Opini

Lifestyle

Sports

Prihatin dan Peduli Covid-19, Wako Mahyeldi Sumbangkan Gajinya Enam Bulan ke Depan
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyumbangkan gajinya selama enam bulan kedepan untuk membantu mengatasi wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

"Saya sendiri akan mendonasikan gaji saya selama enam bulan kedepan untuk mengatasi wabah Covid-19 ini," sebut Wali kota Padang Mahyeldi saat memberikan arahan dalam rapat pencegahan Covid-19 di Ruangan Bagindo Aziz chan, Balaikota, Rabu,  25 Maret 2020.

Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasymi, Asisten Administrasi Umum Didi Aryadi, Ispektur Kota Padang Andri Yulika, kepala perangkat daerah dan Camat dilingkup kota Padang.

Wali kota Mahyeldi juga mengimbau kepada kepala perangkat daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota Padang untuk menyisihkan gajinya untuk membantu mengatasi wabah virus corona ini. 

"Untuk para kepala perangkat daerah dan ASN dilingkup Kota Padang untuk, saya menyarankan untuk meinfakkan gajinya sekitar tujuh setengah persen," ungkapnya.

Terkait hasil rapat, Pemerintah Kota Padang akan membangun posko proteksi Covid-19 yang berada disetiap gerbang masuk Kota Padang supaya lebih representatif lagi. Posko tersebut terdapat di batas kota Jalan Adinegoro, di Jalan By Pass Padang, Indarung dan Bungus Teluk Kabung.

"kita akan lengkapi sarana dan prasana begitu juga sift kerjanya sehingga petugas dapat bekerja lebih maksimal," jelas Wali Kota Padang itu. 

Selanjut, Wali Kota Padang memerintahkan kepada perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kota Padang untuk melakukan kunjungan kepada Posko proteksi Covid-19 yang berada di jalun masuk Kota Padang itu. "Kita harapkan juga kepada SKPD yang melakukan kunjungan untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh relawan-relawan kita," jelasnya. 

Pemerintah Kota Padang akan terus memasifakan sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada masyarakat melalu Camat, Lurah, RT /RW serta generasi muda setempat. "Untuk itu kepada kepala perangkat daerah yang berada ditingkat kecamatan agar terus memantau perkembangan Covid-19. Terus pantau berapa jumlah PPT, ODP, PDP kita," pungkasnya. 

(Mul/Rengga)

Malaysia Perpanjang Kebijakan Lockdown
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Kebijakan pembatasan gerak di Malaysia atau lockdown diperpanjang. PM Malaysia Tan Sri Muhyiddin memperpanjang karantina wilayah hingga 14 April 2020.

Dikutip dari Malay Mail, Rabu, 25 Maret 2020, Muhyiddin memutuskan perpanjangan lockdown berdasarkan pertimbangan dari National Security Council dan Kementerian Kesehatan. 

Ia diberi tahu kemungkinan kenaikan kasus Covid-19 di Malaysia.

"Trennya diprakirakan naik untuk sementara sebelum kasus baru akan menurun. Artinya, pemerintah harus melanjutkan kebijakan pembatasan gerak lebih lama," katanya.

Kebijakan tersebut diumumkannya secara dini supaya masyarakat bersiap diri. 

Saat ini Malaysia memasuki hari kedelapan dari dua pekan pembatasan pergerakan.

Pembatasan dilakukan untuk menekan laju penyebaran Covid-19. 

Hingga kemarin, Malaysia mencatat 1.642 kasus positif, 1.426 kasus aktif, 18 pasien sembuh, dan 17 meninggal.

(Sumber: Republika.co.id)

Warga Pasar Payakumbuh Bergerak Perangi Covid-19
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh bersama Pokja Pasar Sehat, Tenaga Kebersihan, dan para pedagang di Pasar Tradisional Ibuh bergotong royong membersihkan lokasi pasar, Selasa, 24 Maret 2020.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Herlina didampingi Kabid Pasar Arnel mengatakan hal ini dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) di kawasan pasar tradisional Ibuh yang merupakan salahsatu area yang potensi keramaiannya tinggi.

"Selain pembersihan lokasi pasar, kita juga melakukan penyemprotan dengan desinfektan di kawasan pasar dan pemberian hand sanitizer kepada pedagang dan pengunjung pasar. Ditambah juga mengedukasi pedagang dan warga agar selalu waspada dengan Covid-19 yang kapan saja bisa menular,” ujar Herlina.

Herlina menambahkan, dirinya sangat menekankan kepada petugas pasar selaku yang memberi pelayanan kepada masyarakat, mereka harus melindungi diri dan keluarga mereka terlebih dahulu. Herlina juga mewanti-wanti agar petugas mawas diri saat memerangi Covid-19 di lapangan.

"Kita berpesan agar petugas menjaga kesehatan, menghindari berkumpul-kumpul, kita suruh cuci tangan setiap setelah bertugas dan membawa hand sanitizer sendiri, dan mengonsumsi makanan bergizi dan buah-buahan agar daya tahan tubuhnya kuat," kata Herlina.

"Kita mengapresiasi petugas pasar atas dedikasinya selama menghadapi pandemi ini, ditengah rasa cemas terpapar, mereka tanpa ada rasa keberatan dan mengeluh bekerja demi masyarakat dengan resiko besar dalam kondisi saat ini," tambahnya.

Sementara itu, Kabid Pasar Arnel menyebut kawasan pasar yang menjadi tanggung jawabnya, tentunya membuat jajaran dinas sangat peduli dengan situasi saat ini dan sangat berharap agar Covid-19 dapat musnah di muka bumi ini. 

"Seperti yang telah dihimbau oleh Wali Kota Riza Falepi untuk menjaga kebersihan, hindari bersentuhan langsung, dan upayakan memakai masker juga sarung tangan. Mari kita sayangi diri kita, sayangi keluarga kita dan kerabat serta sanak famili kita dangan melakukan dan menjalankan himbauan-himbaun dari pemerintah terhadap pencegahan virus covid-19 ini," imbau Arnel.

Ketua Pokja Pasar Sehat, Dedi Hendri mengatakan langkah antisipasi ini adalah untuk secara tidak langsung memberi tahu kepada warga kalau Pasar Ibuh ini sehat, dan memberi edukasi agar mereka jangan takut ke wilayah pasar, dinas bersama pokja ingin memberikan ketenangan bagi pengunung.

"Rencananya akan dibuat juga posko Covid-19 di pasar untuk shelter informasi, jangan sampai perekonomian dan perputaran rupiah akibat Covid-19 ini berimbas besar kepada pedagang di pasar," kata Dedi Hendri. 

(HM/rel)

Wakil Ketua dan Anggota Ombudsman Positif Corona
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Dua orang jajaran Ombudsman RI disebut positif Corona (COVID-19). Keduanya adalah Wakil Ketua Ombudsman Lely Pelitasari dan anggota Ninik Rahayu.

"Benar (positif Corona), Bu Ninik Rahayu dan Bu Lely Pelitasari, Wakil Ketua," kata anggota Ombudsman, Alvin Lie, saat dimintai konfirmasi, Selasa, 24 Maret 2020.

Alvin mengatakan kondisi Ninik dan Lely bugar. Keduanya berada di Wisma Atlet.

"Masih bugar sih, tadi Wisma Atlet Kemayoran sendiri," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengungkapkan ada 71 orang yang dirawat di RS Darurat Corona Wisma Atlet. Dua orang dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto karena kondisinya kurang baik.

"Kami laporkan, sampai dengan jam 11.00, tentang Wisma Atlet. Terdapat 102 orang pasien yang mendaftar, mulai kemarin sore. Kemudian yang dirawat sebanyak 71 orang dan 2 dijadwalkan dikirim ke RSPAD karena kondisinya kurang begitu baik," kata Doni dalam siarannya, Selasa, 24 Maret 2020.

Dari 102 yang mendaftar, sebanyak 31 orang dipulangkan. Kesehatan mereka dalam kondisi baik.

"Kemudian yang dipulangkan sebanyak 31 orang, menurut data yang berhasil yang dikumpulkan petugas medis, mereka dalam kondisi sehat walafiat," ujar Doni.

(Sumber: Detik.com)

PAN Umumkan Kepengurusan Baru, Tidak Ada Lagi Nama Amien Rais
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) mengumumkan kepengurusan periode 2020-2025. Di dalam struktur hasil Kongres ke-V di Kendari itu tidak ada lagi nama Amien Rais.

Dalam konfrensi persnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan, kepengurusan ini telah didaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Sudah satu bulan kita adakan Kongres dan ini memang sudah didaftarkan ke Kemenkumham,” ujar pria yang akrab disapa Zulkas di Kantor DPP PAN, Jalan Daksa, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020.

Zulhas mengatakan, seharusnya ditanggal ini PAN menyelenggarakan rapat kerja nasional (Rakernas) dengan mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan ketua umum partai politik. Namun itu dibatalkan karena saat ini Indonesia sedang mengahadapi wabah virus Korona.

“Jadi kita mengikuti imbauan dari pemerintah pusat DKI Jakarta. Ini juga musibah yang sedang kita alami bersama. Jadi acara pelantikan kami tunda sampai waktu yang tidak ditentukan,” katanya.

“Karena itu sekali lagi acara pelantikan pengurus dan Rakernas PAN kami hentikan sampai waktu yang belum diputuskan,” tambahnya.

Berikut ini adalah struktur kepengurusan PAN periode 2020-2025:

‎Ketua Dewan Kehormatan: Soetristo Bachir
Sekretaris Dewan Kehormatan: Sunartoyo

Ketua Dewan Pakar: Drajad H Wibowo
Sekretaris Dewan Pakar: M Najib

Ketua Mahkamah Partai: Ali Taher Parasong

Ketua Majelis Penasihat Partai: Hatta Rajasa
Sekretaris Majelis Penasihat Partai: Tjatur Sapto Edy

Ketua Umum PAN: Zulkifli Hasan
Wakil Ketua Umum: Asman Abnur
Wakil Ketua Umum: Yandri Susanto
Wakil Ketua Umum: Hanafi Rais
Wakil Ketua Umum: Viva Yoga Mauladi
Wakil Ketua Umum: Hafiz Tohir
Wakil Ketua Umum: Nasrullah Larada

Ketua DPP: Epyardi Asda
Ketua DPP: Bima Arya Sugiarto
Ketua DPP: Pangeran Khirul Saleh
Ketua DPP: Ambia B Boestam
Ketua DPP: Widdi Aswindi
Ketua DPP: Najib Qudratullah
Ketua DPP: Zita Anjani
Ketua DPP: Andi Yuliani Paris
Ketua DPP: Saleh Partaonan Daulay
Ketua DPP: Yahdil Abdi Harahab
Ketua DPP: Haerudin
Ketua DPP: Darlis Ratnasari
Ketua DPP: Dessy Ratnasari
Ketua DPP: Mumtaz Rais
Ketua DPP: Noviantika Nasution
Ketua DPP: Barnabas Yusuf Hura

Sekretaris Jenderal: Eddy Soeparno
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Ibnu M Bilaludin
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Surya Imam Wahyudi
‎Wakil Sekretaris Jenderal‎: Dian Islamiati Fatwa
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Darmayanti Hakim Tohir
‎Wakil Sekretaris Jenderal‎: Farazandi Fidinansyah
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Firkri Yasin
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Irvan Herman
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Rosiline Irene Rumaseuw
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Slamet Nur Achmad Effendy
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Farah Puteri Nahlia‎
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Denada Tambunan‎
Wakil Sekretaris Jenderal‎: M. Izzul Muslimin‎
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Athari Gunthi Ardi‎
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Irman Nuranda Djafer‎
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Sumarsono
Wakil Sekretaris Jenderal‎: Arif Mustaga Al Buny
‎Wakil Sekretaris Jenderal‎: Slamet Ariyadi
Bendara Umum: Totok Daryanto
Wakil Bendara Umum: Nazaruddin Dek Gam
Wakil Bendara Umum: Farah Valesiyah Inggrid
‎Wakil Bendara Umum: Rizki Aljupri
‎Wakil Bendara Umum: Erwin Izharuddin
Wakil Bendara Umum: Sri Uleng Bakrie
Wakil Bendara Umum: Intan Fauzi
Wakil Bendara Umum: Ekos Albar
Wakil Bendara Umum: Agus bSudarto
Wakil Bendara Umum: Derry Purnamasari
Wakil Bendara Umum: Inge Inkriwang Jambak
Wakil Bendara Umum: Tri Haryanti
Wakil Bendara Umum: Triyono Wahyudi
Wakil Bendara Umum: Raji N Sitepu
Wakil Bendara Umum: Indra Gobel
Wakil Bendara Umum: Setyawati Molyana

(Sumber: Jawapos.com)

Raja Salman Berlakukan Jam Malam di Makkah, Madinah dan Riyadh
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Perintah Raja Arab Saudi, Mohammad Salman, pada Rabu ini melarang orang-orang dari 13 provinsi Kerajaan untuk meninggalkan wilayah tersebut atau pindah ke wilayah lain pada pemberlakukan jam malam. 

Perintah tersebut mulai berlaku pada Kamis, 26 Maret 2020, seperti dilansir Saudi Press Agency. 

Selain itu, pihak kerajaan juga mengeluarkan perintah melarang orang memasuki atau keluar dari perbatasan Makkah, Madinah, dan Riyadh. 

Kebijakan ini dikeluarkan sebagai upaya yang lebih besar untuk menahan penyebaran virus corona.

Aturan jam malam yang diberlakukan baru-baru ini akan dimulai pukul 15.00 (waktu setempat), bukannya pukul 19.00 yang berlaku di Makkah, Madinah, dan Riyadh. 

Arahan baru akan berlaku dari Kamis sore hingga akhir periode jam malam diumumkan dalam perintah Raja yang lainnya.

Pihak Otoritas Saudi pun telah diberi wewenang untuk menambah jam malam, atau jam malam sepanjang hari di Makkah, Madinah, dan Riyadh atau kota-kota lainnya dan daerah bila dirasa perlu. 

Kebijakan ini akan bisa diambil berdasarkan proposal dari Kementerian Kesehatan.

''Pekerjaan untuk mengimplementasikan pesanan ini akan dimulai pada hari Kamis, 26 Maret,'' begitu tambahan perintah kerajaan.

Larangan perjalanan tidak termasuk kelompok dan sektor yang telah dikecualikan sebelumnya dari jam malam. 

Ini mengingat pengecualian tersebut dalam ruang lingkup paling sempit dan sesuai dengan prosedur dan kontrol yang ditetapkan oleh otoritas terkait.

Perintah pada Rabu ini dikeluarkan berdasarkan kepedulian Raja Salman terhadap kesehatan dan keselamatan warga negara dan para ekspatriatnya, termasuk juga berdasarkan dukungan dari pihak otoritas terkait. 

Tindakan pencegahan yang dipilih agar lebih dapat membatasi penyebaran virus corona baru.

Raja Salman memang mengeluarkan perintah jam malam pada hari Ahad lalu dari jam 19.00 malam sampai pukul 06.00 pagi untuk jangka waktu 21 hari, yang efektif mulai 23 Maret. 

Selanjutnya, Kementerian Dalam Negeri memberikan klarifikasi mengenai sektor dan karyawan mana saja yang dibebaskan dari pembatasan jam malam.

(Sumber: Republika.co.id)

Pemko Padang Sikapi Dampak Ekonomi Covid-19 Bagi Masyarakat
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Padang menggelar rapat internal yang diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk para camat se-Kota Padang di Ruang Serbaguna Bagindo Azis Chan, Balai Kota Padang, Selasa, 24 Maret 2020 sore hingga malam. 

Rapat itu dipimpin Wali Kota Mahyeldi bersama Wakil Wali Kota Hendri Septa disertai Sekda Amasrul dan para asisten.

Pembahasan dalam rapat itu pun cukup alot, yakni membahas terkait kesiapsiagaan Pemko Padang bersama pihak terkait menyikapi dan mengkaji berbagai dampak yang bisa saja timbul terkait pandemi penyebaran wabah coronavirus disease (covid-19). 

Meski sampai saat ini per 24 Maret 2020, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu masih negatif virus corona alias belum ada masyarakat yang terjangkit virus tersebut.

Wali Kota Mahyeldi menyebut, terkait antisipasi covid-19 tentu juga dapat memberikan dampak secara ekonomi bagi masyarakat. Hal itu dikarenakan pemerintah telah mengeluarkan kebijakan kepada masyarakat agar lebih banyak mengurung diri di rumah dan menghindari aktivitas keramaian dimana saja. Bahkan jika keadaan semakin tidak aman bisa saja 'lock down' nantinya.

"Baik itu pekerja harian sektor transportasi seperti tukang ojek, supir angkot dan lainnya pasti akan terdampak. Begitu juga pedagang kecil atau pelaku UMKM dan masyarakat yang masuk kategori miskin dengan mencari nafkah serabutan per harinya. Maka itu kita perlu sikapi ini semaksimal mungkin, agar dalam upaya penanganan efek covid-19 ini tidak berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat," sebut wako dalam arahannya.

Kepada para lurah Wali Kota Mahyeldi pun meminta saat ini agar bisa mengupdate dan memvalidasi data warga miskin di wilayahnya. Hal itu untuk memudahkan pemerintah dalam upaya pemberian bantuan tanggap darurat secara tepat sasaran nantinya. Baik berupa logistik dan sembako untuk memenuhi kebutuhan makan warga sehari-hari.

"Pemerintah Pusat sudah mengeluarkan kebijakan dan imbauan agar diberikan toleransi penambahan waktu bayar iuran pinjaman lunak apa saja bagi masyarakat. Kemudian masih banyak kebijakan lainnya. Dan kita tentu berharap dan berdoa semoga semua upaya penanganan covid-19 ini berjalan dengan baik. Semoga musibah ini lekas berlalu dan kehidupan kita kembali normal," harap wako.

Wako pun juga menyebut banyak upaya telah dilakukan Pemko Padang menangani penyebaran covid-19 sampai saat ini. Mulai dari memeriksan ataupun menutup pintu masuk orang yang ingin ke dalam dan ke luar Padang, meliburkan anak sekolah dan ASN yang hamil, menyusui dan memiliki anak usia sekolah serta menutup tempat hiburan, rekreasi dan objek wisata. 

"Untuk pencegahan kita juga telah upayakan penyiraman disinfektan ke setiap fasilitas umum di seluruh kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang. Termasuk pembagian masker, 'hand sanitizer' dan upaya memaksimalkan 4 rumah sakit di Padang untuk menangani pasien virus corona nantinya. Kemudian kita juga mensejalankan apa saja keputusan dan maklumat dari beberapa pihak terkait yakni kepolisian, Ormas Islam dan lainnya demi kemaslahatan masyarakat," pungkasnya.

(David/Rengga)

Tindak Pelanggan Nakal, Perumda Kota Padang Jalin Kerjasama Dengan Kejari Kota Padang
Rabu, Maret 25, 2020

On Rabu, Maret 25, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Kota Padang menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Padang. Kerjasama tersebut berisikan menertibkan pelanggan nakal yang menunggak pembayaran air selama berbulan-bulan diperusahaan tersebut.  

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal mengatakan, keterlibatan Kejari Kota Padang dalam mengatasi pelanggan nakal ini bukan sebatas pelanggan ingin melunasi namun juga memberikan efek jerah. 

"Persoalan tunggakan ini kerap terjadi ditubuh Perumda Air Minum Kota Padang. Melalui Kejari kita akan tindak pelanggan-pelanggan yang nakal tersebut," ungkap Hendra Pebrizal kepada awak media usai penandatangan kerjasama tersebut, Selasa, 24 Maret 2020. 

Selanjutnya, kerjasama ini juga ditujukan untuk penertiban para Alat Penegak Hukum (APH) yang tidak melakukan pembayaran. "Kita akan surati pelanggan-pelanggan yang nakal tersebut. Kita tidak berharap sampai keranah pidana. Tapi jika itu harus kita akan lakukan juga sebagai efek jera," jelasnya. 

Hendra mengungkapkan, bahwa sebelumnya pihaknya juga pernah melakukan kerjasama dengan Kejari Kota Padang. Namun, sebelumnya hanya fokus pada penertiban pelanggan nakal saja. 

"Sekarang kita perluas kepada pengamanan aset serta menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan Perumda Air Minum Kota Padang. Jika terjadi permasalahan kita akan libatkan kejaksaan sebagai pendamping dan pengacara nantinya," ungkap Hendra lebih jauh. 

Jumlah pelanggan nakal saat ini sekitar 20 persen. setiap bulanya efisensi pembayaran pelanggan hanya mencapai 75-80 persen.

"Dengan adanya kerjasama ini kita harapkan dapat menggenjot penagihan sehingga tercukupi sampai 100 persen," pungkas Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang itu.

(Mul/Rengga)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *