Lifestyle

PADANG

SUMBAR

Cegah Penyebaran Covid-19, Ini Imbauan Pinca BRI Simpang Empat
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pimpinan Cabang (Pinca) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Simpang Empat, Affandi Ahmad mengimbau, semua anggota dan karyawannya untuk menjaga kebersihan diri, lingkungan kerja dan keluarga untuk selalu waspada dan selalu berhati-hati terhadap virus corona (covid-19) yang saat ini telah menjangkit 126 Negara yang ada di dunia.

Hal itu disampaikan Afandi Ahmad pada saat apel pagi yang dilaksanakan di Bangking Hall BRI cabang Simpang Empat, Selasa, 24 Maret 2020. 

Ia mengatakan, imbauan tersebut sekaligus untuk menindaklanjuti instruksi dari kantor wilayah (Kanwil) Padang yang telah menyurati seluruh cabang BRI yang ada di Sumatera Barat (Sumbar).

Untuk itu, ia mengajak semua karyawan Bank BRI untuk selalu waspada terhadap penyebaran covid-19, dan senantiasa membiasakan pola hidup sehat dengan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan air mengalir, mengurangi aktifitas di luar rumah, memakai masker, sarung tangan dan tentunya juga yang tak kalah perlunya dengan berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Mari kita waspada dan perangi penyebaran covid 19 sejak dini yang dimulai dari diri sendiri, keluarga serta lingkungan kerja dan tempat tinggal kita, dan jangan lupa berdo,a serta senantiasa berserah dan mendekatkan diri kepada yang maha kuasa agar kita semua terhindar dari virus berbahaya ini," imbaunya.

Ia menambahkan, dalam rangka penanggulangan covid-19, BRI cabang Simpang Empat sudah menyemprotkan cairan desinfektan bersama pihak PMI Pasbar dan selalu mengingatkan nasabah untuk tetap waspada dan berhati-hati.

"Disamping itu, kita telah menyediakan sabun anti kuman dan hand sanitizer di ruang ATM, didepan pintu masuk, pos Satpam, toilet dan juga telah menempelkan brosur Pemberitahuan cara cuci tangan yang baik dan brosur waspada akan wabah Covid-19 diseluruh ruangan yang ada do kantor BRI Cabang Simpat Empat," ungkapnya.

"Kita tidak tau dimana adanya virus berbahaya ini, yang kita tau penyebaranya sangat cepat, kalau ada diantara kita yang mau keluar daerah, wajib untuk melapor ke Supervisor SDM, kapan waktu keberangkatan, daerah mana tujuan, dan waktu kedatangan wajib dilaporkan," tegasnya.

Ia mengatakan, untuk antrian di Customer Service (CS) dan Teller (Kasir), pihak bank telah memberi batas antrian dengan jarak 1 meter lebih ditempat duduk nasabah ke CS dan antrian di Teller, juga saat ini di dalam ruangan memang, pengaturan batas ini diatur oleh satpam dengan baik dan benar.

"Semoga kita semua terhindar dari virus covid 19, apabila diantara kita ada yang merasa kurang sehat seperti, flu, batuk dan demam panas jangan malu untuk pergi ke Puskesmas atau Rumah Sakit untuk memeriksakan kesehatan dan dapat diperiksa serta ditangani oleh petugas kesehatan yang ada," harapnya.

(Rido)

Menteri Kabinet Diminta Tak Melayat Ibunda Jokowi ke Solo
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Kabar kepergian Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, yang meninggal dunia di RS Slamet Riyadi Solo, menjadi duka bagi para anggota Kabinet Indonesia Maju.

Presiden Joko Widodo langsung terbang ke Solo dan tiba pukul 17.52 WIB, Rabu, 25 Maret 2020.

Namun, Mensesneg Pratikno, meminta agar para menteri termasuk staf khusus tidak melayat ke Solo.

"Doa Bapak Ibu untuk Ibunda Presiden Jokowi yang wafat dari Jakarta saja. Mohon Bapak Ibu fokus pada tugas masing-masing," pesan Pratikno di Grup WhatsApp menteri dan stafsus.

Salah seorang menteri membenarkan pesan tersebut.

Jubir Presiden, Fadjroel Rahman, juga membenarkan pesan singkat dari Pratikno itu. Jokowi meminta jajaran kabinet dan stafsus tetap bekerja di Jakarta menangani wabah Corona."

"Pesan singkat Pak Pratik, kami berdoa saja di Jakarta, menjalankan tugas," kata Fadjroel.

Sementara itu, Presiden Jokowi sudah tiba di RS Slamet Riyadi pukul 18.00 WIB. Jokowi tampak mengenakan masker dan hand sanitizer di pintu masuk RS. 

Hal ini mengingat dalam kewaspadaan mencegah COVID-19. Apalagi Solo sudah menetapkan corona sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

(Sumber: Kumparan.com)

Pangeran Charles Positif Virus Corona
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pangeran Charles dinyatakan positif virus corona, Rabu, 25 Maret 2020. Putra Ratu Elizateh II itu merupakan anggota inti kerajaan Inggris pertama yang positif Covid-19.

Kantor Charles, Clarence House, menyatakan, putra tertua Ratu tersebut mengalami gejala virus corona yang kemudian menjalani tes.

Pria 71 tahun yang merupakan pewaris utama takhta kerajaan Inggris itu mengalami gejala Covid-19 sedang, namun kondisinya baik.

“Bagaimanapun dia dalam kondisi kesehatan yang baik,” bunyi pernyataan, dikutip dari AFP.

PM Boris Johnson Akhirnya Perintahkan Polisi Lockdown Inggris

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan memerintahkan polisi untuk memberlakukan lockdown alias penguncian wilayah yang ketat di Inggris selama tiga pekan, menyusul wabah virus corona (Covid-19) yang melanda negara itu. Selain itu, dia melarang diadakannya pertemuan yang dihadiri lebih dari dua orang dan memberi batasan ketat untuk warga berolahraga.

“Anda harus tinggal di rumah,” demikian instruksi PM Johnson kepada rakyat Inggris, seperti dikutip The Guardian, Selasa, 24 Maret 2020.

Dia juga memperingatkan bahwa orang-orang hanya akan diizinkan keluar rumah untuk kegiatan tertentu, seperti membeli makanan atau obat-obatan, berolahraga sendirian sekali sehari, atau pergi bekerja jika benar-benar diperlukan. Semua toko yang tidak penting akan ditutup dengan segera, termasuk taman bermain dan perpustakaan.

“Anda tidak boleh dulu bertemu dengan teman-teman. Jika teman Anda mengajak Anda untuk bertemu, Anda harus mengatakan tidak,” ujarnya.

“Anda tidak boleh dulu mengunjungi anggota keluarga yang tidak tinggal di rumah. Anda tidak berbelanja kecuali barang-barang penting seperti makanan dan obat-obatan, dan Anda harus melakukan hal-hal semacam ini sesedikit mungkin,” katanya.

Dia menegaskan, ada sanksi tegas bagi yang melanggara ketentuan ini. “Jika Anda tidak mengikuti aturan, polisi akan memiliki kekuatan untuk menegakkannya, termasuk melalui denda dan pembubaran pertemuan,” ucapnya.

Keputusan tersebut menyusul pengumuman Pemerintah Inggris, Jumat, 20 Maret 2020 lalu, bahwa semua pub, restoran, dan pusat kebugaran harus ditutup. Setelah berminggu-minggu enggan mengikuti kebijakan lockdown yang sudah lebih dulu diterapkan di beberapa tempat lain di Eropa, Johnson akhirnya mengumumkan rencana tersebut setelah mendapat tekanan dari kabinetnya sendiri.

“Masing-masing dari kita sekarang wajib untuk bergabung bersama. Untuk menghentikan penyebaran penyakit ini, menyelamatkan ribuan nyawa,” katanya.

Jumlah kasus kematian akibat virus corona di Inggris pada Senin, 24 Maret 2020 kemarin melonjak 54 menjadi 335 kasus.

(Sumber: iNews.id)

Cegah Penyebaran Virus Corona, Polres Pasbar Semprotkan Disinfektan dengan Mobil Water Canon
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Jajaran Polres Pasaman Barat yang dipimpin langsung oleh kasat sabhara AKP. Edi Yunasri melakukan penyemprotan cairan disinfektan dan memberikan iimbauan Maklumat Kapolri tentang pencegahan virus corona atau covid-19.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Fery Herlambang melalui kasat sabhara AKP. Edi Yunasri mengatakan, tujuan dari penyemprotan cairan desinfektan ini adalah untuk mengantisipasi serta mencegahan masuknya virus corona atau covid-19 di Kabupaten Pasaman Barat.

Edi Yunasri juga mengatakan, pada Rabu, 25 Maret 2020, pihaknya telah melakukan penyemprotan cairan desinfektan tersebut di sejumlah daerah di Kabupaten Pasaman Barat.

"Kita telah melakukan penyemprotan cairan desinfektan ini secara berkeliling, dengan menggunakan Mobil Water Canon kita telah semprotkan cairan desinfektan tersebut di  sepanjang jalan ruas utama di Kota Simpang Empat," ujarnya.

Edi juga menambahkan, penyemprotan ini dimulai dari Kantor Polres Pasaman Barat dan langsung menuju jalan Simpang Pasaman Baru, kemudian mobil water canon tersebut langsung menuju Bundaran Simpang Empat yakni melalui jalan didepan Markas Perkumpulan Jurnalis Online (AJO) Pasbar.

"Setelah dari Budaran Simpang Empat ini, Mobil Water Canon tersebut langsung menuju Kampung Cubadak, kemudian Jati, Simpang Rumah Sakit Ibnu Sina (Yarsi), hingga kemudian kembali lagi ke Polres," kata Edi.

"Ini merupakan langkah awal dari kita (Polres) untuk melakukan kegiatan penyemprotan cairan desinfektan ini, tetapi besok (26,27,28 Maret 2020), kita bersama Pemda, TNI, dan instansi lainnya, akan bersama-sama melakukan penyemprotan massal cairan desinfektan ini secara menyeluruh di Kabupaten Pasaman Barat, juga kita berharap, setelah dilakukannya kegiatan ini, Pasaman Barat bebas dari Covid-19," lanjut Edi.

Selain penyemprotan cairan desinfektan, aparat petugas dari kepolisian Polres Pasbar juga melaksanakan himbauan kepada para pengendara dengan menggunakan kenderaan Roda dua dari satuan Sabhara Polres Pasbar dengan humanism agar membatasi aktivitas di luar rumah serta menjaga pola hidup sehat yakni dengan cuci tangan mengunakan sabun.

"Mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi pelaksanaan social distancing yang sudah ditetaplan oleh pemerintah. Penerapan tersebut yakni tetap bekerja di rumah, seta tidak keluar bila tidak ada kepentingan yang mendesak," tutupnya.

(Rido)

Fraksi PKS DPRD Padang Sumbangkan Gaji untuk Bantu Pemko Perangi Virus Corona
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Wabah virus corona atau Covid-19 asal Kota Wuhan, China telah menjadi momok yang menakutkan bagi penduduk bumi. Pasalnya, virus mematikan tersebut terbilang cepat penyebarannya.

Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Indonesia untuk menangkal penyebaran virus tersebut, termasuk Pemerintah Kota Padang, mengambil langkah cepat agar tidak ada warga kota yang meninggal gara-gara virus tersebut.

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kota Padang mendukung penuh upaya Pemerintah Kota Padang dalam memerangi virus corona tersebut.

"Menyikapi semakin meningkatnya perkembangan Covid-19, maka Fraksi PKS DPRD Kota Padang mendorong dan mendukung langkah Pemko Padang untuk segera mengambil langkah-langkah sesuai Inpres No 4 Tahun 2020 dan Permendagri Nomor 20 tahun 2020 tentang percepatan penanganan Corona Virus Disesase 2019 di lingkungan pemerintah daerah," ungkap Muharlion, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang melalui siaran persnya yang diterima BentengSumbar.com, Rabu, 25 Maret 2020.

Selain itu, kata Muharlion lagi, Fraksi PKS DPRD Kota Padang meminta Pemerintah Kota Padang untuk segera melakukan realokasi anggaran melalui mekanisme revisi anggaran pada perubahan peraturan kepala daerah tentang penjabaran APBD 2020.

"Ini kita lakukan, karena kita sadar, besarnya kebutuhan dan dukungan anggaran untuk penanganan Covid 2019. Dukungan anggaran dibutuhkan untuk percepatan penanganan Corona Virus Desease 2019 sesuai dengan Inpres No 4 Tahun 2020," jelas Muharlion. 

Oleh karna itu, terang Muharlion, dalam pemamfaatan APBD 2020, disamping dana Belanja Tak Terduga (BTT), maka Fraksi PKS Kota Padang mendukung Pemko untuk segera melakukan pergeseran anggaran dengan menunda atau membatalkan kegiatan yang dianggap kurang prioritas dan menyisir kegiatan-kegiatan yang kurang prioritas untuk penanggulangan Covid-19.

Tak hanya itu, urai Muharlion lagi, anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKS sudah sepakat untuk menyumbangkan gaji selaku anggota legislative DPRD Padang untuk mendukung pemerintah kota dalam penanganan Covid-19.

"Terkhusus bagi individu atau masyarakat yang terkonfirmasi suspect Covid-19 serta masyarakat yang terganggu nafkah hariannya karena melakukan karantina/isolasi madiri untuk mencegah penularan dan penyebarab Covid-19," jelas Muharlion.

(by)

Ibunda Presiden Jokowi Meninggal Dunia
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo, dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Rabu, 25 Maret 2020.

Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia dalam usia 77 tahun.

Informasi ini dikonfirmasi oleh salah satu staf khusus Presiden, Angkie Yudistia.

"Iya betul, saya juga mendapatkan info tersebut dari sekretaris pribadi Bapak (Jokowi)," ujar Angkie pada Rabu sore.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie.

Budi menyampaikan hal ini melalui pesan tertulis yang diterima wartawan pada Rabu sore.

"Innalillahi wa innaillaihi rojiun. Eyang Notomiharjo, Ibunda Bapak Presiden wafat di Solo pukul 16.45 tadi," ujar Budi Arie.

"Mohon doanya semoga almarhumah husnul khatimah," ujar Budi, yang pernah menjadi Ketua Umum Relawan Pro Jokowi ini.

(Sumber: Kompas.com)

Pushidrosal Siapkan Stasiun Pasang Surut Telemetri di Tanjung Medang Riau
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menyiapkan stasiun pasang surut Telemetri di Tanjung Medang, Riau guna mendukung survei hidrografi tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia dan Singapura di area perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.

Mulai 1 Maret 2020,  Tiga Negara yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura terlibat dalam “3rd Phase Joint Hydrographic Survey of Malacca and Singapore Straits", di perairan perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.

Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., di Mako Pushidrosal Jakarta mengatakan, kegiatan survei bersama ini merupakan survei hidrografi untuk memutakhirkan data kedalaman dan posisi Sarana Bantu Navigasi (SBNP) di sepanjang alur pelayaran di Selat Malaka dan Selat Singapura,  khususnya Peta Laut Elektronik Selat malaka dan Selat Singapura (Malacca Singapore Strait – Electronic Navigational Charts/MSS-ENC). 

“Pelaksanaan survei bersama meliputi survei batimetri area di perairan  Selat Malaka, pengukuran posisi SBNP  serta pengukuran pasang surut untuk koreksi hasil survei. Untuk mendukung survei tersebut,   Pushidrosal mendukung menyiapkan stasiun pasang surut telemetri di Tanjung Medang Riau,” kata Kapushidrosal, Selasa, 24 Maret 2020.

Stasiun pasang surut Pushidrosal dipasang dengan sistem telemetri, yang  artinya sistem ini telah dilengkapi dengan berbagai perangkat yang mampu merekam data, mengirimkan dan menyimpan pada cloud server, serta menampilkan data secara realtime sehingga dapat diakses melalui perangkat seperti komputer personal, laptop dan telepon android (multiple devices). 

“Stasiun pasang surut  Tanjung Medang didirikan di Dermaga Posal Tanjung Medang Provinsi Riau. Lokasi Tanjung Medang dipilih karena paling dekat dengan area survei batimetri Selat Malaka yang saat ini sedang berlangsung,” tambah Kapushidrosal. 

Selain bertujuan untuk mendukung data pasang surut untuk koreksi vertikal hasil survei batimetri Selat Malaka, pengukuran pasang surut ini akan berlangsung rentang waktu yang panjang  guna mendapatkan data perhitungan Lowest Astronomical Tide (LAT) perairan sekitar Selat Malaka. 

“Pelaksanaan survei hidrografi tiga negara ini diawali dari hasil pertemuan Tripartite Technical Experts Group (TTEG) ke-38 pada 2013 di Bali. Saat itu Jepang menyatakan akan berkontribusi untuk pelaksanaan survei hidrografi di 5 titik kritis di Selat Malaka dan Selat Singapura yang 3 lokasi di antaranya berada di Indonesia,” pungkas Chief Hydrographer Indonesia tersebut.

Pelaksanaan “3rd Phase Joint Hydrographic Survey of Malacca and Singapore Straits" ini akan berlangsung selama 60 hari di area perairan traffic separation scheme (TSS)  Selat Malaka dengan kedalaman kurang dari 30 meter. Pushidrosal mengirimkan tim pengukuran pasang surut Tanjung Medang dari Disosemet selama 60 hari, dengan kegiatan antara lain; pendirian stasiun pasang surut telemetri, pemasangan rambu pasut (palem), dan pelaksanaan levelling nol palem terhadap BM. 

Pushidrosal selaku Chairman dan administrator peta navigasi elektronik selat Malaka dan selat Singapore (MSS-ENC), selanjutnya  bersama Malaysia, Singapura dan MSC dari Jepang akan memproses lanjut hasil survei sampai dengan menjadi produk peta navigasi elektronik yang disepakai tiga  negara pantai yaitu Indonesia, Malaysia  dan Singapore, serta Jepang sebagai pendukung pendanaan pelaksanaan kerjasama survei.

(Ucok)

Pandemi Virus Corona, Pemerintah Pastikan Persediaan Bahan Pokok Aman
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan memastikan persediaan bahan pokok di tengah pandemi virus corona penyebab COVID-19, aman dan tersedia sesuai kebutuhan nasional.

"Pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan suplai dan demand bahan kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat yang selalu diarahkan Bapak Presiden," ujar Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Suhanto saat konferensi pers di Graha BNPB, Rabu.

Menurut dia, pemerintah telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pelaku usaha untuk segera mendistribusikan bahan pokok agar ketersediaan di retail maupun pasar terjamin.

Adapun bahan pokok yang menjadi fokus pemenuhan seperti beras, minyak goreng, terigu, daging sapi, telor ayam, bawang merah, bawang putih, hingga gula. Pemerintah juga telah membuka keran impor bagi komoditi yang dirasa kurang maupun mengalami kenaikan harga.

"Beberapa hari lagi akan Ramadan maka laksanakan ibadah puasa dengan tenang. Kami pastikan, kami telah bekerja sama dengan pelaku usaha, seluruh Pemda dan dengan seluruh dinas memastikan distribusi bahan pokok lancar dan terkendali," kata dia.

Selain itu, Kemendag bersama Satgas Pangan akan rutin melakukan pengecekan kepada sejumlah pelaku usaha agar tidak terjadi penimbunan bahan pokok. Ia pun mengimbau kepada Pemda yang merasa kekurangan bahan pokok untuk segera berkoordinasi agar segera tertangani.

"Kami setiap hari mendapat laporan dari dinas apabila terjadi kekurangan di suatu provinsi kita akan mengambil langkah menghubungkan daerah dengan distributor," katanya.

Suhanto juga meminta masyarakat untuk bijak dengan tidak melakukan pembelian kebutuhan bahan pokok secara besar-besaran. Justru dengan belanja tak terkontrol bakal membuat harga naik dan ketersediaan cepat berkurang.

"Tentunya harapan kami mengimbau masyarakat di dalam menghadapi kondisi ketidakpastian dengan adanya COVID-19 mohon masyarakat tenang jangan pembelian berlebih, belilah sesuai kebutuhan. Kami pemerintah memastikan akan memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.

(Sumber: ANTARA)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *