PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Penjaringan Calon Kepala Daerah, Partai Gerindra Minta Masukan Masyarakat

Desrio Putra, Koordinator Tim Penjaringan Kepala Daerah DPD Partai Gerindra Sumbar memberikan keterangan kepada wartawan.

Penjaringan Calon Kepala Daerah, Partai Gerindra Minta Masukan Masyarakat
BENTENGSUMBAR. COM - DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Barat meminta masukan masyarakat dalam proses penjaringan kepala daerah yang bakal diusung oleh partai yang didirikan Prabowo Subianto tersebut. Bahkan, masukan dari masyarakat merupakan salah satu faktor penentu.

"Masukan dari masyarakat itu penting bagi kami. Masyarakat silahkan mengirimkan masukannya secara tertulis ke DPD Partai Gerindra dilengkapi dengan KTP. Kerahasiannya kami jaga," ungkap Desrio Putra, Koordinator Tim Penjaringan Kepala Daerah DPD Partai Gerindra Sumbar kepada wartawan, Jumat, 24 November 2017. 

Masukan dari masyarakat itu akan menjadi salah satu pertimbangan dalam rekomendasin ke DPP Partai Gerindra, disamping survei yang dilakukan terhadap kepala daerah yang mendaftar. Untuk itu, ia berharap masing-masing kandidat yang mendaftar ke Partai Gerindra harus menyampaikan visi misinya ke tengah-tengah masyarakat. 

"Setelah semua bakal calon mendaftar, maka Partai Gerindra akan melakukan survei ke tengah-tengah masyarakat. Nanti, sekitar 10 atau 12 hari lagi akan ada hasil survei, dan kemudian akan kita jadikan pertimbangan untuk mengusulkan kandidat yang akan diusung ke DPP Gerindra," cakapnya. 

Saat ini ada tiga daerah yang mengikuti tahapan penjaringan, ujar Desrio, yakni Kota Pariaman, Padang Panjang, dan Kota Padang. Kota Pariaman dipastikan selesai melaksanakan penyampaian visi misi oleh seluruh kandidat. Untuk Padang Panjang dan Padang, masih belum selesai.

"Padang Panjang ada dua orang lagi, Hendri Anis dan Ahmad Fadli. Sedangkan untuk Padang, ada dua orang lagi, yakni Andre Rosiade dan Badrul Mustafa," cakapnya.

Ia mengatakan, bagi kandidat yang belum melakukan penyampaian visi misi ini, akan diberikan tenggat waktu selama 15 hari ke depan. Bagi yang sudah menjalani, selanjutnya akan dilakukan survei.

"Kita berikan waktu 15 hari bagi seluruh kandidat. Apabila tidak melaksanakan, dipastikan kita tidak akan memberikan rekomendasi ke DPP," kata Desrio.

(by)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *