HEADLINE
Buka Pelatihan Konten Digital di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Pemuda Sumbar Jadi Kreator Inovatif    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

Buka Pelatihan Konten Digital di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Pemuda Sumbar Jadi Kreator Inovatif
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendorong generasi muda keluar dari zona nyaman dan tampil sebagai pencipta inovasi di era digital. (Foto/Biro Adpim Sumbar). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendorong generasi muda keluar dari zona nyaman dan tampil sebagai pencipta inovasi di era digital. 

Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya membanggakan nama besar keluarga, tetapi harus mampu menunjukkan karya, ide, dan kreativitasnya sendiri.

Pesan itu disampaikan Mahyeldi saat membuka kegiatan Peningkatan Kreativitas Pemuda Sub Sektor Video bertajuk “Transformasi Kreativitas Pemuda Melalui Konten Video Digital sebagai Penggerak Inovasi dan Daya Saing Daerah” di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Rabu (29/4/2026).

“Pemuda itu bukan yang sibuk membanggakan orang tuanya. Pemuda adalah mereka yang mengatakan, ‘Ini saya, ini karya saya, ini ide saya’,” tegas Mahyeldi.

Ia menilai kreativitas menjadi kunci penting bagi kemajuan daerah di tengah persaingan digital yang semakin terbuka.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berani tampil dengan gagasan baru.

“Kalau Sumbar ingin maju, pemudanya harus kreatif. Kreatif itu orang yang punya ide, punya gagasan, lalu menghadirkan sesuatu yang baru dan bermanfaat,” katanya.

Dalam arahannya, Mahyeldi juga mengutip hadis Rasulullah tentang makna pemuda sebagai sosok yang hadir dengan kemampuan dan potensinya sendiri, bukan hidup di bawah bayang-bayang orang lain.

“Pemuda itu hadir dengan kreativitasnya, dengan inovasinya. Mereka menunjukkan eksistensi lewat hasil karya dan buah pikirnya,” ujarnya.

Mahyeldi menilai perkembangan dunia digital membuka peluang besar bagi anak muda untuk berkembang, termasuk melalui konten video dan industri kreatif.

Ia bahkan menyinggung gaya dan tampilan unik para kreator konten sebagai bagian dari kreativitas generasi muda.

“Yang unik itu berbeda dari yang lain. Anak muda sekarang tampil kreatif, berani berekspresi, dan itu bagian dari inovasi,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar, Zulkanedi Said, mengatakan program tersebut menjadi kegiatan perdana yang digelar bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar. 

Ia menyebut proses seleksi peserta berlangsung ketat karena tingginya minat anak muda mengikuti pelatihan tersebut.

“Menetapkan 50 peserta ini tidak mudah. Yang lolos memang istimewa,” ujar Zulkanedi.

Ia mengungkapkan, awalnya panitia membatasi usia maksimal peserta 30 tahun sesuai kategori kepemudaan.

Namun dalam prosesnya, sejumlah peserta di atas usia tersebut tetap diakomodasi karena pertimbangan tertentu, termasuk guru pendamping dan pelaku komunitas digital.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Mahdianur, mengatakan kegiatan itu merupakan langkah pemerintah menyiapkan generasi muda menghadapi transformasi digital, khususnya di bidang produksi konten video.

Menurutnya, program tersebut dirancang agar pemuda tidak hanya menjadi konsumen media digital, tetapi mampu menjadi kreator konten yang produktif dan bernilai ekonomi.

“Kami ingin pemuda Sumbar menjadi produser konten yang positif, kreatif, dan punya nilai manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Mahdianur menegaskan, pengembangan kreativitas digital tetap harus berlandaskan nilai budaya Minangkabau dan norma agama.

“Kita tetap berpegang pada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Kreatif boleh, tetapi harus tetap beretika,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 29 April hingga 2 Mei 2026 itu diikuti 50 peserta dari berbagai daerah di Sumbar, terdiri dari pegawai nagari, guru muda, hingga pelajar SMA dan SMK. 

Para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari praktisi industri kreatif, produser, penulis naskah, hingga tenaga profesional bersertifikasi nasional. (adpsb/cen)

Dampingi Menpar di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Jam Gadang dan Sejarah PDRI Mendunia    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

Dampingi Menpar di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Jam Gadang dan Sejarah PDRI Mendunia
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan posisi penting Kota Bukittinggi dalam sejarah bangsa saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, di Bukittinggi, Rabu (29/4/2026). (Foto/Adpim Sumbar). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan posisi penting Kota Bukittinggi dalam sejarah bangsa saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, di Bukittinggi, Rabu (29/4/2026).

Menurut Mahyeldi, Bukittinggi bukan sekadar kota wisata, tetapi salah satu pusat sejarah paling penting dalam perjalanan Republik Indonesia, terutama sebagai ibu kota Pemerintah Darurat Republik Indonesia.

“PDRI adalah penyambung nyawa Indonesia. Kalau tidak ada PDRI, tidak akan ada Indonesia,” tegas Mahyeldi.

Ia mengatakan, jejak sejarah yang dimiliki Bukittinggi harus dijaga dan diperkuat sebagai identitas kota sekaligus destinasi wisata sejarah nasional.

“Ini harus diabadikan. Pemerintah Provinsi tentu mendukung langkah Pemerintah Kota Bukittinggi agar kawasan ini menjadi destinasi historis yang kuat,” katanya.

Mahyeldi menyebut Bukittinggi memiliki rekam sejarah panjang, mulai dari era pemerintahan kolonial Belanda, pendudukan Jepang, ibu kota Sumatera Tengah, hingga pusat pemerintahan darurat republik. Seluruh catatan sejarah itu, kata dia, harus terdokumentasi secara serius.

“Dokumen seluruh sejarah dan peristiwa penting di Bukittinggi harus dicatat lebih baik. Itu yang akan mengokohkan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga menyinggung peluang Jam Gadang untuk didorong menuju pengakuan internasional, termasuk UNESCO. 

Namun, menurutnya, pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan pengusulan kawasan Geopark Silokek.

“Momentum 100 tahun Bukittinggi menjadi awal untuk menyiapkan seluruh dokumen. Setelah Silokek, nanti ada Bukittinggi dan Geopark Sianok-Maninjau. Semuanya harus dilengkapi bertahap sampai ke tingkat internasional,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengaku terkesan dengan keindahan dan kekayaan sejarah Bukittinggi. 

Kunjungan tersebut menjadi lawatan pertamanya ke kota itu sejak menjabat sebagai menteri.

“Luar biasa indahnya Bukittinggi. Kami datang untuk melihat langsung potensinya, termasuk sebagai kandidat nominasi Wonderful Indonesia,” ujar Widiyanti.

Ia menegaskan, Kementerian Pariwisata siap mendukung promosi destinasi unggulan daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Di hadapan Menteri Pariwisata, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, turut memaparkan sejarah panjang kota yang akan genap berusia 100 tahun pada 26 Juni 2026 mendatang.

Ia menyoroti keberadaan Jam Gadang yang disebut memiliki keunikan tersendiri dan menjadi ikon utama kota wisata tersebut.

Ramlan juga berharap adanya dukungan tenaga profesional dan konsultan untuk memperkuat tata kelola sektor pariwisata Bukittinggi ke depan.

Kunjungan kerja itu ditutup dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama antara Menteri Pariwisata, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda. (adpsb/cen)

Buka Pelatihan Konten Digital di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Pemuda Sumbar Jadi Kreator Inovatif    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

Buka Pelatihan Konten Digital di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Pemuda Sumbar Jadi Kreator Inovatif
Mahyeldi saat membuka kegiatan Peningkatan Kreativitas Pemuda Sub Sektor Video bertajuk “Transformasi Kreativitas Pemuda Melalui Konten Video Digital sebagai Penggerak Inovasi dan Daya Saing Daerah” di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Rabu (29/4/2026). (Foto/Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
— Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendorong generasi muda keluar dari zona nyaman dan tampil sebagai pencipta inovasi di era digital. Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya membanggakan nama besar keluarga, tetapi harus mampu menunjukkan karya, ide, dan kreativitasnya sendiri.

Pesan itu disampaikan Mahyeldi saat membuka kegiatan Peningkatan Kreativitas Pemuda Sub Sektor Video bertajuk “Transformasi Kreativitas Pemuda Melalui Konten Video Digital sebagai Penggerak Inovasi dan Daya Saing Daerah” di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Rabu (29/4/2026).

“Pemuda itu bukan yang sibuk membanggakan orang tuanya. Pemuda adalah mereka yang mengatakan, ‘Ini saya, ini karya saya, ini ide saya’,” tegas Mahyeldi.

Ia menilai kreativitas menjadi kunci penting bagi kemajuan daerah di tengah persaingan digital yang semakin terbuka. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berani tampil dengan gagasan baru.

“Kalau Sumbar ingin maju, pemudanya harus kreatif. Kreatif itu orang yang punya ide, punya gagasan, lalu menghadirkan sesuatu yang baru dan bermanfaat,” katanya.

Dalam arahannya, Mahyeldi juga mengutip hadis Rasulullah tentang makna pemuda sebagai sosok yang hadir dengan kemampuan dan potensinya sendiri, bukan hidup di bawah bayang-bayang orang lain.

“Pemuda itu hadir dengan kreativitasnya, dengan inovasinya. Mereka menunjukkan eksistensi lewat hasil karya dan buah pikirnya,” ujarnya.

Mahyeldi menilai perkembangan dunia digital membuka peluang besar bagi anak muda untuk berkembang, termasuk melalui konten video dan industri kreatif. Ia bahkan menyinggung gaya dan tampilan unik para kreator konten sebagai bagian dari kreativitas generasi muda.

“Yang unik itu berbeda dari yang lain. Anak muda sekarang tampil kreatif, berani berekspresi, dan itu bagian dari inovasi,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar, Zulkanedi Said, mengatakan program tersebut menjadi kegiatan perdana yang digelar bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar. 

Ia menyebut proses seleksi peserta berlangsung ketat karena tingginya minat anak muda mengikuti pelatihan tersebut.

“Menetapkan 50 peserta ini tidak mudah. Yang lolos memang istimewa,” ujar Zulkanedi.

Ia mengungkapkan, awalnya panitia membatasi usia maksimal peserta 30 tahun sesuai kategori kepemudaan. 

Namun dalam prosesnya, sejumlah peserta di atas usia tersebut tetap diakomodasi karena pertimbangan tertentu, termasuk guru pendamping dan pelaku komunitas digital.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Mahdianur, mengatakan kegiatan itu merupakan langkah pemerintah menyiapkan generasi muda menghadapi transformasi digital, khususnya di bidang produksi konten video.

Menurutnya, program tersebut dirancang agar pemuda tidak hanya menjadi konsumen media digital, tetapi mampu menjadi kreator konten yang produktif dan bernilai ekonomi.

“Kami ingin pemuda Sumbar menjadi produser konten yang positif, kreatif, dan punya nilai manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Mahdianur menegaskan, pengembangan kreativitas digital tetap harus berlandaskan nilai budaya Minangkabau dan norma agama.

“Kita tetap berpegang pada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Kreatif boleh, tetapi harus tetap beretika,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 29 April hingga 2 Mei 2026 itu diikuti 50 peserta dari berbagai daerah di Sumbar, terdiri dari pegawai nagari, guru muda, hingga pelajar SMA dan SMK. 

Para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari praktisi industri kreatif, produser, penulis naskah, hingga tenaga profesional bersertifikasi nasional. (adpsb/cen)

JNE Raih Penghargaan Golden Brand of The Year dan Digital Popular Brand Award 2026    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

JNE Raih Penghargaan Golden Brand of The Year dan Digital Popular Brand Award 2026
JNE kembali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin industri logistik nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, Golden Brand of The Year 2026 dengan peringkat Excellent dan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 untuk kategori Jasa Pengiriman. (Foto/Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– JNE kembali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin industri logistik nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, Golden Brand of The Year 2026 dengan peringkat Excellent dan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 untuk kategori Jasa Pengiriman. 

Acara yang diinisiasi oleh Infobrand.id bersama Tras N Co Indonesia dan IMFocus Digimarketing Consultant ini diselenggarakan di Lumire Hotel & Convention Center, Jakarta (28/4). 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Tri Raharjo, SE, MM selaku CEO Tras N Co Indonesia dan Susilowati Ningsih selaku CEO Media Infobrand Group kepada JNE yang diwakili oleh Kurnia Nugraha selaku Media Communication Department Head JNE.

Eri Palgunadi, selaku Marketing Group Head JNE mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan ini.

“Mewakili seluruh karyawan dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Infobrand, Tras N CO, serta IMFocus Digimarketing Consultant atas penganugerahan Golden Brand of The Year 2026 dan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam pengembangan bisnis di tahun-tahun mendatang, serta memperkuat komitmen JNE dalam menghubungkan kebahagiaan kepada seluruh pelanggan,” ujar Eri.

Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2026 sendiri merupakan apresiasi bagi merek-merek yang sukses membangun popularitas dan kepercayaan publik melalui media digital.

Penilaian dilakukan berdasarkan riset Indonesia Digital Popular Brand Index periode November 2025 hingga Januari 2026 melalui tiga parameter utama: Search Engine Based, Social Media Based, dan Website Based. 

Dengan keberhasilan ini, JNE terbukti menjadi simbol popularitas dan kepercayaan netizen dalam memilih jasa pengiriman di era digital. 

Selain itu, penghargaan Golden Brand of The Year 2026 dianugerahkan kepada JNE atas konsistensinya menjaga eksistensi merek selama lebih dari 25 tahun. 

JNE dinilai sebagai perusahaan yang adaptif, inovatif, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekonomi nasional. 

Riset penilaiannya mengacu pada tiga aspek fundamental, yaitu Brand Existence Aspect, Brand Impact Aspect, dan Business Innovation Aspect yang dirancang untuk mengukur ketangguhan sebuah merek di tengah dinamika bisnis yang terus berubah. 

Eri menekankan komitmen JNE dalam memberikan kontribusi nyata bagi negara, “Sebagai perusahaan ekspres dan logistik nasional, JNE telah berkontribusi selama 35 tahun dengan semangat ‘Bergerak Bersama’ untuk kemajuan perekonomian bangsa. Wujud kontribusi tersebut adalah komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik serta mendukung kemajuan UMKM melalui berbagai program pemberdayaan. Harapannya, apresiasi ini menjadikan semangat JNE untuk terus meningkatkan strategi komunikasi kepada para stakeholder dan senantiasa menciptakan citra positif perusahaan,” tambahnya.

Dalam menjalankan operasionalnya, JNE selalu mengusung semangat “Connecting Happiness” yang berlandaskan prinsip Berbagi, Memberi, dan Menyantuni.

Filosofi ini bertujuan memberikan manfaat luas bagi karyawan maupun masyarakat. 

Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai program kolaborasi di bidang sosial, olahraga, budaya, hingga edukasi komunitas untuk mendukung kesejahteraan masyarakat luas. (By)

Pemko Padang Akan Kembali Aktifkan PAI bagi Siswa SMP dan MTs via Masjid dan Musala di Lingkungan Masing-masing    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

Pemko Padang Akan Kembali Aktifkan PAI bagi Siswa SMP dan MTs via Masjid dan Musala di Lingkungan Masing-masing
Pemerintah Kota (Pemko) Padang akan kembali mengaktifkan pendidikan agama Islam bagi siswa SMP dan MTs melalui masjid dan musala di lingkungan masing-masing. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota (Pemko) Padang akan kembali mengaktifkan pendidikan agama Islam bagi siswa SMP dan MTs melalui masjid dan musala di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Kebijakan ini dibahas dalam rapat Revisi Kurikulum MDTA/TQA yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Kamis (30/4/2026).

Fadly Amran menekankan pentingnya pengelolaan waktu belajar siswa agar seimbang dan tidak menimbulkan kelelahan murid. Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang untuk mengatur durasi jam pembelajaran secara proporsional.

“Anak-anak sudah memulai aktivitas sejak pukul subuh melaksanakan program Subuh Mubarakah. Jika ditambah kegiatan yang terlalu panjang, tentu akan berdampak pada kondisi fisik mereka. Waktu anak-anak bersama keluarga dan istirahat juga harus diperhatikan,” ujarnya.

Fadly Amran menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari rencana pembangunan jangka menengah lima tahunan sehingga membutuhkan dukungan lintas sektor. Untuk itu, ia meminta Dinas Pendidikan agar segera melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah di Kota Padang.

“Pelaksanaannya harus tertib, terukur, dan jika memungkinkan berbasis digital. Jangan sampai pelaksanaannya berlebihan dan tidak terkontrol,” tambahnya.

Sementara itu, Maigus Nasir menyampaikan bahwa program MDTW/TQA akan diluncurkan pada 2 Mei mendatang. Program ini akan dilaksanakan di 970 masjid dan musala dengan dukungan 1.227 tenaga pengajar, melibatkan 36.175 santri dari SMP dan 7.891 santri dari MTs.

“Proses belajar dimulai dengan salat Magrib berjamaah dan diakhiri dengan salat Isya berjamaah. Materi pembelajaran difokuskan pada konsep 3T, yaitu Tahsin, Tahfidz, dan Tafsir, dengan metode halaqah, klasikal, serta menyesuaikan kondisi lapangan,” ujarnya didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova. (*)

PT Pelindo Regional II Teluk Bayur Bantu 603 Pasang Sepatu dan Kaos Kaki, Diterima Wako Fadly Amran    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

PT Pelindo Regional II Teluk Bayur Bantu 603 Pasang Sepatu dan Kaos Kaki, Diterima Wako Fadly Amran
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima bantuan sebanyak 603 pasang sepatu beserta kaos kaki dari PT Pelindo Regional II Teluk Bayur. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Padang Fadly Amran menerima bantuan sebanyak 603 pasang sepatu beserta kaos kaki dari PT Pelindo Regional II Teluk Bayur. 

Bantuan ini diperuntukkan bagi pelajar yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025 lalu.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Pelindo terhadap masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di Kota Padang yang terdampak bencana.

Ia menilai, bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi dunia usaha dalam mendukung sektor pendidikan.

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak kita. Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kota Padang dengan PT Pelindo II Teluk Bayur dapat terus ditingkatkan ke depan,” ujar Fadly Amran saat penyerahan bantuan ini di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Kamis (30/4/2026).

Junior Manager SDM Umum dan KBL PT Pelindo II Teluk Bayur Satriyo Agung Nugroho menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Ia menegaskan bahwa Pelindo berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat di wilayah operasionalnya.

“Sebelumnya kami juga telah menyalurkan bantuan bagi korban terdampak bencana banjir bandang di Kota Padang. Kali ini kami fokus pada sektor pendidikan melalui program TJSL,” jelasnya.

Penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Anggota DPRD Kota Padang Buya Iskandar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, serta jajaran PT Pelindo II Teluk Bayur. (*)

Wako Fadly Amran Hadiri Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang II sekaligus Pembukaan Masa Sidang III DPRD Kota Padang    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

Wako Fadly Amran Hadiri Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang II sekaligus Pembukaan Masa Sidang III DPRD Kota Padang
Wali Kota Padang Fadly Amran, menghadiri Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang II sekaligus Pembukaan Masa Sidang III DPRD Kota Padang. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Padang Fadly Amran, menghadiri Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang II sekaligus Pembukaan Masa Sidang III DPRD Kota Padang, yang digelar di ruang sidang DPRD Kota Padang, Kamis (30/4/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh pimpinan DPRD Kota Padang dan diikuti oleh seluruh anggota dewan, serta dihadiri jajaran Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah Pemerintah Kota Padang. Agenda ini menjadi penanda berakhirnya masa sidang II dan dimulainya masa sidang III tahun 2026.

Pimpinan DPRD Kota Padang menyampaikan sejumlah capaian kinerja selama masa sidang II, termasuk pembahasan berbagai Ranperda serta fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Padang yang telah membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah.

“Kita mengapresiasi pelaksanaan sidang-sidang sebelumnya oleh DPRD. Pada masa sidang II kita telah menetapkan Perda Nomor 1/2026 tentang Penyelenggaraan Pangan. Semoga yang sudah kita rencanakan dapat berjalan dengan baik,” ujar Fadly Amran.

Ia juga berharap, pada masa sidang III, sinergi antara eksekutif dan legislatif dapat terus ditingkatkan guna mendukung percepatan pembangunan di Kota Padang, terutama dalam melahirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan di masa sidang III kita bisa terus bersinergi, menjaga komunikasi yang baik, serta menghadirkan regulasi, kebijakan dan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Dengan dimulainya masa sidang III, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD diharapkan dapat semakin solid dalam menjalankan fungsi masing-masing, sehingga berbagai agenda pembangunan daerah dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan. Ditargetkan 2 Ranperda bisa dituntaskan pada masa Sidang III. (*)

Master Plan Drainase Harus Jadi Acuan Utama Tangani Banjir di Kota Padang Empat Tahun ke Depan    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

Master Plan Drainase Harus Jadi Acuan Utama Tangani Banjir di Kota Padang Empat Tahun ke Depan
Rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran ini berlangsung di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (29/4/2026), dan dihadiri oleh konsultan perencana serta pihak teknis terkait. (Foto/Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang menggelar rapat pembahasan Master Plan Drainase sebagai langkah strategis mengatasi persoalan banjir dan genangan air di Kota Padang.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran ini berlangsung di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (29/4/2026), dan dihadiri oleh konsultan perencana serta pihak teknis terkait.

Dalam rapat ini dibahas secara komprehensif rencana induk sistem drainase Kota Padang, yang mencakup pemetaan wilayah rawan genangan. Pemetaan ini terbagi dalam 50 zona dengan total 224 saluran primer dan sekunder, yang dilengkapi dengan sistem daerah aliran drainase.

Fadly Amran menyampaikan bahwa penyusunan Master Plan Drainase ini merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, khususnya dalam pengendalian banjir terpadu di Kota Padang.

“Kita bersyukur karena dari kementerian kita mendapatkan dana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Sehingga untuk penanganan di hulu penyebab banjir, mudah-mudahan bisa tertangani dalam dua tahun ke depan,” ujarnya.

Fadly Amran menegaskan bahwa master plan drainase yang tengah disusun harus menjadi acuan utama dalam penanganan banjir di Kota Padang selama empat tahun ke depan. Oleh karena itu, ia meminta kepada konsultan agar menyusun dokumen secara detail dan komprehensif.

“Mulai dari kolam retensi, peta wilayah, hingga integrasi dengan penanganan bencana harus tergambar jelas. Tidak ada satupun kealpaan data, dan tidak ada lagi kajian di luar dokumen ini,” tegasnya.

Fadly Amran berharap, melalui penyusunan master plan drainase yang matang dan terintegrasi ini, penanganan banjir di Kota Padang dapat dilakukan secara lebih terarah, dan berkelanjutan.

“Terima kasih kepada para konsultan dan seluruh pihak teknis yang telah bekerja dan berkontribusi dalam penyusunan master plan ini. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut hingga tahap implementasi nanti,” tutupnya. (*)

Ambang Batas Parlemen Berdasarkan Jumlah Komisi di DPR, Ini Usulan Yusril Ihza Mahendra    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

Ambang Batas Parlemen Berdasarkan Jumlah Komisi di DPR, Ini Usulan Yusril Ihza Mahendra
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra bicara soal ambang batas parlemen berdarkan jumlah kursi DPR. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengusulkan agar jumlah komisi atau alat kelengkapan dewan di DPR dijadikan basis ambang batas parlemen bagi partai politik peserta pemilu pada Rabu (29/4/2026) di Cawang, Jakarta Timur.

Gagasan tersebut bertujuan untuk mensinkronkan keterwakilan partai dengan struktur organisasi di legislatif, sebagaimana dilansir dari Nasional. Jika merujuk pada periode 2024-2029 yang memiliki 13 komisi, maka setiap partai politik wajib memperoleh minimal 13 kursi untuk bisa lolos ke parlemen.

Yusril Ihza Mahendra menilai bahwa pengaturan mengenai acuan jumlah komisi ini lebih tepat jika dituangkan ke dalam undang-undang daripada sekadar diatur dalam tata tertib dewan.

"Misalnya yang dijadikan acuan adalah sebenarnya berapa komisi yang ada di DPR. Nah itu kan sekarang diatur dalam tata tertib, seyogyanya diatur dalam Undang-Undang," usul Yusril, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.

Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang tersebut juga memberikan opsi berupa pembentukan koalisi gabungan bagi partai yang tidak mencapai target 13 kursi agar aspirasi pemilih tetap terakomodasi.

"Dengan demikian, maka tidak ada suara yang hilang dan itu cukup adil bagi kita semua," ujar Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.

Langkah ini diharapkan menjadi jalan keluar dalam menentukan batas minimal perolehan kursi sekaligus mekanisme pembentukan fraksi melalui revisi UU Pemilu serta UU MD3.

"Dan berharap juga bahwa inilah yang akan muncul sebagai suatu solusi jalan tengah mengatasi persoalan berapa minimal threshold dan bagaimana kita menentukan jumlahnya, bagaimana kemudian kita membentuk fraksi di DPR," ujar Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.

Wacana perubahan ini sejalan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 116/PUU-XXI/2023 yang mewajibkan perubahan ambang batas parlemen 4 persen sebelum pelaksanaan Pemilu 2029. MK sebelumnya mengabulkan gugatan dari Perludem terkait konstitusionalitas bersyarat angka ambang batas tersebut.

Hakim Konstitusi Saldi Isra menegaskan bahwa penentuan angka baru harus dilakukan secara transparan dan melibatkan partisipasi publik yang bermakna, termasuk partai politik non-parlemen.

"(Kelima) Perubahan melibatkan semua kalangan yang memiliki perhatian terhadap penyelenggaraan Pemilihan Umum dengan menerapkan sistem partisipasi publik yang bermakna termasuk melibatkan parpol peserta Pemilu yang tidak memiliki perwakilan di DPR," jelas Saldi Isra, Hakim Konstitusi.

MK menetapkan lima syarat dalam perubahan norma tersebut, di antaranya harus menjaga proporsionalitas sistem pemilu dan bertujuan untuk penyederhanaan partai politik secara berkelanjutan. (*) 

Prabowo Bantah Narasi Indonesia Gelap: Matanya Burem, Kau Kabur Saja Sana ke Yaman    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

Prabowo Bantah Narasi Indonesia Gelap: Matanya Burem, Kau Kabur Saja Sana ke Yaman
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan hal itu menghadiri acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (29/4/2026). (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masa depan Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang cerah dan optimistis. Pernyataan ini disampaikan Prabowo guna membantah narasi negatif yang menyebut Indonesia tengah berada dalam kondisi gelap.

Prabowo menyampaikan hal itu menghadiri acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (29/4/2026). 

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut program hilirisasi sebagai tonggak bersejarah dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia. Ia mengibaratkan perjuangan bangsa ini seperti sebuah long march yang penuh rintangan, mulai dari masa penjajahan hingga berbagai upaya adu domba.

“Hilirisasi ini adalah hal yang bersejarah. Perjalanan, suatu bangsa yang saya katakan lama susah ibarat long march, ini long march suatu bangsa, long march suatu bangsa. Kita dijajah kita diadu domba kita diinfiltrasi dibikin pemberontakan-pemberontakan pemberontakan. DI TII, Angkatan Perang Ratu Adil, RMS, PGRS Paraku, PRRI Permesta, terus gerakan ini, gerakan itu,” kata Prabowo. 

Eks Menteri Pertahanan ini secara khusus menyoroti pihak-pihak yang terus menebarkan pesimisme dengan menyebut Indonesia sedang gelap. Menurutnya, pandangan tersebut hanya muncul dari orang-orang yang enggan melihat kenyataan objektif. 

Ia bahkan memberikan pernyataan menohok kepada pihak-pihak yang tidak percaya pada kemajuan dalam negeri dan ingin meninggalkan Indonesia. Ia mempersilakan mereka untuk pergi agar tidak menimbulkan kegaduhan di dalam negeri.

“Terus kita dibikin apalagi Indonesia gelap, matanya buram Indonesia gelap, Indonesia terang. Ada yang mau kabur, ada yang mau kabur, kabur saja, kabur saja kau ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silakan. Mau kabur ke mana?” ujarnya. (*) 

Sumber: iNews

Prabowo: Jangan Kepandaianmu Dipakai untuk Korupsi dan Memperkaya Bangsa Lain    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

Prabowo: Jangan Kepandaianmu Dipakai untuk Korupsi dan Memperkaya Bangsa Lain
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, dirinya tak membenci bangsa lain, tetapi ia tidak mau jika kekayaan bangsa Indonesia mengalir ke luar negeri. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Presiden RI Prabowo Subianto mengajak orang-orang pintar di Indonesia untuk terus membela dan ikut membangun bangsa dan negara. Kepala Negara tidak ingin kepandaian para teknokrat, ilmuan, insinyur dipakai untuk menipu rakyat, menutupi korupsi, serta memperkaya bangsa lain.

"Sekarang saatnya para teknokrat, sekarang saatnya para ilmuwan, sekarang saatnya para insinyur, para profesor, jadi profesor Merah Putih, jadi profesor pembela rakyat, jadi insinyur untuk bangsa dan rakyat," kata Prabowo dalam acara peresmian groundbreaking 13 proyek hilirisasi yang digelar di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). 

"Jangan kepandaianmu kau pakai untuk menipu rakyat dan bangsa! Jangan kepandaianmu kau pakai untuk menutupi korupsi dan perampokan! Jangan kepandaianmu kau pakai untuk memperkaya bangsa lain!" tegasnya. 

Prabowo menegaskan, dirinya tak membenci bangsa lain, tetapi ia tidak mau jika kekayaan bangsa Indonesia mengalir ke luar negeri. 

"Kita tidak benci bangsa lain, kita tidak mau rakyat kita miskin terus karena uang kita diambil ke luar negeri," ujarnya. 

Presiden Prabowo pun menegaskan tidak akan menoleransi orang-orang pintar yang tidak patriotik. Meski orang itu sangat pintar tapi tidak mau membela bangsa Indonesia, Kepala Negara mempersilahkannya untuk pergi.

"Kalau saudara mau, silakan, Jangan ikut pemerintah yang saya pimpin. Pilih. Setiap manusia boleh pilih. Pilih bela rakyatmu atau pilih mengabdi ke yang lain. Saya tidak akan toleransi mereka-mereka yang tidak patriotik," ucapnya.

Di kesempatan ini, Prabowo juga mengatakan sudah terlalu lama sumber daya alam dan ekonomi bangsa Indonesia dikuasai oleh pedagang-pedagang yang harus dipertanyakan nasionalismenya. Menurutnya, ada pengusaha di berbagai sektor yang mendapat kemudahan, tetapi malah memberikan hasil alam Indonesia ke bangsa lain. 

"Kita kasih konsesi tambang, kita kasih konsesi perkebunan, kita kasih lagi kredit dari bank pemerintah, bank milik rakyat, tapi mereka begitu berhasil hasil usahanya tidak ditempatkan di Indonesia. Saya kira bangsa Indonesia tidak mau hal ini diteruskan," kata Prabowo. 

Oleh karenanya, Prabowo selaku Presiden RI juga tidak mau meneruskan hal-hal seperti ini. Prabowo menginginkan sumber kekayaan bangsa Indonesia harus mengalir dan dinikmati oleh rakyat Indonesia. Dia pun mengajak para jajaran Kabinet Merah Putih serta jajaran Danantara untuk mewujudkan hal itu. 

"Saya menghimbau, saya menggugah kalian, saya menggugah kalian. Kerahkan dari hatimu, kerahkan dari hatimu cintamu kepada bangsa dan rakyat. Berbuatlah untuk bangsa dan rakyat kita. Ini kesempatan emas. Ini kesempatan emas. Kita sudah mengerti kekayaan kita. Kita sudah paham, kita sudah lihat data-datanya. Sekarang tinggal kita mampu atau tidak mengelola," jelasnya. (*)

Sumber: Kompas.com

AKBP Didik dan AKP Malaungi Jadi Tersangka TPPU Kasus Narkoba    
Kamis, April 30, 2026

On Kamis, April 30, 2026

AKBP Didik dan AKP Malaungi Jadi Tersangka TPPU Kasus Narkoba
Bareskrim Polri menetapkan dua mantan perwira polisi, Didik Putra Kuncoro dan Malaungi, sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait kasus narkotika.

BENTENGSUMBAR.COM
- Bareskrim Polri menetapkan dua mantan perwira polisi, Didik Putra Kuncoro dan Malaungi, sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait kasus narkotika.

Penetapan tersangka terhadap Didik yang merupakan eks Kapolres Bima Kota dan Malaungi selaku mantan Kasat Narkoba Polres Bima Kota dilakukan usai gelar perkara pada Rabu (29/4/2026).

"“Tim penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri telah melakukan gelar perkara penetapan status tersangka tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal (TPA) narkotika," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, dalam keterangan tertulis, Rabu.

Berdasarkan foto yang diterima, Didik tampil tanpa atribut kepolisian. 

Ia kenakan baju tahanan warna oranye dengan nomor “94” dan tulisan Bag Tahti di bagian dada kiri.

Tampak rambutnya dipotong pendek, kumis tipis, dan janggut di dagu. 

Tangannya berada di samping badan serta posisi tegak dengan tanpa ekspresi. 

Sementara itu, Malaungi mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan nomor 15. 

Wajahnya tampak tanpa ekspresi, menatap ke depan, dan berdiri di depan papan ukur tinggi badan.

Selain keduanya, penyidik juga menetapkan tiga tersangka lain, yakni Abdul Hamid alias Boy yang merupakan bandar narkoba di Bima Kota, Alex Iskandar selaku adik kandung Erwin Iskandar alias Ko Erwin, dan Ais Setiawati, mantan istri Ko Erwin.

Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan kasus narkotika yang melibatkan sejumlah pihak.

Kasus ini bermula dari penangkapan dua asisten rumah tangga milik Bripka IR dan istrinya, AN. 

Dari rumah pasangan tersebut, polisi menemukan sabu seberat 30,415 gram.

Pengembangan dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB hingga mengarah pada keterlibatan AKP Malaungi.

Hasil tes urine terhadap yang bersangkutan menunjukkan positif mengandung amfetamin dan metamfetamin.

Penggeledahan di ruang kerja dan rumah jabatan Malaungi ditemukan lima bungkus sabu seberat 488,496 gram.

Dari hasil pemeriksaan Malaungi, muncul dugaan keterlibatan AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Tim gabungan lalu melakukan penggeledahan di rumahnya di Tangerang dan menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu, ekstasi, alprazolam, Happy Five, dan ketamin.

AKBP Didik Putra Kuncoro dijerat dengan pasal terkait narkotika dan psikotropika sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*)

Sumber: Wartakota