PILIHAN REDAKSI

Ekspor CPO kembali Dibuka, Andre Rosiade: Solusi Menyelamatkan Petani

BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membuka kembali ekspor sawit mentah (CPO) dan minyak goreng mulai Senin ...

Advertorial

Kasus Korupsi KONI Kota Padang, Abien Tegaskan Mahyeldi Ikut Terlibat
Sabtu, Mei 14, 2022

On Sabtu, Mei 14, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Mantan ketua KONI Kota Padang yang juga mantan bendahara Persatua Sepak Bola Padang (PSP), melalui pengacar yang mendampinginnya dengan tegas menyatakan kalau mantan walikota Padang , saat ini Gubernur Sumbar Mahyeldi terlibat dalam kasus korupsi KONI Kota Padang, saat ini menyebabkan Agus Suardi alias Abien, serta dua lainnya menjadi tersangka.

Pernyataan keterlibatan Mahyeldi tersebut disampaikan pengacara yang mendampingi Agus Suardi atau Abien melalui jumpa pers, di salah satu rumah makan, Sabtu (14/5/2022), siang.

Dalam keterangan yang dibacakan pengacara Abien, dengan jelas kalau anggaran untuk bantuan kepada PSP sebenarnya sudah ditolak Mendagri ketika konsultasi, namun untuk tetap didapatkan anggaran tersebut dititipkan pada anggaran KONI.

Legalitas pembayaran anggaran untuk PSP saat itu juga diperkuat dengan deposisi walikota Padang Mahyeldi, dengan bunyi setuju dibayarkan.

Menurut Abien, yang memperparah keadaan tidak adanya nomenklatur bantuan untuk PSP di KONI kota Padang, namun karena adanya setuju dibantu, dan uangnya dititip pada KONI kota Padang, maka Abien sebagai bendahara PSP  yang juga ketua KONI kota Padang tetap harus mencairkan, karena ada kata setuju dibantu dalam rekomedasi walikota pada Dinas pendapatan dan keuangan daerah.

"Bantuan tersebut ketika Mahyeldi menjabat walikota dan juga ketua PSP pada tahun 2015-2017, dan semua ditutup ke KONI Padang, agar tidak dipangkas Gubernur Sumbar, sesuai Permendagri," ulas Agus Suardi yang dibacakan Pengacaranya.

Pada kesempatan jumpa pers itu, tampak sekali-sekali pengacara Abien melakukan kordinasi dengannya, sambil menunjuk kertas yang dibacakan.

Tujuan Abien memberikan keterangan pers untuk melakukan justice kolaborasi, sehingga Mahyeldi yang saat ini sebagai gubernur Sumbar juga menjadi tersangka dalam kasus korupsi dana hibah tersebut.

Karena kasus yang menyeret Abien ketika menjadi ketua KONI kota Padang, menyebabkan ia juga dicopot dari jabatan ketua KONI Sumbar, dan ketua umum KONI Pusat menunjuk seorang Plt untuk menggantikan posisinya, sembari mempersiapkan Musprovlub untuk memilih pengganti Abien.

Keberanian Abien menyeret Mahyeldi untuk ikut bertanggung jawab dan menjadi tersangka, membuat terjadi kehebohan baik dikalangan olahraga maupun kalangan masyarakat lainnya, termasuk juga kalangan politik.

"Kami tetap melakukan justice kolaborasi, karena ini untuk keadilan, dan kesetaraan di depan hukum, kasus ini bisa terjadi karena ada rekomendasi dari walikota yang saat itu merupakan ketua PSP, jadi gak ada alasan untuk membantah, karena resikonya bisa saja anggaran lain akan terpangkas dan pembinaan atlet menjadi terbengkalai," tutup mereka sembari meminta ketegasan dalam penetapan tersangka terhadap Mahyeldi.

Laporan: Novrianto Ucoxs

LGBT Haram di Piala Dunia 2022, Al Nasari: Kami Tak akan Pindah Agama Demi Turnamen 28 hari
Selasa, Mei 10, 2022

On Selasa, Mei 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Keamanan Piala Dunia 2022, Abdullah Al Nasari mengharamkan bentuk kampanye dari kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dalam bentuk apapun, di Qatar.

Diketahui, Qatar merupakan salah satu negara di dunia yang menentang LGBT.

Al Nasari, menegaskan tidak akan toleransi apapun yang berkaitan dengan LGBT selama Piala Dunia 2022 berlangsung.

"Jika Anda ingin mengungkapkan pandangan Anda tentang LGBT, lakukanlah dalam masyarakat yang bisa menerima hal tersebut. Jangan datang dan menghina seluruh masyarakat (Qatar). Kami tidak akan pindah agama (hanya karena Piala Dunia) selama 28 hari," tegasnya, dikutip dari Sportsration.

Al Nasari, menjelaskan bagi siapapun yang membawa simbol terkait kelompok LGBT muncul di stadion yang menghelat Piala Dunia 2022, akan mendapatkan tindakan tegas dari pihak penyelenggara.

Menurutnya, hal ini merupakan tindakan pencegahan harus dilakukan akan dampak buruk yang berpotensi terjadi.

"Jika seorang penggemar mengibarkan bendera pelangi di stadion dan bendera itu diambil, itu bukan karena kami ingin menyinggungnya tetapi untuk melindunginya," jelasnya.

Sebab, Al Nasari, juga menerangkan potensi adanya kericuhan jika tindakan terhadap kampanye LGBT justru dilakukan oleh para penonton.

Sumber: Poskota

Dituduh Keroyok Anggota Brimob Polda Sumbar, Ini Jawaban Kiper PSIS Semarang
Selasa, Mei 10, 2022

On Selasa, Mei 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kiper PSIS Semarang, Jandia Eka Putra, membantah dirinya turut melakukan penganiayaan atau pemukulan terhadap seorang aparat Brimob Polda Sumbar, Briptu Fauzi Rizki Saputra, saat berada di objek wisata Pantai Pasir Jambak, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (8/5/2022).

Saat ini, kiper PSIS Semarang berusia 34 tahun itu masih berada di kampung halamannya di Padang. 

Ia dikabarkan turut menjalani pemeriksaan di Polresta Padang atas kasus dugaan pemukulan atau penganiayaan terhadap anggota Brimob Polda Sumbar itu.

Jandia membenarkan jika dirinya turut diperiksa atas kasus itu. Meski demikian, ia membantah jika dirinya dituding turut melakukan pemukulan terhadap aparat kepolisian yang tengah berlibur bersama keluarganya di Pantai Pasir Jambak itu.

Ia mengaku pemeriksaan atas dirinya saat ini adalah sebagai saksi. Ia dimintai keterangan sebagai saksi karena saat kejadian itu berusaha melerai pertikaian agar tidak terjadi pengeroyokan.

“Saya itu sekarang statusnya sebagai saksi, karena saya ikut memisahkan supaya tidak terjadi hal-hal pengeroyokan,” ujar Jandia melalui sambungan telepon, Senin malam.

Kendati demikian, Jandia mengaku jika ada saksi dari pihak korban yang menyebutkan jika dia turut melakukan pemukulan. Meski demikian, ia dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

“Saya menyatakan itu tidak terjadi [ikut melakukan pemukulan]. Saya cuma memisahkan antara korban [anggot Brimob Polda Sumbar] sama keluarga saya. Semua saksi di lapangan bicara jika saya tidak melakukan pemukulan, tapi dari [pihak] korban bicara ikut melaporkan saya turut memukul. Padahal, posisi saya dengan korban cukup jauh. Enggak mungkin tangan saya [jaraknya] sekitar 20 meter. Tidak mungkin saya memukul,” imbuh kiper PSIS Semarang sejak musim 2018 itu.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Jandia turut diperiksa aparat Polresta Padang atas dugaan kasus pemukulan atau penganiayaan terhadap anggota Brimob Polda Sumbar itu.

Peristiwa itu terjadi saat korban bersama keluarganya berwisata di Pantai Pasir Jambak. Di lokasi yang sama, Jandia bersama beberapa orang lainnya sedang bermain bola.

Kemudian, terjadi gesekan antara korban dengan kelompok Jandia akibat permainan bola itu. Hingga akhirnya, akibat perselisihan itu terjadi pengeroyokan atau pemukulan terhadap anggota Brimob.

Sumber: Solopos.com

Verry Mulyadi Cup 2022, Kinantam FC Keluar Sebagai Jawara
Kamis, April 28, 2022

On Kamis, April 28, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Tim sepakbola Kinantam FC berhasil menjadi jawara Verry Mulyadi Cup tahun 2022, setelah pada laga final yang dilangsungkan Rabu (27(4/2022) di Lapangan Cubadak Indarung, berhasil menakhlukkan IPRC FC dengan skor 3-1.

Gol kemenangan tim yang dimotori Erol FX Iba ini diciptakan Herman Jetar pada menit ke 10 dan menit ke 41 melalui titik penalti, serta Firdaus menit ke 31. Gol balasan IPRC FC dihasilkan Muspari menit ke 42.

Pertandingan berlangsung sengit pada babak pertama. Pasalnya kedua tim sama sama menerapkan taktik bermain menyerang. Hanya saja, di babak pertama ini Kinantan FC sedikit beruntung, setelah wasit memberikan hadiah penalti. Tak sia-sia, Herman Jetar mengeksekusi penalti dengan baik, sehingga dikonversi menjadi gol pada menit 10. Babak pertama Kinantan FC unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, motivasi permainan IPRC FC menurun, akibat menerima hukuman penalti di babak pertama. Sehingga pola permainan pun menjadi berantakan, dan membuat tim asal Indarung kebobolan dua gol oleh Kinantan FC melalui sepakan Firdaus menit 31 dan gol penalti Herman Jetar menit 41. IPRC pun hanya sanggup membalas di menit ke 42 melalui gol Muspari.

Skor akhir berubah 3-1 keunggulan Kinantan FC.

Salah seorang pemain Erol FX Iba, pemain Kinantan mengaku bersyukur dan bangga atas capaian juara I yang diraihnya. Ia pun mengaku menikmati jalannya pertandingan sejak awal hingga partai final. Karena, turnamen Ramadan Verry Mulyadi CUP ini diikuti para legenda sepakbola PSP dan Semen Padang FC.

Ketua Panitia Verry Mulyadi Cup, Jefri Antoni mengaku bersyukur penyelenggaraan turnamen dari 9 April hingga 27 April terlaksana dengan baik, tanpa ada permasalahan. Sebanyak 8 tim bertarung pada kompetisi ini, yang juga diikuti oleh Mantan Pemain Semen Padang dan PSP Padang.

"Juara I Kinantan FC mendapat tropi dan uang tunai Rp 5 juta, Juara 2 IPRC FC membawa pulang tropi Rp 3 juta. Tim Fair Play Persepal FC membawa pulang tropi dan uang Rp 1 juta. Serta top skor Herman Jetar dengan 10 gol membawa pulang uang Rp 500 ribu," ucapnya.

Verry Mulyadi yang merupakan sponsorship turnamen Ramadan Verry Mulyadi CUP mengucapkan selamat kepada Kinantan. Ia juga menyebut, pertandingan partai final ini adalah pertandingan para legenda sepakbola Sumatera Barat. Karena, banyak pemain bintang di dalam dua tim sepakbola ini.

“Kinantan FC ada Erol Iba, Syafril M, Herman Jetar dan Satria Feri. Sedangkan di IPRC FC ada Budi Kurnia, Delfi Adri, dan Hengki Ardiles. Mereka-mereka ini legenda sepakbola Ranah Minang. Sebagai sponsorship, saya bangga sekali dengan keterlibatan mereka pada turnamen ini,” katanya.

Turnamen Ramadan Verry Mulyadi FC ini sengaja digelar spesial bagi pelatih, pembina dan juga legenda sepakbola di Sumbar, dan sekaligus juga untuk meningkatkan silahturahmi antar pemain dan club sepakbola di Kota Padang di bulan suci Ramadan.

“Tournamen ini juga reward bagi senior sepakbola Sumatera Barat yang selama ini mereka mungkin fokus melakukan pembinaan kepada bibit-bibit sepakbola kita. Dan saya pun, juga berterima kasih kepada PT Semen Padang yang ikut menyukseskan turnamen Ramadan Verry Mulyadi CUP ini,” kata Verry.

Turnamen sepakbola ini, kata Verry melanjutkan, juga sejalan dengan Inpres No 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. “Melalui turnamen ini, saya pun juga berharap dapat menjadi motivasi bagi generasi muda sepakbola kita,” pungkasnya. (*)

Koja FC Juara Liga Silaturahmi Ramadan Novi Hendri Cup
Senin, April 25, 2022

On Senin, April 25, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pertandingan partai final antara tim  Koja FC melawan tim Grand Azizi FC, menutup Liga Silaturahmi Ramadan Novi Hendri Cup 2022, Ahad (24/4) di Lapangan Gunuang Sejati, Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur.

Turnamen yang berlangsung selama dua pekan dan diikuti delapan tim dari Padang Panjang, Batipuh dan X Koto ini secara resmi ditutup Wakil Wali Kota, Drs. Asrul.

Pada kesempatan tersebut, Wawako Asrul mengapresiasi panitia penyelenggara yang telah sukses menggelar event turnamen sepak bola ini. 

"Dengan turnamen sepak bola ini menandakan persepakbolaan tetap bangkit di Padang Panjang," ucapnya.

Dikatakannya, selain meningkatkan kebugaran, olahraga juga dapat dijadikan sebagai ajang silaturahmi antara pemain dan masyarakat. Karena menurutnya, warisan terbaik dalam sebuah pertandingan olahraga adalah kebersamaan. 

“Saya meyakini, olahraga itu media silaturahmi yang paling efektif dan paling baik. Selamat kepada pemenang,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD, Dr. Novi Hendri, S.E, M.Si yang juga pengagas turnamen ini menyampaikan  terima kasih kepada pihak yang telah yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen ini.

“Saya mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam turnamen ini dan bersyukur turnamen ini terlaksana dengan baik, sukses hingga penutupan. Terima kasih kepada panitia, sponsor dan tim yang ikut bertanding dalam turnamen ini  Mudah-mudahan kita bertemu di turnamen serupa dimasa yang akan datang," ujarnya.

Tim Koja FC dari Kota Padang Panjang berhasih menjadi juara dalam turnamen ini setelah dalam partai final menundukan Grand Azizi FC dengan skor akhir 2-1.

Dengan demikian berhak menerima, Piala Bergilir Wali Kota dan sejumlah hadiah lainnya.

Selain itu, peraih top skor dalam turnamen ini, Dedi Buana dari Rileks FC yang berhasil mencetak enam gol sepanjang turnamen ini.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Kepala Cabang Bank Nagari Padang Panjang Zulhendri, S.E, Sekretaris BKPSDM, Drs. Afrizal, M.Pd. 

Laporan: Andes

Plt Ketum KONI Sumbar Hamdanus: Kita Harus Berfikir Positif
Senin, April 18, 2022

On Senin, April 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Plt ketua umum KONI Sumbar Hamdanus bS.Fil.I, MSI, tegas mengatakan, Musprovlub merupakan salah satu tugas pokok yang harus dilaksankan, namun lebih dari itu, roda organisasi harus berjalan dengan baik, karena penanda tanganan NPHD dan Musprovlub itu hanya tugas khusus, sementara tugas rutin adalah membina olahraga dan menjalankan organisasi sesuai ketentuan berlaku.

Hal tersebut disampaikan Hamdanus ketika buka puasa bersama dengan pengurus KONI dan insan olahraga serta stakeholder lainnya, di gedung serba guna, Senin (18/4/2022).

Hamdanus juga meminta, agar semua pihak berfikir positif dalam menyikapi perkembangan yang ada, sehingga roda organisasi serta semua yang terlibat bisa merasakan nyaman, baik pengurus maupun staf di lingkungan lembaga ini.

"Kita memang diminta untuk melaksanakan musprovlub maksimal dalam waktu 4 bulan, maka kita tetap konsens dengan kegiatan rutin, sembari mempersiapkan semuanya, termasuk juga anggaran 2023 mendatang, sehingga siapapun yang akan terpilih menjadi ketua KONI kedepan sudah bisa berjalan, karena anggaran sudah tersedia," ulas Hamdanus.

Selain itu, Hamdanus juga memberi apresiasi pada staf KONI, meskipun belum menerima honor karena NPHD baru selesai, namun semuanya bekerja dengan senang hati.

Demikian juga dengan pengurus, meskipun anggaran belum bisa dicairkan, namun semua tetap berjalan sesuai dengan bidang masing-masing, termasuk dalam pembinaan olahraga.

Perlu diketahui, anggaran KONI Sumbar sekitar Rp.16 M lebih, baru saja masuk hari Senin (18/4/2022), sehingga belum banyak Sa dialokasikan pada bidang masing-masing, namun kegitan tetap berjalan tanpa ada kendala.

Pernyataan Hamdanus disambut hangat semua pengurus KONI yang hadir, karena dengan gerakan plt Ketum semua berjalan baik dan lancar.

"Apresiasi yang luar biasa buat plt Ketum KONI Hamdanus, karena tanpa banyak bicara semua bisa berjalan sesuai rencana dan program," tutur Erwin Pribadi salah seorang pengurus.

Ditambahkan rekannya Adek, plt Ketum KONI Sumbar tidak banyak ngomong di wag, namun realisasi amat membanggakan.

"Luar bias, itu kata yang cocok untuk plt Ketum, meski tidak banyak bicara, namun semua bisa berjalan baik dan optimal," tukuk Adek.(***)

Rektor Unand Bertemu Menpora, Laporkan Persiapan POMNAS 2022
Kamis, April 07, 2022

On Kamis, April 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Rektor Universitas Andalas Prof. Yuliandri bersama Rektor Universitas Negeri Padang dan LLDIKTI Wilayah 10 memberikan penghormatan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Zainudin Amali atas dukungan Menpora terhadap persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVII 2022 di Sumatera Barat. 

"POMNAS 2022 sendiri direncanakan dibuka langsungMenpora 11-19 November 2022, sekali lagi terima kasih pak Zainudin Amali atas supornya," ujar Rektor UNAND Ptof Yuliandri saat diterima Zainudin Amali di Kantor Menpora, Komplek Senayan, Jakarta, Rabu sore, 6/4-2022.

Rektor UNAND didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D, IPM, ASEAN Eng. dan Wakil Rektor 3 UNP Dr. Hendra Syarifuddin menyampaikan terima kasih kepada Menpora atas kesempatan pertemuan ini dan dukungan yang diberikan Menpora yang langsung akan meninjau dan memonitor kemajuan persiapan pelaksanaan POMNAS XVII 2022 di Sumatera Barat.

"Rencananya setelah Idul Fitri Menpora akan mengunjungi venue di perguruan tinggi di Sumatera Barat yang akan mempertandingkan 14 cabang olahraga (Cabor). UNAND akan menjadi penyelenggara cabang olahraga Bulu Tangkis dan Panjat Tebing di kampus UNAND Limau Manis,"ujar Prof Yuliandri. 

Rektor UNAND menyampaikan harapan semoga dukungan dan perhatian Menpora akan menambah spirit dan motivasi mahasiswa untuk merawat dan meningkatkan prestasi olahraganya.

"UNAND siap  mensukseskan pelaksanaan POMNAS XVII Tahun 2022 di Sumatera Barat," ujar Prof Yuliandri.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Minta Olahraga Sumbar Diurus Serius, Nanda Telambanua: Saya Sebenarnya Sudah Mulai Malas Melihat Fakta Saat Ini, Semua Dibawa Keranah Politik
Rabu, April 06, 2022

On Rabu, April 06, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Nanda Telambanua mantan juara dunia angkat berat asal Provinsi Sumatera Barat mengatakan, pihaknya mendesak stakeholder olahraga Sumbar, agar mempersiapkan diri sejak dini untuk melahirkan bibit generasi muda olahraga untuk mendulang medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Ia mengkhawatirkan dunia olahraga tidak menjadi perhatian serius dari kepengurusan olahraga, karena sudah hampir dijadikan bagi kekuasaan politik.

"Saya sebenarnya sudah mulai malas melihat fakta saat ini, semua dibawa keranah politik, kalau dapat mengurus olahraga pihak paham, mengerti dan peduli dunia olahraga," ujar Nanda Telambanua di Padang, Rabu, 6 April 2022.

Menurut Nanda Telambanua, pihaknya melihat kenyataan saat ini, tidak ada persiapan terukur dan sistematis dalam meraih hasil optimal prestasi dunia olahraga Sumbar di kancah PON tahun 2024.

"Saya melihat tidak ada perhatian serius kepada atlet akan berlaga. Salah satunya persiapan gizi, vitamin dan suplemen kepada atlet untuk jangka panjang. Bagaimana mungkin diharapkan hasil terbaik, jika tak disiapkan jauh- jauh hari," ujar Nanda Telambanua tercatat sebagai pemegang tujuh kali menjuarai kejuaraan dunia dan mencatatkan 10 rekor dunia.

Lanjut Nanda Telambanua akrab disapa bang Nanda ini, pihaknya mendorong kepada pihak melakukan pelatihan daerah secara terukur dari sekarang. Sekali tiga bulan dilakukan evaluasi dari prestasi atlet disiapkan, kalau tidak optimal dapat dilakukan evaluasi menyeluruh dan degradasi.

"Kalau ada evaluasi dari atlet disiapkan, maka didapatkan hasil jelas dan terukur. Saya ketika aktif jadi atlet, sekali tiga bulan dilakukan evalusi dari pihak Pelatnas. Saya mendapatkan hasil optimal dan angkatan saya selalu bertambah dengan hasil baik," ujar Nanda Telambanua sembari menambahkan pelatih juga harus melakukan kontrol serius dilapangan jangan hanya diatas kertas saja.

Dikatakan Nanda Telambanua, sebelum atlet mengikuti kejuaran tingkat Nasional baik itu Kejurnas, Pra- PON, Kejurwil dan sebagainya, maka atlet harus dipersiapkan secara matang.

"Jangan kalau udah mau dekat- dekat kejuaran semua pada sibuk serta tanpa persiapan optimal, maka mustahil meraih medali sebanyaknya di kejuaran PON, karena setahun saya Provinsi Sumatera Barat sangat disegani daerah lain, karena prestasi olahraga dapat mengangkat marwah dan harga diri Provinsi Sumatera Barat di tingkat Nasional dan Internasional, " ujar Nanda Telambanua.

Dijelaskan Nanda, pihaknya mengharapkan pengurus olahraga kedepan harus benar- benar mau mengurus olahraga di Sumbar, jangan    mau jadi pengurus saja tapi tidak mau mengurus olahraga secara baik dan benar.

"Saya hampir berniat menjual tempat latihan angkat berat saya di kawasan Limau Manis Kota Padang, saya sudah hampir jenuh melihat dunia olahraga Sumbar dijadikan ajang politik," ujar Nanda Telambanua sembari menambahkan ada seorang nama dijagokan dan mumpuni mengurus olahraga Sumbar kedepan anak muda dan energik dengan masih merahasikan namanya, tetapi memberikan kisi- kisi anak muda hobi main Jet ski sampai Kepulauan Mentawai. (Clinton)

Minta Timnas U-19 tak Usah Puasa, Shin Tae Yong Disebut Penista, Tak Jauh Beda dengan Ahok
Senin, April 04, 2022

On Senin, April 04, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Coach Shin Tae Yong meminta Timnas U-19 yang muslim agar tak menjalankan ibadah puasanya saat uji coba di Korea Selatan nanti.

Shin Tae Yong memahami bahwa saat training camp di Korea Selatan dalam momen bulan puasa Ramadan merupakan tantangan tersendiri bagi Timnas yang beragama Islam.

“Kami tahu bahwa ada bulan puasa, tapi karena kita training camp (TC) di luar negeri, kita koordinasi dan komunikasi dengan para pemain,” ujar Shin Tae Yong seperti ditulis CNN Indonesia, Minggu, 3 April 2022.

Akan tetapi, dia menyarankan para pemain yang hendak puasa agar tak menjalankannya saat pertandingan. Dan ia pun membolehkan anak didiknya berpuasa jika sudah rehat.

“Puasa itu dijalani saat istirahat dan tidak dijalani jika ada pertandingan atau uji coba,” ujar pelatih asal Korea Selatan itu.

Namun begitu, permintaan Shin Tae Yong kepada Timnas muslim mendapat ragam komentar dari warganet di Twitter.

Minta Timnas U-19 tak Usah Puasa, Shin Tae Yong Disebut Penista, Tak Jauh Beda dengan Ahok

Melihat unggahan berita dari CNN Indonesia itu, Shin Tae Yong disebut tidak jauh berbeda dengan Ahok yang pernah dipenjara karena kasus penistaan agama.

“11-12 sama Ahok penista [emoji tertawa]” ungkap @muhyadi007_. Membaca bercandaannya itu, rupanya dipertanyakan oleh warganet lain.

“Emang Ahok selama jd gub DKI nyuruh anak buah gk usah puasa?” balas @Julios781.

Warganet lain pun menanggapi sikap Shin Tae Yong, dibilangnya, tidak ada alasan untuk meninggalkan puasa kecuali uzur yang dapat dimaklumi.

“Ga ada alasan untuk meninggalkan Puasa wajib, kecuali udzur syar’i yg di maklumi oleh agama dan itupun wajib dibayar setelah nya,,,” sambung @Suhendar_Kendar.

“Tanya ke ustad apa hukumnya. Jika memang bisa ya udah, jika tidak bisa ya wajib puasa. Maklumin aja pak STY tdk paham agama Islam, fokus beliau ke uji coba,” saran @Lediah.

Seperti dalam jadwalnya seluruh uji coba akan digelar di Daegu, pada Selasa, 5 April nanti Timnas Indonesia U-19 akan melawan Kimcheon, dilanjut Rabu, 6 April laga dengan Pohang, dan besoknya menghadapi Daegu FC.

Kabar buruk pada uji coba pertama, tiga kali bertanding Timnas U-19 tak meraih kemenangan. 

Lihat saja saat tanding dengan Yeungnam University kalah 1-5, tak berkutik dengan Korea Selatan U19 0-7, dan kembali kalah 1-5 dengan Korea Selatan U19.

KONI Kota Payakumbuh Dilantik, Disaksikan Oleh Wali Kota Riza Falepi
Minggu, Maret 20, 2022

On Minggu, Maret 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wali kota Riza Falepi menyaksikan pengukuhan dan pelantikan 37 orang pengurus Komite Olahraga Nasinal Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh periode 2022-2026 di Aula Ngalau Indah, Kantor Wali Kota Payakumbuh, Jumat (18/3).

Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Unsur Forkopimda, Kabid Pemuda dan Olah Raga Disparpora Delni Putra, Pengurus KONI Sumatera Barat, dan tamu undangan.

Adapun pengurus KONI yang SKnya dibacakan oleh Wakil Sekretaris Umum KONI Sumbar Syafrizal Bakhtiar adalah Ketua Umum Yengki Otrio bersama Wakil Ketua Umum 1 Trivenindra, Wakil Ketua Umum II Bambang Safari, serta Wakil Ketua Umum ll Chairul Mufti.

Kemudian ada Sekretaris Umum Antonius Budiarto, Wakil Sekretaris Umum Fauzul Azim, Wakil Sekretaris Umum Il Jeffri Ricardo Magno, dan Wakil Sekretaris Umum lll Delsi Ekawati.

Lalu Bendahara Umum Sisca Damayanti, Wakil Bendahara Umum I Wahyu, dan Wakil Bendahara Umum II Rizky Dwi Putra.

Untuk Bidang Organisasi dengan Ketua Rezi Ade Ridwan dan Anggota Mhd Erdi Sahida, Altoyo, Doni Mirza, Defrialdi Mustaqim, serta Yaumil Qadri.

Bidang Pembinaan Prestasi dengan Ketua Aswandi, dan Anggota Syaflimol Soni, Mardianis, Arif, Rio Irawan, serta Nawazir

Bidang Rencana Anggaran dengan Ketua Muhammad Ikhsan dan Anggota Prahiary Tanal Firdaus, serta Ridho Musta.

Bidang Hukum dengan Ketua Faris Alfarisi dan Anggota Fitri Yeni, Bidang Media dan Pengolahan Data dengan Ketua Yudhi Andrianto dan Anggota Widiat B Artha, Rino Candra, serta Ridho Muldi Putra.

Bidang Audit Internal dengan Ketua Hidayatul Israr serta Anggota M. Junaidi dan Azwardi.

Staff Ahli diisi oleh Mantan Ketua KONI Periode sebelumnya Yusra Maiza bersama Ostimardi.

Ketua KONI Kota Payakumbuh Yengki Otrio dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Riza Falepi yang begitu semangat membangun dan membenahi sarana olahraga di Kota Payakumbuh. Ada Gor Type B, Lapangan Olahraga Terbuka Payakumbuh Bugar, lapangan sepak bola, arena skateboard, arena panahan, kawasan fitnes, dan rencananya bakal dibangun juga GOR bela diri yang tak banyak daerah memilikinya.

"Terima kasih kepada wali kota atas pembangunan sarana olahraga yang bagus dan representatif. Dengan begitu kita bisa memiliki opsi pertandingan lebih banyak, latihan nyaman, iven akan mudah diselenggarakan," kata Yengki.

Yengki menambahkan pada tahun ini adalah jadwalnya Kejurda Provinsi Sumbar, beberapa pertandingan cabor diadakan di Kota Payakumbuh, salahsatunya yang sudah sukses adalah renang, dan akan menyusul pencak silat dan cabor lainnya.

"Kota kita ini memiliki akses yang begitu mudah, harga penginapan dan makanannya terjangkau, Kota Payakumbuh adalah pilihan terbaik untuk kegiatan olahraga," kata Yengki.

Terakhir Yengki menyampaikan kenapa KONI kali ini sepakat dengan slogan "Indak Maangok Kalua Badan", karena KONI Kota Payakumbuh ingin berdaya, menghimpun potensi, berjuang mendapat hasil tertinggi, artinya tidak akan membeli kemenangan dan membayar kekalahan.

"Kita punya anak-anak usia dini yang sudah menjadi atlet nasional dari cabang renang, kita juga punya 5 atlet PON yang memperkuat Sumbar di PON XX Papua, bahkan ada juga atlet yang sedang mengikuti kejuaraan dunia dan juara di bidang aerosport paralayang. Satu niat kita memajukan olahraga di Kota Payakumbuh, mohon doa dan dukungan agar kami bisa membawa perubahan untuk kejayaan Kota Payakumbuh," tegas pria yang akrab disapa Pak Ustaz oleh anak-anak muda itu.

Sementara itu, Plt. Ketua Umum KONI Provinsi Sumbar Hamdanus menyampaikan Kota Payakumbuh ada waktu yang masih cukup panjang untuk menyiapkan atlet, karena tentu nanti capaian yang diraih pada Porprov 2023 sangat tergantung dari apa yang disiapkan hari ini dan kedepannya.

"Semakin bermakna pengukuhan pengurus hari ini, tak ada alasan cabor dan atlet dimana olahraga tidak termanage karena organisasi tidak stabil akibat dinamika yang tak terarah. Hari ini ketua KONI sudah tampil dan berpidato memberi semangat bahwa KONI siap mengawal proses persiapan untuk sukses pada Porprov," ujarnya.

Wali Kota Riza Falepi mengatakan potensi sumber daya manusia di Kota Payakumbuh sangat luar biasa, makanya dari dulu Riza punya mimpi agar Kota Payakumbuh bisa mencetak atlet tak hanya juara PON saja, tapi minimal ASEAN Games, kalau bisa Olimpiade.

"Segala sesuatu bisa dimulai, seiring berjalannya waktu itu semua insyaallah bisa kita raih," kata Riza.

Riza juga bercerita awalnya menjadi wali kota saat periode 2012-2017, program visi-misinya tidak terlalu fokus ke atlet olahraga. Riza mengaku baru sadar disaar dia ditemui dan ditanya oleh atlet yang membawa medali kalau mereka ingin dibuatkan tempat latihan untuk berolahraga.

"Pada periode kedua baru saya serius kepada olahraga, kita ambil kebijakan untuk memprioritaskan bangun sarana olahraga. Resikonya terpaksa dikurangi anggaran lainnya agar bisa membangun ini dari awal," kata Riza.

Riza juga menyebut, setelah sukses membangun beberapa sarana dan prasarana olahraga, kedepan akan ada lapangan sepatu roda, trek lari 100 meter cepat, GOR bela diri, serta rencananya lapangan atletik.

"Kita harus punya sumber daya manusia yang siap dan ini membutuhkan sebuah cara yang apik, karena beberapa masalah yang biasa dihadapi seperti lapangan olahraga yang harus dirawat dengan baik dan rapi, peralatan olahraga yang dipegang oleh cabor seperti pistol, parasut, dan peralatan yang harganya mahal harus dirawat. Kalau kita bisa membuat sistem yang terinventarisir dengan baik, maka bukan tak mungkin kita bisa menjadi contoh terbaik nasional," kata Riza.

Terakhir, Riza menjelaskan di sisi lainnya memang ada persoalan lain, yakni di dalam tubuh organisasi KONI ada beragam individu yang punya pola kerja berbeda. Riza mengajak pengurus KONI yang baru saja dilantik untuk bangun kebersamaan, lupakan batas sekat yang ada. 

"Kota kita masih bisa terus berprestasi karena kita bermimpi besar, tak apa-apa kota kita tak juara saat Porprov, tapi atlet kita bisa ikut Olimpiade," harapnya.

Riza juga mengajak KONI agar bisa menggandeng sponsor untuk kegiatan olahraga atau club karena saat ini sudah ada aturan dimana APBD dilarang untuk mensupport club-club olahraga.

"Mari kita berfikir, keluarkan ide terbaik memajukan olahraga, Saya sebagai wali kota yang tak lama lagi berakhir masa jabatan ingin memastikan bagaimana Kota Payakumbuh punya sarana yang cukup untuk olahraga," pungkasnya.

Saat pelantikan itu juga disaksikan penampilan dari trio atlet karate putri di bawah binaan pelatih Yantos. Yakni Salma Winersa, Aina Ilzahra, dan Sarah Qonita Watra yang memainkan Kata Kankhuso. Mereka adalah atlet berprestasi yang sukses meraih juara pada ajang Sumbar dan Nasional.

Ada juga penampilan atraksi silat tradisi dari Perguruan Minang Sakti asal Koto Panjang Padang dengan 7 orang penampil seperti Muhammad Faruqi, Ramadhan, Elfida Rosa, Farhan Rian Dani, Ismail, Muhammad Ridwan, Ahmad Afif Habiburrahman, dan Azkyah Nazifah didampingi pelatih Betharia Andriani.

Usai pengukuhan Pengurus KONI Kota Payakumbuh Periode 2022-2026, Wali Kota Riza Falepi dan Ketua KONI Yengki Otrio juga memberikan penghargaan kepada 7 atllit dan pelatih yang memperkuat provinsi dumbar dalam PON XX di Papua.

Mereka adalah Pelatih Kempo Saidina Irawan dan Pelatih Paralayang Dodo Koerdi. Sementara itu 5 atlet adalah Suci Kurnia Dewi (28 tahun) cabang Kempo Kelas Randori Putri 55 kg, kemudian Fadila Rahmi (22 tahun) cabang Karate Kelas Kumite +68 kg putri, serta Iqlimatul Aini (22) cabang Karate Kelas kumite -61 kg putri, lalu dua atlet Paralayang Abdurrahman Hidayat (16) dan Febri Yulito (26). (Hermiko)