Headline

Opini

PADANG

Sports

Sports

Mengulik Perjalanan Terjal Apriyani Rahayu, dari Konawe ke Jakarta lalu ke Tokyo, Jepang
Selasa, Agustus 03, 2021

On Selasa, Agustus 03, 2021

Mengulik Perjalanan Terjal Apriyani Rahayu, dari Konawe ke Jakarta lalu ke Tokyo, Jepang
BENTENGSUMBAR.COM - Apriyani Rahayu masih belum bisa percaya. Air mata dan keringat masih terasa basah di wajahnya. Dia baru saja memenangkan juara satu ganda putri bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020, membawa pulang medali emas dalam debutnya di Olimpiade.


Bersama Greysia Polii, perempuan berusia 23 tahun itu berhasil mengandaskan perlawanan Chen Qingchen/Jia Yifan, di final ganda putri pada Senin, 2 Agustus 2021. Greysia/Apriyani berhasil menang atas Chen Qinchen/Jia Yifan, dalam dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-15.


Usai pertandingan, Apriyani berujar bahwa dia belum sepenuhnya percaya dengan pencapaiannya. Perasaannya campur aduk. 


Selama bermain, dia dan Greysia mengaku hanya fokus untuk memenangkan poin demi poin. Tak terlintas dalam benak mereka akan berhasil meraih medali emas.


Hal tersebut tak luput dari perhatian Raja Sapta Oktohari, Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia. Okto melihat bahwa Greysia/Apriyani bermain tanpa beban sama sekali, selalu tersenyum terlebih dulu, hingga menjuluki mereka the smiling warrior.


Okto melanjutkan bahwa sejak awal permainan pasangan ini sudah terlihat dominan. Menurut dia, kerja sama semua tim yang terlibat telah mengantarkan Greysia/Apriyani ke gerbang kemenangan, meskipun mereka sebenarnya tidak diunggulkan. Okto yakin selalu ada keajaiban di setiap penyelenggaraan Olimpiade.


Sebelumnya, banyak orang ragu Greysia/Apriyani bisa membawa pulang medali emas dalam Olimpiade. Selama perjalanan karier keatletan mereka tak pernah satu kali pun menang ketika melawan peringkat satu dunia. 


Dalam 8 kali pertemuan terakhir dengan ganda putri terbaik asal Jepang, Sayaka Hirota/Yuki Fukushima, mereka selalu kalah.


Namun kali ini, mereka telah membuktikan bahwa kerja keras terbayar tuntas. Dedikasi dan komitmen mereka sebagai pebulu tangkis patut diacungi jempol.


Apriyani pun terlihat begitu terharu ketika berhasil menggenggam medali emas. Perempuan asal Konawe, Sulawesi Selatan itu berkata bahwa kemenangan tersebut dipersembahkan untuk ibu dan kakaknya yang telah tiada.


Dia memang telah ditinggal oleh ibunya pada 2015. Di saat terakhir sang ibu, Apriyani tak sempat menemaninya karena sedang berlaga di Kejuaraan Dunia Junior di Lima, Peru.


Berawal dari Rakit Usang


Sosok ibu bagi Apriyani tak pernah tergantikan. Dari ibunya lah mengalir darah seorang pebulu tangkis. Dulu, ibunya kerap bertanding di kompetisi tingkat provinsi. Apriyani kecil pun selalu ditemani sang ibu setiap bertanding. 


Menurut ayahnya, Amiruddin, putrinya sering bermain bulu tangkis menggunakan raket milik almarhum ibunya. Darah pebulu tangkis memang mengalir deras. Bahkan sang ayah berkata bahwa putrinya lebih dulu bisa bermain bulu tangkis ketimbang berbicara.


Kecintaan Apriyani kepada bulu tangkis sudah muncul sejak usia tiga tahun. Lalu pada usia 7 tahun, dia sudah mengikuti kejuaraan bulu tangkis tingkat kecamatan.


Keterbatasan ekonomi juga tak membatasi mimpi Apriyani. Dia getol berlatih di pekarangan belakang rumahnya, yang disulap oleh sang ayah sebagai arena berlatih.


Anak bungsu dari empat bersaudara itu terus mengasah kemampuan hingga dia disertakan dalam kejuaraan daerah. Ia sudah pernah mengikuti kejuaraan hingga tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Dari situlah bakat Apriyani mulai tercium.


Pada tahun 2011, Apriyani Rahayu ke Jakarta dan dibawa ke PB Pelita milik Icuk Sugiarto di kawasan Kosambi, Jakarta Barat. Lalu sejak 2014 hingga 2016, Apriyani Rahayu mendapat kesempatan mewakili Indonesia di berbagai ajang Kejuaraan Dunia Junior.


Pada 2017, Apriyani mulai berlatih di Pelatihan Nasional (Pelatnas) Cipayung, Jakarta. Sejak saat itu Apriyani pun bermain di level senior dan diduetkan dengan Greysia Polii. 


Awalnya, Greysia sudah berniat pensiun pada 2017, setelah Olimpiade Rio 2016. Apalagi, pasangannya saat itu, yakni Nitya Krishinda Maheswari, tengah mengalami cedera. 


Namun takdir berkata lain. Greysia akhirnya tak jadi gantung raket usai sang pelatih memintanya menjadi duet Apriyani Rahayu. 


Dia diminta untuk membuat semakin berkembang hingga akhirnya mereka menuai berbagai prestasi. Puncaknya, pasangan ini kini berhasil meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.


Sebelum itu, Apriyani pernah mendapatkan medali perunggu pada Kejuaraan Dunia tahun 2015, 2018, 2019, juga Piala Sudirman tahun 2019. Pada laga Asian Games 2018 dia mengantongi medali perunggu untuk ganda putri dan beregu. 


Sedangkan pada SEA Games 2019 dia meraih medali emas untuk ganda putri dan medali perunggu untuk beregu di tahun 2019. Sementara di Kejuaraan Tim Asia 2018 dia meraih perunggu.


Laporan: Mela

Salut, Emas Pertama dari 2 Perempuan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2022
Selasa, Agustus 03, 2021

On Selasa, Agustus 03, 2021

Salut, Emas Pertama dari 2 Perempuan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2022
BENTENGSUMBAR.COM - Indonesia patut berbangga telah menjadi salah satu negara yang berhasil mendapatkan emas dalam cabang olahraga bulutangkis.


Torehan emas itu diperoleh oleh ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu setelah menumbangkan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dua gim langsung 21-19 dan 21-15. Pasangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menang 2 set sekaligus dan mengukuhkan sebagai peraih emas dalam Olimpiade Tokyo 2020. 


Partai final yang disiarkan langsung di televisi swasta ini, membuat sebagian masyarakat cemas. Pasalnya, atlet terbaik badminton Indonesia sudah banyak yang pulang tanpa medali.


Namun, harapan itu muncul setelah Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menang dan meraih emas dalam cabang olahraga bulutangkis.


Pertandingan berjalan sangat sengit bahkan pada set pertama pasangan Chen/Yi Fan mampu meraih poin terlebih dahulu. 


Catatan manis itu membuat pasangan putri Indonesia ini menorehkan sejumlah rekor baru.


Dilansir dari berbagai sumber, pasangan ini menjadi ganda putri pertama Indonesia yang berhasil lolos ke babak final Olimpiade.


Sebelumnya, Greysia/Apriyani menciptakan sejarah baru sebagai ganda putri pertama Indonesia yang lolos ke semifinal Olimpiade.


Hal itu terjadi lantaran sejak digelar pertama kali Olimpiade Atlanta 1992, belum ada ganda putri Indonesia yang mampu melewati babak perempat final.


Tak hanya itu, pasangan Greysia/Apriyani menjadi ganda putri pertama Indonesia yang mampu merebut medali di Olimpiade.


Melihat dari sejarah, ganda putri Indonesia harus gagal pada partai perempat final sejak Olimpiade Atlanta 1992.


Selanjutnya, pasangan ganda putri Indonesia itu. Memiliki usia tertua dan termuda saat meraih emas. 


Perlu diketahui, Greysia Polii menyentuh umur 33 tahun 356 hari menjadi peraih medali emas tertua di ganda putri badminton Olimpiade.


Dan Apriyani Rahayu turut menjadi atlet termuda peraih emas di ganda putri Badminton dengan umur 23 tahun 3 bulan.


Apresiasi setinggi-tingginya


Torehan emas Olimpiade Tokyo 2020 menjadi sejarah bangsa Indonesia. Pasangan Greysia/Apriyani membuktikan bahwa bulutangkis Indonesia masih mendominasi di tingkat internasional.


Atas kemenangan Greysia/Apriyani beragam apresiasi ditunjukkan oleh pemerintah dan masyarakat. Salah satunya Presiden RI, Joko Widodo. 


"Penantian emas itu berakhir sudah siang ini. Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil menyabet medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dalam pertandingan yang alot dan mendebarkan," tulis Presiden Jokowi via Instagram.


Tak lupa Jokowi mengucapkan terima kasih kepada pasangan tersebut.


"Kemenangan ini menjadi kado ulang tahun kemerdekaan Indonesia, dua pekan lagi. Selamat dan terima kasih Greysia/Apriyani!" Tulis Jokowi. 


Selain itu, penyanyi bersuara merdu Raisa juga memberikan selamat atas kemenangan Greysia/Apriyani. 


“Women. History makers. Heroes. Olympic Gold Medalist. Congratulations Greysia/Apriyani dadaku sesek saking bangganya dengar lagu Indonesia Raya berkumandang tadi. Proud,” tulis Raisa dalam Instagram. 


Kebanggan juga menyelimuti Ketua DPR RI Puan Maharani, ia mengucapkan “Selamat kepada @greyspolii dan @r.apriyanig yang telah memberikan medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 melalui cabang olahraga Bulu Tangkis Ganda Putri,” pada akun Instagram miliknya. 


Puan juga berterima kasih atas kerja keras dari pasangan tersebut. “Terima kasih telah berjuang sekuat tenaga dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Terima kasih telah menjadi sosok perempuan tangguh yang mengukir sejarah khususnya pada olahraga Bulu Tangkis dan medali ini sebagai kado ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, kami bangga!,” tulis Puan. 


Sebelumnya, Indonesia sudah beberapa kali menorehkan emas cabor bulutangkis sejak 1994 di Barcelona. Kala itu Susy Susanti dan Alan Budikusuma menyumbang emas lewat nomor tunggal putri dan tunggal putra. Pada Atlanta 1996, medali emas diraih ganda putra Ricky Subagja/Rexy Mainaky.


Pada Olimpiade di Sydney, ganda putra kembali meraih emas, kali ini giliran Candra Wijaya/Tony Gunawan. Di Athena 2004, Taufik Hidayat memperpanjang sejarah emas tersebut.


Markis Kido/Hendra Setiawan selanjutnya sukses meraih emas di Olimpiade Beijing 2008. Sedangkan di Rio de Janeiro 2016, tradisi emas dipertahankan Owi/Butet, menebus kekalahan di London 2012.


Laporan: Mela

Lionel Messi Makin Gila di Copa America 2021, Cristiano Ronaldo Justru Keok di Piala Eropa 2020
Senin, Juli 05, 2021

On Senin, Juli 05, 2021

Lionel Messi Makin Gila di Copa America 2021, Cristiano Ronaldo Justru Keok di Piala Eropa 2020
BENTENGSUMBAR.COM - Lionel Messi makin menggila di Copa America 2021. Di saat bersamaan sang rival abadi, Cristiano Ronaldo, justru sudah keok dan tak bisa membawa Portugal Berjaya di Piala Eropa 2020.


Terbaru, La Pulga -julukan Lionel Messi– mencetak satu gol dan dua assist saat Argentina menang 3-0 atas Ekuador di perempatfinal Copa America 2021, Minggu, 4 Juli 2021 pagi WIB. Gol yang dibuat Lionel Messi masuk kategori sensasional.


Saat itu, Lionel Messi mencetak gol via tendangan bebas, yang notabene salah satu keahliannya. Berkat tambahan satu gol, Lionel Messi makin kedinginan di posisi teratas pencetak gol terbanyak sementara Copa America 2021 dengan empat gol.


Lionel Messi unggul dua bola dari posisi dua pencetak gol terbanyak yang ditempati 10 nama berbeda, termasuk Neymar Jr (Brasil) dan Edinson Cavani (Uruguay). Satu lagi, berkat aksi ini, Lionel Messi membawa Argentina lolos ke semifinal Copa America 2021.


Dalam semifinal yang berlangsung pada Rabu 7 Juli 2021 pagi WIB, Argentina akan menantang Kolombia. Kemenangan praktis dibidik Lionel Messi dan kawan-kawan demi memperbesar peluang menjadi kampiun Copa America 2021, atau trofi pertama Lionel Messi di level tim nasional senior.


Bagaimana dengan Cristiano Ronaldo? Langkah Cristiano Ronaldo dan Tim Nasional Portugal terhenti di 16 besar Piala Eropa 2020.


Meski tampil dominan, Portugal ditumbangkan Belgia dengan skor 0-1 di babak 16 besar Piala Eropa 2020. Benar, Cristiano Ronaldo masih bisa menepuk dada dengan tercatat sebagai top skor sementara Piala Eropa 2020 dengan koleksi lima gol.


Namun, Cristiano Ronaldo tidak sendirian. Sebab, ia bersanding dengan nama lain yakni Patrik Schick (Republik Ceko). Pemain-pemain lain seperti Harry Kane (Inggris) juga berpeluang mengejar perolehan gol Cristiano Ronaldo.


Jadi untuk sementara, catatan Lionel Messi masih lebih baik ketimbang Cristiano Ronaldo. Bahkan jika Argentina juara Copa America 2021, Lionel Messi berpeluang memenangkan trofi Ballon dOr 2021. Jadi bagaimana Lionel Messi, sanggup merealisasikannya?


Source: Okezone

Lechia Gdansk Resmi Lepas Egy Maulana Vikri
Kamis, Juli 01, 2021

On Kamis, Juli 01, 2021

Lechia Gdansk Resmi Lepas Egy Maulana Vikri
BENTENGSUMBAR.COM - Egy Maulana Vikri resmi berpisah dengan Lechia Gdansk setelah kontraknya tak diperpanjang oleh tim kasta teratas Liga Polandia tersebut. Bergabung sejak Maret 2018, kontrak Egy selama tiga musim bersama Lechia Gdansk berakhir hari ini.


Kabar ini diketahui lewat unggahan yang dibagikan Egy di akun Instagram pribadinya, @egymaulanavikri, pada Rabu, 30 Juni 2021 malam WIB.


Pada unggahan tersebut, pemain kelahiran Medan 7 Juli 2000 itu menyampaikan ucapan terima kasih untuk pelatih dan semua orang yang terlibat mengembangkan kariernya di klub.


"Pelatih, tim ofisial, rekan-rekan dan seluruh pendukung (Lechia Gdansk) saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk momen luar biasa selama tiga tahun ini," tulis Egy pada keterangan foto unggahannya.


"Saya berharap yang terbaik kalian semua dan semoga bisa menjadi juara musim ini," tutup Egy pada unggahan tersebut.


Sebelumnya, pihak Lechia Gdansk juga telah memberikan pernyataan terkait perpisahan mereka dengan Egy Maulana Vikri.


Lewat laman resmi tim, Lechia Gdansk memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Egy Maulana Vikri yang memang berakhir pada 30 Juni 2021.


"Kami ingin menginformasikan bahwa Egy Maulana Vikri tidak akan mewakili Lechia Gdansk di musim mendatang," tulis pernyataan resmi Lechia Gdansk.


"Kontrak dengan pemain yang berakhir pada 30 Juni 2021, tidak akan diperpanjang. Egy, terima kasih telah mewakili Lechia Gdansk," tulis pernyataan resmi Lechia Gdansk.


Source: Okezone

Lawan Prancis, Tujuan Timnas Portugal Cuma Satu: Menang!
Kamis, Juni 24, 2021

On Kamis, Juni 24, 2021

BENTENGSUMBAR.COM – Gelandang Tim Nasional (Timnas) Portugal, Joao Moutinho, menegaskan nasib Selecao das Quinas -julukan Timnas Portugal- di Piala Eropa 2020 ada di tangan mereka sendiri.

Oleh sebab itu, Timnas Portugal mengincar kemenangan atas Prancis pada matchday pamungkas Grup F Piala Eropa 2020.

Timnas Portugal akan melawan Prancis di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Kamis 24 Juni 2021, dini hari WIB. Portugal butuh kemenangan untuk memuluskan langkah mereka ke babak 16 besar.

Sekadar informasi, Portugal kini menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup F dengan koleksi 3 poin. Portugal ada di bawah Prancis (empat poin) dan Jerman (tiga poin), tetapi ada di atas Hungaria (satu poin).

Portugal seharusnya berada di posisi lebih baik jika bisa menyapu bersih dua pertandingan Grup F sebelumnya dengan kemenangan. 

Sayangnya, juara bertahan kalah telak 2-4 dari Jerman setelah menang besar 3-0 atas Hungaria.

Sementara itu, Hasil imbang atau kalah, dengan selisih tidak lebih dari dua gol, sudah cukup untuk meloloskan Portugal. Akan tetapi, Selecao das Quinas tentu ingin mengalahkan Prancis demi finis di posisi terbaik.

“Ini hipotetis apakah kami finis pertama, kedua atau ketiga. Fokus kami adalah pada kemenangan,” kata Moutinho, dikutip dari Sportsmole, Rabu, 23 Juni 2021.

“Kami memiliki nasib kami di tangan kami sendiri. Jalan kami terlihat dan kami tahu apa yang harus kami lakukan,” tuturnya.

Sulit menebak pemenang dari pertandingan Timnas Portugal kontra Prancis. Sebab, kedua tim sama-sama memiliki kualitas mumpuni.

Prancis memiliki sederet pemain bintang, seperti Paul Pogba, Antoine Griezmann, Kylian Mbappe, dan Karim Benzema. 

Timnas Portugal pun diperkuat para pemain papan atas dunia, seperti Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, dan Ruben Dias.

Alhasil, pertandingan diprediksi akan berjalan sengit sejak menit pertama.

Pemenang pertandingan ini adalah tim yang bisa memanfaatkan peluang dan kesalahan dari lawan.

Source: Okezone

Pangdam I/BB: Olahraga Ampuh Tingkatkan Imunitas
Rabu, Juni 23, 2021

On Rabu, Juni 23, 2021

Pangdam I/BB: Olahraga Ampuh Tingkatkan Imunitas
BENTENGSUMBAR.COM -  Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, dan sejumlah Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Kodam I/BB melaksanakan eksebisi olahraga tenis dalam rangka HUT ke-71 Kodam I/BB tahun 2021.


Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Tenis Kompleks Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Senin, 21 Juni 2021.


Pangdam I/BB menyampaikan bahwa tujuan pertandingan olahraga tenis ini disamping untuk menjaga imunitas tubuh di tengah Pandemi Covid-19.


Selain itu, juga untuk memelihara kekompakan dan kebersamaan sebagai dasar menuju kesuksesan.


Kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus wujud ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-71 Kodam I/BB tahun 2021.

 

Pertandingan eksebisi tenis para Pamen Kodam I/BB ini berlangsung meriah dan sukses.


Kegiatan tersebut tetap menjalankan disiplin Protokol Kesehatan secara ketat.


(vajatu)

Unggah Posting-an di Instagram, Christian Eriksen Pastikan Kondisinya Telah Membaik
Rabu, Juni 16, 2021

On Rabu, Juni 16, 2021

Unggah Posting-an di Instagram, Christian Eriksen Pastikan Kondisinya Telah Membaik
BENTENGSUMBAR.COM - Gelandang Tim Nasional (Timnas) Denmark, Crhistian Eriksen, mengunggah sebuah posting-an pada akun Instagram pribadinya pada hari ini, Selasa, 15 Juni 2021. Hal tersebut dilukan oleh Eriksen guna mengungkapkan kondisi terkini usai mengalami kolaps beberapa hari lalu.


Sebagaimana diketahui, Eriksen mengalami hilang kesadaran atau kolaps kala tampil bersama Timnas Denmark kontra Finlandia pada matchday perdana Grup B Piala Eropa 2020, pada Sabtu 12 Juni 2021. Dalam insiden itu, Eriksen sendiri langsung mendapatkan perawatan khusus dan pertandingan harus dihentikan sejenak untuk sementara waktu.


Beruntungnya, nyawa Eriksen berhasil tertolong. Saat ia dibawa keluar lapangan menuju rumah sakit, pemain berusia 29 tahun itu terlihat sadar setelah melewati masa kritisnya.


Melalui unggahan media sosial pribadinya, Eriksen akhirnya menyampaikan pesan pertama kepada seluruh penggemarnya di penjuru dunia. Gelandang Inter Milan tersebut mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah mendukungnya dalam masa-masa sulit.


“Halo semuanya, terima kasih banyak atas salam dan pesan Anda yang manis dan luar biasa dari seluruh dunia. Itu sangat berarti bagi saya dan keluarga saya,” tulis Eriksen di Instagram, Selasa, 15 Juni 2021.


Meski begitu, Eriksen mengatakan bahwa ia masih harus menjalani proses perawatan di rumah sakit pascainsiden lalu. Karena itu, secara otomatis, ia tidak akan bisa melanjutkan perjalanannya bersama Timnas Denmark di Piala Eropa 2020.


“Saya baik-baik saja, dalam keadaan seperti itu. Saya masih harus menjalani beberapa pemeriksaan di rumah sakit, tetapi saya merasa baik-baik saja,” lanjutnya.


Sementara itu, Eriksen nampaknya menyaksikan laga-laga Timnas Denmark di Piala Eropa 2020 melalui ranjang di rumah sakit. Eriksen mengaku bakal terus memberikan semangat kepada rekan-rekannya di Timnas Denmark yang pada saat ini masih berjuang di Piala Eropa 2020.


“Sekarang, saya akan menyemangati teman-teman di tim Denmark di pertandingan berikutnya,” tutup Eriksen.


Source: okezone.com

Ezra Walian Resmi Bisa Perkuat Timnas Indonesia
Selasa, Juni 15, 2021

On Selasa, Juni 15, 2021

Ezra Walian Resmi Bisa Perkuat Timnas Indonesia
BENTENGSUMBAR.COM - Penyerang Persib Bandung, Ezra Walian, dipastikan dapat kembali bermain bersama Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Hal ini dikonfirmasi langsung PSSI lewat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi pada Senin, 14 Juni 2021.


Ezra Walian diberi lampu hijau untuk membela Timnas Indonesia setelah FIFA melalui Komite Status Pemain mengirimkan surat kepada PSSI. Pihak PSSI melalui Yunus Nusi pun bersyukur proses administrasi Ezra Walian akhirnya dapat terselesaikan dengan baik.


"Benar, arahan Ketum PSSI agar proses alih status Ezra Walian jadi prioritas dan bersyukur hari ini kami terima surat dari FIFA tentang keputusan dari Komite Status Pemain mengenai status pemain pemain tersebut," kata Yunus.


Hal ini menjadi pelepas dahaga bagi Timnas Indonesia setelah menanti cukup lama terkait status Ezra. Sebab, Ezra sendiri sudah dinaturalisasi pada tahun 2017, tetapi baru hari ini proses administrasi untuk penggantian asosiasi terselesaikan.


Perpindahan Ezra Walian menjadi warga Indonesia memang sedikit sulit. Apalagi dirinya pernah bermain bersama Timnas Belanda di kelompok usia U-15, U-16, dan U-17.


Sebenarnya Ezra Walian sudah pernah membela Timnas Indonesia di SEA Games 2017. Namun, setelah itu FIFA melarang Ezra Walian  berseragam Timnas Indonesia karena masalah administrasi di atas.


"Putusan tersebut menyatakan bahwa permohonan PSSI untuk perubahan asosiasi atas nama pemain Ezra Walian diterima, dan Ezra Walian berhak memiliki kesempatan membela skuad Timnas Indonesia di turnamen apapun," tambah Yunus Nusi.


Sementara itu, Yunus juga masih menunggu tentang rekomendasi dan road-map dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong terkait proses pemain naturalisasi lainnya. Pasalnya saat ini, Shin Tae-yong dan skuad masih menjalani karantina seusai tiba dari Dubai, Uni Emirat Arab setelah menjalani laga kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.


"Terkait proses naturalisasi pemain lainnya, kami masih menunggu rekomendasi dan road map dari pelatih Shin Tae-yong. Saat ini ia dan pemain timnas Indonesia masih menjalani karantina sesuai tiba dari Dubai, UEA pada Sabtu (12/6/2021) kemarin," lanjut Yunus.


Kehadiran Ezra Walian membuat Timnas Indonesia mendapat tenaga tambahan jelang turun di Piala AFF dan SEA Games 2021. Ezra Walian dapat mengisi slot dua pemain senior saat membela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2021 Vietnam.


Sumber: Okezone

POPDA Jadi Saringan Bagi Atlet Masa Depan Sumbar
Senin, Juni 14, 2021

On Senin, Juni 14, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sumatera Barat 14-17 Juni 2021 di GOR Agus Salim Padang harus dijadikan sebagai salah satu "penyaring" untuk mendapatkan bibit atlet masa depan yang berkualitas dan mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional bahkan internasional.

"Atlet yang berlaga saat ini sudah mendapatkan pembinaan dari Pengurus Cabang(Pengcab) PASI di kabupate dan kota. Sekarang disaring lagi di tingkat yang lebih tinggi untuk melihat mana yang berpotensi untuk bisa terus dikembangkan menjadi atlet masa depan Sumbar," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi di Padang, Senin (14/6/2021).

Ia mengatakan atlet dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) sebelumnya telah mampu menorehkan tinta emas dalam sejarah olah raga Sumbar dengan meraih dua emas pada  PON 2016 Jawa Barat. Raihan yang telah mengharumkan nama bangsa itu harus bisa dipertahankan dengan estafet pengalaman dari atlet maupun pelatih senior pada junirnya yang berlaga pada POPDA Sumbar 2021.

Mahyeldi mengatakan Pemprov Sumbar mendukung penuh pengembangan dunia olah raga di daerah itu. Bahkan saat ini sedang disiapkan kebijakan untuk mewajibkan seluruh siswa di Sumbar untuk memilih satu cabang olah raga dan satu cabang seni selama menempuh pendidikan. Latihan minimal bisa dilakukan pada Sabtu dan Minggu. Dengan demikian Pengcab masing-masing cabang olah raga bisa meninjau bibit atlet sejak dini sehingga pembinaan juga bisa lebih maksimal. Selain itu sarana dan prasarana penunjang olah raga juga akan disiapkan di ruang-ruang publik yang memungkinkan. "Inilah salah satu bentuk dukungan dengan menfasilitasi kebutuhan berolahraga masyarakat," katanya.

Sementara itu Ketua Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumbar, Sengaja Budi Syukur mengapresiasi Pemprov Sumbar yang selalu memberikan dukungan yang konsisten pada setiap kegiatan yang dilaksanakan untuk pembinaan atletik Sumbar khususnya dalam pelaksanaan POPDA. "Pelaksanaan POPDA ini untuk mengumpulkan dan mencari bibit yang dipersiapkan untuk POPNAS. Cabang atletik Sumbar sudah menjadi salah satu kekuatan baru di tingkat nasional. Kita akan terus mepertahankan dan meningkatkan itu," ujarnya.

Ia mengatakan raihan dua emas pada PON di Jawa Barat adalah prestasi yang sudah 27 tahun ditunggu-tunggu. Itu akan dijadikan momentum untuk meningkatkan prestasi atlet atletik ke depan. "Di PON Papua kita bertekad mempertahankan tradisi emas. Minimal dua emas seperti di Jabar," katanya.

PASI Sumbar menurutnya mengirimkan atlet berlatih keluar daerah untuk memupuk kemampuan serta mental untuk bisa meraih yang terbaik di Papua. 

Ketua Panitia POPDA Sumbar 2021 Bustavidia mengatakan ada 191 atlet dari 15 kabupaten dan kota yang berlaga dalam kegiatan itu masing-masing 106 putra dan 85 orang putri. "Kegiatan sudah melaksanakan protokol kesehatan dan mendapatkan izin dari Satgas COVID-19 Sumbar. Panitia yang terlibat juga sudah melewati tes swab PCR," katanya. (Budi)

#Biro Adpim Setdaprov Sumbar

Diprediksi Bakal Sulit, Modric Tetap Optimis Kroasia Bisa Atasi Inggris di Piala Eropa 2020
Senin, Juni 14, 2021

On Senin, Juni 14, 2021

Diprediksi Bakal Sulit, Modric Tetap Optimis Kroasia Bisa Atasi Inggris di Piala Eropa 2020
BENTENGSUMBAR.COM - Penggawa Tim Nasional (Timnas) Kroasia, Luka Modric, mengklaim timnya bakal mengusahakan segala cara untuk meraih tiga poin di laga perdana Grup D Piala Eropa 2020. 


Kroasia akan menghadapi Inggris pada laga perdana yang berlangsung di Stadion Wembley, Minggu, 13 Juni 2021 malam WIB.


The Three Lions dipastikan bakal tampil dengan motivasi tinggi didukung para pemain muda yang tengah memiliki semangat membara. 


Namun, di sisi lain Kroasia juga dalam kepercayaan diri cukup baik setelah berhasil menjadi runner-up di Piala Dunia 2018 lalu.


Untuk itu, Modric merasa segala hal masih mungkin untuk terjadi. Gelandang Real Madrid itu pun cukup optimis Kroasia bisa mengatasi perlawanan Inggris malam nanti.


“Saya merasa sangat baik, dan saya tidak perlu menekankan seberapa besar suatu kehormatan, tetapi juga tugas, bermain untuk Kroasia," ujar Modric dilansir dari laman resmi UEFA, Minggu, 13 Juni 2021.


"Ini adalah kompetisi besar, ada harapan besar dari orang-orang kami juga. Kami juga berharap banyak dari diri kami sendiri dan kami menantikannya. Kami berharap kami akan menunjukkan wajah asli kami," sambungnya.


Modric memprediksi ini bakal jadi laga perdana yang menyulitkan bagi Kroasia. 


Selain menghadapi tim sekelas Inggris, mereka juga akan bermain di hadapan para pendukung lawan pada laga kali ini.


"Inggris bermain di depan para penggemar mereka, ini adalah laga pembuka bagi kami. Saya berharap satu hasil yang maksimal. Kami siap, kami bekerja keras selama tujuh hari ini, mempersiapkan diri dengan baik," ujarnya lagi.


Modric sendiri diprediksi jadi salah satu pemain yang bakal berkontribusi besar bagi Kroasia di laga nanti. 


Hal tersebut disampaikan langsung oleh salah satu legenda sepakbola Inggris, Garry Neville.


Menurutnya, Modric adalah sosok gelandang yang cerdas dan memiliki visi serta misi yang baik ketika berada di lapangan.


“Dengan Modric, Anda memiliki pemain yang melihat (dengan detail) setiap pertandingan dan situasi. Dia tahu caranya mengatur permainan, dan itu masalah (hambatan) bagi Inggris,” kata Neville tentang Modric. (Okezone)

Festival Langkisau Jadi Ancang-ancang Atlet Raih Emas PON Papua
Minggu, Juni 13, 2021

On Minggu, Juni 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Festival Pesona Langkisau yang diikuti oleh seratus atlet paralayang Sumatera Barat selain menjadi media promosi pariwisata Pesisir Selatan sekaligus menjadi ancang-ancang untuk bisa meraih emas pada PON XX Papua.

"Iven seperti festival ini sangat luar biasa sebagai ajang promosi pariwisata daerah bila dikemas dengan baik serta digauangkan secara lebih luas," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy di Pesisir Selatan, Minggu.

Ia mengatakan dalam masa pandemi tidak banyak yang bisa menggelar ajang promosi pariwisata seperti Festival Pesona Langkisau. "Mungkin untuk festival paralayang ini hanya ada di Sumbar untuk tahun ini. Artinya gaungnya sebenarnya bisa lebih luas untuk memperkenalkan daerah," katanya. Ia mengapresiasi anggota DPRD Sumbar Muhayatul yang mengarahkan anggaran pokok pikiran pada kegiatan yang sangat bermanfaat bagi atlet untuk menjajal kemampuan menjelang PON Papua sekaligus bagi promosi wisata.

Terkait PON Papua ia berharap target dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sumbar yaitu dua emas dari paralayang dan dua emas dari gantole bisa tercapai. 
 
Anggota DPRD Sumbar Muhayatul mengatakan Pesisir Selatan memiliki pesona alam yang luar biasa. Festival Pesona Langkisau menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan itu ke tingkat nasional bahkan internasional karena iven itu disiarkan secara luas di media sosial. "Kita berharap melalui kegiatan ini keindahan Pesisir Selatan bisa makin dikenal secara luas dan ujungnya banyak wisatawan yang datang setelah pandemi berakhir," ujarnya.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah mengapresiasi pelaksanaan acara yang memberikan efek positif bagi pariwisata daerah. Ia mengatakan Pesisir Selatan memiliki sangat banyak potensi selain keindahan pantai yang bisa dinikmati melalui olahraga paralayang tersebut. Kawasan Wisata Mandeh sudah menjadi salah satu ikon yang viral dan banyak dikunjungi oleh wisatawan. Terbaru ada masjid terapung yang juga menawarkan pesona tersendiri.

Salah seorang atlet yang berlaga dalam Festival Pesona Langkisau tersebut, Kandris mengatakan kegiatan itu seperti mata air di tengah sangat kurangnya kompetisi paralayang di Sumbar sejak setahun terakhir, padahal PON XX Papua sudah didepan mata. "Latihan tanpa kompetisi tidak akan memberikan hasil yang maksimal. Karena itu festival ini benar-benar bisa menjadi ancang-ancang untuk PON Papua," katanya.

Ia juga memuji keindahan alam Pesisir Selatan serta keramahtamahan warga, juga nikmatnya kuliner yang disajikan. "Selama festival kami menginap di rumah warga dan mendapatkan keramahan yang luar bisa," katanya. (Budi)

#Biro Adpim Setdaprov Sumbar

Piala Eropa 2020, Ferdinand Yakin Timnas Inggris Lolos dari Fase Grup
Minggu, Juni 13, 2021

On Minggu, Juni 13, 2021

Piala Eropa 2020, Ferdinand Yakin Timnas Inggris Lolos dari Fase Grup
BENTENGSUMBAR.COM - Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, yakin Tim Nasional (Timnas) Inggris akan lolos dari fase grup Piala Eropa 2020. Timnas Inggris tergabung ke Grup D bersama Kroasia, Skotlandia, dan Republik Ceko.


Secara kekuatan, Timnas Inggris berada di atas Skotlandia dan Republik Ceko. Lawan terberat Timnas Inggris di Grup D adalah Kroasia.


The Three Lions akan melawan Kroasia pada pertandingan pertama Grup D. Laga itu akan berlangsung di kandang Timnas Inggris, Stadion Wembley, Minggu 13 Juni 2021, malam WIB.


Kemenangan atas Kroasia akan meringankan langkah Timnas Inggris ke pertandingan berikutnya. Harry Kane dkk akan menghadapi Skotlandia pada Sabtu 18 Juni 2021, lalu mereka memainkan pertandingan pamungkas Grup D kontra Republik Ceko pada Rabu 23 Juni 2021.


Sekadar informasi, semua pertandingan Grup D akan berlangsung di Stadion Wembley yang akan sangat menguntungkan Timnas Inggris. Stadion Wembley total menggelar tujuh pertandingan Piala Eropa 2020, yang di antaranya dua partai semifinal dan final.


Meski begitu, Ferdinand tidak terlalu yakin dengan peluang The Three Lions -julukan Timnas Inggris- juara Piala Eropa 2020. Ferdinand menilai itu tergantung pada kondisi Timnas Inggris sepanjang turnamen dan lawan-lawan mereka dari fase gugur hingga final.


“Sulit untuk mengatakannya (peluang juara Piala Eropa 2020) karena kami tidak tahu akan berada dalam kondisi apa. Kami bisa mengalami cedera, sangat lelah, memainkan tim yang sama sepanjang perjalanan ke sana (final), ada begitu banyak permutasi yang berbeda,” kata Ferdinand, dikutip dari Metro, Sabtu, 12 Juni 2021.


“Kami akan lolos dari babak penyisihan grup, saya sangat yakin akan hal itu dan saya pikir ini adalah evaluasi ulang ketika Anda melewati tahap itu, lalu melihat rute kami ke final. Kita bisa memiliki rute yang sangat sulit jika semuanya berjalan seperti itu,” tuturnya.


Sementara itu, Timnas Inggris merupakan tim termuda kedua di Piala Eropa 2020 dengan rataan umur 25,2 tahun. Hanya Turki yang memiliki skuad dengan rataan umur lebih muda, yaitu 24,9 tahun.


Meski begitu, Timnas Inggris tetap memiliki pengalaman karena keberadaan para pemain senior yang pernah berlaga di Piala Dunia 2018. Kombinasi pemain muda dan pengalaman penggawa senior akan menjadi senjata Timnas Inggris di Piala Eropa 2020.


Source: Okezone

Terus Picu Target Raih Emas, KONI Sumbar Sambangi Cabor
Sabtu, Juni 12, 2021

On Sabtu, Juni 12, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua KONI Sumbar tampaknya tidak ambil pusing dengan isu dari sekelompok orang yang mengatakan hal negatif tentang dirinya dan pengurus lain, jika disikapi akan mengganggu kinerja peningkatan prestasi olahraga dan lupa dalam mengejar target.

Setelah beberapa hari silam mengunjungi cabor binaraga dan cabor lainnya, hari Sabtu, 12 Juni 2021, kembali ketua KONI Sumbar Sambangi markas persiapan atlet silat dan karate, guna memastikan kesiapan atlet baik secara mental maupun phisic, dalam meraih prestasi puncak dan merebut medali emas pada PON Papua mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, ketua KONI Sumbar Agus Suardi atau kerap dipanggil Abien, memberikan motifasi dan spirit pada para atlet serta pelatih, guna focus pada target peraihan medali emas sebanyak mungkin, agar peringkat olahraga Sumbar menjadi salah satu terbaik dikancah nasional.

"Saya berterimakasih pada para pelatih dan atlet yang sangat focus dalam latihan, meskipun kondisi saat ini memang belum begitu kondusif, karena masih banyaknya beredar isu negatif, namun para atlet dan pelatih tidak termakan isu dan tetap semangat," ulas Abien.

Ditambahkannya, KONI akan selalu bergerak dan bekerja cermat serta cepat, demi nama baik Sumbar dimata pencinta olahraga, dengan memberikan yang terbaik bagi daerah ini, salah satunya menjalin keakraban pada para pelatih juga atlet.

"Kita juga meminta masukan pada para pelatih dan atlet agar bisa memberikan perhatian terbaik pada semuanya, salah satunya membangun silaturahmi dan komunikasi langsung, dengan demikian terbangun rasa kekeluargaan, kekompakan dan keinginan bersama meraih yang terbaik," tambah Abien lagi ketika berada ditengah-tengah Atlet.

Kunjungan Abien secara motorik kemasing-masing cabor tetap didampingi bidang pembinaan prestasi (Binpres), agar dapat mengakomodir semua masukan, sehingga prestasi selalu bisa ditingkatkan.

"Kita tidak pedulikan isu yang merusak prestasi atlet, tapi kita akan selalu berbuat dan bekerja untuk atlet, guna nama baik Sumatera Barat dalam berbagai event, khususnya PON Papua dalam tahun ini," tegas Abien lagi.

Saat ini, semua bidang di kepengurusan KONI Sumbar terus bergerak, semua bekerja sesuai porsi yang telah diberikan, meredam emosi dalam menyikapi semua isu, namun memacu semangat dalam bekerja untuk kejayaan Olahraga Sumatera Barat.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Dua Pemain Kunci Timnas Italia di Piala Eropa 2020 Versi Marcello Lippi
Sabtu, Juni 12, 2021

On Sabtu, Juni 12, 2021

Dua Pemain Kunci Timnas Italia di Piala Eropa 2020 Versi Marcello Lippi
BENTENGSUMBAR.COM - Mantan pelatih Juventus, Marcello Lippi, menyebut dua nama yang akan jadi andalan Tim Nasional (Timnas) Italia di Piala Eropa 2020. Mereka ialah Nicolo Barella (Inter Milan) dan Ciro Immobile (Lazio).


Pelatih yang membawa Timnas Italia juara Piala Dunia 2006 berpendapat, Barella merupakan yang terbaik di posisinya (gelandang). Sementara itu, Immobile bisa menjadi penyerang yang diandalkan.


Lippi meyakini dua pemain tersebut adalah penentu Timnas Italia saat berlaga di Piala Eropa 2020. Menurutnya, Barella sama baiknya saat bertahan dan menyerang.


Pemain berusia 24 tahun itu baru saja membantu Inter Milan juara Liga Italia, sedangkan Lippi berpendapat Immobile mempunyai catatan bagus bersama Lazio.


“Saya melihat dua pemain yang bisa menjadi penentu. Yang pertama adalah Nicolo Barella, karena dia melakukan semua yang dilakukan pemain top di posisinya. Lalu ada Ciro Immobile, saya percaya padanya dan saya pikir saat yang tepat telah tiba untuk menuai hasil dari kerja kerasnya,” ujar Lippi dilansir dari Football Italia, Jumat, 11 Juni 2021.


Meski begitu, Lippi memperingatkan kondisi sekarang berbeda dengan dulu. Dirinya mengatakan Italia tidak boleh terlalu berambisi besar meski mempunyai tren yang bagus. Sekadar informasi, Timnas Italia tak terkalahkan dalam 25 laga terakhir dengan koleksi 20 menang dan lima imbang.


“Saya bisa melihat Italia memiliki harga diri dan kualitas untuk mencapai hasil yang baik. Ada ambisi dan dasar yang kuat, tetapi tidak seperti tahun 2006 ketika para pemain memainkan lebih banyak pertandingan sebelum turnamen dimulai,” kata pelatih berusia 73 tahun tersebut.


Selain itu, ia juga memercayakan Gli Azzuri kepada pelatih Italia saat ini, Roberto Mancini. Menurutnya, permainan menyerang khas Mancini bisa menjadi salah satu kunci Italia untuk percaya diri di Piala Eropa 2020.


“Roberto Mancini telah melakukan banyak hal. Ia meningkatkan harga diri dan mental tim. Memainkan sepak bola ofensif dan ia tahu bagaimana untuk menang,” tutupnya.


Timnas Italia akan melakoni laga perdana Grup A Piala Eropa 2020 kontra Turki di Stadion Olimpico pada Sabtu, 12 Juni 2021 pukul 02.00 WIB. Kemenangan dijadikan bidikan demi mendongkrak kepercayaan diri Timnas Italia.


Source: Okezone

Georginio Wijnaldum Resmi Gabung PSG
Jumat, Juni 11, 2021

On Jumat, Juni 11, 2021

Georginio Wijnaldum Resmi Gabung PSG
BENTENGSUMBAR.COM - Georginio Wijnaldum resmi bergabung dengan raksasa Liga Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). 


Hal itu diungkap pakar perpindahan pesepakbola, Fabrizio Romano, melalui akun Instagram-nya, Kamis, 10 Juni 2021.


Romano yang merupakan koresponden Sky Sports dan The Guardian menjelaskan bahwa Wijnaldum menandatangi kontrak hingga Juni 2024 bersama PSG.


Georginio Wijnaldum sendiri merupakan pemain Liverppol yang menghabiskan 5 tahun di Anfield.


Dalam laporan tambahannya, Romano menjelaskan bahwa Wijnaldum akan mendapatkan gaji sebesar 9,5 juta euro atau Rp156 miliar per musim. Kepindahan pemain asal Belanda itu sudah diprediksi sebelumnya.


Wijnaldum awalnya dilaporkan sepakat untuk berseragam Barcelona. Namun, PSG berhasil menikung dan mendapatkan jasa pemain berusia 30 tahun tersebut.


Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari PSG dan Wijnaldum. Namun, Romano menjelaskan bahwa pernyataan akan datang dalam beberapa jam mendatang.


Georginio Wijnaldum yang berposisi sebagai gelandang tengah merupakan andalan Liverpool pada musim lalu. Dia mencatatkan 38 laga di Liga Inggris dengan mencetak dua gol.


Selama memperkuat The Reds—julukan Liverpool—Wijnaldum membantu timnya meraih trofi bergengsi. Dia turut mengangkat trofi Liga Inggris dan Liga Champions bersama pasukan Jurgen Klopp.


Di PSG, Wijnaldum akan bermain dengan bintang-bintang lainnya. Dia bergabung bersama Kylian Mbappe dan Neymar Jr.


Source: Okezone