PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

data:post.title FEATURED NEWS

Millane Fernandez, Casing Cewek Jiwa Lelaki

BENTENGSUMBAR. COM - Bertubuh tinggi dan seksi, Millane Fernandez sungguh sedap dipandang. Namun siapa sangka, tampilan jomblowati 32 tahu...

Ini Jawaban Telak Kemenkeu untuk Ratna yang Tuding Jokowi Blokir Bantuan untuk Papua Rp 23 T
Rabu, September 19, 2018

On Rabu, September 19, 2018

Ini Jawaban Telak Kemenkeu untuk Ratna yang Tuding Jokowi Blokir Bantuan untuk Papua Rp 23 T
BENTENGSUMBAR. COM - Tudingan Ratna Sarumpaet soal pemblokiran dana bantuan Papua Rp 23 triliun oleh pemerintah, ditepis oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Menurut Kemenkeu, pihaknya tak mengatur kebijakan rekening atas nama pribadi. 

"Kementerian Keuangan tidak mengatur kebijakan mengenai rekening atas nama pribadi," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Nufransa Wira Sakti, saat dikonfirmasi detikcom, Selasa, 17 September 2018 malam.

"Kami juga sudah bertanya kepada pihak World Bank, mereka tidak berhubungan dengan rekening perseorangan/pribadi. Jadi yang dinyatakan oleh Ratna Sarumpaet adalah tidak benar," tegasnya. 

Kemenkeu meminta nasabah yang mengaku kehilangannya uangnya di salah satu bank di Indonesia senilai Rp 23,9 triliun, padahal sudah ditransfer oleh World Bank, mengecek langsung ke bank yang bersangkutan. 

"Bila memang ada uang pada rekening bank tersebut, silakan dicek langsung dan ditanyakan kepada bank yang bersangkutan," tutur Nufransa. 

Sebelumnya, seorang bernama Ruben PS Marey mendatangi Ratna Sarumpaet Crisis Center (RSCC) dan menduga dana di rekeningnya untuk bantuan papua telah diblokir sepihak. 

Ratna menduga pemblokiran dilakukan pemerintah melalui salah satu bank tempat Ruben menaruh dana tersebut. 

"Dana ini untuk swadaya pembangunan di Papua. Kasus ini mempunyai tendensi juga melakukan pelanggaran keuangan," kata Ratna di Gedung DPR RI, Senayan, Senin, 17 September 2018. 

Ruben menjelaskan, persoalan ini bermula dari dia yang menerima gelontoran dana dari para donatur untuk membangun Papua. Dana dengan total Rp 23,9 triliun itu tersimpan sejak tahun 2016 dalam rekening pribadinya. 

Namun, kata Ruben, tiba-tiba dana di rekeningnya tersebut hilang. Saat dikroscek ke bank tempat Ruben menyimpan uang itu, tak ada catatan uang masuk dalam rekeningnya. 

"Kemudian kami mendapatkan print out rekening kami dan faktanya kosong tetapi laporannya World Bank itu sudah masuk ke rekening kami ini kami melihat kejanggalan-kejanggalan yang terjadi," kata Ruben, Senin (17/9). 

Ruben mengatakan, hal itu kemudian sudah dikroscek kembali ke World Bank. Namun, pihak World Bank mengatakan, yang telah sukses terkirim ke rekening Ruben pribadi.

(Sumber: detik.com)

Diusung PKS dan Demokrat, Gubernur dan Wagub NTB Justru Dukung Jokowi-Ma'ruf
Rabu, September 19, 2018

On Rabu, September 19, 2018

Diusung PKS dan Demokrat, Gubernur dan Wagub NTB Justru Dukung Jokowi-Ma'ruf
BENTENGSUMBAR. COM - Pasangan gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2018-2023, Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah, menyatakan dukungan kepada Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.

Hal ini dinyatakan keduanya seusai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Zulkieflimansyah mengaku sudah dekat dengan Jokowi sejak politisi PDI-P tersebut menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Keduanya terus menjalin hubungan baik saat Jokowi menjadi Gubernur DKI hingga menjadi Presiden RI.

Zulkiefli juga memuji perhatian Jokowi kepada masyarakat NTB yang tertimpa musibah gempa.

"Belum pernah ada dalam sejarah modern kita, ada Presiden yang menginap di Pulau Sumbawa," kata Zulkiefli.

Zulkiefli juga mengatakan, ia bersama Sitti Rohmi menjadi pengurus Nahdlatul Wathon.

"Sikap saya secara pribadi akan sangat tunduk pada keinginan dan keputusan yang ditentukan oleh Nahdlatul Wathan," kata Zulkiefli.

"Mendukung Jokowi dua periode," sambung Sitti yang berdiri di samping Zulkifli.

Meski demikian, Zulkiefli memastikan bahwa ia tidak akan menjadi tim sukses maupun juru kampanye.

Alasannya, agar masyarakat Lombok tidak terpecah. Berbeda dengan Zulkiefli, Sitti membuka peluang untuk masuk timses atau pun menjadi juru kampanye.

Sikap Zulkifli dan Sitti ini berbeda dengan partai pengusung mereka, PKS dan Demokrat, yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Saat ditanya soal perbedaan sikap itu, Zulkifli yang merupakan kader PKS enggan berkomentar dan langsung meninggalkan wartawan.

Sementara, Sitti mengaku sudah keluar dari Partai Demokrat.

Ia mengaku mengikuti jejak adiknya Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, gubernur NTB dua periode yang baru-baru ini juga keluar dari Partai Demokrat.

"Saya sudah keluar dari Demokrat, tidak lama setelah TGB mundur," ujar Rohmi.

(Sumber: kompas.com)

Tepis Hidayat Nur Wahid, Fahri Hamzah: Sandiaga Itu Pedagang, Bukan Ulama!
Rabu, September 19, 2018

On Rabu, September 19, 2018

Tepis Hidayat Nur Wahid, Fahri Hamzah: Sandiaga Itu Pedagang, Bukan Ulama!
BENTENGSUMBAR. COM - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid atau HNW menyebut bakal cawapres Sandiaga Uno termasuk golongan ulama. Fahri Hamzah tak sepakat. 

"Jadi ini ada kekacauan cara kita, semua, berpikir ya, karena tersudut oleh merek-merek gitu, bahwa harus ulama, harus tidak," kata Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Bagi Fahri, makna kata 'ulama' adalah ilmuwan. Fahri mengategorikan eks Wagub DKI Jakarta itu sebagai pedagang. 

"Ilmuwan itu ya ilmuwan, bukan apa namanya... pedagang, gitu. Sandi itu pedagang, namanya tajir kalau di dalam bahasa orang kampung kita itu, tajir. Ya bukan ulamalah," kata Fahri. 

Fahri menyebut ulama adalah orang yang bersekolah agama, hafal Alquran, hafal hadis, dan sebagainya. Sandi, ditegaskan Fahri, tak termasuk golongan ulama. 

"Lah pedagang seperti Sandi disebut ulama kan nanti jadi repot," ucap Wakil Ketua DPR itu. 

Sandi sebelumnya disebut sebagai santri. Fahri setuju dengan sematan 'santri' itu. 

"Kalau santri iya, mungkin dia lagi belajar lagi nyantri. Cuma ini kan karena orang itu tertuduh gitu loh. Jadi karena KH Ma'ruf ulama, Sandi ulama juga? Ya nggak bisa begitu. Ada ketegorisasinya," ucap dia.

(Sumber: detik.com)

Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias Siap Dibully
Rabu, September 19, 2018

On Rabu, September 19, 2018

Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias Siap Dibully
BENTENGSUMBAR. COM - Agaknya klaim kubu Prabowo-Sandiaga Uno jika Sumatera Barat merupakan basis mereka sudah tidak lagi beralasan. Pasalnya, kepala daerah, baik itu bupati maupun walikota di Sumatera Barat ramai-ramai menyatakan dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Bahkan mereka siap menerima resiko terhadap langkah yang mereka ambil mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Termasuk resiko dibully di media sosial. Jangankan kepala daerah, rakyat badarai saja yang menyatakan dukungan terang-terangan kepada Jokowi-Ma'ruf, terancam dibully dan dianggap bukan orang Sumatera Barat atau malah dituduh Malin Kundang. 

Salah satu kepala daerah yang menyatakan dukungan kepada Jokowi dan Ma'ruf Amin adalah Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatis. Bahkan ia mengaku siap dibully di media sosial karena dukungannya itu. 

"Biasa saja, saya siap dibully, sekarang saja sudah dibully demi kepentingan rakyat dan ini kan demokrasi, setiap orang punya pilihan," ujarnya.

Ia menyebut, ada 12 kepala daerah di Sumatera Barat yang sejalan dengan sikapnya, mendukung pasangan calon presiden Joko Widodo dan Maruf Amin di Pemilihan Presiden 2019 mendatang. 

Ia mengatakan, pernyataan dukungan pada petahan itu disampaikannya sebagai bentuk terima kasih terhadap Joko Widodo. Sebab sejauh ini, Kota Bukittinggi terbantu sekali dengan program yang dikucurkan oleh pemerintah pusat.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat yang telah banyak membantu selama ini, selaku Kepala Daerah saya merasakan betul hal ini. Hingga sekarang dia adalah Pemerintahan yang sah dan juga atasan saya selaku Kepala Daerah," katanya, sebagaimana dilansir klikpositif.com, Rabu 19 September 2018.

(ibnu)

Pesan Edy kepada Warga: Berdoa Saja Biar Tak Kebanjiran, Tidak Ada Jalan Lain
Rabu, September 19, 2018

On Rabu, September 19, 2018

Pesan Edy kepada Warga: Berdoa Saja Biar Tak Kebanjiran, Tidak Ada Jalan Lain
BENTENGSUMBAR. COM -  Dua pekan ke depan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi telah menginstruksikan tim penyisir yang terdiri dari pakar dan ahli melakukan penyisiran dari hulu hingga ke hilir untuk mencari solusi dari masalah banjir. 

Diakuinya, ketika hujan dengan intensitas tinggi turun masyarakat menjadi khawatir akan terkena banjir lagi. Sehingga, ia berpesan kepada masyarakat banyak berdoa agar tidak kebanjiran.

"Berdoa saja, tidak ada jalan lain," ujar Edy usai memimpin rapat penanganan banjir, di Kantor Lurah Beringin, Kecamatan Medan Selayang, Medan, Selasa, 18 September 2018.

Kata dia, manusia tidak bisa menyalahkan alam ketika banjir terjadi. "Tidak mungkin Tuhan disalahkan, makanya ini kita cari solusinya. Kalau memang harus digeser, maka rakyat digeser, tidak boleh lagi tinggal di bantaran sungai," ungkapnya.

Beberapa waktu lalu sempat muncul wacana bakal ada MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemko Medan, Pemprovsu, dan BWS Sumatera II mengenai pembagian tugas dan kewenangan.

Menurut Edy, hal tersebut tidak perlu dilakukan. "Tidak perlu ada MoU, kami sudah cas (sepakat)," paparnya.

(Sumber: medanbisnisdaily.com)

GNPF Ulama Sebut Jokowi Tak Sanggup Pulangkan Habib Rizieq, Ini Kata Kapitra
Rabu, September 19, 2018

On Rabu, September 19, 2018

GNPF Ulama Sebut Jokowi Tak Sanggup Pulangkan Habib Rizieq
BENTENGSUMBAR. COM - Gerakan Nasional Pengawal fatwa Ulama atau GNPF Ulama menilai, bahwa rezim pemerintah ini tidak mampu memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq, dari Arab Saudi ke Tanah Air. 

Hal itu disampaikan dalam ILC 'Ijtima Ulama II & HRS Dukung Prabowo-Sandi: Perebutan Suara Umat Islam', di tvOne, Selasa, 18 September 2018.

"Sampai detik ini Pak Jokowi tidak sanggup memulangkan Habib Rizieq, Pak Tito tidak sanggup mengembalikan Habib Rizieq itu fakta," ujar Dewan Pembina GNPF, Haikal Hassan Baras. 

Ia menuding, rezim di sini tidak mampu mengembalikan hak-hak warga negara yang tidak terbukti tidak bersalah. 

"Sampai detik ini demi allah ingin sekali pulang, tapi ada kekuatan yang tidak bisa membuat dia pulang demi allah saya bersumpah, karena setiap malam saya berkomunikasi jadi coba," ujarnya.

Untuk itu, ia meminta kepada pemerintah agar Habib Rizieq bisa dipulangkan ke Indonesia, karena umat sudah merindukannya. 

"Pulangkan Habib Rizieq maka umat akan melihat betul," katanya.

Pulang Saja

Sementara itu, Politisi PDI Perjuangan yang juga penasihat hukum Riziek Shihab, Kapitra Ampera menuturkan sebenarnya upaya hukum yang dilakukan di dalam negeri untuk Habib Rizieq sudah selesai.

Terlebih, lanjut Kapitra dari beberapa kasus yang menjeratnya sebagai tersangka sudah di SP3 oleh pihak Kepolisian.

"Jadi sebaiknya pulang saja, tidak ada masalah," tegasnya.

(Sumber: viva.co.id)

Bupati Pessel Dukung Jokowi 2 Periode dan Siap Dicopot PAN
Rabu, September 19, 2018

On Rabu, September 19, 2018

Bupati Pessel Dukung Jokowi 2 Periode dan Siap Dicopot PAN
BENTENGSUMBAR. COM - Politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais sudah menegaskan, PAN bulat mendukung pasangan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun, Ketua DPD PAN yang juga bupati ini malah mendukung Jokowi 2 periode.

Ia adalah Ketua DPD PAN Kabupaten Pesisir Selatan yang juga menjabat sebagai bupati, Hendra Joni. Ia menyatakan mendukung Joko Widodo sebagai presiden dua periode dan siap menerima konsekuensi dari partai.

"Sebagai kepala daerah, pimpinan saya adalah presiden karena itu saya menyatakan dukungan Jokowi dua periode," katanya saat mendeklarasikan dukungan di Hotel Inna Muara Padang, Selasa, 18 September 2018.

Menurutnya kepemimpinan Joko Widodo telah mampu memberikan kesejahteraan pada masyarakat Indonesia, terutama dengan pembangunan infrastruktur yang sangat dirasakan di daerah.

Di Pesisir Selatan cukup banyak proyek yang didanai APBN diantaranya jalan Padang-Mandeh untuk pengembangan destinasi wisata bahari.

Kemudian juga perbaikan jalan nasional yang menghubungkan Sumbar-Bengkulu melalui Pesisir Selatan yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Puluhan nelayan di daerah itu juga mendapatkan bantuan rumah khusus.

"Ini sangat membantu pembangunan daerah. Jika nanti saya berhasil dalam pembangunan daerah ini, yang naik nama juga partai saya, PAN," katanya.

Hendra membantah dukungan terhadap presiden itu bentuk pembangkangan terhadap partainya yang secara jelas mendukung Prabowo sebagai rival Jokowi dalam Pemilihan Presiden 2019.

"Sebagai ketua PAN Pesisir Selatan, saya tetap akan memperjuangkan suara partai di daerah," tegasnya.

Namun jika partai tetap melihat itu sebagai sebuah kesalahan, ia siap menerima meski harus dicopot dari partai berlambang matahari itu.

Selain Hendra Joni ada sembilan Bupati dan Wali Kota lain yang menyatakan dukungan terhadap Joko Widodo diantaranya Bupati Dharmasraya Sutan Riska, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, dan Wali Kota Solok Zul Elfian. Wali Kota Bukittinggi, akhirnya ikut hadir meski terlambat. 

Sementara tiga bupati lain juga diklaim mendukung namun tidak bisa hadir Bupati Solok Gusmal, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi dan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet.

(by/Antara)

Sambut Baik Padang Jadi Anggota Tetap UCLG ASPAC, Elly: Semoga Investasi Makin Banyak Masuk ke Kota Ini
Rabu, September 19, 2018

On Rabu, September 19, 2018

Sambut Baik Padang Jadi Anggota Tetap UCLG ASPAC, Elly: Semoga Investasi Makin Banyak Masuk ke Kota Ini
BENTENGSUMBAR. COM - Sebagai Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti menyambut baik keputusan Pemerintah Kota Padang menjadi anggota tetap UCLG ASPAC (United Cities and Local Government Asia Pacific (Persatuan Kota-Kota dan Pemerintahan Daerah se Asia Pasifik).

"Sebagaimana kita ketahui, setelah mengamati dan terlibat aktif selama 2 tahun belakangan, akhirnya Kota Padang memutuskan untuk ikut menjadi anggota tetap UCLG ASPAC. Tentu kita menyambut baik hal ini," ujar politisi Partai Gerindra ini, baru-baru ini. 

Elly Thrisyanti berharap, dengan memutuskan menjadi anggota tetap UCLG ASPAC, kedepannya akan lebih banyak investasi masuk ke Kota Padang. Karena, Kota Padang sudah semakin membuka diri terhadap kerjasama global.

"Tentunya, ini harus didukung dengan percepatan dan penyederhanaan proses perizinan sehingga investor menjadi tertarik dan mau berinvestasi di Kota Padang. Kita berharap, semoga investasi makin banyak masuk ke kota ini," ujarnya.

Pengukuhan Kota Padang bersama 8 kota lainnya sebagai Anggota Tetap UCLG ASPAC dilakukan pada Sidang 2 Tahunan Executive Bureau Meeting yang dilaksanakan dalam rangkaian 7th UCLG ASPAC Congress (Kongres ke 7 UCLG ASPAC) dengan tema "Innovation Driven Development for Sustainable Cities" di Dyandra Convention Hall Surabaya, Kamis, 13 September 2018.

Acara tersebut dihadiri langsung Presiden UCLG ASPAC Mr. Won Hee-ryong, Sekretaris Jenderal, Bernadia Irawati Tjandradewi serta 6 dari 8 Wakil Presiden (Co President), diantaranya adalah Emil Elistianto Dardak, Walikota Trenggalek yang juga adalah Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih. Elly Thrisyanti ikut hadir pada pengukuhan tersebut. 

(by/rel)

Perkuat Komitmen Sebagai Kota Layak Anak, Puskesmas Ramah Anak Dideklarasikan
Rabu, September 19, 2018

On Rabu, September 19, 2018

Perkuat Komitmen Sebagai Kota Layak Anak, Puskesmas Ramah Anak Dideklarasikan
BENTENGSUMBAR. COM - Sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan Kota Padang sebagai Kota Layak Anak, seluruh Puskesmas di Kota Padang membacakan deklarasi Puskesmas Ramah Anak, Selasa, 18 September 2018, di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Padang Aie Pacah.

Deklarasi Puskesmas Ramah Anak yang dibacakan Kepala Puskesmas se-Kota Padang tersebut, berisikan; (1) Menyediakan pelayanan yang ramah anak, (2) Menyediakan sarana dan prasana serta lingkungan yang ramah anak, (3) Menyediakan sumber daya manusia, tenaga medis, para medis, dan non medis yang ramah anak, (4) Mewujudkan pengelolaan Puskesmas ramah anak, (5) Menyediakan dan mendukung program yang responsif anak.

Dikesempatan itu, Walikota Padang yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Heryanto Rustam menegaskan, komitmen Kota Padang sebagai Kota Layak Anak harus didukung secara bersama dengan melibatkan semua pihak. Termasuk seluruh SKPD dan warga Kota Padang.

“Sebagaimana yang diungkapkan Walikota, sinergitas adalah hal yang paling utama. Jadi, semua pihak harus terlibat aktif dalam pengembangan Kota Padang sebagai Kota Layak Anak,” ujar Heryanto.

Ditambahkannya, untuk peningkatan dan pemenuhan hak anak atas kesehatan dan memotivasi pelaku pelayanan masyarakat di Puskesmas, serta sebagai wujud pembinaan dan pelatihan, maka diadakan penilaian Puskesmas Ramah Anak tingkat Kota Padang pada 18-19 September ini. 

(LL/Ady)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *