Headline

Opini

SOROT

Sports

Gubernur Mahyeldi Tantang Gagasan Pemuda Majukan Jorong V Pertemuan
Jumat, Juli 23, 2021

On Jumat, Juli 23, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam satu bulan kedepan, saya minta pemuda Jorong V Pertemuan datang temui saya di Gubernuran bersama tokoh masyarakat, pemerintah Kabupaten Pasaman, anggota DPRD dan bawa proposal, gagasan kegiatan apa yang akan dilakukan dalam percepatan kesejahteraan masyarakat Jorong V Pertemuan Nagari Muaro Sungai Lolo ini.

Tantangan ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah kepada para pemuda jorong V Pertemuan Nagari Muaro Sungai Lolo Kecamatan Marpat Tunggul Selatan dalam pertemuan dan silaturrahmi di masjid Raya Muklisin Jorong V Pertemuan, Rabu, 21 Juli 2021. 

Hadir dalam pertemuan tersebut, anggota DPD RI, Wakil Bupati Pasaman, beberapa OPD terkait dilingkup pemprov Sumbar, Ketua Ikatan Trail Adventure dan tim trabas sosial pembagian daging qurban 1442 H. 

Gubernur Sumbar juga katakan, putra dan putri daerah wajib berikan kontritbusi pemikiran, tenaga dan kerjabersama apa-apa yang mesti dilalukan dalam persoalan yang ada beri solusi yang cepat membantu tingkatkan kesejahteraan masyarakat kampung halamannya masing-masing. "Begitu banyak potensi daerah masyarakat jorong V Pertemuan Nagari Muaro Sungai Lolo, ada gambir, serai wangi, asiri, karet dan ikan garing, serta karya budaya masyarakat yang ada. Karena itu para pemuda mesti bangkit mampu berikan kerja nyata majukan kampung halamannya," ajak Mahyeldi.

Mahyeldi sampaikan saat ini di daerah  Padang Pariaman ada pengembangan tanaman pinang wangi dan kelapa Kampung Dalam hasil kualitas unggul yang akan di tebar di Sumbar agar nanti bisa sejahterakan masyarakat. "Hal-hal positif dalam pengembangan pertanian dan perkebunan di daerah subur perlu terus kita kembangkan baik, bibit maupun alat-alat sarana prasarana yang membuat produksi lebih unggul. Dan untuk daerah terisolir dan tertinggal ini dapat menjadi perhatian kita bersama agar ada percepatan kesejahteraan dalam pendapatan mereka,"ujarnya. 

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Muslim Yatim dalam kesempatan juga menyampaikan, kehadiran gubernur Sumatera Barat  di daerah terisolir Jorong V Pertemuan ini menjadi berkah kemajuan dan jorong ini bakal banyak di kunjungi banyak orang nantinya. "Karena itu perlu disiap sarana wc umum, karena istilah ke sungai tidaklah elok bagi tamu-tamu kita nantinya. Jorong Pertemuan daerah yang tertinggal dalam segala hal ini perlu berbenah dimulai dari masyarakatnya membuka diri dan tingkatkan produktifitas daerah, apakah gambirnya, minyak serai wangi dan lain-lain kunjungan banyak orang itu akan membawa keberuntung," ajaknya.

Muslim Yatim juga menyampaikan, saat ini pemkab Pasaman sedang memproses pembangunan infrastruk jalan secara bertahap dan pemprov Sumbar juga ikut membangun sesuai kewenangannya.."Dulu belum berlampu listrik, saat ini sudah ada bantuan listik solar panel yang dibantu gubernur 40 rumah melalui program listrik mandiri (Linmar). Sudah ada listrik tentunya pelaksanaan ibadah akan lebih baik lagi, mengaji dan sholat malam," ujarnya terharu. 

Muslim juga himbau para sarjana dan mahasiswa asal jorong Pertemuan yang saat ini ada lebih kurang 60 orang menjalani perkulihan di Padang, Bukittinggi diharapkan serius meningkatkan kemajuan diri dan ikut serta memikirkan dan cari solusi memajukan kampung ini. "Pendidikan salah satu sarana untuk merobah nasib dan membangun daerah ini, jangan tunggu perhatian pemerintah akan tetapi mesti aktif secara bersama-sama mendekatkan diri dengan pemerintah untuk bersama sama membangun memajukan dan mensejahterakan jorong Pertemuan ini," ujarnya yakin.  (Zardi)

#Biro Adpim  Setdaprov Sumbar

Pembangunan Akses Jalan  Memerdekakan Daerah Terisolir di Pasaman
Jumat, Juli 23, 2021

On Jumat, Juli 23, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Provinsi (pemprov)  Sumatera Barat (Sumbar) ikut membangun pengaspalan jalan Tapus - Silayang Muaro Sungai Lolo. Ini merupakan salah satu perhatian dan dukungan membuka akses jalan  Rao - Marpat Tunggul Selatan - Muaro Sungai Lolo hingga perbatasan jalan ke Provinsi Riau. Hal ini diungkap Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dalam pertemuan dengan masyarakat Jorong V Pertemuan, Rabu, 21 Juli 2021. Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPD RI Mulim Yatim, Wakil Bupati Sabar As, Kadis LH Ir.Siti Aisyah, MSi, Kadis PUPR Ir. Fatol Bahri, Kadis Peternakan dan Hewan Drh. Erinaldi,MM, Kadis Sosial Jumadi, SPd.MM, Kabiro Bina Mental Drs Syaifullah dan Kabiro Adpim Hefdi,SH.MSi.Ketua Ikatan Trail Adventure (ITA) Sumbar Ir. Risnaldi, Camat, Walinagai dan Walijorong, tokoh masyarakat, ninik mamak Jorong V Pertemuan. 

Gubernur juga mengatakan ada 4 sekmen senilai 4,3 Miliar dari Tapus ke Silayang sepanjang 1.5 km yang sedang dalam pengerjaan tahun ini. "Mudahan-mudah segera tuntas walaupun secara bertahap, sehingga akses jalan ini mampu membuka peluang baru bagi masyarakat sekitar untuk meningkatkan kesejahteraannya," kata Mahyeldi. 

Mahyeldi juga katakan, hasil gambir setiap pekan di jorong Pertemuan 1,5 ton, itu ada pekan balai orang datang membeli dengan nilai 1 kg saat ini 20 ribu. Selain gambir juga ada minyak asiri, minyak serai wangi dan ikan gariang sungai larangan di jorong ini. "Ketika sore tadi saya bertanya pada seorang masyarakat berapa harga gambir agar untung bisa di dapat masyarakat ?, jawabnya 22 ribu. Tentu ini mesti bahagian bagaimana soal harga gambir kita yang menentukan harga bukan mereka. Termasuk harga komoditi yang lain, dengan cara meningkatkan kualitas hasil dan membuat pengelolaan pasar yang sehat," ungkapnya. 

Mahyeldi juga kagumi karya ayaman pandan buk Vini membuat tikar sholat imam dan tempat beras takziah. Tentunya kerajinan tangan ini dapat dikembangkan kepada generasi berikutnya sebagai tradisi budaya masyarakat memanfaatkan waktu senggang bagi kaum ibu-ibu. "Belum lagi khas ikan garing yang enak, jika kembangkan lebih banyak lagi tentunya akan memberikan dampak sehat bagi perekonomian masyarakat jorong Pertemuan," ungkapnya.

Wakil Bupati Sabar As dalam kesempatan itu juga menyampaikan, jika tranportasi jalan Rao - Marpat Tunggul Selatan ini tuntas tentunya nagari dan jorong disekitar ini akan merdeka dari keterisoliran selama ini. "Indonesia akan merayakan 76 tahun kemerdekaannya, namun masih saja ada nagari dan jorong belum merdeka dari keterisoliran dan keterbelakangan kemajuan pembangunan, katanya.

Sabar juga mengungkapkan nagari dan jorong-jorong terisolir di Pasaman ini masih banyak. Mereka kurang dari segala sarana kemajuan pembangunan, belum ada listrik, jalan transportasi apa lagi yang namanya jaringan komunikasi. "Pemerintah kabupaten Pasaman ingin bersama-sama pemprov Sumbar bersinergi dan berkalaborasi memerdekakan banyak nagari dan jorong-jorong terisolir di Pasaman ini. Dukungan dan kebersamaan dengan masyarakat tentu menjadi bagian tak terpisahkan dari keinginan besar menjadi daerah yang merdeka dari keterbelakangan dan keterisoliran," harapnya. 

Walinagari Muara Sungai Lolo, Ogi Arianto juga katakan, kunjungan Gubernur Sumbar bersama Wakil Bupati dan rombongan bermalam jorong Pertemuan Muaro Sungai Lolo ini sesuatu hal yang pertama kalinya. "Belum pernah ada Gubernur Sumbar sampai ke sini, di negeri yang belum tersentuh infrastruktur pembangunan seperti jorong yang telah maju lainnya di Sumbar. Jangankan jalan transportasi, jaringan listrikpun belum ada," ungkapnya.

Ogi katakan, kehadiran gubenur Sumbar telah membawa berkah dan kebaikan bagi perkembangan kemajuan pembangunan didaerah ini. "Saat ini sudah ada bantuan listrik solar panel, energi listrik yang mempergunakan cahaya matahari dengan program listrik mandiri (Linmar). Sudah ada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah teknologi untuk memanfaatkan debit air yang ada di sekitar kita untuk diubah menjadi energi listrik, akan tetapi belum memadai," katanya. 

Ogi juga sampaikan, kita masih butuh PLTMH yang lebih besar lagi, potensi itu ada, sebelum kita membutuhkan jaringan tehnologi komunikasi agar daerah-daerah terisolir ini mudah dalam percepatan pembangunannya, sehingga masyarakat disini tidak larut dalam ketertinggalan selama ini. (Zardi)

#Biro Adpim Setdaprov Sumbar

Pangdam I/BB Ucapkan Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Madina serta Labusel
Jumat, Juli 23, 2021

On Jumat, Juli 23, 2021

Pangdam I/BB Ucapkan Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Madina serta Labusel
BENTENGSUMBAR.COM - Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, memberi ucapan selamat atas pelantikan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) serta Labuhanbatu Selatan (Labusel) masa bakti 2021-2024. 


Hal ini disampaikan Pangdam saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepada Muhammad Jafar Sukhairi dan Atika Azmi Utammi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madina, serta kepada Edimin dan Ahmad Padli Tanjung sebagai Bupati dan Wakil Bupati Labusel di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut di Medan, Kamis, 22 Juli 2021. 


Pelantikan dua kepala daerah hasil Pilkada Tahun 2020 itu dipimpin langsung Gubsu Edy Rahmayadi. 


Gubsu berpesan kepada kepala daerah yang dilantik agar amanah dalam menjalankan roda pemerintahan, sehingga bisa memaksimalkan pembangunan wilayah untuk kesejahteraan rakyat. 


Rangkaian prosesi pelantikan berlangsung dengan penerapan Protokol Kesehatan secara ketat. 


Tampak hadir di acara, antara lain Kapoldasu, Ketua DPRD Sumut, Kabindasu, Kejatisu, unsur Forkopimda Sumut lainnya, Wakil Gubsu, dan sejumlah pimpinan OPD Pemprovsu.


(Vajatu)

Gubernur Mahyeldi Bersampan Temui Masyarakat Jorong Lima Partemuan Nagari Muaro Sungai Lolo
Jumat, Juli 23, 2021

On Jumat, Juli 23, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Kunjungan Kerja Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama rombongan disambut hangat dan antusias masyarakat Partamuan. Walaupun bersampan lebih dari 3 jam melawan arus dari Muaro menuju jorong Lima Partamuan Nagari Muaro Sungai Lolo. Airnya yang cukup deras tapi dangkal membuat turun naik kapal beberapa kali sampai ketujuan. 

"Suasana alam yang masih terjaga keasriannya dengan suasana airnya yang jernih dan menyejukan. Derasnya gemercik air memberikan suatu keindahan alam yang tiada taranya, pentingnya bagi setiap kita untuk menjaga keasrian lingkungan alam sebagai rasa syukur kita akan rahmat Nya, " ungkap Gubernur Mahyeldi disela-sela kunjumgaj kerja ke jorong Lima Pertemuan Nagari Muaro Sungai Lolo kecamatan Marpat Tunggul Selatan Pasaman, Rabu, 21 Juli 2021.

Gubernur Sumbar juga katakan, kunjungan kerja ini bagian upaya mendekatkan pelayanan pemerintahan dalam meningkatkan pembangunan daerah yang selama ini masih terisolir jauh dari kemajuan pembangunan.

"Dari data yang ada jorong Lima Pertemuan Nagari Muaro Sungai Lolo memiliki potensi besar dalam produk gambir, minyak sereh wangi, minyak asiri, karet. Dan ada 175 kepala keluarga yang ada di perkampungan tersebut," ujar Mahyeldi.

Mahyeldi juga katakan, dilihat dari kondisinya infrastruktur jalan menjadi kendala pertama dalam meningkatkan kemajuan potensi daerah belum lagi soal infrastruktur pelayanan dasar. 

"Kunjungan kerja ini bahagian dari upaya mengetahui kesulitan masyarakat di daerah terisolir dan melihat dari dekat potensi daerah untuk menentukan hal-hal penting dalam menetapkan kebijakan pembangunan daerah," katanya.

Ramlan seorang warga jorong Patamuan mengatakan jika kondisi air dalam biasa transportasi lewat sanpan hanya akan memakan wakru hanya 1 jam lebih ceoat daripada lewat darat dengan motorcross bisa mencapai 2 jaman yang dari muara sungai lolo-jorong paramuan 28 km karena turun naik bukit terjal. "Saat ini kondisi sungai Lolo agak sedikit kurang, karena beberapa hari ini kondisi tidak hujan. Wajar saja lewat kapal yang di muat 4-5 orang penumpang turun naik karena sanpan kandas diantara batu sungai. Bisa jika air dalam sanpan bisa membawa penumpang 10 orang," katanya," ujarnya. 

Ramlan juga katakan, jorong patamuan memiliki 3 suku secara garis besar, suku pilang, suku patapang dan suku melayu. Nanun suku piliang juga terbagi tiga dalam kaumnya dengah masing-masing datuk penghulu. "Jorong V Pertemuan ini merupakan salah satu jorong yang ada di Nagari Muaro Sungai Lolo. Jorong pertemuan ini disebut karena tempat bertemunya dua sungai yang menyatukan sungai lolo," pungkasnya. (Zardi)

#Birp Adpim Setdaprov Sumbar

Sebut Corona Hanya Muncul di RS, Jemaah: Kematian Itu Tidak Ada di Masjid
Kamis, Juli 22, 2021

On Kamis, Juli 22, 2021

Sebut Corona Hanya Muncul di RS, Jemaah: Kematian Itu Tidak Ada di Masjid
BENTENGSUMBAR.COM - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah jemaah masjid menyebut bahwa Corona hanya muncul di rumah sakit (RS) dan kematian akibat virus tersebut tidak pernah ada di masjid, viral di media sosial.


Video jemaah menyebut kematian akibat Corona hanya muncul di RS itu viral usai diunggah pengguna Twitter Ana_khoz dan ikut dibagikan Mantan Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean, seperti dilihat pada Kamis 22 Juli 2021.


Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyenggol aparat Kepolisian terkait video jemaah masjid menyinggung soal virus Corona tersebut.


“Pak polisi ada yang mau borong materai,” cuit netizen Ana_khoz.


Dilihat dari video itu, tampak seorang pria perwakilan jemaah tersebut meminta kepada umat Islam agar jangan pernah mau dilarang pemerintah untuk salat di masjid.


“Saya berharap kepada umat Islam semua jangan pernah mau anda semua dilarang untuk salat (di masjid), salat Jumat, salat Id,” ujar perwakilan jemah masjid itu.


Ia pun meminta kepada umat Islam agar tak takut dengan kematian lantaran hal itu menurutnya sudah merupakan kepastian yang tidak dapar diundur ataupun dimajukan.


“Mengapa harus takut dengan kematian? Kematian itu tidak bisa diundur atau dimajukan, kematian itu adalah kepastian,” tuturnya.


Selain itu, jemaah pria tersebut menekankan bahwa kematian akibat virus Corona hanya muncul di RS dan tidak pernah terjadi di masjid.


“Kematian itu bukan ada di Masjid. Corona hanya muncul dan ada di rumah sakit. Corona tidak ada di masjid, tidak pernah ada orang meninggal corona di masjid,” tegasnya.


Selanjutnya, jemaah pria itu mengaku siap dipenjara lantaran pengakuannya soal kematian Corona hanya ada di RS tersebut. Ia pun juga siap dihukum akibat melanggar aturan PPKM yakni salat berjemaah di masjid.


“Kalaupun saya salat (di masjid) harus dipenjara, saya yang jadi tumbalnya untuk dipenjara, karena saya melanggar PPKM. Saya tidak mau dilarang hanya karena aturan-aturan yang tidak jelas,” ujarnya.


Source: terkini.id

Ubah Aturan Agar Rektor UI Bisa Rangkap Jabatan, Ubedilah Badrun: Pemerintah Ngaco, Makin Tak Layak Dilanjutkan
Kamis, Juli 22, 2021

On Kamis, Juli 22, 2021

Ubah Aturan Agar Rektor UI Bisa Rangkap Jabatan, Ubedilah Badrun: Pemerintah Ngaco, Makin Tak Layak Dilanjutkan
BENTENGSUMBAR.COM - Rezim pemerintahan Joko Widodo dianggap semakin ngaco. Hal ini terlihat dari terbitnya revisi Peraturan Pemerintah (PP) tentang Statuta Universitas Indonesia (UI) demi melindungi pejabat yang melanggar aturan.


Revisi PP tentang Statuta UI ini membuat analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, terkejut.


"Saya makin terkejut dengan fenomena ini, makin meyakinkan saya betapa ngaconya pemerintahan ini. Makin tidak layak dilanjutkan karena makin keliru langkah," ujar Ubedilah, dilansir dari RMOL pada Kamis, 22 Juli 2021.


Rangkap jabatan Rektor UI terungkap setelah Rektorat UI menegur pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI yang memberikan julukan kepada Presiden Jokowi sebagai "The King of Lip Service".


"Terungkap bahwa Rektor UI ternyata melanggar PP tentang Statuta UI," kata Ubedilah.


Berdasarkan Pasal 35 huruf c PP 68/2013 tentang Statuta UI, rektor dan wakil rektor dilarang merangkap jabatan di BUMN/BUMD maupun badan usaha swasta.


Akan tetapi, PP itu diubah menjadi PP baru, yaitu PP 75/2021 tentang Statuta UI yang tidak memuat larangan bagi Rektor UI untuk menjabat sebagai Komisaris BUMN.


"Hal ini terlihat dalam Pasal 39 (c). Secara administratif dan kebijakan publik ini aneh, publik menolak rangkap jabatan seorang rektor yang merangkap komisaris agar fokus membenahi dan memimpin kampus. Statuta juga melarangnya, eh malah bukan rektor UI-nya yang melepaskan jabatan Komisaris, namun justru aturannya yang diubah," jelas Ubedilah.


Hal itu menunjukkan, pemerintah yang melegalkan Statuta UI menjadi PP, akan tetapi berkontribusi besar membuat kebijakan yang justru berlawanan dengan aspirasi publik.


"PP Statuta UI itu Peraturan Pemerintah loh, pemerintah makin ngaco kalau begini caranya ngurus kampus," pungkas Ubedilah. 


(*)

Susi Komentari Cara Luhut Minta Maaf, Netizen: Nenek Semakin Cerewet
Kamis, Juli 22, 2021

On Kamis, Juli 22, 2021

Susi Komentari Cara Luhut Minta Maaf, Netizen: Nenek Semakin Cerewet
BENTENGSUMBAR.COM - Sikap Mantan Menteri Kelautan, Susi Pudjiastuti yang mengomentari cara Luhut Binsar Pandjaitan meminta maaf kepada masyarakat Indonesia terkait PPKM Darurat, menuai sorotan publik.


Salah seorang netizen pengguna Twitter Cintada16, menyebut Susi Pudjiastuti semakin cerewet lantaran mengomentari permintaan maaf Luhut Pandjaitan itu.


“Nenek ini semakin crewet aja,” cuit netizen Cintada16.


Dalam unggahannya itu, netizen tersebut juga menyertakan foto tangkapan layar postingan video pemberitaan kanal Youtube KompasTV berjudul ‘Susi Komentari Cara Luhut Minta Maaf Soal PPKM Darurat’.


Unggahan netizen terkait Susi tersebut sontak ditanggapi Mantan Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean lewat cuitannya di Twitter, seperti dilihat pada Rabu 21 Juli 2021.


Ferdinand menilai, komentar Susi Pudjiastuti ke Luhut itu tak perlu dihiraukan alias diabaikan saja. Sebab menurutnya, ucapan Susi tak patut didengar karena minus soal kritik.


“Susi? Halahhh abaikan..!! Manusia seperti itu ngga patut didengar karena memang kualitas minus soal kritik. Apalagi berharap masukan konstruktif? Ngga bakal..!!,” tegas Ferdinand Hutahaean.


Maka dari itu, Ferdinand meminta kepada warganet untuk mengabaikan kritikan Susi Pudjiastuti terhadap permintaan maaf Luhut Pandjaitan terkait PPKM Darurat tersebut.


“Jadi abaikan saja, tertawakan dan cukup bilang, halah jembut..!! Wkwkwkwk,” tuturnya.


Diketahui, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta maaf soal penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali pada beberapa waktu lalu.


“Sebagai Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, dari lubuk hati yang paling dalam saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika dalam penanganan PPKM Jawa-Bali ini masih belum maksimal,” ujar Luhut.


Sontak cara Luhut Pandjaitan meminta maaf itu dikomentari oleh Budayawan Sujiwo Tejo. Ia mengomentari Luhut yang meminta maaf dengan membaca kertas.


“Pak Luhut. Bicara itu mata menatap ke yang diajak bicara, Pak itu standar etika/rasa/lubuk hati. Aekali-sekali aja lihat text yang sudah harus agak dihapal prinsip-prinsipnya. Patokan curi-curi baca barisnya adalah jempol kiri kanan yang terus bergeser ke bawah sesuai barus yang dibaca,” tulis Sujiwo Tejo lewat cuitan di Twitter pribadinya.


Kritikan Sujiwo Tejo terhadap cara Luhut Pandjaitan minta maaf itu lantas dikomentari Susi Pudjiastuti. Mantan Menteri KKP itu menilai Luhut tak hanya sekali ini saja melontarkan pernyataan ke publik tanpa menghadap ke depan.


“Mas jiwo ini selidik banget. Matanya gak lihat depan aja keliatan. Memang nggak sekali ini nggak hadep ke depan,” tulisnya.


Source: terkini.id

Kasus Amien Rais Makin Panas, Novel Bamukmin: Ini Masalah Nyawa Korban Kepentingan Politik yang Mungkar
Kamis, Juli 22, 2021

On Kamis, Juli 22, 2021

Kasus Amien Rais Makin Panas, Novel Bamukmin: Ini Masalah Nyawa Korban Kepentingan Politik yang Mungkar
BENTENGSUMBAR.COM - Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin merespons pernyataan inisiator TP3 Amien Rais soal kasus tewasnya enam laskar FPI di KM 50. 


Amien sebelumnya mengatakan kalau TNI dan Polri tidak terlibat secara institusi dalam kasus tersebut. 


Menanggapi hal itu, Novel Bamukmin pun angkat bicara. Pentolan 212 ini meminta sikap dan ketegasan Amien Rais dalam kasus KM 50 tersebut.


"Sebaiknya Amien Rais segera memberikan klarifikasi kembali dengan pernyataan yang tegas," kata Novel Bamukmin, dilansir dari GenPI.co pada Kamis, 22 Juli 2021.


Sebab, sebagai insiator TP3 ucapan Amien Rais tentu punya arti penting. 


Novel membeberkan, persoalan KM 50 ini butuh sikap dan ketegasan karena masalah nyawa manusia. 


"Ini masalah nyawa korban dari kepentingan politik yang mungkar," katanya.


Seperti diketahui, kubu Habib Rizeq Shihab yang diwakili kuasa hukumnya, Aziz Yanuar juga telah memberikan respons. 


Menurutnya, pernyataan Amien Rais ini sangat blunder. 


Sebab, pernyataan itu terlalu prematur karena urusan terlibat atau tidak itu pembuktiannya di pengadilan HAM.


(*)