HEADLINE
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Sawahlunto Anjangsana ke Rumah Purnawirawan Polri dan Warakawuri    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Sawahlunto Anjangsana ke Rumah Purnawirawan Polri dan Warakawuri
Rombongan menyerahkan bingkisan kepada para purnawirawan Polri dan warakawuri sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas pengabdian mereka kepada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Sawahlunto menggelar kegiatan anjangsana dengan mengunjungi sejumlah purnawirawan Polri dan warakawuri di wilayah Kota Sawahlunto, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Sawahlunto Ny. Puti Simon, Wakapolres Sawahlunto Kompol Riswan Lukpi, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Sawahlunto, serta pengurus Bhayangkari Cabang Sawahlunto.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bingkisan kepada para purnawirawan Polri dan warakawuri sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas pengabdian mereka kepada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra mengatakan kegiatan anjangsana menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sebagai upaya mempererat silaturahmi dengan para purnawirawan dan warakawuri yang merupakan bagian dari keluarga besar Polri.

"Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin mempererat hubungan silaturahmi dengan para purnawirawan dan warakawuri. Mereka adalah bagian penting dari keluarga besar Polri yang telah mengabdikan diri demi kemajuan institusi. Semoga perhatian sederhana ini dapat menjadi bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan yang telah diberikan," ujar Kapolres.

Ia menambahkan, semangat pengabdian yang telah ditunjukkan para senior Polri diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai tema Hari Bhayangkara tahun ini.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan purnawirawan Polri, Kompol (Purn.) Yonarial, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan Polres Sawahlunto kepada para purnawirawan dan warakawuri.

"Kami berterima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa silaturahmi dan rasa kekeluargaan di lingkungan Polri tetap terjaga dengan baik. Semoga Polri semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, dan terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara," katanya.

Kegiatan anjangsana berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polres Sawahlunto untuk memperkuat hubungan dengan para purnawirawan dan warakawuri sebagai bagian dari keluarga besar Polri. (*) 

Pewarta: marjafri

Pemprov Sumbar Menang di PTUN, Gugatan Hotel Lembah Anai Ditolak, JPS dan FWP-SB Beri Apresiasi    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Pemprov Sumbar Menang di PTUN, Gugatan Hotel Lembah Anai Ditolak, JPS dan FWP-SB Beri Apresiasi
Majelis hakim menolak seluruh gugatan penggugat sekaligus mencabut penetapan penundaan pelaksanaan objek sengketa. (Foto: Novrianto). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memenangkan gugatan yang diajukan PT Hidayah Syariah Hotel (HSH) terkait penertiban bangunan hotel di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar. 

Dalam putusan yang dibacakan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang pada Kamis (18/6/2026), majelis hakim menolak seluruh gugatan penggugat sekaligus mencabut penetapan penundaan pelaksanaan objek sengketa.

Putusan tersebut dinilai menjadi landasan hukum bagi Pemprov Sumbar dalam menindak bangunan yang dinilai melanggar ketentuan tata ruang. 

Meski demikian, pemerintah daerah belum dapat melakukan eksekusi karena pihak penggugat masih memiliki hak mengajukan banding dalam waktu 14 hari setelah putusan dibacakan.

Kepala Biro Hukum Setdaprov Sumbar, Mashri Yanda Boy, mengatakan putusan PTUN Padang memberikan kepastian hukum terhadap langkah penertiban yang dilakukan pemerintah daerah.

Menurut Mashri, pokok persoalan dalam perkara tersebut bukan terkait kepemilikan lahan, melainkan legalitas pembangunan dan kesesuaian pemanfaatan ruang. 

Ia menjelaskan bangunan hotel tersebut tidak memiliki Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), sehingga tidak memenuhi syarat dasar untuk memperoleh izin pembangunan.

Selain itu, lokasi pembangunan berada di kawasan lindung yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi. 

Karena itu, Pemprov Sumbar akan melakukan koordinasi lintas sektor sebagai persiapan penertiban sambil menunggu kepastian apakah pihak penggugat menempuh upaya hukum lanjutan.

Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Adrian Tuswandi, mengapresiasi putusan PTUN Padang yang memenangkan Pemprov Sumbar. 

Menurutnya, putusan tersebut menunjukkan bahwa penegakan aturan tata ruang harus menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan pembangunan.

Adrian menilai kawasan Lembah Anai memiliki fungsi strategis sebagai kawasan lindung sekaligus daerah yang rawan bencana. 

Karena itu, setiap aktivitas pembangunan harus memperhatikan aspek keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta ketentuan tata ruang yang berlaku.

"Putusan ini memberikan pesan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga harus memperhatikan kepentingan publik dan keberlanjutan lingkungan. Kami mengapresiasi langkah Pemprov Sumbar yang konsisten menjaga kawasan yang memiliki nilai ekologis penting bagi daerah," ujar Adrian pada Sabtu, (20/6/2026).

Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua Forum Wartawan Parlemen Sumatera Barat (FWP-SB), Novrianto. 

Ia menilai putusan tersebut memperkuat kewenangan pemerintah daerah dalam menegakkan regulasi dan melakukan pengawasan terhadap pembangunan.

Menurut Novrianto, kepastian hukum merupakan faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan. 

Karena itu, setiap pelaku usaha harus memastikan seluruh proses pembangunan telah memenuhi persyaratan administrasi, perizinan, serta ketentuan tata ruang sebelum memulai kegiatan usaha.

"Putusan ini menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian penting dalam pembangunan. Kami mendukung langkah pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan di Sumatera Barat berjalan sesuai regulasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas," katanya.

Putusan PTUN Padang tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan di kawasan strategis dan rawan bencana harus mengedepankan aspek legalitas, tata ruang, serta keselamatan masyarakat demi menjaga keberlanjutan lingkungan dan kepentingan publik. (*)

Wawako Maigus Nasir Buka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Wawako Maigus Nasir Buka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka secara resmi MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo. (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka secara resmi MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo. Pembukaan MTQN ditandai dengan pemukulan gendang tabuh dan turut diramaikan dengan pelaksanaan Bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat setempat, bertempat di halaman Kantor Camat Nanggalo, Sabtu 20 Juni 2026.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Anggota DPRD Kota Padang Faisal Nasir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Sekretaris Badan Kebangpol Kota Padang Amrizal Rengganis, Camat Nanggalo David Ferdinand, Ketua Panitia MTQN Kecamatan Nanggalo Syaifuddin Zuhri dan unsur Forkopimca Nanggalo dan tamu undangan lainnya.

Maigus Nasir melantik Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kecamatan Nanggalo Periode 2026-2030 selaku Ketua Umum LPTQ Kota Padang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Hakim MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Nanggalo.

“Kami meminta setiap kecamatan harus mengikuti seluruh cabang lomba yang dipertandingkan. Ini bagian dari upaya kita untuk merebut Juara Umum pada MTQN Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan digelar di Kabupaten Pesisir Selatan pada 2027 mendatang," ujarnya. 

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh kecamatan yang telah menyelesaikan pelaksanaan MTQN ke-42 tingkat kecamatan. Ia berharap seluruh kecamatan mulai mempersiapkan kafilahnya mengikuti MTQN tingkat Kota Padang yang akan digelar September 2026 mendatang.

Maigus Nasir menegaskan kembali arah pembangunan Kota Padang. Ia menyampaikan bahwa visi Kota Padang adalah menggerakkan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar (smart city), sehat, berlandaskan agama dan budaya menuju kota maju dan sejahtera.

“Kita juga memiliki Progul Sinergi Nagari yang bertujuan memperkuat peran adat dan budaya. Untuk mendukung hal itu, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD telah mengesahkan Perda Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau," cakapnya. 

Visi tersebut dituangkan ke dalam 9 program unggulan. Antaralain, Padang Amanah yang mendorong lahirnya aparatur sipil yang berintegritas dan bebas pungutan liar. Padang Juara melalui pemberian bantuan pendidikan bagi pelajar, serta Smart Surau sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda.

Maigus berharap berbagai program tersebut mampu memperkuat kehidupan masyarakat yang religius, berbudaya, dan berkarakter, sejalan dengan semangat Al-Qur'an yang menjadi ruh pelaksanaan MTQN.

 “MTQN bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an. Kita berharap lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," ujarnya. 

Ketua Panitia MTQN Kecamatan Nanggalo Syaifuddin Zuhri menyampaikan bahwa kegiatan MTQN ini berlangsung selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kelurahan, dengan jumlah peserta sebanyak 192 orang.

“Beberapa cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Tilawah Al-Qur'an, Hifzil Qur'an, Tartil Qur'an, Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, Adzan, dan Khutbah. Para pemenang nantinya akan kami persiapkan untuk mengikuti MTQN Tingkat Kota Padang," ujarnya. (Prokompin)

SD Negeri 04 Terandam Kota Padang Laksanakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

SD Negeri 04 Terandam Kota Padang Laksanakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah
SD Negeri 04 Terandam, Kota Padang, melaksanakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, Jumat, 19 Juni 2026, di SDN 04 Terandam. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- SD Negeri 04 Terandam, Kota Padang, melaksanakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, Jumat, 19 Juni 2026, di SDN 04 Terandam. 

Di tiap kelas, ayah terlihat mendampingi anak. Gerakan ini sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia. 

Kepala SD Negeri 04 Tarandam, Erizefni mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 yang juga diperkuat dengan Surat Edaran Wali Kota Padang.

"Pada hari ini kami melaksanakan pembagian rapor dengan harapan yang datang mengambil rapor adalah ayah. Ini sesuai dengan edaran pemerintah yang juga diperkuat oleh edaran Wali Kota Padang," ujarnya. 

Program ini bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak melalui kehadiran pada momen penting di sekolah. Kehadiran ayah diharapkan mampu membangun kedekatan emosional, meningkatkan rasa percaya diri anak, serta mendukung kesiapan mereka dalam menjalani proses belajar.

Erizefni, mengatakan pembagian rapor kali ini secara khusus mengimbau para ayah untuk hadir langsung ke sekolah. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah positif dalam meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak.

Selama ini komunikasi antara sekolah dan orang tua lebih banyak diwakili oleh ibu. Dengan adanya gerakan tersebut, ayah diharapkan ikut berperan aktif dalam mendampingi proses pendidikan anak.

"Anak akan merasa memiliki figur ayah yang mendukung pendidikannya. Selain itu, terjalin kolaborasi yang lebih baik antara ayah, wali kelas, dan pihak sekolah sehingga diharapkan pendidikan di Kota Padang semakin maju dengan meningkatnya keterlibatan para ayah," cakapnya. 

Seorang wali murid, Metroponi, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran ayah di sekolah memberikan dampak positif terhadap perkembangan mental dan kepercayaan diri anak.

"Alhamdulillah, dengan program ini jalinan antara ayah dan anak menjadi lebih erat serta membuat rasa percaya diri anak semakin bertambah. Semoga ke depan program seperti ini terus berlanjut," tegasnya. 

Para ayah diajak untuk meluangkan waktu menghadiri kegiatan sekolah meskipun memiliki kesibukan pekerjaan.

"Sesibuk apa pun seorang ayah, untuk buah hati kita sebaiknya tetap menyempatkan hadir. Tidak membutuhkan waktu lama, tetapi dari kegiatan seperti ini kita juga bisa mengetahui perkembangan anak selama belajar di sekolah," ujarnya. 

Melalui gerakan tersebut, diharapkan keterlibatan ayah dalam pendidikan tidak hanya hadir pada momentum pembagian rapor atau hari pertama sekolah, tetapi menjadi budaya pengasuhan yang berkelanjutan demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. (Diskominfo Kota Padang)

Ratusan Siswa di Kota Padang Ikuti Seleksi Kuliah Gratis Lewat Jalur Ikatan Dinas dan Beasiswa    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Ratusan Siswa di Kota Padang Ikuti Seleksi Kuliah Gratis Lewat Jalur Ikatan Dinas dan Beasiswa
Seleksi ini difasilitasi Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk memastikan lulusan SMA/sederajat yang terkendala biaya tetap bisa menembus bangku kuliah. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ratusan siswa di Kota Padang mengikuti seleksi kuliah gratis lewat jalur ikatan dinas dan beasiswa di Politeknik Kirana, Jumat, 19 Juni 2026, di Balai Kota Padang. 

Seleksi ini difasilitasi Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk memastikan lulusan SMA/sederajat yang terkendala biaya tetap bisa menembus bangku kuliah.

Wakil Direktur Politeknik Kirana, Puti Lenggo Ginny menegaskan bahwa langkah konkret Pemko Padang ini menjadi jawaban langsung bagi warga yang punya kemauan kuat untuk kuliah namun terkendala faktor ekonomi. 

"Saya melihat Wali Kota Padang sangat peduli dengan masyarakat. Terutama untuk mereka yang ingin melanjutkan kuliah namun terhalang kendala biaya. Program ini disupport langsung oleh Pemko Kota Padang," katanya. 

Pada hari pertama, Kamis (18/6/2026) pelaksanaan ujian di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah diikuti 81 siswa. Puluhan siswa lain juga ikut ambil bagian pada Jumat (19/6/2026). 

"Rangkaian ujian meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis gawai serta tes psikologi yang diawasi langsung oleh tim Human Capital," ujarnya. 

Memaksimalkan penyerapan warga Kota Padang, seleksi hari kedua juga membuka jalur pendaftaran langsung di tempat dan bagi calon mahasiswa yang sebelumnya mengalami kendala teknis saat mendaftar secara daring.

"Yang kita terima akan tergantung dengan hasil tes para peserta. Apabila misalnya lebih dari 40 peserta yang berhasil lolos dan memenuhi kriteria, maka akan kami terima untuk masuk ke program ikatan dinas maupun beasiswa ini," tegasnya. 

Program kerja sama ini membuka peluang lebar bagi seluruh pendaftar. Pihak kampus menyatakan tidak membatasi kuota yang akan diterima secara kaku, melainkan berkomitmen menyerap sebanyak mungkin peserta yang memenuhi standar kelulusan. (Diskominfo Kota Padang)

Ujudkan Kota Gastronomi, Pemko Padang Perkuat Kualitas dan Keamanan Pangan    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Ujudkan Kota Gastronomi, Pemko Padang Perkuat Kualitas dan Keamanan Pangan
Kegiatan ini diikuti 50 pelaku usaha makanan jajanan yang berada di Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) Kecamatan Padang Barat. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Padang terus memperkuat kualitas dan keamanan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Gastronomi.

Melalui kerja sama Dinas Kesehatan Kota Padang, Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, serta Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Sumatera Barat, digelar penyuluhan higiene sanitasi pangan dan sosialisasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha makanan jajanan, Kamis, 18 Juni 2026, di Kantor Camat Padang Barat.

Kegiatan ini diikuti 50 pelaku usaha makanan jajanan yang berada di Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) Kecamatan Padang Barat. 

Para peserta berasal dari pelaku usaha kuliner siap saji maupun makanan kemasan yang menjadi bagian dari kelompok inkubasi di 11 kecamatan di Kota Padang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Dessy M. Siddik mengatakan, selain meningkatkan pemahaman mengenai higiene dan sanitasi pangan, kegiatan ini juga memberikan informasi terkait proses dan persyaratan sertifikasi halal bagi produk pangan.

"Melalui penyuluhan ini kami mengedukasi pelaku usaha makanan rumahan agar memahami cara mengolah pangan yang sehat. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini mereka terdorong mengurus sertifikat atau label higiene sanitasi pangan," ujarnya. 

Penyuluhan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan pelaku usaha dalam mengolah pangan yang aman, sehat, dan sesuai standar. Pemerintah juga mendorong pelaku usaha untuk mengurus sertifikat atau label higiene sanitasi sebagai bentuk jaminan keamanan pangan.

"Kota yang sehat berawal dari makanan yang sehat. Kami berharap seluruh pelaku usaha menerapkan standar higiene dan sanitasi dalam pengolahan pangan sehingga produknya layak dan aman dikonsumsi masyarakat," cakapnya. 

Program tersebut sejalan dengan instruksi Wali Kota Padang dalam mewujudkan Kota Gastronomi sekaligus mendukung visi Kota Sehat. 

Tenaga Pendamping Kecamatan Padang Barat dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Hendro Arianto, menjelaskan kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendampingan legalitas usaha, termasuk perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Pihaknya berkomitmen membantu pelaku usaha memenuhi berbagai persyaratan agar usahanya semakin berkembang.

"Dinas Koperasi dan UKM bersama Dinas Kesehatan terus mendampingi pelaku usaha agar memperoleh legalitas, salah satunya PIRT. Perizinan ini menjadi syarat penting untuk memperluas pemasaran produk, baik ke pasar tradisional maupun pasar modern," katanya. 

Sebanyak 50 pelaku usaha dari Kecamatan Padang Barat diundang mengikuti kegiatan tersebut. 

"Peserta terdiri dari pelaku usaha kuliner siap saji dan kuliner kemasan. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan pendampingan ini untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memenuhi seluruh aspek legalitas usaha," ujarnya. (Diskominfo Kota Padang)

Kata Wawako Maigus Nasir, Penerapan SPMI Penting Pastikan Layanan Pendidikan dan Pelatihan Berjalan Sesuai Standar    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Kata Wawako Maigus Nasir, Penerapan SPMI Penting Pastikan Layanan Pendidikan dan Pelatihan Berjalan Sesuai Standar
Kegiatan Pendampingan Pelaksanaan SPMI Lembaga Kursus Tahap I, di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Jumat (19/6/2026). (Foto: Prokompin). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan pentingnya penguatan mutu Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) guna mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Pendampingan Pelaksanaan SPMI Lembaga Kursus Tahap I, di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Jumat (19/6/2026).

Hadir langsung di kesempatan itu Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Yaya Sutarya, didampingi Kepala Subdirektorat Bina Kursus dan Pelatihan, Yohana Rumanda, serta para narasumber.

Menurut Maigus Nasir, lembaga kursus memiliki peran strategis dalam meningkatkan keterampilan masyarakat melalui jalur pendidikan nonformal yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan industri. Karena itu, kualitas penyelenggaraannya harus terus ditingkatkan agar menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja.

"Penerapan SPMI merupakan langkah penting untuk memastikan layanan pendidikan dan pelatihan berjalan sesuai standar. Mutu lembaga kursus akan menentukan kualitas lulusannya, sehingga melahirkan generasi yang terampil, produktif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa maupun daerah," ujarnya. 

Wakil Wali Kota juga mengapresiasi pendampingan pelaksanaan SPMI yang mengusung tema "Baiknya Kursus, Baiknya Masa Depan".

"Lembaga kursus dan pelatihan merupakan salah satu solusi dalam menekan angka pengangguran. Potensi kerja di luar negeri sangat besar, sehingga peningkatan kualitas dan penjaminan mutu lembaga menjadi hal yang sangat penting," cakapnya. 

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan mutu pendidikan serta menyiapkan tenaga kerja terampil yang berdaya saing, termasuk di tingkat internasional.

Direktur Kursus dan Pelatihan Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, menyebut kegiatan pendampingan SPMI merupakan bagian dari transformasi sistem penjaminan mutu pendidikan nonformal yang kini diperkuat di daerah.

"Mulai 2026, pelaksanaan SPMI dan evaluasi kinerja LKP menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui dinas pendidikan dengan dukungan sistem digital yakni Sistem Penjaminan Mutu Terpadu Lembaga Kursus (Si Permata). Melalui sistem tersebut, setiap lembaga wajib melakukan evaluasi diri sebagai dasar peningkatan mutu dan evaluasi kinerja secara berkelanjutan, " ujarnya. 

Ia menerangkan bahwa SPMI menjadi fondasi utama untuk membangun budaya mutu di lembaga kursus. Muara akhirnya adalah evaluasi kinerja yang dilakukan secara berkala agar kualitas layanan dan hasil pembelajaran terus meningkat.

"Hasil evaluasi kinerja nantinya menjadi syarat utama bagi lembaga kursus yang ingin mengikuti akreditasi melalui Komite Akreditasi Nasional Pendidikan Nonformal yang mulai dibentuk tahun ini. Karena itu, seluruh LKP didorong aktif menerapkan SPMI dan mengikuti proses evaluasi secara konsisten," katanya. 

Senada, Kepala Subdirektorat Bina Kursus dan Pelatihan Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Yohana Rumanda, mengatakan pendampingan SPMI bertujuan memperkuat budaya mutu di LKP melalui pemetaan mutu, perencanaan dan pelaksanaan program peningkatan mutu, serta evaluasi berkelanjutan.

"Melalui SPMI, setiap lembaga diharapkan mampu membangun sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan sehingga kualitas layanan pendidikan dan pelatihan semakin meningkat serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan dunia kerja," terangnya. (Prokompin)

Turnamen Sepakbola Usia Dini di Sawahlunto Diproyeksikan Gerakkan Ekonomi dan Pariwisata Daerah    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Turnamen Sepakbola Usia Dini di Sawahlunto Diproyeksikan Gerakkan Ekonomi dan Pariwisata Daerah
Turnamen Sepakbola Kelompok Umur (KU) 10 dan KU 12 yang akan berlangsung di Kota Sawahlunto pada 19–21 Juni 2026. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Turnamen Sepakbola Kelompok Umur (KU) 10 dan KU 12 yang akan berlangsung di Kota Sawahlunto pada 19–21 Juni 2026 diproyeksikan tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pembinaan atlet usia dini, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata daerah.

Kejuaraan tersebut dijadwalkan diikuti puluhan tim dari berbagai daerah. Kehadiran para pemain, pelatih, ofisial, serta keluarga yang mendampingi peserta diperkirakan akan meningkatkan kunjungan masyarakat ke Kota Sawahlunto selama pelaksanaan turnamen.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut dan mengajak masyarakat serta pencinta sepak bola untuk menyaksikan pertandingan yang akan berlangsung selama tiga hari di Kota Sawahlunto.

Menurut Riyanda, penyelenggaraan kegiatan olahraga yang melibatkan peserta dari berbagai daerah dapat memberikan dampak terhadap meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor jasa, perdagangan, kuliner, dan akomodasi.

Ia menyebutkan, para peserta dan pengunjung dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia di Sawahlunto, seperti hotel, homestay, penginapan, serta pusat kuliner lokal. Selain itu, keluarga peserta juga berkesempatan mengunjungi sejumlah destinasi wisata sejarah dan budaya yang menjadi bagian dari warisan dunia UNESCO di Kota Sawahlunto.

Selain aspek ekonomi dan pariwisata, turnamen tersebut juga menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini melalui kompetisi yang memberikan ruang bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman bertanding.

Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan kegiatan olahraga yang berorientasi pada pembinaan generasi muda, termasuk melalui penyediaan ruang kompetisi yang sehat dan berkelanjutan sebagai bagian dari pengembangan olahraga daerah. (*) 

Sumber: Marjafri

Dibuka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta    
Sabtu, Juni 20, 2026

On Sabtu, Juni 20, 2026

Dibuka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 mulai 19 Juni hingga 9 Juli 2026. Pada batch 3, Kemnaker menargetkan sebanyak 20.000 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Pelatihan akan diselenggarakan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengajak masyarakat usia kerja untuk memanfaatkan k esempatan tersebut guna meningkatkan kompetensi dan daya saing di pasar kerja.

“Program Pelatihan Vokasi Nasional menjadi bagian dari komitmen Kemnaker dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi faktor penting untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang. Karena itu, Kemnaker terus memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan kerja yang berkualitas. Melalui program ini, peserta dapat meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.

Darmawansyah menjelaskan, calon peserta yang ingin mengikuti PVN Batch 3 wajib memiliki akun SIAPkerja dan memilih program pelatihan sesuai minat serta kebutuhan. 

Selain itu, peserta juga dapat m engisi Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) dan Asesmen Penilaian Diri yang bersifat opsional.

Adapun tahapan PVN Batch 3 meliputi pendaftaran peserta hingga 9 Juli 2026 pukul 23.59 WIB. Selanjutnya, proses seleksi dan wawancara akan dilaksanakan pada 10–15 Juli 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan diumumkan pada 16 Juli 2026. Adapun kickoff PVN Batch 3 dan orientasi peserta dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026.

Darmawansyah berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut sebagai sarana meningkatkan keterampilan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

“Pelatihan vokasi merupakan investasi. Semakin tinggi kompetensi yang dimiliki, semakin besar pula peluang memperoleh pekerjaan yang layak dan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas nasional,” pungkasnya. (*)  

Sumber: Biro Humas Kemnaker