HEADLINE
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari berbagai kalangan hingga akhir hayatnya.

“Jam 8 saya berangkat ke Pekanbaru mengantarkan jenazah almarhum. Sesampainya di sana kami disambut sangat baik, PWI di sana sangat dihargai dan dihormati, mulai dari Pemprov Riau, pejabat daerah hingga tetangga almarhum,” ujar Akhmad Munir, Jumat (24/4/).

Ia menegaskan bahwa penghormatan tersebut merupakan cerminan dari jasa besar almarhum, baik bagi daerah maupun bagi masyarakat.

“Bentuk penghormatan ini juga karena jasa almarhum kepada daerah dan atas jasa beliau juga membesarkan PWI. Beliau sangat total dalam organisasi PWI, termasuk saat PWI bersatu kembali,” lanjutnya.

Pernyataan ini disampaikan Akhmad Munir dalam acara takziah dan doa bersama yang digelar PWI Pusat untuk memperingati tujuh hari wafatnya almarhum Zulmansyah Sekedang.

Acara dilaksanakan di Kantor PWI Pusat Lantai 4, Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat, (24/4) pukul 14.00 WIB.

Diiikuti oleh pengurus PWI Pusat, PWI Provinsi, PWI Kabupaten/Kota, dan anggota PWI di seluruh Indonesia secara hybrid.

Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan duka mendalam dari keluarga besar PWI atas sosok yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, loyalitas kuat, serta komitmen besar dalam memajukan organisasi dan dunia jurnalistik nasional.

Suasana haru turut disampaikan oleh Wakil Ketua Departemen Hankam Bidang Polri Musrifah, yang mendampingi almarhum di saat-saat terakhir.

“Saya orang yang mendampingi di detik-detik serangan jantung itu,” ujarnya.

Dengan penuh emosi, ia memberikan kesaksian mendalam tentang sosok almarhum.

“Dari banyak teman dan kawan, inilah orang paling baik yang pernah saya kenal. Saya bersaksi dunia dan akhirat beliau orang yang baik,” ungkapnya.

Ketua Umum PWI Pusat juga mengajak seluruh jajaran untuk terus mendoakan almarhum.

“Kami mengajak seluruh pengurus PWI Pusat untuk hadir dan bersama-sama mendoakan almarhum Zulmansyah Sekedang. Semoga segala pengabdian beliau menjadi amal jariyah dan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Akhmad Munir.

Semangat yang ia tanamkan, ketulusan yang ia tunjukkan, serta jejak pengabdiannya akan terus hidup dalam setiap langkah organisasi ini menjadi pengingat bahwa kerja-kerja sunyi yang dilakukan dengan hati, pada akhirnya akan menemukan maknanya di hadapan manusia dan Tuhan. (*)

Tanggapan DPRD: Fasilitas Dasar Kunci Kenyamanan, Kinerja Pembangunan Kota Solok 2025 Tetap Cemerlang    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Tanggapan DPRD: Fasilitas Dasar Kunci Kenyamanan, Kinerja Pembangunan Kota Solok 2025 Tetap Cemerlang
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Rusdi Saleh, menyampaikan tanggapannya menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik dan penyediaan fasilitas dasar harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah. (Foto/Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Kinerja pembangunan Kota Solok sepanjang Tahun Anggaran 2025 menuai apresiasi sekaligus masukan konstruktif dari anggota DPRD dari Partai PAN yang di kenal tegas pro masyarakat Dalam Sidang Paripurna yang digelar pada Sabtu, 25 April 2026.

Anggota DPRD dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Rusdi Saleh, menyampaikan tanggapannya menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik dan penyediaan fasilitas dasar harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

"Kami menyambut baik seluruh capaian yang telah disampaikan pemerintah daerah. Namun, kami ingin menegaskan kembali bahwa pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat harus menjadi skala prioritas. Contoh nyatanya adalah penyediaan dan pemeliharaan lampu jalan di seluruh wilayah. Fasilitas ini bukan sekadar perlengkapan penerangan, melainkan sarana utama yang menciptakan rasa aman, nyaman, dan ketertiban bagi warga saat beraktivitas, baik di siang hari maupun malam hari," tegas Rusdi Saleh saat memberikan tanggapan.

Ia juga menambahkan bahwa fasilitas umum yang terawat dengan baik akan memberikan dampak luas, mulai dari kelancaran aktivitas sosial hingga mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat. "Hal yang terlihat sederhana ini memiliki manfaat yang sangat besar. Kami berharap pemerintah daerah terus memprioritaskan hal-hal seperti ini dalam penyusunan program kerja ke depan, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Solok secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang dibacakan langsung oleh Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal. Laporan ini menjadi bentuk pertanggungjawaban atas seluruh program dan kegiatan yang telah dilaksanakan, sekaligus menjadi laporan pertama dalam masa kepemimpinan periode 2025–2030.

Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintahan, dukungan yang konstruktif dari DPRD, serta partisipasi aktif masyarakat. "Kami menyadari bahwa apa yang telah dicapai adalah buah kerja sama semua pihak. Di sisi lain, kami juga mengakui masih ada sejumlah target yang belum tercapai secara maksimal, dan hal ini akan menjadi bahan evaluasi serta perbaikan kinerja ke depan," ujarnya.

Pengelolaan Keuangan Berjalan Baik, Indikator Kesejahteraan Meningkat

Dari sisi keuangan daerah, kinerja yang ditunjukkan tergolong sangat baik dengan prinsip efisiensi dan efektivitas. Dari target pendapatan sebesar Rp575,34 miliar, realisasinya mencapai Rp589,77 miliar atau melebihi rencana hingga 102,51 persen

Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah terealisasi sebesar Rp63,42 miliar atau 104,90 persen, sedangkan Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat sebagai sumber utama pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp522,35 miliar atau 101,45 persen. Sementara itu, penyerapan belanja daerah mencapai Rp509,18 miliar dari total anggaran Rp550,50 miliar atau setara dengan 92,5 persen, yang digunakan untuk membiayai berbagai keperluan pembangunan dan operasional pemerintahan.

Secara makroekonomi, pertumbuhan ekonomi Kota Solok tercatat sebesar 3,61 persen. Angka ini memang sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya, namun tetap lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Barat yang hanya mencapai 3,37 persen.

Kesejahteraan masyarakat juga terlihat dari peningkatan Pendapatan Per Kapita yang naik menjadi Rp72,53 juta, serta Indeks Pembangunan Manusia yang meningkat menjadi 80,90 poin. Berbagai kemajuan juga dicapai di sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pembangunan infrastruktur, hingga penyederhanaan birokrasi untuk mempercepat pelayanan publik.

Atas kinerja dan inovasi yang dilakukan, Kota Solok berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian yang diterima secara berturut-turut untuk kesembilan kalinya, penghargaan Kota Layak Anak, serta apresiasi di bidang penerapan teknologi dan tata kelola pemerintahan.

Teguh Hadapi Bencana, Bangkit Bersama Semangat Gotong Royong

Perjalanan pembangunan tahun 2025 tidak lepas dari berbagai tantangan, salah satunya adalah serangkaian bencana alam akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah. Mulai dari kebakaran hutan dan lahan pada bulan Juli, hujan lebat disertai angin puting beliung pada bulan Oktober, hingga bencana banjir besar yang terjadi di akhir tahun.

Banjir yang disebabkan oleh fenomena hidrometeorologi tersebut berdampak cukup luas, tercatat sebanyak 2.978 kepala keluarga atau setara dengan 9.375 jiwa yang tersebar di 9 kelurahan terkena dampak. Bencana ini menimbulkan kerusakan pada pemukiman warga, fasilitas umum, serta sarana perekonomian masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Solok segera mengambil langkah cepat dan tepat untuk melakukan penanganan serta pemulihan. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pembersihan lingkungan yang melibatkan aparatur sipil negara, relawan, dan elemen masyarakat, hingga penyaluran bantuan sosial yang bersumber dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, serta dukungan para dermawan.

Berkat semangat kebersamaan dan gotong royong yang terjalin erat, dampak buruk akibat bencana dapat segera diminimalisir. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memperbaiki infrastruktur pendukung, memperkuat sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, serta memastikan peristiwa ini tidak menyurutkan semangat untuk terus memajukan Kota Solok.

Penutup dan Harapan

Di akhir penyampaiannya, Wakil Wali Kota Solok menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta seluruh undangan yang telah memberikan perhatian penuh terhadap laporan pertanggungjawaban tersebut.

"Segala capaian yang kita raih adalah hasil kerja bersama, sedangkan kekurangan yang ada menjadi tanggung jawab kita untuk memperbaikinya. Apabila dalam penyampaian laporan ini terdapat kata-kata atau sikap yang kurang berkenan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," pungkasnya.

Pemerintah Kota Solok berharap, evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tahun 2025 serta berbagai masukan yang disampaikan, dapat menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja yang lebih matang, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. (BO)

LKPJ 2025: Di Tengah Ujian Bencana, Kinerja Pembangunan Kota Solok Tetap Gemilang    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

LKPJ 2025: Di Tengah Ujian Bencana, Kinerja Pembangunan Kota Solok Tetap Gemilang
Laporan ini dibacakan langsung oleh Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, dan menjadi bentuk pertanggungjawaban atas seluruh program serta kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun berkenaan. (Foto/Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Solok secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Solok, yang berlangsung pada hari Sabtu, 25 April 2026.

Laporan ini dibacakan langsung oleh Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, dan menjadi bentuk pertanggungjawaban atas seluruh program serta kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun berkenaan.

Laporan ini juga memiliki makna khusus, karena menjadi laporan pertanggungjawaban pertama yang disampaikan di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok untuk masa bakti 2025–2030.

Dalam penyampaiannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian yang telah diraih. 

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah, dukungan politik yang konstruktif dari DPRD, serta partisipasi dan gotong royong yang tinggi dari seluruh lapisan masyarakat.

"Kami sadar, apa yang telah kita capai hari ini adalah buah dari sinergi dan kerja sama semua pihak. Namun demikian, kami juga mengakui bahwa masih ada beberapa target yang belum tercapai secara maksimal dan belum mampu memuaskan semua harapan. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi utama kami untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan kinerja di masa mendatang," ujarnya.

Keuangan Sehat, Indikator Kesejahteraan Terus Meningkat

Dari sisi pengelolaan keuangan daerah, kinerja yang ditunjukkan tergolong sangat baik dan dikelola dengan prinsip efisiensi serta efektivitas. 

Dari target pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp575,34 miliar, realisasinya berhasil menembus angka Rp589,77 miliar atau mencapai 102,51 persen dari yang direncanakan.

Perinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp63,42 miliar atau 104,90 persen, sedangkan Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat sebagai sumber utama pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp522,35 miliar atau 101,45 persen. 

Sementara itu, penyerapan belanja daerah mencapai Rp509,18 miliar dari total anggaran Rp550,50 miliar atau setara dengan 92,5 persen, yang digunakan untuk membiayai belanja operasional, pembangunan modal, serta keperluan tak terduga.

Secara makroekonomi, pertumbuhan ekonomi Kota Solok tercatat sebesar 3,61 persen. Meskipun angka ini sedikit menurun dibandingkan capaian tahun sebelumnya, namun kinerjanya tetap lebih unggul dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Barat yang hanya sebesar 3,37 persen.

Kesejahteraan masyarakat juga terlihat dari peningkatan Pendapatan Per Kapita yang naik menjadi Rp72,53 juta, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meningkat menjadi 80,90 poin. Capaian ini membuktikan bahwa kualitas hidup masyarakat Kota Solok terus mengalami perbaikan yang signifikan.

Berbagai kemajuan juga berhasil dicapai di sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pembangunan infrastruktur, hingga penyederhanaan birokrasi untuk mempercepat pelayanan publik.

Atas dedikasi dan inovasi yang dilakukan, Kota Solok pun berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diterima secara berturut-turut untuk kesembilan kalinya, penghargaan Kota Layak Anak, serta apresiasi di bidang penerapan teknologi dan tata kelola pemerintahan.

Teguh Hadapi Bencana, Bangkit dengan Semangat Kebersamaan

Perjalanan pembangunan sepanjang tahun 2025 tidak lepas dari ujian berat, yakni terjadinya serangkaian bencana alam akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah. 

Di antaranya adalah kebakaran hutan dan lahan pada bulan Juli, hujan lebat disertai angin puting beliung pada bulan Oktober, serta bencana banjir besar yang terjadi di akhir tahun.

Banjir yang disebabkan oleh fenomena hidrometeorologi tersebut berdampak cukup luas, tercatat sebanyak 2.978 kepala keluarga atau setara dengan 9.375 jiwa yang tersebar di 9 kelurahan terkena dampak.

Bencana ini menimbulkan kerusakan pada pemukiman warga, fasilitas umum, serta sarana perekonomian masyarakat, sekaligus meninggalkan duka dan kesedihan bagi sejumlah warga yang menjadi korban.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Solok segera mengambil langkah cepat dan tepat untuk melakukan penanganan serta pemulihan.

Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pembersihan lingkungan yang melibatkan aparatur sipil negara, relawan, dan elemen masyarakat, hingga penyaluran bantuan sosial yang bersumber dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, serta dukungan para dermawan.

Berkat semangat kebersamaan dan gotong royong yang terjalin erat, dampak buruk akibat bencana dapat segera diminimalisir. 

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memperbaiki infrastruktur pendukung, memperkuat sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, serta memastikan peristiwa ini tidak menyurutkan semangat untuk terus memajukan Kota Solok.

Penutup dan Harapan

Di akhir penyampaiannya, Wakil Wali Kota Solok menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta seluruh undangan yang telah menyimak dan memberikan perhatian penuh terhadap laporan tersebut.

"Segala capaian yang kita raih adalah hasil kerja bersama, sedangkan kekurangan yang ada menjadi tanggung jawab kita untuk memperbaikinya. Apabila dalam penyampaian laporan ini terdapat kata-kata atau sikap yang kurang berkenan di hati hadirin sekalian, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," pungkasnya.

Pemerintah Kota Solok berharap, evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tahun 2025 dapat menjadi fondasi yang kuat untuk menyusun rencana kerja yang lebih matang, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar lagi demi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat di masa-masa mendatang. (BO)

Wali Kota Buka Pelatihan Peningkatan Kualitas Batik Prada, Anggota DPRD Tekankan Pentingnya Bangga Karya Sendiri    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Wali Kota Buka Pelatihan Peningkatan Kualitas Batik Prada, Anggota DPRD Tekankan Pentingnya Bangga Karya Sendiri
Anggota DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng saat dikonfirmasi Sabtu 25/4/2026 sebelum sidang Paripurna LKPJ Wali Kota Solok tahun 2025   menyampaikan pandangan dan dukungannya terhadap upaya pengembangan batik daerah tersebut. (Foto/Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Solok membuka secara resmi kegiatan pelatihan peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia bagi para pembatik Batik Prada yang digelar di Mimi Batik, Kampung Jawa, Selasa (21/4/2026). 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi seni budaya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Turut hadir menyaksikan acara ini Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Solok, Asisten I Sekretariat Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, serta para perajin batik yang menjadi peserta utama kegiatan.

Untuk memastikan hasil pelatihan yang maksimal, panitia menghadirkan narasumber ahli yang sudah berpengalaman di bidangnya, yakni Endang Wilujeng dari Yogyakarta. Kehadiran beliau diharapkan dapat berbagi pengetahuan, keterampilan, dan strategi pengembangan usaha yang dapat diterapkan langsung oleh para peserta.

Dalam sambutannya, Wali Kota Solok menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memajukan industri kerajinan lokal. Menurutnya, kualitas dan keunikan menjadi kunci utama agar batik karya anak daerah mampu bersaing di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

"Kami berharap ilmu dan pengalaman yang disampaikan narasumber dapat membuka wawasan baru bagi para perajin, baik dalam hal teknik pembuatan, penciptaan desain yang menarik, maupun cara mengelola usaha agar semakin berkembang. Ciptakanlah ciri khas tersendiri, sehingga batik Solok memiliki identitas yang mudah dikenali dan menjadi kebanggaan kita bersama," ujar Wali Kota.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, khususnya di sektor kerajinan. Dukungan ini akan terus ditingkatkan melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, hingga pemasaran produk.

Anggota DPRD: Pemda Harus Jadi Contoh Pakai Karya Lokal

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng saat dikonfirmasi Sabtu 25/4/2026 sebelum sidang Paripurna LKPJ Wali Kota Solok tahun 2025   menyampaikan pandangan dan dukungannya terhadap upaya pengembangan batik daerah tersebut. Ia menilai batik bukan sekadar hasil kerajinan tangan, melainkan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, seni, dan ekonomi yang tinggi.

"Kita harus bangga dan mencintai karya buatan anak daerah sendiri. Batik yang dihasilkan oleh perajin kita memiliki kualitas yang tak kalah bagus dengan produk dari daerah lain, bahkan memiliki keunikan tersendiri yang menjadi ciri khas Kota Solok," tegas Efriyon Coneng.

Ia juga menekankan agar pemerintah daerah dapat menjadi contoh nyata dalam mendukung pemasaran dan penggunaan batik lokal. Menurutnya, kebiasaan memakai batik buatan perajin daerah dalam berbagai kegiatan resmi akan menjadi dorongan besar bagi kemajuan usaha mereka.

"Saya berharap seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari pimpinan daerah hingga staf, menjadikan batik buatan perajin Kota Solok sebagai pakaian andalan dalam setiap acara resmi maupun kegiatan sehari-hari. Kalau kita sendiri yang percaya dan memakainya, maka masyarakat luas pun akan mengikuti dan semakin tertarik untuk memilikinya. Ini adalah bentuk dukungan nyata yang sangat berarti bagi keberlangsungan usaha mereka," tambahnya.

Lebih lanjut, politisi ini berjanji akan terus mengawal dan mendukung setiap kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan untuk memajukan industri kerajinan lokal, sehingga batik Solok tidak hanya dikenal di dalam daerah, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas. (BO)

Banmus DPRD Susun Jadwal Ketat, Pembahasan LKPJ Wali Kota Solok 2025 Dimulai Akhir Bulan Ini    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Banmus DPRD Susun Jadwal Ketat, Pembahasan LKPJ Wali Kota Solok 2025 Dimulai Akhir Bulan Ini
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Solok Tahun Anggaran 2025. (Foto/Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Solok menetapkan jadwal resmi pelaksanaan berbagai kegiatan strategis, dengan agenda utama adalah pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Solok Tahun Anggaran 2025. Penetapan jadwal ini dilakukan dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Besar Sekretariat DPRD Kota Solok, Kamis (23/4/2026).

Rapat berlangsung secara produktif dan dihadiri oleh pimpinan serta anggota Banmus, yaitu Ketua DPRD sekaligus Ketua Banmus Fauzi Rusli, SE, MM, Wakil Ketua Amrinof Dias Dt Ula Gadang, SH, Wakil Ketua Mira Harmadia, S.S, beserta sejumlah anggota lainnya. Dari unsur Pemerintah Kota Solok turut hadir Asisten I Zulkarnaini, AP, M.Si, Kepala Bapperida Refendi, S.Pt, dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Dalam arahannya, Fauzi Rusli menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi wadah penting untuk menyusun langkah kerja ke depan, sehingga seluruh tugas dan fungsi lembaga legislatif dapat berjalan secara teratur, terkoordinasi, dan tepat waktu. Ia juga menyampaikan permintaan khusus kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan keberadaannya di wilayah tugas masing-masing, mengingat agenda pembahasan yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini membutuhkan kesiapan dan kehadiran penuh dari seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Rapat ini kami laksanakan agar semua rencana kegiatan yang telah disusun dapat dijalankan dengan baik. Khususnya menyangkut pembahasan LKPJ, kami memastikan bahwa seluruh pemangku kepentingan siap memberikan data, informasi, dan penjelasan yang dibutuhkan selama proses berlangsung,” tegas Fauzi.

Jadwal Padat Mulai 25 April 2026

Hasil kesepakatan dalam rapat ini melahirkan jadwal kegiatan yang terstruktur untuk periode April hingga Mei 2026. Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 09.00 WIB, dengan pelaksanaan Rapat Paripurna yang menjadi momen penyampaian Nota Pengantar LKPJ Tahun 2025 dari Pemerintah Kota Solok kepada lembaga DPRD.

Hanya berselang dua jam, tepatnya pukul 11.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) yang bertugas mendalami dan membahas seluruh isi laporan pertanggungjawaban tersebut.

Proses pembahasan mendalam akan berlangsung selama tiga hari kerja, yakni pada tanggal 26 hingga 28 April 2026. Pada hari terakhir pembahasan, tepatnya tanggal 28 April 2026, akan diadakan rapat internal sebagai wadah penyampaian hasil kajian dan pembahasan dari Pansus kepada Pimpinan DPRD.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyelenggaraan Rapat Paripurna lanjutan, yang menjadi ajang penyampaian rekomendasi resmi dari DPRD Kota Solok terhadap laporan pertanggungjawaban yang disampaikan oleh Wali Kota.

Reses Sidang Juga Masuk Agenda

Selain pembahasan laporan pertanggungjawaban, dalam kesempatan ini juga telah ditetapkan jadwal pelaksanaan masa reses Sidang ke-2 yang akan berlangsung mulai bulan Mei hingga Agustus 2026 mendatang.

Dengan adanya jadwal yang telah disusun secara rinci dan disepakati bersama antara legislatif dan eksekutif ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat Kota Solok. (BO)

Jelang Mubes Ikasmanli 2026, Angkatan 94 Resmi Dukung Ijal    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Jelang Mubes Ikasmanli 2026, Angkatan 94 Resmi Dukung Ijal
Ketua alumni angkatan 1994, Hardi Baron Diarmy, secara resmi memberikan dukungan "politik" kepada Syafrizal Malin Mudo alias Ijal. (Foto/Noa). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua alumni angkatan 1994, Hardi Baron Diarmy, secara resmi memberikan dukungan "politik" kepada Syafrizal Malin Mudo alias Ijal untuk maju sebagai calon ketua Ikatan Alumni SMAN 5 (Ikasmanli) Padang periode 2026-2030 mendatang.

"Setelah mempertimbangkan dengan matang, akhirnya kami dari angkatan 94 menjatuhkan pilihan pada Ijal. Semoga dia sukses," ungkap Baron sapaan akrab ketua angkatan 94 itu usai menyerahkan dukungan tertulis di kediamannya Lubuk Lintah, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, pilihan pada Ijal ini bukan tanpa alasan. Selain aktif diberbagai organisasi sosial kemasyarakatan selama ini, Ijal juga merupakan sosok pemimpin kreatif, komunikatif, humanis dan visioner.

Selain itu, Ketua Yayasan Peduli Jiwa Insani Kota Padang itu juga pintar dalam melakukan lobi-lobi ke berbagai pihak. Tentu saja ini menjadi modal yang sangat berharga demi kemajuan organisasi Ikasmanli Padang ke depan.

"Satu lagi kelebihan sosok Ijal ini, dia pandai bergaul dengan siapa saja. Sehingga para alumni baik senior maupun junior merasa dihargai," puji Baron.

Diakuinya, memang secara pribadi, dia tidak begitu akrab dengan Ijal karena kesibukan masing-masing. Namun berdasarkan informasi dari kawan-kawan alumni, mayoritas menilai Ijal memiliki kepribadian yang cukup baik.

"Jadi saya menilai, Ijal sosok yang tepat untuk memimpin Ikasmanli ke depan," kata Owner Tiger Camp tersebut penuh kagum.

Sementara itu, Ketua angkatan 2008, dr. Ardiansyah SPb, yang sebelumnya berniat untuk maju jadi calon ketua Ikasmanli, akhirnya memutuskan mundur dan dukungan suaranya diberikannya kepada Ijal.

"Benar. Tadi saya sudah dihubungi saudara Ardiansyah. Katanya dia tak jadi maju dan memberikan dukungannya pada saya," ucap Ijal ketika dikonfirmasi secara terpisah.

Dengan demikian, lanjut Ijal, berarti sudah ada sebanyak 16 angkatan yang memberikan dukungan tertulis kepadanya. Sisanya, masih ada sekitar 5 angkatan yang akan segera menyusul.

"Insya Allah, sore ini Ijal bersama tim akan segera mendaftar ke panitia," tukasnya dengan nada optimis.

Seperti diketahui, kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) Ikasmanli tersebut akan digelar pada hari Minggu tanggal 3 Mei 2026 di SMAN 5 Padang. (Noa)

Jika Ikasmanli Bikin Bimbel, Fitri Elfira Siap Membantu    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Jika Ikasmanli Bikin Bimbel, Fitri Elfira Siap Membantu
Fitri Elfira SPd, MPd (alumni 2001), yang saat ini tercatat sebagai tenaga pendidik di SMAN 16 Padang. (Foto/Noa). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Mendengar adanya wacana program bimbingan belajar (bimbel) yang akan dibuka pengurus Ikatan Alumni SMAN 5 (Ikasmanli) Padang periode mendatang, mendapat respon positif dari segenap alumni yang bergelut di dunia pendidikan.

Salah satunya, Fitri Elfira SPd, MPd (alumni 2001), yang saat ini tercatat sebagai tenaga pendidik di SMAN 16 Padang.

Guru bidang studi matematika itu menyatakan kesediaannya jika memang diminta untuk membantu oleh pengurus Ikasmanli Padang periode 2026-2030 nanti.

"Insya Allah, saya siap membantu jika diminta. Saya sangat mendukung wacana pembukaan bimbel untuk siswa kurang mampu itu oleh Ikasmanli," ungkap Elfitra saat ditemui disela-sela kesibukannya, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, wacana pembukaan bimbel untuk siswa kurang mampu oleh organisasi alumni itu merupakan ide yang sangat bagus dalam rangka peningkatan mutu siswa khususnya di SMAN 5 Padang.

"Sebagai alumni tentu saya sangat bangga bila diberi kepercayaan menjadi salah satu guru bimbel tersebut nantinya," ucapnya sembari tersenyum.

Terkait rencana kegiatan musyawarah besar (Mubes) Ikasmanli yang akan dilaksanakan tanggal 3 Mei 2026 mendatang, dirinya mengaku siap mendukung siapa pun yang terpilih jadi ketua Ikasmanli nantinya.

"Tak masalah, siapa pun yang terpilih jadi ketua Ikasmanli nanti, secara pribadi saya akan selalu mendukung," kata bendaharawan SMAN 16 itu dengan santai.

Bicara kandidat yang layak memimpin Ikasmanli ke depan, Elfira mengaku tak terlalu mengikuti secara langsung namun hanya membaca perkembangan informasi melalui media online atau media sosial.

"Kalau bisa yang jadi pemimpin itu yang lebih senior lah. Tapi kalau ada yang muda, ya juga tak masalah. Yang penting bagaimana memajukan Ikasmanli dan almamater SMAN 5 Padang," tukasnya berharap.

Seperti diberitakan sebelumnya, bursa kandidat calon ketua Ikasmanli Padang sudah viral di dunia maya akhir-akhir ini.

Mereka adalah, Azwarman Rahim (1987), Buya Zulhardi Z Latif (1991), Hendri Yazid (1995), Defri Nasli (2000) dan Syafrizal Malin Mudo (2006). (Noa)

Pelantikan Pengurus DPD LAKAM Kota Padang masa bakti 2026-2031, Ini Pesan Raju Minropa    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Pelantikan Pengurus DPD LAKAM Kota Padang masa bakti 2026-2031, Ini Pesan Raju Minropa
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, saat mewakili Wali Kota Padang menghadiri Pelantikan Pengurus DPD LAKAM Kota Padang masa bakti 2026-2031. (Foto/Tommy). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Advokasi dan Kebudayaan Adat Minangkabau (LAKAM) Kota Padang memiliki peran strategis dalam menjaga, melestarikan, sekaligus mengembangkan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau di tengah dinamika perkembangan zaman.

Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, saat mewakili Wali Kota Padang menghadiri Pelantikan Pengurus DPD LAKAM Kota Padang masa bakti 2026-2031 di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota, Sabtu (25/4/2026).

Pelantikan dipimpin Ketua Umum Dewan Perwakilan Pusat (DPP) LAKAM, Azwar Siri. Susunan pengurus DPD LAKAM Kota Padang dipimpin Mahmuddin sebagai ketua, Montria Yellis sebagai sekretaris, dan Sukria Chaniago sebagai bendahara, didukung sejumlah pengurus dari 17 divisi.

Raju Minropa berharap keberadaan DPD LAKAM Kota Padang mampu menjadi garda terdepan dalam memperkuat identitas budaya daerah, sekaligus melestarikan kearifan lokal Minangkabau agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

“Keberadaan LAKAM sangat relevan dengan visi Kota Padang sebagai kota pintar dan sehat berlandaskan agama dan budaya. Hal ini juga sejalan dengan salah satu Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yakni Sinergi Nagari,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga adat untuk mendorong pembangunan yang berkarakter, berbasis budaya, dan berkelanjutan.

"Selamat kepada bapak ibu yang telah resmi dilantik hari ini. Semoga mampu menghadirkan program nyata dalam pelestarian adat di Kota Padang,” harapnya.

Ketua Umum DPP LAKAM, Azwar Siri, menegaskan tiga fungsi utama LAKAM, yakni sebagai edukator, advokator, dan mediator. Ia menyebut LAKAM berperan dalam memberikan pemahaman nilai adat, membela eksistensi budaya, serta menjadi penengah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat melalui musyawarah.

“Harapan kita, LAKAM menjadi ikon budaya Minangkabau. Ketika orang berbicara tentang Minangkabau, maka LAKAM hadir sebagai representasi penjaga adat dan budayanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD LAKAM Kota Padang, Mahmuddin, menyatakan komitmennya menjalankan prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) serta memperluas struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan di Kota Padang 

"Pada pelantikan ini, kami mengusung tema ‘Adat Dipakai Baru, Kain Dipakai Usang, Lapuak-lapuak Diganti, Usang-usang Diperbaharui’ yang mencerminkan semangat pembaruan tanpa meninggalkan nilai-nilai adat. Kami juga akan segera membentuk cabang dan ranting di 11 kecamatan di Kota Padang sebagai langkah awal memperkuat peran LAKAM di tengah masyarakat,” terangnya. (by/tommy)

DPR Desak Polisi Bongkar Komplotan Penjual Pupuk Palsu    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

DPR Desak Polisi Bongkar Komplotan Penjual Pupuk Palsu
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendukung Polri-Kementan mengusut tuntas kasus ini. . Ia menilai kejadian ini merugikan petani, negara, dan juga masyarakat.(Foto/Instagram). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pemerintah akan menindak tegas peredaran pupuk palsu yang merugikan petani. 

Hal ini menyusul pengusutan kasus pupuk tanpa kandungan unsur hara penting seperti nitrogen, kalium, dan fosfat yang diibaratkan hanya menjual tanah biasa.

Dalam kasus ini, para pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara kerugian petani ditaksir mencapai Rp3,3 triliun.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendukung Polri-Kementan mengusut tuntas kasus ini. 

Ia menilai kejadian ini merugikan petani, negara, dan juga masyarakat.

“Saya miris sekali ketika membaca data tentang banyaknya pupuk palsu beredar dari Satgas Pangan Polri dan Kementan. Kerugiannya juga tidak main-main, mencapai Rp3,3 Triliun,” kata Sahroni dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam, 24 April 2026. 

“Ini benar-benar kejahatan serius karena tidak hanya merugikan petani, tapi juga berbahaya bagi pangan kita. Karenanya, saya minta polisi agar menindak tegas para tersangka yang jumlahnya mencapai 70 orangan itu,” tambahnya.

Legislator Nasdem itu meminta pihak kepolisian harus menelusuri dalang dari praktik licik tersebut. 

Ia melihat besarnya jumlah kerugian dan masifnya pelaku merupakan indikasi bahwa kejahatan ini terorganisir.

“Lebih jauh, dilihat dari jumlahnya sudah pasti ini komplotan. Jadi polisi juga wajib telusuri siapa bos-bos besar di atasnya dan wajib diproses hukum juga. Selain itu tentunya Polri dan Kementan juga perlu terus mempertahankan kerja-kerja kolaboratifnya untuk menghentikan dan mencegah penyebaran pupuk palsu ini agar tidak makin membahayakan petani,” jelasnya.

“Kolaborasi Polri dan Kementan ini sangat krusial agar tidak ada lagi petani yang jadi korban permainan kotor seperti ini,” tandas Sahroni. (*) 

Sumber: RMOL

KPK Periksa Dirjen Kemenhub Risal Wasal Gali Peran Sudewo    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan KPK juga menggali peran anggota Komisi V DPR RI periode 2019-2024 yang bermitra dengan Kemenhub tersebut. (Foto/Int). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan Mohamad Risal Wasal. 

Pemeriksaan dilakukan untuk menggali peran tersangka kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, Sudewo (SDW).

"Penyidik mendalami materi terkait pengaturan, pengondisian, dan plotting-an (pembagian) calon penyedia dalam pekerjaan di lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Tengah dan BTP Jawa Timur, khususnya yang dilakukan oleh tersangka SDW," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, dilansir Antara, Jumat, 24 April 2026.

Budi mengatakan KPK juga menggali peran anggota Komisi V DPR RI periode 2019-2024 yang bermitra dengan Kemenhub tersebut, yakni pejabat pembuat komitmen Kemenhub bernama Ari Hendratno pada 24 April 2026.

Kasus ini terungkap dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah DJKA Kemenhub pada 11 April 2023. Saat ini, BTP Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah telah berganti nama menjadi BTP Kelas I Semarang.

KPK menetapkan 10 tersangka yang langsung ditahan terkait dengan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur rel kereta api di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi. Total KPK telah menetapkan dan menahan 21 tersangka hingga 20 Januari 2026.

KPK juga telah menetapkan dua korporasi sebagai tersangka kasus tersebut. Kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut terjadi pada proyek pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso; proyek pembangunan jalur kereta api di Makassar, Sulawesi Selatan; empat proyek konstruksi jalur kereta api dan dua proyek supervisi di Lampegan Cianjur, Jawa Barat; dan proyek perbaikan perlintasan sebidang Jawa-Sumatra.

Dalam pembangunan dan pemeliharaan proyek tersebut, diduga terjadi pengaturan pemenang pelaksana proyek oleh pihak-pihak tertentu melalui rekayasa sejak proses administrasi sampai penentuan pemenang tender. 

Sementara Sudewo ditetapkan sebagai tersangka kasus DJKA Kemenhub pada 20 Januari 2026. 

Penetapan tersebut dilakukan setelah ia terjaring OTT KPK saat menjabat sebagai Bupati Pati. (*)

Anggaran Rapat Daring Disebut Capai Rp 5,7 Miliar, Begini Penjelasan Kepala BGN    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Anggaran Rapat Daring Disebut Capai Rp 5,7 Miliar, Begini Penjelasan Kepala BGN
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan terkait pengadaan layanan video conference (zoom meeting) senilai Rp 5,7 miliar untuk periode April hingga Desember 2026.  (Foto/Net). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan terkait pengadaan layanan video conference (zoom meeting) senilai Rp 5,7 miliar untuk periode April hingga Desember 2026. 

Anggaran pengadaan lisensi aplikasi rapat daring milik BGN menjadi sorotan publik karena disebut mencapai angka fantastis Rp 5,7 miliar atau sekitar Rp 633 juta per paket. 

"Layanan tersebut disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis yang membutuhkan koordinasi luas, penyampaian arahan teknis secara seragam, serta edukasi kepada berbagai pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah," jelas Dadan dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).

Menurut Dadan, layanan video conference tersebut merupakan sistem enterprise terpusat yang dikelola oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BGN. 

Kapasitasnya sekitar 5.000 pengguna aktif dan kemampuan menampung hingga 50.000 peserta dalam satu sesi pertemuan virtual. 

Dadan menyebut, layanan tersebut digunakan oleh seluruh struktur organisasi BGN, mulai dari pimpinan tinggi madya (setara eselon I), pimpinan tinggi pratama (setara eselon II), pejabat administrator (setara eselon III), hingga kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah.

Layanan video conference digunakan untuk berbagai kebutuhan program MBG, antara lain rapat koordinasi nasional dan daerah, sosialisasi kebijakan, penyampaian pedoman teknis, bimbingan teknis bagi pelaksana, forum evaluasi program, serta kegiatan edukasi publik. 

Dengan dukungan kapasitas besar tersebut, kata Dadan, pihaknya dapat menjangkau hingga puluhan ribu peserta dalam satu waktu. 

"Kami ingin memastikan bahwa pesan, arahan, dan pedoman pelaksanaan program dapat diterima secara utuh oleh pelaksana di berbagai daerah. Kebutuhan ini sebagai bagian dari sistem kerja untuk menjaga kualitas pelaksanaan program," kata dia.

Dadan menjelaskan bahwa pelaksanaan program makan bergizi tidak hanya bergantung pada distribusi layanan di lapangan. 

Namun juga pada kemampuan BGN memastikan seluruh pelaksana memahami arahan, pedoman dan standar pelaksanaan yang sama. 

Karena itu, sarana komunikasi digital dengan kapasitas besar diperlukan untuk menjaga keselarasan informasi di seluruh jenjang pelaksanaan program.

"Dalam situasi seperti ini, koordinasi yang cepat, serentak, dan terdokumentasi menjadi bagian penting dari keberhasilan program," ujarnya. (*) 

Sumber: Kompas.com

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto/Instagram @bahlillahadalia). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Usulan kenaikan harga Minyakita membuat publik bertanya terkait alasan dan langkah pemerintah dalam mempertimbangkan kebijakan tersebut.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia pun bungkam terkait isu tersebut saat ditemui wartawan di Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat, 24 April 2026. 

Saat konferensi pers, Bahlil terburu-buru meninggalkan lokasi tanpa memberi ruang tanya-jawab lebih lanjut.

Padahal, wartawan menunggu klarifikasi terkait rencana penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) Minyakita yang diusulkan pemerintah. 

Isu ini menjadi sorotan karena berkaitan dengan pasokan crude palm oil (CPO) yang berada dalam lingkup kebijakan sektor energi dan sumber daya mineral.

Namun hingga konferensi pers berakhir, tidak ada penjelasan dari Bahlil terkait hal tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebelumnya menyetujui usulan kenaikan harga Minyakita. Sementara Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan HET saat ini dinilai perlu disesuaikan setelah bertahan di Rp15.700 per liter sejak 2024. 

Di lapangan, harga Minyakita bahkan sudah melampaui HET dan mencapai kisaran Rp20.000 hingga Rp22.000 per liter.

Di sisi lain, data menunjukkan pasokan CPO domestik justru dalam kondisi melimpah. 

Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terkait penyebab kenaikan harga minyak goreng, termasuk peran kebijakan di sektor hulu. (*) 

Sumber: RMOL

Kejati Kembalikan SPDP Kasus Pemerasan Firli Bahuri yang Sudah 2 Tahun    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Kejati Kembalikan SPDP Kasus Pemerasan Firli Bahuri yang Sudah 2 Tahun
Kejati)DKI Jakarta menyatakan telah mengembalikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan pemerasan dengan tersangka eks Ketua KPK, Firli Bahuri. (Foto/Instagram). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menyatakan telah mengembalikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan pemerasan dengan tersangka eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Jakarta, Dapot Dariarma mengatakan SPDP itu dikembalikan lantaran petunjuk jaksa tak kunjung dipenuhi oleh penyidik Polda Metro Jaya.

"Kita kembalikan SPDP, bukan berkas lagi. SPDP pun kita kembalikan pada tanggal 7 Agustus 2025," kata dia kepada wartawan, Jumat (24/4).

Dapot menerangkan tim penyidik memiliki batasan waktu untuk melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa yang tertuang dalam P19. Namun, hingga waktu habis, berkas perkara belum dikembalikan.

"Petunjuk jaksa kan belum dipenuhi dengan batas waktu yang ditentukan. Kan ada batas waktunya. Kita kirim P20 (waktu penyidikan habis), P20 enggak dipenuhi ya kita kembalikan lah SPDPnya," tutur dia.

Lebih lanjut, Dapot menyebut dengan dikembalikannya SPDP, maka proses penanganan perkara akan kembali dimulai dari awal. Dengan demikian, penyidik Polda Metro Jaya harus memulai kembali dengan mengirimkan SPDP baru apabila ingin melanjutkan kasus tersebut.

"Iya betul (kalau sudah SPDP, kirim lagi SPDP baru)," ucap dia.

Polda Metro Jaya diketahui menetapkan Firli sebagai tersangka kasus pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada 22 November 2023.

Dalam kasus ini, pensiunan jenderal bintang tiga Polri itu diduga melanggar Pasal 12 E dan atau Pasal 12 B dan atau Pasal 11 UU Tipikor juncto Pasal 65 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman penjara seumur hidup.

Namun, setahun berstatus tersangka, tak ada perkembangan berarti dalam proses penyidikan yang dilakukan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Penyidik tercatat dua kali mengirimkan berkas perkara ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta dan dua kali pula dikembalikan karena dinilai belum lengkap. (*) 

Kumpulkan Panglima hingga Purnawirawan Jenderal TNI, Sjafrie: Saya akan Sampaikan Satu Hal Esensial    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Kumpulkan Panglima hingga Purnawirawan Jenderal TNI, Sjafrie: Saya akan Sampaikan Satu Hal Esensial
Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan sejumlah purnawawirawan TNI di Kantor Kementerian Pertahanan, Jumat (24/4). (Foto/SINDOnews.com). 

BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan sejumlah purnawawirawan TNI di Kantor Kementerian Pertahanan, Jumat (24/4). 

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto turut menghadiri pertemuan itu. Pertemuan digelar pada Jumat (24/4) pagi, mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Jenderal Agus Suhartono, Laksamana Yudo Margono terlihat hadir. 

Sosok lainnya yang turut hadir ialah mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurahman hingga mantan Danjen Kopassus Jenderal Agum Gumelar.

Sejumlah purnawawirawan perwira tinggi dari setiap Matra TNI juga terlihat hadir dalam pertemuan tersebut. 

Saat menyapa para purnawirawan itu, Sjafrie menjelaskan akan menjelaskan berkaitan dengan materi strategis pertahanan yang sedang dilakukan Kementerian Pertahanan. 

"Saya akan menyampaikan satu hal esensial yang mungkin perlu diketahui oleh para sesepuh TNI, yang tentunya ini sangat berhubungan dengan strategis pertahanan. Kemudian setelah itu, Panglima TNI juga akan menjelaskan esensi-esensi yang perlu diketahui oleh para sesepuh dan para senior Purnawirawan TNI," jelas Sjafrie saat membuka pertemuan itu, Jumat (24/4/2026). 

Sjafrie menjelaskan dua hal fundamental yang akan disampaikan ialah berkaitan dengan konstitusi. Menhan menjelaskan bahwan Kementerian Pertahanah dan TNI dalam pemerintah ini selalu berpijak dalam amanat konstitusi dalam melakukan pekerjaan.

"Jadi untuk diketahui oleh para sesepuh, para senior, bahwa amanat yang kita pijakkan ini tidak lepas daripada amanat konstitusi. Konstitusi itu yang berkaitan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar tahun 1945," kata dia.  

Kedua, Menhan juga menyampaikan bahwa Kementerian Pertahanan dan TNI selalu berjalan dalam kerangka kepentingan nasional. 

"Yang berkaitan dengan kepentingan nasional. Inilah yang menjadi prinsip tata kelola yang kami lanjutkan dari apa yang menjadi turunan yang pernah dilaksanakan oleh para sesepuh dan para senior Purnawirawan TNI pada saat menjabat," jelas dia. 

"Strategi pertahanan negara ini juga tidak lepas daripada prinsip tata kelola negara, yaitu yang berkaitan dengan konstitusi dan juga berkaitan dengan kepentingan nasional," tegas Menhan.

DAFTAR UNDANGAN PURNAWIRAWAN TNI : 

Yang Hadir:

A. TNI AD 
1. Jenderal TNI (Purn) Wiranto 2. ⁠Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo ADVERTISEMENT 3. ⁠Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M. Phil., Ph.D. 4. ⁠Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko 5. ⁠Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman 6. ⁠Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar 7. ⁠Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri 8. ⁠Letjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman 9. ⁠Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago 10. ⁠Letjen TNI (Purn) Fadillah 11. Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono 

B. TNI AL 1. Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono 2. ⁠Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono 3. ⁠Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji 4. ⁠Laksamana TNI (Purn) Marsetio 5. ⁠Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi 6. ⁠Letjen TNI (Purn) Mar. Muhammad Alfan Baharudin 

C. TNI AU 1. Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto 2. ⁠Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat 3. ⁠Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia 4. ⁠Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna 5. ⁠Marsdya TNI (Purn) Imran Baidirus 6. ⁠Marsdya TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja (Jonathan Simanjuntak) (*) 

Sebut JK sebagai Mentor, Komunikasi Politik Gibran Makin Matang    
Sabtu, April 25, 2026

On Sabtu, April 25, 2026

Sebut JK sebagai Mentor, Komunikasi Politik Gibran Makin Matang
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menunjukkan kedewasaan berpolitik yang semakin matang saat menyebut Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) sebagai senior, mentor dan idolanya. (Foto: Instagram @gibran_rakabuming). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menunjukkan kedewasaan berpolitik yang semakin matang saat menyebut Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) sebagai senior, mentor dan idolanya.

Hal itu disamapaikan pakar komunikasi politik Universitas Indonesia (UI) sekaligus Direktur Eksekutif Nusakom Pratama Institute, Ari Junaedi dalam menyikapi situasi politik saat ini.

“Dalam beberapa waktu terakhir, pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla begitu 'menohok' soal Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Hal ini tidak terlepas dari pelaporan terhadap JK ke kepolisian usai berceramah di Masjid UGM, Yogyakarta,” kata Ari dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam, 24 April 2026.

Ia menilai komunikasi politik Gibran ditujukan untuk meredam tensi panasnya politik akhir-akhir ini. 

"Dalam teori komunikasi, upaya Gibran seperti ingin memecah spiral keheningan. Dari Elisabeth Noelle Neumann, seorang pakar politik dari Jerman, Gibran sepertinya ingin memecah dominasi arus pendapat umum tentang diri dan keluarganya,” ucap Ari yang juga pengajar komunikasi politik di program pascasarjana pada beberapa perguruan tinggi.

Oleh karena itu, ia memuji pernyataan Gibran yang tenang dan santun dalam menanggapi pertanyaan publik.

“Gibran tidak terpancing dengan pancingan pertanyaan media yang jika ditanggapi dengan emosi justru akan memperuncing suasana politik nasional menjadi semakin panas. Dalam hal ini, Gibran sudah belajar banyak mengenai pola komunikasi yang benar,” tegasnya.

Dalam sepekan terakhir, pernyataan JK soal Presiden ke-7 RI Joko Widodo tengah menjadi sorotan publik. JK menyebut upaya pelaporan dirinya karena pendukung Jokowi atau yang sering disebut dengan “Termul" risau akibat polemik ijazah palsu.

Pro dan kontra semakin memuncak saat pernyataan JK dengan keras menyinggung para Termul dan mengungkap jasa besar soal Jokowi menjadi presiden.  

Gibran yang notabene anak Jokowi pun menyebut sosok JK sebagai senior, mentor, dan idolanya. 

"Ya baik terima kasih untuk pertanyaannya. Pak JK itu senior saya. Pak JK itu mentor juga. Beliau sudah sangat berpengalaman. Beliau banyak kiprah dan kontribusinya untuk negeri ini, terutama di daerah-daerah konflik. Jadi beliau itu adalah teladan untuk kita semua dan ya, saya sangat berterima kasih sekali untuk masukan-masukan dan juga evaluasi dari Pak JK. Pak JK itu idola saya," kata Gibran di sela-sela kunjungan kerjanya di Papua Barat Daya, Rabu, 22 April 2026. (*) 

Sumber: RMOL