HEADLINE
Gubernur Mahyeldi Sambut Sekjen Kemenag RI, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pendidikan di Sumbar    
Jumat, Agustus 21, 2026

On Jumat, Agustus 21, 2026

Gubernur Mahyeldi Sambut Sekjen Kemenag RI, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pendidikan di Sumbar
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyambut kedatangan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin. (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyambut kedatangan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, yang mewakili Menteri Agama RI dalam kunjungan kerja ke Sumbar, Jumat (21/8/2026). 

Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam penguatan kehidupan keagamaan, pendidikan, serta pembangunan karakter generasi muda.

Kamaruddin Amin tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 162 sekitar pukul 16.15 WIB dan disambut langsung Gubernur Mahyeldi bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumbar.

Kamaruddin menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Menteri Agama RI dalam kunjungan tersebut.

Menurutnya, Menteri Agama berhalangan hadir karena mendapat panggilan Presiden RI sehingga kunjungan ke Sumbar diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI.

Gubernur Mahyeldi menyambut baik kedatangan jajaran Kementerian Agama RI dan mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap Sumbar. 

Menurutnya, rangkaian kegiatan yang melibatkan ulama, mahasiswa dan masyarakat merupakan ruang strategis untuk memperkuat komunikasi serta kolaborasi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

“Ini menjadi momentum yang baik untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam penguatan kehidupan keagamaan, pendidikan, dan pembangunan karakter generasi muda,” ujar Mahyeldi.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut meliputi Halaqah Ulama Sumatera Barat, dialog bersama mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Subuh Mubarak dan Tabligh Akbar, serta penanaman pohon di kompleks Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.

Mahyeldi menilai halaqah ulama dan dialog bersama mahasiswa memiliki arti penting karena menjadi ruang untuk bertukar pandangan, menyerap aspirasi, sekaligus memperkuat kontribusi ulama dan kalangan akademisi dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya membutuhkan penguatan aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi penguatan nilai agama dan karakter. 

Hal tersebut sejalan dengan filosofi kehidupan masyarakat Sumbar yang menjadikan nilai keagamaan sebagai bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, agenda Subuh Mubarak dan Tabligh Akbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi diharapkan semakin mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan semangat kehidupan keagamaan di Sumbar.

Selain aspek keagamaan dan pendidikan, rangkaian kunjungan juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan melalui agenda penanaman pohon di kompleks Masjid Raya. 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dalam penyambutan tersebut, Gubernur Mahyeldi didampingi Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumbar Mustafa, Asisten I Setda Provinsi Sumbar Ahmad Sakti, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Sumbar Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Biro Umum Setda Provinsi Sumbar, Andree Harmadi Algamar. (adpsb/rmz/bud)

Di Padang, Gus Kikin Jelaskan Qanun Asasi Jalan Kembali pada Ruh Organisasi NU    
Jumat, Agustus 21, 2026

On Jumat, Agustus 21, 2026

Di Padang, Gus Kikin Jelaskan Qanun Asasi Jalan Kembali pada Ruh Organisasi NU
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) pada silaturahim dengan KH Abdul  Hakim Mahfudz dengan warga nahdiyin di Sumatera Barat, Jumat (21/8/2026) di hotel UNP Padang. (Foto: Armaidi).

BENTENGSUMBAR.COM
-  Al-Qanun Al-Asasi Nahdlatul Ulama (NU) bukan sekedar dokumen sejarah, melainkan fondasi nilai yang harus terus dihidupkan. Di dalamnya terkandung prinsi-prinsip yang membentuk tradisi keilmuan, adab persatuan dan akhlak, serta tanggung jawab dalam pengabdian kepada umat. 

Demikian penegasan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) pada silaturahim dengan KH Abdul  Hakim Mahfudz dengan warga nahdiyin di Sumatera Barat, Jumat (21/8/2026) di hotel UNP Padang.

Silaturahmi bertemakan, merawat tradisi meneguhkan 
Menurut Gus Kikin, Qanun Asasi bukan sekedar aturan organisasi Nahdlatul Ulama, Qanun Asasi merupakan jawaban Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari terhadap krisis umat. 

Di dalamnya beliau merancang paradigma berpikir, kepemimpinan ulama, budaya organisasi, tradisi keilmuan, ukhuwah dan pengabdian. NU sejak awal dibangun oleh nilai, bukan oleh kekuasaan. 

“Qanun Asasi merupakan tulisan yang disusun KH Hasyim Asy’ari saat mendirikan Nahdlatul Ulama. Bagaimana NU dijalankan, diperjuangkan dan digerakkan, dijelaskan dalam Qanun Asasi. Karena itu, revitalisasi Qanun Asasi NU jalan kembali kepada ruh organisasi NU,” tutur Gus Kikin calon Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031 mendatang.

Dikatakan Gus Kikin, NU lahir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai sebuah peradaban yang dibangun di atas ilmu, adab, ukhuwah, dan kepemimpinan ulama. 

Seluruh fondasi itu dirumuskan Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari dalam Al-Qanun Al-Asasi. Jadi Qanun Asasi itu merupakan DNA-nya Nahdlatul Ulama. 

Juga disebutkan mengapa Qanun Asasi dilahirkan? Gus Kikin menjelaskan, terjadinya krisis umat tahun 1926. Terlihat adanya perpecahan  umat, kolonialisme, modernisme tanpa kendali, diperlukan penyatuan, perlu fondasi organisasi  yang kuat. 

Sehingga melahirkan Qanun Asasi “Qanun Asasi bukan sekedar dokumen konstitusional, tetapi sistem nilai yang membentuk budaya Nahdlatul Ulama,” jelas Gus Kikin, cicit dari Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlatul Ulama ini. 

Ketua PWNU Sumatera Barat Prof. Ganefri menyampaikan terima kasih kehadiran Gus Kikin di Sumatera Barat sehingga kehadiran tersebut dapat mengkonsolidasikan perjuangan Nahdlatul Ulama di Sumatera Barat. 

“Berharap NU akan mendapatkan pemimpin yang baru, bisa merangkul semua pihak dan bersatu. Sehingga akan menghasilkan lompatan-lompatan NU ke depannya yang luar biasa,” tutur Ganefri mantan Rektor UNP dua periode ini.   

Turut mendampingi Gus Kikin Prof. Masykuri dan KH Ahmad Rafiuddin (Serang) putra Abuya Munfasir. Silaturahmi dihadiri Rais Syuriah PWNU Sumbar KH Mohc. Chozein Adnan, Koordinator Wilayah (Korwil) Tim Pemenangan Gus Kikin Sumatera Barat Armaidi Tanjung, Katib PWNU Sumbar Joben, Sekretaris PWNU Sumbar Tan Gusli, Ketua PCNU se-Sumatera Barat, banon NU di Sumatera Barat dan ratusan jamaah majelis taklim PCNU Kota Padang. (R/at)

Reses di Tungkal Selatan, Muhammad Yasin Dorong SPM untuk Mengatasi Persoalan Pupuk Petani    
Jumat, Agustus 21, 2026

On Jumat, Agustus 21, 2026

Reses di Tungkal Selatan, Muhammad Yasin Dorong SPM untuk Mengatasi Persoalan Pupuk Petani
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhammad Yasin, STP mengunjungi Desa Tungkal Selatan, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman pada Jum'at siang (20/8/2026). (Foto: Djuna).

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhammad Yasin, STP mengunjungi Desa Tungkal Selatan, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman pada Jum'at siang (20/8/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka mengisi kegiatan Reses Jemput Aspirasi.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Tungkal Selatan Safrial bersama tokoh masyarakat yang lainnya.

Kepala Desa Tungkal Selatan Safrial dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Anggota DPRD Sumbar Muhammad Yasin, STP dengan agenda Reses dalam rangka Jemput Aspirasi. 

Safrial mengatakan, "Kami berharap aspirasi yang disampaikan oleh warga kami nanti bisa diakomodir untuk  menjadi Program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat."

Dalam kata pengantarnya Anggota DPRD Provinsi Sumbar Muhammad Yasin yang juga merupakan Anggota Komisi II DPRD Provinsi  meyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan sambutan hangat dari warga Desa Tungkal Selatan yang hadir dalam kegiatan Reses dalam rangka Jemput Aspirasi tersebut. 

Muhammad Yasin mengatakan, "Ada tiga fungsi DPRD yaitu sebagai fungsi sebagai pengawasan kegiatan pemerintah, fungsi penyusunan peraturan daerah dan fungsi penyusunan anggaran keuangan." 

Muhammad Yasin yang juga merupakan Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Barat melanjutkan, "Dalam menjalankan 3 (tiga) fungsi tersebut kami membutuhkan masukan, saran dan usulan aspirasi dari warga masyarakat melalui kegiatan Reses dalam rangka Jemput Aspirasi siang ini."

Dalam kegiatan Reses tersebut warga Tungkal Selatan yang hadir menyampaikan  sejumlah aspirasi antara lain usulan perbaikan / renovasi MDA, dukungan terhadap pembentukan Perda Provinsi Sumbar tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, persoalan kelangkaan pupuk, permohonan peralatan rebana untuk kelompok rebana BKMT, permohonan bantuan alat mesin pertanian (alsintan), perbaikan infrastruktur untuk mendukung pertanian di Desa  Tungkal Selatan.

Menanggapi aspirasi warga Tungkal Selatan tersebut, Muhammad Yasin menyampaikan, "In sya Allah, saya akan berusaha untuk semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi Bapak-Bapak / Ibu - Ibu sesuai dengan kewenangan saya sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumbar."

Khusus untuk persoalan kelangkaan pupuk petani, dalam kesempatan itu Muhammad Yasin mensosialisasikan salah satu inovasi dari Pemprov Sumbar yang diharapkan menjadi solusi terhadap persoalan pupuk diatas.

"Kami saat ini sudah mencoba inovasi dari Pemprov Sumbar pada 8 (delapan) titik untuk pelaksanaan sistem Sawah Pokok Murah dengan program SL SPM (Sekolah Lapangan Sawah Pokok Murah)", pungkas Muhammad Yasin. (*)

Imbauan Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Kota Padang    
Jumat, Agustus 21, 2026

On Jumat, Agustus 21, 2026

Imbauan Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Kota Padang
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, Jumat (21/8/2026), menegaskan, para nelayan diimbau untuk menunda aktivitas melaut demi keselamatan diri selama tiga hari ke depan. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM
- BPBD Kota Padang mengeluarkan imbauan resmi terkait potensi cuaca ekstrem, hujan deras disertai angin kencang, serta potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Padang dan sekitarnya untuk kurun waktu 3 hingga 4 hari ke depan.

Berdasarkan data BMKG Maritim Teluk Bayur dan Stasiun Klimatologi Sumatera Barat, tinggi gelombang di Perairan Padang, Padang Pariaman, hingga Siberut dan Pesisir Selatan berpotensi mencapai 2,5 meter dengan kecepatan angin 4–16 knots dari arah Tenggara/Timur. Pasang surut air laut diprediksi terjadi pada pukul 21.00–03.00 WIB (pasang) dan 15.00–18.00 WIB (surut).

Wilayah Kota Padang saat ini tergolong kawasan dengan intensitas curah hujan kategori Tinggi (>150 mm/dasarian), sehingga meningkatkan risiko potensi bencana susulan seperti tanah longsor, pohon tumbang, hingga banjir di bantaran sungai.

Para nelayan diimbau untuk menunda aktivitas melaut demi keselamatan diri selama tiga hari ke depan.

"Kami menghimbau kepada warga Kota Padang, yang pertama khususnya bagi nelayan agar tetap berhati-hati untuk melaksanakan pencarian ikan di Pantai Kota Padang. Namun kami sarankan agar untuk tiga hari ke depan ini ditunda dulu untuk melaut mencari ikan," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, Jumat (21/8/2026).

Masyarakat yang bermukim di pinggir pantai, bantaran sungai, serta kawasan rawan longsor diinstruksikan untuk tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena anomali cuaca ekstrem saat ini.

"Kemudian kepada warga Kota Padang yang berada di pinggir pantai, di pinggir sungai, agar tetap siaga dan waspada dengan cuaca ekstrem anomali yang terjadi pada saat sekarang ini. Kemudian juga karena disertai angin kencang, agar berhati-hati juga akan potensi bahaya seperti tanah longsor, pohon tumbang yang terjadi di beberapa tempat," cakapnya.

Warga diminta untuk tidak terpengaruh isu liar dan selalu memantau pembaruan informasi resmi terkait cuaca dari kanal BMKG serta BPBD Kota Padang.

"Sekali lagi kami menghimbau kepada warga agar tetap siaga dan waspada dan mencari informasi yang update ya, informasi yang jelas seperti dari BMKG dan BPBD Kota Padang," urainya. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Belum Sebulan Pimpin Polres Solok, AKBP Rini Anggraini Langsung Toreh Prestasi: Raih Nilai Sempurna 100 IKPA dari Kapolri    
Jumat, Agustus 21, 2026

On Jumat, Agustus 21, 2026

Belum Sebulan Pimpin Polres Solok, AKBP Rini Anggraini Langsung Toreh Prestasi: Raih Nilai Sempurna 100 IKPA dari Kapolri
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy kepada AKBP Rini Anggraini dalam kegiatan Gelar Operasional dan Pembinaan Semester I Tahun 2026. (Foto: Oktryoni).

BENTENGSUMBAR.COM
- Prestasi gemilang langsung ditorehkan AKBP Rini Anggraini, S.S., S.I.K., meski belum genap satu bulan memegang tongkat komando Polres Solok. 

Satuan kerja tersebut berhasil meraih nilai sempurna 100 pada Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun Anggaran 2025, sehingga menerima piagam penghargaan langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy kepada AKBP Rini Anggraini dalam kegiatan Gelar Operasional dan Pembinaan Semester I Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Rangkayo Basa, Kota Padang, Kamis (20/8/2026). 

Piagam tersebut memuat tanda tangan langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja satuan kerja dalam mengelola dan melaksanakan anggaran secara efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Capaian ini menjadi perhatian khusus karena AKBP Rini baru resmi menjabat sebagai Kapolres Solok setelah upacara pisah sambut dari pejabat sebelumnya, AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., pada 30 Juli 2026 lalu. 

Meski baru memimpin, penghargaan ini menunjukkan adanya kesinambungan kinerja dan tata kelola yang solid di jajaran Polres Solok, sekaligus menjadi modal positif untuk melanjutkan peningkatan pelayanan ke depan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam pengelolaan anggaran yang transparan, akuntabel, efektif, dan tepat sasaran guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar AKBP Rini Anggraini. 

Beliau menegaskan, capaian nilai sempurna 100 bukan sekadar penghargaan, melainkan tanggung jawab bersama untuk dipertahankan dan ditingkatkan.

“Ini adalah hasil kerja seluruh personel yang telah berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya.

AKBP Rini berharap prestasi ini menjadi pemacu semangat seluruh personel Polres Solok untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung berbagai program prioritas pemerintah dan Polri.

Penyerahan penghargaan ini berlangsung dalam rangkaian Gelar Operasional dan Pembinaan Semester I Tahun 2026 yang diikuti para Pejabat Utama Polda Sumatera Barat serta seluruh Kapolres dan Kapolresta jajaran Polda Sumbar. 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum evaluasi kinerja, tetapi juga penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden RI, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).(80)

Gubernur Mahyeldi Dorong Pertanian Sumbar Berbasis Smart Farming    
Jumat, Agustus 21, 2026

On Jumat, Agustus 21, 2026

Gubernur Mahyeldi Dorong Pertanian Sumbar Berbasis Smart Farming
Panen melon sekaligus meninjau pembangunan dan meresmikan screenhouse cabai modern Kelompok Tani Karya Tani Muaro Batang Gadis, Jorong Surabayo, Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Jumat (21/8/2026). (Foto: adpsb).

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mendorong transformasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi dan konsep smart farming untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membantu mengendalikan inflasi.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri panen melon sekaligus meninjau pembangunan dan meresmikan screenhouse cabai modern Kelompok Tani Karya Tani Muaro Batang Gadis, Jorong Surabayo, Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Jumat (21/8/2026).

Mahyeldi mengapresiasi kelompok tani tersebut yang telah mengembangkan hortikultura dengan teknologi greenhouse dan screenhouse. Menurutnya, teknologi tersebut memungkinkan produksi lebih terukur dan tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi cuaca.

“Dengan adanya greenhouse, petani tidak perlu lagi bersusah payah. Hujan maupun panas, kita tetap bisa panen. Ini juga menjadi bagian dari upaya kita mengendalikan inflasi, khususnya harga cabai,” ujarnya.

Menurut Gubernur Mahyeldi, kesinambungan produksi cabai penting untuk menjaga ketersediaan komoditas dan mengendalikan gejolak harga. Hal tersebut semakin strategis di tengah tantangan perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi yang dapat mengganggu produksi maupun distribusi pangan.

“Dengan keberadaan greenhouse ini, kita harapkan panen tidak mengenal waktu sehingga harga cabai di Sumbar lebih terkendali,” ucapnya.

Mahyeldi menegaskan, pertanian Sumbar ke depan harus semakin modern, produktif dan berbasis teknologi. Konsep smart farming juga dinilai penting untuk meningkatkan daya tarik sektor pertanian bagi generasi muda.

“Pertanian yang kita hadirkan ke depan adalah smart farming. Pertanian yang cerdas, membutuhkan teknologi, bersih, dan menghasilkan produk yang sehat serta berkualitas,” ungkapnya.

Ia berharap screenhouse cabai modern tersebut dapat menjadi model yang direplikasi di daerah lain. Dengan produksi yang lebih terlindungi dan terukur, petani diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan.

“Semoga ini menjadi kesuksesan kita dalam menghadirkan kolaborasi dan sinergi untuk memajukan pertanian, menjawab permasalahan inflasi, khususnya cabai dan komoditas lainnya, serta mendorong generasi milenial untuk bertani di Sumatera Barat,” pungkas Mahyeldi. 

Selain produksi, Gubernur menekankan pentingnya hilirisasi dan pemasaran agar hasil pertanian memiliki nilai tambah dan akses pasar yang lebih kuat. Ia mendorong sinergi pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan dan kelompok tani, termasuk untuk mengatasi persoalan hasil sortiran yang selama ini masih sulit dipasarkan.

“Kita akan dorong hilirisasi dan pemasaran. Kebetulan saya bertemu dengan alumni SMK 1 Bukittinggi yang merupakan seorang pengusaha. Insyaallah ini bisa kita sinergikan untuk membantu pemasaran produk petani,” tuturnya.

Gubernur kemudian secara resmi meresmikan screenhouse cabai modern Kelompok Tani Karya Tani Muaro Batang Gadis. Ia menilai fasilitas tersebut merupakan wujud kolaborasi pemerintah, petani, lembaga keuangan dan dunia usaha dalam membangun pertanian Sumbar yang modern dan berkelanjutan.

Sementara itu Bupati Agam, Benny Warlis, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap pengembangan pertanian di daerahnya. Menurutnya, keberadaan screenhouse modern tersebut dapat menjadi motivasi bagi petani muda untuk mengembangkan usaha pertanian berbasis teknologi.

“Apa yang kita lihat hari ini nyata di lapangan, bukan hanya seremonial. Ini fakta yang bisa kita saksikan dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk bergerak,” katanya.

Ketua Kelompok Tani Karya Tani Muaro Batang Gadis, Rizki Hamdi, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah. Ia berharap pengembangan pertanian modern juga diikuti dengan penguatan penanganan pascapanen dan pemasaran.

“Kendala kami saat ini adalah hasil pascapanen, terutama buah atau produk yang masuk kategori sortiran. Baik cabai, melon maupun hortikultura lainnya, sebagian hasil tersebut masih sulit kami pasarkan,” ujarnya. (adpsb/rmz/bud)

Kata Malvi Hendri, Jalan Pemuda Kota Padang Akan Jadi Jalur Dua Arah    
Jumat, Agustus 21, 2026

On Jumat, Agustus 21, 2026

Kata Malvi Hendri, Jalan Pemuda Kota Padang Akan Jadi Jalur Dua Arah
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan rencana tersebut dilatarbelakangi kondisi lebar ruas jalan yang tidak seimbang antara sisi kiri dan kanan. (Foto: Diskominfo).

BENTENGSUMBAR.COM 
- Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berencana menata kembali Jalan Pemuda dengan menjadikannya jalur dua arah. Penataan dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi ruas jalan yang selama ini hanya digunakan sebagai jalur satu arah.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan rencana tersebut dilatarbelakangi kondisi lebar ruas jalan yang tidak seimbang antara sisi kiri dan kanan. Karena itu, median jalan akan dipindahkan dan disesuaikan kembali sehingga ruas jalan dapat dibagi menjadi dua jalur.

“Median jalan itu akan disesuaikan kembali, dibagi dua. Rencananya ke depan akan dijadikan jalur dua arah. Nantinya akan dilakukan overlay, median jalan dipindahkan ke tengah," katanya, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurutnya, kondisi Jalan Pemuda saat ini tidak lagi sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan lalu lintas karena salah satu sisi ruas jalan sebelumnya digunakan untuk akses menuju Terminal Lintas yang kini tidak lagi efektif seperti sebelumnya. Dengan penataan tersebut, ruang jalan yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

“Dulunya jalan yang kecil itu digunakan untuk jalur masuk ke Terminal Lintas. Sekarang sudah tidak efektif lagi. Setelah dikerjakan, median jalan akan disesuaikan dan dibagi dua sehingga nantinya difungsikan sebagai jalur dua arah," ujarnya.

Saat ini, Dinas PUPR masih melakukan sejumlah persiapan sebelum pekerjaan fisik dimulai. Tim melakukan pengukuran dan pengecekan lapangan, sekaligus berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menata keberadaan baliho serta melakukan penebangan pohon yang diperlukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Sekarang masih persiapan lapangan, pengukuran lapangan, dan koordinasi dengan OPD terkait untuk penataan baliho serta penebangan pohon bersama DLH. Untuk pekerjaan fisik, kemungkinan minggu depan sudah bisa dilaksanakan," cakapnya. 

Pekerjaan tersebut diperkirakan berlangsung selama kurang lebih empat bulan, terhitung sejak pekan ketiga Agustus hingga sekitar November 2026. Selama pekerjaan berlangsung, akses lalu lintas di Jalan Pemuda tidak akan ditutup sepenuhnya, tetapi sebagian akses diperkirakan mengalami gangguan.

“Penutupan sebagian ada, mungkin agak sedikit terganggu, namun akses jalan masih bisa dipakai," ungkainya.

Malvi mengimbau masyarakat yang melintasi Jalan Pemuda untuk meningkatkan kewaspadaan selama pekerjaan berlangsung. Ia juga meminta dukungan masyarakat agar proses penataan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai rencana.

“Kami mengharapkan masyarakat yang menggunakan akses di Jalan Pemuda, seandainya ada pelaksanaan pekerjaan, mohon berhati-hati. Mungkin ada gangguan terhadap kenyamanan masyarakat yang melintas karena pekerjaan perbaikan jalan. Kami berharap dukungan masyarakat agar pekerjaan ini bisa selesai dengan baik sesuai rencana peningkatan ruas Jalan Pemuda," urainya. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU