PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Soal Kabar Sniper Tembak Rizieq, Polisi: Kalau Memang Ada Kejadiannya Gampang, Dilaporkan

Saat ini Rizieq Shihab dikabarkan berada di Madinah, Arab Saudi. (foto: net)

Soal Kabar Sniper Tembak Rizieq, Polisi: Kalau Memang Ada Kejadiannya Gampang, Dilaporkan
BENTENGSUMBAR.COM - Polda Jawa Barat akhirnya angkat bicara terkait kabar penembakan Habib Rizieq Shihab. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu dikabarkan ditembak sniper alias penembak jitu di kediamannya kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan, sampai saat ini dia belum mendapatkan laporan terkait penembakan Habib Rizieq.

“Dari mana asal informasi itu? Belum ada laporan,” ucap Yusri saat dihubungi Jumat, 28 April 2017 malam.

Meski begitu, menurut dia kalau benar-benar ada kejadian penembakan, maka sudah sewajarnya pihak yang meresa dirugikan melapor.

“Ya kalau ada, bikin laporan saja. Kalau memang ada kejadiannya gampang, dilaporkan,” cetusnya.

Penyidik kata dia tak bisa bergerak tanpa adanya laporan.

“Kami tida bisa bergerak dong. Semua berdasarkan laporan. Kalau tidak ada laporan bagaimana? Pokoknya ya dilaporkan saja dulu,” terang dia.

Kabar penembakan Habib Rizieq disampaikan Ketua Presidium 212 Ustaz Ansufri ID Sambo saat melapor ke kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat, 28 April 2017 kemarin.

Menurut Ansufri, teror yang didapatkan Habib Rizieq sangat luar biasa. Ia ditembak sniper di area kediamannya. Beruntung peluru tersebut meleset dan hanya mengenai pendopo.

Setelah kejadian itu, Rizieq dan keluarganya langsung meninggalkan Indonesia. Ia membawa serta istrinya Umi Syarifah Fadlun bin Yahya dan 18 anggota keluarganya. Habib Rizieq meninggalkan Indonesia katrena merasa tidak aman lagi berada di Tanah Air.

“Habib Rizieq tinggalkan tanah air, gara-gara ditembak sniper. Kalau nggak salah, Selasa (25/4). Untungnya meleset, kena pendopo,” ucap Uztaz Ansufri.

Seperti diketahui, Habib Rizieq kini tengah berurusan dengan kasus chat sex. Rencananya, polisi akan memanggil pendiri FPI itu pada tanggal 2 atau 3 Mei mendatang. Namun, karena beralasan mendapatkan teror sniper, Rizieq pun mengungsi ke luar negeri bersama keluarganya.

(buya/pjs)

Iklan Alex Indra Lukman
Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *