HEADLINE
Rutan Sawahlunto Diperketat! 15 Warga Binaan Jalani Tes Urine, Semua Dinyatakan Negatif    
Selasa, September 22, 2026

On Selasa, September 22, 2026

Rutan Sawahlunto Diperketat! 15 Warga Binaan Jalani Tes Urine, Semua Dinyatakan Negatif
Rutan Sawahlunto menggelar razia gabungan sekaligus tes urine terhadap warga binaan, Selasa (22/9/2026), sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan serta penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Upaya memperketat pengawasan keamanan dan ketertiban terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sawahlunto. Terbaru, Rutan Sawahlunto menggelar razia gabungan sekaligus tes urine terhadap warga binaan, Selasa (22/9/2026), sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan serta penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Kegiatan tersebut melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK), Polres, TNI, serta unsur terkait lainnya di Kota Sawahlunto. Petugas melakukan pemeriksaan badan dan penggeledahan kamar hunian warga binaan. Razia juga dirangkai dengan sosialisasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Dari total 73 warga binaan Rutan Kelas IIB Sawahlunto, yang terdiri dari 51 narapidana dan 22 tahanan, petugas mengambil 15 sampel urine secara acak untuk menjalani pemeriksaan. Hasilnya, seluruh sampel urine dinyatakan negatif. Pemeriksaan kamar hunian juga tidak menemukan barang berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.

Kepala Rutan Kelas IIB Sawahlunto, Mustofa, mengatakan razia gabungan dan tes urine tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat langkah pencegahan gangguan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama serta kunjungan bapak ibu semua. Kami berharap Rutan Sawahlunto menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Sumatera Barat yang bebas dari handphone ilegal, pungutan liar dan peredaran narkoba,” ujar Mustofa.

Mustofa menegaskan, pengawasan terhadap warga binaan tidak berhenti pada pelaksanaan razia. Rutan Sawahlunto akan terus melakukan langkah pencegahan dan pengawasan secara berkelanjutan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan tersebut.

Di sisi lain, penguatan keamanan juga berjalan beriringan dengan program pembinaan warga binaan. Rutan Sawahlunto tidak hanya fokus pada aspek ketertiban, tetapi juga memberikan pembinaan rohani serta berbagai keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat.

Sejumlah keterampilan yang diberikan antara lain pelatihan pembuatan mebel, seperti meja dan kursi, serta keterampilan merangkai papan bunga. Program tersebut diharapkan dapat membantu warga binaan mengembangkan kemampuan produktif sekaligus menumbuhkan kemandirian selama menjalani masa pembinaan di Rutan Sawahlunto.

Melalui razia gabungan, tes urine, penguatan pengawasan, pembinaan rohani hingga pelatihan keterampilan, Rutan Kelas IIB Sawahlunto terus berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Rutan Sawahlunto dalam mencegah narkoba, handphone ilegal dan berbagai potensi gangguan keamanan, sembari mempersiapkan warga binaan agar lebih siap kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.(*) 

Pewarta: Marjafri
Editor: Zamri Yahya, WU

Siapa Pimpin LKAAM Kota Padang? Irwan Basir dan Hendri Yazid Masuk Bursa Ketua 2026-2031    
Selasa, September 22, 2026

On Selasa, September 22, 2026

Siapa Pimpin LKAAM Kota Padang? Irwan Basir dan Hendri Yazid Masuk Bursa Ketua 2026-2031
Musda IX LKAAM Kota Padang dibuka langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan dihadiri Ketua LKAAM Sumatera Barat (Sumbar) Fauzi Bahar Datuak Sati beserta jajaran. (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Musyawarah Daerah (Musda) IX Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang resmi digelar di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan kelembagaan adat sekaligus menentukan kepengurusan LKAAM Kota Padang periode 2026-2031.

Musda IX LKAAM Kota Padang dibuka langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan dihadiri Ketua LKAAM Sumatera Barat (Sumbar) Fauzi Bahar Datuak Sati beserta jajaran, unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan OPD terkait, Ketua LKAAM Kota Padang Syafril Ulbi Datuak Bagindo Rajo bersama jajaran pengurus, serta pengurus LKAAM kecamatan dan Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Padang.

Mengusung tema “Memperkuat Peran LKAAM Kota Padang dalam Mewujudkan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah Menuju Kota Padang yang Berbudaya, Bermartabat dan Religius”, Musda diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga memperkuat peran lembaga adat dalam kehidupan sosial dan pembangunan Kota Padang.

Wali Kota Padang Fadly Amran berharap seluruh tahapan Musda berjalan secara badunsanak, dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat. Menurutnya, penguatan LKAAM, KAN dan peran ninik mamak penting dalam menjaga adat, membina generasi muda, sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di tengah masyarakat.

Fadly Amran juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk memperkuat sinergi dengan lembaga adat. Penguatan tersebut dinilai relevan dengan Program Unggulan (Progul) Sinergi Nagari serta visi pembangunan Kota Padang yang berlandaskan agama dan budaya. Pemko Padang, kata Fadly, siap memfasilitasi program LKAAM yang sejalan dengan agenda pembangunan daerah.

Tak hanya soal pembangunan, keberadaan LKAAM dan ninik mamak juga dinilai memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Fadly menyebut perlunya penyamaan persepsi antara pemerintah, LKAAM, KAN dan stakeholder terkait dalam menangani persoalan seperti narkoba, LGBT, tawuran hingga penyakit masyarakat, dengan tetap menghormati fungsi dan kewenangan masing-masing lembaga.

Sementara itu, Ketua LKAAM Kota Padang Syafril Ulbi Datuak Bagindo Rajo menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemko Padang terhadap pelaksanaan Musda IX. Ia berharap kepengurusan yang lahir dari Musda mampu memperkuat persatuan lembaga adat, meningkatkan pembinaan terhadap anak kemenakan, serta mendorong semakin besarnya keterlibatan ninik mamak dalam pembangunan Kota Padang.

Ketua Pelaksana Musda IX LKAAM Kota Padang, Yolanda Kaharudin Datuak Sati Nan Balatiah, mengungkapkan Musda diikuti 23 pemilik suara. Mereka terdiri dari 11 ketua LKAAM kecamatan, 10 ketua KAN, satu perwakilan LKAAM Kota Padang dan satu perwakilan LKAAM Sumbar. Dari tujuh kandidat yang sebelumnya diusulkan, kini tersisa dua calon Ketua LKAAM Kota Padang, yakni Irwan Basir Datuak Rajo Alam dan Hendri Yazid Datuak Rajo Diguci.

Dengan berlangsungnya Musda IX LKAAM Kota Padang, perhatian kini tertuju pada proses pemilihan ketua periode 2026-2031. Kepengurusan yang terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat peran ninik mamak, KAN dan LKAAM dalam menjaga nilai adat Minangkabau sekaligus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Padang untuk mewujudkan masyarakat yang berbudaya, bermartabat dan religius. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

103.647 Peserta Jalani SKD Sekolah Kedinasan 2026, Hasil Ujian Bisa Diketahui Langsung    
Selasa, September 22, 2026

On Selasa, September 22, 2026

103.647 Peserta Jalani SKD Sekolah Kedinasan 2026, Hasil Ujian Bisa Diketahui Langsung
Tahapan seleksi ini dijadwalkan berlangsung hingga 7 Oktober 2026 dan diikuti sebanyak 103.647 peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan 2026 resmi dimulai serentak pada Selasa (22/9/2026). Tahapan seleksi ini dijadwalkan berlangsung hingga 7 Oktober 2026 dan diikuti sebanyak 103.647 peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Untuk memastikan pelaksanaan SKD Sekolah Kedinasan 2026 berjalan lancar, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyiapkan 36 titik lokasi ujian yang tersebar di seluruh kantor BKN. Penyebaran lokasi tersebut ditujukan untuk menjangkau peserta dari berbagai wilayah Indonesia sehingga pelaksanaan ujian dapat berlangsung secara terkoordinasi.

Kepala BKN Prof. Zudan saat membuka pelaksanaan SKD Sekolah Kedinasan 2026 secara daring dan luring di Kantor Pusat BKN, Jakarta, menegaskan bahwa seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang telah digunakan dalam berbagai proses pengadaan CASN. Sistem ini menjadi bagian penting dalam menjaga proses seleksi agar berlangsung transparan dan objektif.

“Untuk mendapatkan kader terbaik hanya bisa dilakukan dengan cara seleksi terbaik. Seleksi terbaik ini bisa dilakukan apabila potensi terbaik anak-anakku semua bisa tergali, mengerjakan dengan kemampuan terbaik dan hasilnya tidak bisa diintervensi,” tegas Prof. Zudan saat membuka SKD, Selasa (22/9/2026).

Salah satu keunggulan CAT BKN adalah peserta dapat mengetahui hasil pengerjaan setelah menyelesaikan ujian. Nilai dan urutan hasil seleksi dapat diketahui secara langsung sehingga peserta memperoleh informasi mengenai hasil tes secara terbuka. Transparansi tersebut juga diperkuat dengan fasilitas live skor SKD yang dapat diakses melalui kanal YouTube resmi kantor BKN sesuai wilayah titik lokasi ujian.

Prof. Zudan juga mengingatkan seluruh peserta SKD Sekolah Kedinasan 2026 agar mengikuti ujian dengan tenang, fokus, dan percaya diri. Peserta diminta tidak mudah percaya kepada pihak yang mengklaim mampu membantu atau memengaruhi hasil seleksi, mengingat mekanisme CAT memungkinkan hasil ujian diketahui secara langsung.

Pada hari pertama pelaksanaan di titik lokasi BKN Pusat, peserta yang mengikuti SKD berasal dari pelamar sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pelaksanaan ujian selanjutnya berlangsung di berbagai titik sesuai penempatan peserta.

Secara keseluruhan, pelaksanaan SKD Sekolah Kedinasan 2026 memanfaatkan jaringan kantor BKN di seluruh Indonesia, mulai dari BKN Pusat, Kantor Regional I hingga XIV, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN. Dengan cakupan lokasi dari wilayah barat hingga timur Indonesia, BKN menyiapkan pelaksanaan seleksi agar dapat diikuti peserta sesuai titik ujian yang telah ditentukan.

Dengan dimulainya SKD Sekolah Kedinasan 2026, para peserta kini memasuki tahapan penting dalam proses seleksi. Sistem CAT BKN, keterbukaan hasil nilai, serta fasilitas live skor menjadi bagian dari mekanisme yang disiapkan untuk memastikan kemampuan peserta dapat terukur secara langsung dan proses seleksi berlangsung secara transparan. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

BUMDes Sawahlunto Jadi Sorotan, Jeffry Hibatullah Dorong Tata Kelola Akuntabel untuk Cegah Korupsi    
Selasa, September 22, 2026

On Selasa, September 22, 2026

BUMDes Sawahlunto Jadi Sorotan, Jeffry Hibatullah Dorong Tata Kelola Akuntabel untuk Cegah Korupsi
Pengembangan Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi (MPAK) yang dibuka Kepala BPKP Perwakilan Sumatera Barat Arif Ardianto, didampingi Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah, Selasa (22/9/2026). (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Sawahlunto terus memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar berjalan profesional, transparan dan akuntabel. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi (MPAK) yang dibuka Kepala BPKP Perwakilan Sumatera Barat Arif Ardianto, didampingi Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman perangkat desa dan pengelola BUMDes mengenai regulasi, edukasi hukum serta mitigasi risiko korupsi. Sebanyak 103 peserta yang terdiri dari perangkat daerah terkait, pendamping desa, perangkat desa dan pengelola BUMDes mengikuti kegiatan yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas pengelolaan usaha desa.

Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah menegaskan bahwa kompetensi dan integritas pengelola menjadi faktor penting dalam memastikan BUMDes mampu menjalankan fungsinya sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, peserta didorong mengikuti pembelajaran secara responsif dan adaptif agar pengetahuan tentang regulasi dapat diterapkan dalam pengelolaan usaha maupun pengambilan keputusan.

“Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan untuk mencegah kesalahan tata kelola maupun risiko hukum dalam pelaksanaan kegiatan BUMDes,” kata Jeffry. Pesan tersebut menegaskan pentingnya pemahaman aturan sejak awal agar pengelolaan BUMDes tidak hanya berorientasi pada pengembangan usaha, tetapi juga memperhatikan aspek administrasi, kepatuhan dan akuntabilitas.

Saat ini terdapat 27 BUMDes di Kota Sawahlunto, dengan 25 di antaranya telah menyelesaikan pembentukan badan hukum sesuai ketentuan. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kelembagaan BUMDes agar semakin tertata dan memiliki dasar hukum yang jelas dalam menjalankan kegiatan usaha serta mengelola potensi ekonomi desa.

Pemerintah Kota Sawahlunto juga memastikan pendampingan, pengawasan dan pembinaan terhadap BUMDes terus dilakukan. Penguatan kapasitas sumber daya manusia dinilai penting agar pengelola mampu menjalankan usaha desa secara profesional sekaligus memahami berbagai potensi risiko dalam pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan.

Dengan penguatan tata kelola BUMDes yang akuntabel, edukasi antikorupsi dan pendampingan berkelanjutan, Pemko Sawahlunto mendorong BUMDes tidak hanya menjadi badan usaha milik desa, tetapi juga mampu mengoptimalkan potensi lokal untuk mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen pencegahan korupsi melalui pengelolaan BUMDes yang sesuai regulasi dan dapat dipertanggungjawabkan. (*) 

Pewarta: Marjafri
Editor: Zamri Yahya, WU

Widya Navies Bikin Bangga! Ketua PWI Sumbar Terima Penghargaan dari Ditlantas Polda Sumbar    
Selasa, September 22, 2026

On Selasa, September 22, 2026

Widya Navies Bikin Bangga! PWI Sumbar Terima Penghargaan dari Ditlantas Polda Sumbar
Penghargaan tersebut diterima langsung Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, dalam rangkaian syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang digelar di Gedung Rangkayo Basa, Kota Padang, Selasa (22/9/2026). (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Peran insan pers dalam mendukung keamanan dan keselamatan berlalu lintas mendapat apresiasi dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar menerima plakat penghargaan atas kontribusinya dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut diterima langsung Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, dalam rangkaian syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang digelar di Gedung Rangkayo Basa, Kota Padang, Selasa (22/9/2026). Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang memperkuat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan insan pers dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas di Sumatera Barat.

PWI Sumbar dinilai berkontribusi melalui pemberitaan dan edukasi mengenai keselamatan lalu lintas yang dilakukan secara konsisten. Informasi yang disampaikan media dinilai membantu kepolisian dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, keselamatan berkendara, serta kepatuhan terhadap aturan di jalan raya.

Selain PWI Sumbar, Ditlantas Polda Sumbar juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra strategis yang dinilai memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas. Di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Kepala PT Jasa Raharja Sumbar, Kepala BPJN Sumbar, serta Kepala Bapenda Sumbar.

Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Ditlantas Polda Sumbar. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi bentuk apresiasi kepada organisasi, tetapi juga menjadi pengakuan terhadap kontribusi seluruh wartawan di Sumatera Barat dalam menyampaikan informasi publik.

“Ini bukan penghargaan untuk pribadi, tapi untuk seluruh wartawan di Sumatera Barat yang selama ini membantu menyebarluaskan edukasi tertib berlalu lintas. PWI Sumbar siap terus bersinergi dengan Ditlantas Polda Sumbar,” ujar Widya usai menerima penghargaan.

Widya menegaskan, pers memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai keselamatan di jalan raya. Menurutnya, edukasi melalui pemberitaan dapat menjadi pendekatan yang humanis untuk mengajak masyarakat memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari upaya menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

“Melalui berita, kami bantu menyampaikan bahwa lalu lintas adalah ruang bersama. Tempat kita bekerja dan kembali ke keluarga dengan selamat. Itu sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis,” katanya.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya Ditlantas Polda Sumbar memperkuat transformasi pelayanan lalu lintas. Selain mengoptimalkan penegakan hukum melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan pemanfaatan Regional Traffic Management Centre (RTMC), Ditlantas Polda Sumbar juga mengedepankan kolaborasi pentahelix dengan berbagai unsur, termasuk media. Sinergi PWI Sumbar dan Ditlantas Polda Sumbar diharapkan terus berkembang sehingga edukasi keselamatan berkendara, tertib lalu lintas, dan keamanan pengguna jalan semakin masif menjangkau masyarakat di seluruh Sumatera Barat. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Bazar UMKM HUT ke-81 TNI di Padang Dibuka, 40 Stan Siapkan Sembako dan Produk Lokal    
Selasa, September 22, 2026

On Selasa, September 22, 2026

Bazar UMKM HUT ke-81 TNI di Padang Dibuka, 40 Stan Siapkan Sembako dan Produk Lokal
Di Padang, kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa yang mewakili Wali Kota Padang. (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Bazar UMKM dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi digelar di Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, Selasa (22/9/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 22–23 September 2026, menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal.

Pembukaan bazar UMKM serentak se-Indonesia yang diselenggarakan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang tersebut dibuka secara resmi melalui video conference oleh Wakil Ketua Umum Dharma Pertiwi, Susi Tandyo Budi, dari Lapangan Parkir GOR A. Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Di Padang, kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa yang mewakili Wali Kota Padang.

Turut hadir Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol Mayjen Arif Gajah Mada, Dankodaeral II Padang Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, Kadis Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan, Kadis Koperasi dan UKM Teddy Antonius, jajaran Forkopimda, unsur TNI-Polri, serta sejumlah stakeholder terkait.

Bagi masyarakat Kota Padang, bazar ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan sembako murah dan kebutuhan harian dengan harga terjangkau. Selain beras dan minyak goreng, tersedia pula telur, tepung, makanan khas Sumatera Barat, serta berbagai produk unggulan yang dipasarkan oleh pelaku UMKM lokal Padang.

Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa mengapresiasi Kodaeral II Padang yang telah menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, bazar tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kegiatan bazar ini juga sejalan dengan Program Unggulan Pemerintah Kota Padang, yaitu UMKM Naik Kelas. Kami mengajak masyarakat Kota Padang memanfaatkan pelaksanaan bazar selama dua hari ini untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga sekaligus mendukung produk UMKM lokal,” ujar Raju Minropa.

Sementara itu, Dankodaeral II Padang Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung menyebutkan bazar tersebut menghadirkan sebanyak 40 stan UMKM yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan produk lainnya. Untuk kebutuhan pangan, panitia menyiapkan 3 ton beras biasa, 2 ton beras premium, 1 ton minyak goreng biasa, 1 ton minyak goreng premium, serta telur dan tepung.

“Selain bahan pokok, kami juga menghadirkan berbagai produk kuliner berupa makanan khas dari daerah-daerah di Sumatera Barat. Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama tiga matra, yaitu TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, dan TNI Angkatan Udara,” kata Sarimpunan Tanjung.

Momentum Bazar UMKM HUT ke-81 TNI tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat serta mendorong geliat ekonomi lokal. Menutup rangkaian kegiatan, Raju Minropa menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI Tahun 2026. “Semoga TNI semakin profesional, semakin dicintai rakyat, dan semakin kuat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga sinergi TNI dengan Pemko Padang juga semakin erat dalam melaksanakan pembangunan di Kota Padang,” tuturnya. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Herman Subakat Bongkar Cara Membangun Manusia: Bermula dari Guru Inspiratif hingga Inovasi ParagonCorp    
Selasa, September 22, 2026

On Selasa, September 22, 2026

Herman Subakat Bongkar Cara Membangun Manusia: Bermula dari Guru Inspiratif hingga Inovasi ParagonCorp
Herman Subakat, Group CEO ParagonCorp, dalam diskusi di panggung Endgame Townhall 2026 bersama Gita Wirjawan dan Hendra Kwee di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Eko). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Sosok guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, guru memiliki peran penting dalam menumbuhkan rasa ingin tahu, membentuk pola pikir, membuka wawasan, serta mendorong seseorang untuk terus berkembang. Perspektif tersebut disampaikan Herman Subakat, Group CEO ParagonCorp, dalam diskusi di panggung Endgame Townhall 2026 bersama Gita Wirjawan dan Hendra Kwee di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Bagi Herman Subakat, pengalaman bertemu guru yang menginspirasi sejak masa kecil ikut membentuk cara pandangnya tentang kepemimpinan dan bagaimana sebuah organisasi seharusnya menumbuhkan manusia. Menurutnya, prinsip seorang guru dalam membantu orang lain bertumbuh juga memiliki relevansi kuat dalam membangun perusahaan dan organisasi.

“Ketika kita kecil, kita selalu bertemu sosok-sosok guru. Kita ingat guru yang inspiratif, ceritanya, dan motivasinya. Saya merasa kehidupan founder itu sejatinya juga kehidupan seorang guru, dan sejatinya sebuah perusahaan yang dibangun adalah manusianya,” ujar Herman Subakat.

Pemikiran Herman tersebut menjadi bagian dari pembahasan lebih luas mengenai pentingnya pembangunan manusia sebagai fondasi kemajuan Indonesia. Dalam forum yang sama, Gita Wirjawan menekankan bahwa cita-cita membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang perlu berjalan beriringan dengan penghargaan terhadap profesi guru dan penguatan ekosistem pendidikan.

“Mustahil kita mencapai masa depan yang gemilang tanpa memuliakan profesi guru. Karena itu, penting bagi kita untuk menjadikan upaya memuliakan profesi guru sebagai gerakan yang semakin luas dan diwujudkan melalui langkah-langkah yang konkret,” ujar Gita Wirjawan.

Semangat tersebut sejalan dengan perjalanan ParagonCorp dalam mendukung dunia pendidikan melalui berbagai inisiatif pengembangan kapasitas. Salah satunya diwujudkan melalui Wardah Inspiring Teacher, program yang selama delapan tahun menghadirkan ruang bagi guru untuk belajar, berbagi pengalaman, mendapatkan pendampingan, serta mengembangkan kapasitas agar semakin memberikan kebermanfaatan bagi murid dan lingkungan sekitarnya.

Bagi Herman Subakat, istilah inspiring menjadi bagian penting dalam memahami sosok guru yang memberikan dampak. Guru inspiratif bukan hanya mereka yang mampu menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga mampu membuka percakapan, membangun rasa ingin tahu, dan membantu murid melihat lebih banyak kemungkinan untuk masa depan mereka.

Dalam pelaksanaannya, Wardah Inspiring Teacher melibatkan rekomendasi dari murid terhadap guru yang dianggap memberikan inspirasi. Proses tersebut kemudian dilanjutkan dengan kurasi dan pengembangan kapasitas, termasuk pendampingan melalui coaching untuk memperkuat proses pembelajaran serta interaksi guru dengan murid.

Herman Subakat juga melihat pengembangan pendidikan sebagai tanggung jawab bersama. Pemerintah, institusi pendidikan, masyarakat, hingga dunia usaha memiliki ruang untuk mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing sehingga upaya membangun manusia tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi berkembang menjadi gerakan yang memberikan dampak nyata.

“Apa yang kita lakukan hari ini jangan sampai sekadar mengunduh informasi atau inspirasi. Bagaimana ini bisa menjadi movement, menjadi ide bersama. Yang bisa kita lakukan hari ini, kita lakukan sebaik mungkin,” tuturnya.

Semangat belajar dan bertumbuh tersebut juga diterapkan ParagonCorp dalam membangun lingkungan kerja. Melalui Paragon University, perusahaan mengembangkan ekosistem pembelajaran yang tidak sekadar berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga mendorong setiap individu memahami alasan dan tujuan di balik pekerjaan yang dilakukan.

Herman Subakat menilai kebiasaan bertanya mengenai why merupakan bagian penting dalam proses pengembangan manusia. Ia mengingat pengalaman belajar langsung dari para pendiri ParagonCorp yang membentuk pola pikir untuk tidak berhenti pada pertanyaan mengenai hasil, tetapi juga menggali alasan di balik keberhasilan maupun kegagalan.

“Ibu tidak pernah mengajari saya omzetnya berapa. Beliau selalu bertanya ‘why’. Kalau brand ini bisa berhasil, kenapa yang lain tidak? Dari sana saya merasa proses seperti ini harus diinstitusionalkan,” ungkap Herman Subakat.

Semangat belajar tersebut kemudian dikembangkan hingga ke bidang riset dan inovasi. Menurut Herman, perusahaan perlu memberikan ruang kepada manusia untuk mengembangkan pertanyaan, menguji gagasan, melakukan eksperimen, serta menghasilkan pengetahuan baru. ParagonCorp juga terus memperkuat fungsi Research and Development (R&D) dan membuka peluang kolaborasi dengan lingkungan akademik untuk mempertemukan pengetahuan dengan kebutuhan industri.

Bagi Herman Subakat, tidak setiap hasil riset harus langsung menghasilkan produk komersial. Sebuah gagasan, white paper, maupun paten dapat menjadi bagian dari perjalanan inovasi yang terus berkembang. “Mungkin baru menjadi paten dulu, mungkin belum bisa dikomersialisasikan. Saya yakin ini bisa menjadi satu cerita besar ketika semuanya disandingkan,” jelasnya.

Pada akhirnya, upaya membangun manusia menjadi bagian dari perjalanan ParagonCorp dalam mewujudkan purpose dan memberikan kebermanfaatan yang lebih luas. Prinsip yang ditanamkan pendiri ParagonCorp, “Paragon tidak akan bisa lebih besar daripada orang-orang di dalamnya,” menjadi salah satu pijakan dalam membangun organisasi. Semangat tersebut terus diwujudkan melalui Wardah Inspiring Teacher yang hingga kini telah menjangkau lebih dari 25.000 guru di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus memperkuat peran guru sebagai sosok inspiratif dalam membentuk generasi masa depan. (Eko) 

Editor: Zamri Yahya, WU