Opini

Lifestyle

Sports

Benarkah COVID-19 Hasil Konspirasi Intelijen?
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Banyak pakar dan ahli intelijen dunia meyakini penyebaran virus COVID 19 tidak terjadi secara kebetulan. COVID 19 diduga hasil dari konspirasi yang memuat skenario, skema, dan desain tertentu. Lebih jauh, tudingan ini justru dialamatkan kepada negara adidaya, Amerika Serikat (AS).

Pernyataan itu diperkuat oleh keterangan mantan pejabat intelijen militer dari Badan Intelijen Pusat (CIA) dan mantan spesialis ahli-terorisme Amerika Serikat, Philip Giraldi yang mengatakan virus COVID-19, tidak muncul secara alami melalui mutasi melainkan diproduksi di laboratorium.

Dalam pernyataan yang diterbitkan Strategic Culture Foundation, 5 Maret 2020, ia mencurigai Amerika dan Israel terlibat dalam produksi virus tersebut sebagai agen perang biologis. Argumen Giraldi belum terbukti sahih. Namun banyak pakar dan pemerhati intelijen meyakini konspirasi ini.

Pengamat militer dan pertahanan, Wibisono mengatakan banyak analisa yang bermunculan mengatakan virus corona diciptakan oleh AS. Menurutnya dalam dunia telik sandi, kecurigaan terhadap kemunculan konspirasi terhadap peristiwa bukan hal yang baru. 

“Saya termasuk orang yang tidak pernah percaya dengan teori konspirasi, namun saya percaya politik penuh dengan konspirasi,” katanya kepada Gatra.com, Rabu, 25 Maret 2020.

Terlepas dari siapa aktor yang dimungkinkan dalam konspirasi tersebut, Wibi mengatakan perlu bagi para pakar menyimak asal dari kemunculan virus, apakah benar berasal dari Cina?

Menurutnya, penting bagi para pakar untuk menyelidiki fakta ilmiah dari kasus COVID 19, dan tidak menggantungkan informasi pada satu literasi berita media saja.

Wibi menyebutkan agak aneh informasi yang menyebutkan virus corona berasal dari laboratorium Wuhan di Cina. Sampel lengkap dari virus menurutnya justru dimiliki oleh laboratorium AS. 

“Analisa saya, satu-satunya laboratorium yang punya sampel virus hidup dengan lima jenis GEN adalah Bio-Lab militer USA di Fort Detrick, Maryland. Itu sangat mungkin tercipta virus baru di situ. Sementara laboratorium Wuhan di Cina hanya punya satu sampel jenis virus, yang tak mungkin bisa melahirkan varietas jenis virus baru,” katanya.

Ia menyebutkan keterangan tersebut juga diperkuat dengan pernyataan para pakar yang ada di AS sendiri.

“Saya membaca artikel yang ditulis oleh Daniel Lucey, seorang ahli penyakit menular di Universitas Georgetown di Washington. Ia mengatakan dalam sebuah artikel di majalah Science bahwa manusia terinfeksi pertama kali bukan di Wuhan tetapi di tempat lain. Tetapi ada juga yang bilang pada 18 september 2019, yang pasti bukan berasal dari pasar seafood di Wuhan,” ujarnya.

Makalah itu menurutnya juga diperkuat oleh peneliti Cina dari China Academy Science. Dalam artikel tersebut dituliskan rincian tentang 41 pasien pertama yang dirawat di rumah sakit. 

“Mereka positif terinfeksi apa yang disebut dengan Novel Corona Virus 2019 (2019-nCoV). Pertama kali, pasien jatuh sakit pada 1 Desember 2019 dan tidak memiliki hubungan dengan pasar seafood, data mereka juga menunjukkan bahwa secara total, 13 dari 41 kasus tidak pernah ke pasar seafood,” katanya.

Meski sebagian besar punya historis bepergian ke pasar seafood, tetapi itu menunjukan penyebaran virus terjadi sebelum bulan Desember 2019. 

Merujuk pada artikel Science, yang terbit 25 Januari 2020, Andersen memposting di situs web penelitian virologi tentang analisisnya terhadap 27 genom 2019-nCoV. 

Ia berkesimpulan kelahiran Covid 2019 itu pada tanggal 1 Oktober 2019. 

“Ada laporan dari Kristian Andersen, ahli biologi evolusi di Scripps Research Institute, yang telah menganalisis urutan 2019-nCoV untuk mencoba memperjelas asal muasal virus corona. Dia mengatakan skenario yang masuk akal adalah orang yang terinfeksi membawa virus ke pasar seafood. Jangan dibalik. Bukan seafood sebagai penyebar tetapi manusia,” ujarnya.

Dilihat dari sisi konspirasi, kejadian tersebut bertepatan saat acara World Military Games yang diadakan di Cina pada 18-27 Oktober lalu. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian, dalam pernyataan kerasnya pertengahan Maret lalu, menuding virus corona di Wuhan merupakan kiriman dari militer AS.

Menurutnya dari sana dugaan awal penyebaran virus, kenyataannya pasien nol Covid 2019 yang berjumlah lima pasien adalah warga AS yang berada di Cina. 

“Setelah itu ada hari raya imlek dimana terjadi eksodus besar besaran orang kota ke desa untuk merayakan imlek di kampung halamannya. Kerumunan orang banyak tak bisa dihindari. Intelijen Cina cepat mengetahui akan serangan Covid 2019. Cina tidak mau ambil resiko terjadi penyebaran virus corona meluas. Apalagi di saat musim dingin. Dengan cepat pemerintah Cina lockdown kota Wuhan,” katanya.

Ia menambahkan varietas virus yang menyerang di Cina juga berbeda dengan kejadian yang ada di Iran dan Italia. 

“Hasil penelitian membuktikan bahwa varietas genom virus di Iran dan Italia, setelah diurutkan, ternyata tidak memiliki kesamaan dari varietas yang menginfeksi Cina. Artinya itu berasal dari tempat lain,” jelasnya.

Wibisono menyebutkan kemungkinan rentetan serangan senjata biologis itu juga terkait dengan motif ekonomi dan kelanjutan perang dagang. 

“Ini saya rasa bagian dari rangkaian perang dagang. Sejarah perang dunia kedua berawal dari perang dagang juga. Saling embargo satu sama lain. Akhirnya perang fisik tak terelakan. Kini mungkin orang enggak mau lagi perang fisik. Karena ongkosnya mahal. Tetapi dengan sains, orang bisa membunuh banyak orang tanpa ada kerusakan,akhirnya menggunakan rekayasa biologis,” pungkasnya.

(Sumber: Gatra.com)

Dandim 0305 Pasaman Gelar Silaturahmi dengan AJO Pasbar
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Dandim 0305 Pasaman Letkol Inf Ahmad Aziz menggelar silaturahmi dengan insan pers yang tergabung di Aliansi Jurnalis Online Pasaman Barat (AJO Pasbar) di Auditorium Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Selasa 24 Maret 2020. 

Pada kesempatan itu, Ahmad Aziz memapaparkan berbagai  rangkaian kegiatan TMMD Ke-107 Kodim 0305 Pasaman dan sosialisasi, edukasi percepatan penanganan Covid 19 oleh TNI Kodim 0305 yang bekerja sama dengan Tim satgas dan masyarakat setempat. 

Pemaparan berbagai kegiatan yang berlokasi di beberapa titilk tersebut dikatakannya bahwa sejak beberapa minggu lalu hingg Selasa, 24 Maret 2020, pihaknya telah menggelar berbagai kegiatan dengan masyarakat seperti penghijauan, dengan cara penanaman pohon, silaturahmi dengan masyarakat, mitigasi dan edukasi terkait Covid-19.

Diterangkan Dandim 0305 Pasaman Ahmad Aziz, kegiatan tersebut merupakan kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMD) dalam bentuk dedikasi bagi perjuangan dan pengorbanan prajurit dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan NKRI, yakni TNI merupakan refleksi kekuatan rakyat. 

“Bagi para prajurit, momentum bersama rakyat ini menjadi pengingat dalam meningkatkan jiwa patriotisme serta jiwa korsa, layaknya Panglima Besar TNI Jenderal Soedirman saat bersama rakyat berjuang merebut dan mempertahankan NKRI,” katanya .

Menurut Dandim, silaturahmi perlu  dilakukan antara eksekutif, legislatif, yudikatif, dan pers, sehingga tercipta sinergitas kedepan yang lebih baik lagi. Sebab, masyarakat perlu informasi, apa saja yang dikerjakan oleh para pemangku kekuasaan. 

"Sehingga apa yang kita kerjakan bisa di ketahui kalayak, tentunya apapun program kita tentunya bisa berdampak bagi kemajuan Kabupaten Pasaman Barat ini khususnya, dan keutuhan NKRI," katanya.

Seperti untuk menjalin kekompakan dan rasa kebersamaan, personel Satgas TNI (TMMD) Manunggal Membangun Desa Kodim 0305 Pasaman menggelar kegiatan komunikasi sosial dengan warga kampung dan nagari yang ada di sekitar lokasi kegiatan.  

"Melalui Kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang dilaksanakan di sela-sela kegiatan TMMD tersebut, prosesnya selalu kita lakukan dengan berbaur dan makan siang atau makan malam bersama. Hal itu juga akan membuat rasa nyaman dan aman serta menumbuhkan rasa keakraban para prajurit ini dengan masyarakat," ujarnya.

Kegiatan pembinaan teritorial seperti ini merupakan salah satu bentuk sarana untuk menjaga serta memelihara hubungan baik dengan masyarakat, sehingga proses pembangunan sarana dan prasarana, maupun dalam bentuk program kesehatan, pertanian, ekonomi dan juga ke agamaan dapat berjalan dengan lancar.

Mariadi, salah satu warga Jorong Paraman Sawah Nagari Batahan mengatakan bahwa dirinya sangat senang dan bangga dengan adanya kegiatan TMMD 2020 Kodim 0305 Pasaman.

“Saya dan masyarakat Paraman Sawah sangat senang dan sangat gembira dengan adanya kegiatan TMMD 2020 ini, karena kehadirannya di sini selain membangun fasilitas-fasilitas umum, para personel TNI ini juga melakukan berbagai kegiatan positif serta dalam kesehariannya TNI juga berbaur dengan warga dan menunjukkan sikap yang ramah dan penuh kekeluargaan,” ujarnya.  

Kondisi Aman dan Terkendali

Ahmad Aziz pada kesempatan itu juga mengatakan, situasi dan kondisi di wilayah Kodim 0305/Pasaman sampai saat ini dalam keadaan aman dan terkendali, walaupun cuaca di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat dalam kondisi hujan.

Namun, Prajurit Kodim 0305 Pasaman ini tetap melakukan berbagai kegiatan, yang diantaranya, antara lain, saat Serka Isarman dan Sertu juwadi Babinsa Koramil 02/SE ikut mendampinginya melaksanakan pengecekan di pos percepatan penanganan covid - 19 dan sekaligus pengecekan awal suhu tubuh melalui thermo scanner, petugas melakukan pengecekan kesehatan kepada seluruh masyarakat yang  masuk Pasaman Barat, berjalan terkendali dan lancar serta sukses. 

Selanjutnya Koptu Andrianto Babinsa Koramil 07/AB tetap melaksanakan siaga di posko perbatasan percepatan penanganan Covid 19 dan pengecekan kepada para pengemudi untuk mencegah adanya virus Corona bersama Instansi terkait di Jorong Kampung Baru.

Ahmad Aziz juga menambahkan, bahwa, Babinsa Koramil 02/SE Koptu Andi Candra dalam kegiatan melaksanakan Pendampingan petani menanam bibit padi jenis IR 46 luas 0,5 ha milik ibu Wilda di Jorong Pisang Hutan berjalan sukses. 

Termasuk Serda Yunilham Babinsa Koramil 07/AB  dan Sertu Gustisar Babinsa Koramil 01/lbs Kodim 0305/Pasaman melaksanakan pendampingan upsus tanam padi jenis 42 vieretas dengan luas 1 ha mereka Ikut mendampingi warga Ikut manen padi milik Rasidi jenis Silampung luas 0,6 Ha Poktan Karya Sepakat  di Jorong PB I berjalan lancar. Dan Sertu Herri Susanto juga mendampingi Rosni menyiangi padi jenis IR 64 luas 0,7 Ha Poktan Sakato Jaya di Jorong Sigalangan Nagari Parit, berlangsung penuh kekeluargaan. 

Demikian juga saat Danramil 02 Kapt inf Lilik Surianto beserta 2 (dua) orang anggota dan Pelda Riady Batuud Koramil 07/AB saat ikut menghadiri rapat koordinasi dalam rangka percepatan penanganan covid 19 di Kab.  Pasaman Barat sekaligus mengikuti pelaksanaan penyemprotan serentak seluruh Indonesia menggunakan disinfektan dalam rangka percepatan penanganan covid-19 di Aula Kantor BPBD Kabupaten Pasaman Barat, berlangsung sukses. 

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Babinsa Koramil 02/SE Kodim 0305/ Pasaman Serka Sanda Tri Purnama saat melaksanakan kegiatan pengecekan ke rumah warga yang menerima bantuan jamban di Jorong Bandarejo Nagari Lingkung Aur Kecamatan Pasaman berlangsung dengan baik. 

(Rido)

Hantavirus Muncul di China, Lebih Berbahaya daripada Corona Covid-19?
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Sebuah virus baru muncul lagi di China. Seorang laki-laki meninggal dunia di Provinsi Yunnan, Senin, 23 Maret 2020 lantaran dinyatakan positif terjangkit Hantavirus.

Namun, tidak berarti Anda harus khawatir pandemi lain akan datang. Hantavirus adalah anggota keluarga virus yang menyebar melalui tikus.

Ini diungkap Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, demikian dikutip dari laman USA Today, Rabu, 25 Maret 2020.

Sang pria tersebut meninggal dalam perjalanan kembali ke Provinsi Shandong, menurut Global Times. "Dia dites positif untuk Hantavirus. 32 orang lainnya dalam bus diuji," demikian kicauan dari Global Times.

Cuitan itu muncul di tengah pandemi yang disebabkan oleh Virus Corona baru. Kini, cuitan tersebut telah dibagikan lebih dari 15.000 kali.

Bukan Ancaman Global

Meskipun negara-negara di seluruh dunia dalam siaga tinggi karena ketidakpastian seputar penyebaran Corona COVID-19, tidak ada indikasi bahwa hantavirus merupakan ancaman kesehatan masyarakat global.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kasus-kasus hantavirus jarang terjadi, dan mereka menyebar sebagai akibat dari kontak yang dekat dengan urin hewan, kotoran atau air liur.

Bukan Tikus Sembarangan

Jenis tikus yang dapat membawa virus juga tak sembarangan. Jenis tikus yang menularkan virus ini bisa menyebar hanya lewat perantara udara.

"Hantavirus yang menyebabkan penyakit manusia di Amerika Serikat tidak dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain," kata CDC di situs webnya.

Gejala Hantavirus

Hantavirus dapat menyebabkan sindrom paru, masalah pernapasan parah yang bisa berakibat fatal.

Gejalanya meliputi kelelahan, demam, nyeri otot, sakit kepala, pusing, kedinginan, dan masalah perut. Batuk dan sesak napas dapat terjadi kemudian.

Demam berdarah dengan sindrom ginjal, sebagian besar ditemukan di Eropa dan Asia, juga dapat terjadi, yang menyebabkan rasa sakit, demam, kedinginan, mual, dan penglihatan kabur, kata CDC. Gejala yang lebih serius termasuk gagal ginjal akut.

Terjadi Juga di Barat AS

Kasus-kasus di Amerika Serikat (AS) biasanya terkonsentrasi di negara bagian barat dan barat daya.

Dari 1993 hingga 2017, hanya ada 728 kasus hantavirus yang dikonfirmasi di Amerika Serikat, dan sebagian besar tidak fatal, menurut data CDC.

(Sumber: Liputan6.com)

Pastikan Tempat Hiburan Tutup, Satpol PP Lakukan Penyisiran
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Satuan Polisi Pamong Prajo (Satpol PP) Kota Padang memperketat pengawasan terhadap tempat hiburan malam dalam rangka mencegah penularan virus Corona( Covid19). Patroli terus dilakukan untuk memastikan tempat hiburan tidak beroperasi.

Berdasarkan intruksi Walikota  Pemko Padang, semua tempat hiburan ditutup untuk sementara waktu. Tak hanya itu, instruksi itu juga memerintahkam penutupan sementara kegiatan operasional  industri pariwisata untuk menekan menularnya infeksi corona virus desease (Covid-19) yang lagi mewabah.

Menindaklanjuti intruksi tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang intens menyisir kawasan Pondok dan sejumlah lokasi tempat hiburan  yang tersebar di ibukota Provinsi Sumatera Barat ini. 

Dalam pengawasan yang dilakukan pada Senin malam, 23 Maret 2020, kafe-kafe karoeke, PUB, serta  tempat hiburan lainya semuanya tutup dan tidak ada yang beraktifitas.

"Dalam pengawasan itu, tempat hiburan malam semuanya tutup," ungkap Kasatpol PP Kota Padang, Alfiadi, kemaren. 

Dengan kepatuhan dari pihak pengelola tempat hiburan malam yang tidak beraktifitas, sesuai intruksi yangbtelah diyerbitkan Walikota, Alfiadi menyampaikan terimakasih kepada pengelola yang memiliki kesadaran mamatuhi intruksi tersebut, karena masalah wabah virus ini adalah masalah serius yang harus ada  kepedulian dan kesadaran semua pihak sehingga penularanya dapat dihindari.

Alfiadi menegaskan, jika Kedepan sampai batas waktu yang ditentukan diimbau agar tempat-tempat hiburan malam jangan melakukan operasional atau beraktifitas. 

Menurutnya, Satpol PP selalu melakukan pemantauan setiap lokasi, jika kedapatan beroperasi Satpol PP akan meminta pengelola untuk membuat pernyataan agar tidak mengulangi dan jika masih membandel, terkait pernyataan tersebut akan diproses secara hukum.

"Jika mereka telah membuat surat pernyatan dan mereka langgar maka akan kita serahkan ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum," ancam Alfiadi.

Dikatakan Alfiadi, ini adalah langkah-langkah pencegahan oleh Pemko Padang, dan perlu dukungan dari semua pihak. Semoga warga kota Padang negatif terhadap wabah Corona ini, namun semua itu tidak terlepas dari kepedulian semua pihak yang berinisiatif untuk lakukan Social Distancing.

"Jauhi kerumunan, selalu jaga kebersihan dan lakukan protap-protap pencegahan, ini adalah bencana Nasional non alam yang harus semua kita peduli," himbau Alfiadi.

Selain menutup tempat hiburan malam, pemerintah Kota Padang juga telah mengambil langkah-langkah pencegahan lainnya, seperti memindahkan tempat belajar dari sekolah kerumah, serta kebijakan bekerja dirumah bagi ASN dan melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah ruang publik.

"Semoga dengan langkah yang telah di ambil oleh Pemko Padang, masyarakat kota Padang bisa terhindar dari wabah virus yang telah menjangkiti dunia dan sangat berbahaya tersebut," tutup Alfiadi. 

(hms)

Model Cantik ‘Vania Clara Wijaya’ Berbagi Tips Cegah Covid-19
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pandemi Corona yang telah menjalar di Tanahair membuat Vania Clara Wijaya tergugah untuk berbagi edukasi, sebagai bentuk kepedulian bersama agar patogen ini terhenti penyebarannya. Fashion model yang tengah digilai kalangan milenial ini, pada awal Maret 2020 dipercaya oleh dr. Jonathan Anindita jadi Brand Ambassador di Purity Aesthetic Clinic, Jakarta. 

"Salah satu cara untuk melindungi tubuh kita agar tidak terinfeksi Covid-19 adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh, bisa dengan banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya nutrisi dan vitamin. Ini tak hanya sekadar membuat kita terhindar dari virus, tapi juga dapat mencerahkan kulit dan memberikan kecantikan alami," ujarnya saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya, Selasa, 24 Maret 2020.

"Saya sangat mendukung penerapan social distancing yang dianjurkan Pemerintah, agar mata rantai penyebaran Covid-19 jadi terputus. Baiknya kita di rumah aja dulu. Kalau mendesak untuk keluar, biasakan mencuci tangan dan wajah sesampai di rumah," kata Vania.

Untuk dapat menjadi brand ambassador bukan hanya sekadar cantik bagi Vania, banyak faktor pendukungnya agar dapat terlihat makin menarik. Kerja keras dan kekuatan doa dari ibunya ikut jadi kunci kesuksesannya.

"Definisi cantik bagi seorang perempuan itu asalkan ia mencintai dirinya sendiri dan menghargai dirinya sendiri, juga rajin merawat wajah juga tubuh. Antara kecantikan dan fashion punya korelasi yang erat. Dengan kita fashionable akan membuat kecantikan kita makin keluar dan makin enak dilihat oleh orang lain,” kata Vania.

Untuk memperoleh berat dan bentuk badan yang ideal, Vania punya tips yang cukup mudah, dengan mengonsumsi makanan yang sesuai, contohnya 4 sehat 5 sempurna, rajin berolahraga. Selain itu juga dengan melakukan treatment di klinik kecantikan yang menyediakan slimming body, seperti di Purity Aesthetic Clinic. 

“Kemurnian dan keindahan seseorang perempuan itu dapat terpancar dari wajahnya, dengan kita mempunyai inner beauty akan terlihat dengan sendirinya,” kata Vania. 

Vania mengaku sangat suka fashion sedari kecil, ia suka memadupadankannya dengan trend yang ada, sehingga membuat dirinya makin tampil anggun. 

“Tidak ada rahasia pada penampilan saya, hanya perlu kepercayaan diri dan mencintai diri sendiri. Satu lagi, kita harus mempunyai inner beauty yang kuat, agar dapat memancarkan aura positif dari wajah,” kata Vania.

Dilaporkan: Muhammad Fadhli

Nadiem: Anggaran UN yang Belum Terpakai Bisa buat Tangani Corona
Selasa, Maret 24, 2020

On Selasa, Maret 24, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan bahwa anggaran ujian nasional  yang tidak jadi dilakukan pada tahun ini akan dialokasikan untuk menangani penyebaran virus corona atau Covid-19, serta memfasilitasi online learning atau pembelajaran daring.

"Jadi, dana dari UN tentu masih ada sisa yang tidak digunakan, bisa digunakan untuk membantu bencana Covid-19 dan juga online learning," ujar Nadiem saat meeting online bersama wartawan, Selasa, 24 Maret 2020.

Kepala Badan Penilitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan kementerian masih menghitung total anggaran pelaksanaan UN yang bisa dialokasikan karena dananya masih di provinsi.

"Jadi begitu ada keputusan peniadaan UN  ini, kami akan melakukan yang namanya stock opname untuk mengidentifikiasi anggaran mana yang sudah dipakai dan mana yang belum. Dana yang di provinsi nilainya sekitar Rp 70 miliar. Itu nanti akan kami identifikasi," ujar Totok.

Sejak tahun lalu, kata Totok, juga banyak anggaran UN menggunakan dana bos untuk membiayai pengawas di sekolah. Dengan tidak adanya UN, kata dia, maka anggaran bos yang sedianya digunakan untuk membiayai pengawas juga bisa digunakan untuk membiayai sekolah dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.

"Sebagian lagi dari dana itu, tentu juga akan disimpan untuk persiapan program assesment yang akan dilakukan tahun mendatang," kata Totok.

(Sumber: Tempo.co)

Positif Corona, Bupati Karawang Sempat Hadir Kongres Demokrat
Selasa, Maret 24, 2020

On Selasa, Maret 24, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Bupati Karawang Jawa Barat Cellica Nurrachadiana yang dinyatakan positif Corona pada Selasa, 24 Maret 2020. Sebelumnya, ia sempat menghadiri Kongres V Partai Demokrat pada Ahad, 15 Maret 2020.

Politikus Partai Demokrat Andi Arief mengatakan, Cellica merupakan salah satu anggota Majelis Tinggi partai mercy. 

"Ibu Cellica hadir acara kongres Partai Demokrat sebagai pimpinan sidang," kata Andi Arief melalui pesan tertulis, Selasa, 24 Maret 2020.

Cellica, kata Andi, memimpin sidang bersama sejumlah politikus Demokrat. Seperti EE Mangindaan, Syarief Hasan, dan Benny K. Harman. Pimpinan sidang lainnya adalah Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Partai Demokrat pun telah menginstruksikan kader-kadernya yang berinteraksi dengan Cellica, meski tidak bersentuhan tangan, untuk memeriksakan diri. 

Namun menurut Andi Arief, hingga hari ini atau 11 hari setelah kongres, partai belum mendapat laporan khusus lainnya tentang kader yang tertular Covid-19.

"Setelah Ibu Cellica dinyatakan positif Covid-19, semua kader yang berinteraksi diwajibkan memeriksakan diri," ujar dia.

Andi Arief mengatakan Demokrat sebenarnya juga telah menerapkan protokol yang ditetapkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam menggelar Kongres V lalu. 

Panitia menyiapkan tim dokter untuk memeriksa setiap peserta yang hadir.

"Tidak ada sentuhan tangan, bahkan sebelumnya ada pemeriksaan ketat suhu dan melakukan cuci tangan berulang kali sesuai standar," kata mantan Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat ini.

(Sumber: Tempo.co)

Ketua MPR RI Donasikan Tiga Bulan Gajinya untuk Penanganan Corona
Selasa, Maret 24, 2020

On Selasa, Maret 24, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo akan memberikan seluruh gajinya sebagai wakil rakyat untuk membantu penanganan wabah virus corona di Indonesia.

"Saya sendiri akan mendonasikan gaji saya sebagai Ketua MPR RI selama tiga bulan ke depan untuk membantu mengatasi wabah corona," ujar Bambang dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa, 23 Maret 2020.

Catatan Kompas.com, besaran gaji pokok Ketua dan anggota MPR diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000 tentang Gaji Pokok Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara dan Anggota Lembaga Tinggi Negara Serta Uang Kehormatan Anggota Lembaga Tertinggi Negara.

Untuk Ketua MPR RI, gaji pokoknya sebesar Rp 5.040.000.

Selain itu, ada juga uang kehormatan bagi anggota MPR yang tidak merangkap sebagai anggota DPR, yakni sebesar Rp 1.750.000.

Selain gaji pokok, Ketua MPR RI dan anggota juga berhak mendapatkan rumah dinas, kendaraan dinas, dan fasilitas lain yang menunjang pekerjaannya.

Meski terbilang kecil gaji pokoknya, namun tunjangan bulanan anggota MPR jauh lebih besar.

Sama seperti anggota DPR, setiap anggota MPR berhak mendapat tunjangan listrik dan telepon, tunjangan aspirasi, tunjangan kehormatan, tunjangan komunikasi, hingga tunjangan untuk peningkatan fungsi pengawasan.

Apabila anggota MPR itu juga merupakan anggota DPR, maka tunjangan bulanannya bisa mencapai Rp 60 juta.

Di sisi lain, Bambang Soesatyo berharap pemerintah tidak hanya mampu menangani wabah virus corona ini. Namun juga mampu mengatasi dampak ekonomi dan kesejahteraan yang ditimbulkan.

Sebab, wabah virus corona ini memukul pendapatan para pekerja di sektor informal.

"Kami yakin dan percaya, pemerintah sebagai pemegang mandat rakyat yang mengelola keuangan negara pasti mampu menemukan solusi jitu agar para driver ojek online, UMKM, maupun pekerja di sektor informal bisa terselamatkan periuk dapurnya di saat seperti ini," lanjut dia.

Diketahui, jumlah pasien terjangkit virus corona di Indonesia per Senin ini mencapai 579 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 30 pasien dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing. Sementara, jumlah pasien meninggal dunia, yakni sebanyak 48 orang.

(Sumber: Kompas.com)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *