HEADLINE
Sekdaprov Sumbar Tekankan Perencanaan Terarah, Satpol PP dan Damkar Diminta Lebih Responsif    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Sekdaprov Sumbar Tekankan Perencanaan Terarah, Satpol PP dan Damkar Diminta Lebih Responsif
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat membuka Rapat Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) se-Sumbar dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027, Selasa (21/04/2026). (Foto: Adpim Sumbar). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menekankan pentingnya perencanaan yang responsif dan terarah dalam memperkuat ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat membuka Rapat Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) se-Sumbar dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027, Selasa (21/04/2026).

Arry Yuswandi menegaskan keberadaan Satpol PP dan Damkar memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Satpol PP memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, termasuk penanganan kebakaran. Peran ini sangat strategis dalam mewujudkan lingkungan sosial yang aman, tertib, dan harmonis,” ujarnya.

Ia menekankan, penyusunan Renja Tahun 2027 harus selaras dengan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025–2029, dengan visi Sumatera Barat Madani yang Maju dan Berkeadilan. 

Dalam konteks tersebut, tugas dan fungsi Satpol PP dan Damkar memiliki keterkaitan erat dengan misi pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang beradat, berbudaya, serta berbasis nilai-nilai agama dan kearifan lokal.

“Perencanaan yang baik akan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan tugas. Karena itu, penyusunan Renja ini harus memperhatikan kondisi riil di masing-masing daerah dan berorientasi pada hasil yang ingin dicapai,” tegas Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya peningkatan kinerja dan responsivitas dalam menangani berbagai potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum. 

Ia meminta agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini dengan penanganan yang cepat, tepat, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan menunggu masalah menjadi besar baru ditangani. Setiap potensi gangguan harus segera direspons secara cepat dan tepat, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergi antar daerah, khususnya di wilayah perbatasan, guna meningkatkan efektivitas penegakan Peraturan Daerah serta penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

“Sinergi antar daerah menjadi kunci, terutama dalam menangani persoalan lintas wilayah. Dengan kerja sama yang baik, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumbar, Irwan dalam laporannya menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dalam perencanaan tahun 2027.

Di antaranya belum optimalnya penegakan Peraturan Daerah, masih adanya gangguan ketenteraman dan ketertiban umum, serta belum maksimalnya penyelenggaraan perlindungan masyarakat dan penanggulangan kebakaran.

Ia juga mengungkapkan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum optimalnya kualitas dan kuantitas aparatur, menjadi tantangan yang perlu segera diatasi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Irwan mengatakan, pihaknya telah merumuskan sejumlah strategi, antara lain peningkatan sosialisasi dan penegakan Perda, penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas aparatur, serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung.

Di samping itu, arah kebijakan tahun 2027 akan difokuskan pada peningkatan kualitas penegakan regulasi, optimalisasi penyelenggaraan ketertiban umum, penguatan perlindungan masyarakat, serta peningkatan layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama menjadi sebuah pedoman dalam pelaksanaan tugas Satpol PP dan Damkar ke depan dalam mewujudkan penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta layanan pemadam kebakaran yang semakin optimal di Sumbar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran kabupaten/kota se-Sumatera Barat. (adpsb/rmz/bud)

Sekda Sumbar Dorong Optimalisasi Pendekatan Klaster untuk Perkuat Sistem Penanggulangan Bencana    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Sekda Sumbar Dorong Optimalisasi Pendekatan Klaster untuk Perkuat Sistem Penanggulangan Bencana
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, saat membuka Workshop Pertemuan Lintas Sektoral Pendukung Klaster Penanggulangan Bencana Provinsi Sumbar di The ZHM Premiere Hotel Padang, Selasa (21/04/2026). (Foto: Adpim Sumbar). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus berupaya memperkuat sistem penanggulangan bencana melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. 

Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, saat membuka Workshop Pertemuan Lintas Sektoral Pendukung Klaster Penanggulangan Bencana Provinsi Sumbar di The ZHM Premiere Hotel Padang, Selasa (21/04/2026).

Arry Yuswandi menekankan kompleksitas bencana yang kerap terjadi di Sumbar menuntut adanya pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif antar seluruh pemangku kepentingan.

Ia mengingatkan kembali besarnya dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 sebagai pelajaran penting bagi semua pihak.

“Bencana tersebut menimbulkan dampak signifikan, baik korban jiwa, pengungsian, kerusakan infrastruktur, hingga terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Tercatat 264 jiwa meninggal dunia, 72 orang hilang, dan lebih dari 10 ribu masyarakat harus mengungsi,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menegaskan bahwa penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi multipihak yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan.

Sejalan dengan kebijakan nasional, pemerintah daerah mendorong penerapan pendekatan klaster dalam penanggulangan bencana sebagaimana diamanatkan oleh BNPB. 

Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas koordinasi antar pemangku kepentingan, baik pada fase pra bencana, tanggap darurat, maupun pascabencana.

Namun demikian, Arry Yuswandi mengakui implementasi pendekatan klaster di daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya belum optimalnya fungsi klaster yang telah terbentuk, belum jelasnya pembagian peran, serta belum terbangunnya mekanisme koordinasi yang terpadu.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memperkuat pemahaman bersama, membangun koordinasi lintas sektor yang lebih solid, serta menyusun rencana aksi yang benar-benar implementatif dan menjawab kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan peran strategis pemerintah provinsi dalam mengorkestrasi sinergi antar pihak, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan dan langkah penanggulangan bencana berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ia menegaskan, Pemprov Sumbar menyambut baik inisiatif kolaboratif yang dihadirkan dalam kegiatan ini, termasuk peran aktif Sumbar Pulih bersama Yayasan Plan International Indonesia. 

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan mitra pembangunan dinilai menjadi kunci dalam membangun ketangguhan daerah terhadap bencana.

Ia berharap, melalui forum ini dapat dihasilkan struktur koordinasi klaster yang jelas dan efektif, pembagian peran yang tegas antar pihak, serta rencana aksi yang terarah dan berkelanjutan.

“Lebih dari itu, kita berharap pendekatan klaster ini benar-benar menjadi bagian integral dalam sistem penanggulangan bencana di Sumatera Barat,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumbar beserta jajaran, pimpinan Yayasan Plan International Indonesia, pimpinan Platform Sumbar Pulih, BPBD kabupaten/kota, unsur OPD, TNI/Polri, instansi vertikal, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, relawan kebencanaan, serta para narasumber dan fasilitator. (adpsb/rmz/bud)

Archeda Co. Jepang dan Unand Lakukan Penelitan di Poktan Air Santok Indah Pariaman    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Archeda Co. Jepang dan Unand Lakukan Penelitan di Poktan Air Santok Indah Pariaman
Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi pada pembukaan teknologi AWD Pada Budidaya Padi di Kelompok Tani (Poktan) Santok Indah oleh Universitas Andalas (Unand) dengan Archeda Co. Jepang, di halaman Kantor Desa Air Santok , Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman Selasa (21/4/2026). (Foto: Armaidi). 

BENTENGSUMBAR.COM
-  Air adalah nyawa bagi tanaman padi, namun seringkali kita berpikir bahwa menanam padi harus digenangi air secara terus menerus. 

Padahal sistem tersebut justru akan membuat akar padi sulit untuk bernapas dan mengakibatkan terjadinya pemborosan air.

“Dengan adanya  metode teknologi Altemate Wetting and Drying (AWD) mampu mengurangi penggunaan air irigasi hingga 20 persen tanpa menurunkan produktivitas padi. Melalui AWD, petani dapat mengatur pemberian air secara lebih terukur sehingga tanaman tetap tumbuh optimal meskipun dalam kondisi keterbatasan air,” kata Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi pada pembukaan teknologi AWD Pada Budidaya Padi di Kelompok Tani (Poktan) Santok Indah oleh Universitas Andalas (Unand) dengan Archeda Co. Jepang, di halaman Kantor Desa Air Santok , Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman Selasa (21/4/2026).

Kegiatan untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan pada sistem budidaya padi dengan menerapkan Teknologi Altemate Wetting and Drying (AWD). 

Metode AWD ini merupakan pendekatan pengelolaan air yang bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan air sekaligus menurunkan emisi gas rumah kaca dari lahan sawah.

“Hadirnya delegasi Archeda Co.Jepang yang dipimpin  Takayuki Ota (Manajer Proyek & Litbang Archeda Co. Japan) dan Civitas Akademika Unand saat ini di Desa Air Santok merupakan satu kebanggaan bagi kami khususnya Poktan Santok Indah. Serap ilmunya dengan baik sehingga teknologi AWD  bisa diterapkan di sini. Nantinya juga bisa diterapkan pada Poktan lainnya yang ada di Kota Pariaman,” ulas Mulyadi.

Mulyadi sampaikan ucapan terima kasih kepada Archeda dan Unand yang telah mau membantu Poktan Santok Indah untuk menerapkan teknologi AWD. 

Melalui penelitian ini, akan dikaji secara komprehensif aspek teknis, lingkungan, dan ekonominya, dan penentuan lokasi ideal untuk implementasi metode AWD sebelum penanaman.

“Saya berharap pertanian di Desa Air Santok ini mendapatkan hasil pertanian yang melimpah, dan produktivitas padi meningkat,” pungkasnya.

Kepala Desa Air Santok Edison mengatakan  Kelompok Tani Air Santok sering melakukan kerja sama dengan pihak luar termasuk pihak kampus sehingga Poktan Air Santok Indah menjadi pilihan untuk dijadikan objek penelitian dari Archeda.

“Saya berharap kegiatan ini bisa terus dikawal oleh pihak Unand sehingga bisa meningkatkan hasil panen petani kami dan bisa lebih mensejahterakan para petani kami yang ada di Air Santok ini,” pungkas Edison. (si/at)

BPK Sampaikan Hasil Pemeriksaan Ketahanan Pangan dan Pembangunan Manusia dalam IHPS II Tahun 2025    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

BPK Sampaikan Hasil Pemeriksaan Ketahanan Pangan dan Pembangunan Manusia dalam IHPS II Tahun 2025
Ketua BPK, Isma Yatun dalam penyerahan IHPS II Tahun 2025 kepada Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta pada hari ini (21/4). (Fotodok: Humas BPK). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyampaikan hasil pemeriksaan tematik terkait pilar strategis pembangunan nasional, yakni ketahanan pangan dan pembangunan manusia yang menjadi bagian dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2025.

“Hasil pemeriksaan mengungkap permasalahan signifikan beserta rekomendasi yang
bersifat lintas Kementerian/Lembaga/BUMN (cross cutting) untuk menyinergikan kebijakan yang terfragmentasi sehingga efektivitas program atau kegiatan pemerintah dapat lebih optimal,” jelas Ketua BPK, Isma Yatun dalam penyerahan IHPS II Tahun 2025 kepada Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta pada hari ini (21/4).

Hasil pemeriksaan tematik nasional ketahanan pangan menunjukkan beberapa capaian positif dari program tersebut, di antaranya produksi beras pada tahun 2025 sebanyak 34,71 juta ton atau naik sebesar 13,36% dibandingkan tahun 2024 dan tanpa impor serta kebijakan serap gabah tahun 2025 berhasil menyerap beras dalam negeri untuk cadangan beras pemerintah sebanyak 3 juta ton.

Pada pemeriksaan ketahanan pangan, BPK mengungkapkan beberapa permasalahan dan merekomendasikan kepada Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan agar melakukan koordinasi dengan semua Kementerian/Lembaga (K/L) yang terkait untuk mendapatkan masukan atas konsep pembangunan data dan sistem informasi yang lebih terstruktur serta merekomendasikan kepada Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Menteri Pertanian, dan Menteri Pekerjaan Umum untuk menyempurnakan sistem informasi yang dimiliki masing-masing kementerian sehingga terwujud ekosistem data pangan yang saling berbagi pakai.

Selain itu, BPK merekomendasikan Menko Bidang Pangan agar mempercepat penetapan dokumen Rencana Pangan Nasional (RPN) Tahun 2025-2029 dan Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi (RAN-PG) Tahun 2025-2029. BPK juga merekomendasikan Menteri Pertanian untuk menetapkan perencanaan ekstensifikasi dan intensifikasi pertanian berdasarkan kebutuhan dan kondisi riil serta
berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum terkait irigasi.

Untuk pemeriksaan tematik nasional pembangunan manusia, IHPS ini mencatat sejumlah capaian strategis yang telah diraih, antara lain pemerintah daerah (pemda) telah melakukan upaya percepatan penuntasan TBC dengan menjadikan target indikator penemuan, pengobatan, dan pencegahan TBC yang ditetapkan pemerintah pusat sebagai target kegiatan penuntasan TBC di daerah.

“Pada pemeriksaan tematik pembangunan manusia, terkait desain kebijakan, BPK merekomendasikan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan berkoordinasi dengan Pimpinan K/L untuk menetapkan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria atau NSPK yang mengatur hubungan kerja dan koordinasi lintas K/L, pemda, dan stakeholder terkait secara lebih berkelanjutan dalam penyelenggaraan pembangunan manusia bidang kesehatan dan pendidikan,” papar Isma Yatun.

Rekomendasi berikutnya adalah terkait bidang kesehatan, BPK merekomendasikan Menteri Kesehatan agar melakukan koordinasi dengan BPJS Kesehatan dengan melibatkan Kementerian Dalam Negeri untuk memperjelas regulasi dan mekanisme pemberian kapitasi khusus untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) serta Daerah
Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK). Terkait sektor pendidikan, BPK merekomendasikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah agar menyusun kesepakatan bersama Menteri Dalam Negeri untuk meningkatkan peran pemda dalam peningkatan kualitas dan pendayagunaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk kebijakan bidang pendidikan di daerah.

Pemeriksaan signifikan lainnya, di antaranya pemeriksaan atas ketahanan energi sektor minyak dan gas bumi; pemeriksaan atas kebijakan, tata kelola, dan strategi ketersediaan pupuk; pemeriksaan pendapatan, biaya, dan investasi BUMN; serta perhitungan bagi hasil migas pada SKK Migas, KKKS Petronas Carigali Ketapang II dan KKKS PT Pertamina EP.

Selain itu, BPK turut berperan dalam memperbaiki tata kelola keuangan negara, di antaranya melalui dukungan pemberantasan korupsi serta penegakan hukum dan peraturan perundang-undangan. “Upaya ini dilaksanakan melalui pemeriksaan investigatif dengan nilai indikasi kerugian negara sebesar Rp274,60 miliar dan hasil penghitungan kerugian negara dengan nilai kerugian negara sebesar Rp6,80 triliun, serta pengungkapan illegal drilling yang dilakukan oleh masyarakat, yang kemudian dibeli dan dibebankan sebagai cost recovery ke negara sebesar Rp1,71 triliun,” ulas Isma Yatun.

IHPS II Tahun 2025 memuat ringkasan 685 Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), yang terdiri atas 7 LHP Keuangan, 237 LHP Kinerja, dan 441 LHP Dengan Tujuan Tertentu (DTT). Berdasarkan 685 LHP tersebut, BPK telah mendukung penyelamatan keuangan negara sebesar Rp42,87 triliun, melalui pengungkapan permasalahan kerugian, potensi kerugian, dan kekurangan penerimaan sebesar Rp18,53 triliun, serta pengungkapan permasalahan ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan sebesar Rp24,34 triliun. (*)

Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Sawahlunto Dorong Partisipasi Pelaku Usaha Lewat Sosialisasi Radio    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Sawahlunto Dorong Partisipasi Pelaku Usaha Lewat Sosialisasi Radio
Kepala BPS Kota Sawahlunto Arieswaty, S.ST. saat sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Radio Sawahlunto FM, Senin, 20 Mei 2026. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sawahlunto mulai mengintensifkan sosialisasi menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia. 

Di tingkat daerah, upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk dialog publik melalui Radio Sawahlunto FM, Senin, 20 Mei 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi awal BPS untuk memastikan kesiapan pelaku usaha dan masyarakat dalam menghadapi pendataan skala nasional yang menjadi basis penyusunan kebijakan ekonomi ke depan.

Kepala BPS Kota Sawahlunto Arieswaty, S.ST., menjelaskan bahwa sensus ekonomi merupakan agenda berkala yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. 

Berbeda dengan sensus penduduk yang berfokus pada aspek demografi, sensus ekonomi diarahkan untuk memetakan struktur dan dinamika aktivitas usaha di berbagai sektor.

Menurut dia, hasil sensus ini akan digunakan untuk menyediakan data dasar yang mencakup karakteristik usaha, tingkat daya saing, kinerja ekonomi, hingga tingkat adopsi ekonomi digital di kalangan pelaku usaha.

“Data ini penting untuk menjadi dasar perumusan kebijakan, termasuk terkait permodalan, perizinan, hingga program subsidi agar lebih tepat sasaran,” ujar Arieswaty.

Dalam pelaksanaannya, sensus ekonomi mencakup seluruh kegiatan usaha non-pertanian. Cakupan tersebut meliputi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), usaha rumahan, bisnis berbasis daring, hingga perusahaan berskala besar.

Dengan cakupan yang luas tersebut, kualitas data sangat bergantung pada tingkat partisipasi pelaku usaha dalam memberikan informasi yang akurat.

BPS menilai, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan sensus. 

Arieswaty menegaskan pentingnya keterbukaan pelaku usaha dalam memberikan data yang jujur dan lengkap, mengingat data tersebut akan menjadi rujukan dalam berbagai kebijakan ekonomi pemerintah.

Di sisi lain, BPS juga mulai menyiapkan aspek teknis pelaksanaan di lapangan, termasuk perekrutan petugas pendataan. 

Meski jumlah petugas yang akan dilibatkan di Kota Sawahlunto belum ditetapkan, proses rekrutmen direncanakan dilakukan pada awal Mei, dengan melibatkan mitra pendataan BPS yang akan mendapatkan pembekalan dan pelatihan sebelum turun ke lapangan.

Petugas sensus nantinya akan dilengkapi dengan identitas resmi, seperti tanda pengenal dan surat tugas dari BPS. Langkah ini dimaksudkan untuk menjamin kredibilitas pendataan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Petugas akan membawa identitas resmi. Masyarakat juga diimbau untuk memastikan hal tersebut dengan menanyakan asal dan surat tugas petugas guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Arieswaty.

Melalui sosialisasi yang terus dilakukan, BPS berharap masyarakat, khususnya pelaku usaha di Kota Sawahlunto, dapat berperan aktif dalam mendukung kelancaran sensus ekonomi.

Partisipasi tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada kualitas data, tetapi juga pada arah kebijakan pembangunan ekonomi daerah ke depan.

Sensus Ekonomi 2026 sendiri menjadi salah satu instrumen penting dalam membaca peta ekonomi nasional dan daerah, terutama di tengah perubahan pola usaha yang semakin dipengaruhi oleh digitalisasi dan dinamika ekonomi global. (*)

Pewarta: Marjafri

Hujan Deras Picu Longsor, Jalan Alahan Panjang-Surian Tertimbun Material dan Satu Mobil Terbalik    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Hujan Deras Picu Longsor, Jalan Alahan Panjang-Surian Tertimbun Material dan Satu Mobil Terbalik
Kejadian yang berlangsung pada Selasa (21/4/2026) sekira pukul 03.30 WIB ini menutup akses jalan penghubung Alahan Panjang – Surian. (Foto: Oktriyoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Bencana alam tanah longsor terjadi di kawasan dekat Pondok Sate Lolo, Jorong Kayu Aro, Nagari Air Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok. Kejadian yang berlangsung pada Selasa (21/4/2026) sekira pukul 03.30 WIB ini menutup akses jalan penghubung Alahan Panjang – Surian.

Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian, material longsoran yang terdiri dari tanah, pasir, dan kerikil menutupi badan jalan setinggi sekitar 70 sentimeter dengan lebar mencapai 15 meter. Akibatnya, jalan tersebut sempat tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kronologi dan Kerugian


Longsor dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Arus air yang deras membawa material tanah dan batu hingga menghantam satu unit mobil Mitsubishi Cold Diesel Canter yang sedang melintas. Akibat hantaman tersebut, mobil yang bermuatan barang kebutuhan pokok (sembako) ini terbalik dan mengalami kerusakan cukup parah.

Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Wisma Putra (52), warga Jorong Kapalo Bukik, Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp50.000.000,00, meliputi kerusakan kendaraan dan barang bawaan yang rusak terkena air dan lumpur.

Respon Cepat dan Evakuasi

Personel kepolisian segera bertindak cepat setelah menerima laporan. Tim gabungan melakukan pendataan, dokumentasi, serta pembersihan akses jalan secara gotong royong bersama masyarakat setempat. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah kecamatan dan instansi terkait guna mempercepat penanganan.

"Kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan dan membersihkan material longsoran agar jalan bisa kembali dilalui," ujar AKP Barata Rahmat Sukarsih, SH.

Saat ini, kondisi jalan Alahan Panjang – Surian sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat dengan normal. Mobil yang terbalik juga sudah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian untuk proses lebih lanjut.

Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca yang masih berpotensi hujan dan kondisi tanah yang sudah jenuh air. (BO)

Pemko Sawahlunto Dorong Percepatan Penataan Pasar Silo, PTBA Siapkan Dukungan CSR    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Pemko Sawahlunto Dorong Percepatan Penataan Pasar Silo, PTBA Siapkan Dukungan CSR
General Manager PTBA Unit Operasi Ombilin (UPO) Yulfaizon (tengah) menerima proposal penataan kawasan Taman Silo dari Pemerintah Kota Sawahlunto, Selasa (21/4/2026). Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, dihadiri Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama jajaran terkait. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Sawahlunto mendorong percepatan penataan kawasan Pasar Silo sebagai bagian dari pengembangan ruang ekonomi kota, dengan PT Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Ombilin menyiapkan dukungan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang akan diajukan ke jajaran direksi pusat.

Kesepahaman awal tersebut mengemuka dalam pertemuan Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra dengan General Manager PTBA UPO Yulfaizon, Selasa, 21 April 2026. 

Pertemuan berlangsung dalam suasana informal di sela sarapan bersama sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten II Setdako John Hendri, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Tatang Sumarna, serta Kepala Satpol PP Nurwansyah Putra.

Pertemuan ini menjadi kelanjutan dari pembahasan sebelumnya antara Direktur Utama PTBA Arsal Ismail dan Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto Rovanly Abdams saat peresmian Saka Ombilin Heritage Hotel, Jumat, 17 April 2026, yang turut menyinggung arah penataan kawasan Pasar Silo sebagai bagian dari pengembangan kota berbasis ekonomi jasa dan pariwisata.

General Manager PTBA UPO Yulfaizon menyatakan perusahaan pada prinsipnya siap mendukung rencana penataan tersebut melalui skema CSR.

Namun, penyaluran dukungan tetap harus mengikuti mekanisme internal perusahaan dan diajukan terlebih dahulu ke jajaran direksi pusat PTBA untuk mendapatkan persetujuan.

Ia menjelaskan, besaran dukungan akan mengacu pada desain teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disusun Pemerintah Kota Sawahlunto, termasuk hasil analisis lapangan terhadap kebutuhan penataan kawasan.

Dalam pembahasan sebelumnya, kata dia, muncul estimasi kebutuhan penataan sekitar Rp600 juta yang telah dianggarkan Pemko Sawahlunto.

Nilai tersebut dimungkinkan menjadi salah satu acuan dalam penyaluran CSR, sementara anggaran APBD dapat difokuskan untuk tahap pengembangan lanjutan.

“PTBA akan menyalurkan CSR sesuai kebutuhan yang telah dibahas sebelumnya,” kata Yulfaizon.

Ia menambahkan, proposal penataan yang disusun Pemerintah Kota Sawahlunto akan diteruskan oleh PT Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Ombilin ke direksi pusat PTBA untuk pembahasan lebih lanjut, terutama terkait bentuk dukungan dan tahapan implementasi di lapangan.

Di tingkat pemerintah daerah, penataan Pasar Silo diarahkan menjadi kawasan kuliner terpadu atau food court. Konsep ini diposisikan sebagai upaya mengubah fungsi pasar tradisional menjadi ruang ekonomi yang lebih tertata, sekaligus memiliki daya tarik wisata.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Sawahlunto, Tatang Sumarna, menyebut konsep tersebut tidak hanya berfokus pada penataan lapak pedagang, tetapi juga pada pembentukan ruang publik yang lebih nyaman dan terintegrasi.

“Penataan akan menggunakan sistem food court agar lapak pedagang lebih tertata dan nyaman,” ujarnya.

Selain area perdagangan, pemerintah juga merencanakan pembangunan fasilitas penunjang seperti musala, ruang terbuka, area bermain, serta penambahan titik-titik visual seperti spot foto untuk memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang publik keluarga.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menegaskan bahwa penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong transformasi kota menjadi lebih tertata, estetik, dan memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Ia menyebut, Pasar Silo menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan kawasan kota berbasis ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

“Alhamdulillah sudah ada titik terang untuk penataan pusat kuliner terpadu ini. Kami berharap para pedagang dapat bersabar,” kata Riyanda.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan arah kebijakan pemerintah daerah yang menempatkan penataan ruang kota sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi lokal, bukan semata proyek infrastruktur fisik.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan penyerahan proposal penataan kawasan Pasar Silo dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan kepada PT Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Ombilin. 

Proposal tersebut selanjutnya akan diteruskan ke jajaran direksi pusat PTBA, yang memiliki kewenangan dalam penentuan skema dukungan CSR dan tahap pelaksanaan di lapangan.

Penataan Pasar Silo sendiri merupakan bagian dari agenda Pemerintah Kota Sawahlunto dalam mengembangkan kawasan perdagangan rakyat berbasis kuliner dan ruang publik, seiring status kota tersebut sebagai bagian dari kawasan warisan tambang dunia yang tengah mengembangkan sektor pariwisata berbasis sejarah dan budaya. (*) 

Pewarta: Marjafri

Kegiatan 2026 Intense Programs Taiwan–Indonesia International Industrial Talent Education Digelar PNP    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Kegiatan 2026 Intense Programs Taiwan–Indonesia International Industrial Talent Education Digelar PNP
Kegiatan 2026 Intense Programs Taiwan–Indonesia International Industrial Talent Education yang digelar oleh PNP. (Foto: Tomy). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kegiatan 2026 Intense Programs Taiwan–Indonesia International Industrial Talent Education yang digelar oleh Politeknik Negeri Padang (PNP), di Gedung Pekan Kreatif Mahasiswa PNP, Selasa (21/4/2026).

Program ini merupakan bentuk kerja sama internasional antara Indonesia dan Taiwan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang pendidikan vokasi dan talenta industri.

Pembukaan program ditandai dengan pemukulan gendang tabuh oleh Wali Kota Padang bersama pimpinan perguruan tinggi di Sumatera Barat serta delegasi dari Taiwan, yang dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara perguruan tinggi di Sumbar dan Taiwan. 

Direktur PNP Revalin Herdianto menyampaikan, Taiwan dikenal sebagai salah satu pusat global teknologi, baik dalam pengembangan maupun implementasi. Universitas-universitas di sana memiliki kekuatan riset yang didukung ekosistem industri kuat serta sistem pendidikan yang terintegrasi dengan dunia kerja.

“Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 12 perguruan tinggi dari Taiwan. Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Padang yang memiliki visi sejalan dengan PNP dalam meningkatkan kualitas SDM, sehingga dapat saling mendukung dalam program ini,” ungkapnya. 

Wali Kota Padang Fadly Amran yang hadir pada kegiatan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam peningkatan SDM melalui Progul Padang Juara, berupa pemberian beasiswa bagi pelajar untuk menempuh pendidikan di luar negeri. Saat ini, kerja sama telah berjalan dengan Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Saat ini kami telah bekerja sama dengan Sampoerna University dan mengirimkan 14 pelajar ke Arizona University, Amerika Serikat. Selain itu, kami juga menjalin kolaborasi dengan Provinsi Guangdong untuk membuka peluang studi bagi pelajar kita,” ujar Fadly Amran didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova.

Fadly Amran menambahkan, Pemerintah Kota Padang akan terus memperluas kerjasama ke berbagai negara, baik di kawasan Barat maupun Timur Tengah.

“Kami berharap melalui PNP, dapat mengirimkan 10 hingga 30 pelajar setiap tahun ke Taiwan. Pemerintah Kota Padang siap mendukung penuh,” jelasnya. (By/Tomy) 

Drainase Tersumbat dan Kotor, Warga Tembok Keluhkan Genangan dan Bahaya Penyakit    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Drainase Tersumbat dan Kotor, Warga Tembok Keluhkan Genangan dan Bahaya Penyakit
Anggota DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng, turun langsung menampung aspirasi masyarakat. Ia turut berkomentar. (Foto: Oktriyoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kondisi saluran air atau drainase yang tersumbat dan tidak terawat kembali menjadi keluhan serius warga. 

Persisnya di wilayah RT 04 RW 03, Tembok, Kelurahan Nambalimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, tepat di sekitar area depan Kantor PBB, genangan air keruh tampak menggenang dan menciptakan pemandangan yang tidak sedap dipandang mata.

“Sebenarnya sudah lama warga mengeluhkan saluran air yang tersumbat ini. Drainasenya terlihat tidak terawat, penuh dengan lumpur dan sampah. Akibatnya air tidak bisa mengalir lancar, justru menggenang dan membuat lingkungan menjadi kotor serta tidak sehat,” ujar Aldi, salah seorang warga setempat, Selasa (21/4/2026).

Menurut Aldi, kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan dan keindahan lingkungan, tetapi juga menyimpan ancaman nyata bagi kesehatan. 

Genangan air yang terombang-ambing menjadi tempat yang sangat ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak.

“Kami khawatir ini bisa memicu peningkatan kasus penyakit, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sering muncul akibat sarang nyamuk di genangan air,” tambahnya.

Merespons keluhan tersebut, Anggota DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng, turun langsung menampung aspirasi masyarakat.

Ia menegaskan akan segera menindaklanjuti persoalan ini dengan mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya dinas yang membidangi pekerjaan umum dan sanitasi, untuk segera bertindak.

“Isu drainase ini harus segera diselesaikan. Kami akan mendesak agar perbaikan saluran air ini menjadi prioritas dalam penanganan pembangunan di wilayah ini,” tegas Efriyon.

Ia menekankan bahwa perbaikan infrastruktur sanitasi bukan sekadar soal estetika, melainkan menyangkut keselamatan dan kualitas hidup masyarakat.

“Kami akan terus mengawal agar masalah ini tidak berlarut-larut dan segera mendapatkan solusi nyata,” ucapnya.

Namun, di samping tuntutan akan perbaikan dari pemerintah, Efriyon juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat. 

Menurutnya, salah satu penyebab utama drainase cepat tersumbat adalah kebiasaan membuang sampah sembarangan.

“Pemerintah akan memperbaiki, tapi warga juga harus punya kesadaran tinggi untuk menjaga kebersihan. Jangan jadikan saluran air sebagai tempat pembuangan sampah. Kepedulian bersama adalah kunci agar masalah ini bisa teratasi secara berkelanjutan,” pungkasnya. (BO)

Bahlil Dinilai Picu Kontroversi, Sorotan bagi Pemerintahan Prabowo    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Bahlil Dinilai Picu Kontroversi, Sorotan bagi Pemerintahan Prabowo
Keberadaan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dinilai menjadi sorotan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (Foto/Net). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Keberadaan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dinilai menjadi sorotan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Ethical, Hasyibulloh Mulyawan, menilai sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Bahlil sejak awal pemerintahan kerap memicu kontroversi.

Ia menyoroti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta gas elpiji non-subsidi yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak langsung bagi masyarakat.

“Hal ini bisa menurunkan kepercayaan publik kepada pemerintah,” ujar Hasyibulloh kepada Kantor Berita  Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa 21 April 2026.

Menurutnya, tingkat kepercayaan publik juga sangat dipengaruhi oleh konsistensi antara pernyataan dan realisasi kebijakan dari para pembantu presiden. Namun, ia menilai terdapat ketidaksesuaian antara pernyataan dan kebijakan yang diambil.

“Ini tidak konsisten dan terkesan menterinya ‘tricky’ terhadap rakyatnya sendiri,” tuturnya.

Selain itu, Hasyibulloh juga menyoroti kenaikan harga BBM dan gas elpiji non-subsidi yang dinilai tidak diumumkan secara terbuka, sehingga terkesan tidak transparan.

“Kebijakan publik di sektor energi diambil secara diam-diam, padahal dampaknya besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, dampak kebijakan tersebut terutama akan dirasakan oleh kelompok kelas menengah dan masyarakat bawah yang paling terdampak secara langsung.

“Khususnya bagi kelas menengah dan masyarakat bawah yang menerima imbas paling besar,” pungkasnya. (*) 

Sumber: RMOL

Ade Armando dan Abu Janda Dipolisikan, Diduga Hasut dan Provokasi Video Ceramah JK    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Ade Armando dan Abu Janda Dipolisikan, Diduga Hasut dan Provokasi Video Ceramah JK
Laporan dilayangkan Paman Nurlette bersama Aliansi Profesi Advokat Maluku. Mereka menuding ada penghasutan dan provokasi lewat konten yang beredar. (Foto/Net). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dua konten kreator, Ade Armando dan Heddy Setya Permadi, lebih dikenal sebagai Permadi Arya atau Abu Janda dipolisikan atas tuduhan memotong video ceramah Jusuf Kalla hingga memicu kegaduhan.

Laporan dilayangkan ke Polda Metro Jaya, Senin, 20 April 2026. Laporan tercatat dengan nomor: LP/B/2767/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA 20 April 2026. Laporan dilayangkan Paman Nurlette bersama Aliansi Profesi Advokat Maluku. Mereka menuding ada penghasutan dan provokasi lewat konten yang beredar.

“Kami mendatangi Polda Metro Jaya dalam rangka membuat laporan polisi tentang dugaan tindak pidana penghasutan dan provokasi yang diduga dilakukan oleh saudara Ade Armando dan Permadi Arya melalui media sosial," kata Paman Nur Lette kepada wartawan, dikutip, Selasa (21/4/2026). 

Dia menyebut potongan video ceramah JK disebar melalui YouTube Cokro TV dan Facebook. Konten itu dinilai memantik kebencian hingga menyerang kehormatan JK.

"Bahkan mereka ikut menyerang agama Islam, Al-Qur'an, dan Nabi Muhammad SAW," ujar dia.

Dia menegaskan video yang tidak utuh memicu persepsi negatif di masyarakat. Dampaknya dinilai berbahaya, terutama bagi masyarakat Maluku.

"Dikhawatirkan mengingat memori kelam dan trauma kolektif orang Maluku yang dulu pernah terseret dalam arus konflik komunal yang sangat deras," ucap dia.

Paman Nurlette mengingatkan menilai pemotongan video memenuhi unsur niat jahat.

"Jadi apa maksud mereka memotong video itu? Jadi kalau mereka mempublikasikannya secara utuh, otomatis video itu, itu dipahami secara komprehensif, tidak kehilangan makna substansi dari ceramah itu tapi karena dipotong menjadi gaduh," ujar dia.

Dia menyebut narasi yang menyertai video bersifat provokatif dan konfrontatif. Kondisi ini disebut membelah pandangan umat beragama.

"Saya memberikan contoh misalnya, beberapa media lokal di Maluku memberitakan permasalahan ini, itu telah membuat masyarakat umat beragama di Maluku itu terbelah dalam memandang permasalahan ini Ada saudara-saudara kita, saya kasih contoh misalnya yang Muslim, menganggap bahwa Pak JK itu adalah seorang arsitek perdamaian yang punya andil dan kontribusi nyata untuk mendamaikan konflik komunal antarumat beragama saat itu," ujar dia.

"Sehingga apa yang disampaikan itu bukan penistaan agama, tetapi menyampaikan tentang refleksi historis, menjelaskan fakta sejarah sebagai seorang pelaku sejarah.Tanpa Pak Jusuf Kalla tidak mungkin ada namanya Perjanjian Malino I dan II. Itu buah andil dan kontribusi besar bagi masyarakat Maluku dan Poso," sambung dia.

Serahkan Bukti

Namun potongan video disebut mengaburkan konteks ceramah. Hal ini dikhawatirkan merusak pluralisme dan toleransi yang sudah terjaga.

"Kami berpandangan apabila narasi yang disampaikan oleh Ade Armando yang disertai dengan video itu menjadi utuh, maka masyarakat itu tidak terprovokasi karena mereka sudah memahami benar apa yang disampaikan Pak JK itu tidak sebatas narasi sepenggal itu yang menyatakan bahwa kenapa konflik itu didasarkan kepada agama atau kenapa agama itu menjadi konflik seperti Poso dan Ambon, beliau perumpamakan seperti itu," papar dia.

Dalam laporannya, Paman Nurlette menyerahkan bukti berupa video utuh ceramah JK, potongan video kedua terlapor, dan komentar netizen. Komentar itu dinilai menyerang agama dan tokoh.

"Ya, sudah diterima oleh SPKT, ya. Laporan kami sudah diterima. Pasal yang dilaporkan itu, dugaan sementara itu menggunakan Pasal 43 kalau tidak salah, ya, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Pidana, dan kemudian Pasal 243, 243 dan Pasal 30 ya? Ya, Undang-Undang Elektronik," tandas dia.

Bantahan Ade Armando dan Abu Janda

Terkait hal ini, Ade Armando dan Permadi Arya kompak membantah tudingan memotong video ceramah Jusuf Kalla yang disebut memicu kegaduhan. Ade Armando menegaskan siap menghadapi proses hukum. Namun ia mengaku tak paham dengan isi laporan yang dialamatkan kepadanya.

“Siaplah. Saya tidak paham dengan substansi laporan mereka. Kok saya dituduh memotong ceramah Pak JK sehingga menimbulkan kehebohan?” kata Ade saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).

Dia membantah melakukan pemotongan atau pengeditan video ceramah tersebut. Menurutnya, ia hanya mengomentari potongan video yang sudah lebih dulu beredar di media sosial.

“Saya tidak memotong atau mengedit dan kemudian menyebarkannya. Yang saya lakukan hanyalah mengomentari potongan ceramah JK yang menyebar di dunia online,” ujar dia.

Senada, Abu Janda menyebut laporan yang dilayangkan ke polisi sarat dengan motif politik.

“Jelas itu laporan atas dasar kebencian dan dendam politik,” ujar dia. (*) 

Dino Patti Djalal: Saya Yakin 1.000% Pak JK Orang Baik yang Berhati Bersih    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Dino Patti Djalal: Saya Yakin 1.000% Pak JK Orang Baik yang Berhati Bersih
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal membela mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) yang dilaporkan ke Polisi. (Foto/Net). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal membela mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) yang dilaporkan ke Polisi oleh sejumlah kelompok karena dituding penistaan agama dan ujaran kebencian. Dino memberikan testimoninya tentang sosok JK yang sudah lama dikenalnya. 

"Saya bukan orang pak JK. Tapi saya sudah mengenal pak Jusuf Kalla sejak tahun 2003 (ketika saya direktur di Kemlu dan beliau menjabat Menko Kesra) dan sejak itu sering berurusan dengan beliau. Saya suka berdikusi dan berbeda pendapat dengan beliau. Dan naluri beliau sering benar," tulis Dino dalam unggahannya di akun X @dinopattidjalal, dikutip Minggu (19/4/2026). 

Dino yang pernah menjabat Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada 2010-2013 ini menyatakan bahwa JK adalah sosok orang baik dan bersih.

"Saya yakin 1.000% pak JK orang baik yg berhati bersih, tidak pernah licik dan dendam, tidak pernah menjahati atau mencelakakan orang, dan punya komitmen yg murni pd bangsa dan negara," ungkap Dino.

Mantan Juru Bicara Presiden di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menegaskan bahwa JK merupakan sosok negarawan sejati dan pembela demokrasi yang tulus. 

"Tidak kerdil dan penuh akal bulus seperti orang-orang yang sekarang sedang mencoba melakukan character assassination dan mencelakakan beliau (JK)," tegas Dino. 

17 Laporan Polisi 

Sebelumnya, Juru Bicara Aliansi Advokat Lintas Agama Indonesia (AALAI) Ade Dermawan mengungkapkan sebanyak 17 laporan polisi (LP) terkait pernyataan Jusuf Kalla (JK) saat ceramah di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Maret 2026. 

Video ceramah tersebut dinilai menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Laporan tersebut terus bertambah sejak malam sebelumnya dan berasal dari berbagai daerah. 

“Hari ini kita akan menyampaikan beberapa poin terkait narasi atau diksi yang cukup mengganggu bagi teman-teman di tingkat daerah. Saya bisa menyampaikan bahwa dari per semalam tak henti-hentinya kami menerima WA, WhatsApp dari grup kami, itu total yang kami hitung 17 LP yang sudah dibuat dalam rangkaian persoalan ini,” ujar Ade, Senin (13/4/2026).

Banyaknya laporan tersebut menunjukkan adanya keresahan yang meluas di masyarakat, sehingga perlu penanganan secara hati-hati agar tidak memicu konflik yang lebih besar.

“Sehingga hal ini kami merasa bahwa untuk menghindari konflik horizontal yang lebih jauh tentunya kita harus betul-betul bisa menyampaikan hal-hal ini dengan cara-cara yang dibenarkan hukum,” ujarnya. 

JK Heran Dilaporkan ke Polisi

Jusuf Kalla mengaku heran mengapa persoalan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dianggap sensitif, khususnya oleh para pendukungnya. 

Bahkan, dia sampai dilaporkan ke polisi soal dugaan penistaan agama usai menyinggung ijazah Jokowi.  

"Saya tidak menuduh politik, tetapi ini kenyataannya bahwa ini (laporan dugaan penistaan agama) timbul setelah saya mengadukan Rismon (Sianipar)," ujar JK, Sabtu (18/4/2026).

Menurut JK, tanggapannya soal ijazah Jokowi pascamelaporkan Rismon Sianipar dilakukan hanya agar publik damai. 

Pasalnya, persoalan keaslian ijazah Jokowi itu telah memunculkan konflik bagi masyarakat dan sejatinya bisa selesai dengan Jokowi menunjukkan ijazahnya tersebut diyakininya juga keasliannya.

"Saya mengatakan ini sudah dua tahun rakyat ini berkonflik, bertentangan, saling mengadu, saling berteriak-berteriak, demo, sudahlah Pak Jokowi, sudahlah kasihlah (lihat) ijazah saja. Itu saja," tegasnya. 

JK menambahkan, pernyataan itu pun disampaikan ke publik hanya semata-mata sebagai bentuk nasihat sebagai orang yang lebih tua belaka pada Jokowi. 

Namun, persoalan ijazah Jokowi itu seolah menjadi hal sensitif sehingga para pendukungnya malah menuduhnya melawan Jokowi pascamembuat pernyataan tersebut. (*) 

Eks Direktur Pertamina Minta Divonis Bebas, Klaim Tak Rugikan Negara    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Mantan Direktur Gas PT Pertamina (Persero), Hari Karyuliarto
Mantan Direktur Gas PT Pertamina (Persero), Hari Karyuliarto, meminta Majelis Hakim menjatuhkan putusan bebas dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (Foto/Net). 

BENTENGSUMBAR.COM - Mantan Direktur Gas PT Pertamina (Persero), Hari Karyuliarto, meminta Majelis Hakim menjatuhkan putusan bebas dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Dalam nota pembelaan (pledoi), Hari menegaskan dirinya tidak melakukan tindak pidana korupsi. Ia menyebut, dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasua dugaan korupsi LNG Pertamina salah sasaran atau error in persona.

“Saya didakwa bukan karena merampok uang rakyat, bukan pula karena menerima suap, kickback, atau fasilitas haram lainnya,” kata Hari dalam persidangan, dikutip Selasa (21/4).

Hari menyatakan, keputusan yang diambilnya merupakan langkah strategis untuk ketahanan energi nasional. Ia mengklaim kebijakan tersebut justru memberikan keuntungan kumulatif bagi Pertamina sebesar USD 97,6 juta hingga Desember 2024.

Selain itu, ia menegaskan telah purna tugas sejak 28 November 2014. Karena itu, menurutnya, tidak relevan jika ia dimintai pertanggungjawaban atas kerugian yang diklaim terjadi pada 2020–2021.

Ia juga menjelaskan, kontrak Sales and Purchase Agreement (SPA) tahun 2013–2014 telah digantikan oleh kontrak baru (Amended & Restated SPA) pada 2015 yang dieksekusi oleh direksi setelah masa jabatannya berakhir.

“Jika kargo di masa pandemi dianggap merugikan, mengapa direksi dan manajemen yang mengeksekusi pembayaran pada 2020–2021 tidak dimintai pertanggungjawaban?” ujarnya.

Hari menilai perhitungan kerugian negara dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tidak akurat. Menurutnya, laporan tersebut hanya mengambil sampel 11 kargo yang merugi saat pandemi Covid-19 tanpa memperhitungkan keuntungan secara keseluruhan.

Ia juga mengutip kesaksian Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyebut kontrak tersebut menguntungkan. Terkait tudingan ketiadaan kontrak back-to-back, Hari merujuk pada keterangan ahli Amien Sunaryadi yang menyatakan bahwa dalam bisnis LNG portofolio tidak ada kewajiban adanya kontrak tersebut, serta bukan indikasi mens rea.

Hari menyoroti kondisi pasar LNG global saat ini, di mana harga spot meningkat 200–300% di atas harga kontrak dalam SPA 2015. Ia menilai kondisi tersebut seharusnya menjadi peluang besar bagi Pertamina.

“Jika dikelola dengan baik tanpa kekhawatiran pidana, potensi keuntungan bisa mencapai minimal USD 30 juta per kargo,” tuturnya.

Selain aspek bisnis, Hari juga mengungkap dampak personal selama proses hukum. Ia mengaku telah menghadapi tekanan sejak 2021, termasuk penggeledahan rumah saat masih berstatus saksi.

Ia juga mengalami pencekalan ke luar negeri selama 2,5 tahun yang berdampak pada kehidupan pribadi dan keluarganya.

“Kami mengalami gangguan ketenangan dan mobilitas akibat bayang-bayang kriminalisasi,” ungkapnya.

Meski merasa dikriminalisasi, Hari mengaku telah mengikhlaskan situasi tersebut dan memilih bersandar pada nilai spiritual. Ia pun menyatakan, memberikan pengampunan kepada pihak-pihak yang dianggap terlibat dalam proses hukum terhadap dirinya, mengutip ajaran dalam Matius 5:44.

Lebih lanjut, Hari memohon agar Majelis Hakim membebaskannya dari seluruh dakwaan. Ia menilai tidak terdapat unsur mens rea, perbuatan melawan hukum, maupun kerugian negara dalam kasus ini.

"Karena itu, itu meminta putusan bebas murni (vrijspraak) atau setidaknya lepas dari tuntutan hukum (onslag van alle rechtsvervolging)," pungkasnya. (*) 

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Relawan Jokowi
Relawan Jokowi, Fritz Alor Boy menanggapi pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang mengungkit punya jasa besar bagi Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Presiden ke-7 RI. (Foto/Net). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Relawan Jokowi, Fritz Alor Boy menanggapi pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang mengungkit punya jasa besar bagi Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Presiden ke-7 RI.

"Jokowi menjadi Presiden Indonesia karena izin Tuhan," kata Fritz dalam keterangannya, dikutip Selasa 21 April 2026.

Fritz yang merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Hukum, Siber dan UMKM (DPP SHUSU) itu menyesalkan pernyataan Jusuf Kalla yang dinilai tidak akurat.

"Pak JK klaim sepihak," kata Fritz.

Menurut Fritz, keberhasilan Jokowi maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2012 merupakan sokongan banyak pihak, termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Hingga kemudian menang Pilpres 2014 dan 2019," kata Fritz.

Sebelumnya, Jusuf Kalla mengeluarkan kekesalannya atas tuduhan Rismon Sianipar yang mengatakan dirinya mendanai kasus ijazah Jokowi. 

JK pun mengingatkan perannya di balik karier Jokowi hingga menjadi Presiden ke-7 RI.

Pernyataan ini disampaikan JK ketika dia ditanya perihal adanya laporan polisi mengenai video ceramahnya tentang 'mati syahid' di UGM. 

Dalam kesempatan itu, dia sempat mengatakan Jokowi menjadi Presiden ke-7 RI karena dirinya.

"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya," kata Jusuf Kalla di kediaman pribadinya di Jakarta Selatan, Sabtu 18 April 2026. (*) 

Sumber: RMOL

Jubir Jusuf Kalla Bilang Pernyataan soal Jokowi Disampaikan agar Loyalis Paham Akar Masalah    
Selasa, April 21, 2026

On Selasa, April 21, 2026

Jubir Jusuf Kalla Bilang Pernyataan soal Jokowi Disampaikan agar Loyalis Paham Akar Masalah
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) didampongi Husain Abdullah selaku juru bicara (jubir) ketika jumpa pers dengan awak media. (Foto/Net). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Husain Abdullah selaku juru bicara (jubir) Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menegaskan, pernyataan JK soal perannya dalam karier politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bertujuan agar loyalis Jokowi paham akar masalah.

Husain menyampaikan hal itu dalam dialog Kompas Petang, Kompas TV, Senin (20/4/2026), menjawab pertanyaan tentang kepada siapa pernyataan JK tersebut ditujukan.

“Itu disampaikan untuk kepada loyalis-loyalis Jokowi supaya memahami masalahnya, akar permasalahan atau historisnya,” katanya.

Ia menambahkan, secara tidak langsung, Jokowi pernah menyampaikan bahwa JK yang memintanya untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

“Dan secara rendah hati kan saya sudah baca juga Pak Jokowi secara tidak langsung mengakui dan dari jauh hari, dari tahun 2012 sebenarnya Pak Jokowi sudah statement di berbagai media,” kata Husain.

“Waktu itu 5 Agustus 2012, itu mengakui secara jujur, tulus bahwa ya benar Pak JK yang pertama kali minta saya ikut Pilgub DKI. Jadi sebenarnya tidak ada masalah,” lanjutnya.

Saat ditanya, apakah sudah ada rencana pertemuan antara JK dan Jokowi, Husain menyatakan itu merupakan hal yang bagus.

“Ya mudah-mudahan, itu lebih bagus. Supaya, ini kan kita semua baik Projo maupun siapa pun komponen bangsa itu pasti ingin melihat bangsa yang lebih bagus ke depan,” tuturnya.

Sebelumnya, dalam konferensi pers di kediamannya, Sabtu (18/4/2026), JK menyampaikan dirinyalah yang membawa Jokowi ke Jakarta menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa Jokowi ke Jakarta dari Solo, untuk jadi gubernur. Saya yang bawa," kata JK.

Dia mengatakan dirinya mendatangi Megawati Soekarnoputri untuk meyakinkan Ketua Umum PDI Perjuangan itu agar mengizinkan Jokowi ikut dalam pemilihan gubernur Jakarta. 

"Akhirnya beliau setuju. Jadilah gubernur," ungkap Jusuf Kalla.

"Apa kurangnya saya coba? Saya bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu, termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur, mana bisa jadi presiden?" imbuhnya.

Husain menyatakan pernyataan tersebut bukan untuk menjelaskan jasa JK terhadap Jokowi, melainkan hanya menyampaikan fakta.

“Pak JK tidak sedang menjelaskan jasanya, saya kira tidak. Beliau sedang mengungkapkan suatu fakta, bagaimana posisi beliau dan peranannya pada saat pencalonan Pak Jokowi ketika akan menjadi Gubernur DKI,” kata dia.

“Kenapa ini dikeluarkan? Sebenarnya sudah lama Pak JK tidak mengungkapkan secara publish, karena tentu menjaga banyak hal, karena ini sesuatu yang tidak perlu diumbar juga,” tambahnya.

Tetapi, lanjut Husain, ada beberapa loyalis Jokowi yang seolah-olah menyampaikan kesan bahwa JK seperti orang yang tidak tahu berterima kasih, padahal sudah dipilih menjadi wakil presiden pendamping Jokowi.

“Tetapi karena makin ke sini kelihatannya banyak, ada beberapa ya loyalis-loyalis Pak Jokowi, yang mengesankan Pak JK ini kok seperti orang tidak tahu berterima kasih,” lanjutnya.

“Kemudian seperti tidak tahu berbalas budi, padahal sudah diangkat atau ditempatkan sebagai wakil presiden oleh Pak Jokowi. Oleh karena itu, beliau akhirnya merasa perlu menyampaikan fakta yang sebenarnya, bahwa yang tidak berterima kasih dan tidak berbalas budi ya siapa,” ungkapnya.

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa Jokowi ke Jakarta dari Solo, untuk jadi gubernur. Saya yang bawa," kata JK.

Dia mengatakan dirinya mendatangi Megawati Soekarnoputri untuk meyakinkan Ketua Umum PDI Perjuangan itu agar mengizinkan Jokowi ikut dalam pemilihan gubernur Jakarta. 

"Akhirnya beliau setuju. Jadilah gubernur," ungkap Jusuf Kalla.

"Apa kurangnya saya coba? Saya bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu, termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur, mana bisa jadi presiden?" imbuhnya

Husain menyatakan pernyataan tersebut bukan untuk menjelaskan jasa JK terhadap Jokowi, melainkan hanya menyampaikan fakta.

“Pak JK tidak sedang menjelaskan jasanya, saya kira tidak. Beliau sedang mengungkapkan suatu fakta, bagaimana posisi beliau dan peranannya pada saat pencalonan Pak Jokowi ketika akan menjadi Gubernur DKI,” kata dia.

“Kenapa ini dikeluarkan? Sebenarnya sudah lama Pak JK tidak mengungkapkan secara publish, karena tentu menjaga banyak hal, karena ini sesuatu yang tidak perlu diumbar juga,” tambahnya.

Tetapi, lanjut Husain, ada beberapa loyalis Jokowi yang seolah-olah menyampaikan kesan bahwa JK seperti orang yang tidak tahu berterima kasih, padahal sudah dipilih menjadi wakil presiden pendamping Jokowi.

“Tetapi karena makin ke sini kelihatannya banyak, ada beberapa ya loyalis-loyalis Pak Jokowi, yang mengesankan Pak JK ini kok seperti orang tidak tahu berterima kasih,” lanjutnya.

“Kemudian seperti tidak tahu berbalas budi, padahal sudah diangkat atau ditempatkan sebagai wakil presiden oleh Pak Jokowi. Oleh karena itu, beliau akhirnya merasa perlu menyampaikan fakta yang sebenarnya, bahwa yang tidak berterima kasih dan tidak berbalas budi ya siapa,” ungkapnya. (*) 

Sumber: Kompas. tv