HEADLINE
Wagub Vasko Tegaskan Program TMMD Bukan Sekadar Agenda Rutin Tapi Merupakan Program Berbasis Kebutuhan Masyarakat    
Kamis, Februari 12, 2026

On Kamis, Februari 12, 2026

Wagub Vasko Tegaskan Program TMMD Bukan Sekadar Agenda Rutin Tapi Merupakan Program Berbasis Kebutuhan Masyarakat
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy saat membuka secara resmi pelaksanaan TMMD ke-127. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 di wilayah Kodim 0311 Pesisir Selatan bukan sekadar agenda pembangunan rutin, melainkan program terpadu yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy saat membuka secara resmi pelaksanaan TMMD ke-127 di Lapangan Sepak Bola Nagari Koto Berapak, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (10/2/2026).

Menurut Vasko, TMMD merupakan program kolaboratif lintas sektor yang mengintegrasikan pembangunan fisik dan nonfisik secara simultan. “Program TMMD ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan nonfisik yang bertujuan untuk mempermudah aktivitas masyarakat, meningkatkan kualitas infrastruktur dan memupuk jiwa nasionalisme masyarakat,” ujar Vasko.

Ia menjelaskan, selain membangun dan merehabilitasi sarana prasarana wilayah serta fasilitas sosial, TMMD juga diarahkan untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. “Inilah kekuatan TMMD. Infrastruktur dibangun, tetapi semangat kebersamaan dan nasionalisme juga diperkuat. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Vasko menilai, pendekatan terpadu seperti ini sangat relevan dalam mempercepat pembangunan nagari, terutama di wilayah yang membutuhkan percepatan akses infrastruktur dan penguatan ketahanan sosial.

Ia juga mengapresiasi sinergi TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat yang terus menjaga semangat kolaborasi dalam membangun daerah. Menurutnya, dengan kolaborasi tersebut lanju pembangunan menjadi lebih cepat dan tepat sasaran. “Kolaborasi adalah kunci. Ketika TNI, pemerintah, dan masyarakat bergerak bersama, pembangunan akan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Melalui pelaksanaan TMMD ke-127 ini, diharapkan pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga memperkuat fondasi sosial masyarakat dalam mewujudkan nagari yang maju dan berdaya. Pembukaan TMMD ke-127 tersebut turut dihadiri Irdam XX/TIB Brigjen TNI Heri Susanto, Kasi Ter Kasdam XX/TIB Kolonel Inf Irvan Yusri, Kasiren Kasrem 032/Wirabraja, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, unsur Forkopimda, kepala OPD Kabupaten Pesisir Selatan, para camat, wali nagari se-Kecamatan Bayang dan Bayang Utara, serta undangan lainnya.(adpsb/bud)

Gubernur Mahyeldi Lantik Andree Harmadi Algamar Sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar    
Kamis, Februari 12, 2026

On Kamis, Februari 12, 2026

Gubernur Mahyeldi Lantik Andree Harmadi Algamar Sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melantik Andree Harmadi Algamar sebagai Kepala Biro Umum. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melantik Andree Harmadi Algamar sebagai Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar. Prosesi pelantikannya dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan 65 Kepala Sekolah Menengah Atas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar di Auditorium Gubernuran, Kamis (12/2/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola birokrasi dan pendidikan di Sumbar, sekaligus momentum refleksi menjelang bulan suci Ramadan. Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan jabatan yang diemban bukan sekadar posisi administratif, tetapi amanah yang mengandung tanggung jawab moral dan spiritual. “Jabatan ini bukan sekadar kepercayaan administratif, tetapi tanggung jawab moral dan spiritual. Terlebih menjelang Ramadan, ini menjadi pengingat bahwa setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban,” ujar Mahyeldi.

Ia menyampaikan bahwa seluruh proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme sesuai sistem merit, dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi. “Birokrasi yang kuat hanya bisa dibangun dengan orang-orang yang tepat pada posisi yang tepat,” tegasnya.

Khusus kepada Kepala Biro Umum yang baru dilantik, Mahyeldi menekankan peran strategis Biro Umum sebagai tulang punggung kelancaran administrasi dan dukungan teknis pimpinan. Meski sering bekerja di balik layar, fungsi biro ini sangat menentukan efektivitas dan kelancaran pelaksanaan tugas kepala daerah. “Jika Biro Umum tertib dan sigap, kerja pimpinan akan lebih efektif. Sebaliknya, jika lamban dan tidak presisi, kebijakan yang baik pun bisa terhambat,” katanya.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Loyalitas, menurutnya, harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap aturan. “Loyalitas itu penting, tetapi harus berjalan bersama integritas. Jangan ada toleransi terhadap hal-hal yang menyimpang dari aturan,” ujarnya.

Kepada 65 Kepala Sekolah Menengah Atas yang dilantik, Mahyeldi menegaskan bahwa sekolah memegang peran sentral dalam membentuk generasi masa depan bangsa. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter. “Sekolah bukan hanya tempat mentransfer ilmu, tetapi tempat membentuk karakter dan membangun peradaban,” ucapnya.

Ia mendorong para kepala sekolah untuk memperkuat literasi dan numerasi, menghadirkan inovasi pembelajaran, serta menanamkan nilai akhlak dan budaya kepada peserta didik. “Perkuat literasi dan numerasi, dorong inovasi pembelajaran, tetapi jangan pernah meninggalkan pendidikan akhlak,” pesannya.

Diakhir sambutannya, Mahyeldi kembali mengingatkan bahwa setiap jabatan adalah amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja nyata. (adpsb/cen/bud)

Tinjau GOR Rawang, Wako Pariaman Cek Progres Jogging Track    
Kamis, Februari 12, 2026

On Kamis, Februari 12, 2026

Tinjau GOR Rawang, Wako Pariaman Cek Progres Jogging Track
Wali Kota Pariaman, Yota Balad melakukan kunjungan lapangan ke Kawasan Olahraga (Gelanggang Olahraga) Rawang. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman, Yota Balad melakukan kunjungan lapangan ke Kawasan Olahraga (Gelanggang Olahraga) Rawang. 

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung progres pembangunan fasilitas jogging track yang sedang dikebut pengerjaannya guna meningkatkan sarana olahraga bagi masyarakat Kota Pariaman, Kamis (12/2).

Yota Balad didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan, Riko Jamal,  mengecek pengerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah direncanakan.

“Kita sekarang kembali melakukan pengecekan progres jogging track atau arena khusus berlari di komplek GOR Rawang. Saat ini sedang dilakukan pengecoran dan satu minggu ke depan sudah bisa digunakan masyarakat. Namun nanti kita akan tetap lanjutkan dengan pengecatan agar warga lebih nyaman saat berolahraga,“ ujarnya.

Gelanggang Olahraga (GOR) Rawang di Kota Pariaman tengah menjadi fokus perhatian Pemerintah Kota Pariaman untuk direvitalisasi dan diaktifkan kembali. Meskipun tanpa APBD Kota Pariaman, legislator dan pemerintah daerah mendorong kolaborasi untuk membenahi GOR Rawang agar tidak lagi terbengkalai dan kembali menjadi pusat kegiatan olahraga di Pariaman.

"Kita ingin fasilitas ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang tahan lama. GOR Rawang adalah jantung kegiatan olahraga di Pariaman, jadi kenyamanan masyarakat adalah yang utama," ungkapnya.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, progres pembangunan saat ini menunjukkan tren positif. Proses pengecoram lintasan sedang dilakukan dengan panjang lintasan yang telah dicor 240 m dengan lebar 5 m.

Perbaikan sistem pembuangan air di sekitar lintasan untuk mencegah genangan saat hujan juga telah dilakukan.

“Pemerintah Kota berharap dengan adanya jogging track yang representatif, GOR Rawang dapat menjadi pusat interaksi sosial yang positif sekaligus mampu menarik minat wisatawan lokal untuk berkunjung ke Kota Pariaman,” harapnya.(wi/at)

Kota Pariaman Pacu Kompetensi SDM Koperasi dan Pengawas KDKMP    
Kamis, Februari 12, 2026

On Kamis, Februari 12, 2026

Kota Pariaman Pacu Kompetensi SDM Koperasi dan Pengawas KDKMP
Pelatihan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas kompetensi SDM koperasi se Kota Pariaman. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Pariaman bergerak cepat memperkuat pilar ekonomi kerakyatan melalui pelatihan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas kompetensi SDM koperasi se Kota Pariaman. 

Pesertanya seluruh Ketua, Pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kota Pariaman di aula Kantor Bersama, Kelurahan Karan Aur, Kota Pariaman, Kamis (12/2).

Walikota Pariaman, Yota Balad pada pembukaan pelatihan  menjelaskan  Koperasi Merah Putih merupakan aset dari  Presiden Prabowo. 

Tujuannya adalah untuk membentuk anggota koperasi yang sejahtera secara bersama-sama dan fokus untuk mengembangkan koperasi tersebut di Kota Pariaman.

“ Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa tata kelola koperasi di Kota Pariaman dijalankan oleh tenaga-tenaga profesional yang memiliki pemahaman mendalam terhadap regulasi dan manajemen keuangan modern. Tidak hanya itu, Kantor Koperasi nantinya diharapkan menjadi tempat penampungan hasil produksi pertanian dan perikanan masyarakat. Diharapkan program ini dapat meningkatkan ekonomi lokal seiring dengan kembalinya alokasi dana desa (TKD),” ungkapnya.

Pelatihan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas dan kompetensi SDM koperasi se Kota Pariaman dilaksanakan mulai 11 hingga 13 Februari 2026 dengan narasumber yang berbeda namun ahli di bidangnya.

"Koperasi yang kuat adalah koperasi yang memiliki pengawas yang jeli dan pengurus yang kompeten. Kita ingin KDKMP di Pariaman menjadi percontohan lembaga ekonomi yang sehat dan dipercaya masyarakat," tambahnya.

Kegiatan ini bertujuan membekali para pengurus dan pengawas dengan standar kompetensi terbaru dalam mengelola lembaga keuangan mikro. 

Mengingat peran strategis KDKMP di tengah masyarakat, pemahaman mendalam mengenai regulasi, manajemen risiko, dan prinsip syariah menjadi kunci utama keberlanjutan koperasi.

“Melalui kompetensi yang terasah, diharapkan KDKMP tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dalam memberikan layanan pembiayaan dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kecil di Kota Pariaman. Kehadiran pengawas yang mumpuni menjamin bahwa modal usaha masyarakat dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan transparansi yang tinggi, “ tutupnya.(wi/at)

Wako Fadly Amran Menghadiri Peresmian dan Penyerahan Bantuan CSR dari PT PLN kepada Kampung Siaga Bencana Ulak Karang Selatan    
Kamis, Februari 12, 2026

On Kamis, Februari 12, 2026

Wako Fadly Amran Menghadiri Peresmian dan Penyerahan Bantuan CSR dari PT PLN kepada Kampung Siaga Bencana Ulak Karang Selatan
Wako Fadly Amran, menghadiri peresmian sekaligus penyerahan bantuan CSR dari PT PLN kepada Kampung Siaga Bencana Ulak Karang Selatan.

BENTENGSUMBAR.COM – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri peresmian sekaligus penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR dari PT PLN (Persero) kepada Kampung Siaga Bencana Ulak Karang Selatan. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Lurah Ulak Karang Selatan, Kamis (12/2/2026).

Program ini merupakan bentuk dukungan PLN dalam penguatan kapasitas masyarakat menghadapi potensi bencana melalui pelatihan, penyediaan peralatan, serta pemetaan kawasan rawan dan jalur evakuasi di wilayah tersebut.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di Kota Padang yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi secara geografis.

“Ini program yang patut kita apresiasi. BUMN, terkhusus PLN, melaksanakan kegiatan TJSL berupa bantuan pelatihan, peralatan, dan pembentukan kampung siaga bencana, khususnya di Ulak Karang Selatan ini. Tadi kita sudah melihat pemetaan zona-zona evakuasi dan potensi-potensi bencana, sebagaimana juga kita gerakkan di akhir tahun kemarin,” ujar Fadly.

Ia menegaskan bahwa meskipun seluruh pihak berharap Kota Padang dijauhkan dari bencana, kesiapsiagaan tetap harus menjadi perhatian bersama dengan memahami kontur wilayah, kondisi geografis, serta langkah-langkah mitigasi yang tepat.

“Tentu kita semua berdoa semoga Kota Padang ini terjauh dari segala bencana. Namun kita tidak boleh lupa, tidak boleh sombong untuk tidak memahami kontur, geografis, dan apa saja yang harus kita pelajari supaya kita dapat hidup aman, nyaman, dan selaras dengan kelestarian lingkungan. Terima kasih sekali lagi kepada PLN,” tambahnya.

Sementara itu, Manager UPP Sumbagteng 2 PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah, Iwan Arif Setiyawan, menyampaikan bahwa program TJSL ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial di daerah.

“Melalui program ini, kami berharap masyarakat semakin siap dan terlatih dalam menghadapi potensi bencana. Bantuan pelatihan dan peralatan yang diserahkan hari ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal serta berkelanjutan,” ungkap Iwan.

Turut hadir Direktur Program Daulat Institute Andri Rusta, Camat Padang Utara Sa’at, serta Lurah Ulak Karang Selatan Fitriani. Melalui program ini, diharapkan masyarakat semakin tangguh, sigap, dan terorganisir dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang. (*) 

Menaker Serahkan Bantuan Rp30,3 Miliar untuk Korban Bencana Sumbar, Gubernur Mahyeldi Menilai Positif untuk Pemulihan Ekonomi    
Kamis, Februari 12, 2026

On Kamis, Februari 12, 2026

Menaker Serahkan Bantuan Rp30,3 Miliar untuk Korban Bencana Sumbar, Gubernur Mahyeldi Menilai Positif untuk Pemulihan Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Ketua DPRD Sumbar Muhidi. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli menyalurkan bantuan senilai Rp30,3 miliar bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat (Sumbar). Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Aula Maninjau Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, Kamis (12/2/2026).

Bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pemulihan pascabencana, khususnya di sektor ketenagakerjaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Kehadiran kami hari ini adalah bagian dari penyaluran bantuan Kementerian Ketenagakerjaan untuk masyarakat Sumatera Barat yang terdampak bencana,” ujar Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli didampingi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.

Ia menjelaskan, bantuan senilai Rp30,3 miliar tersebut diberikan dalam bentuk pembangunan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) di lima titik, program Padat Karya sebanyak 20 paket, program Tenaga Kerja Mandiri bagi 100 calon wirausahawan, serta pelatihan vokasi bagi 5.000 orang dengan durasi satu hingga tiga minggu.

Selain itu, juga diserahkan bantuan uang tunai kepada 125 perwakilan masyarakat dari empat kabupaten terdampak, di antaranya Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Agam, dan Tanah Datar. Bantuan peralatan seperti mesin bor dan mesin air juga diberikan untuk mendukung kebutuhan komunitas.

Yassierli menyebut, bantuan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya Kemnaker menyalurkan bantuan melalui program Kemnaker Peduli pada Desember lalu, termasuk pengerahan relawan dan pembukaan dapur umum. “Melalui BPVP Padang dan jejaring balai pelatihan lainnya, kami berkomitmen mendampingi proses pemulihan yang memang membutuhkan waktu dan sinergi bersama,” katanya.

Sementara itu Gubernur Sumbar,  Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan bencana yang terjadi pada November tahun lalu telah menimbulkan dampak yang sangat luas, tidak hanya terhadap infrastruktur tapi juga berdampak pada sektor ketenagakerjaan. “Total nilai kerusakan dan kerugian akibat bencana diperkirakan mencapai lebih dari Rp33 triliun, dengan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sekitar Rp22 triliun. Dampaknya juga terasa pada dunia kerja dan sumber penghidupan masyarakat,” jelas Mahyeldi.

Dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, sebanyak 16 daerah terdampak yang meliputi 313 nagari, 83 kecamatan, dan lebih dari 72 ribu kepala keluarga. Kondisi tersebut, menurut Mahyeldi, memerlukan intervensi yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan ekonomi masyarakat. “Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sumatera Barat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan. Bantuan ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi intervensi strategis untuk membuka kembali kesempatan kerja,” tegasnya.

Mahyeldi menilai program Padat Karya dan Tenaga Kerja Mandiri sangat relevan dalam mendorong kebangkitan ekonomi lokal, terlebih Sumbar memiliki lebih dari 700 ribu unit UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. “Pemulihan pascabencana bukan hanya membangun kembali yang rusak, tetapi menguatkan kembali ekonomi masyarakat. Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, insyaallah Sumatera Barat bisa bangkit dan menjadi lebih kuat,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen mengawal pelaksanaan seluruh program bantuan tersebut bersama pemerintah kabupaten dan kota agar berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberi dampak nyata bagi masyarakat terdampak. (adpsb/cen/bud)

Wali Kota Pariaman Pantau Pemeriksaan Jajanan Sekolah oleh BPOM    
Kamis, Februari 12, 2026

On Kamis, Februari 12, 2026

Wali Kota Pariaman Pantau Pemeriksaan Jajanan Sekolah oleh BPOM
Wali Kota Pariaman, Yota Balad melakukan kunjungan lapangan. 

BENTENGSUMBAR.COM
-Untuk memastikan keamanan konsumsi pangan bagi generasi muda, terutama anak - anak, Wali Kota Pariaman, Yota Balad melakukan kunjungan lapangan untuk memantau langsung proses pemeriksaan sampel jajanan sekolah oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Kegiatan ini dipusatkan di SDN 08 Kampung Jawa, Kota Pariaman, Kamis (12/2).

Yota Balad mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk menjamin bahwa makanan dan minuman yang dijual di lingkungan sekolah bebas dari zat berbahaya seperti formalin, boraks, maupun pewarna tekstil yang dapat mengganggu kesehatan siswa dalam jangka panjang.

"Kesehatan anak-anak kita adalah prioritas utama. Melalui pengawasan ketat bersama BPOM ini, kita ingin memastikan jajanan disekitar sekolah hanya menyediakan jajanan yang sehat, bergizi, dan aman," ujarnya.

Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan BPOM secara berkala, tidak hanya di satu sekolah, namun menyasar seluruh satuan pendidikan di Kota Pariaman. 

Jika ditemukan pedagang yang melanggar, pihak berwenang akan memberikan teguran serta pembinaan intensif agar kejadian serupa tidak terulang.

“Tidak hanya di sekolah, kita juga akan melakukan beberapa uji sampel di pasar Pariaman dan kampung oleh–oleh di Kelurahan Kampung Perak, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman. Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan masyarakat khususnya orang tua merasa lebih tenang dan para siswa dapat belajar dengan maksimal tanpa dihantui risiko penyakit akibat pangan yang tidak sehat,“ harapnya.

Kepala Balai Besar POM di Padang, Martin Suhendri mengatakan  untuk mempercepat proses pengawasan, petugas menggunakan mobil laboratorium keliling. 

Fasilitas ini memungkinkan dilakukannya uji sampel secara langsung di lokasi (uji dipercepat), dengan hasil yang dapat diketahui hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

“Kami memberikan apresiasi kepada Walikota Pariaman yang pro aktif dan peduili akan kesehatan anak – anak dan masyarakat di Kota Pariaman. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan instansi terkait untuk memberikan rasa aman bagi seluruh warga Pariaman,“ ujarnya.

Kehadiran BPOM di tengah masyarakat bukan sekadar untuk melakukan penindakan, melainkan untuk memastikan bahwa hak masyarakat atas pangan yang aman, bermutu, dan bergizi tetap terpenuhi.

"Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau para pelaku usaha untuk terus konsisten menerapkan standar keamanan pangan, dan kepada masyarakat, kami ingatkan untuk selalu melakukan Cek KLIK: Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa sebelum membeli,“ tutupnya.(wi/at)