HEADLINE
Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Serap Aspirasi soal Sampah, Harga Karet, dan Infrastruktur ketika Reses di Jorong IX Abam Pasaman    
Selasa, Februari 03, 2026

On Selasa, Februari 03, 2026

Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Serap Aspirasi soal Sampah, Harga Karet, dan Infrastruktur ketika Reses di Jorong IX Abam Pasaman
Anggota DPRD Sumba, Ali Muda, SH, melaksanakan kegiatan reses di Jorong IX Abam, Nagari Lubuak Layang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, pada Selasa (3/2/2026).

BENTENGSUMBAR.COM
- Ratusan masyarakat yang antusias menyampaikan berbagai persoalan dan harapan kepada wakil rakyat mereka di tingkat provinsi. Selain itu, juga hadir Kepala Jorong IX Abam, Zulfahmi, para ninik mamak Jorong IX Abam, Pasaman. 

Pasalnya, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, melaksanakan kegiatan reses di Jorong IX Abam, Nagari Lubuak Layang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, pada Selasa (3/2/2026).

Dalam dialog yang berlangsung terbuka dan interaktif, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi utama. Salah satunya terkait permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. Warga berharap adanya perhatian pemerintah berupa bantuan bak sampah guna menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di jorong tersebut.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan harga komoditas karet yang dinilai masih rendah dan tidak stabil. Kondisi ini sangat berdampak pada perekonomian warga, mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan karet.

Aspirasi lainnya menyangkut pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan dan pembangunan jalan serta drainase, yang dinilai sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kelancaran mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan.

Menanggapi hal tersebut, Ali Muda menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi warga agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan pihak terkait. “Reses ini adalah kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung suara masyarakat. Semua masukan akan kami bawa dan perjuangkan sesuai kewenangan di tingkat provinsi,” ujar Ali Muda.

Kegiatan reses ditutup dengan harapan masyarakat agar aspirasi yang telah disampaikan dapat segera mendapatkan solusi nyata demi peningkatan kesejahteraan warga Jorong IX Abam dan sekitarnya. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah penyerapan aspirasi masyarakat setempat. (*)

Pengurus PWI Sumbar Periode 2024 - 2029 Resmi Dilantik    
Selasa, Februari 03, 2026

On Selasa, Februari 03, 2026

Pengurus PWI Sumbar Periode 2024 - 2029 Resmi Dilantik
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi wartawan setelah melalui dinamika panjang di tingkat pusat maupun daerah.

BENTENGSUMBAR.COM
- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumbar periode 2024–2029 resmi dilantik di Auditorium Gubernuran, Selasa (3/2/2026). 

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi wartawan setelah melalui dinamika panjang di tingkat pusat maupun daerah.

Prosesi pelantikan pengurus PWI Sumbar oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. Sementara pengurus IKWI Sumbar dilantik oleh Ketua Umum IKWI Pusat, Indah Kirana. 

Kehadiran pimpinan tertinggi organisasi ini menegaskan bahwa pelantikan tersebut memiliki arti strategis dalam struktur PWI secara nasional.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengakui bahwa PWI secara nasional menghadapi persoalan serius hampir dua tahun terakhir. 

Dia menyebutkan PWI Sumatera Barat termasuk daerah yang terdampak kuat, bahkan sempat mengalami pembekuan sebelum kembali diaktifkan melalui mekanisme organisasi.

Munir menuturkan, fase dualisme kepengurusan yang sempat muncul di tingkat pusat akhirnya dapat diselesaikan melalui kesadaran bersama para pengurus. 

Terpilihnya dirinya sebagai Ketua Umum dan Zulmansyah Sekedang sebagai Sekretaris Jenderal menjadi titik balik penyatuan organisasi.

“Dengan berakhirnya dualisme di pusat, maka di daerah juga kembali satu komando. Kini PWI harus fokus menjalankan peran sebagai organisasi profesi wartawan,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, membacakan SK kepengurusan PWI Sumbar periode 2024–2029.

Sementara itu, Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, menyampaikan bahwa kepengurusan yang dilantik merupakan hasil Konferensi Luar Biasa (KLB) pada 24 Mei 2024 lalu.

Namun, pelantikan sempat tertunda karena dinamika organisasi yang terjadi di tubuh PWI Pusat, sehingga berdampak pada administrasi kepengurusan di daerah.

Widya menjelaskan, PWI Sumbar bahkan mengalami tiga kali revisi Surat Keputusan (SK) sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi. 

Situasi itu menjadi catatan sejarah tersendiri bagi PWI Sumbar karena jarang terjadi dalam periode kepengurusan sebelumnya

Gubernur Sumbar  yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Arry Yuswandi, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar PWI dan IKWI menjadi mitra strategis pemerintah dalam penyebaran informasi yang akurat dan menyejukkan masyarakat.

Dia berharap, media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berperan dalam edukasi publik, mitigasi bencana, serta menjaga stabilitas sosial melalui pemberitaan yang berimbang.

Ketua pelaksana kegiatan, Sawir Pribadi, menambahkan bahwa pelantikan ini akhirnya bisa terlaksana setelah melalui berbagai penyesuaian. 

Ia berharap, momentum ini menjadi awal penguatan soliditas internal PWI Sumbar sekaligus mempererat hubungan antara pengurus pusat dan daerah demi kemajuan organisasi dan profesionalisme wartawan.(Ab)

Paramadina dan Mitra Gelar Neo Gen Footwear Design Competition 2025    
Selasa, Februari 03, 2026

On Selasa, Februari 03, 2026

Paramadina dan Mitra Gelar Neo Gen Footwear Design Competition 2025
Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina bekerja sama dengan Outdoor Pro dan PT Mitra Alas Selaras (PT MAS) secara resmi mengumumkan para pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025.

BENTENGSUMBAR.COM
- Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina bekerja sama dengan Outdoor Pro dan PT Mitra Alas Selaras (PT MAS) secara resmi mengumumkan para pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025, sebuah kompetisi desain alas kaki berskala nasional yang ditujukan bagi pelajar pra-perguruan tinggi. Pengumuman pemenang dilaksanakan pada 27 Januari 2025 setelah melalui rangkaian seleksi dan pembinaan yang komprehensif.

Kompetisi ini mendapat antusiasme tinggi dari pelajar SMA dan SMK dari berbagai daerah di Indonesia. Pada tahap awal, jumlah peserta yang mendaftar cukup besar dalam skala nasional. Dari keseluruhan peserta tersebut, panitia kemudian menyeleksi 15 finalis terbaik untuk melaju ke tahap akhir. 

Para finalis ini juga mendapatkan pembekalan berupa workshop pengembangan desain footwear yang diselenggarakan pada 25 Januari 2025, sebagai upaya meningkatkan pemahaman peserta terhadap proses perancangan produk alas kaki yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri.

Dekan Fakultas Industri Kreatif Universitas Paramadina sekaligus dosen Desain Produk, Hendriana Werdhaningsih, Ph.D, menyampaikan bahwa kompetisi ini memiliki peran penting dalam membuka ruang bagi talenta-talenta muda yang selama ini belum tersalurkan secara optimal.

“Lomba ini sangat penting, terutama untuk memberikan wadah atau kesempatan kepada talenta-talenta yang tersembunyi. Saya melihat banyak pelajar pra-perguruan tinggi yang kreatif, namun potensi tersebut sering kali hanya dianggap sebagai hobi atau kesenangan, padahal itu adalah talenta yang sangat berharga. PT MAS pun meyakini hal tersebut. Kami telah bermitra hampir 20 tahun dan sudah dua kali menyelenggarakan lomba sejenis. Dengan perkembangan dan pengakuan pemerintah terhadap potensi industri kreatif, semoga lomba ini dapat kami adakan secara berkala setiap tahun,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Neo Gen Footwear Design Competition 2025, Tasyrif Adnan, M.Ds, menambahkan bahwa kompetisi ini tidak hanya berfokus pada pencarian pemenang, tetapi juga pada pembentukan keberanian, kepercayaan diri, dan kesiapan peserta dalam menghadapi dunia desain profesional.

“Lomba ini tidak hanya bertujuan menjaring talenta baru di bidang desain, khususnya footwear, tetapi juga menjadi langkah awal bagi para peserta untuk memanfaatkan peluang ini dengan berani tampil dan bersaing secara kreatif. Diharapkan ke depannya kegiatan ini dapat terus berkelanjutan, sehingga Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina dapat berperan nyata dalam melahirkan desainer-desainer unggul di masa depan,” jelasnya.

Para pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025 adalah Zahara Mutiara Kasih – SMA Negeri 1 Magelang (Juara 1),  Zahra Arraya Sudharmawan – SMA Bintang Mandiri School Jimbaran, Bali (Juara 2), Karla Natasya Tandi Bua – SMK Sahid Jakarta (Juara 3). 

Adapun Juara Harapan 1 adalah Andara Ramadhina Wibowo – SMK Budhi Warman II,
Muhammad Rizki Norulloh – SMK Yapalis Krian, Jawa Timur (Juara Harapan 2), Reyhan Febrian – SMA Negeri 27 Kabupaten Tangerang (Juara Harapan 3), adapun Zahra Arraya Sudharmawan – SMA Bintang Mandiri School Jimbaran, Bali meraih Juara Favorit.

Sebagai peraih Juara 1, Zahara Mutiara Kasih mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam kompetisi ini berawal dari keinginan sederhana untuk mencoba dan menyalurkan minatnya di bidang seni visual.

“Jujur saja, ini kali pertama saya mengikuti event di desain produk. Saya tidak berekspektasi tinggi karena awalnya hanya untuk mengisi waktu luang saat class meeting, sekaligus menambah pengalaman dan mengukur kemampuan saya dalam bersaing. Menggambar dan melukis adalah hobi saya, dan saya pikir tidak ada ruginya mengikuti apa yang saya suka,” tutur Zahara.

Ia menambahkan bahwa mengikuti Neo Gen Footwear Design Competition memberikan banyak manfaat yang membuka wawasannya terhadap proses perancangan produk secara lebih mendalam.

“Ikut berpartisipasi dalam kompetisi ini banyak benefit yang saya dapatkan. Selain pengalaman, relasi saya juga bertambah, serta menambah pemahaman mengenai jalannya suatu produk. Saya jadi bisa membayangkan seberapa spesifik sebuah produk harus dipikirkan hingga akhirnya dapat direalisasikan,” tambahnya.

Melalui Neo Gen Footwear Design Competition, Universitas Paramadina bersama mitra industri berharap dapat terus mendorong lahirnya ekosistem pendidikan desain yang aplikatif, relevan dengan kebutuhan industri, serta mampu menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia profesional sejak dini. (*)

Komisi IV DPRD Padang, Dispora dan KONI Rapat Bahas Pelaksanaan Porprov 2026, Khalil Caniago Tuntut Proposal KONI Proporsional    
Selasa, Februari 03, 2026

On Selasa, Februari 03, 2026

Komisi IV DPRD Padang, Dispora dan KONI Rapat Bahas Pelaksanaan Porprov 2026, Khalil Caniago Tuntut Proposal KONI Proporsional
Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang gelar rapat dengan Dispora dan KONI Padang. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang gelar rapat dengan Dispora dan KONI Padang dalam menyamakan persepsi penyelenggaraan Porprov 2026, di Gedung DPRD Padang Sungai Sapih Kuranji, Senin (2/2/2026). Dalam kesempatan tersebut anggota Komisi IV Khalidi Al Khair "Khalil Caniago" meminta pengurus KONI Padang untuk proporsional dalam mengajukan proposal pelaksanaan Porprov 2026.

"Saya melihat dari proposal KONI Padang ini kurang proporsional, sepertinya saya bagaikan membaca" Kitab Tak Babarih".Artinya, tidak tergambar berapa Cabang Olahraga (Cabor) nya dan berapa atletnya, "kritik Khalil Caniago, sambil senyum tipis.

Dikatakan Khalil, seharusnya ada perincian yang jelas, dengan anggaran Rp 29 miliar ini. Artinya dengan dana puluhan miliar ini Cabornya apa saja dan berapa dananya." Misalnya, Cabor renang berapa anggaranya, atau Cabor "mamanjek karambie berapa aeggrrny." 

Sebab, pelaksnaan Porprov ini jangan membikin malu Kota Padang, karena Kota Padang ini merupakan etalasenya Provinsi Sumbar. Bahkan, kota yang berjuluk Ranah Bingkuang ini ini selalu menjadi langganan juara umum di ajang multi iven olahraga dua tahunan ini.

Ditambahkan Khalil, dia tidak mau KONI Padang setengah setengah dalam melaksanakan gelaran Porprov ini. Diharapkan dengan pengajuan proposal yang proporsional, KONI Padang bisa menggelar iven dua tahunan ini menyelenggarakan Porprov. Dengan usulan proposal proporsional, agar penyelenggaraan Porprov 2026 berjalan maksimal, karena Porprov ini sudah mencapai lebih kurang 8 tahun tidak dilaksanakan. 

"Saya yakin, KONI Padang bisa menyusun proposal yang proporsional, karena  KONI Padang diisi ketua Cabor yang cukup mumpuni dalam hal itu, di antaranya, Buya Zulhardi," ucap Khalil. 

Sekum KONI Padang DR Tri Junaidi Putra Nst mengucapkan, terima kasih terhadap masukan yang diberikan anggota wakil rakyat Kota Padang, sambil memohon agar Khalil menunggu paparan KONI sebentar. Karena, dalam kesempatan itu Khalil minta ingin meninggalkan ruang rapat, karena keperluan yang tidak bisa ditinggalkan. "Sabar sebentar Pak Dewan mendengar paparan saya, 'ujar Juned panggilan akrab Tri Junaidi Putra Nst. 

Pit Kadispora Padang Corry Saidan mengatakan, sesuai rapat koordinasi kepala daerah se Sumbar sepakat Porprov dilaksanakan 2 Oktober mendatrng, di mana anggarannya disepakati di APBD Perubahan 2026. "Hal ini sesuai dana hibah pelaksanaan Porprov 2026 dengan regulasi Perwako No. 34/2021 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan Dan Penatausahaan, Pelaporan Dan Pertanggungjawaban Serta Monitoring Dan Evaluasi Pemberian Hibah Dan Bantuan Sosial," ucap Corry. 

Dikatakan, maka perlu menyamakan persepsi untuk menyongsong agenda olahraga ini, diharapkan KONI segera menyusun proposal pelaksanaan Porprov secara detail. Kemudian KONI Padang juga diminta intens berkomunikasi dengan KONI Sumbar. 

Sebagai tuan rumah bersama, diperkirakan Kota Padang akan menggawangi 20 Cabor, diperkirakan memakan anggaran dana Rp29 miliar.

Rapat ini Komisi IV DPRD Padang dipimpin Buya Iskanda, Erianto Mahmuda, Khalidi Al Khair "Khalil Caniago, Rustam Efendi, Plt Kadispora Padang Corry Saidan bersama jajaran nya dan Sekum KONI Padang Tri Junaidi Putra Nst. (*)

Realisasi Pokir Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya: Galeri UMKM Padang Selatan Diresmikan    
Selasa, Februari 03, 2026

On Selasa, Februari 03, 2026

Realisasi Pokir Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rahmad Wijaya: Galeri UMKM Padang Selatan Diresmikan
Gagasan anggota DPRD Kota Padang, Rahmad Wijaya. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gagasan anggota DPRD Kota Padang, Rahmad Wijaya, untuk menghadirkan pusat inkubasi ekonomi lokal di tingkat kecamatan mulai terwujud. Pemerintah Kecamatan Padang Selatan secara resmi mengoperasikan Galeri UMKM yang berlokasi di halaman Kantor Camat Padang Selatan, Senin (2/2/2026).

Galeri UMKM ini dibangun melalui dukungan anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) Rahmad Wijaya senilai Rp190 juta dan menjadi yang pertama hadir di Kota Padang. Inisiatif ini dirancang sebagai ruang promosi sekaligus pembinaan bagi pelaku usaha mikro agar mampu naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.

Asisten I Setdako Padang, Tarmizi Ismail, saat meresmikan galeri tersebut memberikan apresiasi atas langkah DPRD, khususnya Rahmad Wijaya, yang dinilai visioner dan berpihak pada penguatan ekonomi masyarakat. “Padang Selatan adalah gerbang wisata Kota Padang. Dengan adanya galeri UMKM di lokasi strategis ini, produk lokal kita memiliki peluang besar dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara. Ini embrio kuat bagi penguatan ekonomi daerah dan patut dicontoh kecamatan lain,” ujar Tarmizi.

Anggota DPRD Kota Padang, Rahmad Wijaya, menegaskan bahwa galeri UMKM ini tidak hanya berfungsi sebagai etalase produk, tetapi harus menjadi pusat inkubasi usaha yang berkelanjutan. “Kita tidak ingin galeri ini hanya jadi pajangan. Harus ada pendampingan serius. Saya akan dorong tambahan anggaran Rp200 juta pada APBD Perubahan untuk pengisian dan penguatan galeri,” tegas Rahmad.

Ia juga meminta Dinas Koperasi dan UMKM membuka klinik konsultasi rutin di Galeri UMKM Padang Selatan agar pelaku usaha mendapatkan pendampingan terkait legalitas, kemasan, pemasaran digital, hingga masuk ke e-Katalog dan ekosistem pengadaan barang dan jasa pemerintah. “Kalau UMKM sudah masuk e-Katalog, produk mereka bisa diserap langsung oleh OPD. Ini bentuk keberpihakan nyata terhadap ekonomi rakyat,” tambahnya.

Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar, menyampaikan bahwa saat ini 40 pelaku UMKM telah bergabung dan memamerkan produk unggulan mereka di galeri tersebut. “Galeri ini adalah jawaban atas kebutuhan pelaku UMKM untuk naik kelas, baik dari sisi kualitas produk maupun volume penjualan. Kami berterima kasih atas dukungan penuh DPRD, khususnya Bapak Rahmad Wijaya,” kata Wilman.

Bersamaan dengan peresmian galeri, Kecamatan Padang Selatan juga meluncurkan dua inovasi pelayanan publik, yakni “My Darling” (Masyarakat Sadar Lingkungan) dan “Kobar Semangat” (Kopi Bareng Padang Selatan Menyala dan Hangat) sebagai ruang dialog dan penyerapan aspirasi warga.

Kegiatan peresmian semakin semarak dengan pelaksanaan Pasar Murah dan Bazar UMKM bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, serta aksi sosial Donor Darah bersama PMI Kota Padang. (*)

Nurhayati Subakat Raih Penghargaan BPOM Award 2026 sebagai Pelopor Revolusi Kosmetik Halal dan Aman di Indonesia    
Selasa, Februari 03, 2026

On Selasa, Februari 03, 2026

Nurhayati Subakat Raih Penghargaan BPOM Award 2026 sebagai Pelopor Revolusi Kosmetik Halal dan Aman di Indonesia
BPOM memberikan penghargaan kepada Nurhayati Subakat, Pendiri dan Komisaris Utama PT Paragon Technology and Innovation. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan penghargaan kepada Nurhayati Subakat, Pendiri dan Komisaris Utama PT Paragon Technology and Innovation, sebagai Pelopor Revolusi Kosmetik Halal dan Aman untuk Rakyat Indonesia dalam ajang BPOM Award 2026, yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BPOM.

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Salman Subakat (Co-Founder dan CEO NSEI Paragon) sebagai representasi atas dedikasi dan kontribusi Ibu Nurhayati Subakat dalam membangun industri kosmetik nasional yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga aman, berkualitas, dan berlandaskan nilai halal.

Sejak awal 1990-an, Nurhayati Subakat telah membaca pentingnya kosmetik halal dan aman sebagai kebutuhan masyarakat Indonesia. 

Melalui ParagonCorp, ia secara konsisten mendorong pengembangan industri kecantikan yang mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi, keamanan konsumen, serta inovasi berbasis riset, sejalan dengan visi BPOM dalam melindungi kesehatan masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan amanah sekaligus pengingat bahwa industri kosmetik memiliki tanggung jawab besar terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. Nilai halal dan keamanan bukan sekadar standar, tetapi komitmen moral yang sejak awal ditanamkan oleh Ibu Nurhayati dalam perjalanan Paragon,” ujar Salman Subakat, Co-Founder dan CEO NSEI Paragon.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi ParagonCorp dalam mendukung penguatan industri kosmetik dalam negeri yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi aktif dengan regulator, termasuk BPOM, untuk memastikan seluruh produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan dan mutu yang ketat.

Ke depan, ParagonCorp berharap sinergi antara regulator dan pelaku industri dapat terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem obat dan makanan—termasuk kosmetik—yang aman, terpercaya, dan mampu bersaing di tingkat global, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia. (*)

Antisipasi Gagal Panen, Pemko Pariaman Lakukan Penyemprotan Wereng    
Selasa, Februari 03, 2026

On Selasa, Februari 03, 2026

Antisipasi Gagal Panen, Pemko Pariaman Lakukan Penyemprotan Wereng
Pemko Pariaman menggelar aksi penyemprotan pestisida untuk membasmi hama wereng yang mulai meresahkan petani di Desa Cubadak Air, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Selasa (03/02).

BENTENGSUMBAR.COM-
Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Pariaman bergerak cepat melakukan langkah preventif untuk menjaga produktivitas padi di Kota Pariaman. Sebagai langkah nyata mengantisipasi ancaman gagal panen, Pemko Pariaman menggelar aksi penyemprotan pestisida untuk membasmi hama wereng yang mulai meresahkan petani di Desa Cubadak Air, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Selasa (03/02).

Kegiatan yang dipusatkan di hamparan sawah milik petani ini dipimpin  Sektretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar. Langkah ini diambil menyusul adanya laporan pemantauan lapangan yang menunjukkan peningkatan populasi hama wereng di beberapa titik produktif.

"Kita tidak ingin petani merugi. Penyemprotan ini adalah bentuk hadirnya pemerintah untuk mengamankan stok pangan daerah dan memastikan masa panen kali ini berjalan maksimal tanpa gangguan hama," ujar Sekdako Pariaman, Afrizal Azhar.

Selain melakukan penyemprotan, Pemko Pariaman juga memberikan edukasi kepada para petani mengenai pentingnya pola tanam serentak dan penggunaan pestisida yang tepat dosis. Hama wereng dikenal memiliki daya rusak yang cepat, sehingga deteksi dini dan penanganan kolektif menjadi kunci utama.

“Dengan adanya bantuan pestisida dan pendampingan teknis dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman serta Penyuluh Pertanian, Kita berharap resiko kerusakan padi dapat ditekan seminimal mungkin sebelum memasuki fase panen raya, “ harapnya.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa menjelaskan bahwa penyemprotan yang dilakukan adalah di persemaian, di mana ini  merupakan pengendalian dini dalam  memberantas hama khususnya wereng.

“Sekarang kita melakukan penyemprotan pestisida pada benih untuk 35 orang petani Talang Kuning Desa Cibadak Air, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman dengan luas sawahnya 27 ha. Adapun benih pada yang ditanam adalah jenis sokan dan PB 42. Penyemprotan pestisida ini dilakukan pada benih padi yang berusia 15 - 20 hari,“ ujarnya mengakhiri.

Turut hadir pada kegiatan ini, Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum (Asisten II) Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Nazifah, Staf Ahli Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Sadrianto, Kabag, Camat dan beberapa Penyuluh Pertanian di wilayah Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman.(wi/at)