Advertorial

Daerah

Hadiri Malewakan Gala Tuanku Rajo Bagindo, Syafrizal Ucok: Jaga Marwah Ninik Mamak
Selasa, November 15, 2022

On Selasa, November 15, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Disaksikan oleh Gubernur Sumbar, Kadis Kebudayaan, Forkopimda Solok Selatan, Sandi Urang Gadang, Penghulu Pucuk dan ratusan Ninik Mamak, maka Daulat Yang Dipertuan Tuanku Rajo Bagindo Raja Adat Alam Surambi Sungai Pagu memasangkan mahkotanya. 

Dengan prosesi itu, resmilah Malewakan Gala Tuanku Rajo Bagindo di Istano Baloen, Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Senin (14/11/2022).

Gubernur Sumbar yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Drs. H. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah mengatakan, bahwa Pemda Provinsi memberikan apresiasi atas acara Malewakan Gala ini, yang telah pula dirangkai dengan penampilan seni dan budaya tradisional Minangkabau sehari sebelumnya.

Dukungan penuh terhadap acara Malewakan Gala ini dilakukan oleh Pemprov Sumbar melalui Dinas Kebudayaan atas pokok-pokok pikiran dari Anggota DPRD Sumbar Mario Syahjohan yang juga merupakan putra asli daerah Kabupaten Solok Selatan.

"Sebagai Raja Adat Alam Surambi Sungai Pagu dan juga Pucuk Pimpinan Kampai Nan XXIV Baloen, maka Tuanku Rajo Bagindo diharapkan dapat mengemban amanah, menjalankan fungsinya melestarikan adat istiadat dan budaya yang luhur. Sehingga kedepannya marwah dari Ninik Mamak di Minangkabau, khususnya di Alam Surambi Sungai Pagu, akan tegak sebagaimana yang kita harapkan," kata Syafrizal Ucok, yang juga Wakil Ketum LKAAM Sumbar ini.

Untuk bisa menjadi seorang Rajo bukanlah hal yang mudah, tetapi melalui proses yang cukup panjang, sesuai ketentuan dan persyaratan yang disepakati dalam musyawarah bersama. 

Sebagai orang yang didaulat menjadi Rajo maka pastilah orang yang dipercaya di dalam kaumnya, amanah dan melalui prosesi yang dijalankan secara turun temurun.

Menurut adat yang berlaku di Alam Surambi Sungai Pagu, sistem kekuasaan terdiri dari Rajo Nan Barampek, yaitu Yang Dipertuan Tuanku Rajo Disambah yang merupakan Rajo Alam, kemudian Yang Dipertuan Tuanku Rajo Bagindo yang merupakan Rajo Adat, kemudian Yang Dipertuan Tuanku Rajo Batuah yang merupakan Rajo Ibadat, dan Yang Dipertuan Tuanku Rajo Malenggang yang merupakan Rajo Hukum Adat.

"Kabupaten Solok Selatan berasal dari dua sub kultur yaitu Alam Surambi Sungai Pagu dan Rantau 12 Koto, yang keduanya merupakan satu kesatuan fungsional kultur budaya yaitu Alam Minangkabau. Jadi kehadiran eorang Rajo maka jelas fungsinya adalah menjaga agama, adat istiadat dan budaya sebagaimana filosofi Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," kata Staf Ahli Gubernur Syafrizal Ucok Datuak Nan Batuah, yang didampingi Kadis Kebudayaan Drs. Syaifullah, MM.

Dalam acara Malewakan Gala Tuanku Rajo Bagindo ini juga mengapung aspirasi dari masyarakat melalui beberapa orang Ninik Mamak yang berharap dibukanya jalan Muara Labuh-Kambang sebagai alternatif lalu lintas dari Solok Selatan ke Pesisir Selatan terus ke Padang. 

Karena itu Ninik Mamak Solok Selatan berharap kepada Gubernur dan Anggota DPRD Mario Syahjohan memperjuangkan izin jalan melalui hutan lindung TNKS ini. (*)

Menderita Meningokel Sejak Lahir, Said Ungakapkan Puluhan Harapan Kepada Ketua DPRD Sumbar
Senin, November 14, 2022

On Senin, November 14, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Muhammad Rashid (12) atau yang biasa dipanggil Said, tengah berjuang melawan penyakit meningokel yang diderita sejak lahir. Akibat  penyakit tersebut, Said mengalami lumpuh dan harus berkursi roda dalam beraktivitas sehari-hari. 

Untuk sekarang, Said tercatat sebagai siswa kelas VI SDN 14 Kota Payakumbuh. 

Meski hidup dengan keterbatasan, Said terus produktif mengasah kemampuan dalam bidang menulis. 

Dari bakat yang dimiliki, Said telah mengeluarkan dua buku yang berjudul Sahabat bukan Sahabat dan A Dream Of Mine. 

Said saat ditemui awak media di rumah dinas Ketua DPRD Sumbar Supardi, Senin (14/11) mengatakan, sehari- sehari untuk bersekolah saya menggunakan kursi roda, meski demikian tidak menghalangi tekat untuk terus menggali potensi diri dalam bidang akademik dan menulis. 

"Ada 20 harapan yang saya miliki, semuanya telah ditulis dalam buku yang berjudul A Dream Of Mine," katanya.

Dari puluhan harapan itu, lanjutnya, dua diantaranya telah terwujud, yaitu naik kereta api dan Azan di Masjid Raya Sumbar. 

Dalam hal menulis Said tengah mempersiapkan buku ketiga yang akan diluncurkan dalam beberapa waktu kedepan.

Diungkapkannya, alasan yang membuat dirinya kuat untuk menjalani kehidupan dalam keterbatasan yang dia miliki adalah kedua orang tua. 

Said bercita-cita untuk membukakan umi dan abi rumah makan dan berangkat ke tanah suci Makkah bersama keluarga. 

" Ada beberapa harapan yang Said sangat inginkan bisa terwujud dari 20 itu adalah, bisa berjalan, memiliki kursi roda dekkers agar tidak menyusahkan Umi, membuka restoran serta naik pesawat," katanya.

Dia mengungkapkan dimasa depan dirinya ingin menjadi seorang dokter serta menjadi penulis profesional seperti mentornya. Semoga cita-cita itu bisa terwujud meski dalam keterbatasan. 

Untuk diketahui Said merupakan anak dari pasangan Priska dan Chandra, keluarga itu bertempat tinggal di Kelurahan Pakan Senayan Sebelum Simpang Ngalau Indah Koto Nan Ampek Kota Payakumbuh.

Sementara itu Ibu Said, Priska yang ditemui awak media mengatakan, dalam proses pengobatan Said telah dioperasi sebanyak enam kali di rumah sakit di Kota Payakumbuh. 

Untuk proses lanjutan Said dirujuk ke RSUD M Djamil Padang, namun karena satu dan lain hal Said harus menunggu empat bulan untuk mendapatkan tindakan. 

" Hari ini lah (kamaren-red) Said akan dioperasi. Selama menunggu empat bulan, kondisi Said semakin hari semakin lemah. Semoga prosesnya berjalan lancar," katanya.

Dia menjelaskan dalam akademik Said merupakan anak yang selalu masuk dalam rengking 10 besar di dalam kelas, namun ada beberapa mata pelajaran yang tidak bisa Said ikuti salah satunya pendidikan jasmani.

Dalam kondisinya sering kali gurunya menelepon saya karena kondisi Said kadang drop, namun  sering juga Said menguatkan diri untuk terus mengikuti pelajaran hingga akhir. 

Sementara itu ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan banyak pelajaran yang bisa diambil dari sosok Rashid, meski di Sumbar banyak yang memiliki kondisi sepertinya, semangat hidup Said sangat inspiratif. 

Patut dicontoh, bahwa sikap optimis harus ditanamkan untuk menghadapi masa depan.

" Meski telah dioperasi berulang kali tidak menghalangi Said untuk melahirkan karya tulis, buku yang berjudul Sahabat bukan Sahabat, menjadi bukti semangat Said, 
Meski kadang mendapatkan Bully an teman, Said tetap semangat," katanya

Dia berharap Said mendapatkan tindakan medis terbaik dari RSUD M Djamil, dan beban penyakitnya bisa berkurang. 

Dengan semangat dan prestasi Said, semoga bisa menjadi anak bangsa yang cerdas dan berkontribusi bagi keluarga serta sekitar.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Dikunjungi Anggota DPRD H.M.Nurnas dan Wagub Sunmbar, Nelayan Padang Pariaman Gembira
Sabtu, November 12, 2022

On Sabtu, November 12, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Setalah melakukan penyerahan mesin tempel pada hari terakhir masa reses (31/10/2022) lalu, pada kelompok nelayan di Pasia Ketaping, saat ini anggota komisi IV DPRD Sumbar dari fraksi Demokrat H.M.Nurnas, kembali bertemu dengan kelompok nelayan, yakni Generasi Muda Pelopor Nelayan, Usaha Sepakat, dan Wahana Bahari, Nagari Kuranji Hilir,serta Budaya Laut, Nagari Pilubang, untuk menyalurkan bantuan mesin tempel 14 PK, Sabtu (12/11/2022).

Kali ini, kembali HM.Nurnas membawa serta wakil gubernur Sumbar Audy Joinaldy dalam menyertakan bantuan, sehingga tampak kegembiraan nelayan Padang Pariaman, karena wakil dan pimpinan provinsi bisa hadir bersama mereka.

Mengenai penyaluran bantuan, anggota komisi IV DPRD Sunbar HM. Nurnas mengatakan, selama anggaran tahun 2019-2022, melalui pokok-pokok pikiran, ia sudah menyalurkan 152 unit mesin tempel 15PK, 11 unit 40PK, Gilnet (jaring) 97 set, dan fish Box 100L sebanyak 256 buah. 

"Tahun ini ada anggaran untuk gilnet, namun belum diserahkan, moga dalam waktu dekat sebelum tutup tahun bisa kita serahkan, agar nelayan semakin semangat untuk melaut, dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dan kebutuhan ikan masyarakat secara luas," tutur Nurnas, saat menyalurkan bantuan, Sabtu (12/11/2022), di sekretariat kelompok nelayan Wahana Bahari, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, kecamatan Sungai Limau, kabupaten Padang Pariaman. 

Ia juga mengatakan, dalam anggaran tahun 2023 mendatang, sudah diusulkan dan dianggarkan bantuan untuk 18 kelompok nelayan, sehingga secara bertahap mayoritas kelompok mendapatkan bantuan dalam berusaha.

"Untuk anggaran induk 2023 kita sudah masukkan data 18 kelompok nelayan lagi untuk mendapatkan bantuan, selain kelompok tani dan lainnya, semua berdasarkan serapan aspirasi serta program unggulan pemprov Sumbar, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya petani dan nelayan," tambah Nurnas. 

Ia juga memuji kinerja dan reponship Wagub, kepala DKP provinsi serta DKP kabupaten Padang Pariaman, tidak lupa meminta pada penerima bantuan untuk dapat menjaga, dan mempertahankan alat tersebut, hingga bermanfaat secara berkelanjutan.

Mendapatkan bantuan tersebut, salah seorang sekretatis kelompok yang mewakili nelayan Syahmidi, mengatakan, amat berbahagia menerima bantuan mesin ini. 

"Kami sangat berterimakasih pada pak Nurnas anggota DPRD Sumbar yang sudah memperjuangkan bantuan aspirasi kami, semoga beliau selalu sehat dan terus mengabdi di DPRD Sumbar, kami juga akan menjaga dan merawatnya agar bantuan ini bisa bermanfaat secara terus menerus," ucap Syahmidi ceria. 

Pada kesempatan penyerahan bantuan pada kelompom nelayan, wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy, yang juga hadir bersama kepala dinas Kelautan dan perikanan DR. Desniarti, dan kabid Perikanan Tangkap Donni amat memberi apresiasi pada apa yang sudah dilakukan HM.Nurnas, karena bantuan yang diberikan sejalan dengan program unggulan pemerintah provinsi Sumatera Barat.

Selain rombongan dari Pemorov Sumbar, juga hadir kepala DKP Padang Pariaman Khairunnizam, camat Sungai Limau dan wali jorong, serta tokoh masyarakat setempat.

Sebagai kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Padang Pariaman mewakili Bupati, Kahirunnizam berterimakasih pada pemprov yang sudah bersama-sama membangun kapasitas nelayan, khususnya HM. Nurnas semenjak 2019 sampai saat ini masih berlanjut. 

"Ini merupakan sinergisitas antara provinsi dan kabupaten, dalam meningkatkan pendapatan nelayan, Alhamdulillah melalui pikir anggota DPRD Sumbar pak Nurnas salah satunya yang konsisten membantu nelayan," katanya.

Merespon semangat HM.Nurnas dan masyarakat, Wagub Sumbar Audy Joinaldy mengatakan,kordinasi antara eksekutuf dan legislatif untuk kepentingan masyarakat harus tetap dipertahankan. 

Audy memperhatikan, dalam setahun belakangan ini, dimana peningkatan pertanian semakin meningkat, dengan harapan kesejahteraan semakin meningkat. 

"Kita akan selalu mendukung peningkatan perekonomian masyarakat petani dan nelayan, ini juga dilakukan pak Nurnas secara konsisten, saya sama beliau sudah dua kali bersama-sama memberikan bantuan untuk nelayan, dan yang saya tidak bisa hadir sudah beberapa kali, dan tidak semua punya pemikiran sama dengan pak Nurnas,"ulas Audy.

Sama dengan HM.Nurnas, wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengingatkan agar bisa menjaga apa yang diberikan. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Evi Yandri Rajo Budiman: Pembangunan Sumbar Tak Bisa Mengandalkan APBD Semata
Sabtu, November 12, 2022

On Sabtu, November 12, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Partai Gerindra, Evi Yandri Rajo Budiman menegaskan, pembangunan Sumatera Barat tak bisa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) semata.

Hal itu disampaikannya pada acara syukuran warga Simpang Surau Kandang Kelurahan Piai Tangah Kecamatan Pauh Kota Padang, Sumatera Barat, atas realisasi janji Andre Rosiade, anggota DPR RI yang menggelontorkan dana untuk pembangun jalan desa di daerah itu, Jumat, 11 November 2022, bertempat di Surau Gadang.

"Pembangunan di Sumatera Barat tidak bisa hanya mengandalkan APBD semata. Kita butuh sentuhan APBN," ungkap Evi Yandri.

Dikatakannya, dengan kehadiran Andre Rosiade di tengah-tengah warga Surau Kandang, membuktikan kader Partai Gerindra selalu berkomitmen berbuat di tengah-tengah masyarakat dan selalu menepati janji kampanyenya.

"Sumbar butuh perubahan kepemimpinan, sehingga dapat menggait dana APBN sebesar-besarnya. Sosok Andre Rosiade membuktikan hal itu," cakapnya.

Evi Yandri Rajo Budiman: Pembangunan Sumbar Tak Bisa Mengandalkan APBD Semata

Kepada media ini, Evi Yandri Rajo Budiman menyampaikan, dirinya sendiri akan menggelontorkan dana pokir untuk kelanjutan pembangunan jalan desa tersebut.

Sementara itu, Boby Rustam, Ketua Komisi III DPRD Kota Padang berjanji akan membantu pembangunan jalan menuju Mushalla Nurul Ilmi Surau Gadang.

Evi Yandri Rajo Budiman: Pembangunan Sumbar Tak Bisa Mengandalkan APBD Semata

"Insya Allah, kita upayakan. Tadi saya sudah komunikasi dengan dinas teknis terkait, dan Insya Allah kemungkinan maret akan terealaisasi," cakapnya.

Kedatangan Andre Rosiade ke Surau Gadang disambut meriah oleh warga dan jamaah. Mereka menggelar acara balanjuang dengan menyembelih seekor kambing. (BY)

Sukses Digelar, Simnasal MLI ke-2 Pemuas Dahaga Ilmu Linguis dan Pemerhati Bahasa
Sabtu, November 12, 2022

On Sabtu, November 12, 2022

BENTENGSUMBAR.COM – Berlangsung sukses, Simposium Nasional (Simnasal) yang ke-2 Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI) Cabang Universitas Andalas (Unand), Kamis (10/11/2022). 

Dikatakan oleh Ketua Panitia Pelaksana Simnasal ke-2 MLI Cabang Unand, Dr. Aslinda, pihaknya menggandeng Program Studi Magister Linguistik Unand dalam menggelar kegiatan yang merupakan agenda per dwi tahunan MLI Cabang Unand tersebut. 

Dalam kesempatan meresmikan dibukanya kegiatan Simnasal, Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand Prof. Herwandi menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan ini.

“Simnasal ini sudah kali kedua dilaksanakan oleh Komisariat Unand. Tema hari ini sangat pas. Bahasa adalah sebuah perangkat kebudayaan yang ada di mana-mana. Bahasa menunjukkan identitas masing-masing, termasuk latar belakang, identitas komunitas, dan lain-lain. Hari ini kita berhadapan dengan media sosial, elemen yang tidak bisa ditinggalkan,” ungkap Herwandi, memberi sambutan.

Ditekankan, bahasa merupakan unsur yang vital, yang bisa memberi dampak pada perkembangan bangsa. Mengingat Simnasal ini digelar seiring dengan Hari Pahlawan pula, Dekan juga menegaskan bahwa para pelaku dan pemerhati bahasa memegang peranan penting dalam pembentukan pola berpikir masyarakat.

“Pahlawan bahasa juga berpengaruh besar dalam konstruksi berpikir,” sebutnya. 

Di sisi lain, Ketua MLI Cabang Unand Dr. Ike Revita menyebutkan, MLI Cabang Unand selalu berkegiatan setiap tahunnya.

“Ini yang ke-2, bertepatan dengan Hari Pahlawan. Simnasal kali ini digawangi oleh Bu Aslinda. Terima kasih Bapak/Ibu Panitia, yang sudah bertungkus-lumus bekerja untuk acara ini,” ujar Ike menyampaikan apresiasinya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Simnasal ke-2 MLI Cabang Unand, Dr. Aslinda, menyampaikan bahwa acara ini dimaksudnya untuk bisa memberi warna bagi studi keilmuan, demi tersebarnya ilmu semakin luas lagi.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjadi sarana yang memfasilitasi teman-teman anggota forum linguistik Indonesia, mahasiswa S2 Linguistik, peneliti, serta pemerhati bahasa dalam menginformasikan karyanya) kepada khalayak umum, dalam tataran lokal, nasional, mau pun global. Terima kasih kepada para pemakalah dan semua pihak yang sudah terlibat,” tutur Aslinda, saat memberi laporan dan membuka acara. 

Dalam kesempatan itu, pembicara utama adalah Doktor dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Sailal Arimi, yang menghantarkan makalah berjudul Variasi Bahasa, Identitas, dan Media.

Acara yang dimoderatori oleh akademisi dari Unand, Alex Darmawan, itu berlangsung penuh dengan antusiasme para peserta, dengan pembahasan sub tema antara lain Linguistik Mikro, Linguistik Makro, Linguistik Terapan, dan Sastra dan Budaya.

Laporan: Novrianto Ucoxs

DPRD Sumbar Lakukan Paripurna Tiga Ranperda, Fraksi-fraksi Lakukan Koreksi Internal
Jumat, November 11, 2022

On Jumat, November 11, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat melakukan rapat paripurna Dewan penyampaian tanggapan gubernur atas tiga ranperda tentang tanah ulayat, ranperda tentang tata kelola komoditi dan ranperda tentang perubahan perda penanggulangan bencana, serta penyampaian perda tentang pengembangan ekonomi kreatif, Jumat (11/11/2022). 

Wakil ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar mengatakan, dengan telah ditetapkannya Peraturan daerah Nomor 6 tahun 2022 tentang Perubahan Perubahan APBD Tahun 2022 dan Peraturan Gubernur Nomor 35 tahun 2022 tentang bahan penjabaran APBD Tahun 2022 tanggal 4 November 2022 kemaren.

"Sehubungan dengan hal dipercepat kelengkapan administrasi yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan dalam  pencairan anggaran, agar dapat direalisasikan secara maksimal dan tidak terjadi silpa anggaran seperti tahun kemaren yang mencapai Rp. 483 milyar dan berdampak terhadap melambatnya pergerakan ekonomi daerah," ujar Irsyad Syafar saat memimpin rapat paripurna. 

Menurut Irsyad Syafar, dalam Pandangan Umum Fraksi tersebut, cukup banyak pertanyaan, masukan, pandangan yang disampaikan oleh masing-masing Fraksi yang perlu dijelaskan atau ditanggapi oleh Pemerintah Daerah.

"Rancangan Peraturan Daerah tentang Tanah Ulayat, merupakan rancangan peraturan daerah yang materi muatan sangat strategis dan berkaitan langsung dengan masyarakat adat harus diperhatikan dan dilindungi oleh hukum," tambahnya Irsyad Syafar lagi.

Lebih jauh Irsyad Syafar mengatakan, perlu kajian akademik terhadap Rancangan Peraturan Daerah ini harus dilakukan secara mendalam dan berdasarkan pada data dan fakta yang ada dilapangan.

"Selain itu, materi muatan Ranperda tentunya juga harus berdasarkan 
pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan disesuaikan dengan kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah 
daerah," ujarnya. 

Paripurna memang berjalan baik, sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan bersama, namun untuk lebih mendisiplinkan dan menjaga marwah lembaga tersebut, beberapa fraksi melakukan instrupsi dan koreksi.

Intrupsi tersebut tampaknya menyorot kehadiran atau disipilin pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumbar, dan itu untuk perbaikan dan pengabdian anggota DPRD Sumbar sebagai wakil rakyat.

Diantara yang melakukan intrupsi untuk koreksi dan perbaikan disiplin kinerja Dewan diantaranya, Afrizal asal fraksi Golkar mengatakan, pihaknya meminta BK membuat laporan kepada fraksi- fraksi, agar memberikan teguran kepada anggotanya.

"Kami minta agar Badan Kehormatan atau BK bisa membuat laporan pada fraksi-fraksi tentang kehadiran dan disiplin anggota DPRD Sumbar, sebagai pemegang amanah rakyat," tegas Afrizal. 

Dipertegas lagi oleh Hidayat dari fraksi Gerindra Sumbar mengatakan, Peraturan Pemerintah jelas menegaskan anggota dewan wajib hadir pada rapat- rapat yang menjadi tugas dan kewajibannya itu normannya

"Rapat paripurna termasuk rapat strategis apalagi dihadiri kepala daerah, saya pikir harga diri DPRD ini mesti ditegakkan dalam konteks disiplinnya anggota DPRD, namun paripurna dapat saja dilanjutkan, tergantung kesepatakan paripurna, " ujar Hidayat

Pernyataan 2 anggota DPRD Sumbar dari fraksi berbeda tersebut, lebih dipertegas HM Nurnas,dari fraksi Demokrat mengatakan, kehadirin anggota sangat sangat minim, banyak yang tidak hadir, ini bisa menjadi preseden buruk penilaian publik terhadap kinerja Dewan. 

"Tadi sudah banyak anggota yg protes dan saya usulkan setiap paripurna tayangkan langsung ke Vidiotron, agar bisa ditonton langsung secara terbuka oleh masyarakat, kapan perlu umumkan namanya dan fraksinya apa yang tidak hadir, jangan menjadi preseden buruk penilaian masyarakat terhadap kita nantinya," ujar HM Nurnas.

Demikian juga tidak jauh berbeda statemen disampaikan Mukhlasin asal fraksi PKS, dengan usulan permintaan sama seprti rekan-rekanya fraksi diatas. 

Semua masukan dari hasil intrupsi menjadi catatan pimpinan sidang, untuk bisa dilanjutkan pada pembahasan internal, demi kewibawaan lembaga ini. 

Publik bisa menilai, DPRD Sumbar akan selalu memperbaiki diri dalam melaksanakan aturan, maka dalam rapat anggota menyampaikan instrupsi untuk mengoreksi setiap permasalahan, sehingga wibawa dan tanggung jawab lembaga bisa terjaga.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Perkuat Kemitraan, Kapolda Sumbar Irjen Suharyono Terima Kunjungan PW GP Ansor Sumbar
Jumat, November 11, 2022

On Jumat, November 11, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono terima kedatangan Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Sumbar pada Kamis  10 November 2022.

Kedatangan organisasi tersebut disambut baik oleh Kapolda Sumbar di ruang kerja Kapolda Irjen Pol Suharyono. 

Kedatangan Pimwil GP Ansor tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan dan kemitraan bersama Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Agenda yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November, itu menafsirkan audiensi Kapolda dan PW GP Ansor yang membicarakan sejarah pergerakan baik GP Ansor dan Polri di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ihwal itu dijelaskan Irjen Pol Suharyono dengan pandangan literasi kebangsaan untuk mejunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan di Republik ini.

"Ansor berdiri sebelum negara merdeka, maka kita harus hormat dan melanjutkan cita cita para pendahulu kita, Perbedaan itu biasa seperti sisir dan rambut, kalau sama tak akan bisa rapi," jelasnya berpilosofi.

Selama dua jam kurang, audiensi antara PW GP Ansor Sumatera Barat dengan Kapolda Sumbar diruang kerjanya. 

Dengan fasih berhikayah sembari melafazkan ayat demi ayat membuat para audiensi PW GP Ansor Sumbar kaget dengan kefasihan dan ketawadukannya. 

Hingga Ketua PW GP Ansor Sumbar Dr. Rahmat TK Sulaiman, MM membenarkan akan ilmu agama Kapolda Irjen Pol Suharyono sangat dalam dan jauh dari ekpetasinya

"Beliau banyak berbagi pengalaman mulai berpangkat Letda hingga hari ini tampak melaksanakan dawuh para ulama. Saya yakin ia seorang santri nan sufi. Apalagi kitab demi kitab pun menjadi nasehat beliau, semabari dengan fashih dalam meanfsirkan ayat demi ayat dan memberikan kejutan bagi kami. Salam takzim Kiyai Bintang Dua," takzim Rahmat yang juga Pimpinan Ponpes Bustanul Yaqin menyebutkan Irjen Pol Suharyono Ulama Bintang Dua.

Keakrabanpun sangat tampak untuk menyatukan gerak langkah dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar dalam membangun ranah Mianangkabau yang berlandaskan Adat Bsandi Syara, Syara Bansandi Kitabullah. 

Maka Ketua PW GP Ansor Sumbar Rahmat TK Sulaiman sangat yakin Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono sosok yang sangat tepat dalam mempin Polda Sumbar dengan karakter leadership dan keilmuannya.

"Dengan pengalaman beliau, saya yakin Irjen Pol Suharyono sosok yang tepat memimpin Polda Sumbar dan yang terbaik untuk masyarakat yang bersandikan ABS SBK. Insyallah Kapolda Suharyono selalu bersinergi dengan Gerakan Pemuda Ansor dengan menutup foto bersama dengan salam Satu Komando," pungkasnya. (GL)

Lonjakan Data IDM Sumbar, Tahun 2022 Masih Ada 28 Desa/Nagari Tertinggal
Kamis, November 10, 2022

On Kamis, November 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Indeks Desa Membangun (IDM) yang merupakan Indeks Komposit yang diukur dari tiga dimensi yaitu Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL) di Nagari dan Desa yang ada di Sumbar, setiap tahun terus makin meningkat. 

Tahun 2022 jumlah dengan status Desa Maju 458 buah, naik dari tahun sebelumnya 399. Begitu juga status Desa Mandiri tahun 2022 berjumlah 132 desa/nagari, dimana tahun 2021 hanya 76 desa/nagari.

“Ini menunjukkan bahwa lonjakan perkembangan desa/nagari itu adalah buah dari pelaksanaan pembangunan sebagai dampak dari penyaluran Dana Desa. Melalui Dana Desa juga telah meningkatkan kesempatan bagi desa/nagari untuk menumbuhkembangkan inovasi dan potensi lokal, sesuai dengan culture dan kebutuhan riil masyarakat yang ada. Tujuan akhir tentu saja untuk menuju kemandirian dan perkembangan desa/nagari,” kata Gubernur Sumbar yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Devi Kurnia, SH.MH., ketika membuka Rapat Koordinasi Data Indeks Desa Membangun (IDM) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022, di Hotel Axana, Kota Padang, Kamis (10/11/2022).

Memang diakui, masih ada desa/nagari dengan status Desa Tertinggal sebanyak 28 nagari, yaitu berada di Kabupaten Solok sebanyak 6 nagari, Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 2 nagari, Padang Pariaman sebanyak 2 nagari, Limapuluh Kota sebanyak 1 nagari, Pasaman sebanyak 1 nagari, Kabupaten Kepulauan Mentawai sebanyak 11 desa dan Kabupaten Dharmasraya sebanyak 2 nagari.

“Rata-rata nagari/desa tertinggal tersebut pada umumnya diakibatkan oleh tidak terpenuhinya indikator sarana kesehatan dan tenaga medis di desa/nagari tidak ada/kurang memadai. Kemudian jarak tempuh sarana pendidikan dari pusat desa/nagari yang jauh, jumlah pusat pelatihan atau kursus di desa tidak tersedia, ruang terbuka untuk publik di desa/nagari tidak tersedia, sarana air bersih di desa/nagari kurang memadai, jalan desa/nagari tidak bisa dilalui kendaraan bermotor roda 4 (empat) dan lain-lain termasuk rawan terhadap bencana,” kata Asisten I Pemprov Sumbar Devi Kurnia. 

Dengan rincian penjabaran dari indikator-indikator penetapan Klasifikasi Desa/Nagari berdasarkan Indeks Desa Membangun ini maka diharapkan semua Organisasi Perangkat Daerah Provinsi, dan Kabupaten/Kota se Sumatera Barat agar mempedomani data Indeks Desa Membangun sebagai data dasar dalam Perencanaan Program dan Kegiatan.

“Saya tegaskan agar kita semua mendayagunakan Data IDM ini sebagai basis data perencanaan pembangunan di Desa/Nagari, khususnya dalam rangka Intervensi Program dan Kegiatan Tahun 2023, untuk memenuhi indikator yang belum terpenuhi dalam data Indeks Desa Membangun ini sesuai dengan kewenangan masing-masing yang difokuskan pada 28 Nagari Tertinggal yang ada di Sumatera Barat, sehingga akhir Tahun 2023 nanti tidak ada lagi Desa/Nagari Tertinggal di Sumatera Barat,” kata Gubernur yang diwakili Devi Kurnia.

Rapat Koordinasi Data Indeks Desa Membangun (IDM) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022 ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sumbar, yang dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Barat, Kepala Bappeda Provinsi Sumbar dan OPD Sumbar, Kepala Dinas PMD dan Bappeda Kabupaten/Kota  penerima dana Desa, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat, Rektor Perguruan Tinggi di Sumatera Barat, Koordinator Tenaga Ahli Kabupaten/Kota, Pimpinan BUMN/BUMD di Provinsi Sumatera Barat dan Dewan Pembina Pengembangan Nagari.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sumbar Amasrul, SH., tujuan diadakan Rapat Koordinasi Indeks Desa Membangum (IDM) Provinsi Sumbar tahun 2022 adalah terpublikasinnya kepada organisasi perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota serta stakeholder lainnya tentang klasifikasi desa/nagari di Sumbar tahun 2022 berdasarkan IDM.

Kemudian terpublikasinnya indikator-indikator yang mengakibatkan ketertinggalan desa/nagari di Sumbar sesuai dengan data indeks desa membangun (IDM) kepada organisasi perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota serta stakeholder lainnya. “Yang paling penting terwujudnya komitmen bersama antara organisasi perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota serta stakeholder lainnya untuk mendayagunakan data IDM sebagai basis data perencanaan program dan kegiatan di desa/nagari sehingga di akhir tahun 2023 nanti, tidak ada lagi nagari/desa tertinggal di Sumbar,” kata Amasrul, SH.

Diharapkan dari Rapat Kordinasi IDM terwujudnya sinkronisasi dan sinergitas program dan kegiatan organisasi perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota serta stakeholders lainnya untuk melakukan intervensi program dan kegiatan di nagari/desa tertinggal di Sumbar. “Melalui peningkatan status desa/nagari mendukung terhadap terwujudnya Sumbar madani yang unggul dan berkelanjutan,” kata Amasrul lagi.

Adapun nara sumber dalam Rapat Koordinasi IDM Sumbar tahun 2022 ini adalah sebagai berikut Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumbar Amasrul, SH., Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat Dr. Ir. Medi Iswandi, MM., Kepala Bidang UEM dan Kawasan Pedesaan Mahdianur, SE.MM. (*)

Buka Bimtek Digitalisasi Pendidikan Guru SMK se-Kota Payakumbuh, Supardi: Ini Kebutuhan Vital
Kamis, November 10, 2022

On Kamis, November 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPRD Sumbar, Supardi membuka Bimtek Teknis Bahan Ajar Digitalisasi Bagi Guru SMK Kota Payakumbuh di ballroom Rocky Hotel Bukittinggi, Kamis, 10 November 2022.

“Digitalisasi di dunia pendidikan merupakan kebutuhan vital kita saat ini,” ujarnya.

Supardi mengatakan diadakannya bimtek tersebut merupakan salah satu upaya serius untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sumatera Barat, khususnya Sekolah Mengah Kejuruan (SMK).

Karenanya, ia mengapresiasi Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar yang bekerjasama dengan sejumlah yayasan pendidikan dan telah mendatangkan narasumber serta instruktur yang kompeten.

“Ini bukan bimtek main-main,” tegasnya.

Narasumber dan instruktur bimtek tersebut datang dari Padang dan Jakarta. Mereka merupakan orang-orang yang telah berpengalaman dalam pengembangan pendidikan dan digitalisasi metode pembelajaran. 

Di antaranya ialah Prawira Salim, S.E, Drs. Antonius Kisworo Pinilih, serta Dra. Maria Pratmadyaning Widyati.

Dalam bimtek dengan nama lain Creative Learning in Digital Age ini diikuti oleh total 450 guru serta kepala/wakil kepala sekolah SMK se-Kota Payakumbuh, sejumlah materi telah disiapkan. 

Para peserta akan dibekali pengetahuan tentang pembelajaran di era digital, literasi digital, paradigma dunia digital, dan seterusnya.

Supardi berharap dengan adanya bimtek ini, tenaga pengajar SMK bisa membangun paradigma baru bahwa SMK sebagai sekolah kejuruan bukanlah sekolah pinggiran.

“Semangat berwirausaha dan kemandirian yang diusung oleh SMK, akan makin berkembang jika ditopang oleh kemahiran digital guru dan siswa serta lulusan SMK,” lanjutnya.

Ia tak ingin lagi lulusan SMK ‘hanya’ bekerja di perusahaan-perusahaan sebagai bawahan, namun mampu melahirkan inovasi dan kegiatan ekonomi kreatif berbasis digital.

Antonius Kisworo Pinilih, salah satu instruktur juga mengatakan betapa pentingnya pengetahuan digital bagi guru-guru SMK, khususnya untuk daerah seperti Sumbar. Menurutnya, dalam situasi saat semuanya hal saling terkoneksi, lulusan SMK tidak harus keluar dari Sumbar untuk bekerja di perusahaan-perusahaan di provinsi lain.

“Di era digital ini, anak-anak muda bisa bekerja lebih optimal membangun daerahnya, tidak perlu lagi keluar daerah untuk mencari kerja. Semua sudah dimudahkan oleh sistem yang terdigitalisasi” ujarnya.

Prawira Salim, intruktur lainnya, juga mengatakan hal senada. Karena itu, ia menilai digitalisasi di dunia pendidikan, dimana guru dan siswa betul-betul mengakrabi teknologi, menjadi hal yang sangat amat penting.

Menuju Payakumbuh Sebagai Kota Digital

Bimtek yang dilaksanakan dengan dukungan dana pokir Supardi ini terdiri atas beberapa gelombang.

Masing-masing gelombang diikuti oleh 50 guru dan kepala/wakil kepala sekolah SMK se-Kota Payakumbuh.

Terkait hal tersebut, Supardi menyatakan bahwa bimtek yang diikuti guru SMK se-Kota Payakumbuh ini merupakan pilotprojet.

“Jika setelah evaluasi hasilnya positif, kita akan kembangkan ke kota-kota lain di Sumbar,” jelasnya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa ini merupakan salah satu langkah demi menuju Payakumbuh sebagai Kota Digital.

Payakumbuh sebagai salah satu kota paling terdigitalisasi di Sumbar, akan didorong lebih jauh.

 “Tahun depan, akan kita adakan juga bimtek untuk Pemkot,” katanya lagi.

Yani, salah satu peserta Bimtek dari SMK 1 Payakumbuh menyebut bahwa kegiatan ini memang penting bagi dia dan rekan-rekan sejawatnya.

“Bimtek ini memang kami butuhkan, ya, karena sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang sudah jalan di SMK,” katanya. “Narasumbernya juga oke”.

Menurutnya, kemampuan digital guru-guru seperti merancang media pembelajaran digital akan membuat siswa SMK, khususnya di Payakumbuh, menjadi lulusan yang bisa berusaha secara mandiri. (*)

Kuatkan Literasi di Sumbar, Balai Pustaka Akan Luncurkan Film Sitti Nurbaya
Rabu, November 09, 2022

On Rabu, November 09, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pemprov Sumbar memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT Balai Pustaka (BUMN) yang terus menggelorakan semangat literasi, khususnya untuk Sumbar sejak puluhan tahun lalu hingga sekarang.

Termasuk dalam waktu dekat ini Balai Pustaka akan meluncurkan film Sitti Nurbaya yang berasal dari karya literasi Marah Roesli.

Apresiasi itu diungkapkan Gubernur Sumbar yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Drs. H. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah ketika membuka acara "Balai Pustaka Pulang Kampung" di Auditorium Gubernuran, Jalan Sudirman Padang, Rabu (9/11/2022) pagi.

Acara yang dikemas dalam bentuk diskusi ini menghadirkan Dirut Balai Pustaka Ir. Achmad Fachrodji, MM., ahli waris pengarang Aman Dt Majoindo yaitu Komjen Pol Boy Rafli Amar, SH.MH, Kadis Arsip Perpustakaan Provinsi Novrial, SE.MA.Ak., Kepala Balai Bahasa Dr. Eva Krisna, M.Hum., Kadis Arsip Perpustakaan Kabupaten/Kota, Kadis Pendidikan Kabupaten/Kota, wartawan senior dan komunitas serta penggiat literasi. 

"Kita sangat berterima kasih kepada Balai Pustaka, dimana sebagian besar tokoh-tokoh literasinya berasal dari Ranah Minang, sebut saja Hamka, M. Yamin, Abdul Muis, Aman Dt Majoindo, Toelis St. Sati, Marah Roesli, Chairil Anwar, sampai era tahun 80-an ada Moechtar Naim, Leon Agusta, Wisran Hadi, Darman Moenir, dan Chairul Harun. Lilin literasi inilah yang harus terus kita nyalakan," kata Syafrizal Ucok. 

Pengarang, penyair, buku dan penerbit adalah rangkaian pelaku dan lembaga yang menjaga sejarah dan kebudayaan yang akan menghantarkan generasi saat ini ke masa depan yang lebih baik.

Melalui program-program di bidang pendidikan, kebudayaan dan perpustakaan, tingkat kegemaran membaca generasi muda harus terus dipelihara.

Karena itu, kedatangan Dirut Balai Pustaka ke Sumbar kali ini bisa disebut sebagai "Balai Pustaka Pulang Kampung", dimana sejak dulu penerbit buku milik pemerintah ini telah menjadi "rumah" sastrawan dan penyair asal Sumatera Barat. 

"Kedatangan Balai Pustaka ini mesti disambut dengan tangan terbuka dan diikuti dengan program yang kongkrit oleh stakeholder di Sumbar," kata Syafrizal Ucok, yang juga mantan Wabup Pesisir Selatan 2005-2010.

Dalam kesempatan "Balai Pustaka Pulang Kampung" tampil Komjen Pol Boy Rafli Amar, yang menceritakan tentang kakeknya Aman Dt Majoindo, pengarang buku-buku legendaris terbitan Balai Pustaka, seperti Tambo Minangkabau, Si Doel Anak Jakarta, Malin Deman dan Puti Bungsu, Sepuluh Cerita Anak-anak, Putri Rimba Larangan, dan 500 Pepatah.

Menurut Boy Rafli Amar, kakeknya ini memang disiplin, memberikan tunjuk ajar adat Minangkabau dan tentunya juga suka mendongeng kepada cucunya. 

Karena itu tidak salah banyak sekali buku-buku cerita anak-anak yang ditulis Aman Dt Majoindo, dan terus dicetak ulang oleh Balai Pustaka hingga sekarang.

Dalam acara "Balai Pustaka Pulang Kampung" ini disepakati program-program literasi kedepan melalui Dinas Arsip Perpustakaan Provinsi dan Dinas Arsip Perpustakaan Kabupaten/Kota, terutama dalam meningkatkan minat baca masyarakat dan mendorong lahirnya sastrawan dan penyair dari Ranah Minangkabau. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Bulan Ini, Gelaran Simposium Nasional 2, MLI Cabang Unand Bahas Bahasa, Identitas, dan Media Sosial
Selasa, November 08, 2022

On Selasa, November 08, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Para linguis dan pemerhati bahasa bisa jadi wajib mengikuti ajang Simposium Nasional Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI) Cabang Universitas Andalas, yang tahun ini merupakan gelaran kedua kalinya. 

Mengangkat pembahasan mengenai Bahasa, Identitas, dan Media Sosial, simposium ini diadakan MLI Cabang Unviersitas Andalas dengan menggandeng Prodi Magister Linguistik Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand. 

Diungkapkan oleh Ketua MLI Komisariat Universitas Andalas Dr.  Ike Revita, M. Hum., pada media ini, Selasa (8/11/2022), melalui ajang Simposium Nasional ini, karya dosen, mahasiswa, serta semua anggota forum linguistik Indonesia dipublikasikan.

“Simnasal (red-Simposium Nasional) merupakan salah satu media yang memfasilitasi teman-teman anggota forum linguistik Indonesia, mahasiswa S2 Linguistik, dan peneliti, serta pemerhati bahasa dalam menginformasikan (karyanya) kepada khalayak umum, dalam tataran lokal, nasional, mau pun global,” sebut Ike, yang juga merupakan Wakil Dekan di FIB tersebut. 

Dikatakan, artikel-artikel pemakalah yang disajikan di kegiatan simposium ini juga akan dipublikasikan di prosiding ber-ISBN dan jurnal terindeks.

Ditambahkan, simposium tersebut merupakan yang kedua kali digelar, dan sudah merupakan agenda regular per dua tahunan MLI Cabang Universtas Andalas dengan kegiatan berskala nasional.

“Sedangkan untuk skala internasional, kita melaksanakan International Seminar on Linguistics (ISOL). Ini dilakukan semenjak tahun 2013, dan untuk tahun depan sudah ISOL keenam,” ujar Ike. 

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana simposium ini, Dr. Aslinda, M. Hum, menyebutkan simposium akan mengangkat sub tema Linguistik Mikro, Linguistik Makro, Linguistik Terapan, dan Sastra dan Budaya.

“Kegiatan akan berlangsung pada 10 November ini, mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB. Untuk saluran Zoom Metting-nya, bisa di ID 898 8702 0056, dengan passcode 061435,” terang Aslinda. 

Kegiatan yang sangat sayang sekali dilewatkan oleh para linguis dan pemerhati bahasa ini membuka pendaftaran untuk umum dengan biaya Rp75.000,-, dan untuk mahasiswa mulai dari biaya Rp25.000,-.

“Untuk narahubung, bisa ke Ibu Novalinda di nomor 08126641271 dan Ibu Anne Pratiwi di nomor 081374903530. Peserta kegiatan ini nantinya juga akan mendapat e-Sertifikat secara cuma-cuma,” sebut Aslinda.

Laporan: Novrianto, SP

Gubernur Sumbar Tidak Pernah Menyatakan Setuju Terhadap PHK Karyawan PT. Tirta Investama Solok
Selasa, November 08, 2022

On Selasa, November 08, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menegaskan dirinya tidak pernah menyatakan setuju  terhadap PHK karyawan PT. Tirta Investama Solok (Pabrik Aqua di Solok).

Hal itu disampaikan Mahyeldi melalui Juru Bicara Pemprov Sumbar Jasman Dt. Bandaro Bendang, Selasa, 8 November 2022.

Berikut pers relis Pemprov Sumbar:

Sehubungan dengan adanya pemberitaan diberbagai media yang menyatakan bahwa Gubernur Sumatera Barat menyetujui PHK karyawan PT. Tirta Investama Solok, dapat kami sampaikan klarifikasi sebagai berikut: 

1. Pada hari Jumat tanggal 4 November 2022, Gubernur Sumbar yang didampingi beberapa pejabat terkait menerima kunjungan PT. Tirta Investama Solok, di ruang tamu Istana Gubernuran

2. PT. Tirta Investama Solok yang diwakili oleh Institutional Legal and Legal Affairs  Director, bapak Luqman Fauzi, melaporkan tentang adanya perselisihan pemberian upah bagi pekerja dan perusahaan. 

Bapak  Luqman Fauzi menyampaikan bahwa perselisihan didasari karena adanya tuntutan karyawan, agar waktu istirahat yang lamanya 1 jam tersebut dianggap sebagai lembur dan harus dibayarkan.

Sementara pihak perusahan, sesuai aturan perusahaan menyatakan, bahwa waktu istirahat tidak termasuk lembur.

Disinilah muncul perselihan antara karyawan dengan perusahaan, karena perusahaan tidak dapat membayarkan waktu istirahat sebagai lembur.

Dalam hal ini, Gubernur menyarankan kepada PT. Tirta Investama Solok, agar dapat berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait di Kabupaten Solok. Antara lain Pemkab Solok, Niniak Mamak, Cadiak Pandai dan unsur-unsur terkait lainnya. Karena bagaimanapun, perusahaan ini berdomisili  dikabupaten Solok, tentu terlebih dahulu penyelesaian melalui pemkab solok, dan jika dirasa belum dapat diselesaikan baru diteruskan ke pemerintah provinsi.

3. Selain itu, pertemuan PT. Tirta Investama Solok dengan Gubernur, juga membahas tentang kerjasama rencana terkait masalah lingkungan,  masalah program CSR yang akan dikembangkan dan juga tentang rencana investasi yang ada di Sumatera Barat.

4. Kemudian pada tanggal yang sama (4/11/2022), saat peresmian Pusat Pemberitaan (media centre) Provinsi Sumbar di lantai II Escape Building, Gubernur juga menjawab pertanyaan wartawan soal perselisihan antara karyawan dengan PT. Tirta Investama Solok.

Dalam rekaman audio, Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi menjawab:

"Saya kira tadi, dari PT Aqua cukup bagus responnya. Bagus kok. Bagaimana dia mengakomodasi , bagaimana dia merespon apa keinginan masyarakat. Saya kira barangkali mungkin mereka memiliki kearifan, bahkan yang bekerja disana itu banyak masyarakat sekitar. Boleh dikatakan 98%, adalah masyarakat disana. Jadi seandainya kalau itu tidak berjalan, dan itu yang bekerja ada 160-an. Kemudian distribusinya dan transportasinya banyak. Efek ekonominya luar biasa. Maka oleh sebab itu, saya pesankan bahwasanya Aqua harus tetap berjalan, produksinya harus jalan dan kemudian juga ada hal-hal yang mungkin harapan- harapan dari masyarakat, tentu dimusyawarahkan dan kemudian disikapi sesuai aturan. Ketika keluar dari aturan, harus disikapi dengan aturan juga. Mak oleh sebab itu, saya dengar tadi telah dilakukan komunikasi dan mediasi juga, bahkan sudah dikasih waktu 7 hari sampai 10 hari kalau ndak salah. Dan sekarangpun komunikasi itu tetap berjalan, semua langkah-langkah dilakukan sesuai aturan dan kita harapkan; harapan saya adalah bagaimana industri tetap berjalan, produksinya tetap berjalan dan juga masyarakat disana lebih banyak lagi diakomodir di perusahaan tersebut (Aqua)

Kesimpulannya adalah:

Pada saat pertemuan antara Gubernur dengan PT. Tirta Investama Solok, tidak ada Gubernur menerima laporan soal  PHK dari PT. Tirta Investama. Karena tidak ada laporan soal PHK tersebut, maka sama sekali dalam pertemuan dimaksud, tidak ada dibahas dan dibicarakan soal PHK karyawan.

Berdasarkan hal tersebut diatas, maka kami menyatakan bahwa berita yang menyatakan Gubernur Sumbar setuju PHK karyawan adalah tidak benar, karena dalam pertemuan tersebut tidak pernah ada disinggung soal PHK karyawan PT. Tirta Investama Solok (pabrik Aqua Solok).

Demikian kami sampaikan, untuk dapat kita maklumi bersama

Juru Bicara Pemprov Sumbar

Jasman Dt. Bandaro Bendang

Ketua Bapemperda DPRD Sumbar Sebut Penyusunan Perda Berdampak Positif Bagi Kemajuan Daerah
Senin, November 07, 2022

On Senin, November 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ada banyak manfaat kita melakukan sharing informasi ke berbagai tempat dan hari ini kita di DPRD Banten melihat dan mendapatkan berbagai informasi positif dalam penyusunan dan pembentukan peraturan daerah (Perda).  

Hal ini disampaikan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Budiman, S.Ag.MM. disela-sela kunjungan sharing informasi Bapemperda DPRD Sumbar ke DPRD Provinsi Banten, Senin (7/11/2022).

Lebih lanjut Budiman menyampaikan kedepan Bapemperda DPRD Sumbar tentu akan melakukan pembentukan perda secara simplikasi, mengabungkan secara singkronisasi persoalan yang ada.

"Sehingga perda itu tidak perlu banyak akan tetapi dapat secara efektif bermanfaat serta berdampak akan positif terhadap kemajuan pembangunan daerah," ujarnya.

Budiman juga sampaikan, bapemperda juga nantinya akan melakukan evaluasi terhadap perda-perda yang telah ada untuk melihat sejauhmana manfaat dan efektifitas pelaksanaan perda tersebut.

"Kita juga melihat kegiatan Bapemperda tidak bertumpu pada jumlah pembentukan perda akan tetapi juga evaluasi dan melakukan simplikasi pembentukan perda yang baik sehingga memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di Sumatera Barat," katanya.

Budiman tegas bapemperda akan melakukan pengetat setiap usulan perda dengan melakukan kajian yang lebih konferhensif dari pemikiran, aturan dan naskah akademik yang disajikan baik dari pemerintah daerah maupun perda inisiatif dari setiap komisi di DPRD Sumbar. 

Disisi lain Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar, Lc., M.Ed. juga mengatakan tahun 2023 telah masuk tahun politik dan dari kondisi yang ada saat ini hampir semua anggota dewan akan melakukan incamben untuk dapat terpilih kembali. 

"Oleh karenanya tentunya tugas-tugas bapemperda tentu menjadi perhatian tidak terganggu oleh kondisi tahun politik, sehingga penyelesaian pembentuk dan evaluasi perda dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan," ajaknya. 

Sekwan DPRD Banten diwakili Kabag Perundangan-undangan dan Persidangan H.Furqon menyampaikan, usulan pembahasan ranperda DPRD Banten tahun 2022 ada 17 perda dimana inisiatif ada 10 perda ditambah 7 usulan pemda.

"Hasil evalusi Kemendagri menjadi 8 perda, 4 dari inisiatif dan 4 dari pemda. Capaiannya telah 80 persen lebih baik dari tahun sebelumnya dimasa pandemi covid 19," ungkapnya.

Furqon juga mengatakan, untuk tahun 2023 ada usulan 5 ranperda. Dan kita tahu untuk menyelesaikan satu perda butuh waktu 90 hari. 

"Karena itu setiap ranperda telah tuntas naskah akademik dahulu baru masuk dalam usulan ranperda yang akan dibahas  bapemperda dan diagendakan oleh bamus,"katanya

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris DPRD Banten menyerahkan perda provinsi Banten nomor 12 tahun 2019 tentang tata cara penyusunan program pembentukan peraturan daerah. 

Laporan: Novrianto Ucoxs

Supardi Ajak Generasi Muda Tidak Terlalu Konsumtif Terhadap Gadget
Senin, November 07, 2022

On Senin, November 07, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPRD Sumbar ajak generasi muda untuk tidak terlalu konsumtif terhadap gadget, menurutnya perilaku tersebut akan membahayakan kondisi kesehatan.

Hal tersebut diungkapkan Supardi saat memberikan sambutan pada peringatan Gerakan Masyarakat hidup sehat (Germas), di SMK 2 Kota Payakumbuh baru-baru ini.

Dikatakannya, sekarang banyak generasi muda yang memiliki riwayat penyakit akut, seperti jantung hingga paru-paru. 

Hal itu didapatkannnya saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Djamil Padang beberapa waktu lalu, dengan kecanduan pada gadget akan mempengaruhi pola hidup yang tidak sehat.

"Dengan perkembangan teknologi, terjadilah pergeseran norma sosial di tengah masyarakat, dengan smart phone semua bisa mengakses apa saja, dari game hingga yang lainya. Disinyalir itulah yang mempengaruhi timbulnya penyakit akut pada usia muda," katanya.

Dia mengatakan hidup pada era digitalisasi merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindari, untuk generasi muda nanti akan menghadapi tantangan yang berbeda di masa depan. 

Dengan kondisi kesehatan yang lemah, akan mempengaruhi mentalitas anak dalam meraih masa depan yang lebih baik. Untuk itu, perlu kebijaksanaan dalam menggunakan gadget. 

"Dalam momentum Germas dia berharap SMK 2 Payakumbuh bisa menjadi pelopor untuk menanamkan pola hidup sehat pada generasi penerus," katanya.

Sebagai SMK yang akan menunjang kemajuan  teknologi, kata Supardi, pihaknya mendorong sekolah untuk memikirkan juga unsur kesehatan dalam menciptakan suatu alat yang bisa digunakan oleh masyarakat. 

"Masa depan adalah milik kalian ( Siswa SMK 2 Payakumbuh- red) tantangan kedepan semakin berat, persiapan fisik dan mental yang kuat untuk mencapai cita-cita di masa depan," katanya.

Pada kesempatan tersebut Supardi juga melepas salah satu Siswa SMK 2 Payakumbuh Lugas yang akan mengikuti program Garuda Selection di Inggris untuk masuk skuad Garuda Muda Indonesia.

Laporan: Novrianto Ucoxs

Sekretariat DPRD Sumbar Berkomitmen Sukseskan MTQ Korpri Nasional Ke-VI
Minggu, November 06, 2022

On Minggu, November 06, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Raflis menyambut kedatangan kontingen Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Daerah Istimewa Nangroe Aceh Darusalam, Sabtu (5/11) di Bandara
Internasional Minangkabau (BIM).

Dalam kesempatan tersebut Raflis mengungkapkan, sekretariat DPRD Sumbar berkomitmen untuk menyukseskan MTQ Korpri Nasional Ke-VI di Sumbar.

"Sebagai tuan rumah yang baik, kita mesti melihatkan keramah tamahan Bumi Minangkabau kepada tamu yang datang. Penyambutan kafilah Aceh ini, merupakan komitmen sekretariat untuk  menyukseskan MTQ Korpri Ke-VI," katanya.

Dia berharap penyelenggaraan MTQ Korpri Nasional Ke-VI bisa berjalan lancar dari pembukaan hingga penutupan. 

Untuk menunjang transportasi kontingen dalam pertandingan, sekretariat telah menyediakan beberapa unit kendaraan bus untuk peserta.

"Semoga peserta memiliki kesan baik selama bertanding di Sumbar, sehingga upaya membumikan Al Qur’an dalam tubuh birokrasi se Indonesia, memberikan dampak positif terhadap kinerja , " katanya.

Dia juga menumpangkan harapan pada kafilah Sumbar yang bertanding pada MTQ Korpri Ke-VI ini, semoga bisa mengeluarkan kemampuan terbaik untuk berprestasi dan mengharumkan nama daerah.

Sementara itu ketua rombongan Kontingen Aceh Muhammad Iqbal mengatakan, dalam beberapa tahun perhelatan MTQ Korpri, Aceh selalu masuk dalam tiga besar, untuk di Sumbar Aceh menargetkan Juara Umum.

"Jumlah rombongan yang datang sebanyak 38 orang, dalam kompetisi kontingen Aceh mengikuti semua kategori cabang perlombaan. Semoga target bisa tercapai ," katanya.

Dia mengatakan, persiapan yang dilakukan oleh kontingen Aceh untuk menghadapi MTQ Korpri Ke-VI di Sumbar selama satu minggu. 

Para kafilah kontingen Aceh sebelum berangkat ke Padang melakukan TC persiapan dulu, kemampuan kafilah lebih di optimalkan untuk merebut juara umum.

Dia menjelaskan, Sumbar dan Aceh memiliki karakteristik budaya yang hampir sama, begitupun dari aspek sejarah, dua daerah ini memiliki hubungan yang erat.

Pada Minggu (6/11) Sekretaris DPRD Sumbar Raflis menyambut kedatangan Ketua Korpri RI Zudan Arif Fakrullah, serta sejumlah pejabat struktural di Sekretariat Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Untuk diketahui MTQ Korpri dilaksanakan 6-13 November 2022, melombakan sembilan cabang lomba dengan 26 Kategori yang diikuti oleh kafilah/perwakilan dari Kementerian, Lembaga dan Provinsi se-Indonesia. Untuk Tema sendiri adalah Korpri Mengaji, Korpri Berkontribusi.

Laporan: Novrianto Ucoxs