PADANG

SUMBAR

Headline

Priyanka Chopra Jonas Incar Posisi Perdana Menteri India

BENTENGSUMBAR.COM - Artis dari India dan mantan Miss World, Priyanka Chopra Jonas, berniat menjajal dunia politik. Tidak tanggung-tangg...

Headline
Iklan Bapenda
Polisi Kembali Tangkap 18 Anggota Kelompok SMB
Minggu, Juli 21, 2019

On Minggu, Juli 21, 2019

Polisi Kembali Tangkap 18 Anggota Kelompok SMB
BENTENGSUMBAR.COM - Kepolisian Daerah Jambi kembali melakukan penangkapan terhadap kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) Jambi sebanyak 18 orang.

Dilansir dari VIVAnews, kelompok SMB ditangkap di kawasan daerah hutan Kabupaten Batanghari dan Tanjung Jabung Barat pada Sabtu, 20 Juli 2019.

Direskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Edi Fariyadi, membenarkan ada kelompok SMB ditangkap yang kedua kalinya. Mereka masih melakukan pengadangan, pengrusakan kendaraan anggota karyawan PT WKS dan masyarakat setempat. 

"Ada sebanyak 18 anggota SMB yang kita amankan kembali. Saat ini semuanya masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut di Mako Brimob," ujarnya.

Edi menyebutkan, selain menangkap 18 orang tersebut, polisi juga menyita 2 pucuk senjata api rakitan, senjata tajam, alat komunikasi ponsel sebagai barang bukti. 

"Mereka masih melakukan pengrusakan terhadap fasilitas dan kendaraan. Padahal sudah kita peringatkan mereka, tapi masih saja beraktivitas. Barang bukti yang juga kita amankan, berupa senpi, sajam yang berjumlah puluhan," katanya Sabtu, 20 Juli 2019.

Terkait dengan barang sitaan senpi dan amunisi yang diperoleh dari lokasi tempat kejadian di distrik VIII Kabupaten Tanjung Jabung Barat pihak Kepolisian masih akan melakukan uji forensik terhadap peluru tersebut. Baru nanti diketahui asal peluru tersebut dari mana dan siapa yang mensuplainya.

"Mereka ternyata diiming-imingi oleh Muslim (pimpinan SMB) tanah gratis seluas 3,5 hektare. Mereka ini dijanjikan tanah masing-masing 3,5 ha setiap anggota," katanya.

Diketahui, Kelompok SMB bentrok dengan pemilik IUP HTR di Desa Belanti Jaya, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, pada Selasa siang, 10 Juli 2019. Insiden itu mengakibatkan Kepala desa Sengkati Baru bernama Hardianto nyaris tewas, beserta puluhan masyarakat ikut jadi korban pemukulan oleh kelompok SMB.

Tidak sampai di situ, pada Sabtu 14 Juli 2019 SMB kembali melakukan pemukulan terhadap satuan tim TRC damkar, karyawan PT WKS, anggota polri beserta anggota satgas monitoring karhutla Korem 042/Garuda Putih Jambi.

Akibat kejadian tersebut 3 Anggota Tim Karhutla Jambi dan dua anggota polisi terluka. Anggota SMB juga melakukan pengancaman kepada aparat kepolisian.

(Source: viva.co.id)

Netizen Bahas Ekspresi Jokowi Saat Dengar Lagu Rich Brian
Minggu, Juli 21, 2019

On Minggu, Juli 21, 2019

Netizen Bahas Ekspresi Jokowi Saat Dengar Lagu Rich Brian
BENTENGSUMBAR.COM - Musisi Rich Brian mengunggah sebuah video, Minggu, 21 Juli 2019, yang berisikan aksinya memamerkan lagu terbarunya, KIDS, di hadapan Presiden Joko Widodo saat bertemu beberapa waktu lalu.

Dalam video berdurasi semenit tersebut, rapper yang bernama asli Brian Immanuel itu memutarkan lagu KIDS dan membiarkan Jokowi mencermati lagu berbahasa Inggris tersebut.

Selama memamerkan lagu, Rich Brian tampak gugup namun sesekali menganggukkan kepala menikmati lagu. Ia juga terlihat memberikan tanggapan ke arah seberang ia duduk, yang diketahui merupakan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Meski judul video tersebut menunjukkan ekspresi Jokowi atas lagu itu, presiden ke-tujuh Indonesia tersebut justru terbilang minim ekspresi. Raut wajah Jokowi cenderung sama dari awal hingga akhir video, hanya ada simpul senyum yang amat tipis.

Jokowi tampaknya amat serius mendengarkan lagu Rich Brian tersebut, bahkan ia tak bergerak sepanjang video itu berjalan. Rich Brian juga sesekali menatap Jokowi untuk memastikan tanggapan sang presiden.



Situasi itu sempat jadi pembahasan para netizen dalam kolom komentar video Rich Brian.

"He almost starts grooving on camera but then he remembers he's the president. LOL," kata akun Luke Chudoba yang berarti "Dia [Jokowi] hampir mulai goyang di depan kamera namun kemudian dia ingat ia seorang presiden."

"when you show your friend something and you keep looking at them to make sure they're enjoying it too," kata akun Jacob Thompson yang berarti "Ketika lo menunjukkan sesuatu ke teman dan lo tetap menatap dia untuk memastikan mereka menikmatinya juga,"

"Brian : this is so awkward. Can you start doing fortnite dance or sumthin' mr president? *slurps tea," kata akun Hanif AR yang bermakna "Brian: ini canggung banget. Bisakah kamu mulai goyang fortnite atau sejenisnya pak presiden? *seruput teh,"

"President: "This is cool, but i still prefer Metallica," kata akun Edu Chris yang berarti "Presiden: Ini keren, tapi gue tetap pilih Metallica,"

"Rich: pls hear my new song m. President :)) Jokowi: hold my sepeda," kata akun Verrel az 10.

"Jokowi after listening : would you collab with Lamb of God?," kata akun BuBus yang berarti "Jokowi setelah mendengarkan lagu: akan kah kau berkolaborasi dengan Lamb of God?"

Netizen berakun Rexa mengatakan "Sebenarnya Presiden Jokowi menyukai genre metal dan saya pikir mendengarkan hiphop/rap adalah sesuatu yang baru baginya. Mungkin itu sebuah alasan mengapa dia santai ketika mendengarkan [lagu Rich Brian] karena ia bangga akan Brian dan bingung jenis musik apa itu,"

Rich Brian yang bernama lengkap Brian Immanuel itu diketahui berjumpa dengan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 7 Juli 2019 di Istana Bogor. Perjumpaan ini berlangsung untuk pertama kali bagi masing-masing pihak. 

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf menyebutkan, kehadiran Rich Brian, nama populer Brian Immanuel, merupakan bagian dari program Bekraf bertajuk Indonesia Creative Incorporated (ICINC) yang mengusung tema Indonesia Rising. 

Brian yang datang bersama keluarga pun menyempatkan diri berfoto dengan latar belakang Istana Bogor. Menurutnya, ia banyak berbicang soal karier dan industri musik Indonesia bersama Jokowi. 

"Tadi ngobrolin tentang musik dan album saya berikutnya. Ini pertama kali masuk Istana, pertama kali ketemu Pak Jokowi juga," kata Brian melalui rilis.

Rich Brian sendiri resmi merilis video klip single terbarunya yang bertajuk KIDS pada Sabtu, 20 Juli 2019. Video tersebut berlatar kehidupan di Jakarta, asal rapper yang kini bermusik di Amerika Serikat tersebut.



(Source: cnnindonesia.com)

Calon Wagub DKI, Ponakan Prabowo Muncul, Syaikhu Good Bye
Minggu, Juli 21, 2019

On Minggu, Juli 21, 2019

Calon Wagub DKI, Ponakan Prabowo Muncul, Syaikhu Good Bye
BENTENGSUMBAR.COM -  Molornya penetapan Wagub DKI Jakarta membuat PKS galau. Apalagi, Gerindra sebagai teman koalisi mulai gerah dengan PKS. 

PKS kabarnya enggan melakukan lobi-lobi ke fraksi. Harusnya partai berlebel dakwah itu bisa melakukan komunikasi intensif ke PDIP, Golkar, Demokrat, Nasdem, PPP, PKB dan Hanura. 

Tapi hingga kini, PKS seperti menunggu bola. "PKS dong kerja. Masa kita juga, kalau bantu pasti," keluh Syarief dari Fraksi Gerindra kepada wartawan, Kamis, 18 Juli 2019. 

Syarief menyarankan agar PKS bekerja meyakinkan seluruh fraksi. Dan Ahmad Syaikhu juga wajib lakukan komunikasi dan jangan maunya enak saja. 

"Masa jabatan mau tapi komunikasi tidak. Buktikan kalau Syaikhu mampu menjadi Wagub bukan hanya di media saja," sindirnya. 

Mandeknya lobi PKS bisa memunculkan peluang calon baru. Karena, opsi kalau PKS gagal dalam menjalankan lobi menimbulkan spekulasi nama-nama baru.

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo kabarnya bakal digadang untuk memecah buntunya PKS. Caleg dari Partai Gerindra untuk Dapil III DKI Jakarta yang gagal lolos ke Senayan ini adalah keponakan Prabowo. 

Politisi yang biasa disapa Saras ini memang santer di disebut-sebut di kalangan dewan Kebon Sirih. "Bisa saja dari Gerindra. PKS kan gagal," ungkap William Yani dari Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta.

(Source: radarnonstop.co)

Jokowi Bilang 'Sekti Aja Mateni', Waketum Gerindra: Jokowi Ingin Kebersamaan
Minggu, Juli 21, 2019

On Minggu, Juli 21, 2019

Jokowi Bilang 'Sekti Aja Mateni', Waketum Gerindra: Jokowi Ingin Kebersamaan
BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Jokowi menyampaikan pepatah Bahasa Jawa 'lamun sira sekti aja mateni'. Partai Gerindra mengapresiasi pepatah bermakna tinggi yang tidak gampang dilakoni itu.

Bila merujuk kamus, terjemahan 'lamun sira sekti, aja mateni' ke Bahasa Indonesia berarti 'jika Anda sakti, jangan membunuh'. Dalam Kamus Lengkap Jawa-Indonesia yang disusun Sutrisno Sastro Utomo, 'lamun' artinya 'jika', berfungsi sebagai kata hubung. Bausastra Jawa yang disusun Poerwadarminta juga mengartikan 'lamun' sebagai 'yen' atau 'jika' dalam Bahasa Indonesia.

Jokowi mengartikan 'lamun sira sekti, aja mateni' sebagai 'meskipun kuat, jangan suka menjatuhkan'. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono juga menafsirkan demikian.

"Konteksnya, Pak Jokowi ingin adanya sebuah kebersamaan dalam membangun negara," kata Poyuono mengemukakan tafsir politiknya, kepada wartawan, Minggu, 21 Juli 2019.

Secara ekonomi, Jokowi juga dinilainya ingin mendorong agar pengusaha yang besar tidak mematikan usaha kecil. Yang kuat mengajak kerjasama yang lemah, bukan menekan dan mematikan.

"Itu pesan moral yang disampaikan kangmas Joko Widodo tentang sebuah kepemimpinan, kekuasaan dan hidup di masyarakat dalam filsafat Jawa," kata Poyuono.

Selain itu, ada dua lagi ajaran Jawa yang dipegang Jokowi. Pertama 'lamun sira pinter, aja minteri' yang artinya 'meski Anda pintar namun jangan memintari (membohongi)'. Kedua, 'lamun sira banter, aja ndhisiki' yang artinya "meski Anda kencang, jangan mendahului".

"Tiga kata-kata filsafat Jawa ini maknanya sangat tinggi dan tidak gampang melakoninya, dan menurut saya kangmas Joko Widodo ini sudah menjalankan ketiga kata filsafat Jawa ini dalam kepemimpinan. Sangat bagus untuk bisa didalami dan dijalankan oleh kita semua," kata Poyuono mengapresiasi.

Sebelumnya, Jokowi memasang video singkat berdurasi 15 detik di akun Twitter resminya, Jumat, 19 Juli 2019 kemarin. Video itu berisi tayangan gambar tokoh wayang yang memberi padi ke seorang pria bertelanjang dada. Dalam video itu, Jokowi berkata, "Lamun sira sekti, aja mateni. Meskipun kuat, jangan suka menjatuhkan."

(Source: detik.com)

Siswa Kibarkan Bendera Tulisan Tauhid, Ini Kata Kapolres Sukabumi
Minggu, Juli 21, 2019

On Minggu, Juli 21, 2019

Siswa Kibarkan Bendera Tulisan Tauhid, Ini Kata Kapolres Sukabumi
BENTENGSUMBAR.COM - Polisi sudah menyelidiki aksi pengibaran bendera tauhid oleh siswa MAN 1 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hasilnya tidak ditemukan keterkaitan dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) atau organisasi terlarang lainnya dalam aksi siswa tersebut.

"Anak tersebut dan kepala sekolah sudah dimintai keterangan di Polsek Cibadak bersama dengan Kementerian Agama (Kemenag). Sementara ini tidak ditemukan indikasi yang bersangkutan terlibat HTI dan sebagainya. Aksi dalam foto itu hanya untuk menarik perhatian teman-temannya saja agar masuk ke organisasi mereka di rohis," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi melalui sambungan telepon, Minggu, 21 Juli 2019.

Nasriadi menyayangkan kegiatan tersebut lolos dari pengawasan para pendidik di sekolah tersebut. Namun ia berharap pihak sekolah dan Kemenag bisa menjadikan peristiwa itu sebagai pelajaran ke depan.

"Kita serahkan penyelesaiannya di internal sekolah dan Kemenag, harapan kami seluruh kegiatan berkaitan dengan siswa di lingkungan sekolah harus diketahui oleh guru-guru," ucap Nasriadi.

Selain memberikan pemahaman kepada para siswa di sekolah tersebut soal organisasi terlarang, polisi juga meminta ada pengawasan terhadap kegiatan siswa di lingkungan sekolah.

"Langkah kepolisian, kita mengamankan bendera tersebut. Memberikan pemahaman soal organisasi-organisasi yang dilarang oleh pemerintah dan siswa yang bersangkutan juga membuat surat pernyataan," ujar Nasriadi.

(Source: detik.com)

Penjelasan Kemenag soal Siswa Kibarkan Bendera Tulisan Tauhid
Minggu, Juli 21, 2019

On Minggu, Juli 21, 2019

Penjelasan Kemenag soal Siswa Kibarkan Bendera Tulisan Tauhid
BENTENGSUMBAR.COM - Sekelompok siswa tergabung Keluarga Remaja Islam Majelis Al-Ikhlas atau Karisma MAN 1 Kabupaten Sukabumi membetot perhatian publik lantaran mengibarkan bendera bertuliskan tauhid di lingkungan sekolah. Persoalan tersebut mendapat sorotan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi turun tangan mengecek. "Saya sampai pagi bersama bapak Kapolres, kepala madrasah dan para pembinanya, berikut siswa yang bersangkutan. Kita klarifikasi, kita tabayun menyikapi beredarnya foto siswa mengibarkan bendera tersebut," kata Kepala Kantor Kemenag Sukabumi Abas Resmana kepada detikcom di MAN 1 Sukabumi, Jawa Barat, Minggu, 21 Juli 2019.

Menurut Abas, kegiatan para siswa itu dilakukan secara mandiri sebagai bentuk ekstrakurikuler yang lazimnya ada di setiap sekolah. "Sama seperti Pramuka dan kegiatan lainnya di sekolah. Nah sementara mereka, yang ramai mengibarkan bendera, masih satu kegiatan dalam rangka memancing siswa baru agar mau bergabung dalam kegiatan remaja masjid," tutur Abas.

Aksi pengibaran bendera tersebut berlangsung Jumat, 19 Juli 2019 pagi tanpa sepengetahuan pihak sekolah. Mereka beraktivitas sebelum jam pelajaran dimulai.

"Sembunyi-sembunyi mereka. Kami tentunya menyesali hal ini, apapun itu. Selanjutnya menjadi bahan pelajaran buat kita agar kegiatan anak selalu mendapat pendampingan dari guru," katanya.

Abas menyebut hanya akan memberikan teguran kepada pihak MAN 1 Sukabumi berkaitan kejadian tersebut. "Sanksi tidak bisa disebutkan, hanya teguran saja dulu untuk pihak sekolah. Sementara kepada anaknya harus ada pendampingan khusus," ucapnya.

Pemeriksaan terhadap ketua Karisma, menurut Abas, berakhir dengan surat pernyataan. Ia menjelaskan kejadian ini karena ketidaktahuan siswa dengan penafsiran bendera tersebut.

"Karena keawaman saja, mereka tidak tahu soal paham-paham semacam itu. Terbawa media sosial sehingga dia melakukan itu. Dari kemarin saya gali, dia tidak mengerti (bendera) itu identik dengan organisasi terlarang. Namun kita semua sepakat itu adalah kalimat tauhid, hanya orang kan hari ini masih berbeda pandang dalam menafsirkan bendera apa itu. Sepengetahuan anak, bendera itu bernuansa religi saja," tutur Abas.

(Source: detik.com)

Pelaku Bunuh Presenter TVRI di Kendari karena Sakit Hati
Minggu, Juli 21, 2019

On Minggu, Juli 21, 2019

Pelaku Bunuh Presenter TVRI di Kendari karena Sakit Hati
BENTENGSUMBAR.COM - Polisi menangkap pelaku pembunuhan Abu Saila alias Aditia yang merupakan ASN Dinas Pariwisata Sultra dan Presenter TVRI di Kendari. Kapolres Kendari, AKBP Jemy Junaidi mengatakan pelaku dengan inisial AS (29) merasa sakit hati kepada korban.

"Motif pelaku sakit hati, pernah dilecehkan," terang Jemy, kepada wartawan, Minggu, 21 Juli 2019.

Ia menjelaskan, pelaku diduga sudah merencanakan pembunuhan kepada korban. Pasalnya, saat dijemput oleh korba, pelaku sengaja membawa pisau karena mengingat perbuatan pelaku dulu yang pernah melecehkan korban. 

"Dilecehkan, tapi yang lain-lain itu masih dalam proses pemeriksaan. Iya, kemungkinan direncanakan," tukasnya. 

Dari hasil pengembangan polisi, pada Sabtu malam, 20 Juli 2019, korban menelpon, mengajak pelaku keluar bersama. Korban kemudian menjemput pelaku menggunakan mobil pribadi. Sesaat jalan bersama, AS menjalankan aksinya dengan mengeksekusi korban menggunakan pisau di dalam mobil. 

Pelaku diamankan di rumah pacarnya yang terletak di Jalan Abunawas sekitar pukul 16.00 wita. Pelaku diancam hukuman 20 tahun penjara, dikenakan pasal 338 KUHP atas tindakan pembunuhan terencana.

Jasad Aditia ditemukan di selokan pinggir Jl Sayech Yusuf, Korumba, Kota Kendari, Minggu pagi. Aditia diketahui bekerja sebagai PNS Pemprov dan Presenter TVRI. Saat ditemukan, mayat dalam kondisi terlentang dan terdapat luka tusukan di perut dan luka sobek akibat benda tajam di sejumlah bagian tubuh.

(Source: detik.com)

Pakai Narkoba Sejak 20 Tahun Lalu, Nunung Kerap Dinasihati Suami
Minggu, Juli 21, 2019

On Minggu, Juli 21, 2019

Pakai Narkoba Sejak 20 Tahun Lalu, Nunung Kerap Dinasihati Suami
BENTENGSUMBAR.COM - Komedian Nunung mengakui mengkonsumsi narkoba sejak 20 tahun lalu. 

Sebenarnya ia sudah dinasihati suaminya, July Jan Sambiran (Iyan Sambiran), untuk tidak lagi memakai narkoba, tetapi nasihat tersebut tidak diindahkan Nunung. 

"Pengakuannya kalau NN, dia menggunakan itu dalam hal pekerjaan, (meningkatkan) stamina yang bersangkutan. Tetapi kalau JJ saya katakan beberapa kali sudah menasihati (Nunung) untuk berhenti. Tetapi sepertinya ada penolakan dari NN," ujar Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak di Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu, 21 Juli 2019.

"Ya karena berkali-kali disampaikan, di mana NN ini ingin ditemani oleh JJ pada saat penggunaan narkoba itu," imbuh Calvin.

Calvin mengatakan Nunung aktif memesan narkoba. Ia juga aktif mengajak Jan Sembiran mengkonsumsi barang haram tersebut.

"Saat ini, perkembangan selanjutnya yang kami melihat dan sudah dituangkan dalam BAP (berita acara pemeriksaan), antara tersangka NN dan tersangka JJ yang merupakan pasangan suami-istri, bahwa yang aktif memesan narkoba adalah NN. Kemudian yang aktif mengajak suaminya, JJ, adalah NN," ujar Calvin.

(Source: detik.com)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *