Advertorial

Daerah

Jelang PSMS Medan vs Semen Padang FC, Andre Rosiade: PSSI harus Jaga Profesionalitas Wasit
Senin, September 26, 2022

On Senin, September 26, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Penasihat Tim Semen Padang FC (SP FC) Andre Rosiade mengingatkan kembali penyelenggara Liga 2 dan PSSI jelang laga antara PSMS Medan melawan SP FC, Senin (26/9/2022) pukul 16.30 WIB. 

Jangan sampai, terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang merugikan persepakbolaan Indonesia. 

“Kami sebagai penasihat tim mengingatkan wasit PSSI, agar mengawasi wasit yang pemimpin laga.  Jangan sampai Semen Padang FC  dicurangi dalam tour Sumatra Utara melawan PSMS Medan hari ini dan PSDS Deli Serdang 30 September 2022,” kata Andre Rosiade yang juga Anggota DPR RI, Senin (26/9/2022) pagi. 

Andre Rosiade mewanti-wanti, jangan ada penalti “siluman” yang diduga terjadi saat tandang ke PSPS Riau di Pekanbaru dan Sriwijaya FC di Palembang, Sumsel. Karena dua laga itu, diduga sangat merugikan Kabau Sirah — julukan SPFC yang telah unggul sampai jelang menit-menit akhir dan penalti terjadi. 

“Kita semua akan mengamati dan meminta semua elemen untuk bermain sportif. Jangan sampai ada penalti ‘siluman’ terjadi seperti yang diduga tersejadi saat melawan PSPS Riau dan Sriwijaya FC. Jangan sampai ada main mata antara klub dengan wasit atau penyelenggara pertandingan,” kata Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Andre Rosiade kembali meminta Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule  lebih memperketat seleksi dan mengawasi para wasit yang memimpin laga. 

Semua elemen sepakbola di Indonesia harus bekerja sama mengawasi laga lebih baik lagi, agar tidak mengecewakan.

Andre Rosiade juga meminta PSSI menerapkan teknologi VAR (video assistant referee) untuk semua tingkatan liga di Indonesia. 

Agar wasit tidak terlalu banyak membuat kesalahan, baik yang diduga disengaja atau tidak. 

“Bagaimana Timnas Indonesia akan unggul kalau liga masih seperti ini. Semua sudah capek-capek membangun tim, melakukan investasi, tapi wasit seenaknya saja seperti ini,” katanya. (*)

SMI Komwil Padangpanjang Sabet 4 Medali Perunggu di Sirkuit 3 Parit Malintang
Senin, September 26, 2022

On Senin, September 26, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Atlet Pencak Silat Satria Muda Indonesia (SMI) asal Padangpanjang, berhasil menyabet 4 medali perunggu pada kejuaraan Sirkuit ke 3 SMI se-Sumatra Barat, yang baru saja usai di selenggarakan di Parik Malintang, Padang Pariaman dari 23-25 September 2022.

4 medali perunggu yang berhasil mereka persembahkan tersebut merupakan prestasi yang luar biasa mengingat SMI Komisariat Wilayah (Korwil) Padangpanjang baru dua bulan ini menjalani sesi latihan. Namun waktu yang singkat tidak membuat para atlet merasa minder berlaga di Sirkuit 3 Parit Malintang tersebut. 

Adapun para peraih medali tersebut adalah Sri Rahayu siswa MTs N Padangpanjang yang turun di kelas C Pra Remaja, Aisywadia kharisma siswa SMP N 5 Padangpanjang yang turun dikelas D Pra Remaja dan Kairani Putri siswa SMP 6 Padangpanjang yang  di kelas A Pra Remaja, serta
Zaki Gunawan yang turun di kelas tanding B Usia Dini.

Pelatih SMI Komwil Padangpanjang, Muhammad Rifki mengatakan bahwa pihaknya merasa puas dengan hasil yang didapatkan oleh anak didiknya. Meskipun kata beliau baru medali perunggu yang bisa dipersembahkan untuk kota Padangpanjang namun itu sudah melebihi dari apa yang diharapkan.

"Pertandingan ini baru pertama kali di ikuti oleh atlit kita SMI Komwil Padangpanjang,  namun hasil yang dicapai sudah sangat memuaskan, baik dari segi mental dan kemampuan atlit," tuturnya.

Selanjutnya menurut Rifki kedepan SMI Komwil Padangpanjang akan berusaha memberikan penguatan latihan kepada para atlit dengan harapan kedepan untuk target selanjutnya  di Sirkuit Ke 4, atlit SMI Komwil Padangpanjang dapat tampil lebih maksimal  dan memuaskan.

Ketua Umum SMI Komwil Padangpanjang Riza Aditya Nugraha yang hadir pada puncak pergelaran tersebut mengatakan, bahwa dengan ikut sertanya Komwil Padangpanjang serta berhasil mendapatkan perunggu menjadi momentum untuk lebih membuat SMI kota Padangpanjang semakin menuai prestasi.

"Kita sangat mengapresiasi kerja keras para atlit , pelatih serta jajaran pengurus dengan prestasi ini, tanpa kerja keras bersama mustahil dapat kita raih," ujarnya.

Ditambahkannya bahwa kedepan pihaknya akan mendorong Komwil Padangpanjang untuk melaksanakan kejuaraan serupa di kota Dingin ini, sebab menurutnya dampak positif dari penyelengaraan kegiatan ini sangat luas, selain menjalin silaturahmi dan ruang apresiasi atlit, kejuaraan Sirkuit juga diharapkan  menjadi ruang meningkatkan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Eko Setiawan selaku ketua harian SMI Komwil Padangpanjang, mengatakan bahwa Sirkuit 3 Parik Malintang Padang Pariaman menjadi motivasi nantinya untuk kepengurusan Komwil Padangpanjang agar menyelenggarakan kegiatan serupa.

“Atlit kita butuh ruang-ruang seperti ini agar semangatnya terus terpupuk untuk kompetisi yang lebih besar lagi. Padangpanjang memiliki atlit-atlit yang potensinya bisa diharapkan untuk menuai prestasi demi prestasi. Kita akan sediakan ruang untuk itu," tekadnya.

Kejuaraan yang diikuti oleh 342 atlit dari berbagai Komwil seluruh Sumatra Barat ini mengategorikan usia dini, pra remaja, remaja dan dewasa. Sementara SMI Korwil Padangpanjang sendiri mengutus 10 orang atlitnya. (*)

Fitri Nora Dilantik Sebagai Ketua IOSKI Kota Pariaman Periode 2022 - 2027
Minggu, September 25, 2022

On Minggu, September 25, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPRD Kota Pariaman Fitri Nora diIantik menjadinKetua Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) Kota Pariaman masa bhakti 2022 – 2027. 

Pelantikan dipimpin  Ketua Umum IOSKI Provinsi Sumatera Barat, Fitri Majid, bertempat di Aula Balaikota Pariaman, Sabtu (24/9).

“Alhamdulillah, hari ini kami resmi dilantik menjadi Ketua IOSKI Kota Pariaman. Awalnya tawaran ini disampaikan langsung oleh ibu Ketua Umum IOSKI Sumbar beberapa waktu yang lalu. Kami tertantang untuk menerima mandat tersebut dalam memimpin olahraga senam kreasi di dkota Pariaman ini,” ujar Fitri Nora.

Ia menjelaskan bahwa dirinya telah aktif mengikuti senam sejak lama. Senam kreasi ini bukan hal yang baru di Kota Pariaman. 

Telah ada sejak tahun 2013, bersama dengan kawan-kawan sesama kelompok senam yang ada pada waktu itu.

“Kami akan mendukung kerja pemerintah dalam mewujudkan Kota Pariaman sebagai kota Sport Tourism. Nanti kami akan berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak, dalam mengadakan event-event yang mendatangkan orang untuk berwisata sekaligus berolahraga di Kota Pariaman,” tukasnya.

Perempuan satu-satunya di legeslatif Kota Pariaman ini juga mengatakan bahwa IOSKI tidak ada warna, semua kelompok senam kreasi boleh bergabung dan masuk di kepengurusan IOSKI Kota Pariaman.

"Dengan begitu kita dapat mewujudkan organisasi ini yang betul-betul independent," ulasnya.

“Kehadiran kita hari ini benar-benar untuk bersilaturahmi, berolahraga, dan berbahagia. Karena tujuan ibu-ibu semua dalam IOSKI ini adalah untuk berbahagia. Karena apapun yang terjadi di rumah, ketika di IOSKI, melalui berolahraga kita akan meraih kebahagian. Setuju ya ibu-ibu,” tutupnya yang disambut dengan antusias teriakan setuju dari semua yang hadir.

Ketua Umum IOSKI Provinsi Sumatera Barat, Fitri Majid,mengatakan bahwa IOSKI ini telah ada di 34 Provinsi di indonesia, dan IOSKI mempunyai visi menjadikan Sprt Tourism, dimana olahraganya 50 persen tari dan 50 persen senam.

“Untuk IOSKI Sumatera Barat, kita telah mempunyai produk yang kita namakan Senam Kreasi Ranah Minang, untuk seluruh Sumatera Barat, dan itu sudah kita ajukan untuk menjadi hak paten IOSKI Sumatera Barat,” tuturnya.

Fitri Majid juga menjelaskan tujuan IOSKI Sumbar ada 3. Pertama kita sehat, yang kedua mendatangkan wisatawan dan ketiga untuk meningkatkan kebudayaan daerah.

"Karena dengan senam kreasi ini, semuanya terpromosikan, termasuk kita pribadi menjadi awet muda," terangnya.

“IOSKI Sumbar pada FORNAS (Festival Olahraga Rekreasi Nasional) VI, di Palembang Tahun 2022 kemaren, mengirim peserta terbanyak dari IOSKI Provinsi lainya yang mengikuti ajang tersebut, dan ada beberapa yang meraih medali dan menjadi juara, dan untuk Tahun 2023 mendatang, kami berharap ada utusan peserta nantinya dari IOSKI Kota Pariaman, untuk mengkuti FORNAS 2023 di Kota Bandung,” katanya mengakhiri. (J/at)

Bupati Padang Pariaman Sebut Silat Sebagai Warisan
Minggu, September 25, 2022

On Minggu, September 25, 2022

BENTENGSUMBAR.COM – Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur membuka Kejuaraan Pencak Silat Sirkuit III Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (PPS SMI) Komisariat Daerah (Komda) Sumatera Barat bertempat di Gedung Olahraga Parit Malintang Kecamatan Enam Lingkung, Jumat (23/9/22).

Suhatri Bur menyampaikan terima kasih kepada Komda PPS SMI Sumatera Barat. Karena telah mempercayakan Kabupaten Padang Pariaman sebagai tuan rumah. Selain sebuah kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar perguruan pencak silat se Sumatera Barat.

“Dari aspek mental, inilah bagian dari olahraga yang harus kita dukung,” katanya.

Suhatri Bur juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu undangan.  

“Silat adalah warisan. Makanya mengetahui sejarah itu juga penting,” tutur Ketua DPD PAN Padang Pariaman ini.

Suhatri Bur juga menyampaikan terima kasih kepada Komwil PPS SMI Padang Pariaman dan  memberi apresiasi. Salut, karena baru saja dilantik namun mampu mengangkatkan turnamen tingkat Sumatera Barat.

“Selamat kepada pengurus PPS SMI Padang Pariaman. Semoga dapat menjadi mitra kerja pemerintah daerah di bidang olahraga untuk Padang Pariaman Berjaya,” ajak Suhatri Bur yang juga Ketua Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumatera Barat ini.

Ketua Komda PPS SMI Sumatera Barat Erman Safar mengucapkan selamat bertanding. Seluruh peserta adalah orang-orang terlatih yang dilatih dan dibina  Komwil masing-masing. 

Melalui kegiatan ini para atlet dapat menjunjung tinggi sportivitas dan dapat menjadi salah satu bentuk pembinaan dalam upaya mengembangkan para atlet.

“Junjung tinggi sportifitas, jati diri seorang pencak silat harus kita munculkan,” tegasnya.

Kejuaraan  berlangsung tiga hari, 23 - 25 September 2022. Tercatat 12 Komwil Se Sumatera Barat sebagai peserta. Diantaranya Komwil Padang Pariaman, Kota Pariaman, Padang, Padang Panjang, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kabupaten 50 Kota, Payakumbuh, Kabupaten Solok dan Solok Selatan, Kabupaten Dharmasraya, dan Kabupaten Sijunjung.

Sirkuit III PPS SMI ini, menghadirkan 400 orang lebih ksatria muda Se Sumatera Barat. Hadir Wakil Ketua IPSI Sumatera Barat Zulhardi Z Latif, Ketua DPRD Kota Bukittinggi Beny Yusrial,
Tokoh dan Dewan Guru PPS SMI, unsur Forkopimda Padang Pariaman. (R/at)

Dibanjiri Ratusan Suporter, Pertandingan lanjutan Liga Payakumbuh Tersuguh di Tiga Lapangan
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pertandingan lanjutan Liga Payakumbuh tersuguh di tiga Lapangan yang dibanjiri ratusan suporter dari masing-masing kesebelasan yang berlaga pada, Sabtu (17/09) sore.

Pada pertandingan grup A, Gesper yang bermain dihadapan pendukung sendiri berpesta gol ke gawang Bintang Utama, dengan 5 gol tampa balas.

Kemenagan tersebut berkat gol dari Tegar Septiadi (6'), Jovi Destrois (8',21',65'), dan Ayup Saputra (68'). Hattrick Jovi Destrois itu membawa Gesper FC memuncaki klasemen sementara grup A.

Dilaga grup B Antara Putra Sicincin berhadapan dengan Gesit, tensi tinggi permainan tersaji pada pertandingan tersebut. Dimana lima kartu kuning dan dua kartu merah diberikan wasit di pertandingan ini.

Namun, Gesit FC berhasil mencuri poin penuh di kandang Putra Sicincin yang sama-sama bermain dengan 10 orang pemain dengan skor akhir 2-0. Yang masing-masing dicetak oleh Farhan Asma (25') dan M. Aidil (49').

Sedangkan dipertandingan grup C, PSTS Talang menang tipis 1-0 dari Muda Stop FC yang bermain di Lapangan Subarang Batuang.

Gol semata wayang itu lahir lewat sontekan Rezzy A dimenit ke-67. Dengan demikian PSTS Talang berhasil mengamankan tiga poin di laga itu.

"Untuk pertandingan besok akan dimulai pukul 16.15 WIB. Tetap junjung tinggi sportifitas, sehingga pertandingan yang berkualitas bisa dinikmati masyarakat di Liga Payakumbuh ini," pungkas ketua Askot PSSI Payakumbuh.

Berikut hasil lengkap Liga Payakumbuh 17 September 2022:

Grup A Lapangan Parambahan
Gasper v.s Bintang Utama (5-0)

Grup B Stadion Mini Sicincin
Putra Sicincin v.s Gesit (0-2)

Grup C Lapangan Subarang Batuang
PSTS Talang v.s Muda Stop (1-0). (Hermiko)

GHAS Dipakai Tarkam Rumput Terancam Rusak, Manajemen Semen Padang FC Angkat Suara
Minggu, September 18, 2022

On Minggu, September 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Manajemen Semen Padang FC angkat bicara terkait penggunaan GOR Haji Agus Salim (GHAS) Padang untuk fun football pada Minggu (18/9/2022) yang bertajuk ‘Trofeo Match GHAS’.

CEO Semen Padang FC, Win Bernadino kepada awak media mengatakan, baru tahu pada Minggu pagi ada gelaran iven non resmi diluar PSSI Provinsi dan Kota di Stadion Haji Agus Salim.

“Kami juga baru tahu pagi ini ada event non resmi diluar PSSI Provinsi dan Kota. Tidak ada informasi baik formal dan informal dari pihak manapun ke manajemen SPFC terkait kegiatan tersebut,” jelas Win.

Dia mengaku, sangat menyayangkan hal tersebut terjadi. Padahal, saat pertemuan dengan Wagub dan Kadispora Sumbar juga elemen suporter, sudah terjadi kesepakatan bersama yang dituangkan dalam media sosial masing-masing.

“Isinya, bahwa Pemprov mendukung Semen Padang FC dan juga tidak memakaikan GHAS untuk iven yang tidak resmi dibawah PSSI, terutama yang sifatnya Fun Soccer atau Fun Football. Tapi, faktanya juga berkata lain seperti yang terjadi hari ini bisa dilihat bersama,” tegas Win.

Hasil verifikasi dari PT LIB khusus untuk lapangan, saat ini Stadion Haji Agus Salim berada di peringkat dua terbaik di wilayah barat setelah lapangan Atletik Jakabaring Palembang dengan telah dilakukan perbaikan sebelumnya menjelang kompetisi Liga 2.

“Kami harap ini bisa kita pertahankan sampai dengan Kompetisi Liga 2 selesai dilaksanakan. Kami juga bermohon kepada klub-klub fun football untuk bisa menahan diri tidak berlaga dulu di GHAS. Semoga apa yang hari ini terjadi tidak terulang lagi selama Liga 2 musim ini,” tutup Win. (AE)

GHAS Dipakai Tarkam Rumput Terancam Rusak, Andre Rosiade: Mana Tanggung Jawab Pemprov Sumbar?
Minggu, September 18, 2022

On Minggu, September 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kesepakatan pada pertemuan antara Manajemen Semen Padang FC dengan Pemprov Sumbar pada 5 Agustus 2022 terkait penggunaan Stadion Haji Agus Salim (GHAS) Padang ternyata diingkari.

Karena, poin stadion hanya diperuntukkan bagi SPFC ataupun liga resmi dan tidak akan dipergunakan untuk kegiatan fun football telah diingkari. 

Minggu (18/9/2022), Pemprov telah mengizinkan salah satu kegiatan fun footbal bertajuk “Trofeo Match GHAS.”

Tak ayal hal itu memantik banyak kekecewaan dari manajemen dan pendukung Kabau Sirah - julukan Semen Padang FC. 

Termasuk penasihat Semen Padang FC yang juga anggota DPR RI Andre Rosiade. 

Dia mengaku kecewa dengan Pemprov Sumbar yang ingkar janji usai pertemuan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldi dengan direksi dan komisaris PT Kabau Sirah Semen Padang (KKSP). 

“Pemprov Sumbar harus tahu, Semen Padang FC sudah habis Rp700 juta memperbaiki rumput yang rusak. Bahkan pada pertemuan manajemen dengan Wagub Sumbar, dijanjikan stadion hanya dipakai kompetisi liga 2 dan 3 dan liga resmi lainnya. Untuk terjaganya kualitas rumput dan fasilitas stadion. Tapi yang terjadi, disewakan untuk kegiatan lain,” kata Andre Rosiade dari Fraksi Partai Gerindra.

Andre Rosiade menyebut, pada laga kandang perdana melawan Persiraja Banda Aceh Jumat (16/9) lalu, kualitas rumput sudah mulai menurun dan rusak. Diduga karena digunakan oleh pihak-pihak lain. 

“Stadion sekarang malah disewakan untuk fun soccer atau kegiatan lainnya. Ini sangat mengecewakan,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini. 

Padahal, kata Andre Rosiade, untuk menjamu Persiraja saja manajemen sudah membayar Rp28 juga.

Rinciannya Rp10 juta untuk sewa dan Rp18 juuta untuk bayar pajak pada Dispenda. 

“Ini tentu tidak seperti yang dijanjikan Pemprov melalui Wagub dan Diaspora yang akan menjaga rumput tak ada. Diperbaiki Rp700 juta, sekarang kualitas rumput sudah rusak,” kata Andre. 

Andre menagih tanggung jawab Pemprov Sumbar untuk klub kebanggaan Sumbar ini. Yang laga kandangnya sangat dinantikan masyarakat. 

“Mana tanggung jawab Pemprov. Kalau Pemprov tak mampu mengelola, serahkan pengelolaan kepada Semen Padang. Biar Semen Padang yang merawat. Sehingga kualitas rumput terjaga. Kami tuntut tanggung jawab dan janji. Jangan sebatas janji tapi realisasi nol besar,” tegas Andre.

Senada, dirigen Spartacks, Finteo Miranda dalam akun facebooknya juga mengaku kecewa dengan apa yang dilakukan Pemprov Sumbar. 

“Sayang sekali. Komitmen hanya omong doang. Beberapa bulan lalu kita semua bersitegang untuk memperjuangkan GHAS agar bisa dipakai oleh SPFC atau tim profesional lainnya untuk membanggakan ranah Minang,” tulisnya. 

Dalam akun @teoslalufals itu Teo menulis, namun sayang komitmen hanya tinggal kenangan. 

“Apa yang dipikirkan pengelola GHAS? Tanggal 22 September 2022 ini SPFC kembali berlata. Anda bisa jamin kualitas rumput kembali membaik,” tulisnya lagi. 

Seperti diketahui, ada enam poin yang disepakati dalam pertemuan Pemprov Sumbar diwakili Audy Joinaldi dan manajemen Semen Padang FC pada 5 Agustus 2022 lalu di Indarung, yaitu:

1. Pemprov mendukung penuh Semen Padang FC berkandang di Stadion H. Agus Salim, Padang.

2. Mengenai biaya perawatan yang dikeluarkan oleh manajemen SPFC, semuanya akan dikompensasikan untuk thn 2023 setelah dilakukan pengkajian ulang mengenai biaya yang keluar. Untuk tahun ini tidak dapat dilakukan kompensasi.

3. Wagub akan berupaya mencari tambahan sponsorship untuk tim SPFC dan akan lebih memberikan perhatian kepada tim SPFC. Saat ini Wagub sudah melakukan Mapping calon-calon sponsor dan perantau potensial untuk tambahan sponsorship bersama BOC dan BOD KSSP. 

4. Stadion GHAS akan diperuntukkan pemakaiannya untuk SPFC ataupun liga resmi yang berjalan dan tidak akan dipergunakan untuk kegiatan2 fun football. Pemprov akan melakukan perawatan rutin

5. Manajemen SPFC siap bekerja serius untuk membawa SPFC kembali ke Liga 1. Manajemen siap dievaluasi jika tidak mencapai target tersebut.

6. Manajemen terbuka untuk rutin melakukan komunikasi intensif dengan suporter untuk membahas segala hal yang berhubungan untuk kemajuan tim SPFC. (*)

Liga Payakumbuh Ditabuh Di Lapangan Sepak Bola Kapten Tantawi, Riza Falepi: Selamat Bertanding
Sabtu, September 10, 2022

On Sabtu, September 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Riza Falepi menendang bola tanda dimulainya pertandingan sepak bola pembuka Liga Payakumbuh antara Porseba FC melawan Bintang Timur di lapangan sepak bola yang berada di Kawasan Batang Agam, Kelurahan Tanjuang Pauah, Sabtu (10/9) sore.

Sekaligus meresmikan nama lapangan sepak bola yang baru selesai dibangun itu dengan nama Lapangan Kapten Tantawi bersama anggota DPRD Alhudri, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Nofriwandi, Kepala Dinas Pendidikan Dasril, dan Ketua Askot PSSI Kota Payakumbuh Diki Engla Mardianto.

Riza mengatakan lapangan sepak bola di Kota Payakumbuh dulunya berada di lahan kantor wali kota saat ini, namanya Lapangan Kapten Tantawi. Meski lokasinya kini telah berubah, tapi indentitasnya tidak.

"Jalan di depannya yang berada di tepi Batang Agam ini bernama Jalan Poliko," kata Riza.

Riza yang masa jabatannya akan berakhir 2 minggu lagi itu berharap lapangan yang ada ini dapat terus dirawat dan diongkosi perawatannya melalui APBD.

"Kalau tidak dirawat, maka akan terbengkalai. Kita tentu ingin ini menjadi lapangan kebanggaan kita. Meski tak jadi wali kota lagi, Saya nanti mau ikut nyumbang buat merawatnya," kata Riza.

Riza teringat dulu ketika lapangan sepak bola yang sering disebut lapangan Poliko, Dia diingatkan oleh seseorang tokoh di Balai Jariang, namanya Pak Tahar, bahwa nama lapangan sepak bola itu adalah Lapangan Kapten Tantawi.

"Banyak orang belum kenal dengan Kapten Tantawi, Saya minta dinas terkait buatkan narasi tentang beliau agar selalu dikenang orang Payakumbuh," harapnya.

Riza berharap tim yang bertanding dalam Liga Payakumbuh ini dapat bermain dengan sportif dan memberikan tontonan yang menarik bagi masyarakat.

"Selamat bertanding dan berkompetisi," kata Riza.

Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Payakumbuh Diki Engla menerangkan pada Liga Payakumbuh tahun 2022 ini akan ada 17 tim sepak bola yang bertanding. Finalnya pada 17 Desember 2022 pada saat HUT Kota Payakunbub ke 52 tahun.

"Kita menyediakan tabanas, trofi, medali, dan piagam. Bahkan ada piala bergilir wali kota yang disediakan PSSI," terang Diki. (Hermiko)

GOR Tipe B Tanjung Pauh Resmi Diberi Nama GOR "Nan Ompek"
Rabu, September 07, 2022

On Rabu, September 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sejak diresmikan bulan Desember lalu yang juga bertepatan dengan HUT Kota Payakumbuh yang ke 51, akhirnya Gedung Olah Raga (GOR) tipe B Tanjung Pauh resmi diberi nama GOR "Nan Ompek".

Sebelum peresmian nama GOR tersebut, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, bersama Wakil Bupati Solok Selatan, Wakil Bupati Pasaman, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, Forkopimda Kota Payakumbuh, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh serta goweser Kota Payakumbuh melakukan gowes yang dimulai dari rumah dinas wali kota menuju kawasan wisata Batang Agam yang memanjakan mata dan finish di GOR tipe B Tanjuang Pauh.

Kenapa GOR tersebut dinamakan Nan Ompek?

Berdasarkan falsafah adat Minangkabau yang berpangkal dari nilai dasar adat Minangkabau yang empat, yaitu budi, akal, ulemu, mungkin dan patut.

Sebelum islam masuk, falsafah adat Minangkabau adalah adat basandi alua, rumah basandi batu. Dan setelah islam masuk, membawa ajaran syara' yang empat, yaitu hakekat, tarekat, ma'rifat dan syari'at. Dan setelah itu falsafah tersebut diganti dengan syara' mangato, adat mamakai.

Selain itu dalam adat juga dikenal istilah, adat nan ampek, kato nan ampek, hukum nan ampek, undang nan ampek serta nagari nan ampek.

Selain filosofi diatas, penamaan ini juga dianugerahi dari gelar Wali Kota Payakumbuh sebagai pemimpin daerah yang telah menggagas berdirinya GOR ini sebagai Datuak ka Ompek Suku. Dan secara geografis GOR ini berada di Kanagarian Koto Nan Ompek.

"Alhamdulillah, akhirnya GOR tipe B kita ini sudah diberi nama. Mudah-mudahan gedung ini bisa dimanfaat dan masyarakat kita juga semakin bugar dengan sarana olah raga ini," kata Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi saat peresmian nama GOR tipe B di Tanjung Pauh, Rabu (07/09) sore.

Dikesempatan itu juga Wako Riza Falepi juga melukan peletakan batu pertama pembangunan arena sepatu roda yang berlokasi disebelah GOR Nan Ompek.

"Semoga dengan fasilitas olah raga yang telah kita bangun bersama ini bisa melahirkan atlit-atlit yang terus mengharumkan nama Kota Payakumbuh," harapnya.

Setelah itu Riza Falepi bersama rombongan menuju lapangan sepak bola bertaraf nasional itu untuk bermain sepak bola mengikuti laga eksebisi antara tim Pemko Payakumbuh berhadapan dengan tim Pemprov Sumbar.

Tim Pemko Payakumbuh di komandoi oleh Wako Riza Falepi sedangkan kapten tim Pemprov Sumbar langsung diambil alih oleh Kadis Pariwisata Prov. Sumbar.

Sejak menit awal jual beli serangan terjadi antara Pemko Payakumbuh dan Pemprov Sumbar. Berkat kepiawaian Wako Riza Falepi mengocek sikulit bundar umpan terobosannya kepada Yudifo Yandri (madin) yang bekerja di Dinas Pertanian Kota Payakumbuh berbuah gol.

"Luar biasa Pak Wali ini, selain pintar membangun Kota Payakumbuh ternyata juga jago bermain sepak bola," kata komentator laga eksebisi yang diiringi tepuk tangan penonton.

Akhirnya menjelang laga berakhir tim Pemrov Sumbar berhasil menyamakan kedudukan. Dan pertandingan berakhir imbang sampai pluit tanda berakhir pertandingan ditiup oleh wasit. (Hermiko)

Andre Rosiade Minta PSSI Awasi Wasit Liga 2, Kalau Perlu Gunakan VAR
Rabu, September 07, 2022

On Rabu, September 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Penasihat tim Semen Padang FC Andre Rosiade meminta PSSI lebih mengawasi wasit yang bermain di Liga Indonesia — utamanya Liga 2. Karena diduga ada ketidakprofesionalan wasit dalam memimpin dua laga terakhir yang merugikan Kabau Sirah — julukan Semen Padang FC.

“Kami kecewa dengan kepemimpinan wasit pada dua laga Semen Padang melawan PSPS Riau dan sekarang Sriwijaya FC. Dua kali unggul, Semen Padang dirugikan dengan keputusan wasit yang memberikan penalti di akhir laga. Padahal, keduanya masih fifty-fifty dalam bentuk pelanggaran atau tidak. Layak atau tidak diberikan penalti,” kata anggota Komisi VI DPR RI usai laga di Stadion Jakabaring, kandang Sriwijaya FC pada Senin (5/9/2022) sore. 

Secara spesifik Andre Rosiade meminta Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule  lebih memperketat seleksi dan mengawasi para wasit yang memimpin laga. Semua elemen sepakbola di Indonesia harus bekerja sama mengawasi laga lebih baik lagi, agar tidak mengecewakan. 

“Kalau seperti ini tentu tidak ‘sehat’ laga yang disajikan. Setiap Semen Padang FC unggul, lawan diberikan penalti. Jangan sampai saat laga ketiga melawan Persiraja di Agus Salim Padang, ini terjadi lagi. Harus ada perubahan positif,” kata Andre Rosiade yang melihat permainan Semen Padang sangat bagus di babak pertama. 

Andre Rosiade bahkan meminta PSSI menerapkan teknologi VAR (video assistant referee) untuk semua tingkatan liga di Indonesia. Agar wasit tidak terlalu banyak membuat kesalahan, baik yang diduga disengaja atau tidak. 

“Bagaimana Timnas Indonesia akan unggul kalau liga masih seperti ini. Semua sudah capek-capek membangun tim, melakukan investasi, tapi wasit seenaknya saja seperti ini,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini. 

Seperti diketahui, Semen Padang FC gagal mendapatkan poin penuh saat berlaga di Palembang dan harus puas bermain imbang 2-2. Unggul 2-1, Semen Padang dirugikan pada injury time menit ke-94. Striker tuan rumah Guy Junior yang menunggu umpan tendangan bebas diklaim dijatuhkan dan terkena dorongan oleh Andika Kurniawan di kotak penalti. Wasit Very Permana pun meniup peluit dan gol penyeimbang yang mengecewakan terjadi dari kaki Guy Junior. Dari tayangan ulang terlihat, kalau sentuhan yang terjadi sangat sedikit.

Pada laga sebelumnya melawan PSPS Riau wasit juga memberikan hadiah penalti untuk PSPS Riau yang tertinggal satu gol. Hadiah penalti tidak tepat diberikan wasit Rihendra Purba untuk tuan rumah. Karena yang terlihat di tayangan ulang bukan pelanggaran yang patut dihadiahi penalti, sebab yang terjadi itu adalah clearance.

Pelatih Semen Padang FC, Delfiadri saat sesi press conference setelah pertandingan mengatakan, timnya sudah bermain dengan sangat baik sepanjang 2×45 menit. Namun, hasil yang didapat memang tidak sesuai dengan keinginan. 

“Kita kecewa lagi,” katanya.  Sebelumnya legenda Semen Padang ini juga mengecam penalti yang diberikan kepada PSPS Riau, sekarang untuk Sriwijaya FC. (*)