SPORTS

PARLEMEN

PADANG

SUMBAR

Hanum Rais Dilaporkan ke PDGI soal Hoax Ratna, Izin Praktek Terancam Dicabut, PAN 'Meradang'

BENTENGSUMBAR. COM - Syarikat 98 melaporkan putri Amien Rais, Hanum Rais, ke Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia ( PB PDGI ), k...

Headline
Iklan Desri Ayunda
Latif
Pasca Ditetapkan sebagai Tersangka, Ahmad Dhani Dicegah ke Luar Negeri
Minggu, Oktober 21, 2018

On Minggu, Oktober 21, 2018

Pasca Ditetapkan sebagai Tersangka, Ahmad Dhani Dicegah ke Luar Negeri
BENTENGSUMBAR. COM - Usai ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian 'Banser Idiot', Musisi Ahmad Dhani dicegah ke luar negeri. 

Surat permintaan pencegahan sudah dikirimkan oleh Polda Jatim ke Ditjen Imigrasi. 

"Iya sudah dikirim minggu lalu oleh Polda," kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi kumparan, Minggu, 21 Oktober 2018. 

Ia menambahkan hal ini terkait dengan kasus ujaran kebencian saat aksi #2019GantiPresiden beberapa waktu lalu. Saat itu Dhani dituding menyebut anggota Banser 'idiot'.

"Ini untuk kepentingan penyidikan. Untuk berapa lamanya nanti saya pastikan lagi," tutur dia. 

Dedy tak menjelaskan lebih rinci apakah pencegahan ini terkait dengan sikap reaktif Dhani yang telah ditetapkan sebagai tersangka. "Ya kalau (reaktif) itu kan hak dia. Polisi kan fokus ke bukti-bukti dan penyidikan," ujarnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, pihak Ditjen Imigrasi menjelaskan mekanisme bagaimana seseorang bisa dicekal ke luar negeri. Terkait dengan kasus Dhani ini pihak Imigrasi masih akan mengeceknya.

"Kalau pencekalan ini pihak Imigrasi hanya menjalankan apa yang diminta oleh penyidik," kata Kabag Humas Ditjen Imigrasi Teodorus Simarmata. 

Polda Jawa Timur menetapkan Dhani sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baik. Polda telah melayangkan panggilan pemeriksaan lanjutan kepada yang bersangkutan.

"Yang bersangkutan, saudara AD (Ahmad Dhani) kami tetapkan sebagai tersangka atas laporan pencemaran nama baik karena ujaran I (idiot)," tegas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada wartawan di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis, 18 Oktober 2018.

(by/kumparan.com)

Sandi Sebut 65 Persen Rakyat Alami Beban Ekonomi, Ma’ruf Amin: Datanya Mana?
Minggu, Oktober 21, 2018

On Minggu, Oktober 21, 2018

Sandi Sebut 65 Persen Rakyat Alami Beban Ekonomi, Ma’ruf Amin: Datanya Mana?
BENTENGSUMBAR. COM - Cawapres nomor urut 2, Sandiaga Uno kembali melontarkan kritik. Kali ini, saat berkunjung ke RW 7, PJMI Jurang Mangu Timur menyampaikan dari data yang dihimpun oleh timnya, 65 persen rakyat Indonesia menyatakan terbebani akibat kondisi ekonomi saat ini. 

Hal itu karena harga bahan pokok yang tinggi. Apatah lagi, dari data yang sama Sandi juga menyebut 50 persen  kalangan muda saat ini sulit mendapatkan pekerjaan. Terutama yang berpendidikan S1 ke bawah.

“Lebih 50 persen sudah menyatakan, terutama dari kaum muda, bahwa lapangan kerja itu sulit didapat. Indeks ketersediaan lapangan kerja yang kita pantau juga sudah masuk ke level pesimis terutama di level S1 ke bawah," kata Sandi di acara tersebut, Sabtu, 20 Oktober 2018.

Menanggapi itu, Cawapres nomor urut 01 Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin mempertanyakan data yang digunakan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. 

Pasalnya, Sandi menyebut 65 persen masyarakat di Indonesia merasa ekonominya terbebani dan 50 persen kalangan muda kesulitan mendapat pekerjaan.

“Yang ngomong begitu siapa? Ya, dibuktikan saja sekarang. Datanya mana? Main persen-persen gitu kan katanya saja,” kata Ma’ruf usai pengajian di rumahnya, Jalan Lorong 27, Koja, Jakarta Utara, Sabtu, 20 Oktober 2018.

Ma’ruf tidak sependapat dengan Sandi. Menurut Ma’ruf, kondisi ekonomi di bawah Jokowi sudah membaik. Berbagai infrastruktur diklaim bertujuan agar masyarakat tidak kesulitan dalam menjual barang dagangannya.

“Kalau menurut saya bagus. Infrastruktur sudah ada orang tidak sulit lagi menjual produknya, gampang kan. Kemudian kesehatannya ada Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, saya kira berbagai fasilitas sudah dibuat,” kata Ma’ruf.

Meski begitu ia mengakui yang dilakukan Jokowi belum sempurna. Hal itu karena Jokowi baru efektif bekerja selama tiga tahun. 

“Bahwa itu belum sempurna iyalah baru juga efektif (bekerja) 3 tahun ya. Kita lihat aja nanti kalau periode kedua bisa nanti kita lihat bagaimana Pak Jokowi akan melakukan gebrakan-gebrakan lebih jauh,” kata Ma’ruf.

(by/kumparan.com)

Walikota Padang Pelajari Teknologi Tepat Guna Pada Temu Karya Nasional 2018
Minggu, Oktober 21, 2018

On Minggu, Oktober 21, 2018

Walikota Padang Pelajari Teknologi Tepat Guna Pada Temu Karya Nasional 2018
BENTENGSUMBAR. COM - Walikota Padang Mahyeldi menghadiri Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDesKel) Tahun 2018 di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) Badung, Bali, Jumat, 19 Oktober 2018.

Dikesempatan itu, Mahyeldi juga mengunjungi beberapa stand pameran TTG guna melihat langsung dan mempelajari inovasi-inovasi teknologi baik di bidang pengolahan makanan, pertanian, maupun daur ulang sampah.

"TTG ini perlu kita terapkan di Kota Padang untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Disamping itu, TTG juga bisa meningkatkan produktivitas usaha dan efisiensi dalam bekerja," ujar Mahyeldi yang didampingi Ketua TP PKK Kota Padang Harneli Bahar, Asisten Ekbang Kesra Harmen Peri, Kepala Disnakerin Zabendri, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Yunisman, Camat Padang Selatan Fuji Astomi.

Pada Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDesKel) Tahun 2018 tersebut, Pemko Padang juga ikut andil memarkan TTG pengolahan cabe bubuk original. Mulai dari teknologi pengolahan cabe bubuk sederhana (skala kecil), hingga teknologi untuk skala industri.

Pengolahan cabe bubuk original membantu petani cabe mengatasi fluktuasi harga cabe, dengan cara tidak menjual cabe ketika harga murah, namun melakukan pengolahan menjadi bubuk cabe original.

Acara tersebut dibuka langsung Presiden Joko Widodo dan dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, dan Gubernur Bali I Wayan Koster. 

(LL/Joim)

Hashim: Prabowo Anti Asing, Itu Hoaks
Minggu, Oktober 21, 2018

On Minggu, Oktober 21, 2018

Hashim: Prabowo Anti Asing, Itu Hoaks
BENTENGSUMBAR. COM - Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo, meluruskan persepsi yang selama ini berkembang bahwa Prabowo Subianto adalah calon presiden yang anti asing.

Hashim, yang merupakan adik Prabowo ini, menegaskan, persepsi tersebut tidak benar alias hoaks.

Klarifikasi ini disampaikan Hashim saat menggelar diskusi dengan sejumlah media asing di media center Prabowo-Sandi di Kebayoran, Jakarta, Jumat, 19 Oktober 2018.

Hashim menyebutkan, diskusi khusus dengan media asing ini memang sengaja digelar untuk meluruskan persepsi yang salah tentang Prabowo.

"Dari beberapa pertanyaan-pertanyaan, ya sudah terlihat bahwa pers asing banyak yang salah mengerti sikap Pak Prabowo," kata Hashim.

"Pak Prabowo dan Pak Sandiaga bukan anti-asing. Bukan anti investor asing, bukan anti aseng. Ini kan dipelintir, itu hoaks," tambah dia.

Hashim mengatakan, yang diinginkan oleh Prabowo adalah Indonesia bisa bermartabat dan setara dengan negara-negara lain.

Hashim mencontohkan, dalam sektor perbankan.

Banyak bank asing dari berbagai negara yang membuka cabangnya di Indonesia. Namun, bank-bank Indonesia justru dilarang untuk membuka cabang di negara-negara lain.

"Kami mau Indonesia bermartabat, kami mau setara, kami mau sejajar dengan negara-negara asing, itu sebetulnya keinginan Pak Prabowo," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.

(Sumber: kompas.com)

Medina Asah Kreativitas Anak di Padang
Minggu, Oktober 21, 2018

On Minggu, Oktober 21, 2018

Medina Asah Kreativitas Anak di Padang
BENTENGSUMBAR. COM - Medina, merek foodware berbahan plastik yang memiliki sertifikat halal dari MUI bekerjasama dengan Nurasiah, reseller Dusdusan.com dari Padang, mengadakan kegiatan lomba mewarnai tingkat TK, serta edukasi penggunaan produk plastik halal di salah satu taman kanak-kanak di kota Padang. 

Kegiatan ini diiikuti oleh ratusan siswa-siswi TK dari Padang dan sekitarnya yang bertujuan untuk mengembangkan dan mengapresiasi kreativitas anak dan juga sosialisasi kepada orangtua pendamping peserta lomba mengenai pentingnya penggunaan produk plastik halal di lingkungan keluarga.

Menurut psikolog asal Amerika Carl Rogers dalam teori Rogers, keterbukaan terhadap pengalaman merupakan salah satu ciri dari orang kreatif. Dengan pemberian ragam aktifitas maka dapat turut merangsang sisi kreatif anak. Tumbuh kembang anak melalui beragam aktivitas dapat melatih panca indera, kemampuan motorik, serta kemampuan berpikir anak.

“Kami harap kegiatan ini dapat membantu anak mencari serta mengembangkan bakat dan minatnya, sekaligus mengembangkan berbagai kemampuan penting seperti motorik dan kreatifitas pada anak,” ujar Tati Mulyati selaku Head of Sales Medina.

Sebagai wilayah dengan mayoritas penduduk muslim, masyarakat Indonesia mementingkan unsur halal dalam aspek kesehariannya. Namun, tidak semua masyarakat mengetahui tentang unsur halal dalam hal penggunaan produk rumah tangga. 

Sebagai bentuk tanggung jawab Medina kepada masyarakat khususnya untuk masyarakat Padang, melalui kegiatan ini Medina memberikan edukasi kepada masyarakat seputar mengapa produk foodware harus halal.

“Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk kebutuhan keluarganya, terutama bila berhubungan dengan kesehatan dan keamanan, tanpa terkecuali dalam konsumsi makanan dan minuman harus  bergizi, aman, dan halal,” lanjut Tati.

Medina merupakan merek foodware halal pertama di Indonesia yang telah resmi mengantongi Sertifikat Grade A dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan telah terbukti sebagai foodware yang aman bagi kehidupan. Tak hanya unggul karena material plastik yang digunakan sudah terbukti FDA Material Approved yang artinya aman berkontak dengan makanan dan tidak menimbulkan racun, seluruh produk Medina juga terbukti terbebas dari zat kimia sintetis (BPA Free) yang dapat membahayakan kesehatan. 

Jaminan kehalalan produk Medina meliputi pemilihan bahan baku, proses produksi, hingga distribusinya. Selain itu, seluruh produk Medina memiliki garansi seumur hidup. Medina menunjuk Dusdusan.com sebagai distributor tunggal pemasaran produk. Seluruh koleksi Medina dapat dilihat di www.inspirasimedina.com dan juga dijual di www.dusdusan.com. 

Editor: Zamri Yahya, SHI
Laporan: Imar Cindrarini

Wagub Nasrul Abut: Masyarakat dan Anak-anak Jangan Takut Tinggal di Desa
Minggu, Oktober 21, 2018

On Minggu, Oktober 21, 2018

Wagub Nasrul Abut: Masyarakat dan Anak-anak Jangan Takut Tinggal di Desa
BENTENGSUMBAR. COM - Masyarakat dan anak-anak jangan pernah takut tinggal di desa dan nagari yang ada di Sumatera Barat. "Walau kita tahu Sumatera Barat daerah rawan bencana, masyarakat dan generasi muda mesti siap bangun nagari untuk kehidupan yang lebih baik dari hari ini," ujarnya. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Nasrul Abit di hadapan anak-anak Lubuak Gobing dan masyarakat di sela-sela kunjungan kerjanya meninjau kondisi pasca bencana banjir bandang di Pasaman Barat,  Sabtu, 20 Oktober 2018.

Dikatakannya, anak-anak di nagari jangan pernah ragu atau khawartir tidak jadi siapa-siapa.  Belajarlah dengan rajin,  jujur dan jalankan ibadah agama dengan baik dan benar. 

"Anak-anakku, hormati guru, orang tua yakinlah suatu saat jika rajin dan terus berlajar akan dapat juga menjadi presiden,  pejabat negara dan menjadi orang-orang sukses nantinya," ajaknya. 

Sudah banyak kisah, kata wagub, orang-orang besar di dunia itu berasal dari daerah tertinggal seperti yang anak-anak alami saat ini. "Kuatkan hati, kuatkan iman dan takwa,  jadilah yang terbaik untuk negeri tercinta Indonesia," seru Wagub Nasrul Abit yang disambut semangat oleh anak-anak Lubuka Gobing Pasaman Barat.

Editor: Zamri Yahya, SHI
Laporan: Zardi Syahrir

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *