Advertorial

Daerah

Uihh Kerenn, Tim Monev KI Sumbar Terkesima di DPRD
Selasa, September 13, 2022

On Selasa, September 13, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Tim Monev KI Sumbar dipimpin Komisioner KI Sumbar Tanti Endang Lestari terkesima di DPRD Sumbar, napa tuuu? 

Uih kerenn terkesima dan hal terbaru didapat Tim Monev yakni adanya Kios PPID di di lobi gedung DPRD Sumbar.

"Ini ujud komitmen dam konsisten Pak Sekwan kami untuk memudahkan pelayanan informasi publik kepada publik," ujar Kabag Persidangan dan Perundang-Undangan Zardi Syahrih bersama Kabag Umum Riswandi didamping Staf Sekretariat PPID DPRD Sumbar Deni Suryani, Selasa 13/9-2022.

Kios PPID itu dilengkapi komputer tersambung jaringan wifi, masyarakat yang mau informasi dan dokumentasi cukup menghadapi komputer akan tersaji form online intuk disis data dan informasi yang diinginkan dan submit.

"Mudah dan cepat, bahkan masyarakat juga dibantu petugas PPID untuk mengoperasionalkan konputer di Kios PPID ini," ujar Deni. 

Komisioner KI Sumbar Adrian Tuswandi langsung mempraktekan layanan di Kios PPID itu. 

"Saya ajukan soal realisasi anggaran DPRD per Agutus 2022, sudah saya submit dan telah diberitahu oleh sistem bahwa permohonan informasi sudah diterima untuk ditindaklanjuti sesuai aturan UU 14 tahun 2008. Terus terang untuk OPD lingkup Pemprov Sumbar, ini satu satunya layanan mudah dan tidak ribet," ujar Adrian Tuswandi. 

Pada Verifikasi Faktual Tim Mokev KISB ke DPRD Sumbar ditemui langsung oleh Sekwan DPRD Sumbar Raflis. 

"DPRD Sumbar ini masuk pemerintahan daerah bersama Gubernur Sumbar dibantu oleh OPD termasuk Sekwan, dua tahun Sekdan DPRD Allhamdulillah berlabel Informatif, tahun ini Isnya Allah Informatif dengan nilai tertinggi," ujar Raflis.

Raflis mengakui bahwa soal keterbukaan informasi publik, Sekwan didukung staf sekretariat yang mumpuni dan visioner soal keterbukaan informasi Publik. 

"Selain itu Ketua DPRD dan pimpinan lain serta seluruh Anggota DPRD Sumbar sangat mensupor srmua inovasi dan sarana pendukung terkait keterbukaan informasi publik," ujar Raflis. 

Editor: Novrianto Ucoxs

Dalam Rapat Paripurna, Ketua DPRD Sumbar Pertanyakan Dampak Alokasi Belanja Transfer
Senin, September 12, 2022

On Senin, September 12, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi mempertanyakan, apakah dengan pengurangan alokasi belanja transfer diusulkan ranperda perubahan APBD Tahun 2022, tidak berdampak terhadap pembayaran hutang bagi hasil Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada Pemerintah Kabupaten/Kota sangat membutuhkan pendapatan dari bagi hasil tersebut.

"Perbedaan angka-angka disepakati dalam Perubahan KUA dan PPAS perubahan tahun 2022 dengan diusulkan dalam ranperda perubahan APBD Tahun 2022, perlu didudukan kembali dalam pembahasan Ranperda Perubahan APBD Tahun 2022 nanti, agar terdapat konsistensi dokumen perencanaan anggaran," ujar Supardi saat rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi- fraksi terhadap Ranperda tentang perubahan APBD Tahun 2022 dan penetapan ranperda tentang pengelolaan keuangan daerah di gedung DPRD Provinsi Sumbar, Senin, 12 September 2022.

Menurut Supardi, selisih pendapatan daerah antara ranperda perubahan APBD Tahun 2022 dengan perubahan KUA dan perubahan PPAS tahun 2022 disepakati. Apabila tidak dari penerimaan sudah ditentukan penggunaannya, maka selisih tersebut dijadikan saving dahulu dan dibahas nanti rencana penggunaanya oleh DPRD Bersama Pemerintah Daerah.

"Kami sangat berharap, Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun 2022 dapat lebih tajam dan lebih komprehensif melihat aspek-aspek perlu disempurnakan dari Ranperda Perubahan APBD Tahun 2022," ujar Supardi.

Ketua atau Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra Juru bicara Fraksi Gerindra Hidayat Ss menyampaikan, berangkat dari nota pengantar dan nota keuangan terhadap rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD Tahun 2022 telah disampaikan pada kesempatan sebelumnya, beberapa tanggapan dan pertanyaan.

"Secara total, Pendapatan Daerah direncanakan mengalami kenaikan sebesar 2,74% atau naik sebesar Rp 162,227 Miliar dari target semula Rp 5,924 Triliun menjadi Rp 6,086 Triliun," ujar Hidayat

Menurut Hidayat, Fraksi Partai Gerindra sungguh mengapresiasi kenaikan ini, namun tentu saja kami berkeyakinan ini bisa ditingkatkan lagi.

"Perekonomian Sumatera Barat tahun 2022 yang semula ditargetkan tumbuh dengan laju 3,4 persen diperkirakan dapat tumbuh lebih baik lagi pada kisaran laju 4,3 – 5,08," ujarnya

Lanjut Hidayat, dalam Nota Keuangan  Gubernur menjelaskan bahwa ada peningkatan Rp 141,7 Miliar lebih atau sebesar 7,35 persen pada komponen Belanja Barang dan Jasa, dari Rp 1,929 Triliun menjadi Rp 2,071 Triliun. 

Fraksi Partai Gerindra perlu mempertanyakan hal ini, karena kami melihat pada komponen Belanja Modal secara keseluruhan angkanya hanya Naik Rp 38,3 Miliar. 

"Seharusnya Alokasi Belanja Modal inilah yang harusnya lebih tinggi dari Belanja Barang dan Jasa. Mohon penjelasan Saudara Gubernur terkait hal ini," ujarnya.

Ketua atau Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat Ali Tanjung mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi yang tulus atas kenaikan pendapatan daerah dalam APBD tahun 2022 sebesar 2,7 persen atau sebesar Rp 162. 227. 390. 973.

"Kita akan terus mendukung program untuk berkreasi dan berinovasi menggali sumber pendapatan daerah, agar tercapai pembangunan tahun 2022," ujar Ali Tanjung

Menurut juru bicara fraksi Demokrat Ali Tanjung menyampaikan, untuk menjaga pemanfaatan dengan pihak ketiga, saat ini masih kurang menguntungkan pihak daerah, seperti  kontrak kerjasama dengan pihak pengelola Hotel Novotel Bukittinggi.

"Masih rendahnya kinerja pemerintah daerah terhadap realisasi kegiatan infrastruktur belanja modal, karena mayoritas anggaran kas nya ditargetkan baru terealisasi Triwulan III, alasannya penggadaan dan pelaksanaan kegiatan butuh waktu lama," ujar Ali Tanjung 

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengatakan, adapun sasaran yang ingin diwujudkan dalam rancangan peraturan daerah tentang pengelolaan keuangan daerah terwujudnya pengelolaan keuangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Pengaturan mengenai Pengelolaan keuangan daerah ini akan memberikan pedoman dan acuan dalam pengelolaan keuangan daerah mulai dari perencanaan sampai dengan pertanggungjawaban.

Selanjutnya, arah pengaturan pengelolaan keuangan daerah ini adalah penguatan kerangka 
hukum dan peningkatan pengawasan disektor keuangan.

"Untuk mewujudkan efektifitas dan 
efisiensi dalam mengelola sistem dan prosedur keuangan daerah serta mewujudkan pengelolaan 
keuangan daerah yang tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, akuntabel, dan transparan," ujar Audy Joinaldy 

Menurut Audy Joinaldy, agar lebih optimalnya pelaksanaan Ranperda 
ini setelah ditetapkan menjadi Perda, maka kepala badan pengelolaan keuangan dan aset daerah.

"Segera menyiapkan rancangan peraturan Gubernur sebagai peraturan pelaksanaan Perda yang mengatur ketentuan yang lebih teknis," ujar Audy Joinaldy 

Tampak rapat paripurna dihadiri wakil gubernur Provinsi Sumatera Barat Audy Joinaldy, wakil - wakil ketua, anggota DPRD Provinsi Sumbar, Sekda Provinsi Sumatera Barat, staf ahli, asisten, pimpinan OPD dilingkup Pemda Provinsi Sumbar, tenaga ahli, wartawan dan undangan rapat paripurna . 

Editor: Novrianto Ucoxs

Anggota DPRD Sumbar Fraksi PDI-P Syamsul Bahri Lakukan Sosper Nomor 4/2021
Minggu, September 11, 2022

On Minggu, September 11, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Anggota DPRD Sumatera Barat berasal dari fraksi PDI-P, daerah pemilihan Pasaman-Pasman Barat, Syamsul Bahri, konsisten memperjuangkan masyarakat, khususnya petani dan nelayan.

Saat ini, untuk melindungi nelayan di daerah pemilihannya, Syamsul Bahri melakukan Sosialilsasi perda nomor 4 tahun 2021,tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, dimana ini amat bermanfaat untuk masa depan kehidupan nelayan.

Syamsul Bahri berharap, dengan adanya Perda ini para nelayan bisa terlindungi, dengan memberikan jaminan Ansuransi Nelayan dan  BPJS Ketenagakerjaan, sehingga Nelayan telindungi dan nyaman melaut, untuk mencari hidup dan kehidupan.

"Saya meminta agar Gubernur segera membuat Pergub tentang pelidungan Nelayan, sehingga ada jaminan pada masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dalam melaksanakan kegiatan setiap hari," tutur Syamsul Bahri, Minggu (11/9/2022).

Dia juga menegaskan, kalau bukan pemerintah yang memberikan jaminan pada masyarakat dalam mencari kehidupan siapa lagi, karena regulasi aturan ada pada pemerintah.

"Pemerintah harus membuat regulasi jelas dalam melindungi kegiatan masyarakat, khususnya nelayan," tegas Syamsul Bahri.

Dalam melakukan sosialisasi Perda tersebut juga hadir Kepala dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Sumatera Barat yang diwakili kepala UPT Perikanan Wil IV Asnil,
Kepala dinas Perikanan dan kelautan kabupaten Pasaman Barat, diwakili kabid Syarizal, dan Wali Nagari Air Bangis, Nervia warman.

Hadir juga ketua HNSI dan kelompok nelayan Air Bangis, dimana mereka amat berharap ada regulasi yang menjamin kehidupan nelayan, melalu peraturan gubernur, sehingga membuat para nelayan menjadi nyaman dalam mencari kehidupan di laut.

Para nelayan yang hadir pada acara sosialisasi Perda yang dilakukan Syamsul Bahri, juga berterimakasih karena selalu diperjuangkan oleh wakil mereka tersebut.

"Kami sangat berterimakasih pada pak Syamsul Bahri yang selalu berjuang untuk kami, dan kami selalu berdoa semoga belia selalu sehat dan kuat untuk terus berbuat bagi kami masyarakatnya," tutup Roswan yang merupakan nelayan setempat.

Editor: Novrianto Ucoxs

Hasil Verifikasi Keanggotaan Parpol Peserta Pemilu, KPU Sumbar: 13 Parpol Memenuhi Syarat, 11 Parpol Belum Memenuhi Syarat
Minggu, September 11, 2022

On Minggu, September 11, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Setelah melakukan program "maota", bersama masyarakat, kini saatnya KPU Sumbar mengadakan "temu media" di Rest Cafe, Padang Baru, kecamatan Padang Utara, kota Padang, Minggu sore (11/9/2022).

Dalam "temu media" tersebut, KPU Sumbar banyak membahas hasil verifikasi administrasi (Vermin) keanggotaan partai politik calon peserta pemilu 2024.

Selain dihadiri puluhan wartawan dari berbagai media, juga hadir stakeholder lainnya, menambah suasana diskusi semakin hangat, untuk sukses penyelenggaraan pemilu dengan semua tahapan.

Pada kesempatan tersebut, ketua KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani, di dampingi Kordiv Data Yuzalmon dan Kordiv Parmas Izwaryani, menerangkan sistem verifikasi yang sifatnya seperti air mancur,data Sipol KPU RI, diturunkan ke KPU Provinsi, selanjutnya diturunkan ke KPU kabupaten/kota, untuk dilakukan verifikasi administrasi, hasilnya akan dilaporkan kembali ke KPU-RI.

"Kami di KPU provinsi akan melanjutkan sipol KPU RI ke kabupaten dan kota, untuk selanjutnya dilakukan verifikasi, hasil dari kabupaten dan kota kembali kita laporan ke KPU RI, karena sistem saat ini seperti itu, kita hanya melaksanakan dan memutuskan serta mengumumkannya KPU RI," tutur Yanuk.

Temu media dipandu fungsional Parmas Yusrival Yakub, dihadiri fungsional lainnya seperti Rahman Al Amin juga Kabag yang membidangi Sutrisno, dan Kabag umum Jumiati,serta staf sekretariat KPU Sumbar.

Yanuk juga mengatakan, setelah pada 10 September 2022 KPU kabupaten/kota melakukan pleno rekap Vermin, selanjutnya pada 11/9/2022, KPU Sumbar juga melaksanakan pleno Vermin, dan melaporkan ke KPU RI melalui Sipol, dan pada 12/9/2022 KPU RI juga melakukan pleno, dan hasilnya akan diumumkan.

Hasil yang disampain KPU RI akan ada masa perbaikan dari 15-28 September 2022, selanjutnya hasil perbaikan akan diverifikasi kembali, melaku sipol yang dikirim KPU RI.

"Proses perbaikan yang dilakukan partai politik melalui KPU RI, karena saat ini memang semuanya terfokus pada pusat," tambah Yanuk.

Yanuk juga mengatakan, 24 partai dilakukan verifikasi, dari 43 partai yang memegang akun sipol KPU RI, artinya hanya ada 24 partai memenuhi persyaratan.

Penjelasan Yanuk juga ditambahkan Izwaryani, 37 Ribu, 31 kegandaan internal dan eksternal, bahkan ada yang ganda antar provinsi, tertangkap Sipol.

24 Parpol, 13 diantaranya sudah memenuhi syarat administrasi keanggotaan, sisanya 11 parpol belum memenuhi syarat, dan masih bisa melakukan perbaikan, tentunya berdasarkan keputusan KPU RI.

"Setelah melakukan perbaikan nanti, maka keputusan KPU RI akan memutuskan partai mana saja yang bisa mengikuti pesta demokrasi atau pemilu, kita tidak akan mengekspos 11 parpol yang saat ini belum memenuhi syarat (BMS),  karena mempertimbangkan psycologi, sementara ada yang komplain akan diverifikasi pada 12 September 2022 mendatang," terang Izwaryani atau kerap dipanggil Adiak.

Sekaitan dengan jumlah Pemilih, Izwaryani mengatakan, pada bulan Agustus 3.695.690 orang, turun dari data sebelumnya 3.713.095 pada data bulan Juli, termasuk penyebabnya meninggal dunia, dan lainnya atau ganda, akan disempurnakan pada 30,  Oktober, selanjutnya akan ada proses lain.

Demikian juga dengan partisipasi pemilih, dari masa-kemasa semakin meningkat, dan diharapkan pada pemilu dan pilkada akan datang semakin meningkat dari sebelumnya.

Apa yang dikatakan Adiak, ditambahkan Yuzalmon, dimana semua data mengenai Vermin dan lainnya, bisa diakses melalui Sipol, secara utuh.

"Semua data tersusun dengan rapi secara administratif, maka tidak akan ada partai politik atau pemilih yang akan dirugikan, karena sipol dan sidarlih memiliki kecanggihan," terang Yuzalmon mengakhiri. (by)

HAKLI Ganjar 5 Anggota DPRD Sumbar dengan Penghargaan
Minggu, September 11, 2022

On Minggu, September 11, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dinilai memiliki kontribusi terhadap pemenuhan sanitasi layak di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui kucuran  anggaran, lima anggota DPRD Sumbar diganjar penghargaan oleh  Pengurus Pusat (PP) Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).

Penghargaan tersebut diserahkan Ketua HAKLI Pusat, Arif Sumantri, dalam acara Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus HAKLI Sumbar di Auditorium Poltekkes Kemenkes RI, Kota Padang, Sabtu (10/9/).

Adapun lima anggota DPRD Sumbar itu adalah  Daswanto Ketua Komisi V DPRD Sumbar ,Mochlasin Ketua Komisi II DPRD Sumbar, Rahmad Saleh wakil Ketua Komisi III DPRD Sumbar dan Muhamad Ridwan Anggota Komisi I DPRD Sumbar.

Ketua Komisi II DPRD Sumbar Mochlasin saat diwawancarai usai penerimaan penghargaan tersebut mengatakan, DPRD Sumbar berkomitmen untuk  memberikan anggaran dalam upaya menciptakan lingkungan sehat melalui sanitasi yang layak.

Anggaran yang direalisasikan DPRD hendaknya berbanding lurus terhadap hasil yang dicapai, untuk itu perlu koordinasi antara  pemerintah daerah dan DPRD agar target pada sektor kesehatan bisa terwujud dan berjalan optimal.

“Kita berterima kasih terhadap HAKLI, penghargaan ini akan menjadi motivasi dalam meningkatkan kinerja menciptakan lingkungan yang sehat dan jauh dari wabah penyakit,” katanya.

Ditambahkannya dalam rangka untuk meningkatkan kesehatan warga perlu dukungan dari pemerintah daerah setempat dalam menyiapkan air bersih dari rumah ke rumah.

Menurutnya, sanitasi penting untuk menciptakan hidup yang sehat. Sanitasi yang buruk menjadi sumber penyebab berbagai penyakit. Oleh sebab itu kesehatan di lingkungan masyarakat itu penting yang mana sampah harus dikelola dengan baik dan begitupun air limbah maupun air bersih.

Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Arif Sumantri mengucapkan terima kasih atas peran serta pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat hidup sehat dan senantiasa memberikan pengarahan dalam menghadapi wabah penyakit berbahaya.

“Penghargaan HAKLI selaras dengan komitmen global serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional yang telah menjadi bagian dari program HAKLI. Program yang dikembangkan HAKLI berkaitan erat dengan program Dinas Kesehatan terutama dalam menangani penurunan angka stunting serta membantu persoalan kesehatan masyarakat seperti penanganan penyakit malaria, DBD dan masalah lingkungan lainnya,” jelasnya.

Editor: Novrianto Ucoxs

Ketua DPRD Provinsi Sumbar Supardi Ajak Masyarakat Payakumbuh Awasi Anak Muda Dari Penyalahgunaan Narkotika
Minggu, September 11, 2022

On Minggu, September 11, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2018 tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, pasikotropika, dan zat adiktif lainnya kepada pengurus KPA  ( komisi perlindungan aids) IPWL ( institusi penerima wajib lapor ) , pengurus PKK dan masyarakat kel. Padang tangah balai nan duo Kota Payakumbuh.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu kafe di kota payakumbuh pada Sabtu (10/9), itu diikuti oleh peserta ibu-ibu kelompok pengajian serta kader PKK, dan kader posyandu. Turut hadir dari Komisi Penanggulangan AIDS dan IPWL Kota Payakumbuh.

Ketua DPRD Provinsi Sumbar Supardi mengatakan meski ini merupakan perda provinsi, tapi mengikat kepada kota/kabupaten. Produk hukum yang diakui negara dan ada nuansa pidana bila tidak ditaati apalagi oleh kepala daerah.

"Dalam perda ini berisi poin tentang fasilitasi pencegahan ke sekolah-sekolah, merekalah yang rentan untuk awal-awalnya belajar mencoba-coba narkoba, hingga paling buruknya menjadi candu.

"Ruang sosialisasi ini paling sedikit 1 kali setahun. Sosialisasi diikuti anak didik dan tenaga pendidik. Tapi sosialisasi saja tidak menjamin anak-anak dapat terlindungi dari bahaya narkoba, kalau seandainya tidak diiringi langkah antisipasi orang tua di rumah," ujarnya.

Supardi menyebutkan, penyalahgunaan narkotika berjalan di saat orang-orang sedang lengah. Bentuk pencegahan dibutuhkan partisipasi masyarakat, pemerintah, organisasi kepemudaan, dan tokoh masyarakat.

"Hari ini kami juga membawa lembaga yang intens melakukan pendampingan kepada korban narkotika yakni IPWL, dan lembaga yang menanggulangi permasalahan HIV/AIDS," tukuknya.

Supardi menambahkan, masalah narkotika harus diperhatikan sekali karena Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota termasuk daerah rawan, karena berada di perlintasan, tempat yang cocok oleh pengedar dan bandar bertransaksi disini.

Dari data, kata Supardi, di Kota Payakumbuh pada tahun 2017 ada 81 orang menjalani rehab, dan pada tahun 2021 sekitar 62 orang, memang terjadi penurunan, tapi itu baru orang yang mau dirawat, yang tidak mau dirawat kalikan saja dengan 50, bahkan 100.

"Diprediksi angkanya lebih dari 3000 penyalahguna narkoba di Kota Payakumbuh," terang Supardi.

Supardi meminta masyarakat untuk berperan aktif mengawasi aktivitas anak-anak muda dan lingkungannya, karena persoalan tak hanya tentang narkoba saja. 

Akibat pandemi covid-19, hari-hari orang selalu melihat HP dan televisi, pertumbuhan informasi semakin mudah didapatkan oleh anak-anak, sehingga mereka dapat bergaul dengan mudah dengan siapa saja.

"Dengan terbukanya ruang anak-anak beradaptasi di lingkungan luar, mereka tak hanya terjerat dengan masalah narkoba, ada yang lebih dahsyat lagi yaitu kebiasaan menghisap lem," pungkasnya. 

Editor: Novrianto Ucoxs

Tekan Inflasi Melalui Pertanian, Anggota DPRD Sumbar HM. Nurnas Kembali Bantu Alsintan
Sabtu, September 10, 2022

On Sabtu, September 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Anggota DPRD Sumbar asal pemilihan Padang Pariaman-Pariaman, Fraksi Demokrat, HM. Nurnas kembali membantu masyarakat, dengan melakukan penyerahan Alsintan di Pilubang Kataping, kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (10/9/2022).

Adapun bantuan yang diserahkan berupa Handtraktor 20 Unit, Cultivator 19 unit  Pompa Air kecil 10 unit, diserahkan pada perwakilan 48 kelompok tani, diantaranya Keltan Rimbo Pulau Sepakat, Rimbo Mutuih, Pelita Gunung, Cahaya Baru, dan Lahan Buiah, dari kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anai, dengan total anggaran Rp 2.262.000.000, (2 M lebih).

Pada kesempatan tersebut HM. Nurnas mengatakan, dengan kondisi inflasi Sumatera Barat hari ini, maka petani harus disuport secara total, guna menekan inflasi sehingga perekonomian kembali normal, dan tingkat inflasi Sumatera Barat kembali menurun.

Nurnas juga menekankan, pertanian merupakan program unggulan provinsi Sumatera Barat, jika pelaku pertanian tidak mendapat suport maka hasil pertanian akan menurun, target dan sasaran tidak akan tercapai, maka program unggulan hanya ada di atas kertas.

"Kita akan selalu konsisten membantu petani dan nelayan serta usaha lainnya, untuk peningkatan perekonomian masyarakat, dan mempertahankan sistem pertanian menuju swasembada pangan, karena pertanian merupakan salah satu program unggulan maka harus menjadi perhatian khusus," ucap Nurnas, ketika memberikan bantuan, Sabtu (10/9/2022).

Ia juga mengatakan, selain alat pertanian, yang tidak bisa diabaikan untuk mendukung peningkatan perekonomian, khususnya pertanian adalah infrastruktur, maka perlu diperhatikan juga ditingkatkan.

Mewakili kepala Dinas Perkebunan, tanaman pangan dan Holtikuktura, Kepala UPTD Balai Mekanisasi Sarana dan Parasarana Pertanian Dedek Sri Aulia, mengatakan alsintan merupakan percepatan olah tanah, untuk peningkatan intensitas tanaman, karena selama ini menyewa dan harus menunggu, sekarang sudah milik sendiri tentu lebih cepat.

Biaya produksi juga menjadi lebih rendah, dan diharapkan petani bisa merawatnya, serta memakai secara bergantian, sehingga mendapatkan hasil yang sama.

"Rawat alat ini dengan baik, jika ada kendala maka segera hubungi kami, dan pergunakanlah sebaik-baiknya, karena tidak mudah pak Nurnas memperjungkan ini," tutur Dedek.

Kegembiraan dan kebahagiaan kelompok tani penerima bantuan terlintas jelas dengan senyum ceria yang hadir, bahkan keluar celetukan berupa pujian terhadap HM. Nurnas.

Senyum tersebut juga tampak dari Iman Firdaus, ketua kelompok tani Karya Maju, yang mengatakan, kalau hanya Nurnas anggota DPRD Sumbar konsisten memberikan perhatian pada masyarakatnya.

"Sampai hari ini, baru pak Nurnas yang terus memperhatikan kami masyarakatnya, dengan memberikan berbagai bantuan, baik alat pertanian maupun lainnya," ungkap FIrdaus.

Pernyataan tersebut dipertegas ketua Keltan Tanjung Mekar Kasman B, dan Keltan Tani Saiyo Hasanuddin, dimana perjuangan Nurnas untuk konstituennya tidak pernah berhenti, bahkan sampai ke pengairan juga diperjuangkannya.

"Bukan cuma alsintan, sistem pengairan dan lainnya juga diperjuangkan pak Nurnas untuk kami masyarakatnya, moga beliau selalu sehat dan terpilih kembali sebagai wakil kami di DPRD Sumbar," tutur Hasanuddin sambil berdoa agar Nurnas tetap sehat.

Pernyataan kelompok tani dipertegas pula wali nagari Pungguang Kasiak, yang juga mewakili semua kelompok Tani Dodi Marten, mengatakan, berulang-ulang penyerahan bantuan di kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anai, yang tercatat pemberinya HM. Nurnas.

"Menurut data masyarakat dan kelompok tani, yang berulang-ulang mengucurkan bantuan ke daerah kami adalah pak Nurnas, maka wajar kalau kami tetap berdoa untuk beliau," tutup Dodi.

Editor: Novrianto Ucoxs

Dalam Sehari, DPRD Sumbar Kebut 3 Agenda Paripurna
Jumat, September 09, 2022

On Jumat, September 09, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Untuk kepentingan masyarakat agar program dan pelayanan dapat terlaksana dengan baik, DPRD Sumbar kejarkan 3 agenda Paripurna dalam 1 hari.

Adapun Rapat paripurna tersebut yakni, Penyampaian nota pengantar rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD 2022, Penetapan Ranperda usul inisiatif DPRD, dan usulan penetapan ranperda di luar Propemperda tentang konversi BANK Nagari.

Rapat paripurna dipimpin langsung ketua DPRD Sumbar di dampingi wakil ketua Irsyad Syafar dan sekretaris Raflis, Jumat (9/9/2022).

Pada kesempatan tersebut ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan, sesuai dengan ketentuan pasal 170 peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019, kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah disepakati dalam perubahan KUA dan perubahan PPAS, menjadi acuan dalam penyusunan perubahan RKA SKPD serta penyusunan Ranperda tentang perubahan APBD.

Selain itu, pada pasal 177 dikemukakan pula, bahwa kepala daerah "wajib" menyampaikan ranperda tentang perubahan APBD disertai penjelasan dan dokumen pendukung pada DPRD, paling lambat Minggu kedua bulan September, untuk disepakati bersama.

"Kami memberikan apresiasi pada pemerintah daerah karena dapat menyampaikan ranperda perubahan APBD tahun 2022 sebelum batas akhir yang ditetapkan, ini tentunya akan berimbas baik pada mempercepat pembahasan, penetapan serta pencairan anggaran," ulas Supardi.

Supardi juga menerangkan alasan mendasar dilakukan perubahan APBD 2022, karena adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA, terkait dengan rendahnya realisasi belanja sampai 31 Juli 2022, rata-rata baru mencapai 36,78%.

Setelah mendengarkan pandangan umum nota pengantar gubernur, maka fraksi-fraksi dengan seksama akan memberikan pandangan umum berkaitan dengan nota tersebut, pada paripurna berikutnya, yang diagendakan pada 12 September 2022 mendatang.

Usai mendengarkan nota pengatar, Supardi melanjutkan paripurna Ranperda 3 usulan inisiatif DPRD Sumbar yakni, Tanah Ulayat, Tata Kelola Komuditi Unggulan, dan perubahan Perda nomor 10/2018 tentang pengelolaan barang milik daerah menjadi prakarsa DPRD, sesuai undang-undang nomor 23/2014, serta peraturan pemerintah nomor 12/2018, salah satu fungsi setrategi DPRD dalam penyelenggaraan  pemerintahan daerah adalah pembentukan perda.

"Sekaitan dengan hal tersebut, diatur dalam pasal 6 ayat 1, peraturan pemerintah nomor 12/2018, dekemukakan bahwa rancangan peraturan daerah yang berasal dari DPRD, dapat diajukan anggota, komisi, atau Bapemperda DPRD dan dikordinasikan oleh Bapemperda," ulas Supardi sekaitan usul inisiatif prakarsa 3 Ranperda.

Keputusan penetapan usulan prakarsa ranperda tanah Ulayat ditetapkan dengan nomor 22/SB/2022, dan Tata Kelola komoditi unggulan dengan nomor 23/SB/2022.

Setelah penetapan 2 ranperda tersebut, masih ada 4 ranperda usulan DPRD Sumbar yang perlu dipersiapkan, diantaranya perubahan Perda nomor 10 tahun 2018, tentang pengelolaan barang milik daerah.

Paripurna DPRD Sumbar juga dihadiri Gubernur Mahyeldi, Forkompinda, Asisten dan OPD di lingkungan Pemprov Sumbar, TA DPRD Sumbar, serta tamu undangan lain, baik organisasi politik maupun organisasi masyarakat, berjalan lancar sesuai protap.

Editor: Novrianto Ucoxs

Ketua DPRD Sumbar Supardi: Pengentasan Kenkalan Remaja Tugas Kita Semua
Jumat, September 09, 2022

On Jumat, September 09, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Menjadi narasumber pada kegiatan penyuluhan keliling Kota Payakumbuh, Kamis (8/10l), Ketua DPRD Sumbar Supardi mengajak seluruh elemen masyarakat mencari solusi terhadap persoalan kenakalan remaja yang meresahkan pada saat sekarang, salah satunya menghisap lem.

Pada kegiatan yang dilaksanakan di salah satu Cafe di Kota Galamai itu, Supardi menyorot sejumlah kenakalan remaja seperti menghisap lem, penyalahgunaan narkoba hingga praktik Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT). Berkembangnya fenomena tersebut harus dicarikan solusinya, agar marwah Kota Payakumbuh tetap terjaga.

Pada momentum ini Supardi melakukan penyuluhan untuk Kelurahan Balai Jariang Kecamatan Payakumbuh Timur serta  membentuk tim tangan diatas yang berfungsi untuk mengumpulkan sedikit rezeki dari masyarakat dan disalurkan kepada yang membutuhkan.

Setelah sosialisasi dengan Masyarakat Kelurahan Balai Jariang, Ketua DPRD Sumbar Supardi juga sosialisasi kepada masyarakat  Kelurahan Patang Tangah Payobadar, pada kesempatan itu Supardi juga membahas persoalan yang sama dan berupaya mencarikan solusinya terhadap fenomena sosial yang berkembang.

Disisi lain dia mengatakan mengatakan pada beberapa tahun lalu, seluruh daerah dilanda penyakit yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya yaitu Covid-19, pandemi itu meluluhlantakkan sendi-sendi kehidupan dari ekonomi yang anjlok hingga terganggunya sistem pendidikan.

“Ada yang lebih buruk, yaitu tingkat kemiskinan dan pengangguran juga meningkat,” katanya.

Dia menjabarkan, pada sistem pendidikan pergeseran pun terjadi, jika setiap pagi anak diajarkan oleh guru secara langsung, pada saat itu terpaksa belajar di rumah dengan sistem daring. 

“HP yang dulunya untuk berkomunikasi telah beralih fungsi sebagai media menerima pelajaran,” katanya.

Dia mengatakan kondisi itu berlangsung hingga 2021, ketika Covid-19 bisa dikendalikan dan belajar kembali pada sistem tatap muka, maka banyak yang tidak biasa, hingga angka tinggal kelas pun meningkat. 

Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama melalui program penyuluhan keliling ini diharapkan masyarakat lebih peka dalam mengentaskan persoalan-persoalan sosial.

Dia mengatakan, begitulah kondisi sosial yang terjadi pada tahun 2022, jika tidak dicarikan solusinya maka ini akan menjadi bom waktu dikemudian hari.

Editor: Novrianto Ucoxs

Lakukan Penyuluhan, Ketua DPRD Sumbar Supardi Temui Langsung Masyarakat
Rabu, September 07, 2022

On Rabu, September 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPRD Sumbar, Supardi menemui masyarakat dalam kegiatan penyuluhan keliling Dinas Sosial pada dua tempat berbeda, Rabu (7/9/2022). 

Pada pagi hari pertemuan dengan masyarakat Tanjung Pauh, Payakumbuh Barat dan pada siang hari pertemuan dengan masyarakat Padang Alai Bodi, Payakumbuh Timur. 

Kegiatan tersebut merupakan program Dinas Sosial Sumbar yang telah diagendakan secara berkelanjutan sejak April hingga akhir Tahun 2022. 

Pada kesempatan tersebut, Supardi juga memaparkan tentang padatnya agenda yang dirinya laksanakan sebagai Ketua DPRD Sumbar beberapa hari terakhir. 

Selain menghadiri kegiatan penyuluhan keliling di dua tempat pada Kota Payakumbuh. Berturut-turut pada hari-hari sebelumnya Supardi membuka acara kejurnas Pencak Silat di Payakumbuh, acara digitalisasi pendidikan SMA di Bukittinggi.

Kemudian yang tak kalah penting adalah agenda pertemuan dengan manajemen PT Semen Indonesia Group (SGI) di Jakarta. 

Pertemuan ini demi mengupayakan dana sumbangan pihak ketiga untuk menambah kas daerah pada APBD Sumbar. 

Agenda-agenda tersebut telah dijadwalkan sejak jauh-jauh hari. Sehingga kecil kemungkinan untuk dibatalkan. Ini pulalah yang membuat dirinya sebagai Ketua DPRD Sumbar tidak bisa menemui para mahasiswa yang berunjuk rasa pada Rabu (7/9/2022) di gedung dewan.

"Namun sudah saya pastikan saya akan menemui mahasiswa pada hari Jumat 9 September nanti," tegasnya.

Saat acara penyuluhan keliling tersebut Supardi mengatakan adanya kecenderungan peningkatan level stres dan amarah yang dirasakan masyarakat karena berbagai kondisi yang telah terjadi, terutama generasi muda. 

Hal inilah yang disinyalir menjadi salah satu penyebab terjadinya tawuran pelajar Kota Padang baru-baru ini. 

Supardi juga mminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit masyarakat (pekat) seperti lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dan narkotika pasca pandemi Covid-19.

“Usai Pandemi Covid-19 melanda, terjadilah pergeseran nilai-nilai sosial di tengah masyarakat, sehingga diduga angka penyalahgunaan narkotika dan perilaku menyimpang LGBT pun meningkat. Hal itu harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, Tahun 2022 merupakan masa peralihan usai pandemi covid melanda. Dua tahun lalu, masyarakat hidup dalam pembatasan secara sosial hingga ekonomi.

Dia menilai dampak dari pergeseran sosial di Sumbar mempengaruhi tingginya tingkat pengangguran dan kemiskinan, sehingga kenakalan remaja pun ikut diprediksi ikut bertambah.

Tak hanya itu, lanjut Supardi, penyalahgunaan narkotika dan LGBT sangat menjadi sorotan, secara statistik angkanya cenderung naik pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota, termasuk Payakumbuh.

“Ranah Minang memiliki falsafah Adat Basandi Syarak – Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), miris bila tingkat perilaku menyimpang seperti LGBT tinggi di daerah ini. Jangan biarkan perilaku menyimpang tersebut berkembang baik di Kota Payakumbuh, maupun di Sumbar umumnya,” imbaunya.

Pria kelahiran Kota Payakumbuh ini menyebutkan, ada hal yang lebih bahaya mengancam kelangsungan generasi muda dari bahaya narkotika, yaitu menghisap lem.

Praktek ini cukup berkembang pada setiap daerah, lantaran mendapatkan barang tersebut cukup mudah dan harganya pun terjangkau. Meski demikian, kerusakan yang ditimbulkan 10 kali lipat dari kerusakan pengguna narkoba.

“Karena lem belum diatur pada sumber hukum kita, maka penggunaannya belum bisa diproses secara hukum,” katanya.

Disamping itu, menurut Supardi terjadi pula banyak dinamika sosial pasca Covid-19, maka dari itu harus diantisipasi dengan cara membuka forum masyarakat melalui penyuluhan sosial.

Hal ini juga diakomodir oleh Dinsos Sumbar dan Kota Payakumbuh, usai penyuluhan selesai maka masyarakat ini yang menjadi garda terdepan, dalam menekan angka kenakalan remaja.

“Penangan penyakit masyarakat di daerah berbeda-beda, maka dari itu sasaran dari penyuluhan harus jelas,” katanya.(*)

Safari Dakwah Oki Setiana Dewi Memberikan Suntikan Semangat Bagi Santri Kauman Muhammadiyah Padangpanjang
Rabu, September 07, 2022

On Rabu, September 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kehadiran ustadzah Oki Septiana Dewi memberikan tausyiah dalam agenda safari dakwah merupakan momentum bagi Pondok Pesantren untuk memotivasi para santri agar terus semangat dalam menghafal Al Qur'an. Hal ini disampaikan Mudir Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padangpanjang, Dr. Derliana, MA saat memberikan kata sambutan pada acara Safari Dakwah Oki Setiana Dewi. Rabu (7/9).

"Kehadiran Ustadzah Oki Setiana Dewi merupakan sebuah kehormatan bagi kami karena sebagai seorang Ustadzah yang memiliki begitu banyak jadwal berdakwah mampu berkenan mampir di tempat kita. Kita sangat berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi santri untuk terus menekuni dan mendalami Al Qur'an sebagai pegangan hidup kita," ucap Derliana.

Hadirnya Ustadzah Oki Setiana Dewi beserta rombongan di Kota Padangpanjang dalam rangka Safari Dakwah yang digelar beberapa kota/kabupaten yang ada di Sumatra Barat. Kedatangan Ustadzah Oki Setiana Dewi disambut antusias oleh seluruh santri dan masyarakat yang turut hadir menyaksikan tausyiah keagamaan ustadzah pemeran utama film Ketika Cinta Bertasbih tersebut.

Dalam paparannya ustadzah Oki menyampaikan bahwa ke Sumatra Barat sebetulnya secara pribadi beliau tengah pulang kampung, karena sosok suami merupakan putra asli Sungai Pua, Agam.

"Alhamdulillah, saya senang berada ditengah-tengah masyarakat Minangkabau. Masyarakat yang agamais dan juga toleransi beragamanya tinggi. Masyarakat yang ramah dan juga santun. Mengunjungi Sumatra Barat saya sebetulnya sedang melakukan pulang kampung karena suami saya asli Sungai Pua. Mertua saya justru berada di Padangpanjang ini," bebernya.

Bertempat di Mesjid Taqwa Muhammadiyah, Ustadzah Oki mengulas peranan orang tua terhadap tumbuh kembang anak. Beliau mengajak semua tamu yang hadir untuk selalu mengingat tentang sebuah amalan yang tidak terputus sampai akhirat. Salah satunya adalah bersumber dari Doa Anak sholeh yang mendokan orang tuanya. Terkadang karena kesibukan kerja dan lainnya orang tua seringkali melupakan suatu kewajiban terhadap anaknya yaitu mengajarkan anaknya untuk belajar Al Qur'an.

"Anak-anak adalah amanah, dan kita berusaha untuk mendidiknya sesuai ajaran Al quran. Jadikan anak sebagai perhiasan hidup, anak sebagai sahabat dan tempat berbagi. Caranya sangat mudah ajarkan anak-anak kita Al quran sejak kecil," tuturnya.

Oki dihadapan santri berpesan tentang perlunya mendidik generasi muda untuk berpendirian teguh dan bersikap sabar dalam segala macam situasi. Selain itu juga pentingnya berprasangka baik atas kehendak Allah SWT. Hal semacam itu penting ditanamkan karena generasi muda, termasuk dari Pondok Pesantren Kauman Padangpanjang yang nantinya akan menjadi pelangsung serta penyempurna. Perjalanan untuk sampai tahap itu bukanlah perkara mudah.

Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini juga menghadirkan Ustadzah Asma'. Salah satu guru di Palestina yang saat ini mengajar secara daring untuk siswa-siswa di dunia yang memiliki hubungan dengan organisasinya. Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri 1000an jamaah. (*)

Sekitar 1000 Orang Lebih Aliansi Mahasiswa Sumbar Tolak Kenaikan BBM
Rabu, September 07, 2022

On Rabu, September 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dikuranginya subsidi bahan bakar minyak (BBM), yang mengakibatkan naiknya harga, menimbulkan berbagai aksi, diantaranya gerakan aliansi mahasiswa di Sumatera Barat, dengan mengerahkan sekitar 1000 lebih massa.

Melihat surat yang dilayangkan pada Kepolisian Resort Kota Padang, unjuk rasa dalam bentuk orasi, aksi teatrikal, dan panggung demokrasi, dengan penanggung jawab Irwandi, mengambil tempat di depan kantor DPRD Sumbar, Rabu (7/92022), namun ketika aksi berlangsung para pengunjuk rasa menginginkan untuk melakukan aksi di dalam kompleks DPRD, sambil berteriak-teriak serta mengucapkan yel-yel agar diperbolehkan masuk.

Mahasiswa UIN lebih dahulu mendatangi gedung DPRD Sumbar, selanjutnya disusul UNU, HMI, dan berbagai kampus lainnya, setelah 1 jam lebih kemudian disusul massa dari UNP, dengan mengambil titik kumpul di simpang Khatib Sulaiman-Joni Anwar, dengan membawa alat pengeras suara memakai mobil pickup.

Setelah rombongan mahasiswa UNP bergerak menuju pintu Utara gedung DPRD Sumbar, disusul gelombang dari Unand dengan beberapa kampus lainnya.

Meskipun surat yang diterima sekretaris DPRD Sumbar Raflis, menerangkan kalau aksi hanya di depan gedung, namun dengan kebijakan langsung berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Sumbar Irsyad Syafar, agar bisa menerima dan menampung aspirasi mahasiswa.

Selain berkordinasi dengan pimpinan DPRD, Raflis juga melakukan komunikasi dengan aparat keamanan, agar suasana unjuk rasa bisa tetap kondusif, sehingga semua terakomodir dengan baik.

Gelombang unjuk rasa yang dimulai pukul 13.00 wib tersebut terus semakin ramai, dan melakukan orasi secara bergantian, namun tetap berada di depan kantor DPRD Sumbar, dengan pengawalan aparat keamanan dari berbagai satuan.

Saat gelombang mahasiswa terakhir melewati khatib Sulaiman (pintu utama) gedung DPRD Sumbar, wakil ketua Irsyad Syafar di dampingi Sekwan Raflis dan Kapolresta Padang sedang menerima aliansi mahasiswa dari KAMMI.

Pada kesempatan tersebut Irsyad Syafar mengatakan, sebagai pribadi maupun fraksi PKS sejalan dengan mahasiswa menolak kenaikan BBM, karena berimbas pada semuanya, termasuk kenaikan harga sembako, namun sebagai pimpinan DPRD Sumbar ia akan membawa semua tuntutan masyarakat pada rapat anggota DPRD, namun tetap melanjutkan tuntutan tersebut pada pemerintah pusat, DPR-RI serta pihak lainnya pada saat itu juga.

"Sebagai pribadi dan fraksi PKS saya sejalan dengan adek-adek, karena akan berimbas pada semuanya, termasuk kenaikan harga bahan pokok dan menyusahkan rakyat, namun sebagai pimpinan Dewan tetap akan membawa ini pada pembicaraan selanjutnya, namun semu tuntutan akan kita sampaikan hari ini juga pada pemerintah pusat, DPR-RI dan lainnya, sehingga pemerintah mengetahui kemauan masyarakatnya," tutur Irsyad Syafar.

Usai menerima aksi dari KAMMI, Irsyad Syafar kembali menemui aliansi BEM di pintu Utara, namun sedikit terjadi ketegangan, karena pengunjuk rasa menginginkan untuk bertemu langsung ketua DPRD Sumbar.

Akhirnya dilakukan pembicaraan dengan Isrsyad Syafar yang di dampingi Eviyandri Rajo Budiman dari fraksi Gerindra, Sekwan Raflis, Kapoltabes Padang, Kabag Umum, Kabag Perencanaan, beberapa kasubag dan staf lainnya, duduk bersila dihalaman kantor DPRD Sumbar, agar bisa meminta waktu dan diterima ketua DPRD Supardi.

Dalam negosiasi yang langsung mendengarkan percakapan antara ketua DPRD Sumbar Supardi dan wakil ketua Irsyad Syafar, memberikan waktu pada utusan aliansi BEM melakukan pertemuan Jumat (9/9/2022), sekitar pukul 13.00 wib-14.00 wib.

Usai melakukan dialog dengan urusan BEM, pukul 15.50 Wib, Irsyad Syafar di dampingi Eviyandri Rajo Budiman kembali menemui pengunjuk rasa di luar gerbang, dan menerima semua tuntutan untuk disampaikan pada tingkat yang lebih tinggi.

Ketika menemui mahasiswa, kembali Irsyad Syafar menegasakan, bahwa dirinya dan fraksi PKS menolak kenaikan BBM.

Usai menemui mahasiswa, pukul 16.11 Wib, mahasiswa kembali pada posko masing-masing dengan tertib, tanpa ada anarkisme.

Editor: Novrianto Ucoxs

Ketua DPRD Sumbar Supardi: Pencak Silat Sebagai Warisan Budaya Bangsa
Selasa, September 06, 2022

On Selasa, September 06, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPRDyang juga ketua Ikatan Pencak Silat Provinsi Sumatera Barat Supardi, mengatakan,  Pelaksanaan Kejurnas Pencak Silat selain membangun silaturrahmi antar pesilat, juga dalam rangka untuk melestarikan dan mengembangkan olahraga itu sebagai warisan budaya  bangsa.  

Hal itu disampaian  Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi, ketika membuka acara  Kejuaaraan nasional (Kejurnas ) pencak silat, antar satuan pendididikan tahun 2022.

Kejuaraan tersebut mengambil tempat di gedung olahraga Tanjung Pauh Kota Payakumbuh, dilaksanakan mulai Selasa 6 Sepyember sampai dengan11 September 2022 .

Ketua DPRD Sumbar juga mengatakan, kejurnas bertujuan untuk mencari bibit dari pesilat muda yang nanti mengganti  kekosongan para atlit lama, dan  juga sebagai ajang kompetisi pencak silat ditingkat nasional dengan tujuan tidak hanya untuk mencari atlit berprestasi tapi juga  untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional berikutnya.

"Kejurnas Silat  menjadi ajang pembinaan prestasi pesilat pelajar yang berkesinambungan, serta mempersiapkan pesilat-pesilat pelajar yang handal di masa akan datang", ujar Supardi.

Ditambahkannya, ada 700 orang Atlit dari 5 lima provinsi di Indonesia, yakni, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumsel , dan  Bangka Belitung  beserta oficial yang mengikuti Kejurnas di kota Payakumbuh tersebut.

"Diharapkan para juri akan bekerja profesional dalam melakukan penilaian terhadap setiap cabang yang di pertandingkan", tegas Supardi pada para wasit dan juri, agar semua berjalan secara baik, saat membuka kegiatan, Selasa (6/9/2022).

Sekaitan dengan Kejuaraan tersebut, Kepala dinas Pemuda dan Olahrahraga provinsi Sumbar, Dedi Diantolani juga mengatakan, 13 nomor pertandingan, dibagi dari kelas A sampai J, baik tunggal, beregu, maupun ganda, dapat diikuti putra dan putri.

Adapun pembagian kelasnya sebagai berikut: Kelas A (39kg-43kg), Kelas B (43kg-47kg), Kelas C (47kg-51kg), Kelas D (51kg-55kg), Kelas E (55kg-59kg), dan Kelas F (59kg-63kg) yang semua kategori bisa diikuti putra dan putri.

Sementara itu untuk Kelas G (63kg-67kg), Kelas H (67kg-71kg), Kelas I (71kg-75kg), dan Kelas J (75kg-79kg) hanya bisa diikuti oleh kategori putra, namun pertandingan tunggal, regu, dan ganda, bisa diikuti putra dan putri.

"Semua pesilat harus mengikuti aturan berlaku, di semua kategori dan kelas, sehingga tidak ada yang diprotes nantinya, karena ini olahraga tradisi dan penuh dedikasi, sehingga saling menghargai dalam semua keputusan," tutur Dedi Diantolani.

Selain dihadiri  Kadispora Provinsi Sumbar, juga dihadiri Kadis Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kabid Kebudayaan Husin Daruhan SH.MSi, Walikota Payakumbuh di wakili Kadispora Kota Payakumbuh dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Payakumbuh.

Pembukaan kejurnas Silat berjalan lancar, dilangsungkan dengan pertandingan perdana.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un, Abak Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi Meninggal Dunia
Selasa, September 06, 2022

On Selasa, September 06, 2022

Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un, Abak Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi Meninggal Dunia
BENTENGSUMBAR.COM - Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un. Kabar duka menyelimuti Sumatera Barat pada Selasa pagi, 6 September 2022. 


Kabar duka itu datang dari keluarga besar Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Buya Mahyeldi Ansharullah.


Orang tua lelaki Buya Mahyeldi atau abak Buya Mahyeldi, Mardanis St. Tanameh menghadap Ilahi. 


Mardanis St. Tanameh meninggal dunia pada Selasa, 6 September 2022 pukul 02.43 WIB di RSAM Bukittinggi.


Sebelumnya. viral video Buya Mahyeldi sedang membersihkan kaki seorang lelaki yang duduk di kursi roda.


Video itu diunggah netizen ke berbagai platform media sosial, seperti facebook, instagram, tiktok dan lainnya.


Video itu mengundang simpati netizen. 


Rata-rata mereka berkomentar positif terkait video itu.


Mereka memuji ketekunan Buya Mahyeldi dalam merawat abaknya yang sedang sakit.


Dalam kesibukannya sebagai Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi menyediakan waktu untuk merawat sendiri abaknya. (by)

Muscab DPC Hiswana Migas Sumbar Penuh Kekeluargaan dan Kekompakan
Senin, September 05, 2022

On Senin, September 05, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dengan berakhirnya masa jabatan kepengurusan pada priode 2016-2020, namun karena pandemi maka diperpanjang sampai dengan 2022, saat ini BPC Hiswana Migas kembali melaksanakan pemilihan ketua untuk menyusun struktur organisasi profesi yang bergerak pada bidang minyak dan gas di Sumatera Barat, Senin (2022)

Musyawarah Cabang HISWANA MIGAS Provinsi Sumatera Barat ke-IX di Hotel Mercure Padang tersebut semua anggota, penasehat dan simpatisan, juga dihadiri Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Dinas Perhubungan, ESDM, Pemko Padang, Ketua umum DPP Rahmad Muhamadyah dan  DPD Hiswana Migas Sumbagut Raja P. Sirait, dan Eksekutif GM Regional Sumbagut PT. Pertamina Patra Niaga Putut Ardianto, serta SAM Pertamina Sumbar Narotama Aulia Fajri.

Ketua Panitia Ir. Erizal Syaf. MM, dalam laporannya mengatakan, sudah menyiapkan acara Muscab Hiswana Sumbar dengan matang, dan bekerjasama dengan semua pengurus, untuk suksesnya acara ini.

"Kita bekerjasama dengan semua pihak, termasuk anggota dan pengurus Hiswana Migas Sumbar,baik moril maupun materil untuk mensukseskan acara ini, sampai nanti terpilihnya ketua baru," papar Erizal Syaf yang merupakan ketua panitia.

Sekaitan dengan pelaksanaan Muscab yang dilaksanakan sesuai dengan rencana,  Ketua DPC Hiswana Migas Sumbar Ir. Ridwan Hosen dan Ketua Panitia Erizal Syaf, mengucapakan banyak terimakasih pada semu panitia dan semua undangan.

Ia juga memberikan apresiasi atas respon DPD Hiswana Migas Sumbagut, Pertamina Patra Niaga dan pemerintah daerah yang memberikan perhatian terhadap terselenggaranya acara Muscab.

"Saya mengucapkan terimakasih pada teman-teman yang sudah melaksanakan acara Muscab Hiswana Migas ke-IX ini dengan baik dan sukses, dari sejak direncanakan sampai pelaksanaan, moga akan berjalan dengan baik pula sampai terpilihnya ketua baru, dan salam hormat kami pada ketua umum DPP, dan DPD Hiswana Migas Sumbagut, Eksekutif GM Pertamina Patra Niaga Sumbagut, SAM Pertamina Sumbar beserta jajaran dan Pemerintah daerah Sumatera Barat, dan rekan-rekan pengurus DPC Hiswana Migas provinsi lainnya, karena respon yang baik dan menghadiri acara ini," papar Ridwan Hosen.

Sambutan Ridwan Hosen disambut hangat ketua DPD Hiswana Migas Sumbagut, Raja P. Sirait, melihat tatanan dan kekompakan sesama pengurus dan anggota DPC Sumbar tampak dalam kegiatan Muscab.

"Moga acara ini berjalan baik, dan dapat memilih ketua dengan azas kebersamaan dan kekompakan, sehingga lebih maju lagi, karena  kedepannya tugas semakin berat," tutur Raja.

Demikian juga dengan keinginan EGM Pertamina Patra Niaga Sumbagut Putut Ardianto, agar DPC Hiswana Migas Sumbar tetap bisa menjaga kerjasama yang baik dengan sesama pengurus dan anggota, juga dengan stakeholder lainnya, sehingga bisa menjadi pengusaha yang peduli dengan masyarakat.

"Kita akan lakukan bagaimana dengan subsidi, sehingga dapat dirasakan masyarakat secara langsung, dan tepat guna, maka sebagai perpanjangan Hiswana harus ada kepedulian," tuturnya.

Salah seorang peserta muscab Ujang. K, mengatakan ini pemilihan yang penuh kekeluargaan, dan semua untuk kepentingan bersama.

Acara Muscab DPC Hiswana Migas Sumbar tampak penuh keakraban, sejuk dan penuh senyuman, dibuka langsung Wagub Sumbar Audy Joinaldy, dengan harapan sukses hari ini, untuk sukses ke depan dalam membangun Sumatera Barat melalui usaha Migas.

Laporan: Novrianto Ucoxs