PILIHAN REDAKSI

Ilmuwan Kaget Saat Nabi Muhammad Ungkap Sendi Manusia Berjumlah 360

BENTENGSUMBAR.COM - Pengetahun Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang mengungkap jumlah sendi manusia sebanyak 360...

Advertorial

Tausiyah Dudung Abdurachman Buat Heboh, Orang MUI Blak-blakan: Kalau Mau Berganti Profesi…
Selasa, Desember 07, 2021

On Selasa, Desember 07, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat), Dudung Abdurachman kembali mendapat sorotan publik. Materi atau muatan ucapannya dalam kuliah subuh sebuah masjid di Papua memicu reaksi publik.

Dalam narasi tausiyah/ceramahnya Dudung menyebut bahwa tidak perlu terlalu dalam mempelajari agama.

“Iman taklid, ada iman ilmu, ada iman iyaan, ada iman haq (haqul yaqiin), dan iman hakikat. Oleh karena itu, banyak sebagian dari orang Islam sering terpengaruh katanya hadis ini, katanya hadis itu, kata Nabi Muhammad SAW. Oleh karenanya jangan terlalu dalam, jangan terlalu dalam mempelajari agama," ujar Dudung, sebagaimana dikutip dari laman Republika, Minggu (5/12/21).

Kyai Cholil Nafis yang juga salah seorang petinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam cuitan twitternya mempertanyakan soal apa yang Dudung maksud.

“Apa maksudnya jangan terlalu dalam mempelajari agama?,” cuit Nafis dalam akun Twitter pribadi sebagaimana dikutip di Jakarta, Minggu (5/12/21).

Dirinya bahkan menyinggung soal apa yang Dudung lakukan, tak tanggung-tanggung dia menawarkan apabila Dudung ingin ganti profesi sebagai seorang penceramah agama.

“Saya menawarkan standardisasi da’i MUI kalau mau berganti profesi sebagai penceramah agama he hehe,” tambah Nafis dalam cuitannya.

Lebih lanjut, dirinya menyoroti Dudung yang lebih baik fokus pada tugas pokoknya saja, yaitu pertahanan negara.

Sebelum jadi KSAD Dudung mendapat julukan ‘Jenderal Baliho’ karena tegas menurunkan baliho, spanduk, atau sejenis yang berisi narasi tentang Eks Petinggi FPI (Front Pembela Islam) Habib Rizieq.

Belum lagi ucapan Dudung di Podcast Deddy Corbuzier belum lama ini yang menyatakan berdoa dengan bahasa Indonesia karena Tuhan bukan orang Arab.

Adapun, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigadir Jenderal (Brigjen) Tatang Subarna, mengklarifikasi sekaligus meluruskan pernyataan Jenderal Dudung.

"Maksud KSAD, mempelajari agama terlalu dalam akan terjadi penyimpangan, apabila tanpa guru," ucap Tatang sebagaimana dikutip dari Republika di Jakarta, Senin (6/12/2021).

Beberapa waktu belakangan ini KSAD Dudung kerap mendapat sorotan terutama setelah dirinya dengan tegas menurunkan baliho, spanduk, atau sejenis yang berisi narasi tentang Eks Petinggi FPI (Front Pembela Islam) Habib Rizieq.

Kemudian ucapan Dudung di Podcast Deddy Corbuzier belum lama ini yang menyatakan berdoa dengan bahasa Indonesia karena Tuhan bukan orang Arab. (Wartaekonomi)

Rizieq Doakan Pelaku Penembakan 6 Laskar FPI Diazab, Husin Shibab: Doa Begini Hanya Akan Kembali pada Dirinya Sendiri
Selasa, Desember 07, 2021

On Selasa, Desember 07, 2021

BENTENGSUMBAR.COM – Ketua Cyber Indonesia, Husin Shihab menanggapi mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI), Rizeq Shihab yang disebut mendoakan agar para pelaku penembakan 6 Laskar FPI mendapat azab.

Husin Shihab mengatakan bahwa doa seperti yang disampaikan Rizieq Shihab ini hanya akan kembali ke diri sendiri.

“Doa macam begini hanya akan kembali pada dirinya sendiri,” kata Husin Shihab pada Senin, 6 Desember 2021.

“Jangankan adzab di akhirat, adzab dunia itu penjara. Yaa Allah, semoga anak cucuku nanti tidak ada satupun yang dipenjara!” sambungnya.

Bersama cuitannya, Rizieq Shihab membagikan berita lama soal Rizieq Shihab yang mengharapkan azab bagi pelaku penembakan di KM 50 Cikampek tersebut.

Adapun doa Rizieq tersebut diungkap oleh mantan sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar.

Aziz mengungkapkan bahwa Rizieq Shihab tak mempermasalahkan jika ditahan Kepolisian dalam kasus apa pun, termasuk terkait kerumunan massa di Megamendung, Kabupaten Bogor.

Namun, katanya, Rizieq Shihab meminta keadilan juga ditegakan dalam kasus 6 laskar FPI yang ditembak oleh polisi.

Selain itu, Aziz mengatakan bahwa pihaknya terus mengawal proses investigas penembakan kepada 6 laskar FPI agar para pelaku dapat bertanggung jawab usai menghilangkan nyawa orang.

“Dan IB HRS (Imam Besar Habib Rizieq Shihab) menuntut tanggung jawab mereka kelak atas kekejian mereka,” katanya, dilansir dari Sindo News, Jumat, 25 Desember 2020.

Bahkan, menurut Aziz, Rizieq Shihab selalu memanjatkan doa agar para pelaku penembakan kepada 6 laskar FPI ini dapat diberi azab setimpal.

“Setiap hari IB HRS selalu berdoa para pelakunya diberi azab setimpal dunia akhirat,” tutur Aziz Yanuar. (terkini)

Kontroversi Ucapan Jenderal Dudung, Sekjen PBNU Bilang Begini
Selasa, Desember 07, 2021

On Selasa, Desember 07, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini mengaku sudah bertemu KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Pertemuan tersebut menyusul ucapan eks Pangkostrad itu soal jangan terlalu dalam mempelajari agama, menjadi kontroversial.

Menurut Helmy, Jenderal Dudung membicarakan substansi ucapan tersebut yang sejatinya meminta umat belajar agama dengan sosok yang ahli.

"Jenderal Dudung menjelaskan bahwa yang dimaksud ialah jangan belajar agama terlalu dalam secara sendiri tanpa bimbingan guru," ucap dia dalam keterangan pers, Senin (6/12).

PBNU, kata dia, sepakat dengan substansi ucapan Jenderal Dudung bahwa belajar agama seharusnya didampingi guru demi menghindari kesesatan.

"Belajar agama harus dibimbing oleh seorang guru agar pemahaman dan juga sanad atau transmisi keilmuan terjaga serta terhindar dari pemahaman-pemahaman yang keliru," beber pria kelahiran Jawa Barat tersebut.

Menurut Helmy, pada prinsipnya Jenderal Dudung pengin membangun spirit moderasi beragama ketika eks Pangdam Jaya itu berbicara jangan terlalu dalam mempelajari agama.

"Maka, saya rasa ini sangat baik dalam konteks berbangsa dan bernegara," ungkapnya.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini mengaku sudah bertemu KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

KSAD Jenderal Dudung sebelumnya memberikan ceramah subuh di salah satu masjid dan pada akhirnya menuai sorotan publik.

Eks Pangkostrad itu menyarankan agar tidak terlalu dalam ketika mempelajari agama.

Dudung saat berceramah juga menyinggung ada beberapa tingkatan orang beriman antara lain iman taklid (hanya mengikuti), iman ilmu, iman iyaan, dan iman haq.

Dudung kemudian menyebut banyak dari kalangan umat Islam yang terpengaruh beberapa hadis Nabi Muhammad SAW.

"Banyak sebagian dari orang Islam sering terpengaruh katanya hadis ini, katanya hadis itu, kata Nabi Muhammad SAW. Oleh karenanya jangan terlalu dalam, jangan terlalu dalam mempelajari agama," kata Dudung. (jpnn)

Habib Husein Bongkar Siapa Sosok Jenderal Dudung Sebenarnya: Islamkan 150 Orang dan Ribuan Orang…
Selasa, Desember 07, 2021

On Selasa, Desember 07, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Banyak kalangan kini kritik Jenderal Dudung Abdurachman lantaran beberapa pernyataan kontroversialnya. Nah habib asal Tuban bongkar siapa sosok sebenarnya Jenderal Dudung.

Habib asal Tuban itu mengungkapkan orang tidak banyak tahu, ternyata Jenderal Dudung itu pejuang Islam banget. Buktinya jelas terlihat kok.

Siapa sosok Jenderal Dudung sebenarnya

Habib Husein Ba’agil Tuban gerah juga banyak yang menghakimi Jenderal Dudung denga berbagai tudingan menyurutkan. Padahal menurut Habib Husein, dia menyaksikan kok Jenderal Dudung itu berbuat banyak untuk Islam.

“Banyak orang tidak tahu siapa sosok beliau. Saya smapaikan ini supaya Anda tidak curiga ke Angkatan Darat dan TNI. Kalau orang sudah mencaci-maki mendekreditkan, saya akan ceritakan siapa KSAD itu. Saya tidak akan biarkan mendiamkan kebaikan yang saya lihat, harus saya ceritakan. Sebab kalau tidak itu setan namanya,” kata dia.

Habib Husein mengatakan apa orang tahu, ternyata Jenderal Dudung itu telah mengislamkan 150 orang lho.

Fakta ini disampaikan Habib Husein dari pengakuan orang Timot Timur. Dulu Dudung pernah bertugas di Timor Timur.

“Jadi dalam sebuah kunjungan beliau, itu ada orang Timor Timur yang sudah merdeka. Itu datang perwakilan 5 orang. Mereka menyampaikan adalah anak dari pak Dudukung. Mereka bilang kami ini satu kampung 150 orang diislamkan oleh pak Dudung,” kata Habib Husein mengisahkan fakta Jenderal Dudung dikutip dari Youtube Santri Tuban, dikutip Senin 6 Desember 2021.

Asuh ribuan anak yatim

Bukan itu saja lho, Habib Husein yang telah menyaksikan sendiri dengan mata kepala, jadi tiap kunjungan Dudung itu ternyata perwira tinggi bintang empat ini punya anak asuh ribuan anak yatim piatu di berbagai wilayah di Indonesia lho.

“Saya setiap kota yang saya disinggah, dalam rangka dakwah bersama pak Dudung, itu ada 10-200 lebih anak yatim yang diasuh beliau. Ribuan anak yatim yang diasuh beliau sejak beliau Letnan Satu sampai bintang 4, itu ribuan anak yatim. Apa ada di antara kita yang begitu?” kata Habib Husein Ba’agil.

Nah Habib Husein belum selesai menceritakan bagaimana sosok Jenderal Dudung sebenarnya. Mantan Pangkostrad itu ternyata juga bergerak tak tinggal diam saat bertugas di wilayah konflik di Poso.

“Bagaimana dia membela Islam ketika Poso dibantai, nggak ada yang tahu. Tahu dari mana mereka ketika anak-anak kecil waktu pembantaian Poso, anak kecil kakek nenek dikepung siapa yang bertaruh nyawanya? Pak dudung, bukan orang lain. Saat itu yang cerita orang lain bukan beliau. Saat itu beliau menjabat sebagai Wakil Komandan Batalyon,” jelasnya. (Hops)

Ade Armando Tiru Kristen: Al-Qur’an Tak Harus Ditafsirkan Literal, Tak Harus Tunduk Syariah!
Senin, Desember 06, 2021

On Senin, Desember 06, 2021

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial, Ade Armando mengusulkan Islam Liberal sebagai solusi dari kesempitan berpikir dalam beragama yang belakangan justru mengancam kerukunan bangsa Indonesia.

“Menurut saya, jawaban terhadap kesempitan berpikir dalam beragama yang mengancam Indonesia adalah menghidupkan kembali Islam Liberal,” kata Ade Armando dalam saluran YouTube CokroTV, dikutip pada Senin, 6 Desember 2021.

Namun Ade menekankan bahwa yang dimaksud Islam liberal bukan berarti bebas tanpa adanya ajaran agama.

“Harap dicatat, muslim liberal di sini bukanlah orang Islam yang hidup bebas tanpa ajaran agama,” ujarnya.

Ade menjelaskan, liberal diartikan sebagai pribadi dengan pikiran yang merdeka. Dengan begitu setiap manusia bisa bebas menafsirkan agama Islam itu sendiri.

“Liberal di sini berarti merdeka dari kungkungan berpikir. Islam Liberal di sini adalah Islam yang percaya pada kemerdekaan manusia untuk berpikir ketika menafsirkan ajaran Islam,” jelas Ade Armando.

“Muslim liberal bukanlah muslim yang tidak percaya pada Alquran, tapi muslim yang percaya bahwa Alquran bukanlah buku yang isinya harus ditafsirkan secara literal. Muslim liberal bukanlah muslim yang percaya begitu saja pada apa kata ulama, muslim liberal bukanlah muslim yang harus tunduk pada syariah. Muslim liberal adalah muslim yang percaya pada anugerah Tuhan berupa kemampuan berpikir, berupa akal,” sambungnya.

Ade Armando mengatakan bahwa hal semacam ini sudah pernah dilakukan para penganut umat kristiani di Eropa.

Pada masanya, kata Ade, umat kritsiani di negara-negara Eropa pernah mengalami kebekuan dalam beragama dan itu membuat Eropa terbelakang.

“Ini sudah terjadi pada kaum Kristen. Walaupun masyarakat Kristen tidak menggunakan kata liberal, tapi pada dasarnya mayoritas umat Kristen di dunia tidak percaya hidup ini harus dijalankan dengan menggunakan ayat-ayat suci injil secara kaku,” ujar Ade Armando.

Eropa kemudian berhasil bangkit dari keterpurukan tersebut dengan melakukan reformasi agama, di mana doktri-doktrin agama yang usang dan sudah tidak relevan ditinggalkan.

“Itu adalah era yang disebut sebagai abad pencerahan. Sejak saat itulah umat Kristen mengalami kemajuan yang luar biasa,” jelasnya.

Mernurut Armando, kemajuan bangsa Eropa tidak lain merupakan buah dari hasil perjuangan kemerdekaan dalam beragama.

Oleh sebab itu, dia menilai reformasi beragama harus dilakukan oleh umat Islam di Indonesia.

“Ini yang sekarang harus juga dilakukan Islam di Indonesia. Melakukan reformasi, pembaruan Islam. Karena itulah kita membutuhkan Islam Liberal,” imbuhnya. (djawanews)

Sindir Kadrun, Abu Janda: Ogah Dijajah Cina, Tapi Ikhlas Dijajah Arab
Senin, Desember 06, 2021

On Senin, Desember 06, 2021

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial, Permadi Arya atau Abu Janda melontarkan sindiran keras kepada kelompok kadal gurun atau kadrun.

Ia mengatakan bahwa kadrun ogah dijajah Orang Cina, namun ikhlas saja dijajah orang Arab.

“Woi kadrun gobloook! Koar-koar bela pribumi, tapi kaki pendatang lo Arab cium,” kata Abu Janda dalam video yang ia unggah di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 3 November 2021.

“Ogah dijajah Cina, tapi ikhlas dijajah Arab. Dasar kadrun mental budak belian, gobloook!” sambungnya.

Dalam video tersebut, Abu Janda juga menyertakan dua video lainnya. Pertama, yakni video orasi. Menurut Abu Janda, video ini diambil saat Reuni 212.

“Di reuni kemarin, kadrun terik-teriak bela pribumi,” kata Abu Janda.
Kedua, yakni video diduga Bahar bin Smith yang kakinya dicium beberapa santri. Beberapa waktu yang lalu, video ini memang sempat viral.

Adapun dalam video Reuni 212 tersebut, nampak seseorang memberikan orasi di tengah massa yang berpakaian serba putih.

“Serta beri kesempatan kepada pribumi untuk bangkit dan bersaing secara sehat dalam perekonomian nasional,” seru orang tersebut. (terkini)

Anggota DPRD Kota Padang, Dasman Dukung Festival Urak Balabek Jadi Agenda Tetap
Minggu, Desember 05, 2021

On Minggu, Desember 05, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Festival Urak Balabek Nagari Pauh V yang digelar dari tanggal 2-4 desember merupakan realisasi pokok pokok -pikiran Dasman, sebagai anggota DPRD Kota Padang dari dapil Pauh-Kuranji yang dititip di Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang. 

Agenda budaya ini menampilkan berbagai atraksi seni budaya khas Pauh. Mulai dari silek Pauh, randai, saluang Pauh, tari kain, tari bubuai, tari piriang, tari sampan dan mancak padang. Kesemua materi tersebut di tampilkan oleh 14 kelompok seni budaya di lingkungan Kecamatan Pauh. 

"Saya menerima aspirasi dari komunitas budaya seni se Kecamatan Pauh pada saat reses kedua tahun 2019 yang lalu. Perwakilan meminta kepada saya untuk membuat even budaya menampilkan ragam kesenian khas Pauh," ujarnya.

"Alhamdulillah usulan itu saya teruskan dalam pokir, dan di terima secara aturan program dan keuangan di dinas pendidikan dan kebudayaan. Alhamdulillah pada tanggal 2-4 desember ini dilaksanakan di kantor KAN Pauh V," terang Dasman.

Dasman memandang, kegiatan ini penting dilaksanakan, karena melalui kegiatan ini dapat menyalurkan kreativitas anak-anak muda di lingkungan Kecamatan Pauh di bidang seni budaya, dan masyarakat mendapatkan hiburan yang berkualitas.

"Saya berjanji agenda ini dijadikan kalender even budaya tetap di Kota Padang," katanya.

Sementara itu, Ketua Bamus anak Nagari Pauh, Yusrizal, SH.  mengucapkan terimakasih banyak kepada Dasman, karena telah mewujudkan aspirasi anak Nagari Pauh yang tergabung dalam sasaran silek , dan seni budaya di lingkungan Nagari Pauh V. 

"Atas nama Badan Musyawarah Anak Nagari Pauh V, kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Pak Dasman yang telah mengalokasikan pokirnya untuk menampilkan ragam kesenian khas Nagari Pauh V di even budaya festival urak balabek pada tanggal 2-4 desember 2021," ungkapnya. 

"Dan juga kami mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan karena memfasilitasi terlaksananya kegiatan yang cukup luar biasa ini," terang Yusrizal, SH. 

Laporan: Dasrul

Habib Bahar: Tujuan Saya Menghidupkan Islam dan Dakwah, Bukan Mencari Hidup Dalam Islam
Minggu, Desember 05, 2021

On Minggu, Desember 05, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Habib Bahar bin Smith mengaku kagum dengan sosok ulama kharismatik Habib Luthfi bin Yahya.

Menurut Bahar Smith, Habib Luthfi bin Yahya merupakan sosok alim ulama besar yang juga merupakan sesepuh para habaib.

Hal itu disampaikan Habib Bahar bin Smith dalam videonya yang tayang di kanal YouTube Refly Harun, Rabu 1 Desember 2021 lalu.

Berkaitan dengan pilihan sikap Habib Luthfi, Bahar nggak bisa menghakimi keturunan nabi yang bermukim di Pekalongan tersebut.

Menurutnya, Habib Rizieq dengannya serta Habib Luthfi punya cara berbeda tapi tujuannya sama.

Habib Bahar sangat hormat dengan Habib Luthfi Yahya asal Jawa Tengah yang dikenal memegang banyak sekali jemaah tarikat.

“Beliau memang orang alim, ulama besar. Tapi ya tadi itu, Habib Lutfhi berdakwah dengan cara beliau sedangkan saya bersama Habib Rizieq berdakwah dengan cara kita. Dengan caranya masing-masing tapi satu tujuan,” ujarnya.

"Satu tujuan yang bagaimana?," tanya refly Harun.

Habib Bahar bin Smith lantas menjawab satu tujuan menghidupkan Islam dan dakwah, bukan mencari hidup dalam Islam dan mencari hidup dengan berdakwah. (zonapriangan)

UAS: Boleh Mencuri Air dan Listrik Negara, Itu Punya Tuhan
Minggu, Desember 05, 2021

On Minggu, Desember 05, 2021

BENTENGSUMBAR.COM – Sebuah potongan video yang memperlihatkan ceramah pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad atau UAS yang menyebut boleh mencuri air dan listrik negara, viral di media sosial.

Video ceramah UAS sebut mencuri air dan listrik negara diperbolehkan tersebut viral usai diunggah pengguna Twitter Tukangrosok_, seperti dilihat pada Minggu 5 Desember 2021.

Potongan video itu juga ikut dibagikan Mantan Politisi Partai Demokrat sekaligus pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean.

Dalam narasi unggahannya, netizen Tukangrosok_ menilai isi ceramah dari Ustaz Abdul Somad tersebut merupakan ajaran sesat.

“Ajaran sesat lagi menyesatkan,” cuit sang netizen.

Dilihat dari video berdurasi 30 detik itu, tampak UAS tengah berdiri di atas mimbar dan menyampaikan ceramahnya kepada jemaah.

Ia pun lantas mengaskan bahwa umat boleh mencuri listrik negara lantaran menurutnya, negara berlaku tidak adil.

“Karena negara tidak adil, maka boleh mencuri listrik negara,” ujar Ustaz Abdul Somad.

Selain listrik, UAS juga menyebut halal mencuri air negara dengan alasan yang serupa yakni negara sudah berlaku tidak adil.

“Karena negara tidak adil, maka boleh mencuri air negara,” tegasnya.

Ustaz Abdul Somad pun menjelaskan bahwa listrik dan air bukanlah milik negara, melainkan kepunyaan Tuhan.

“Perlu dijelaskan bahwa air dan listrik bukan punya negara. Air dan listrik punya Tuhan,” kata Ustaz Somad.

Selain itu, kata UAS, mencuri listrik dan air bukan mencuri dari negara, tetapi mencuri barang milik umat. Maka dari itu, pihak yang mencurinya harus bertanggung jawab ke seluruh umat di akhirat kelak.

“Maka mencuri listrik dan air bukan mencuri dari negara, tapi mencuri barang milik umat. Minta ampun dengan seluruh umat di akhirat,” ujarnya. (terkini)

14 Sasaran Ambil Bagian di Festival Budaya  Urak Balabek, Ketua KAN Pauh V: Ini Bukti Pauh Central Kebudayaan di Kota Padang
Minggu, Desember 05, 2021

On Minggu, Desember 05, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - 14 sasaran silek, randai dan seni tradisi di kanagarian Pauh V Kecamatan Pauh Kota Padang ambil bagian dalam festival urak balabek yang digelar di galangang kantor KAN Pauh V kawasan Pasar Baru Pauh.

Kegiatan yang digelar dari tanggal 2-4 Desember 2021 merupakan program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang sebagai realisasi pokok-pokok pikiran anggota DPRD Padang Dasman dari dapil Pauh-Kuranji. 

Dalam kegiatan tersebut, ke 14 sasaran, kelompok seni tradisi menampilkan berbagai atraksi silek, randai, musik dan tari tarian khas Nagari Pauh V. 

"Kami dari lembaga KAN Pau V sangat mendukung dan mengapreasiasi even ini. Berharap even ini dapat dijadikan kalender even budaya di Kota Padang. Karena sangat positif dalam memberikan ruang kepada generasi muda di Nagari Pauh menampilkan ragam permainan anak nagari khas pauh, " ujar M Nazif, Ketua KAN Pauh V.

Selaku Ketua KAN, M Nazif menambahkan, even ini membuktikan Nagari Pauh V layak dijadikan kawasan pusat kebudayaan di Kota Padang.

Selain kesenian, di Nagari Pauh, adat dan budaya masih menjadi acuan dan pegangan bagi masyarakat adat menjalankan kehidupan sehari hari. Sehingga Nagari Pauh V layak dijadikan kawasan penyanga budaya di Kota Padang. 

"Sejarah kami panjang dan tertulis, Pauh merupakan kawasan bersejarah di Kota Padang, tatanan adat budaya menjadi pegangan hidup masyarakat adat. Untuk itu kami mendorong Pemko Padang menjadikan kawasan ini sebagai pusat kebudayaan di Kota Padang," katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Padang Dasman mengaku terharu melihat aktivitas penampilan anak anak sasian ( murid silek) menampilkan atraksi Silek Pauh. 

"Saya tidak menyangka mereka mampu tampil memukau dalam even ini, materi yang mereka tampilkan sangat indah dan enak di tonton. Jika pergi ke Bali, penonton akan mengeluarkan biaya yang besar menyaksikan ini, namum di even yang di gelar selama 3 hari masyarakat Pauh dan penonton di media sosial gratis menyaksikannya," ujarnya.

"Jadi saya mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh panitia teknis dan Dinas Pendidikan Kota Padang yang telah mengelar even ini. Saya berjanji agenda ini menjadi skala prioritas kami memperjuangkan di pemko padang sebagai egenda tetap budaya di Kota Padang," pungkasnya.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Plh Kabid Seni Budaya Azmi berjanji akan menjadikan even ini sebagai even budaya pertama di Kota Padang yang digelar oleh Kecamatan Pauh. 

"Kami Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang siap mendorong even ini menjadi agenda budaya tetap. Tentu saja itu tak lepas dari dukungan angota DPRD Kota Padang  dan masyarakat," terangnya ketika menutup kegiatan tersebut, Sabtu, 4 Desember 2021.

Laporan: Dasrul

Inspirasi Tatanan Rambut Wanita Karier, Siapa Mau Tiru?
Minggu, Desember 05, 2021

On Minggu, Desember 05, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kebanyakan wanita karier memiliki rambut pendek. Tapi, ada juga kok yang mempunyai rambut panjang. Hanya saja rambut pendek memang dapat memberikan karakter tegas dan profesional. 

Jika kamu berstatus sebagai wanita karier dan sedang mencari inspirasi gaya rambut, yuk simak referensi berikut ini. 

Power Chop

Power Chop merupakan gaya rambut yang dimiliki oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Dia identik sekali dengan gaya rambut pendek dalam kegiatannya sehari-hari. 

Gaya rambut Power Choo sendiri sesungguhnya hampir mirip dengan layered crop,  hanya saja potongan rambut Sri Mulyani memang lebih pendek. 

Jika kamu memiliki gaya rambut agak mengembang, akan tetapi tidak memiliki banyak waktu lubang  di pagi hari untuk menatanya, mungkin gaya rambut seperti ini sangat cocok untuk kamu. 

Blunt Bob

Najwa Shihab adalah salah satu wanita yang memiliki gaya rambut Blunt Bob. Potongan rambutnya seolah menjadi signature dari seorang Najwa Shihab. 

Blunt Bob sendiri merupakan variasi bob yang memiliki potongan rata tanpa gradasi. Blunt bob sangat cocok bagi kamu yang memiliki rambut lurus dengan look natural. 

Adapun gaya rambut seperti ini bisa dikombinasikan dengan gaya messy, loose waves, atau digulung natural pada bagian  ujung rambut.  

Medium Layer

Salah satu pemimpin wanita dunia yang memiliki gaya rambut ini adalah Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris. 

Kamala bisa dibilang memiliki gaya rambut yang  tidak begitu pendek tapi cukup stylish. Nah, gaya rambut medium layer ini dirasa cocok bagi kamu yang memiliki rambut tebal dan keriting. Sebab nantinya potongan rambut tersebut tidak akan menghilangkan rambut kamu yang sebelumnya sudah ikal. 

Lob dan Layered Crop

Hillary Clinton memiliki gaya rambut yang chic yakni Lob dan Layered Crop. Dia sendiri sangat menyukai gaya rambut pendek. Salah satu gaya rambut yang sebelumnya pernah dia coba adalah bouffant bob, toussled lob, sampai layered crop. 

Nah, gaya-gaya rambut pendek tersebut sangat cocok loh untuk wanita karier. Siapa tau kamu mau mencoba mengaplikasikannya? 

Rambut Panjang Ala Puan Maharani 

Puan Maharani memiliki gaya rambut panjang yang lurus dan tertata rapi. Sehingga rambutnya tetap paripurna di berbagai kesempatan. Pemilik gaya rambut seperti itu bisa dibilang memiliki sifat yang perfeksionis. Jadi, jika kamu termasuk pemilik sifat ini, kamu harus mencoba gaya rambut seperti yang dimiliki oleh Puan Maharani. 

Ide Warna Rambut untuk Wanita Karier

Sebagai wanita kita tidak boleh sembarangan memilih warna rambut. Sebab jika salah pilih yang ada penampilan kita jadi tidak menarik dan menyebabkan rasa percaya diri berkurang. 

Wanita karier tentu perlu mempertimbangkan warna rambut seperti apa yang cocok dengan diri mereka. Kamu sedang mencari referensinya? Simak inspirasinya berikut ini:

Smokey Grey Ombre

Warna abu-abu sesungguhnya tidak selalu memberikan kesan norak, loh. Jika dikombinasikan dengan perpaduan warna yang tepat, justru malah akan terlihat lebih menarik. Apalagi warna smokey grey ombre. 

Dengan memilih warna rambut yang satu ini, rambutmu pasti akan lebih tampak bervolume, tapi tetap mempertahankan nuansa natural.

Sunkissed Babylight

Siapa yang sangka jika pemilihan warna rambut Sunkissed Babylight bisa membuat rambutmu yang berwarna coklat menjadi sedikit memiliki gradasi yang lebih mencolok. Warna rambut yang satu ini tentunya cocok untuk semua tipe rambut, baik itu pendek maupun panjang. 

Orange Brown Balayage

Warna rambut ala Korea yang satu ini terdiri dari gradasi beberapa warna sekaligus. Bagian akar rambutnya akan berwarna coklat kemerahan, sedangkan bagian ujungnya memiliki warna orange menyala. 

Walaupun identik dengan warna terang menyala, akan tetapi warna orange brown balayage tetap cocok untuk wanita karier kok.  Jadi, kamu jangan takut mencoba gaya rambut yang satu ini. 

Black Caramel Highlight

Jika kamu tetap ingin memiliki rambut hitam tapi mau terlihat lebih elegan, cobalah mengubah warna rambut kamu dengan Black Caramel Highlight.

Sentuhan highlight dengan warna terang tersebut akan membuat rambutmu menjadi lebih bertekstur.

Adapun warna rambut yang satu ini biasanya paling cocok diaplikasikan pada rambut panjang yang teksturnya sedikit bergelombang. 

Laporan: Mela

Ketum MUI Jakarta Ingatkan Umat Islam Jangan Mau Dipecah Belah
Minggu, Desember 05, 2021

On Minggu, Desember 05, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Umum (Ketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta KH Munahar Muchtar HS mengingatkan umat Islam untuk tidak mudah dipecah belah, apalagi gampang terhasut informasi dan berita-berita miring yang menyudutkan Islam.

Sebagai mayoritas di Indonesia, umat Islam di Tanah Air harus bersatu terutama dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. 

Agar tak mudah dipecah belah, KH Munahar mengajak umat Islam untuk senantiasa mendengarkan ulama, yang merupakan pewaris ilmu para nabi, terutama Baginda Rasulullah, Nabi Muhammad SAW.

“Zaman sekarang ini, kita mendapati banyak sekali perilaku manusia yang gemar sekali mengolok-olok dan menzalimi para ulama, baik dengan kata-kata maupun dengan tindakan aniaya,” cetus KH Munahar Muchtar dalam ceramahnya di peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar Majelis Musala Nurul Hikmah, Jelambar Baru, Jakarta Barat, Sabtu, 4 Desember 2021.

“Allah telah mengingatkan dalam Alquran, agar umat Islam untuk tidak mendengarkan celaan dan cemoohan orang-orang yang benci terhadap Islam. Mereka senang melihat umat Islam ini ribut, terpecah belah, karena memang itu tujuan mereka,” sambung KH Munahar.

Untuk melindungi ulama dan umat Islam, tekan KH Munahar, maka dirinya menggagas dibentuknya cyber army di MUI DKI. 

Gunanya untuk menggaungkan berita-berita positif, sekaligus menangkal serangan para buzzer yang tak henti menyebar hoaks, menyerang dan menjelek-jelekkan ulama, selalu menyudutkan umat Islam.

“Tapi itu tadi, belum juga dibentuk, kelompok-kelompok yang benci Islam tadi sudah menebar hoaks. Menuduh pembentukan cyber army ini untuk dukungan politik. Padahal ini semata untuk tujuan menegakkan amar mar’uf nahi munkar,” tegas KH Munahar. (Sindonews)

Kakek Muslim Hibahkan Tanah ke Gereja, Denny Siregar: Rizieq dan Bahar Harusnya Malu
Minggu, Desember 05, 2021

On Minggu, Desember 05, 2021

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial, Denny Siregar mengomentari soal seorang kakek beragama Islam di Sulawesi Utara yang yang menghibahkan tanahnya ke Gereja.

Denny Siregar menyindir bahwa pendiri Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Riziea Shihab dan pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin, Bahar bin Smith seharusnya malu membaca berita soal kakek ini.

Ia menilai bahwa kakek inilah sebenar-benarnya habib, bukan orang yang mulutnya penuh kecaman tanpa amalan sedikit pun.

“Rizieq dan Bahar harusnya malu membaca berita ini,” kata Denny Siregar melakui akun Twitter pribadinya pada Jumat, 3 Desember 2021.

“Beliaulah sebenar-benarnya Habib, bukan mulut-mukut sampah penuh kecaman tanpa sedikitpun amalan,” sambungnya.

Dilansir dari Manado Post, seorang kakek berusia 71 tahun yang beragama Islam memberikan tanahnya untuk gereja, GMIM Efrata Rap-Rap.

Kakek bernama Robo Lahma ini merupakan warga Lingkungan VI Desa Arakan, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minsel, Sulawesi Utara (Sulut).

Ketua BPMJ GMIM Efrata Rap-Rap, Pendeta Welly Pudihang STh MPdK menceritakan bahwa Robo Lahma lebuh dikenal dengan nama Pa Ade Robo di Desa Arakan dan Desa Rap-Rap.

“Dari bahasa tubuhnya terpancar kerendahan hati. Sepenggal kalimat yang ia sampaikan sangat menyentuh hati saya. ‘Pendeta, napa kita so tanda tangan Surat Hibah kita pe tanah for Gereja Basar’. (Pendeta, saya sudah tanda tangan surat hibah tanah saya untuk gereja, red),” tulis Pendeta Welly, di salah satu grup Facebook.
“Orang Muslim di Arakan menyebut GMIM Efrata Rap-Rap adalah Gereja Basar,” sambungnya.

Pendeta Welly mengatakan bahwa Pa Ade Robo telah mengajarkan untuk belajar menjadi manusia sesungguhnya.

Kerendahan hati Pa Ade Rono, menurut Pendeta Willy, membuktikan bahwa ia sangat mencintai sesama manusia.

“Pa Ade Robo adalah seorang Muslim taat, namun di balik ketaatannya ia sangat mengenal ajaran Kristus, Kasihilah Sesamamu Manusia. Maklum Pa Ade Robo hidup di lingkaran keluarga Kristiani,” kata Pendeta Willy.

“Saya sungguh sangat bersyukur atas perjuangan panjang dan melelahkan ini , akhirnya tanah di mana berdirinya Gedung Gereja GMIM Efrata Rap-Rap, Surat Hibah Tanahnya telah diserahkan oleh Pa Ade Robo kepada saya di hadapan Wakil Bupati Minahasa Selatan Pdt Petra Rembang MTh, di saat GMIM Wilayah Semenanjung Tatapaan merayakan Perayaan Menyambut Natal Yesus Kristus di tahun 2021,” tambahnya. (terkini)

Sebut Reuni 212 Tidak Gagal, Musni Umar Beberkan Bukti: Ini Fenomena Menarik
Minggu, Desember 05, 2021

On Minggu, Desember 05, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar menyampaikan pandangannya terkait penyelenggaraan Reuni 212 pada 2 Desember lalu.

Lewat cuitan di akun Twitternya, Musni menyoroti, meskipun massa reuni 212 dibubarkan di beberapa titik di Jakarta, namun massa di daeral lain berhasil menyelenggarakan aksi.

Ia mengaku tak menduga bahwa aksi tersebut terdesentralisasi ke daerah-daerah di luar ibu kota.

"Diluar dugaan aksi super damai Reuni 212 berlangsung diberbagai daerah di Indonesia," tulis Musin dalam cuitannya dikutip Suara.com, Sabtu (4/12/2021).

Lebih lanjut Musni menjelaskan bahwa reuni 212 merupakan fenomena sosial yang cukup menarik. Ia juga memprediksi bahwa di masa depan aksi tersebut akan semakin besar.

"Ini fenomena sosial yg menarik. Di masa depan diperkirakan akan membesar, tidak terpusat di Jakarta, tetapi di daerah-daerah. Sila baca tulisan saya. Spirit 212: Jaga, Pelihara, Rawat," lanjutnya.

Lewat cuitan yang lain, Musni menyebut bahwa Reuni 212 merupakan aksi yang super damai. Ia menilai acara itu sukses diselenggarakan meski menghadapi tantangan dan hambatan.

"Aksi Super Damai Reuni 212 walaupun diancam, disekat dan hadapi berbagai tantangan dan gangguan, tetapi aksi tersebut sukses di Jakarta dan di berbagai daerah di Indonesia," tulisnya.

Diketahui bahwa massa yang hendak mengikuti acara reuni akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 telah membubarkan diri. Mereka gagal menggelar acara tahunan tersebut karena dihalau aparat keamanan.

Seharusnya acara itu digelar di sekitaran Patung Arjuna Wiwaha atau patung kuda, Jakarta Pusat, dekat istana negara. Namun, pantauan Suara.com, dari berbagai kawasan terlihat peserta aksi sudah sepi.

Setelah tak diizinkan masuk, massa sempat berkumpul di beberapa titik, khususnya di sekitaran kawasan Tanah Abang. Hingga pukul 13.45 WIB, sudah tidak ada lagi kerumunan dalam jumlah banyak.

Sisa-sisa peserta reuni terlihat berpencar sambil berjalan menuju sejumlah angkutan umum. Salah satunya seperti Abu, yang sengaja datang dari Bogor.

Abu mengaku kecewa dengan tak diizinkannya reuni akbar ini. Pasalnya sudah dua tahun belakangan ini acara tersebut tak digelar secara offline karena pandemi Covid-19.

"Kita kangen saja sih ya, rindu dengan 212. Zikir bersama. Dulu saya selalu datang tiap tahun," ujar Abu di stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (2/11/2021). (Suara)

Sebut Islam Liberal Perlu Dihidupkan, Ade Armando Contohkan Kristen Alami Perkembangan Luar Biasa Usai Reformasi Agama
Minggu, Desember 05, 2021

On Minggu, Desember 05, 2021

BENTENGSUMBAR.COM – Pakar Ilmu Komunikasi dan pegiat media sosial, Ade Armando menggaungkan bahwa Islam Liberal perlu dihidupkan di Indonesia.

Ade Armando mencontohkan bahwa Kristen mengalami perkembangan pesat usai reformasi agama di Eropa.
Hal ini ia dalam video berjudul “Indonesia Saat Ini Membutuhkan Islam Liberal” yang tayang di Cokro TV pada Sabtu, 4 Desember 2021.

“Menurut saya, jawaban terhadap kesempitan berpikir dalam beragama yang mengancam Indonesia adalah menghidupkan kembali Islam Liberal,” katanya mengawali.

Sebelum membahas lebih jauh, Ade Armando terlebih dahulu menjelaskan soal Islam Liberal yang ia maksud.

Katanya, muslim liberal yang ia maksudkan bukanlah orang Islam yang hidup bebas tanpa ajaran agama, melainkan yang merdeka dari kungkungan berpikir.

“Islam liberal di sini adalah Islam yang percaya pada kemerdekaan manusia untuk berpikir ketika menafsirkan ajaran Islam,” jelasnya.

Ade Armando juga menekankan bahwa muslim liberal bukanlah yang tidak percaya pada Alquran, tapi yang percaya bahwa Alquran bukanlah buku yang isinya harus ditafsirkan secara literal.

Selain itu, menurutnya, muslim liberal bukanlah muslim yang percaya begitu saja kepada apa kata ulama.

“Muslim liberal bukanlah muslim yang harus tunduk pada syariah. Muslim liberal adalah muslim yang percaya pada anugerah Tuhan berupa kemampuan berpikir berupa akal,” tegas Ade Armando.

Dosen Universitas Indonesia ini lantas mengaitkan bahwa hal ini sebenarnya sudah terjadi kepada kaum Kristen.

“Walaupun masyarakat Kristen tidak menggunakan kata liberal, tapi pada dasarnya, mayoritas umat Kristen di dunia tidak percaya hidup ini harus dijalankan dengan menggunakan ayat-ayat suci Injil secara kaku,” jelasnya.

Ade Armando melanjutkan bahwa dunia Kristen juga pernah mengalami kebekuan beragama berabad-abad yang lalu.

Di abad kegelapan Eropa, kebenaran ditentukan pemuka agama. Ketika itu, lanjut Ade Armando, Eropa mengalami keterbelakangan.

“Namun dunia Kristen kemudian mengalami apa yang disebut sebagai reformasi agama. Doktrin-doktrin keagamaan usang ditinggalkan. Pemuka agama bukan lagi menjadi penentu kebenaran,” terangnya.

Ade Armando mengatakan bahwa sejak reformasi itulah, Kitab Suci tidak digunakan sebagai Kitab Hukum, namun tetap dijadikan panduan.

“Sejak umat Kristen memerdekakan diri dari kungkungan berpikir para pemuka agama di masa lalu, umat Kristen mengalami kemajuan yang luar biasa,” ujarnya.

Kata Ade Armando, ketika orang diizinkan berpikir merdeka, ilmu pengetahuan digali, sains mengalami kemajuan, kebenaran-kebenaran baru ditemukan, peradaban pun berkembang.

“Kemajuan Barat saat ini adalah buah dari perjuangan kemerdekaan beragama itu. Ini yang sekarang harus juga dilakukan Islam di Indonesia,” kata Ade Armando.

“Melakukan reformasi, pembaruan Islam. Karena itulah, kita membutuhkan Islam Liberal,” tandasnya. (terkini)