PADANG

SUMBAR

Headline

Goo Hara Akan Kembali Muncul di Acara TV Sebulan Pasca Percobaan Bunuh Diri

BENTENGSUMBAR.COM - Nama Goo Hara belakangan ini memang ramai jadi perbincangan.  Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu, mantan me...

Headline
Iklan Bapenda
Bara Hasibuan PAN: Gugatan Prabowo-Sandi Akan Ditolak MK
Rabu, Juni 26, 2019

On Rabu, Juni 26, 2019

Bara Hasibuan PAN: Gugatan Prabowo-Sandi Akan Ditolak MK
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Bara Hasibuan, menilai putusan sengketa pemilihan Presiden yang akan diputuskan sembilan hakim mahkamah konstitusi sudah bisa diprediksi. Bara melihat gugatan yang diajukan pasangan Prabowo - Sandi akan ditolak. 

“Melihat alat-alat bukti yang dipresentasikan selama proses persidangan di MK, hasil keputusan MK besok saya bisa diprediksi. Dalam arti memang gugatan dari tim Prabowo-Sandi akan ditolak oleh MK,” katanya di Komplek DPR, Rabu, 26 Juni 2019.

Bara sendiri mengatakan partainya akan segera menentukan langkah selanjutnya, yaitu melakukan rekonsiliasi. Perseteruan selama kampanye terhadap dua kubu politik harus segera diakhiri. 

Ia mengatakan, selama Pilpres berlangsung, masyarakat sudah terbelah karena perbedaan pilihan politik. 

“Kita harus move on sebagai bangsa, demi bangsa ini, demi kepentingan nasional. Dan itu semua harus ditunjukan oleh semua partai-partai yang terlibat,” ungkapnya.

PAN sendiri, lanjut Bara, belum tahu apakah partai pimpinan Zulkifli Hasan ini akan merapat dengan koalisi pemerintahan. Walaupun menurutnya, hal itu kemungkinan besar bisa terjadi.

Bara pun menegaskan, tidak takut dicap sebagai pembelok karena latar belakang sikapnya berbeda dengan partai. Ia lebih condong mendukung Jokowi - Ma’ruf Amin.

“Tidak, karna bagi kami kan secara resmi, secara de jure, besok ini sudah selesai. Jadi keberadaan kami di koalisi Prabowo-Sandi ini hanya untuk pilpres. Tapi sebetulnya secara de facto, pilpres selesai tanggal 17 April,” kata Bara. 

Dan yakin keputusan PAN hengkang atau tidak dari koalisi Prabowo akan ditentukan besok usai putusan MK.

(Source: viva.co.id)

Hakim Hingga Karyawan MK Dikawal Ketat Jelang Putusan
Rabu, Juni 26, 2019

On Rabu, Juni 26, 2019

Hakim Hingga Karyawan MK Dikawal Ketat Jelang Putusan
BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan 47 ribu personel gabungan Polri dan TNI telah disiagakan untuk mengamankan Jakarta saat pembacaan putusan sengkata Pilpres 2019, Kamis, 27 Juni 2019 esok.

Pengamanan tak hanya di luar gedung MK hingga obyek vital, tetapi hakim dan keluarganya juga ikut dijaga ketat.

“Misalnya perangkat hakim, kemudian juga keluarganya maupun karyawannya, dan kemudian juga termohon-pemohon kita lakukan pengamanan di gedung MK tersebut,” ucap Argo di Markas Polda Metro Jaya, Rabu 26 Juni 2019.

Menurut Argo, personel yang telah disiapkan bukan hanya di gedung MK. Personel tersebut juga akan di tempatkan di Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

“Khusus di MK, ada sekitar 13 ribu personel TNI dan Polri," ujar Argo.

Argo mengimbau masyarakat tidak perlu aksi di gedung MK. Polisi meminta agar masyarakat mempercayakan MK untuk melaksanakan tugasnya. “Kita percayakan ke hakim MK yang membacakan putusan,” ucapnya.

(Source: viva.co.id)

Massa PA 212: Kita Siap Aksi Puluhan Kali
Rabu, Juni 26, 2019

On Rabu, Juni 26, 2019

Massa PA 212: Kita Siap Aksi Puluhan Kali
BENTENGSUMBAR.COM - Massa Persatuan Alumni (PA) 212, melalui salah satu orator mereka, Marwan Batubara, menyampaikan bahwa para peserta aksi Rabu ini, 26 Juni 2019 di dekat Mahkamah Konstitusi, siap melakukan aksi serupa hingga puluhan kali lagi. 

Menurut Marwan, aksi akan terus berulang jika putusan MK Kamis esok, 27 Juni 2019, dinilai tidak adil.

"Ini adalah aksi kita yang kedelapan. Dan kita siap untuk aksi sampai puluhan kali, siap. Supaya didengar MK, pemerintah, penyelenggara Pemilu, bahwa seandainya nanti keputusan yang ditetapkan MK itu merampok kedaulatan rakyat, maka aksi2 ini akan terus berlanjut. Catat itu, catat!" ujar Marwan di atas mobil orasi di depan Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu, 26 Juni 2019.

Marwan menyampaikan, Pilpres 2019 yang baru berlalu, dinilai terlaksana dengan penuh kecurangan. Rakyat tak rela suara mereka yang diberikan ke Prabowo-Sandi, malah dialihkan ke Jokowi-Ma'ruf.

"Mereka merampok suara kita. Supaya dicatat ini oleh yang berkuasa. Jangan sewaktu sebelum pemilu, sewaktu kampanye, menyatakan siap untuk jujur adil luber, ternyata dalam praktiknya, banyak kecurangan," ujar Marwan.

Selain itu, Marwan juga mengemukakan, kubu Prabowo-Sandi harus menolak tawaran rekonsiliasi yang terus diberikan Jokowi-Ma'ruf. Hal itu disebabkan raihan suara Jokowi-Ma'ruf dinilai tidak sah.

"Kita sudah banyak baca berita, ada rencana perayaan sambil permintaan rekonsiliasi dari pihak 01. Rekonsiliasi untuk apa? Untuk apa kita mau menerima tawaran itu?" ujar Marwan.

(Source: viva.co.id)

Ratusan Laskar FPI Turun ke Jalan Saat Putusan MK: Kami Dapat Instruksi buat ke Jakarta
Rabu, Juni 26, 2019

On Rabu, Juni 26, 2019

Ratusan Laskar FPI Turun ke Jalan Saat Putusan MK: Kami Dapat Instruksi buat ke Jakarta
BENTENGSUMBAR.COM - Ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) Kota Depok rencananya bakal mendatangi gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis, 27 Juni 2019.

Aksi turun ke jalan itu dilakukan bersamaan dengan agenda Hakim MK yang menggelar sidang putusan gugatan sengketa Pilpres 2019 yang diajukan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ketua FPI Kota Depok Agus Rahmat mengatakan, rencana demonstrasi itu sesuai intruksi FPI Pusat untuk mengawal hasil Pemilu dan Pilpres yang dikeluarkan MK.

“Kami dapat instruksi dari FPI Pusat untuk datang ke Jakarta untuk mengawal keputusan MK,” kata Agus Rahmat, Rabu, 26 Juni 2019.

Namun, Agus tak merinci secara detail berapa banyak laskar FPI yang akan berdemo di sidang putusan MK. Dia hanya mengatakan, jumlah pendemo itu mencapai ratusan orang.

“Saya enggak tahu pasti jumlah mereka hadir ke sana (MK). Diperkirakan ratusan orang,” ucap dia.

Lebih lanjut, Agus mengatakan, massa FPI tidak akan melakukan konvoi. Menurutnya, para pendemo itu akan berangkat ke Jakarta dari kediamannya masing-masing.

“Enggak konvoi, mereka inisiatif sendiri pergi pakai motor, mobil dan kereta. Kebetulan saya enggak ikut karena sedang sakit,” tutupnya.

(Source: pojoksatu.id)

PA 212 Ancam Prabowo, Jangan Akui Kalah dari Jokowi-Ma’ruf, Jangan Berkhianat!
Rabu, Juni 26, 2019

On Rabu, Juni 26, 2019

PA 212 Ancam Prabowo, Jangan Akui Kalah dari Jokowi-Ma’ruf, Jangan Berkhianat!
BENTENGSUMBAR.COM - Prabowo Subianto mendapat ancaman dari Persaudaraan Alumni 21 (PA 212). Ia diwanti-wanti agar jangan sampai mau megakui hasil Pilpres 2019 atau kalah dari Jokowi-Ma’ruf.

Bahkan, PA 212 mengancam akan meninggalkan Ketua Umum Partai Gerindra itu berjalan sendirian.

Hal itu dilontarkan salah satu orator PA 212, Marwan Batubara, dalam Aksi Super di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Juni 2019.

“Kami ingatkan Prabowo untuk tidak mengakui hasil Pilpres itu karena nyata terjadi kejahatan,” katanya di atas mobil komando.

Mawran Batubara juga mengingatkan agar koalisi Prabowo-Sandi jangan sampai menerima kompromi dari kubu Jokowi-Ma’ruf dengan jatah beberapa kursi menteri.

Marwan menyatakan, pihaknya selama ini telah banyak berkorban demi Prabowo-Sandi.

“Kami di sini mengingatkan Prabowo. Kami mengorbankan sekian banyak harta untuk kepentingan kedaulatan. Untuk berlakunya prinsip-prinsip agama,” tegas Marwan.

Bahkan, Marwan menegaskan pihaknya tak akan segan-segan meninggalkan Prabowo sendiri jika ia dinilai sudah berkhianat.

“Anda (Prabowo) mengkhianati itu, Anda tak pantas jadi pemimpin,” pekik Marwan.

“Silakan Anda ambil jalan sendiri. Kami akan ambil jalan advokasi demi tegaknya Indonesia,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya mendesak Mahkamah Konstitusi (MK) mengundur jadwal pembacaan putusan terkait sengketa Pilpres 2019.

Tak hanya sepekan atau dua pekan. Pihaknya meminta MK mengundur sampai dengan dua bulan lamanya.

Pihaknya juga menuntut MK melakukan audit dugaan kecurangan yang dilakukan kubu Jokowi-Ma’ruf.

“Pertama, audit uang rakyat dalam APBN yang digunakan Jokowi untuk kepentingan kemenangannya di Pilpres 2029,” katanya.

Kedua, audit sistem informasi penghitungan suara (Situng) KPU yang sarat kejahatan karena tidak mengikuti sistem IT internasional.

“Tetapi ini IT-nya standar, IT anak-anak,” kata dia.

Terakhir, lanjut Marwan, audit hasil penghitungan suara berdasarkan keterangan ahli dari Prabowo-Sandi, Jaswar Koto yang dihadirkan dalam sidang sengketa Pilpres 2019.

Karena ia menilai, dalam pengakuan Jaswar, ada 22 juta pemilih siluman dan ribuan TPS fiktif.

“Itu harus diaudit. Ingat, hakim sudah disumpah menjaga konstitusi,” tegas Marwan.

(Source: pojoksatu.id)

Ingin Punya Fans Wanita, Dinar Candy Ogah Cari Sensasi Lagi
Rabu, Juni 26, 2019

On Rabu, Juni 26, 2019

Ingin Punya Fans Wanita, Dinar Candy Ogah Cari Sensasi Lagi
BENTENGSUMBAR.COM - Kejadian kurang menyenangkan yang terjadi pada fansnya belum lama ini ternyata membawa pelajaran penting bagi Dinar Candy. 

Seperti yang diketahui sebelumnya, wanita yang berprofesi sebagai DJ itu melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana fansnya yang kebanyakan laki-laki dicemburui kekasih lantaran minta foto dengannya.

Berkaca dari pengalaman, Dinar sadar betul alasan kenapa fansnya kebanyakan adalah kaum laki-laki. 

Pasalnya image yang ia tampilkan di media selama ini tak pernah jauh dari kesan seksi.

"Dinar pengen narik cewek-cewek untuk jadi fans tapi kok susah banget. Fans Dinar kebanyakan subscriber dan followers juga 80 persen laki-laki. Mungkin cewek terlalu sensitif sama Dinar jadi jarang yang follow," ujar Dinar Candy, saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa, 25 Juni 2019.

Dinar Candy tak menutup kemungkinan untuk mengubah penampilannya ke arah yang lebih baik. 

Akan tetapi jejak digitalnya di sosmed yang masih terpampang nyata membuatnya cukup kesulitan.

"Susah itu. Dinar mau coba. Tapi waktu lihat video dulu Dinar dan apa-apa yang negatif selalu dikaitkan ke Dinar," jelasnya.

Lebih lanjut, Dinar juga mengaku kalau saat ini ia ingin fokus membuat prestasi. 

Artis berusia 26 tahun itu mengaku ogah terlibat dengan sensasi yang bisa memperburuk citranya.

"Sekarang lagi tur DJ, aku mau memperbaiki musik dan prestasiku aja. Karena awal terjun kan Dinar sensasi terus ya, jadi mikirnya semua Dinar kayak gitu suka main cowok. Padahal aku aja nggak ada pacar sekarang," tandasnya.

(Source: kapanlagi.com)

Jarang, Song Hye Kyo Akhirnya Posting Selfie Juga di Instagram
Rabu, Juni 26, 2019

On Rabu, Juni 26, 2019

Jarang, Song Hye Kyo Akhirnya Posting Selfie Juga di Instagram
BENTENGSUMBAR.COM - Song Hye Kyo adalah aktris Korea yang aktivitasnya selalu menjadi perhatian penggemar dan publik. 

Aktingnya pastinya selalu ditunggu-tunggu. Begitu pun juga postingan-nya di Instagram.

Lewat Instagram, Song Hye Kyo sering berbagi aktivitasnya saat menghadiri berbagai acara, mulai dari promosi brand sampai event fashion show.

Kadang ia juga memposting foto-foto saat melakukan pemotretan untuk produk yang diiklankannya atau wawancara majalah.

Bisa dibilang, Song Hye Kyo agak jarang nih posting kegiatannya sehari-hari. Tapi untungnya ada yang beda kali ini!

Sabtu lalu, 22 Juni 2019, Song Hye Kyo memposting selfie dirinya dengan seekor anjing lucu yang sepertinya bernama Gongdeuli. 

Di foto tersebut, Song Hye Kyo tampak memandang anjingnya yang super lucu itu.

Sebelumnya, ia juga memposting foto Gongdeuli di Insta Story. 

Song Hye Kyo memang diketahui sebagai pecinta anjing. Tahun 2012 lalu, istri Song Joong Ki ini diketahui melakukan aksi sosial dengan menjadi sukarelawan di penampungan anjing.

Di postingan lamanya pun ada dua foto anjing lucu. Dulu ia dikabarkan pernah punya tujuh anjing.

Ngomong-ngomong soal selfie, nyaris Song Hye Kyo nggak pernah posting. 

Terakhir ia berbagi wefie dengan dua sahabat wanitanya, beberapa saat setelah resmi menikah dengan Song Joong Ki. Itupun pada 2017 lalu.

Jadi meskipun foto bersama anjingnya ini bisa saja difoto orang lain, tapi paling tidak kita bisa tahu seperti apa sih aktivitas keseharian Song Hye Kyo kala sedang tidak syuting atau menghadiri acara resmi. 

(Source: kapanlagi.com)

Terungkap! Qomar Diduga Bikin Sendiri Surat Lulus S2 dan S3
Rabu, Juni 26, 2019

On Rabu, Juni 26, 2019

Terungkap! Qomar Diduga Bikin Sendiri Surat Lulus S2 dan S3
BENTENGSUMBAR.COM - Kasus hukum yang menjerat pelawak Nurul Qomar bermula dari munculnya surat keterangan lulus (SKL) sebagai pengganti ijazah. SKL yang dilampirkan dalam berkas pencalonan rektor Umus ini kemudian diketahui palsu. Mengenai munculnya surat keterangan lulus palsu tersebut, ini penjelasan pihak kepolisian.

Dalam mengungkap kasus yang menjerat anggota grup lawak Empat Sekawan ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Dari pemeriksaan ini, polisi berhasil mendapat informasi terkait munculnya SKL S2 dan S3 UNJ yang dimiliki Qomar.

KBO Reskrim Polres Brebes, Iptu Triyatno mengungkapkan, surat tersebut dibuat oleh pria berinisial Dodi atas perintah Qomar. Sopir Qomar ini kemudian mengurusi semua proses pembuatan SKL hingga akhirnya keluar surat tersebut.

"Pembuatan SKL (S2 dan S3 UNJ) atas perintah pelaku (Nurul Qomar). Kemudian diurusi oleh Saudara Dodi selaku sopir Qomar, " ujar Triyatno di kantor Kejari Brebes, Rabu, 26 Juni 2019.

Saat dimintai konfirmasi mengenai perintah pembuatan SKL, Qomar enggan menjawab pertanyaan wartawan. Dia hanya menyarankan untuk menghubungi penasihat hukumnya, Furqon Nurzaman.

"Tanya Furqon saja. Bantu doa biar persoalan ini selesai dengan baik," jawab Qomar singkat.

Sementara saat ditanya perihal ini asal-usul SKL Qomar, Furqon Nurzaman, keberatan menjelaskan secara detail. 

"Kalau itu materi perkara, kita nggak bisa banyak komentar. Yang jelas itu bagian yang sedang kita telusuri dan pelajari. Karena (SKL) muncul jauh sebelum adanya persyaratan rektor. Nanti lah di persidangan kita akan buka-bukaan," pungkasnya.

(Source: detik.com)

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *