Opini

PARLEMEN

Sports

Warta

Mahfud MD Tegaskan Negara Bisa Memaksa Rakyat Buat Divaksin
Minggu, Januari 17, 2021

On Minggu, Januari 17, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah dapat memaksa warga negara yang masuk dalam kriteria untuk disuntik vasin Covid-19 atas dasar usaha perwujudan imunitas kelompok atau herd immunity, juga dalam rangka program kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.  

Begitu yang dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam diskusi virtual Kagama UGM bertajuk "Vaksinasi Covid-19 dari Perspektif Hukum, Hak atau Kewajiban" Sabtu, 16 Januari 2021.

“Anda boleh merasa tidak mau divaksin tetapi melanggar hak asasinya orang lain untuk sehat. Maka negara bisa memaksa, tetapi tentu tidak selesai di situ perdebatannya,” tekan Mahfud.

Dasar pemaksaan negara ini, tafsir Mahfud telah tertuang dalam pasal 28 J UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain.

“Kalau anda merasa kesehatan itu hak anda. Hak asasi itu dibatasi dengan UU yang kemudian UU diturunkan lagi dalam kebijakan pemerintah dibatasi dengan UU untuk melindungi hak asasi orang lain,” ungkapnya.

Sebelumnya pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 kepada 181,5 juta penduduk Indonesia bisa rampung sebelum akhir 2021. 

Presiden Joko Widodo mengatakan, vaksinasi ini kunci utama yang sangat menentukan kebangkitan pascapandemi. 

Oleh sebab itu, pemerintah telah memulai program vaksinasi Covid-19 nasional secara gratis mulai Rabu, 13 Januari 2021.

Source: RMOL

Ramalan Mbak You Bikin Gaduh, Nikita Mirzani: Pak Polisi, Enggak Ditangkap Saja Perempuan ini?
Sabtu, Januari 16, 2021

On Sabtu, Januari 16, 2021

Ramalan Mbak You Bikin Gaduh, Nikita Mirzani: Pak Polisi, Enggak Ditangkap Saja Perempuan ini?
BENTENGSUMBAR.COM - Nikita Mirzani kembali menyoroti hasil ramalan Mbak You. Salah satunya yakni terkait adanya pergantian presiden pada 2021.


Wanita 34 tahun ini menilai ramalan tersebut sudah bikin kisruh.


Karena itu lewat Instagram Story miliknya, Nikita menanyakan apakah polisi tidak akan menangkap Mbak You lantaran sudah bikin gaduh.


“Pak Polisi, ini enggak mau ditangkap aja ini perempuan? Provokasi mulu,” tulis Nikita, Jumat, 15 Januari 2021.


Sementara, Mbak You sendiri telah mengklarifikasi di akun Instagram miliknya soal ramalan pergantian presiden yang kini jadi heboh.


Dijelaskannya pergantian presiden yang diamaksud akan terjadi pada 2024 bukan 2021.


Sejatinya, kekesalan Nikita terhadap Mbak You bukan hanya soal ramalan politik ini saja, melainkan juga mengenai dirinya yang bakal dibui tahun ini.


Mantan istri Dipo Latief ini sempat marah dan menyebut dua tahun lalu pernah memaki Mbak You karena kerap membuat ramalan tidak benar tentang dirinya.


Namun, pernyataan itu dibantah Mbak You, dia menyebut tidak pernah dimaki oleh Nikita.


Source: JPNN

Mahfud MD Tiba-tiba Sampaikan Kabar Duka: Inna Lillah wa Inna Ilaihi Raji'un
Sabtu, Januari 16, 2021

On Sabtu, Januari 16, 2021

Mahfud MD Tiba-tiba Sampaikan Kabar Duka: Inna Lillah wa Inna Ilaihi Raji'un
BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Koordinator Bidang Keamanan, Politik dan Hukum (Menkopolhukam) Prof. DR. Mahfud MD  menyampaikan kabar duka atas wafatnya Letjen (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo. 


Kabar meninggalnya Letjen (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo disampaikan Mahfud MD melalui twitternya pada Sabtu, 16 Januari 2021


"Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Telah wafat Letjen (purn) Sayidiman Suryohadiprodjo dlm usia 94 thn," tulis Mahfud yang dikutip BentengSumbar.com dari akun twitter @mohmahfudmd, Sabtu, 21 Januari 2021. 


Mahfud pun mengenang ketika tiba-tiba dirinya diangkat Presiden KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur menjadi Menteri Pertahanan.


Mahfud sering mengundang Letjen (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo dan beberapa orang lainnya untuk mengajarinya tentang militer.  


"Saat thn 2000 msh ter-gagap2 krn tiba2 diangkat jadi Menhan oleh Pres.  Gus Dur sy sering ngundang Sayidiman, Salim Said, Hasnan Habib ke rumah sy utk ngajari sy ttg militer," ungkap Mahfud MD.


Sayidiman Suryohadiprojo merupakan salah satu lulusan terbaik Akademi Militer Yogyakarta tahun 1948. 


Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) ini dikenal memiliki pengalaman, pengetahuan, dan perhatian yang luas atas berbagai bidang, khususnya dalam bidang militer, politik, dan diplomasi. 


Dia juga pernah menjadi penasihat Menteri Negara Riset dan Teknologi dalam bidang Hankam (1983).


(by)

Pengamat Intelijen: Ada Tiga Kelompok Penolak Calon Kapolri Listyo Sigit, Terakhir Paling Berbahaya
Sabtu, Januari 16, 2021

On Sabtu, Januari 16, 2021

Pengamat Intelijen: Ada Tiga Kelompok Penolak Calon Kapolri Listyo Sigit, Terakhir Paling Berbahaya
BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Joko Widodo mengajukan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri baru.


Berbagai dukungan sudah disampaikan oleh partai politik, ormas maupun tokoh masyarakat. Namun, masih ada juga yang menolak Listyo dengan berbagai alasan.


Direktur The Indonesia Intelligence Institute Ridlwan Habib menilai penolakan terhadap Komjen Listyo Sigit dilakukan oleh 3 kelompok.


"Ciri kelompok penolak itu ada tiga, terlihat dari karakter tokoh maupun aksi mereka, " ujar Ridlwan di Jakarta, Sabtu, 16 Januari 2021.


Kelompok pertama, adalah mereka yang cemas dengan rekan jejak bersih Komjen Listyo Sigit. "Ada yang khawatir kalau pak Sigit jadi Kapolri karena selama ini track recordnya lurus dan tanpa kompromi, " ujarnya.


Kelompok pertama ini cemas jika Kapolri baru melakukan penegakan hukum secara tegas dan tidak pandang bulu. 


"Kelompok pertama ini diduga menggerakkan demonstran bayaran untuk mempengaruhi opini masyarakat, " kata Ridlwan.


Kelompok kedua yang menolak Komjen Listyo Sigit adalah kelompok intoleran yang memainkan narasi SARA.


Kelompok intoleran yang bermain SARA ini menurut Ridlwan berupaya mempengaruhi opini di media sosial. "Mereka memakai akun anonim di twitter dan Facebook. Tapi tetap bisa dilacak oleh CCIC Mabes Polri, " ujar alumni S2 Kajian Stratejik Intelijen itu.


Kelompok ketiga yang anti terhadap pencalonan Komjen Listyo Sigit adalah kelompok terorisme yang selama ini berfatwa bahwa polisi halal dibunuh.


"Kelompok ketiga ini terdiri dari JI, JAD dan faksi faksi pro ISIS seperti MIT, mereka menghalalkan darah polisi karena dianggap thaghut, "ujarnya.


Menurut Ridlwan, kelompok ketiga yang paling berbahaya. "Mereka tersebar di seluruh Indonesia dan terutama menyasar markas kepolisian maupun petugas di lapangan. Polri harus waspada, "katanya.


Meskipun ada 3 kelompok penolak itu, Ridlwan menilai pencalonan Komjen Listyo Sigit bakal mulus dan lancar. " Semua fraksi partai politik di DPR akan menyetujui beliau sebagai Kapolri baru, "ujar alumni Fisipol UGM Yogyakarta itu.


Source: tribunnews

Habib Rizeq Menolak Diperiksa Bareskrim, Ini Alasannya
Sabtu, Januari 16, 2021

On Sabtu, Januari 16, 2021

Habib Rizeq Menolak Diperiksa Bareskrim, Ini Alasannya
BENTENGSUMBAR.COM -  Habib Rizieq Shihab menolak diperiksa Bareskrim Polri pada Jumat, 15 Januari 2021 kemarin. 


Kabar ini disampaikan langsung oleh Azis Yanuar, kuasa hukum Habib Rizieq.


Sedianya Habib Rizieq diperiksa bersama menantunya Hanif Alatas serta Direktur Utama RS Ummi Bogor Andi Tatat sebagai tersangka kasus swab test. 


Mereka dituding melakukan tindakan menghalang-halangi upaya penanggulangan wabah.


"Habib Rizieq tidak bersedia diperiksa. Jadi pemeriksaan sekitar jam setengah 4 (sore), administrasi beres magrib lah, jam 6 setengah 7, jadi beres langsung. Nah kalau Habib Hanif dari setengah 4 sampai sekitar setengah 12 malam," kata Azis kepada wartawan, Sabtu, 16 Januari 2021.


Azis mengungkapkan pertimbangan Habib Rizieq menolak diperiksa Bareskrim kemarin. 


Menurut Azis, Habib Rizieq ingin fokus terhadap dua kasus yang telah menetapkan dirinya sebagai tersangka, yakni kasus kerumunan Megamendung dan kasus kerumunan Petamburan.


"Dan oleh karena itulah, beliau mau fokus di dua kasus tersebut," ujar dia.


Source: SINDOnews

Tengku Zul: Kalau Begitu Siap-siap saja dan Jangan Protes Jika Kedepan Menteri Agama Bukan dari Orang Islam...
Sabtu, Januari 16, 2021

On Sabtu, Januari 16, 2021

Tengku Zul: Kalau Begitu Siap-siap saja dan Jangan Protes Jika Kedepan Menteri Agama Bukan dari Orang Islam...
BENTENGSUMBAR.COM - Ulama kondang asal Sumatera Utara Ustad Tengku Zulkarnain menyorot orang-orang yang bertekad mau menjadikan Menteri Kementerian Agama sebagai menteri semua agama. 


"Ada yang betekad mau menjadikan Menteri Kementerian Agama sebagai Menteri semua Agama...?" cuitnya di akun twitter @ustadtengkuzul, seperti dikutip BentengSumbar.com, Sabtu, 16 Januari 2021.


Untuk itu, ulama yang dikenal kritis kepada Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin ini menegaskan, siap-siap saja dan jangan protes jika kedepan Menteri Agama bukan dari orang Islam. 


"Kalau begitu siap siap saja dan jangan protes jika ke depan Menteri Agama bukan dari orang Islam...," ungkapnya.


Tokoh KAMI ini menegaskan, orang-orang tersebut kedepannya jangan plin plan dengan ucapannya. 


"Ingat, ya ucapan mu. Jangan plin plan nanti ke depan...Catat Besar Besar...!" ujarnya.


Netizen pun membalas cuitan Tengku Zul tersebut. Berikut sebagian balasan netizen:


"Apa itu salah,kita ini kan negara yg majemuk, Pancasila berdiri juga berdasarkan keberagaman dan perbedaan,para pejuang bangsa kita juga berlatar belakang yg berbeda,suku yg berbeda,tapi di satu kan oleh rasa toleransi dan saling berjuang satu tujuan," balas akun @JrMauludin.


"Salah, Krn kementerian agama mengurusi kurikulum perkawinan, pendidikan Islam, haji dan umroh.. lain kalo kementerian agama tdk mengurusi hal semacam itu. Itu berkenaan dgn ibadah umat Islam, kok mau diurus sama orang yg bukan Islam," jawab akun @BabylonGate1.


"Lalu, kelirunya di mana kalau Menteri Agama menjadi Menteri semua Agama, ya Ustadz @ustadtengkuzul?" tanya akun @makmur_dien.


"Maaf..kan di situ di sebut mentri agama...tanpa embel embel nama agama di belakangnya berarti ya utk semua agama.kalopun suatu saat ada menteri agama selain muslim memang kenapa kita kan negara pancasila..Kalo mntrinya punya sikap dan tauladan yg baik dan pluralis kenapa tidak," ujar akun @Sompret73717019.


(by)

Sebentar Lagi Digelar, Pernikahan Ayu Ting Ting Dibocorkan WO
Sabtu, Januari 16, 2021

On Sabtu, Januari 16, 2021

Sebentar Lagi Digelar, Pernikahan Ayu Ting Ting Dibocorkan WO
BENTENGSUMBAR.COM -  Ayu Ting Ting memilih bungkam terkait proses pernikahannya dengan Adit Jayusman. Saat bertemu awak media, Ayu selalu tak mau menjawab secara panjang lebar.


Namun, Lukman selaku perwakilan Wedding Organizer (WO) yang bertugas menjalankan pernikahan Ayu membocorkan rangkaian proses tersebut saat ditemui InsertLive pada Jumat, 15 Januari 2021.


"Proses dari pemilihan desainer, desain untuk baju kebaya, lalu untuk tempat yang sudah ditentukan, lalu rangkaian acara yang kita susun juga, itu sudah mulai banyak progress-nya. Cuma memang belum bisa kita share ke teman-teman media biar surprise mungkin kata Ayu," ungkap Lukman.


Lukman memang sudah diingatkan oleh Ayu agar tak membocorkan lebih banyak terkait pernikahan tersebut. Hal itu dilakukan oleh Ayu karena ingin memberikan kejutan kepada semua orang.


"Dia memang mau buat sesuatu yang dilihat secara surprise, bagus buat semuanya," ujarnya.


Terkait pemilihan tanggal, konsep, gaun dan lain-lain dikatakan Lukman sudah berjalan dan hampir selesai.


Lukman kini hanya tinggal menunggu kepastian dari Ayu dan Adit. Ia memastikan pernikahan tersebut bakal digelar sebentar lagi.


"Tema sih mungkin ada adatnya, lalu ada nasional modern juga tapi kita belum bisa kasih spesifik juga, yang pasti sih mereka akan pakai adat. Fix tanggalnya, tempatnya, semuanya juga masih belum kita bagi-bagi nih teman-teman. Yang pasti kalau untuk tanggal udah 100% ya. Insya Allah semuanya sudah berjalan dengan lancar," jelas Lukman.


Lalu terkait lokasi, Lukman menegaskan bahwa pernikahan Ayu dengan Adit akan digelar di berbagai tempat di Jakarta. Akan tetapi ia belum berani membeberkan secara detail.


Source: Insertlive

Singgung Bencana, Mendadak Tengku Zulkarnain Teringat SBY
Jumat, Januari 15, 2021

On Jumat, Januari 15, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Mendadak, ulama asal Sumatera Utara Ustad Tengku Zulkarnain teringat dengan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Mendadak sore ini saya teringat pak SBY," ungkap Ustad Tengku Zulkarnain melalui akun twitternya, @ustadtengkuzul, dikutip BentengSumbar.com, Jumat, 15 Januari 2021.

Tak hanya itu, Ustad Tengku Zulkarnain menyinggung kesigapan SBY ketika terjadi bencana tsunami di Aceh. SBY turun langsung ke Aceh.

Demikian juga gempa di Yogjakarta dan Bantul, SBY berkantor di sana. Termasuk di saat meletusnya Gunung Sinabung, SBY hadir di tengah-tengah masyarakat.

"Saat Tsunami di Aceh, Beliau Sigap dan Turun Langsung. Gempa Dahsyat di Yogjakarta dan Bantul, Beliau Berkantor di Sana. Meletusnya Gunung Sinabung, Beliau Hadir Langsung," ungkap Ustad Tengku Zulkarnain.

Pada bagian akhir cuitannya, Ustad Tengku Zulkarnain mendoakan agar Allah memberi jalan keluar dan kesebaran bagi korban gempa Sulawesi Barat (Sulbar).

"Semoga Allah Beri Jalan Keluar dan Kesabaran pd Sulbar. Amin...," doanya.

Sebagaimana diberitakan, gempa bumi dengan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat, 15 Januari 2021 pukul 01.28 WITA. 

Gempa tersebut berpusat di 2,98 LS, 118,94 BT atau 6 km timur laut Majene.

Gempa dirasakan hingga di Kabupaten Mamuju yang berjarak 34 km dari pusat gempa, sehingga mengakibatkan RS Mitra Manakarra roboh. 

Sementara itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan duka cita mendalam untuk korban gempa Majene, Sulawesi Barat. Kepada jajarannya, dia pun memerintahkan untuk segera dilakukan tanggap darurat bencana.

"Segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat, mencari dan menemukan korban serta melakukan perawatan kepada korban yang luka-luka," jelas Jokowi melalui YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, 15 Januari 2021.

Hingga kini jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Majene dilaporkan terus bertambah. Dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga pukul 14.00 WIB, korban meninggal bertambah 34 orang dan ratusan orang terluka. 

Proses pencarian para korban yang tertimpa bangunan hingga kini terus dilakukan Tim SAR gabungan. Upaya petugas sempat terkendala akibat kurangnya alat berat. 

(by)

Jenderal Idham Azis Komentari Calon Kapolri Penggantinya, Novel Baswedan Sebut Komjen Listyo Sigit Pribadi yang Berani dan Antikorupsi
Jumat, Januari 15, 2021

On Jumat, Januari 15, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis meminta jajarannya untuk ikut mendukung keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memilih Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon kapolri.

"Saya berharap kita semua tetap solid, bersatu dan mendukung apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden RI selaku Pimpinan Tertinggi Polri untuk kita laksanakan dan amankan," ungkapnya, dilansir dari CNBC Indonesia, Jumat, 15 Januari 2021.

Seperti diketahui, Idham akan pensiun pada Februari 2021 mendatang. Belum lama ini, Jokowi telah memilih Listyo Sigit sebagai calon Kapolri tunggal, dari lima nama calon yang direkomendasikan oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Idham meminta para jajarannya meyakini keputusan Jokowi tentang suksesi kepemimpinan Polri tersebut, pasti sudah melalui berbagai pertimbangan yang matang. Keputusan tersebut kata dia merupakan hak prerogatif Jokowi.

"Saya mengajak kepada rekan-rekan semua untuk bergandeng tangan memberikan dukungan kepada calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo," katanya.

"Sehingga proses pelaksanaan rangkaian fit and proper test yang akan dilaksanakan pekan depan sampai dengan pelantikan Bapak Kapolri Baru bisa berjalan dengan sukses dan lancar serta tidak menemui hambatan apapun," ungkap Idham.

Sementara itu, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan berharap calon tunggal Kapolri yang disodorkan Jokowi ke DPR, Komjen Listyo Sigit Prabowo, merupakan sosok pemberani yang dapat mereformasi institusi Polri.

"Semoga Komjen Listyo Sigit, calon tunggal Kapolri adalah pribadi yang berani dan antikorupsi. Sehingga Pak Sigit berani perbaiki Polri," kata Novel melalui akun Twitternya

Novel menyoroti kepentingan banyak faksi sebagai akar persoalan di Polri. Ragamnya kepentingan tersebut, kata Novel, yang membuat pimpinan Polri tak kunjung bisa mereformasi institusinya menjadi lembaga yang dipercaya publik.

"Banyak faksi di Polri yang sarat kepentingan dan saling menyandera," kata Novel dikutip dari cuitannya.

Novel berharap sosok Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis dapat memperbaiki kondisi tersebut.

(by)

Wali Kota Padang Mahyeldi Batal Disuntik Vaksin Covid-19, Lalu Sampaikan Ini...
Jumat, Januari 15, 2021

On Jumat, Januari 15, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang Buya Mahyeldi Ansharullah batal disuntik vaksin Covid-19 hari ini, Jumat, 15 Januari 2021. Menurut rencana,  Wako Mahyeldi dijadwalkan untuk menjadi orang pertama di Kota Padang yang melakukan vaksinasi Covid-19 tersebut. 

Namun setelah melewati alur proses vaksinasi yakni pemeriksaan kesehatan saat itu, menyatakan bahwa tekanan darahnya saat itu sedang cukup tinggi. 

"Sehingga dengan itu, sesuai aturan vaksinasi maka tidak diperbolehkan melakukan vaksinasi pada hari ini. Mudah-mudahan insya Allah, mengingat waktu untuk vaksinasi tahap pertama masih panjang sampai Maret nanti semoga bisa saya lakukan dalam beberapa waktu ke depan," sebutnya.

Pemberlakukan penyuntikan vaksin Covid-19 di Kota Padang dimulai Jumat pagi, 15 Januari 202 dengan dilaunching secara resmi oleh Wali Kota Padang Mahyeldi di Puskesmas Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat. 

Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Hendri Septa, unsur Forkopimda Kota Padang, MUI Kota Padang, FKUB, camat, kepala SKPD dan sejumlah elemen terkait di Kota Padang.

Upaya ini merupakan sebagai salah satu upaya konkrit dalam mencegah dan memutus rantai penularan virus tersebut.

Vaksinasi Covid-19 dilakukan setelah keluarnya surat izin edar dari BPOM  tentang Persetujuan Penggunaan Darurat Vaksin keluaran sinovac life sciences co.ltd Beijing, China dan PT. Bio Farma. Begitu juga diperkuat dengan adanya fatwa MUI No.2 Tahun 2021 yang menyatakan hukum tentang produk vaksin Covid-19 tersebut adalah suci dan halal.

Wali Kota Padang Mahyeldi menyampaikan, vaksinasi ini penting agar masyarakat terlindungi dan terhindar dari penularan penyakit Covid-19.

"Terutama sekali bagaimana vaksinasi ini memberikan kesehatan dan keselamatan bagi kita khususnya semua warga di Kota Padang, yang akhirnya ikut membantu proses percepatan bangkitnya perekonomian masyarakat. Besar harapan kami agar seluruh masyarakat yang menjadi sasaran vaksinasi segera mendapatkannya dan mau melakukannya. Karena semuanya gratis tidak memakan biaya. Ini demi kita dan orang lain serta bangsa yang kita cintai ini," imbuh wako dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menyebutkan, terkait vaksinasi Covid-19 ini akan dilakukan di 72 fasilitas layanan kesehatan. Yakni puskesmas, klinik-klinik yang telah atau belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan beberapa rumah sakit di wilayah Kota Padang dengan sasaran maksimal sebanyak 592.168 orang dengan usia rata-rata 18-59 tahun.

Dijelaskannya, adapun untuk alur pelaksanaan proses vaksinasi yaitu melalui 5 tahapan. Pertama peserta vaksinasi harus melalui meja satu dengan melakukan registrasi. Selanjutnya ke meja dua untuk pemeriksaan kesehatan dan meja tiga baru penyuntikan vaksin Covid-19. Setelah itu ke meja empat untuk pengentrian data secara elektronik dan meja lima yakni observasi di ruangan observasi .

"Kita perlu mengetahui, masyarakat harus tetap diberikan edukasi. Meskipun vaksinasi Covid-19 ini penting, namun protokol kesehatan harus senantiasa dilakukan dengan ketat dimana saja kita berada. Yaitunya menggunakan masker kemana bepergian, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak aman," jelasnya.

"Kita tentu berharap, semoga penggunaan vaksin Covid-19 ini berjalan dengan lancar. Karena pelaksanaannya akan dipantau sepenuhnya oleh kita di Dinas Kesehatan Kota Padang dan juga instansi terkait lainnya," harap Feri Mulyani menambahkan.

Lebih lanjut Feri Mulyani menerangkan, untuk tahap awal vaksinasi di Kota Padang penerima vaksin yaitu kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 9.128. Kemudian ditambah sepuluh orang tokoh saat launching penggunaan vaksin. Sebagaimana para penerima vaksin kepada nakes itu terdiri dari dokter, perawat, bidan, pegawai administrasi, keamanan di lingkungan rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

"Nakes yang telah mendaftar akan mendapatkan dua dosis vaksin. Sehingga jumlah vaksin yang dibutuhkan Padang pada tahap pertama ini sebanyak 18.276 dosis. Vaksin itu untuk orang yang belum pernah terpapar Covid-19. Bagi yang sudah pernah terpapar tidak divaksin lagi. Baik itu untuk petugas kesehatan maupun masyarakat umum," ungkapnya mengakhiri.

Seperti dari data yang dirilis dari Dinas Kesehatan Kota Padang, terkait jumlah kasus Covid-19 di Kota Padang sampai saat ini per tanggal 14 Januari 2021 telah mendapati sebanyak 12.933 orang total warga Kota Padang yang telah terpapar positif Covid-19. Sementara sembuh sebanyak 12.306 orang atau 95.15 persen serta angka kematian 2.04 persen atau sebanyak 264 orang.

(David/Ady)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *