HEADLINE
DPRD Padang Dukung Penuh Pelaksanaan Ibadah Ramadhan yang Aman dan Khusyuk, Ini Pesan Ustad Muharlion    
Sabtu, Februari 14, 2026

On Sabtu, Februari 14, 2026

DPRD Padang Dukung Penuh Pelaksanaan Ibadah Ramadhan yang Aman dan Khusyuk, Ini Pesan Ustad Muharlion
Ketua DPRD Kota Padang, Ustad H. Muharlion, S.Pd.

BENTENGSUMBAR.COM
– Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion, S.Pd, bersama Wali Kota Padang, H. Fadly Amran, serta para pimpinan organisasi kemasyarakatan, organisasi sosial, organisasi keagamaan, dan organisasi kepemudaan se-Kota Padang, melaksanakan penandatanganan Pernyataan Sikap Bersama dalam rangka menyambut dan mendukung pelaksanaan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang Jumat (13/02/2026), menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, unsur legislatif, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan suasana Ramadhan yang khusyuk, aman, tertib dan penuh keberkahan.

Dalam pernyataan sikap tersebut ditegaskan komitmen bersama untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas iman, ibadah, dan akhlak masyarakat. Selain itu juga mengajak umat Islam menjalankan ibadah dengan khusyuk, tertib, dan penuh rasa syukur serta memperkuat silaturahmi, menjaga toleransi, serta mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat Kota Padang.

Muharlion berharap di Ramadan kali ini warga Padang bisa mengedepankan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kaum dhuafa dan kelompok rentan. Menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan selama bulan Ramadhan, serta menolak segala bentuk provokasi dan perpecahan serta mendorong peran aktif generasi muda dalam kegiatan positif dan pembinaan karakter. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama bahwa pelaksanaan ibadah Ramadhan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. 

Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion, S.Pd menyampaikan bahwa DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan suasana Ramadhan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh nilai kebersamaan. “Ramadhan adalah bulan pendidikan spiritual dan sosial. Momentum ini harus kita jadikan sebagai penguat iman, pengokoh persatuan, serta penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat," kata Muharlion.

Dilanjutkan, DPRD Kota Padang mendukung penuh langkah Pemerintah Kota dalam menciptakan suasana yang kondusif agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Muharlion juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Ramadhan sebagai ajang pembinaan diri dan penguatan karakter. “Mari kita jaga Kota Padang dengan semangat kebersamaan. Hindari segala bentuk tindakan yang dapat merusak ketertiban, persatuan, dan nilai-nilai keagamaan. Ramadhan adalah bulan rahmat dan ampunan, saat yang tepat untuk memperbaiki diri serta mempererat silaturahmi.” harapnya.

Di akhir pernyataannya, Ketua DPRD Kota Padang menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Islam. “Atas nama pribadi dan pimpinan DPRD Kota Padang, saya mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan keberkahan kepada kita semua. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.” (*)

Tarhib Ramadhan, PWI-IKWI Sumbar Gelar Silaturrahmi dan Doa Bersama    
Sabtu, Februari 14, 2026

On Sabtu, Februari 14, 2026

Tarhib Ramadhan, PWI-IKWI Sumbar Gelar Silaturrahmi dan Doa Bersama
Menjelang memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat menggelar kegiatan silaturrahmi sekaligus syukuran dan doa bersama. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Menjelang memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat menggelar kegiatan silaturrahmi sekaligus syukuran dan doa bersama,  di Kantor PWI Sumbar, Jalan Bagindo Aziz Chan No 8A, Padang, Sabtu (14/2/2026).

Silaturrahmi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, bersama Sekretaris PWI Sumbar, Firdaus. Turut hadir pula jajaran pengurus PWI Sumbar, Dewan Kehormatan Provinsi (DKP), serta pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumbar.

Silaturrahmi dan syukuran ini digelar sebagai momentum mempererat kebersamaan antar-pengurus usai rangkaian agenda besar, mulai dari pelantikan pengurus PWI dan IKWI Sumbar hingga partisipasi dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten yang cukup menyita waktu dan energi.

Pada kesempatan itu Widya Navies menyampaikan, pada Ramadhan nanti bukan hanya menjadi momentum ibadah secara personal, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat soliditas organisasi dan mempererat ukhuwah di antara insan pers.

“Melalui silaturrahmi ini, kita ingin menyatukan kembali energi, memperkuat kebersamaan, serta memantapkan langkah organisasi ke depan. Ramadhan harus menjadi titik tolak untuk meningkatkan integritas dan profesionalisme kita sebagai wartawan,” ujarnya.

Selain sebagai ajang temu kangen antar-pengurus, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran berbagai agenda organisasi yang telah dilaksanakan, serta memohon keberkahan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik ke depan.

Sekretaris PWI Sumbar, Firdaus, menambahkan bahwa kebersamaan yang terjalin selama ini menjadi modal utama dalam menjaga marwah organisasi. 

Menurutnya, komunikasi internal yang baik akan berdampak positif pada kinerja organisasi secara keseluruhan.

“Kita ingin PWI Sumbar tetap solid, profesional, dan mampu menjadi rumah besar bagi wartawan di Sumatera Barat. Silaturrahmi seperti ini penting untuk menjaga harmonisasi,” katanya.

Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Para pengurus tampak saling berbagi cerita dan pengalaman selama menjalankan aktivitas organisasi, sekaligus membahas sejumlah rencana kegiatan ke depan menyambut Ramadhan.

Dengan digelarnya silaturrahmi ini, PWI Sumbar berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebajikan yang dibawa Ramadhan dapat memperkuat komitmen insan pers dalam menjalankan tugas secara profesional, berimbang, dan beretika di tengah dinamika informasi yang terus berkembang.

Pada kesempatan itu juga menghadiri penceramah kondang. Ustadz menyampaikan sebelum menjalankan ibadah puasa ummat Islam harus mensucikan diri. Diakhir syukuran itu, pengurus PWI saling bermaaf-maafan.(*)

Syamel Muhammad Resmi Pimpin YKI Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Perkuat Sinergi Penanggulangan Kanker    
Sabtu, Februari 14, 2026

On Sabtu, Februari 14, 2026

Syamel Muhammad Resmi Pimpin YKI Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Perkuat Sinergi Penanggulangan Kanker
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. 

BENTENGSUMBAR.COM
- dr. Syamel Muhammad, SpOG, Subsp. Onk(K) resmi dilantik sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) periode 2026–2031. Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan World Cancer Day Symposium 2026 yang digelar di Hotel Mercure Padang, Sabtu (14/2/2026). Prosesi pengukuhan ditandai dengan pemasangan pin oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah kepada dr. Syamel Muhammad beserta jajaran pengurus yang baru. Momentum ini menjadi penegasan komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kanker di Sumbar. Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. Dr. dr. Aru Wijaksono, Sp.PD, K-HOM; Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dr. Rauza Sukmarita, Ph.D; Ketua YKI Cabang Koordinator Provinsi Sumbar periode 2021–2026, dr. Ernawati, SpOG, Subsp. Urogin RE, MARS; serta para tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan di bidang kesehatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus baru YKI Sumbar. Ia menegaskan bahwa YKI merupakan lembaga nirlaba yang memiliki peran strategis dalam upaya promotif, preventif, hingga pendampingan pasien kanker. “Amanah ini bukan tugas yang ringan, namun merupakan tugas mulia karena menyangkut perjuangan kemanusiaan, kepedulian sosial, serta upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam pencegahan dan penanggulangan kanker,” ujar Mahyeldi.

Ia mengungkapkan, kanker saat ini menjadi penyebab kematian ketiga terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Global Cancer Observatory (Globocan) tahun 2022, tercatat lebih dari 408 ribu kasus baru dan sekitar 242 ribu kematian akibat kanker. Jenis kanker dengan angka kematian tertinggi antara lain kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, kanker kolorektal, dan kanker hati.

Menurut Mahyeldi, tantangan tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan lintas profesi. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan memerlukan dukungan organisasi masyarakat seperti YKI. “Saudara yang dilantik hari ini adalah garda terdepan dalam memastikan setiap langkah kita berkontribusi nyata pada perjuangan melawan kanker. Mari kita perkuat kerja sama ini. Pemprov Sumbar berkomitmen mendukung program-program yang sejalan dengan peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUP Dr. M. Djamil Padang, dr. Dovy Djanas, Sp.OG(K), KFM, MARS, FISQua menyampaikan peran YKI merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam perjuangan kemanusiaan melawan kanker. Ia menekankan bahwa kanker bukan hanya persoalan medis, tetapi juga menyangkut aspek sosial, ekonomi, dan psikologis. Masih banyak pasien datang dalam kondisi stadium lanjut, sehingga terapi menjadi lebih kompleks dan beban yang ditanggung keluarga semakin berat.

Sebagai rumah sakit rujukan utama di Sumbar, RSUP Dr. M. Djamil Padang terus mengembangkan layanan kanker yang komprehensif dan multidisiplin, mulai dari penguatan layanan bedah onkologi, kemoterapi, patologi anatomi, hingga peningkatan mutu dan keselamatan pasien berbasis evidence dan teknologi terkini. Namun demikian, ia menegaskan pelayanan kuratif saja tidak cukup. Upaya promotif dan preventif harus diperkuat melalui edukasi masif dan skrining deteksi dini kanker serviks, kanker payudara, serta jenis kanker lainnya, hingga menjangkau kabupaten dan kota.

Ia juga menilai keberadaan YKI sebagai mitra strategis sangat penting, antara lain dalam penguatan edukasi berbasis masyarakat, pendampingan pasien melalui program navigasi, dukungan psikososial dan layanan paliatif, serta kolaborasi pengembangan registri kanker daerah dan kegiatan ilmiah berbasis data. “Keberhasilan penanggulangan kanker tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alat dan terapi, tetapi juga oleh kekuatan kolaborasi dan empati. Pelantikan hari ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan deklarasi komitmen moral bahwa kita tidak akan diam menghadapi kanker. Kita berdiri bersama pasien, keluarga, dan para penyintas,” pungkasnya. (Adpsb/nov/bud)

DPRD Padang  dan Wali Kota Apresiasi Kolaborasi Yayasan Mycare dan Yayasan Berkah Amal Salih, Ini Kata Rusdi    
Sabtu, Februari 14, 2026

On Sabtu, Februari 14, 2026

DPRD Padang  dan Wali Kota Apresiasi Kolaborasi Yayasan Mycare dan Yayasan Berkah Amal Salih, Ini Kata Rusdi
Penyerahan beras yatim dari Yayasan Mubarokah Yatama Peduli (Mycare) di Sekretariat Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Walikota Padang mengaku bangga dengan kolaborasi dua yayasan yang peduli dengan anak yatim.

Hal sama juga disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, H. Rusdi, ST MT saat penyerahan beras yatim dari Yayasan Mubarokah Yatama Peduli (Mycare) di Sekretariat Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS), Perum Mitra Utama 2 Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Jumat (13/2/2026).

Wali Kota Padang yang diwakili Kepala Dinas Sosial Eri Sendjaya menegaskan kegiatan seperti harus didukung oleh semua pihak. Malahan, dia siap berkontribusi untuk mendukung program yang ada di yayasan ini.

"Kita akan ikut memberi dukungan. Karena, kegiatan yang dilaksanakan yayasan ini juga membantu program Pemko Padang," ujarnya.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Eri Sendjaya untuk menjelaskan persoalan pemutusan  PBI BPJS yang lagi viral. Dia tegaskan, jika ada pemutusan urus selagi masih sehat.

Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Padang, H. Rusdi berharap kolaborasi antara Yayasan Mycare dan yBAS terus berlanjut. Karena, para anak yatim sangat menanti program ini setiap saat.

"Seperti halnya, Jumat Berkah Berbagi yBAS yang selalu ditunggu para anak yatim. Kita berharap ini juga dilakukan secara rutin. Kita di DPRD Padang akan memberi dukungan pada lembaga masyarakat yang memberikan  kontribusi pada warga. Ini akan kita sampaikan dalam rapat dengar pendapat dengan mitra kerja komisi IV," ujar H. Rusdi, yang merupakan Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang ini. (*)

DPRD Kota Padang Kawal Hasil Musrembang Koto Tangah untuk Perkuat Infrastruktur dan Target PAD 2026, Ini Pesan Ustad Muharlion    
Sabtu, Februari 14, 2026

On Sabtu, Februari 14, 2026

DPRD Kota Padang Kawal Hasil Musrembang Koto Tangah untuk Perkuat Infrastruktur dan Target PAD 2026, Ini Pesan Ustad Muharlion
Ketua DPRD Kota Padang, Ustad H. Muharlion. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padang menegaskan komitmennya dalam mengawal seluruh hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Koto Tangah yang digelar di Ruang Baghindo Aziz Chan, Balai Kota Padang. Musrembang tersebut menjadi forum strategis dalam menyusun prioritas pembangunan tahun anggaran 2027, dengan fokus pada penguatan infrastruktur, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta percepatan pemulihan pascabanjir di wilayah Kota Padang. Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyampaikan bahwa Kecamatan Koto Tangah sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Kota Padang memiliki tantangan pembangunan yang kompleks dan membutuhkan perhatian serius dalam perencanaan anggaran daerah.

Dalam forum Musrembang tersebut, berbagai usulan masyarakat mengemuka, khususnya terkait perbaikan jalan lingkungan, drainase, serta fasilitas publik yang belum terjangkau pembangunan secara optimal.
Ketua DPRD menegaskan bahwa lembaga legislatif akan memastikan setiap usulan prioritas dikaji secara objektif dan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. “Koto Tangah adalah kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar di Kota Padang. Tentu kebutuhan infrastrukturnya juga sangat besar. DPRD akan mengawal agar pembangunan dilakukan secara merata, berkeadilan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Muharlion.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan capaian PAD tahun 2025 yang telah melampaui target. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan signifikan pada 2026 hingga mendekati Rp1 triliun. DPRD Kota Padang mendukung langkah optimalisasi potensi pajak daerah, seperti: • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) • BPHTB • Pajak hotel dan restoran • Pajak rumah makan dan sektor jasa

Muharlion menekankan bahwa peningkatan PAD harus dibarengi dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. “Peningkatan pendapatan daerah bukan sekadar mengejar angka, tetapi bagaimana kita memperkuat kemandirian fiskal demi membiayai pembangunan yang berkelanjutan. DPRD akan memastikan setiap kebijakan anggaran tetap berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.

DPRD juga menyoroti tantangan penyesuaian belanja pegawai sesuai regulasi nasional yang mengharuskan proporsi belanja pegawai berada di kisaran 30 persen pada 2027. Saat ini komposisi belanja pegawai masih berada di atas angka tersebut, sehingga diperlukan langkah strategis dan perencanaan yang matang agar struktur APBD tetap sehat tanpa mengganggu pelayanan publik. “Penataan belanja daerah harus dilakukan secara bijak dan bertahap. Kita tidak boleh tergesa-gesa, namun tetap harus disiplin dalam menjaga keseimbangan fiskal daerah,” jelas Muharlion.

Salah satu agenda penting yang turut dibahas adalah percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak banjir bandang. Program tersebut direncanakan menelan anggaran sekitar Rp600 miliar dan diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. DPRD memastikan akan mengawal proses perencanaan hingga penganggaran agar berjalan transparan dan tepat sasaran. “Pemulihan pascabencana adalah tanggung jawab bersama. DPRD akan mengawal setiap tahapannya agar masyarakat terdampak segera mendapatkan kepastian dan perlindungan yang layak,” ujarnya.

Mengakhiri pernyataannya, Ketua DPRD Kota Padang mengajak seluruh unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta warga untuk menjaga semangat kebersamaan dalam membangun daerah. “Musrembang adalah wujud partisipasi publik dalam pembangunan. Mari kita jadikan forum ini sebagai ruang musyawarah yang produktif dan bermartabat. Dengan sinergi yang kuat antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, insya Allah Kota Padang akan semakin maju, tangguh, dan sejahtera.” (*)

Wako Fadly Amran Melaunching Pekan Posyandu Bidang Kesehatan Kota Padang di Posyandu Pala Indah VIII    
Sabtu, Februari 14, 2026

On Sabtu, Februari 14, 2026

Wako Fadly Amran Melaunching Pekan Posyandu Bidang Kesehatan Kota Padang di Posyandu Pala Indah VIII
Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi me-launching Pekan Posyandu Bidang Kesehatan Kota Padang di Posyandu Pala Indah VIII. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi me-launching Pekan Posyandu Bidang Kesehatan Kota Padang di Posyandu Pala Indah VIII, Kelurahan Parak Laweh Pulau Air Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu (14/2/2026).

Fadly Amran menegaskan bahwa Posyandu merupakan garda terdepan dalam mendukung program pembangunan nasional. Ia menyebut peluncuran Pekan Posyandu menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Keberhasilan program kesehatan membutuhkan kerja berjenjang mulai dari kader Posyandu, Puskesmas, hingga dinas terkait. Untuk itu kita perlu menyamakan berbagai persepsi agar administrasi pelayanan publik kita semakin baik,” ujar Fadly Amran. 

Fadly Amran juga menekankan peran strategis kader Posyandu sebagai ujung tombak dalam mengidentifikasi kondisi kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan stunting. Menurutnya, setiap anak merupakan calon generasi penerus yang harus dijaga tumbuh kembangnya. “Kami mengapresiasi semangat para kader Posyandu yang luar biasa. Mari kita terus turun ke lapangan, memastikan kesehatan balita, remaja, dan lansia terpantau dengan baik. Kita berharap tidak ada lagi kasus stunting maupun masalah kesehatan lain yang luput dari perhatian,” ujarnya.

Terakhir, Wali Kota Padang yang juga mantan Ketua KNPI Sumbar ini menyampaikan Pemerintah Kota Padang telah menghadirkan sejumlah program unggulan seperti BPJS Kesehatan Gratis, Peduli Warga Emas, dan Dokter Warga. Program ini bertujuan untuk memberikan jaminan dan layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Padang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, menyampaikan bahwa Pekan Posyandu merupakan manifestasi komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan dasar hingga ke tingkat komunitas. “Saat ini dalam aplikasi e-PPGBM tercatat 58 ribu Balita di Kota Padang, dimana sekitar 2,5 persen atau kurang lebih 1.600 Balita dalam keadaan stunting. Melalui kegiatan ini 100 persen Balita hadir ke Posyandu, sehingga ketika ditemukan dapat kita intervensi,” jelasnya.

dr. Srikurnia Yati menambahkan, terdapat beberapa tujuan utama pelaksanaan Pekan Posyandu, yakni akselerasi penurunan stunting melalui validasi data real time, implementasi integrasi layanan primer berbasis siklus hidup, penguatan ketahanan kesehatan berbasis komunitas, serta optimalisasi peran kader sebagai agen perubahan. “Melalui Pekan Posyandu ini, Pemerintah Kota Padang berharap Posyandu semakin kokoh sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, serta mampu mewujudkan masyarakat Kota Padang yang sehat, tangguh, dan sejahtera,” pungkasnya. (*)

Wako Fadly Amran Menobatkan Fathir Lathief dan Nikita Arhima Putri sebagai The Winner Duta GenRe Kota Padang Tahun 2026    
Sabtu, Februari 14, 2026

On Sabtu, Februari 14, 2026

Wako Fadly Amran Menobatkan Fathir Lathief dan Nikita Arhima Putri sebagai The Winner Duta GenRe Kota Padang Tahun 2026
Wali Kota Padang, Fadly Amran. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi menobatkan Fathir Lathief (SMAN 6 Padang) dan Nikita Arhima Putri (SMAN 2 Padang) sebagai The Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Padang Tahun 2026.

Penobatan tersebut berlangsung pada Puncak Apresiasi Duta GenRe Kota Padang 2026 yang digelar di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Sabtu (14/2/2026).

Fadly Amran menegaskan bahwa Pemilihan Duta GenRe merupakan salah satu langkah Pemerintah Kota Padang dalam membangun generasi muda yang cerdas, sehat, dan siap menghadapi tantangan zaman. “Duta GenRe harus menjadi motivator dan role model yang berkarakter serta berintegritas. Mereka diharapkan mampu berkontribusi mencegah berbagai persoalan remaja, mulai dari pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga kekerasan seksual dan perilaku negatif lainnya,” tegasnya.

Fadly Amran menambahkan bahwa peran Duta GenRe tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga strategis dalam mengedukasi remaja mengenai pentingnya perencanaan masa depan, termasuk pendidikan, karier, serta kesiapan membangun keluarga yang sehat dan berkualitas. “Selamat kepada Fathir dan Nikita sebagai The Winner Duta GenRe Kota Padang 2026 sekaligus wakil Kota Padang di ajang Duta GenRe Provinsi Sumatera Barat 2026. Semoga menjadi agen perubahan dan mengharumkan nama Kota Padang di tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Fadly Amran didampingi Pj Sekda Raju Minropa.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Imelda Novalin, menyampaikan bahwa Pemilihan Duta GenRe 2026 mengusung tema “1 Dekade GenRe Kota Padang: Kolaborasi 10 Tahun Membangun Mimpi”.

Tema tersebut menurutnya merefleksikan perjalanan satu dekade Program GenRe di Kota Padang dalam menyiapkan remaja merencanakan kehidupan berkeluarga melalui edukasi pendewasaan usia perkawinan, perencanaan pendidikan dan karier, serta kesiapan berkeluarga sesuai siklus kesehatan reproduksi. “Program GenRe bukan sekadar kompetisi, melainkan komitmen bersama untuk membentuk generasi yang mampu merencanakan masa depan secara matang, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun sosial,” ujarnya.

Ia memaparkan, pada ajang Pemilihan Duta GenRe Kota Padang tahun ini diikuti 200 peserta dari berbagai Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di sekolah serta Kampung Keluarga Berencana (KB) di kelurahan se-Kota Padang. Rangkaian kegiatan dimulai dari pendaftaran, workshop, dan talkshow, hingga seleksi di Latbang BKKBN Provinsi Sumbar. "Dari 200 peserta, tersaring 40 finalis terbaik atau 20 pasang yang mengikuti pembekalan intensif dan karantina. Para finalis mendapatkan materi dari Dinas Kesehatan, psikolog, ahli public speaking, Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang, BKKBN, TNI, serta Duta GenRe Indonesia sebelum melangkah ke grand final," paparnya. (*)