PILIHAN REDAKSI

Berawal dari Informasi Warga, Polda Sumbar Ungkap Praktek Prostitusi Berkedok Salon dan SPA di Padang Barat

BENTENGSUMBAR.COM - Direskrimum Polda Sumbar kembali berhasil mengungkap praktek esek-esek yang berkedok Salon dan Spa yang ber...

Advertorial

Iklan Irwan Basir
Video 61 Detik Disebut Bukan Rekayasa, Nagita Slavina Tak Ambil Pusing
Selasa, Januari 18, 2022

On Selasa, Januari 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Video syur 61 detik yang menampilkan sosok wanita mirip Nagita Slavina tengah menjadi sorotan.

Pemeran wanita dalam video itu disorot lantaran parasnya mirip dengan Nagita. Pihak kepolisian yang mengusut kasus ini menyebut video itu adalah palsu atau hasil rekayasa.

"Hasil koordinasi dengan Siber Polda Metro Jaya, video itu fake alias palsu hasil editing," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu Wardhana.

Namun pernyataan berbeda diutarakan oleh pakar telematika Roy Suryo. Ia menyebut video syur 61 detik itu asli dan bukan hasil edit.

"Banyak yang mengatakan (video) ini rekayasa, ya. Rekayasa karena itu fotonya tempelan dan kemudian diedit, dan sebagainya. Saya jelas katakan itu bukan rekayasa. Jadi ini bukan video rekayasa, ini video benar," ujar Roy dalam video di Twitter.

"Tapi apakah dia adalah Nagita Slavina? Nah, itu biarkan nanti kepolisian yang melidiknya. Jadi kalau memang nanti diuji forensik, diperbandingkan, apakah nanti ciri-ciri fisiknya itu benar atau tidak nanti akan ketemu," tutur Roy Suryo. 

Klarifikasi Nagita Slavina

Sebelum kasus video syur 61 detik ini heboh, Nagita Slavina telah buka suara memberikan klarifikasinya.

Ia seakan tak mau ambil pusing soal kehebohan video syur tersebut. Istri Raffi Ahmad itu juga mengaku tidak pernah merekam adegan seksualnya.

"Nggak tahu ya, nggak pernah deh aku macam-macam rekam begitu," ucap Nagita Slavina.
Senada dengan sang istri, Raffi juga terlihat geram dengan beredarnya berita miring ini.

Pria yang dijuluki Sultan Andara itu mengaku tidak akan tinggal diam bisa ada gosip tak benar yang melibatkan nama istrinya.

"Ini sudah ke mana-mana, saya butuh klarifikasi kalau sudah menyangkut istri saya. Itu bukan Gigi lah. Gila kali Gigi kayak gitu," ujar Raffi Ahmad. (Insertlive)

Waduh! Ubedilah Dapat Banyak Teror, Eko Kuntadhi: Nanti Ngaku Dilempar Kepala Anjing, nih!
Selasa, Januari 18, 2022

On Selasa, Januari 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menyoroti pemberitaan soal pengakuan dosen UNJ Ubedilah Badrun tentang banyaknya teror yang mendatangi dirinya belakangan ini.

Diketahui bahwa Ubedilah Badrun disoroti oleh publik lantaran melaporkan dua anak Presiden Jokowi, yakni Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep soal dugaan kasus korupsi ke KPK.

Oleh banyaknya omongan publik atas kasus tersebut, belakangan Ubedilah merasa diteror oleh orang tak dikenal (OTK).

Ubedilah Badrun mengaku dikuntit dua motor di kediamannya dan juga dihubungi OTK tengah malam via seluler.

Ubedilah Badrun merasa mendapat banyak teror usai melaporkan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK beberapa waktu lalu.

Setidaknya ada tiga bentuk teror yang dialami Dosen UNJ Ubedilah Badrun. Pertama, kalimat ancaman via media social (medsos).

Dosen UNJ Ubedilah Badrun mengaku mendapat ancaman dalam bentuk kata-kata sindiran di media sosial.

“Narasi ancaman muncul di medsos dengan bahasa yang sarkastis, tetapi saya respons baik baik saja,” kata Ubedilah dalam keterangannya kepada dikutip dari Pojoksatu.

Selain itu, ada 2 orang mengamati rumahnya dua hari lalu atau Jumat, 14 Januari 2022.

Ada orang yang mengendarai sepeda motor tengah mengamati rumahnya sekitar 20 menit.

“Orang itu menggunakan kendaraan roda dua dan duduk di tempat istirahat lapangan basket, terlihat mengamati rumah sekitar 20 menit,” kata Ubedilah.

Orang itu lantas pergi setelah sopir tetangga kediaman Ubedilah ke luar dari lokasi perumahan itu.

Ubedilah berharap orang yang telah menguntitnya tidak dalam rangka teror psikologis kepadanya.

Atas hal itu, Eko pun mengatakan bahwa sebentar lagi Ubedilah juga akan mengaku bahwa dirinya akan dikirimkan kepala anjing.

“Sebentar lagi ngaku rumahnya dilempari kepala anjing nih,” ujarnya. (terkini)

Ruhut Murka Jokowi Lagi Kerja Keras Tapi Anaknya Dituduh Korupsi: Asal Ngebacot!
Selasa, Januari 18, 2022

On Selasa, Januari 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Politikus PDIP, Ruhut Sitompul jengkel dengan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun lantaran melaporkan putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep terkait dugaan korupsi.

Apalagi selama ini yang diungkapkan Ubedilah Badrun hanya sebatas asumsi yang buktinya masih kurang jelas.

Oleh sebab itu Ruhut menegaskan agar seharusnya Ubedilah tidak asal berbicara lantaran pelaporan yang dilakukan memiliki konsekuensi hukum.

"Saya bicara itu bukan 'katanya-katanya', itu bukan dasar hukum, biar semua enggak asal ngebacot di Republik ini," kata Ruhut dalam talkshow Rosi, dikutip Hops.ID pada Senin, 17 Januari 2022.

Ruhut juga mengaku heran dengan kegaduhan yang dibuat pihak oposisi. Mengingat Presiden Jokowi sebagai orang nomor satu di Indonesia sedang bekerja keras melawan pandemi Covid-19.

"Presiden kita lagi kerja keras kok menghadapi Corona. Kita bikin begini-begini jadi negative thinking. Tegas yang saya katakan, yang saya mau ingin katakan," ujarnya.

Dia pun menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh demokrasi yang menjadi salah satu agenda reformasi pada 1998 silam.

Namun tentunya tetap dengan jalur yang tepat dan tidak membuat kegaduhan publik.

"Demokrasi, kita semua mendukung demokrasi, bukan Adi Marsadi atau Ubed. Kita semua reformasi ini supaya demokrasi dikedepankan, tetapi tetap mulutmu, harimau mu. Hati-hati dalam berbicara," tegas Ruhut Sitompul.

"Ada hukum yang menunggu, apabila nanti dia sudah saksi pelapor, ini tidak terjadi, semua pendukung yang namanya Gibran, Kaesang, Luhut, Pak Ahok, Pak Ganjar, Pak Erick Thohir. Dan melaporkan dikaitkan dengan 242 KUHP hukuman 7 tahun. Itu tegas saya katakan, biar enggak sembarangan ngomong," imbuhnya. (Hops)

Fadli Zon Geram Habib Kribo Maki-maki Bangsa Arab: Jangan Mempertontonkan Kebodohan, Tugas Kita Mencerdaskan
Selasa, Januari 18, 2022

On Selasa, Januari 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Publik tengah dihebohkan pernyataan Habib Zein Assegaf atau Habib Kribo yang menyinggung bangsa dan budaya Arab.
Namanya pun trending di media sosial khususnya Twitterr dengan tagar #TangkapZeinKrobo.

Seruan ini berawal dari ucapan Habib Kribo tentang Arab yang disebut tidak punya kehormatan tanpa Kabah.

Dalam salah satu video yang beredar luas di media sosial, Habib Kribo juga mengatakan bangsa Arab tidak melahirkan intelektual.

Bahkan, ia menyebut Islam di Arab masih jauh dari kesempurnaan.

Pernyataan tersebut lantas menuai sorotan dari berbagai pihak, termasuk politisi Partai Gerindra, Fadli Zon.

Melalui akun Twitter @fadlizon, Fadli menilai Habib Kribo tidak mengerti sejarah dasar bangsa Arab.

“Betul sekali, orang ini asal jeplak dan tak ngerti sejarah dasar, akibat kurang membaca,” ujarnya dilansir Galamedia dari akun Twitter @fadlizon pada Seni, 17 Januri 2022.

Dalam unggahan yang sama, ia meminta agar Habib Kribo tidak mempertontonkan kebodohan.

“Janganlah mempertontonkan kebodohan. Padahal salah satu tugas kita: mencerdaskan kehidupan bangsa,” terangnya.

Lebih jauh, Fadli menegaskan bangsa Arab memiliki kontribusi yang banyak dalam peradaban dunia.

“Bangsa Arab banyak sekali kontribusinya bagi kemajuan ilmu dan pengetahuan serta peradaban dunia,” ucapnya. (Galamedia)

Hendri Septa Sampaikan Kabar Baik Kepada Seluruh ASN Pemko Padang: Tadi Saya Berjumpa Kapolda
Selasa, Januari 18, 2022

On Selasa, Januari 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM – Kabar baik disampaikan Wali Kota Padang Hendri Septa di depan seluruh jajaran kerjanya, Senin (17/1/2022). Dalam upacara bulanan di Lapangan Upacara Kantor Balai Kota di Aie Pacah, Hendri Septa menyebut bahwa capaian vaksinasi Kota Padang mendapat apresiasi dari Kapolda Sumbar. 

“Tadi pagi saya berjumpa Kapolda Sumbar, beliau mengapresiasi capaian vaksinasi kita, dimana seluruh jajaran di Pemko Padang menurutnya sangat responsif,” ungkap Hendri Septa di depan seluruh ASN Pemko Padang yang memadati lapangan upacara di Balai Kota. 

Capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Padang sudah jauh meningkat dari sebelumnya. Wali Kota mengatakan, capaian vaksinasi secara keseluruhan berada di angka 80 persen. Sedangkan capaian vaksinasi lansia sudah di atas 60 persen. 

“Artinya syarat minimal sudah kita lewati, setelah ini Pemko Padang melakukan vaksinasi kepada anak-anak usia 6-12 tahun,” katanya. 

Wali Kota Padang mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran kerja di Pemko Padang. Mulai dari Sekda, hingga seluruh ASN di Pemko Padang. 

“Serta ucapan terimakasih kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi dalam menyukseskan program vaksinasi selama ini,” sebutnya. 

Hendri Septa berharap seluruh ASN untuk tetap mempertahankan etos kerja. Karena selama ini, Pemko Padang sudah mulai dipandang dan mencuri perhatian banyak pihak. 

“Kita sudah dipandang, sedikit-sedikit Pemko Padang, tentunya kita bangga,” kata wali kota.

Laporan: Charlie Ch. Legi

Pasar Murah di Kuranji Diserbu Pembeli
Selasa, Januari 18, 2022

On Selasa, Januari 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan Kota Padang bekerjasama dengan PT. Wira Inno Mas di Kantor Camat Kuranji, Senin (17/1/2022) diserbu pembeli.

Antrian pembeli tampak mengular memenuhi stand penjualan minyak goreng di lokasi tersebut. 

Mereka sudah mulai antri sejak pagi agar bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga murah.

Salah seorang pembeli Rani, mengatakan sudah mulai antri sejak pukul 8.30 WIB. 

"Alhamdulillah, cukup membantu. Satu liternya dijual Rp14 ribu,” kata Rani.

Namun pembelian tak bisa banyak karena hanya diperbolehkan sebanyak 2 liter saja. 

“Ya, kalau bisa jangan dibatasi,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini harga minyak goreng di pasaran dijual Rp19 ribu per liternya. Harga jual ini dirasa masih tinggi sehingga memberatkan warga.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar mengatakan pasar murah ini digelar untuk membantu meringankan beban masyarakat mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng.

Pasar murah ini dilaksanakan hingga tanggal 22 Januari mendatang di beberapa titik lokasi. Yakni Kantor Camat Kuranji tanggal 17 Januari, Kantor Camat Pauh 18 Januari, Kantor Camat Lubuk Kilangan 19 Januari. 

Lalu Kantor Camat Bungus Teluk Kabung 20 Januari, Kantor Camat Padang Barat 21 Januari dan Kantor Camat Padang Utara 22 Januari.

Laporan: Charlie

Rintihan Penagih Utang Terdengar saat Meregang Nyawa Usai Digorok Pedagang Gorengan
Selasa, Januari 18, 2022

On Selasa, Januari 18, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Suara rintihan sempat terdengar saat seorang penagih utang bernama Namira Siregar, tengah meregang nyawa di teras salah satu kontrakan yang terletak di Kampung Bulak, Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Senin, 17 Januari 2022.

Tubuhnya tak berdaya akibat ditebas dengan senjata tajam oleh nasabahnya, seorang pedagang gorengan.

Ia merintih meminta pertolongan kepada warga sekitar yang ada di lokasi. 

Sementara darahnya terus mengalir dari luka yang menganga tepat di lehernya.

"Tolong saya. Tolong, tolong," ucap salah satu saksi mata, Evan Kautsar, 17, menirukan ucapan korban.

Setelah mendengar rintihan itu, Evan tak langsung menolongnya. 

Ia memilih untuk bergegas melaporkan peristiwa yang disaksikannya itu ke pihak berwajib.

Namun tak lama, korban mengembuskan nafas terakhirnya.

Nyawanya tak tertolong akibat kehabisan banyak darah.

"Saya takut kesalahan. Bank keliling (penagih utang) itu minta tolong, kondisinya sudah lemas. Bersimbah darah dan tergeletak. Ada luka di bagian lehernya," tuturnya.

Korban yang merupakan penagih utang itu, kata Evan, sempat terlihat beberapa kali mondar-mandir.

"Sering mondar-mandir, kata orang memang bank keliling suka nagih. Tapi saya pikir saudaranya, makanya enggak tahu," kata Evan.

Seperti diketahui sebelumnya, penagih utang, Namira Siregar berduel dengan nasabahnya, pedagang gorengan, Senin, 17 Januari 2022, pagi.

Saat itu sempat terdengar adanya keributan. Setelah itu warga menemukan keduanya tergeletak di depan pintu kontrakan dengan bersimbah darah.

Namira Siregar tewas di lokasi setelah sempat merintih meminta pertolongan. Sementara tukang gorengan yang belum diketahui identitasnya dalam keadaan kritis. (Tangerangnews.com)

Premium Diklaim Sepi Peminat, PKS: Stop Bohongi Publik!
Senin, Januari 17, 2022

On Senin, Januari 17, 2022

BENTENGSUMBAR.COM - Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif yang menyebut peminat BBM jenis Premium rendah dan masyarakat lebih suka menggunakan Pertalite dinilai menyesatkan.

"Narasi itu menyesatkan dan berpotensi masuk kategori kebohongan publik. Faktanya banyak masyarakat yang mencari Premium. Jadi stop narasi yang membodohi masyarakat seperti ini," kata anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Mulyanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/1).

Mulyanto menyebut, penurunan penggunaan premium terjadi karena barang langka di pasaran, bukan karena sepi peminat. 

Oleh karenanya, Mulyanto minta Pertamina melihat kondisi di lapangan. Begitu pasokan Premium datang, langsung habis diserbu masyarakat.

"Jangankan premium, BBM jenis Pertalite saja kadang-kadang di wilayah tertentu kerap langka. Logika masyarakat secara umum adalah ‘BBM murah, bukan BBM bersih’. Ini timbul karena keterbatasan daya beli mereka, apalagi di tengah pandemi yang belum berakhir dan recovery ekonomi yang masih lamban," tegas Mulyanto.

Mulyanto memahami kelangkaan tersebut terjadi karena Premium adalah BBM khusus penugasan, di mana pemerintah memberikan penugasan kepada Pertamina untuk menjual rugi BBM jenis tersebut.

Kemudian “kerugian” atau selisih harga keekonomian dengan harga jual yang ditanggung oleh Pertamina tersebut dikompensasi atau diganti oleh pemerintah. 

Sayangnya pembayaran kompensasi dari pemerintah tersebut sering kali nunggak.

"Jadi kalau kita mau lugas, duduk perkara yang sebenarnya adalah Pertamina mbalelo dalam menjalankan penugasan serta pemerintah seringkali nunggak dalam membayar biaya kompensasi. Jadi jangan melempar soal ini ke masyarakat bahwa Premium sepi peminat," tukas Mulyanto.

Politikus PKS itu menyayangkan pemerintah dan Pertamina tidak jujur soal pasokan dan distribusi BBM premium ini.

"Saya bukan anti pada BBM ramah lingkungan, namun kita tetap harus memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat sekarang ini, yang masih berat,” demikian Mulyanto.

Pemerintah telah menerbitkan Perpres 117/2021 tentang Penyediaan, Pendistribusian Dan Harga Jual Eceran BBM yang diterbitkan tertanggal 31 Desember 2021 di mana ditetapkan, bahwa Premium sebagai jenis BBM khusus penugasan dengan wilayah penugasan meliputi seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun sampai hari ini implementasi Perpres tersebut masih belum jelas. (RMOL)