HEADLINE
Dihadiri Wabup Candra, Tim Wushu Kabupaten Solok Sukses Bikin Bangga Usai Sabet Gelar Juara Umum    
Sabtu, Oktober 10, 2026

On Sabtu, Oktober 10, 2026

Dihadiri Wabup Candra, Tim Wushu Kabupaten Solok Sukses Bikin Bangga Usai Sabet Gelar Juara Umum
Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., turun langsung ke arena untuk menyerahkan medali serta memberikan ucapan selamat secara langsung kepada para pahlawan olahraga daerah tersebut. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kejayaan luar biasa berhasil diukir oleh kontingen cabang olahraga Wushu Kabupaten Solok. Tampil perkasa dan dominan sejak awal laga, pasukan Pendekar Bareh Solok ini sukses menobatkan diri sebagai Juara Umum pada ajang bergengsi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Pertarungan sengit yang berlangsung di Sport Hall Atas Ngarai, Kota Bukittinggi, pada 5–10 Oktober 2026 menjadi saksi bisu kehebatan para atlet. Kabupaten Solok sukses merajai puncak klasemen akhir cabor Wushu setelah berhasil memboyong total 26 medali emas, perak, dan perunggu.

Atmosfer haru dan bangga kian memuncak pada hari terakhir pertandingan, Sabtu (10/10/2026). Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., turun langsung ke arena untuk menyerahkan medali serta memberikan ucapan selamat secara langsung kepada para pahlawan olahraga daerah tersebut.

Kehadiran Wabup Candra yang didampingi Staf Ahli Bupati, Deni Prihatni, disambut hangat oleh Pelatih Kepala Suheng Riko Fernanda, S.Pd., M.Pd., Ketua Pengcab Wushu Rahmat Syah, M.A., serta seluruh jajaran atlet dan ofisial yang tampak semringah usai mengunci gelar juara.

Di antara deretan atlet berprestasi, nama Zulfadli mencuri perhatian publik lewat aksi spektakulernya. Zulfadli sukses menyabet medali emas di kategori Daoshu Putra sekaligus menampilkan performa memukau yang menghipnotis penonton pada kategori Gunshu.

Wakil Bupati Solok, H. Candra, menyampaikan rasa bangga mendalam atas capaian manis ini. "Selamat kepada seluruh atlet atas prestasi yang sangat membanggakan ini! Terima kasih kepada pelatih dan pengurus yang telah berjuang keras," tutur H. Candra dengan nada haru.

Ia menambahkan, keberhasilan memborong 26 medali ini hendaknya menjadi pemantik semangat untuk terus berlatih lebih keras. Wabup berharap para atlet tidak cepat berpuas diri agar mampu menembus kompetisi yang lebih tinggi di kancah nasional maupun internasional.

Senada dengan itu, Pelatih Kepala Suheng Riko Fernanda mengungkapkan bahwa gelar juara umum ini bukanlah sebuah kebetulan semata. Hasil manis ini merupakan buah manis dari kedisiplinan tinggi, konsistensi, serta mental baja yang ditempa selama masa pemusatan latihan.

Sementara itu, Ketua Pengcab Wushu Kabupaten Solok, Rahmat Syah, M.A., menegaskan komitmennya untuk terus mematangkan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat diyakini menjadi modal utama lahirnya bibit-bibit unggul pencetak sejarah di masa depan. (80)

Pewarta: Oktryoni
Editor: Zamri Yahya, WU

Gebrakan Evi Yandri! Kobarkan Semangat Harimau Kuranji Lewat Lomba Lintas Alam V se-Sumbar di SMAN 11 Padang    
Sabtu, Oktober 10, 2026

On Sabtu, Oktober 10, 2026

Gebrakan Evi Yandri! Kobarkan Semangat Harimau Kuranji Lewat Lomba Lintas Alam V se-Sumbar di SMAN 11 Padang
Kegiatan Lomba Lintas Alam "Telusur Jejak Perjuangan Harimau Kuranji" edisi ke-V se-Sumatera Barat resmi ditabuh dengan penuh kemeriahan pada Jumat (9/10/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Semangat membara generasi muda kembali tersaji di pelataran SMA Negeri 11 Padang. Kegiatan Lomba Lintas Alam "Telusur Jejak Perjuangan Harimau Kuranji" edisi ke-V se-Sumatera Barat resmi ditabuh dengan penuh kemeriahan pada Jumat (9/10/2026).

Ajang bergengsi ini tak sekadar menguji ketahanan fisik dan stamina para peserta di alam bebas. Lebih dari itu, ajang tahunan ini menjadi ruang hidup untuk merefleksikan sejarah heroik perjuangan rakyat sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan serta kecintaan budaya di sanubari pemuda.

Momen bersejarah ini diinisiasi langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, S.IP. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar Vasco Ruseimy, S.T., Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., hingga Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol.

Sinergi kuat antarelemen pemerintahan dan masyarakat kian terasa dengan kehadiran Pj. Sekda Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy, S.H., jajaran OPD, komunitas pecinta alam, serta ratusan peserta antusias dari berbagai pelosok penjuru Sumatera Barat.

Inisiator kegiatan, Evi Yandri Rajo Budiman, menegaskan bahwa nilai historis di balik nama Harimau Kuranji sangat penting untuk terus dihidupkan. Nama besar tersebut menyimpan rekam jejak keberanian, persatuan, dan pengorbanan jiwa raga para pahlawan lokal demi mempertahankan kemerdekaan.

"Harimau Kuranji bukan sekadar nama. Melalui penelusuran lintas alam ini, kita menapaki kembali jejak sejarah sekaligus mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antarwarga daerah," ungkap Evi Yandri membakar semangat peserta.

Apresiasi tinggi turut dilayangkan oleh Wakil Gubernur Sumbar, Vasco Ruseimy. Dalam arahannya, Wagub menekankan pentingnya menjaga keselarasan antara warisan budaya, sejarah perjuangan, dan kelestarian alam sebagai identitas kebanggaan masyarakat Minangkabau di kancah dunia.

Tak hanya fokus pada agenda lomba, perhatian juga tercurah pada fasilitas pendidikan. Melihat kondisi atap SMA Negeri 11 Padang yang bocor, pihak sekolah didorong untuk segera mengajukan proposal revitalisasi agar dapat ditangani secepatnya oleh pemerintah provinsi.

Kehadiran para tokoh daerah dalam gelaran ini menjadi pemicu lahirnya generasi baru yang tangguh dan berkarakter. Diharapkan nilai-nilai luhur dari jejak Harimau Kuranji terus lestari, menempa pemuda yang bangga akan sejarahnya sekaligus mencintai alam sekitar. (80)

Pewarta: Oktryoni
Editor: Zamri Yahya, WU

Rela Datang Jauh-Jauh! Pengurus APKASI Terjun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang di Kabupaten Solok    
Sabtu, Oktober 10, 2026

On Sabtu, Oktober 10, 2026

Rela Datang Jauh-Jauh! Pengurus APKASI Terjun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang di Kabupaten Solok
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sekaligus Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, turun langsung menyambangi Posko Utama Penanggulangan Bencana Banjir Bandang Kabupaten Solok di Arosuka, Sabtu (10/10/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wujud nyata kepedulian dan solidaritas antardaerah kembali terpancar di tengah duka. Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sekaligus Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, turun langsung menyambangi Posko Utama Penanggulangan Bencana Banjir Bandang Kabupaten Solok di Arosuka, Sabtu (10/10/2026).

Tidak sendiri, Bursah Zarnubi didampingi oleh Wakil Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi. Kedatangan rombongan pimpinan daerah ini disambut hangat oleh Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., sebagai simbol menguatnya tali persaudaraan antarpemerintah kabupaten di Indonesia.

Momen haru sekaligus penuh semangat gotong royong ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, S.Farm., Apt., unsur Forkopimda, para kepala OPD, hingga jajaran pemerintah daerah setempat.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam atas perhatian besar dari APKASI. Pihaknya memaparkan bahwa pembersihan material longsoran di kawasan perkantoran dan sepanjang aliran sungai masih terus dipacu dengan dukungan alat berat.

Melihat skala penanganan di lapangan, Pemerintah Kabupaten Solok resmi memperpanjang masa tanggap darurat hingga 12 Oktober 2026. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses pemulihan berjalan optimal dan menyasar masyarakat terdampak tanpa terkecuali.

"Kehadiran dan kepedulian keluarga besar APKASI memberikan suntikan semangat baru bagi kami. Sinergi ini sangat berarti, khususnya dalam mempercepat langkah rehabilitasi dan rekonstruksi agar kehidupan masyarakat segera pulih seperti sediakala," tutur Bupati Jon Firman Pandu.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi menegaskan bahwa kedatangan mereka murni dilandasi rasa kemanusiaan. Ia mengingatkan pentingnya memperkuat sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan bencana di setiap wilayah Indonesia.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum APKASI Delis Julkarson Hehi turut memberikan pesan penguat bagi warga yang terdampak. "Kita turut merasakan apa yang dirasakan masyarakat Kabupaten Solok. Tetap tabah dan kuat, meyakini pasti ada hikmah berharga di balik setiap ujian ini," ucap Delis menyentuh hati.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara langsung dari pengurus APKASI kepada Bupati Solok untuk segera disalurkan ke warga, sebelum rombongan bergerak meninjau langsung kondisi kerusakan di lokasi bencana. Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Solok tidak berjuang sendirian. (80)

Pewarta: Oktryoni
Editor: Zamri Yahya, WU

Banjir Menerjang Padang! Wali Kota Fadly Amran Turunkan TRC Gabungan Evakuasi Warga Terdampak Galodo    
Sabtu, Oktober 10, 2026

On Sabtu, Oktober 10, 2026

Banjir Menerjang Padang! Wali Kota Fadly Amran Turunkan TRC Gabungan Evakuasi Warga Terdampak Galodo
Berdasarkan data perkiraan sementara Pemko Padang, puluhan kepala keluarga dan warga di berbagai titik menjadi korban terdampak. (Foto: Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Cuaca ekstrem kembali menguji ketangguhan Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat. Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Sabtu (10/10/2026) siang mengakibatkan sejumlah aliran sungai meluap hingga memicu banjir dan galodo di beberapa titik pemukiman warga.

Kondisi terparah dilaporkan melanda kawasan Kecamatan Koto Tangah, Kuranji, dan Nanggalo. Luapan air yang datang begitu cepat memaksa ratusan warga terisolasi hingga harus segera dievakuasi ke lokasi yang lebih aman demi menyelamatkan jiwa.

Menanggapi situasi darurat tersebut, Wali Kota Padang, Fadly Amran, bergerak cepat dengan menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Gabungan ke lapangan. Langkah sigap ini diambil untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak dalam kepungan air.

Tim gabungan yang dikerahkan mencakup personil dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Perhubungan. Aksi penyelamatan di lapangan juga diperkuat penuh oleh personel TNI, Polri, dan relawan kemanusiaan.

Berdasarkan data perkiraan sementara Pemko Padang, puluhan kepala keluarga dan warga di berbagai titik menjadi korban terdampak. Di antaranya kawasan Lapau Munggu Kuranji yang mencatat sekitar 40 KK terdampak banjir.

Sementara itu, proses evakuasi dramatis berhasil menyelamatkan 35 warga di Kampung Apa Koto Tangah serta 40 warga di kawasan Lumin Park. Adapun di Tabiang Banda Gadang Nanggalo, sebagian masyarakat telah melakukan evakuasi secara mandiri ke tempat aman.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengungkapkan keprihatinannya atas musibah yang kembali melanda. Ia menyebut derasnya curah hujan kali ini turut berdampak pada beberapa pekerjaan rehabilitasi bencana yang sebelumnya dikerjakan pascabencana November 2025 dan Agustus 2026.

"Fokus utama kita saat ini adalah keselamatan jiwa melalui penyelamatan dan evakuasi warga yang membutuhkan. Tim Gabungan Pemko Padang bersama TNI-Polri sudah bergerak di lapangan, dan kita terus berkoordinasi intensif dengan Basarnas," tegas Fadly Amran.

Pemerintah Kota Padang mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang bantaran sungai dan daerah rawan longsor, untuk tetap waspada dan segera mengungsi jika debit air terus meningkat. Warga diminta melapor kepada petugas terdekat bila membutuhkan bantuan evakuasi darurat. (*) 

Laporan: Tommy
Editor: Zamri Yahya, WU

Wali Kota Ramadhani Kirana Putra Ungkap Strategi Sulap Kota Solok Jadi Surga Wisata Dunia di RSBG 2026    
Sabtu, Oktober 10, 2026

On Sabtu, Oktober 10, 2026

Wali Kota Ramadhani Kirana Putra Ungkap Strategi Sulap Kota Solok Jadi Surga Wisata Dunia di RSBG 2026
Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026, resmi dibuka oleh Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, pada Sabtu (10/10/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kemeriahan bergema di Lapangan Merdeka Kota Solok saat perhelatan budaya paling dinanti, Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026, resmi dibuka oleh Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, pada Sabtu (10/10/2026). Perayaan tahunan ini berlangsung khidmat sekaligus penuh gelora kebersamaan.

Semula, ajang budaya akbar ini dijadwalkan berlangsung bersamaan dengan pembukaan Porprov XVI pada 2 Oktober. Namun, jadwal acara disesuaikan menjadi 10 hingga 13 Oktober 2026 sebagai bentuk kepedulian mendalam atas musibah banjir bandang yang menimpa masyarakat Arosuka, Kabupaten Solok.

Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, menegaskan bahwa penyesuaian agenda ini lahir atas masukan Bundo Kanduang dan para tokoh masyarakat. Langkah ini mencerminkan rasa empati yang mendalam, mempertegas ikatan persaudaraan erat antara Kota dan Kabupaten Solok dalam satu kesatuan "Entitas Solok".

"Ketika saudara kita di Arosuka sedang berduka, masyarakat Kota Solok turut merasakannya. Mari kita doakan bersama agar saudara-saudara kita segera bangkit, pulih, dan kembali beraktivitas seperti sediakala," tutur Ramadhani disambut riuk tepuk tangan para hadirin.

Di balik nuansa kepedulian tersebut, Wali Kota Ramadhani turut memaparkan visi besar transformasi Kota Solok. Pihaknya berkomitmen penuh mengubah citra Solok yang selama ini kerap dianggap sekadar kota persinggahan menjadi destinasi utama tujuan wisata.

Langkah konkret penataan kota pun sudah dan sedang berjalan secara masif. Revitalisasi pusat kota terus digenjot, Taman Kota disulap menjadi Taman Literasi dan Budaya sebagai wadah kreativitas warga, serta perbaikan jalan utama dan pemukiman ditargetkan tuntas sepenuhnya pada Desember 2026.

Tak hanya itu, mulai bulan ini Kementerian PUPR meluncurkan proyek pembangunan akses jalan baru di kawasan utara kota untuk memicu pusat pertumbuhan ekonomi baru. Potensi wisata ekstrem paralayang di Solok—yang dinilai sebagai salah satu lokasi terbaik di dunia—juga siap digarap menuju kancah internasional.

Gebrakan ini mengundang apresiasi dari Anggota DPD RI, Irman Gusman, yang turut hadir dalam pembukaan. Dukungan penuh diberikan agar Kota Solok tak hanya tersohor dengan julukan Kota Beras, melainkan juga menjelma sebagai kota wisata unggulan yang menggerakkan ekonomi warga.

Selama empat hari ke depan, pengunjung disuguhi pertunjukan seni tradisional, permainan anak nagari, hingga hiburan malam bertabur seniman lokal dan nasional. Wali Kota Ramadhani mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan momen bersejarah ini sebagai tonggak awal kebangkitan ekonomi dan keberkahan bagi Kota Solok. (80)

Pewarta: Oktryoni
Editor: Zamri Yahya, WU

Targetkan Emas! 13 Atlet Sepatu Roda Kota Padang Siap Guncang Arena Porprov XVI Sumbar di Pariaman    
Sabtu, Oktober 10, 2026

On Sabtu, Oktober 10, 2026

Targetkan Emas! 13 Atlet Sepatu Roda Kota Padang Siap Guncang Arena Porprov XVI Sumbar di Pariaman
Ketua Porserosi Kota Padang, DR. Rasydi Sumetry, S.Pd., M.Pd., memastikan bahwa pasukannya tidak main-main. (Foto: Dedi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gemuruh semangat juang membara dari kontingen cabang olahraga sepatu roda Kota Padang. Sebanyak 13 atlet pilihan resmi diterjunkan untuk berjuang habis-habisan mengukir sejarah gemilang pada ajang bergengsi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Aksi memukau para raja dan ratu kecepatan roda ini bakal tersaji di arena sengit Area Sepatu Roda Pantai Cermin, Kota Pariaman. Kejuaraan bergengsi tingkat regional ini dijadwalkan berlangsung meriah selama lima hari penuh, yakni pada 10–14 Oktober 2026.

Menyongsong kompetisi akbar ini, Ketua Porserosi Kota Padang, DR. Rasydi Sumetry, S.Pd., M.Pd., memastikan bahwa pasukannya tidak main-main. Sebanyak 12 nomor pertandingan siap disatroni oleh kontingen kebanggaan urang awak Kota Padang tersebut.

Persiapan matang yang telah digembleng berbulan-bulan lamanya menjadi modal utama. Seluruh atlet diinstruksikan untuk tampil habis-habisan, menjaga fokus tinggi, serta meredam tekanan psikologis demi menaklukkan lawan-lawan tangguh dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Lebih dari sekadar memperebutkan kepingan medali, keikutsertaan ini menjadiuji nyali sekaligus pembuktian nyata atas keberhasilan program pembinaan jangka panjang yang selama ini digalakkan oleh Porserosi Kota Padang.

"Target kita jelas, yakni memboyong minimal satu medali emas dari nomor senior!" tegas Rasydi Sumetry penuh optimisme saat ditemui di lokasi pertandingan, Sabtu (10/10/2026).

Ia juga berpesan agar para atlet senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga keselamatan diri di lintasan.

Dukungan mental dan fokus penuh menjadi kunci utama yang ditekankan kepada seluruh atlet selama lima hari pertarungan di tepi pantai tersebut. Semangat pantang menyerah dipatok sebagai harga mati demi mengharumkan nama harum Kota Padang di kancah provinsi.

Di balik peluh para atlet, terselip harapan besar dari segenap masyarakat Kota Padang. Doa dan dukungan moral dari warga dinilai menjadi vitamin penambah energi bagi para atlet untuk tampil percaya diri tanpa rasa gentar sedikit pun.

Melalui ajang Porprov XVI Sumbar 2026 ini, Porserosi Kota Padang optimis dominasi dan perkembangan positif pembinaan atlet muda akan semakin di perhitungkan. Mari dukung dan saksikan perjuangan pahlawan-pahlawan roda asal Kota Padang hingga garis akhir! (*)

Laporan: Dori/Dedi
Editor: Zamri Yahya, WU

Pemprov Sumbar Salurkan 52 Ribu Bibit Ikan untuk Pembudidaya Terdampak Bencana di Solok    
Sabtu, Oktober 10, 2026

On Sabtu, Oktober 10, 2026

Pemprov Sumbar Salurkan 52 Ribu Bibit Ikan untuk Pembudidaya Terdampak Bencana di Solok
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di kawasan Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Jumat (9/10/2026). (Foto: Budi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyalurkan sekitar 52 ribu bibit ikan beserta pakan kepada pembudidaya terdampak bencana di Kabupaten Solok. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan usaha perikanan dan membantu masyarakat kembali produktif.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di kawasan Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Masheri Yanda Boy dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Syefdinon.

Mahyeldi mengatakan, penyaluran bantuan merupakan bagian dari upaya Pemprov Sumbar membantu masyarakat yang terdampak bencana. Ia mengaku telah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mendata kebutuhan warga dan menyalurkan bantuan sesuai bidang masing-masing.

“Seluruh kepala dinas telah kita minta melakukan pendataan dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana, termasuk di Kabupaten Solok,” ujar Mahyeldi.

Ia berharap bantuan bibit ikan dan pakan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga pembudidaya bisa kembali menjalankan usaha dan memulihkan sumber penghidupan keluarga.

Dalam kesempatan yang sama Kepala DKP Sumbar, Syefdinon menjelaskan selain pemberian bantuan bibit dan pakan, pemerintah juga telah menyiapkan program lain di sektor perikanan budidaya untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat pascaterdampak bencana yakni Program Budidaya Perikanan Darat Tematik yang direncanakan mulai berjalan pada 2027. Program ini dirancang untuk memperluas usaha budidaya berbasis nagari sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Menurut Syefdinon, setiap lokasi direncanakan memperoleh sekitar 20 kolam, bibit ikan, dan pakan untuk satu siklus budidaya selama empat bulan. Setelah panen pertama, pembudidaya diharapkan mampu membiayai dan melanjutkan siklus berikutnya secara mandiri.

Untuk mengikuti program tersebut, pemerintah nagari perlu menyiapkan lahan seluas 1.000 meter persegi dan berkoordinasi dengan DKP Sumbar. Program ini direncanakan memiliki kuota 10.000 titik pada 2027 dan meningkat menjadi 40.000 titik pada 2029.

“Kami berharap nagari-nagari di Kabupaten Solok dapat mempersiapkan persyaratan sejak awal agar berpeluang memanfaatkan program ini,” kata Syefdinon.

Selain itu ia mengatakan DKP Sumbar juga tengah membangun ekosistem pemasaran untuk menghubungkan hasil budidaya dengan berbagai calon pembeli, seperti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), lembaga pemasyarakatan, sekolah kedinasan, hotel, dan rumah makan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pasar dan memberikan kepastian penyerapan hasil panen.

“Ekosistem pemasarannya sedang kita bangun. Jika ini berjalan, pembudidaya akan memiliki akses pasar yang lebih luas dan kepastian serapan hasil panen,” ujarnya.

Salah seorang penerima bantuan, M. Fajar Yatim, mengapresiasi perhatian Pemprov Sumbar kepada pembudidaya terdampak bencana. Ia menilai bantuan tersebut dapat membantu pembudidaya di Padang Belimbing bangkit dan mengembangkan kembali usaha mereka.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas bantuan bibit ini. Mudah-mudahan kami bisa segera bangkit dan usaha budidaya kami kembali maju,” tuturnya. (adpsb/cen/bud)