PADANG

SUMBAR

Headline

Sampaikan Visi Misi di Gerindra, Zulhendrif Bandaro Labih Ingin Ciptakan Agam Unggul

BENTENGSUMBAR.COM - Bakal calon Bupati Agama 2020-2025, Zulhendrif Bandaro Labih menyampaikan visi misi di hadapan tim penjaringan Kepala ...

Headline
Iklan 728x90px
Ekonomi China Mulai Tumbang Akibat Virus Corona
Rabu, Januari 29, 2020

On Rabu, Januari 29, 2020

Ekonomi China Mulai Tumbang Akibat Virus Corona
BENTENGSUMBAR.COM - Virus corona mulai berdampak terhadap kondisi perekonomian China. Dampak langsung terlihat dalam penurunan arus penumpang transportasi darat, kereta api hingga udara. Tetapi perkembangan terakhir mengindikasikan gangguan terhadap kegiatan ekonomi ini mungkin hanya merupakan awal dari situasi jangka panjang.

Melansir laman CNBC, Senin, 27 Januari 2020, para pejabat China mengindikasikan penyakit ini akan tetap menjadi masalah dalam waktu dekat. Dalam upaya untuk mencegah penyebaran virus, pemerintah China pun meminta warganya untuk tinggal di rumah, membatalkan acara publik dan membatasi perjalanan.

Imbas dari ini, Wakil Menteri Transportasi China Liu Xiaoming, melaporkan jika terjadi penurunan perjalanan oleh masyarakat pada hari pertama Tahun Baru Imlek, mencapai 28,8 persen dibandingkan tahun lalu.

Dengan rincian, perjalanan udara turun 41,6 persen, perjalanan kereta api sebesar 41,5 persen dan transportasi darat di jalan raya menurun 25 persen.

Pada hari Minggu, China Railway Chengdu mengumumkan akan menghentikan beberapa rute kereta api berkecepatan tinggi - termasuk beberapa dengan tujuan Shanghai - untuk beberapa hari ke depan, hingga awal Februari.

Di sisi lain, Kementerian Keuangan China mengaku jika telah mengeluarkan 11,2 miliar yuan (USD 1,6 miliar) dalam bentuk subsidi untuk perawatan medis, pembelian peralatan dan upaya lain guna mengendalikan epidemi virus corona ini.

Xi Jinping Klaim Tak Ada yang Bisa Goyahkan China

Presiden China Xi Jinping dalam perayaan 70 tahun kekuasaan Partai Komunis China Oktober lalu mengatakan tidak ada kekuatan yang bisa menggoyahkan China.

Xi Jinping saat itu berdiri di panggung Lapangan Tiananmen, sama seperti ketika Ketua Mao Zedong memproklamirkan Republik Rakyat China pada 1 Oktober 1949, untuk menyampaikan pidato dalam perayaan Hari Nasional. Dalam pidatonya Xi menggaungkan kembali kehebatan China di masa lalu dan menyerukan kehebatan 'impian China' di masa datang.

"Tidak ada satu kekuatan pun yang bisa menggoyahkan landasan negara hebat ini," ujar Xi yang mengenakan pakaian ala Mao ketika dia berpidato di samping para pemimpin partai di Lapangan Tiananmen, seperti dilansir laman Channel News Asia.

"Tidak ada kekuatan yang bisa menghentikan orang China dan negara China untuk melangkah maju," kata pria yang disebut-sebut sebagai pemimpin terkuat setelah Mao itu.

Dalam perayaan Hari Nasional ini China juga memamerkan kekuatan militernya. Helikopter bergemuruh membentuk formasi 70 di langit Beijing di tas Lapangan Tiananmen. Media pemerintah menyebut parade militer ini adalah terbesar dalam sejarah Negeri Tirai Bambu.

Kekurangan Alat Medis

Selain sektor perjalanan, Virus Corona mendorong permintaan alat medis terkait penanggulangan wabah ini kekurangan pasokan. Seperti masker, alat tes virus hingga pakaian pelindung.

Pihak berwenang China telah menekankan perlunya penduduk setempat untuk mengenakan masker, dan bahkan telah mengenakan denda di beberapa tempat bagi mereka yang berada di ruang publik yang tidak mengenakannya.

Kami menghadapi kekurangan pasokan karena permintaan yang melonjak, ujar Wakil Menteri Industri dan Teknologi Informasi, Wang Jiangping.

Kekurangan pakaian pelindung dan masker wajah, terutama di Wuhan. Sebagai gambaran, sekitar 100.000 jas pelindung diperlukan sehari, namun kapasitas produksi harian hanya bisa mencapai puluhan ribu.

Dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan pasokan medis ini, Wang mengatakan 40 persen dari kapasitas produksi pabrik pembuat jas pelindung kembali dioperasikan secara keseluruhan, meskipun masih masa liburan Tahun Baru Imlek.

(Sumber: Merdeka.com)

Resmikan Terowongan Nanjung, Jokowi Sebut Efektif Kurangi Dampak Banjir di Bandung Selatan
Rabu, Januari 29, 2020

On Rabu, Januari 29, 2020

Resmikan Terowongan Nanjung, Jokowi Sebut Efektif Kurangi Dampak Banjir di Bandung Selatan
BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Joko Widodo meresmikan terowongan Nanjung yang berada di kawasan hulu Citarum di Curug Jompong, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Rabu, 29 Januari 2020. Terowongan "kembar" tersebut menjadi bagian dari instrumen pengendali banjir di sekitar wilayah Sungai Citarum.

Pembangunan terowongan tersebut menjadi salah satu dari sekian banyak pekerjaan besar pemerintah dalam upaya pengendalian banjir yang biasa terjadi di cekungan Bandung. Sejumlah instrumen lain seperti proyek _floodway_ Cisangkuy di Desa Sukamukti, embung Gedebage, hingga kolam retensi Cieunteung terus dikerjakan dan segera diselesaikan.

"Sistem pengendali banjir di cekungan Bandung ini terdiri atas banyak pekerjaan besar, yaitu normalisasi di hulu sungai, pembangunan embung Gedebage, pembangunan kolam retensi Cieunteung, hingga pembangunan _floodway_ di Cisangkuy," kata Presiden saat memberikan sambutan.

Untuk diketahui, terowongan Nanjung dibangun sebagai solusi untuk mengatasi penyempitan alur Sungai Citarum di titik tersebut akibat kontur berbatu kanal Curug Jompong. Akibatnya, aliran air dari hulu menuju hilir hingga ke Waduk Saguling di Kabupaten Bandung Barat sering terhambat.

Pembangunan dua terowongan dengan panjang masing-masing 230 meter dan berdiameter 8 meter tersebut diharapkan dapat menanggulangi banjir di sejumlah wilayah, utamanya di sekitar daerah Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang.

Sebelum adanya terowongan tersebut, luas genangan akibat banjir yang biasa terjadi di sekitar wilayah tersebut bisa mencapai 490 hektare seperti pada tahun 2016 lalu. Kini, setelah terowongan mulai dioperasikan, luas genangan sebagai dampak banjir dapat dikurangi hingga menjadi 80 hektare.

"Tadi sudah disampaikan Pak Gubernur bahwa tahun ini genangan banjirnya surut sangat drastis dari (luas genangan) 490 hektare menjadi 80 hektare. Dari yang dulunya terkena dampak 159 ribu (jiwa) menjadi 77 ribu. Ini juga turunnya sangat drastis," tuturnya.

Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa pembangunan sistem pengendali banjir secara menyeluruh di wilayah tersebut masih akan terus dilanjutkan. Pihaknya akan terlebih dahulu memberikan perhatian penuh bagi penataan wilayah hulu Citarum sebelum beranjak menuju bagian hilirnya.

"Ada satu-dua pembangunan yang ingin kita selesaikan pada tahun ini, yang masih menjadi PR, yaitu satu sodetan dan satu kolam retensi. Kalau ini sudah bisa diselesaikan insyaallah nanti setelah tahun 2020 banjir yang dulunya selalu terjadi di cekungan Bandung ini insyallah tidak terjadi pada tahun-tahun mendatang," ujarnya.

Di samping itu, Presiden mengharapkan agar pembangunan infrastruktur pengendali banjir ini juga diikuti secara paralel oleh pekerjaan-pekerjaan pendukung lain seperti rehabilitasi lahan, reboisasi, dan lain sebagainya.

"Satu-satu dan memerlukan waktu. Ini kan sudah dikerjakan tiga tahunan sampai tahun ini. Nanti kemudian menuju hilirnya. Memang enggak bisa dikerjakan di hulunya atau hilirnya saja. Semuanya dikerjakan baik fisik infrastruktur maupun rehabilitasi lahan, reboisasi, semuanya," ucapnya saat meninjau terowongan tersebut.

Tampak hadir mendampingi Presiden dalam acara peresmian di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta dua Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar dan Angkie Yudistia.

(rel)

Presiden Apresiasi Lelang Dini Proyek Infrastruktur Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2020
Rabu, Januari 29, 2020

On Rabu, Januari 29, 2020

Presiden Apresiasi Lelang Dini Proyek Infrastruktur Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2020
BENTENGSUMBAR.COM -Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi atas penandatanganan kurang lebih 1.300 kontrak kerja proyek-proyek nasional di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk tahun anggaran 2020. Penandatanganan kontrak kerja dari 100 perwakilan pihak yang terlibat disaksikan langsung oleh Presiden bersamaan dengan acara peresmian terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu, 29 Januari 2020.

"Saya sangat menghargai dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan. Artinya anggaran modal yang ada di Kementerian PU bisa dilaksanakan programnya dalam awal-awal tahun ini," ujarnya.

Kementerian PUPR telah melakukan lelang pengerjaan dini sejak awal November 2019 lalu. Langkah tersebut ditempuh kementerian sebagai upaya mempercepat pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur tahun 2020 ini yang dapat dimulai dengan segera di awal tahun anggaran.

"Lelang itu lakukanlah seawal-awalnya, sedini mungkin, sehingga di awal Januari sudah bisa langsung kerja di lapangan. Akhirnya nanti akan kita dapatkan kualitas konstruksi bangunan yang baik. Tidak kita kejar-kejaran di akhir tahun. Ini yang sudah berjalan sangat lama dan ingin kita hilangkan," kata Presiden.

Untuk diketahui, Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) Kementerian PUPR tahun 2020 tercatat mencapai Rp120 triliun. Kepala Negara mengatakan bahwa Kementerian PUPR merupakan salah satu kementerian dengan anggaran terbesar di mana anggaran yang ada tersebut akan digunakan untuk membangun infrastruktur Indonesia secara merata.

"Itu memang dipakai untuk pembangunan infrastruktur dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," tandasnya.

Dalam sejumlah kesempatan, Presiden Joko Widodo selalu menyerukan agar proses pengadaan barang dan jasa pemerintah dilakukan sedini mungkin dengan perencanaan waktu yang tepat. Seperti saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2019 pada 6 November 2019 lalu misalnya, Kepala Negara bahkan menyebut pengadaan barang dan jasa pemerintah yang dilakukan segera dan tepat waktu dapat menjadi pendorong serta penggerak perekonomian nasional.

"Tantangan besar yang harus kita jawab adalah memastikan proses maupun timing pengadaan barang dan jasa. Sekali lagi, harus seawal mungkin, Januari harus mulai belanja karena ini menyangkut pertumbuhan ekonomi," ucapnya.

(rel)

Erick Thohir: Kami Tidak Akan Toleransi Proyek-proyek Pesanan Mafia
Rabu, Januari 29, 2020

On Rabu, Januari 29, 2020

Erick Thohir: Kami Tidak Akan Toleransi Proyek-proyek Pesanan Mafia
BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku tak segan-segan membersihkan mafia di tubuh perusahaan plat merah.

Dia tak ingin lagi ada penumpang gelap dalam proyek yang sedang digarap perusahaan BUMN.

“Kami tidak akan toleransi proyek-proyek yang berdasarkan (pesanan) oknum atau mafia, kita sikat,” ujar Erick di Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020.

Erick menginginkan pekerjaan yang tengah digarap perusahaan BUMN sesuai inti bisnisnya. Dia ingin perusahaan-perusahaan tersebut fokus mengembangkan bisnis yang memang menjadi keahliannya.

Ia tak ingin BUMN mengerjakan proyek-proyek yang tidak jelas secara ekonomi maupun dari segi bisnis.

"Kita mau, kita punya core bisnis dan mesti expert di bisnis itu. Kalau bisa jadi pemain yang tangguh, bukan follower,” kata Erick.

Selain itu, Erick juga tak mau perusahaan BUMN memonopoli proyek-proyek yang ada di dalam negeri.

"Kami enggak mau bisnis BUMN ini palu gada, Kalau lu mau, gue ada. Enggak gitu,” ucap dia.

Sebelumnya Erick Thohir menyebut banyak pihak yang ingin dirinya dicopot dari jabatan menteri. Atas dasar itu, dia ingin secara sungguh-sungguh membenahi perusahaan-perusahaan pelat merah yang saat ini masih bermasalah.

Sebab, ia tak ingin mewarisi kebobrokan kepada Menteri BUMN selanjutnya.

“Kalau habis restrukturisasi operasionalnya harus benar. Nanti ada problem lima tahun lagi di menteri selanjutnya, atau mungkin saja saya cuma setahun. Yang mau goyang saya kan banyak,” ujar Erick di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020.

Atas dasar itu, Erick mengatakan dirinya mempunyai target-target untuk masing-masing perusahaan BUMN.

(Sumber: Kompas.com)

Pushidrosal Terima Penghargaan Indriya Mandrawa dari LAPAN
Rabu, Januari 29, 2020

On Rabu, Januari 29, 2020

Pushidrosal Terima Penghargaan Indriya Mandrawa dari LAPAN
BENTENGSUMBAR.COM - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menerima Penghargaan “Indriya Mandrawa” dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dalam  Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)  Citra Satelit Penginderaan Jauh 2020 yang berlangsung di Hotel Sari Pacific Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020.

Penghargaan tersebut diberikan  Kepala LAPAN  Thomas Jamaluddin  dan diterima oleh Kadisinfolahta Kolonel Laut (KH) Irfan Winanto mewakili Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos.,S.H., M.H.

Penghargaan ini diberikan kepada Pushidrosal sebagai pelaku  aktif dalam memanfaatkan data dan informasi satelit Penginderaan Jauh terbaik selama periode 2019,  untuk kategori Kementerian dan Lembaga Pemerintah.

Penyerahan penghargaan tersebut merupakan salah satu langkah LAPAN untuk memacu penggunaan dan pemanfaatan data serta informasi satelit Penginderaan Jauh oleh stakeholder terkait.

Rakornas Citra Satelit Penginderaan Jauh tahun 2020 yang digelar LAPAN bertema “Pemanfaatan Teknologi Penginderaan Jauh Cerdas dan Inovatif untuk Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia”. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala LAPAN Thomas Jamaluddin, dengan  menampilkan Key note speaker Menristek Bambang S. Brojonegoro.

(rel)

Sebagai Wakil Indonesia dalam Bidang Hidrografi, Pushidrosal Akan Terus Tingkatkan Kiprah dan Peran
Rabu, Januari 29, 2020

On Rabu, Januari 29, 2020

Sebagai Wakil Indonesia dalam Bidang Hidrografi, Pushidrosal Akan Terus Tingkatkan Kiprah dan Peran
BENTENGSUMBAR.COM - Pada tanggal 3-7 Februari 2020 Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) akan mengirimkan delegasinya dalam pertemuan East Asia Hydrographic Commission (EAHC) yang akan berlangsung di Tokyo Jepang dan Pertemuan ke-7 South West Pacific Hydrographic Commission (SWPHC) pada tanggal 10-14 Februari 2020 yang akan berlangsung di Wollongong, Australia.

Berkaitan dengan hal itu,  Pushidrosal menggelar rapat yang dihadiri oleh perwakilan Mabes TNI dan Mabes TNI AL serta para stakeholder terkait untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Pushidrosal dalam menghadapi kedua pertemuan tersebut. Selain itu, guna memperoleh masukan dan saran dari para stakeholder terkait sebagai bahan bagi delegasi Pushidrosal, Senin, 27 Januari 2020.

Pada kesempatan itu, Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., selaku pemimpin rapat yang didampingi para pejabat utama Pushidrosal menyampaikan bahwa dalam kedua pertemuan EAHC dan SWPHC ini  delegasi Pushidrosal tidak hanya mewakili TNI dan TNI AL saja, tetapi dalam hal ini mewakili delegasi Indonesia.

Kiprah dan peran Pushidrosal sebagai wakil Indonesia dalam bidang hidrografi  telah diakui di kancah internasional. Hal ini dapat dilihat dari apresiasi berbagai organisasi hidrografi dunia atas kinerja Pushidrosal selama ini, di antaranya menjadi Council Member International Hydrographic Organization (IHO), Vice Chair East Asia Hydrographic Commission (EAHC), Vice Chair North Indian Ocean Hydrographic Commission (NIOHC), menjadi anggota South West Pacific Hydrographic Commission (SWPHC), serta menjadi Chairman MSS-ENC (Malacca Singapore Strait-Electronic Navigational Charts).

“Kita akan terus meningkatkan kiprah dan peran kita dalam kancah internasional dalam bidang hidrografi, hal ini sebagai salah satu wujud diplomasi Angkatan Laut dan diplomasi maritim Indonesia dalam mendukung kebijakan luar negeri Indonesia” tegas Kapushidrosal.

Indonesia dalam hal ini, Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos.,S.H., M.H. secara resmi  terpilih sebagai Vice Chairman East Asia Hydrographic Commission (EAHC) periode 2018-2021. 

Kapushidrosal terpilih menjadi vice chairman EAHC periode 2018 - 2021 secara aklamasi yang didukung oleh seluruh anggota EAHC pada pertemuan ke-13 organisasi tersebut di Putrajaya Malaysia 18-20 September 2018. Karena posisinya sebagai Vice Chairman, maka  secara otomatis Kapushidrosal akan menjadi EAHC Chairman pada periode 2021- 2024.

Sementara itu, Indonesia menjadi anggota SWPHC sejak 22 Februari 2018 dalam pertemuan di Nadi Fiji. Melalui keanggotaan dalam organisasi SWPHC ini, Pushidrosal diharapkan dapat lebih meningkatkan interaksinya dalam mendukung kepentingan nasional khususnya dari aspek hidrografi dengan negara-negara yang berbatasan langsung Indonesia.

Selain itu, dapat membuka peluang strategis bagi kepentingan pembangunan nasional khususnya dari aspek kemaritiman. Perspektif ini dapat menjadi salah satu bentuk aktualisasi peningkatan peran Indonesia yang sesuai dengan visi kemaritiman Indonesia dan tentunya juga dapat memberi nuansa baru dalam upaya peningkatan tata hubungan kemaritiman serta diplomasi Indonesia di wilayah Pasifik Selatan.

(rel)

Sempat Dinyatakan Hilang, 2 ABK KM Gasan 16 Sudah Ditemukan
Rabu, Januari 29, 2020

On Rabu, Januari 29, 2020

Sempat Dinyatakan Hilang, 2 ABK KM Gasan 16 Sudah Ditemukan
BENTENGSUMBAR.COM - Sempat dinyatakan hilang karena kapal yang ditumpangi untuk melaut tenggelam karena dihantam badai, dua orang awak kapal KM Gasan 16 sudah ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu, 29 Januari 2029 sekira pukul 09.00 WIB.

Sebelumnya, kapal KM Gasan 16 dengan jumlah awak kapal sebanyak 18 orang tenggelam di tengah perairan laut pantai Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) karena dihantam badai dan angin kencang saat melaut, pada Selasa, 28 Januari 2020 malam, sekira pukul 22.00 WIB.

"Dua orang awak kapal KM Gasan 16 yang sempat dinyatakan hilang, sudah ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal KM Idola 08, mereka ditemukan tidak jauh dari lokasi kapal naas itu tenggelam," sebut Koordinator Basarnas Pos Pasaman, Zulfahmi kepada BentengSumbar.com, Rabu, 29 Januari 2020.

Ia menuturkan, awak kapal naas yang selamat itu bernama Jalani (50) dan Sial alias Sial (45). Mereka ditemukan terombang ambing di tengah laut sedang berada di atas sebuah sekoci.

"Mereka terpisah dari 16 orang awak kapal lainnya yang telah diselamatkan oleh KM Waspada 08 tidak berapa lama pasca kejadian kapal itu tenggelam. Selama 11 jam mereka berada diatas sekoci milik kapal yang mereka tumpangi," jelasnya.

Sambungnya, dua awak kapal ini terpisah dengan 16 awak kapal tersebut, saat semua awak kapal berupaya menyelamatkan diri masing-masing, ketika kapal yang ditumpangi mulai tenggelam.

Berikut 18 orang nama-nama awak kapal KM Gasan 16, yakni Rinal (22), Udin (30), Juli (32), Azriman (30), Kaciak (52), Afdal (21), Itaik (50), Buyuang (35), Dapit (18), Marshal (62), Masrijal (45), Arel (52), Ayun (60), Arisman (60), Ican (30), Bujang (45), Jailani (50) dan Sial (45).

Kepala Basarnas Pasaman Zulfahmi mengatakan,  sejauh ini semua ABK kapal KM Gasan 16 berhasil diselamtakan dan tidak ada korban jiwa.

Laporan: Rido Pratama

Proses Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah di DPD Gerindra Sumbar Telah Selesai
Rabu, Januari 29, 2020

On Rabu, Januari 29, 2020

Proses Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah di DPD Gerindra Sumbar Telah Selesai
BENTENGSUMBAR.COM - DPD Partai Gerindra Sumatera Barat telah selesai melakukan proses penjaringan colon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang akan berlaga di Pilkada serentak 2020.

Kegiatan tersebut dimulai dari penerimaan bakal calon sampai ketahap pemaparan visi dan misi yang telah dilaksanakan sejak tanggal 22-28 Januari 2020, bertempat di Kryad Bumi Minang.

"Semua proses telah kita lakukan sesuai mekanisme dari partai, dan dilaksanakan oleh tim penjaringan yang berkopompeten di bidangnya," ujar Drs. H. Syafruddin Putra, Datuk Sungguno, M.Si., Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah dan Waki Kepala Daerah DPD Partai Gerindra Sumbar kepada BentengSumbar.com, Rabu, 29 Januari 2020.

Dikatakannya, dari hasil kegiatan itu telah terdaftar bakal calon untuk Pilgub Sumatera Barat, Pilwako Bukit Tinggi, Kota Solok serta Pemilihan Bupati di daerah Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman,  Dhamasraya, Solok, Pesisir Selatan, Solok Selatan dan Kabupaten Sijujung.

Menurutnya, Partai Gerindra sebagai pemenang pemilu di  Sumatera Barat berharap semua calon yang nakal diusung dapat memenangkan Pilkada di daerah masing-masing.

"Partai juga akan membantu dengan mesin partai yang telah terbentuk, baik dari DPP sampai ke anak ranting. Maka untuk itu, pemilihan calon yang akan diusung akan diselaraskan, baik berdasarkan masukan dari daerah pemilihan sampai ke DPP Partai Gerindra," pungkasnya.

Laporan: Rudi Hartono

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *