Pariwisata

Ekonomi

POLITIK

HUKUM

Most Popular

Hearing Komisi IV, DPRD Kota Padang Cecar Ketua Baznas

On Senin, April 23, 2018

Hearing Komisi IV, DPRD Kota Padang Cecar Ketua Baznas
BENTENGSUMBAR. COM - DPRD Kota Padang mencecar Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Epi Santoso terkait penyaluran bantuan zakat pada hearing Komisi IV DPRD Kota Padang  dengan (Baznas), Senin, 23 April 2018. 

Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra, Ketua Komisi IV, Maidestal Hari Mahesa, Jumadi, Iswandi Muchtar dan anggota dewan lainnya.

Sementara Epi Santoso didampingi beberapa orang pimpinan Baznas lainnya. Padahal, beberapa kali hearing sebelumnya, Epi Santoso selalu diwakili bawahannya. 

Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti mengaku heran, jika kepengurusan Baznas belum ada ditangan pengurus Baznas, maka gaji atau honor yang mereka terima selama ini tentulah ilegal. 

Bahkan, Wakil Ketua DPRD Padang Padang, Wahyu Iramana Putra meminta pengurus Baznas Kota Padang memperlihatkan SK kepengurusannya. 

Sebab, dari awal Wahyu melihat Epi Santoso memaparkan program dan jawabannya tanpa pembuktian surat-surat otentik yang seharusnya diperlihatkan kepada anggota Komisi IV DPRD Kota Padang.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa meminta Epi Santoso menjelaskan informasi miring yang beredar di tengah-tengah masyarakat, diantaranya terkait pendistribusian zakat yang ditenggarai tak tepat sasaran. 

"Saya juga mempertanyakan masalah pemberhentian pegawai Baznas yang sewenang-wenang tanpa penjelasan," pungkas Esa.

Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Golkar, Jumadi meminta Epi Santoso menjelaskan bantuan Baznas Kota Padang ke luar Kota Padang, misalnya bantuan untuk memperbaiki rumah korban gempa di Aceh. 

"Bagaimana ini bisa terjadi? Sementara di Kota Padang sendiri banyak yang mengharapkan bantuan dari Baznas Kota Padang," cecar Jumadi. 

Menjawab pertanyaan anggota dewan, Epi Santoso mengatakan, Baznas Kota Padang tahun 2017 mendapat penghargaan khusus dari Kementerian Agama sebagai Baznas terbaik di Indonesia. Kemudian untuk tahun 2017 sampai tahun 2018 ditunjuk sebagai rujukan dalam pengelolaan zakat untuk wilayah Sumatera. 

"Akibatnya, kami banyak menerima kunjungan-kunjungan Baznas kabupaten dan kota lainnya," ungkapnya bangga.

Mengenai bantuan ke Aceh, Epi Santoso menjelaskan, dananya bukan bersumber dari dana zakat, tetapi program khusus dan atas intruksi Baznas Pusat untuk menggalang kerjasama bantuan kabupaten/kota. Sama dengan intruksi penggalangan bantuan untuk Syiria dan Palestina.

Namun, Maidestal Hari Mahesa meminta Epi Santoso surat-surat otentik terkait instruksi Baznas Pusat tersebut. Sebab, jika benar itu instruksi Baznas Pusat, tentu ada surat-surat otentiknya. 

“Mohon tunjukan surat-surat tersebut kepada kami agar masyarakat Kota Padang merasa puas dengan informasi ini," cakapnya.

Mengenai surat otentik yang diminta anggota dewan, Epi Santoso berjanji akan memperlihatkannya pada pertemuan berikutnya. 

Editor: Zamri Yahya
Laporan: Surya

Yuliandre: Hoax dan Radikalisme Sudah Menjadi Ancaman bagi Negara

On Senin, April 23, 2018

Yuliandre: Hoax dan Radikalisme Sudah Menjadi Ancaman bagi Negara
BENTENGSUMBAR. COM - Menghadiri Musyawarah Nasional ke-IX Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI), Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis menegaskan, hoax dan radikalisme sudah menjadi ancaman bagi negara Republik Indonesia.

Ia mengatakan, mahasiswa ilmu komunikasi sudah seharusnya mengambil peran dalam pemebrantasan hoax dan radikalisme yang sudah merajalela. Hal tersebut disampaikan dalam Orasi Ilmiah Munas ke-IX IMIKI di Hotel Horison Ultima, Palembang, Senin, 23 April 2018. 

Orasi Ilmiah ini mengambil tema “Optimalisasi Peran Mahasiswa Komunikasi Dalam Menumbuhkan Karakter Kebangsaan Indonesia”.

Selain Yuliandre Darwis, Perwakilan Kantor Staf Presiden, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs Zulkarnain, Ketua Umum ISKI Dr. Dadang Rahmat Hidayat S.sos., S.H., M.Si., dan Ketua ASPIKOM Pusat Dr. Heri Budianto, M.Si juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. 

Kegiatan ini dihadiri oleh 250 peserta yang terdiri dari seluruh Mahasiswa Program Ilmu Komunikasi di Indonesia yang tergabung dalam IMIKI, Mahasiswa Ilmu Komunikasi di Sumatera Selatan, dan delegasi dari Organisasi Kemahasiswaan yang ada di Sumatera Selatan.

Yuliandre memberikan gambaran secara umum mengenai bagaimana peran mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam menumbuhkan karakter kebangsaan, khususnya dalam menangkal hoax dan radikalisme. 

“Menurut GlobeScan, saat ini sudah 90% masyarakat di Indonesia takut akan hoax. Indonesia sudah masuk golongan urutan teratas Negara yang paling khawatir dengan konten palsu dari internet,” ujar Yuliandre.

Ia juga mengingatkan bahwa perlunya saring sebelum sharing dalam bersosial media. Masyarakat, khususnya mahasiswa yang menjadi generasi penerus bangsa, harus pintar memilah konten-konten yang bisa berpotensi sebagai berita bohong dan menyebarkan radikalisme. 

“Beberapa waktu lalu, KPI bersama-sama menyuarakan Dari Palu, Indonesia Bicara Baik untuk menyadarkan masyarakat pentingnya menyebarkan konten-konten positif baik melalui penyiaran, maupun sosial media,” kata Yuliandre. 

Literasi media juga menjadi salah satu kegiatan yang dinilai perlu dilakukan untuk menangkal hoax dan radikalisme. 

“Literasi memang perlu dilakukan. Pengawalan terhadap hoax harus terus dijaga,” tambah Irjen Pol Drs Zulkarnain.

Sebagai lulusan Ilmu Komunikasi dan mantan Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), Yuliandre berpendapat, mahasiswa Ilmu Komunikasi harus menjadi tameng awal dari semua pemberitaan, khususnya berita hoax dan radikalisme.

Ia mengharapkan, kegiatan Musyawarah Nasional Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia dapat memberikan solusi positif pada perkembangan Ilmu Komunikasi dalam mengawal isu hoax dan radikalisme. 

“Tidak ada tindakan baik sekecil apapun yang tidak punya dampak. Jadi tetaplah menjadi insan komunikasi yang memberi semangat baik untuk Negara,”ujarnya.

Editor: Zamri Yahya
Laporan: Bianca Michelle

Komisi IV DPRD Kota Padang Desak Pjs Wako Tindak Kabag Kesra

On Senin, April 23, 2018

Komisi IV DPRD Kota Padang Desak Pjs Wako Tindak Kabag Kesra
BENTENGSUMBAR. COM - Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa mendesak Pejabat Sementara Walikota Padang untuk menindak Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Jamalus. 

Pasalnya, diduga ada indikasi keberpihakan Kepala Bagian Kesra Kota Padang terhadap salah seorang calon Walikota Padang yang berlaga di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018. 

Menurut politisi muda yang akrab disapa Esa ini, bukti keperpihakan itu misalnya pada kegiatan Lomba Tahfiz 30 (Juz 'Amma) antar SD/MI se Kota Padang. Pada saat pembukaan kegiatan tersebut, di pentas acara terpampang spanduk calon petahana, Mahyeldi. 

"Kami dari Komisi V DPRD Kota Padang akan memanggil Kepala Bagian Kesra Kota Padang. Kita akan meminta keterangan darinya selaku penanggungjawab kegiatan. Jangankan indikasi kesengajaan, keteledoran saja sudah bisa kita pertanyakan," cakapnya, Senin, 23 April 2018.

Untuk itu, Esa meminta Kepala Inspektorat Kota Padang memeriksa Kepala Bagian Kesra. Selain itu, Esa juga meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) agar segera mengambil langkah. 

"Kita juga ingin Panwaslu memberikan penjelasan terkait pelanggaran yang dilakukan ASN yang diduga bergerak secara massif mendukung kandidat tertentu. Dan indikasi dugaan penggunaan fasilitas negara dalam mendukung salah seorang kandidat," pungkas Ketua DPC PPP Kota Padang ini.

Esa mengingatkan agar pejabat di Pemko Padang menjaga netralitas selaku ASN. Keberpihakan sedikit saja akan menyebabkan Pilkada Kota Padang ternoda. Padahal, pemko selalu mengimbau pelaksanaan Pilkada Badunsanak atau Pilkada damai.

"Kita tak ingin Pilkada Kota Padang ternoda atau rusak oleh ulah-ulah keberpihakan pejabat pemko. Kalau itu terjadi, akan menyebabkan Pilkada ricuh, karena dugaan dan pandangan masyarakat keberpihakan Pemerintah Kota kepada salah seorang calon Kepala Daerah dengan memanfaatkan fasilitas dan anggaran negara," ujarnya. 

Editor: Zamri Yahya
Laporan: Surya Sutan Sari Alam

Tiga Kecamatan Ikuti Sosialisasi PODES 2018, Pendataan Hanya Sampai di Kelurahan

On Senin, April 23, 2018

Tiga Kecamatan Ikuti Sosialisasi PODES 2018, Pendataan Hanya Sampai di Kelurahan
BENTENGSUMBAR. COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang mengadakan sosialisasi pendataan Potensi Desa (PODES) 2018 di aula Kantor Camat Padang Selatan, Senin, 23 April 2018 pagi. Selain Lurah se-Kecamatan padang Selatan, sosialisasi tersebut juga diikuti Lurah dari Kecamatan Padang Barat dan Kecamatan Padang Timur.

Dikesempatan itu, Kepala BPS Kota Padang, Rizal mengatakan pendataan PODES 2018 hanya sampai di tingkat kelurahan dan tidak langsung ke masyarakat. Dukungan dan kerjasama Lurah dan Camat sangat dibutuhkan pada PODES 2018 ini.

“Pendataan PODES akan dilaksanakan mulai 2-31 Mei. Kita akan menghimpun informasi terkait infrastruktur, potensi ekonomi, sosial, sumber daya manusia dan sumber daya alam serta informasi lainnya,” ungkap Rizal.

Ditambahkannya, petugas PODES 2018 Kota Padang berjumlah sekitar 1500 orang yang direkrut secara resmi melalui proses penyaringan yang sebelumnya sudah dipublikasikan sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan BPS Pusat.

Sementara itu, menyikapi sosialisai tersebut, Camat Padang Selatan, Fuji Astomi mengatakan, data-data yang akan diberikan kepada petugas pendataan PODES tidak boleh direkayasa karena menyangkut dengan rencana pembangunan kedepan.

“Kita sudah bisa menyiapkan data-data yang diperlukan mulai dari sekarang,” ujar Fuji.

Begitu juga halnya yang dikatakan Camat Padang Timur Ances Kurniawan, sosialisasi PODES 2018 merupakan bentuk kerjasama yang sangat baik dengan BPS Kota Padang. Saling bersinergi untuk pembangunan Kota Padang.

Camat Padang Barat, Eri Sanjaya mengatakan, peran seluruh Lurah untuk menyiapkan data PODES juga akan melengkapi semua data tentang potensi kecamatan. Seluruh data potensi tersebut menjadi acuan dan bahan kajian dalam rencana pembangunan. 

(LL/Ir)

Selesai Diksar, 83 Praja Muda Satpol PP Padang Siap Tegakkan Perda

On Senin, April 23, 2018

Selesai Diksar, 83 Praja Muda Satpol PP Padang Siap Tegakkan Perda
BENTENGSUMBAR. COM - Pendidikan dan Pelatihan Dasar angkatan ke-5 bagi sebanyak 83 personil Praja Muda Sat Pol PP Kota Padang resmi ditutup Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Asnel di Aula Kantor Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Sumbar Padang Besi, Senin, 23 April 2018 pagi.

Atas nama Pemerintah Kota Padang, Asnel pun memberikan selamat kepada 83 Praja Muda Sat Pol PP Kota Padang yang telah selesai mengikuti latihan pada Diklat Dasar (Diksar) yang diselenggarakan sejak 25 Maret hingga 23 April itu.

“Selamat bagi semua Praja Muda Sat Pol PP Kota Padang yang telah mengikuti Diksar ini. Semoga Anda semua menjadi personil yang tangguh dan berwibawa selaku pasukan Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang,” ucap Sekda dalam kegiatan yang dihadiri unsur pimpinan dan jajaran instruktur dari SPN Polda Sumbar tersebut.

Seperti diketahui, pelaksanaan Diksar ini merupakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) teknis dan fungsional Pol PP yang wajib diikuti oleh seluuh anggota Sat Pol PP sesuai amanat pada Pasal 21 Peraturan Pemerintah (PP) No.6 tahun 2010. Hal ini penting dilakukan, mengingat dalam pelaksanaan tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai penegak Perda, Peraturan Kepala Daerah, serta menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, anggota Sat Pol PP perlu dibekali dengan pengetahuan tentang tugas pokok serta perundang-undangan yang menjadi dasar dalam penegakan aturan.

Di samping itu, pembekalan untuk kesiapan dan keterampilan serta kemampuan fisik sesuai standar yang harus dimiliki oleh personil dalam setiap penanganan kasus. Maka dari itu, para instruktur dari SPN Polda Sumbar memberikan kesamaptaan, sehingga memiliki standar kompetensi yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas.

Pelaksana Tugas (Plt) Sat Pol PP Kota Padang melalui Sekretarisnya, Yose Rizal menyampaikan, Diksar ini sangat penting dilakukan bagi Praja Muda Sat Pol PP Kota Padang sebelum melaksanakan tugas nantinya. Sebagaimana perlu ditempa secara fisik dan mental untuk dapat menangani seluruh tugas secara bijak. Kemudian diharapkan mampu mencarikan solusi yang terbaik sehingga semua yang dilakukan tepat sasaran tentunya tidak menyalahi aturan.

“Untuk itu, kepada peserta yang telah selesai mengikuti Diksar ini, diharapkan agar terus dan selalu banyak belajar sekaligus menambah wawasan pengetahuan sesuai tupoksi kita. Dimana setiap anggota Sat Pol PP juga wajib menjunjung tinggi norma hukum, agama, hak azazi manusia dan norma sosial lainnya di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Kemudian Yose juga mengarahkan kepada personil Sat Pol PP wajib mengedepankan bertindak secara persuasif dalam menangani setiap kasus. Lalu melakukan pembinaan dan memberikan pemahaman dengan bahasa yang santun dan humanis, sehingga dapat diterima masyarakat dengan baik dan bersama-sama menegakkan aturan guna menuju Kota Padang yang tertib dan aman.

"Jadi, dalam diri seorang anggota Sat Pol PP yang baru saja menyelesaikan pendidikan kita harus dapat memperhatikan beberapa hal. Diantaranya mulai dari sikap dan perilaku yang menjadi teladan di lingkungan kerja. Lalu senantiasa meningkatkan kompetensi serta terus melakukan inovasi dalam pelaksanaan tugas penertiban dan pelayanan masyarakat. Kemudian memiliki mental pantang menyerah, integritas dan motivasi yang tinggi disertai kejujuran dan disiplin. Selanjutnya selalu menyikapi perubahan dengan mempelajari peraturan perundang-undangan disertai petunjuk teknis pelaksanaan tugas," paparnya.

Maka dari itu, tambahnya lagi, kepada semua peserta yakni para Praja Muda diharapkan, semoga ilmu pengetahuan dan keterampilan yang sudah didapatkan selama pendidikan dijadikan sebagai pedoman dan bekal dalam pelaksanaan tugas pembinaan kepada masyarakat di lapangan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran SPN Polda Sumbar yang telah memfasilitasi, sekaligus telah menyediakan sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan Diksar ini. Semoga kemitraan ini terus berlanjut khususnya dalam meningkatkan pengembangan sumber daya aparatur Sat Pol PP Kota Padang secara berkelanjutan,” tukasnya mengakhiri.

(David)

Perayaan Hari Bumi dan Hari Air Sedunia di Padang, PDAM - FT Unand Jalin Mou

On Senin, April 23, 2018

Perayaan Hari Bumi dan Hari Air Sedunia di Padang, PDAM - FT Unand Jalin Mou
BENTENGSUMBAR. COM - Pemko Padang mendukung kesepahaman PDAM Kota Padang dengan Fakultas Teknik Universitas Andalas untuk menjaga keseimbangan alam di sekitar intake sumber air baku. Kesepahaman tersebut akan ditingkatkan dengan perjanjian kerjasama dalam berbagai kegiatan seperti penanaman pohon dan pemeliharaannya serta membuat hutan percontohan.

Dalam rangka peringatan Hari Air Sedunia dan perayaan Hari Bumi yang jatuh hari ini, Minggu, 22 April 2018 kesepahaman antara keduanya menjadi momentum penguatan komitmen. Semua elemen terlibat untuk menjaga keseimbangan di planet bumi dan menjaga air sebagai sumber kehidupan.

"Hal ini sudah menjadi issu mendunia, bukan saja di tingkat lokal. Untuk itu mari kita pertahankan kondisi alam kita yang masih baik dan mencegah kegiatan - kegiatan yang merusak lingkungan," papar Sekretaris Daerah Kota Padang, Ir. Asnel, M.Si saat pencangan peringatan Hari Air dan Perayaan Air Bumi di Intake Palukahan, Balai Gadang Koto Tangah pagi tadi.

Menurut Asnel, PDAM selaku pengguna sumber air baku dan mahasiswa jurusan Teknik Lingkungan yang berkepentingan dalam studinya menjadi motor pertama dalam menjaga kondisi air. Dengan demikian akan ada aksi nyata dengan penanaman pohon dan memeliharanya serta berinovasi membentuk hutan produksi yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat nantinya.

"Perayaan Hari Bumi diharapkan tidak seremonial belaka, tetapi menjadi aksi nyata dalam penyelamatan planet yang kita tinggali ini," tukuk Sekda.

Diamini Direktur Utama PDAM Kota Padang, Edwar terkait adanya Memmorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Universitas Andalas tersebut. Menurutnya, PDAM berencana mengembangkan hutan produksi dan melakukan penanaman pohon di sekitar intake. Dalam hal ini PDAM merangkul mahasiswa jurusan Teknik lIngkungan Fakultas Teknik Unand.

"Adanya kerjasama ini akan menguatkan komitmen untuk penyelamatan lingkungan dan keseimbangan alam terutama di sekitar sumber air baku," sebut Edwar.

Dia menambahkan, selain konsisten penyelamatan alam di sekitar intake, PDAM juga terus meningkatkan kualitas pelayanan. Sekitar 25 persen masyarakat yang belum terlayani air bersih PDAM diharapkan bisa terlayani sehingga target awal pelayanan 80 persen bisa direalisasikan.

"Diharapkan tahun - tahun mendatang PDAM bisa merealisasikan target sehingga 80 persen masyakat bisa menikmati layanan air berdih PDAM," tukasnya.

Diisi dengan kegiatan penanaman pohon, penandatanganan naskah kerjasama PDAM Kota Padang dengab Fakultas Teknik Universitas Andalas.

Ungkapan senada terkait menjaga keseimbangan hutan dan sumber air baku, juga disampaikan Dekan Fakultas Teknik Unand, Insanul Kamil, MT. Dekan juga didampingi Ketua Jurusan Teknik Lingkungan serta mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL).

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) V, Sekretaris Kecamatan Koto Tangah, tokoh masyarakat Dewan Pengawas PDAM serta Kepala Bagian Humas Kota Padang Imral Fauzi.

(joim)

Kejuaraan Bola Voli Nagari Tingkat Kota Padang, Kategori Putra Dijuarai Lubeg, Putri Diraih Nanggalo

On Senin, April 23, 2018

Kejuaraan Bola Voli Nagari Tingkat Kota Padang, Kategori Putra Dijuarai Lubeg, Putri Diraih Nanggalo
BENTENGSUMBAR. COM - Kejuaraan Bola Voli Nagari Tingkat Kota Padang Tahun 2018 selama 19-21 April yang dilangsungkan di Lapangan Bola Voli Gor.H. Agus Salim telah berakhir dan resmi ditutup Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Padang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Azwin, Sabtu, 21 April 2018.

Dalam Kejuaraan yang diikuti 14 tim bola voli kategori putra/putri antar tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang ini, untuk kategori putra dijuarai Kecamatan lubuk Begalung (Lubeg) disusul Kecamatan Nanggalo di posisi kedua dan ketiga oleh Kecamatan Kuranji. Sementara untuk kategori putri, juara satu diraih tim Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Padang Timur posisi kedua dan Lubeg tempat ketiga.

Kepala Dispora Padang, Azwin menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak pendukung, terutama para pemain masing-masing tim yang berlaga dalam Kejuaraan Bola Voli Nagari Tingkat Kota Padang tahun 2018 tersebut.

“Alhamdulillah, kejuaraan ini telah berjalan dengan baik dan sukses. Selamat bagi tim yang sukses menjadi pemenang dan bagi tim yang belum semoga tahun depan juga bisa meraih juara,” ungkap Azwin sewaktu memberikan sambutan.

Menurut Azwin, Kejuaraan Bola Voli Nagari ini perlu terus ditingkatkan baik dari segi kuantitas maupun kualitas penyelenggaraannya. Sehingga tercapailah tujuan dan harapan yang diinginkan.

Sebagaimana katanya, adapun tujuan yang diinginkan yakni, demi menggelorakan semangat penyelenggaraan kejuaraan bola voli yang dimulai dari tingkat RW, kelurahan, kecamatan sampai tingkat Kota Padang khususnya. Lalu sebagai ajang pembibitan dan pengembangan calon-calon atlet cabang olahraga bola voli masa depan bagi Kota Padang.

“Kalau kita lihat sejarah, di era tahun 70-an hingga 90-an cukup banyak para atlet voli asal Kota Padang yang berprestasi dan berbicara banyak mewakili Kota Padang di kancah provinsi bahkan nasional. Hal ini harus terus kita jaga dan kembangkan salah satunya melalui kejuaraan kali ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut ditambahkannya, melalui ajang ini ia juga berharap dapat meningkatkan hubungan silahturahmi, persatuan dan kesatuan antar atlet/pemain voli di tingkat kelurahan dan kecamatan. Apalagi banyak manfaat apabila masyarakat khususnya generasi muda semakin gemar berolahraga.

“Untuk itu, mari kita jadikan olahraga sebagai gaya hidup (life style), tidak hanya untuk ajang prestasi namun juga demi kebugaran fisik kita. Sehingga tentunya diharapkan juga terhindarnya dari perbuatan-perbuatan negatif,” tukas Azwin mengakhiri sembari menyerahkan trophy bagi para pemenang.

(David)

Di Kota Padang, Imunisasi MR Targetkan 243 Ribu Anak

On Senin, April 23, 2018

Di Kota Padang, Imunisasi MR Targetkan 243 Ribu Anak
BENTENGSUMBAR. COM - Sebanyak 243 ribu anak dan balita di Kota Padang ditargetkan mendapatkan imunisasi Measles Rubella (MR) atau Campak dan Rubella yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus-September mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Ferimulyani H,M.Biomed mengatakan, imunisasi MR diperuntukkan bagi anak-anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Pemberian imunisasi dimulai pada Agustus untuk SD/MI/SMP/MTS atau sederajat. Dan di September dilakukan di posyandu, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya untuk bayi dan anak yang belum bersekolah.

“Imunisasi MR ini merupakan program nasional. Dan kita melibatkan semua pihak agar program ini sukses dilaksanakan di Kota Padang,” ujar Ferimulyani saat rapat pembentukan kelompok kerja introduksi MR di aula Dinas Kesehatan Kota Padang, Kompleks Perkantoran Balaikota Padang Aie Pacah, Senin, 23 April 2018.

Dijelaskannya, penyakit campak jika menimpa anak-anak dan masih dalam taraf ringan mungkin bisa diatasi dengan terapi obat dan sembuh dalam hitungan minggu. Tapi ketika virus tersebut terpapar pada ibu hamil, efeknya bisa jangka panjang. Janin yang berada dalam kandungan bisa mengalami cacat bawaan, seperti kebocoran jantung, tuli hingga buta.

"Dengan imuniasi MR ini, anak-anak kita akan turut melindungi kesehatan ibu hamil di sekitar mereka,” kata Ferimulyani.

Ditambahkannya, untuk mencapai tujuan eliminasi penyakit campak dan pengendalian Rubella (MR) di Kota Padang perlu dilakukan kampanye dan introduksi MR dengan dukungan dan kerjasama dari lintas program, lintas sektor, para pakar/ahli, organisasi prefesi, dan masyarakat melalui pembentukan kelompok kerja.

“Melalui POKJA ini diharapkan program imuniasi MR di Kota Padang bisa berjalan efektif dan efisien. Sehingga, Indonesia bebas MR 2020 bisa diwujudkan,” tutur Ferimulyani. 

(LL)

Pemko Padang Gelar Lomba Juz 'Amma antar SD/MI se-Kota Padang

On Senin, April 23, 2018

Pemko Padang Gelar Lomba Juz 'Amma antar SD/MI Se-Kota Padang
BENTENGSUMBAR. COM - Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesra Setdako terus menggelorakan dan membumikan Alquran di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui Lomba Tahfiz Juz 30 atau hafalan Juz Amma yang diikuti sebanyak 2.200 peserta dari 110 SD/MI negeri dan swasta se-Kota Padang. Kegiatan yang dilangsungkan di pelataran parkir Kantor Balaikota Padang 23-27 April 2018 ini dibuka secara resmi Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Padang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Afrizal Khaidir.

Afrizal menyampaikan, lomba ini penting dilakukan mengingat selaras dan sesuai dari bahagian visi dan misi Kota Padang. Yaitunya mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang beriman, kreatif dan berdaya saing.

“Untuk itu kita harus meningkatkan kualitas pendidikan agama, pengembangan nilai-nilai moral dan spiritual kepada generasi muda. Di samping melakukan penataan metode dan sistem pendidikan agama melalui peran tokoh-tokoh agama. Salah satunya melalui lomba hafalan juz amma ini” imbuh Afrizal dalam sambutannya.

Afrizal mengingatkan, selaku kitab suci bagi Umat Islam, Aquran sangat penting dan wajib diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Yaitunya dengan senantiasa mempelajarinya, membaca, menghafal dan mengamalkan makna yang terkandung di dalamnya.

“Jadi ini pulalah yang menjadi salah satu dasar Pemerintah Kota Padang bersama DPRD Padang menerbitkan peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2003 tentang wajib pandai baca tulis Alquran bagi peserta didik SD/MI yang harus dimulai sejak kecil. Untuk itu, selamat berlomba kepada masing-masing peserta lomba, semoga kita semua menjadi hafiz dan hafizah,” imbuhnya.

Kabag Kesra Setdako Padang, Jamilus dalam kesempatan itu juga menyebutkan, lomba Tahfiz Juz 30 (Jus Amma) antar SD/MI se-Kota Padang ini, tidak hanya ditujukan untuk memantapkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Namun juga memotivasi anak-anak agar terus menghafal Alquran dalam hal ini dimulai dari hafalan Juz Amma. Sebagaimana bagi para pemenang sudah disediakan hadiah berupa trophy sekaligus uang pembinaan.

“Kita berharap, melalui lomba ini murid SD/MI di Kota Padang saling termotivasi untuk menghafal Alquran khususnya Juz Amma. Sehingga mereka menjadi generasi muda Kota Padang yang unggul, bukan saja dalam akhlak tapi juga dalam menghadapi era globalisasi,” harap Jamilus.

(Nanda/Faisal/V)

Wagub Sumbar Ingatkan Agar ASN Tingkatkan Kinerja untuk Kemajuan Pelaksanaan Pembangunan

On Senin, April 23, 2018

Wagub Sumbar Ingatkan Agar ASN Tingkatkan Kinerja untuk Kemajuan Pelaksanaan Pembangunan
BENTENGSUMBAR. COM - Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Nasrul Abit mengatakan, ada kabar gembira dari Menteri PAN&RB saat kunjungan ke Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu. Kabar gembira itu adalah berkenaan dengan kenaikan gaji, gaji 13 dan tunjangan lebaran bagi ASN Republik Indonesia tahun 2018 yang telah diaetujui oleh Presiden Joko Widodo. 

"Kenaikan gaji ASN diharapkan juga dibarengi dengan peningkatan kinerja, karena selama ini masih ada hanya mengambil absen dikantor tanpa ada kerja sama sekali," pungkasnya saat menjadi insprktur upacara priodik bulanan di halaman kantor gubernur, Senin, 23 April 2018. 

Ia mengatakan, idealnya, disiplin waktu  masuk kantor juga dibarengi oleh disiplin produktifitas kinerja sebagai bukti dari pertanggungjawaban sebagai ASN. Ia memerintahkan kepada para penjabat agar membagi tugas habis kepada bawahan, sehingga jangan ada staf yang tidak dapat pekerjaan. 

"ASN Sumbar mesti mampu meningkatkan kesadaran bekerja agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik.  Tanpa ada semangat kerja dari ASN pembangunan daerah tidak akan dapat berjalan dengan baik, karena itu ASN kita harapkan memberikan pengabdian terbaik untuk kemajuan daerah," ungkapnya. 

Nasrul Abit mengapresiasi terhadap kinerja ASN pemprov yang berhasil meraih penilaian dari BPK RI Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Untuk itu, katanya, segera selesaikan hal-hal laporan temuan yang segera di tuntas,  karena bagi yang belum tuntas berarti tidak ikut berkuntribusi dalam WTP ini. 

"Kami juga harapkan perhatian ASN berkaitan dengan program pembangunan daerah tertinggal agar memberikan update yang baru dalam pelaporan 3 daerah tertinggal di Sumatera  Barat, Pasamam Barat,  Solok Selatan dan Mentawai," ungkapnya. 

Pasalnya, jelas wagub, pada tahun 2019 akan ada evaliasi dan penilaian terhadap 122 daerah tertinggal di Indonesia. Ia  berharap 3 daerah tertinggal di Sumbar segera terlepas dari karegori daerah tertinggal. Jiia tidak ada 3 daerah tersebut lepas dari daerah tertinggal tentu akan menunggu  lima tahun mendatang.

"Dan ini menandakan kita tidak berhasil bekerja dalam pembangunan saat ini. Oleh karena itu diharapkan  OPD terkait dapat melakukan evaluasi lebih awal agar apa-apa yang perlu dilakukan percepatan untuk keberhasilan lepas dari daerah tertinggal. Kita jangan pernah bangga menjadi daerah tertinggal,  karena itu menandakan masyarakat masih belum sejahtera dan dianggap rendah," terangnya.

Editor: Zamri Yahya
Laporan: Jasman Rizal

Pajang Spanduk Calon Petahana, Lomba Tahfiz 30 yang Digelar Pemko Padang Diduga Sarat Muatan Politik

On Senin, April 23, 2018

Pajang Spanduk Calon Petahana, Lomba Tahfiz 30 yang Digelar Pemko Padang Diduga Sarat Muatan Politik
BENTENGSUMBAR. COM - Keberpihakan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pejabat di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang kembali menjadi sorotan. Kali ini, Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat menggelar acara Lomba Tahfiz 30 (Juz 'Amma) antar SD/MI se Kota Padang yang diduga sarat muatan politik. 

Pasalnya, pada lokasi acara, terpampang spanduk Mahyeldi, calon Walikota Padang petahana. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2018 dan berlangsung pada tanggal 23-27 April 2018. Pembukaan dilaksanakan pada tanggal 23 April 2018. Dugaan muatan politik pada acara tersebut ramai diposting di media sosial.

Kepala Bagian Kesra Pemko Padang, Jamilus ketika dikonfirmasi, Senin, 23 April 2018 mengatakan, keberadaan spanduk yang menjadi backdrop pentas kegiatan yang memasang gambar Mahyeldi tersebut murni kekhilafan advertising yang mencetak spanduk tersebut. 

"Saya tegaskan, tidak ada muatan politik. Ini murni kegiatan pemko. Ketika pagi saya chek, dan gambar itu kelihatan ada Pak Mahyeldinya, saya langsung perintahkan anak buah saya untuk melipat spanduk tersebut pada bagian gambar Pak Mahyeldinya," ungkapnya.

Pihak Advertising, Iwan ketika dikonfirmasi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin Pemko Padang. Karena itu kegiatan rutin, maka ia mengcopy paste bahan pembuatan spanduk sebelumnya. 

"Saya copy paste saja dengan bahan kegiatan sebelumnya. Hanya tanggal dan tahunnya yang saya robah," ungkapnya.

Sudah Diingatkan

Sekretaris Daerah Kota Padang, Asnel mengaku sudah menegur Kepala Bagian Kesra Pemko Padang. Ia mengingatkan, ASN tidak boleh berpihak dalam pelaksanaan Pilkada.

"Saya sudah telepon dia, dan langsung saya perintahkan spanduk itu digunting bagian yang ada gambar Pak Mahyeldinya. Alasan Bagian Kesra, spanduk itu dibuat sudah lama," jelas Asnel, Senin, 22 April 2018.

Dikatakan Asnel, pihaknya sudah mengingatkan Kepala Bagian Kesra agar netral dalam pelaksanaan Pilkada. Kasus ini, jika itu pelanggaran, maka tentu akan diproses Panwaslu dan Kepala Bagian Kesra harus siap diperiksa Panwaslu.

"Saya sudah ingatkan agar netral. Sekarang, dia hadapi lah proses, jika Panwaslu menganggap itu pelanggaran. Aturannya sudah jelas, ASN harus netral, ya jangan dilanggar," katanya.

(by/zul)

Pilpres 2019, PKS Merasa Tak Diprioritaskan oleh  Gatot Nurmantyo

On Senin, April 23, 2018

Pilpres 2019, PKS Merasa Tak Diprioritaskan oleh  Gatot Nurmantyo
BENTENGSUMBAR. COM - Partai Keadilan Sejahtera atau PKS kecewa dengan sikap Gatot Nurmantyo, mantan panglima TNI yang sedang menjajaki peluang mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu tahun 2019. PKS merasa tak diprioritaskan oleh Gatot.

Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan, pimpinan partainya dan tim Gatot sebenarnya sudah menyepakati waktu bertemu pada awal April 2018. Namun, menjelang pertemuan, Gatot tiba-tiba membatalkan.

"Pak Gatot ini pergi ke mana, begitu. Ya, buat saya, berarti dalam konteks itu, komunikasi dengan kami bukan prioritas. Sudah kami kasih (waktu), kok malah tidak jadi," ujar Sohibul di sela-sela milad ke-20 PKS Jakarta pada Jumat, 20 April 2018.

Meski demikian, Sohibul mengatakan, PKS pada dasarnya tetap terbuka menerima kemungkinan Gatot atau siapa pun untuk dicalonkan sebagai presiden. Proses untuk mempertimbangkan pencalonan tentu saja sebelum KPU menetapkan peserta pemilu presiden pada Agustus.

Karena itu, PKS masih membuka pintu komunikasi sampai waktu pendaftaran capres-cawapres berakhir. Semua masih mungkin sesuai dinamikan politik.

Namun, menurut Sohibul, Majelis Syura PKS tetap menjadi penentu kelayakan seseorang untuk diusung PKS. Masuknya kandidat baru juga sekadar menambah sembilan nama kandidat peserta pilpres dari PKS yang sudah ditetapkan.

"Kalau ada yang mau masuk atas representasi PKS, kan Pak Gatot katanya ingin dicalonkan oleh PKS. Kalau itu, lewat Majelis Syura dulu. Tidak bisa tiba-tiba tambah jadi sepuluh (nama kandidat peserta pilpres)." 

(Sumber: viva.co.id)

Gubernur Sumbar Dukung Anak Muda yang Mau Bertani

On Senin, April 23, 2018

Gubernur Sumbar Dukung Anak Muda yang Mau Bertani
BENTENGSUMBAR. COM - Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Irwan Prayitno menegaskan, dirinya mendukung anak-anak muda yang mau bertani. Apatah lagi, anak muda yang mampu memanfaatkan lahan kosong dengan menanam tanaman yang bermanfaat. 

"Kita sangat mendukung anak-anak muda yang mau bertani. Salah satu cara kita bersyukur kepada Allah adalah dengan mengubah dan memanfaatkan lahan kosong  menjadi lahan pertanian," ujarnya yang didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Ny. Nevi Zuairina Irwan Prayitno saat gelar panen raya jagung di lahan pertanian Gempita Buluh Kasok Kabupaten Lima Puluh Kota, Minggu, 22 April 2018.

Menurut Irwan, lahan kosong yang tidak terpakai harus dijadikan lahan pertanian, sehingga menghasilkan nilai ekonomi yang dapat membantu perekonomian keluarga. Ia juga mengharapkan, perbankan memberikan bantuan dana untuk modal kepada Gempita.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan terimakasih kepada TNI, terutama jajaran Korem 032 / WB Sumbar yang tiada lelah mensupport dan membantu program nasional ketahanan pangan di Sumbar. 

"Tanpa bantuan jajaran tentara, saya rasa program nasional ketahanan pangan ini akan sulit terlaksana. Untuk itu kami atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Sumbar mengucapkan terima kasih yang tulus dan tak terhingga atas bantuan Bapak Danrem beserta jajarannya menjadikan lahan kosong menjadi lahan produktif. Kerjasama dan koordinasi Korem dengan anak-anak muda, pemda sangat baik sehingga program ini berjalan dengan baik," tukuknya. 

Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen Mirza Agus S.IP., mengajak semua unsur masyarakat yang ada di Sumbar untuk saling bekerjasama untuk menggenjot pertanian. Ia beserta semua staf dan prajurit TNI siap mendukung sepenuhnya program gunernur untuk ketahanan pangan Sumbar.

"Kami seluruh jajaran Korem 032/WB, siap mendukung program ketahanan pangan nasional di Sumbar," tegas Mirza.

Ketua Gempita Lima Puluh Kota, Hendra merasa sangat terbantu dengan program "Jagungkan Lahan Tidur" dari provinsi.

"Gempita Lima Puluh Kota merasa sangat terbantu dengan program Jagungkan Lahan tidur yang merupakan Program dari Bapak Gubernur dan berterima kasih kepada Bapak Danrem atas bantuannya," ujar Hendra

Lahan yang telah digarap oleh Gempita Lima Puluh Kota sampai saat ini berada di empat titik, yaitu di Padang Kandi seluas125 hektar, di Talago Tujuah Koto 12 hektar, di Buluah Kasok seluas 30 hektar, dan  25 hektar di Taram. Tidak sebatas sebagai lahan pertanian saja, lahan Gempita yang berada di Buluah Kasok tersebut juga akan dijadikan sebagai lokasi agrowisata dan akan ditanami duren, jeruk, dan Manggis.

Gempita Lima Puluh Kota Juga akan mendirikan Kios dan membuat Pupuk Organik sendiri untuk mengatasi permasalahan kelangkaan pupuk. 

Editor: Zamri Yahya, SHI
Laporan: Jasman Rizal

Warga Kota Padang Asal Kerinci Dukung Emzalmi-Desri

On Senin, April 23, 2018

Warga Kota Padang Asal Kerinci Dukung Emzalmi-Desri
BENTENGSUMBAR. COM - Warga Kota Padang asal kerinci yang tergabung ke dalam Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) menyatakan dukungan untuk pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018, Emzalmi dan Desri Ayunda.

Dukungan itu mereka sampaikan ketika bersilaturahmi dengan calon Wakil Walikota Padang, Desri Ayunda dan Edha Desri, Minggu, 22 April 2018, bertempat di kediaman Desri Ayunda. Menurut mereka, Desri Ayunda merupakan sumando Kerinci.  

"Kami mewakili masyarakat Kerinci yang ada di Kota Padang ini, Insya Allah mendukung adinda Desri Ayunda yang merupakan sumando kito uhang Kincai. Kami yakin, pasangan Emzalmi Desri mampu memimpin kota ini melihat rekam jejak keduanya selama ini," ujar Suryadi Azmi, tokoh masyarakat Kerinci yang berdomisili di Padang.  

Dikatakannya, Emzalmi adalah birokrat senior di Pemerintah Kota Padang, seorang ahli penataan perkotaan dan Desri Ayunda adalah sosok profesional di bidang manajemen ekonomi.

Syamsu Rahim, mantan Ketua DPRD Kerinci periode 1999- 2004  dan anggota DPRD Kerinci  2004-2009  yang juga pengurus HKK di Kota Padang mengimbau sanak family dan masyarakat Kota Padang yang berasal dari daerah Kerinci untuk mendukung Emzalmi dan Desri Ayunda. 

"Mari kita datang ke TPS pada tanggal 27 Juni 2018 untuk memilih pasangan nomor urut 1 ini. Alasan kita tidak hanya dikerenakan Pak Desri sumando oleh orang Kerinci, tetapi Emzalmi dan Desri Ayunda adalah orang profesional dan memiliki integritas di bidangnya," ujarnya.

Ia mengatakan, warga Kota Padang asal Kerinci harus memiliki kepedulian terhadap pembangunan di Kota Padang. Dan ia yakin, Emzalmi-Desri Ayunda adalah orang-orang yang tepat untuk memimpin dan membangun kota ini. 

"Kota ini butuh pemimpin yang mampu mengayomi seluruh masyarakat, tanpa memandang dari mana mereka berasal. Kita merantau di Kota Padang ini, tetapi kita punya kepedulian  walaupun sosok jarami kita di Kerinci, namun kita tercatat sebagai warga Kota Padang," cakapnya. 

Ia menegaskan, ribuan orang Kerinci yang ber-KTP Kota Padang, secara otomatis menjadi Relawan Pemenangan Emzalmi dan Desri Ayunda. Ini merupakan tangungjawab moril bagi orang Kerinci untuk memenangkan pasangan ini. 

Senada dengan itu, Muhammad Tauhid yang juga Ketua DPW Partai Perindo Sumbar mengatakan, dirinya secara pribadi memiliki tanggungjawab moril untuk memenangkan pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda, karena dirinya bagian dari HKK yang ada di Kota Padang. 

Desri Ayunda dan Edha Desri menyambut baik dukungan dari warga Kota Padang asal Kerinci tersebut. Edha Desri berasal dari Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh  Kerinci. 

Pada kesempatan ini, kami mohon izin dan dukungan kepada dunsanak kami dari Kerinci maju di Pilkada Kota Padang 27 Juni 2018. Saya dan Pak Em berkomitmen untuk menjadikan kota ini sebagai kota yang maju, religius, dan mandani berbasis pendidikan, pariwisata, perdagangan dan industri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Desri.

Pada kesempatan itu, hadir Wakil Ketua DPW Partai Nasdem, Masful dan beberapa tokoh masyarakat Kota Padang lainnya. 

Editor: Zamri Yahya, SHI
Laporan: Zulkifli Sikumbang

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *