Headline

Opini

SOROT

Sports

RAGAM

Geger! Ustadz Rosyid di Buahbatu Ngaku Jadi Rasul, Pimpin Pusdiklat Dai
Jumat, Juni 25, 2021

On Jumat, Juni 25, 2021

Geger! Ustadz Rosyid di Buahbatu Ngaku Jadi Rasul, Pimpin Pusdiklat Dai
BENTENGSUMBAR.COM - Seorang pria, Rosyid yang merupakan Ustadz mengaku rasul. Ustadz Rosyid mengaku nabi itu merupakan pimpinan pusdiklat dai di Cijawura Kecamatan Buahbatu Kota Bandung.


Hal itu pun menghebohkan warga sekitar. Perkumpulan ustadz mengaku rasul itu dituduh aliran sesat, Kamis, 24 Juni 2021.


Pimpinan yayasan Rosyid ditangkap polisi dan dibawa ke Polrestabes Bandung untuk menghindari amukan massa.


Camat Buahbatu Edi Juhendi mengaku, satu pekan kemarin sudah mendapatkan informasi bahwa masyarakat setempat melaporkan pimpinan yayasan ke polsek setempat.


Namun saat itu, kantor polsek sedang lockdown akibat beberapa petugas terpapar Covid-19.


Dia mengatakan, akhirnya memfasilitasi pertemuan antara pimpinan yayasan dengan tokoh agama, tokoh RT, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kelurahan dan RW serta masyarakat di kelurahan. Disepakati dalam pertemuan itu ajaran tersebut merupakan aliran sesat.


"Oleh saya difasilitasi di kelurahan sama tokoh RT, RW, tokoh agama. Sepakat aliran tersebut menyimpang, sesat kata MUI kelurahan," ujarnya.


Edi mengatakan, dalam pertemuan tersebut perwakilan Polrestabes Bandung turut hadir dan disarankan untuk dilaporkan karena terdapat pidana khusus. Akhirnya, masyarakat setempat melaporkan pimpinan yayasan ke Polrestabes Bandung.


Saat ini pihaknya bersama masyarakat dan MUI Kecamatan berencana untuk bertemu dengan pimpinan yayasan dan membahas terkait pertemuan yang sebelumnya telah dilakukan. Namun, masyarakat setempat sudah tidak tahan dan akhirnya mendatangi yayasan tersebut tadi malam.


"Karena kekhawatiran ada anarkis, yang bersangkutan dibawa ke polres," katanya. Edi mengaku, tidak memiliki kompetensi untuk menyatakan yayasan tersebut mengajarkan aliran sesat.


Namun, berdasarkan laporan dari mantan anggota yang pernah belajar di yayasan tersebut, pimpinan yayasan mengklaim adalah rasul.


"Ada beberapa laporan mantan anggota, tidak sesuai ajaran agama Islam malah ngangken (mengaku) rasul, anjeuna rasul," katanya.


Dia mengatakan, beberapa orang yang melaporkan ke Polrestabes Bandung mengaku memiliki bukti. Salah satunya adalah cuplikan video tentang pengakuan dirinya rasul.


Dia mengaku, mendapatkan informasi bahwa yayasan tersebut sudah beroperasi sejak 2017.


Mereka sudah dilaporkan ke MUI Kecamatan bahkan ke MUI Kota Bandung dan MUI Jabar namun saat ini belum ada fatwa yang dikeluarkan disebabkan kondisi pandemi Covid-19 hingga akhirnya terjadi aksi masyarakat.


Source: Suara.com

Ada Abu Janda, Dokter Ahli: Terbukti Plasma Darah Penyintas Bisa Sembuhkan Penderita Covid
Jumat, Juni 25, 2021

On Jumat, Juni 25, 2021

Ada Abu Janda, Dokter Ahli: Terbukti Plasma Darah Penyintas Bisa Sembuhkan Penderita Covid
BENTENGSUMBAR.COM - Sebuah video yang memperlihatkan pegiat media sosial Abu Janda bersama dokter ahli plasma dr Monica menyebut plasma darah penyintas virus corona terbukti dapat menyembuhkan pasien penderita Covid-19, viral di media sosial.


Video Abu Janda dan dokter ahli plasma itu viral usai dibagikan pengguna Twitter ChusnulCh_, seperti dilihat pada Kamis 23 Juni 2021. 


“Plasma darah penyintas covid terbukti dapat membantu menyembuhkan penderita covid. Jadi buat teman-teman yang sembuh dari covid segera ke PMI sumbangkan plasma darah kalian Karena plasma darah kalian sangat berharga bagi penanggulangan covid di negara kita. Buat yang lain tolong bantu share,” cuit netizen ChusnulCh_.


Dalam video tersebut, tampak Abu Janda sedang bersama dokter Satgas Ahli Plasma dr Monica.


“Gaes hari ini saya sedang bersama Dokter Monica, dokter Satgas Ahli Plasma. Beliau ingin mengatakan sesuatu. Mohon didengar,” ujar Abu Janda.


Dokter Monica pun menyampaikan bahwa plasma darah penyintas Covid-19 terbukti bisa menyembuhkan pasien yang tengah terpapar virus mematikan tersebut.


“Gaes, sudah terbukti bahwa plasma darah penyintas covid dapat membantu menyembuhkan penderita covid,” ungkap dr Monica.


Oleh karena itu, ia mengimbau kepada para penyintas agar segera mendonorkan plasma darahnya ke Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu kesembuhan pasien penderita Covid-19.


“Oleh sebab itu, saya memohon dengan sangat kepada seluruh orang yang sembuh dari covid, pergi ke PMI donorkan plasma darah kalian karena plasma darah kalian sangat berharga bagi penanggulangan covid di Indonesia,” tuturnya.


Setelah mendengar ucapan dokter ahli itu, Abu Janda pun ikut mengimbau kepada para penyintas untuk segera ke PMI dan mendonorkan plasma darah mereka demi kesembuhan pasien penderita Covid-19.


“Jadi dengar sendiri yah gaes, kalau kalian pernah kena covid dan sudah sembuh segera pergi ke PMI. Donorkan plasma darah kalian,” ujarnya.


Source: terkini.id

Unggah Video Remaja Mabok dan Melecehkan Nabi, Gus MIftah: Ngaji Bareng Yuk
Jumat, Juni 25, 2021

On Jumat, Juni 25, 2021

Unggah Video Remaja Mabok dan Melecehkan Nabi, Gus MIftah: Ngaji Bareng Yuk
BENTENGSUMBAR.COM - Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah akhirnya juga turut menyoroti video yang melecehkan Nabi Muhammad SAW, yang dilakukan para remaja sedang mabuk.


Video yang kemudian viral di media sosial itu pun kembali diunggah Gus Miftah. Ia pun mengajak para remaja tersebut agar mengaji bareng.


Dalam video itu terlihat, remaja mabuk viral sambil melecehkan Nabi Muhammad direkam pada dini hari Rabu, 23 Juni 2021.


Gus Miftah membuka ajakannya dengan memanggil seluruhnya dear Bro dan Sis lalu mengajak berjumpa.


"Dear bro n sis yang ada di video….. boleh kah saya berjumpa?


Ia pun mengajak para remaja tersebut mengobrol dan belajar bareng.


"Mungkin kita bisa ngobrol atau belajar Ngaji bareng yuk," tulisnya.


Gus Miftah menguncapkan maaf, jika kembali memposting video mereka, karena banyak yang memanggil namanya karene video tersebut.


"Maaf saya posting karena saya banyak di tag tentang video yang mungkin sengaja anda posting ntah dimana,"


Diingatkan Gus Miftah, orang yang beribadah saja yang sampai sombong dan dipamerkan, apalagi kemaksiatan yang dipamerkan dengan penuh kesombongan.


“Orang beribadah sombong dan dipamerkan saja tidak pantas, apalagi kemaksiatan yang dipamerkan dengan penuh kesombongan," tegas Gus Miftah.


Sekedar diketahui, dalam video berdurasi 10 detik itu, terlihat ada sekitar 5-6 orang yang berada di suatu tempat yang tidak diketahui. Pada permulaan video, kamera mengarah kepada botol-botol minuman keras yang dikerubungi oleh asap rokok.


Terlihat ada dua perempuan yang memperagakan tangan menengadah seperti sedang berdoa. Lalu, ada lagi seorang perempuan yang sedang menuangkan minuman ke dalam gelas dan berkata, “Eh, Nabi Muhammad juga mabok.”


Video diunggah di fitur Instastory itu memperoleh kecaman dari warganet. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai perekam video dan di mana video itu diambil.


Video itupun viral setelah diunggah sebelumnya akun instagram @ndorobeii. banyak netizen yang mengecam aksi perbuatan remaja mabuk tersebut.


"Saya nakal tapi saya tahu tempat," tulis akun @dia_korbanq.


"Ditunggu klarifikasinya sambil nangis-nangis," sahut akun @spamunqas


"Semoga di beri hidayah," sahut juga akun @adampratama.


Source: Suara.com

Musik yang Boleh Hanya Shalawat, Kok UAS Nyanyi Lagu Nicky Astria dan Afgan?
Kamis, Juni 24, 2021

On Kamis, Juni 24, 2021

Musik yang Boleh Hanya Shalawat, Kok UAS Nyanyi Lagu Nicky Astria dan Afgan?
BENTENGSUMBAR.COM - Jagat media sosial dihebohkan dengan video yang memperlihatan pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) tengah menyanyikan lagu Panggung Sandiwara milik Nicky Astria dan lagu penyanyi Afgan berjudul “Padamu Ku Bersujud”. 


Padahal UAS pernah menyatakan bahwa musik yang diperbolehkan hanyalah Shalawat Nabi, seperti disimak di akun YouTube Nafas Pembaharuan yang diunggah Selasa, 22 Juni 2021, dan disimak Hops.id, Rabu, 23 Juni 2021.


Dalam video ini, tampak UAS tengah bernyanyi diiringi musik petikan gitar dari seorang pria berbaju hitam. UAS dan pria pengiring musik tersebut menyayikan lagu lawas berjudul ‘Panggung Sandiwara’ yang dipopulerkan penyanyi wanita, Nicky Astria.


“Ada peran wajah dan ada peran berpura-pura. Mengapa kita bersandiwara,” nyanyi UAS dalam video tersebut.


Pada cuplikan selanjutnya, juga tampak UAS menyanyikan lagu yang dipopulerkan penyanyi Afgan berjudul ‘Padamu Ku Bersujud’ diiringi musik piano. Ia pun mengucapkan lirik lagu religi itu.


“Kau beriku bahagia, jadikan aku selamanya Hamba-Mu yang selalu bertakwa. Ampuniku ya Allah yang sering melupakan-Mu, saat Kau limpahkan karunia-Mu. Dalam sunyi aku bersujud,” kata UAS menyanyikan lagu Afgan.


Akun twitter @IbuNe_neng, seperti dilihat pada Senin 21 Juni 2021 mencuit, “Jadi gimana nih Mad? Koq ucapan dipanggung n dunia nyata beda sih?,” cuit IbuNe_neng.


Unggahan video netizen terkait Ustaz Abdul Somad itu juga ikut dibagikan Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.


Dalam video di akun YouTube Nafas Pembaharuan ini juga ditampilkan video Ustaz Abdul Somad tengah menyampaikan ceramah di atas panggung di depan jemaah. Dia pun lantas membacakan pertanyaan dari seorang jemaah terkait hukum musik dalam syariat Islam.


“Apa hukum musik dalam syariat Islam?,” ujar UAS membacakan pertanyaan jemaah itu.


Menjawab pertanyaan tersebut, UAS dengan tegas mengatakan bahwa musik yang diperbolehkan dalam ajaran Islam yakni Shalawat.


“Musik yang boleh Shalawat,” ucap Ustaz Abdul Somad sambil menyanyikan lirik Shalawat.


Hal ini tentunya sangat kontradiktif dengan kenyataan UAS malah bernyanyi lagu “Panggung Sandiwara” milik Nicky Astria dan juga menyanyikan lagu milik Afgan dengan judul “Padamu ku Bersujud”.


Netizen pun ramai menanggapi dalam kolom komentar di kanal YouTube Nafas Pembaharuan dan akun @IbuNe_neng.  Akun YouTube Charis Riyanto menuliskan komentar  “Istilah orang Jawa disebut Jarkoni, iso ngajar gak iso nglakoni”.


“Lagu yang dia nyanyikan adalah cerminan diirnya sendiri dunia panggung sandiwara” ujar akun Suku Lio.


Sedangkan di akun @IbuNe_neng, netizen berkomentar “Ustad hanyalah manusia biasa sama seperti kalian janganlah iri dan dengki” kata akun twitter  @Jerenghez


Akun twitter lainnya menyahut @timschurmmann mencuit “Ini masalahnya bukan soal manusia biasa atau bukan. Ini masalah kemunafikan yang sengaja dilakukan oleh yang bersangkutan. Manusia biasa aja dilarang munafik apalagi ustaz” .


Source: Hops.ID

Wajah Seorang Pria Bengkak Keluarkan Cairan Amis Usai Vaksinasi Vac, Netizen: Makin Mengerikan Vaksin Cina Ini!
Kamis, Juni 24, 2021

On Kamis, Juni 24, 2021

Wajah Seorang Pria Bengkak Keluarkan Cairan Amis Usai Vaksinasi Vac, Netizen: Makin Mengerikan Vaksin Cina Ini!
BENTENGSUMBAR.COM - Wajah seorang pria bernama Agus Purjantoro bengkak usai melakukan vaksinasi Corona Vac.


Ia diinformasikan mulai mengalami bengkak-bengkak pada bagian wajah setelah disuntik dosis pertama vaksin Corona Vac di Puskesmas Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.


Adapun penyebabnya, yaitu warga Jalan Masjid Nurul Fajri, No29 A, RT01/02, Pondok Aren tersebut diduga mengalami efek samping dari vaksin Corona Vac.


“Kemarin sih, waktu saya ke dokter ada kemungkinan dari vaksin itu. Tapi dokter bilang juga ada faktor lain, tapi enggak dijelasin,” beber Agus kepada SINDOnews di Pondok Aren, dikutip terkini.id pada Rabu, 23 Juni 2021.


Sebagai informasi, Agus disuntik vaksin Sinovac pada 6 Juni 2021 lalu di Puskesmas Pondok Aren.


Usai disuntik, ia mengaku tidak merasakan gejala apa pun dan baru mulai merasakan gejala keesokan harinya, yaitu pada 7 Juni 2021.


“Tanggal 7 Juni itu baru mulai bereaksi, pipi saya kayak ada biang keringat dan mulai membengkak.”


Agus pun segera menghubungi nomor petugas puskesmas yang ada di sertifikat vaksinnya itu.


Ia kemudian disarankan ke UGD Puskesmas Pondok Aren. Namun, anehnya, dokter puskesmas bilang tidak apa-apa sehingga hanya diberi obat.


“Selama tiga hari kok enggak ada reaksi, malah tambah bengkak,” jelasnya.


Khawatir terjadi sesuatu yang buruk, Agus pun kembali menghubungi petugas yang bersangkutan. Kali ini, ia langsung mendapat rujukan ke RSUD Kota Tangsel di Pamulang.


“Begitu daftar ke sana, dikasih jadwalnya empat hari kemudian, itu dalam kondisi wajah bengkak. Dari pada menunggu empat hari dan tambah parah, akhirnya saya ke IMC ke dokter penyakit dalam.”


Dari dokter IMC Bintaro ini, akhirnya Agus tahu jika bengkak-bengkak pada wajahnya diduga akibat suntik vaksin Corona Vac.


Kendati demikian, dokter yang menanganinya juga membuka opsi lain terkait adanya penyebab lainnya.


“Analisa dokter itu ada kemungkinan dari vaksin dan faktor lain. Tapi pas aku tanya, dokter gak bisa jelasin secara gamblang. Saya periksa di IMC Bintaro.”


Sepulang dari IMC, Agus diberi obat untuk satu minggu. Setelah minum obat itu, Agus pun mengaku baikan.


Bengkak di wajahnya berangsur kempes. Hanya saja, dari pipi yang bengkak keluar cairan berbau amis.


“Jadi dari pipi bengkaknya itu selalu keluar cairan kayak keringat, lengket, dan baunya amis. Kayak bintik-bintik biang keringat gitu, warna merah, tapi kayak keluar keringat, dan basah,” paparnya.


Setelah kempes, pada bekas pipi yang bengkak, kulitnya terkelupas. Nah, merasa sudah tidak bengkak, Agus tidak melanjutkan pengobatan di IMC Bintaro.


“Hari Jumat atau pada hari ke-10, saya sembuh. Saya pikir sudah sembuh karena kengkaknya sudah hilang, kan. Tapi Sabtu kemarin, mulai bengkak lagi karena obatnya habis.”


Saat wajahnya bengkak-bengkak, Agus mengaku tidak merasakan sakit ataupun panas dingin.


Sebaliknya, wajahnya seperti kapalan. Hanya saja, bengkaknya selalu mengeluarkan keringat bau amis.


“Jadi kulitnya keras kayak baal atau kapalan. Pipi bengkaknya dipencet keras. Jadi, rembes kayak keluar keringat gitu, lho. Nanti dilap kering, tapi lima menit kemudian ya keluar lagi,” pungkasnya.


Hingga kini, pihak Puskesmas Pondok Aren masih belum bisa dimintai keterangan. Begitupun dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel.


Melihat kejadian tersebut, beragam komentar serta opini pun dilayangkan oleh para netizen.


“Semakin mengerikan paksin dari cina ini,” tanggap akun Apih Ajat Berkahsayur.


Kendati demikian, cukup banyak pula netizen lainnya yang berpikiran positif bahwa pasti pria tersebut memiliki alergi atau semacamnya.


“Ya ambil positifnya saja yang divaksin kan sudah jutaan orang mungkin masnya punya alergi obat,” ujar Zaenal_Arifin.


“sampaikanlah semua penyakit dan alergi di tubuh kita sebelum divaksin kepada nakes biar terhindar dari kejadian seperti ini,” timpal akun Edyas Fibriandhani.


“untuk semua obat ada pantangannya…..vaksin banyak pantangan penyakit….makanya bila ditanya dokter yg vaksin jawab sejujurnya….contoh yg mudah buat yg uda punya umur pastinya ada yg sakit gigi (tidak diperbolehkan vaksin) tunggu sudah sembuh dan penyakit lainnya,” imbuh akun Andiandion.


Source: terkini.id

Ngeri! Varian Delta Bisa Menular Hanya dengan Berpapasan
Kamis, Juni 24, 2021

On Kamis, Juni 24, 2021

Ngeri! Varian Delta Bisa Menular Hanya dengan Berpapasan
BENTENGSUMBAR.COM - Varian delta yang menjadi salah satu mutasi dari SARS-Cov-2 menjadi salah satu yang paling menular, bahkan bisa menular hanya dengan saling bertemu sesaat. 


Hal ini ditemukan dari percobaan yang dilakukan di Bondi Junction Westfiled, setelah seorang pejabat kesehatan mengatakan varian delta bisa menular hanya dengan kontak sekilas.


New South Wales, salah satu negara bagian Australia menemukan dua kasus positif dari transmisi lokal. Akibatnya pihak otoritas pun khawatir akan adanya penularan varian delta dengan lebih cepat.


Sejumlah tempat yang berpotensi menjadi sumber penularan Covid-19 baru terdaftar pada Sabtu malam, termasuk gym Fitness First di Pitt Street dan Bond Street di Sydney CBD, Salvos Stores di Tempe dan outlet Baby Bunting di Shellharbour di Illawarra.


Dilansir dari SBS News, Australia Barat juga memperketat aturan perbatasan sehingga semua pendatang dari NSW harus menjalani tes pada saat kedatangan atau dalam waktu 48 jam, dan melakukan karantina mandiri hingga mendapatkan hasil negatif. Siapa pun yang telah mengunjungi tempat dalam daftar paparan selama waktu yang relevan harus melakukan karantina sendiri selama 14 hari sejak tanggal paparan mereka.


Menteri Kesehatan NSW Brad Hazzard mengatakan varian Delta, pertama kali ditemukan di India adalah bahaya terdekat sekarang karena sangat mudah menular. Dari kasus yang terjadi di Bondi Junction pasien yang terpapar terlihat dari CCTV hanya berpapasan ketika berbelanja, sehingga hal in bisa terjadi pada yang lainnya di pusat perbelanjaan atau tempat lainnya. 


"Ini adalah virus yang sangat mampu menularkan bahkan ketika kita memiliki jarak yang sangat dekat antara individu yang menularkan dan siapa pun dari kita yang mungkin lewat," kata dia.


"Mereke bertemu tidak lebih dari beberapa detik di suatu tempat dalam kisaran antara 10 dan mungkin 50-60 sentimeter jauhnya dalam situasi yang hanya lewat," lanjutnya. Pantauan ini pun menunjukan kecurigaan bahwa varian Delta bisa menular hanya dengan bertemu. 


Daftar situs paparan COVID-19 telah diperbarui hingga sekarang mencakup 20 tempat di Bondi Junction, Newtown, Redfern, Northmead, Vaucluse, dan Leichhardt.


Source: cnbcindonesia.com

UAS Singgung Musik, Netizen: Ucapan di Panggung dan Kenyataan Beda
Selasa, Juni 22, 2021

On Selasa, Juni 22, 2021

UAS Singgung Musik, Netizen: Ucapan di Panggung dan Kenyataan Beda
BENTENGSUMBAR.COM - Video yang memperlihatkan pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) tengah menyampaikan ucapan ceramahnya di atas panggung dan menyinggung soal hukum musik dalam syariat Islam, viral di media sosial.


Potongan video ucapan UAS menyinggung soal hukum musik dalam Islam tersebut viral usai dibagikan pengguna Twitter IbuNe_neng, seperti dilihat pada Senin 21 Juni 2021.


Unggahan video netizen terkait Ustaz Abdul Somad itu juga ikut dibagikan Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.


Dalam narasi cuitannya, netizen tersebut menilai ucapan UAS saat ceramah di panggung membahas soal hukum musik tersebut berbeda dengan apa yang dilakukan suami dari Fatimah Az-Zahra itu di dunia nyata.


“Jadi gimana nih Mad? Koq ucapan dipanggung n dunia nyata beda sih?,” cuit IbuNe_neng.


Dilihat dari video itu, tampak Ustaz Abdul Somad tengah menyampaikan ceramah di atas panggung di depan jemaah.


Ia pun lantas membacakan pertanyaan dari seorang jemaah terkait hukum musik dalam syariat Islam.


“Apa hukum musik dalam syariat Islam?,” ujar UAS membacakan pertanyaan jemaah itu.


Menjawab pertanyaan tersebut, UAS dengan tegas mengatakan bahwa musik yang diperbolehkan dalam ajaran Islam yakni Shalawat.


“Musik yang boleh Shalawat,” ucap Ustaz Abdul Somad sambil menyanyikan lirik Shalawat.


Namun, dalam cuplikan video berikutnya tampak UAS tengah bernyanyi diiringi musik petikan gitar dari seorang pria berbaju hitam.


Ia dan pria pengiring musik tersebut menyayikan lagu lawas berjudul ‘Panggung Sandiwara’ yang dipopulerkan penyanyi wanita, Nicky Astria.


“Ada peran wajah dan ada peran berpura-pura. Mengapa kita bersandiwara,” demikian lirik lagu Panggung Sandiwara yang dinyanyikan UAS tersebut.


Pada cuplikan selanjutnya, juga tampak UAS menyanyikan lagu yang dipopulerkan penyanyi Afgan berjudul ‘Padamu Ku Bersujud’ diiringi musik piano. Ia pun mengucapkan lirik lagu religi itu.


“Kau beriku bahagia, jadikan aku selamanya Hamba-Mu yang selalu bertakwa. Ampuniku ya Allah yang sering melupakan-Mu, saat Kau limpahkan karunia-Mu. Dalam sunyi aku bersujud,” ucapnya.


Source: terkini.id

Mengaku Malaikat Munkar, Pria Bentak Emak-Emak: Saya Pencabut Nyawa
Senin, Juni 21, 2021

On Senin, Juni 21, 2021

Mengaku Malaikat Munkar, Pria Bentak Emak-Emak: Saya Pencabut Nyawa
BENTENGSUMBAR.COM - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membentak sejumlah emak-emak sambil mengaku sebagai Malaikat Munkar pencabut nyawa, viral di media sosial.


Video pria mengaku Malaikat Munkar kepada emak-emak itu viral usai dibagikan pengguna Twitter Namaku_Mei, seperti dilihat pada Minggu 20 Juni 2021.


Dalam narasi cuitannya, netizen tersebut mengatakan kemungkinan pria itu dalam kondisi kelelahan sehingga dia berani mengaku sebagai Malaikat Munkar.


“Mungkin dia lelah kalian aja para pejuang rupiah, Met stirahat siang, makan yang banyak yah biar gak gampang Lelah. Salah tugas iki,” cuit netizen Namaku_Mei.


Dilihat dari video tersebut, tampak pria yang mengenakan ikat kepala dan pakaian serba hitam itu tengah terlibat cekcok dengan sejumlah emak-emak.


Namun, tak diketahui pasti pemicu keributan antara pria itu dengan emak-emak tersebut.


Pria itu pun lantas mengaku kepada emak-emak itu bahwa dirinya adalah Malaikat Munkar.


“Saya Malaikat Munkar. Malaikat Munkar saya!,” teriak pria itu membentak sejumlah emak-emak tersebut.


“Apa! (Saya) Malaikat Munkar pencabut nyawa, hah,” teriaknya lagi.


Menanggapi ucapan pria itu, salah seorang emak-emak kemudian meminta warga untuk merekam aksi yang dilakukan lelaki paruh baya tersebut.


“Videoin, videoin, videon,” kata salah seorang emak-emak.


Sementara emak-emak lainnya mengatakan kepada pria itu bahwa mereka bukannya menyinggung soal kematian.


“Ini bukan ngomong kematian pak,” ujar sang emak-emak.


Bukannya berhenti emosi, pria tersebut malah makin mengeluarkan ucapan tak masuk akal dengan menyebut bahwa dirinya ditakuti roh legendaris Nyi Roro Kidul.


“Nyai Roro Kidul takut sama saya,” tegas pria mengaku Malaikat Munkar itu.


Lantaran tak ingin keributan terus berlanjut, sejumlah emak-emak itu pun meminta pria yang mengaku Malaikat Munkar tersebut untuk berbicara secara baik-baik.


“Ini kita mau ngomong baik-baik pak,” ujarnya.


Source: terkini.id

Singgung Pelakor, Istri Sah: Kita Gak Kalah Jago di Ranjang Asal Uang Tercukupi
Sabtu, Juni 19, 2021

On Sabtu, Juni 19, 2021

Singgung Pelakor, Istri Sah: Kita Gak Kalah Jago di Ranjang Asal Uang Tercukupi
BENTENGSUMBAR.COM - Curhat seorang netizen wanita yang mengaku istri sah, menyinggung para perebut laki orang atau dikenal dengan istilah pelakor mendadak viral di media sosial.


Curhatan istri sah bernama Nui Nuruel Naura soal pelakor tersebut viral usai dibagikan pengguna Twitter Namaku_Mei, seperti dilihat pada Jumat 18 Juni 2021.


Dalam narasi cuitannya, netizen itu menanyakan pendapat warganet yang berstatus ibu-ibu terkait hal yang disampaikan Nui Nuruel Naura lewat postingan curhatannya itu.


“Betul gak bu ibu,” cuit netizen Namaku_Mei.


Dilihat dari foto tangkapan layar postingan curhatan dari Nui Nuruel tersebut, tampak istri sah itu menyampaikan kepada para suami bahwa mereka sebenarnya lebih jago di ranjang dibanding pelakor.


Namun, kata Nui, asalkan suami juga bisa memberi nafkah uang yang cukup kepada para istri sah.


“Katanya pelakor lebih seksi dan jago di ranjang. Mohon maaf bang nih, kita para istri sah gak kalah jago urusan ranjang asal uang tercukupi, kami para istri sah siap goyang ngebor sampai pagi,” tulis Nui Nuruel Naura membagikan postingannya itu ke grup Facebook ‘Curhatan Hati Seorang Istri’.


Akan tetapi, lanjut Nui, pada kenyataannya para suami hanya memberi uang pas-pasan kepada istrinya.


Hal itulah, menurutnya, yang membuat istri sah enggan memenuhi keinginan suami terkait urusan ranjang.


“Lah ini ngasih duit pas-pasan pengen digoyang ngebor. Dikira kagak pake bahan bakar,” tuturnya.


Ia pun menilai, penampilan pelakor memang lebih baik dibanding istri sah. Namun, menurut Nui, ‘mesin’ istri sah lebih original dibanding para perebut suami orang.


“Secara cashing emang bagusan pelakor tapi lihat dong mesin istri sah lebih ori bosku,” ungkap Nui Nuruel Naura.


Selain original, Nui juga menyebut istri sah memiliki label halal secara agama. Sementara pelakor, tidak memiliki label tersebut.


“Selain ori kita juga istri sah ada label halalnya, betul gak bu ibu?,” ujarnya.


Source: terkini.id

UAS Ceramah Soal Pelihara Anjing, Netizen: Pelihara Daun Muda Buang Daun Tua, Hari Kiamat Diinjak Onta!
Sabtu, Juni 19, 2021

On Sabtu, Juni 19, 2021

UAS Ceramah Soal Pelihara Anjing, Netizen: Pelihara Daun Muda Buang Daun Tua, Hari Kiamat Diinjak Onta!
BENTENGSUMBAR.COM - Baru-baru ini, Ustaz Abdul Somad alias UAS kembali menjadi perbincangan hangat publik.


Namun, kali ini bukan soal ceramahnya perihal dana haji yang katanya digunakan Pemerintah untuk bangun jalan dan infrastruktur. 


Kini UAS kembali menjadi buah bibir lantaran salah satu video ceramahnya yang membahas soal hukum memelihara anjing.


Berdasarkan pantauan terkini.id, UAS mengatakan bahwa orang yang memelihara anjing di rumah, maka malaikat tidak akan mau masuk ke dalamnya.


Tak hanya itu, masih menurut UAS, pahala orang yang memelihara anjing akan berkurang.


Tepatnya, setiap hari pahalanya akan dikurangi sebesar Bukit Uhud jikalau masih memelihara anjing.


Nah, menanggapi ceramah UAS tersebut, sejumlah tokoh politik hingga netizen pun turut buka suara.


Bahkan seorang netizen dengan nama akun BersamaSahabat4 menyindir balik Ustaz Abdul Somad.


Alih-alih membahas pihara anjing, netizen tersebut justru mengungkit soal memelihara ‘daun muda’ yang bisa diartikan sebagai sosok wanita muda.


Seperti diketahui, UAS beberapa waktu lalu menceraikan istrinya dan belum lama ini kembali menikah dengan seorang perempuan yang usianya terpaut cukup jauh darinya.


“Barangsiapa yang suka memelihara daun muda tapi membuang daun tua, maka pada hari kiamat akan diinjak onta se-padang pasir!” tulis sang netizen, seperti dikutip terkini.id pada Jumat, 18 Juni 2021.


“Kayaknya dikasih minum kencing onta sepadang pasir,” balas akun Heri_andri.


“Wadoow… Udh di injak, di kencingi lg, udh sakit dinjak bau besing lg (emoji tertawa),” imbuh akun GelongDaud.


Source: terkini.id

Larang Ucapkan Bumi Pertiwi, Riza Basalamah: Itu Berarti Kita Yakini Ada Tuhan Selain Allah
Sabtu, Juni 19, 2021

On Sabtu, Juni 19, 2021

Larang Ucapkan Bumi Pertiwi, Riza Basalamah: Itu Berarti Kita Yakini Ada Tuhan Selain Allah
BENTENGSUMBAR.COM - Netizen mengungkit video ceramah Ustaz Syafiq Riza Basalamah yang melarang pengucapan ‘bumi pertiwi’.


Potongan video ceramah itu diunggah oleh netizen dengan nama akun Twitter @BersamaSahabat4 pada Jumat, 18 Juni 2021.


Cuitannya itu lalu di-retweet oleh mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.


“Boleh ngomong goblok nggak?” katanya melalui akun FerdinandHaean3.


Dalam video itu, Riza Basalamah menyebut bahwa menyebut ‘Bumi Pertiwi’ sama saja dengan meyakini ada Tuhan selain Allah.


“Dan ingat, ada satu bahasa yang sering diungkapkan beberapa manusia, beberapa insan, yang sebenarnya tidak boleh, yaitu Dewi Pertiwi atau Bumi Pertiwi,” kata Riza Basalamah.


“Pertiwi itu dewi penguasa bumi. Kalau kita ngomong bumi pertiwi, berarti kita meyakini ada Tuhan selain Allah SWT,” lanjutnya.


Riza Basalamah menyinggung bahwa nonmuslim memiliki beberapa Tuhan. Salah satu yang ia sebut yakni Dewi Sri.


“Bahkan mereka ada Dewi Padi, siapa namanya, Sri. Ibu-ibu ada namanya Sri di sini? Diganti itu,” kata pendakwah itu.


“Sri itu Dewi Padi. Ketika kita ngomong Sri Rahayu, kita sedang menetapkan. Maka tadi ada namanya Wisnu. Nah mudah-mudahan cepat diganti namanya,” sambungnya.


Ditelusuri Terkini.id,  video ceramah itu sebenarnya sudah lama dan Riza Basalamah sendiri telah mencabut ucapannya tersebut.


Adapun klarifikasinya dapat dilihat dalam video berjudul ‘Klarifikasi Ustadz Syafiq Riza Basalamah tentang nama bumi pertiwi, Dewi, dan Sri’ yang ditayangkan di kanal YouTube Umma Maryam pada 7 November 2019.


“Di sini, Ana ingin memohon maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan karena pembahasan tentang nama Sri, nama Dewi atau Bumi Pertiwi dan sebagainya,” kata Riza Basalamah.


“Dengan ini Ana mencabut pernyataan tersebut. Dan kepada pihak yang mungkin tersinggung karena ucapan ini, Ana mohon maaf yang sebesar-besarnya,” lanjutnya.


Source: terkini.id

Aa Gym Talak Teh Ninih, Teh Rini Ungkap Jadi Istri Muda Sulit, Netizen: Sampah, Perempuan Gak Bermoral!
Jumat, Juni 18, 2021

On Jumat, Juni 18, 2021

Aa Gym Talak Teh Ninih, Teh Rini Ungkap Jadi Istri Muda Sulit, Netizen: Sampah, Perempuan Gak Bermoral!
BENTENGSUMBAR.COM - Konflik rumah tangga Aa Gym yang kembali memanas sangat santer disoroti publik belakangan ini.


Terlebih ketika Aa Gym baru-baru ini kembali dikabarkan menjatuhkan talak pada sang istri pertama alias Teh Ninih.


Hal tersebut mau tak mau membuat masyarakat kembali menghubungkannya dengan istri muda sang ustaz kondang, yakni Teh Rini.


Berbeda dengan Teh Ninih, kehidupan pribadi Teh Rini dan rumah tangganya bersama Aa Gym jarang disorot.


Kendati demikian, Teh Rini yang bernama asli Alfarini Eridani itu kerap mendapat pandangan negatif hingga disebut sebagai pelakor.


Nah, sebutan tersebut kembali diembuskan oleh netizen usai Aa Gym lagi-lagi dikabarkan telah menceraikan Teh Ninih.


Aa Gym sendiri menggugat cerai Teh Ninih beberapa hari yang lalu setelah Ghaza, sang putra kandung, mengungkap kondisi rumah tangga orang tuanya.


Dilansir terkini.id dari Pikiran Rakyat pada Kamis, 17 Juni 2021, saat bulan Maret 2021 lalu, Aa Gym juga melakukan hal yang sama, yaitu menggugat cerai Teh Ninih meski gugatan tersebut dicabutnya tanpa keterangan.


Kini kembali beredar kabar bahwa rupanya Teh Ninih telah ditalak sejak setahu lalu, tepatnya pada Juni 2020 hingga membuat banyak netizen semakin berang


Akibatnya, Teh Rini yang sebagai istri kedua pun kembali menjadi sorotan karena Aa Gym dituding berlaku tak adil pada istri pertamanya.


Sebagian netizen menuding Teh Rini sebagai pelakor, meski hingga saat ini Aa Gym, Teh Ninih, dan Teh Rini belum buka suara.


Namun, pernyataan lawas Teh Rini sebagai istri muda pun embali menyeruak ke muka publik.


Hal itu pernah ia ungkapkan dalam sebuah tayangan video di kanal YouTube Miftah’s TV di mana ia mengungkap bahwa menjadi istri muda seorang tokoh publik itu sulit.


Teh Rini berkata bahwa kehidupannya berubah sejak menjadi istri muda, salah satunya mengaku sedih karena bisnisnya bangkrut.


Sebagai informasi, Teh Rini sebelumnya pernah memiliki butik yang kemudian bangkrut setelah ia menikah dengan Aa Gym.


“Butik itu tak ada lagi yang mengurusnya saat meninggalkan indonesia karena pandangan miring,” ungkapnya.


Teh Rini pun kembali dikabarkan dipandang negatif saat Teh Ninih bercerai dengan Aa Gym pada tahun 2011 silam.


Di sekitar waktu itu, Teh Rini mengaku diboyong Aa Gym ke negeri jiran Malaysia karena rumor miring tentangnya.


Meski demikian, tak lama setelahnya, Teh Rini mengizinkan Aa Gym kembali rujuk dengan Teh Ninih dan mengaku tak keberatan.


Ia justru mengaku turut senang karena menurutnya bisa memberi semangat Aa Gym dalam berdakwah.


“Minta izinnya biasa aja, gak ada yang istimewa. Cuma bilang ‘Aa mau rujuk sama teh Ninih’. Terus aku bilang, gak apa-apa, bagus,” ujarnya.


Nah, di tahun 2021 ini pandangan negatif kembali ditujukan pada sosok Teh Rini dan seolah berulang usai Aa Gym lagi-lagi menjatuhkan talak tiga pada Teh Ninih.


Teh Rini kembali dicap sebagai sosok pelakor oleh netizen meski belum ada kepastian mengenai sebab keretakan rumah tangga Aa Gym dan Teh Ninih.


“Perempuan ga bermoral. Udah tau laki2 punya istri masih aja mau jd istri ke 2. Jd perempuan kok tega menyakiti sesama perempuan lain sih? Nyari kebahagiaan dan kepuasan napsu kok diatas penderitaan perempuan lain?” tanggap akun Wdy, tampak berapi-api.


“tetap aja sampah……..perebut suami orang……..dan perusak rumah tangga orang..,” timpal akun Widanarsih Husodo.


“Sedih kok dijalani,” imbuh akun Laras Annas Noyaza.


(*)

Ketua Presidium IPW Neta S Pane Meninggal, Sempat Dirawat karena COVID-19
Rabu, Juni 16, 2021

On Rabu, Juni 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kabar duka dari Indonesia Police Watch (IPW). Ketua Presidium IPW Neta S Pane meninggal dunia.   

"Mohon doanya untuk sahabat sekaligus saudara kita Neta Saputra Pane yang telah menghadap Sang Khalik," demikian informasi yang diterima detikcom yang diamini oleh salah seorang sahabat Neta bernama Yon Moeis.

"Semoga almarhum Neta Saputra Pane diterima amal ibadahnya, diampuni segala kesalahannya, dan dilapangkan kuburnya," imbuhnya.

Neta meninggal dunia hari ini, Rabu, 16 Juni 2021 pukul 10.40 WIB. 

Neta berpulang di RS Mitra Keluarga Bekasi Barat. 

Yon menuturkan bila Neta sebelumnya sempat dirawat karena positif COVID-19.

"Sempat dirawat karena COVID-19 di RS Mitra Keluarga Bekasi sejak tanggal 5 Juni lalu," ucap Yon.

Ucapan belasungkawa dan doa dari rekan-rekan dan kolega tampak pula di laman Facebook Neta, juga di grup WhatsApp.

(*)

LQ Indonesia Lawfirm: Semua Alat Bukti Dugaan Gratifikasi CA dan NR Sudah Diberikan ke Kejagung RI dan Polda Metro Jaya
Rabu, Juni 16, 2021

On Rabu, Juni 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Humas dan Media LQ Indonesia Lawfirm Sugi menjawab pertanyaan media terkait komentar dugaan mafia kasus dan gratifikasi, dimana makelar Kasus Natalia Rusli memberikan gratifikasi kepada Chaerul Amir.

“Alat bukti dan barang bukti sudah LQ berikan ke Kejagung dan Polda Metro Jaya. Di Kejagung diproses oleh Jamwas dan berdasarkan alat bukti yang ada dinyatakan Jamwas, terbukti. Di Polda, Laporan Polisi atas dugaan Penipuan sudah dilaporkan dan proses penyelidikan, alat bukti sudah kami berikan ke penyidik. Untuk dugaan gratifikasi, apabila dibutuhkan Ketua Pengurus LQ Indonesia Lawfirm bersedia memberikan keterangan sebagai saksi fakta yang melihat langsung kejadian,” katanya seperti rilis Rabu, 16 Juni 2021.

Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP, CLA ketika ditanyakan mengenai pencabutan LP menjawab sebagai kuasa hukum, kadang menjadi dilema. 

“Ketika klien meminta untuk LP dicabut, padahal kami tahu ada “jebakan batman”, untungnya sudah ada LP kedua kami masukkan atas persetujuan klien sehingga Dugaan Penipuan masih bisa dijalankan,” katanya.

Diketahui Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP, CLA mencabut pernyataannya di Jamwas. 

“Saya buat surat pernyataan tersebut dalam posisi merasa tidak enak atau sungkan karena yang meminta adalah sosok lawyer senior yang sangat saya segani. Saya cabut keterangan di Jamwas, bukan berarti keterangan yang saya berikan salah,” katanya.

Atas komentar ketua LSM Konsumen Cerdas Hukum, Maria atas adanya dugaan gratifikasi ke Chaerul Amir dari Natalia Rusli, Alvin ngkat bicara.  

“Jika memang nanti dipanggil oleh oleh Jampidsus, tentu saya akan memberikan keterangan bahwa memang peristiwa tersebut benar terjadi. Di ruangan ada 7 orang hadir, termasuk Hakim Agung dan istrinya. Saya lihat sendiri, oknum markus memberikan uang pecahan 100 dollar dalam amplop putih ke oknum petinggi Jaksa. Lokasi di Resto Seribu Rasa di Plaza Indonesia. Jadi kejadian dan peristiwa Gratifikasi itu ada terjadi,” tegasnya.

Sugi menegaskan bahwa Founder LQ Indonesia Lawfirm, Advokat Alvin L, SH, MSc, CFP, CLA dihubungi oleh LSM KCH mengenai dugaan pidana gratifikasi, dan dirinya memberikan kesanggupan untuk menjadi saksi. Dirinya lebih mementingkan sumpahnya sebagai Advokat dibanding kepentingan pribadinya.

“Silahkan Jaksa Agung tindak lanjuti dugaan Gratifikasi, LQ sudah berikan alat bukti dan barang bukti, semua lengkap. Keterangan saksi dua orang atau lebih ada, sudah dalam BAP dan ditandatangani para saksi di Kejagung, bukti screen WA ini kami berikan ke media pernah kami berikan ke Kejagung,” katanya.

Bisa dilihat Natalia Rusli, menyebut nama SES dan menawarkan penangguhan penahanan. Juga video Natalia Rusli menerima uang ada. Juga bukti transfer uang ke Sheilla (anak buah Natalia Rusli) sudah diberikan, sebagai alat bukti surat.

“Sudah dua atau lebih alat bukti sudah cukup untuk memproses Dugaan Gratifikasi, jika memang Jaksa Agung mau membuktikan niatnya untuk menegakkan Hukum, kami berikan lagi dengan senang hati. Apalagi dalam pemeriksaan konfrontir, Natalia Rusli mengakui menerima 550 juta dari korban SK dihadapan SESJAMWAS dan Inspektorat Jamwas. Kurang apalagi, pengakuan dari pihak pelaku pun sudah ada,” tutup Sugi sambil tertawa.

Sebelumnya Anggota DPR, Johan Budi mendorong agar Jaksa Agung jangan hanya memproses oknum jaksa yang bermain kasus dengan pencopotan, namun diproses pidana agar ada efek jera.

Maria, Ketua LSM Konsumen Cerdas Hukum menegaskan, Kapuspenkum Leonard Eben Ezer Simanjuntak tidak membantah dan mengatakan terhadap tuduhan makelar kasus, ke mantan SESJAMDATUN, pejabat bintang dua, Chaerul Amir dan Natalia Rusli, “sesuai yang beredar” dan sudah dibuktikan melalui proses pemeriksaan dan mendapat sanksi pencopotan jabatan.

Kapuspenkum Kejagung sendiri bilang “sesuai yang beredar” sudah terbukti, semua alat bukti ada, pelaku ada, lalu jika tidak diproses pidana, maka maaf, saya kira Jaksa Agung tidak layak menjabat sebagai pemimpin tertinggi kejaksaan karena dengan jelas dan terang benderang tidak menjalankan fungsinya sebagai Jaksa dan membiarkan adanya dugaan pidana yang dilakukan bawahannya. Lebih baik mundur saja.

“Tindakan pembiaran ketika mengetahui terjadi dugaan pidana, adalah pidana juga. Selayaknya sebagai aparat penegak hukum terhadap tindakan kriminal, apalagi kejahatan Luar biasa seperti korupsi dan gratifikasi, seharusnya di proses walau tanpa aduan da6ri korban. Asas “Equality before the Law” tidak terpenuhi apabila Jaksa Agung tidak proses pidana oknum Kejaksaan sendiri. Seperti membiarkan Korps Adhyaksa menjadi sarang oknum dan kriminal. Sangat menciderai rasa keadilan,” tutup Maria.

(*)

Sebut Kakak Perempuannya Sepemikiran dengan Aa Gym, Ghaza: Ibu Saya Dibentak-bentak dan Dimarahi!
Selasa, Juni 15, 2021

On Selasa, Juni 15, 2021

Sebut Kakak Perempuannya Sepemikiran dengan Aa Gym, Ghaza: Ibu Saya Dibentak-bentak dan Dimarahi!
BENTENGSUMBAR.COM - Konflik keluarga ustaz kondang Aa Gym tampaknya semakin hari kian memanas hingga kini persoalan turut merembet ke putra-putrinya. 


Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Muhammad Ghaza secara terang-terangan membongkar aib sang ayah. 


Nah, nyatanya hal tersebut berbuntut panjang hingga dikatakan bahwa sang kakak yang bernama Ghaida Tsurayya marah besar sampai tega membentak sang ibu kandung, Teh Ninih, sama seperti Aa Gym.


Geram sang ibunda diperlakukan seperti itu, Ghaza pada akhirnya kembali buka suara ke publik terkait sikap tak sopan kakaknya pada Teh Ninih.


Parahnya, Muhammad Ghaza Al Ghazali sampai menyarankan masyarakat agar berpikir ulang untuk mengikuti akun kakaknya karena ia menilai Ghaida sama saja dengan sang ayah.


“Apakah Anda mengenal kakak saya yang bernama Teh Ghaida Tsurayya? Lalu Anda termasuk pengikutnya?” tanya Ghaza, mengawali status teksnya di situs jejaring sosial, dikutip terkini.id dari Liputan6 pada Senin, 14 Juni 2021.


“Menurut saya, lebih baik Anda pertimbangkan lagi karena kakak saya yang satu ini adalah saudari saya yang paling sepemahaman dengan ayah saya.”


Pengakuan berikutnya tak kalah mengejutkan lantaran Ghaza menyebut bahwa Ghaida tega membentak-bentak ibu kandungnya sendiri, di mana itu adalah hal yang tak semestinya dilakukan oleh seorang anak kepada orang tua.


“Bahkan saya tidak habis pikir karena dua tulisan (status Facebook tanggal 3 dan 6 Juni 2021) saya kemarin, ibu saya dibentak-bentak dan dimarahi oleh kakak saya ini,” ungkapnya.


“Saya teringat ketika pertama kali ibu saya dicerai, dengan lugasnya kakak saya mengatakan ‘Mamah itu munafik’ tepat di hadapan bapak KH. Miftah Faridi, dan itu pula yang disebutkan ayah saya,” lanjut Ghaza.


“Saya tidak sok suci. Ketika itu saya masih sepemikiran dengan ayah saya. Namun, saat ini saya memilih hijrah dan membuka suara. Namun, kakak saya? Masih sama sampai saat ini.”


Lebih jauh, putra Aa Gym dan Teh Ninih itu pun mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih panutan, jangan seperti kakaknya ataupun dirinya sendiri.


“Semoga Anda dapat memilih panutan yang tepat. Saran saja, jangan jadikan orang seperti saya seperti panutan Anda,” tandas Ghaza.


Source: terkini.id