Andika Perkasa bisa saja ditarik menjadi Menteri masuk dalam cabinet Jokowi-Maruf Amin usai meninggalkan kursi Panglima TNI.

Hal tersebut merujuk dari perjalanan eks Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto.

Usai pensiun pada November 2022, Hadi memang tak langsung dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menduduki kursi Menteri. 

Ia ditugaskan untuk menjadi Komandan Mandalika.

Jokowi, memerintahkan Hadi untuk menjadi Komandan Lapangan Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022.

“Memang pada reshuffle sebelumnya Pak Hadi belum mendapatkan Menteri. Dia ditugaskan khusus untuk ngurus Mandalika, tapi, pada Reshuffle berikutnya dia dapatlah kursi Menteri itu,” tutur Ujang, Senin (5/12/2022).

Ujang tak menutup kemungkinan jika Andika pun akan diperlakukan seperti Hadi.

Perombakan kabinet akan menjadi waktu yang dinanti untuk melihat apakah Jokowi akan menarik Andika ke dalam jajarannya.

Ia juga melihat ada potensi di mana Andika disiapkan untuk mengisi kursi Menteri yang diisi dari Partai Nasdem. 

Sama seperti isu sebelumnya bahwa tiga Menteri Nasdem akan direshuffle seraya dengan keputusan partai itu untuk mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.

Dasar pengetahuan yang sejalan dengan tupoksi Menteri juga, kata Ujang, tak begitu diperhatikan oleh Jokowi.

Semisal Hadi yang tak mempunyai latar belakang soal pertahanan namun diminta untuk menjadi Menteri ATR/BPN.

“Mungkin-mungkin saja, karena hari ini kan keliatannya Jokowi marah, Jokowi ke Nasdem itu sebal karena mencapreskan Anies ya kalau sudah marah kan biasanya orang Jawa begitu, bisa melakukan apapun termasuk bisa melakukan reshuffle,” ungkapnya.

Sumber: Populis

Bawaslu Kota Pariaman Gelar Sosialisasi Netralitas ASN, Ini Pesan Wako Pariaman
Senin, Desember 05, 2022

On Senin, Desember 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - ASN memiliki azas netralitas yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Dalam aturan itu disebutkan bahwa, ASN dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik. ASN pun diamanatkan untuk tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

Demikian disampaikan Walikota Pariaman Genius Umar  pada acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bersama OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman, dalam rangka menjaga Netralitas ASN pada Pemilihan Umum Tahun 2024, yang digelar oleh Bawaslu Kota Pariaman, bertempat di Aula Balaikota Pariaman,  Senin siang (5/12).

“ASN adalah pelayan publik, karena itu perlu netralitas ASN dalam menghadapi kontestasi politik, mulai dari Pilpres (Pemilihan Presiden), Pileg (Pemilihan Legeslatif) dan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah),” ujarnya.

Genius juga mengatakan Pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

“SKB ini, ditandatangani langsung  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Abdullah Azwar Anas, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto, serta Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, pada tanggal 22 September 2022 yang lalu,” terangnya.

Lebih lanjut Genius menambahkan bahwa, Pemerintah Kota Pariaman, berkomitmen memberikan dukungan sepenuhnya untuk mewujudkan Pemilu yang LUBER JURDIL (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia serta Jujur dan Adil), hal ini kita lakukan agar dapat tercipta Pemilu dan Pilkada yang bermartabat.

“Sejarah Pilkada dan Pemilu di kota Pariaman telah mencatat, bahwa Pilkada/Pemilu Kota Pariaman sebagai Pilkada yang teraman di Provinsi Sumatera Barat, untuk itu, ayo kita terus berupaya dan bekerja keras dalam mempertahankan hal tersebut, serta selalu menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Pariaman, Riky Falantino mengatakan  bahwa kegiatan ini dasar hukumnya adalah Undang Undang No.5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Peraturan Pemerintah No.53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, Peraturan Pemerintah No.11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, ucapnya.

“Ada juga Surat Menteri PAN-RB No. B/71/M.SM.00.00/2017 tanggal 27 Desember 2017 hal Pelaksanaan Netralitas bagi ASN pada Pilkada Serentak Tahun 2018, Pileg Tahun 2019, dan Pilpres Tahun 2019, dan yang terbaru SKB tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas ASN yang ditandatangani oleh MenPAN RB, Mendagri, Kepala BKN, KASN dan Ketua Bawaslu RI, di September 2022 kemaren,” ungkapnya.

Ditambahkan, dengan Penandatanganan Komitmen Bupati/Walikota Se-Sumatera Barat, terkait  Pakta Integritas Netralitas ASN Pada Pemilu 2024, yang dilaksanakn di Padang, 18 Oktober 2022, lalu. Karena itu, pada acara Sosialisasi hari ini, pihaknya menindak lanjutinya dan menyerahkan Pakta Integritas tersebut kepada Bapak Walikota.

Riky Falantino juga menyatakan, ada beberapa saksi yang akan diterima oleh ASN, apabila melanggar netralitasnya pada Pemilu 2024 mendatang, mulai dari teguran, sampai yang terberat terancam dipecat, ulasnya.

“Dengan adanya kegiatan Sosialisasi ini, kita harapkan seluruh ASN Pemko Pariaman, mengetahui larangan bagi ASN selama Pemilu 2024 nanti, kemudian dapat terus berkomitmen bersama, dalam mensukseskan Pemilu 2024 yang badunsanak, Pemilu yang aman, tertib dan sukses, sehingga Pemilu yang kita impikan bersama dalam memilih yang terbaik untuk mewakili kita nantinya, pemilu yang berkualitas, dapat terwujud,” jelasnya mengakhiri.

Seperti yang diketahui bersama, tahapan Pemilu berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024. Pemilu Serentak Tahun 2024 memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), baik gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota, akan digelar pada tanggal 27 November 2024.

Turut hadir dalam Sosialisasi Netralitas ASN pada Pemilihan Umum Tahun 2024 ini, Kapolres Pariaman, AKBP Abdul Azis, Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Kota Pariaman, Ulil Amri, Sekda Kota Pariaman, Yota Balad, Asisten II, Elfis Candra, Kepala OPD, Kabag, Camat, Pawascam se Kota Pariaman dan undangan yang hadir. (J/at)

Tak Kunjung Keluar dari Kabinet Jokowi, Rocky Gerung: NasDem Pengecut
Senin, Desember 05, 2022

On Senin, Desember 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung menyoroti tindakan Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang hingga saat ini tak begitu menggebu-gebu dalam membela Anies Baswedan.

Menurutnya, tindakan NasDem sama halnya dengan pengecut, terlebih NasDem masih berada di bawah bayang-bayang Jokowi.

Hingga saat ini, Kabinet Indonesia Maju masih dihuni oleh tiga menteri yang berasal dari Partai NasDem.

“Nasdem pengecutnya karena dia enggak mau bela Anies habis-habisan,” kata Rocky Gerung melalui video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya pada Senin (05/12/2022).

Rocky Gerung pun menyoroti ucapan Anies yang tengah menyindir partai yang telah mengusungnya sebagai Calon Presiden (Capres) itu.

“Anies dia udah terang-terangan aja kalau NasDem keluar kabinet, anies bilang ‘Saya enggak mau jadi calon presiden yang separuh’,” ujar Rocky.

Lantas, Rocky menjelaskan separuh yang Anies maksudkan adalah setengah pro kepada Jokowi sementara setengahnya lagi tidak.

Padahal, seperti yang masyarakat tahu, Anies merupakan antithesis dari Jokowi.

Rocky pun dengan sengaja membahas NasDem yang ia anggap cukup pengecut karena ingin mengompori Anies Baswedan.

“Ini saya mau kompori aja anies itu,” ucapnya.

Sumber: kontenjatim

Gubrakkk! Panggung Orasi Anies Baswedan di Pekanbaru Ambruk, Netizen Sebut Sebagai Azab: Melawan Sunatullah..
Senin, Desember 05, 2022

On Senin, Desember 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Panggung yang menjadi tempat untuk berorasi dalam acara Rapat Akbar Relawan Anies Baswedan bersama Partai NasDem di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, ambruk pada Minggu (4/12/2022) karena banyaknya orang yang naik.

Momen itu terjadi setelah Anies hendak turun panggung untuk bersalaman dengan para relawan yang ada di sekitarnya.

Namun, sejumlah masyarakat justru naik ke atas panggung untuk menyalami bakal calon presiden (bacapres) Partai NasDem itu.

Pembawa acara sendiri sudah memberikan peringatan beberapa kali agar para relawan dan masyarakat turun dari panggung yang sudah terlalu ramai bahkan melebihi kapasitas. 

Namun, peringatan itu tak diindahkan hingga akhirnya sisi belakang panggung roboh.

Akibatnya, sejumlah kader hingga relawan yang ada di sisi belakang panggung tersebut jatuh. Untungnya, tidak ada yang mengalami luka karena kejadian tersebut. 

Anies yang awalnya ingin turun dari sisi kiri kemudian beralih dengan turun dari sisi kanan panggung.

Dengan adanya insiden itu, video panggung yang ambruk kemudian beredar di media sosial, salah satu penggunggahnya adalah pengguna akun Twitter @tukangrosok___ pada Minggu (4/12/2022).

“Satuan petugas kita tolong ya,” ujar pembawa acara dalam video itu.

Dalam video yang berdurasi sekitar 20 detik itu, terlihat sejumlah kader dan masyarakat yang masih berada di depan panggung, sedangkan di sisi belakangnya sudah ambruk hingga bangku yang tadinya ada di atas panggung juga ikut berjatuhan.

“Gubraakkk ?? Panggung acara Anoes di Pekanbaruambruk,” tulisnya saat mengunggah video itu, dikutip Populis.id dari cuitan akun @tukangrosok___ pada Senin (5/12/2022).

Cuitan itu sontak menimbulkan banyak reaksi dari netizen, banyak dari mereka yang mengkritik NasDem dan Anies, bahkan ada yang menyebut insiden itu sebagai azab.

“nasdem memang tidak punya malu dan tidak memiliki etika politik. Harusnya mundur dr kabinet dan koalisi pemerintahan Jokowi -Ma'ruf,” kata @RoRimy_Seti****.

“Azab politisi pedagang agama,” tutur @info****.

“Gubrag ambruk kabeh,” ujar @Maulana0582****.

“Melawan sunatullah itu panggung,” pungkas @Koharrasm****.

“partaik paling norak ternyata , ga mikirin negara tetapi memikirkan golongannya sendiri,” imbuh @sesar_a****.

“Wan Ambruk,” tutur @Sigromil****.

Selain itu, masih ada beberapa komentar netizen dalam video ambruknya panggung orasi Anies di Pekanbaru yang diunggah oleh @tukangrosok___ tersebut.

Sumber: Populis

Sentil PA 212, Benny Ramdhani Siap Tempur ke Pihak yang Bersebrangan dengan Jokowi, Murid HRS: Dia Jual Kita Borong
Senin, Desember 05, 2022

On Senin, Desember 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Penyataan Kepala BP2MI Benny Ramdhani yang siap tempur dengan pihak-pihak yang berseberangan dengan Presiden Jokowi ditantang balik oleh Persaudaraan Alumni 212.

Hal itu disampaikan Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin saat dihubungi pojoksatu.id, Senim (5/12/2022).

Novel katakan, apa yang dikatakan Benny Ramdhani membuat pihaknlnya terpanggil untuk meladeni perlawanan balik terhadap seruan tempur Benny Ramdhani tersebut.

“Dan sekiranya apa yang disampaikan si Benny mau tempur maka kami siap akan ladeni ‘Dia jual kita borong’,” tegas Novel.

Anak murid Habib Rizeq ini menegaskan, pihaknya tak akan mundur dengan tantangan tempur yang disampaikan Benny Ramdhani itu.

“Buat kami tidak akan mundur,” ujarnya.

Tak hanya itu, Novel juga tak gentar mengkritik pemerintah selama masih maraknya pengkhianat negara mempin bangsa ini.

“Untuk para penghianat negara yang diduga memakai cara cara komunis gaya baru itu,” tandasnya.

Sebelumnya, warganet sedang dihebohkan video pendek yang memperlihatkan Benny Rhamdani sedang berbicara dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam video berdurasi 49 detik itu, Benny mengaku siap tempur melawan pihak-pihak yang menghina Presiden Ketujuh RI tersebut.

Video itu direkam sebelum pelaksanaan acara Nusantara Bersatu yang dihadiri Jokowi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (26/11).

Benny dalam video tersebut mengatakan serangan kepada Jokowi sebagai kepala negara terus terjadi meskipun Pilpres 2019 telah berakhir.

“Kita ini pemenang pilpres, kita ini besar, tetapi serangan lawan ini masih terus,” kata Benny di hadapan Jokowi seperti dikutip dari video yang beredar, Senin (28/11). 

Sumber: Pojoksatu

Ganjar Pranowo Disarankan Turunkan Sekoci Politik Agar Pencapresan Semakin Mudah
Senin, Desember 05, 2022

On Senin, Desember 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disarankan untuk segera menurunkan sekoci politiknya agar bisa memastikan melenggang di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

Sebab sampai saat ini PDI Perjuangan, selaku partai yang menaungi Ganjar, belum memberikan sinyal bakal mengusungnya di Pilpres 2024. 

"Ganjar harus mulai menurunkan sekoci politiknya dengan menerima rekomendasi partai lain dan tak hanya tergantung PDIP, agar jalan pencapresannya semakin mudah," ujar Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS), Agung Baskoro, dalam keterangannya, Senin, 5 Desember 2022.

PDIP dinilai masih menimbang opsi yang ada 

Agung menerangkan, posisi PDIP saat ini masih fokus menimbang pilihan untuk berkoalisi atau maju sendirian pada Pilpres 2024. 

Menurut Agung PDIP tengah menimbang kedua kadernya, yakni Ganjar Pranowo dan Puan Maharani untuk maju bersama. 

"Atau malah mereka berbeda kendaraan politik mengingat panas-dingin hubungan yang terjalin," kata Agung. 

Hasil Survei: PDIP berpotensi ditinggal pemilih jika tak usung Ganjar

Berdasarkan Survei Charta Politika yang digelar pada tanggal 4-12 November 2022, PDIP berpotensi ditinggalkan pemilih Ganjar jika tidak mengusungnya sebagai capres pada Pilpres 2024. 

Survei ini melibatkan 1.220 responden melalui wawancara tatap muka, dengan margin of error 2,83 persen. 

"Sebanyak 31 persen responden pemilih PDIP dan Ganjar Pranowo menyatakan tidak akan memilih PDI-P jika Ganjar Pranowo tidak dicalonkan oleh PDIP," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya.

Dalam simulasi yang sama, sebanyak 87,5 persen responden pemilih PDIP dan Ganjar akan tetap memilih Ganjar apabila tidak diusung PDIP sebagai capres 2024. 

Hanya sekitar lima persen responden tidak akan memilih Ganjar Pranowo jika tidak diusung PDI-P.

"Sebanyak 87,5 persen responden pemilih PDI-P dan Ganjar Pranowo menyatakan tetap memilih Ganjar Pranowo meskipun tidak dicalonkan oleh PDI-P," kata Yunarto.

Yunarto menyebut hasil survei juga mengungkap Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dapat menjadi perahu baru untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, apabila tidak diusung PDIP. Sebanyak 22,9 persen responden, kata Yunarto, menyatakan setuju jika Ganjar didukung Partai Golkar dan 19,1 persen menyatakan setuju melalui PKB.

Sumber: Tempo.co

DPC PPP Padang Pariaman Gelar Mukercab 2022: Penguatan Idiologi Partai
Senin, Desember 05, 2022

On Senin, Desember 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - DPC PPP Kabupaten Padang Pariaman menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab), Senin (05/12), bertempat di Kantor DPC PPP beralamat di Jalan Raya Pariaman Kuraitaji, Kecamatan Nan Sabaris. 

Mulyadi selaku Sekretaris DPW PPP Sumatera Barat mewakili Ketua DPW yang berhalangan hadir memaparkan, besarnya sebuah partai oleh konstituen (masyarakat pemilih). 

"Ketika ada ALeg – Anggota Legislatif yang duduk, maka ada kewajiban yang harus dia tunaikan kepada konstituennya,” cakapnya.

"Mari kita tutup segala kekurangan, bersama kita bergandengan tangan untuk membesarkan PPP," ujarnya.

Selesai memberikan arahan kepada peserta yang hadir, Mulyadi sekaligus membuka pelaksanaan Mukercab yang dihadiri oleh Pengurus DPC, Pengurus PAC – Pimpinan Anak Cabang PPP di 17 Kecamatan se-Kabupaten Padang Pariaman. Setiap PAC mengutus 2 orang dan Surya sebagai MC.

Susunan kepengurusan DPC PPP Padang Pariaman, antara lain: Muhammad Hasbi (Ketua), Hidayat A. (Sekretaris) dan Zailiyus (Bendahara).

Mukercab PPP Padang Pariaman Tahun 2022 mengusung tema “Penguatan Idiologi Partai”.

Setelah makan siang, dilanjutkan dengan pemaparan 2 buah materi oleh Firdaus Ardianto – Wakil Ketua DPW PPP Provinsi Sumatera Barat. 

Materi pertama, Pendidikan Politik bertemakan Menjemput Kemenangan Pemilu 2024.

Materi kedua tentang tahapan Pemilu 2024, dimulai pada 29 Juli – 13 Desember 2022 yakni pendaftaran dan verifikasi parpol sampai kepada tahap pelantikan Aleg – Anggota Legislatif pada 1 Oktober 2024 dan pengucapan sumpah janji Presiden pada 20 Oktober 2024.

Muhammad Hasbi selaku Ketua DPC PPP Padang Pariaman menerangkan kepada pewarta media ini dalam kesempatan terpisah mengatakan, ada 3 tujuan diadakannya Mukercab ini. 

Pertama, Mukercab ini membahas rencana strategis dan rencana kerja untuk tahun 2022 dan 2023. 

Kedua, pendidikan politik. Kegiatan ini dibantu oleh Pemdakab Padang Pariaman sesuai hasil suara yang diperoleh oleh PPP. 

Dan ketiga, meningkatkan silaturhmi antar kader baik antara DPC dengan PAC, PAC sama PAC atau PAC dengan majelis dan seluruh stakeholder yang ada di PPP.

“Demikianlah 3 tujuan diadakannya Mukercab ini sekaligus menyusun program-program, memberikan informasi terbaru dari DPP, DPW, DPC sampai PAC serta Pengurus Anak Ranting,” tukas Muhammad Hasbi mengakhiri.

Acara berlangsung khidmat, aman dan tertib.

Laporan: H. Ali Akbar

Waduh Gawat! Anak Buah Megawati Cium Manuver Gerakan Nusantara Bersatu Relawan Jokowi: Ingin Menggalang Kekuatan untuk Menekan…
Senin, Desember 05, 2022

On Senin, Desember 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Acara Gerakan Nusantara Bersatu yang merupakan acara kelompok relawan Jokowi menjadi sorotan karena beberapa Kontroversi yang ada, mulai dari undangan massa yang tak sesuai, sampah yang menggunung hingga Jokowi yang kembali mengirim sinyal soal Calon Presiden yang akan didukungnya.

Mengenai kegiatan ini, Politisi PDIP Masinton Pasaribu angkat suara. Masinton menduga gerakan relawan ini ingin bermetamorfosa menjadi sebuah gerakan yang menekan (Pressure Group).

Menurut Masinton, Pressure Group ini dalam konsep perjuangan sipil adalah menekan para penguasa seperti yang dilakukan mahasiswa. Namun untuk relawan ini patut dipertanyakan apa yang mau mereka tekan.

“Saya melihat ada pergeseran dari tadi relawan itu ketika pemilu 2014-2019 itu sikap kerelawanan untuk memenangkan Pak Jokowi, yes ok. Saat ini mau memenangkan siapa? Konstitusi membatasi,” jelas Masinton tampil di kanal Youtube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, dikutip Senin (5/12/22).

Karenanya, anak buah Megawati Soekarnoputri ini “mencium” adanya upaya menekan kelompok relawan kepada partai politik untuk mengusung salah satu kandidat calon presiden.

“Ketika berhimpun berarti ingin menggalang satu kekuatan yang di-endorse, siapa? menekan partai politik, iya kan? Karena syarat prosedural formal capres-cawapres dicalonkan partai politik,” jelasnya.

Masinton juga menganggap acara di GBK tersebut perlu dikritisi dari sisi ke-urgensian-nya.

Bukannya tanpa alasan, menurut Masinton masih masuk akal relawan bermanuver di 2014 dan 2019 untuk memastika Jokowi memimpin, namun untuk 2024 Jokowi sudah tak lagi bisa ikut pilpres.

“Sekarang konstitusi kita membatasi dua periode, lantas urgensi saat ini apa dengan menggunakan nama relawan pendukung Jokowi?” ujar Masinton.

Sumber: Wartaekonomi

Relawan vs Partai? Laksamana Bongkar Parpol Telah Dikuasai Oligarki Elit-elit Tertentu
Senin, Desember 05, 2022

On Senin, Desember 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Hal yang tak perlu untuk di pertentangkan apalagi sampai di perhadap- hadapkan seperti musuh yang sedang berseteru antara partai versus relawan. Keduanya seperti uang punya dua sisi. 

Partai sendiri juga punya kino-kino yang mirip-mirip dengan cara kerjanya relawan.

Sejatinya partai politik butuh relawan (orang yang rela) sebagai basis pendukung yang turut mendongkrak elektabilitas partai atau apapun itu. 

"Partai politik kekinian terkadang kurang demokratis atau kurang sejalan dengan aspirasi politik rakyat, "ujar Samuel F. Silaen Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana) di Jakarta (5/12). 

Maka kehadiran Relawan menjadi "obat" buat dahaga-nya perjuangan aspirasi rakyat melalui komunitas Relawan (orang yang rela), dimana partai politik terlihat "asik sendiri" meng-kalkulasi kepentingannya jika itu, ini dan lain sebagainya.

"Terkadang seperti bertolak belakang dengan aspirasi masyarakat Indonesia, "tutur mantan fungsionaris DPP KNPI itu. 

Padahal partai politik butuh dukungan suara rakyat untuk mendudukkan calon legislatifnya menjadi wakil rakyat di perlemen. 

"Jadi rakyat merasa dibutuhkan ketika mendekati hajatan pesta pemilu tok, selebihnya nanti dulu, kejadiannya slalu berulang dan berulang dengan packaging pemain yang beda ataupun sama, "kritik Silaen.

Saat ini komunitas Relawan lebih punya daya tawar atau punya power bargaining politik, ketika di naungi organsiasi dengan "stempel" relawan yang sudah punya nama kesohor.

"Hal ini masif terjadi, baru di era presiden Jokowi, "jelas Silaen aktivis organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) itu.

Menurut alumni LEMHANAS Pemuda 2009 ini, relawan kekinian punya daya tawar cukup diperhitungkan didalam menyalurkan aspirasinya, khususnya pilpres kepada siapa Capres-Cawapres yang dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat yang tergabung dalam Relawan tersebut.

"Sebut saja terkait dengan pilpres 2024, relawan lebih antusias dan bersemangat untuk ngotot memperjuangkan capres dan cawapres yang dianggap mampu memperjuangkan aspirasi rakyat  yang semakin cerdas memilih siapa sosok figur pemimpin yang melayani," imbuh Silaen.

Relawan juga tidak menapikan institusi atau lembaga partai politik resmi sebagai instrumen sistem demokrasi. 

"Relawan juga butuh partai politik dan juga sebaliknya partai politik butuh relawan sebagai basis pendukung untuk mengantarkan partai politik menuju perolehan kursi di legislatif dan eksekutif," papar Silaen. 

Sejatinya Partai politik itu sebagai alat perjuangan rakyat untuk menghadirkan kehidupan yang makmur dan berkeadilan serta sejahtera. 

"Makanya partai politik didirikan oleh gabungan kelompok masyarakat yang punya visi, misi dan tujuannya semata- mata untuk kepentingan seluruh rakyat yang diwakilinya," papar Silaen.

Dikatakan Silaen, masalah yang terjadi sekarang ini bahwa partai politik telah dikuasai oleh oligarki elite-elite tertentu saja. 

Jadi partai politik sebagai alat perjuangan rakyat bergeser ke titik tertentu yang hanya memandang rakyat sebagai objek, yang dibutuhkan ketika mendekati pemilu. 

"Meskipun itu tidak benar seratus persen tapi pandangan dan obrolan rakyat di warung kopi demikian diperdebatkan sebagai gambaran aspirasi politik ditingkat akar rumput. Jadi rakyat sudah makin cerdas, mereka merasa dibutuhkan ketika menjelang pemilu tok," tandas Silaen. (*)