HEADLINE
Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup    
Minggu, Agustus 23, 2026

On Minggu, Agustus 23, 2026

Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup
Peresmian Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Permanent Makeup Indonesia di Jakarta, Minggu (23/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi untuk memastikan tenaga kerja di bidang permanent makeup memiliki kompetensi yang terukur dan diakui sesuai standar yang berlaku.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, peningkatan kompetensi perlu berjalan seiring dengan penerapan standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

"Semakin berkembang sebuah profesi, semakin besar pula tuntutan terhadap kompetensi, standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja,” ujar Afriansyah saat memberikan sambutan pada peresmian Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Permanent Makeup Indonesia di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Menurut Afriansyah, kehadiran LSP Permanent Makeup Indonesia menjadi langkah penting untuk memastikan tenaga kerja di bidang permanent makeup memiliki kompetensi yang terukur dan diakui sesuai standar yang berlaku.

Afriansyah juga mengapresiasi terbentuknya Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia. Menurutnya, organisasi profesi memiliki peran dalam membangun jejaring, meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat pembinaan profesi, serta menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman.

“Ke depan, saya berharap perkumpulan ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para pelaku profesi, tetapi juga m enjadi rumah bersama untuk meningkatkan kualitas SDM permanent makeup Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap semakin banyak pekerja di bidang permanent makeup memperoleh pelatihan dan mengikuti sertifikasi kompetensi. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Afriansyah menambahkan, bidang kecantikan tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kesempatan kerja, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Di balik setiap profesi permanent makeup, ada keterampilan, kreativitas, ketelitian, dan keberanian untuk membangun usaha,” katanya. (*)

Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan di Kawasan Taman Wisata Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol    
Minggu, Agustus 23, 2026

On Minggu, Agustus 23, 2026

Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan di Kawasan Taman Wisata Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol
Penertiban dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Satpol PP dengan melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, TNI, dan Polri. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh menertibkan bangunan yang tidak sesuai ketentuan di kawasan Taman Wisata Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol, Kamis (20/8/2026), sebagai bagian dari penataan ruang kota dan upaya mengembalikan fungsi ruang publik.

Penertiban dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Satpol PP dengan melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, TNI, dan Polri.

Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh Muslim mengatakan penertiban dilakukan setelah pemerintah menempuh tahapan sosialisasi, pendataan, pemberian peringatan hingga penerbitan Surat Perintah Bongkar (SPB) kepada pemilik atau pihak yang menguasai bangunan.

“Penertiban ini merupakan bagian dari penataan kawasan dan upaya menjaga fungsi ruang publik serta fasilitas umum. Sebelum tindakan dilakukan, pemerintah sudah melalui tahapan sosialisasi, pendataan, peringatan hingga penerbitan Surat Perintah Bongkar,” kata Muslim.

Di Jalan Imam Bonjol, tujuh bangunan yang sebelumnya menerima SPB seluruhnya telah dibongkar. Sementara di kawasan Taman Wisata Batang Agam, dari 16 bangunan yang menerima SPB, sebanyak 13 telah dibongkar.

Adapun tiga bangunan lainnya masih dalam proses karena pemiliknya mengajukan tambahan waktu untuk melakukan pembongkaran secara mandiri.

“Untuk bangunan yang meminta tambahan waktu, kami memberikan kesempatan agar pembongkaran dapat dilakukan sendiri oleh pemilik. Pemerintah tetap memastikan prosesnya berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Pada penertiban kali ini, tim juga menyerahkan tujuh SPB baru kepada pemilik atau pihak yang menguasai bangunan di kawasan Taman Wisata Batang Agam.

Muslim mengatakan saat tim melakukan pendataan pada 11 Agustus 2026, bangunan-bangunan tersebut dalam kondisi tidak beroperasi dan pemilik atau pihak yang menguasainya tidak berada di lokasi. Setelah dilakukan pendataan lanjutan, pihak terkait berhasil ditemukan sehingga SPB dapat disampaikan secara langsung.

SPB tersebut memberikan waktu 7 x 24 jam kepada pemilik untuk membongkar sebagian atau seluruh bangunan yang dimaksud.

Muslim menegaskan penertiban tidak berhenti pada kawasan Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol. Pemerintah daerah akan melanjutkan penataan terhadap bangunan yang melanggar ketentuan tata ruang atau memanfaatkan fasilitas umum tidak sesuai peruntukannya.

“Pesan Bapak Wali Kota, penertiban ini tidak hanya dilakukan sekarang dan tidak hanya di kawasan ini. Pemerintah berkomitmen melakukan penertiban secara berkelanjutan di berbagai kawasan yang ditemukan melanggar tata ruang maupun menyalahgunakan fasilitas umum,” katanya.

Menurut Muslim, penertiban bukan berarti pemerintah membatasi kegiatan ekonomi masyarakat maupun investasi. Pemko Payakumbuh tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk berusaha dan investor untuk berinvestasi sepanjang kegiatan tersebut mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Pemko Payakumbuh tidak melarang masyarakat untuk berusaha maupun investor untuk berinvestasi. Yang harus dipastikan, seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai aturan, tidak menggunakan fasilitas umum secara tidak semestinya dan tidak melanggar ketentuan tata ruang,” ujarnya.

Penataan kawasan akan dilanjutkan secara bertahap dengan mengacu pada peraturan yang berlaku. Pemerintah menargetkan ruang publik dapat kembali berfungsi secara tertib, aman, nyaman, dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Kami berharap seluruh pihak memahami dan mendukung kebijakan ini. Penataan dilakukan bukan semata-mata untuk membongkar bangunan, tetapi untuk memastikan ruang kota tertata dan dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan masyarakat,” kata Muslim. (HM)

Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Pendukung Investasi Panas Bumi dari Kementerian ESDM    
Minggu, Agustus 23, 2026

On Minggu, Agustus 23, 2026

Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Pendukung Investasi Panas Bumi dari Kementerian ESDM
The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (20/8/2026). (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) meraih penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai Pemerintah Provinsi Pendukung Investasi Panas Bumi, atas komitmen dan dukungan dalam mendorong pengembangan investasi energi panas bumi di Sumbar.

Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, yang hadir mewakili Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, dalam rangkaian The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan penghargaan tersebut menjadi penguatan atas kebijakan Pemprov Sumbar dalam mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Menurutnya, energi bersih tidak hanya berkaitan dengan ketahanan energi, tetapi juga membuka peluang investasi dan penciptaan nilai ekonomi bagi daerah dan masyarakat. Karena itu, pengembangan potensi energi terbarukan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga lingkungan dan kepentingan masyarakat.

“Pengembangan energi bersih harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi Pemprov Sumbar untuk terus memperkuat dukungan terhadap investasi panas bumi.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kita untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan investasi panas bumi di Sumatera Barat,” ujarnya.

Menurut Arry, Pemprov Sumbar akan terus memperkuat koordinasi dan fasilitasi sesuai kewenangan daerah, sehingga potensi panas bumi dapat dikembangkan dan memberikan manfaat bagi perekonomian serta masyarakat, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi Heriyanto mengatakan Sumbar memiliki potensi panas bumi yang tersebar di sejumlah wilayah. Data Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat terdapat 22 titik sumber daya panas bumi di Sumbar.

Salah satu peluang pengembangan yang kini memasuki tahapan lebih lanjut adalah wilayah panas bumi Cubadak Panti di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mendapat Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE)  dengan estimasi awal possible reserve sebesar 77 MWe.

“Survei dan eksplorasi merupakan tahapan penting untuk memperoleh kepastian mengenai potensi sumber daya dan kelayakan pengembangannya. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung koordinasi dan fasilitasi agar proses pengembangan dapat berjalan dengan baik,” jelas Helmi.

Pemprov Sumbar memandang penghargaan tersebut bukan sebagai tujuan akhir, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas dukungan terhadap investasi energi bersih. Ke depan, sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar potensi panas bumi dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat, sekaligus mendukung transisi energi nasional.(adpsb/bud)

Pemko Payakumbuh Gelar Lomba Pengolahan Pangan Lokal B2SA    
Minggu, Agustus 23, 2026

On Minggu, Agustus 23, 2026

Pemko Payakumbuh Gelar Lomba Pengolahan Pangan Lokal B2SA
Lomba yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh tersebut di halaman Kantor Ketahanan Pangan setempat, Kamis (20/8/2026). (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat berbasis potensi lokal. Salah satu upayanya diwujudkan melalui Lomba Pengolahan Pangan Lokal Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Tingkat Kota Payakumbuh Tahun 2026.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman membuka lomba yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh tersebut di halaman Kantor Ketahanan Pangan setempat, Kamis (20/8/2026).

Lomba tahunan ini diikuti perwakilan dari 10 kelurahan yang berasal dari Kecamatan Payakumbuh Timur dan Payakumbuh Utara.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Elzadaswarman menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan strategi mendorong pola konsumsi masyarakat agar lebih sehat, aman, dan bernilai ekonomis.

"Bahan pangan lokal yang sederhana punya potensi besar jika diolah dengan baik, dikemas menarik, serta memenuhi standar keamanan pangan. Kita ingin pangan lokal tak hanya untuk konsumsi rumah tangga, tetapi berkembang menjadi produk unggulan daerah," ujar Elzadaswarman.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda menjelaskan, penguatan ketahanan pangan harus berfokus pada peningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal di pasar.

Guna mendukung target tersebut, pihaknya menggulirkan inovasi bertajuk GEMPITA BERSAMA (Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Pangan Inovatif Tangguh Menuju Konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman). Gerakan ini melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT), TP-PKK, hingga pelaku usaha pangan setempat.

"Melalui penilaian yang transparan dan profesional, pemenang lomba ini nantinya diproyeksikan mewakili Kota Payakumbuh pada ajang serupa di tingkat provinsi maupun nasional," kata Edvidel.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Eni Muis Zulmaeta, jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta dewan juri penilai. (HM)

Respon Cepat Lansia Sakit, Zainimar Dapat Bantuan dari Dinsos Kota Padang    
Minggu, Agustus 23, 2026

On Minggu, Agustus 23, 2026

Respon Cepat Lansia Sakit, Zainimar Dapat Bantuan dari Dinsos Kota Padang
Bantuan tanggap darurat diserahkan langsung kepada Zainimar (lansia/warga emas), seorang warga yang tengah mengalami sakit di RT 03 RW 07, Kelurahan Air Pacah. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebagai wujud nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah di tengah masyarakat, Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Sosial bersama Kecamatan Koto Tangah dan Kelurahan Air Pacah bergerak cepat merespons laporan kasus sosial. Bantuan tanggap darurat diserahkan langsung kepada Zainimar (lansia/warga emas), seorang warga yang tengah mengalami sakit di RT 03 RW 07, Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Minggu, 23 Agustus 2026, di Kelurahan Air Pacah RT 03 RW 07.

Kegiatan respons cepat ini dihadiri oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinas Sosial Kota Padang Desfi Hendri beserta jajaran, Kasi Sosial Kecamatan Koto Tangah Wahyudi Edward beserta jajaran, serta Plt. Lurah Air Pacah Maria Susanti beserta perangkat kelurahan, RT, dan RW setempat. 

Dalam kunjungan tersebut, diserahkan sejumlah bantuan tanggap darurat berupa kasur, popok (pampers), paket sembako, serta pakaian layak pakai untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Padang, Desfi Hendri menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan asesmen begitu menerima informasi di lapangan. 
​Ia menambahkan, penyaluran bantuan tanggap darurat ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk memastikan setiap warga yang membutuhkan uluran tangan mendapatkan perhatian serta perlindungan sosial yang cepat dan tepat.

"Begitu mendapatkan informasi mengenai kondisi warga kita di Kelurahan Air Pacah, tim dari Dinas Sosial langsung bergerak cepat untuk melakukan asesmen dan turun ke lapangan guna memberikan respons kasus yang diperlukan," katanya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Koto Tangah, Wahyudi Edward menegaskan bahwa sinergi lintas jajaran terus dioptimalkan guna merespons kondisi kedaruratan di tengah warga. Ia menambahkan bahwa pihak kecamatan dan kelurahan akan terus siaga dan responsif terhadap permasalahan sosial di wilayahnya. 

"Bantuan yang kami serahkan berupa kasur, popok, serta paket sembako ini merupakan wujud kepedulian sekaligus respons taktis pemerintah dalam meringankan beban warga, khususnya yang sedang mengalami kendala kesehatan maupun kesulitan mobilitas," tukuknya.

Plt. Lurah Air Pacah, Maria Susanti mengungkapkan rasa terima kasih atas sinergi cepat yang terjalin antara dinas sosial, kecamatan, serta perangkat RT dan RW dalam membantu warganya.

"Apa yang kami berikan hari ini mungkin tidak seberapa, namun ini adalah wujud nyata cinta kasih dan kepedulian Pemerintah Kota (Pemko) Padang agar Ibu Zainimar beserta keluarga merasa tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit ini. Kami mendoakan semoga beliau diberikan kesembuhan serta ketabahan," jelasnya.

Maria Susanti, yang turun langsung mendampingi penyerahan bantuan bersama perangkat RT dan RW setempat, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang terjalin antar-instansi. Ia menjelaskan bahwa aksi ini bentuk dari kepedulian bersama terhadap kondisi  Zainimar yang tengah diuji kesakitan.

"Jika ada warga kita yang membutuhkan uluran tangan, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada kelurahan agar dapat kami respons dengan cepat," tutupnya.

Pemerintah Kota Padang mengimbau kepada seluruh Ketua RT, RW, dan masyarakat untuk senantiasa menjaga kepedulian sosial serta peka terhadap kondisi tetangga sekitar. Warga diimbau agar segera melaporkan kepada pihak kelurahan jika mendapati warga lain yang membutuhkan uluran tangan agar dapat direspons dengan cepat. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Peko Payakumbuh Terima Penghargaan Sebagai "Penyerah Piutang Kolaborasi Terbaik"    
Minggu, Agustus 23, 2026

On Minggu, Agustus 23, 2026

Peko Payakumbuh Terima Penghargaan Sebagai "Penyerah Piutang Kolaborasi Terbaik"
Penghargaan dalam ajang KPKNL Bukittinggi Award 2026 tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KPKNL Bukittinggi Novrizal kepada Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Payakumbuh menerima penghargaan sebagai "Penyerah Piutang Kolaborasi Terbaik" dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bukittinggi atas keberhasilan sinergi penyelesaian piutang daerah. 

Penghargaan dalam ajang KPKNL Bukittinggi Award 2026 tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KPKNL Bukittinggi Novrizal kepada Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, yang mewakili Wali Kota Zulmaeta, di Bukittinggi, Rabu (19/8/2026).

Apresiasi dari lembaga di bawah Kementerian Keuangan ini diberikan secara spesifik kepada Pemko Payakumbuh melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Fasilitasi Pembiayaan Kota Payakumbuh. 

“Kami menyampaikan apresiasi kepada KPKNL Bukittinggi atas komitmen dan konsistensinya dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, profesional, dan berintegritas. Ini merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah,” ujar Rida.

Menurut Rida, pelayanan publik tidak cukup hanya cepat dan tepat, tetapi juga harus memberikan kepastian dan kenyamanan serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Karena itu, ia menilai inovasi, transparansi, akuntabilitas, dan integritas perlu terus diperkuat dalam setiap penyelenggaraan pelayanan publik.

“Pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, inovasi, transparansi, akuntabilitas, dan integritas harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pelayanan,” katanya.

Rida juga menyatakan dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh terhadap semangat GADANG yang diusung KPKNL Bukittinggi, yakni Gigih, Antusias, Dedikasi, Amanah, Nyaman, dan Good Governance.

“Semangat GADANG sangat relevan dengan upaya kita bersama untuk membangun pelayanan publik yang semakin baik. Gigih dalam bekerja, antusias memberikan pelayanan, berdedikasi, amanah, menciptakan kenyamanan, serta menjunjung prinsip good governance,” ungkapnya.

Selain menerima penghargaan, Rida menekankan pentingnya kolaborasi dalam penyelesaian piutang yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Menurut dia, penyelesaian piutang perlu melibatkan seluruh pihak terkait dan dilakukan secara transparan. Untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan, penilaian terhadap aset juga perlu dilakukan oleh tim penilai KPKNL.

“Penyelesaian piutang perlu dilakukan bersama dan tentunya harus ada transparansi. Penilaian aset dilakukan oleh tim penilai KPKNL,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KPKNL Bukittinggi Novrizal mengatakan pemerintah daerah perlu mengoptimalkan pemanfaatan aset Barang Milik Negara (BMN) maupun Barang Milik Daerah (BMD) yang tidak digunakan sesuai tugas dan fungsi.

Menurut dia, aset tersebut dapat dimanfaatkan secara produktif, salah satunya melalui mekanisme sewa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kita perlu mengoptimalkan aset yang ada. Apabila terdapat BMN atau BMD yang tidak digunakan sesuai tugas dan fungsi, maka dapat dimanfaatkan, termasuk melalui mekanisme sewa,” ujar Novrizal.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara KPKNL dan pemerintah daerah dalam mengawal penyelesaian piutang tak tertagih di wilayah kerja KPKNL Bukittinggi.

Dalam forum tersebut, KPKNL Bukittinggi turut menjelaskan bahwa layanan KPKNL pada prinsipnya tidak dikenakan biaya. Pengecualian berlaku untuk layanan tertentu yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan dan termasuk dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

KPKNL juga terus memperkuat upaya pencegahan korupsi dan gratifikasi. Masyarakat dapat menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan pelanggaran atau gratifikasi di lingkungan Kementerian Keuangan melalui saluran WISE Kementerian Keuangan.

Penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Payakumbuh untuk terus memperkuat kolaborasi antarlembaga, khususnya dalam pengelolaan aset dan penyelesaian piutang secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan. (HM)

Wako Fadly Amran Apresiasi Anggota DPRD Kota Padang Rafly Boy, Realisasi Pokir Gelar Jalan Santai se-Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah    
Minggu, Agustus 23, 2026

On Minggu, Agustus 23, 2026

Wako Fadly Amran Apresiasi Anggota DPRD Kota Padang Rafly Boy, Realisasi Pokir Gelar Jalan Santai se-Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah
Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri kegiatan jalan santai se-Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Minggu, 23 Agustus 2026. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri kegiatan jalan santai se-Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Minggu, 23 Agustus 2026.

Kegiatan dipusatkan di Lapangan RW 05 dan dirangkaikan dengan Lomba Marandang Antar-RT, Jalan Santai, Operasi Pasar Murah, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan itu dihadiri Anggota DPRD Kota Padang Rafly Boy, Camat Padang Timur Aidil, unsur Forkopimca Padang Timur dan tamu undangan lainnya.

Lomba Marandang diikuti 54 RT se-Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah dan memperebutkan Piala Wali Kota Padang. Sementara itu, jalan santai turut dimeriahkan dengan berbagai hadiah menarik, antara lain kulkas dan televisi.

Fadly Amran mengapresiasi kreativitas dan partisipasi masyarakat dalam menggelar berbagai kegiatan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kota Padang Rafly Boy yang telah memberikan dukungan melalui dana pokok-pokok pikiran (Pokir) untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Pokir harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat," ujarnya.

Fadly Amran mengajak masyarakat memperkuat semangat gotong royong, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Saat ini Kota Padang menempati peringkat ke-8 sebagai kota terbersih di Indonesia.

“Kita menargetkan Padang bisa menjadi kota nomor satu terbersih di Indonesia. Agar target ini tercapai, salah satu syaratnya adalah pemilahan sampah. Untuk itu saya mengajak masyarakat Kota Padang untuk aktif memilah sampah, minimal sampah sisa makanan dan non makanan," cakapnya.

Pemerintah Kota Padang akan terus memperkuat pengelolaan sampah melalui pengembangan Bank Sampah. Pemerintah Kota Padang juga akan memberikan penghargaan bagi masyarakat yang berperan aktif menjaga kebersihan serta sanksi bagi pihak yang melanggar aturan terkait kebersihan.

“Kami juga berharap dukungan dan partisipasi masyarakat Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah terhadap berbagai program pembangunan di Kota Padang. Saat ini, Pemerintah Kota Padang tengah melakukan revitalisasi Pasar Raya Padang, pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta drainase, termasuk upaya penanganan dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 2025 lalu," tukuknya. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU