HEADLINE
Gubernur Mahyeldi Sambut Kedatangan Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy    
Minggu, Juli 05, 2026

On Minggu, Juli 05, 2026

Gubernur Mahyeldi Sambut Kedatangan Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar yang baru, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy. (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar yang baru, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, di VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman, Minggu (5/7/2026). 

Penyambutan tersebut menandai dimulainya pengabdian Irjen Djati sebagai Kapolda Sumbar usai resmi menjalani serah terima jabatan sehari sebelumnya.

Gubernur Mahyeldi menyampaikan ucapan selamat datang kepada Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy sekaligus berharap sinergi yang telah terbangun antara Pemerintah Provinsi dan Polda Sumbar dapat terus diperkuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Selamat datang di Sumatera Barat. Semoga amanah dalam mengemban tugas sebagai Kapolda Sumbar dan sinergi yang telah terjalin selama ini semakin kuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy resmi menjabat sebagai Kapolda Sumbar setelah mengikuti prosesi serah terima jabatan pada Sabtu (4/7) lalu, menggantikan Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta yang mendapat penugasan baru.

Sebagai Kapolda Sumbar, Irjen Djati bertanggung jawab memimpin pelaksanaan tugas pokok Polri di wilayah provinsi yang meliputi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pemberian perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Pemprov Sumbar berharap kehadiran Kapolda yang baru semakin memperkuat kolaborasi antara Polda Sumbar, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif sehingga pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal di Ranah Minang. (adpsb/cen/bud)

Gubernur Pastikan Perbaikan Ruas Jalan Manggopoh–Padang Luar Segera Dimulai    
Minggu, Juli 05, 2026

On Minggu, Juli 05, 2026

Gubernur Pastikan Perbaikan Ruas Jalan Manggopoh–Padang Luar Segera Dimulai
Gubernur Mahyeldi mengatakan pemerintah memahami harapan masyarakat agar perbaikan dapat segera direalisasikan. (Fotdok: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah memastikan Pemerintah Provinsi telah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk penanganan ruas jalan provinsi Simpang Gudang Manggopoh–Padang Luar di Kabupaten Agam. Proses perbaikan akan segera dimulai setelah proses tender selesai dilaksanakan.

Gubernur Mahyeldi mengatakan pemerintah memahami harapan masyarakat agar perbaikan dapat segera direalisasikan. 

Namun ia menegaskan, seluruh tahapan pelaksanaan harus tetap mengikuti mekanisme yang berlaku agar pekerjaan dapat berjalan sesuai aturan dan menghasilkan kualitas yang baik.

“Sebagai Gubernur, saya sangat memahami keluhan masyarakat dan para pengguna jalan. Pada prinsipnya, Pemerintah Provinsi sangat ingin segera memperbaiki ruas jalan yang rusak tersebut. Namun, seluruh proses harus melalui tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan, agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara baik dan akuntabel,” ujar Mahyeldi di Padang, Minggu (5/7/2026).

Ia menjelaskan, alokasi anggaran Rp20 miliar tersebut terbagi dalam dua paket pekerjaan. Paket pertama senilai Rp6 miliar untuk penanganan ruas Simpang Gudang Manggopoh hingga Lubuk Basung, saat ini sedang dalam proses tender. 

Sementara paket kedua senilai Rp14 miliar, itu akan difokuskan untuk penanganan jalan yang terdampak longsor dan amblas di kawasan Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, beserta titik-titik rawan di sekitarnya.

“Anggarannya sudah tersedia. Setelah proses tender selesai, InsyaAllah pengerjaannya akan segera dimulai,” tegasnya.

Sebelumnya, untuk penanganan dan pemeliharaan rutin Pemprov Sumbar melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) III Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar sudah melakukan sejumlah penambalan dan perbaikan jembatan di ruas jalan tersebut, tepatnya di kawasan Lubuk Basung.

Gubernur juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung proses pembangunan tersebut, agar proses pengerjaan bisa berjalan lancar sesuai rencana.

Ruas jalan provinsi Simpang Gudang Manggopoh hingga Padang Luar memiliki panjang sekitar 69,43 kilometer dan merupakan salah satu jalur strategis di Kabupaten Agam.

Jalan tersebut menghubungkan sejumlah kawasan penting, seperti Lubuk Basung, Maninjau, Kelok 44, Matur, IV Koto, hingga Banuhampu, sehingga berperan besar dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Mahyeldi menjelaskan, kerusakan jalan di ruas tersebut dipengaruhi berbagai faktor.

Selain usia jalan dan tingginya intensitas kendaraan bertonase besar, kawasan itu juga kerap terdampak bencana alam seperti longsor dan amblas akibat kondisi geografis yang berbukit.

“Sering kali setelah satu titik selesai ditangani, muncul kerusakan baru di lokasi lain akibat bencana alam. Bahkan ada titik yang sebelumnya sudah diperbaiki kembali rusak karena longsor. Karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan tingkat kerusakan dan kemampuan anggaran yang tersedia,” jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumbar. (adpsb/bud)

Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Maknai 1 Muharam dengan Perubahan dan Penguatan Karakter    
Minggu, Juli 05, 2026

On Minggu, Juli 05, 2026

Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Maknai 1 Muharam dengan Perubahan dan Penguatan Karakter
Mahyeldi dalam kegiatan Subuh Mubarakah yang dilaksanakan secara kolaboratif antara Pemerintah Provinsi dan Polda Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (5/7/2026). (Foto: adpsb). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai ajang refleksi diri sekaligus memperkuat komitmen untuk berperan aktif dalam membangun generasi yang berkarakter, religius, dan berkontribusi positif bagi daerah.

Ajakan itu disampaikan Mahyeldi dalam kegiatan Subuh Mubarakah yang dilaksanakan secara kolaboratif antara Pemerintah Provinsi dan Polda Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (5/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti ribuan peserta yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Sumbar dan jajaran Polda Sumbar serta masyarakat umum.

Mahyeldi menegaskan, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun baru Islam, tetapi harus diwujudkan dalam perubahan sikap, perilaku, dan kualitas kehidupan sehari-hari.

“Bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah ini, mari kita sama-sama merefleksi diri dan memperkuat komitmen untuk menjadikan hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini. Semoga semangat berhijrah itu, senantiasa hadir dalam diri kita semua,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, semangat hijrah juga perlu diwujudkan melalui penguatan kolaborasi seluruh unsur, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, ulama, dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga ketahanan sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di Sumbar.

Pada kesempatan itu, Pemprov Sumbar juga memberikan penghargaan kepada para pelajar dan mahasiswa pemenang lomba video pendek bertema hijrah. Mahyeldi menilai tingginya partisipasi generasi muda dalam lomba tersebut menunjukkan kepedulian mereka terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitarnya.

“Melalui karya-karya mereka, kita melihat kepedulian terhadap bahaya narkoba, perilaku menyimpang, serta pentingnya kembali kepada nilai-nilai kebaikan. Ini menjadi harapan bahwa generasi muda mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan pesan-pesan positif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Kapolda Sumbar, Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta menekankan pentingnya membiasakan salat Subuh berjamaah sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak usia dini. Ia berharap gerakan tersebut dapat terus diperluas di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

“Kalau budaya agama ditanamkan sejak kecil kepada anak-anak di seluruh Sumatera Barat, insyaallah cita-cita menuju Indonesia Emas akan terwujud,” ujar Gatot.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda juga meluncurkan buku Pendidikan Agama dan Culture Policing sebagai Benteng Keasramaan Polri. Menurutnya, buku tersebut disusun sebagai panduan memperkuat pembangunan karakter keluarga besar Polri melalui perpaduan pendidikan agama dan nilai-nilai budaya kepolisian.

“Keluarga adalah fondasi utama dalam membentuk generasi yang berintegritas, religius, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Dipenghujung kegiatan, Ustadz Dr. Desman, M.A. menyampaikan tausiah bertema Hijrah Sejati dan Hakikatnya. Ia mengingatkan bahwa setiap insan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri karena pintu taubat selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin kembali ke jalan Allah.

Mengutip Surah Az-Zumar ayat 53, ia mengajak umat Islam agar tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah SWT, sebab Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik. (adpsb/cen/bud)

Hujan Disertai Angin Kencang, Wako Fadly Amran Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem    
Minggu, Juli 05, 2026

On Minggu, Juli 05, 2026

Hujan Disertai Angin Kencang, Fadly Amran Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem
Wali Kota Padang Fadly Amran mengimbau seluruh masyarakat Kota Padang agar meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah Kota Padang, Minggu (5/7/2026). (Fotdok: Prokompin/Diskominfo Kota Padang). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Padang Fadly Amran mengimbau seluruh masyarakat Kota Padang agar meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah Kota Padang, Minggu (5/7/2026).

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari BMKG 5 Juli 2026, berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di lokasi yang berisiko serta terus memantau informasi cuaca dari instansi berwenang.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau seluruh warga agar tetap waspada, terutama yang sedang berada di kawasan pantai, di bawah pohon, maupun di lokasi yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem," ujar Fadly Amran.

Wali Kota juga meminta seluruh Kelompok Siaga Bencana (KSB) meningkatkan kesiapsiagaan, mengingat saat ini masih berlangsung masa libur sekolah dan akhir pekan yang menyebabkan tingginya aktivitas masyarakat di sejumlah objek wisata, terutama kawasan pantai.

"Tadi kami sudah perintahkan jajaran BPBD dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) di kawasan Pantai Air Manis dan objek wisata lainnya, agar segera mengimbau seluruh pengunjung untuk naik ke daratan dan menjauhi bibir pantai guna mengantisipasi potensi gelombang tinggi maupun kondisi cuaca yang membahayakan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan hingga Minggu sore pihaknya baru menerima satu laporan pohon tumbang di kawasan Simpang Haru akibat hujan yang disertai angin kencang. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah diterjunkan untuk melakukan penanganan.

"Hingga saat ini belum ada laporan banjir, rumah tertimpa pohon maupun tanah longsor. Namun kami tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang berada di kawasan pesisir karena angin kencang berpotensi memicu gelombang yang lebih tinggi," ujarnya.

BPBD Kota Padang juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing serta mengutamakan keselamatan selama cuaca ekstrem masih berlangsung.

“Kami telah memerintahkan seluruh personel BPBD bersama unsur terkait untuk tetap bersiaga melakukan penanganan apabila terjadi bencana di wilayah Kota Padang,” pungkas. (By)

Jambore Kader PKK Digelar, Ini Penegasan Wako Pariaman    
Minggu, Juli 05, 2026

On Minggu, Juli 05, 2026

Jambore Kader PKK Digelar, Ini Penegasan Wako Pariaman
Wali Kota Pariaman Yota Balad saat memberikan sambutannya dalam acara “Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Kota Pariaman Tahun 2026” bertempat di aula Balaikota Pariaman, Minggu (5/7/2026). (Fotdok: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Jambore Kader PKK sebenarnya adalah sebagai ajang untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan kualitas kader-kader PKK Kota Pariaman agar bisa menumbuhkan inovasi-inovasi baru demi terwujudnya kader-kader unggul yang berprestasi.

Hal tersebut disampaikan  Wali Kota Pariaman Yota Balad saat memberikan sambutannya dalam acara “Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Kota Pariaman Tahun 2026” bertempat di aula Balaikota Pariaman, Minggu (5/7/2026).

“Selain untuk mengasah kemampuan, sebenarnya Jambore ini juga sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi, bersosialisasi, menumbuhkan inovasi dan sebagai ajang untuk mencapai prestasi atas apa yang telah dilakukan selama ini. Jadi manfaatkan moment ini sebaik mungkin untuk bisa menjadi kader yang unggul dan siap terjun ke lapangan,” sebut Yota Balad.

“Saya ingin mulai dari sekarang, saya minta kepada Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan yang ada di Kota Pariaman agar terus mensuport dan menyemangati para kadernya supaya lahir inovasi dan prestasi yang bisa dicontoh daerah lain. Seperti mengelola dan mengolah sampah agar bisa dimanfaatkan dan menghasilkan nilai ekonomis,” tegas Yota Balad.

“Selamat berlomba, semoga lomba hari ini bisa melahirkan kader berprestasi yang betul-betul siap dikirim untuk bersaing dengan daerah lain pada lomba tingkat provinsi nanti,” pungkas Yota Balad.

Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad mengatakan  kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang perlombaan tetapi juga sebagai sarana pembinaan, peningkatan kapasitas, berbagi pengalaman, mempererat persaudaraan, serta memperkuat komitmen dalam menggerakan 10 Program Pokok PKK di tengah-tengah masyarakat.

“Dengan tema kita wujudkan kader PKK yang handal dan berprestasi menuju terciptanya kemandirian organisasi, menunjukan bahwa kader PKK dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat solidaritas, menumbuhkan kreatifitas serta membangun organisasi yang semakin mandiri, dan professional. Mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan masyarakat di masa yang akan datang,” terang Ny. Yosneli Balad.

Yosneli berharap, seluruh kontingen dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kekompakan, serta semangat kebersamaan. 

Menang ataupun kalah bukanlah tujuan utama tetapi bagaimana kita dapat saling belajar saling menginspirasi dan memperkuat kualitas gerakan PKK di Kota Pariaman sekaligus mempererat silaturahami dan kekompakan antar kader se-Kota Pariaman.

Ada enam cabang lomba dipertandingkan. Masing-masing  bidang sekretariat dengan lomba devile dan lomba paduan suara, pokja satu dengan lomba cerdas cermat, pokja dua dengan lomba cakap gelari pelangi, pokja tiga dengan lomba kampanye pengelolaan sampah rumah tangga, dan pokja empat dengan lomba bermain peran sanitasi lokal berbasis masyarakat. (si/at)

80 Anak Ikuti Khitanan Gratis Alumni SMAN 1 Pariaman’96     
Minggu, Juli 05, 2026

On Minggu, Juli 05, 2026

80 Anak Ikuti Khitanan Gratis Alumni SMAN 1 Pariaman’96
Wali Kota Pariaman Yota Balad yang juga merupakan alumni SMA N 1 Pariaman, bertempat di aula lantai dua SMA N 1 Pariaman, Minggu pagi (5/7/2026). (Fotdok: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Sebanyak 80 orang anak-anak mengikuti khitanan massal gratis yang digagas  Alumni SMA N 1 Pariaman Angkatan 96. 

Kegiatan tersebut  dibuka  Wali Kota Pariaman Yota Balad yang juga merupakan alumni SMA N 1 Pariaman, bertempat di aula lantai dua SMA N 1 Pariaman, Minggu pagi (5/7/2026).

Dalam sambutannya Yota Balad menyampaikan apresiasi kepada Alumni SMA N 1 Pariaman Angkatan 96 yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Khitanan massal gratis ini bukan hanya sebagai bentuk pelayanan kesehatan tetapi juga sebagai aksi sosial yang sangat positif dan harus terus dilanjutkan.

“Sebagai alumni SMA N 1 Pariaman saya turut bangga dengan kegiatan yang telah dilakukan oleh junior-junior saya ini. Saya sangat mensuport  kegiatan khitan massal gratis ini karena secara tidak langsung alumni 96 sudah membantu menjalankan salah satu program unggulan dalam visi misi Balad-Mulyadi yaitu memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kota Pariaman,” ujar Yota Balad.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen alumni dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Pariaman, khususnya di bidang kesehatan dan kepedulian sosial sekaligus menjadi moment menjalin silaturahmi sesama alumni dan juga para guru SMA N 1 Pariaman.

“Kegiatan seperti ini memiliki nilai ibadah sekaligus nilai sosial yang tinggi. Karena nilainya bukan hanya dilihat dari sisi kesehatan saja tetapi juga dilihat dalam pembentukan karakter anak-anak semenjak usia dini,” ungkap Yota Balad.

Yota Balad berpesan, jika anak-anak sudah besar nanti tumbuhkanlah rasa kepedulian  dalam jiwa masing-masing agar-agar rasa kepedulian tersebut juga bisa dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat seperti yang dilakukan oleh alumni SMA N 1 Angkatan 96.

Tumbuhlah menjadi generasi penerus yang kuat, sehat, dan mampu membanggakan orang tua serta lingkungan sekitarnya

“Kalau kita sudah menanamkan jiwa peduli di antara sesama manusia, kami rasa mungkin Kota Pariaman ini akan menjadi kota yang nyaman, tentram, damai, maju, serta terhindar dari segala hal-hal yang tidak baik  dan fitnah yang tidak benar,” pungkasnya.

Sebanyak 80 peserta khitanan massal berasal dari empat kecamatan yang ada di Kota Pariaman, dan Tim Dokter berasal dari Universitas Andalas yang terdiri dari 30 tim medis seperti dokter, dokter residen dan perawat,

Kegiatan khitanan massal gratis  juga dihadiri  Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, Camat Pariaman Tengah Razwan Azmi, Kepala Sekolah SMA N 1 Pariaman dan Panitia dari Alumni SMA N 1 Pariaman Angkatan 96. (si/at)

Banggar DPRD Padang Kawal Ketat Program  Seragam Sekolah Gratis Minta Tepat Sasaran    
Minggu, Juli 05, 2026

On Minggu, Juli 05, 2026

Banggar DPRD Padang Kawal Ketat Program  Seragam Sekolah Gratis Minta Tepat Sasaran
Program bantuan  seragam sekolah gratis yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Padang  mendapat apresiasi dari  DPRD Kota Padang. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Program bantuan  seragam sekolah gratis yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Padang  mendapat apresiasi dari  DPRD Kota Padang. 

Namun, pelaksanaannya di lapangan diminta dilakukan secara cermat agar bantuan benar-benar diterima oleh peserta didik yang berhak.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Jumat (3/7) , menyatakan program yang menyasar siswa dari keluarga kurang mampu tersebut merupakan langkah positif dalam meringankan beban masyarakat di sektor pendidikan.

Meski demikian, ia mengingatkan pihak sekolah agar melakukan pendataan secara akurat dan transparan sehingga bantuan tidak salah sasaran.

"Kami  minta pihak sekolah benar-benar mendata murid yang membutuhkan. Harus tepat sasaran dan jangan ada permainan," tegasnya  saat pembahasan anggaran APBD perubahan tahun 2026.

Menurutnya, proses verifikasi dapat mengacu pada jalur penerimaan peserta didik. 
Siswa yang diterima melalui jalur afirmasi , dinilai telah memenuhi salah satu indikator sebagai penerima bantuan.

Selain itu, siswa yang lolos melalui jalur prestasi, baik akademik maupun nonakademik, juga dapat memperoleh bantuan dengan tetap melalui proses verifikasi administrasi.

Ia menegaskan,  sekolah harus memastikan seluruh data calon penerima sesuai dengan kondisi sebenarnya agar bantuan tidak dinikmati oleh keluarga yang mampu.

"Pihak sekolah tetap harus mengecek data siswanya beserta persyaratan administrasinya. Jangan sampai anak dari keluarga mampu justru menerima bantuan. Ini harus diawasi," ujarnya.

Ia berharap, program yang diinisiasi Wali Kota Padang Fadly Amran ini, dapat berjalan sesuai tujuan tanpa adanya penyimpangan.

Ia juga mengajak masyarakat,  untuk melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan dalam penyaluran bantuan.

"Kalau ada temuan di lapangan, silakan laporkan kepada DPRD maupun Dinas Pendidikan," katanya. (*)

Menaker Perkuat Kolaborasi dengan Industri KEK Mandalika melalui MagangHub dan Pelatihan Vokasi    
Minggu, Juli 05, 2026

On Minggu, Juli 05, 2026

Menaker Perkuat Kolaborasi dengan Industri KEK Mandalika melalui MagangHub dan Pelatihan Vokasi
Menaker Yassierli dalam diskusi Identifikasi Ketenagakerjaan dan Pelatihan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (3/7/2026). (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak perusahaan-perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika bergabung dalam platform Program Magang Nasional (MagangHub) sebagai upaya memperluas serapan tenaga kerja sekaligus mencetak lulusan baru (fresh graduate) yang siap memasuki dunia kerja.

Ajakan tersebut disampaikan Menaker Yassierli dalam diskusi Identifikasi Ketenagakerjaan dan Pelatihan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (3/7/2026).

"Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci meningkatkan serapan tenaga kerja, terutama di tengah tingginya jumlah lulusan perguruan tinggi setiap tahun, " katanya.

Untuk memperluas manfaat MagangHub, pemerintah menargetkan peningkatan jumlah peserta menjadi 150 ribu orang pada tahun ini. Usulan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tersebut telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya berharap 150 ribu kuota ini juga dapat dimanfaatkan dan terdistribusi oleh teman-teman di Nusa Tenggara Barat secara merata," kata Menaker.

Menurutnya, MagangHub mendapat respons positif dari peserta maupun perusahaan. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan program pada 2025 yang diikuti 100 ribu peserta, tingkat kepuasan peserta mencapai 86 persen. Sementara itu, tingkat kepuasan perusahaan terhadap kinerja peserta magang juga berada pada kisaran 85 hingga 86 persen.

"Berdasarkan penilaian perusahaan, terjadi peningkatan kompetensi yang signifikan. Hasi lnya, sekitar 30 persen peserta langsung ditawarkan untuk terus bekerja dan diangkat sebagai karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang," ujarnya.

Selain membantu meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja, MagangHub juga memberikan manfaat bagi dunia usaha dengan memudahkan perusahaan menjaring talenta yang sesuai dengan kebutuhan. Pemerintah turut memberikan dukungan berupa subsidi serta fasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Menaker berharap kuota 150 ribu peserta MagangHub tahun ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh putra-putri NTB seiring berkembangnya potensi investasi dan pariwisata di kawasan KEK Mandalika.

"Bagi perusahaan yang ingin bergabung dalam MagangHub maupun lulusan baru yang ingin mendaftar atau memperoleh informasi lebih lanjut mengenai MagangHub, dapat langsung mengakses portal resmi MagangHub Kemnaker," ucapnya.

Gercep Atasi Keluhan

Yassierli menyatakan Kemnaker juga bergerak cepat mengatasi keluhan para pengelola KEK dan pimpinan perusahaan terkait sulitnya mencari tenaga kerja lokal yang memiliki kualifikasi khusus, sertifikasi, serta lisensi standar operasional.

Melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Ditjen Binalavotas), Kemnaker berkomitmen penuh melakukan intervensi total melalui jalur pelatihan vokasi yang bersifat demand-driven (berbasis kebutuhan pasar kerja).

"Kita harus mengubah paradigma pelatihan dari yang bersifat supply-driven menjadi sepenuhnya digerakkan oleh kebutuhan industri penanam modal di kawasan KEK," tegas Yassierli dalam forum koordinasi tersebut.

Untuk mewujudkan target tersebut, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur bersama seluruh Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (BLK UPTD) binaannya akan menjadi garda terdepan.

"BPVP Lombok Timur sendiri memiliki keunggulan utama di bidang kejuruan Pariwisata dan hospitality, sert a kejuruan adaptif lainnya yang relevan dengan perkembangan kawasan," ujarnya. (BHK)

Banggar DPRD Padang Optimistis Perubahan APBD 2026 Tercapai, Pendapatan Jadi Kunci Realisasi Program    
Minggu, Juli 05, 2026

On Minggu, Juli 05, 2026

Banggar DPRD Padang Optimistis Perubahan APBD 2026 Tercapai, Pendapatan Jadi Kunci Realisasi Program
DPRD menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan APBD perubahan sangat bergantung pada tercapainya target pendapatan daerah. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Padang mulai membahas Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Jumat (3/7/2026) sore. Dalam pembahasan tersebut, DPRD menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan APBD perubahan sangat bergantung pada tercapainya target pendapatan daerah.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Padang Muharlion didampingi Wakil Ketua DPRD Mastilizal Aye dan Osman Ayub itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Sekretaris DPRD Hendrizal, jajaran TAPD serta anggota Banggar DPRD Kota Padang.

Dalam rapat tersebut, Banggar membahas penyesuaian postur anggaran antara Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan dengan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan dokumen yang dipaparkan, total pendapatan daerah tetap diproyeksikan sebesar Rp3,06 triliun. Komposisinya terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,04 triliun dan pendapatan transfer sekitar Rp2,02 triliun.

Sementara itu, belanja daerah juga tidak mengalami perubahan secara total, yakni tetap berada di angka Rp3,207 triliun. Namun, terdapat sejumlah penyesuaian antarpos anggaran sebagai bagian dari penyelarasan kebutuhan pembangunan dan prioritas pemerintah daerah.

Pada kelompok belanja operasi, anggaran turun sekitar Rp2,06 miliar, dari semula Rp2,669 triliun menjadi Rp2,667 triliun. Penyesuaian terbesar terjadi pada belanja pegawai yang berkurang sekitar Rp2,68 miliar. Sebaliknya, belanja barang dan jasa naik sekitar Rp852 juta, sementara belanja hibah bertambah Rp2,15 miliar. Di sisi lain, anggaran bantuan sosial mengalami penurunan sekitar Rp2,39 miliar.

Adapun pada kelompok belanja modal, anggaran justru meningkat sekitar Rp2,06 miliar, dari Rp527,36 miliar menjadi Rp529,42 miliar. Penambahan tersebut dialokasikan untuk belanja modal peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, serta aset tetap lainnya. Sedangkan belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi mengalami penyesuaian turun sekitar Rp2,02 miliar.

Dari sisi pembiayaan, struktur APBD tidak mengalami perubahan. Penerimaan pembiayaan tetap sebesar Rp157,48 miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya. Sementara pengeluaran pembiayaan tetap sebesar Rp10,77 miliar, sehingga pembiayaan netto sebesar Rp146,71 miliar masih mampu menutup defisit APBD dengan nilai yang sama.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengatakan, pembahasan perubahan APBD bukan sekadar melihat besaran belanja, melainkan memastikan seluruh rencana pengeluaran didukung oleh pendapatan daerah yang realistis.

"Pada dasarnya APBD ini adalah rencana belanja pemerintah. Kunci utamanya ada pada pendapatan. Sejauh target pendapatan yang telah disusun ini dapat kita yakini bersama, maka seluruh program dan belanja yang direncanakan juga akan bisa direalisasikan," kata Muharlion.

Ia menilai Pemerintah Kota Padang memiliki peluang untuk mencapai target pendapatan tersebut. Menurutnya, dengan total APBD sekitar Rp3,2 triliun, DPRD optimistis target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan.

"Kami mendukung target yang disampaikan pemerintah daerah. Apalagi ada faktor pengembalian Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang nilainya cukup besar, sekitar Rp400 miliar. Ditambah dengan optimalisasi PAD, tentu ini menjadi modal penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah," ujarnya.

Muharlion menegaskan Banggar DPRD akan mengawal setiap perubahan anggaran agar tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Setiap pergeseran anggaran kami cermati secara detail agar efektif, efisien, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Prinsipnya, perubahan APBD harus mampu mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik," katanya.

Pembahasan Rancangan Perubahan APBD 2026 akan dilanjutkan hingga seluruh dokumen selesai dibahas sebelum dibawa ke tahapan berikutnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan. (*)