PILIHAN REDAKSI

Ilmuwan Kaget Saat Nabi Muhammad Ungkap Sendi Manusia Berjumlah 360

BENTENGSUMBAR.COM - Pengetahun Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang mengungkap jumlah sendi manusia sebanyak 360...

Advertorial

Pimpinan Dekopin Sumbar Masa Bakti 2020-2025 Dilantik Ketum Nurdin Halid
Minggu, Desember 05, 2021

On Minggu, Desember 05, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Provinsi Sumatera Barat (Lemkari Sumbar) masa bakti 2020-2025 yang dipimpin Ir Hendra Irwan Rahim, MM Sabtu (4/11/2021) siang dilantik dan dikukuhkan. Pelantikan dan pengukuhan Ketua Dekopin Sumbar dan jajaran pengurus itu dilakukan langsung Ketua Umum Dekopin Dr HC. H. A.M Nurdin Halid di Grandzuri Hotel, Padang

Hendra Irwan Rahim yang juga anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam sambutanya, Sabtu (4/12) mengatakan seluruh jajaran pengurus yang telah dilantik siap mengemban amanah demi kemajuan perkoperasian di Ranah Minang. 

"Setelah pelantikan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekopin Wilayah, Dekopin Daerah dan Dinas yang membidangi koperasi Kabupaten dan Kota seluruh Sumbar," jelas Hendra.

Pada pelantikan ini,  Nurdin Halid menegaskan pengurus yang dilantik mesti siap memperjuangkan cita-cita gerakan koperasi Indonesia, menyalurkan aspirasi anggota, menjadi wakil gerakan koperasi di dalam dan di luar negeri, serta berperan sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan koperasi.

Nurdin Halid, yang pernah memimpin PSSI Pusat mengharapkan Dekopin Sumbar dalam menjalankan kegiatannya mengacu pada UU No. 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian pasal 58, antara lain, memperjuangkan dan menyalurkan aspirasi Koperasi, meningkatkan kesadaran berkoperasi di kalangan masyarakat dengan upaya melakukan kegiatan penerangan, penyampaian informasi, penerbitan dan pembinaan kelompok usaha dalam masyarakat untuk diarahkan menjadi koperasi

"Yang tak kalah pentingnya, Dekopin Wilayah Provinsi Sumbar mesti melakukan pendidikan perkoperasian bagi anggota dan masyarakat dan mengembangkan kerja sama antar Koperasi dan antara Koperasi dan dengan badan usaha lain, baik pada tingkat wilayah, daerah dan nasional maupun internasional," paparnya.

"Selain saya juga mengingatkan pemikiran Bung Hatta mengenai ekonomi kerakyatan menjadi dasar koperasi Indonesia. Bung Hatta tak hentinya menggelorakan semangat dasar koperasi, maka seyogyannya pada Hari Koperasi Nasional pada tahun 2022 mendatang, Sumbar berkenan menjadi tuang rumah secara nasional," paparnya.

Sementara itu Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan bahwa merefleksi kembali awal berdirinya koperasi menjadi pilar perekonomian nasional seperti yang diamanatkan founding father, maka sepantasnya di Sumatera Barat koperasi menjadi soko guru perekonomian Sumatera Barat sebagai apresiasi terhadap pemikiran Bung Hatta, yang merupakan tokoh kebanggaan Sumatera Barat.

Adapun susunan kepengurusan Dekopin Wilayah Provinsi Sumbar Masa Bakti 2020-2025 adalah sebagai berikut:

1  Ketua Ir. H. Hendra Irwan Rahim, MM
2  Wakil Ketua I Ir. Zirma Yusri
3  Wakil Ketua II Dr. Yulhendri, M.Si
4  Wakil Ketua III Drs. Mirwan Pulungan, M.Pd
5  Wakil Ketua IV H. Syafirman, SH
6  Wakil Ketua V H. Wahyu Iramana Putra, SE

II Bidang Organisasi, Kelembagaan dan PSDM

7 Ketua H. Syafrizal. K, SE
8 Wakil Ketua Rismunandar, SE, MBA
9 Anggota Drs. Mirkadri, MPA
10 Anggota Candra Setipon, A.Md

III Bidang Advokasi dan Hukum, Komunikasi dan Teknologi Informasi
11 Ketua H. Hadi Suryadi, SH
12 Wakil Ketua M. Daniel Arifin, SE. SH
13 Anggota AKBP (Purn) Nur Aida, SH. MH
14 Anggota Dimas Perdana Oskar, SE. MBA

IV Bidang Pengkajian Penerapan Inovasi Koperasi Pedesaan, Koperasi Pariwisata,
Pengangkutan Serta Pergudangan, dan Hubungan Antar Lembaga
15 Ketua Drs. H. Usman Ujang
16 Wakil Ketua M. Syarif, SE
17 Anggota Defino Putra
18 Anggota Rahmi Suryanda Adha, SH

V Bidang Pengembangan Koperasi Syariah dan Jasa Keuangan
19 Ketua Hendri, SE
20 Wakil Ketua Nasfizar Guspendri, SE, M.Si
21 Anggota Ismail, SE.I
22 Anggota Riri Putri Rika, S.Kom, MM

VI Bidang Pengembangan Permodalan dan Jaringan Usaha Koperasi
23 Ketua Mardiah Muluk, SH, MH
24 Wakil Ketua Budiman, S.Hum
25 Anggota Drs. H. Asril Sirin
26 Anggota Afrizal, SE

VII Bidang Pengembangan Koperasi Pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan
27 Ketua Zarfideson, SH
28 Wakil Ketua Ir. Syofia Hariani
29 Anggota Tri Kurniawati, S.Pd, M.Pd
30 Anggota Eri Iswandi, B.Sc

VIII Bidang Pengembangan Jasa, Perdangangan dan Industri
31 Ketua Ismunandi Syofyan, SE
32 Wakil Ketua Herlina, S.Pd
33 Anggota Liswendi Kamar, ST
34 Anggota Rasidah Nasrah, S.Sos.1, MM

IX Bidang Lembaga Otonomi, Pengembangan Pemuda dan Pemberdayaan Perempuan
35 Ketua Sepris Yonaldi, SE, MM
36 Wakil Ketua AKBP Novalinda, SH, MH
37 Anggota AKBP (Purn) Ratna Juita
38 Anggota Wiskarni Maisa, ST

X Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Kreatif Koperasi
39 Ketua H. Ardinal
40 Wakil Ketua Irvan Amran
41 Anggota Eka Mariyanti, SE, MM. Ph.D
42 Anggota Asrinda

XI Koordinator Wilayah I (Kota Padang, Kab. Pesisir Selatan dan Kab. Kep. Mentawai)
43 Ketua Ir. H. Asnel
44 Wakil Ketua Yunisman, SE
45 Anggota Syamsul Azhar Siregar, SH
46 Anggota Yanti Elfita, SE

XII Koordinator Wilayah II (Kab. Padang Pariaman dan Kota Pariaman)
47 Ketua Endarmy
48 Wakil Ketua Effendi, SP
49 Anggota Helmizar, B.Sc
50 Anggota Yusmadarlena, SE

XIII Koordinator Wilayah III (Kab. Pasaman Barat dan Kab. Pasaman)
51 Ketua H. Atos Pratama, ST
52 Wakil Ketua H. Ali Zamar. SH
53 Anggota Asgul, B.Sc
54 Anggota Drs. Asnil

XIV Koordinator Wilayah IV (Kab. Agam, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh dan
Kab. Lima Puluh Kota)
55 Ketua AKBP (Purn) H. Maryanisal
56 Wakil Ketua H. India Syofyan, SE, MM
57 Anggota H. Kasman Kasim, SH
58 Anggota Ismael, SH

XV Koordinator Wilayah V (Kota Padang Panjang, Kab. Tanah Datar, Kota
Sawahiunto Kab. Sijunjung dan Kab. Dharmasraya)
59 Ketua Zulfadhti Muchtar, S.ThI
60 Wakil Ketua H. Darius, SE, Akt
61 Anggota Rispondi, MS
62 Anggota Azhari, SH

XVI Koordinator WilayahVI(Kab.Solok,Kota Solok dan Kab.Solok Selatan)
63 Ketua Asmulyadi, SS
64 Wakil Ketua Asrul, B.Sc
65 Anggota Bosrizal, SH
66 Anggota Zamita, SH

XVII Ketua Bidang Pengawasan Koperasi
67 Ketua Saunida Agusti, SE
68 Wakil Ketua Muhammad Sofyan Tawar, ST
69 Anggota • Murniasih, SH
70 Anggota Herman

Laporan: Agusmardi

Beri Pengarahan kepada Petugas Gudang Logistik, Ini Pesan Irwan Basir Datuk Rajo Alam
Kamis, Desember 02, 2021

On Kamis, Desember 02, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH, MM., memberi pengarahan kepada petugas gudang logistik Dinas Sosial se-Sumatera Barat.

Menurutnya, pada era pandemi covid -19, negara  banyak memangkas anggaran pada setiap instansi pemerintah termasuk anggaran di kementerian sosial. 

Pemerintah lebih memfokuskan dulu  mengatasi bahaya pandemi vovid-19 untuk keselamatan rakyat Indonesia sehingga banyak anggaran yang tersedot untuk kegiatan ini.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Propinsi Sumatera Barat Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH.MM pada acara Penyusunan Laporan Logistik Semester 2 yang diikuti oleh 30 orang peserta petugas gudang logistik Dinas Sosial kabupaten/kota Se-Sumatera Barat pada Rabu 01 Desember 2021 di Kawana Hotel Padang.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial Sumatera Barat Jumadi ini bertujuan untuk memberikan bimbingan bagi petugas gudang dalam rangka penyusunan laporan penyediaan barang kebutuhan logistik semester 2 dimasing masing gudang logistik  dinas sosial yang ada di seluruh kabupaten kota se-Sumatera Barat.

Lebih lanjut Irwan Basir mengatakan, meski dipangkasnya anggaran di dinas sosial, namun kebutuhan logistik untuk tanggap bencana tetap menjadi perioritas untuk disediakan. 

Karena ini adalah kebutuhan bagi masyarakat yang ditimpa  bencana atau musibah yang perlu kita sediakan. 

Irwan Basir juga mengharapkan agar kepala-kepala gudang logistik tetap bekerja sesuai tupoksinya dan memberikan laporan secara berkala menurut aturan yang telah ditetapkan.

Ini berguna bagi instansi apabila nanti dilakukan pemeriksaan dan laporan dari petugas gudang sudah sesuai dengan fakta dilapangan.

Sementara itu Kadis Sosial Provinsi Sumatera Barat Jumadi juga menjelaskan kalau kekurangan anggaran di dinas sosial ini karena bidang bidang kegiatan di dinas sosial juga sudah ada di instansi lain seperti BPBD. 

Namun itu bukan berarti, di dinas sosial tidak dianggarkan, tapi dikurangi. Karena kegiatan dibidang yang sudah ada di instansi lain di dinas sosial anggarannya dikurangi. 

Inilah kenapa selama ini gudang-gudang bantuan dinas sosial agak berkurang dari tahun-tahun sebelumnya. Namun, kebutuhan untuk  tanggap bencana atau musibah tetap menjadi perioritas untuk diadakan.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 01 -03 Desember 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang petugas gudang logistik dari dinas sosial kabupaten/kota se-Sumatera Barat. (*)

Mengupas Garis Keturunan Minangkabau Puan Maharani, Keturunan Kesultanan Indropuro
Kamis, Desember 02, 2021

On Kamis, Desember 02, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Mungkin banyak yang belum tahu kalau Puan Maharani memiliki garis keturunan Minangkabau. Bagaimana ceritanya? Yuk simak penjelasannya lebih lanjut! 

Megawati Soekarnoputri adalah keturunan Minangkabau. Dia dilahirkan dari rahim seorang wanita Minangkabau yang bernama Fatmawati. Walaupun lahir di Bengkulu, Fatmawati merupakan  anak kandung Siti Chadijah dan Hasan Din, yang mana mereka  berasal dari Indropuro, wilayah di Pesisir Selatan, Sumatera Barat. 

Ayah Fatmawati, Hasan Din adalah tokoh Muhammadiyah yang mana merupakan kerabat dekat dengan kerajaan Muko-muko dari kesultanan Indropuro. 

Sama halnya dengan  Siti Chadijah, nenek kandung Megawati ini juga berasal dari kaum kerabat kesultanan Indropuro.

Singkatnya, Hasan Din dan Siti Chadijah melangsungkan pernikahannya di Indropuro dengan tata cara adat Minangkabau. Setelahnya, mereka memutuskan untuk merantau ke Bengkulu. Pada 5 Februari 1923, baru lah Fatmawati lahir ke dunia. 

Setelah dewasa, Fatmawati bertemu dengan Soekarno. Keduanya menjalin hubungan dan akhirnya memutuskan menikah di Jakarta pada bulan Juli 1943. Adapun yang menjadi saksi pernikahan keduanya adalah tokoh dan pimpinan Muhammadiyah, A.R. Sutan Mansur. 

Semua pasti sudah tahu kalau Fatmawati adalah sosok yang sangat berjasa bagi Indonesia. Dia dikenal sebagai penjahit bendera Sang Saka Merah Putih yang dikibarkan pada momen Proklamasi Kemerdekaan, tepatnya pada 17 Agustus 1945 silam. 

Sejak saat itu, Fatmawati kemudian dikenal sebagai Ibu Negara pertama yang berasal dari    Minangkabau. 

Di sisi lain, Megawati yang merupakan putri dari Presiden Soekarno sekaligus menjadi perempuan keturunan Minangkabau pertama yang menjadi Presiden RI. 

Ketika dewasa, Megawati lalu menikah dengan Taufiq Kiemas yang juga berasal dari Sumatera Barat. Pada akhirnya keduanya menyambung kembali mata rantai kekerabatan dengan leluhurnya. Taufiq Kiemas kemudian diangkat menjadi penghulu kaum Sikumbang, Nagari Sabu, Tanah Datar, dengan gelar Datuak Basa Batuah.

Selanjutnya dari pernikahan Megawati dengan Taufiq Kiemas, lahirlah Puan Maharani, yang sekarang menjadi perempuan Minangkabau pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI.

Puan Maharani bisa dibilang sosok perempuan yang menjadi penerus sejarah keturunan  Minangkabau di negeri kita tercinta ini. 

Pada saat pelaksanaan upacara perayaan HUT RI ke-76 lalu, Puan Maharani diketahui memakai pakaian adat Minangkabau Bundo Kanduang. Beberapa pihak menilai jika busana yang dikenakan Puan semakin memperlihatkan garis keturunan Minangkabau yang begitu mental dalam dirinya. Bukan tidak mungkin jika orang Minang akan bangga dengan hal itu. 

Dengan mengenakan pakaian adat Minang, Puan justru tak hanya sekadar  memperkenalkan budaya Minangkabau saja. Lebih dari itu, terdapat banyak makna yang bisa dihadirkan lewat pakaian adat tersebut. Dengan kata lain, busana tersebut secara tidak langsung mampu memperlihatkan dwitunggal Soekarno-Hatta yang merupakan duo proklamator yang begitu berasa bagi Indonesia. 

Laporan: Mela

Patut Dihormati, Ini Para Tokoh Sumbar yang Memperjuangan Indonesia
Selasa, November 30, 2021

On Selasa, November 30, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Setiap daerah memiliki tokoh pahlawan yang berjasa bagi negara. Sebut saja Sumatera Barat. Banyak tokoh terlahir dari Tanah Minang itu. 

Lahir di Sumatera Barat, deretan nama ini menghabiskan masa hidupnya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan cara mereka tersendiri. Berikut sosok pahlawan dari Sumatera Barat yang patut kita kenang. 

Mohammad Hatta 

Mohammad Hatta atau yang dikenal dengan Bung Hatta lahir di Bukittinggi 12 Agustus 1902 dan wafat pada tanggal 14 Maret 1980. Bung Hatta adalah seorang pejuang sekaligus proklamator kemerdekaan Republik Indonesia dan dijuluki sebagai Bapak Proklamator Indonesia. Selain itu, Bung Hatta juga merupakan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, serta konseptor Pancasila dan UUD 1945.

Tuanku Imam Bonjol

Tuanku Imam Bonjol lahir di Bonjol, Luhak Agam, Pagaruyung, Sumatera Barat pada tahun 1772. Kemudian wafat pada tanggal 6 November 1864 dan dimakamkan di Lotta, Pineleng, Minahasa.

Tuanku Imam Bonjol merupakan seorang ulama sekaligus pemimpin pasukan perperangan saat melawan kolonial Belanda yang dikenal dengan nama Perang Padri pada tahun 1803 hingga 1838. Tuanku Imam Bonjol atau yang bernama asli Muhammad Syahab merupakan anak dari Bayanuddin Syahab dan Hamatun. Ayahnya juga merupakan seorang alim ulama yang berasal dari Sungai Rimbang, Suliki, Lima Puluh Kota.

Buya Hamka 

Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau biasa dikenal juga dengan Buya Hamka adalah seorang anak dari ulama besar Minangkabau, yakni Syekh Dr. Abdul Karim Amrullah. Pria kelahiran 17 Februari 1908 ini lahir di Nagari Sungai Batang, Tepi Danau Maninjau, Agam, Sumatera Barat dan wafat di Jakarta pada tanggal 24 Juli 1981.

Hamka merupakan seorang pejuang kemerdekaan, ulama besar, serta sastrawan Indonesia yang semasa hidupnya telah berhasil melahirkan 84 buku, salah satu karyanya adalah 'Tafsir Al Ahzar' dan 'Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk'. 

Haji Agus Salim

Haji Agus Salim lahir di Koto Gadang, Agam, Sumatera Barat pada tanggal 8 Oktober 1884 dan wafat pada tanggal 4 November 1954. Terlahir dengan nama asli Masyhudul Haq yang berarti 'pembela kebenaran'.

Haji Agus Salim juga merupakan salah satu tokoh yang terlibat dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia sejak zaman Hindia Belanda. Ia juga mampu menguasai 7 bahasa asing, serta terlibat aktif dalam diplomasi pengakuan kedaulatan Republik Indonesia di awal kmerdekaan, baik itu sebagai Menteri Luar Negeri maupun Diplomat.

Abdul Muis

Abdul Muis adalah sastrawan, wartawan, dan wakil rakyat di Volksraad (dewan rakyat). Lewat sastra, karyanya abadi, misalnya Salah Asuhan (1928). Abdul Muis lahir di Sungai Puar, Agam, 3 Juli 1883.

Dia berjasa dalam perjuangan lewat jurnalisme. Muis membantu harian De Express untuk menulis karangan yang menangkis penghinaan terhadap bangsanya Tahun 1916 ia bersama Agus Salim memimpin majalah Neraca, dan juga menjadi Pemimpin Redaksi Harian Kaoem Moeda.

Rasuna Said

Pejuang Kemerdekaan Indonesia dari kaum perempuan ini lahir di Maninjau, Agam, 14 September 1910. Rasuna dengan segala keberaniannya telah merintis gerak kaum wanita Minangkabau dengan tidak menyalahi adat dan agama.

Tahun 1926, Rasuna masuk perkumpulan Serikat Rakyat (SR), SR menjelma menjadi Partai Serikat Islam Indonesia (PSII). Di sisi lain, dia juga menjadi anggota Persatuan Muslimin Indonesia (PERMI) yang juga sama-sama menjadi parpol. Aliran politiknya tidak main-main, yakni radikal non-kooperasi, yakni emoh bekerjasama dengan pemerintahan Hindia-Belanda.

Puan Maharani

Bagi tokoh berdarah minang selanjutnya mengalir pada sosok perempuan modern satu ini. Adalah Puan Maharani yang kini menjabat sebagai Ketua DPR RI. 

Puan sendiri lahir dari pasangan Taufiq Kiemas dan Megawati. Nah, Taufiq juga disebut berasal dari Sumbar dan punya gelar Datuk Basa Batuah. Puan pun pernah menyebut dirinya punya ikatan dengan Sumbar dan merasa pulang kampung ketika datang ke ranah Minang saat menjabat sebagai Menko PMK pada 2017.

Hal itu diungkapkan oleh Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan. Ia mengatakan Puan yang merupakan anak Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri merupakan tokoh muda dengan segudang capaian prestasi, aset, dan justru bisa membuat orang Minang bangga.

"Beliau itu Minang banget, baik dalam pemikiran, tindakan maupun kebijakan. Kenali lebih dekat beliau, pastinya membanggakan," ujar Arteria.

Laporan: Mela

KH Said Aqil Siradj: Falsafah Adat Minang ABS-SBK Merupakan Islam Nusantara Banget
Minggu, November 28, 2021

On Minggu, November 28, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Islam Nusantara yang disampaikan Nahdlatul Ulama bukanlah agama baru, keyakinan baru, sekte agama baru maupun ajaran agama baru. Akan tetapi Islam Nusantara merupakan ciri khas Islam di Indonesia.

Demikian diungkapkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. KH Said Aqil Siradj dihadapan pengurus PWNU dan PCNU se-Sumatera Barat, Sabtu (27/11/2021) di aula Rektor Universitas Negeri Padang. 

Menurut Kiai Said Aqil Siradj, Islam Nusantara merupakan Islam yang toleran dengan nilai-nilai budaya yang sudah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat sebelum Islam masuk ke Indonesia. 

“Bagi NU memandang budaya itu sebagai infrastruktur agama. Sehingga umat beragama menjalankan kewajiban  agamanya disesuaikan dengan budaya yang sudah. Kita temui acara mauludan, pakai sarung, kopiah hitam di kepala, pemakaian beduk di masjid sebagai tanda  masuknya waktu shalat, semuanya itu bukanlah berasal dari  Arab. Semua itu merupakan budaya yang dikaitkan dengan nilai-nilai agama. Sejak itu semua hal di atas menjadi bagian dari kegiatan keagamaan,” kata Kiai Said Aqil Siradj.

Menurut Kiai Said, sebenarnya dengan falsafah adat Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), Sumatera Barat sudah merupakan Islam Nusantara banget. 

Artinya kearifan lokal dengan menerima perpaduan adat dan agama, itulah ciri khas dari Islam Nusantara. Termasuk Hubbul Wathon Minal Iman yang memiliki arti  cinta tanah air adalah sebagian dari iman.

“NU dengan Islam Nusantaranya ingin mengembangkan Islam yang berakhlak dan berbudaya. Dengan budaya akan memperkuatkan kehidupan beragama di tengah masyarakat. Tantangan budaya nusantaran saat ini memang sangat berat. Karena pengaruh medio sosial  ini sangat luar biasa dalam kehidupan sekarang. Karena itu jagalah budaya kita sendiri. Jangan terpengaruh dan ikut-ikutan dengan budaya luar, sekalipun di luar negeri menuntut ilmu,” kata Kiai Said.

Kiai Said mencontohkan dirinya yang 13 tahun belajar di Timur Tengah (Arab). Begitu juga ulama-ulama terdahulu belajar di Mekah,  mereka pulang bukan membawa budayanya, tapi adalah membawa ilmu yang akan dikembangkan. 

Karena itu, silakan belajar bertahun-tahun di Timur Tengah maupun di Eropah dan Amerika, akan tetapi berada dalam budaya nusantara. Jangan pula sampai berbudaya dan bersikap seperti budaya dimana mereka pernah belajar bertahun-tahun.

Acara bertajuk silaturrahmi dan dialog bersama Kiai Siad Aqil Siradj dipandu Sekretaris PWNU Sumbar Suleman Tanjung. Turut memberikan sambutan Ketua PWNU Sumbar Prof. Ganefri, dihadiri Musytasar PWNU Prof. Asasriwarni, MH, A’wan PBNU Buya Tuanku Bagindo M. Leter, dan sejumlah pengurus PWNU dan PCNU di Sumatera Barat.

Laporan: Bagindo Armaidi Tanjung

Janji Perhatikan Kebutuhan Umat, Ketua DPRD Sumbar: Al Quran Menyelamatkan Kita Dunia dan Akhirat
Sabtu, November 27, 2021

On Sabtu, November 27, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumbar Supardi menghadiri haflatul Qur'an ke XXIV SD Islam Raudhatul Jannah Kota Payakumbuh, Sabtu, 27 November 2021.

"Kita mengaji baru pertama ya, habis ini tetap tingkatkan kemampuan kita di dalam membaca al-quran dan jangan lupa bahwasannya Al - Qur'an akan menyelamatkan kita dunia dan akhirat," ujar Supardi.

Menurut Supardi, pihaknya terus memperhatikan kebutuhan umat, dari sini akan lahir generasi  memiliki pandangan positif, generasi memiliki pandangan membangun dan menjaga kerukunan.

"Kegiatan haflatul qur'an sangat luar biasa, karena apapun yang terjadi, anak-anak harus punya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, karena itu menjadi pondasi di masa yang akan datang," ujar Supardi disebut- sebut bakal calon kuat Wali Kota Payakumbuh akan datang ini.

Lanjut Supardi, pihaknya juga mengajak anak- anak SMA dan SMK, agar berbasis digital, karena kedepan pelajar datang kesekolah tidak perlu membawa buku melainkan tablet sudah terisi materi pelajaran.

"Semoga sekolah Roudhatul Jannah lembaga pendidikan harapan pendiri sekolah bercita cita untuk dapat berkembang menjadi Perguruan tinggi serta dapat mengembangkan bidang ekonomi syariah Islam," ujar Supardi.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Irwan Basir Datuk Rajo Alam Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Pampangan Lubeg
Sabtu, November 27, 2021

On Sabtu, November 27, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH.MM., meninjau korban keluarga kebakaran di Kelurahan Pampangan Lubuk Begalung Kota Padang, Sabtu, 27 November 2021.

"Dalam kehidupan setiap anak manusia, pasti akan mengalami yang namanya musibah. Musibah sakit, musibah kematian atau musibah kebakaran seperti yang dialami oleh keluarga Bapak Junaidi dan ibu Gusniwati ini," ungkap Irwan Basir.

Irwan Basir mengatakan, agar setiap rumah tangga berhati-hati dalam penggunaan listrik dan alat masak atau kompor.  "Hidup kita sudah cukup sulit dengan kondisi pandemi ini. Dengan musibah ini tentu hidup kita akan bertambah susah," katanya.

Kedatangan ketua DPD LPM Kota Padang beserta rombongan ke lokasi kebakaran yang beralamat di Rt 03 Rw 05 Kelurahan Pampangan disambut oleh Ketua DPC LPM Lubuk Begalung Bapak Zahirsyah Bob beserta ketua LPM Kelurahan Pampangan, Ketua Karang Taruna Kelurahan Pampangan beserta pengurus, ketua Rt dan Ketua Rw dan keluarga kebakaran.

Kepada Irwan Basir, pemilik rumah yang terbakar menerangkan kalau musibah kebakaran yang menghabiskan rumah serta seluruh harta bendanya ini terjadi pada kamis malam tanggal 25 November 2021 pukul 21 setelah shalat Isya. Api begitu cepat menjalar sehingga tidak sempat lagi menyelamatkan isi rumah kecuali motor dan mesin cuci yang terselamatkan.

Mendengar penjelasan korban, Ketua DPD LPM Kota Padang ini menyampaikan ikut berduka dengan apa yang menimpa Junaidi. Irwan Basir berharap keluarga korban agar bisa tabah dan tawakal menerima musibah ini.

"Segala apa yang terjadi itu sudah digariskan oleh Allah Swt. Dibalik musibah ini pasti ada hikmahnya dimana saudara kita yang punya rezeki lebih dapat mengulurkan tanganya membantu saudara kita yang tertimpa musibah," ujarnya.

"Innamal mukminuna ikhwa. Sesungguhnya orang mukmin itu bersaudara. Mari kita bantu meringankan beban saudara kita yang ditimpa musibah sebagai tanda bahwa kita itu bersaudara," demikian disampaikan ketua DPD LPM Kota Padang ini.

Irwan Basir yang selama ini diketahui selalu ada dan turun langsung memberikan bantuan kepada masyarakat yang ditimpa  musibah. Pada kesempatan ini juga menyerahkan bantuan berupa satu setengah kodi seng, disamping bantuan sembako berupa beras, mie instan dan air mineral.

Bantuan diserahkan oleh pengurus DPD LPM Kota Padang , dan Ketua DPC LPM Kecamatan Lubuk Begalung yang diterima langsung oleh Bapak Junaidi dan Ibu Gusniwati.

Korban kebakaran Junaidi sangat berterima kasih sekali atas bantuan dari Ketua DPD LPM Kota Padang. Bantuan ini sedikit banyak telah dapat mengurangi beban yang dideritanya. Dia berharap mudah-mudahan nanti juga akan datang para dermawan yang membantunya.

Turut mendampingi Irwan Basir, Sekretaris LPM Kota Padang Akhiruddin, S.Pd. Wakil Ketua LPM Kota Padang Afma Sasma Tampan, Iskandar S.Pd, Wakil Sekretaris LPM Kota Padang Martias Sarjanny,   SE, pengurus LPM Kota Padang Andi Meirizal, M Yusuf dan pengurus lainnya. (*)

Beni Utama: Pasaman Ciptakan Generasi Unggul Penghafal Qur'an
Sabtu, November 27, 2021

On Sabtu, November 27, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Menciptakan generasi yang qurani adalah misi besar Kabupaten Pasaman, terutama dalam menciptakan sumberdaya manusia dimasa datang. Sebagai wujud nya Pemkab Pasaman telah menjadikan program Imtaq sebagai salah satu program dalam RPJMD daerahnya.

Semua elemen pendidikan dan masyarakat pasaman nantinya didorong  dan bergerak secara bersama melahirkan para penghafal alquran.

"Alhamdulillah,  sebagai daerah yang banyak melahirkan ulama besar seperti Tuanku Rao,  bahkan juga pahlawan nasional seperti tuanku imam  benjol, menjadi keharusan bagi kita untuk melanjutkan apa yang telah di tinggal kan oleh pendahulu-pendahulu kita ini," terang Bupati Pasama  Beni Utama disela pembukaan Program Cerdas Quran  tingkat SD dan SMP se Kabupaten Pasaman Sabtu, 27 November 2021.

Lebih jauh Beni Utama menjelaskan bahwa pendidikan alquran yang dilaksanakan secara konsisten dan terukur, nantinya akan mampu mempertahankan daerah ini terus melahirkan hafiz, qori dan qoriah. Haltersebut terlihat dari hasil pelaksanaan MTQ Nasional tingkat Sumatara Barat ke- 39 di kota Padang Panjang beberapa waktu lalu. Pasaman melalui program keagamaan yang kuat, menjadikan daerah ini tampil meraih prestasi peringkat ke -4 dari 19 Kabupaten Kota yang ikut berlagak dalam ajang MTQ XXXIX di Kota Padang  Panjang.

"Tampil sebagai peringkat empat merupakan sebuah kebanggaan bagi kami, karena akan memotifasi kami untuk terus membumikan alquran di Pasaman. Sedangkan Ajang Cerdas quran  Tingkat SD dan SMP se Kabupaten Pasaman yang fmdigelar kali ini, tentunya sangat selaras dengan program IMTAQ yang telah kita tuangkan dalam RPJMD daerah," tegas Bupati Beni Utama.

Sementara itu, Wakil Bupati Sabar AS yang ikut hadir dalam iven Cerdas Quran, kerjasama Padangtv dengan Dinas Pendidikan Pasaman ini ikut mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, keberhasilan sebuah daerah tidak saja dilihat dari banyaknya  pembangunan infrastruktur yang dibangun akan tetapi seberapa besar lahirnya SDM berkualitas yang dilahirkan daerah.

"Sekarang kita sedang gencar menciprakan hafiz-hafiz di setiap tingkatan sekolah, jorong dan negari di Pasaman. Kita akan terus menggerakkan program seribu hafiz yang mana sebagai wujut kecintaan kita terhadap alqur'an," tegas Sabar AS yang ikut memotifasi siswa yang sedang berlaga.

Senada dengan Bupati, wakil Bupati Sabar AS juga sangat mengapresiasi program "Cerdas Qur'an yang digelar Padangtv bekerjasama dengan dinas pendidikan dan Kebudayaan Pasaman. Menurutnya, program tersebut akan membawa siswa menjadi karakter yang berani, tangguh dan percaya diri.

"Lomba Cerdas Quran  ini tentunya akan menjadikan ruang bagi anak-anak kita menjadi sosok yang berani dan kreatif. Mereka yang biasanya hanya hebat dihadapkan kelas, nantinya akan lebih baik karena hadir didepan posisi disaksikan banyak orang dan bahkan tampil di siapkan langsung Padangtv," terang Sabar.

Ratusan pelajar tingkat SD dan SMP ikut ambil bagian dalam iven yang akan digelar selama 5 hari tersebut karena akan  menjadi wadah bagi hafiz-hafis sekolah menunjukkan kemampuan mereka dalam adu kemampuan dalam menguasai alqur'an dan kandungannya.

Sementara itu Maneger Padangtv Defri Mulyadi, memaparkan  "Cerdas Quran" bahwa program tersebut merupakan upaya mencarikan ruang kepada siswa-siswi untuk tampil dan memecah kebuntuan mereka belajar selama pandemi.

"Saat ini sangat masif gerakan hafiz qur'an di Sumatera Barat dan jadi kewajiban bagi kita bersama menjaga semangat mereka untuk terus membumikan alqur'an di negeri kita ini" terang pria biasa dipanggil imung ini.

Pada pembukaan Cerdas Quran tersebut terlihat atusias Siswa-siswi, orang tua, guru dan kepala sekolah mengikuti setiap babak pertandingan dengan antusias. Ratuasan Siswa dari SD dan SMP se Kabupaten Pasaman akan berlaga untuk tampil sebagai hafiz terbaik selama lima hari kedepan. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Yayasan Pelita Jaya Insani Gelar Sosialisasi P4GN
Jumat, November 26, 2021

On Jumat, November 26, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Yayasan Pelita Jaya Insani Menggelar Sosialisasi Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) digelar Yayasan Pelita Jaya Insani, pada Jumat (26/11) di Pangeran Beach Hotel Padang.

"Presiden menetapkan Indonesia darurat narkoba maka perlu susunan perda P4GN dan sosialisasi pelaksanaan deteksi dini, pemberdayaan masyarakat, pemetaan wilayah rawan serta peningkatan kapasitas pelayanan rehab medis, peningkatan dinas terkait dan pihak lain," ujar Kepala Yayasan.

Dalam kegiatan dilakukan vokasional, penyedian data dan infornasi P4GN, guna pencegahan, antisipasi dini, penanganan dan partisipasi masyarakat, rehabilitasi,  pendanaan serta sanksi.

Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Sumbar diwakili Kepada Badan Kesbangpol Provinsi Sumbar.

"Pemerintah sangat mendukung penanganan permasalahan narkoba tidak mungkin bisa berhasil kalau hanya ditangani oleh satu instansi yaitu BNN saja," kata Kepala Kesbangpol.

Ditingkat pusat harus ditangani lintas kementrian/lembaga, ditingkat daerah dan harus lintas OPD dan instansi vertikal didaerah dan ditingkat desa harus melibatkan lembaga kemasyarakatan desa dan lembaga adat desa (LKD dan LAD).

"Masing - masing pemda harus menyediakan pendanaan dan program kegiatan terkait pencegahan narkoba. Guna membentuk Satgas dan program,  berkordinasi pada masing - masing pemda, baik provinsi maupun kabupaten/kota dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Ia membeberkan strategi dalam mengerakan program P4GN di Kabupaten dan kota yaitu optimalisasi pelaksanaan P4GN di daerah. Pelibatan lembaga pemerintah dan seluruh  komponen masyarakat dalam P4GN.

Disamping itu dibutuhkan penyebarluasan informasi tentang bahaya narkoba melalui berbagai media. Penguatan lembaga rehabilitas pencandu dan korban penyalahgunaan narkoba lalu engakuan hukum kejahatan narkoba.

Laporan: Novrianto Ucoxs

DPRD Sumbar Gelar Rapat Paripurna Penetapan APBD Tahun 2022
Jumat, November 26, 2021

On Jumat, November 26, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat paripurna penetapan Ranperda tentang APBD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022 dan Ranperda tentang Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah.

Ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan, rancangan APBD Tahun 2022 yang disampaikan kepada DPRD, sesuai dengan KUA-PPAS Tahun 2022 yang telah disepakati oleh DPRD dan Pemerintah Daerah, baik terhadap Pendapatan Daerah, Belanja maupun Pembiayaan Daerah.

"APBD Tahun 2022, merupakan APBD pertama bagi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menjalankan visi, misi dan program unggulannya yang telah ditetapkan dalam RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021-2026," ujar Supardi 

Menurut Supardi, namun sangat di sayangkan, program, kegiatan dan alokasi anggaran yang diusulkan dalam Rancangan APBD Tahun 2022, belum sepenuhnya mendukung pencapaian visi, misi dan program unggulan tersebut. 

"Kondisi ini menggambarkan, bahwa OPD-OPD belum sepenuhnya mempedomani RPJMD dalam penyusunan program dan kegiatannya dari 4 (empat) program unggulan yang ditetakan dalam RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021-2026, belum semua mendapatkan alokasi anggaran yang proporsional," ujar Supardi merupakan politisi Partai Gerindra Sumbar ini.

Lanjut Supardi, progul yang terkait dengan mencetak 100 ribu mileniel entrepreneur ship, pengembangan sector wisata, pengembangan pendidikan dan ABS-SBK, belum mendapatkan dukungan anggaran yang memadai.  

"Pemerataan pembangunan antar wilayah, merupakan salah satu tujuan yang akan capai dalam pelaksanaan RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021-2026, akan tetapi kegiatan tersebut, belum di dukung dengan anggaran yang memadai dan bahkan tidak ada alokasi anggaran sama sekali," ujar Supardi.

Dikatakan Supardi, Kondisi ini menunjukan bahwa Pemerintah Daerah belum memberikan perhatian yang merata kepada semua daerah di lingkup Provinsi Sumatera Barat.

"Pemerintah Daerah tidak mempunyai konsep yang jelas dalam pengembangan BUMD," ujar Supardi.

Dijelaskan Supardi, alokasi tambahan penyertaan modal dalam 5 (lima) tahun terakhir yang dilakukan tanpa memperhatikan bisnis pland BUMD. Dampaknya dapat sama-sama kita rasakan, bahwa kinerja BUMD tidak pernah membaik.

"Ini perlu menjadi catatan bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan revitalisasi besar-besaran terhadap BUMD milik Pemerintah Daerah. Termasuk juga dalam penataan dan pengelolaan asset daerah yang belum mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi pendapatan daerah," ujar Supardi.

Ditambahkan Supardi, pada masa persidangan pertama tahun 2021/2022, DPRD bersama Pemerintah Daerah telah melakukan pembahasan Ranperda tentang Lain-Lain PAD Yang Sah. 

Pada prinsipnya pembahasan Ranperda tersebut telah dirampungkan oleh Komisi III sebagai komisi terkait, namun belum dapat dilanjutkan pada tahap pengambilan keputusan, oleh karena belum keluarnya  hasil fasilitasi dari Kemendagri.

Adapun hasil fasilitasi sebagaimana termuat dalam surat Dirjen Otda Nomor : 188.34/5803/OTDA  tanggal 9 September 2021, maka Ranperda tersebut, telah dapat dilanjutkan pembahasannya pada tahap pengambilan keputusan pada Rapat Paripurna. 

Sehubungan dengan hal tersebut, maka pada Rapat Paripurna ini, kita akan melakukan pengembalian keputusan terhadap 2 (dua) Ranperda, yaitu Ranperda tentang APBD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022 dan Ranperda tentang Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah.

Keputusan DPRD diberi Nomor Nomor : 29/SB/2021 tentang Persetujuan DPRD Terhadap Ranperda tentang APBD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022, untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Nomor : 30/SB/2021 tentang Persetujuan DPRD Provinsi Sumatera Barat Terhadap Ranperda tentang Lain-Lain PAD Yang Sah, untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Rapat paripurna penetapan tersebut juga dihadiri wakil gubernur Sumbar Audy Joinaldy, OPD, Forkompinda, ormas dan Orpol, dengan mempergunakan prokes ketat.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Ketua DPRD Sumbar Berikan Penghargaan Pada Kapolresta Padang
Jumat, November 26, 2021

On Jumat, November 26, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Gerak cepat dan cermat jajaran Polresta Padang dibawah komando Kombes Pol. Imran Amir,S.I.K, MH, dalam menangani dan mengungkap curat, curas dan curanmor, mendapat apresiasi mendalam dari ketua DPRD Sumbar Supardi.

Apresiasi diberikan ketua DPRD Sumbar Supardi pada Imran Amir, berupa piagam penghargaan, yang diserahkan di ruang kerja ketua lembaga tersebut, Jumat (26/11/70), usai sholat.

Pada kesempatan penyerahan, ketua DPRD Sumbar Supardi, didampingi Sekwan Raflis dan juga kasubag Humas Idris mengatakan, penghargaan tersebut layak diberikan pada Kapolres, karena apa yang telah disepakati lakukannya membuat masyarakat menjadi nyaman dan tenang.

"Penghargaan ini layak diterima Pak Kapolres, karena dibawah komando beliau semua gerakan dalam mengungkap berbagai kejahatan, kususnya pencurian berat, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kenderaan bermotor, sangat cepat,tepat dan akurat," ulas Supardi.

Dia juga menambahkan, apa yang diberikan pada Kapolres menunjukkan bukti kalau DPRD Sumbar siap mendukung semua gerakan Kepolisian dalam menekan dan mengikis habis semua kejahatan, baik di kota Padang khususnya dan Sumatera Barat umumnya.

Supardi juga mengatakan, siap bekerjasama dengan Kepolisian, sesuai kapasitas yang dimiliki oleh DPRD Sumbar.

"Kami siap bekerjasama dengan jajaran Kepolisian, sesuai dengan kapasitas kami, untuk menciptakan rasa aman bagi warga Kota Padang khususnya  dan  Sumatera Barat umumnya," tambah Supardi lagi.

Sekaitan dengan penghargaan yang diberikan pada-nya, Kapolresta Padang Kombes Imran Amir didampingi Kasubag Humas Polres Ipda. Arta Tawar, mengatakan, amat berterimakasih pada ketua DPRD Sumbar.

"Saya sangat berterimakasih pada ketua DPRD Sumbar yang telah memberikan penghormatan dan penghargaan pada kami, ini bukti kalau DPRD Sumbar memberikan dukungan terhadap kinerja jajaran Kepolisian," tutur Imran Amir.

Dia juga mengatakan, jajaran Kepolisian akan selalu siap untuk memberi rasa aman dan nyaman pada masyarakat, serta akan mengikis habis semua kejahatan, termasuk yang merisaukan masyarakat, seperti judi dan lainnya.

"Kita akan berbuat semaksimal mungkin untuk membuat nyaman masyarakat, dan menekan habis semua bentuk kejahatan dan penyakit masyarakat," tegas Kombes Imran Amir mengakhiri.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Pemprov Sumbar Harapkan Peran Mubaligh dan Ustadz dalam Genjot Vaksinasi
Jumat, November 26, 2021

On Jumat, November 26, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Sebagai sosok yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan memberikan ceramah agama setiap saat, tentunya peran mubaligh, ustadz, ustadzah dan penceramah agama sangat signifikan dalam upaya pengendalian virus Covid-19. 

Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Drs. H. Syafrizal Ucok, MM ketika membuka Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 melalui penceramah agama/mubaligh Tingkat Sumbar, di Hotel Rocky Padang, Kamis (25/11/2021).

Karena itu, kata Syafrizal Ucok, diharapkan mubaligh, ustadz, ustadzah dan penceramah mengambil peran aktif dalam upaya penegakan protokol kesehatan dan mendorong masyarakat melakukan vaksinasi. "Kita sayangkan masih ada masyarakat yang percaya pada hoax, sehingga tidak percaya adanya Covid-19 dan mereka ini tidak mau divaksin," kata Syafrizal Ucok, mantan Wakil Bupati Pesisir Selatan ini.

Vaksinasi merupakan ikhtiar dalam melawan virus Covid-19. Mereka yang sudah divaksin akan kuat imunnya, sehingga jika terpapar Covid-19 tidak beresiko tinggi, mungkin seperti orang demam saja. "Kita harapkan masyarakat dapat menjalani vaksinasi, sehingga jumlahnya mencapai 70 persen atau lebih dan akan terbentuk kekebalan kelompok," kata Syafrizal Ucok.

Saat ini di Sumbar masih kelompok papan bawah dalam pencapaian vaksinasi, yaitu di bawah 50 persen. Angkanya 49,8 persen dan ditargetkan akhir Desember 2021 ini dapat tercapai vaksinasi minimal 70 persen.

Karena itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Drs. H. Syafrizal Ucok, MM berharap bantuan ustaz, mubaligh dan penceramah meyakinkan masyarakat bahwa pentingnya vaksinasi sebagai ikhtiar imunitas tubuh menghadapi virus Covid-19. "Mari bersama-sama kita lawan hoax dan tingkatkan capaian vaksinasi," kata Syafrizal Ucok.

Sedangkan untuk Sumbar capaian vaksinasi tiga besar tertinggi daerah adalah Padang Panjang (97,4 %), Bukittinggi (93 %) dan Sawahlunto (77,1 %). Sedangkan tiga terendah daerah adalah Tanah Datar (43,3 %), Agam (33,9 %) dan Padang Pariaman (32,9 %).

Sosialisasi pencegahan dan pengendalian Covid-19 untuk mubaligh ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar. Hadir sebagai peserta adalah mubaligh, ustadz dan penceramah dari Kota Padang, Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, seluruhnya 100 orang peserta.

Tampil sebagai nara sumber adalah Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Ekonomi dan Keuangan Drs. H.. Syafrizal Ucok, MM., Sekjen MUI Pusat DR. Amirsyah Tambunan dan Kadis Kesehatan Sumbar yang diwakili oleh Kabid Kesmas Yuni Andra, SKM.MM. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

DPRD Sumbar Berduka, Selamat Jalan Ustad Rinaldi
Kamis, November 25, 2021

On Kamis, November 25, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Innalihi wainnailaihi roji'un, selamat jalan Rinaldi, moga pengabdian mu menjadi ibadah menuju Sorganya Allah SWT, itu kata terucap dari mulut pelayat, yang menghadiri rumah duka, Senin, 25 November 2021.

Almarhum Rinaldi merupakan putra Maninjau, kecamatan Tanjung Raya, kabupaten Agam, merupakan anggota DPRD Sumbar Priode 2019-2024, dari fraksi PKS.

Rinaldi menghembuskan nafas terakhir, setelah mengalami kecelakaan jatuh dari kenderaan, di jurang dengan kedalaman sekitar 15 M.

Pada waktu mengalami kecelakaan, Rinaldi sedang melakukan kunjungan bersama kepala SKPD, untuk merancang jalan tembus, membuka keterisoliran daerah pemilihannya.

Berpulang-nya Rinaldi membuat banyak orang terkejut, karena sebelum menghembuskan nafas terkahir, masih kelihatan segar-bugar, namun Allah berkehendak memanggilnya pulang, sontak semua terkesima, tidak menyangka semua akan terjadi.

Ratusan pelayat memenuhi rumah duka beserta halaman, termasuk gubernur Sumbar Mahyeldi dan wakil ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar, beserta rombongan diantaranya kasubag Humas Idris, serta bupati Agam AWR.

Pada kesempatan tersebut, wakil ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar mengatakan, Rinaldi merupakan kader dan sosok yang baik, serta melakukan pengabdian pada masyarakat dengan ikhlas.

Bukan hanya itu, untuk sebuah pengabdian pada masyarakat, Rinaldi siap menghadapi berbagai bahaya dan rintangan, agar bisa membantu banyak orang.

"Almarhum salah seorang putra terbaik Agam, juga kader terbaik PKS, yang selalu mengabdikan diri tanpa pernah mengeluh, bahkan tak pernah lelah, untuk kepentingan banyak orang," tutur Irsyad Syafar dengan mata berlinang.

Ditambahkannya, Rinaldi juga sosok muda yang perlu dicontoh, karena santun dan hormat pada siapa saja yang lebih tua, dan menyayangi yang lebih muda.

Pernyataan Irsyad Syafar dipertegas Gubernur Sumbar, dimana Rinaldi merupakan wakil rakyat yang selalu ngotot dalam memperjuangkan daerah pemilihannya.

"Mari kita do'a-kan perjalanan Ronaldi menuju Pangkuan Ilahi, moga kita semua dapat memaafkan semua khilaf-nya," pinta Mahyeldi.

Selamat jalan Rinaldi, semua hasil Bhakti mu akan selalu dikenang, moga Sorga Allah SWT menjadi tempat istirahat panjang mu, kata itu terucap saat pelepasan di mesjid Jami' as syuhada, Koto Baru, Nagari Duo Koto Maninjau.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Amanah Tangani Kebencanaan Tuntas, Kini Saatnya Erman Rahman Purna Bakti
Rabu, November 24, 2021

On Rabu, November 24, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Erman Rahman mengakhiri tugasnya sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sekaligus aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov Sumbar, mulai hari Selasa 23 November 2021.

Ia pensiun dini saat memasuki usia 58 tahun, setelah sempat dirawat intensif di rumah sakit dengan kondisi kesehatan yang kritis akibat positif terinfeksi Covid-19. 

Meski kini telah sembuh, namun kondisi tubuhnya tidak lagi fit seperti semula. Sementara tugas dan tanggungjawabnya dalam penanganan bencana sangatlah berat. 

Di samping bencana nasional non-alam pandemi Covid-19 yang kini masih terjadi, Sumbar juga dihadapkan potensi bencana alam yang bisa terjadi kapan saja. Hal itulah yang menjadi pertimbangan baginya memilih pensiun dini.

Erman Rahman telah menjabat Kalaksa BPBD Provinsi Sumbar sejak era kepemimpinan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama Wakil Gubernur Nasrul Abit (alm) hingga berlanjut di bawah kepemimpinan Gubernur Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy.

Kepercayaan penuh yang diberikan pimpinan tersebut dijawab dengan pengabdian dan kerja keras serta tanggungjawab tinggi oleh pejabat eselon II itu. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk penanganan bencana. 

Erman Rahman bekerja tidak mengenal waktu. Dari pagi hingga malam, bahkan dini hari. Kemudian, pagi sudah berada di kantor lagi mengurus bencana yang terdiri dari pra-bencana, pasca-bencana dan rehabilitasi bencana. Begitu pula  dalam penanganan pandemi Covid-19 saat ini.

Selama memimpin badan yang bertanggungjawab dalam penanganan bencana di seluruh daerah di Sumbar itu, Erman Rahman cukup banyak menuai prestasi, melahirkan terobosan dan membawa kemajuan dalam upaya penanganan bencana sejak mitigasi untuk mengurangi risiko bencana hingga penanganan pascabencana.

Dalam bekerja menangani bencana, juga cukup banyak ujian dan rintangan yang harus dihadapinya. Termasuk dalam penanganan pandemi Covid-19 yang juga merupakan tanggungjawabnya sebagai Tim Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar.

Salah satu ujian terberatnya saat dihadapkan pada persoalan dana penanganan Covid-19. Sebagai seorang pamong, Erman Rahman menghadapi kasus tersebut dengan penuh tanggung jawab.

Di saat semua orang menjauh, dirinya tetap tegar. Ia hadapi dan buktikan kepada masyarakat bahwa dirinya tidak bersalah. Ia bersama tim di lembaga yang dipimpinnya mengizinkan penegak hukum memproses sehingga terang benderang.

Erman yakin apa yang BPBD lakukan untuk kepentingan masyarakat dalam kondisi darurat dan sesuai aturan bencana yang berlaku. 

Dalam keseharian, Erman Rahman dikenal cukup mudah bergaul dengan siapa pun, baik dengan pimpinan, kepala OPD, awak media, relawan bencana, BPBD kabupaten kota dan pemerintah terutama Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). 

Dengan komunikasi yang baik, Erman Rahman mendapat kepercayaan penuh dari Kepala BNPB waktu itu, Doni Monardo. Berkat kepiawaiannya melakukan lobi, daerah ini selalu mendapat perhatian besar dari BNPB dalam upaya mitigasi bencana.

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya bantuan yang diberikan BNPB kepada Sumbar dalam penanggulangan bencana. Beberapa kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) yang bersumber dari anggaran BNPB dilaksanakan di Sumbar.

"Pak Doni sangat peduli dengan kemanusiaan, apalagi jika bicara  kampung halamannya Ranah Minang. Beliau sangat memahami bahwa Sumbar daerah yang sangat rawan bencana, termasuk gempa dan tsunami. Sehingga cepat respons dan selalu tanggap dalam membantu mitigasi hingga rehabilitasi pasca bencana di Sumbar," ungkap Erman Rahman beberapa waktu lalu.

Di bawah Erman Rahman, BPBD Sumbar berhasil menuntaskannya.
Untuk kegiatan rehab-rekon tahun 2020 BNPB di Sumbar yang selesai dilaksanakan yakni, pembangunan jembatan di Sikabu, Kecamatan Lubukalung, Kabupaten Padangpariaman.

Jembatan Kayu Gadang di Sikabu ini pengerjaannya dimulai April 2020 dengan panjang 100 meter dan lebar tujuh meter. Jembatan akses utama menuju Stadion Utama Sumbar itu menggunakan dana hibah dari BNPB.

Kemudian pembangunan pengaman tebing di Puncak Pato Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanahdatar. Pengaman tebing dengan panjang sekitar 500 meter ini sangat penting, mengingat saat intensitas hujan tinggi, sering terjadi longsor yang mengganggu mobilitas dan perekonomian masyarakat. Pada tahun 2017 silam, pernah terjadi longsor tebing puncak Pato yang berada pada dua wilayah yakni Kecamatan Lintau Buo Utara dan Sungayang ini.

Berikutnya, juga ada pengerjaan rekonstruksi Jalan Sumpur Kudus di Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung. Rekonstruksi dilaksanakan di ruas jalan Tamparungo-Sumpur Kudus. Di mana ruas jalan tersebut pernah terputus akibat longsor dan tergerus, sehingga memutus akses penghubung antar-nagari.

Selanjutnya pengerjaan rekonstruksi pembangunan pengamanan sungai untuk mencegah banjir, di tiga titik di Kabupaten Solok. “Tiga titik tersebut yakni, di sungai Batang Indarung, Batang Sapan Kayu Manang dan Batang Kapalokoto,” terangnya.

Rehab-rekon juga tuntas dikerjakan untuk pencegahan abrasi pantai di tiga titik di kawasan pantai di Kota Padang. Pengerjaan pencegahan abrasi di tiga titik kawasan pantai di Kota Padang itu menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB. 

Tiga titik yang menjadi perhatian penanganan abrasi tersebut yakni, di kawasan pantai belakang Masjid Al Hakim, Tugu Merpati dan kawasan Pantai Pasia Jambak.

Abrasi pantai di Kota Padang sudah menjadi perhatian BNPB. Karena lokasi yang terdampak abrasi adalah lokasi vital, seperti Masjid Al Hakim yang baru dibangun dari sumbangan warga senilai Rp15 miliar. Kemudian, Tugu Merpati yang menjadi sejumlah pengingat momentum perdamaian. Begitu juga di Pasir Jambak yang berdampak pada masyarakat.

Bantuan Operasional Bencana

Selain bantuan rehab-rekon, berkat tangan dingin Erman Rahman,  BNPB juga mengirimkan bantuan berupa kapal speedboat untuk operasional penanganan bencana di laut dan sungai. Begitu juga helikopter yang standby untuk transportasi udara mengangkut korban dan bantuan saat bencana. 

Bahkan, helikopter CH-47D Chinook yang langsung didatangkan dari Amerika Serikat ke BNPB itu langsung mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu, 9 September 2020. 

Helikopter tersebut dimanfaatkan perdana di Sumbar selama empat hari untuk menyalurkan logistik ke daerah bencana dan alat pelindung diri (APD) untuk penanganan pandemi Covid-19. Belum lagi untuk pendistribusian bantuan-bantuan logistik yang bersifat darurat saat bencana. 

"Kalau dalam kondisi darurat, kita harus tetap berupaya melakukan yang terbaik agar risiko bisa diminimalisir dan tidak jatuh korban. Warga terdampak bencana jadi prioritas utama. Pasokan logistik harus cepat didistribusikan bagaimanpun caranya," ungkapnya di sela kegiatan penanganan bencana beberapa waktu lalu.

Provinsi Tangguh Bencana

Selama menjabat Kalaksa BPBD Provinsi Sumbar, Erman Rahman juga mencanangkan “Menuju Provinsi Sumbar Tangguh Bencana”. Gerakan ini bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan kebencanaan. Pemberian pengetahuan mitigasi bencana, sosialisasi dan pelatihan relawan kebencanaan di daerah, termasuk simulasi bencana.

Dengan memberikan mitigasi bencana, masyarakat akan menjadi tahu dan paham hingga merasa nyaman. Risiko kerusakan dan jatuhnya korban jiwa dapat diminimalisir.

Kemudian, Erman Rahman berhasil melahirkan terobosan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Hitung Cepat Pengkajian Kebutuhan Paccabencana (Jitu Pasna) hingga Angkatan VII.

Bimtek Jitu Pasna sangat penting dilaksanakan karena dengan potensi bencana yang cukup banyak di Sumbar, dibutuhkan pengkajian kebutuhan pascabencana, agar bisa cepat diketahui apa-apa saja yang dibutuhkan masyarakat di lokasi bencana. 

Dengan begitu, maka bisa dilakukan langkah-langkah terbaik dalam penanganannya. Apalagi, masyarakat membutuhkan penanganan cepat dan informasi yang akurat.

Bimtek ini guna memberikan gambaran dalam penghitungan kebutuhan pascabencana. Bimtek diikuti kalangan jurnalis dan kelompok siaga bencana, perangkat nagari, desa dan lurah dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar. 

BPBD Provinsi Sumbar, telah  melaksanakan Bimtek Jitu Pasna sejak tahun 2016 lalu dan sudah angkatan ke-47.

Totalitas dan loyalitas yang ditunjukan Erman Rahman dalam penanggulangan bencana, mengantarkan BPBD Provinsi Sumbar meraih penghargaan dari BNPB sebagai salah satu daerah yang berhasil melaksanakan penanggulangan bencana dengan baik.

Penghargaan nasional ketika itu diberikan oleh Kepala BNPB Doni Monardo kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, saat Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 melalui video conference, Rabu, 10 Maret 2021.

Ke depan, BPBD Sumbar menurut Mahyeldi, juga harus menyiapkan  tim reaksi cepat (TRC) yang terlatih menghadapi bencana. Termasuk TRC pemadam kebakaran dan di OPD yang juga terkait kebencanaan.

Mahyeldi juga mengingatkan, kelompok masyarakat siaga bencana yang telah terbentuk di tingkat kabupaten dan kota harus diperkuat lagi melalui pelatihan-pelatihan menghadapi bencana. 

Penanganan bencana ke depan harus didukung pula dengan  peralatan teknologi informasi yang memberikan akses informasi secara cepat kepada masyarakat saat terjadi bencana.

Erman Rahman mengakui, penanganan bencana tidak akan berhasil dilaksanakan dengan cepat, jika hanya dipikul oleh satu instansi BPBD saja.

"Harus melibatkan elemen pentahelix, termasuk tokoh masyarakat dan jurnalis. Baik itu pada kondisi prabencana, tanggap darurat dan pascabencana. Sebab karakter masalahnya berbeda-beda dan memperhatikan aspek kearifan lokal,” ujarnya.

Erman Rahman mengungkapkan, berkat koordinasi dan peran yang baik seluruh OPD di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi atau pakar dan media massa, penanganan bencana di Sumbar selama ini berhasil dengan baik dan cepat. “Melalui pentahelix selama ini, korban jiwa dan dampak kerusakan yang ditimbulkan bencana dapat diminimalisir dengan baik,” ujarnya.

Dalam karirnya di pemerintahan, Erman Rahman pernah menjadi "pejabat pilihan". Yakni, ketika menjabat Kepala BPBD Sumbar dengan segudang tugas dan tanggung jawab di masa pandemi Covid-19, dalam waktu bersamaan dipercaya menjadi Penjabat Bupati Tanahdatar saat Pilkada 2020 lalu.

Amanah tersebut didasarkan pada kapasitas, kapabilitas serta pengalamannya di berbagai jenjang karir dan jabatan di Pemprov Sumbar. Dia berhasil menjaga netralitas dan kondusivitas daerah hingga pasangan bupati dan wakil bupati terpilih dilantik.

Tuntas sudah pengabdian Erman Rahman. Semoga kepala BPBD selanjutnya bisa meneruskan kiprah positifnya dalam memitigasi, menangani tanggap darurat dan rehabilitasi pasca bencana secara cepat serta mampu berkoordinasi dengan baik bersama kabupaten dan kota serta pusat dalam menangani persoalan kebencanaan di daerah. Salam Tangguh! 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Rp13,6 T Bagi Kelompok Usaha Terdampak Pandemi, Sumbar Dapat Jatah 400.000 Orang Pelaku UMKM
Selasa, November 23, 2021

On Selasa, November 23, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kementrian Koperasi dan UMKM di tahun anggaran 2021 ini menyalurkan Rp13,6 triliun untuk pengusaha kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia yang terdampak bencana.

“Untuk Sumbar, alhamdulilah dialokasikan untuk 400.000 orang pelaku UMKM. Mudah-mudahan, melalui kolaborasi dan senergi kita semua, jumlah bantuannya bisa ditingkatkan di tahun depan,” terang Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha pada Kementrian Koperasi dan UMKM, Eddy Satriya, Ahad (21/11/2021).

Pernyataan Eddy itu, disampaikan saat acara puncak Silaturahmi Lintas Angkatan Ikatan Alumni SMAN 1 Bukittinggi (SLA IASMA) 2021 di auditorium gubernuran Sumbar. Acara ini digelar secara hybrid. Untuk kehadiran tatap muka, terbatas oleh perwakilan angkatan. Alumni Landbouw (demikian IASMA kerap disebut), mengikutinya secara daring melalui akun sosial media Zoom, Youtube, Instagram dan Facebook.
Dikatakan, saat ini Kemenkop dan UKM sedang berkolaborasi dengan Baznas untuk menyalurkan bantuan pada pedagang Pasar Bawah. 

“Kita sedang memproses bantuan untuk pedagang Pasar Bawah sebesar Rp2,5 miliar untuk 125 pedagang yang jadi korban kebakaran beberapa waktu lalu,” ungkap Eddy yang juga alumni IASMA Landbouw angkatan 82.
Pemerintah, tegas Eddy, akan terus mendorong UMKM Indonesia masuk pasar global. Salah satu jalan yang ditempuh, mendorong UMKM berubah dari informal ke formal, sehingga memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). 
“Dengan begitu, akan mempermudah pengajuan bantuan pemerintah. Kemudian, digitalisasi usaha lalu mendorong rantai pasokan UMKM dan mendorong modrenisasi koperasi,” pungkas Eddy Satria.

Menurut Eddy, UMKM ini sudah jadi darah daging di Sumatera Barat. Selain itu, mayoritas alumni IASMA Landbouw merupakan penggerak UMKM. Misalnya, dengan jualan di Pasa Ateh, Pasa Bawah, Pasa Lereng dan Aua Kuning. 

“Merekalah yang mengerakan UMKM Ekonomi Indonesia,” tegas Eddy yang bicara secara daring. 

Dikatakan Eddy, sebesar 99,09% pelaku usaha di Indonesia ini termasuk golongan UMKM. Hanya 0,01% yang termasuk golongan usaha besar. Selain itu, UMKM memberikan sumbangan untuk Pendapatan Domestik Bruto (PDB) mencapai angka 60%. 

“Dari total kontribusi terhadap PDB itu, sebesar 97% disumbangkan oleh sektor UMKM yang mayoritas juga menyerap tenaga kerja,” ungkap dia. 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengapresiasi sekaligus mengucapkan terimakasih pada panitia yang telah sukses menggelar serangkaian kegiatan pada SLA 2021 ini. 

“Tema Kolaborasi dan Sinergi yang diangkat pada SLA 2021, sangat tepat untuk kondisi yang kita hadapi saat ini,” ungkap Mahyeldi, yang juga Alumni SMA 1 Bukittinggi angkatan 1986.  
Dikesempatan itu, Mahyeldi juga menyitir banyaknya ditemukan, satu organisasi kemasyarakatan dengan kepengurusan berbeda-beda. 

“Saat ini kita lihat, organisasi-organisasi yang pengurusnya ada dua, ada yang tiga bahkan ada yang empat kepengurusan. Itu cukup memprihatinkan bagi pemrintah dan alhamdulillah dengan tema berkalaborasi dan besinergi ini sangat tepat dan mudah-mudahan bisa memberi motivasi serta semangat kepada yang lain,” ungkapnya.

“Dengan berkolaborasi dan bersinerginya setiap angkatan Alumni SMA 1 Bukittinggi, kita harapkan bisa memberi kemajuan untuk alumni, Sumbar dan Indonesia,” pungkas Mahyledi. 

Digelar Selama 4 Bulan
Sementara, Ketua Pelaksana SLA 21, Yofialdi mengatakan, SLA 2021 merupakan agenda tahunan yang digagas pengurus alumni SMAN 1 Bukittinggi. Melalui kegiatan ini diharapkan, dapat mempersatukan seluruh alumni dalam sebuah perhelatan lintas angkatan, dari yang baru lulus tahun 2020 sampai dengan yang sangat senior, lulusan tahun 1950-an. 

“Iven ini sekaligus merefleksikan dan mengintrospeksi kembali apa yang jadi cita-cita dan idealisme kita saat jadi pelajar, tumpuan harapan pribadi, orang tua dan bangsa dengan aktualisasinya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” terang Yofialdi.

Dikatakan Yofialdi, SLA 2021 ini, dipercayakan pada keluarga besar Iasma Wilayah Sumatera Barat dengan melibatkan adik-adik millenial sebagai tim kreatif. Hasilnya, kegiatan SLA 21 ini sedikit berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya. Dimana, rangkaian kegiatan dilaksanakan sejak Agustus 2021 lalu. 

Dalam kurun waktu 4 bulan dari Agustus hingga 21 November 2021 itu, ungkap Yofialdi, telah diselenggarakan berbagai rangkaian secara offline dan online. Seperti, vaksinasi gratis bagi siswa SMAN 1 Bukittinggi dan masyarakat di Padang. 

Juga ada kegiatan Landbouw Virtual Run sejauh 62 Km sesuai dengan jumlah angkatan alumni saat ini. Iven yang merujuk pada kebiasaan baru (new normal) ini, diikuti ratusan alumni yang tersebar diberbagai tempat bahkan yang tengah berada di mancanegara. 

Kemudian, juga ada acara webinar pariwisata mengenai pengembangan pariwisata dalam masa pandemi dan pascapandemi. Seminar ini bekerjasama dengan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (IKAFE) Unand. Lalu, juga ada kegiatan 3 series business talk yang ditutup dengan Webinar UMKM bersama Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki. 

“Juga ada kegiatan 10 series talkshow Landbouw Takana Juo. Acara ini mengenang kembali moment terindah semasa sekolah, dimana salah satu acara ini menghadirkan Andri Warman yang merupakan Bupati Agam periode 2020-2024,” ungkap Yofialdi. 

Lalu, juga diglar gerakan donasi buku untuk almamater. Kemudian, kegiatan berbagi kisah inspiratif dari angkatan-angkatan yang berbagi dengan sesama, sepanjang masa pandemi Covid19. 

“Semua rangkaian acara ini terlaksana berkat dukungan dan kerjasama berbagai pihak, baik pihak pemerintah maupun swasta dan semua jaringan alumni,” terangnya. 

“Panitia mengucapkan terimakasih pada Pemerintah Provinsi Sumbar, IASMA Pusat, IASMA Sumbar, pada seluruh alumni, semua panitia dan para sponsor serta para pihak yang telah telah penduli dan mendukung terlaksananya rangkaian SLA 2021 ini,” tambah Yofiladi.  

Ketua Umum IASMA Landbauw, Indra Januar juga mengucapkan terimakasih pada panitia yang telah mengangkat dan menyukseskan SLA 2021 sejak dari Agustus hingga acara puncak.

“Alumni SMA 1 Bukittinggi sudah lebih dari 12.000 orang. Kini semuanya telah memiliki berbagai latar belakang dan profesi. Ini merupakan potensi yang besar untuk memajukan sesama alumni, almamater dan masyarakat Sumbar,” harap Indra, yang merupakan angkatan 1982. 

Laporan: Satria