Advertorial

Daerah

Andre Rosiade: Program Inkubasi Kemenkop UKM Wujudkan UMKM Naik Kelas
Selasa, September 20, 2022

On Selasa, September 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Program inkubasi bagi UMKM adalah program yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) yang bertujuan untuk memperkuat program kewirausahaan nasional sebagai upaya dalam meningkatkan perekonomian nasional.

Demikian disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade saat membuka pelatihan “Pemasyarakatan Inkubasi bagi UMKM” yang dilaksanakan Deputi Bidang Kewirausahaan Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha Kemenkop UKM di Hotel Truntum Padang, Senin (19/9/2022).

Andre Rosiade menyebut, menurut data Kementerian Koperasi tahun 2018, pelaku UMKM berjumlah sebanyak 64,2 juta atau 99,99 persen dari jumlah pelaku usaha di Indonesia. Sedangkan daya serap tenaga kerja UMKM tersebut sebanyak 117 juta pekerja atau 97 persen dari daya serap tenaga kerja dunia usaha.

Kemudian kata Andre Rosiade lagi, untuk kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional (PDB) sebesar 61,1 persen dan sisanya yakni 38,9 persen disumbangkan oleh pelaku usaha besar yang jumlahnya hanya sebesar 5.550 atau 0,01 persen dari jumlah pelaku usaha.

“Artinya ada disparitas yang tinggi antar pelaku usaha Indonesia, UMKM dan usaha besar. Padahal UMKM menjadi penyangga lapangan kerja dengan penyerapan 97 persen tenaga kerja,” papar ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini secara virtual.

Andre Rosiade menegaskan, pelaku UMKM hendaknya dapat terus naik kelas sehingga usahanya semakin besar dan berkembang, untuk itu program inkubasi ini relevan untuk diselenggarakan. “Saat ini usaha mikro dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk jaring pengaman sosial ekonomi. Usaha mikro dapat mencegah penduduk miskin menjadi semakin miskin, membantu mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari,” terangnya.

Bahkan menurut Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini, usaha mikro yang berkelanjutan dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat dan juga memberikan kontribusi mengurangi pengangguran jika mampu berkembang naik kelas usaha dan merekrut pegawai.

Andre Rosiade menekankan, untuk dapat menaikkan rasio kewirausahaan seharusnya tidak menambah lagi usaha mikro maupun ultra mikro dan harus menaikkannya menjadi usaha kecil ataupun usaha menengah.

Berdasarkan RPJMN 2020-2024 diharapkan jumlah wirausaha di Indonesia sebanyak 11,2 juta atau sebanyak 4 persen dari jumlah penduduk di Indonesia. Di tahun 2022 ini, angkanya baru sebesar 3,47 persen. Angka ini cukup jauh bila dibandingkan dengan jumlah wirausaha di negara ASEAN lainnya, misal di Singapura yang mencapai 8,76 persen dari jumlah penduduk.

“Data-data di atas menunjukkan bahwa Indonesia cenderung membutuhkan peran inkubator untuk menjadi jembatan atau agregator pendamping bagi UMKM, calon wirausaha, dan wirausaha pemula dalam upaya mendukung pertumbuhan bisnis baru,” pungkasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Nazwir, mengatakan, UMKM adalah pejuang-pejuang kesejahteraan. Jumlah UMKM di Sumbar sangat banyak. Di mana hampir 90 persennya merupakan pelaku usaha mikro, sedangkan sisanya 10 persen lagi merupakan pelaku usaha kecil dan menengah serta pelaku usaha besar. “Pelaku usaha mikro di Sumbar paling banyak dengan aset Rp2 miliar ke bawah,” terangnya.

Pemerintah provinsi Sumbar katanya, mendorong pelaku usaha mikro ini bisa jadi wirausaha tangguh. Pemerintah berupaya pada rentang tahun 2021-2026 mampu mewujudkan 100 ribu entrepreneur di Sumbar. “Entrepreneur ini identik dengan wirausaha tangguh,” ujarnya.

Seorang wirausaha tangguh, katanya lagi, dalam melakukan usahanya akan penuh dengan inovasi dan kreativitas, sehingga mampu menghasilkan usaha yang mempunyai nilai tambah. Jika suatu usaha sudah mempunyai nilai tambah, maka dengan sendirinya akan mendatangkan keuntungan bagi pelakunya.

Untuk mendukung itu, menurutnya, berbagai kegiatan sudah dilakukan pemerintah provinsi salah satunya melalui kegiatan bimtek atau pelatihan. Pelatihan ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan dan digitalisasi pelaku usaha. Sehingga permasalah digitalisasi yang banyak dihadapi oleh pelaku usaha bisa diatasi.

Dengan adanya pelatihan itu, katanya, kini sudah banyak pelaku usaha di Sumbar yang sudah mulai terbiasa dengan budaya online dan dapat menjual produk-produknya secara online. “Kita dorong pelaku usaha kita tidak kalah dengan kelompok-kelompok milenial yang sudah lebih duluan kenal dengan digitalisasi. Kita ingin pelaku usaha kita itu mampu cepat beradaptasi dengan digitalisasi, terutama untuk pemasaran produknya,” tuturnya.

Kemudian soal inkubasi usaha, terangnya, pemerintah provinsi mendorong perguruan tinggi membuka lembaga inkubator yang diharapkan dapat mendidik milenial di Sumbar untuk dapat menjadi pengusaha tangguh. “Kita mengajak akademisi atau perguruan tinggi untuk segera membentuk inkubator-inkubator. Yang saat ini sudah membentuk inkubator baru tiga perguruan tinggi, di antaranya Unand dan UNP,” terangnya.

Menurutnya, agar bisa bersaing, kapasitas dan kemampuan digitalisasi perlu ditingkatkan. Dari data statistik tahun 2016, dari 593 ribu pelaku usaha di Sumbar, sebanyak 90 persennya punya kendala digitalisasi. “Karena itu perlu peningkatan kapasitas dan kemampuan digitalisasinya,” ujarnya.

Selain penguatan kapasitas dan kemampuan digitalisasi itu, bagaimana pelaku usaha ini dimudahkan mendapatkan bantuan modal dengan cara mendekatkannya dengan lembaga-lembaga pembiayaan. “Mulai dari perbankan, CRS dan lain sebagainya. Tujuannya agar pelaku usaha ini mampu tumbuh dan berkembang,” paparnya. (*)

Telak! Ayu Ting Ting Tolak Jadi Aspri Hotman Paris: Dulu Kan Abang Bela Mantan Saya
Selasa, September 20, 2022

On Selasa, September 20, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Ayu Ting Ting bertemu Hotman Paris Hutapea dalam acara Lapor Pak! yang dipandunya. 

Pada kesempatan itu, Hotman Paris menggoda Ayu Ting Ting dan mengajaknya jadi aspri alias asisten pribadi.

Hotman Paris memang dikenal memiliki banyak aspri cantik yang kerap dipamerkan di media sosial. 

Saat melihat paras rupawan Ayu Ting Ting di acara Lapor Pak!, Hotman pun mengincarnya jadi aspri.

"Lumayan manis ya," kata Hotman Paris menggoda Ayu Ting Ting dalam acara Lapor Pak!

"Bisa jadi aspri juga dia Bang," timpal Andre Taulany.

Hotman lalu mengiming-imingi Ayu Ting Ting dengan janji manis jika mau jadi asprinya. 

Namun, ajakan itu ditolak Ayu lantaran Hotman dulunya pernah membela mantan suaminya, yakni Enji Baskoro.

Untuk diketahui, Hotman Paris adalah pengacara Enji Baskoro saat berseteru dengan Ayu Ting Ting beberapa tahun lalu. Pada saat itu Hotman membela kliennya mati-matian.

Agaknya kejadian itu masih diingat oleh Ayu Ting Ting hingga dijadikan bahan "menyerang" Hotman di acara Lapor Pak!. Ia dengan tegas menolak ajakan Hotman untuk menjadi asisten pribadi.

"Lu tahu enggak, lu kalau kerja sama gue jadi aspri, ini sepatu enggak kayak gini," goda Hotman.

"Ah enggak mau ah. Abang kan dulu ngebela mantan saya, enggak mau ah," celetuk Ayu sambil tersenyum.

Hotman Paris pun tak berusaha membela diri. Pengacara berdarah Batak itu malah kembali menceritakan soal masa lalunya pernah menjadi pengacara Enji Baskoro.

"Dia buka rahasia. Waktu skandal pertama, yang melahirkan anaknya siapa sekarang, Bilqis, aku pengacara suaminya," cerita Hotman sambil tertawa.

Cuplikan momen Ayu Ting Ting dan Hotman Paris menjadi perbincangan hangat usai dibagikan ulang oleh akun TikTok @ayutingtingfactt. Beragam komentar diberikan oleh netizen atas video tersebut.

"An*** diulti langsung (emoji tertawa)," komentar netizen. 

"Ayu mah gak baperan, kelihatan orangnya asik," imbuh yang lain. 

"Cantik, makin pinter ngelawaknya," sahut netizen lain.

"Ayu ada aja omongannya yang bikin ngakak," celetuk netizen. 

"Tepat sasaran, good job neng ayu," kata akun lain. 

"Ngeluarin unek-unek lewat lawak ya kak, mantap," pungkas netizen.

Sumber: Matamata.com

Makin Memanas! SBY Sebut Pemilu 2024 Tidak Adil, PDIP: Menggelikan, Karena Merasa Kalah Sebelum Bertanding...
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Perdebatan antara PDIP dan Partai Demokrat masih terus berlanjut. Kedua partai ini terus saling lempar kritik.

Dimulai dari pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang turun gunung karena klaim adanya dugaan Pemilu 2024 tidak adil, membuat panas penggawa PDIP.

Politikus senior PDIP Aria Bima menyebut SBY mengeluarkan pernyataan itu justru memperlihatkan kalah sebelum bertanding.

"Itu pernyataan yang cukup menggelikan, karena merasa kalah sebelum bertanding. Karena tidak mampu memformulasikan untuk mengusung ketua umum partai, dalam hal ini AHY," tutur Aria Bima seperti yang dikutip dari wawancara Kompas TV Siang, Senin (19/9/2022).

"Jadi ini cuma ekspresi pencitraan beliau (SBY) seolah dizalimi, posisi playing victim beginilah yang sering dilakukan SBY," lanjutnya.

Ia menuding pernyataan yang disampaikan SBY upaya meraup kembali popularitas partai.

"Ini upaya saja mendapatkan satu opini untuk mendapatkan popularitas, enggak ada namamnya cara untuk menggiring (Pemilu 2024) atau cara tak jujur," katanya.

Jika mau menyebut pemilu yang tak adil, maka kontestasi politik nasional 2009 (saat SBY terpilih) adalah paling tak adil.

"Bagaimana dia bicara mengenai pemilu itu dikaitkan Pemilu 2014 dan 2019 (era Jokowi), kenapa enggak dikaitkan Pemilu 2009 yang waktu itu sangat lebih tidak jujur menurut publik," tutur Aria.

Sumber: Populis

Hensat: PKS Jangan Lagi Kebanyakan Drama, Ngomong Bela Rakyat Tapi Tidak Terlihat Pasang Badan
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

Hensat: PKS Jangan Lagi Kebanyakan Drama, Ngomong Bela Rakyat Tapi Tidak Terlihat Pasang Badan
BENTENGSUMBAR.COM - Posisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai oposisi pembela rakyat harus dipertegas sebelum masih perhelatan Pilpres 2024. 


PKS tidak boleh sekadar beroposisi dalam wacana dan kritikan, tapi perlu nyata memperlihatkan tindakan pasang badan untuk rakyat.


Begitu tegas pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/9).


Bagi pria yang akrab disapa Hensat itu, PKS selama ini lebih banyak menampilkan drama saat membela rakyat. Alhasil, terkadang apa yang dibela tidak tuntas.


“Contoh PKS malah walkout saat paripurna membahas kenaikan BBM, lah kalau cuma mau walkout, siapa aja bisa,” tegasnya.


Kembali ke soal Pilpres 2024. Hensat mengingatkan PKS bahwa berkoalisi untuk memenangkan Anies Baswedan membutuhkan keseriusan dan ketulusan untuk bela rakyat. Tidak boleh ada lagi kebanyakan drama.


“Ngomong oposisi bela rakyat, tapi tidak terlihat pasang badan untuk rakyat,” urainya.


Gaya PKS, masih sambung pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu, berbeda dengan Demokrat dan Nasdem yang mengambil jalur nasionalis. PKS mengambil jalur religius, sehingga kematangan PKS untuk negeri harus lebih sering dimunculkan di muka rakyat.


“Sekali lagi jangan kebanyakan drama,” tekannya.


Terakhir, Hensat memberi contoh cara PKS membandingkan angka kemiskinan di Kota Depok dengan di Kota Solo. Baginya, perbandingan itu bukan ciri khas partai level nasional.


“Ini partai level nasional atau partai kelas kabupate/kota aja? Bila memang partai kelas kabupaten/kota saja ya pantes gampang ngacir atau walkout saat paripurna DPR,” tutupntya.


Sumber: RMOL

Gerindra Sijunjung: Prabowo Presiden, Andre Rosiade Gubernur Sumbar
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Teriakan Prabowo Presiden dan Andre Rosiade Gubernur menggema dari Kabupaten Sijunjung, Jumat (16/8) siang. Prabowo Subianto dianggap Presiden yang pantas memimpin Indonesia 2024 dan Andre Rosiade adalah Gubernur Sumbar di tahun yang sama.

Pernyataan sikap itu disampaikan pengurus DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sijunjung di Kantor DPC partai itu, Muaro Sijunjung. Ketua DPC Gerindra Sijunjung Syahril Syamra dan Sekretaris DPC Dramendra memimpin pernyataan sikap itu bersama pengurus DPC dan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Sijunjung.

Syahril Syamra mengatakan dari aspirasi yang didapat di lapangan, dukungan terhadap Prabowo sebagai calon Presiden memang tak terbendung. Apalagi setelah pernyataan setuju dari Prabowo untuk maju sebagai calon Presiden 2024 pada Rapimnas Partai Gerindra Agustus 2022. Kemenangan besar seperti 2019 lalu akan kembali diulang di Kabupaten Sijunjung. 

“Tak ada lagi yang layak memimpin Indonesia ini selain pak Prabowo Subianto. Kami yakin, 2024 ini tidak ada lagi Presiden selain Prabowo. Kami siap bekerja keras memenangkan Prabowo sebagai Presiden dan Partai Gerindra pada Pemilu Legislatif. Hal itu sudah dipastikan dalam Rapimnas Partai Gerindra beberapa waktu lalu,” kata Syahril Syamra. 

Untuk Sumbar, kata Syahril Syamra, pastinya Gerindra akan mengusung Andre Rosiade sebagai calon Gubernur. Karena Andre Rosiade dianggap sebagai solusi Sumbar. “Andre Rosiade adalah solusi bagi Sumbar. Karena sudah sangat banyak membantu pembangunan Sumbar sebagai anggota DPR RI. Apalagi kalau dipercaya sebagai Gubernur, tentu akan lebih baik. Rapimda Partai Gerindra Sumbar juga sudah menegaskan itu kemarin,” katanya.

Sementara untuk Pileg (Pemilu Lesiglatif) di Sijunjung, tambah Dramendra, Partai Gerindra akan kembali menargetkan kemenangkan dan menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD Sijunjung. Tentunya, dengan jumlah kursi yang lebih banyak di banding Pemilu 2019, empat dari 30 kursi DPRD Sijunjung.

“Sijunjung memiliki 3 daerah pemilihan (Dapil) dan kami minimal harus mendapatkan dua kursi di satu Dapil. Jadinya, bisa 6 kursi. Tapi tentunya target tidak itu saja, tapi lebih. Kalau bisa tiga kursi per-Dapil,” kata alumni STIPER Sijunjung ini.

Dihubungi terpisah, Andre Rosiade yang juga ketua DPD Partai Gerindra Sumbar mengucapkan terima kasih atas dukungan DPC dan kader Gerindra Sijunjung kepadanya. Dia mengaku belum bisa menjawab atau memberikan keputusan, karena belum waktunya.

“Sekarang tugas kita hanya memenangkan pak Prabowo Subianto sebagai Presiden 2024 dan Partai Gerindra sebagai pemenang Pemilu. Setelah itu, baru kita pikirkan Pilgub atau Pilkada,” kata anggota DPR RI asal Sumbar yang digadang-gadang akan menjadi calon kuat Gubernur Sumbar ini. (*) 

Nikita Mirzani Bahas Dugaan Perselingkuhan Jurnalis: Padahal Lakinya Lebih Ganteng
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Nikita Mirzani kembali menjadi pusat perhatian karena opininya yang cukup berani. Kali ini, Nikita Mirzani membahas dugaan perselingkuhan seorang jurnalis.

Lewat Instagram Story yang dibuat pada Minggu (18/9/2022), Nikita Mirzani menyebutkan suami sang jurnalis lebih tampan dibanding sosok selingkuhannya.

"Padahal lakinya jurnalis itu lebih ganteng daripada sih bapak tukang korupsi ini. Kenapa sih jurnalis ini lebih milih sih bapak-bapak ini ya? Apa karena goyangan endul. Atau suka sama cara laki-laki ini bicara dan selalu bawa-bawa agamanya?" tulis Nikita Mirzani melalui Instagram Story pada Minggu (18/9/2022).

Senada dengan clue sebelumnya, Nikita Mirzani mengutarakan bahwa selingkuhan si jurnalis adalah politisi yang pernah memegang jabatan dan ketahuan korupsi. Kali ini bentuk tubuh si jurnalis dan istri sang politisi juga dibandingkan.

"Mungkin bininya sih bapak ini harus diet dulu karena badannya kayak gempal. Supaya bisa nyaingin badannya sih jurnalis ini. Gitu kali yah," sambung Nikita Mirzani.

Lebih lanjut, Nikita Mirzani menyebut si jurnalis dan sang politisi sering pergi ke luar kota bersama. "Mereka tuh sering keluar kota bareng loh," pungkasnya.

Pembicaraan soal "kadrun" (singkatan dari kadal gurun) dan aset negara juga dituliskan Nikita Mirzani tanpa konteks apa pun. 

Sementara itu, postingan terbaru di Instagram Nikita Mirzani menuliskan kata singkat yang juga tidak mengandung nama siapa pun.

"Nana nana nana," tulis Nikita Mirzani pada hari yang sama.

Belakangan Nikita Mirzani memang tengah membuat ribut di media sosial.

Bagaimana tidak, Nikita Mirzani nekat menyentil hacker Bjorka dan Najwa Shihab dalam unggahannya.

Sumber: Matamata.com

Kota Pariaman Ikuti Program CIPSS dari Lund University Swedia
Senin, September 19, 2022

On Senin, September 19, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Setelah selesai mengikuti Pariaman Berlari di Pantai Kata, Wali Kota Pariaman Genius Umar menerima tamu Dosen Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (FE Unand), Doctor Ma’ruf, bertempat di rumah dinas walikota pariaman, Minggu  (18/9).

Doctor Ma’ruf merupakan peraih gelar Doctor of Business Administration (DBA), dari Maastricht School of Management, Belanda, untuk menindaklanjuti hasil kajian Kota Pariaman, yang diterima oleh Lund University Swedia, terkait Co-design for Sustainable, Resilient and Inclusive Public Spaces and Services (CIPSS) 2022–2023.

“CIPSS merupakan Program yang berfokus pada peningkatan kapasitas pejabat kota, untuk merancang bersama ruang publik yang inklusif, lingkungan dan layanan. Program ini bertujuan untuk berkontribusi dalam meningkatkan penyediaan layanan dengan fokus pada lingkungan publik fisik dan digital,” ujarnya.

Genius mengatakan bahwa program ini diberikan  Universitas Lund dan sedang dilakukan dengan dukungan keuangan dari Institut Swedia, dalam kerangka kerja dari Program Inovasi Sektor Publik.

“Untuk di indonesia, hanya Kota Jakarta dan Kota Pariaman yang mendapatkan program CIPPS. Capaian ini tentunya memberikan kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kota Pariaman, dalam membuat ruang publik yang inklusif, nyaman dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dan penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut Genius menambahkan  Kota Pariaman saat ini berfokus pada proses untuk desain layanan publik yang inklusif. Kami secara khusus berfokus pada ketersediaan penyediaan layanan yang digunakan oleh kelompok rentan, lanjut usia, perempuan dan penyandang disabilitas, ucapnya.

“CIPSS ini akan berlangsung secara daring dan luring, mulai dari September 2022 sampai Mei 2023. Kegiatan pertamanya kita akan mengikuti zoom meeting pada Jum’at 23 September mendatang, dan  10 Oktober akan ada kunjungan langsung dari tim Lund University Swedia ke Kota Pariaman,” tutupnya.

Genius Umar  didampingi Praktisi Pariwisata yang juga lulusan S3 dari Universitas Udayana Bali, Firman Syakri Pribadi, yang akrab disapa Adjo Fe dan  Konsultan Designer, Yofan Syarif, yang menjadi Tim dari Kota Pariaman dalam program CIPSS ini. (J/at)

Tanggapi Manuver SBY yang Viral di Medsos Seolah Playing Victim, Hasto: Itu Strategi Kuno
Minggu, September 18, 2022

On Minggu, September 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya tak pernah menghalangi atau menjegal para calon yang hendak maju di Pilpres 2024 seperti tuduhan Ketua Majelis Tinggi Partai Demoktat (PD) dan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sebaliknya, justru PDIP yang kerap berusaha dijegal. Hasto menceritakan pengalaman terkait mantan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali dan kader PD yang juga ipar SBY, Agus Hermanto, menyangkut hal tersebut.

Hal ini disampaikan Hasto dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring, Minggu (18/9/2022), menanggapi pernyataan SBY dalam rapimnas PD beberapa waktu lalu. 

SBY menyampaikan tuduhan bahwa dia mendengar dan mendapat informasi soal penjegalan di Pilpres 2024, bahwa pasangan calon hanya akan dibatasi menjadi dua saja.

Merespons itu, Hasto justru menceritakan kejadian di tahun 2009, saat SBY berkuasa dan menjabat sebagai presiden RI.

“2009 sebenarnya elite PDI Perjuangan dengan PPP, dengan Pak Suryadarma Ali, sebenarnya sudah merencanakan kerja sama, sehingga kami memenuhi syarat-syarat Presidential Threshold. Tetapi di putaran terakhir, ada penjegalan, sehingga pada akhirnya PDI Perjuangan bekerja sama dengan Gerindra,” cerita Hasto.

Belajar dari kejadian itu, lanjut Hasto, maka pihaknya berkomitmen dan menegaskan semua pihak agar jangan ada upaya jegal-menjegal dengan cara demikian. 

Namun, lanjut Hasto, jangan kemudian SBY seakan mencari-cari alasan dengan dalih hal itu. Yang terjadi adalah sebuah parpol tak berhasil mengajak parpol lain untuk bekerja sama mengajukan calon, namun membungkusnya seakan-akan ada upaya penjegalan.

“Tetapi ketika seseorang tidak mendapatkan dukungan dari parpol, jangan kemudian dikatakan dijegal. Jadi, apa yang disampaikan Pak SBY sebenarnya menunjukkan kekhawatiran beliau kalau ada dua pasangan calon kemudian Pak AHY enggak bisa masuk sehingga dikatakan itu instrumen penjegalan. Itu yang harus diluruskan,” jelas Hasto.

Hasto menyampaikan bagaimana PDIP pernah membuka diri untuk bekerja sama dengan PD menjelang periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi.

Yakni bagaimana di tahun 2019 saat ada wacana Demokrat ingin bergabung dengan pemerintah, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tak menolaknya. Bahkan, itu sudah disampaikan langsung oleh elite Demokrat Agus Hermanto.

“Saya sampaikan sikap dari PDI Perjuangan tersebut. ‘Monggo sekiranya Pak Agus Hermanto kalau mau bergabung dalam pemerintahan Pak Jokowi’. Lalu diadakan lobi,” ungkap Hasto.

“Pak SBY memainkan lobi ke Gerindra, ke tempat Pak Jokowi, kemudian tidak mengambil keputusan, tiba-tiba Pak SBY berpidato bahwa di dalam kerja sama itu tidak bisa bergabung karena salah satu ketum keberatan. Nah, itu langsung saya bantah,” sambungnya.

Bahkan, lanjut dia, malam hari jelang pendaftaran ke KPU terkait capres-cawapres 2019, pihaknya mendapatkan info bahwa Demokrat akan bergabung. Hasto pun langsung melakukan rapat dengan sekjen parpol lainnya.

“Saya tanyakan, ternyata semua enggak sependapat (menolak Demokrat,red). Karena kerjasama koalisinya sudah cukup menjamin stabilitas pemerintahan itu (tanpa Demokrat, red). Ada Golkar, PPP dan akhirnya penawaran terakhir itu kita tolak. Sebenarnya tidak gabungnya Demokrat bukan karena ada penjegalan tapi karena strategi yang salah,” kata Hasto.

Hasto menilai, bahwa tuduhan SBY soal jegal-menjegal itu merupakan bagian dari strategi playing victim (seakan-akan korban, red) yang dimainkan SBY sejak lama.

“Tapi strategi itu kan sudah kuno dan enggak perlu bicara skenario victim lah, naikan elektoral,” tukas Hasto.

Karena itu siapapun calonnya, boleh maju sebagai hak konstitusionalnya.

“Hanya saja rakyat ingin tahu prestasinya demikian juga calon lainnya,” pungkasnya.

Sumber: ERA.id

GHAS Dipakai Tarkam Rumput Terancam Rusak, Manajemen Semen Padang FC Angkat Suara
Minggu, September 18, 2022

On Minggu, September 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Manajemen Semen Padang FC angkat bicara terkait penggunaan GOR Haji Agus Salim (GHAS) Padang untuk fun football pada Minggu (18/9/2022) yang bertajuk ‘Trofeo Match GHAS’.

CEO Semen Padang FC, Win Bernadino kepada awak media mengatakan, baru tahu pada Minggu pagi ada gelaran iven non resmi diluar PSSI Provinsi dan Kota di Stadion Haji Agus Salim.

“Kami juga baru tahu pagi ini ada event non resmi diluar PSSI Provinsi dan Kota. Tidak ada informasi baik formal dan informal dari pihak manapun ke manajemen SPFC terkait kegiatan tersebut,” jelas Win.

Dia mengaku, sangat menyayangkan hal tersebut terjadi. Padahal, saat pertemuan dengan Wagub dan Kadispora Sumbar juga elemen suporter, sudah terjadi kesepakatan bersama yang dituangkan dalam media sosial masing-masing.

“Isinya, bahwa Pemprov mendukung Semen Padang FC dan juga tidak memakaikan GHAS untuk iven yang tidak resmi dibawah PSSI, terutama yang sifatnya Fun Soccer atau Fun Football. Tapi, faktanya juga berkata lain seperti yang terjadi hari ini bisa dilihat bersama,” tegas Win.

Hasil verifikasi dari PT LIB khusus untuk lapangan, saat ini Stadion Haji Agus Salim berada di peringkat dua terbaik di wilayah barat setelah lapangan Atletik Jakabaring Palembang dengan telah dilakukan perbaikan sebelumnya menjelang kompetisi Liga 2.

“Kami harap ini bisa kita pertahankan sampai dengan Kompetisi Liga 2 selesai dilaksanakan. Kami juga bermohon kepada klub-klub fun football untuk bisa menahan diri tidak berlaga dulu di GHAS. Semoga apa yang hari ini terjadi tidak terulang lagi selama Liga 2 musim ini,” tutup Win. (AE)

GHAS Dipakai Tarkam Rumput Terancam Rusak, Andre Rosiade: Mana Tanggung Jawab Pemprov Sumbar?
Minggu, September 18, 2022

On Minggu, September 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Kesepakatan pada pertemuan antara Manajemen Semen Padang FC dengan Pemprov Sumbar pada 5 Agustus 2022 terkait penggunaan Stadion Haji Agus Salim (GHAS) Padang ternyata diingkari.

Karena, poin stadion hanya diperuntukkan bagi SPFC ataupun liga resmi dan tidak akan dipergunakan untuk kegiatan fun football telah diingkari. 

Minggu (18/9/2022), Pemprov telah mengizinkan salah satu kegiatan fun footbal bertajuk “Trofeo Match GHAS.”

Tak ayal hal itu memantik banyak kekecewaan dari manajemen dan pendukung Kabau Sirah - julukan Semen Padang FC. 

Termasuk penasihat Semen Padang FC yang juga anggota DPR RI Andre Rosiade. 

Dia mengaku kecewa dengan Pemprov Sumbar yang ingkar janji usai pertemuan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldi dengan direksi dan komisaris PT Kabau Sirah Semen Padang (KKSP). 

“Pemprov Sumbar harus tahu, Semen Padang FC sudah habis Rp700 juta memperbaiki rumput yang rusak. Bahkan pada pertemuan manajemen dengan Wagub Sumbar, dijanjikan stadion hanya dipakai kompetisi liga 2 dan 3 dan liga resmi lainnya. Untuk terjaganya kualitas rumput dan fasilitas stadion. Tapi yang terjadi, disewakan untuk kegiatan lain,” kata Andre Rosiade dari Fraksi Partai Gerindra.

Andre Rosiade menyebut, pada laga kandang perdana melawan Persiraja Banda Aceh Jumat (16/9) lalu, kualitas rumput sudah mulai menurun dan rusak. Diduga karena digunakan oleh pihak-pihak lain. 

“Stadion sekarang malah disewakan untuk fun soccer atau kegiatan lainnya. Ini sangat mengecewakan,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini. 

Padahal, kata Andre Rosiade, untuk menjamu Persiraja saja manajemen sudah membayar Rp28 juga.

Rinciannya Rp10 juta untuk sewa dan Rp18 juuta untuk bayar pajak pada Dispenda. 

“Ini tentu tidak seperti yang dijanjikan Pemprov melalui Wagub dan Diaspora yang akan menjaga rumput tak ada. Diperbaiki Rp700 juta, sekarang kualitas rumput sudah rusak,” kata Andre. 

Andre menagih tanggung jawab Pemprov Sumbar untuk klub kebanggaan Sumbar ini. Yang laga kandangnya sangat dinantikan masyarakat. 

“Mana tanggung jawab Pemprov. Kalau Pemprov tak mampu mengelola, serahkan pengelolaan kepada Semen Padang. Biar Semen Padang yang merawat. Sehingga kualitas rumput terjaga. Kami tuntut tanggung jawab dan janji. Jangan sebatas janji tapi realisasi nol besar,” tegas Andre.

Senada, dirigen Spartacks, Finteo Miranda dalam akun facebooknya juga mengaku kecewa dengan apa yang dilakukan Pemprov Sumbar. 

“Sayang sekali. Komitmen hanya omong doang. Beberapa bulan lalu kita semua bersitegang untuk memperjuangkan GHAS agar bisa dipakai oleh SPFC atau tim profesional lainnya untuk membanggakan ranah Minang,” tulisnya. 

Dalam akun @teoslalufals itu Teo menulis, namun sayang komitmen hanya tinggal kenangan. 

“Apa yang dipikirkan pengelola GHAS? Tanggal 22 September 2022 ini SPFC kembali berlata. Anda bisa jamin kualitas rumput kembali membaik,” tulisnya lagi. 

Seperti diketahui, ada enam poin yang disepakati dalam pertemuan Pemprov Sumbar diwakili Audy Joinaldi dan manajemen Semen Padang FC pada 5 Agustus 2022 lalu di Indarung, yaitu:

1. Pemprov mendukung penuh Semen Padang FC berkandang di Stadion H. Agus Salim, Padang.

2. Mengenai biaya perawatan yang dikeluarkan oleh manajemen SPFC, semuanya akan dikompensasikan untuk thn 2023 setelah dilakukan pengkajian ulang mengenai biaya yang keluar. Untuk tahun ini tidak dapat dilakukan kompensasi.

3. Wagub akan berupaya mencari tambahan sponsorship untuk tim SPFC dan akan lebih memberikan perhatian kepada tim SPFC. Saat ini Wagub sudah melakukan Mapping calon-calon sponsor dan perantau potensial untuk tambahan sponsorship bersama BOC dan BOD KSSP. 

4. Stadion GHAS akan diperuntukkan pemakaiannya untuk SPFC ataupun liga resmi yang berjalan dan tidak akan dipergunakan untuk kegiatan2 fun football. Pemprov akan melakukan perawatan rutin

5. Manajemen SPFC siap bekerja serius untuk membawa SPFC kembali ke Liga 1. Manajemen siap dievaluasi jika tidak mencapai target tersebut.

6. Manajemen terbuka untuk rutin melakukan komunikasi intensif dengan suporter untuk membahas segala hal yang berhubungan untuk kemajuan tim SPFC. (*)

Bentuk Tubuh BCL Dipuji Bak Anak Gadis Saat Menari, Netizen Langsung Merespon: Cuan Berbicara
Minggu, September 18, 2022

On Minggu, September 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Melakukan latihan tentu saja merupakan hal yang penting tak hanya bagi orang biasa namun kalangan artis. 

Hal ini juga berarti bagi Bunga Citra Lestai atau BCL sebelum manggung di sebuah tempat.

Ditambah lagi, sebagai seorang penyanyi, istri dari Ashraf Sinclair ini ingin tampil dengan baik dan tentunya maksimal. 

Tak hanya melatih vokal, BCL juga memperhatikan gerakan tubuhnya ketika menyanyi.

Sama seperti beberapa penyanyi lainnya, BCL sering menunjukkan kemampuanntya menari di atas panggung. Kemampuan ini diimbangi dengan latihan yang rutin bersama para timnya.

Melansir dari akun Instagram @lambegosiip, tersebar sebuah video ketika dirinya tengah berlatih dengan begitu giat. 

Pada video ini, ibu dari satu anak ini mengenakan outfit yang serba merah muda.

BCL mengenakan atasan tanpa lengan berwarna pink muda, dengan model yang crop top. 

Selain itu, atasan ini tentu saja memperlihatkan bagian perutnya yang rata.

Sementara itu, untuk bawahan, ia mengenakan sebuah rok yang tak kalah pendek dan seksi. 

Apalagi untuk wanita seusianya yang sudah memasuki usia hampir 40 tahun.

Penampilannya sembari latihan menari ini pun langsung menjadi sorotan publik. 

Apalagi pakaian dan gerakannya menunjukkan bentuk tubuhnya yang tetap langsing dan terawat dengan baik.

Tak sedikit pula yang memberikan komentar dan respon baik akan penampilannya tersebut. 

Namun ada juga warganet yang justru menyinggung penggunaan uang yang banyak untuk perawatan tubuhnya.

"Semua akan cantik pada saat ada dananya," tulis warganet.

"Semua kalau ada uang ya cakep," tambah yang lain.

"Perjuangan jadi body goals kek gitu ga maen-maen lho," ungkap seseorang.

"Semua akan glow up kalau banyak duitnya," tambah lainnya.

Sumber: Matamata.com

Nasib Naas, Dua Tersangka Penerima 5 Kg Ganja Melalui PO Bus Palala Diciduk Satres Narkoba Polres Solok Kota
Sabtu, September 17, 2022

On Sabtu, September 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pengiriman  1 kardus  berisi 5 paket ganja kering  yang akan dikirim ke Pondok Pinang Jakarta Selatan dengan menggunakan Po. Bus palala Tujuan Jakarata diciduk Satres Narkoba Polres Solok Kota

Kapolres Solok Kota AKBP AHMAD FADILAN, S.si, M.sc, M.si.
menyampaikan melalui Kasat Narkoba  Iptu Rico PW SH pengunkapan kasus itu berawal dari bukti yang temukan di Bus PO Palala kemudian tim satresnarkoba polres solok kota melakukan penyelidikan dan mendapatkan 2 orang yang diduga pelaku yang menunggu paket tersebut diterminal Pondok Pinang Jakarta Selatan.

Para tersangka yaitu TS ( 35 ) warga Kenanga Indah No. 54 RT 002 RW 003 Kelurahan Kenanga Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang.

NF ( 40 ) warga Komplek Loka Permai No. 36 RT 09 RW 06  Kelurahan Grogol Selatan Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan.

Dari hasil pemeriksaan bahwa kedua pelaku ini sudah 2 kali melakukan perbuatan yang sama seperti ini, sekitar 2 minggu yang lalu kedua pelaku menerima paket ganja dari bus merek lain dengan cara menerima paket ganja dan dijual dipulau jawa atas kiriman inisial A dan perintah inisial A. Kemudian kedua pelaku mendapat upah uang dari inisial A.

Sebelum melakukan pengiriman paket ganja ke pulau jawa, inisial A terlebih dahulu menghubungi kedua pelaku untuk menyuruh kedua pelaku menjemput paket ganja yang dikirim pelaku. 

Saat ini kedua pelaku ditahan di polres solok kota untuk dilakukan proses lebih lanjutn, terhadap pelaku inisial A masih dalam penyelidikan oleh tim Satresnarkoba Polres Solok Kota.

Untuk kedua tersangka yang telah di tangkap akan diterapkan
Pasal 132 Ayat (1) Jo Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 111 Ayat (2) UU NO. 35 TAHUN 2009 Tentang NARKOTIKA. ( BO )

Diinisiasi Andre Rosiade, Pembangunan Tol Padang-Sicincin Segera Dimulai Kembali
Sabtu, September 17, 2022

On Sabtu, September 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - PT Hutama Karya (Persero) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberikan amanah untuk membangun dan mengusahakan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Tol Padang-Sicincin.

Setelah melakukan evaluasi pembebasan lahan yang diinisiasi oleh Anggota Komisi VI DPR RI, dinyatakan bahwa pembebasan lahan tol Padang-Sicincin segera selesai dan PT Hutama Karya siap melanjutkan pembangunan tol sepanjang 36 Kilometer tersebut. 

Pembangunan ini dikerjakan oleh anak usaha Hutama Karya yaitu PT HK Infrastruktur (HKI), dimana saat ini telah mencapai progres lahan mendekati 70 persen dengan progres konstruksi mencapai 45 persen.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro menyampaikan, PT Hutama Karya sudah memulai kembali tahapan pembangunan, dimana saat ini sedang dalam evaluasi untuk persiapan pengadaan dan penetapan penyedia jasa konstruksi tol Padang-Sicincin.

“Saat ini sedang persiapan penetapan penyedia jasa konstruksi. Kami pastikan hal ini tidak akan berpengaruh terhadap target penyelesaian pembangunan,” jelas Koentjoro.

Lebih lanjut, Koentjoro menyampaikan bahwa Hutama Karya terus melakukan koordinasi dengan semua pihak agar kelanjutan pembangunan ini dapat berjalan semestinya tanpa ada hambatan dan kendala apapun. 

“Kami berterima kasih kepada semua pihak dan akan terus melakukan koordinasi sehingga nanti pembangunan konstruksi di lapangan dapat berjalan lancar. Tentu kami membutuhkan dukungan dari semua pihak,” tutup Koentjoro.

Kehadiran Tol Pekanbaru – Padang secara keseluruhan akan membawa manfaat positif bagi perekonomian dan pariwisata kedua wilayah. Tol ini pun nantinya akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Padang ke Pekanbaru dari 9 jam via jalan arteri menjadi kurang lebih 3 jam via jalan tol dengan kecepatan rata-rata 80 Km/jam. 

Tak hanya memangkas waktu perjalanan, jalan tol ini akan membuka konektivitas antar wilayah dalam rangka memperlancar distribusi logistik. Tol ini juga akan menghubungkan dua pelabuhan laut yang berada di Padang dan Dumai, Riau serta akan mengefisienkan mobilitas orang dan barang.

Hingga saat ini, PT Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang ±1.066 Km dengan 519 Km ruas tol konstruksi dan 547 Km ruas tol Operasi. 

Adapun ruas yang telah beroperasi secara penuh diantaranya yakni Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (140 Km), Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 Km), Tol Palembang – Indralaya (22 Km), Tol Medan - Binjai (17 Km).

Juga ada, Tol Pekanbaru – Dumai (131 Km), Tol Sigli Banda Aceh seksi 2, 3 dan 4 (Seulimeum - Jantho – Indrapuri - Blang Bintang) sepanjang 36 km, serta Tol Binjai – Langsa seksi 1 Binjai – Stabat sepanjang 11,8 Km. (**)

AHY Bandingkan Kenaikan Harga BBM Era SBY dan Jokowi, Adian Napitupulu: Belajar Berhitung Lagi
Sabtu, September 17, 2022

On Sabtu, September 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM -   Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang membandingkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo, dipandang kurang tepat.

Menurut politikus PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, AHY seharusnya lebih banyak belajar atau berhitung soal data kenaikan BBM di era SBY dan Jokowi.

Ia menuturkan, ada perbedaan kenaikan BBM di era SBY yakni mencapai 259 persen, sementara di era Jokowi hanya 54 persen. Sehingga selisihnya 205 persen.

"Era SBY kenaikan BBM Rp4.190, dan di zaman Jokowi cuma Rp3.500, selisihnya Rp1.590. Jadi menurut saya lebih banyak di zaman SBY. Presiden (SBY) menaikkan lebih dari 200 persen, siapapun boleh menangis," kata Adian kepada wartawan di Bogor, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (16/9).

Kemudian soal Bantuan Langsung Tunai (BLT), lanjut Adian, besaran di era Jokowi dan SBY tidak jauh beda. Hanya saja di era Jokowi ada 6 hingga 7 program sosial yang bisa dirasakan rakyat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan lain sebagainya.

Bahkan dalam satu keluarga, sambung Adian, ada yang sampai mendapat empat bantuan dari program sosial. Di antaranya bantuan anak sekolah, kemudian pengganti subsidi, kesehatan, dan lain sebagainya.

"Nah, yang jadi pertanyaan saya di era SBY ada enggak? Enggak ada kan. Jadi Menurut saya AHY harus lebih banyak belajar soal data, kalau bisa belajar berhitung lagi," tandasnya. 

Sumber: RMOL

Cuitan Keisya Levronka Dibalas Netizen Malaysia
Sabtu, September 17, 2022

On Sabtu, September 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Nama penyanyi muda kelahiran Malang, Keisya Levronka lagi-lagi menjadi omongan publik. 

Terutama setelah dirinya berulang kali menyanyikan lagunya berjudul Tak Ingin Usai yang justru dianggap sebagai kegagalan.

Tak hanya live secara langsung di konser sampai acara televisi, penampilan Keisya dinilai tidak memuaskan oleh penonton. 

Hal ini lantaran dirinya tidak bisa mencapai nada tinggi pada bagian lagunya tersebut.

Berbagai kritikan dan saran pun dilayangkan kepada Keisya, mulai dari Ivan Gunawan sampai netizen.

Semuanya berasal dari Indonesia hingga ia diundang khusus untuk menyanyi di Malaysia.

"Hari ini ke Malaysia lagi, buat nyanyi lagi," tulis Keisya Levronka di Twitter pada Sabtu (10/9/2022) pekan lalu.

Sampai Kamis (15/9/2022), cuitannya ini mendapatkan sekitar 2,8 ribu likes dari warganet.

Pada awalnya, tampaknya Keisya ingin membagikan bahwa ia akan menyanyi di negara tetangga tersebut. 

Apalagi ia diundang ke sana untuk menerima penghargaan dari acara Anugerah Industri Muzik (AIM) yang ke-23.

Sekali lagi, ia menyanyikan single miliknya yang populer, Tak Ingin Usai.

Bukannya mendapatkan apresiasi, dirinya kembali mendapatkan kritikan pedas dari netizen Malaysia, termasuk cuitan berikut.

Simak videonya, klik di sini!

Sumber: Matamata.com