Opini

PARLEMEN

Sports

Komisi VIII Cecar soal Blusukan, Mensos Risma Menjawab dengan Tegas
Kamis, Januari 14, 2021

On Kamis, Januari 14, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Komisi VIII DPR RI menyoroti aksi blusukan yang dilakukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma. Risma membela diri dengan menyebut tak mencari-cari dalam blusukan.

Anggota Komisi VII Fraksi PDIP Samsu Niang mengapresiasi aksi blusukan Risma. Ia menilai hal itu berguna untuk mengetahui kepentingan-kepentingan sosial di lapangan.

"Pertama, saya apresiasi dulu Ibu Menteri yang baru dilantik langsung melakukan action di lapangan. Kalau saya sebagai pribadi dan sebagai fraksi, blusukan itu bagus saja karena, kalau tidak turun ke lapangan, Ibu tidak melihat kondisi riil di lapangan. Jadi saya kira itu perlu dilanjutkan dan itu sangat bagus dalam rangka untuk mengetahui kepentingan-kepentingan sosial yang ada di lapangan," katanya di gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Rabu, 13 Januari 2021.

"Saya betul-betul dikawal Mensos ini karena Mensos ini orangnya baik, orangnya progresif. Saya dukung, Bu, tetap blusukan dalam rangka untuk mencari hal-hal yang tidak sesuai di lapangan," sambung Samsu.

Di samping itu, anggota Komisi VIII Fraksi NasDem Budi Hartono juga menyoroti aksi blusukan Risma. Nasdem mendukung, tapi berharap aksi Risma bisa lebih menyeluruh daerah-daerah Indonesia.

"Bu Risma jalan-jalan turun ke bawah tapi kenapa cuma di Jakarta. Kenapa tidak ke seluruh Indonesia. Kami mendukung, tapi Indonesia luas, bukan Jakarta saja. Nah, itu kata temen-temen, Ibu, saya sampaikan." kata Budi.

"Artinya begini, Bu, masyarakat senang dengan kinerja Ibu, tapi Ibu susurilah seluruh Indonesia. Terutama daerah-daerah yang penduduknya besar, Bu. Seperti Jawa Timur yang dekat tempat Ibu, Jawa Tengah. Jadi Sumatera juga, Bu, Sulawesi, Aceh, tempat Pak Husni. Itu masukan dari masyarakat," sambungnya.

Risma menanggapi dengan tegas terkait aksi blusukannya. Dia menyebut tidak pernah punya niat mencari pemulung-pemulung. Ia hanya ingin membantu pemulung yang tidak punya rumah agar dapat diberi bantuan.

"Terus terang Bapak-Ibu sekalian, saya kebiasaan berangkat itu Subuh. Saya keluar itu sejak Kepala Dinas kebersihan. Saya kontrol, Pak, itu, bersih atau nggak. Nah, di situ saya ketemu. Jadi tidak..., demi Allah, saya berani di sumpah dengan Quran, saya tidak pernah niat blusukan atau cari-cari. Itu saya temukan di jalan," tegasnya.

"Saya pengin pemulung-pemulung itu juga dapat bantuan karena selama ini mereka tidak dapat bantuan apa pun. Mereka tidak punya rumah, hanya karena mereka tidak punya alamat mereka tidak dapet bantuan," sambung Risma.

Source: detikcom

Mantap! HPN 2021, SMSI  Sumbang Jalan dan Sarana Sanitasi
Kamis, Januari 14, 2021

On Kamis, Januari 14, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Selain menyelenggarakan Webinar dengan tema “Pemulihan Ekonomi Nasional dan Kebangkitan Ekonomi Kreatif”, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) juga membangun jalan dan sarana sanitasi untuk warga kota Serang, Provinsi Banten.

SMSI, salah satu konstituen Dewan Pers, organisasi pengusaha pers siber yang beranggotakan 1.224 perusahaan pers kini tengah mengembangkan keanggotaannya hingga tingkat kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. 

Dalam memperingati HPN, perusahaan media dibawah payung SMSI bersama-sama melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat. 

Pembangunan jalan dan sarana sanitasi berupa bangunan untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK) adalah salah satu bakti sosial untuk menandai peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang akan berlangsung 9 Februari 2021. 

Menurut Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, sebelum puncak acara HPN 9 Februari 2021, pembangunan jalan dan MCK, sudah harus selesai. 

“Ini sumbangan SMSI untuk warga, ini merupakan bantuan masyarakat pers untuk masyarakat dalam rangka memperingati HPN, dan kita pastikan peresmiannya dapat diwujudkan sebelum acara puncak HPN,” kata Firdaus ketika secara seremonial mengawali pembangunan jalan dan MCK di Kampung Jaha, Kelurahan Pageragung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Rabu, 13 Januari 2021. 

Pembangunan jalan tersebut sebenarnya sudah dimulai  beberapa pekan lalu dengan pembebasan lahan, perataan tanah dan penebangan pohon. Jalan yang dibangun merupakan jalan baru dengan panjang 750 meter dan lebar 2,5 meter. 

Sedang MCK yang sedang dibangun sementara ini berjumlah 16 unit.      

Pelaksanaan pembangunan kedua proyek sosial itu ditangani SMSI, terutama SMSI Provinsi Banten yang paling dekat dengan lokasi  proyek tersebut. 

Untuk merealisasikan kegiatan tersebut, Ketua Penanggung Jawab pembangunan MCK  Lesman Bangun   yang juga Ketua SMSI Banten berserta Ketua Penanggung Jawab pembangunan  jalan  Andi Setiadi langsung gerak cepat dengan menggerakkan warga setempat untuk melakukan gotong royong bersama.

“Saat ini pengerjaan MCK sudah mencapai 65 persen, sementara tadi kita melakukan koordinasi ke penanggung jawab jalan, telah mencapai 75 persen. Kami pastikan sebelum puncak HPN ini MCK dan jalan sudah terealisasi," ujar Lesman Bangun yang juga CEO Bangun Media Group. 

Sementara itu Lurah Pageragung H. Hamimi menyambut baik gerak cepat bakti sosial SMSI.  

“Saya menyambut baik dan berterima kasih kepada SMSI dan semua pihak yang sudah membantu pembuatan jalan dan MCK. Saya mengawakili warga mengucapkan banyak terimasih kepada semua pihak, terutama SMSI," ujarnya Hamimi. 

Selain lurah, dalam acara tersebut hadir pula perwakilan dari Koramil setempat, Kapolsek Walantaka AKP Sudibyo, dan Kasubdit  Hubungan Masyarakat Polda Banten Kompol P Winarto. 
           
Meniru TMMD

Di tempat yang sama, Ketua Panitia HPN Pusat SMSI Mohammad Nasir mengatakan bakti sosial tersebut akan menjadi sejarah untuk SMSI. “Ini baksos pertama kali yang dilakukan pers dalam HPN dengan membangun jalan untuk warga, dan kami pastikan, sebelum acara Puncak Peringatan HPN, peresmian jalan ini dapat diwujudkan” kata Nasir. 

Nasir mengakui ide pembangunan jalan untuk warga tersebut meniru Tentara Nasional Indonesia yang membangun jalan desa di mana-mana  sehingga  terkenal dengan programnya, Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD). 

“Ini suatu yang baik,” katanya. 

Melalui pembangunan jalan  dan MCK ini diharapkan perekonomian masyarakat semakin membaik, salah satu contoh warga mudah melintas kemana-mana dengan nyaman, dan harga tanah akan semakin meningkat karena akses jalan yang semakin bagus. 

Dan, warga pun akan hidup sehat karena ada MCK.  

(MakPen)

Usai Divaksin, Jokowi Tertawa dan Berkata..
Rabu, Januari 13, 2021

On Rabu, Januari 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Jokowi sudah mendapat vaksin Covid-19 Sinovac. Penyuntikan vaksin kepada RI 1 itu berlangsung di Istana, Rabu Wage, 13 Januari 2021 pagi. 

Sebelum disuntik di meja ketiga, Jokowi harus melalui dua meja.

Pertama, suami Iriana itu didata. Kemudian di meja kedua diperiksa tensi dan suhu tubuh serta ditanya soal riwayat penyakit. 

Nah, di meja ketiga barulah Jokowi disuntik. 

Dokter yang menyuntik Jokowi seorang pria berambut putih bernama Prof.dr. Abdul Muthalib. 

Dalam tayangan live streaming Sekretariat Presiden, tampak tangan Abdul Muthalib gemetar. 

Setelah jarum suntik memasukkan cairan vaksin di lengan kiri Jokowi, si dokter bertanya 'bagaimana, pak?

Jokowi pun segera menjawab. "Hahaha enggak terasa sama sekali," kata presiden. 

Source: JPNN

Tinjau Lokasi Kecelakaan Bus Trans Padang di Anak Aie, Ini Kata Wawako Hendri Septa
Rabu, Januari 13, 2021

On Rabu, Januari 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Telah terjadi kecelakaan antara Bus Trans Padang dan Kereta Api Bandara Minangkabau Ekspres di perlintasan rel kereta api Simpang Anak Aia, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, sekitar pukul 11.30 Wib, Rabu, 13 Januari 2021. 
  
Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa langsung turun kelapangan begitu mendengar informasi kejadian tersebut.

"Berdasarkan informasi yang kita terima dari Dinas Perhubungan dan Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) selaku pengelola Trans Padang tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, sopir dan kondektur dilaporkan mengalami luka ringan, dan juga tidak ada penumpang dalam bus tersebut," ungkap Wawako.

Wawako menambahkan sampai saat ini Dishub masih melakukan evakuasi terhadap Bus Trans Padang tersebut.

"Kita sedang lakukan evaluasi agar posisi Bus yang saat ini terjepit  diantara kereta api dan sebuah pohon besar tidak menimbulkan kerusakan lain serta bahaya bagi pengguna jalan," imbuh Wawako.

Wawako mengingatkan agar pengguna jalan untuk selalu berhati-hati terutama di perlintasan kereta api agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. 

Pada kesempatan itu, Wawako Hendri Septa didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri. 

(Mul/Ady/BT)

Banjir di Solok, Wako Mahyeldi Turun Beri Bantuan
Rabu, Januari 13, 2021

On Rabu, Januari 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Padang H.Mahyeldi meninjau bencana banjir di Kabupaten Solok dan Kota Solok. Setelelah meninjau, Mahyeldi menyerahkan bantuan berupa Sembako untuk korban bencana alam tersebut, Rabu, 13 Januari 2021.

Mahyeldi mengatakan, bantuan dari Pemerintah Kota Padang adalah bentuk kepedulian untuk masyarakat di dua daerah yang terdampak akibat banjir sejak Senin, 11 Januari 2021 lalu.

"Tak hanya berupa bantuan, tenaga sukarelapun juga kita turunkan untuk membantu warga yang terdampak akibat bencana alam ini," tutur Mahyeldi.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Armen melaporkan, tiga lokasi yang terkena bencana banjir. Di Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukik Sundi, Nagari Kinari dan Nagari Talang Babungo, Kecamatan Giliran Gumanti. 

Selanjutnya Kepala Pelaksana BPBD Kota Solok Ikhlas, di hadapan Walikota Padang Mahyeldi menjelaskan, banjir terparah yang terjadi di empat kelurahan, yaitu Kampai Tabu Karambia, IX Korong, dan Penginapan Piliang di Kecamatan Lubuk Sikarah serta Koto Panjang di Kecamatan Tanjung Harapan. Ketinggian banjir mencapai sekitar 2 meter.

Wali Kota Padang Mahyeldi ketika meninjau bencana banjir di Kota Solok dan Kabupaten Solok di dampingi Kepala Dinas Sosial Afriadi, dan kepala BPBD Kota Padang Barlius. 

(Zal)

Lepas Mahasiswa KKN UNP,  Ini Pesan Penting Wawako Hendri Septa
Rabu, Januari 13, 2021

On Rabu, Januari 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Periode Januari - Februari 2021 secara virtual di ruang kerjanya di Balaikota Padang Aie Pacah, Rabu, 13 Januari 2021.

Dikatakan Wawako Hendri, semangat untuk mengabdi kepada masyarakat jangan sampai terhalang, meskipun kita masih berada di tengah pandemi.

"Situasi pandemi seringkali membuat kita khawatir dan waspada terhadap penularan virus, namun jangan sampai menghalangi semangat adik-adik mahasiswa untuk mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat," tutur Wawako.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan selamat menjalankan KKN. Inilah saatnya adik-adik menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan. Semoga adik-adik dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan menggapai apa yang dicita-citakan," ujar Hendri lagi.

"Jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada, agar terhindar dari penularan Covid-19," pungkas Wawako mengingatkan.

Sementara itu, Rektor UNP Prof.Ganefri mengatakan, mahasiswa KKN UNP kali ini diharapkan dapat menjadi duta perubahan perilaku masyarakat di lokasi KKN, sebagai akibat dari pandemi Covid-19.

"Kami berharap mahasiswa dapat mengedukasi masyarakat di lokasi KKN untuk tetap beraktivitas seperti biasa,
sehingga perekonomian dapat terus berjalan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," tutur Ganefri.

Disampaikan Ganefri, KKN tersebut akan berlangsung pada 13 Januari - 13 Februari 2021, dengan jumlah peserta lebih kurang 4500 mahasiswa. Lokasi KKN tersebar di 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat dan beberapa mahasiswa juga ditempatkan di luar provinsi Sumatera Barat. 

(BT/CAM/WD)

Usung 9 Agenda Prioritas Pembangunan, Wako Mahyeldi: Saatnya Kota Padang Bangkit di 2021
Rabu, Januari 13, 2021

On Rabu, Januari 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Walaupun masih tengah berkutat dalam upaya penanganan Covid-19, Pemko Padang ternyata sudah menyiapkan langkah-langkah atau program jitu bagi kebaikan masyarakat di Kota Padang. 

Setidaknya ada 9 agenda program pembangunan yang kita prioritaskan di tahun 2021. Insya Allah kita di Kota Padang menyatakan optimis untuk bangkit atau keluar dari bencana non alam tersebut.

Demikian disampaikan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah kepada wartawan dalam kegiatan diseminasi informasi bersama Diskominfo Padang di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu, 13 Januari 2021.

Mahyeldi menyebutkan, sejak Covid-19 mulai merebak khususnya di Kota Padang tepatnya sejak pertengahan Maret 2020 lalu, cukup banyak agenda pemerintahan dan pembangunan di Kota Padang yang menjadi tertunda.

"Maka dari itu, pada tahun 2021 ini harus kita jadikan momentum untuk bangkit kembali. Oleh karenanya kepada unsur pemerintah dan masyarakat mari kita saling bersinergi. Semoga pemulihan dari segala sektor pembangunan yang tertunda selama 2020 dapat kita selesaikan di tahun ini. Tentunya dengan program-program yang telah disusun," imbuh Wako Mahyeldi yang dalam kesempatan itu didampingi Kadiskominfo Rudy Rinaldi dan Sekretaris Bappeda Alfian.

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Padang itu menjelaskan tentang 9 agenda prioritas pembangunan Kota Padang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021. Kesembilan agenda tersebut sekaligus menjawab dampak yang diakibatkan dari pandemi Covid-19. 

"Tujuannya tentu, bagaimana kita mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial untuk mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata sesuai dengan visi misi Kota Padang 2019-2024. RKPD 2021 tersebut mencakup sembilan agenda prioritas daerah yang kita selaraskan dengan agenda prioritas pembangunan baik di provinsi dan pusat,” paparnyam

Mahyeldi memaparkan, sembilan agenda tersebut yakni meningkatkan kualitas pendidikan dan derajat kesehatan masyarakat. Kemudian peningkatan dan penataan infrastruktur/sarana prasarana perkotaan serta transportasi kota berbasis ramah lingkungan, peningkatan penataan ruang dan pembangunan kawasan permukiman yang ramah lingkungan.

Selanjutnya, pembangunan ekonomi inklusif berbasis ekonomi kerakyatan dan pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan sarana prasarana perdagangan dan penguatan kemitraan dalam perdagangan. Kemudian pengembangan industri pariwisata berbasis potensi sumber daya dan kemitraan.

"Selain itu juga optimalisasi mitigasi bencana berbasis komunitas cerdas bencana, peningkatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan iklim investasi serta kemudahan berusaha. Penyelarasan rencana pembangunan antara kota, provinsi dan pusat harus dilakukan karena sebagai negara kesatuan. Sembilan RKPD tersebut tentunya juga selaras dengan program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang 2019-2024 sebanyak 11 progul,” paparnya.

Lebih jauh ditambahkan, Pemko Padang kata wako, sudah merancang dan mengagendakan sejumlah kegiatan pembangunan dan program lainnya yang mendukung kesejahteraan masyarakat saat ini. Semuanya pun  tetap dengan mengetatkan protokol Covid-19. 

"Kita tentu berharap kegiatan belajar tatap muka bagi peserta didik yang sudah kita mulai dapat berjalan dengan sebaik-baiknya. Begitu juga untuk kegiatan lainnya. Insya Allah,  mari kita sama-sama berdoa dna berusaha semoga Kota Padang akan bangkit di 2021 ini," pungkas wako mengakhiri.

Laporan: David

Percantik Taman Kota, Pemko Padang Tanam 1.800 Bibit Pohon Buah
Rabu, Januari 13, 2021

On Rabu, Januari 13, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang lakukan penanaman bibit tanaman buah disejumlah titik taman kota di Kota Padang. Penanaman secara simbolis dilakukan Wali Kota Padang H.Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa di taman Kantor Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu, 13 Januari 2021. 

Wali Kota Mahyeldi dalam sambutan dan arahannya mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang menyambut baik dan mengapresiasi apa yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang ini.

Menurutnya, apa yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup ini merupakan terobosan yang sangat bagus. Ia mengatakan selama ini di kota-kota besar taman selalu identik dengan tanaman bunga yang berwarna warni namun kali ini dipadukan dengan tanaman buah.

"Kita harapkan dengan adanya terobosan ini akan mempercantik taman-taman kota yang ada di Kota Padang. Sehingga menambah keindahan Kota Padang ke depan," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, konsep taman kota dengan menggabungkan antara taman bunga dengan tanaman buah memiliki dua fungsi, secara ekologis dan ekonomis. "Secara ekologis dapat menurunkan suhu, kawasan taman kota menjadi teduh dan tanaman buah tersebut bisa menjadi resapan air, sedangkan secara ekonomis buahnya memiliki nilai jual," sebut Mahyeldi.

Orang nomor satu di Kota Padang itu berharap, bibit tanaman buah yang ditanam ini perawatannya tidak hanya menjadi tanggung jawab DLH, tetapi semua lapisan masyarakat. "Kita harapkan juga masyarakat dapat menjaganya, sehingga masyarakat dapat menikmati hasilnya secara bersama-sama," pungkas Wako.        

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Mairizon menyebutkan, jumlah pohon yang ditanam kali ini sebanyak 1.800 batang, yang merupakan bantuan dari Balai Pembibitan Kuantan Solok dan Bukititinggi, terdiri dari Jambu Bol, Mangga, Alpukat, Jambu Air, Rambutan, Jengkol, Petai, Matoa dan Kelapa Thailand.

"Lokasi penanaman di 19 titik tanaman kota diantaranya, RTH Imam Bonjol, Taman Nanggalo, Taman Siti Nurbaya, Taman Ganting, Taman Tan Malaka, Taman Masjid Raya, Taman Juanda, Taman Digital, Taman Diponegoro dan Taman Sisingamangaraja," kata Mairizon.

Mairizon menambahkan, selain penanaman bibit pohon, pada kesempatan ini juga serahkan bantuan Sembako berupa beras kepada 130 orang petugas Kebersihan Kecamatan Kelurahan (PK3). Bantuan tersebut bersumber dari donatur. "Bantuan ini kita tujukan kepada PK3 yang memiliki tanggung jawab lebih dalam keluarga," sebutnya.

Turut hadir, Kepala Bagian Umum Budi Kurniawan, Kabid IKPSP Dinas Kominfo Marwansyah dan Kasubbag Protokol Suzi Helda.

Laporan: Mulyadi

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *