Advertorial

Daerah

Iklan Irwan Basir
Polri Temukan DNA dan Sidik Jari Putri Candrawathi di TKP Tewasnya Brigadir J
Rabu, Agustus 10, 2022

On Rabu, Agustus 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Penyidik Polri menemukan sidik jari dan DNA Putri Candrawathi di TKP tewasnya Brigadir J.

Hal itu diungkap oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komjen Agus Andrianto dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Agus Andrianto mengatakan, tak hanya DNA dan sidik jari Putri Candrawathi, penyidik juga menemukan empat sidik jari dan DNA empat orang lainnya.

Adapun keempat sidik jari tersebut yaitu milik Irjen Pol Ferdy Sambo, dan beberapa bawahannya.

“Ada Ibu Putri, ada Pak Sambo, ada Kuat, ada Ricky dan Richard serta korban Yosua,” kata Agus dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Agus mengatakan, temuan tersebut merupakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan pembunuhan Brigadir J.

Temuan sidik jari dan DNA ini kemudian menjadi pijakan awal bagi Tim Khusus (Timsus) yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan penyidikan.

Agus mengaku pihaknya baru melakukan penyelidikan dan penyidikan setelah keluarga Brigadir J melaporkan dugaan pembunuhan berencana ke Mabes Polri pada 18 Juli.

“Karena apa? Karena laporan daripada keluarga korban Yosua ini baru dilaporkan pada Mabes Polri pada 18 Juli,” ujar Agus.

Menurut Agus, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan ke Jambi.

Setidaknya, kata Agus, Mabes Polri telah memeriksa 47 saksi yang diduga terkait dengan perkara ini.

Menurut Agus, pengusutan tewasnya Brigadir J terkendala tindakan sejumlah personel Polri yang tidak profesional.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan pihaknya telah menetapkan empat tersangka dalam perkara ini.

Mereka adalah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, sopir istri Sambo Bharada Richard Eliezer, ajudan istri Sambo Brigadir Ricky, dan KM yang saat ini belum diketahui identitasnya.

Pokdakan Pincuran Ruyuang Wakili Limapuluh Kota di Ajang Sumbar
Rabu, Agustus 10, 2022

On Rabu, Agustus 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM –  Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Pincuran Ruyuang, Nagari Solok Bio-Bio tampil di ajang Provinsi Sumatera Barat, dalam lomba “Pokdakan Berprestasi 2022” kategori Kelembagaan.  

Prestasi Pokdakan Pincuran Ruyuang terungkap saat penilaian  Tim Penilai Provinsi Sumatera Barat, dipimpin oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar, Dr.Ir.Desniarti, MM.

Kedatangan Tim Penilai Provinsi Sumbar disambut baik oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo di Nagari Solok Bio – Bio, Kecamatan Harau pada Selasa (09/08).

Turut hadir Kepala Dinas Perikanan, Mohd.Siswanto, Kepala Dinas Pangan, Ambardi, SE, MM, Kepala Dinas Damkar, Alfian, S.STP, M.Si, Camat Harau, Andri Yasmen, S.Sos, dan Wali Nagari Solok Bio – Bio, Andri Helmi.

Bupati Safaruddin dalam sambutannya mengatakan pembinaan pokdakan yang dilakukan melalui kegiatan lomba Pokdakan diperlukan guna meningkatkan peran kelompok dalam pelaksanaan dan pencapaian sasaran program pembangunan perikanan budidaya, terutama dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia dan kelembagaan kelompok perikanan. 

Hal ini sesuai dengan visi Kabupaten Limapuluh Kota “Mewujudkan Kabupaten Limapuluh Kota yang Madani, Beradat, dan Berbudaya dalam Kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” dan misi mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi lintas sektoral yang memiliki keunggulan di tingkat lokal dan regional. 

Untuk melaksanakan visi dan misi daerah ini, pemerintah daerah menetapkan program unggulan bidang perikanan yang bisa dicapai dengan memanfaatkan potensi perikanan yakni penyediaan benih ikan unggul 20 juta ekor/bulan dan pembukaan kawasan baru perikanan seluas 1.000 Ha.

“Potensi perikanan di Kabupaten Lima Puluh Kota seluas 18.954,17 Ha yang terdiri dari potensi kolam seluas 1.799,92 Ha, potensi sawah untuk Minapadi (Memelihara ikan bersama padi) seluas 13.365 Ha dan perairan umum seluas 3.789,25 Ha. Potensi tersebut baru termanfaatkan sekitar 12% dengan peluang pengembangan 88%, jika potensi tersebut dimanfaatkan secara optimal, program unggulan akan tercapai,” kata Bupati Safaruddin. 

Pada bagian lain sambutannya, Bupati Safaruddin berharap kegiatan penilaian lomba Pokdakan tingkat Provinsi Sumbar tahun 2022 dapat menjadi pendorong partisipasi aktif, evaluasi kerja dan memotivasi serta memberikan apresiasi bagi kegiatan kelompok dan kelembagaan perikanan budidaya dalam upaya pencapaian target produksi.

Sementara itu, Ketua rombongan Tim Penilai Desniarti, mengatakan ada tiga kriteria dalam penilaian lomba yakni aspek teknis, aspek ekonomi, dan aspek sosial. 

“Aspek teknis menilai tentang bagaimana penyiapan kolam, kualitas benih, dan penerapan cara budidaya ikan yang baik (CBIB). Aspek ekonomi yakni tentang analisa usaha yang dilakukan kelompok dan bagaimana perolehan keuntungan usaha. Terakhir, aspek sosial menilai tentang apakah usaha memberikan manfaat bagi kelompok dan masyarakat serta harapan usaha bisa tergabung ke koperasi agar usaha pokdakan dapat lebih maju lagi," papar Desniarti. (Dikky)

Relawan Jokowi Bakal Gelar Musra, Ketua PKS: Ingat, yang Bisa Usung Capres itu Partai Politik
Rabu, Agustus 10, 2022

On Rabu, Agustus 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Rencana musyawarah rakyat (Musra) yang akan digelar oleh para relawan pendukung Presiden Joko Widodo pada tanggal 27 Agustus nanti, menyita perhatian politisi partai politik.

Salah satunya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Dia mengatakan, pada prinsipnya siapapun warganegara Indonesia berhak untuk berserikat dan menyampaikan gagasan.

Tetapi, sambungnya, jika Musra relawan dialamatkan untuk membahas peluang perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi, tentu tidak tepat.

Apalagi, partaai politik sebagai pemilik hak mengusung calon presiden sudah tegas dan berulang kali menolak wacana itu.

Sehingga, katanya lagi, menjadi aneh jika kemudian relawan sibuk membuat musyawarah soal calon presoden saat partai politik masih berada di tahap mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu Serentak di KPU RI.

"Aneh gitu loh, mestinya hajatan pilpres itu miliknya parpol. Karena di undang-undang tegas, konstitusi bahkan capres cawapresnya itu diajukan partai politik atau gabungan partai politik," kata Mardani dalam acara diskusi virtual Teras Politik (Terpol) Kantor Berita Politik RMOL dengan tema "Wacana Perpanjangan Jabatan Presiden Muncul Lagi", Selasa (9/8).

Mardani mengatakan, jika Jokowi memiliki sikap tegas tentu akan mengontrol para relawannya untuk tidak menggaungkan wacana penambahan masa jabatan presiden, terlebih sampai berencana menggelar musra.

"Sebaiknya itulah kedewasaan dan kenegarawanan Pak Jokowi diuji. Kalau ingin nyaman terus (menjabat presiden), sebetulnya pandangan saya itu melemahkan demokrasi," katanya.

Akan lebih baik lagi, kata anggota Komisi II DPR RI ini, jika Jokowi mengarahkan relawannya masuk partai politik untuk mengajukan calon presiden yang diharapkan.

"Pendukungku, monggo kamu masuk ke seluruh partai politik yang kamu minati dan ajukan siapa capres dan cawapres sesuai dengan hati, berani. Kalian ke partai politik yang nanti akan mengajukan," demikian Mardani.

Sumber: RMOL.ID

Penuhi Standar Bacaan, Ratusan Guru TPQ Payakumbuh Akan Dilatih Seni Membaca Alqur'an
Rabu, Agustus 10, 2022

On Rabu, Agustus 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Dari 51 orang Guru TPQ di salah satu kecamatan yang diteliti, hanya 3 orang saja yang penguasaan ilmu tajwidnya memenuhi syarat. 

Data tersebut diungkap Ketua Lembaga Didikan Subuh (LDS) Kota Payakumbuh, Ust. Hendrinaldi saat mengikuti rapat persiapan pelaksanaan pelatihan seni baca Al Qur'an bagi guru-guru TPQ di Aula Ampangan Balai Kota Payakumbuh, Selasa, (9/08/22). 

Rapat dihadiri pengurus LDS Kota dan LDS Kecamatan se-Kota Payakumbuh. Turut hadir Kabag Kesra Setdako Payakumbuh, Irwan Suwandi mewakili unsur pemerintah daerah serta Ustadzah Pepi dari Maktab Center Payakumbuh.

Dikatakan Hendrinaldi, data tersebut merupakan hasil penelitian yang dilakukannya saat hendak menyelesaikan pendidikan strata satu di STAIDA Kota Payakumbuh beberapa waktu lalu.  

"Awalnya saya cukup terkejut, dari 51 orang guru TPQ yang jadi responden kami, berdasarkan instrumen penelitian terkait pengusaan ilmu tajwid mereka, ternyata hasilnya demikian. Ini tentu perlu menjadi perhatian kita bersama, bagaimana meningkatkan kapasitas keilmuan para Guru TPQ kita," ujar Hendrinaldi.

Dikatakan, berkaca kepada pelatihan sertifikasi bacaan Alfatihah yang diadakan MUI Kota Payakumbuh beberapa waktu lalu, dia yang turut mengikuti juga melihat banyak koreksi terhadap bacaan Alfatihah para peserta. 

"Padahal peserta waktu itu adalah para imam-imam masjid yang ada di Kota Payakumbuh, termasuk mereka yang dikenal luas sangat masyhur bacaannya, tetap saja ada koreksi bacaan oleh Syeikh Sa'ad yang sudah bersanad dan diakui secara internasional," jelasnya. 

Menyikapi itu, Wali Kota Payakumbuh H. Riza Falepi melalui Kabag Kesra Setdako, Irwan Suwandi menyatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya bersama LDS Kota Payakumbuh akan mengadakan pelatihan baca Alqur'an kepada guru-guru TPQ yang ada di Kota Payakumbuh. 

"Dalam waktu dekat, kita akan adakan pelatihan seni membaca Alqur'an kepada guru-guru TPQ kita, ditargetkan sekitar 250 orang guru TPQ akan mengikutinya dan dibagi secara proporsional disetiap kecamatan yang ada," ungkap Irwan yang juga mantan Camat Payakumbuh Timur ini.

Dikatakan, saat ini pihaknya tengah menjajaki kerjasama dengan sebuah lembaga pelatihan baca Alqur'an yang ada di Kota Payakumbuh.

"Alhamdulillah, untuk tenaga pelatih kita sudah jajaki kerjasama dengan Maktab Center Payakumbuh yang selama ini konsen dalam memberi pengajaran bina baca Alqur'an kepada masyarakat kita, mudah-mudahan pelatihan ini segera terlaksana," ujarnya.  

Sementara itu, Ustadzah Pepi, perwakilan Maktab Center Payakumbuh yang turut hadir dalam rapat tersebut menyatakan kesiapannya untuk menjadi pelatih dalam kegiatan dimaksud. Pihaknya bahkan bersedia tidak dibayar untuk mengisi kegiatan tersebut. 

"Kemarin kami baru saja melatih Tahsin guru-guru SMAN 1 Payakumbuh, Insyaallah kami juga siap membantu melatih guru-guru TPQ kita. Kami tak perlu dibayar, karena ini bagian komitmen lembaga kami," ucap Pepi.

Dikatakan Pepi, pihaknya berharap dapat membantu mencetak guru-guru TPQ yang mampu menguasai seni membaca Alqur'an secara paripurna.

"Untuk pelatihan seni baca Alqur'an ini, kami memiliki stratifikasi kelas. Peserta dinilai bacaannya dan dikelompokkan sesuai kefasihan bacaan. Lalu mereka diberi materi pelatihan sesuai kelas dan diharapkan secara bertahap bisa naik kelas hingga mencapai tingkat mahir. Bagi yang lulus akan kita berikan sertifikat maktab yang sudah distandarisasi," tukuknya. (Hermiko)

Eks Kabareskrim: Ferdy Sambo Jenderal Polisi Pertama yang Terancam Hukuman Mati
Rabu, Agustus 10, 2022

On Rabu, Agustus 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Mantan Kepala Bareskrim Polri (Kabareskrim) Susno Duadji mengapresiasi Polri menyangkakan pelaku pembunuhan Brigadir J dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Susno membenarkan bahwa ini merupakan kali pertama ancaman tersebut disangkakan kepada perwira tinggi Polri yang terjerat kasus pidana dan diumumkan langsung oleh Kapolri.

"Sampai saat ini seingat saya benar demikian, termasuk diumumkan oleh pejabat paling tinggi di Polri juga baru sekali ini," kata Susno dikutip siaran Kompas TV, Selasa (9/8/2022).

"Pasal yang dituduhkan tadi pasal yang sangat sangat berat," lanjutnya.

Susno berkeyakinan bahwa ke depannya alat bukti yang mendukung pengenaan pasal tersebut akan semakin kuat.

Sejauh ini, dalam konferensi pers Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang digelar pada Selasa malam, polisi belum mengumumkan detail alat bukti dalam penetapan mantan Kadivpropam Polri Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

"Nantinya alat buktinya akan bertambah kuat manakala visum sudah keluar, hasil forensik lain, termasuk digital forensik, dan hasil balistik forensik," kata Susno.

"Dan apalagi kalau nanti Bu Putri (Chandrawathi, istri Sambo) sebagai saksi bisa memberi kesaksian lebih, bisa lebih kuat lagi," ia menambahkan.

Susno beranggapan bahwa munculnya tersangka-tersangka lain di kemudian hari juga masih memungkinkan karena penyidikan masih berjalan.

"Dan yang diproses di kode etik sangat terbuka peluang dia kena pidana, pidana pembunuhan atau menghambat jalannya penyidikan," katanya.

Empat tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, termasuk Irjen Pol Ferdy Sambo dijerat pasal pembunuhan berencana.

Keempatnya dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 jo 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

"Penyidik menerapkan Pasal 340 subsider Pasal 338 jo Pasal 55, 56 KUHP, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup atau penjara selama-lamanya maksimal 20 tahun," ucap Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Agus Andrianto dalam konferensi pers, Selasa, (9/8/2022).

Agus menyebutkan, keempat tersangka yang ditetapkan Bareskrim Polri memiliki peran masing-masing dalam pembunuhan.

Bharada Richard Eliezer atau Bharada E memiliki peran menembak Brigadir J. Sementara itu, Bripka RR dan KM turut membantu dan menyaksikan penembakan Brigadir J.

Sedangkan Irjen Pol Ferdy Sambo adalah pihak yang memerintah Bharada E untuk menembak Brigadir J.

"Irjen Pol Ferdy Sambo menyuruh dan melakukan dan men-skenario seolah-olah terjadi tembak menembak (antara Bharada E dengan Brigadir J) di rumah dinas," tutur Agus.

Sumber: Kompas.com

Akan Dibangun, Wako Riza Falepi Laksanakan Pemancangan Jembatan Gantung Penghubung 2 Kelurahan
Rabu, Agustus 10, 2022

On Rabu, Agustus 10, 2022

BENTENGSUMBAR.COM — Jembatan gantung penghubung antara kelurahan Ompang Tanah Sirah dan Kelurahan Taratak Padang Kampuang yang dipisah oleh batang aia Lamposi akan segera dibangun,” ucap Walikota Riza Falepi kepada media saat melakukan proses pemancangan jembatan gantung Ompang tanah sirah, Selasa (9/8).

Pembangunan Jembatan Ompang Tanah Sirah yang menelan dana APBD sekitar Rp. 1.2 Milyar itu akan dilaksanakan oleh CV. Pengayoman Paskeh dengan masa kerja 4 bulan. Panjang jembatan yang akan dibangun 45 meter, dan lebar 1,8 meter dengan total dari hitungan titik pondasi lebar tanah yang terpakai sebanyak 4 meter.

Pada kesempatan pemancangan jembatan Ompang tanah sirah tersebut turut juga dihadiri oleh kepala dinas PUPR Muslim, Camat Payakumbuh Utara Jhonny Parlin, Lurah Ompang Tanah Sirah (OTS) Majri, Lurah Taratak Padang Kampuang Ulil Umri, serta perusahaan rekanan pelaksana dan warga sekitar.

“Lebih kurang dalam waktu empat bulan sudah bisa kita selesaikan, dan jembatan ini nantinya akan dapat menopang akses yang lebih mudah dan efisien lagi bagi warga, baik dari Ompang tanah sirah ke Taratak Padang kampuang dan sebaliknya,” ujar Riza.

Walikota dua periode itu menekankan jika saat ini yang terpenting ialah akses warga dari 2 kelurahan yang terpisah oleh batang aia Lamposi kedepannya tidak sulit lagi, sehingga warga yang menuju kebunnya yang kemaren aksesnya sulit, nantinya akan dapat lancar dan tidak susah lagi dengan hadirnya jembatan ini,” ungkap Riza melanjutkan.

“Target kita jembatan dulu, dan untuk jalan padat berupa aspal atau beton nya nanti menyusul setelah pembangunan jembatan ini,” tukas Riza dengan semangat.

Sebelumnya, dengan tidak adanya jembatan ini, warga harus berputar melewati Jalan Akses yang berada di belakang MTsN 2 untuk menuju kebunnya. (Hermiko)

Tetapkan Ferdy Sambo Tersangka, Kapolri Dikawal Seluruh Bintang 3, Imbas ‘Mabes dalam Mabes Polri’ ?
Selasa, Agustus 09, 2022

On Selasa, Agustus 09, 2022

BENTENGSUMBAR.COM – Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir Joshua diumumkan langsung Kapolri Jenderal Lisityo Sigit Prabowo pada Selasa (9/8/2022) malam.

Saat mengumumkan Ferdy Sambo tersangka, Listyo terlihat didampingi seluruh jenderal bintang tiga Polri.

Di antaranya Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

Kemudian, Danko Brimob Komjen Pol Anang Revandoko, Kabaintelkam Komjen Pol Ahmad Dofiri, dan Irwasum Komjen Pol Agung Budi.

Sigit mengatakan, bahwa penembakan Brigadir Joshua merupakan perintah dari Ferdy Sambo.

Hal tersebut sesuai dengan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Khusus (Timsus) Mabes Polri.

“Timusus menemukan bahwa peristiwa penembakan terhadap J dilakukan oleh RE atas perintah FS,” beber Listyo.

Sigit juga menegaskan tak ada baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“Tidak ditemukan aksi tembak menembak dalam kasus Brigadir J,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabareskrim Komjen Pol Agus Adrianto mengatakan, Ferdy Sambo terancam hukum mati.

Suami Putri Chandrawinata itu dijerat dengan pasal pembunuhan berencana atau Pasal 340 KUHP.

“Pasal 340 sub, pasal 338, pasal 55 pasal 56 KUHP ancaman maksimal hukuman mati penjara seumur hidup,” ujarnya.

Komjen Agus menyebutkan, dengan ditetapkannya Ferdy Sambo tersangka, maka ada tiga yang ditetapkan sebagai tersangka kematian Brigadir Joshua.

“Jadi total ada tiga tersangka ya, E, RR, FR,” ungkapnya.

Kabareskrim mengatakan, penembakan Brigadir Joshua oleh ajudanya Bharada Eliezer merupakan perintah dari Ferdy Sambo.

“Irjen FS menyuruh, melakukan dan menskenario peristiwa seolah-olah terjadi tembak-menembak di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo di kompleks Polri,” tuturnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menyebut ada geng pelaku dalam pembunuhan Brigadir Joshua dan menyebut istilah ‘Mabes dalam Mabes Polri’.

Dalam unggahan terbarunya di Twitter, Mahfud MD menyebut kasus pembunuhan Brigadir Joshua akan tuntas hari ini, Selasa (9/8/2022).

Mahfud mengaitkan dengan istilah ranjau geng pelaku.

“Begitu juga, dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini sejak awal saya yakin bisa diungkap asal kita kawal dari ranjau geng pelaku,” kata Mahfud MD tanpa menjelaskan geng pelaku pembunuh Brigadir Joshua ini.

Sebab locus delicti-nya jelas di sebuah gedung, korban juga jelas, orang-orang yang ada di situ juga jelas.

“Bismillah dan Alhamdulillah tuntas. Ayo, kita kawal pengadilannya,” ajak Mahfud MD.

Sumber: Pojoksatu

Keluarga Brigadir J: Kami Puas Titik Terang Semakin Tampak
Selasa, Agustus 09, 2022

On Selasa, Agustus 09, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Keluarga menyampaikan kepuasannya terhadap perkembangan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang semakin menemukan titik terang.

"Ayahanda maupun kami keluarga besar dari Brigadir Yosua merasa puas dari hari ke hari karena ada kebijakan-kebijakan, semakin nampak titik terangnya," kata Bibi Brigadir J, Roslin Simanjuntak kepada CNN Indonesia TV, Selasa (9/8).

Roslin menuturkan pihaknya memberikan apresiasi kepada tim khusus (timsus) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah mengusut kematian Brigadir J secara kompeten.

Selain itu, apresiasi juga ditujukan kepada Presiden Jokowi yang terhitung sudah empat kali meminta Kapolri untuk mengusut tuntas kematian Brigadir J.

"Kami sangat mengapresiasi kinerja dari Timsus, Kapolri, terus buat Bapak Presiden yang sudah empat kali mengumumkan agar menyelidiki kasus almarhum Brigadir Yosua dengan transparan dan terang benderang," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menginstruksikan kepada Kapolri agar mengusut tuntas kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Ya, sejak awal saya sampaikan usut tuntas, jangan ragu-ragu, jangan ada yang ditutup-tutupi," kata Jokowi dalam pernyataannya yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (9/8).

Sejauh ini, kepolisian baru menetapkan dua orang tersangka, yaitu Bharada Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dan Brigadir Ricky Rizal atau Brigadir RR.

Bharada E telah ditetapkan terlebih dahulu sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan juncto Pasal 55 dan 56 KUHP terkait persekongkolan dalam tindak pidana.

Kemudian, pada 7 Agustus, menyusul Brigadir RR ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.

Sebanyak 25 personel sudah diperiksa oleh Polri terkait ketidakprofesionalan dalam menangani kematian Brigadir J. Sebanyak 15 orang personel di antaranya telah dimutasi.

Sumber: CNNIndonesia