Iklan Iswandi

OLAHRAGA

OPINI

Parlementaria

PADANG

INTERNASIONAL

Entertainment

data:post.title FEATURED NEWS

Curhat Nia Ramadhani Sering Diledek Kampungan oleh Suami

BENTENGSUMBAR. COM - Kini Nia Ramadhani memang bergelimang harta dan barang-barang mewah usai menikah dengan Ardie Bakrie. Bahkan ia sampa...

Iklan Desri Ayunda
Latif
Ibas Minta Investigasi Menyeluruh Insiden Peluru Nyasar Gedung DPR
Kamis, Oktober 18, 2018

On Kamis, Oktober 18, 2018

Ibas Minta Investigasi Menyeluruh Insiden Peluru Nyasar Gedung DPR
BENTENGSUMBAR. COM - Ketua Fraksi Partai Demokrat (PD) DPR Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mendesak, Kepolisian untuk mengungkap insiden peluru nyasar di Gedung Nusantara I DPR RI.

Menurutnya, kasus peluru nyasar tersebut sangat membahayakan karena bisa tembus ke lantai 20 yang notabenenya sangat jauh.

"Investigasi menyeluruhnya, investigasi baik di dalam maupun luar, dimintai keterangan mereka yang mengetahui kejadian ini. Kami tidak berharap kejadian serupa berlanjut kemudian harinya" kata Ibas di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 17 Oktober 2018.

"Hari ini kami bersyukur, bu Vivi masih segar bugar, bagaimana kalau ternyata terkena, itulah yang kami sayangkan. Karena tidak main-main, ini peluru tajam," tambahnya.

Ibas mengaku prihatin atas kejadian tersebut, dan menyayangkan bahwa Kompleks Parlemen yang semestinya aman, namun justru berbahaya.

"Kami wakil rakyat serta seluruh staf penghuni dan pekerja di gedung parlemen benar-benar harus aman," ujarnya.

"F-PD prihatin dan mengecam terjadinya tembakan liar apa pun itu bentuk dan tujuannya," terangnya.

Untuk itu, Ibas mengusulkan latihan tembak Perbakin yang berada di pintu keluar Gedung DPR RI untuk direlokasi agar kasus serupa tidak terulang kembali.

"Ketika Jakarta semakin modern, ketika negara tumbuh, tidak sangat relevan. Penduduk menjadi rapat. Apalagi itu di pinggir jalan, bayangkan saja ketika berjalan kaki, mobil berseliweran, mendapat peluru nyasar yang membahayakan hidupnya," paparnya.

"Kami usulkan sementara ini disetop dulu kegiatannya, bukan berarti kami menyalahkan Perbakin, tapi carikan solusinya, dicarikan tempat yang lebih nyaman. Jauh dari pemukiman, tempat keramaian, dan tempat bekerja," tuturnya.

(Sumber: teropongsenayan.com)

600 Honorer DKI Dukung Prabowo-Sandi
Kamis, Oktober 18, 2018

On Kamis, Oktober 18, 2018

600 Honorer DKI Dukung Prabowo-Sandi
BENTENGSUMBAR. COM - Sebanyak 600 tenaga honorer kategori II (K-2) DKI Jakarta mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Ketua Asosiasi Honorer K-2 DKI Hendra    mengatakan dukungan diberikan lantaran Prabowo-Sandiaga dipercaya mampu memperjuangkan aspirasi para honorer.
     
"Realisasi janji kampanye Anies Baswedan adalah bukti bahwa Gerindra dan Pak Prabowo memegang penuh janji politiknya. Pak Prabowo bukan cuma beretorika dan obral janji," kata Hendra sela acara di Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 17 Oktober 2018 malam.
     
Dia mengatakan deklarasi tersebut mewakili sekitar 11 ribu tenaga honorer di ibu kota. "Insya Allah dukungan kami konkret," tegasnya. 
     
Selain itu, Hendra juga mendukung Ketua DPD Gerindra DKI M. Taufik sebagai Wakil Gubernur DKI mengantikan Sandiaga.
     
Pada kesempatan sama, Taufik menyampaikan terima kasih atas dukungan tersebut.

Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi DKI ini mengatakan  isu honorer merupakan salah satu prioritas Prabowo dalam memimpin Indonesia kelak. Masalah tersebut juga menjadi perhatian utama Gerindra. 
     
"K-2 ini masalah rakyat. Kami sudah memosisikan bersama rakyat dan kami berkomitmen menyelesaikannya sampai tuntas. Saya yang bilang ke Prabowo langsung untuk mengangkat K-2 jadi PNS,” kata Taufik.
     
Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Ahmad Sulhy menambahkan, honorer K-2 telah banyak berkorban dalam melayani masyarakat, khususnya yang berprofesi sebagai guru. Sayangnya, penghasilan yang diterima tak sebanding dengan jasanya.
     
"Hal ini menjadi alasan lain bagi Gerindra untuk terus-menerus meningkatkan kesejahteraan mereka," kata Sulhy.

(Sumber: teropongsenayan.com)

Anies Akui Rusunami DP Nol Rupiah Bukan untuk Warga Miskin
Kamis, Oktober 18, 2018

On Kamis, Oktober 18, 2018

Anies Akui Rusunami DP Nol Rupiah Bukan untuk Warga Miskin
BENTENGSUMBAR. COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengakui program rumah susun sederhana milik (rusunami) tanpa uang muka (down payment/DP) nol rupiah bukan untuk warga miskin atau berpenghasilan rendah. Untuk pembayaran cicilan dan pembiayaan program tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengikuti skema perbankan.

“Karena memang menggunakan skema perbankan. Yaitu, proporsi di mana penghasilan tidak boleh dipakai untuk menyicil. Kan ada batas maksimalnya. Di mana presentase penghasilan tidak boleh dipakai untuk menyicil,” kata Anies di kawasan Tangerang Selatan, Rabu, 17 Oktober 2018.

Dijelaskannya, berdasarkan skema perbankan, ada proporsi hanya 30 persen dari penghasilan yang dapat digunakan untuk mencicil. Skema pembiayaan rusunami DP nol rupiah itu ditentukan cicilan sebesar Rp 2,1 juta sampai Rp 2,6 juta per bulan. Sementara, Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2018 sebesar Rp 3,6 juta per bulan.

“Jadi kalau orang yang berpenghasilan di bawah UMP, dan dialokasikan untuk nyicil habis uangnya. Karena itu, jangan kita membuat mereka tidak bisa hidup layak setiap bulannya, hanya karena mereka harus nyicil rumah,” ujarnya.

Seperti diketahui, rusunami DP nol rupiah terbagi dalam dua tipe, yakni tipe 21 dan tipe 36. Sementara untuk harganya mulai dari Rp 184 jutaan.

Harga jual tiap unit tipe 21 sebesar Rp 184,8 juta-213,4 juta, sebanyak 420 unit. Untuk tipe 36, harga berkisar Rp 304,92 juta- Rp 310 juta sebanyak 360 unit.

Pemprov DKI akan memfasilitasi pembayaran DP maksimal 20 persen dari harga. Fasilitas tersebut dialokasikan dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jangka waktu cicilan atau tenor ialah 15 dan 20 tahun. Skema cicilan yang digunakan, akan merujuk pada Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari pemerintah pusat.

Dengan menggunakan skema FLPP maka bunga yang dibebankan kepada masyarakat ialah sebesar 5 persen. Dengan beban bunga tersebut, maka ada dua skema pembayaran cicilan dengan menggunakan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Skema cicilan pertama Rp 2 juta per bulan dengan jangka waktu 20 tahun dengan estimasi penghasilan Rp 5,73 juta. Skema cicilan kedua Rp 2,4 juta per bulan dengan jangka waktu 15 tahun dengan estimasi penghasilan Rp 6,93 juta.

Saat ini pihak perbankan yang menyediakan fasilitas KPA ialah Bank DKI selaku BUMD. Bank nasional lain diharapkan juga bisa ikut menyediakan fasilitas KPA untuk program Rumah DP Rp 0 tersebut.

(Sumber: beritasatu.com)

Kapolda DIY Bantah Tudingan Dahnil Anzar Simanjuntak Soal Intervensi Muktamar Pemuda Muhammadiyah
Kamis, Oktober 18, 2018

On Kamis, Oktober 18, 2018

Kapolda DIY Bantah Tudingan Dahnil Anzar Simanjuntak Soal Intervensi Muktamar Pemuda Muhammadiyah
BENTENGSUMBAR. COM - Kapolda DIY Brigjen Ahmad Dofiri membantah tudingan jika polisi melakukan intervensi pada Muktamar Pemuda Muhammadiyah.

“Enggak ada sama sekali kami mengintervensi, lagipula untuk apa?,” kata Dofiri saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu, 17 Oktober 2018.

Adalah Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak yang menduga ada intervensi polisi pada Muktamar PP Pemuda Muhammadiyah yang akan digelar di Yogyakarta pada 25-28 November mendatang.

Hal itu dikatakan Dahnil saat dia diperiksa sebagai saksi kebohongan Ratna Sarumpaet di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018 kemarin.

“Posisi saya sebagai koordinator juru bicara tim Prabowo-Sandi itu tidak terkait dengan posisi lain saya sebagai ketua umum pusat Pemuda Muhammadiyah. Pemuda Muhammadiyah secara institusional netral,” kata Dahnil saat itu.

Muktamar merupakan permusyawaratan tertinggi dalam organisasi Pemuda Muhammadiyah yang dilaksanakan empat tahun sekali.

Salah satu agenda penting dalam muktamar kali ini memang memilih ketua umum periode 2018-2022 untuk menggantikan Dahnil yang habis masa jabatannya. Saat ini diketahui terdapat enam orang bakal calon Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah.

Dahnil mengaku dirinya mendapat laporan dari sejumlah pengurus daerah Pemuda Muhammadiyah yang didatangi polisi. Menurut Dahnil, polisi bertanya tentang data Muktamar dan siapa calon ketua umumnya.

Bahkan menurutnya ada juga laporan yang menyebutkan polisi mendorong salah satu kandidat menjadi ketua umum. Hal ini disebutnya mirip praktik di era rezim Orde Baru.

(Sumber: beritasatu.com)

Puncak HAN 2018, Pemprov Sumbar Gelar Sosialisasi Anak Indonesia Genius
Rabu, Oktober 17, 2018

On Rabu, Oktober 17, 2018

Puncak HAN 2018, Pemprov Sumbar Gelar Sosialisasi Anak Indonesia Genius
BENTENGSUMBAR. COM - Dalam memperingati Puncak Hari Anak Nasional tahun 2018, Pemerintah Daerah Provinsi Sumatra Barat, Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak mengelar sosialisasi dengan tema " Anak Indonesia Genius (Gesit, Empati, Berani, Unggul, dan Sehat)", Selasa, 16 Oktober 2018. 

Pada kesempatan itu, anak-anak bisa menampilkan bakat mereka dihadapan ratusan anak-anak dari Sumatra Barat diantaranya tari pasambahan, tari piring, berbalas pantun, dan senam.

Pembukaan acara dilakukan dengan pembacaan kitab suci Al-Quran yang dibacakan oleh Jamilatul Fitri dan saritilawah Yahya Abdillah Rahman sebagai anak Hafiz Al-Quran. Tamu undangan mencoba menguji Fitri dan Yahya untuk sambungan ayat sebagai bentuk anak Hafiz Al-Quran Sumatra Barat.

Untuk bisa mewujudkan kepedulian terhadap anak, Pemerintah Provinsi Sumatra melaksanakan pengukuhan Pengurus Anak periode 2018-2021. Setelah pelaksanaan pengukuhan dilakukan penyerahan piala diberikan sebagai Duta Pengurus Anak Provinsi Sumatra Barat di berikan oleh Sekretariat Daerah Sumatra Barat yang mewakili.

Sebagai bentuk membentuk generasi yang genius, tamu undangan beserta penonton melakukan minum susu bersama, untuk melihat kekompakan dan membiasakan hidup sehat.

Kepala dinas pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak yang diwakili Asril mengajak semua untuk selalu memerhatikan setiap anak karena anak adalah  penerus bangsa. "Pada hari kita bersukur bisa melaksanakan Hari Anak Nasional. Karena anak adalah penerus bangsa, maka marilah kita semua menjaga dan meperhatikan anak kita, jangan sampai anak-anak kita di pengaruhi oleh lingkungan," ujarnya.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno sendiri dalam berbagai kesempatan selalu mengimbau orang tua selalu memberikan perhatian khusus kepada anak-anak mereka. Bahkan, Gubernur Irwan telah pula menerbitkan buku dengan judul "Mendidik dan Membesarkan Anak Berkarakter" yang diterbitkan oleh penerbit Erlangga. Buku tersebut tersedia di seluruh toko buku di Indonesia.

Editor: Zamri Yahya, SHI
Laporan: Zardi Syahrir

Gubernur Irwan Tinjau Langsung 2 Lokasi Terdampak Abrasi di Pesisir Padang Pariaman
Rabu, Oktober 17, 2018

On Rabu, Oktober 17, 2018

Gubernur Irwan Tinjau Langsung 2 Lokasi Terdampak Abrasi di Pesisir Padang Pariaman
BENTENGSUMBAR. COM - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno didampingi Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Kepala BPBD Sumbar E. Rahman, dan perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera V turun langsung meninjau permukiman nelayan di 2 titik di pesisir Kabupaten Padang Pariaman, Manggopoh Palak Gadang Ulakan dan Pasir Baru Sungai Limau, yang rusak diterjang abrasi pada Kamis, 11 Oktober 2018 lalu.

Di Ulakan, abrasi dan hujan deras menyebabkan kerusakan pada 24 rumah dan memaksa lebih kurang 90 penghuninya mengungsi ke kediaman keluarga atau mencari kontrakan sementara. “Kejadiannya Kamis lalu. Ini dipengaruhi juga oleh cuaca dan hujan lebat belakangan. Ada 24 KK yang kena,” terang Gubernur di Ulakan, Selasa, 16 Oktober 2018 petang.

Saat peninjauan, terlihat tim BWS Sumatera V menggunakan eskavator tengah menumpuk 200 geobag sebagai langkah tanggap darurat. Di kesempatan tersebut, Yuliarti, salah seorang warga yang rumahnya terdampak memohon kepada Gubernur agar pemerintah daerah segera memberi bantuan baginya dan warga lain yang terdampak.

Menyambut permintaan Yuliarti, Gubernur menyebutkan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kab. Padang Pariaman akan segera memberi bantuan. Gubernur juga meminta Yuliarti dan warga lainnya untuk bersabar. “Ibu yang sabar, ya? Nanti akan segera kita proses,” jawab Gubernur.

Perwakilan BWS V, ketika ditanyai Gubernur tentang penanganan perlindungan pantai yang akan dilakukan ke depan mengatakan, pihaknya telah memasukkannya ke dalam program balai. “Sudah masuk Pak dalam program balai dengan judul Penanganan Abrasi Pantai Ulakan,” ujarnya.

Sementara itu, abrasi di Pasir Baru Sungai Limau telah menyebabkan kerusakan pada 4 rumah warga dan 15 pondok nelayan setempat. Kepala Nagari Pasia Baru menyebutkan, jika tidak segera ditangani, kurang lebih 200 bangunan yang berada 20 meter dari garis pantai terancam. Ia juga menambahkan, 4 KK yang rumahnya rusak sementara telah diungsikan ke tempat keluarga masing-masing yang lebih aman.

Saat sampai ke lokasi, Gubernur mengarahkan jajarannya agar segera mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah abrasi menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Menanggapi hal ini, perwakilan BWS menyebutkan, sebagai langkah antisipasi awal, pihaknya akan segera menurunkan 50 geobag di Pasir Baru. “Geobag akan kami siapkan. Tadi kami siapkan 200 (Ulakan). Kami akan turunkan 50 untuk penanganan darurat sementara di sini,” paparnya.

Di kesempatan yang sama, menyinggung sejumlah bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa daerah di Sumbar, Gubernur mengungkapkan bahwa secara umum telah ditangani dengan baik. Ia telah berkoordinasi dan memantau langsung serta telah meminta Bupati/Wali Kota yang bersangkutan untuk melakukan semua usaha yang dianggap perlu untuk keselamatan warga.

“Saya juga sudah minta agar kepala daerah terdampak bencana melalui SKPD terkait agar segera melaporkan secara rinci kondisi terakhir dimasing-masing daerah, agar nantinya Pemprov bisa memberikan bantuan sesegera mungkin. Mulai dari jumlah korban tewas dan hilang, luka berat, rumah rusak, lahan pertanian, dan lain-lain,” pungkasnya.

Editor: Zamri Yahya, SHI
Laporan: Zardi Syahrir

BKOW Sumbar Peduli Kesehatan, Ajak Ormas dan Dunia Usaha Perangi LGBT
Rabu, Oktober 17, 2018

On Rabu, Oktober 17, 2018

BKOW Sumbar Peduli Kesehatan, Ajak Ormas dan Dunia Usaha Perangi LGBT
BENTENGSUMBAR. COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus melakukan upaya pencegahan dan brantas perilaku Lesbian, Gay, Biseksual dan Transeksual (LGBT) kepada seluruh sektor masyarakat. Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Nasrul Abit terus mengajak semua pihak untuk bersama-sama memerangi perilaku menyimpang tersebut.

Menindaklanjuti kebijakan Wakil Gubernur Nasrul Abit dalam memerangi dan memberantas LGBT, Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama-sama Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) mengadakan Seminar ‘Bahaya LGBT dan Penanggulangannya’ bertempat di Aula Kantor Gubernur, Selasa, 16 Oktober 2018.

Seminar ini dilakukan dalam rangka HUT emas BKOW, acara ini merupakan bentuk penggalangan ormas dan dunia usaha untuk mendukung program meningkatkan kesehatan di provinsi Sumatera Barat.

Dinas Kesehatan Sumbar mencatat hingga Juni 2018, penderita HIV di Sumatera Barat telah mencapai 226 orang dan 130 orang telah menderita Aids. Diantara angka tersebut, delapan orang telah meninggal akibat penyakit yang disebabkan oleh virus ini.

Melalui seminar ini BKOW mengundang berbagai ormas, pelajar SMA serta mahasiswa dari perguruan tinggi swasta maupun negeri di Kota Padang untuk bersama-sama mendeteksi bahaya perilaku LGBT dan penggunaan narkoba yang menjadi salah satu faktor penyebab penularan virus HIV/Aids.

Pencegahan LGBT di masyarakat dapat dilakukan melalui pendidikan keluarga. Ketua BKOW Sumatera Barat, Wartawati Nasrul Abit menyebutkan bahwa orang tua saat ini harus selalu mengikuti perkembangan zaman.

“Selalu dampingi anak, amati perilakunya dari sejak balita hingga dewasa. Baik melalui pendidikan agama maupun komunikasi yang terus menerus, anak harus selalu kita bimbing,” ujar Wartawati.

Hadir sebagai narasumber, mewakili Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumbar Armen Ahmad juga nyampaikan bahwa untuk mencegah penyakit HIV/Aids perlu adanya kontrol dari keluarga kepada anak-anak supaya terhindar dari pergaulan bebas seperti perilaku LGBT maupun pemakai narkoba.

“Oleh itu semua keluarga di lingkungan provinsi Sumatera Barat harus bersama-sama mengetahui bahaya LGBT. Karena melalui peran keluarga, LGBT dapat dicegah dan ini dapat mengurangi angka penderita HIV/Aids ,” ujar Armen Ahmad.

Untuk mengenal bahaya LGBT dan pemakaian narkoba lebih dalam, dalam seminar ini juga menghadirkan satu narasumber yang pernah masuk dalam perilaku LGBT dan satu narasumber yang merupakan mantan pecandu narkoba.

Kedua narasumber ini sedang dalam tahap pemulihan dan bersedia melakukan tanya jawab dengan peserta seminar sehingga peserta dapat mengetahui dampak dan penyebab perilaku LGBT dan narkoba langsung dari narasumber.

“Melalui tanya jawab, peserta dapat mengetahui dampak HIV/Aids dan tentu akan menghindarinya,” ujar Katherina Welong, Ketua Perhimpunan Konselor VCT HIV wilayah Sumatera Barat yang juga hadir sebagai narasumber.

Katherine Welong juga mengungkapkan, bahwa fenomena LGBT muncul karena krisis karakter.

“Kurangnya ketahanan keluarga menyebabkan budaya masyarakat luar dianggap lebih menarik dibanding budaya sendiri,” jelas Katherina.

Senada dengan Katherina, Duski Samad juga menyebutkan bahwa pentingnya role model seorang bapak menjadi bentuk pencegahan LGBT.

“Melalui penguatan role model bapak, maka anak akan mempunyai teladan dalam bertindak dan berperilaku,” ujar Ketua MUI Kota Padang tersebut.

Editor: Zamri Yahya, SHI
Laporan: Zardi Syahrir

Wahyu: Harusnya Kita Fokus Mengatasi Satu Masalah
Rabu, Oktober 17, 2018

On Rabu, Oktober 17, 2018

Wahyu: Harusnya Kita Fokus Mengatasi Satu Masalah
BENTENGSUMBAR. COM - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang tahun 2019 menjadi harapan tersendiri bagi warga kota dalam pelaksanaan pembangunan yang betul-betul menyentuh permasalahan kota. 

Salah satu masalah yang kerap menghantui warga kota ketika hujan bercurah tinggi turun adalah persoalan banjir di beberapa titik di kota ini, misalnya di jalan Sutan Syahrir, Jundul Rawang, depan UPI Lubeg dan titik lainnya.

Untuk itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra meminta Pemerintah Kota Padang untuk menangani masalah ini. Sehingga banjir tidak lagi menjadi langganan warga kota ketika hujan turun.

"Kita harus fokus untuk menangani satu masalah saja dulu. Misalnya penanganan banjir di beberapa titik di kota ini. Saya contohkan, ketika kita fokus, misalnya di Gunung Pangilun itu, sekarang tidak banjir lagi," ungkapnya ketika wawancara dengan salah satu station televisi lokal di ruangan kerjanya, Rabu, 17 Oktober 2018. 

Demikian juga dalam pelaksanaan pembangunan nantinya yang dianggarkan pada APBD tahun 2019, harus ada fokus pekerjaan yang dilakukan oleh walikota dan jajarannya.

"Walikota, setahu saya lebih banyak menampung masukan dari bawahannya maupun pihak lain. Mestinya, mereka juga punya ide," terangnya.

Ia berharap, dengan terpilihnya Hendri Septa sebagai Wakil Walikota Padang mendampingi Mahyeldi di periode mendatang, dapat memberikan masukan kepada Walikota Mahyeldi.

"Tentu kita berharap, dengan terpilihnya Hendri Septa, ada perubahan yang dilakukan nantinya," pungkas Wahyu.

(by) 

Gubernur Irwan Minta Perbankan Perhatikan Petani
Rabu, Oktober 17, 2018

On Rabu, Oktober 17, 2018

Gubernur Irwan Minta Perbankan Perhatikan Petani
BENTENGSUMBAR. COM - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno meminta pihak perbankan untuk lebih memperhatikan petani terutama dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna membantu permodalan. 

"Jangan persulit petani yang ingin mengambil KUR atau pinjaman lain untuk modal mengembangkan pertanian mereka," ucap Irwan saat membuka kegiatan Pengembangan Kawasan Inklusi Keuangan Terpadu dengan Nagari Mandiri Pangan di Pusat Pengembangan SDM Regional Bukittinggi Baso Kabupaten Agam, Rabu, 17 Oktober 2018. 

Mengapa harus membantu petani, karena menurut Gubernur petani bisa terlepas dari jeratan rentenir yang bunga atas pinjaman sangat besar. "Kalau bunga pinjaman kepada rentenir dalam setahun bisa sampai 600 persen, sedangkan KUR hanya 7 persen saja," ungkapnya.

Irwan Prayitno mengatakan, alasan petani meminjam modal kepada rentenir dengan alasan prosesnya yang sangat mudah dan tidak lama. Hal tersebut berbanding terbalik dengan peminjaman modal di bank-bank yang urusannya lama, banyak persyaratan yang harus dipenuhi.

"Seharusnya pihak bank harus memberi perhatian yang lebih kepada petani, faktanya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumbar yang tertinggi adalah dari sektor pertanian mencapai 23 persen dan tenaga kerja pun banyak diserap dari sektor pertanian, jadi rugi bila tak peduli kepada petani," ujarnya. 

Gubernur juga meminta kepada setiap daerah agar anggaran untuk bidang pertanian harus proposional. "Jika petani sudah sejahtera, maka masyarakat madani bisa terwujud," sebutnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sumbar Darwisman menyampaikan untuk tahun 2018 target KUR di Sumbar adalah 4,45 triliun, dan dia optimis hingga akhir tahun realisasinya bisa mencapai target. "BRI punya target 2,2 triliun dan sudah terealisasi 1,9 triliun, kemudian untuk Bank Nagari target 1,1 triliun dengan realisasi 700 miliar, sedangkan BNI sudah melampaui target yakni 925 miliar dan yang terealisasi 956 miliar, terakhir Bank Mandiri terget 790 miliar terealisasi 748 miliar," rincinya. 

Untuk tahun 2019, dia juga berharap agar jumlah KUR yang diberikan pusat lebih meningkat, sehingga masyarakat yang bisa dibantu pun lebih banyak.

Editor: Zamri Yahya, SHI
Laporan: Jasman Rizal

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *