HEADLINE
Pengosongan dan Penutupan Gor HAS, Wako Fadly Amran Tegaskan Pemko Padang Siap Dukung Seluruh Tahapan Proyek    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

Pengosongan dan Penutupan Gor HAS, Wako Fadly Amran Tegaskan Pemko Padang Siap Dukung Seluruh Tahapan Proyek
Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyatakan dukungan penuh terhadap rekonstruksi total kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) H. Agus Salim. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyatakan dukungan penuh terhadap rekonstruksi total kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) H. Agus Salim.

Proyek yang didukung Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) itu akan mengubah kawasan olahraga legendaris tersebut menjadi kompleks olahraga modern berstandar internasional yang terintegrasi dengan ruang publik, pusat rekreasi, dan kawasan ekonomi masyarakat.

Komitmen dukungan ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) antara Pemko Padang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar), di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (4/6/2026).

Pada rapat itu, hadir Walikota Padang Fadly Amran, Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar, Medi Iswandi, Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur, beserta jajaran, Sekda Kota Padang, Raju Minropa, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Padang, Tarmizi Ismail, Kepala Dispora Kota Padang, Eka Putra Buhari dan sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkup Pemko Padang

Walikota Padang Fadly Amran menegaskan Pemko Padang siap mendukung seluruh tahapan proyek, mulai dari persiapan, relokasi, hingga pelaksanaan pembangunan.

Menurut Fadly Amran, rekonstruksi GOR H. Agus Salim merupakan momentum penting untuk menghadirkan kawasan olahraga yang lebih representatif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

"Pemko Padang mendukung penuh dan siap berkolaborasi menyukseskan rekonstruksi total kawasan GOR H. Agus Salim. Kehadiran proyek ini merupakan kehormatan bagi Kota Padang dan kami berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan optimal," ujarnya. 

Untuk mendukung kelancaran proyek, Fadly Amran siap menginstruksikan Dinas Koperasi dan UKM serta Satpol PP Kota Padang mengawal proses relokasi pedagang secara tertib dan terukur.

Selain memastikan standarisasi fasilitas di lokasi relokasi, Pemko Padang juga akan memberikan kepastian penempatan bagi pedagang terdaftar di area usaha yang disiapkan setelah pembangunan rampung.

"Kita berharap rekonstruksi kawasan GOR H. Agus Salim mampu menghadirkan lingkungan yang lebih aman, bersih, dan tertata. Sekaligus mendorong perkembangan olahraga, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta peningkatan daya tarik pariwisata Kota Padang dan Sumatera Barat," cakapnya. 

Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar, Medi Iswandi, mengungkapkan bahwa proyek rekonstruksi ini dibiayai Kementerian PU dengan nilai anggaran mencapai Rp340 miliar. Pembangunan akan dilaksanakan secara multiyears dengan masa pengerjaan selama 18 bulan.

"Proyek rekonstruksi kawasan GOR H. Agus Salim dibiayai Kementerian PU dengan nilai anggaran mencapai Rp340 miliar dan dilaksanakan secara multiyears selama 18 bulan," ungkapnya. 

Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur menjelaskan bahwa hasil review tim Kementerian PU menyatakan kondisi Stadion H. Agus Salim sudah tidak memungkinkan untuk direnovasi sehingga harus dilakukan rekonstruksi total.

"Hasil review tim Kementerian PU menyatakan kondisi Stadion H. Agus Salim sudah tidak memungkinkan untuk direnovasi sehingga harus dilakukan pembongkaran total," terangnya. 

Pengumuman pemenang tender diperkirakan selesai dalam satu hingga dua minggu ke depan, dengan perusahaan BUMN diproyeksikan menggarap pembangunan stadion berstandar AFC berkapasitas 12.000 hingga 13.000 penonton.

"Pengumuman pemenang tender diperkirakan selesai dalam satu hingga dua minggu ke depan, dengan perusahaan BUMN diproyeksikan menggarap pembangunan stadion berstandar AFC berkapasitas 12.000 hingga 13.000 penonton," katanya. 

Rekonstruksi kawasan GOR H. Agus Salim seluas 7,8 hektare akan dibagi menjadi tiga ring utama. Ring satu mencakup stadion berstandar internasional, ring dua berupa ruang terbuka hijau, jogging track, dan ruang publik olahraga, serta ring tiga dikembangkan sebagai kawasan sport tourism yang dilengkapi pusat kuliner, gedung parkir terpadu, serta sekretariat bersama cabang olahraga se-Sumbar.

Pengosongan dan penutupan total kawasan GOR H. Agus Salim dijadwalkan mulai 15 Juni 2026 guna mendukung kelancaran pembangunan.

Pedagang kafe dan pujasera akan direlokasi sementara ke kawasan Panjat Tebing. Sedangkan sekretariat cabang olahraga dan lembaga terkait dipusatkan di Gedung KNPI Sumbar.

"Pengosongan dan penutupan total kawasan GOR H. Agus Salim dijadwalkan mulai 15 Juni 2026 guna mendukung kelancaran pembangunan. Pedagang kafe dan pujasera akan direlokasi sementara ke kawasan Panjat Tebing, sementara sekretariat cabang olahraga dan lembaga terkait dipusatkan di Gedung KNPI Sumbar," tegasnya. (Prokompin)

Sekdaprov Sumbar Sambut Kepulangan Kloter 1 Jemaah Haji Debarkasi Padang, 390 Jemaah Tiba dengan Selamat    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

Sekdaprov Sumbar Sambut Kepulangan Kloter 1 Jemaah Haji Debarkasi Padang, 390 Jemaah Tiba dengan Selamat
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi menyambut kepulangan Kelompok Terbang (Kloter) 1 Jemaah Haji Debarkasi Padang. (Foto: Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi menyambut kepulangan Kelompok Terbang (Kloter) 1 Jemaah Haji Debarkasi Padang di Asrama Haji Padang, Rabu (3/6/2026) malam. Kedatangan 390 jemaah tersebut menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Jemaah Kloter 1 tiba di Tanah Air menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan GA 3801 yang membawa jemaah dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. Pesawat mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada pukul 19.17 WIB.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang, Zulfahmi, serta unsur Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang.

Dalam sambutannya, Arry Yuswandi mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima dan kembali ke kampung halaman dalam keadaan sehat dan selamat.

Menurutnya, predikat haji dan hajjah yang kini disandang para jemaah bukan sekadar gelar yang melekat pada nama, melainkan amanah untuk menghadirkan keteladanan di tengah keluarga dan masyarakat.

“Gelar haji dan hajjah yang Bapak-Ibu sandang hari ini merupakan amanah yang lahir dari proses ibadah yang penuh perjuangan dan pengorbanan. Semoga menjadi pribadi yang lebih baik serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan bagi lingkungan sekitar,” ujar Arry.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Melalui Debarkasi Padang, sebanyak 5.402 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci yang terbagi dalam 14 kelompok terbang. Dari jumlah tersebut, 3.992 orang merupakan jemaah asal Sumbar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas kloter, baik TPHI, TPIHI, TKHI maupun PHD, yang telah mendedikasikan tenaga dan waktunya untuk melayani jemaah. Apresiasi juga kami sampaikan kepada PPIH Debarkasi Padang atas koordinasi yang baik sehingga proses pemulangan kloter pertama berjalan lancar dan tertib,” katanya.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, M. Rifki menjelaskan dari total 391 jemaah Kloter 1 yang berangkat ke Tanah Suci, sebanyak 390 orang telah kembali ke Indonesia.

“Satu jemaah atas nama Busnar Jamaran masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi sehingga belum dapat dipulangkan bersama rombongan. Kita doakan beliau segera pulih dan dapat kembali ke Tanah Air bersama kloter berikutnya,” ujarnya.

Rifki menambahkan, seluruh proses kedatangan berjalan lancar sesuai prosedur yang telah dipersiapkan oleh PPIH Debarkasi Padang bersama instansi terkait. Mulai dari pesawat mendarat hingga jemaah tiba di Asrama Haji, seluruh tahapan berlangsung tertib dan nyaman.

Ia juga menyebutkan bahwa berdasarkan hasil dialog dengan sejumlah jemaah setibanya di BIM, mayoritas mengaku puas terhadap pelayanan yang diberikan selama pelaksanaan ibadah haji.

“Alhamdulillah, jemaah menyampaikan bahwa pelayanan berjalan baik dan seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar. Mereka juga kembali dalam keadaan sehat,” katanya.

Suasana haru tampak mewarnai kedatangan para jemaah di BIM. Salah seorang jemaah, Atika (27), mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pelajaran berharga selama menunaikan ibadah haji.

“Haji membutuhkan kesiapan fisik yang baik karena hampir seluruh rangkaian ibadah memerlukan daya tahan tubuh yang kuat. Karena itu saya mengajak generasi muda yang sudah memiliki kesempatan untuk berhaji sejak usia muda,” ujarnya.

Setelah turun dari pesawat, para jemaah langsung diarahkan menuju bus yang telah disiapkan menuju Asrama Haji Padang. Untuk mempercepat pelayanan, proses pemeriksaan dan pemberian stempel paspor dilakukan oleh petugas Imigrasi di dalam bus selama perjalanan menuju asrama.

Setibanya di Asrama Haji Padang, jemaah mengikuti prosesi penyambutan dan serah terima dari PPIH Debarkasi Padang kepada Pemprov Sumbat, sebelum selanjutnya diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing untuk dipulangkan ke daerah asal.

Kepulangan Kloter 1 menjadi penanda dimulainya operasional pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Padang. Dalam beberapa pekan ke depan, ribuan jemaah asal Sumbar dan Bengkulu dijadwalkan kembali ke Tanah Air secara bertahap melalui Debarkasi Padang. (adpsb/bud)

Wako Fadly Amran Hadiri Rakor Pengawasan Pendistribusian JBT dan JBKP    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

Wako Fadly Amran Hadiri Rakor Pengawasan Pendistribusian JBT dan JBKP
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP). (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) yang dipimpin Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, di Auditorium Gubernur Sumbar, Kamis (4/6/2026).

Hadir pada kesempatan itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, Unsur Forkopimda Sumbar, Direktur BBM BPH Migas, Chrisnawan Anditya, Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Sumbar, Fakhri Rizal Hasibuan, Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto, Kepala daerah kabupaten/kota se-Sumatera Barat, Satgas Pengendalian dan Pengawasan BBM Subsidi Sumbar, dan Sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya.

Dalam Rakor tersebut terungkap sejumlah modus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang ditemukan Satgas Pengendalian dan Pengawasan BBM Subsidi Sumbar.

Modus tersebut diantaranya mulai dari penggunaan kendaraan dengan nomor polisi ganda, tangki modifikasi, pengisian berulang menggunakan beberapa QR Code, hingga dugaan penyaluran untuk aktivitas pertambangan ilegal.

Wako Fadly Amran menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota (Pemko) Padang terhadap penguatan pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak.

Fadly Amran menilai pengawasan distribusi BBM bersubsidi perlu terus diperkuat mengingat dalam beberapa pekan terakhir antrean kendaraan di sejumlah SPBU, termasuk di Kota Padang, sempat mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Ia juga mendorong percepatan penyempurnaan regulasi dan sistem pengawasan distribusi BBM bersubsidi. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menutup berbagai celah penyalahgunaan yang selama ini memicu antrean panjang di SPBU.

"Kota Padang mendukung penuh upaya pengawasan distribusi JBT dan JBKP agar penyalurannya berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi, " katanya. 

Gubernur Sumbar Mahyeldi menegaskan pentingnya penguatan pengawasan di seluruh daerah agar subsidi energi yang diberikan pemerintah benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.

Mahyeldi meminta pemerintah kabupaten dan kota bersama unsur terkait meningkatkan koordinasi serta pengawasan lapangan guna mencegah berbagai bentuk penyimpangan dalam pendistribusian BBM bersubsidi.

"Subsidi energi yang diberikan pemerintah harus benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Karena itu, pengawasan perlu terus diperkuat melalui koordinasi dan sinergi seluruh pihak terkait," ujarnya. 

Direktur BBM BPH Migas, Chrisnawan Anditya, mengapresiasi langkah pengawasan yang dilakukan Satgas Pengendalian dan Pengawasan BBM Subsidi Sumbar. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan sejauh ini berhasil menekan konsumsi solar subsidi secara signifikan dan mengindikasikan berkurangnya praktik penyaluran kepada pihak yang tidak berhak.

BPH Migas juga tengah mengkaji penguatan sistem digital, termasuk penerapan PIN atau OTP pada QR Code untuk mempersempit peluang penyalahgunaan.

"BPH Migas juga tengah mengkaji penguatan sistem digital, termasuk penerapan PIN atau OTP pada QR Code untuk mempersempit peluang penyalahgunaan," cakapnya. 

Sementara itu, Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Sumbar, Fakhri Rizal Hasibuan, memastikan stok BBM di Sumbar dalam kondisi aman. Setelah pengawasan diperketat dan operasi lapangan digencarkan, konsumsi solar subsidi tercatat menurun signifikan dan antrean di sebagian besar SPBU mulai berkurang.

"Kita bersyukur, setelah pengawasan diperketat dan operasi lapangan digencarkan, konsumsi solar subsidi tercatat menurun signifikan dan antrean di sebagian besar SPBU mulai berkurang. Kita ingin kondisi ini terus terjaga melalui pengawasan yang konsisten dan kolaborasi dari seluruh pihak," ujarnya. 

Melalui Rakor tersebut, seluruh pihak sepakat memperkuat sinergi pengawasan distribusi JBT dan JBKP agar lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan perekonomian daerah. (Prokompin).

Kemnaker dan IJTI Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

Kemnaker dan IJTI Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Foto: Kemenaker). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kemente rian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menjalin kerja sama untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda, khususnya jurnalis kampus, dalam menghadapi transformasi digital dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat publikasi dan edukasi ketenagakerjaan kepada masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Kesepahaman yang berlaku selama tiga tahun ini mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kolaborasi dalam literasi ketenagakerjaan, serta pemanfaatan sarana dan prasarana.

Sekjen Kemnaker mengatakan, bagi Kemnaker, media massa memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi ketenagakerjaan yang akurat, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat. 

Karena itu, kerja sama dengan IJTI tidak hanya ditujukan untuk memperkuat literasi ketenagakerjaan, tetapi juga mendukung peningkatan kompetensi generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

“Fokus utama kerja sama ini adalah menyiapkan generasi muda, khususnya jurnalis kampus, agar memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan AI. Di saat yang sama, kami ingin memperkuat edukasi ketenagakerjaan melalui publikasi yang informatif dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Cris.

Menurut Cris, perkembangan teknologi digital dan AI telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi sekaligus mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Karena itu, peningkatan kapasitas SDM harus dilakukan secara berkelanjutan agar angkatan kerja baru mampu beradaptasi dan tetap kompetitif.

“Kami di Kemnaker melihat bahwa disrupsi digital adalah keniscayaan yang harus d ihadapi dengan kesiapan kompetensi. Kolaborasi dengan IJTI ini sangat strategis untuk melakukan upskilling dan reskilling secara berkelanjutan,” katanya.

Cris menambahkan, Kemnaker saat ini memiliki ekosistem layanan ketenagakerjaan SiapKerja yang menyediakan layanan dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan kompetensi SDM, penempatan tenaga kerja, pengembangan usaha, hingga pelindungan dan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Melalui kerja sama ini, informasi mengenai berbagai layanan dan program ketenagakerjaan tersebut diharapkan dapat semakin mudah diakses dan dipahami oleh kalangan mahasiswa maupun masyarakat luas.

“Dengan demikian, para mahasiswa tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu mendorong terciptanya masyarakat yang lebih produktif, adaptif, dan berdaya saing,” ujarnya. (*) 

Sumber: Biro Humas Kemnaker

Pastikan Tak Bocor ke Pihak Salah, Pemkab Solok Dukung Penuh Pengawasan Ketat BBM Bersubsidi    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

Pastikan Tak Bocor ke Pihak Salah, Pemkab Solok Dukung Penuh Pengawasan Ketat BBM Bersubsidi
Forum penting ini dihadiri lengkap oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi, seluruh Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Barat, serta anggota Satuan Tugas Pengawasan BBM. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pengawalan penyaluran energi bagi rakyat kembali diperkuat. Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, turut hadir dalam Rapat Koordinasi Pengawasan dan Pengendalian Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) serta Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) se-Provinsi Sumatera Barat. Pertemuan strategis ini berlangsung di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat, Kamis (4/6/2026), dan dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat.

Forum penting ini dihadiri lengkap oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi, seluruh Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Barat, serta anggota Satuan Tugas Pengawasan BBM. 

Kehadiran para pemimpin daerah ini menjadi bukti nyata kesepahaman bersama bahwa bahan bakar bersubsidi adalah hak masyarakat yang harus dijaga ketat agar tidak menjadi sumber keuntungan segelintir pihak yang tidak berhak.

Tujuan utama rapat koordinasi ini adalah merajut sinergi antarinstansi dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. 

Di ruang diskusi, dibahas tuntas berbagai strategi untuk memastikan distribusi berjalan lancar, kuota terpenuhi, dan yang terpenting: tepat sasaran sesuai regulasi yang berlaku. 

Isu hangat yang menjadi sorotan meliputi cara mencegah penyalahgunaan aliran barang, peningkatan pemantauan langsung di lapangan, hingga pemanfaatan teknologi digital agar pergerakan BBM dapat terpantau secara real-time dan akurat.

Bupati Solok dalam kesempatannya menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Solok untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi. 

Menurutnya, subsidi yang diberikan negara merupakan bantuan sosial bernilai besar yang ditujukan untuk meringankan beban ekonomi warga dan mendorong sektor produktif usaha mikro, transportasi, serta pertanian. Jika disalahgunakan, manfaatnya akan hilang dan membebani keuangan negara.

“Penyaluran BBM bersubsidi memerlukan kolaborasi yang kokoh. Kami tidak ingin satu tetes pun subsidi ini mengalir ke pihak yang bukan haknya. Bersama aparat penegak hukum, distributor, dan masyarakat luas, kita pastikan energi ini sampai ke tangan warga yang membutuhkan. Tujuannya satu, agar subsidi ini benar-benar menjadi penopang kesejahteraan dan penggerak roda ekonomi daerah,” tegas Bupati Jon Firman Pandu.

Pemerintah Kabupaten Solok juga berjanji untuk terus berkomunikasi intensif dengan pihak terkait guna memantau stok dan distribusi di lapangan.

Segala potensi kendala, antrean panjang, hingga kelangkaan buatan akan segera ditindaklanjuti agar ketahanan energi di wilayah Solok senantiasa terjaga aman dan lancar.

Melalui hasil rapat koordinasi ini, seluruh daerah diharapkan memiliki standar pengawasan yang seragam dan efektif.

Langkah-langkah konkret yang disepakati menjadi landasan menjamin penyaluran yang transparan, tertib hukum, serta berdaya guna mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat secara menyeluruh.(80)

Sukseskan Demokrasi Nagari, Panitia Pilwana Serentak 2026 Dibekali Ilmu dan Prinsip Netralitas    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

Sukseskan Demokrasi Nagari, Panitia Pilwana Serentak 2026 Dibekali Ilmu dan Prinsip Netralitas
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) pada Kamis (4/6/2026) ini menjadi langkah krusial memastikan setiap tahapan berjalan rapi, aman, dan berintegritas tinggi. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menyambut pesta demokrasi tingkat terbawah yang akan digelar serentak tahun ini, Pemerintah Kabupaten Solok resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh panitia penyelenggara Pemilihan Walinagari (Pilwana) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) pada Kamis (4/6/2026) ini menjadi langkah krusial memastikan setiap tahapan berjalan rapi, aman, dan berintegritas tinggi.

Sebanyak panitia dari 23 nagari yang akan menggelar pemilihan serentak hadir mengikuti kegiatan ini. Turut mendampingi pembukaan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Solok, Drs. Zaitul Ikhlas, Kepala DPMN Hendrianto, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait. Suasana kegiatan terasa serius namun penuh semangat, seiring persiapan menentukan pemimpin masa depan di tingkat nagari.

Kepala DPMN Kabupaten Solok, Hendrianto, dalam laporannya menyampaikan bahwa bimtek ini disusun khusus untuk memastikan standar pemahaman dan kemampuan seluruh panitia setara. 

Sebagai ujung tombak pelaksanaan, panitia memegang kendali jalannya demokrasi di tengah masyarakat. Pemahaman mendalam mengenai regulasi, alur tahapan, hingga penyelesaian persoalan menjadi bekal wajib agar pelaksanaan tidak menemui hambatan.

“Peran panitia sangat menentukan citra demokrasi kita. Melalui bimtek ini, kami ingin memastikan setiap langkah yang diambil nanti sesuai koridor hukum, tertib, dan lancar. Tujuannya tercipta hasil yang sah dan diterima oleh seluruh elemen masyarakat tanpa kecurigaan,” ujar Hendrianto membuka materi kegiatan.

Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, yang hadir langsung memberikan arahan penting kepada para panitia. 

Ia menegaskan bahwa jabatan Walinagari bukan sekadar kepemimpinan adat, melainkan ujung tombak pembangunan daerah. Oleh karena itu, proses lahirnya pemimpin tersebut harus melalui mekanisme yang bersih, jujur, dan demokratis.

“Panitia adalah wajah penyelenggara pemilihan. Saya tekankan satu hal utama: Netralitas adalah harga mati. Jangan pernah memihak kelompok tertentu, terlibat kepentingan pribadi, atau mudah dipengaruhi pihak manapun. Kerjakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan integritas, agar rakyat percaya bahwa pemimpin yang terpilih nanti adalah pemimpin pilihan hati masyarakat yang sesungguhnya,” pesan tegas Bupati Jon Firman Pandu.

Lebih jauh, Bupati mengingatkan bahwa pemilihan ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan penentu arah kemajuan nagari lima tahun ke depan. 

Ia berharap mekanisme yang baik akan melahirkan pemimpin yang berkualitas, amanah, serta memiliki visi kuat untuk memajukan ekonomi warga dan menjaga ketenteraman wilayahnya.

“Pemimpin nagari yang hebat akan melahirkan masyarakat yang sejahtera. Pemerintah Kabupaten Solok siap berdiri di belakang mendukung penuh pelaksanaan Pilwana ini. Kami ingin seluruh 23 nagari yang menggelar pemilihan tahun ini menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang damai dan tertib,” tambahnya.

Diharapkan setelah mengikuti rangkaian bimbingan teknis ini, seluruh panitia memiliki kesamaan pandangan dan pemahaman aturan main.

Demokrasi yang transparan dan kondusif menjadi harapan besar, sehingga Pilwana Serentak 2026 menjadi momen mempererat persaudaraan, bukan memecah belah keharmonisan yang sudah terjalin indah di Kabupaten Solok.(80)

Bangun Generasi Emas, Kabupaten Solok Matangkan Langkah Jalankan Makan Bergizi Gratis    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

Bangun Generasi Emas, Kabupaten Solok Matangkan Langkah Jalankan Makan Bergizi Gratis
Turut hadir Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPPG) Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Dr. Syartiwidya, S.TP., M.Si., Ketua HMP Gemas Sumbar H. Marlis, MM., dan lain-lain. (Foto: Diskomonfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Langkah nyata mempersiapkan sumber daya manusia unggul dan bebas masalah gizi buruk kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Solok. Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, secara resmi membuka Rapat Koordinasi besar Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Gedung C Kantor Bupati Solok, Kamis (4/6/2026). 

Mengusung semangat persatuan, pertemuan ini bertajuk “Membangun Kolaborasi dan Sinergi dalam Mendukung Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Solok”.

Agenda penting ini menjadi momen penyamaan visi seluruh elemen yang terlibat, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di tingkat masyarakat. 

Turut hadir Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPPG) Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Dr. Syartiwidya, S.TP., M.Si., Ketua HMP Gemas Sumbar H. Marlis, MM, Sekretaris Daerah selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Solok, para kepala organisasi perangkat daerah, camat, jajaran Badan Gizi Nasional, koordinator wilayah, kepala satuan pelayanan, hingga perwakilan yayasan mitra pelaksana.

Dalam amanat pembukaannya, Bupati Jon Firman Pandu menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pemberian santapan harian, melainkan investasi jangka panjang terbesar bangsa dalam mencetak generasi emas. 

Menurutnya, masa depan daerah dan bangsa sangat bergantung pada kualitas kesehatan dan kecerdasan anak-anak saat ini.

“Jangan pandang program ini hanya sebagai kegiatan memasak dan membagikan makanan. Program Makan Bergizi Gratis adalah strategi besar memperbaiki kualitas sumber daya manusia kita dari akarnya. Tujuannya jelas: menurunkan angka kekurangan gizi, memastikan anak-anak tumbuh sehat, otak berkembang sempurna, dan siap menjadi penerus yang cerdas serta berdaya saing tinggi,” tegas Bupati di hadapan ratusan peserta rapat.

Kepala daerah ini juga mengingatkan agar pelaksanaan di lapangan nanti benar-benar tepat sasaran dan terjaga mutunya. 

Keberhasilan program tidak dinilai dari seberapa cepat makanan tersalurkan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan tubuh anak-anak serta sistem kerja yang rapi, terintegrasi, dan bisa berjalan berkelanjutan. 

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra pelaksana menjadi kunci utama agar tidak ada celah yang terlewat.

“Seluruh pihak harus bahu-membahu. Mulai dari penyusunan menu gizi seimbang, pemilihan bahan baku lokal yang segar, hingga ketepatan waktu penyajian harus diawasi dengan ketat. Mari kita pastikan apa yang masuk ke tubuh anak-anak adalah yang terbaik, higienis, dan mengandung nilai gizi yang telah ditetapkan standar nasional,” tambahnya.

Perwakilan dari kantor wilayah Badan Gizi Nasional dan para pemangku kepentingan lainnya turut menyampaikan kesiapannya. 

Dalam sesi diskusi yang berlangsung hangat namun serius, berbagai masukan teknis, gagasan, dan langkah antisipasi disampaikan untuk memuluskan jalannya program. 

Peran serta masyarakat dan pemanfaatan produk lokal juga menjadi poin penting agar program ini sekaligus menggerakkan perekonomian warga sekitar.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Solok menyatakan kesiapan penuh menjadi salah satu daerah pelaksana yang teladan. 

Dengan kesamaan persepsi dan rencana kerja yang matang, diharapkan manfaat program ini segera terasa, menciptakan lingkungan yang bebas gizi buruk, serta mewujudkan cita-cita besar melahirkan generasi Solok yang sehat, cerdas, dan berkualitas tinggi.(80)

Berawal Laporan Warga, Dua Pemuda Termasuk Mahasiswa Diamankan Satresnarkoba Polres Solok Bawa Sabu dan Alat Hisap    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

Berawal Laporan Warga, Dua Pemuda Termasuk Mahasiswa Diamankan Satresnarkoba Polres Solok Bawa Sabu dan Alat Hisap
Sebanyak dua orang pemuda, salah satunya berstatus mahasiswa, diamankan petugas di pinggir jalan Jorong Aia Angek Sonsang, Nagari Cupak, Kamis pagi, 4 Juni 2026 sekitar pukul 05.45 WIB. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Berkat kewaspadaan dan laporan langsung dari masyarakat, Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Solok berhasil membongkar peredaran gelap barang terlarang di wilayah Kecamatan Gunung Talang.

Sebanyak dua orang pemuda, salah satunya berstatus mahasiswa, diamankan petugas di pinggir jalan Jorong Aia Angek Sonsang, Nagari Cupak, Kamis pagi, 4 Juni 2026 sekitar pukul 05.45 WIB.

Kedua individu yang diamankan tersebut masing-masing bernama Iryan Tori (23 tahun), berstatus pelajar/mahasiswa beralamat di Jorong Kampung Palak, Nagari Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan, dan Valen Febrio Muhsan (20 tahun), yang belum memiliki pekerjaan dan berdomisili di Jorong Rawang, Nagari Pasir Talang, Kecamatan yang sama.

Operasi penggerebekan bermula dari informasi yang diterima pihak kepolisian yang menyebutkan bahwa lokasi tersebut kerap dijadikan tempat persembunyian dan transaksi narkotika lengkap dengan ciri-ciri pelakunya. 

Berdasarkan petunjuk tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan dan pengawasan ketat di lokasi. Benar saja, dua sosok yang bergerak mencurigakan terlihat berada di titik yang dimaksud dan dicocokkan dengan ciri yang telah dilaporkan warga.

Setelah memastikan kesesuaian data, petugas segera melakukan pengamanan dan penggeledahan di hadapan saksi-saksi. 

Dari pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan pada tubuh dan pakaian yang dikenakan kedua tersangka, petugas menemukan barang-barang yang sangat mencurigakan.

Di dalam saku celana yang dikenakan Valen, ditemukan 1 buah kaca pirek. Sementara di saku jaketnya terselip 1 rangkai alat hisap narkotika atau yang kerap disebut warga sebagai bong. 

Tidak berhenti di situ, petugas juga menemukan sebuah kotak rokok merk Feloz berwarna jingga yang ternyata berisi 1 paket kecil dibungkus plastik klip bening yang diduga kuat berisi narkotika golongan 1 jenis sabu.

Sebuah ponsel pintar merek VIVO berwarna biru yang digenggam tersangka turut diamankan sebagai barang bukti penting keterkaitan jaringan.

Menghadapi temuan itu, kedua pemuda asal Solok Selatan ini mengaku secara jujur bahwa seluruh barang yang disita adalah milik pribadi dan mereka tidak memiliki surat izin maupun dokumen sah dari instansi berwenang untuk menguasai maupun menggunakannya.

Atas peristiwa tersebut, kepolisian telah menetapkan Laporan Polisi bernomor: LP/A/21/VI/2026/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRESSOLOK/POLDA SUMBAR tertanggal 4 Juni 2026.

Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti yang disita telah dibawa ke Markas Komando Polres Solok untuk menjalani serangkaian pemeriksaan intensif dan proses penyidikan lebih lanjut. 

Kasus ini kini dinaikkan ke tahap penyelidikan untuk membedah lebih dalam asal barang haram tersebut dan kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik aksinya.

Polres Solok kembali mengapresiasi peran aktif masyarakat yang tidak diam saja melihat lingkungannya tercemar narkoba. 

Kerjasama antara warga dan aparat kepolisian dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah Kabupaten Solok tetap bersih dari ancaman kejahatan narkotika.(80)

PWI Sumbar Siapkan Atlet Terbaik Menuju Porwanas Lampung, Seleksi Digelar di Payakumbuh    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

PWI Sumbar Siapkan Atlet Terbaik Menuju Porwanas Lampung, Seleksi Digelar di Payakumbuh
Ketua PWI Sumbar, Widya Navies saat rapat mempersiapkan pengurus PWI dan calon atlet berangkat ke Payakumbuh nantinya menyebutkan, rombongan pengurus direncanakan bertolak menuju Payakumbuh pada Jumat pagi, 12 Juni 2026. (Foto: Adri Besman). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Langkah menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV di Provinsi Lampung mulai dipersiapkan dengan serius oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat. 

Tidak sekadar berburu tiket ke ajang olahraga antar insan pers terbesar di Indonesia itu, PWI Sumbar ingin membangun semangat kebersamaan, sportivitas, dan kehormatan profesi wartawan melalui proses seleksi di Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota.

Bersama PWI Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota (Paliko), PWI Sumbar mematangkan persiapan pelaksanaan seleksi atlet Porwanas yang dijadwalkan berlangsung di Kota Payakumbuh pada 13 - 14 Juni 2026 mendatang.

Ketua PWI Sumbar, Widya Navies saat rapat mempersiapkan pengurus PWI dan calon atlet berangkat ke Payakumbuh nantinya menyebutkan, rombongan pengurus direncanakan bertolak menuju Payakumbuh pada Jumat pagi, 12 Juni 2026.

“Kita ingin seleksi berjalan maksimal karena ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga membawa nama baik Sumatera Barat di ajang nasional nantinya,” ujar dia pada rapat di kantor PWI Sumbar, Rabu (3/6/2026).

Rapat tersebut berlangsung hangat. Sejumlah pengurus inti PWI Sumbar tampak hadir, mulai dari Ketua DKP Zul Effendi, Sekretaris PWI Firdaus, Ketua IKWI Nina Firdaus, hingga jajaran pengurus dan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO), Syaiful Husein, Andri Besman, Science Astra dan Eriandi.

Pada rapat tersebut juga dihadiri Romi Delfiano, Edi Jarot, Rusdi Bais, Emil Mahmud dan Lailatul Aidil ikut membahas teknis keberangkatan dan mekanisme seleksi.

Widya menjelaskan, karena mempertimbangkan efisiensi anggaran, PWI Sumbar untuk sementara hanya memberangkatkan pengurus yang terlibat langsung dalam pelaksanaan seleksi serta para calon atlet.

“Untuk tahap seleksi ini kita fokus pada kebutuhan utama dulu. Namun saat Porwanas di Lampung nanti, kita berharap seluruh pengurus bisa ikut mendampingi kontingen Sumbar,” katanya.

Porwanas sendiri merupakan agenda olahraga wartawan yang digelar tiga tahun sekali dan menjadi ajang bergengsi bagi insan pers seluruh Indonesia.

Selain menguji kemampuan olahraga, Porwanas juga menjadi ruang mempererat solidaritas antarwartawan dari berbagai daerah. Porwanas akan dilaksanakan bersamaan dengan HPN pada bulan April 2027.

Menurutnya, dalam seleksi nanti, sejumlah cabang olahraga akan dipertandingkan. Cabor mini soccer, biliar, tenis meja, catur, e-sport, fun run (atletik), hingga karaoke khusus anggota PWI. Diperkirakan puluhan wartawan dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar akan ikut ambil bagian dalam seleksi tersebut.

Ketua SIWO PWI Sumbar, Syaiful Husein menegaskan bahwa peserta yang boleh mengikuti seleksi harus memenuhi syarat yang telah ditetapkan dalam Rakernas SIWO saat Hari Pers Nasional (HPN) di Serang, Banten, Februari lalu.

“Peserta wajib memiliki kartu biru PWI anggota biasa yang masih aktif serta telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dibuktikan dengan fisik. Itu syarat mutlak,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan, wartawan yang pernah mengikuti kejuaraan nasional pada cabang olahraga tertentu tidak diperbolehkan tampil sebagai atlet Porwanas, demi menjaga semangat kompetisi yang sehat dan sesuai regulasi.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan seleksi, PWI Sumbar telah membentuk penanggung jawab di masing-masing cabang olahraga. 

Mini soccer dipimpin langsung Ketua SIWO bersama tim, sementara cabang biliar dikomandoi Ketua PWI Sumbar Widya Navies.

Cabang tenis meja dipercayakan kepada Firdaus dan Andri Besman, sedangkan e-sport, fun run, karaoke dan catur juga telah memiliki tim penanggung jawab masing-masing yang akan bekerja sama dengan pengurus PWI Paliko.

Sementara itu, panitia pendaftaran membuka kesempatan bagi anggota PWI se-Sumbar yang memenuhi persyaratan untuk ikut ambil bagian dalam seleksi tersebut. Pendaftaran dapat dilakukan melalui Debby Linmarta, Siti Nurlaila Lubis dan Sukrianto.

Bagi wartawan yang ingin ikut ambil bagian dalam ajang tersebut, panitia menyediakan layanan pendaftaran melalui WhatsApp di nomor 08136551500. Pendaftaran bisa juga menjelang dimulainya seleksi pada Sabtu 13 Juni 2026. (Ab)

Sinergi Dony Oskaria dan Kementerian PU, Sekolah Rakyat Ditargetkan Menyentuh Pelosok Negeri‎‎    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

Sinergi Dony Oskaria dan Kementerian PU, Sekolah Rakyat Ditargetkan Menyentuh Pelosok Negeri ‎ ‎
Kepala Badan Pengelola BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, baru saja menggelar pertemuan strategis dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, di kantor BP BUMN pada Kamis, 4 Juni 2026. (Foto: ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah terus menggenjot pembangunan Sekolah Rakyat melalui kolaborasi lintas sektor.

Kepala Badan Pengelola BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, baru saja menggelar pertemuan strategis dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, di kantor BP BUMN pada Kamis, 4 Juni 2026.

Pertemuan ini difokuskan untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan tepat sasaran, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. 

"Sinergi antara BP BUMN, Danantara, dan Kementerian PU ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang inklusif, merata, dan dapat diakses oleh masyarakat di seluruh pelosok negeri," ujar Dony melalui unggah akun resmi BUMN.

Dalam pertemuan tertutup tersebut, Dony Oskaria dan Dody Hanggodo membahas percepatan penyelesaian proyek Sekolah Rakyat, penguatan koordinasi antara pemerintah dan BUMN Karya, dukungan aspek legal dan kelembagaan, serta upaya memastikan kualitas pembangunan sesuai standar yang ditetapkan.

Dony Oskaria yang juga menjabat sebagai COO Danantara Indonesia menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya soal membangun gedung, tetapi membangun masa depan sumber daya manusia Indonesia.

"Bahwa anak-anak Indonesia di mana pun mereka berada berhak mengakses pendidikan berkualitas, dan infrastruktur yang kokoh adalah langkah awal yang sangat penting," ujarnya.

Sementara itu, Menteri PU Dody Hanggodo menyambut baik kolaborasi ini. Pihaknya siap mengerahkan sumber daya untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan efektif.

"Pembangunan Sekolah Rakyat yang perlu dilihat  aspek teknis di lapangan, mulai dari desain bangunan yang ramah anak dan tahan gempa hingga akses utilitas yang memadai. Targetnya, proyek ini bisa segera dinikmati masyarakat," ujar Dody

Unggahan terkait pertemuan ini langsung ramai dikomentari warganet. Banyak yang mengapresiasi langkah cepat pemerintah. 

Salah satu akun menuliskan, mantap sinergi BP BUMN dan KemenPU, semoga Sekolah Rakyat cepat dinikmati masyarakat dan dirasakan manfaatnya. 

Namun tak sedikit pula yang menyoroti isu lain, mengaitkan proyek ini dengan pentingnya amanah dan netralitas aparatur negara.

Sekolah Rakyat adalah program prioritas pemerintah untuk menyediakan fasilitas pendidikan gratis dan berkualitas bagi keluarga prasejahtera. 

Melalui kolaborasi BP BUMN, Danantara Indonesia, dan Kementerian PU, program ini diharapkan mampu mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia.

Dengan digelarnya pertemuan antara Dony Oskaria dan Dody Hanggodo, publik kini berharap proyek Sekolah Rakyat segera terwujud. 

Sinergi lintas kementerian dan BUMN ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi bisa mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan di Indonesia. (*)

Wako Fadly Amran Bersilaturahim dengan Pengurus KAN Bungtekab    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

Wako Fadly Amran Bersilaturahim dengan Pengurus KAN Bungtekab
Wali Kota Padang, Fadly Amran bersilaturahim dengan pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bungus Teluk Kabung (Bungtekab), Kamis, 4 Juni 2026, di Kantor KAN Bungus Teluk Kabung. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran bersilaturahim dengan pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bungus Teluk Kabung (Bungtekab), Kamis, 4 Juni 2026, di Kantor KAN Bungus Teluk Kabung. 

Hadir pada kesempatan itu, Sekdako Raju Minropa, Asisten II Didi Aryadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri, Staf Ahli Raf Indra, Ketua KAN Bungus, Reizul Mailis Dt Rajo Nando, Ketua LKAAM Bungus Teluk Kabung, Erman B Dt Rajo Ibrahim, dan Pengurus KAN Arpendi Dt Tan Bagindo.

Wali Kota menyampaikan rencana pembangunan yang akan dilakukan di Bungus Teluk Kabung. Rencana Pemko Padang menjadikan Bungus sebagai Home Base Akademi Sepakbola.

“Kita punya konsep, saat ini Persatuan Sepakbola Padang (PSP) sedang berjuang, usianya akan menginjak 100 tahun pada 2028 nanti, tentunya Bungus yang merupakan nagari indah, elok, bersahabat ini cocok menjadi daerah wisata olahraga dan menjadi home base PSP,” katanya. 

Selain itu direncanakan dibangun stadion sepakbola. Stadion itu nantinya menjadi home base Persatuan Sepakbola Padang (PSP) yang kini sedang berjuang untuk lolos ke Liga 3. 

Terdapat dua titik yang tepat dijadikan stadion. Kedua titik tanah itu merupakan aset Pemko Padang. Agar stadion sebagai home base akademi sepakbola dapat berdiri di Bungus, diharapkan dukungan dari seluruh masyarakat Bungu. 

“Insyaallah kita sudah dapatkan solusinya, Pelindo punya lahan sekitar 1,5 hektare yang dijadikan tempat parkir truk, nanti tidak ada lagi truk yang parkir di badan jalan,” cakapnya. 

Selain itu wali kota menyampaikan bahwa saat ini cukup banyak truk yang ngetem di bahu jalan. Agar tidak terus terjadi, Pemko Padang sudah mengkomunikasikannya dengan pihak-pihak terkait. 

Fadly Amran mendengar langsung keluh kesah ninik mamak di Bungus atas perilaku anak muda saat ini. Kasus narkoba, kriminalitas dan LGBT cukup meresahkan. Wali kota menyampaikan bahwa saat ini Pemko Padang telah menyiapkan Perda Nagari. Perda itu segera diketok palu di DPRD dan dapat membantu mengawal setiap permasalahan di tengah masyarakat. 

“Setelah Perda Nagari disahkan nanti, ada hukum adat yang dijalankan di tengah masyarakat,” tegasnya. 

Sejumlah pengurus KAN cukup antusias dan menyambut baik rencana pembangunan disampaikan wali kota. Pengurus KAN berpendapat, jika stadion dibangun di Bungus akan meningkatkan ekonomi warga sekitar. 

Ketua KAN menyambut baik kedatangan Wali Kota Padang. Selain bersilaturahim, warga juga mendengar langsung rencana pembangunan di daerahnya.

Ketua LKAAM Bungus Teluk Kabung berpendapat, kedatangan Wali Kota akan menjadi tempat untuk bertanya dan mendapatkan solusi ketika ada masalah. 

“Ini tentunya rencana luar biasa, (jika dibangun stadion) ekonomi masyarakat sekitar akan meningkat karena akan banyak yang datang,” ujar Arpendi Dt Tan Bagindo. (Prokompin/Diskominfo)

Indonesia Memasok 80% Patchouli Dunia, Kisah Para Petaninya Kini Dibawa Paragoncorp ke Forum Global di London    
Kamis, Juni 04, 2026

On Kamis, Juni 04, 2026

Indonesia Memasok 80% Patchouli Dunia, Kisah Para Petaninya Kini Dibawa Paragoncorp ke Forum Global di London
Cerita inilah yang dibawa ParagonCorp ke Partnership for Forests Conference (P4F) yang berlangsung di Barbican Conservatory, London, pada 29 Mei 2026. (Foto: Eko). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Hutan tidak hanya menyimpan keanekaragaman hayati, tetapi juga menghubungkan masyarakat lokal dengan rantai pasok global. Salah satu contohnya adalah patchouli (nilam), komoditas yang telah menempatkan Indonesia sebagai pemasok sekitar 80% kebutuhan dunia sejak abad ke-19. 

Di balik kontribusi tersebut, terdapat kisah para petani di Sulawesi yang selama ini jarang terdengar di panggung industri kecantikan global.

Cerita inilah yang dibawa ParagonCorp ke Partnership for Forests Conference (P4F) yang berlangsung di Barbican Conservatory, London, pada 29 Mei 2026. 

Dalam forum yang mempertemukan pelaku bisnis, investor, dan organisasi keberlanjutan dari berbagai negara tersebut, ParagonCorp hadir sebagai satu-satunya perusahaan kecantikan Indonesia yang berpartisipasi tahun ini.

Melalui kehadirannya di forum tersebut, ParagonCorp mengangkat kisah rantai pasok patchouli dari Sulawesi yang melibatkan lebih dari 700 petani aktif dalam jaringan tersertifikasi For Life oleh Ecocert. 

Program tersebut mencakup pelatihan pertanian, dukungan kesehatan dan keselamatan kerja, serta praktik budidaya yang dirancang untuk membantu menjaga kualitas lahan dalam jangka panjang.

“Indonesia memiliki posisi yang sangat penting dalam rantai pasok patchouli dunia. Namun yang sering terlupakan adalah para petani yang berada di balik komoditas tersebut. Melalui forum ini, kami ingin membawa cerita mereka ke percakapan yang lebih luas,” ujar dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp.

Patchouli merupakan salah satu komoditas alami yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena digunakan secara luas dalam industri parfum global. 

Namun keberlanjutan rantai pasoknya sangat bergantung pada kesehatan tanah, kesejahteraan petani, dan praktik budidaya yang dilakukan secara konsisten.

Karena itu, sistem budidaya yang diterapkan dalam rantai pasok patchouli yang didukung ParagonCorp menggunakan pendekatan regeneratif. 

Setelah empat kali panen dalam periode sekitar 15 bulan, lahan diistirahatkan melalui rotasi tanaman untuk membantu memulihkan kesuburan tanah.

Limbah hasil penyulingan juga dikomposkan dan dikembalikan ke lahan pertanian sebagai bagian dari siklus alami tanah.

“Dibutuhkan sekitar 250 kilogram daun patchouli segar untuk menghasilkan 1 kilogram minyak. Angka tersebut menunjukkan betapa besar kerja keras para petani dalam menghasilkan bahan yang kemudian digunakan dalam berbagai produk parfum di pasar global,” lanjut dr. Sari.
Kehadiran ParagonCorp di P4F Conference merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk terus membangun rantai pasok yang lebih transparan dan bertanggung jawab. 

Bagi ParagonCorp, keberlanjutan bukanlah tujuan akhir yang sudah dicapai, melainkan perjalanan yang terus diupayakan melalui berbagai langkah nyata bersama para mitra dan komunitas yang terlibat di dalamnya.

Sebagai purposeful beauty tech company, ParagonCorp berupaya mengembangkan inovasi yang tidak hanya berfokus pada kualitas produk, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan di sepanjang proses pengembangannya.

“Kami menyadari perjalanan ini masih panjang. Namun kami percaya bahwa perubahan dimulai dari langkah-langkah yang dilakukan secara konsisten. Bagi kami, kemajuan lebih penting daripada kesempurnaan,” tutup dr. Sari. (Eko)