Opini

Lifestyle

Sports

Iklan Bapenda
Usai Munaslub Presidium, Berkarya Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin
Minggu, Juli 12, 2020

On Minggu, Juli 12, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Presidium Penyelamat Partai Berkarya tetap menggelar munaslub partai dan memutuskan Muchdi Pr menjadi ketua umum partai terpilih. Hasil munaslub itu juga mendukung pemerintahan Presiden Joko Widoo (Jokowi) dan Wapres Ma'ruf Amin.

"Partai Berkarya mendukung pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden RI Bapak Jokowi dan Wakil Presiden RI Bapak KH Ma'ruf Amin sebagai pasangan dalam pilpres hasil Pemilu 2019 yang sah," kata Sekjen Partai Berkarya terpilih, Badaruddin Andi Picunang dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 12 Juli 2020.

Picunang juga mengatakan hasil munaslub meminta negara menjadikan Presiden ke-2 Soeharto sebagai pahlawan nasional. Soeharto dinilai berjasa dalam pembangunan nasional.

"Partai Berkarya meminta kepada negara agar Presiden RI kedua Bapak Pembangunan H. Muhammad Soeharto diberi gelar pahlawan nasional yang telah berjasa dengan wacana trilogi pembangunannya dengan jaminan keamanan, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di segala bidang," ujarnya.

Hasil munaslub itu juga membatalkan kebijakan pengurus partai yang dikeluarkan sebelumnya. 

Picunang juga mengatakan alasan menggelar munaslub telah dibahas jauh hari serta bahwa terjadi kevakuman dan komunikasi yang tersumbat sejak Rapimnas III Partai Berkarya tahun 2018 hingga tak ada evaluasi hasil Pemilu 2019.

"Menganulir beberapa kebijakan pimpinan partai sebelumnya terkait SK pengurus di semua tingkatan yang cacat hukum dan rekomendasi Pilkada 2020 tanpa prosedural," ucapnya.

Sebelumnya, meski telah mendapat ancaman dari Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, Presidium Penyelamat Partai Berkarya tetap menggelar munaslub. Alhasil, acara dibubarkan langsung oleh Tommy.

Munaslub Berkarya digelar di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu, 11 Juli 2020. 

Sejak pagi sudah terlihat sejumlah kader partai, namun keberadaan panitia Munaslub tidak jelas.

Lalu pada siang hari, Tommy datang ke lokasi acara. Ia didampingi oleh Sekjen Berkarya, Priyo Budi Santoso dan sejumlah petinggi partai.

(Sumber: detik.com)

Nasrul Abit: Koperasi Wadah Hebat Ekonomi Rakyat
Minggu, Juli 12, 2020

On Minggu, Juli 12, 2020

BENTENGSUMBAR.COM -  Koperasi merupakan  bentuk perekonomian yang paling cocok bagi bangsa Indonesia. Para pendiri bangsa menyebut “usaha bersama” berdasarkan azas kekeluargaan. Lalu Bung Hatta menegaskan, usaha bersama itu bernama Koperasi. Dan ini usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan ini kekuatan nilai ekonomi masyarakat Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Hal ini diungkap Wakil Gubenur Sumatera Barat Nasrul Abit disela-sela kesibukan dalam mengenang hari jadi Koperasi yang ke 73 tahun 2020, di Padang, Sabtu, 11 Juli 2020.

Wagub Sumbar juga menyebutkan, Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) juga telah meluncurkan logo dan tema Hari Koperasi ke-73, tahun 2020. Hari Koperasi tahun ini di tengah keprihatinan bangsa yang masih mengalami pandemi Covid-19 mengambil tema “Mewujudkan Ekonomi Rakyat yang Berdaulat Bersama Anggota yang Sehat dan Koperasi yang Kuat.”

"Memaknai hari peringatan koperasi masa pandemi covid 19 dan perkembangan teknologi infomasi tahun ini dapat menjadi sebuah pemikiran besar bahwasanya usaha-usaha ekonomi masyarakat telihat lebih mampu bertahan dimasa-masa sulit bangsa. Makanya usaha koperasi mesti menjadi jati diri usaha masyarakat dari anggota untuk anggota," imbau Nasrul.Abit 

Menyikapi sejumlah koperasi di Indonesia mencapai 70% diantaranya tinggal papan nama. Ada yang menjadi korban liberalisasi ekonomi dan tidak sedikit pula karena salah urus.

"Ini perlu kita benahi kembali secara baik karena jika koperasi kuat masyarakat dan bangsa ini akan mampu hidup secara mandiri," katanya. 

Dikatakan, koperasi merupakan wadah hebat perekonomian rakyat ada nilai kekeluargaan yang kuat, anggota bisa berusaha dan anggotapun bisa mendapat untung dari usaha koperasi itu sendiri. Karena memaknai Hari Koperasi saat ini perlu kira dukung dengàn semangat cinta memakai produk dalam negeri minimal dalam aktifitas kehidupan sehari-hari.

"Kita mesti terus ingat bahwa salah satu tokoh Proklamator Indonesia Muhammad Hatta dalam bukunya katakan Koperasi punya historis panjang di Indonesia. Menurutnya gerakan kebangsaan Indonesia sudah mengadopsi koperasi ini. Maklum, filosofi koperasi sama dengan semangat self-help," cakapnya.

Saat itu, gerakan nasional percaya, kapitalisme tak cocok dengan alam Indonesia. Gerakan moderat semacam Boedi Oetomo (BO) saja menyebut kapitalisme sebagai “suatu tanaman dari negeri asing”.

Para pemimpin pergerakan kemudian melirik koperasi. Maklum, koperasi punya persamaan dengan sistem sosial asli bangsa Indonesia, yakni kolektivisme. 

Masyarakat gotong-royong Indonesia gemar tolong-menolong. Sementara koperasi juga menganut prinsip tolong-menolong itu.

"Koperasi juga bisa mendidik toleransi dan rasa tanggung-jawab bersama. Dan koperasi bisa menempa ekonomi rakyat yang lemah agar menjadi kuat. Koperasi bisa merasionalkan perekonomian, yakni dengan mempersingkat jalan produksi ke konsumsi. Bagi Bung Hatta koperasi merupakan senjata persekutuan si lemah untuk mempertahankan hidupnya,, karena itu mari kita tumbuhkan semangat berkoperasi untuk kejayaan bangsa," ungkap Nasrul Abit. 

(Zardi)

Konfercab NU Padang Pariaman: Rais Syuriah Masrican Tuanku Marajo Basa,  Tanfidziyah Zainal Tuanku Mudo
Minggu, Juli 12, 2020

On Minggu, Juli 12, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Konferensi Cabang (Konfercab) NU Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat  berhasil memilih Rais Syuriah yang dipercayakan kepada Masrican Tuanku Marajo Basa yang sebelumnya menjabat Ketua Tanfidziyah. 

Sedangkan calon Ketua Tanfidziyah yang menyerahkan formulir kesediaan menjadi Ketua Tanfidziyah adalah Sekretaris PCNU Padang Pariaman Andri Susanto dan Wakil Rais Syuriah PWNU Sumbar Dr. Zainal Tuanku Mudo yang juga pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Yaqin Punggung Kasiak, Lubuk Alung. 

Setelah penyampaian visi misi, yang dipandu pimpinan sidang Armaidi Tanjung, Andri Susanto menyatakan mundur dengan berbagai pertimbangan.

Selanjutnya peserta Konfercab sepakat secara aklamasi menetapkan Zainal Tuanku Mudo sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Padang Pariaman masa khidmat 2020-2025. 

Untuk melengkapi susunan kepengurusan, Rais Syuriah terpilih ditetapkan sebagai ketua formatur, Ketua Tanfidziyah terpilih sekretararis formatur, ditambah unsur PCNU demisioner, PWNU Sumbar, dan tiga orang dari utusan MWC. 

Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu, 11 Juli 2020, dibuka Ketua PWNU Sumbar Prof. Ganefri berlangsung di aula Pemkab Padang Pariaman, Parik Malintang. 

Turut memberikan sambutan  Staf Ahli Pemkab Padang Pariaman Anwar.

Ganefri saat membuka Konfercab mengatakan, aarga Nahdlatul Ulama Padang Pariaman diminta tetap menjaga tegaknya akidah Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) di tengah masyarakat. Kabupaten Padang Pariaman yang secara kultural, amaliah mayoritas sesuai dengan paham keagamaan Islam yang dikembangkan Nahdlatul Ulama.

Menurut Ganefri yang juga Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) ini, dari informasi Kakamenag Padang Pariaman, daerah ini terdapat 34 pondok pesantren. 

Hal ini perlu menjadi perhatian bagi pengurus NU Padang Pariaman karena para tuanku di Pariaman berasal dari pondok pesantren tersebut. 

“Lulusan pesantren tersebut tidak kalah bersaing mengikuti pendidikan di perguruan tinggi. Sekarang dengan paket C, lulusan pesantren masuk ke perguruan tinggi. Ternyata lulusan pesantren tersebut memiliki prestasi akademik yang membanggakan saat mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi,” kata Ganefri.
Untuk itu, kata Ganefri, tahun 2020 ini ada 2.180 beasiswa yang akan diberikan kepada mahasiswa sampai tamat. 

“Saya akan berikan kesempatan bagi kepada alumni/lulusan pesantren di Padang Pariaman untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Karena dengan  pendidikanlah status sosial seseorang bisa ditingkatkan. Selain itu, memberikan peluang semakin banyak tamatan pondok pesantren di daerah ini masuk dan tamat perguruan tinggi negeri, khususnya di UNP,” tutur Ganefri lagi.

Konfercab  dihadiri  Kepala Kemenag Padang Pariaman Dr. Helmi, Rais Syuriah  PCNU Padang Pariaman Syahril Tuanku Sutan, PWNU Sumbar diantaranya Sekretaris Sulaiman Tanjung, Wakil Ketua Azwandi Rahman, Afriendi Sikumbang,  Rahmat Tuanku Sulaiman, Wakil Sekretaris Hujaipah,  utusan MWC dan sejumlah ulama lainnya.

(at)

HWK SUMBAR Rilis Lagu ‘Senyuman Terindah’ untuk Semangati Masyarakat Hadapi Pandemi Covid-19
Minggu, Juli 12, 2020

On Minggu, Juli 12, 2020

BENTENGSUMBAR.COM – Sebagai bentuk dukungan pada program Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 di Tanahair, Himpunan Wanita Karya Provinsi Sumatera Barat (HWK Sumbar) merilis lagu Senyuman Terindah, videoklipnya tayang perdana pada Sabtu 11 Juli 2020 pukul 20.30 WIB di kanal YouTube HWK Sumbar Talenta.

Produksi lagu Senyuman Terindah digagas oleh Dra. Zusneli Zubir, M.Hum, Ketua HWK Sumbar periode 2019 - 2024. 

Lirik lagunya dari dua puisi karya Dra. Hj. Sastri Yunizarti Bakry, Akt, M.Si, CIA, puisi esai corona yang berjudul ‘Kau, Kami Lawan dengan Senyum’, dan puisi ‘Aku Berdiri Kaku’, digubah oleh Muhammad Fadhli, yang juga penulis lagu Karena Cinta Ini Tak Mungkin, original soundtrack film layar lebar Ajari Aku Islam, versi Aci Cahaya, dan versi Shinta Naomi, mantan personal JKT48. 

"Lagu Senyuman Terindah jadi salah satu media sosialisasi bagi HWK Sumbar pada masyarakat agar semangat melawan corona, dengan  mematuhi protokol pencegahan penularan Covid-19 yang diatur pemerintah di masa new normal ini," ujar Zusneli Zubir, Ahad, 12 Juli 2020.

Dikatakannya, membuat lagu Senyuman Terindah juga jadi cara bagi pengurus HWK Sumbar untuk memotivasi para anggotanya agar tetap produktif berkarya dalam orientasi sosial meskipun wabah belum berakhir. 

"Syuting videoklipnya dilakukan pada lima lokasi di Kota Padang; Masjid Raya Sumatera Barat, Museum Adityawarman, Pantai Pasir Jambak, Balai Gadang Koto Tangah, dan Air Tawar Timur, kami ingin mengenalkan beberapa lokasi menarik untuk dikunjungi para wisatawan," kata Zusneli, yang juga Peneliti Sejarah di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat.

Lagu Senyuman Terindah dinyanyikan oleh ibu-ibu di grup paduan suara HWK Sumbar; Sastri Bakry, Haslinda, Novianti, Era Yunus, dan Yanti Zen. Muhammad Fadhli mengatakan, sebuah kehormatan baginya atas amanah yang diberi HWK Sumbar untuk menggubah dua puisi karya Sastri Bakry, Sastrawan Nasional asal Sumatera Barat.

"Luar biasa, berhari-hari menangis, bahkan sampai sekarang. Jika menyanyikan lagu Senyuman Terindah dengan konsentrasi penuh, airmata sering keluar. Fadhli merangkai nada luar biasa, ditambah musik yang indah dan syair yang cocok dengan suasana hati. Rasanya ini karya terbaik Fadhli, dari sekian banyak lagu yang ditulisnya. Dan salut untuk DPD HWK Sumbar yang diketuai Zusneli Zubir, dengan cepat menggagas rekaman ini," ujar Sastri Bakry, Ahad, 12 Juli 2020.

“Inspirasi kedua puisi tersebut saya dapat gara-gara corona, yang berakibat stay at home dan work from home. Saya tulis pada masa awal pandemi corona terjadi, ketika kecemasan melanda negeri. Puisi ‘Aku Berdiri Kaku’ tentang akibat dari corona, kita harus kerja di rumah. Kantor-kantor, jalanan, jadi lengang, harus menjaga jarak, penuh ketakutan, banyak yang meninggal, sehingga kepedulian sosial jadi berkurang. Sementara itu, ada orang harus bekerja di luar rumah karena butuh makan. Puisi ‘Kau, Kami Lawan dengan Senyum’ sama-sama bercerita tentang akibat corona yang melanda negeri. Cuma ketakutannya harus dihilangkan, karena corona belum ada obatnya, kecuali dengan meningkatkan imunitas tubuh. Salah satu cara meningkatkan imunitas adalah dengan senyum bahagia, dan tidak stres, serta meningkatkan ketakwaan diri pada Allah SWT,” kata Sastri.

Sastri juga mengatakan, “Kedua puisi tersebut berpesan, mari lawan corona dengan senyum agar imunitas kita meningkat, dekatkan diri pada Allah SWT. Kita tidak perlu takut corona, namun wajib patuh dengan protokol Covid-19.”

“Cobaan membuat kita semakin dekat pada Allah SWT, jadi tahu mana yang hak dan mana yang batil, tahu tauhid dan syirik, tahu sunnah dan bid'ah, tahu haram dan halal, tahu taat dan maksiat. Selanjutnya berserah diri pada Allah SWT. Hati lagu Senyuman Terindah ini adalah hati masyarakat, hati kita semua. Semoga bisa diterima pendengarnya.”

Videoklip lagu Senyuman Terindah dari HWK Sumbar ada di link berikut ini;

https://www.youtube.com/watch?v=B6-Rc3vPOZI

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Ketua DPRD Pasbar Bantu Korban Kebakaran di Jorong Pinaga
Minggu, Juli 12, 2020

On Minggu, Juli 12, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Parizal Hafni memberikan bantuan kepada korban kebakaran rumah yang berada di Jorong Pinaga, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu, 12 Juli 2020.

Diketahui dua unit rumah semi permanen milik Raflis dan ida tersebut, mengalami kebakaran pada hari Kamis, 9 Juli 2020 lalu, karena diduga mengalami korsletting listrik.

Menanggapi hal tersebut Parizal Hafni yang datang bersama anggota Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Pasbar mengunjungi para korban, serta menyampaikan rasa belasungkawa dan duka yang mendalam atas kebakaran yang menimpa para korban kebakaran rumah tersebut.

"Kita juga Ikut berbelasungkawa atas musibah ini, dalam menghadapi musibah kita harus berlapang dada dan mengambil hikmah dibalik musibah ini," ujarnya.

"Semoga korban bersama keluarga, selalu tabah dan pasrah dalam menghadapi cobaan yang diberikan oleh Allah SWT," harapnya.

Selain itu, Parizal juga memberikan bantuan berupa uang santunan dan paket sembako yang berisi telur, beras, minyak goreng dan mie instan kepada korban yang sedang dilanda musibah tersebut.

"Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu dan meringankan sedikit beban yang dirasakan oleh korban," ujar Parizal.

(Rido)

Dua Kurir Bawa 18 Paket Sabu Diringkus Polisi
Minggu, Juli 12, 2020

On Minggu, Juli 12, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Dua kurir narkoba yang kedapatan membawa sebanyak 18 paket sabu di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Sabtu, 11 Juli 2020.

Dua tersangka tersebut berinisial RK dan MA, yang menyembunyikan sabu dalam dalam kantong plastik hitam di mobilnya.

"Tim Khusus (Timsus) I Polres Metro Jakarta Barat di bawah pimpinan AKP Bangun menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu di Tangsel," Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradonadi Jakarta, Sabtu.

Setelah meringkus di Bintaro, ternyata kedua tersangka tinggal di sebuah kamar kos di Jalan Jombang, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Dari pengakuan RK dan MA, rumah itu dijadikan sebagai gudang penyimpanan sabu ketika barang itu tiba di Jakarta.

Sabu tersebut didapatkan dari jaringan Aceh, dan akan diedarkan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Keduanya tersangka masih diperiksa secara intensif oleh pihaknya dan Ronaldo belum bisa beberkan lebih jauh lagi. 

"Saat kami tangkap keduanya mengakui barang bukti sabu itu miliknya dan akan diedarkan di Jabodetabek," kata dia.

Di dalam kamar kos itu, polisi hanya menemukan buku catatan transaksi keluar masuk barang haram tersebut. 

"Kami masih kembangkan buku catatan yang kami temukan di kamar kost kedua pelaku," ujar dia.

(Sumber: BeritaSatu.com)

Survei: Prabowo, Ganjar dan RK Calon Kuat Capres 2024
Minggu, Juli 12, 2020

On Minggu, Juli 12, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Survei yang dilakukan Center for Political Communication Studies (CPCS) menunjukkan terjadi perubahan signifikan dalam peta elektoral menuju 2024.

“Tiga tokoh muncul sebagai kekuatan utama dalam pertarungan memperebutkan posisi calon presiden 2024, yaitu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,” ungkap Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta S.K. dalam press release di Jakarta, Minggu, 12 Juli 2020.

Prabowo, mantan calon presiden pada Pilpres 2019, masih bertengger di urutan pertama, meskipun mengalami penurunan dari survei yang dirilis CPCS pada bulan Maret 2020 lalu. 

Elektabilitas Prabowo mencapai 18,4 persen, turun dari survei sebelumnya sebesar 22,7 persen. 

Sebaliknya Ganjar dan Kang Emil sama-sama mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Elektabilitas Ganjar naik dari 8,5 persen menjadi 13,5 persen, sedangkan Kang Emil naik dari 5,8 persen menjadi 11,3 atau hampir dua kali lipat. 

Demikian pula dengan urutan kedua gubernur tersebut, di mana Ganjar sebelumnya hanya berada di posisi keempat naik menjadi posisi kedua, dan Kang Emil naik dari posisi kelima kini berada di posisi ketiga.

Menurut Okta, kenaikan elektabilitas Ganjar dan Kang Emil tidak bisa dilepaskan dari posisi keduanya sebagai kepala daerah kaitannya dengan penanganan pandemi. 

Banyak kebijakan yang diserahkan oleh pemerintah pusat kepada daerah dalam pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan upaya lain seperti pembagian bansos dan penanganan kesehatan.

Hal ini terlihat pula dari kenaikan elektabilitas dua kepala daerah lainnya, yaitu gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Elektabilitas Khofifah mencapai 3,4 persen, naik dari sebelumnya hanya 1,1 persen. Sedangkan Risma naik dari 2,9 persen menjadi 3,3 persen.

Pengecualian hanya dialami oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang turun dari 13,8 persen menjadi 10,6 persen.

Demikian pula dengan posisinya yang anjlok dari urutan kedua kini hanya berada di posisi keempat.

“Meskipun Anies rutin tampil ke publik selama pandemi, tetapi persepsi yang berkembang ternyata berbanding terbalik,” jelas Okta.

Penurunan juga dialami oleh tokoh-tokoh yang tidak menjabat kepala daerah. 

Sandiaga Uno, mantan calon wakil presiden pasangan Prabowo, merosot dari 12,1 persen menjadi 9,3 persen dan tergeser dari posisi ketiga menjadi urutan kelima. 

Demikian pula tokoh-tokoh berlatar belakang menteri dalam kabinet, yaitu Erick Thohir, Mahfud MD, dan Airlangga Hartarto.

Erick turun dari 4,1 persen menjadi 3,1 persen, Mahfud dari 1,6 persen menjadi 1,4 persen, dan Airlangga dari 1,2 persen menjadi 1,0 persen.

Lalu ada ketua DPR Puan Maharani yang juga turun dari 3,6 persen menjadi 2,4 persen.

Sedangkan ketua umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sedikit mengalami kenaikan dari 1,4 persen menjadi 1,8 persen. 

Lalu mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti, dari sebelumnya 0,6 persen naik menjadi 1,1 persen.

Tokoh-tokoh lain hanya memiliki elektabilitas di bawah 1 persen, dan sisanya tidak tahu/tidak menjawab sebanyak 16,4 persen.

Survei CPCS dilakukan pada 21-30 Juni 2020, dengan jumlah responden 1200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019.

Margin of error survei sebesar ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

(Sumber: jpnn)

Dipimpin Walikota Riza Falepi, Gowes Pilihan Pejabat Pemko Pelihara Kebugaran Fisik
Minggu, Juli 12, 2020

On Minggu, Juli 12, 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Olahraga gowes terus berkembang di Kota Payakumbuh. Lokomotifnya, Walikota H. Riza Falepi bersama Sekdako H. Rida Ananda dan Asisten II Setdako Elzadaswarman. 

Tiap pekan trio pimpinan kota ini, menjelajahi jalan-jalan pelosok dan objek wisata dikedua daerah Kabupaten Limapuluh Kota dan Payakumbuh. 

Kadang, gowes ini juga diikuti Asisten III H. Amriul serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya.

Sementara itu, sejumlah pejabat kota yang akan memasuki masa pensiun atau manula, memang tidak dianjurkan walikota dan sekdako untuk turut serta ikut gowes. 

Pejabat bersangkutan, untuk memelihara kebugarannya, lebih memilih olahraga aerobic, joging atau jalan. 

Walikota juga menyediakan track mil dan alat-alat fitnes lainnya di Balaikota Payakumbuh, bagi yang berhalangan ikut gowes.

"Benar, kami lebih memilih joging dan berjalan saja atau track mil untuk menjaga kebugaran badan, agar tetap sehat dan semangat dalam bekerja," ucap pejabat paling senior di pemko, Asisten I Setdako Yoherman.

Sabtu, 11 Juli 2020, Walikota Riza Falepi mengajak Sekdako Rida Ananda, Asisten II Elzadaswarman bersama pasukan ontel grupnya dan sejumlah staf pemko, gowes menuju distinasi wisata Harau, menyusuri nagari dan desa di wilayah Kecamatan Harau. 

Menurut walikota dan sekdako, daratan daerah Luak Limopuluah, sangat cocok untuk olahraga bersepeda. Jalanannya lebih banyak mendatar ketimbang tanjakan. 

Sambil bersepeda, koordinasi terhadap pekerjaan juga bisa dilakukan. 

"Sehingga, tugas-tugas llntas instansi dapat diselesaikan," ucap walikota dampak dari gowes dimaksud, selain meningkatkan silaturahim.

Sekali-kali, tambah walikota, selain gowes dalam daerah, juga dilakukan ke daerah tetangga terjauh, seperti Solok Raya, Agam dan Tanah Datar. 

Diakhir bincangnya, Walikota Riza Falepi, mengajak, semua ASN yang punya hobi gowes dapat bergabung dalam komunitas ini. 

(Hermiko/rel)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *