ADVERTORIAL

Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Fraksi DPRD Kota Padang Tentang LKPJ Wali Kota Tahun 2020

BENTENGSUMBAR.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan masing-...

Opini

PARLEMEN

Sports

Ferdinand Soroti Haikal Hassan, Memuji-muji Orang Arab Seolah Ras Paling Suci tapi Lecehkan Bung Karno!
Kamis, April 15, 2021

On Kamis, April 15, 2021

Ferdinand Soroti Haikal Hassan, Memuji-muji Orang Arab Seolah Ras Paling Suci tapi Lecehkan Bung Karno
BENTENGSUMBAR.COM - Mantan politisi Partai Demokrat, yakni Ferdinand Hutahaean, kembali menanggapi salah satu ceramah Haikal Hassan perihal keutamaan bangsa Arab. 


Ia kemudian membandingkan potongan video ceramah Haikal tersebut dengan ceramah lainnya yang mana menurut Ferdinand, sekjen HRS center itu dianggap melecehkan presiden pertama RI, Ir. Soekarno. 


Adapun video itu dibagikan ulang olehnya pada hari Rabu ini, 14 April 2021, dari seorang netizen berakun @RD_4WR1212 dengan keterangan tertawa. 


Durasi video tersebut terbilang pendek, hanya sekitar 52 detik saja dan berisi tentang Haikal Hassan yang menjelaskan perihal keutamaan bangsa Arab. 


Menurut Haikal, bangsa yang paling teguh memegang amanah adalah bangsa Arab dan mereka tak pernah berkhianat, tak seperti bangsa Israel, Mahjusi, Romawi, dan Persia. 


“Bangsa yang paling memegang teguh amanah dan janji adalah bangsa Arab. Itu salah satu hikmah, Rasulullah diturunkan kepada bangsa Arab,” jelas Haikal Hasan dikutip terkini.id pada Rabu, 14 April 2021.


“Bangsa Israel itu mengkhianati Nabinya. Bangsa Majusi mengkhianati rajanya. Bangsa Romawi berkhianat pada rajanya. Bangsa Persia khianati Ratunya. Tapi bercerita bangsa Arab berkhianat, gak ada,” sambungnya. 


“Maka kata Nabi ‘Hubbul Araabin Listalaasin’. Cintai Arab itu karena tiga, kata Nabi: liaani Arabi, karena aku orang Arab. Wal Quran Arabi, Quran Bahasa Arab. Walqalamul Ahlul Jannah Arabi, karena penduduk surga berbahasa Arab.”


Ceramah tersebut kemudian ditanggapi oleh Ferdinand Hutahaean melalui akun media sosial Twitter-nya.


Menurutnya, Haikal Hassan pernah melecehkan Bung Karno yang merupakan proklamator bangsa Indonesia, tetapi justru gencar memuji-muji orang Arab seolah mereka ras paling suci nan mulia. 


“Haikal Hasan melecehkan Bung Karno sang proklamator bangsa dalam satu ceramahnya. Dan diceramah lain, Haikal memuji-muji orang Arab seolah Arab jadi ras paling suci mulia di bumi ini,” ujar Ferdinand, dikutip terkini.id pada Rabu, 14 April 2021.


“Hei Kal, saya kasitau kamu, Indonesia ini penduduk aslinya banyak suku, dan Arab bukan salah satunya,” lanjutnya. 


Dalam cuitan lain, Ferdinand tampak melanjutkan topik Haikal Hassan, yaitu bahwa dirinya tiba-tiba teringat sejarah bangsa di kala sidang BPUPKI lantaran ucapan sekjen HRS center tersebut. 


“Karena omongan Haikal Hasan, saya jadi teringat sejarah bangsa yang tertulis ketika BPUPKI bersidang,” papar Ferdinand lagi.


“Kala itu AR Baswedan yang mewakili warga keturunan Arab dengan kalimat memelas agar diberikan kepastian Warga Arab keturunan maupun arab toktok dimasukkan sebagai warga negara Indonesia,” pungkasnya.


Source: makassar.terkini.id

2 Tersangka Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Masih Jadi Polisi, Belum Dipecat
Kamis, April 15, 2021

On Kamis, April 15, 2021

2 Tersangka Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Masih Jadi Polisi, Belum Dipecat
BENTENGSUMBAR.COM - Mabes Polri menyebut belum ada proses pemecatan terhadap dua anggota Polda Metro Jaya yang menjadi tersangka kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI. Sejauh ini, kedua tersangka tersebut masih terdaftar sebagai anggota polisi.


Hal tersebut diungkapkan oleh Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan. Kombes Ramadhan menyebut belum ada proses pemecatan terhadap dua tersangka dalam kasus ini.


"Status masih anggota. Jadi proses anggota tersebut tentunya akan melalui proses. Sampai sejauh ini masih anggota Polri," kata Kombes Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 14 April 2021.


Kombes Ramadhan menyebut kemungkinan besar kedua tersangka itu akan dinonaktifkan dari jabatannya sebagai polisi. Proses pemecatan sendiri akan dilakukan melalui sidang etik kepolisian.


"Ya mungkin karena tersangka tentunya bukan dinonaktifkan tapi sementara masih dalam proses, dalam pemeriksaan," beber Ramadhan.


Seperti diketahui, pasca aksi baku tembak antara laskar FPI dengan anggota Polda Metro Jaya, terdapat empat laskar yang sebelumnya masih hidup saat berhasil diamankan oleh polisi. Namun, pada akhirnya keempat laskar tersebut ikut tewas menyusul dua rekannya yang tewas akibat baku tembak.


Baca juga: Cewek Tak Pernah Menstruasi hingga Usia 18 Tahun, Datang ke Dokter, Hasilnya Bikin Kaget


Dugaan unlawful killing pun mulai menguak di kasus ini. Terkini, Bareskrim Polri sendiri sudah menetapkan tiga oknum polisi sebagai tersangka dalam kasus ini.


Satu dari ketiga tersangka diketahui sudah meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Karena sudah tutup usia, Polri menghentikan penyidikan satu tersangka itu dalam kasus ini. 


(*)

Rizieq Marah ke Bima Arya, Petinggi GP Ansor: Marah ke Sesama Muslim Tak Pernah Dicontohkan Nabi
Kamis, April 15, 2021

On Kamis, April 15, 2021

Rizieq Marah ke Bima Arya, Petinggi GP Ansor: Marah ke Sesama Muslim Tak Pernah Dicontohkan Nabi
BENTENGSUMBAR.COM - Habib Rizieq Shihab marah ke Wali Kota Bogor, Bima Arya yang bersaksi pada sidang lanjutan kasus tes swab RS Ummi pada Rabu 14 April 2021. Bahkan, Habib Rizieq juga menuding Bima Arya memberikan kesaksian yang bohong dalam persidangan yang digelar di PN Jakarta Timur tersebut.


Merespons kemarahan Habib Rizieq Shihab kepada Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua Bidang Politik & Pemerintahan PP GP Ansor, Luqman Hakim pun memberikan komentarnya.


Luqman, yang sekaligus merupakan politisi PKB itu mengatakan bahwa marah-marah ke sesama muslim, apalagi kepada muslim yang menjadi pemimpin rakyat, tidak pernah dicontohkan oleh Nabi.


“Marah-marah kepada sesama muslim, apalagi muslim yang menjadi ulil amri, tidak pernah dicontohkan Nabi,” tulis Luqman Hakim di akun Twitter miliknya, dilansir Rabu, 14 April 2021.


Kemudian, Luqman Hakim mengatakan bahwa adalah tugas wajib bagi seorang Bima Arya sebagai Wali Kota untuk melindungi rakyatnya dari bahaya Covid-19, yang tengah merajalela.


“Bima Arya sebagai Wali Kota wajib berusaha lindungi rakyatnya dari bahaya Covid-19,” sambungnya.


Di ujung tulisannya, Luqman pun mengatakan bahwa Rizieq Shihab–jika benar-benar seorang ulama–harusnya mendukung upaya sang Wali Kota dalam melindungi warga dari Covid-19.


“Rizieq Shihab jika benar ulama, harusnya dukung upaya Wali Kota itu, bukan sebaliknya. Aneh!” pungkas Luqman Hakim.


Habib Rizieq Marah-marah ke Bima Arya


Seperti diketahui, Habib Rizieq marah saat sidang lanjutan kasus tes swab RS Ummi, Bogor. Kemarahan Habib Rizieq itu berawal saat dia mencecar Bima Arya terkait berita acara pemeriksaannya yang menyatakan eks pentolan FPI itu berbohong. Habib Rizieq pun lalu menuding Bima Arya berbohong.


“Saya minta dicatat, bahwa Wali Kota Bogor Bima Arya sekaligus Kepala Satgas Covid-19 di pengadilan yang mulia ini telah melakukan kebohongan di atas kebohongan. Terima kasih,” kata Habib Rizieq disitat Detik.


“Anda memidanakan. Pasien dipidanakan. Anda ini melakukan kriminalisasi pasien, kriminalisasi RS. Anda yang memidanakan. Jadi saya berhak membela diri karena saya yang akan dipenjara, bukan anda,” sambungnya dengan nada yang tinggi.


Ketika Majelis Hakim berusaha menenangkan Habib Rizieq yang emosi di sidang tersebut, ia masih terus melontarkan kata-katanya dengan nada yang tinggi.


“Beliau sudah disumpah untuk tidak berbohong. Sekarang saya membuktikan beliau berbohong. Itu hak saya penuntut umum,” kata HRS lagi.


Hakim terus meminta Habib Rizieq menurunkan amarahnya. Akhirnya ia pun menuruti dan meredam amarahnya. “Ya baik majelis hakim. Saya cukup sampai di sini,” ujar HRS.


Sementara itu, Bima Arya yang dituding berbohong oleh Habib Rizieq pun sangat menyayangkan pernyataan tersebut. Bima Arya pun mengatakan bahwa ia bukan mempersoalkan hasil tes diumumkan atau tidak, melainkan menuruti protokol yang ada.


“Nah bagi saya bukan mengumumkan hasil PCR-nya bukan, bukan ingin tahu mengumumkan namanya bukan, tapi paling tidak protokolnya saja. Kan setiap hari saya harus tau probable, possible terkonfirmasi berapa, suspect berapa kalaupun Habib hanya suspect ya dilaporkan,” kata dia. 


Source: HopsID

Menegangkan! Begini Detik-detik KKB Tembak Mati Tukang Ojek di Papua
Kamis, April 15, 2021

On Kamis, April 15, 2021

Menegangkan! Begini Detik-detik KKB Tembak Mati Tukang Ojek di Papua
BENTENGSUMBAR.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi teror dengan menembak mati tukang ojek di Kampung Eromaga, Kabupaten Puncak, Papua. 


Polda Papua pun membeberkan kronologi penembakan tersebut.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan insiden itu berlangsung siang hari tadi usai korban mengantar penumpangnya.


"Pukul 13.59 WIT, bertempat di Kampung Eromanga, Kabupaten Puncak, telah terjadi kasus penembakan terhadap tukang ojek atas nama Udin (41) yang dilakukan oleh KKB," kata Kombes Kamal dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu, 14 April 2021.


Pelaku penembakan itu sendiri belum diketahui berjumlah berapa orang. Korban terkena tembakan hingga tewas di tempat.


Lebih jauh Kamal menyebut pada pukul 14.19 WIT, personel TNI-Polri mendatangi area TKP. Petugas pun langsung mengevakuasi korban.


"Pukul 14.19 WIT, tim gabungan tiba di TKP, selanjutnya tim mengevakuasi korban ke Puskesmas Ilaga menggunakan mobil ambulans. Pukul 14.35 WIT, korban tiba di Puskesmas Ilaga selanjutnya dilakukan visum," beber Kamal.


Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Sedangkan Satgas Nemangkawi saat ini masih memburu para KKB yang baru saja menebar teror ke masyarakat.


(*)

Samakan Jokowi dengan Firaun, Ketua TP3 Laskar FPI Hehamahua Dikecam Netizen: Kebalik! Lupa Berkaca?
Kamis, April 15, 2021

On Kamis, April 15, 2021

Samakan Jokowi dengan Firaun, Ketua TP3 Laskar FPI Hehamahua Dikecam Netizen: Kebalik! Lupa Berkaca?
BENTENGSUMBAR.COM - Baru-baru ini, pernyataan Ketua TP3 Laskar FPI, Abdullah Hehamahua, yang menyebut kunjungannya bertemu Presiden Jokowi seperti Musa datang ke Firaun dikecam keras oleh netizen.


Hal itu bermula ketika mantan politisi Partai Demokrat, yakni Ferdinand Hutahaean, mengunggah sebuah tangkapan layar portal berita berjudul “Bertemu Jokowi, Hehamahua: Kita Datang Seperti Musa Datang ke Firaun”.


Menanggapi berita tersebut, Ferdinand pun menyentil sosok Abdullah Hehamahua yang secara tersirat menyamakan dirinya dengan Nabi Musa, sedangkan Presiden Jokowi disamakan Firaun.


“Musa itu kan Yahudi toh? Israel? Ternyata Hehamahua pengen sprt Yahudi toh? Baru tau saya (emoji tersenyum lebar). Hidup Yahudi..!!” tulis Ferdinand pada Rabu, 14 April 2021, dikutip terkini.id via Twitter.


Setelah terkini.id melakukan penelusuran, rupanya tangkapan layar berita yang dibagikan oleh Ferdinand berasal dari media law-justice yang diunggah pada Selasa malam kemarin, 13 April 2021.


Dalam berita tersebut, Abdullah Hehamahua yang menjadi Ketua Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Laskar FPI menceritakan proses pertemuan timnya dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Istana.


Ia lantas mengatakan bahwasanya pertemuan kedua pihak tersebut seperti Musa yang datang kepada Firaun.


Dalam kata lain, secara tersirat, Hehamahua menyamakan dirinya dan timnya sebagai Nabi Musa, sedangkan Presiden Jokowi dianggap sebagai sosok Firaun. 


Ia mengatakan, awalnya pihaknya mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi berkanaan dengan peristiwa Laskar FPI beberapa waktu lalu.


Akan tetapi, surat itu baru dibalas satu bulan kemudian oleh Menko Polhukam Mahfud MD yang disusul telepon dari Istana kepada Sekretaris TP3.


“Bahwa Istana siap menerima besok datang jam 9.10, orang harus tes antigen dulu,” ungkap Abdullah Hehamahua dalam video yang diunggah di kanal YouTube Ustadz Demokrasi.


Abdullah kemudian menyebut bahwa TP3 sepakat untuk memaknai pertemuan itu seperti pertemuan antara Nabi Musa dengan Firaun.


“Kita (TP3) sepakat, kita datang seperti Musa datang ke Firaun.”


Kendati demikian, Abdullah Hehamahua buru-buru menjelaskan bahwa bukan berarti pihaknya menganggap bahwa Presiden Jokowi adalah Firaun, meskipun pernyataan sebelumnya tampak menyamakan. 


“Tapi kita menempatkan posisi dia adalah penguasa seperti saat Firaun menjadi penguasa,” tuturnya.


“Dan kami seperti Musa yang memperjuangkan kepentingan rakyat dan menegakkan kebenaran,” pungkas Hehamahua.


Meskipun telah memberikan klarifikasi seiring pernyataannya yang tampak menggiring opini bahwa Presiden Jokowi disamakan Firaun tersebut, nyatanya Abdullah Hehamahua telanjur membuat marah netizen hingga dikecam dengan keras dan justru diolok-olok. 


“Kebalik ini justru Firaun nya KPK datang ke Musa (emoji tertawa), komentar akun @RD_4WR1212, dikutip terkini.id pada Rabu, 14 April 2021.


“lupa bercermin, yg kelakuan kayak firaun siappa????” timpal akun @737563696e6c75 seraya mengunggah gif cermin. 


“Kalau menurut sy sih bagaikan KAMBING BANDOT bertemu tuannya.. Lapar.. minta makan,” imbuh akun @BgawanKusuma.


“Ini terlalu konyol seorang Jokowi yang beriman disamakan dengan Fir’aun…. hadeeuuhh …,” ujar akun @AgusPramono74.


“Artinya dia mewakili Tuhan yang mengutusnya. Sangat berani menyamakan diri dengan Musa. Tuhan tidak suka ini,” tanggap akun @cepejait.


Source: makassar.terkini.id

Tempati Rumah Dinas, Wali Kota Hendri Septa dan Istri Gelar Santuni Anak Panti Asuhan
Kamis, April 15, 2021

On Kamis, April 15, 2021

BENTENGSUMBAR.COM - Setelah menempati Kediaman Resmi Wali Kota Padang sebagai rumah dinas yang baru, Wali Kota Padang Hendri Septa, B.Bus, (Acc), M.I.B beserta sang istri Ny. Genny Hendri Septa menggelar syukuran dengan menyantuni sejumlah anak panti asuhan.

Puluhan orang anak dari Panti Asuhan Yatim PGAI Padang dan Panti Asuhan Al-Hidayah Kalumbuk itu, diberikan santunan berupa uang tunai sekaligus diundang berbuka puasa bersama di rumah dinas wali kota Jalan A. Yani No.11, Rabu, 14 April 2021 tersebut.

"Alhamdulillah wa Syukurillah sejak Senin (12/4/2021) lalu saya beserta istri dan dua orang anak telah menempati Rumah Dinas Wali Kota Padang ini. Sebagai bentuk rasa syukur, kami hari ini berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti asuhan. Sekarang juga bulan Ramadan, semoga menjadi amal saleh di sisi Allah Swt," imbuh Hendri Septa dalam sambutannya.

Ia mengungkapkan, melalui syukuran kali ini berharap doa agar senantiasa diberikan rahmat dan karunia dari Allah Swt dalam memimpin Kota Padang.

"Kami memohon doa semoga diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalani kegiatan pemerintahan di Kota Padang. Sehingga bisa banyak berbuat untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan warga Kota Padang yang kita cintai ini," ucap Hendri Septa yang resmi menjabat Wali Kota Padang per 7 April 2021 lalu itu.

Lebih lanjut sebut pemimpin muda dan energik itu, acara syukuran tersebut ia lakukan juga untuk menunjukkan rasa kepedulian Pemerintah Kota Padang terhadap keberadaan anak yatim dan anak kurang mampu yang berada di panti asuhan. 

"Selain itu hal ini juga ntuk memberikan motivasi dan semangat bagi mereka untuk dapat meraih masa depan yang lebih baik nantinya," pungkas Hendri sembari menyerahkan santunan didampingi istri dan dua orang anaknya.

Pada kesempatan yang sama salah seorang perwakilan pengurus panti asuhan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Wali Kota Padang Hendri Septa beserta keluarga.

"Alhamdulillah merupakan sebuah kebanggaan dan rasa syukur bagi kita semua telah diundang buka puasa bersama dan mendapatkan santunan dari pak wali kota dan istri. Kita doakan mudah-mudahan bapak Hendri Septa sukses menjalankan amanah dari  jabatannya sebagai Wali Kota Padang," harapnya mendoakan.

Dalam acara syukuran tersebut juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat Wahyu Purnama A, Dandim 0312/Padang Letnan Kolonel Inf Mochammad Ghoffar Ngismangil, Kabag Umum Setdako Padang Budi Kurniawan, pimpinan dan pengurus panti asuhan serta unsur terkait lainnya.

Laporan: David

Kecewa Bima Arya, Habib Rizieq: Saya Bantu Anda di Pilwakot
Kamis, April 15, 2021

On Kamis, April 15, 2021

Kecewa Bima Arya, Habib Rizieq: Saya Bantu Anda di Pilwakot
BENTENGSUMBAR.COM - Kesaksian Wali Kota Bogor, Bima Arya untuk Habib Rizieq Syihab dalam kasus tes usap di RS Ummi Bogor menjadi perhatian publik. Dalam kesaksiannya, Bima Arya mengaku nggak melaporkan tokoh FPI itu ke polisi. Makanya Habib Rizieq kecewa ke Bima Arya.


Wali Kota Bogor itu mengungkapkan yang ia laporkan adalah RS Ummi. Selain itu, Bima Arya menyesalkan kalau dari awal tes usap sesuai prosedur, persidangan Habib Rizieq seperti ini nggak akan kejadian.


Nah seusai memberi kesaksiannya, Habib Rizieq menanggapi. Bekas Imam Besar FPI itu kecewa dengan cara Bima Arya menyelesaikan polemik tes usap itu, saling kecewanya Habib Rizieq singgung soal restu politik untuk Bima Arya.


Habib Rizieq Kecewa Bima Arya


Habib Rizieq kecewa Wali Kota Bogor Bima Arya yang tak mengedepankan pendekatan kekeluargaan dalam menyelesaikan polemik swab test di RS Ummi.


Bima justru mengambil langkah pendekatan hukum dengan membuat laporan polisi.


Kepada Bima Arya yang duduk didepan barisannya, Habib Rizieq mengutarakan Bima Arya punya tiga jalur pendekatan untuk mengelola informasi soal tes usap di RS Ummi. Tiga jalur yang dimaksud yakni pendekatan kekeluargaan humanis, pendekatan kekuasaan atau pendekatan hukum pidana.


Habib Rizieq mempertanyakan Bima Arya kenapa tidak mengambil pendekatan kekeluargaan. Bima Arya kan kenal muridnya Habib Rizieq gitu.


“Habib Mahdi Assegaf sangat dekat dengan Anda (Bima Arya), bahkan pendukung utama anda pada saat pemilihan Wali Kota Bogor. Dan saya yang merestui karena saya gurunya. Artinya Anda punya orang yang dekat dengan saya dekat dengan Habib Hanif,” ujar Habib Rizieq dikutip dari Suara.com, Rabu 14 April 2021.


Saya Bisa Bantu Anda


Habib Rizieq melanjutkan, kenapa Bima Arya tak menggunakan pendekatan kekeluargaan dan mengupayakan bertemu langsung dengan dirinya, untuk menyelesaikan masalah ini.


“Ayo kekeluargaan biar bisa ketemu saya ini harus begini habib ini harus begini. Ini harus begini habib. Jadi jangan ambil kesimpulan saya menolak. Kita kan enggak pernah ketemu,” ujarnya.


Dengan langkah yang diambil Bima Arya itu, Habib Rizieq menilai wali kota tersebut memang maunya langsung ke pendekatan hukum.


“Jadi artinya kenapa pintu-pintu ini tidak bisa digunakan biar kita bisa humanis kekeluargaan menyelesaikan persoalan. Saya bisa bantu Anda. Ini yang saya mau sampaikan,” katanya.


Source: HopsID

Catatan Haji Ali Akbar: Meraih Asa Melalui Setiap Musibah yang Menimpa Diri
Kamis, April 15, 2021

On Kamis, April 15, 2021

Catatan Haji Ali Akbar: Meraih Asa Melalui Setiap Musibah yang Menimpa Diri
INDONESIA berduka.. Ibu pertiwi berduka..


Negeri ini sedang berduka, mendengar dan melihat musibah demi musibah yang terjadi akhir-akhir ini seakan Tuhan sedang memberikan sinyal kepada penghuninya akan sebuah kesadaran yang harus dipertimbangkan untuk difikirkan dan difahami. Banjir bandang, tanah longsor, kilang minyak meledak, gunung meletus, gempa bumi dan lain sebagainya.


“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” – (QS. Ar-Rum (30): ayat 41).


Cuplikan ayat Al Qur’an di atas mengingatkan kepada seluruh umat bahwa semua musibah yang terjadi adalah sebagai akibat dari perbuatan dan ulah manusia itu sendiri, senang dan bahagia mengerjakan maksiat – larangan Tuhan, dan tidak mau mengindahkan suruhan Tuhan bahkan membelakanginya.


Buya Hamka melalui Tafsir Al-Azharnya yang masyhur menuliskan, “.. nampaklah dengan jelas bahwa bilamana hati manusia telah rusak, karena niyat mereka telah jahat, kerusakan pasti timbul di muka bumi. Hati manusia membekas kepada perbuatannya.” – (1979: Hamka, Tafsir Al-Azhar, juz XXI, edisi lux, Penerbit Pustaka Islam, Surabaya, hal. 120).


“Di daratan memang telah maju pengangkutan, jarak dunia bertambah dekat. Namun hati bertambah jauh. Heran!  Banyak orang membunuh diri karena bosan dengan hidup yang serba mewah dan serba mudah ini. Banyak orang yang dapat sakit jiwa!”, demikian Buya Hamka. (hal.121).


Dalam Tafsir as-Sa'di, Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H mengungkapkan: Maka Mahasuci Allah yang mengaruniakan nikmat dengan musibah dan memberikan sebagian hukuman agar manusia kembali sadar, sekiranya Allah menimpakan hukuman kepada mereka terhadap semua perbuatan buruk mereka, niscaya tidak ada satu pun makhluk yang tinggal di bumi.


Pertanyaannya adalah, “Apakah kita bisa melihat cahaya Tuhan diantara musibah yang datang?”, “Mampukah kita mengubah musibah menjadi nikmat atau rahmah?”, “Bagaimana caranya agar kita tetap tenang dan senang menerima musibah yang terjadi?”. Dibutuhkan hati dan jiwa yang pasrah pada Kehendak Tuhan untuk bisa menjawab semua pertanyaan di atas.


Solusi penulis dalam menghadapi musibah yang terjadi baik terhadap diri sendiri, keluarga dan lingkungan bahkan negeri yang tercinta ini adalah seberapa kuat kita punya kemauan untuk datang dan kembali menghadap kepada Kekuasaan dan Kebesaran Tuhan? Dia-lah Maha Segala-galanya, tempat kita meminta, Yang kita sembah. Ingat dan kembali kepada-Nya karena kita telah lalai dan lupa selama ini. Dunia ini membuat kita terlena akan keindahan dan kemegahannya.


Terakhir, "Dalam musibah itu terdapat empat seni, yaitu mencari pahala dari Allah, berkawan dengan kesabaran, berdzikir dengan baik, dan menunggu kelembutan dari Allah SWT." 


*Penulis H. Ali Akbar, Tinggal di Karan Guguak Kuranji Hilir Kecamatan Sungai Limau Padang Pariaman.