HEADLINE
Wako Fadly Amran dan Wawako Maigus Nasir Genap Setahun Pimpin Kota Padang, Ini Harapan Mereka    
Jumat, Februari 20, 2026

On Jumat, Februari 20, 2026

Wako Fadly Amran dan Wawako Maigus Nasir Genap Setahun Pimpin Kota Padang, Ini Harapan Mereka
Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Tepat pada 20 Februari 2026, Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir genap menjalani satu tahun masa kepemimpinan di Kota Padang.

Keduanya dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang periode 2025-2030 oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta pada 20 Februari 2025, bersama ratusan kepala daerah lainnya di Indonesia.

Menandai momentum tersebut, Pemerintah Kota Padang menggelar kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Jumat (20/2/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Satu Tahun Kepemimpinan, Satujuan untuk Kejayaan Kota Padang" ini menjadi momentum evaluasi, sekaligus penguatan komitmen dalam mendorong pembangunan Kota Padang ke depan. 

Hadir dalam kesempatan itu unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, akademisi, serta dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, rekan pers, hingga perwakilan generasi muda di Kota Padang.

Fadly Amran menegaskan, satu tahun masa kepemimpinan merupakan fondasi awal untuk mewujudkan visi kejayaan Kota Padang sebagai kota sehat dan kota pintar (smart city) yang berlandaskan agama dan budaya menuju kota yang maju dan sejahtera. “Setahun ini merupakan pijakan awal. Sejumlah program prioritas telah dijalankan, mulai dari penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 lalu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dan kolaborasi menjadi kunci agar Kota Padang semakin maju dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak tetap kompak dan solid, satu tujuan untuk mendukung kejayaan Kota Padang,” pungkas Fadly Amran.

Senada, Maigus Nasir menyampaikan bahwa selama satu tahun terakhir pemerintah daerah terus mendorong berbagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mempercepat realisasi program pembangunan. “Refleksi setahun kepemimpinan ini bukan sekadar melihat capaian, tetapi juga menjadi bahan evaluasi agar ke depan dapat bekerja lebih baik. Kami berkomitmen, dalam sisa empat tahun masa kepemimpinan, visi-misi serta sembilan Program Unggulan (Progul) sebagai instrumen percepatan pembangunan dapat terealisasi secara optimal dan memberi dampak nyata bagi kemajuan Kota Padang,” ujarnya. (*)

Sari Lenggogeni Sambut Hangat Kunjungan Dony Oskaria di SMPN 7 Padang    
Jumat, Februari 20, 2026

On Jumat, Februari 20, 2026

Sari Lenggogeni Sambut Hangat Kunjungan Dony Oskaria di SMPN 7 Padang
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumatera Barat (Sumbar), Sari Lenggogeni, menyambut hangat kunjungan Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumatera Barat (Sumbar), Sari Lenggogeni, menyambut hangat kunjungan Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, di SMPN 7 Padang, Jumat (20/2/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan disambut dengan tarian persembahan sebagai bentuk penghormatan adat Minangkabau kepada tamu kehormatan yang datang ke sekolah tersebut.

Dony Oskaria hadir bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Wali Kota Padang Fadly Amran, serta Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye.

Sari Lenggogeni menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut yang dinilainya menjadi bentuk nyata perhatian terhadap dunia pendidikan di Kota Padang dan Sumbar secara umum.

Menurut Sari, kehadiran tokoh nasional yang memiliki latar belakang pendidikan dari daerah akan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan memiliki mimpi besar.

Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Sari juga menyebutkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan dunia usaha, termasuk BUMN, dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Kunjungan ini memberi semangat baru bagi sekolah dan peserta didik. Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Ia berharap perhatian terhadap sektor pendidikan tidak berhenti pada kunjungan semata, tetapi berlanjut dalam bentuk dukungan nyata dan berkelanjutan.

Sari Lenggogeni optimistis, melalui kolaborasi yang kuat, pendidikan di Sumbar dapat terus berkembang dan melahirkan generasi unggul di masa depan. (*)

Kabar Gembira untuk Kabau Sirah! Kazaki Nakagawa Bisa Main, Direksi Targetkan 3 Poin di Kandang    
Jumat, Februari 20, 2026

On Jumat, Februari 20, 2026

Kabar Gembira untuk Kabau Sirah! Kazaki Nakagawa Bisa Main, Direksi Targetkan 3 Poin di Kandang
Komisaris klub, Braditi Moulevey, menegaskan keyakinannya bahwa Kabau Sirah mampu mengamankan tiga poin penuh saat menjamu Malut United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (20/2/2026) malam pukul 21.00 WIB.

BENTENGSUMBAR.COM
- Optimisme tinggi menyelimuti jajaran direksi dan komisaris Semen Padang FC jelang laga krusial pekan ke-22 BRI Super League.

Komisaris klub, Braditi Moulevey, menegaskan keyakinannya bahwa Kabau Sirah mampu mengamankan tiga poin penuh saat menjamu Malut United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (20/2/2026) malam pukul 21.00 WIB.

Pertandingan ini bukan sekadar agenda rutin kompetisi sepak bola nasional. Bagi Kabau Sirah, duel kandang tersebut menjadi momentum menentukan untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Saat ini, Semen Padang FC masih berada di peringkat ke-16 dengan koleksi 15 poin, hanya terpaut dua angka dari zona aman. Kondisi itu membuat kemenangan menjadi kebutuhan mendesak.

Braditi Moulevey menyampaikan bahwa kondisi tim secara keseluruhan berada dalam situasi siap tempur. Ia mengungkapkan kabar positif dari tim medis dan jajaran pelatih yang dinilai menjadi suntikan moral bagi seluruh elemen klub.

“Insya Allah tim dalam keadaan siap dan semua pemain bisa dimainkan. Informasi terakhir yang kami terima dari jajaran kepelatihan dan dokter medis tim, bahwa Kazaki Nakagawa sudah bisa diturunkan dan tentunya ini merupakan kabar gembira untuk kita semua dan kami berharap kepada Dejan Antonic selaku Pelatih Kepala bisa meramu skuadnya agar bisa bermain bagus dan bisa mendapatkan 3 poin di kandang menghadapi Malut United,” ujar Braditi, Jumat siang.

Kabar kesiapan Kazaki Nakagawa menjadi sorotan tersendiri. Sebelumnya, dalam konferensi pers jelang pertandingan, pelatih kepala Dejan Antonic sempat menyampaikan bahwa gelandang asal Jepang tersebut masih dibekap cedera usai laga kontra Arema FC.

"Namun perkembangan terakhir menunjukkan kondisi sang pemain telah membaik dan siap diturunkan," katanya.

Braditi menegaskan, harapan kemenangan tidak hanya datang dari manajemen, tetapi juga dari seluruh suporter dan masyarakat Minangkabau. Ia menilai laga kandang harus dimanfaatkan maksimal agar tiga poin tidak lepas begitu saja.

“Tentunya, ini juga harapan seluruh suporter, masyarakat Minangkabau dan pendukung Semen Padang FC di manapun berada kita berharap anak-anak bisa bermain dengan baik, ngotot dan bisa mengikuti instruksi dari pelatih dan tentunya kita tidak ingin 3 poin ini lepas dari kandang,” katanya.

Lebih jauh, jajaran Board of Directors (BoD) melihat pertandingan ini sebagai titik balik untuk mengejar ketertinggalan poin. Apalagi pada pekan sebelumnya, tim-tim di papan bawah tidak meraih kemenangan sehingga peluang untuk keluar dari zona degradasi masih terbuka lebar.

“Untuk itu, kami dari jajaran BoD mengharapkan kemenangan ini dan tentunya kemenangan ini bisa menambah semangat kita dan mengejar poin kita dari ketertinggalan agar bisa keluar dari zona degradasi, di mana kita ketahui pada pertandingan minggu lalu tim di klasemen bawah tidak ada yang menang dan mudah-mudahan di pertandingan kali ini kita bisa menang dan lolos dari zona degradasi,” katanya.

Dari sisi teknis, Dejan Antonic menyebut evaluasi menyeluruh telah dilakukan usai kekalahan dari Arema FC. Pembenahan difokuskan pada efektivitas permainan agar kesalahan yang sama tidak kembali terulang.

“Pasca kekalahan melawan Arema FC, kami mencoba untuk bangkit dan berusaha memperbaiki semuanya. Secara umum para pemain sudah sangat siap bermain melawan Malut United. Hanya saja satu pemain, yakni Kazaki Nakagawa, masih dilanda cedera,” ujar Dejan dalam konferensi pers, Kamis (19/2/2026).

Meski sempat menghadapi kendala cedera, lini serang Kabau Sirah dinilai mulai menunjukkan progres dibandingkan putaran pertama.

Dejan menyebut jarak poin yang kini hanya dua angka dari zona aman menjadi indikator adanya peningkatan performa tim yang baru terbentuk sekitar satu bulan tersebut.

“Saya rasa tim ini, terutama lini serang, sudah ada peningkatan. Di putaran pertama jarak poin kami dengan zona aman sangat jauh, tapi sekarang sudah tinggal berjarak dua poin saja. Kalau ditanya progres, sedikit banyaknya pasti ada,” katanya.

Menghadapi Malut United yang tengah bersaing di papan atas, Semen Padang FC dipastikan tidak akan menjalani laga mudah.

Namun dengan suntikan optimisme dari jajaran direksi dan komisaris, serta kabar positif mengenai kesiapan Kazaki Nakagawa, Kabau Sirah membawa semangat baru.

Bagi Semen Padang FC, pertandingan ini bukan hanya soal angka di papan klasemen. Lebih dari itu, laga di Stadion Haji Agus Salim menjadi pertaruhan menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional musim 2025/2026.

Jika tiga poin berhasil diamankan, peluang keluar dari zona degradasi akan terbuka lebar dan menjadi fondasi kebangkitan Kabau Sirah di sisa kompetisi. (*)

Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Antisipasi Tawuran Selama Ramadhan    
Jumat, Februari 20, 2026

On Jumat, Februari 20, 2026

Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Antisipasi Tawuran Selama Ramadhan
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH, menyampaikan seruan kepada seluruh lapisan masyarakat dan aparat keamanan untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan selama bulan suci Ramadan. Ada beberapa poin krusial yang menjadi sorotan, salah satunya adalah potensi peningkatan aksi tawuran remaja. 

Mastilizal menekankan pentingnya langkah preventif dari pihak kepolisian, Satpol PP, hingga tokoh masyarakat (Hulu Balang) untuk memantau titik-titik rawan tawuran.

Mengingat anak sekolah akan menjalani masa libur hingga 24 Maret mendatang, ia mengkhawatirkan adanya kekosongan aktivitas yang justru memicu aksi negatif di jalanan. "Kita tidak ingin Kota Padang tercoreng oleh aksi tawuran yang tidak jelas tujuannya. Antisipasi sejak dini sangat diperlukan agar kita tidak kecolongan saat fokus pada kegiatan ibadah lainnya," tegas Mastilizal. 

Selain masalah keamanan, politisi ini juga mengimbau para pemilik usaha kuliner dan hiburan malam untuk mematuhi aturan yang telah dikeluarkan Pemerintah Kota Padang. Ia meminta agar: 

- Warung makan tidak beroperasi secara terbuka pada siang hari. 

- Hiburan malam ditiadakan untuk sementara demi menjaga kekhusyukan ibadah. 

Di akhir pernyataannya, Mastilizal mengajak seluruh warga Kota Padang, baik muslim maupun non-muslim, untuk memperkuat rasa saling menghargai. Menurutnya, menjaga kondusivitas kota adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya selama Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan lainnya. "Mari kita jalankan ibadah puasa ini dengan sebaik-baiknya. Semoga amal ibadah kita bertambah dan keharmonisan antarumat beragama di Kota Padang tetap terjaga dengan baik," pungkasnya.(*)

Wagub Vasko Ruseimy Ungkapkan Banyak Rumah Gadang dalam Kondisi Memprihatinkan, Bahkan Hampir Ambruk    
Jumat, Februari 20, 2026

On Jumat, Februari 20, 2026

Wagub Vasko Ruseimy Ungkapkan Banyak Rumah Gadang dalam Kondisi Memprihatinkan, Bahkan Hampir Ambruk
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kondisi sejumlah Rumah Gadang yang kian memprihatikan memantik perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar). 

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy, mengungkapkan bahwa banyak Rumah Gadang yang kini berada dalam kondisi memprihatinkan, bahkan hampir ambruk. Situasi ini dinilai mengancam kelestarian sejarah dan identitas Minangkabau yang melekat kuat pada bangunan adat tersebut. “Banyak banget Rumah Gadang yang sudah ambruk hampir hancur,” ujar Vasko Ruseimy. Ia menegaskan bahwa Rumah Gadang bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol sejarah dan kebesaran adat Minangkabau yang memiliki nilai historical sangat kuat," katanya dalam rapat dengan jajaran Dinas Kebudayaan (Disbud) Sumbar, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Pemprov Sumbar tengah memikirkan langkah konkret untuk mengalokasikan anggaran pemugaran. “Nah ini gimana caranya nanti kita alokasikan, siapkan anggaran buat kita pilih berapa Rumah Gadang nanti (untuk dipugar),” katanya.

Ia meminta agar dilakukan pemilihan terhadap sejumlah Rumah Gadang yang dinilai prioritas untuk diperbaiki dan dirawat kembali. Lebih lanjut, Vasko menekankan pentingnya dukungan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam menyisihkan dana khusus untuk pelestarian bangunan bersejarah tersebut. “Minta tolong nanti yah dimasukin yah, kita sisihkan berapa anggaran nanti minta sama TAPD, yang sejarah-sejarah itu penting tuh,” ucapnya.

Vasko menyoroti adanya Rumah Gadang milik kaum di tingkat nagari yang menyimpan kisah panjang sejarah. Ia menyebut bahwa setiap bangunan memiliki cerita tersendiri, mulai dari proses pembangunannya hingga dinamika yang pernah terjadi di masa lampau. Namun, ia menegaskan bahwa upaya renovasi tidak boleh berhenti pada perbaikan fisik semata. “Renovasi itu jangan hanya sekedar kita renov, tapi kita buat historical-nya, ada story telling-nya di situ,” ujarnya.

Ia ingin agar setiap Rumah Gadang yang dipugar juga dilengkapi narasi sejarah yang memperkuat nilai edukasi bagi generasi muda. Ia bahkan mencontohkan bahwa di balik setiap Rumah Gadang terdapat kisah Ninik Mamak yang membangunnya, hingga kemungkinan peristiwa sejarah seperti pernah dibakar Belanda atau cerita lain yang menjadi bagian perjalanan masyarakat Minangkabau. Seluruh cerita tersebut dinilai penting untuk didokumentasikan.

Vasko meminta Disbud Sumbar agar menyiapkan langkah pemetaan dan plotting segera disiapkan. “Disiapin yah pak (Kadis Kebudayaan) diploting, mengerti yah maksudnya. Pokoknya saya ingin melestarikan Rumah Gadang di Sumbar ini jangan sampai hilanglah,” tegasnya.

Komitmen Pemprov Sumbar ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan sejarah dan identitas budaya Minangkabau bagi masyarakat Sumbar. Rumah Gadang dalam adat Minangkabau memiliki peran sentral sebagai pusat kehidupan kaum atau keluarga besar. Di dalamnya berlangsung musyawarah, pengambilan keputusan adat, hingga menjadi simbol eksistensi sebuah kaum di nagari. Keberadaan Rumah Gadang juga mencerminkan struktur sosial Minangkabau yang berbasis matrilineal. (ADPSB)

Berempati dan Peduli, Kapolsek Lima Puluh Jenguk Wartawan    
Jumat, Februari 20, 2026

On Jumat, Februari 20, 2026

Berempati dan Peduli, Kapolsek Lima Puluh Jenguk Wartawan
AKP Salomo Sagala beserta IPDA Wira Hidayat membezuk Herman Manurung. 

BENTENGSUMBAR.COM
- AKP Salomo Sagala beserta IPDA Wira Hidayat ditengah kesibukannya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat menyempatkan waktunya mengunjungi seorang wartawan dan memberikan motivasi kepada Herman Manurung jaga diri dan jaga kesehatan.

Kapolsek Lima Puluh dan Kanit Reskrim Polsek, Polres Batu Bara , Polda Sumut, AKP  Salomo Sagala SH  beserta IPDA  Wira menyempatkan diri membesuk Herman Budi Prasetya Manurung salah satu wartawan yang sedang sakit dan dirawat di Rumah Sakit umum Bidadari Rabu, (18/02/2026) pagi.

Menurut Kapolsek Lima Puluh polres batu bara ini dilakukan sebagai bentuk silaturahmi serta menjalin hubungan baik dengan insan pers/media.

Sebab media adalah mitra polisi dalam menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala SH memberikan motivasi dan semangat kepada Herman Budi Prasetya Manurung SE yang berdomisili jl.perintis kemerdekaan Lima Puluh kota agar tabah dengan musibah, dan dia juga berdo’a agar yang bersangkutan lekas sembuh sehingga bisa beraktivitas kembali.

“Saya mendo’akan adinda lekas sembuh dan bisa beraktivitas seperti sedia kala sehingga segera dapat membuat karya jurnalis kembali, tetap semangat ya adinda Herman,” tutur Kapolsek Lima puluh.

Dikatakan selama ini pihaknya bersinergi dengan awak media menyangkut pemberitaan. 

"Oleh karena itu, saya berharap sinergitas itu terus berjalan dengan baik, 'Terang Kapolsek lima Puluh  AKP  Salomo Sagala S.H.

Pewarta: Herman Manurung

Sosialisasi Mekanisme Pokir, Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion    
Jumat, Februari 20, 2026

On Jumat, Februari 20, 2026

Sosialisasi Mekanisme Pokir, Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion
Sosialisasi Mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kota Padang, Kamis (19/2/2026). 

BENTENGSUMBAR.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berbasis sistem digital. 

Melalui Sosialisasi Mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kota Padang, Kamis (19/2/2026), seluruh anggota DPRD bersama operator masing-masing dibekali pemahaman teknis terkait penginputan usulan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI).

Sosialisasi dibuka langsung oleh Ketua DPRD Padang, Muharlion, didampingi oleh Wakil Ketua Mastilizal Aye, Jupri, Sekretaris Dewan (Sekwan) Hendrizal.

Dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang dipimpin oleh Yenni Yuliza dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, serta undangan lainnya. 

Muharlion, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda ini merupakan tindak lanjut dari surat Sekretaris Daerah Kota Padang Nomor 000.7/64/BAPPEDA-PDG/2026 yang mengatur penyelarasan mekanisme pengusulan, verifikasi, hingga integrasi Pokir ke dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD).

Adapun digitalisasi melalui SIPD-RI menjadi langkah strategis untuk memastikan transparansi perencanaan dan penganggaran berbasis data.

Sosialisasi Mekanisme Pokir, Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion
Penjelasan Pemko Padang. 

Selain itu, Muharlion mengungkapkan bahwa Pokir bukan sekadar daftar aspirasi, melainkan representasi resmi suara masyarakat yang harus diproses sesuai regulasi dan mekanisme perencanaan daerah.

“Pokir DPRD adalah amanah rakyat. Setiap usulan wajib diinput melalui SIPD-RI, mengikuti kamus usulan yang tersedia, dan harus selaras dengan dokumen perencanaan daerah agar tidak menyalahi aturan,” tegas Muharlion.

Tak hanya Pokir katanya, pada tahun ini, mekanisme hibah dan bantuan sosial (bansos) juga diperketat melalui sejumlah mekanisme. 

Dalam pemaparannya, Yenni Yuliza mengatakan bahwa Pemerintah Kota Padang mewajibkan setiap calon penerima hibah dan bansos mengajukan usulan secara mandiri melalui akun masing-masing di SIPD-RI. 

"Khusus bansos individu, data penerima harus mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) guna menjamin ketepatan sasaran," katanya.

Kebijakan ini berpedoman pada Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Wali Kota Padang Nomor 34 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan, Penatausahaan, dan Pelaporan Hibah dan Bantuan Sosial.

Sosialisasi Mekanisme Pokir, Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion
Kepala OPD Pemko Padang juga dilibatkan. 

Dalam regulasi tersebut ditegaskan pada Pasal 3 dan Pasal 4 bahwa hibah dapat diberikan dalam bentuk uang, barang, dan/atau jasa dengan ketentuan memiliki peruntukan yang jelas, tidak mengikat, tidak diberikan terus-menerus setiap tahun anggaran kecuali diatur khusus, serta memberi manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Selanjutnya, Pasal 5 ayat (8) dan (9) mengatur bahwa hibah kepada badan atau lembaga hanya dapat diberikan kepada organisasi nirlaba, sukarela, dan sosial yang dibentuk sesuai peraturan perundang-undangan, memiliki kepengurusan sah, berdomisili di Kota Padang, serta berbadan hukum Indonesia dan terdaftar pada kementerian terkait.

Sementara bantuan sosial diberikan secara selektif kepada individu atau kelompok yang mengalami risiko sosial akibat krisis ekonomi, bencana, maupun kondisi darurat lainnya. Penerima wajib memiliki identitas jelas dan berdomisili di Kota Padang.

Selain itu, pada Pasal 31 dan Pasal 33 ditegaskan bahwa permohonan hibah harus diajukan secara tertulis kepada Wali Kota sebelum penetapan KUA-PPAS, dilengkapi proposal yang memuat identitas pengusul, latar belakang, maksud dan tujuan, serta rincian penggunaan anggaran.

Adapun dokumen pendukung seperti akta pendirian, izin operasional, surat domisili, rekening bank aktif, dan surat pernyataan tanggung jawab bermaterai menjadi syarat wajib dalam pengajuan tersebut.

"Dalam mekanisme Pokir DPRD, tahapan pengusulan dimulai dari input oleh anggota DPRD melalui akun SIPD-RI, verifikasi Sekretariat DPRD, verifikasi Mitra Bappeda, verifikasi Perangkat Daerah, hingga verifikasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pada tahap verifikasi perangkat daerah dilakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dan kondisi riil. Usulan yang tidak memenuhi syarat akan dikembalikan untuk diperbaiki selama masa pengajuan masih terbuka," terangnya.

Sosialisasi Mekanisme Pokir, Ini Kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion
Anggota DPRD Kota Padang mengikuti sosialisasi. 

Yenni menegaskan bahwa penguatan sistem ini merupakan langkah konkret untuk meminimalkan potensi penyimpangan anggaran serta memastikan setiap rupiah APBD Kota Padang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan anggaran daerah dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem berbasis regulasi dan digitalisasi seperti SIPD-RI, pembangunan akan lebih tepat sasaran, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dengan penguatan regulasi, digitalisasi sistem melalui SIPD-RI, serta komitmen bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Padang, diharapkan seluruh proses pengusulan Pokir, hibah, dan bantuan sosial ke depan semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran. 

Langkah ini tidak hanya memperkuat akuntabilitas pengelolaan APBD, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kota Padang. (ADV)