PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

data:post.title

Desrio Putra Ungkap Alasan Partai Gerindra Usung Emzalmi dan Desri Ayunda

BENTENGSUMBAR. COM - Banyak yang bertanya-tanya, kenapa Partai Gerindra mendukung pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda di Pemilihan Kepala Da...

Iklan Faud
Kasus Habib Rizieq Di-SP3, Novel: Harga Mati Tak Akan Berkoalisi dengan Pendukung Penista Agama
Kamis, Juni 21, 2018

On Kamis, Juni 21, 2018

Kasus Habib Rizieq Di-SP3, Novel: Harga Mati Tak Akan Berkoalisi dengan Pendukung Penista Agama
BENTENGSUMBAR. COM - Dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan chat mesum yang melibatkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab tidak serta merta menjadikan dukungan umat Islam berahli ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang.

"Enggak bisa (berubah pilihan ke Jokowi)" ujar juru bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin di Kawasan Menteng, Jakarta, baru-baru ini.

Apalagi, kata Novel, jika SP3 yang diterima Rizieq Shihab bersifat 'semu'.

"Enggak ada mengubah semuanya ketentuan kita," ujar Novel.

Novel pun menepis SP3 yang diberikan sebagai bentuk bujukan yang diberikan pemerintah agar Rizieq Shihab ikut mendukung Joko Widodo.

"Kita tetap ya, kita harga mati enggak akan berkoalisi dengan pendukung penista agama itu harga mati kita," ujar Novel.

"Bahwa kita ini enggak bisa kompromi dengan mereka karena ini sudah masuk masalah akidah dan masalah syariat, harga mati dan kita gak mau berkompromi dengan mereka."

Disinggung juga apakah Rizieq yang kini masih berada di Arab Saudi akan mudik ke Indonesia setelah SP3 kasusnya.

Novel menyebut hal itu masih belum bisa dilakukan karena masih ada tiga kasus lainnya yang masih bergulir.

"Belum bisa (pulang), karena masih ada tiga kasus lagi belum di SP3," ucap Novel.

(Sumber: tribunnews.com)

Presiden Jokowi Bantah Intervensi SP3 Kasus Habib Rizieq
Kamis, Juni 21, 2018

On Kamis, Juni 21, 2018

Presiden Jokowi Bantah Intervensi SP3 Kasus Habib Rizieq
BENTENGSUMBAR. COM - Aparat kepolisian telah menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus Habib Rizieq Shihab. Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah ada intervensi dari dirinya soal SP3 tersebut. 

“Tidak ada intervensi apapun dari kami. Itu adalah wilayah hukum," kata Jokowi di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis, 21 Juni 2018.

Lebih lanjut Jokowi mempersilakan bagi yang ingin mengetahui lebih rinci soal SP3 Habib Rizieq agar menanyakannya kepada pihak kepolisian atau Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kabar SP3 ini diutarakan oleh Rizieq melalui kanal Youtube menjelang Hari Raya Idul Fitri. Rizieq mengumumkan penerbitan SP3 kasus dugaan chat sarat unsur pornografi yang melibatkannya dan Firza Husein sebagai tersangka. 

Sejak kasus dugaan percakapan via Whatsapp itu mencuat, pada akhir Mei 2017, Rizieq dan keluarganya terbang ke Makkah, Arab Saudi. Rizieq menyatakan langkah tersebut merupakan bentuk perlawanannya terhadap kezaliman, kebatilan, dan diselewengkannya hukum oleh penegak hukum. 

Masyarakat pun terbelah merespons kepergian ketua Dewan Pembina GNPF MUI (sekarang GNPF Ulama) itu. Sang pengacara, Sugito Atmo, sudah dua kali mengajukan permohonan penerbitan SP3 atas kasus yang dilaporkan oleh Aliansi Mahasiswa Anti-Pornografi pada akhir Januari 2017. Investigator Bareskrim Polri akhirnya menghentikan penyidikan kasus itu lantaran pengunggah chat tak kunjung ditemukan. 

Sebelumnya, Polda Jawa Barat juga menerbitkan SP3 untuk kasus dugaan penghinaan terhadap Pancasila yang dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri pada akhir Oktober 2016. Ini artinya, ada dua kasus Habib Rizieq yang telah dihentikan penyidikannya.

(Sumber: teropongsenayan.com)

Hendra Irawan Rahim ke Koalisi Padang Bersatu: Malu Kita Kalau Emzalmi-Desri Kalah
Kamis, Juni 21, 2018

On Kamis, Juni 21, 2018

Hendra Irawan Rahim ke Koalisi Padang Bersatu: Malu Kita Kalau Emzalmi-Desri Kalah
BENTENGSUMBAR. COM - Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Barat, Hendra Irawan Rahim mewanti-wanti kader partai politik pengusung Emzalmi dan Desri Ayunda agar berjuang untuk memenangan pasangan calon nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018 tersebut.

"Malu kita kalau Emzalmi-Desri kalah di Pilkada Padang. Koalisi Padang Bersatu terdiri dari partai besar dan kita harus membuktikan kita sebagai partai besar di Pilkada ini," ujarnya di Padang, Sumatera Barat, Rabu, 20 Juni 2018 malam.

Untuk itu, ia meminta semua kader partai politik yang tergabung ke dalam Koalisi Padang Bersatu untuk turun ke lapangan mensosialisasikan pasangan calon "Duet Ideal" ini.

"Penekanannya pada kader yang sudah duduk di DPRD. Mereka ini memiliki basis massa yang jelas dan bisa digerakan untuk memenangkan pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda," pungkasnya.

Walau hasil survei cukup mengembirakan, Hendra meminta semua kader partai politik dan relawan Emzalmi-Desri Ayunda bersatu dan berjuang bersama-sama dengan semangat yang tinggi.

"Pelaksanaan Pilkada tinggal menghitung hari. Kita harus memanfaatkan waktu yang tersisa untuk meraih simpati rakyat," tegasnya.

Kepada kader Partai Golkar, Hendra Irawan Rahim menegaskan, semua kader wajib mematuhi keputusan DPP Partai Golkar yang telah menetapkan Emzalmi dan Desri Ayunda sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang di Pilkada 27 Juni 2018.

"Saya instruksikan semua kader Golkar untuk berjuang bersama-sama kader partai politik yang tergabung di Koalisi Padang Bersatu untuk memenangkan paslon Emzalmi dan Desri Ayunda," pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua Koalisi Padang Bersatu, Wahyu Iramana Putra menegaskan, pihaknya terus mensosialisasikan pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda ke tengah-tengah masyarakat pemilih di Kota Padang.

"Target kita menang. Untuk itu, kita akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan," ungkap Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang ini.

Bahkan, Wahyu menargetkan, untuk kampanye akbar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol tanggal 23 Juni 2018, pihaknya akan menghadirkan 50 ribu massa. 

Sebagaimana diketahui, pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda diusung oleh tujuh partai politik besar di Kota Padang, yaitu Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

Selain itu, pasangan ini juga didukung oleh Partai Hanura, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Garuda, PSI, dan Partai Berkarya. 

(by)

Sebut 'Mudik Neraka', Habiburokhman Dipolisikan Mahasiswa
Kamis, Juni 21, 2018

On Kamis, Juni 21, 2018

Sebut 'Mudik Neraka', Habiburokhman Dipolisikan Mahasiswa
BENTENGSUMBAR. COM -  Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Gerindra Habiburokhman dilaporkan oleh seorang mahasiswa bernama Danick Danoko ke Polda Metro Jaya. Danick menilai Habiburokhman menyebarkan berita bohong soal 'mudik seperti neraka'.

"Iya lapor (ke Polda Metro Jaya)," kata Danick saat dihubungi detikcom, Kamis, 21 Juni 2018.

Danick mengatakan, pernyataan Habiburokhman soal kemacetan di Pelabuhan Merak, Banten pada tanggal 13 Juni 2018 lalu, tidak sesuai fakta di lapangan. Danick sendiri mengaku pada tanggal yang sama berada di Merak dan tidak menemukan kemacetan seperti yang digambarkan oleh Habiburokhman.

"Saya H-2 itu melakukan perjalanan dari rumah ke Merak, Banten untuk nganter rekan, nganterin teman saya. Dalam perjalanan itu tidak menemukan ada kemacetan seperti yang dibilang oleh Pak Habiburokhman ini. Tapi saya nggak ke Lampung, saya balik lagi ke Jakarta. Saya cuma nganter doang sampai pelabuhan, terus saya pulang lagi ke Jakarta," tutur dia.

Menurut Danick, saat itu arus lalu lintas menuju Pelabuhan Merak terpantau lancar. Kepadatan hanya terjadi selepas exit Tol Merak.

"Nggak ada macet yang berlebihan, paling cuma antrean keluar exit tol atau nunggu kapal," imbuhnya.

Danick saat itu berangkat dari rumahnya di Kemayoran, Jakarta Pusat sekitar pukul 07.00 WIB dan sampai di Merak sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah mengantarkan temannya ke Merak, Danick kembali pulang ke Jakarta.

"Saya nganter doang. Balik lagi pulang karena nggak mau ke Lampung juga.
Teman memang orang Lampung, dia di sini ada urusan. Nggak ada (kemacetan saat pulang ke Jakarta), malah lancar banget," ucap dia.

Danick pun berharap Habiburokhman, sebagai publik figur, dapat menjaga pernyataannya agar tak menyesatkan publik. Dia meminta tak ada yang direkayasa dari arus mudik Lebaran tahun ini.

"Karena gini yang saya pengen bang Habiburokhman ini kan Ketua DPP Gerindra terus dia juga Ketua ACTA. Dia suka ngetweet di Twitter, atau di media-media lain sering ngomong. Ya Kalau misalnya dia, kalau saya pengennya dia ini, ngomongnya udahlah yang benar-benar terjadi aja. Jangan direkayasa. Jangan dipelintir, apalagi yang saya tahu dia nggak naik mobil ke Lampung, tapi pakai pesawat," tuturnya.

Laporan Danick tertuang dengan nomor laporan TBL/3266/VI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 20 Juni 2018. Perkara yang dilaporkan adalah ujaran kebencian bermuatan permusuhan dan SARA dan atau pencemaran nama baik melalui medi elektronik dengan pasal pasal 14 dan pasal 15 UU RI No 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan atau pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 dan atau Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 UU RI No 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU RI No 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP. 

Sebagai barang bukti atas laporannya itu, Danick menyertakan print out statement Habiburokhman di sejumlah media, print out statemen bantahan pihak Kemenhub serta print out bukti tiket pesawat Habiburokhman yang dia dapat dari media sosial.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan itu saat ini masih diteliti oleh polisi.

"Ya betul dilaporkan oleh warga net," kata Argo.

Sebelumnya, Habiburokhman mengaku mudik tahun ini seperti neraka. Dia menuturkan mobilnya harus menunggu lama untuk bisa masuk ke kapal.

"Mobil saya nyangkut dari habis sahur sampai jam 12.30 siang baru naik kapal gitu loh, itu lancar apanya. Itu namanya 'neraka' mudiklah gitu," di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 18 Juni 2018.

Belakangan diketahui Habiburokhman tak melewat di jalur darat dan naik pesawat. Dia menyatakan sopirnya yang melintas lewat Merak.

(Sumber: detik.com)

Jawab Kritikan Prabowo, PPP: Pak SBY yang Jenderal TNI Saja Tidak Berpihak ke TNI
Kamis, Juni 21, 2018

On Kamis, Juni 21, 2018

Jawab Kritikan Prabowo, PPP: Pak SBY yang Jenderal TNI Saja Tidak Berpihak ke TNI
BENTENGSUMBAR. COM -  Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melontarkan kritik terkait kondisi Indonesia saat ini. PPP menyebut kritik Prabowo salah alamat.

"Kalau Pak Prabowo menisbahkan apa yang disampaikan, apa yang disampaikan Pak Prabowo kepada pemerintahan Jokowi maka jelas salah alamat. Mengapa? Karena keadaan ekonomi seperti ini di mana asing dibuka, itu sudah terjadi di zaman Orde Baru," ujar Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani kepada detikcom, Rabu, 20 Juni 2018.

Prabowo menyebut Indonesia sedang dalam keadaan 'state capture', suatu keadaan negara yang dikuasai pejabat, pihak swasta, dan pihak asing. Kondisi inilah yang membuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) sekarang lemah. Arsul menilai kritik Prabowo tidak tepat.

"Lemahnya TNI salah alamat kalau dipersalahkan kepada Pak Jokowi. Politik anggaran kepada TNI sejak masa reformasi dan selama 10 tahun pemerintahan SBY itu tidak cukup berpihak kepada TNI. Jadi Pak SBY yang jenderal TNI saja tidak berpihak ke TNI," tutur anggota Komisi III DPR ini.

Selain itu, Prabowo memandang yang punya uanglah yang dapat berkuasa dan mengatur dinamika politik. PPP menyinggung kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI 2017 yang diusung Gerindra-PKS, meskipun tidak memungkiri beberapa calon kepala daerah dapat menang karena faktor dukungan finansial.

"Kalau begitu Anies-Sandi menang karena kekuatan uang hanya dengan itu? Tidak bisa dipungkiri beberapa kasus pilkada, baik gubernur maupun bupati/wali kota, calon dengan dukungan finansial kuat yang menang," ujar Arsul.

Selain itu, Wasekjen PPP Achmad Baidowi menyebut TNI dianggap lemah karena bukan lagi berada di zaman ABRI. Dwifungsi TNI juga sudah ditiadakan.

"TNI dianggap lemah karena kewenangannya tidak lagi superpower dibanding zaman ABRI dulu, di mana masih ada dwifungsi ABRI. Dan dwifungsi itu kini dihapus serta Polri dikeluarkan dari militer sehingga terkesan TNI lemah, padahal kewenangan lain yang dikurangi agar TNI fokus pada pertahanan dan keamanan negara," kata Baidowi.

Sebelumnya, kritik tersebut disampaikan Prabowo dalam akun Facebook-nya, Selasa, 19 Juni 1018. Video berdurasi 37 menit itu memuat pidato soal ekonomi-politik hingga pesan untuk para kader yang akan menghadapi pemungutan suara pilkada pada 27 Juni nanti.

Dia menilai kekayaan Indonesia sudah dikuasai asing. Hanya segelintir rakyat Indonesia alias kurang dari 1% atau tak lebih dari 300 keluarga yang bisa menikmati kekayaan Indonesia. TNI juga dinilainya lemah dan, siapa yang memiliki uang, dialah yang bisa berkuasa.

(Sumber: detik.com)

SBR Akan Dikukuhkan Sebagai 5 Komunitas Sosial Terbesar di Indonesia Saat Dideklarasikan
Kamis, Juni 21, 2018

On Kamis, Juni 21, 2018

SBR Akan Dikukuhkan Sebagai 5 Komunitas Sosial Terbesar di Indonesia Saat Dideklarasikan
BENTENGSUMBAR. COM - Berangkat dari rasa simpati pada kinerja dan pengabdian Irjen. Pol. Drs. Boy Rafli Amar, M.H. pada masyarakat dan negara, berbagai kalangan masyarakat akan mendeklarasikan berdirinya komunitas sosial Sahabat Boy Rafli (SBR) pada hari Sabtu 7 Juli 2018. 

Deklarasi akan dilakukan di beberapa kota; Padang, Surabaya, dan tak ketinggalan Papua. Boy Rafli bergelar Datuak Rangkayo Basa adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 18 April 2017 menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua.

SBR sudah banyak menghimpun anggota dari berbagai daerah di Tanahair ini, pada pendeklarasiannya nanti juga akan mengukuhkan diri sebagai lima komunitas sosial terbesar yang ada di Indonesia versi Diatunes Management. Adapun lima komunitas tersebut adalah Projo, Gojo, GNR, JSC, dan Sahabat Boy Rafli (SBR).

Gagasan untuk mendirikan SBR ini dimotori oleh Congq Perwira, seorang Producer TV Program dan Music, yang pernah sukses memproduseri beberapa komedian nasional, seperti Sule, Denny Cagur, Narji, dan lainnya.

"SBR segera dideklarasikan atas dasar rasa simpati dan antusias dari berbagai kalangan masyarakat, seperti pedagang, pelajar, profesional, dan juga artis," kata Congq ketika diwawancarai, Rabu 20 Juni 2018.

Congq juga mengatakan, SBR segera dideklarasikan mengingat sudah banyaknya anggota yang bergabung, terutama di wilayah Sumatra Barat, Riau, Papua, Surabaya, Jakarta, dan lainnya. SBR adalah komunitas fans club, bukan komunitas politik.

SBR didirikan sebagai komunitas sosial yang terinsiprasi dari ketokohan Boy Rafli, komunitas ini telah melakukan beberapa kegiatan sebelum dideklarasikan, seperti stand up comedy, pulang mudik basamo di Padang dan Pekanbaru. Kegiatan ini bertujuan untuk lebih mempererat silaturahmi sesama anggota, dan kemarin sempat membantu anggota yang ditimpa kemalangan. 

“Di SBR ini semua anggota sudah seperti keluarga, banyak sahabat (sebutan untuk anggota). Mereka bergabung karena memiliki rasa sosial yang tinggi, rasa saling ingin membantu, untuk hidup yang lebih baik. Bagi yang ingin bergabung dengan SBR dapat dengan melakukan registrasi lewat formulir pada link berikut ini; https://form.jotform.me/81212747044451 ," kata Congq saat menutup wawancara.

Editor: Zamri Yahya, SHI
Reporter: Muhammad Fadhli

Buya Mas'oed Abidin: Saya Mendoakan Emzalmi-Desri Ayunda Menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang
Kamis, Juni 21, 2018

On Kamis, Juni 21, 2018

Buya Mas'oed Abidin: Saya Mendoakan Emzalmi-Desri Ayunda Menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang
BENTENGSUMBAR. COM - Ulama kharismatik Ranah Minang,  Sumatera Barat,  Buya Mas'oed Abidin mendoakan agar Emzalmi dan Desri Ayunda menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang.

"Secara pribadi saya mendoakan,  mudah-mudahan sebentar lagi saya memanggil Pak Emzalmi dan Pak Desri Ayunda dengan panggilan Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota," ujarnya dalam suatu acara halal bi halal di Padang,  Sumatera Barat,  Rabu,  20 Juni 2018 malam. 

Ia mengatakan,  membangun Kota Padang tidak mungkin dilakukan oleh satu kelompok tertentu.  

"Makanya,  satu untuk semua itu harus kita wujudkan.  Sebab,  Kota Padang itu kosmopolit.  Untuk itu,  kita harus memperjuangkan kosmopolit itu," ungkapnya. 

Saat ini,  kata Buya, perselancar datang ke Mentawai,  ironisnya setelah itu mereka menginap di Bukittinggi, bukan di Kota Padang. Ini disebabkan tidak adanya literasi yang mengundang minat mereka di Kota Padang. 

"Kita perlu hidupkan literasi itu,  yaitu literasi budaya dan literasi pendidikan," ujarnya. 

Sekarang,  jelas Buya,  orang selfi malah pergi ke Masjid Raya Sumbar.  Padahal,  Kota Padang memiliki Tugu Simpang Tinju.  

"Kenapa ini tidak kita bikin literasi dengan menghidupkan sejarah Tugu Simpang Tinju tersebut. Sejarah ini perlu kita ungkap,  sehingga dapat memupuk patriotisme generasi muda," cakapnya.  

Di depan Dinas Pendidikan Sumbar, ada tugu makam pahlawan, bahkan ada tentara Belanda yang dikubur di situ. Lantas kenapa literasi soal ini tidak diungkap, sehingga dapat mengundang minat anak cucu mereka yang dari Belanda datang ke Kota Padang.

Ia pun meminta Emzalmi dan Desri Ayunda menyampaikan literasi yang dia maksud dalam debat publik terakhir yang akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang pada Kamis,  21 Juni 2018 sore di Grand Inna Muara. 

Ia menyarankan Emzalmi dan Desri Ayunda untuk menguasai generasi milineal. Pasalnya,  36 persen dari jumlah pemilih di Kota Padang merupakan generasi milineal tersebut. 

"Generasi milineal ini adalah generasi digital.  Potensi mereka sangat besar," pungkasnya. 

Dikatakannya, jika Kota Padang maju,  Sumatera Barat akan bangkit.  Namun,  jika Kota Padang tertinggal,  maka Sumbar tak akan maju.  Karena Kota Padang merupakan Ibukota Provinsi Sumatera Barat. 

"Kalau ingin membangkitkan batang tarandam,  harus kita punya izzah,  harus kita punya martabat. Untuk itu,  satu untuk semua ini wajib kita wujudkan," tegasnya. 

Ia menekankan,  untuk membangun suatu negeri,  tidak mungkin menyerahkannya kepada orang lain,  mestilah anak negeri itu yang membangunnya. Untuk itu,  anak negeri ini jangan panjang angan-angan,  tetapi harus mampu berkarya untuk negerinya. 

"Tidak mungkin kita menyerahkan membangun negeri kita kepada orang lain. Tapi kita lah yang harus membangunnya. Jangan kita panjang angan-angan, tapi kita harus panjang karya," terangnya. 

(by) 

Timnas Inggris Dapat Kabar Bagus dari Dele Alli
Rabu, Juni 20, 2018

On Rabu, Juni 20, 2018

Timnas Inggris Dapat Kabar Bagus dari Dele Alli
BENTENGSUMBAR. COM - Timnas Inggris bisa bernapas lega soal cedera Dele Alli di Piala Dunia 2018. Sebab, cedera yang dialami gelandang Tottenham Hotspur itu tidak serius.

Alli dipercaya pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate untuk tampil pada laga perdana Timnas Inggris di Piala Dunia 2018. Ia bermain sejak menit awal melawan Tunisia.

Seusai pertandingan, sang pemain mengonfirmasi bahwa ia mengalami cedera. Hal itu juga dibenarkan oleh Southgate setelah menarik sang pemain beberapa menit sebelum laga usai.

Namun, Timnas Inggris kini tidak terlalu cemas dengan cedera Alli. Dilansir dari akun twitter FA, pemain berusia 22 tahun itu hanya mengalami keseleo pada bagian pahanya.

Menurut laporan yang dilansir Sportsmole, cedera Alli itu tergolong cedera yang ringan. Alhasil, Gareth Southgate bisa bernapas lega dengan kondisi sang pemain.

Alli kabarnya terus dipantau perkembangannya. Ia dikabarkan hanya butuh beberapa hari untuk pulih dari cedera ini.

Namun, tim medis Inggris kabarnya tidak menyarakan Alli untuk bermain penuh melawan Panama nanti. Ia maksimal hanya bisa bermain sebagai pemain pengganti pada laga tersebut.

Menurut laporan yang beredar, Alli sudah merasakan sakit sejak akhir babak pertama. Alhasil, ia sempat mau langsung diganti di awal babak kedua.

Namun, sang pemain meminta Southgate untuk tidak mencadangkannya. Ia menyebut masih bisa menahan rasa sakit tersebut sehingga tidak mau diganti.

Permohonan Alli itu dikabulkan oleh sang manajer. Dalam wawancara usai pertandingan, Southgate menyebut mengizinkan Alli main karena sang pemain menjadi ancaman yang nyata untuk Tunisia.

Timnas Inggris berpotensi untuk lolos ke fase gugur Piala Dunia 2018 jika mereka memenangkan pertandingan kedua Grup G melawan Panama pada akhir pekan nanti.

(Sumber: liputan6.com)

Sidang Perdana Kasus Narkoba Roro Fitria Digelar 26 Juni 2018
Rabu, Juni 20, 2018

On Rabu, Juni 20, 2018

Sidang Perdana Kasus Narkoba Roro Fitria Digelar 26 Juni 2018
BENTENGSUMBAR. COM - Setelah beberapa bulan mendekam di tahanan Polda Metro Jaya, Roro Fitria akhirnya dipindahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Pemindahan tersebut lantaran berkas-berkas kasus narkoba yang menjerat Roro Fitria sudah lengkap alias P21 dan siap untuk disidangkan.

Achmad Guntur selaku Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengungkapkan, berkas-berkas kasus Roro Fitria disidangkan pekan depan.

"Sidang pertama hari Selasa tanggal 26 Juni 2018," kata Achmad Guntur saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Rabu, 20 Juni 2018.

Disinggung soal siapa pengacara Roro Fitria yang akan mendampinginya saat persidangan, Achmad Guntur mengaku tidak mengetahui.

"Saya belum tahu (pengacaranya siapa), karena sidang belum dibuka apakah ada penasehat hukum yang mendampingi atau tidak," dia menjelaskan.

Sebab bintang film Bangkitnya Suster Gepeng diketahui ditinggalkan oleh pengacaranya Nuning Tyas dan tujuh pengacara lainnya pertengahan Maret 2018. 

Seperti diketahui, Roro Fitria ditangkap Satuan Narkoba Polda Metro Jaya 14 Februari 2018. Tak sendiri, ia ditangkap bersama temannya berinisial WH. Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan sabu seberat 2,4 gram.

(Sumber: liputan6.com)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *