PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari
Iklan Irwan Basir
Puan Maharani Ajak Masyarakat Berwisata Aman di Masa Pandemi
Sabtu, Oktober 16, 2021

On Sabtu, Oktober 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPR RI Dr.(H.C) Puan Maharani ajak masyarakat untuk berwisata dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Puan menyatakan pendapatnya terkait tempat wisata yang sudah mulai buka dan diminati wisatawan, sementara itu pandemi Covid-19 memang belum berakhir.

“Saya mendukung bangkitanya industri pariwisata dan menggeliatnya destinasi wisata. Sesungguhnya berlibur boleh-boleh saja, akan tetapi kita juga harus tetap menjalankan protokol kesehatan yang berlaku sebaik mungkin. Terlebih lagi, jika ingin berwisata seperti sekarang ini tentu berbeda jauh dengan di masa sebelum pandemi,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya.

Puan memang tidak menyangkal bahwa pembukaan tempat wisata menjadi kabar baik bagi banyak orang. Apalagi karena selama pandemi, sektor ini benar-benar terkena pukulan telak. Namun, Puan meminta agar pelancong terus menjaga diri dan menerapkan prokes ketat dalam setiap perjalanan.

Misalnya saja, Puan melanjutkan, memastikan tempat tujuan, seperti hotel, penginapan, restoran, dan objek wisata sudah memiliki sertifikat CHSE. Ini merupakan sertifikat yang mengharuskan pelaku usaha di sektor wisata memiliki standar kebersihan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan yang bersifat berkelanjutan.

Selain itu, Puan mengingatkan agar selalu melakukan tes Covid-19 terlebih dahulu sebelum bepergian. Hal ini untuk memastikan bahwa ketika bepergian, kita dalam keadaan sehat dan terbebas dari virus corona. Jangan sampai kita malah membawa virus untuk orang lain selama perjalanan.

Terlebih, saat ini juga berbagai tempat wisata umumnya akan mewajibkan untuk melakukan rapid test antigen atau PCR test. Rutin tes, kata Puan, bisa melindungi orang lain yang juga akan berwisata ke tempat yang sama nanti.

“Pastikan kita tidak sakit saat bepergian. Badan kita harus dalam keadaan sehat dan prima. Bukan apa-apa, jika berlibur dalam kondisi badan sedang sakit, yang ada daya tahan tubuh malah akan menurun. Jika kondisi badan sedang lemah, imun akan menurun dan malah memudahkan kita terpapar virus Covid-19,” kata Politisi PDI Perjuangan itu.

Puan kemudian menyarankan untuk selalu memilih tempat wisata dengan sirkulasi udara yang bagus.  Bila memilih tempat yang tidak ramai dan berada di luar ruangan, bisa menjamin kita lebih bisa menjaga jarak antara pengunjung satu dengan yang lainnya. Utamakan tempat berlibur yang areanya luas, seperti pantai, perkebunan, gunung, dan sejenisnya.

Selain itu, Puan melanjutkan, ada baiknya selalu melihat kabar terbaru tentang kasus positif Covid-19 di kota tujuan. Setiap kota memiliki zona yang berbeda dalam penyebaran virus corona. Jadi, pastikan untuk terlebih dahulu mengetahui bagaimana tinggi dan rendahnya kasus yang paling terkini.

“Berwisata boleh, tapi tentu harus mengutamakan keselamatanmu. Apalagi bepergian di tengah pandemi seperti sekarang ini. Kesehatan tetap paling utama,” kata Puan.

Puan juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan di tempat yang akan dikunjungi nanti. “Pastikanlah selalu mengenakan masker dua lapis dan membawa hand sanitizer ke mana pun, karena tidak semua tempat menyediakan tempat mencuci tangan. Walaupun sudah memakai masker dua lapis juga  tetap bawa masker cadangan agar selalu bersih,” kata mantan Menko PMK itu.

Puan juga mengimbau untuk selalu berhati-hati saat makan di luar rumah. Untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19, bawalah peralatan makan sendiri, seperti sendok, garpu, pisau makan, dan sebagainya. Menurut Puan, lebih baik memang memastikan kebersihan sesuatu yang kita gunakan agar lebih ketat menjaga kesehatannya.

Puan terus mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan mengulangi lagi kasus lonjakan Covid-19 beberapa bulan lagi. Lonjakan kedua itu sangat tinggi dan memakan banyak sekali korban. Puan meminta agar masyarakat taat prokes agar jangan sampai lebih banyak lagi masyarakat yang menjadi korban virus corona.

“Kita jangan sampai lengah, jangan pernah lelah untuk menjaga kesehatan dan taat prokes. Jangan sampai terulang lagi kejadian beberapa bulan lalu, di mana banyak keluarga, teman, sanak, saudara kita yang menjadi korban Covid-19. Sekarang ini kita beraktivitas dengan penuh kehati-hatian untuk menjaga kesehatan bersama,” tutur Puan.

Laporan: Mela

Jalan Hidup Alex Noerdin dan Dodi Reza: Bapaknya Ditahan Kejagung, Anaknya Ditangkap KPK
Sabtu, Oktober 16, 2021

On Sabtu, Oktober 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Tim Satuan Tugas (Satgas) dikabarkan menangkap Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat, 15 Oktober 2021, malam. Penangkapan Dodi Reza ini menambah daftar panjang bapak dan anak yang ditangkap akibat kasus dugaan korupsi.

Dodi Reza Alex Noerdin diketahui merupakan anak sulung dari mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin yang saat ini ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung). 

Alex ditahan terkait kasus dugaan korupsi terkait pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PD PDE) 2010-2019.

Dalam kasus ini, Alex menyetujui kerja sama antara PD PDE dengan sebuah perusahaan, yakni PT Dika Karya Lintas Nusa atau DKLN untuk membuat PT PD PDE. Tujuannya, agar PT PD PDE tersebut bisa dijadikan senjata guna mendapat alokasi gas bagian negara.

”Tim penyidik meningkatkan status tersangka untuk AN (Alex Noerdin) dan MM, dengan dikeluarkannya surat perintah penyidikan direktur penyidikan jaksa umum dan tindak pidana khusus,” Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Kamis, 10 September 2021.

Dalam kasus ini, Alex dijerat Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Serta Pasal 3 Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelum ditahan Kejagung, Alex Noerdin pernah menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin periode 2001-2008. Selesai menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin, Alex kemudian menduduki posisi Gubernur Sumatera Selatan selama 2 periode, yakni pada 7 November 2008 hingga 21 September 2018. Selanjutnya, pria kelahiran 9 September 1950 ini menjadi anggota DPR RI di daerah pemilihan Sumatera Selatan II sebelum akhirnya di PAW akibat kasus korupsi yang menjeratnya.

Selama menjabat sebagai kepala daerah, Alex beberapa kali terjerat kasus dugaan korupsi. Salah satunya pembangunan Masjid Raya Sriwijaya. Kasus ini mengakibatkan kerugian negara hingga Rp116 miliar. Di mana Alex disebut menerima suap Rp2,5 miliar.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membenarkan OTT di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Firli menjelaskan pihaknya masih bekerja untuk memintai keterangan pihak-pihak yang diamankan serta mengumpulkan bukti lainnya. Firli berjanji akan mengumumkan ke publik setelah rampung memeriksa sejumlah pihak serta berkecukupan bukti-bukti. 

"KPK lagi kerja, tentu belum bisa menyampaikan semuanya. Kita masih kumpulkan keterangan dan bukti-bukti. nanti dijelaskan ke publik," kata Firli Bahuri.

Senada, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, operasi senyap tim penindakan di Musi Banyuasin ini diduga terkait proyek pengadaan infrastruktur di Musi Banyuasin. Nurul menyebut, dalam OTT tersebut selain mengamankan lima orang tim juga menyita sejumlah uang. 

"Kami mengamankan beberapa orang terkait pengadaan proyek infrastruktur, semua masih akan didalami keterlibatannya tidak menutup kemungkinan akan berkembang," katanya.

Berdasarkan hasil penelusuran MNC Portal Indonesia dari laman elhkpn.kpk.go.id, Dodi Reza Alex Noerdin tercatat mempunyai harta kekayaan sebesar Rp38.464.418.969 (Rp38 miliar). 

Harta kekayaan kekayaan Dodi Reza meliputi tanah disertai bangunan, mobil, surat berharga, hingga kas dan setara kas. Aset yang dimiliki Dodi tercatat ada di dalam dan luar negeri dalam bentuk tanah dan bangunan. (Sindonews)

Dari Cegah Diare Hingga Covid-19, Ini Alasan Kita Wajib Rajin Cuci Tangan
Sabtu, Oktober 16, 2021

On Sabtu, Oktober 16, 2021

MENCUCI tangan memang terdengar sepele, tetapi kebiasaan baik ini ternyata efektif mencegah penularan penyakit. Maka tak salah ketika salah satu dari tindakan pencegahan penularan Covid-19 adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun.

Pasalnya, kuman, virus, dan bakteri penyebab penyakit di tangan tak bisa dengan mudah dihilangkan kecuali dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air. Oleh karena itu, kebiasaan mencuci tangan sangat penting, terutama ketika menyiapkan makanan, sebelum makan, atau setelah batuk maupun bersin.

Lebih baik daripada hand sanitizer

Sebuah penelitian bahkan mengungkapkan bahwa sabun lebih efektif menghilangkan bakteri dan virus yang ada di permukaan kulit  daripada cairan pembersih tangan atau hand sanitizer.

Profesor kimia dari University of New South Wales, Sydney, Pall Thordarson memaparkan, alasan mengapa sabun ampuh untuk menghentikan persebaran virus, saat belum ada satupun obat yang berhasil menyembuhkan infeksinya. 

Virus, lanjutnya, merupakan partikel nano dengan bagian terlemah berupa lemak yang disebut lipid bilayer. Sedangkan sabun mampu melarutkan membran lemak virus sehingga bisa menghancurkan virus atau mematikannya.

Mencuci tangan menggunakan air yang mengalir memang bisa saja dilakukan, namun air saja tidak cukup untuk menghilangkan virus yang menempel. Hal ini karena air tidak cukup kuat untuk memisahkan virus yang lengket dengan permukaan kulit. 

Sementara itu, sabun mengandung sejenis lemak yang disebut sebagai amphiphiles. Amphiphiles ini secara struktur sangat mirip dengan lemak yang ada di membran virus. Molekul-molekul sabun pun dapat menghancurkan dengan lemak yang ada di membran virus. Kira-kira seperti ini cara sabun bekerja untuk menghapus kotoran dari kulit. 

Lebih jauh, sabun tidak hanya melepaskan virus yang melekat dengan kulit, namun juga memisahkan ketiga komponen pembentuk virus, yakni protein, RNA, dan lemak yang menyatu.

Cegah berbagai penyakit

Tak hanya mencegah penyebaran virus Covid-19, mencuci tangan menggunakan sabun juga mampu menangkal dari penyakit lainnya, terutama yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan kuman.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mencatat, mencuci tangan dengan sabun dan air bisa mencegah 1 dari 3 penyakit diare dan 1 dari 5 infeksi saluran pernapasan, seperti pilek atau flu.

Menurut CDC, mencuci tangan berperan mengurangi jumlah orang yang sakit diare sekitar 23%-40% serta mengurangi ketidakhadiran karena penyakit gastrointestinal pada anak sekolah sebesar 29%-57%.

Penyakit diare juga tak bisa disepelekan, UNICEF mencatat bahwa penyakit seperti diare dan pneumonia telah merenggut nyawa jutaan anak di seluruh dunia. 

Selain itu, kebiasaan mencuci tangan juga bisa mengurangi penyakit diare pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah sekitar 58% dan mengurangi penyakit pernapasan, seperti pilek, pada populasi umum sekitar 16%-21%.

Meski demikian, UNICEF memaparkan hasil evaluasi tahun 2020 yang masih menunjukkan bahwa meski mencuci tangan jadi protokol penting, akses terhadap air bersih dan sanitasi masih belum merata.

Padahal, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun merupakan cara paling ampuh memutus rantai penyakit.

Jika ada kalangan masyarakat yang tidak dapat sering mencuci tangan dengan sabun atau membersihkan tangan selama pandemi Covid-19, wabah atau penyakit lain berpotensi menyebar, bahkan memperburuk dampak pandemi.

Cuci tangan dengan benar

Perlu disadari, sepanjang hari tangan menyentuh banyak permukaan benda yang membuat risiko terpapar banyak kuman dan virus, termasuk virus corona. Begitu jari menyentuh kuman yang tidak terlihat, kuman itu dapat berpindah ke tubuh melalui hidung, mulut, dan bahkan dengan menggosok di dekat mata kita. 

Oleh karena itu, mencuci tangan pun tak boleh asal menggunakan sabun saja. Masalahnya, kesalahan saat mencuci tangan menjadi salah satu penyebab utama risiko tertular penyakit. 

Setelah mengoleskan sabun, penting untuk menggosok tangan agar kuman tidak pergi. Melewati langkah terakhir dengan tidak membilas tangan dengan benar juga harus dihindari. Tangan basah adalah cara termudah untuk menangkap kuman, jadi tunggu beberapa detik agar tangan mengering.

Adapun cara mencuci tangan dengan benar, yakni membasahi tangan dengan air bersih yang mengalir, lalu matikan keran dan gunakan sabun. Jangan lupa untuk menggosok tangan dengan sabun hingga mencapai bagian punggung tangan, sela-sela jari, dan di ujung kuku. Lakukan ini selama 20 detik.

Setelah itu, bilas tangan dengan baik di bawah air bersih yang mengalir. Keringkan tangan menggunakan handuk bersih atau dengan udara. (Meliana – Anggota Perempuan Indonesia Satu)

Polemik Pemilihan BPK, Siapa yang Salah?
Sabtu, Oktober 16, 2021

On Sabtu, Oktober 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Dua nama calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menjadi sorotan karena diduga tidak memenuhi syarat, menjadi perbincangan publik. Berdasarkan agenda rapat parlemen, Komisi Keuangan DPR RI pada waktu yang sama diketahui mengagendakan tiga hal. 

Selain perkembangan pemilihan Calon Anggota BPK, Komisi XI juga mengagendakan Penyerahan dan Pengesahan DIM RUU KUP dan RUU HKPD dan Jadwal Kegiatan Komisi XI DPR RI.

Dalam proses seleksi BPK, ada beberapa hal yang menjadi sorotan. Yakni fatwa MA tentang aturan calon yang tidak boleh memiliki konflik kepentingan. Dimana mereka para calon minimal dua tahun sudah tidak menjabat sebagai pengelola keuangan negara.

Rapat juga akan membahas waktu pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) terhadap seluruh calon Anggota BPK. Sejauh ini, diketahui ada 16 calon Anggota BPK.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Amir Uskara mengungkapkan, pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Anggota BPK dimungkinkan akan dilaksanakan pada pekan pertama atau kedua pada September 2021.

"Proses (FnP) akan dilaksanakan kalau tidak salah awal September, mungkin pekan kedua September sudah bisa dilaksanakan," jelas Amir Uskara.

Dia menyatakan, Fatwa MA terkait pencalonan Nyoman Adhi Suryadnyana dan Harry Z Soeratin merupakan wilayah hukum. Permintaan Fatwa MA apabila sudah diserahkan jawabannya ke DPR, maka kembali lagi memasuki wilayah atau ranah politik.

Karena memasuki wilayah politik, maka sudah tentu fraksi-fraksi di DPR memiliki persepsi yang berbeda satu sama lain. Namun demikian, Amir Uskara menekankan bahwa Fatwa MA sebenarnya sudah secara tegas berbicara mengenai Undang-Undang yang mengatur proses seleksi calon Anggota BPK RI.

"Fatwa MA itu wilayah hukum, sedangkan kalau DPR ini kan masuknya ranah politik, jadi tentu bisa ada persepsi yang berbeda," jelasnya.

Dia mengungkapkan, Komisi XI DPR sudah melaksanakan seluruh tahapan dalam proses seleksi calon Anggota BPK. Dari tahap awal, yakni proses administrasi calon sampai tahap faktual yang belakangan memunculkan perbedaan pendapat.

Dari perbedaan tersebut, lanjut Amir Uskara, selanjutnya diperlukan pembicaraan di tingkat internal Komisi Keuangan DPR. Diharapkan, melalui pembicaraan itu ditemukan satu solusi terbaik dan disepakati bersama-sama.

"Kami jadwalkan segera. Kalau dari Fraksi PPP terkait seleksi BPK RI kami akan mengikuti alur yang ada dan akan mengikuti kesepakatan yang ada di komisi. Maka kita tunggu dulu dari internal komisi seperti apa," kata dia.

Kabar terbaru, Advokat IHZA & IHZA LAW FIRM, Yusril Ihza Mahendra, melayangkan surat kepada Ketua DPR Puan Maharani yang berisi keberatan atas permilihan calon anggota BPK yang dinilainya cacat hukum.

Yusril mengatakan Nyoman Adhi Suryadnyana, merupakan seorang birokrat PNS aktif pada Ditjen Bea Cukai, Kementerian Keuangan. Pada 3 Oktober 2017 sampai dengan 20 Desember 2019, Nyoman menjabat sebagai Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Manado, Sulawesi Utara. Karena jabatan itu, Nyoman tergolong sebagai Pejabat Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Berdasarkan Pasal 13 huruf j Undang-Undang BPK pejabat demikian baru dibolehkan maju menjadi calon anggota BPK jika telah meninggalkan jabatannya selama dua tahun. Sedangkan jangka waktu dua tahun itu baru akan berakhir pada tanggal 20 Desember 2021.

“Sementara kekosongan anggota BPK akan terjadi pada tanggal 29 Oktober 2021 karena anggota BPK Bahrullah Akbar akan berakhir masa baktinya,” kata Yusril.

Ricuhnya soalnya pemilihan BPK ditanggapi serius oleh Politisi PDIP Arteria Dahlan.

Ia mengaku siap menghadapi gugatan MAKI soal fit and proper test calon anggota BPK yang banyak menuai pro dan kontra itu.

"Utamanya keterpenuhan pencalonan calon anggota BPK, itu sudah dibahas secara hikmat secara seksama dan tentunya dengan mengikuti prosedur-prosedur hukum yg berlaku," kata Arteria.

Merespons hal itu, Pakar hukum tata negara, Denny Indrayana mengatakan bahwa seleksi Pimpinan BPK ini problematik dan seringkali menjadi lahan berbagi kursi di antara parlemen dan parpol.

“Sebetulnya, persoalan ini akar masalahnya ada di moralitas berpolitik kita. Dan itu diperburuk dengan aturan konstitusi kita yang membuka ruang praktik yang tidak demokratis dan bahkan kolutif tersebut,” kata dia.

Karena itu, Denny menyarankan pemilihan Pimpinan BPK agar tetap mengacu pada undang-undang. Apalagi, Mahkamah Agung telah menerbitkan pendapat hukum sebagaimana diminta Komisi XI, yang intinya agar persyaratan calon Anggota BPK merujuk pada ketentuan di dalam Pasal 13 huruf j UU BPK.

“Syarat di dalam UU tentu wajib dipenuhi,” tegasnya.

Laporan: Mela

Stop Buang Makanan, Ingat 1 Miliar Orang di Dunia Menderita Kelaparan!
Sabtu, Oktober 16, 2021

On Sabtu, Oktober 16, 2021

MAKANAN yang enak dan bergizi masih menjadi barang mahal bagi sebagian besar orang di dunia. Ironisnya, banyak orang justru mengalami kelebihan porsi makanan setiap hari hingga terbuang sia-sia. Belum lagi, rantai pasok pengolahan makanan pun kerap mengakibatkan pemborosan sampah.

Membuang-buang makanan tak hanya menunjukkan kurangnya empati bagi sesama, tetapi juga berdampak buruk lingkungan. Sampah organik menjadi salah satu penyumbang emisi karbon yang menggerogoti bumi.

Digitalisasi rantai pasok

Menurut Roberto Rossi, Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, makanan terbuang sia-sia di sepanjang rantai pasok sangat lah meresahkan. Sejumlah makanan terbuang, tapi di sisi lain lebih dari 1 miliar orang kelaparan.

Kondisi ini semakin mengkhawatirkan mengingat ke depannya, permintaan makanan akan tumbuh lebih tinggi, selaras dengan pertumbuhan populasi dunia. Populasi dunia yang kini mencapai 7 miliar orang diperkirakan naik menjadi 9 miliar pada tahun 2050.

Mengatasi problematika tersebut tak bisa berhenti pada meningkatkan produksi pangan semata. Rantai pasokan industri makanan dan minuman harus lebih efisien dan andal agar makanan dapat diproses, disimpan, dan didistribusikan dengan aman, sesuai dengan standard operating procedure (SOP).

Roberto menjelaskan, digitalisasi rantai pasok pangan dengan pemanfaatan internet of things, artificial intelligence, machine learning dan digital twin merupakan solusi terbaik untuk mencapai tujuan tersebut.

Apalagi, penggunaan teknologi digital di industri pangan, terutama di pabrik pengolahan bukan hal baru. Namun begitu, pemanfaatan teknologi digital ini belum menyeluruh dan terintegrasi di seluruh rantai pasok mulai dari sistem pertanian, sistem produksi pangan, sistem logistik, hingga sistem distribusi retail.

Dengan digitalisasi dan integrasi rantai pasokan, lanjut dia, industri pangan akan memperoleh transparansi dan visibilitas yang dapat membantu pengambilan keputusan yang tepat berbasis data untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. 

Selain itu, pemanfaatan teknologi yang tepat guna juga bisa mengoptimalkan setiap lini rantai pasok, mengurangi jejak karbon, meminimalkan kerugian dan pemborosan sampah makanan akibat gagal produksi.

Zero waste cooking

Mengelola konsumsi makanan dan minuman di level rumah tangga juga menjadi salah satu upaya untuk mengurangi pemborosan sampah, mendorong distribusi pangan yang lebih adil, serta menurunkan jejak karbon.

Meskipun terlihat sedikit, sampah rumah tangga yang dihasilkan dari membuang makanan sisa dapat menggunung ketika dihitung bersama populasi dunia. The Economist Intelligence Unit mengungkapkan, setiap satu orang Indonesia setidaknya menghasilkan 300 kg sampah makanan per tahun.

Tak hanya itu, Kementerian PPN/Bappenas dalam laporan baru-baru ini menemukan sekitar 49,74% di Jawa Barat adalah sampah makanan. Jumlah ini tak jauh berbeda dengan Jawa Tengah sebesar 45,79%.

Bayangkan berapa banyak orang kelaparan di dunia yang seharusnya bisa menikmati makanan tersebut?

Oleh karena itu, beberapa tahun belakangan banyak orang menginisiasi gerakan zero waste cooking. Gerakan ini dimaksudkan untuk menerapkan  teknik memasak dengan meminimalisir bahan makanan yang dibuang serta menggunakan alat makan yang ramah lingkungan.

Penerapannya pun sebenarnya cukup sederhana, yakni dengan merencanakan makanan yang dikonsumsi. Ketika menentukan hidangan yang akan disantap untuk jangka waktu tertentu, tentu kita akan memikirkan juga bahan dan cara pengolahannya, termasuk jumlah porsi yang disediakan.

Selain itu, zero waste cooking juga mendorong untuk memanfaatkan bahan makanan secara maksimal. Misalnya, dengan mengonsumsi buah dan sayuran yang semula sering dibuang bahkan sebelum dikonsumsi, seperti kulit apel.

Padahal, banyak penelitian membuktikan bahwa kulit apel juga bermanfaat bagi tubuh karena mengandung banyak vitamin dan mineral. Selain menambah gizi bagi tubuh, cara ini juga bisa mengurangi limbah makanan yang artinya mengurangi jejak karbon.

Merayakan Hari Pangan Sedunia

Hari Pangan Sedunia diperingati setiap tanggal 16 Oktober. Peringatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran bahwa masih banyak orang yang tidak bisa menikmati keistimewaan makanan dan minuman layak, bergizi, dan sedap.

Hari Pangan Sedunia ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1945. Perayaan Hari Pangan Sedunia ini juga bertepatan dengan peluncuran Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO).

Prinsip utama yang diperingati Hari Pangan Sedunia adalah memajukan ketahanan pangan di seluruh dunia, terutama di saat krisis. Peluncuran FAO PBB telah memainkan peran besar dalam memajukan tujuan yang berharga ini. 

Perayaan tahunannya berfungsi sebagai penanda pentingnya organisasi ini dan membantu meningkatkan kesadaran akan kebutuhan penting agar kebijakan pertanian yang berhasil diterapkan oleh pemerintah di seluruh dunia untuk memastikan ada cukup makanan yang tersedia untuk semua orang. (Khusnul D – Anggota Perempuan Indonesia Satu)

Jokowi 'Diserang' Soal Proyek Kereta Cepat, Rustam: MRT Juga Dulu Dicemooh, Kini Dinikmati
Sabtu, Oktober 16, 2021

On Sabtu, Oktober 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Pemerhati sosial politik Rustam Ibrahim mengomentari banyaknya pihak yang 'menyerang' Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Rustam menilai banyak yang tidak suka jika proyek tersebut segera rampung. Pasalnya, sebut Rustam, Kereta Cepat Jakarta-Bandung bakal menjadi legacy (warisan) Jokowi yang akan dinikmati warga dalam jangka waktu panjang.

Hal ini, lanjut Rustam, sama seperti Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang dibangun saat Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Banyak juga yang tampaknya tidak suka Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung segera rampung," tulis Rustam di akun Twitter-nya, dikutip Jumat, 15 Oktober 2021.

"Karena itu akan menjadi legacy Jokowi seperti MRT Jakarta yang akan dinikmati warga dalam jangka waktu panjang ke depan," sambungnya.

Pada cuitannya lainnya, Rustam mengatakan, serangan terhadap Jokowi soal proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung tak ubahnya seperti ketika Jokowi mencanangkan memulai pembangunan MRT pada 2013 silam.

Kala itu, ungkap Rustam, banyak yang mengkritik Jokowi hingga mencemooh proyek MRT karena dianggap tidak akan selesai. Nyatanya, lanjut Rustam, MRT kini telah beroperasi dan dinikmati warga di Ibu Kota.

"Dulu ketika Jokowi mencanangkan memulai pembangunan MRT 2013 banyak yang mencemooh MRT tidak akan selesai-selesai. Nyatanya MRT sekarang dinikmati warga di Jakarta," tulis Rustam di akun Twitter-nya, dikutip Jumat, 15 Oktober 2021.

"Jika KA Cepat Jakarta-Bandung selesai 2022 tentu warga Jakarta sd Bandung akan menikmati. Keduanya jadi legacy Jokowi," tandas Rustam.

Dilansir dari Netralnews, proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung menuai kritik dari banyak pihak. 

Apalagi setelah Pemerintah mengizinkan pembangunan proyek tersebut menggunakan APBN.

Padahal Presiden Jokowi pada 2015 pernah berjanji bahwa proyek kereta cepat yang bekerjasama dengan China itu tidak akan menggunakan APBN.

Namun kini Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung, yang mana di dalamnya mengizinkan proyek tersebut didanai APBN.

Selain soal penggunaan APBN, kritik lainnya yakni mengenai pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dinilai tidak efisien lantaran jarak kedua kota tersebut hanya sekitar 150 kilometer. (*)

Ayu Giri Anjani Siap Ulang Kesuksesan Lewat Rilis Lagu Baru Karya Chossypratama ‘Melepasmu’
Sabtu, Oktober 16, 2021

On Sabtu, Oktober 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM – Mendengar nama Ayu Giri Anjani, tentu sudah tak asing lagi bagi para penikmat musik di Tanah Air. Vokalnya yang merdu pernah mengisi layar kaca televisi melalui soundtrack-soundtrack sinetron era 90-an hingga awal era 2000-an. Hampir dua puluh tahun menghilang dari industri musik, Ayu Giri Anjani akan menyapa kerinduan para penggemarnya lewat lagu terbaru berjudul Melepasmu, dirilis Jumat 29 Oktober 2021 di digital music platform.

Kembalinya Ayu Giri Anjani ke dunia musik tak hanya dengan kualitas vokalnya yang terjaga, namun juga dengan penampilan awet mudanya yang mampu menawan perasaan, sehingga lagu Melepasmu yang dinyanyikan Ayu Giri Anjani di bawah label musik Chossy Pratama Productions tersebut menarik hati PT. Nagaswara Publisherindo Musik untuk jadi publishing-nya. 

Selama vakum di panggung hiburan, Ayu Giri Anjani mengaku sibuk mengurus dan membangun bisnis keluarga. Atas kepercayaan yang diberikan padanya untuk kembali tampil di industri musik, ia berjanji akan menjaga nama baik Chossy Pratama Production dan PT. Nagaswara Publisherindo Musik, seperti dikatakan Ayu Giri Anjani saat diwawancarai pada Sabtu, 16 Oktober 2021. 

Lagu Melepasmu yang akan dirilis Ayu Giri Anjani adalah karya terbaru dari Chossypratama, musisi legendaris Indonesia yang telah melejitkan nama Ayu Giri Anjani pada tahun 2000 lalu lewat karya lagunya berjudul Ajari Aku yang menjadi Original Soundtrack Sinetron Dewi Fortuna. 

“Lagu Melepasmu bercerita tentang pasangan on relationship, tapi ceweknya doang yang berjuang, yang cinta, tapi cowoknya udah ga sayang, hanya kepalsuan yang ada. Jadi ceweknya daripada ini semua palsu mending dia melepaskan si cowo, supaya dia bisa maju. Intinya sih jangan baper lah. Judulnya Melepasmu, tapi musiknya easy listening, jadi sedihnya mengalun ikhlas, tidak sedih berdarah-darah. Jadi intinya jangan terlalu sedih karena masih ada cinta lain yang lebih dahsyat, dan kekuatan lagu Melepasmu itu memang ada di musiknya yang easy listening dan pesan positif di liriknya," kata Ayu Giri Anjani. 

Pantas jika kita tak sabar menunggu videoklip lagu Melepasmu dari Ayu Giri Anjani yang bakal tayang perdana di channel YouTube Chossy Pratama Production pada 29 Oktober 2021 nanti. Soalnya, syutingnya dilakukan pada beberapa kota di Turki, seperti; Istanbul, Antalya, dan Bodrum. Bodrum itu sendiri adalah sebuah distrik dan kota pelabuhan di Provinsi Mugla. Kalau Antalya merupakan ibu kota dari Provinsi Antalya yang terletak di sebelah barat Turki. Kata Ayu Giri Anjani, syuting dilakukan di negara itu karena kebetulan ia lagi ada kegiatan dengan beberapa rekan bisnis di sana.

"Awalnya saya menghubungi Om Chossy, menanyakan kabar beliau di masa pandemi ini. Kemudian saya diminta datang ke studio Chossy Pratama Production untuk mencoba lagu Melepasmu, dan menurut Om Chossy cocok dan saya suka lagunya. Jadinya ya berlanjut deh sampai sekarang, dan mudah-mudahan bisa naik di tangga lagu nusantara bahkan internasional sesuai harapan kita semua. Aamiin," kata Ayu Giri Anjani.

Pada kesempatan yang sama, Rulli Aryanto, Direktur Chossy Pratama Production mengatakan, mulai tanggal 21 Oktober 2021 kumpulan lagu Chossypratama yang dinyanyikan Ayu Giri Anjani sudah bisa dinikmati di seluruh digital music platform, yang pasti banyak lagu yang belum pernah edar sebagai surprise-nya. 

“Kami sangat berharap single baru dari Ayu Giri Anjani bisa mengobati rindu para pecinta musik Indonesia di seluruh dunia, khususnya karya Ayu Giri Anjani dan Chossypratama. Untuk mengikuti aktivitas bermusik Ayu Giri Anjani selanjutnya, bisa dengan mengikuti akun Instagram @giri.ayu.anjani, @chossypratamaproduction, atau melalui kotak WhatsApp 0812 1977 9993,” kata Rulli Aryanto.

Laporan: Muhammad Fadhli

Biasanya Mengkritik, Tiba-tiba Kapitra Memuji Ide Eks Pegawai KPK: Itu Cerdas...
Sabtu, Oktober 16, 2021

On Sabtu, Oktober 16, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera menanggapi eks pegawai KPK Rasamala Aritonang yang berencana mendirikan partai politik.

Kapitra menilai rencana Rasamala itu adalah pemikiran yang cerdas.

"Itu cerdas, aspirasi itu harus konstitusi, way out dari aspirasi itu konstitusional. Negara ini tidak bisa diubah dengan teriak-teriak," kata Kapitra, Jumat, 15 Oktober 2021, dilansir dari JPNN.com.

Kapitra menambahkan bahwa kemampuan eks pegawai KPK itu bakal diuji apabila sampai jadi membangun partai politik.

"Saya pikir bagus kalau bisa begitu, mudah-mudahan dengan jaringan yang kalau memang dia bilang punya jaringan yang kuat, itu bisa digunakan untuk membangun partainya," ujar Kapitra.

"Di situlah kemampuannya diuji. selama ini, kan, mereka berada dalam institusi negara, dibiayai negara, dilindungi oleh negara, difasilitasi oleh negara. Sekarang di luar itu, dia harus mandiri," sambung Kapitra.

Kapitra pun menyadari bahwa membangun partai politik tentu tidak mudah.

"Hidup ini enggak ada yang gampang tetapi kalau mereka punya tekad punya big dream, tentu akan ada big hope, ada big spirit, ada big action, dan ujungnya big success," ujar Kapitra. (*)