HEADLINE
Kota Pariaman Targetkan 5.500 Sehati 2026    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

Kota Pariaman Targetkan 5.500 Sehati 2026
Yota Balad menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Pariaman terhadap penyelenggaraan Jaminan Produk Halal. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah Kota Pariaman menargetkan 5.500 program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) 2026. Hal ini dalam rangka mendukung program Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Sumatera Barat dalam percepatan jaminan produk halal di Kota Pariaman. Pernyataan ini disampaikan Wali Kota Pariaman, Yota Balad saat menerima kunjungan Kepala BPJPH Provinsi Sumatera Barat, Ikrar Abdi bersama rombongan di ruang kerja Walikota Pariaman, Selasa (26/5/2026). 

Yota Balad menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Pariaman terhadap penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

“Untuk itu pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pelibatan Dinas Perindagkop, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan termasuk Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Kota Pariaman," ujarnya.

Ia juga meminta agar seluruh pelaku pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang ada di Kota Pariaman untuk segera mengikuti program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) 2026 yang telah dibuka oleh BPJPH.

“Tahun ini Kota Pariaman sudah terbit 1.500 sertifikat halal. Untuk program Sehati 2026 masih ada sebanyak 5.500 kuota lagi untuk Kota Pariaman. Kita menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menuntaskan target Sehati 2026 sebelum Oktober 2026. Selain itu, untuk pembentukan zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) ini diharapkan Kota Pariaman menjadi etalase kuliner halal Kota Pariaman yang tertata, aman, sehat, dan berdaya saing. Sehingga Kota Pariaman menjadi kota halal dan rool model untuk Sumatera Barat," tutupnya.

Sementara itu, Kepala BPJPH Provinsi Sumatera Barat, Ikrar Abdi menyampaikan  kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas amanat Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal, yang mengatur kewajiban sertifikasi halal bagi produk UMK.

“Berdasarkan regulasi tersebut, kewajiban sertifikasi halal bagi produk UMK akan berlaku efektif mulai 17 Oktober 2026. Sekarang ini, BPJPH mempunyai program Sehati 2026. Tahun ini Provinsi Sumatera Barat memperoleh Kuota program Sehati sebanyak 32.601sertifikat halal gratis”, ungkapnya.

Ia mengatakan saat ini ada sekitar 5.500 kouta lagi sertifikat hal gratis, kuota yang gratis ini kita berharap bisa dimanfaatkan Kota Pariaman.

“Kita menginginkan Kota Pariaman menjadi kota halal atau kota model zona KHAS di Los Lambung Kuraitaji, kampung lalal di Kampung Perak dan wisata halal di kawasan objek wisata Pantai Pariaman. Selain itu, kita juga mendorong percepatan sertifikasi halal untuk Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Pariaman untuk disertifikasi halal”, terangnya.

“Alhamdulillah Bapak Wali Kota Pariaman, Yota Balad mensuport dan mendukung dan masing-masing dari dinas terkait juga komitmen mendukung program ini. Pihak BPJPH Provinsi Sumbar juga akan koordinasikan dengan Bank BSI dan Bank Nagari untuk mendukung dan mensuport Kota Pariaman sebagai kota halal di Sumatera Barat”, tambahnya. (ka/at)

Sat Resnarkoba Polres Batu Bara Klarifikasi Isu di Lima Puluh: Ada Laporan Kami Tindak! Jangan Sebar Asumsi di Medsos    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

Sat Resnarkoba Polres Batu Bara Klarifikasi Isu di Lima Puluh: Ada Laporan Kami Tindak! Jangan Sebar Asumsi di Medsos
Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Batu Bara, AKP Arifin Purba, S.H., M.H., memberikan penjelasan resmi dan tegas, Selasa (26/05/2026). (Foto: Herman Manurung). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menanggapi beredarnya unggahan di media sosial yang mempertanyakan keberadaan pengedar narkoba di wilayah Kecamatan Lima Puluh yang dinilai tak kunjung ditindak padahal lokasinya dekat dengan kantor Polres, Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Batu Bara, AKP Arifin Purba, S.H., M.H., memberikan penjelasan resmi dan tegas, Selasa (26/05/2026).

Melalui keterangannya, AKP Arifin Purba mengapresiasi kepedulian tinggi warga, namun mengingatkan agar informasi disampaikan dengan cara yang benar, beretika, dan berdasar fakta.

"Kami sangat apresiasi perhatian masyarakat. Tapi saya berpesan: Buatlah pemberitaan yang baik, objektif, dan berdasar fakta. Jangan membuat postingan atau tulisan yang menimbulkan keragu-raguan atau asumsi miring kalau belum ada kejelasannya," tegas AKP Arifin Purba.

Dalam unggahan akun Facebook @Papan Bungalimapuluh Batubara yang sempat viral, warga mempertanyakan kenapa peredaran sabu di sekitar Lima Puluh dibiarkan padahal dekat dengan markas kepolisian. Hal itu pun memicu berbagai komentar dan spekulasi negatif dari warga lainnya.

Merespons hal itu, Kasat Narkoba menegaskan komitmen jajarannya: Siap bertindak tegas di mana saja, asalkan ada laporan resmi dan bukti yang kuat!

"Kami tegaskan: Kalau memang ada info pasti, ada bukti, atau lihat aktivitas mencurigakan, SILAKAN LAPORKAN SECARA RESMI ke kami. Bisa datang langsung ke kantor, lapor tertulis, atau lewat saluran resmi. Kami pasti tindak lanjuti dengan penyelidikan sampai penggerebekan. Jangan hanya diposting di medsos, belum tentu akurat dan malah merusak citra kami yang sedang bekerja," ujarnya dengan tegas.

Pihaknya menjamin keamanan pelapor, kerahasiaan identitas, dan kepastian hukum bagi siapa pun yang kedapatan bermain narkoba, mau di dekat polres maupun di pelosok desa sekalipun.

"Sat Resnarkoba berkomitmen membumihanguskan narkoba di wilayah hukum kami. Tidak ada tempat berlindung bagi pengedar. Asalkan ada laporan jelas & bukti cukup, kami pasti bertindak. Mari bersinergi dengan cara benar demi Batu Bara yang Bersih & Aman," pungkas AKP Arifin Purba.

Mari kita dukung kinerja kepolisian dengan cara yang benar: Lapor lewat jalur resmi, jangan sebarkan asumsi tanpa bukti! (*) 

Laporan: Herman Manurung

Tebar Qurban Pemprov Sumbar Meningkat Tajam, 140 Sapi dan 33 Kambing Disalurkan ke Berbagai Daerah    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

Tebar Qurban Pemprov Sumbar Meningkat Tajam, 140 Sapi dan 33 Kambing Disalurkan ke Berbagai Daerah
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta berbagai mitra menyalurkan sebanyak 140 ekor sapi dan 33 ekor kambing kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. (Foto: Adpim). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta berbagai mitra menyalurkan sebanyak 140 ekor sapi dan 33 ekor kambing kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Menurut Mahyeldi, hewan kurban tersebut merupakan hasil partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMD, dan para mitra di lingkungan Pemprov Sumbar sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini kita berhasil menghimpun 140 ekor sapi kurban dan 33 ekor kambing dari partisipasi ASN dan BUMD. Semangat berbagi ini menjadi bentuk nyata kepedulian kita terhadap sesama, termasuk bagi saudara-saudara kita di daerah terdampak bencana,” ujar Mahyeldi di Padang, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, distribusi hewan kurban difokuskan ke berbagai kabupaten dan kota terdampak bencana di Sumbar, terutama wilayah yang dinilai paling membutuhkan bantuan.

Dari total hewan kurban tersebut, empat ekor sapi disembelih di halaman Masjid Baitul Auliya Kantor Gubernur Sumbar. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada masyarakat di sekitar kawasan kantor gubernur.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN, BUMD, dan mitra yang telah berpartisipasi dalam program Tebar Qurban tahun ini.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian ASN dan BUMD yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk berkurban. Alhamdulillah, jangkauan distribusinya juga semakin luas. Kita berharap semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus tumbuh, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Mahyeldi menegaskan, Program Tebar Qurban merupakan agenda rutin Pemprov Sumbar yang tidak hanya dimaknai sebagai ibadah, tetapi juga sebagai penguatan nilai kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, jumlah hewan kurban yang dihimpun Pemprov Sumbar pada tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, jumlah hewan kurban tercatat sebanyak 74 ekor sapi. Sementara pada 2025 mengalami penurunan menjadi 68 ekor sapi, sebelum kembali meningkat pada 2026 menjadi 140 ekor sapi dan 33 ekor kambing.

Peningkatan tersebut dinilai menjadi indikator tumbuhnya kesadaran dan partisipasi berbagai pihak dalam memperkuat semangat berbagi serta kepedulian sosial melalui momentum Idul adha. (adpsb/bud)

Tambang Ilegal: Antrean Panjang Solar, Keuntungan Menggiurkan di Balik Sulitnya Lapangan Kerja    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

Tambang Ilegal: Antrean Panjang Solar, Keuntungan Menggiurkan di Balik Sulitnya Lapangan Kerja
Mari kita hitung secara rinci mengapa usaha ini begitu diminati, berangkat dari selisih harga yang sangat jauh antara harga resmi dan harga di lokasi tambang. (Foto Ilustrasi: Oktryoni). 

FENOMENA
antrean panjang pembelian solar di sejumlah SPBU belakangan ini kembali menjadi sorotan. Di balik kerumunan tersebut, tersimpan satu fakta yang tak terbantahkan: tingginya permintaan bahan bakar ini sangat erat kaitannya dengan maraknya aktivitas tambang ilegal yang beroperasi di berbagai wilayah. Bagi masyarakat, pekerjaan ini menjadi pilihan utama bukan tanpa alasan, melainkan karena keuntungan yang dihasilkan sangat menjanjikan di tengah sulitnya mencari nafkah yang halal namun layak.

Mari kita hitung secara rinci mengapa usaha ini begitu diminati, berangkat dari selisih harga yang sangat jauh antara harga resmi dan harga di lokasi tambang.

Di SPBU resmi, harga solar saat ini dipatok sekitar Rp6.800 per liter. Satu jerigen standar umumnya berisi 33 liter atau setara dengan 28 kilogram. Maka, modal yang dikeluarkan untuk membeli satu jerigen solar adalah:

33 liter × Rp6.800 = Rp224.400

Setelah didapatkan, solar tersebut kemudian dibawa dan dijual ke lokasi tambang atau ke tangan penambang. Di sana, harga jualnya melonjak drastis hingga mencapai kisaran Rp600.000 per jerigen.

Artinya, keuntungan bersih yang didapatkan hanya dari satu jerigen solar saja adalah:

Rp600.000 – Rp224.400 = Rp375.600

Angka ini terbilang sangat besar. Jika dalam sehari seseorang mampu mengambil dan menjual 3 hingga 4 jerigen saja, pendapatannya bisa menembus lebih dari Rp1 juta rupiah. Angka yang sangat sulit didapatkan jika harus bekerja sebagai buruh harian dengan upah standar daerah yang rata-rata jauh di bawahnya.

Hal ini yang kemudian membuat banyak masyarakat akhirnya beralih ke jalur ini. Di tengah keterbatasan lapangan pekerjaan dan sulitnya mendapatkan penghasilan yang layak, warga memilih apa yang mereka anggap sebagai jalan keluar. Prinsip yang berkembang di masyarakat pun sederhana: "Yang penting halal, ada penghasilan, bisa memberi makan keluarga."

Bagi mereka, meski aktivitas penambangan tergolong ilegal di mata hukum, namun mata pencaharian ini menjadi tumpuan hidup. Keterbatasan keterampilan dan minimnya peluang kerja formal membuat keuntungan besar dari perputaran solar dan aktivitas tambang ini menjadi daya tarik yang sulit ditolak.

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah. Di satu sisi, penambangan ilegal merusak lingkungan dan melanggar aturan. Namun di sisi lain, fenomena ini adalah cerminan nyata dari tingginya angka pengangguran dan belum meratanya lapangan pekerjaan yang layak bagi masyarakat. Selama belum ada alternatif mata pencaharian yang menjanjikan penghasilan setara, antrean panjang solar dan aktivitas tambang ilegal diprediksi akan terus sulit diberantas. (*) 

Ditulis Oleh: Oktriyoni, SH., MH., Wartawan Muda, tinggal di Solok. 

Wali Kota Sawahlunto Apresiasi Fashion Show Budaya Nusantara Pelajar SLB    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

Wali Kota Sawahlunto Apresiasi Fashion Show Budaya Nusantara Pelajar SLB
Riyanda Putra mengapresiasi penampilan para peserta yang dinilai mampu tampil percaya diri, tertib, dan menunjukkan kemampuan improvisasi yang baik di atas panggung. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra membuka sekaligus mengapresiasi pelaksanaan lomba fashion show budaya Nusantara tingkat Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kota Sawahlunto yang digelar di Museum Kereta Api Sawahlunto, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang pengembangan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri bagi pelajar berkebutuhan khusus melalui ekspresi seni dan budaya.

Lomba diikuti enam SLB dengan total 27 peserta yang menampilkan beragam busana budaya Nusantara. 

Selain memperkuat kreativitas seni, kegiatan itu juga bertujuan menanamkan literasi keberagaman budaya dan etnis kepada para pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Riyanda Putra mengapresiasi penampilan para peserta yang dinilai mampu tampil percaya diri, tertib, dan menunjukkan kemampuan improvisasi yang baik di atas panggung.

Menurutnya, anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi dan talenta yang perlu terus diberikan ruang untuk berkembang serta memperoleh apresiasi yang luas di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen menyediakan ruang, media, dan momentum bagi anak-anak istimewa untuk melatih sekaligus menampilkan kemampuan yang mereka miliki agar potensi diri mereka dapat berkembang secara optimal,” ujar Riyanda.

Ia menegaskan, pengembangan ruang kreativitas bagi pelajar SLB menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif dan ramah terhadap seluruh anak tanpa terkecuali.

Ke depan, Pemerintah Kota Sawahlunto juga mendorong perangkat daerah terkait untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan kegiatan serupa melalui berbagai inovasi yang mampu memperluas manfaat dan jangkauan acara.

Selain itu, pemerintah daerah membuka peluang kolaborasi agar talenta pelajar SLB dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintahan, pariwisata, olahraga, hingga agenda kota lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap pelajar SLB tidak hanya memperoleh ruang berekspresi, tetapi juga semakin percaya diri dalam menunjukkan kemampuan dan potensi mereka di tengah kehidupan masyarakat. (*)

Pewarta: Marjafri

Peringati HUT ke-78, BKN Bersama KORPRI dan BTN Luncurkan Program Perumahan ASN    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

Peringati HUT ke-78, BKN Bersama KORPRI dan BTN Luncurkan Program Perumahan ASN
Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), dan Bank Tabungan Negara (BTN), akan melakukan Launching Perumahan untuk ASN. (Foto: Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dalam rangka memperingati HUT ke-78 tahun ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), dan Bank Tabungan Negara (BTN), akan melakukan Launching Perumahan untuk ASN. 

Perilisan program ini akan diluncurkan secara resmi oleh Kepala BKN sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan, pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 10.00 WIB di kantor BKN Pusat, Jakarta. 

Terkait program ini, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan solusi hunian yang layak, modern, dan terjangkau bagi ASN, melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan nasional. 

“Mengusung semangat Tinggal Lebih Dekat, Hidup Lebih Maju, program ini menghadirkan kawasan hunian dengan desain minimalis modern, akses strategis, serta lingkungan yang mendukung produktivitas dan kenyamanan penghuninya,” jelasnya. 

Adapun program perumahan yang diluncurkan akan mengusung konsep hunian urban modern dengan lokasi strategis, desain minimalis, serta dukungan fasilitas yang menunjang produktivitas dan kualitas hidup masyarakat modern, khususnya ASN dan keluarga muda.

“Beberapa keunggulan program perumahan yang diperkenalkan, yakni antara lain Lokasi strategis dan mudah diakses; Desain hunian modern dan fungsional; Lingkungan yang nyaman dan mendukung aktivitas keluarga; Skema pembiayaan yang mendukung kepemilikan rumah bagi ASN; dan Potensi investasi jangka panjang,” terangnya.

Terakhir, Wisudo mengatakan melalui momentum HUT ke-78 BKN ini, program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung kesejahteraan ASN melalui akses kepemilikan hunian yang lebih mudah dan berkelanjutan. (Husnie)

Kemendagri Tekankan Peran Strategis Pemda dalam Pelaksanaan SPMB Ramah    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

Kemendagri Tekankan Peran Strategis Pemda dalam Pelaksanaan SPMB Ramah
Kemendikdasmen menggelar kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, beberapa waktu lalu di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen. (Foto: Husnie). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, beberapa waktu lalu di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Ketua Komisi X DPR RI, Kejaksaan Agung, Kementerian Dalam Negeri, Kantor Staf Presiden, KPK, Ombudsman RI, KPAI, Polri, Kemenko PMK, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti pada sambutannya menegaskan bahwa SPMB Ramah merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.

“Pemerintah memastikan setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan yang setara untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujarnya, dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (26/5/2026).

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri yang diwakili Inspektur Jenderal Kemendagri menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk dalam penetapan daya tampung, wilayah penerimaan murid, dan jalur penerimaan peserta didik.

Selain seremoni penandatanganan komitmen bersama, kegiatan juga menghadirkan gelar wicara bertajuk “Sinergi dalam Pengawasan Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027”.

Forum ini membahas strategi pengawasan lintas sektor, pencegahan penyimpangan, serta penguatan partisipasi publik dalam mengawal pelaksanaan SPMB yang bersih dan berintegritas.

Pada sesi narasumber, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Paudah, menegaskan pentingnya penguatan koordinasi pemerintah daerah dalam pelaksanaan SPMB.

“Pemerintah daerah perlu memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta memperkuat mekanisme koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan melibatkan unsur pengawasan di daerah guna mencegah potensi penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, maupun ketidaksesuaian lainnya sehingga pelaksanaan SPMB dapat berlangsung secara transparan, objektif, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik,” ujarnya.

Dalam gelar wicara tersebut, berbagai narasumber turut menyampaikan langkah-langkah penguatan pengawasan pelaksanaan SPMB.
KPK menyoroti strategi pencegahan gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang, Ombudsman RI menekankan penguatan kualitas layanan publik dan mekanisme pengaduan masyarakat, sementara Bareskrim Polri menyampaikan komitmen menjaga pelaksanaan SPMB agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, pemerintah berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lebih transparan, berintegritas, serta memberikan akses pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh anak Indonesia. (Husnie)

Kanwil Ditjenpas Sumbar Sidak Rutan Kelas IIB Sawahlunto, Pastikan Bebas dari Narkoba dan Handphone Ilegal    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

Kanwil Ditjenpas Sumbar Sidak Rutan Kelas IIB Sawahlunto, Pastikan Bebas dari Narkoba dan Handphone Ilegal
Sebelum kegiatan dimulai, seluruh personel menerima pengarahan terkait prosedur pelaksanaan pemeriksaan sekaligus penguatan pengamanan di lingkungan rumah tahanan. (Kolase Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
-  Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat menggelar inspeksi mendadak di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sawahlunto, Senin malam (25/5/2026), sebagai bagian dari penguatan komitmen pemberantasan handphone ilegal, narkotika, dan pungutan liar (halinar) di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB itu dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumbar, Kunrat Kasmiri, bersama Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal. Sidak turut melibatkan personel TNI, Polri, serta jajaran petugas pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Sawahlunto yang dipimpin Kepala Rutan Mustofa.

Sebelum kegiatan dimulai, seluruh personel menerima pengarahan terkait prosedur pelaksanaan pemeriksaan sekaligus penguatan pengamanan di lingkungan rumah tahanan.

Tim gabungan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kamar hunian warga binaan untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang di dalam rutan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan narkotika, handphone ilegal, maupun benda mencurigakan lainnya. Hasil penggeledahan dinyatakan nihil.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumbar, Kunrat Kasmiri, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari praktik halinar.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan bersama unsur TNI dan Polri, tidak ditemukan barang-barang terlarang di kamar hunian warga binaan. Ini menunjukkan bahwa pengamanan dan pengawasan di Rutan Sawahlunto berjalan dengan baik,” ujar Kunrat.

Ia menegaskan, pemeriksaan rutin dan penggeledahan berkala akan terus dilakukan sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan melalui sinergi antarpetugas, peningkatan pengawasan rutin, serta komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Sawahlunto, Mustofa, menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman dan kondusif.

“Kami terus melakukan penguatan internal, baik melalui pemeriksaan rutin, pembinaan terhadap warga binaan, maupun peningkatan disiplin petugas,” ujar Mustofa.

Menurut dia, hasil penggeledahan yang nihil menjadi indikator bahwa pengawasan di lingkungan Rutan Sawahlunto berjalan optimal.

“Alhamdulillah, hasil penggeledahan malam ini menunjukkan kondisi Rutan Sawahlunto tetap aman dan kondusif. Ke depan, kami akan terus meningkatkan pengawasan serta menjaga integritas seluruh jajaran agar situasi yang tertib dan nyaman ini dapat terus dipertahankan,” katanya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat integritas sistem pemasyarakatan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan lapas dan rutan, khususnya di wilayah Sumatera Barat. (*) 

Pewarta: Marjafri

PT Semen Padang Serahkan 1 Ekor Sapi Kurban kepada PWI Sumbar    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

PT Semen Padang Serahkan 1 Ekor Sapi Kurban kepada PWI Sumbar
Tim Semen Padang juga menyerahkan hewan sapi kurban secara simbolis kepada Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Barat atau PWI Sumbar. (Foto: Ist). 

BENTENGSUMBAR.COM
- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang merupakan perusahaan semen tertua di Asia Tenggara  menyalurkan 36 ekor sapi kurban yang dibagikan secara bertahap, serta dilaksanakan simbolis maupun langsung, pada Senin dan Selasa, 25–26 Mei 2026 hari ini.

Tim Semen Padang juga menyerahkan hewan sapi kurban secara simbolis kepada Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Barat atau PWI Sumbar di Sekretariat Kantor Jalan Bagindo Azis Chan Kota Padang, Senin (25/5/2026). 

Kali ini pihak Direksi PT Semen Padang oleh Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris, serta Kepala Unit CSR Hernes dan beberapa staf, termasuk kru Hubungan Masyarakat (Humas). 

Sementara kunjungan kali ini disambut oleh Ketua PWI Sumbar, Widya Navies beserta Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) Zul Effendi yang diwakili Sekretarisnya, Emil Mahmudsyah. 

Sedangkan, pengurus harian PWI Sumbar lainnya, turut mendampingi yakni Sekretaris Firdaus Abie dan Wakil Ketua Bidang Elektronik & Digital Eriyanto Leo serta Lailatul Aidil.

Adapun prosesi penyerahan secara simbolis berlangsung hangat dalam suasana penuh keakraban. Setelah masing-masing saling berbincang dan menyampaikan maksud serta ucapan terima kasih. 

Kepala Humas PT Semen Padang Idris  mengatakan, melalui Program TJSL pada 2026, pihakbya menyerahkan total 36 ekor sapi kurban kepada masyarakat, termasuk untuk PWI Sumbar. 

Menanggapi itu, Widya Navies menyebutkan hubungan antara PWI Sumbar dan PT Semen Padang selama ini terjalin baik, terutama dalam mendukung berbagai program serta kegiatan kewartawanan sekaligus kemasyarakatan. 

"Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang atas sumbangan sapi kurban yang didistribusikan melalui PWI Sumbar. Semoga perusahaan PT Semen Padang serta karyawan/karyawatinya semakin sukses," katanya.

Berselang kemudian penyerahan secara simbolis hewan kurban ditandai dengan sesi foto bersama masing-masing Tim dan kru PT Semen Padang dengan PWI Sumbar beserta jajaran pengurus di halaman sekretariat yang berlokasi di samping Gedung Padang Youth Center tersebut. 

Perkuat Kepedulian Sosial

Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT Semen Padang sesuai komitmennya kepada masyarakat menyalurkan puluhan hewan kurban ke berbagai wilayah, terutama di lingkungan perusahaan. 

Di samping juga mitra usaha perusahaan guna memperkuat kepedulian sosial pada momentum Iduladha 1447 H atau 2026 M kali ini. 

Penyerahan sapi kurban secara simbolis antara lain dilakukan kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manis oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, didampingi Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris, serta Kepala Unit CSR Hernes.

Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang secara konsisten dijalankan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di lingkungan operasional perusahaan maupun berbagai lembaga dan institusi di Sumatera Barat.

Terpisah penyerahan sapi kurban secara simbolis antara lain dilakukan kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manis oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, didampingi Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris, serta Kepala Unit CSR Hernes.

Suasana penyerahan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Bagi masyarakat sekitar, bantuan hewan kurban dari PT Semen Padang bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga simbol kedekatan perusahaan dengan warga yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, melalui Program TJSL pada 2026, PT Semen Padang menyerahkan total 36 ekor sapi kurban kepada masyarakat. 

Bantuan itu merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Iduladha.

Pri menegaskan, PT Semen Padang senantiasa berkomitmen menjalin hubungan yang harmonis dan saling mendukung dengan masyarakat di lingkungan perusahaan melalui berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

“Kami berharap bantuan hewan kurban ini dapat terdistribusi dengan baik, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang berhak menerima dan membutuhkan,” kata Pri.

“Kami juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar PT Semen Padang senantiasa diberikan kelancaran, keberkahan, dan kemajuan dalam operasional maupun usahanya, sehingga perusahaan dapat terus meningkatkan kontribusi serta memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” sambungnya.

Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan Asril Adjis Rajo Bujang. 

Ia menyebut bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang telah menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahun.

Ia mengatakan hubungan antara masyarakat Lubuk Kilangan dan PT Semen Padang selama ini terjalin baik, terutama melalui berbagai program sosial dan bantuan kemasyarakatan yang terus digulirkan perusahaan.

“Ini merupakan agenda rutin dari PT Semen Padang. Kami menerima setiap tahun, dan bantuan PT Semen Padang untuk Lubuk Kilangan sangat banyak. Untuk kurban ini, harapannya terus berlanjut,” katanya.

Atas nama KAN dan masyarakat Lubuk Kilangan, Asril menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang atas perhatian yang terus diberikan kepada anak nagari.

“Kami atas nama KAN mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Semen Padang. Bantuan ini nantinya akan kami distribusikan kepada anak kemenakan kami,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ketua KAN Limau Manis Zulkifli Dt Gamuyang. Ia menyebut bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang sangat membantu masyarakat di wilayahnya, terutama dalam menyambut hari besar keagamaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang terus peduli kepada masyarakat adat dan masyarakat sekitar. Sebagai perwakilan masyarakat yang berdekatan dengan PT Semen Padang. Kami mendukung program-program yang digagas PT Semen Padang, terutama untuk pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Selain disalurkan secara simbolis kepada KAN Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manis, penyerahan sapi kurban juga dilakukan di Masjid Nurul Wujud, Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Ketua Pengurus Masjid Nurul Wujud Mulyadi mengatakan bantuan hewan kurban dari PT Semen Padang telah berlangsung rutin sejak lama dan menjadi bentuk perhatian perusahaan yang sangat dirasakan masyarakat sekitar masjid.

“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang. Bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang selalu rutin setiap tahunnya, kira-kira sejak tahun 2000-an,” katanya.

Menurut dia, keberlanjutan bantuan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga hubungan sosial dan spiritual dengan masyarakat di sekitar perusahaan. 

Seiring penyaluran hewan kurban untuk masyarakat dan lembaga adat, penyaluran hewan kurban PT Semen Padang juga menyasar sejumlah institusi dan organisasi.

Melalui penyaluran 36 sapi kurban tersebut, PT Semen Padang kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai perusahaan industri strategis nasional, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial masyarakat Sumatera Barat yang terus hadir dan tumbuh bersama warga. (*)

SMKN 2 Sawahlunto Gandeng Panti Asuhan Dorong Anak Kurang Mampu Lanjutkan Pendidikan    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

SMKN 2 Sawahlunto Gandeng Panti Asuhan Dorong Anak Kurang Mampu Lanjutkan Pendidikan
SMKN 2 Sawahlunto melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah yayasan panti asuhan di Kota Sawahlunto. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- SMKN 2 Sawahlunto melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah yayasan panti asuhan di Kota Sawahlunto sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan generasi muda, khususnya bagi anak-anak yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah atas.

Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah memberikan sosialisasi pendidikan sekaligus motivasi kepada anak-anak panti agar tetap memiliki semangat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita di tengah keterbatasan ekonomi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMKN 2 Sawahlunto, Ponidi, mengatakan pihaknya mengajak anak-anak panti asuhan untuk melanjutkan pendidikan di SMKN 2 Sawahlunto, terutama pada Konsentrasi Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB).

Menurutnya, jurusan tersebut memiliki prospek kerja yang cukup luas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini, mulai dari bidang konsultan bangunan, arsitektur, drafter, hingga sektor konstruksi.

“Jurusan DPIB memiliki peluang kerja yang baik dan sangat dibutuhkan di dunia kerja. Kami ingin anak-anak memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Ponidi.

Sebagai bentuk dukungan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, SMKN 2 Sawahlunto juga menyiapkan program bantuan bagi 20 pendaftar pertama di jurusan DPIB.

Bantuan tersebut berupa pakaian praktik gratis serta pembebasan sumbangan komite selama enam bulan. Program itu diprioritaskan bagi anak yatim, piatu, yatim piatu, serta keluarga kurang mampu.

Pihak sekolah menilai pendidikan harus dapat diakses seluruh anak tanpa terkecuali, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi terbatas.

Melalui kegiatan tersebut, SMKN 2 Sawahlunto berharap semakin banyak generasi muda di Kota Sawahlunto yang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan keterampilan untuk menghadapi dunia kerja di masa mendatang. (*) 

Pewarta: Marjafri

Cegah Kelangkaan dan Penyalahgunaan, Gabungan Tim Periksa Ketat Penyaluran BBM Bersubsidi di Solok    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

Kabupaten Solok
Operasi pengawalan penyaluran BBM ini dipusatkan di SPBU 14.273.556 Lubuk Selasih, wilayah hukum Kabupaten Solok, Senin (25/05/2026) sekira pukul 12.00 WIB. (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Menanggapi isu kelangkaan serta potensi penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, gabungan tim penegak hukum dan instansi terkait melakukan pengecekan mendadak dan mendalam di sejumlah titik distribusi.

Operasi pengawalan penyaluran BBM ini dipusatkan di SPBU 14.273.556 Lubuk Selasih, wilayah hukum Kabupaten Solok, Senin (25/05/2026) sekira pukul 12.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan sinergi kuat yang melibatkan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Solok, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat, manajemen Pertamina Patra Niaga Region Sumbagut, serta perwakilan organisasi pengusaha SPBU Hiswana Migas.

Dipimpin langsung oleh Direktur Reskrimsus Polda Sumbar, Komisaris Besar Polisi Andry Kurniawan, S.I.K., M.Hum., dan Kasat Reskrim Polres Solok, Iptu Albeth Salomo Sinulaki, S.Tr.K., S.I.K., M.H., tim turun ke lapangan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pengecekan dilakukan secara rinci dan ketat mengingat masih adanya kekhawatiran praktik penyalahgunaan, di mana BBM yang seharusnya ditujukan bagi masyarakat berhak menerima justru dialihkan untuk kepentingan komersial atau dijual kembali dengan harga selisih.

Di lokasi yang terlihat antrean panjang kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap kendaraan. 

Fokus utama pemeriksaan meliputi pengecekan fisik kendaraan, khususnya mencari adanya modifikasi tangki atau penambahan kapasitas penampungan yang mencurigakan. 

Selain itu, petugas juga mencocokkan keabsahan kode batang (barcode) serta kelengkapan surat-surat kendaraan guna memastikan kesesuaian peruntukan.

Tim juga berkoordinasi intensif dengan pengelola SPBU di lapangan, memberikan arahan agar tegas menolak pengisian bahan bakar apabila ditemukan kendaraan yang tidak memenuhi syarat atau terindikasi melakukan pengisian dalam jumlah tidak wajar dan menyimpang dari aturan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, hingga kegiatan berakhir, tim tidak menemukan kendaraan atau pihak yang terindikasi melakukan pelanggaran maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi di lokasi tersebut. 

Proses pelayanan berjalan lancar dan tertib, meskipun antrean kendaraan terlihat cukup panjang.

"Pemeriksaan ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi agar BBM bersubsidi benar-benar dinikmati oleh mereka yang berhak. Kami tidak ingin ada kebocoran atau penyalahgunaan yang justru merugikan masyarakat luas dan negara," ungkap salah satu pejabat yang tergabung dalam tim.

Meski hasil pemeriksaan hari ini berjalan aman dan kondusif, pihak kepolisian bersama instansi terkait menegaskan tidak akan melonggarkan pengawalan.

Rencananya, operasi serupa akan kembali dilakukan pada Selasa (26/05/2026) besok dengan sasaran titik-titik distribusi lainnya.

Langkah lanjutan dari kegiatan ini meliputi pelaporan resmi kepada pimpinan, pemeliharaan koordinasi antarinstansi, serta kemungkinan dilakukannya penyelidikan lebih lanjut jika di kemudian hari ditemukan indikasi kuat adanya pelanggaran hukum.

Pemerintah dan kepolisian berkomitmen memastikan ketersediaan dan kelancaran pasokan BBM di wilayah Solok tetap terjaga aman dan terkendali.(80)

Kemnaker–Kowani Perkuat Sinergi untuk Peningkatan Keterampilan dan Akses Kerja Perempuan    
Selasa, Mei 26, 2026

On Selasa, Mei 26, 2026

Kemnaker–Kowani Perkuat Sinergi untuk Peningkatan Keterampilan dan Akses Kerja Perempuan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya memperluas pemberdayaan perempuan melalui penguatan keterampilan dan akses kerja. (Foto: Biro Humas Kemenaker). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya memperluas pemberdayaan perempuan melalui penguatan keterampilan dan akses kerja.

Penguatan sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjono, di Jakarta, Senin (25/5/2026), yang disaksikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor.

Wamenaker dalam sambutannya menegaskan bahwa kemitraan dengan organisasi masyarakat merupakan bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan sekaligus meningkatkan efektivitas dan jangkauan program pemerintah dalam peningkatan kualitas SDM.

Ia menekankan pentingnya pelibatan berbagai pihak agar program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas.

“Sinergi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting agar program ketenagakerjaan dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Wamenaker menambahkan bahwa penguatan kerja sama dengan Kowani diharapkan dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kemnaker diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi perempuan, terutama melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi.

Ia menekankan bahwa keterampilan menjadi kunci untuk meningkatkan taraf hidup sekaligus membuka peluang usaha mandiri.

“Saya ingin kerja sama ini benar-benar menghadirkan solusi nyata bagi perempuan,” ujarnya. (*) 

Sumber: Biro Humas Kemnaker