PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

data:post.title

Pemilih Impor Dipastikan Tak Bisa Mencoblos di Pilkada Kota Padang

BENTENGSUMBAR. COM - Jika ada rencana dari pasangan calon atau tim sukses calon walikota dan wakil walikota Padang untuk mendatangkan pemi...

Iklan Faud
Gatot Nurmantyo Serukan Pilih Pemimpin Asli Sumut
Senin, Juni 25, 2018

On Senin, Juni 25, 2018

Gatot Nurmantyo Serukan Pilih Pemimpin Asli Sumut
BENTENGSUMBAR. COM - Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, menghadiri acara halalbihalal akbar Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Tengku Zulkarnain. Dalam halalbihalal tersebut, Gatot menyerukan semangat 'Marsipature Hutanabe' bahwa orang Sumatera Utara mampu memperbaiki tanah kelahirannya dan menyeru warga untuk memilih pemimpin dari warga asli di Pilgub Sumut. 

"Memilih pemimpin Sumut bukan dari warga Sumut adalah penghinaan terhadap warga Sumut sendiri. Dalam diri putra-putri Sumatera Utara mengalir darah pemimpin. Warga Sumatera Utara bukan mental tempe," kata Gatot dalam keterangan tertulis, Sabtu, 23 Juni 2018.

Seruan yang ia sampaikan di Lapangan Merdeka, Medan, itu mendapat sambutan positif dari sejumlah ulama. Salah satunya Syekh Ahmad Sabban Rajagukguk.

"Sungguh luar biasa seruan ini. Ini seruan heroik membangkitkan semangat kedaerahan bahwa kita orang Sumut masih mampu memperbaiki daerah kelahiran kita. Sebagaimana gagasan mantan Gubsu Raja Inal Siregar, Marsipature Hutanabe," ujar Sabban.

Sabban pun berharap Pilgubsu 27 Juni 2018 mendatang akan berjalan damai dan sukses. "Semoga Pilgubsu ini berjalan dengan sukses dan damai serta diberi Allah pemimpin yang membangkitkan kembali martabat Sumatera Utara. Insyaallah," pungkasnya. 

(Sumber: detik.com)

Karena Terluka Parah, Pemuda Palestina ini Gugur Syahid
Senin, Juni 25, 2018

On Senin, Juni 25, 2018

Karena Terluka Parah, Pemuda Palestina ini Gugur Syahid
BENTENGSUMBAR. COM - Seorang pemuda Palestina yang terluka oleh tembakan pasukan rezim Zionis Israel di Jalur Gaza gugur syahid pada hari ini, Minggu, 24 Juni 2018.

Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza Ashraf al-Qudra mengatakan, Osama Khalil Abu Khater, 29 tahun terkena tembak pasukan Israel ketika mengikuti Pawai Hak untuk Pulang di Gaza pada hari Jumat.

Pawai Hak untuk Pulang yang dimulai sejak 30 Maret 2018 menuntut hak kembalinya pengungsi Palestina ke tanah air mereka. Lebih dari 130 peserta pawai gugur syahid ditembak pasukan Israel dan lebih dari 15.000 lainnya terluka.

Anggota Biro Politik Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) pada hari Sabtu mengatakan, kelanjutan unjuk rasa yang menuntut hak kepulangan para pengungsi Palestina menunjukkan tekad kuat rakyat Palestina untuk melanjutkan perjuangan hingga tercapainya tujuan dengan menggunakan sarana yang bisa dilakukan.

Dia menyinggung penolakan Hamas terhadap semua proyek dan rencana anti-Palestina terutama "kesepakatan abad" (The Deal of Century).

"Kunjungan terbaru para pejabat Amerika Serikat ke kawasan Timur Tengah dikarenakan keberpihakan penuh negara itu kepada rezim Zionis dan untuk menghapus hak-hak rakyat Palestina pasti gagal," pungkasnya.

(Sumber: parstoday.com)

Chelsea Islan Ungkap Perjuangan Ibunya Selamat dari Kanker Payudara
Senin, Juni 25, 2018

On Senin, Juni 25, 2018

Chelsea Islan Ungkap Perjuangan Ibunya Selamat dari Kanker Payudara
BENTENGSUMBAR. COM - Chelsea Islan menceritakan pengalaman saat ia mengetahui ibunya, Samantha Barbara, didiagnosis kanker payudara. Diakui Chelsea Islan, ia merasa terpukul dan sedih.

Dalam episode perdana musim kedua nebeng Boy, Chelsea Islan ungkapkan perasaannya dikala itu.

"Waktu aku syuting Street Society, aku ditelepon sama my dad disuruh pulang, karena my mom masuk rumah sakit. Dan waktu itu mama ku terdiagnosis kanker payudara," ungkap Chelsea Islan.

Diakui Chelsea Islan saat itu dirinya tetap mendahulukan keluarga walaupun sedang pengambilan adegan pada pukul tiga pagi.

"Awalnya masih enggak percaya, cuma my mom juga sudah ke beberapa dokter dan rumah sakit, hasilnya tetap sama breast cancer. Dan itu harus segara di operasi," ujarnya.

Melihat kondisi sang ibu, Chelsea Islan mengungkapkan bahwa ia merasa dunianya seketika runtuh. Namun ia pun percaya keajabaiban itu ada untuk sang ibunda.

"Sekarang ini, my mom is breast cancer survivor, jadi aku bersyukur banget. Ya ini anugerah Tuhan ya, now my mom is healthy and now she is on comunity," ungkapnya lagi.

Dalam obrolannya ini, Chelsea Islan juga mengingatkan untuk melakukan pemeriksaan dini kanker payudara terutama pada anak muda.

Lantaran, kanker payudara tak hanya menyerang wanita usia lanjut tetapi juga anak muda.

(Sumber: liputan6.com)

Harry Kane, Senjata Mematikan Timnas Inggris
Senin, Juni 25, 2018

On Senin, Juni 25, 2018

Harry Kane, Senjata Mematikan Timnas Inggris
BENTENGSUMBAR. COM - Harry Kane tampil luar biasa saat timnas Inggris melumat Panama dengan skor 6-1 pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2018, Minggu, 24 Juni 2018. Tiga gol dicetak kapten timnas Inggris itu pada pertandingan tersebut.

Publik sepak bola Inggris sempat ragu ketika Gareth Southgate menunjuk Kane sebagai kapten The Three Lions. Pemain Tottenham Hotspur itu dianggap belum memiliki pengalaman cukup untuk mengemban ban kapten.

Meski begitu, Southgate tentu memiliki pertimbangan sendiri untuk menunjuk Kane. Konsistensi Kane bersama Tottenham dalam beberapa musim terakhir menjadi alasan kuat untuk menunjuknya menjadi kapten.

Apalagi, Kane juga memiliki catatan apik bersama Inggris pada ajang internasional. Dari 25 penampilan bersama The Three Lions, Kane mampu membukukan 16 gol.

Meski sempat diragukan, Kane langsung membuktikan kualitasnya bersama Inggris pada Piala Dunia 2018. Pada laga menghadapi Tunisia, Kane dua kali mencetak gol.

Catatan tersebut membuat Kane menjadi pemain Inggris pertama yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak Gary Lineker pada 1990. Kala itu Lineker dua kali membobol gawang Kamerun.

Kane kembali membuktikan kemampuan saat Inggris menghadapi Panama dengan mencetak tiga gol (22', 46', dan 62'). Hasilnya, pemain berusia 25 tahun tersebut telah mengumpulkan lima gol dalam dua pertandingan.

Kali ini, catatan tersebut membuat Kane melewati rekor Lineker sebagai pemain Inggris yang paling banyak mencetak gol pada fase grup Piala Dunia. Sebelumnya, Lineker membukukan tiga gol pada Piala Dunia 1986.

Penampilan impresif Harry Kane membuatnya menjadi pemain terbaik pada pertandingan melawan Panama. Penghargaan tersebut merupakan yang kedua untuk Kane setelah sebelumnya menjadi pemain terbaik saat melawan Tunisia.

Selain tiga gol dari Harry Kane, Inggris juga mencetak gol melalui John Stones (8' dan 40') dan Jesse Lingard (36'). Sementara itu, Panama hanya memperkecil ketinggalan lewat Felipe Baloy pada menit ke-78.

Hasil 6-1 kontra Panama merupakan kemenangan terbesar Inggris pada ajang Piala Dunia. Sebelumnya, kemenangan terbesar Inggris adalah 3-0 melawan Denmark (2002), serta Paraguay dan Polandia (1986).

Kemenangan tersebut membuat Inggris memastikan lolos ke fase gugur Piala Dunia 2018. Keberhasilan lolos sekaligus membalas kegagalan melaju dari fase grup pada Piala Dunia 2014 di Brasil.

Saat ini, Inggris mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan. Jumlah tersebut sama dengan milik Belgia sehingga duel kedua negara pada laga pamungkas Grup G bakal menjadi penentu juara grup.

(Sumber: liputan6.com)

Diserang PDIP, SBY Dibela Gerindra
Senin, Juni 25, 2018

On Senin, Juni 25, 2018

Diserang PDIP, SBY Dibela Gerindra
BENTENGSUMBAR. COM - Partai Gerindra memberikan pembelaan terhadap Susilo Bambang Yudhoyono yang mendapat serangan dari PDI Perjuangan.

Hal itu berkenaan dengan tudingan Ketua Umum Partai Demokrat bahwa TNI, Polri dan BIN tak netral dalam Pilkada Serentak 2018 ini.

Menurut partai pimpinan Prabowo Subianto itu, apa yang dilontarkan mantan Presiden RI ke-6 itu bukan pernyataan asal bicara tanpa disertai bukti kuat.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra Andre Rosiade saat dihubungi wartawan, Minggu, 24 Juni 2018.

Andre menjelaskan, SBY memiliki pengalaman politik sangat mumpungi mengingat dirinya pernah menjabat sebagai presiden dua periode.

Selain itu, ia diyakini masih memiliki jaringan kuat baik itu di internal TNI, Polri, BIN dan juga pernah menjadi Kasospol ABRI.

“Jadi pasti Pak SBY tidak asal bicara, tentu ada yang memberikan laporan ke beliau,” bela Andre.

Meski sudah tak lagi menjabat presiden dan orang nomor satu di Indonesia, tidak akan membuatnya kehilangan jaringan.

Terlebih, banyak pejabat tinggi di TNI, Polri dan BIN yang diangkat pangkatnya melalui keputusan presiden.

“Jadi itu tidak mungkin asal ngomong. Apalagi SBY selama ini orang yang selalu hati-hati, berbicara terjaga, tiba-tiba marah pasti ada sesuatu,” katanya.

Sebaliknya, lanjut Andre, apa yang disampaikan SBY itu seharusnya bisa menjadi masukan dan bahan introspeksi bagi TNI, Polri dan BIN.

“Gerindra menilai bagus ini peringatan dari SBY. Ini bagian koreksi kepada tiga lembaga itu,” katanya.

Karena itu, Andre sekali lagi menyatakan, bahwa Polri, TNI dan BIN harus introspeksi dan melakukan perbaikan.

“Untuk pimpinannya bukan hanya memeriksa internal mereka, juga pimpinan introspeksi diri,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Komaruddin Watubun dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 24 Juni 2018, Komaruddin menyatakan, gaya permainan politik yang dipakai SBY itu saat ini sudah ketinggalan zaman.

Alasannya, masyarakat saat ini sudah cukup paham dan melek politik atau gerakan politik yang bermuara pada tujuan-tujuan tertentu.

Ia menyebut, pernyataan SBY itu lebih dikarenakan ketakutan dan dihantui oleh cara berpikirnya sendiri atas dasar yang dilakukan selama jadi presiden.

“Politik agar dikasihani model SBY tersebut, publik sudah tahu,” katanya.

Sebaliknya, ia justru mempertanyakan SBY saat Pilpres 2009 silam yang dinilainya pernah membujuk komisioner KPU dengan iming-iming tertentu.

Terbukti, banyak yang kemudian dijadikan pengurus teras Partai Demokrat, seperti Anas Urbaningrum dan Andi Nurpati.

“Siapa yang dibelakang tim alfa, bravo dan delta yang dibentuk SBY, warga sipil kah?” beber Komaruddin.

Ia juga mempertanyakan kenapa akhirnya mantan Ketua KPK Antasari Azhar dipenjara hanya karena mau mengusut IT Pemilu.

“Siapa yang menggunakan dana APBN melalui bansos untuk keperluan pemilu?”

“Siapa yang memanipulasi DPT tahun 2009? siapa yang gunakan intelijen untuk pilpres 2004 dan 2009?,” jelentrehnya.

(Sumber: pojoksatu.id)

Makin Parah! Fahri Hamzah dan Sohibul Iman Berantem Lagi, Internal PKS Semrawut Jelang Pilkada
Senin, Juni 25, 2018

On Senin, Juni 25, 2018

Makin Parah! Fahri Hamzah dan Sohibul Iman Berantem Lagi, Internal PKS Semrawut Jelang Pilkada
BENTENGSUMBAR. COM - Sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah sangat prihatin sekaligus kecewa dengan sepak terjang Muhammad Sohibul Iman selaku Presiden PKS dalam menjalankan roda organisasi.

Pasalnya, kata dia, Sohibul bukannya menggalang persatuan di musim perang (menghadapi pilkada serentak dan Pemilu 2019 mendatang), malah menciptakan perpecahan dari dalam tubuh partai.

“Pimpinan seharusnya menggalang persatuan, bukan perpecahan, melakukan persekusi dan intimidasi. Aneh sekali. Mau ke mana kita?” tanya Fahri dalam pesan singkatnya yang diterima wartawan, Minggu, 24 Juni 2018.

Fahri yang juga Wakil Ketua DPR RI itu juga mendengar adanya rencana pemecatan beberapa kader senior di PKS, tanpa sebab yang jelas.

Padahal, seharusnya semua diselesaikan dengan dialog, bukan perintah diam dan taat.

”Entah apa sebabnya. Tapi dugaan saya sama, ini soal perbedaan pendapat tentang situasi,” kata Fahri seraya menegaskan bahwa partai institusi politik, bukan tarekat.

Padahal, pihaknya mengira kemarin Ramadhan 1439 H akan menjadi akhir konflik dalam tubuh PKS. Tapi ternyata, semua menjadi nampak rumit, bahkan tidak nampak ada gejala islah dan rekonsiliasi.

“Aneh memang, maksud baik tak selalu dianggap baik. Niat baik tak selalu ditangkap dengan baik. Maka, mungkin ini isyarat dalam perjuangan bahwa kadang keinginan baik kita mesti dinomorduakan oleh kebenaran. Kita harus selalu bersikap benar,” paparnya.

Ia berujar, nampaknya pimpinan akan melakukan eksekusi besar-besaran kepada yang berseberangan dan berbeda pandangan. Mestinya kata dia, di musim perang, situasi ini memerlukan konsolidasi dan menggalang mobilisasi.

“Padahal ini waktunya mengerahkan pasukan dan siapapun yang mau berperang. Tapi, malah di dalam ada yang memisahkan barisan dan mereka memproduksi istilah OSIN untuk orang sini dan OSAN untuk yang mereka yang dianggap melawan pimpinan partai. Orang sana,” sebut politisi asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Sebagai kader, Fahri mengaku sangat mencemaskan kultur baru dalam tubuh PKS sekarang, yang tiba-tiba suasananya mencekam, tegang dan seperti ada permusuhan. Karena, pimpinan mengaktifkan patroli dan mengecek loyalitas setiap orang.

“Ini bukan kultur berpartai apalagi demokrasi. Yang bermasalah pimpinannya, partai hanya penanggung beban pimpinannya,” cetusnya.

Tapi, lanjut Fahri lagi, gara-gara pimpinannya gila hormat, lama-lama suatu partai bisa rusak. Apalagi dengan berkembangnya budaya feodal dan ABS (Asal Bapak senang), bisa bubar PKS oleh pemilu.

“Inikah sebab kita dijajah terlalu lama? Inikah sebab tirani merajalela? Entahlah. Tapi bagi kader partai yang mencintai kebenaran Ilahi? Cukuplah, enough is enough. Kita Akan melahirkan pejuang bukan pecundang. Kita akan menanam benih peradaban bukan ilalang,” tegasnya.

Politisi itu, kata Fahri, kerjanya setiap hari adalah menegakkan keadilan, membela kebenaran dan berjuang membela korban kezaliman tirani yang mengangkang. Jika rasa takut lebih kuat dalam diri, sehingga kita menerima kezaliman.

“Lalu, dengan apa kita berjuang? Apa modal kita? Lama saya memikirkan, kenapa saya tidak mengalah saja dengan kezaliman, dan mengutamakan kebersamaan. Bisikan itu sering datang. Tapi, ada pertanyaan kuat, ‘kalau kita membiarkan diri kita dizalimi maka apa kita bisa membela orang lain?’ bisikan ini yang saya benarkan,” ucapnya.

Kata Fahri, dirinya tidak tega melihat kader PKS berubah menjadi para penganut taqlid buta kepada sesuatu yang fana.

“Padahal, sikap penakut berlebihan kepada pimpinan dapat merusak keyakinan kita tentang kebenaran,” ujar Fahri.

(Sumber: pojoksatu.id)

Serang SBY, PSI: Mantan Presiden Itu Memberikan Tauladan, Bukan Melempar Rumor
Minggu, Juni 24, 2018

On Minggu, Juni 24, 2018

Serang SBY, PSI: Mantan Presiden Itu Memberikan Tauladan, Bukan Melempar Rumor
BENTENGSUMBAR. COM - Polri menjadi salah satu institusi negara yang disebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak netral dalam Pilkada Serentak 2018 selain Badan Intelijen Negera (BIN) dan TNI.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat itu pada konferensi pers di Bogor, Sabtu, 23 Juni 2018 kemarin.

Hal itu menjadi sinyalemen tudingan SBY kepada pemerintahan Jokowi yang ingin mengamankan kemenangan dalam Pilkada Serentak 2018 demi Pilpres 2019 mendatang.

Menanggapi hal itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai salah satu parpol pendukung Jokowi pun angkat bicara.

Menurut parpol besutan Grace Natalie itu, jika memang ditemukan pelanggaran Pilkada di Jawa Barat, semestinya langsung melapor.

Yakni kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Demikian disampaikan Jurubicara PSI, Guntur Romli menanggapi tudingan adanya penggeledahan di kediaman dinas wakil gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.

Mantan Presiden itu menyebut, penggeledahan itu dipimpin Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Kombes Pol M Iriawan.

“Jika memang ada petunjuk dan bukti harusnya SBY melapor ke penyelengara pemilu,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, 24 Juni 2018.

Menurut Guntur, SBY semestinya bisa menjadi suri tauladan, terlebih berkenaan dengan upaaya penegakan hukum dan demokrasi.

“Sebagai mantan presiden, sebaiknya SBY memberikan tauladan dengan taat proses hukum, bukan melempar rumor,” lanjutnya.

Guntur mengaku cukup menyayangkan sikap yang malah membuat drama seolah-seolah pengecekan ini ditujukan kepada Deddy Mizwar yang didukung Demokrat pada Pilgub Jabar.

Sementara Deddy sendiri diketahui telah meninggalkan rumah dinas itu sejak 14 Februari 2018.

Guntur menduga, mantan Presiden RI itu menerima informasi yang salah atau memang sengaja main drama seakan-akan sedang dizolimi atau dicurangi.

“Deddy Mizwar sudah tidak punya hak terhadap rumah dinas wakil gubernur yang pernah dipakai. Atau Pak SBY main drama? Seolah-olah Deddy Mizwar dizalimi?” tanya Guntur.

SBY, kata Guntur, dikenal suka membuat drama sebagai tokoh yang dizalimi agar mendapat simpati rakyat.

Drama ini mungkin saja dilakukan karena temuan beberapa lembaga survei belakangan menunjukkan suara Deddy Mizwar mengalami penurunan dibanding Ridwan Kamil.

“Menggoreng isu penggeledahan rumah dinas wakil gubernur Jawa Barat ini taktik SBY untuk meraih simpati bagi Deddy Mizwar,” tambah Guntur.

(Sumber: pojoksatu.id)

Dedi Mulyadi Nilai Polri, TNI dan Pemprov Jabar Profesional Kawal Kampanye
Minggu, Juni 24, 2018

On Minggu, Juni 24, 2018

Dedi Mulyadi Nilai Polri, TNI dan Pemprov Jabar Profesional Kawal Kampanye
BENTENGSUMBAR. COM - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Jabar dan Kodam Siliwangi yang melakukan pengawalan masa kampanye secara profesional. 

Selama ini, masa kampanye Pilgub Jabar berjalan dengan baik dan kondusif dan sudah memasuki masa tenang. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Jabar, Kodam III Siliwangi dan Pemprov Jabar yang telah bertindak profesional sehingga proses Pilkada bisa berjalan seperti yang telah direncanakan dan diharapkan," jelas Dedi Mulyadi kepada wartawan di kediamannya Kampung Sawah Kulon, Purwakarta, Minggu, 24 Juni 2018.

Dedi menambahkan, selama proses Pilkada ini, dirinya telah mendapatkan perlakuan yang profesional, baik dalam kegiatan kampanye atau dalam kegiatan-kegiatan lain. 

"Semoga perjalanan pemilihan gubernur dan wakil gubernur ini berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat. Saya merasakan sendiri sikap profesional seluruh kegiatan yang telah dilalui dan didalamnya menempel anggota kepolisian," tambah dia. 

Mengisi waktu masa tenang ini, dirinya hanya akan mengisi waktunya dengan memenuhi undangan hajatan masyarakat seperti biasanya.

Selanjutnya, dirinya akan menjalankan rutinitas hariannya, yakni mengurus kambing dan ayam yang sudah lama ditinggalkannya karena harus keliling berkampanye. 

"Mungkin ada sebagian yang saya bisa datang dan ada sebagian yang saya tidak bisa datang," katanya. 

Saat waktu pencoblosan yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 nanti, dirinya bersama keluarganya akan mencoblos di kampungnya di tempat pemungutan suara (TPS) empat Desa Sawah Kulon, Kabupaten Purwakarta.

(Sumber: kompas.com)

700 RT/RW Koto Tangah Terima Dana Operasional
Minggu, Juni 24, 2018

On Minggu, Juni 24, 2018

700 RT/RW Koto Tangah Terima Dana Operasional
BENTENGSUMBAR. COM - Sekitar 700 orang RT/RW se-Kec. Koto Tangah menerima dana operasional triwulan II tahun 2018 dari Pemko Padang sebesar Rp. 646.095.000. Dana tersebut diserahkan langsung Sekretaris Daerah Kota Padang, Asnel kepada Camat Koto Tangah, Syahrul di Aula Kampus Baiturrahmah Aie Pacah, Minggu pagi, 24 Juni 2018.

Dikesempatan itu, Asnel mengatakan, dana operasional RT/RW dari Pemko Padang sebetulnya belum mencukupi, namun Pemko Padang akan terus berupaya meningkatkannya setiap tahun.

“Dukungan Pemko Padang kepada RT/RW akan tetap diberikan,” ujar Asnel.

Disamping itu, Asnel juga mengucapkan terimakasih kepada RT/RW atas kesuksesan program Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Kec. Koto Tangah. Termasuk, dibangunnya jalan baru di empat kelurahan, dengan nilai swadaya sebesar Rp. 2,6 miliar. Begitu juga dengan kegiatan-kegiatan lainnya, seperti pembuatan riol, penimbunan jalan, dan sebagainya.

“Sampaikan juga ucapan terimakasih saya kepada masyarakat, atas swadaya yang telah mereka berikan. Karena, pembangunan Kota Padang membutuhkan kerjasama dan kepedulian bersama,” ucap Asnel.

Asnel juga berharap, seluruh RT/RW ikut berperan aktif mensukseskan pelaksanaan Pilkada Kota Padang 27 Juni mendatang. Dengan saling mengingatkan warga di tempat tinggal masing-masing untuk datang ke TPS. Karena Pilkada juga merupakan tanggungjawab bersama.

“Ada sekitar 330 TPS dan 120 ribu orang pemilih di Kec. Koto Tangah. Mari kita gunakan hak pilih kita sesuai hati nurani,” tukuk Asnel.

Sementara itu, Camat Koto Tangah, Syahrul mengatakan, penyerahan dana operasional RT/RW oleh Pemko Padang akan dibagikan langsung kepada RT/RW. “Tidak ada pemotongan dana operasional. Diserahkan hari ini dan dibagikan hari ini juga,” tegas Syahrul. “Jika ada pemotongan, segera laporkan,” tegasnya lagi.

Adapun besaran dana operasional RT/RW tersebut untuk masing-masing kelurahan, sebagai berikut; Kel. Balai Gadang (Rp. 51.157.500), Kel. Lubuk Minturun (Rp. 32.775.000), Kel Aie Pacah (Rp. 37.050.000), Kel. Batang Kabung Ganting (Rp. 53.437.500), Kel. Batipuh Panjang (Rp. 59.707.500), Kel. Bungo Pasang (Rp. 51.442.500).

Sedangkan, Kel. Dadok Tunggul Hitam (Rp. 57.712.500), Kel. Koto Panjang Ikur Koto (Rp. 35.482.500), Kel. Koto Pulai (Rp. 12.682.500), Kel. Lubuak Buaya (Rp. 79.942.500), Kel. Padang Sarai (Rp. 50.160.000), Kel. Parupuk Tabing (Rp. 75.525.000), Kel. Pasie Nan Tigo (Rp. 49.020.000). 

(LL/Fsl)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *