Advertorial

Daerah

KPK Amankan Sejumlah Duit Dalam Pecahan Mata Uang Asing dari OTT Dugaan Suap Pengurusan Perkara di MA
Kamis, September 22, 2022

On Kamis, September 22, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam pecahan mata uang asing dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

"Pada kegiatan ini turut diamankan sejumlah barang, antara lain, berupa uang dalam pecahan mata uang asing yang hingga saat ini masih dikonfirmasi kepada para pihak yang ditangkap tersebut," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Kamis (22/9/2022).

Ia mengungkapkan KPK telah melakukan OTT terhadap beberapa pihak atas dugaan suap tersebut pada Rabu (21/9) malam.

"Pihak-pihak dimaksud, saat ini sudah diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dimintai keterangan dan klarifikasi," ucap Ali.

KPK belum menginformasikan lebih lanjut dari unsur mana saja pihak-pihak yang terjaring OTT tersebut.

Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap itu.

"Untuk perkembangan lebih lanjut, segera akan kami sampaikan setelah seluruh kegiatan ini selesai dilakukan," kata dia.

OTT KPK

Diberitakan sebelumnya, Tim Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap salah satu Hakim di Mahkamah Agung (MA) dalam operasi Tangkap Tangan atau OTT, pada Rabu (22/9/2022) malam.

Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.

"Tim KPK melakukan tangkap tangan pada beberapa pihak," kata Ali dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Ali menyebut belum dapat menyamaikan detail pihak -pihak yang ditangkap. Mereka ditangkap terkait perkara yang ditangani oleh MA.

"Diduga sedang melakukan tindak pidana penerimaan hadiah atau janji terkait pengurusan perkara di MA,"ucap Ali.

KY Telusuri

Sementara itu, Juru Bicara Komisi Yudisial (KY) Miko Ginting mengaku pihaknya telah menerima kabar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap salah satu hakim MA. KPK menangkap salah satu hakim MA dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

"Benar, KY memperoleh informasi ada penangkapan," kata Miko saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Meski begitu, KY tetap masih melakukan penelusuran untuk mencari informasi lengkapnya.

"Sedang ditelusuri dan diverifikasi terlebih dahulu. Termasuk melibatkan hakim atau tidak," pungkasnya.

Sumber: Suara

Ini Pesan Riza Falepi Pada ASN Saat Apel Terakhir Di Kantor Wali Kota
Kamis, September 22, 2022

On Kamis, September 22, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Apel pagi terkahir bersama Wali Kota Riza Falepi Dan Wakil Wali Kota Erwin Yunaz di penghujung masa jabatan berlangsung haru dan khidmat di halaman balai kota, Rabu (21/9).

Selaku pembina apel, Wali Kota Riza Falepi mengatakan setiap perjalanan pasti ada akhirnya. Dalam perjalanan itu pula tentu ada interaksi yang baik dan kurang baik, namanya manusia pasti ada kealpaan.

"Waktu awal dilantik sebagai wali kota dulu rambut kami masih hitam, kini sudah banyak uban. Usia tidak bisa dilawan, tapi kami harap sunatullah terus berjalan, kita semua berangkat dari muda menuju tua," kata Riza Falepi.

Wali kota dua periode itu juga berpesan kepada ASN dimanapun berada harus bekerja baik dan sungguh-sungguh. Baik kepala daerah dan ASN adalah abdi negara dan abdi masyarakat yang harus menjalankan fungsi itu, melayani masyarakat, bukan menjadi raja.

"Kami berharap pekerjaan tertinggal bisa dilanjutkan, bagaimana urusan kesehatan dan pendidikan khususnya, terus berikan beasiswa anak-anak miskin, orang miskin jangan sampai terlantar apalagi ada anak yang mengalami stunting," kata Riza.

Riza berharap agar rasa persaudaraan orang Kota Payakumbuh harus dibangun terus, bukan rasa kesamaan yang sempit. Contohnya membanru orang miskin, yang "dipasamoan" bersama BAZNAS. 

"Apa yang menjadi bagian dari upaya rasa kebersamaan kita semoga membawa berkah untuk kota ini," tukuknya.

Riza mengingatkan agar jajaran ASN di OPD masing-masing bisa mencapai target kerja yang sudah ditentukan. Ikuti Pj, kerjakan tugas, jangan ribut-ribut.

"Berfikir dahulu sebelum bertindak dan berbicara, sehingga bisa mengambil keputusan yang bijaksana, kendalikan diri," pesan Riza.

Sementara itu, perwakilan ASN, Kabid Koperasi dan UKM Ade Vianora menyampaikan sudah 1 dekade Riza Falepi membangun Kota Payakumbuh, memajukan kota menjadi yang terdepan di berbagai hal. 

Mulai dari periode pertama hingga periode kedua telah banyak yang dibuatnya, inovasi-inovasi pemberdayaan manusia hingga pembenahan kepada infrastruktur seperti yang bisa dirasakan hari ini.

"Selamat berpisah pemimpin kami, semoga apa yanf sudah diperbuat untuk kota ini menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT," kata Ade. (Hermiko)

KPK Lakukan OTT di Gedung Mahkamah Agung, Hakim MA dan Uang Asing Diamankan
Kamis, September 22, 2022

On Kamis, September 22, 2022

BENTENGSUMBAR.COM  - Beberapa orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap dan pungutan liar dalam pengurusan perkara di Gedung Mahkamah Agung (MA) sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2022).

Hal itu dikatakan Juru Bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Kamis sore (22/9/2022).

Menurut Ali Fikri, selain mengamankan beberapa orang, pihaknya juga menyita mata uang asing dari mereka, yang jumlahnya saat ini masih dihitung.

"Sebagaimana informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan pada beberapa pihak yang diduga sedang melakukan tindak pidana penerimaan hadiah atau janji terkait pengurusan perkara di MA," ujar Ali Fikri.

Pihak-pihak dimaksud, kata Ali, saat ini sudah diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dimintai keterangan dan klarifikasi.

"Untuk perkembangan lebih lanjut, segera akan kami sampaikan setelah seluruh kegiatan ini selesai dilakukan," kata Ali.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, suap dan pungutan tersebut terkait pengurusan perkara di lembaga hukum tersebut.

“Berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung,” kata Ghufron saat dihubungi Kompas.com, Kamis (22/9/2022).

Menurut Ghufron, tangkap tangan tersebut dilakukan di dua wilayah, yakni Jakarta dan Semarang. Selain hakim MA, KPK juga mengamankan sejumlah orang dan uang. Ghufron menyatakan masih terus mengembangkan temuan ini.

“KPK mengamankan orang dan sejumlah uang dalam giat ini yang masih terus kami kembangkan,” kata Ghufron.

Ghufron meminta publik bersabar karena saat ini tim penyelidik KPK sedang memeriksa para terduga pelaku guna memperjelas dugaan tindak pidana mereka. “Pada saatnya nanti akan kami jelaskan secara lebih detail,” ujar Ghufron.

Sumber: Wartakota

Akhiri Masa Jabatan, Erwin Yunaz: Lihat Masa Lalu Untuk Mengerti Masa Depan
Kamis, September 22, 2022

On Kamis, September 22, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Selain Wali Kota Riza Falepi, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz juga berkesempatan menyampaikan pesan dan kesannya di penghujung masa jabatan saat apel pagi bersama untuk yang terakhir kalinya di halaman kantor wali kota, Rabu (21/9).

Erwin menyampaikan tak terasa sudah 5 tahun dirinya menjalankan tugas sebagai pendamping Wali Kota, tentunya secara pribadi Erwin mengucapkan terima kasih kepada Riza Falepi yang sudah memberikan kesempatan kepadanya hadir di Pemerintah Kota Payakumbuh.

"Ini menjadi perjalanan yang berharga, dari tidak tahu politik menjadi bisa memahami, dari yang awalnya tidak mengerti pemerintahan terus menyimak dan alhirnya bisa paham, ternyata pemerintah beda dengan swasta," kata Erwin.

Dia juga memohon maaf apabila dalam perjalanan selama menjadi wakil wali kota itu ada "kato nan talompek", prilaku yang tidak pada tempatnya.

"Dalam menjalankan pemerintahan, bekerja sambil belajar bukan hal yang mudah. Kalau bertolak belakang dengan keinginan, lebih baik mundur selangkah untuk belajar, karena Saya punya prinsip lihat masa lalu untuk mengerti masa depan," kata Erwin.

Erwin Yunaz juga sangat menghargai pemikiran-pemikiran dari Wali Kota Riza Falepi dan semua unsur yang bekerja sama untuk membangun Kota Payakumbuh.

"Semoga menjadi goresan indah dan amal ibadah bagi kita semua. Suatu saat nanti akan kita pertanggung jawabkan di akhirat kelak. Kami berharap baik Riza Falepi maupun Erwin Yunaz adalah pemimpin terbaik yang pernah dipilih oleh masyarakat Kota Payakumbuh," katanya.

Erwin menambahkan, tidak ada yang kekal di muka bumi, hanya amal dan ibadah yang akan dibawa ke yaumil mahsyar nanti. Ia berharap semoga tak hanya meninggal dunia saja disebut husnul khatimah, tapi mengakhiri jabatan juga demikian.

"Semoga ukhwah islamiah kita tetap terjaga, sayonara, adios, selamat bekerja untuk kita semua, dan apabila takdir mempertemukan kita kembali mari kita lanjutkan pekerjaan yang baik dengan kerja yang baik pula," pungkasnya. (Hermiko)

Sudah Resmi Dipecat, Akhirnya KPK Berani Buka Suara soal Dugaan Korupsi Ferdy Sambo, Ternyata...
Kamis, September 22, 2022

On Kamis, September 22, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara mengenai dugaan tindak kejahatan korupsi yang dilakukan oleh Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J, dan telah resmi dipecat sebagai anggota Polri.

Usai Ferdy Sambo resmi dipecat, KPK berani buka suara soal adanya dugaan suap yang dilakukan Sambo yang sudah lama dilaporkan.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengungkapkan bahwa kini pihaknya sudah melakukan pengarsipan soal laporan dugaan suap yang dilakukan mantan Kadiv Propam itu.

“Kami hanya ingin menjelaskan, artinya kalau kemudian laporan (dugaan korupsi Ferdy Sambo) itu diarsipkan, itu maksudnya adalah sejauh ini memang kemudian belum ditemukan adanya peristiwa pidana,” tutur Ali, dilansir dari suara.com, Rabu (21/9/2022).

Namun, hingga saat ini KPK belum menemukan adanya dugaan tindak kejahatan korupsi yang dilakukan Ferdy Sambo.

“Belum ditemukan perbuatan-perbuatan yang mengarah ke pidana,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa pengarsipan laporan suami Putri Candrawathi itu bukan berarti tak ada upaya untuk melakukan penyelidikan.

Jadi, kemungkinan masih terbuka adanya penyelidikan lebih lanjut ketika ada informasi terbaru pada dugaan tersebut.

"Diarsipkan itu (laporan tentang Ferdy Sambo) artinya tidak ditutup, tidak selesai,” tuturnya.

“Ketika kemudian ada informasi baru, ya pasti kemudian kami verifikasi ulang, kami telaah ulang, kami pengayaan informasi ulang," sambung Ali.

Sumber: Populis

Fraksi Solok Adil Makmur Tunggu Jawaban Pemerintah
Kamis, September 22, 2022

On Kamis, September 22, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Solok melalui Fraksi Solok Adil Makmur meyampaikan Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota Keuangan Ranperda tentang perubahan APBD Kota Solok Tahun 2022 bertempat Ruang sidang Paripurna DPRD Kota Solok, Rabu ( 21/9/2022 ).

Juru Bicara Solok Adil Makmur Rusdi Saleh mengatakan Perubahan APBD merupakan penyesuaian target kinerja dan perkiraan keuangan tahunan pemerintah daerah yang telah di tetapakan kemudian disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD.

Untuk itu, Fraksi Solok adil makmur DPRD Kota Solok menyampaikan kritik dan saran serta rekomodasi bagi pembagunan kota solok.Terhadap tindaklanjuti surat PLT MENPAN RB NOMOR B/1511/M.SM.01.00/2022 Tanggal 22 Juli 2022 yang lalu terkait pendataan tenaga honerer di lingkungan instansi pemerintah kota solok sebagaimana telah disampaikan wali kota solok pada setiap dinas di pemerintah daerah kota solok sudah sejauh mana persiapan pendataan tenaga non asn sesuai dengan surat dari menpan RB.

Fraksi Solok Adil Makmur melihat para tenaga honerer  kurang lebih 2000 orang dimana masing masing melengkapi data sesuai ketentuan yang berlaku dan data tersebut harus selesai paling lambat 30 september 2022.

Beberpa minggu yang lalu para honerer tersibukan melengkapi persyaratan yaitu SK pengakatan awal sampai akhir bukti honorium sesuai sk pengakatan.

Fraksi Solok adil makmur mempertayakan bagai mana honerer melebihi 5 tahun berkerja instasi yang berbeda beda hal ini sulit melengkapi berkas terutama bukti honorium sesuai pengakatan SK, mereka disibukan mencari berkas di instansi tempat berkerja dulu. 

Untuk itu Fraksi Solok Adil Makmur meminta terkait honerer yang masa kerja sebelum 2021 atau melebihi 1 tahun kerja , kepada BKSDM untuk memberikan perlakukan khusus terhadap mereka .karena tidak ingin adanaya kesalahpahaman dan multi tafsir oleh tenaga honerer.

Selanjutnya Juru bicara Fraksi Solok Adil Makmur mendapatkan informasi bahwa ada pegawai honerer sudah mencoba membuat akun pendataan Non ASN namum data yang diisi di tolak dengan alasan belum pernah didata oleh admin instansi di wilayah mereka berkerja , dan apa penyebab dari permasalahan tidak bosa membuat akun, padahal sebelumnya masing masing instansi di kota solok sudah menyampaikan data tersebut ke BKPSDM Kota Solok," Pungkas Rusdi Saleh .

Acara sidang paripurna turut dihadiri oleh seluruh anggota DPRD kota Solok, serta walikota Solok, H.Zul Elfian Umar, dan wakil walikota Solok, Dr.H.Ramadhani Kirana Putra, Sektretaris Daerah, Syaiful.A berserta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada dilingkuo pemerintah kota Solok.( BO )

IPW Bongkar Dua Sosok Ini Terlibat di Kasus Ferdy Sambo dan Konsorsium 303, DPR RI: Mabes Polri Harus Bergerak
Kamis, September 22, 2022

On Kamis, September 22, 2022

BENTENGSUMBAR.COM -Terkait penemuan baru oleh Indonesia Police Watch (IPW) tentang keterlibatan dua sosok lain, Anggota Komisi III DPR RI Heru Widodo minta Mabes Polri bergerak cepat. 

IPW menyebut RBT dan YS adalah warga sipil yang turut terlibat dalam kasus Ferdy Sambo dan Konsorsium 303. Keduanya diketahui adalah sosok yang menyediakan private jet Brigjen Hendra Kurniawan. 

Atas hal itu, Heru Widodo meminta Kapolri Jenderal listyo Sigit untuk segera bertindak cepat. Apalagi kini citra penegak hukum tengan buruk dimata publik. 

"Mabes Polri harus bergerak cepat menindaklanjuti temuan tersebut. Agar dugaan-dugaan soal siapa saja yang membantu dan menyediakan fasilitas untuk tindak kejahatan ataupun upaya menghalangi penyidikan baik dalam kasus Ferdy Sambo maupun Konsorsium 303 ini bukan sekedar cerita mulut ke mulut saja," ujar Heru saat ditemui awak media di Senayan, Jakarta, Kamis (22/9/2022). 

Heru juga menegaskan agar pihak kepolisian dapat menuntaskan kasus tersebut tanpa pandang bulu. Ia meyakini bahwa Kapolri dapat mengatasi semua permasalahan dan mengemalikan citra Polri. 

"Jika benar maka RBT dan YS serta oknum-oknum ini kan istilahnya pengkhianat bangsa. Kita tidak bisa mentolerir perbuatan mereka begitu saja. Kita serahkan semuanya ke Pak Kapolri. Saya yakin, Kapolri mampu menyelesaikan kasus ini dengan baik," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, anggota Ombudsman RI (ORI) Johanes Widijantoro mengaku pihaknya akan turun tangan menanyakan dugaan jet pribadi yang dipakai Brigjen Hendra Kurniawan ke rumah Brigadir J alias Yosua Hutabarat di Jambi, beberapa waktu lalu. 

Sebelumnya, perkara jet pribadi itu meluas setelah Indonesia Police Watch mengungkap jenis hingga pemiliknya yang diduga milik mafia. 

Jahanes mengatakan pihaknya bakal berkoordinasi dengan Polri terkait dugaan mafia yang menyediakan jet pribadi kepada Brigjen Hendra Kurniawan. 

"ORI akan mempertanyakan ke Irwasum atas masalah tersebut. Kami mendorong Polri profesional dalam kasus itu," kata Johanes ketika dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022). 

Menurut dia, penggunaan jet pribadi di kalangan Polri bukan hal yang wajar, terutama digunakan untuk keperluan pribadi.

Oleh karena itu, Johanes menuturkan pihaknya mendorong pimpinan Polri dapat menyelidiki hal tersebut secara tuntas. 

"Jadi, patut diduga hal itu tidak wajar dan soal penyalahgunaan wewenang juga perlu didalami," jelasnya. 

Sebelumnya, eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo diketahui memerintahkan Brigjen Hendra Kurniawan untuk menemui keluarga Brigadir J di Jambi.

Dalam perjalanan itu, Brigjen Hendra Kurniawan diduga menggunakan jet pribadi untuk menjelaskan skenario awal kematian Brigadir J kepada pihak keluarga. 

Hal itu awalnya diungkap pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak yang mempertanyakan adanya jet pribadi tersebut. 

Brigjen Hendra Kurniawan bersama Kombes Agus Nurpatria, Kombes Susanto, AKP Rifaizal Samual, Bripda Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu, dan Briptu Mika menggunakan jet pribadi. 

Ombudsman RI (ORI) Johanes Widijantoro mengaku pihaknya akan turun tangan menanyakan dugaan jet pribadi yang dipakai Brigjen Hendra Kurniawan ke rumah Brigadir J alias Yosua Hutabarat di Jambi, beberapa waktu lalu. 

Sebelumnya, perkara jet pribadi itu meluas setelah Indonesia Police Watch mengungkap jenis hingga pemiliknya yang diduga milik mafia. 

Jahanes mengatakan pihaknya bakal berkoordinasi dengan Polri terkait dugaan mafia yang menyediakan jet pribadi kepada Brigjen Hendra Kurniawan. 

"ORI akan mempertanyakan ke Irwasum atas masalah tersebut. Kami mendorong Polri profesional dalam kasus itu," kata Johanes ketika dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022). 

Menurut dia, penggunaan jet pribadi di kalangan Polri bukan hal yang wajar, terutama digunakan untuk keperluan pribadi. 

Oleh karena itu, Johanes menuturkan pihaknya mendorong pimpinan Polri dapat menyelidiki hal tersebut secara tuntas. 

"Jadi, patut diduga hal itu tidak wajar dan soal penyalahgunaan wewenang juga perlu didalami," jelasnya. 

Sebelumnya, eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo diketahui memerintahkan Brigjen Hendra Kurniawan untuk menemui keluarga Brigadir J di Jambi.

Dalam perjalanan itu, Brigjen Hendra Kurniawan diduga menggunakan jet pribadi untuk menjelaskan skenario awal kematian Brigadir J kepada pihak keluarga. 

Hal itu awalnya diungkap pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak yang mempertanyakan adanya jet pribadi tersebut.

Brigjen Hendra Kurniawan bersama Kombes Agus Nurpatria, Kombes Susanto, AKP Rifaizal Samual, Bripda Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu, dan Briptu Mika menggunakan jet pribadi.

Sumber: tvOne

Wako Pariaman Terima Kunjungan Kerja Konsulat Amerika
Kamis, September 22, 2022

On Kamis, September 22, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Wali Kota Pariaman Genius Umar menerima kunjungan kerja Wakil Konsulat Amerika untuk politik dan ekonomi, The Consulate of the United States of America, Suraj S. Mungara di Safari Inn Cafe Kota Pariaman, Rabu (21/9).

Suraj S. Mungara saat mengunjungi Kota Pariaman mengatakan bahwa Kota Pariaman sangat indah apalagi Kota Pariaman memiliki pantai yang pasirnya bersih.

“Kota Pariaman sangat indah karena memiliki pantai yang begitu asri. Hal ini membuat saya ingin kembali lagi ke Kota Pariaman bahkan ingin menikmati keindahan Kota Pariaman yang lainnya. Hari ini saya juga berkesempatan berbagi informasi tentang suksesnya Genius Umar memimpin Kota Pariaman sampai semaju ini. Saya juga ingin belajar tentang pendekatan unik Pariaman terhadap pembangunan, pariwisata, dan tata pemerintahan yang baik, “ ungkapnya.

“Kami berencana mempunyai program khusus terkait hubungan ekonomi politik di Kota Pariaman. Tidak hanya di Kota Pariaman, kami juga telah melakukan penelitian tentang pendidikan, penelitian tentang penggunaan bahasa inggris di Provinsi Sumatera Barat dan kami juga sudah bekerja sama dengan Semen Padang  dan Andalas University, “ tambahnya.

Tidak hanya itu, Suraj S. Mungara juga menyatakan ketertarikannya akan salah satu  iven pariwisata di Kota Pariaman yaitu Tabuik. 

Dia tidak menyangka bahwa iven seperti itu mampu mendatangkan ratusan ribu pengunjung yang berdampak langsung dengan ekonomi masyarkat di Kota Pariaman.

“Semoga saja lain waktu saya bisa kembali lagi ke Kota Pariaman dan nantinya akan membicarakan program khusus di Kota Pariaman, “ tutupnya.

Wali Kota Pariaman Genius Umar usai menerima kunjungan mengatakan  kunjungan ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kota Pariaman.

“Merupakan suatu kebanggaan bagi kita karena Kota Pariaman menjadi salah satu agenda dalam kunjungannya. Banyak hal yang saya sampaikan, mulai dari perkembangan wisata di Kota Pariaman yang berdampak pertumbuhan ekonomi masyarakat sampai situasi politik yang aman di Kota Pariaman, “ ungkap Genius Umar.

Kota Pariaman merupakan salah satu kota yang sedang berkembang baik infrastruktur maupun ekonominya. Hal itu disebabkan karena Kota Pariaman telah berada pada zona hijau sehingga telah diizinkan untuk menyelenggarakan berbagai event namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Pada masa pandemic, wisawata di Kota Pariaman sempat ditutup selama 6 bulan karena Kota Pariaman dinilai cukup baik dalam penanganan covid sehingga lebih cepat diizinkan membuka objek wisata. Dengan dibukanya objek wisata, perekonomian di Kota Pariaman kembali bangkit dan terus mengalami peningkatan. Tidak hanya itu, beberapa bulan ini, Pemko Pariaman juga telah berhasil mengadakan iven–iven besar seperti tabuik yang mengundang ratusan ribu pengunjung dan pariaman berlari, “ ujarnya.

Selain itu, Genius Umar juga menjajaki peningkatan program pertukaran pemuda dan pelajar serta ASN dengan Amerika.(wi/at)