ADVERTORIAL

Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Pemko Ajukan Tiga Ranperda Inisiatif

BENTENGSUMBAR.COM - DPRD Kota Padang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Wali Kota Padang terkait tiga rancangan peratura...

Opini

PARLEMEN

Sports

IKLAN DI ATAS FEED
Momentum Peringatakan Sumpah Pemuda ke 92, Sejumlah Ketua OKP Kritik Pemko Padang
Kamis, Oktober 29, 2020

On Kamis, Oktober 29, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Pada momentum memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020 ini, sejumla ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) di kota Padang mengkritisi pemerintah Kota Padang. Menurut mereka, selama ini terjadi hubungan yang kurang sinergi antara Pemerintah Kota Padang dengan pemuda.

OKP yang melontarkan kritik tajam tersebut adalah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Pergerakan Mahasiswa Muslimin Indonesia (PMII).

Ketua Umum PMII Kota Padang Nuki Suseno mengungkapkan, mereka mengkritisi Pemerintah Kota Padang yang tidak memberikan perhatian kepada pemuda, terkhusus organisasi kepemudaan di Kota Padang hari ini.

"Kita melihat dan menyayangkan Pemerintah Kota Padang hari ini tidak memberikan ruang kepada organisasi kepemudaan, dalam hal ini sinergitas antara organisasi kepemudaan dan Pemerintah Kota Padang," tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Muhammad Nazif menyampaikan, peran pemuda dalam pembangunan dan kemajuan Kota Padang sangatlah penting. Pemerintah Kota Padang harusnya memaksimalkan potensi setiap pemuda untuk kemajuan Kota Padang. 

"Akan tetapi Pemerintah Kota Padang sejauh ini sama sekali tidak ada memberikan ruang kepada Organisasi Kepemudaan untuk besenergi dalam membangun serta kemajuan Kota Padang. Hal ini saya sampaikan, agar pemerintah mengevaluasi kebijakan pemerintah kota harus lebih memperhatikan potensi Organisasi Kepemudaan," cakapnya dengan penuh semangat.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Wendi Ahmad Wahyudi menegaskan, selama dua tahun terakhir ini, Pemerintah Kota Padang cenderung abai terhadap Organisasi Kepemudaan. Tidak adanya ruang bagi keterlibatan Organisasi Kepemudaan dalam hal program-program kepemudaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Padang.

"Selama ini kita hanya dihadirkan pada kegiatan-kegiatan yang sifatnya hanya seremonial saja. Ya, seperti yang terjadi pada kegiatan puncak acara Peringatan Sumpah Pemuda ke-92 yang diselenggarakan ini. Tentu Kita sangat menyayangkan hal itu," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua HMI Cabang Padang Rahmaddian mengatakan, Kota Padang sebagai ibukota dari Provinsi Sumbar harus melibatkan pemuda dalam setiap kebijakan yang dilakukan, bukan malah mengabaikan peran pemuda. 

"Karena sejarah telah mencatat bahwa kontribusi pemuda telah memberikan sumbangsih besar terhadap perjalanan sebuah bangsa baik dari segi ide, gagasan dan tindakan," ujarnya.

Tak mau kalah, Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Syukran Novri Arpan mengharapkan, ke depan pemerintah Kota Padang bisa mewadahi dan berkaloborasi dengan organisasi kepemudaan di kota Padang untuk membangun kota ini.

(buya/kuya)

Tengku Zulkarnain Serukan Boikot Produk Prancis, Denny Siregar Malah Bicara Soal Saling Menghormati
Kamis, Oktober 29, 2020

On Kamis, Oktober 29, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustad Tengku Zulkarnain kembali melontarkan reaksi atas ucapan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang dinilai menghina agama Islam.

Menurut Ustad Tengku Zulkarnain, jika 1,9 milyar umat sedunia memboikot produk Prancis, maka akan berhasil menjungkirkan Macron dari kursi kepresidenannya.

Tak hanya itu, Tengku Zul yakin, maka model boikot ekonomi akan meyakinkan orang seluruh dunia untuk dipakai menjungkirkan Penguasa diktator di manapun berada.

"Jika 1,9 Milyar Umat sedunia memboikot produk Prancis berhasil menjungkirkan Macron dari kursi Kepresidenannya, maka model boikot Ekonomi akan meyakinkan Orang seluruh dunia untuk dipakai menjungkirkan Penguasa Diktator di manapun berada.
Lihat dan Pahamkan.
(Tengku Zulkarnain)," ungkap Tengku Zul, seperti dikutip BentengSumbar.com dari akun twitternya, @ustadtengkuzul pada Kamis, 29 Oktober 2020.

Namun, pandangan berbeda diberikan oleh Penggiat Media Sosial Denny Siregar.

Denny merasa aneh dengan orang-orang yang selama ini mengejek Yesus di gantungan. Bahkan ejekan itu dilakukan secara terus menerus.

Ironisnya, kata Denny, ketika balik diejek malah main penggal. Ia menegaskan, jika tidak mau diejek, sebaiknya jangan mengejek.

"Saya bukan membela pemenggalan guru di Perancis.

Cuman aneh aja. Kalian selama ini ngejek Yesus pake kolor. Trus ngejek Yesus di gantungan. Kalian ejek mereka terus seolah2 kalian paling benar.

Sekalinya balik diejek, main penggal.
Kalo ga mau diejek, jgn suka ngejek. 

Simple." tulisnya di akun twitternya, @Dennysiregar7 pada Rabu, 28 Oktober 2020, seperti dikutip BentengSumbar.com.

Denny mengungkapkan pengalamannya ketika diundang bicara di gereja. Denny mengaku, agamanya dihormati, karena dirinya menghormati agama mereka.

Bahkan, Denny menungkil Quran surah al An'am ayat 108, "Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka..."

Denny meminta agar ayat tersebut dibaca dan direnungkan dengan bijak.

"Setiap gua diundang bicara di Gereja, agama gua dihormati mereka. Kenapa ? Karena gua menghormati agama mereka. 

Apa yg susah dgn itu ? Bahkan Alquran pun sdh mengingatkan dgn tegas. 

Bacalah. Dan renungkan dgn bijak.." tegasnya.

Denny menekankan pentingnya saling menghormati ajaran agama.

"Seandainya kita dikenal sebagai orang yang sangat menghormati ajaran orang lain, pasti disaat ajaran kita dihina, mereka yang ajarannya berbeda akan ikut membela kita juga..

Tapi bgmn mrk bisa membela ajaran kita, kalau kita selalu menghina ajaran mereka ?

Coba, drun. Think.." katanya.

Denny juga mengatakan, orang Kristen pasti tumbuh di lingkungan orang Islam yang menghormati keyakinan mereka, dan membiarkan mereka beribadah tanpa diganggu, nukan di tempat di mana mau bangun satu gereja saja, ada puluhan stempel dewan masjid yang melarangnya.

"Orang Kristen ini pasti tumbuh di lingkungan orang Islam yang menghormati keyakinan mereka, dan membiarkan mereka beribadah tanpa diganggu.

Bukan ditempat dimana mau bangun satu gereja saja, ada puluhan stempel dewan masjid yang melarangnya..." tukuk Denny, sembari melampirkan berita media online terkait kecaman umat kristen Arab kepada Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Berita media online nasional tersebut mengungkap umat Kristen di Arab pada Minggu, 25 Oktober 2020 turut mengutuk pernyataan otoritas Perancis yang dianggap menghina Islam dan Nabi Muhammad.

(by)

Gubernur Sumbar Letakan Batu Pertama Tempat Parkir Masjid Subulussalam
Kamis, Oktober 29, 2020

On Kamis, Oktober 29, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno meletakkan batu pertama, sebagai tanda akan dimulainya pembangunan Dermaga Parkiran Masjid Subulussalam yang terletak di Jorong Patameh Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar, Rabu, 28 Oktober 2020.

Kehadiran Gubernur Irwan Prayitno disambut meriah oleh Camat Lintau Agusril Majid, Walinagarari Abdul Wazit, Pengurus Masjid Subussalam, Gazali Karani, Tokoh Masayarakat Ninik Mamak, Bundo Kanduang dan Pemuda beserta diiringi dengan musik talempong, siriah carano dari anak Nagari Pangian.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan pembangunan tempat parkir Masjid Subulussalam tersebut membutuhkan waktu, tenaga dan biaya tambahan, karena tempatnya yang begitu sulit, berdekatan dengan lokasi sawah warga setempat.  

"Makanya, pembangunan lapangan parkir tersebut, membutuhkan biaya besar untuk pengecoran. Diperkirakan pembangunan itu, sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) senilai Rp. 1.858.000.000 dengan luas bangunan 30 x 30 meter," kata Irwan Paryitno.

Selanjutnya, Irwan Prayitno mengaku bangga dan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berkomitmen kuat membangun yang merupakan swadaya dari uang masyarakat dengan niat baik melalui infak, bersedekah dan berwakaf. 

"InsyaAllah, semua infak yang diberikan warga akan dibalas oleh Allah SWT dengan  mendapatkan rumah di surga. Aamiin YRA," ucapnya.

Semangat kebersamaan akan memberikan kemajuan bersama. 

Selain itu Gubernur Irwan Prayitno juga berpesan kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari, terutama saat di keramaian.

"Hal seperti inilah yang harus terus ditingkatkan di tengah masyarakat walaupun masih dalam suasana Pandemi Covid-19," tuturnya.

Pembangunan tempat parkir Masjid Subulussalam dibuat dalam bentuk multi fungsi, selain untuk Ibadah sholat berjemaah juga digunakan untuk MDA, tempat musyawarah pemuda, beserta kegiatan bermanfaat lainnya. 

"Hal ini suatu kebanggaan kita semua, suatu niat yang kuat perlu kita puji dan apresisi. Mudah-mudahan tempat parkir dermaga talago Masjid Subulussalam bisa cepat selesai," harap Irwan.

Irwan Prayitno menginggatkan, warga setempat harus bisa menjaga Masjid itu, agar terlihat bersih dan terawat. Dengan adanya parkiran membuat masjid semakin ramai lagi dan meriah, karena nantinya akan banyak musyafir singgah untuk sholat. Kalau masjid banyak yang menyinggahi insyaAllah rezkinya mengalir terus. 

"Kita perlu berlomba untuk kebaikan investasi akhirat menjadi amal jariah yang terus menerus mengalir walaupun kita sudah meninggal, yang diinfak, disedekahkan, hibah dan wakafkan akan menjadi amal jahiriah," harap Irwan.

Adanya dukungan masyarakat, pembagunan masjid ini dapat selesai dan bermanfaat, sehingga dapat digunakan untuk beribadah dan acara keagamaan lainnya.

Sementara itu, pengurus Masjid Subulussalam, Gazali Karani mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumbar atas kehadiranya melakukan peletakan batu pertama pembuatan tempat parkir dermaga talago.

Gazali Karani berharap semoga mendapatkan solusi, dalam pembangunan tempat parkir ini, dan bisa mendapatkan tempat yang luas untuk mobil maupun motor serta masjid menjadi lebih ramai orang dalam sholat berjamaah.

“Alhamdulillah pak Gubernur Irwan Prayitno kembali hadir di tengah masyarakat kami, memberikan dukungan untuk pembangunan masjid kami. Kepedulian beliau akan kesehatan masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 juga sangat tinggi," ungkapnya.

(Nov)

Sumpah Pemuda ke-92, Irwan Prayitno: Mari Kita Bersatu dan Bangkit Mewujudkan Masyarakat Sumbar yang Unggul
Kamis, Oktober 29, 2020

On Kamis, Oktober 29, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengikuti puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 92 Tahun 2020 secara virtual, diruang kerja gubernur, Rabu, 28 Oktober 2020. 

Acara puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo dan diikuti oleh para menteri Indonesia Maju serta seluruh kepala daerah di Indonesia. Sekaligus dalam rangkaian kegiatan tersebut Presiden Joko Widodo, meresmikan Stasiun TVRI Papua Barat.

Sumpah pemuda tahun 2020 mengangkat tema "Bersatu dan Bangkit". Kegiatan bersejarah itu disiarkan langsung lewat media TVRI, langsung dari Provinsi Papua Barat.

Presiden Joko Widodo dalam arahannya mengatakan, momentum 92 tahun sumpah pemuda, semangat pemuda harus tetap menyala. Pemuda harus membawa energi positif dan menyelesaikan persoalan dengan semangat kerja sama.

"Dalam arus besar globalisasi yang sering terjadi adalah persaingan yang sengit antar-negara dan juga antar-individu. Tidak jarang kompetisi itu berujung pada upaya saling mengalahkan, saling menghancurkan. Hal itu menjadi energi negatif yang merugikan kita semuanya," kata Presiden Joko Widodo.

Selanjutnya, Sumpah Pemuda justru membawa energi positif yang menyatukan persaingan dan perbedaan, tidak harus membuat kita melupakan adanya masalah-masalah bersama, kepentingan-kepentingan bersama, maupun tujuan-tujuan bersama. Yang semuanya bisa diselesaikan dengan cara bersatu dan bekerja sama.

"Bersatu dan bekerja sama adalah kunci untuk mencapai Indonesia maju. Upaya-upaya untuk menjaga persatuan harus terus kita lakukan. Menjadi Indonesia, tidak cukup hanya dengan menjadi bagian dari wilayah Indonesia. Kita harus bekerja sama merawat ke-Indonesiaan,selalu dijaga dengan semangat solidaritas dan rasa persaudaraan," terangnya.

Jokowi menegaskan, masyarakat Indonesia harus saling membantu satu sama lain dalam semangat solidaritas. Tidak ada Jawa, tidak ada Sumatera, tidak ada Sulawesi, tidak ada Papua, yang ada adalah saudara sebangsa dan setanah air.

Persatuan harus terus diperjuangkan dengan menghargai perbedaan, menjaga toleransi, serta menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Untuk mewujudkan Indonesia yang satu, harus bekerjasama membangun Indonesia secara adil dan merata. Membangun Indonesia sentris dengan membangun dari pinggiran, dari desa, dari pulau terdepan hingga perbatasan.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan juga membangun infrastruktur yang memudahkan konektivitas antar wilayah, antar pulau, untuk memsatukan Indonesia. Dengan pembangunan yang merata dan berkeadilan, maka masyarakat Papua, masyarakat Aceh, dan masyarakat Indonesia di berbagai wilayah merasa menjadi bagian dari Indonesia, merasa memiliki Indonesia, serta ikut berkontribusi untuk memajukan Indonesia.

Sementara itu, Irwan Prayitno mengajak para pemuda khususnya di Sumbar untuk turut serta berpartisipasi dalam menyukseskan seluruh program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

“Mari kita bersatu dan bangkit untuk Indonesia Maju, serta mewujudkan masyarakat Sumbar yang unggul, terus bersatu bergerak maju melewati masa sulit pandemi, bangkit menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju,” tegasnya.

Acara Sumpah Pemuda ke 92 Tahun 2020 secara virtual ini diikuti bersama Sekda Provinsi Sumbar, anggota DPRD Sumbar, Wakapolda, Danrem 032 Wirabraja, Danlantamal II, Danlanud, serta Wakil ketua DPRD Sumbar dan peserta lainnya.

(Nov)

Lagi, 260 Warga Sumbar Positif Covid-19, Meninggal 7 Orang
Rabu, Oktober 28, 2020

On Rabu, Oktober 28, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar kembali melaporkan penambahan pasien positif Covid-19 di daerah ini pada Rabu, 28 Oktober 2020 malam.

"Total sampai hari ini telah 13.635 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19. Terjadi penambahan 260 orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19," ungkap Jasman Rizal, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar.

Sementara itu, pasien sembuh bertambah 324 orang, sehingga total sembuh 8.432 orang.

"Meninggal bertambah 7 orang, sehingga total meninggal 256 orang," ungkap Kepal Dinas Kominfo Prov. Sumbar ini.

Dikatakan Jasman, sampai hari ini jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 276.389 spesimen dan jumlah orang yang diperiksa sebanyak 210.679 orang dengan Positivity Rate (PR) berada pada angka 6,47 persen.

Dari total 13.635 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, urai Jasman, dirawat di berbagai rumah sakit 533 orang (3,9%), isolasi mandiri 3.978 orang (29,2%), isolasi Provinsi 225 orang (1,7%), isolasi Kab/ Kota 211 orang (1,5%), meninggal dunia 256 orang (1,9%) dan sembuh 8.432 orang (61,8%).

"Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 3.743 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 3.573 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 170 sample), terkonfirmasi tambahan 260 (dua ratus enam puluh) orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 324 orang dan meninggal dunia bertambah 7 orang," katanya.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 260 orang dengan rincian:

1. Kota Padang 167 orang 
2. Kota Bukittinggi 19 orang
3. Kota Solok 5 orang
4. Kota Padang Panjang 3 orang
5. Kota Pariaman 14 orang
6. Kota Sawahlunto 2 orang 
7. Kabupaten Agam 5 orang 
8. Kabupaten Dharmasraya 5 orang
9. Kabupaten Solok 9 orang 
10. Kabupaten Kepulauan Mentawai 5 orang
11. Kabupaten Padang Pariaman 8 orang
12. Kabupaten Pasaman 2 orang
13. Kabupaten Pasaman Barat 3 orang
14. Kabupaten Pesisir Selatan 2 orang
15. Kabupaten Sijunjung 1 orang
16. Kabupaten Solok Selatan 4 orang 
17. Kabupaten Tanah Datar 6 orang

Pasien sembuh sebanyak 324 orang, dengan rincian:

1. Kota Padang 187 orang 
2. Kota Bukittinggi 23 orang 
3. Kota Padang Panjang 1 orang
4. Kota Pariaman 12 orang
5. Kota Payakumbuh 15 orang
6. Kota Sawahlunto 2 orang
7. Kabupaten Agam 30 orang
8. Kabupaten Dharmasraya 6 orang
9. Kabupaten Solok 3 orang
10. Kabupaten Kep. Mentawai 2 orang 
11. Kabupaten Limapuluh Kota 1 orang
12. Kabupaten Padang Pariaman 7 orang
13. Kabupaten Pasaman 9 orang 
14. Kabupaten Pasaman Barat 3 orang
15. Kabupaten Pesisir Selatan 5 orang 
16. Kabupaten Sijunjuang 2 orang
17. Kabupaten Solok Selatan 2 orang 
18. Kabupaten Tanah Datar 14 orang

Meninggal dunia sebanyak 7 orang, dengan rincian: 

1. Kota Padang 3 orang
2. Kota Sawahlunto 1 orang
3. Kota Pariaman 1 orang
4. Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang
5. Kabupaten Solok 1 9rang

(by)

Soal Rencana Kepulangan, Kapitra Ampera: Kadang Pendukung HRS Lebay
Rabu, Oktober 28, 2020

On Rabu, Oktober 28, 2020

Soal Rencana Kepulangan, Kapitra Ampera: Kadang Pendukung HRS Lebay
BENTENGSUMBAR.COM - Politisi PDI Perjuangan Kapitra Ampera menyayangkan sikap para pendukung Habib Rizieq yang cebderung lebay menyikapi rencana kepulangannya dari Saudi Arabia ke Indonesia.


Menurut Kapitra, apa yang dikatakan dan digaungkan oleh para pendukungnya bahkan sama sekali tidak dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab (HRS).


Seperti misalnya pernyataan Rizieq akan kembali untuk memimpin revolusi.


"Para pendukungnya ini terlalu mengeluarkan steatmen-steatment yang menimbulkan tafsiran dan stimulisasi dan rangsangan-rangsangan orang berpikir hal-hal yang sebenarnya tidak dilakukan oleh Habib Rizieq, itu aja yang saya sayangkan," kata Kapitra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu, 28 Oktober 2020.


"Pendukung-pendukungunya tidak usalah bilang revolusi, ngga ada yang seperti itu," tandas Kapitra menambahkan.


Kapitra bingung, narasi yang digembar-gemborkan bakal melakukan revolusioleh pendukung HRS. 


Apakah ingin berperang melawan negara?


"Sepanjang Republik ini pembertontak menang melawan negara, karena negara punya mesin perang. Sebetulnya, Habib Rizieq hanya ingin kembali ke Indonesia, itu saja," demikian Kapitra


Sumber: RMOL

Megawati soal Halte TransJ Dibakar: Enak Aja, Emangnya Duit Lo?
Rabu, Oktober 28, 2020

On Rabu, Oktober 28, 2020

Megawati soal Halte TransJ Dibakar: Enak Aja, Emangnya Duit Lo?
BENTENGSUMBAR.COM - Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri meluapkan kekesalannya karena sejumlah halte TransJakarta dirusak bahkan dibakar saat demo beberapa waktu lalu. Megawati menyarankan lebih baik menyampaikan aspirasi lewat DPR.


"Saya bilang ngapain sih kamu demo-demo. Kalau enggak cocok ,pergi ke DPR. Di sana ada RDP itu terbuka bagi aspirasi. Kalian ini orang politik atau bukan.... Sekarang kamu bayangkan keluargamu, anak-anakmu dibuat seperti itu. Kalau enggak ada rasa sakit hati, bohong! Manusia sama aja, dibuat Allah SWT itu sama. kita yang membuatnya berbeda. Camkan lho," kata Megawati dalam sambutannya di acara peresmian Kantor PDIP secara virtual, Rabu, 28 Oktober 2020.


Megawati mengaku sudah tidak tahan dengan tindakan anarkis yang terjadi saat demonstrasi. Dia menyayangkan halte yang dibuat dengan anggaran besar dirusak begitu saja dengan para pendemo.


"Ini ketua umum kan jarang ngomong. Tapi sekali saya ngomong saya enggak tahan. Masyaallah, susah-susah bikin halte, enak aja dibakar-bakar, emangnya duit lo? Ditangkap enggak mau. Ini gimana ya. Aku sih pikir lucu banget Indonesia sekarang," ujarnya.


Dia lalu menanyakan anggaran membuat satu halte kepada Djarot Syaiful Hidayat. Dalam acara itu, Djarot sedang berada di samping Megawati.


"Nah, ini ada Pak Djarot, satu halte dibangun berapa biayanya?" tanya Megawati.


"Bisa sampe Rp 3 miliar, Bu," jawab Djarot.


"Tuh, 3 miliar, mungkin sekarang dengan kenaikan inflasi. Kalau ibu-ibu patokannya harga emas gitu. Mana mungkin lagi mau dibenerin itu 3 miliar cukup. Coba bayangkan. Itu rakyat siapa ya. Itu yang namanya anak-anak muda? Saya ngomong gini itu dalam Sumpah Pemuda lho," sambung Megawati.


Megawati kemudian membandingkan dengan pemuda zaman dahulu, yang berani bikin sumpah untuk bersatu memperjuangkan negara. Dia menilai keadaannya berbeda dengan saat ini.


"Ya bayangin zaman dulu kok bisa ya pemuda, karena tertekan, karena belum merdeka dia sampai berani bikin sumpah. Ayo kalau kalian hari ini bisa nggak bikin sumpah kayak gitu. Waduh pikirannya zaman dulu lho sampai bersatu bikin sumpah, eh zaman penjajahan ditangkap lah. Ini udah merdeka, dirusak sendiri," tuturnya.


Sumber: detikcom

Survei: Susi Pudjiastuti dan Rizal Ramli Dipercaya Publik Gantikan Menteri Yang Kena Reshuffle
Rabu, Oktober 28, 2020

On Rabu, Oktober 28, 2020

Survei: Susi Pudjiastuti Dan Rizal Ramli Dipercaya Publik Gantikan Menteri Yang Kena Reshuffle
BENTENGSUMBAR.COM - Ada beberapa nama yang dinilai publik layak duduk di kursi kementerian pada Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.


Dalam survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) terkait tokoh yang diharapkan menjadi menteri saat terjadi reshuffle, muncul beberapa nama familiar.


Sebut saja mantan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti yang mendapatkan suara 40,1 persen, kemudian Arief Yahya sebanyak 35,7 persen, Dahlan Iskan 32,3 persen. Selain itu, Ignatius Jonan sebanyak 26,6 persen, Sandiaga Salahuddin Uno 23,9 persen, dan Rizal Ramli 20,2 persen.


“Ada Bu Susi Pudjiastuti tokoh yang diharapkan untuk kembali masuk, lanjut, Pak Arif Yahya, Rizal Ramli. Termasuk juga Haidar Nasir,” kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah saat memaparkan survei Kinerja Kementerian/Lembaga, Peluang Reshuffle Kabinet dan Potensi Capres 2024 yang disampaikan secara virtual, Rabu, 28 Oktober 2020.


Selain nama di atas, ada juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang dipilih responden 18,5 persen, Said Aqil Siradj sebanyak 17,6 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 16,1 persen, Nasaruddin Umar 14,7 persen, Ahmad Heryawan 14,3 persen, Muhammad Zainul Majdi 9,0 persen.


Selanjutnya, Archandra Tahar 7,3 persen, Gatot Nurmantyo 5,1 persen, terakhir Hanif Dhakiri 1,9 persen.


“Ada nama yang jarang sekali di-mention untuk isu-isu reshuffle yang memperoleh respon di bawah 1%, di antaranya Muhaimin Iskandar, Zulkifli Hasan, Muhammad Hanafi Rais, juga masuk kemudian Yenny Wahid, dan Fahri Hamzah,” katanya.


“Ini pertama kalinya Fahri Hamzah di-mention untuk menggantikan menteri. Mungkin karena beliau sudah tidak lagi di DPR dan ada Grace Natalie di bawah,” tandasnya.


Survei dilakukan menggunakan metode purposive sampling terhadap 170 orang pemuka pendapat yang berasal dari peneliti universitas, lembaga penelitian mandiri, dan asosiasi ilmuwan sosial/perguruan tinggi.


Sementara survei terhadap massa pemilih nasional dilakukan dengan metode multistage random sampling terhadap 1.200 responden di seluruh wilayah proporsional Indonesia dengan margin of error 2,9 % dan tingkat kepercayaan 95 %. Periode survei 12-23 Oktober 2020. 


Sumber: RMOL

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *